Posted by: agamaku on: Juli 25, 2006
Seorang sahabat mengeluh tentang kerasnya dan kejamnya kehidupan ini. Dia mendapat deraan hidup yang cukup hebat sampai pada suatu saat ia merasakan bahwa imannya goyah. Dia merasa tidak sanggup berdoa lagi. Dia merasa bosan selalu berdoa dan berharap. Dia merasa bahwa Tuhan tidak berpihak padanya. Dia merasa doanya selama ini tidak ada artinya dan sia-sia belaka. Saya juga pernah merasakan dan mengalaminya. Dan saya yakin, kebanyakan dari kita pasti pernah merasakan bahwa kita ditinggalkan oleh Tuhan dan seolah harapan kita adalah sia-sia dan hampa. Benarkah demikian? Mengapa?
Sebelum meneruskan membaca, sebaiknya Anda telah membaca Kitab Kejadian bab 3 untuk memperoleh gambaran lengkap dan runut tentang kisah mula-mula hubungan Allah dan manusia ini.
Awalnya TUHAN Allah menciptakan sepasang manusia (laki-laki dan perempuan) sesuai dengan citra Allah. Keduanya hidup di taman Eden dengan pergaulan yang penuh dengan Allah. Antara manusia dan Allah dapat saling berbicara dengan cara bertatap muka. Kehidupan yang penuh kebahagiaan, suka cita dan kedamaian. Semua berkat karunia kasih Allah. Betapa indahnya kehidupan mula-mula itu. Semuanya serba berkecukupan. Hanya ada 1 larangan saja dari Allah, yaitu larangan untuk memakan buah dari pohon pengetahuan antara baik dan jahat yang ada di tengah taman. Selain pohon yang sangat dilarang ini, terdapat juga pohon penting yang lain, yaitu pohon kehidupan. Sementara pohon-pohon yang lain dapat dimakan oleh manusia. Pohon-pohon yang lain ini memiliki bentuk yang menarik dan baik buahnya untuk dimakan manusia.
Sayangnya oleh karena bujukan ular (iblis) yang membujuk sang wanita untuk memakan buah pengetahuan yang baik dan jahat, manusia akhirnya jatuh ke dalam dosa pertamanya karena telah melanggar larangan Allah. Sejak memakan buah pengetahuan yang baik dan jahat itulah manusia jadi memiliki pengetahuan tentang yang baik dan jahat. Pengetahuan tentang kebaikan dan kejahatan ini memang sangat fatal, manusia tidak hanya mengetahui mana yang baik dan mana yang jahat, tetapi juga mampu bertindak baik atau jahat. Manusia tidak lagi kudus seperti Allah yang Mahakudus. Manusia jadi punya kehendak berbuat baik dan/atau jahat. Bahkan manusia akan lebih cenderung untuk berbuat jahat. Apalagi karena dorongan iblis yang akan selalu menggoda dan membujuk manusia untuk berbuat jahat.
Betapa murkanya TUHAN Allah. Allah tidak berkenan terhadap hal itu dan akhirnya Allah memberikan sanksi bagi ular dan manusia. Allah mengusir manusia dari taman Eden dan menjaga buah Kehidupan dari tangan manusia. Apa saja tindakan dan sanksi Allah terhadap iblis dan manusia?
Berikut adalah penjelasan tiap point di atas:
Tetapi Allah akan memberikan penolong bagi jiwa manusia, yaitu dari keturunan perempuan itu. Ini adalah pertarungan abadi antara keturunan perempuan dengan iblis. Kelak keturunan perempuan ini, yaitu Yesus Kristus akan menghancurkan kuasa iblis dengan meremukkan kepalanya walau pun untuk itu Sang Juru Selamat harus amat-sangat menderita di dunia ini. Tetapi syukurlah, penderitaan-Nya untuk mengalahkan iblis hanyalah seukuran tumit-Nya saja. Kuasa Sang Juru Selamat sangat luar biasa sehingga umat manusia dapat diselamatkan.
Inilah nubuatan pertama tentang Sang Juru Selamat yang akan mengalahkan iblis dan juga menyelamatkan umat manusia. Dan nubuatan pertama ini diucapkan langsung oleh TUHAN Allah. Perseteruan ini telah terjadi sejak awal mula dan akan digenapi saat akhir jaman.
Nah, jadi wajar jika manusia harus menderita di dunia ini. Penderitaan ini hanyalah satu ujian bagi kita manusia. Terserah pada kita dalam menyikapi hidup kita yang memang sudah ditentukan untuk menderita. Tetapi apakah kita layak untuk diselamatkan? Atau sudah selayaknya kita menjadi makanan iblis? Bersyukurlah kepada Allah karena begitu besar kasih dan setia-Nya kepada manusia sehingga kita memiliki seorang Juru Selamat, yaitu Yesus Kristus, yang sejak semula telah ditentukan untuk menyelamatkan manusia. Hanya Dia-lah satu-satunya jalan kembali kepada Allah.
Apakah Anda sudah merasakan dan mengalami kasih sejati Allah ini? Bagaimana merasakan kasih Allah ini dalam kehidupan kita yang penuh kepahitan ini? Mari kita simak penghiburan yang datang dari Allah langsung, yang diwartakan lewat Yesus Kristus pada masa pelayanan-Nya di dunia ini.
[Bersambung...]
Disclaimer:
Tafsiran Kitab Suci dalam artikel ini murni dari pemikiran pribadi. Mungkin akan berbeda dengan tafsiran dari pihak lain. Berkenaan dengan hal tersebut, Anda dapat mengutarakan pendapat dengan memberikan komentar pada artikel ini.
“….Kalau Anda mau mempelajari dengan penuh kerelaan dan dibimbing Roh Kudus, maka sebenarnya semua sudah ada di Alkitab. Tidak percaya? …..”
apa ada di Alkitab cerita tentang bagaimana proses reproduksi manusia “SEBELUM” manusia jatuh ke dalam dosa? ada nggak?
“…Silakan baca Alkitab dengan mohon bimbingan Roh Kudus….”
Apakah yang dimaksud bimbingan Roh Kudus itu adalah saya tidak perlu menggunakan logika yang telah diberikan Tuhan pada saya?
memang enaknya membaca Alkitab dan tidak perlu pakai logika, iya-iyakan saja apa kata pastor dan romo dan itukah jawabannya?
Salam.
@abdul lukas
bertobatlah wahai makhluk kafir,.
aolohh akan menghukummu..
taw apa lu soal kitab suci..
anda cuma kaum mayoritas yg menghalalkan perbuatan duniawi:poligami,terorismedan dosa laennya..!!!!!
mangnya Allah kalian ajarin bwt ngebom utk ngabisin nyawa2 org gaq berDosa?trus mangnya Allah kalian ajarin bwt menghina agama org!
adanya kamu yg slh nafsirin kitab suci!!
agama km jd dpndg rendah org krn perbuatan kalian sendiri!
saya gaq akn nyuru org maksiat ky km msk nasrani krn ga ada ruang bwt org yg gak mw bertobat!
makan tuh hidayah!
“kisah tragis seorang pria yang menjelekkan agama orang”
gw kasian ama agama lu pny umat ky lu!!
@Holia (44)
@abdul lukas
bertobatlah wahai makhluk kafir,.
aolohh akan menghukummu..
taw apa lu soal kitab suci..
anda cuma kaum mayoritas yg menghalalkan perbuatan duniawi:poligami,terorismedan dosa laennya..!!!!!
–mangnya Allah kalian ajarin bwt ngebom utk ngabisin nyawa2 org gaq berDosa?trus mangnya Allah kalian ajarin bwt menghina agama org!
adanya kamu yg slh nafsirin kitab suci!!
agama km jd dpndg rendah org krn perbuatan kalian sendiri!
saya gaq akn nyuru org maksiat ky km msk nasrani krn ga ada ruang bwt org yg gak mw bertobat!
makan tuh hidayah!
“kisah tragis seorang pria yang menjelekkan agama orang”
gw kasian ama agama lu pny umat ky lu!!
==Holia, sabar nak…memang seperti Itulah ajaran islam, bias, seperti mata uang, satu sisi kesannya baik dan sisi lainnya sangat biadab dan lucunya semuanya ada didalam Alquran, ngapain ikutan ribut nak…
To
Wagino solo(44)
Saya pengin tahu nih sebelum ikutan nimbrung page ini. pada wagino atau muslim yang nimbrung disini.
Mengenai Alquran, khabarnya nih alquran adalah firman allah, kitab yang terpelihara, apakah alquran itu :
*1)Statusnya apakah :
A. Diciptakan oleh allah? (Ada sejak jaman muhamad)
B. Tidak Diciptakan/Sudah Ada Sebelumnya/Kekal?
*2)Kondisinya :
A. Jadi satu dengan allah?
B. Ada di sisi allah?/diluar diri allah?
Hayo rekan2 muslim, jangan asal teriak2 kafir atau semacamnya, masak punya allah dan quran gak bisa jawab kedua pertanyaan saya, atau mungkin ada pendapat lain diluar A dan B boleh jugalah, cuma saya pesen jangan pindahkan buku2 perpustakaan ke blog ini, menuh2i bungkusnya saja dan gak efektif, netter kristen disini punya koleksi banyak mengenai tuduhan2 kepalsuan alkitab dan semacamnya, tmsk koleksi irene atau bucaille dkk. gak efektif kalau mau islamisasi ke blog ini, kalau mau ya pake logika aja, buka baju muslim kalian baru kita bicara sebagai manusia, bukan sebagai islam dan kafir, ok?
salam
he…………he………………..?!!!! menggok
@All
Coba baca baik2 diskusi bagus antara Ronald T. Gultom dan Mas Dewo yg agak emosi dimulai dari #comment 30 dst di “TRI TUNGGAL MAHAKUDUS”.
Dia menjelaskan dengan baik dan masuk akal berdasarkan referensi yg TIDAK SEMBARANGAN yg bersumber justeru dari kalangan krisiten sendiri, bahwa dia sebagai seorang kristen mempunyai keraguan yg besar terhadap Alkitab, Thanks…
Salam
@All yg Bahasane Katrok
Diskusilah dengan bahasa baik dengan benar biar pada ngerti, yg menjelaskan dengan bahasa baik dan benar aja kadang masih banyak yang kagak ngarti2 apalagi bahasa katrok.
Salam
@yoseph
walaupun kami jawab pertanyaan anda toh apa perlunya buat anada karna anda sendiri tak menyakini ALQURAN itu..kami ngomong panjang lebar tentang pertentangan dalam ALKITABMU sendiri kamu tak merespon lalu apa untung buat kamu mengetahui sisi dari ALQURAN….
saya hanya mengingatkan sebelum anda bertanya atau mempelajari kitab suci agama lain alangkah baiknya anda mempelajari kitab suci agama anda sendiri dengan hati yang bersih dan jujur…
coba anda pelajari tentang ayat ayat yang berselisih dalam alkitabmu itu bagai mana itu kok bisa terjadi..tentang isa almasih diutus buat kaum atau bangsa apa..tentang dosa warisan itu ada gak dalam alkitabmu..setelah kamu pelajari itu semua dengan sungguh sungguh lali kamu artikan dari itu semua kesimpulan dari kamu mempelajari kitab sucimu itu…
untuk semua orang kristen saya bertanya kenapa semua orang kristen dalam menyebarkan agamanya cenderung menghalalkan segala cara,,,apa itu termasuk dalam ajaran yesus..
memberikan harta benda ke orang orang dengan harapan masuk kristen,,yang paling hina menfitnah MUHAMMAD apa itu tidak terlalu munafik buat apa menyebarkan agama dengan cara menfitnah menjelekkan orang lain…..
saya bicara begini karena sudah bosan dengan dalih KASIIIHH,,KASIIIHH tapi cenderung munafik.
mungkin anda tidak merasa tapi orang di luar sana
saya pernah mendengar cerita dari teman saya di kawasan m,ereka suatu hari ada seorang pendeta mengumpulkan anak anak jalanan untuk di beri makanan lalu pada akhirnya mereka didoakan tapi apa jadinya tak taunya doa pembaktisan..sungguh biadad cara ini…pura pura baik tapi ujungnya munafik..masik banyak lagi kemunafikan orang kristen yang berdalih KASIH KASIH tapi hati di mulut tapi hatinya srigala penuh akal kelicikan…….
@paulhuss
masa sih???aku jg py cerita waktu itu securiti di kantor ibu saya jg pernah dtawarin ma seorang haji uang tuk sekolah anaknya asal dia mo masuk islam.
dan mertua kk ku jg pernah dtawarin jabatan tinggi dengan syarat masuk islam
trus ijin membangun gereja dinegara mayoritas muslim kok susah bgt yah?
bahkan ada yg sudah punya ijin pemda tp krn RW setempat
tidah setuju jd ga bs membangun?
trus blm lama ini aku lihat di televisi di cianjur ada pertemuan gereja2 tp di larang oleh orang2 setempat dengan pakaian jubah putih2
To
Yoseph Henri
Tepat sekali kalau saudara Yoseph Henri bertanya tentang Al-Quran kepda rekan2 muslim sebab kalau bertanya kepada orang yang tidak memahami Al-Quran maka akan terjadi kesesatan. Saya sebagai muslim sendiri tidak kuasa untuk menjelaskan Al-Quran, kecuali Al-Quran itu sendiri yang bisa menjelaskan apa itu Al-Quran. Kalau anda ingin tahu apa itu Al-Quran maka jawabannya ada dalam Al-Quran.
Saya sebagai seorang muslim yang baru sedikit saja mempelajari Al-Quran baru bisa menjelaskan kepada anda sebagai berikut :
A. Definisi dari Al-Quran itu sendir adalah : “Kalam Allah swt yang merupakan mu’jizat yang diturunkan/diwahyukan kepada Nabi Muhammad saw dan yang ditulis di mushaf dan diriwayatkan dengan mutawatir serta membacanya adalah ibadah”. Hal tetang Al-Quran sendiri juga di dijelaskan dalam Al AlQuran, Surat : Al Israa 17:88, Al Baqarah 2:85, Al Hijr 15:87, At Thaaha 20:2, An Naml 27:6, Ahqaaf 46:29, Al Waaqi 56:77, Al Hasyr 59:21, Addahr 76:23.
Selain nama Al Quran juga ada beberapa nama/istilah lain lagi diantaranya :
1. Al Kitab atau Kitabullah : merupakan synonim dari perkataan Al Quran seperti dalam surat Al Baqarah 2:2 yang artinya : “Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya…..” dijelaskan juga pada surat Al An’aam 6:114.
2. Al Furqaan : artinya “Pembeda”, yaitu membedakan antara yang benar dan yang batil” seperti pada surat Al Furqaan 25:1 :”Maha Agung (Allah) yang telah menurunkan Al Furqaan, kepada hamba-Nya, agar ia menjadi peringatan kepada seluruh alam”
3. Ad Dzikir : Artinya “Peringatan”, sebagaimana yang tersebut dalam surat Al Hijr 15:9 yaitu “Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan “Adz Dzikir” dan sesunggunya Kamilah penjaganya”. Dijelaskan juga pada surat An Nahl 16:44.
Allah memberikan wahyu kepada Nabi Muhammad saw dengan beberapa cara, diantaranya melalui malaikat Jibril :
1. Malaikat memasukan wahyu itu kedalam hatinya. Dalam hal ini Nabi Muhammad saw tidak melihat suatu apapun. Beliau merasa bahwa itu sudah berada dalam kalbunya seperti dijelaskan dalam Al-Quran Surat (42) Asy Syuura ayat 51.
2. Malaikat menampakan dirinya kepada Nabi berupa seorang lelaki yang mengucapkan kata-kata sehingga beliau mengetahui dan hafal benar kata-kata itu.
3. Wahyu datang seperti gemericingnya lonceng. Cara inilah yang amat berat dirasakan oleh Nabi. Seperti yang diriwayatkan oleh sahabat beliau ketika Allah menurunkan wahyu, Nabi seakan-akan diserang oleh demam yang keras dan keringatnya bercucuran walaupun dalam cuaca dingin. Setelah selesai diturunkan wahyu Nabi kembali seperti biasa.
4. Malaikat menampakan diri nya kepada Nabi tidak berupa seorang lelaki seperti keadaan no.2 tetapi benar-benar seperti rupanya yang asli. Hal ini seperti dijelaskan dala Al-Quran surat (53) An Najm ayat 13 dan 14. “ Sesunggunya Muhammad telah melihatnya pada kali yang lain (kedua). Ketika (ia berada) di Sidratulmuntaha.
Sebenarnya masih banyak yang dijelaskan dalam Al Quran tapi menurut anda kan akan memenuhi blog ini.
Hai maaan tentang Al Quran ini saya tidak memindahkan dari buku2 perpustakaan tapi dari Al Quran punyaku sendiri. Soalnya kalo saya ke perpustakaan biasanya saya minjam buku “Wiro Sableng”.
Hai Cooooy Al Quran itu datangnya setelah datang Taurat, Zabur dan Injil.
Al Quran juga membenarkan tentang Taurat, Zabur dan Injil tetapi Al Quran juga mengoreksi dan menyempurnakan Taurat, Zabur dan Injil. Logikanya begini :
Undang-undang pada jaman penjajahan dikoreksi dan disempurnakan pada zama Orde Lama,
Undang-undang pada jaman Orde Lama dikoreksi dan disempurnakan pada zama Orde Baru,
Undang-undang pada jaman Orde Baru dikoreksi dan disempurnakan pada zama Reformasi.
Nah betulah kedudukan Al Quran itu.
Hai Jreeeng kalo nga salah ibu Irene itu mantan Biarawati, ya. Kalao nga salah ceritanya itu pada waktu masih jadi biarawati beliau ditugaskan untuk jadi “misionaris” ? Anda pasti tahu kan “misionaris” ? kalo nga salah “Yaaaaa begitulah, mencari domba-domba yang sesat itu loch” cuman waktu itu beliau minta ijin kepada Pastur untuk mempelajari Al Quran (Maksudnya untuk mencari-cari kelemahan dalam Al Quran, de Fendi !) tetapi ternyanya setelah dibaca tidak ditemukan kelemahan malah banyak kelebihannya. Bahkan tentang konsep ketuhanan dalam Kristen yang tidak bisa dijelaskannya oleh Pastur dan Alkitab malah terjawab dalam Al Quran.
Masalah “islamisasi” seharusnya anda ngambil cermin lalu lihat wajahmu sendiri.
Jadi begini bruuur dalam islam itu tidak berkepentingan untuk mengislamkan seseorang yang sudah beragama itu dijelaskan dalam Al Quran surat Al-Kaafirun :
1. Katakanlah :”Hai orang-orang yang kafir,
2. aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.
3. Dan kamu bukan penyembah yang aku sembah
4. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah.
5. dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah.
6. Untukmulah agamamu, dan untukkulah agamaku.”
Jelas sekali dong bagi islam itu tidak ada pemaksaan dalam agama, kita cuman menyampaikan walaupun hanya satu ayat selanjutnya dan selanjutnya diserahkan kepada Allah karena selanjutnya adalah urusan Allah.
Bagi gue islam atau tidak nya seseorang bukan untuk kepentingan gue maupun orang lain tapi untuk kepentingan diri sendiri/ untuk keselamatan sendiri. Contoh gue masuk islam ya untuk keselamatan gue sendiri.
Kalau anda bercermin justru ajaran anda menganjurkan untuk menjadi misionaris kalau ngga salah dalam injil dianjurkan untuk mencari domba-domba yang sesat terus dalam ayat lain juga ditegaskan dengan menggunakan pedang, wah mengerikan.
Kalo ngga salah sasarannya itu masyarakat yang ekonominya lemah dengan cara memberikan sembako, Supermie, obat-obatan, bahkan ada yang masuk ke penjara-penjara dan anak-anak jalanan. Jika anda bercermin inilah wajah anda.
Sekarang jika ada mantan Kristiani masuk islam apakah itu karena paksaan seperti di atas ?
Ternyata kebanyakan mantan Pastur, mantan Biarawati, mantan Aktivis gereja dan lain-lain masuk islam karena sebelumnya mereka mempelajari Islam dan Al Quran kemudian dibandingkan dengan ajarannya sendiri setelah itu baru mendapatkan mana yang merupakan jalan lurus dan mana yang merupakan jalan sesat.
Btw soal melepaskan baju islam tentang membedakan mana yang islam dan kafir itu sorry ya.
Soalnya bukan gue yang berkehendak tapi ini dalam surat di atas sudah jelas sekali. Kalau anda keberatan anda juga boleh menggunakan istilah anda Kristiani dan gue kafir, tetapi tentu menurut pandangan Anda kan, gue tidak akan tersinggung.
Salam,
“Hai Cooooy Al Quran itu datangnya setelah datang Taurat, Zabur dan Injil.
Al Quran juga membenarkan tentang Taurat, Zabur dan Injil tetapi Al Quran juga mengoreksi dan menyempurnakan Taurat, Zabur dan Injil. Logikanya begini :
Undang-undang pada jaman penjajahan dikoreksi dan disempurnakan pada zama Orde Lama,
Undang-undang pada jaman Orde Lama dikoreksi dan disempurnakan pada zama Orde Baru,
Undang-undang pada jaman Orde Baru dikoreksi dan disempurnakan pada zama Reformasi.”
ga salah tuh konsepnya?bukannya Tuhan maha mengetahui.
masa Tuhan mengkoreksi Firmannya sendiri.
@hinadia
saya sungguh kaget dengan cerita anda itu beneran atau buatan
dalam agama islam tidak ada paksaan bahkan kami sebagai muslim di larang untuk menyebarkan agama islam kepada seseorang yang sudah beragama..
menurut keterangan anda yang melakukannya adalah haji..
masaksih ada haji yang tak mengerti ajaran islam atau cerita itu anda buat buat…
kami kaum muslim punya martabat dan harga diri tak seperti kaummu yang menghalalkan segala cara tuk memperoleh umat..dari memberi sembakau..mengadakan sunatan masal.memberi makan kepada anak jalanan.menfitnah seseorang dan bahkan berani merubah dan menambah firman ALLAH dalam kitab suci.
untuk apa itu,ya untuk memperoleh umat dari golongan domba domba tersesat
..ingatlah…pergilah kedomba domba tersesat hanya dari kaum BANI ISRAEL saja…anda ingat kan bunyi ayat ini..
tapi maaf kami bukan bangsa BANI ISRAEL jadi bukan termasuk domba domba yang tersesat
cerita itu benar terjadi,tp dilihat dr statement anda kelihatan klo orang kristen sangat jahat di mata anda.
jd terserah penilaian anda.
#..ingatlah…pergilah kedomba domba tersesat hanya dari kaum BANI ISRAEL saja…anda ingat kan bunyi ayat ini..#
saya juga bukan bani israel tp saya termasuk domba2 yg tersesat dan saya butuh dselamatkan oleh Tuhan.
saya jg ingat yes 42 : 6
“Aku ini, TUHAN, telah memanggil engkau untuk maksud penyelamatan, telah memegang tanganmu; Aku telah membentuk engkau dan memberi engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia, menjadi terang untuk bangsa-bangsa”
jd keselamatan jg buat umat manusia dan saya masi manusia.
klo situ apa?hehehe kiding
@hinadia
He…he…he
Jangan marah doooong
yang anda katakan itu
“ga salah tuh konsepnya?bukannya Tuhan maha mengetahui.
masa Tuhan mengkoreksi Firmannya sendiri.”
itu benar.
Adakah perkataan saya yang mengatakan “Tuhan mengkoreksi Firmannya sendiri” ?
Nothing, maaaan.
Saya bertanya kepada anda, jika ada dalam Alkitab Anda banyak sekali pertentangan antara ayat yang satu dengan ayat lain apakah itu Firman Tuhan?
Apa mungkin Tuhan menyampaikan wahyu bertentangan?
Tidak mungkin, Tuhan maaan. Itu adalah perbuatan manusia. Beberapa ahli Alkitab,Theology,dan perwakilan dari beberapa sekte yang seiman dengan anda sendiri (bukan dari kami atau dari non Kristiani lainnya) telah melakukan seminar untuk membahas Al Kitab yang menyatakan di dalam ada beberapa ayat yang merupakan perkataan Yesus sendiri dan ada pula beberapa ayat yang bukan merukapan perkataan Yesus sendiri (disusupkan).
Jadi apakah Al Quran mengoreksi Firman Tuhan ?
Tidak Maaan, Allah itu tentu mengoreksi apa yang telah disusupkan kedalam Alkitab. Karena ayat-ayat yang benar yang merupakan Firman Tuhan pada Kitab-kitab sebelumnya dibenarkan juga man.
Sebagai contoh tentang Cerita Kelahiran Nabi Isa As dan Mu’zijat Nabi diceritakan juga dalam Al Quran surat (Al Imran,Maryam, An Nisaa, Al Maidah).
Tapi yang disusupkan adalah konsep Ketuhan Yesus (Isa As) dalam Al Quran Yesus bukan Tuhan melainkan Rasul Allah.
Kan, mudah saja sebenarnya tinggal cari aja buktinya baik pada Al Quran maupun pada Alkitab.
@hinadina
Buat saudaraku hinadina.
Baik lah anda sudah mengakui kalau anda bukan kaum Bani Israil, dan anda tahu kalau Yesus lahir dari kaum Bani Israil.
Coba perhatikan Ayat dalam Alkitab, Matius pasal 1 ayat 21 menyebutkan:
“Maka Ia akan beranakkan seorang anak laki-laki, dan hendaklah engkau menamakan Ia Yesus, karena Ia-lah yang akan melepaskan kaumnya dari pada segala dosanya.”
Dalam kitab Perbuatan Rasul-rasul pasal 5 ayat 31, di sini ada menyebutkan:
“Ia inilah ditinggalkan oleh tangan kanan Allah menjadi Raja dan Juru Selamat akan mengaruniakan tobat kepada Bani Israil dan jalan keampunan dosa.”
Berdasarkan keterangan pada ayat di atas, ternyata orang-orang yang diselamatkan Yesus dari segala dosanya itu hanya orang-orang dari kaumnya saja yaitu kaum Bani Israil.
Anda bukan termasuk dari kaum Bani Israil, jadi apakah anda termasuk orang-orang yang ada dalam ayat di atas ?
Saudaraku Cepot,
Salam,
Hanya ingin tahu saja, pada komentar anda #52, kalau Quran mengkoreksi Injil mungkin argumennya sedikit lebih jelas (walaupun juga sedikit kabur), tetapi kalau Zabur mengkoreksi Taurat dan Injil mengkoreksi Zabur, kira-kira di bagian mananya ya?
Salam damai,
Peace
[...] buah dari Pohon Pengetahuan. Perihal kejatuhan manusia ini dan konsekuensinya dapat dibaca di: “Kita Harus Menderita Karena Kutukan Allah.” Apa yang terjadi setelah manusia jatuh ke dalam dosa dan diusir dari Taman Eden oleh [...]
1 | wagino solo
Juni 4, 2007 pada 5:02 am
“….Dosa Asal tersirat di Alkitab. Sudah saya tuliskan ayat2nya. Silakan baca kembali. Anda boleh menamakannya “Dosa Adam”, “Dosa Asal”, “Original Sin”, dll….”
benar bung TERSIRAT di Alkitab.
dan TERSURAT di Blog anda.
Sedangkan yang tersurat di Alkitab aja banyak versinya bung,
Yah tentu saja tidak diajarkan dogma itu bung, karena terlalu lemah dasarnya. Bahkan beberapa pembaca alkitab itu sendiri juga banyak yang tidak mempercayai dogma yang hanya tersirat itu.