Posted by: agamaku on: Juli 14, 2006
Tidak dapat dihindari ketika kita menyadari bahwa kita punya musuh. Apa pun yang menyebabkan itu, kita harus mematahkan kuasa jahat yang membuat kita memiliki perasaan benci (lawan dari kasih) yang dapat menghilangkan rasa damai. Padahal kita seharusnya menyebarkan kasih dan memberikan rasa damai, bahkan kepada musuh kita.
Apa kata Sang Guru kita Yesus Kristus mengenai hal ini? Berikut adalah ajaran-Nya yang sungguh luar biasa:
Dan akhirnya nasehat dari Paulus berikut dapat membantu kita:
“Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.” (Kolose 3:13)
Lihatlah bahwa ajaran Sang Guru kita Yesus Kristus benar-benar Kasih Sejati yang dapat mematahkan kuasa kejahatan! Dan itu semua harus dimulai dari DIRI KITA SENDIRI!!! Kasih itu mendatangkan kedamaian. Itu penting karena:
“Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.” (Mat 5:9).
1 | yafit
trima kasih mas krn udah membagi berkat lewat tulisan ini … TUHAN Memberkati mas Sekeluarga.
3 | Penyembuhan Luka Batin « EMANUEL
September 9th, 2006 at 9:32 am
[...] Seringkali kita begitu sulitnya mengampuni kesalahan orang lain, padahal syarat agar dosa/kesalahan kita diampuni adalah dengan mengampuni kesalahan orang lain. Tidak hanya mengampuni orang-orang terdekat yang kita kasihi, tetapi bahkan juga bagi musuh kita. [...]
4 | Dihina oleh Kartun? « Emanuel Setio Dewo
[...] —-Sebagian diambil dari Mengasihi Musuhmu [...]
5 | Dihina oleh Kartun? « Emanuel Setio Dewo
[...] —-Sebagian diambil dari Mengasihi Musuhmu [...]
6 | Cara Mengasihi Allah « Agamaku kesaksianku
[...] Mengasihi Musuhmu [...]
7 | hengky dermawan
Sangatlah sulit untuk mengampuni seseorang mungkin musuh terbesar jika seseorang tersebut membenci dirinya sendiri yang belum tahu bagaimana cara mengasihi dirinya sendiri dan menerima apa adanya,
terima kasih.
8 | Boy
Karena sesungguhnya hukum yang pertama dan utama adalah hukum “cinta kasih”. Tidak ada hukum didunia ini yang lebih berharga selain hukum cinta kasih. Itulah ajaran yang sering diajarkan Yesus Tuhan kita, tidak ada ajaran dimuka bumi ini yang mengajarkan cinta kasih selain ajaran Yesus Kristus. Dialah Jalan Kebenaran dan Kehidupan.
salam damai…
9 | Blogku Tidak Islami « Emanuel Setio Dewo
[...] Hahaha… aku jadi batal tidur walau pun jam sudah menunjukkan pukul 01:30. Syukurlah, dengan memiliki musuh, berarti semakin besar tantangan bagi kita untuk lebih mengasihi sesama. Bagaimana sikap kita seharusnya? Silakan baca tulisan sebelumnya di: “Ditusuk Dari Belakang“, “Mengasihi Musuhmu.” [...]
10 | bukan siapa2
Iman, pengharapan dan kasih, dan yang terbesar di antaranya ialah kasih. Sungguh dahsyat Allah kita. Allah dalam nama Yesus Kristus.
Bravo mas Dewo!!!
Tetaplah berkarya dalam Kristus, dan biarlah nama Tuhan dipermuliakan.
Smoga mas dan keluarga selalu diberkati Kasih Kristus.
Amin
11 | dewo
![]()
@Dear Bukan Siapa2,
Bravo untuk Yesus Kristus. Semoga Mas Bukan Siapa2 dan keluarga juga selalu diberkati Allah. Amin.
GBU.
13 | Mr Ndableg
Emang mengasihi Tuhan….itu berarti juga mengasihi manusia…krn ini juga yg dikehendaki Dia..dan kalau dibali…mengasihi manusia..itu juga mengasihi Allah….dibulak-balik akan tetep saling terkait. Maka orang jawa bilang..GOMBAL and NGGEDABRUS kalau ada orang bilang sangat mengasihi TUHAN..tapi dlm kesehariannya masih sering ngerasani orang lain, memilih2 teman dlm pergaulan, segera menghindar kalau ada teman/orang lain yg ditimpa masalah, merasa diri lebih baik/lebih tinggi martabatnya dr orng lain, omong kasar,suka menyinggung..tidak ramah,suka marah,suka mencela…dan yg paling sadis…merendahkan orng miskin …….hehehehe Ga tahu rupanya oarng2 yg begini..bhw di dlm orang2 miskin dan rendah….Allah ada Di dalam MEREKA……..Ayo semua yg percaya akan Kristus….dan menerimaNYA sgb Sang Juru Selamat…..mari kita Hidup..yg penuh KELEMAH LEMBUTAN…dan KERENDAHAN HATI. Sulit emang TAPI harus diupayakan..dan dilatih…..
14 | Mengasihi Sesamaku « Emanuel Setio Dewo
[...] Mengasihi Musuhmu [...]
16 | Ternyata Tuhan Kita Memang Berbeda « Agamaku kesaksianku
Februari 16th, 2008 at 6:18 pm
[...] Bacaan Penunjang: “Mengasihi Musuhmu.” [...]
Komentar