“Mengapa kamu banyak sekali menggantung Salib? Hampir setiap kamar ada Salib. Seakan kamu menyalibkan Yesus dimana-mana.” Kata Andi kepada Beti ketika Andi berkunjung ke rumah Beti sahabat karibnya. Kebetulan Beti adalah seorang Katolik.
“Anehnya adalah mengapa Salib orang Katolik masih menggantungkan tubuh Yesus di Salib? Bukankah DIA sudah bangkit dan naik ke Surga dan duduk di sebelah kanan Allah Bapa?” Andi melontarkan pertanyaan retoris kepada Beti. Sebenarnya Andi tahu bahwa Beti pun percaya hal yang sama.
“Orang Kristen percaya bahwa Yesus Kristus telah bangkit dan naik ke Surga. Itulah mengapa Salib orang Kristen tidak menggantungkan tubuh Yesus Kristus. Lagi pula kami tidak menggantung Salib di setiap kamar.” Lanjut Andi lagi seolah tidak memberi waktu kepada Beti untuk menjawab.
“Lihatlah, Salib-salib itu banyak sekali bentuknya. Ada yang terbuat dari kayu, ada yang dari besi, bahkan ada yang dari aluminium. Bukankah Salib Yesus itu terbuat dari kayu?” Celoteh Andi lagi sambil memegang Salib aluminium besar yang berdiri kokoh di sebuah meja sudut di ruang tamu. Kali ini Beti hanya tersenyum simpul menanggapi sahabatnya yang seorang Kristen itu.
Seminggu kemudian Beti berkunjung ke rumah Andi.
“Hai, ini foto pacar kamu?” tanya Beti ketika memandang sebuah foto seorang wanita cantik berukuran besar yang diberi bingkai kayu ukiran yang mewah.
“Hus… Ini ibuku!” bisik Andi sambil meletakkan telunjuknya di depan bibirnya seolah menyuruh Beti untuk tidak berbicara keras-keras. Maklum Beti tadi bertanya dengan nada cukup tinggi.
“Ibu kamu cantik ya?” kata Beti lagi dengan suara lebih pelan.
“Hmm… Ya jelas dong. Ibu siapa dulu? Itu foto ibu ketika masih muda, mungkin waktu itu umurnya 25 tahun.” Kata Andi dengan bangga sambil membetulkan kerah bajunya yang sebenarnya tidak perlu dibetulkan baik lipatan maupun bentuknya.
“Sekarang umurnya berapa? Sekarang ibu kamu ada dimana?” Berondong Beti.
“Sekarang umurnya sudah 60 tahun. Kebetulan saat ini ibu sedang pergi belanja bersama ayah.” Jawab Andi dengan sabar menghadapi pertanyaan-pertanyaan sahabatnya itu.
“Lho, kok masih dipajang? Bukankah sekarang ibu sudah berumur 60 tahun? Bukankah sekarang ibu sedang pergi belanja? Kok kamu masih memajang fotonya ketika usianya masih 25 tahun?” Kali ini Beti lebih memberondong Andi dengan berbagai pertanyaannya.
“Emang kenapa? Apa yang salah dengan itu?” Andi bertanya balik sambil heran mengapa sahabatnya bertanya hal-hal yang demikian.
“Lho, kamu sendiri kan yang pernah tanya padaku? Waktu itu kamu bertanya: Mengapa Salib orang Katolik masih menggantung tubuh Yesus padahal Yesus telah bangkit dan naik ke Surga?” Beti menjawab dengan nada halus seolah berusaha mengingatkan Andi akan peristiwa 1 minggu sebelumnya di rumah Beti.
“Kalau begitu boleh dong aku sekarang bertanya hal yang sama tentang ibu kamu?” Beti bertanya lagi dengan nada lebih lembut. Kali ini Andi telah ingat beberapa pertanyaan yang dia lontarkan kepada Beti seminggu yang lalu.
“Iya ya?” Jawab Andi. “Kamu hebat Beti. Aku sekarang mengerti.” Andi lalu memeluk Beti sahabatnya.
—
Salib orang Katolik memang menggantungkan tubuh Yesus Kristus. Salib orang Katolik memang beragam bentuknya. Bahkan tidak hanya dari kayu, tetapi juga dari bahan lain seperti aluminium, besi, dan ada juga yang dari baja. Patungnya pun beragam bentuk dan posisi. Tetapi bukan itu esensinya. Salib bagi orang Katolik adalah sebuah media untuk mengingat kisah sengsara Yesus dalam karya keselamatan-Nya bagi umat manusia.
Justru Salib orang Katolik digantung tubuh Yesus Kristus agar kita tahu bahwa Salib itu memang benar Salib Yesus Kristus. Kita benar-benar menghormati kisah sengsara dan wafat Yesus di Salib itu. Di sanalah terbentang misteri keselamatan Allah.
Umat Katolik tidak menghormati kayu salib yang berupa 2 bilah kayu yang disusun bersilangan. Tetapi umat Katolik sangat menghormati kisah sengsara dan wafat Yesus di Salib. Itulah mengapa dalam memvisualisasikan salib, orang Katolik menggantungkan tubuh Yesus di sana. Justru formasi 2 bilah kayu pembentuk salib itu tidak akan ada artinya tanpa Yesus Kristus yang rela mati untuk menebus dosa manusia dengan disalib. Ingatkan bahwa Yesus disalib bersama 2 orang penjahat yang juga disalib di sisi kanan dan kiri-Nya? Jadi kalau ada orang yang hanya percaya kepada 2 bilah kayu bersilangan itu, kita patut bertanya padanya: “Ini salib siapa? Jangan-jangan salah satu salib dari 2 penjahat itu.”
Kalau ada orang yang ngotot berargumentasi dengan bertanya pada orang Katolik: “Bukankah Yesus telah bangkit dan naik ke Surga? Kita tidak perlu menggantungkan tubuh Yesus di Salib.”
Kita patut bertanya balik kepadanya: “Bukankah Yesus telah bangkit dan naik ke Surga? Tetapi mengapa kamu masih merayakan Natal (kelahiran Yesus)? Atau mengapa kamu masih merayakan Paskah (kisah sengsara Yesus)?”
Jadi jangan berpikiran sempit ya? Juga jangan berpikiran bahwa umat Katolik hanya menghormati kisah sengsara Yesus Kristus. Kami sangat menjunjung tinggi Yesus, Sang Sabda, Sang Putra Allah. Kami juga sangat menghormati setiap bagian hidupnya sebagai manusia: sejak dikandung, dilahirkan, hidup sebagai guru, hidup untuk memberitakan Kabar Baik sambil memberikan keselamatan (jasmani dan rohani), sampai saat Dia harus menderita, wafat di kayu Salib, bangkit dan naik ke Surga. Kami juga sangat mengharapkan kedatangan-Nya yang kedua kali untuk menjadi hakim atas dunia ini.
Salib dengan tubuh Yesus itu adalah media paling ampuh bagi kami untuk mengenangkan kisah sengsara Yesus dalam karya keselamatan-Nya. Salib itu juga mengingatkan kami agar kami mampu memikul salib kami yang sebenarnya sangat ringan dan enak. Salib kami tiada artinya jika dibandingkan dengan Salib Yesus Kristus.
“Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab Kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan.” (Matius 11:28-30).
“Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku.” (Matius 10:38. Bandingkan: Matius 16:24, Markus 8:34, Lukas 9:23, Lukas 14:27)
Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Olah bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh. (I Petrus 2:24)
Salam Sejahtera…
Saya sangat setuju dengan analogi yang disiratkan disini. Kita mungkin saja pernah mengalami salah satu pergolakan iman tentang salib orang katholik..bukan tidak mungkin seperti saya yang pernah tidak mencium salib pada saat Jumat Agung…ternyata ESENSI nya yang harus dilihat…
Salib, benar adalah lambang kekuatan, karena dengan Maut telah dikalahkan Yesus dikayu salib…
Mungkin perbandingannya kenapa Orang Kristen lebih Memuliakan Yesus dengan Puji-pijian dan Nyanyian, karena dengan begitu Orang Kristen dapat menangkap ESENSI Sang Juru Selamat….
Perbandingan lain adalah kenapa Orang Muslim dalam melakukan sholat harus dan wajib menghadap Kiblat, karena dengan beribadah seperti itu Orang Muslim dapat menangkap ESENSI Ke-Allah-an dari teladan Orang Suci Terdahulu mereka….
Simbol atau Cara apapun itu adalah Ungkapan Iman kita.
Semoga kita semua memahami esensi dari Karya Keselamatan Allah. Amin.
Halo, saya tdk sengaja menemukan blog anda dan saya teringat diskusi yg pernah saya lakukan dgn seorg wanita muda cantik berasal dr Canada dan dia seorg yg rasional tanpa religion.
1. Mengapa selaku TUHAN, Yesus masih mempunyai TUHAN Bapak? (Artinya Yesus adalah “Anak” yg kalah berkuasa dibandingkan TUHAN Bapak)
2. Mengapa didalam penebusan dosa umat, Yesus harus melalui penyaliban lebih dahulu? bila dia sangat berkuasa tentunya dia tdk melakukan proses tsb yg bahkan menjadi korban yg dihinakan oleh manusia YAHUDI?
3. Berbagai cerita, literatur bahkan film, Yesus digambarkan sebagai manusia yg punya rasa lapar, haus, sedih, bahagia & marah so apa bedanya dgn manusia biasa?
4. Kenapa di katolik ada pengampunan dosa yg cukup mengungkapkan apa yg telah kita lakukan kepada pastur (Semudah itukah & kenapa tdk langsung ke Yesus minta ampunnya?)
5. Kenapa dosa itu bisa diwariskan kepada seorg anak yg baru lahir sedangkan anak tsb belum bisa melakukan suatu perbuatan / kesalahan / dosa
saya sangat tertarik diskusi hal tsb sewaktu saya masih kuliah di Alberta University di Canada dan wanita tsb sempat jadi pacar saya selama beberapa tahun yg membuat saya semakin terbuka polah pikir dalam menerima doktrin agama apapun juga.
mohon maaf dan anggap ini diskusi pencerahan
terima kasih semoga saya bisa baca jawaban anda di blog ini ASAP.
Dear Jhony NoName,
Jawabannya sebenarnya sangat mudah, sayangnya Anda bertanya pada seseorang yang “tanpa religion.” Secara bertahap saya akan menuliskan artikel-artikel tentang pertanyaan-pertanyaan umum tersebut.
Terus nantikan artikelnya ya?
Salam.
Apakah anda mempunyai sebuah kenangan terhadap seseorang? Mungkin anda terkenang akan senyumannya yang tulus dan yang lain terkenang akan humornya yang baik dan membangun dan ada yang terkenang akan pembelaannya terhadap temannya bahkan musuhnya walaupun satu orang ternyata kenangan-kenangan yang ditinggalkannya begitu banyak!
Banyak doktrin-doktrin yang tidak sesuai dengan kita,kita anggap sesat,baik tentang salib,pembaptisan,perjamuan kudus,”Karena perpecahan(perbedaan pendapat) itu pasti ada,dan disana ujian iman sebenarnya”Menurut saya semua doktrin itu baik tetapi ada satu doktrin yang tidak bisa dirubah (tetapi bukan untuk diperdebatkan hanya untuk saya pribadi)bahwa yesus adalah tritunggal,terima kasih.
Sedikit tambahan,sepertinya ada yang kurang…
Maksud pernyataan saya ialah supaya kita jangan membuang-buang waktu yang tidak terlalu penting,karena umur manusia hanya 70tahun atau 25.550hari atau 613.200 jam kalau disederhanakan…?
Jika kehidupan kita fokuskan kemasalah yang tidak penting mungkin di penghakiman yang akan datang kita disuruh bertanggung jawab,kenapa anda membuang waktu anda dengan percuma?
Sedekar salah satu sudut pandang saja supaya hidup kita akan lebih baik,saran dokter eh bukan, saran saya lebih baik hidup kita fokuskan kemasalah yang penting,mungkin memaafkan dan mengunjungi kerabat kita yang telah bermusuhan dengan kita (sepertinya sulit),atau kembali menata jadwal kita yang sudah berantakan,mungkin dan mungkin…ada tambahan?
Dear Hengky,
Memang benar jika kita “jangan membuang-buang waktu yang tidak terlalu penting” karena memang umur manusia memang terbatas. Saya 100% setuju jika itu ditujukan untuk: mabok-mabokan, merokok, kejahatan, dll.
Tetapi untuk Tuhan, tidak ada yang sia-sia. Ingat bahwa “tidak ada pengorbanan yang sia-sia.” Justru Tuhan menganjurkan untuk: “carilah, maka engkau akan mendapatkan.”
Salam.
mas Dewo,
Mau tanya dong, ini karena saya bener-bener nggak tahu lhooo….:
1. Kenapa sih Yesus harus ‘menebus’ dosa manusia?
2. Kalau orang yang tidak beriman pada Yesus/Kristen (misalnya orang beragama lain atau bahkan ateis), apa mereka juga dianggap punya dosa yang perlu ditebus?
3. Kalau Yesus sudah menebus dosa manusia, jadi kita semua (yang lahir sebelum dan sesudah jaman Yesus hidup) sudah pasti tidak berdosa lagi dong?
makasih yaaa…. saya nanya ini karena pernah ‘diceramahi’ oleh anggota ‘Jehovah Witness’ di depan rumah saya, eh diceramahi kok saya malah tambah bingung karena dianya juga bingung….
:Dono
Hallo Mas Dono,
Saya akan mencoba menjawab, tetapi tidak bisa lengkap karena pengetahuan saya yg terbatas.
1. Yesus harus menebus dosa manusia karena adanya “dosa asal” manusia. Apa itu “dosa asal”? Saya pernah menulisnya di: “Kita Harus Menderita Karena Kutukan Allah”. Di sana dijelaskan dosa pertama manusia yang membuahkan “kutukan” Allah dengan segenap akibatnya.
2. Konsep dosa asal dan penebusan itu memang adanya di agama Kristen (demikian dengan konsep Trinitas). Jadi mungkin akan berbeda konsep dgn agama lain. Contoh paling ekstrim bisa dibandingkan antara Kristen dengan Budha. Ajarannya pasti sudah beda banget. Apalagi jika dibandingkan dengan ateis.
3. Yang ditebus adalah orang yang mengimani dan meneladani Yesus Kristus, karena hanya Yesus lah jalan keselamatan dan kehidupan. Hanya melalui DIA saja sehingga manusia dapat kembali kepada Allah. Tidak seperti orang Kristen (selain Katolik, misalnya: Protestan) yang hanya menekankan “iman saja” (Sola Fide), orang Katolik lebih percaya bahwa perlu juga “perbuatan” sebagai buah dari “iman” untuk dapat diselamatkan. Jadi tidak sekedar percaya saja, tetapi juga harus meneladani dan berbuat kasih bagi sesama.
Maaf jika saya menjawabnya pendek-pendek. Maksudnya supaya Mas Dono tidak tambah bingung tetapi paling tidak telah sedikit memiliki titik terang. Saya dengan senang hati akan mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan yang mungkin dapat timbul kemudian.
GBU.
saya salut dengan pemamparan dan pejelasan anda
semoga damai Tuhan beserta kita
wah….semua pinter-pinter yaa….
klo saya sih, berusaha sedapat mungkin dalam hidup yang singkat dan fana didunia ini berbuat baik pada siapa aja. ‘n menjalani hidup seturut kehendaknya.
klo mau mikirin tentang Tuhan ga sanggup dehh….
cos manusia ini ibarat debu aja.
JESUS LOVE U ALL
KLO GUE SEH BERUSAHA JALANIN HIDUP DIDUNIA YANG FANA INI DENGAN BERBUAT BAIK PADA SESAMA.
‘N MENJALANI HIDUP INI SETURUT KEHENDAKNYA.
KLO MAU MIKIRIN TUHAN SEH GA AKAN ADA HABIS-HABISNYA.
JESUS LOVE U ALL
“Yesus telah mati disalib” (yang ditandai dengan ujud salib + tubuh Yesus) dan “Yesus telah bangkit kembali” ( yang ditandai dengan ujud salib tanpa tubuh Yesus) adalah 2 esensi yang berbeda tetapi sifatnya saling melengkapi.Keduanya mencerminkan
sebab akibat: PENABUR KASIH MENUAI HIDUP KEKAL.
Simbul mana yang lebih tepat bagi orang Kristen: simbul orang Katholikkah (salib+ tubuh Yesus) atau Protestankah (salib tanpa tubuh Yesus)?
Kalau mau jujur sih ya simbul salib dan tubuh Yesus, karena simbul tersebut mengandung syarat mutlak yang harus diliwati terlebih dahulu yaitu “HIDUP DALAM KASIH DAN PENGORBANAN” barulah kita bisa mencapai tujuan BANGKIT KEMBALI DAN HIDUP KEKAL yang disimbulkan oleh salib tanpa Yesus.
Dear Riostmichael dan Perempuan Sederhana,
Terima kasih. Tuhan memberkati.
Dear Richard A Nelwan,
Orang Katolik menghormati semua bagian dalam kehidupan Yesus Kristus. Sejak dari kelahiran, karya-Nya, wafat dan kebangkitan-Nya dihormati dengan seimbang.
Salam damai & sejahtera.
Nampaknya anda cukup paham dengan teologi iman katolik , saran coba artikel-artikel mas dewo di buat buku saya pikir bagus buat saudara-saudara kita yang belum paham tentang salib kristus
amin
keuatan seorang umat kahtolik
yang tah pernah paam sampai kapan pun yaitu:
iman,pengharapan,kasih.
semua itu memiliki banyak mampaat dan arti
dalam yesus krustus.
tanda salib seorang katholik memiliki arti;
allah bapa,allah putra,allah roh kudus;
allah bapa yaitu bapa disurga,putra yaitu yesus kristus dalam hati kita,dan roh kudus yaitu kekuatan kita,allah bapa berarti pikiran kita, itu sebabnya seorang katholik melakukan tanda salib sebelum melakukan kegiatan,Amin.
kristen adalah agama yg sangat2 salah ajran nya goblok jauh ma ajaran islam ngak ada tuhan yang di salib klo mau masuk surga loe semua orang kristen cepet2 deh loe masuk islam tuhan tuh cuma satu allah swt (subhanawaataallah) yaa allah maapkan lah orang2 kapir itu yg di sebut kapir yaaa itu (kristen)
ehhh mang ada tuhan ngak pake baju kasih dong baju tuhan loe ntar masuk angin loee ntar ko tuhan loe masuk angin gi mna ntar permintaan loe ngak di kabul kan ehhhhhhhhhh
agma tuh yg bagus cma ada (1) luh pda mo tau ngak orang yg goblok2 loe tuh goblok yaa msa tuhan telanjang mang ada tuhan telanjang ksih baju dlu dong biar ngak masuk angin from:orang islam yg slalu benci ma orang kristen karna tuhan nya yg telanjang (bugil) oohh yaa mau tau ngak agama yg bagus yg nomor satu jawaban nya adalah (ISLAM)
assalam”mualaikum wr.wb kepada fastur2 yg ada di seluruh indonesia kmu sebaik nya tuhh insap dari pada nanti kmu klo meninggal pasti masuk neraka ehh pastur/romo2 km cepet2 deh tabatan na suha langsung minta maaf kpd ALLAH SWT klo kmu tobat kmu akan di maaf kan sama ALLAH SWT allah maha penyayang lgi maha pemurah cepat lah kau bertobat pastur tololllllllllllllll
YA TUHAN YESUS,AMPUNILAH MEREKA INI KRN MEREKA TDK TAU YG MEREKA PERBUAT.KL MAU TAU,UTK ORG ISLAM, BACA AJA SURAT AN NISA 4:171, SURAT AL IMRAN 3:55.TLG DIBACA SURAT2 TADI
surat2 itu menunjukkan kl yesus atau isa adl benar2 Allah
Dear Yesus,
Isinya apa ya? Tolong dikutipkan.
Salam.
gak usah di tangepin dgn hati panas
karena katholik mengajarkan cinta kasih
gak perlu kita marah marah dengan pendapat orang,karena mereka hanya orang orang yang frustrasi
semoga damai Tuhan beserta mereka juga
Halo Bung!
Tanpa sengaja saya ketemu blog Anda.
Bolehlah saya memakai kesempatan ini untuk mengucapkan SELAMAT HARI RAYA NATAL BUAT ANDA
SEKALIAN YANG MERAYAKANNYA!
Bagaimanapun, diakui atau tidak, Natal punya pesan yang universal, menggema lintas-agama, lintas-budaya dan lintas-bangsa. Tinggal saja para pengimannya diharapkan terus dan lebih ikhlas lagi bersaksi tentang damai, kasih, persaudaraan, kerendahan hati dan semangat berkorban. Mari kita bekerja sama lebih giat lagi membangun masyarakat kita menjadi lingkungan hidup yang lebih beradab. Yang baik dari pihak Anda apabila tergabung dengan yang baik dari pihak-pihak lain akan menjadi energi positif yang konstruktif tiada tara!
Tantangan akan tetap ada, termasuk dari segelintir orang yang secara apriori memang tidak menyukai atau bahkan membenci pihak lain, malah sampai ke tingkat pelecehen agama atau iman. Menanggapinya hanya akan menghabiskan waktu yang semestinya dimanfaatkan untuk hal-hal yang lebih bermanfaat, demi kemaslahatan orang banyak. Berdialoglah terus dengan orang-orang yang beriktikad baik, dengan kaum musafir ilmu dan iman yang tulus dan tidak berprasangka.
Orang-orang yang memperlihatkan budi mulia terhadap orang lain, apapun latar-belakangnya, pastilah orang-orang yang baik dan berbudi mulia di lingkungannya sendiri! Dalam ziarah iman kita masing-masing, ada amat banyak mitra lintas-iman atau lintas-agama berbudi mulia seperti ini, jadi tak perlu risau kalau langkah kita sesekali tersandung sampah di jalanan. Wassalam!
Selamat Natal semuanya, semoga damai Natal menyertai kita semua
Hai Dewo. Blogmu bagus-bagus. Pasti memberkati banyak yang membacanya. Ngomong-ngomong kalo saya publikasikan di majalah saya boleh nggak? Hehehe. Ijin dulu. Kalo keberatan sih, nggak apaapa. Tengs sebelumnya.
Ohya, saya pemred majalah GFRESH!
Selamat merayakan hari natal buat temen2 Nasrani
Saya mau tanya nih:
1. Asal usul hari natal tanggal 25 Desember trus apa memang ada perintah di Al kitab tentang tata cara ibadat.
2. Kalo saya baca sejarah Yesus kok lebih mencerminkan kalo Yesus memang seorang nabi yang diberikan mukjizat.
3. Kalo Tuhan Allah, Roh Kudus dan Tuhan Yesus memang satu seharusnya gak usah disebut Trinitas dan cukup disembah Tuhan Allah.. karena Yesus cuma dijadikan media fisik saja untuk menyampaikan firman Nya..
Maafkan ketidaktahuan saya…
Dear All,
Saya mohon ma’af kalau ada komen - komen mengatas namakan umat ISLAM tetapi dengan ucapan yang kasar dan menghina.
Mohon dimengerti hal tersebut bukanlah cerminan ISLAM.
Terima Kasih
Saya setuju dengan komen Dorry kalau memang tri tunggal, mestinya ALLAH yang lebih dominan dalam ibadat umat nasrani tetapi yang saya tahu bahkan jarang disebut sebagai Tuhan, yang sering adalah Tuhan Yesus.
Salam
CMIIW yaaa…
Katanya panggilan “yesus” adalah penyesuaian dialek eropa yang yang disadur dari bahasa ibrani untuk “yoshua” sama seperti penggeseran natal dari 1 januari ke 25 desember, saat ini untuk penganut nasrani di yerusalem apakah tetap menyebut “yesus” atau yoshua (dalam AL-QUR’AN yang berbahasa arab kami menyebut “Isa”)???
Salam
ALLAH SWT TIDAK MEMPUNYAI ANAK. ORANG YAHUDI BILANG UZAIR PUTRA ALLAH. ORANG NASRANI BILANG ISA(YESUS) PUTRA ALLAH. TELAH KAFIRLAH ORANG-ORANG YANG BERKATA DEMIKIAN!!!
BARANG SIAPA YANG TIDAK MENGIKUTI NABI MUHAMMAD SAW(ISLAM), ENTAH DIA YAHUDI ATAU DIA NASRANI PASTILAH DIA PENGHUNI NERAKA.
Sekedar info Nabi Muhammad bukanlah yang menciptakan ISLAM sebab dalam AL-QUR’AN pun di wahyukan kepada Muhammad dan manusia seluruhnya “Ikutilah agama Ibrahim yang lurus…” jadi nabi - nabi sebelum Muhammad pun adalah ISLAM termasuk nabi Isa.
Salam
maaf kalo sekadar memberi pendapat.. saya menjumpai blog ini.. sekadar info ferry.. memang benar Nabi Muhammad s.a.w bukan pencipta kepada agama islam, dia adalah manusia pilihan Allah s.w.t untuk menyebarkan agama islam.. terima kasih..
Dear ferry,
>>Sekedar info Nabi Muhammad bukanlah yang menciptakan ISLAM sebab dalam AL-QUR’AN pun di wahyukan kepada Muhammad dan manusia seluruhnya “Ikutilah agama Ibrahim yang lurus…” jadi nabi - nabi sebelum Muhammad pun adalah ISLAM termasuk nabi Isa.
Apa kitab suci agama Islam? jawabnya pasti Al Quran. Apakah Ibrahim dan nabi lainnya baca Al Quran?
Cobalah renungkan!! Kenapa selalu terbalik ? yang lama dipaksa mengikuti yang belum ada?
afs
Maaf saya muslim.Isi kitab injil membingungkan..Konsep trinitas..TUHAN BAPA,TUHAN ANAK,TUHAN ROH KUDUS,mana yang lebih tinggi??Trus ada isi injil TUHAN KALAH BERKELAHI DENGAN DAUD,TUHAN MENYESAL,..setau saya ya APA YANG DICIPTAKAN ALLAH SUDAH DI PERHITUNGKAN,GAK ADA YANG MENYIMPANG DARI KEHENDAK ALLAH.
Yang namanya SANG PENCIPTA itu tidak bisa disamakan dengan makhlukNYA.DIA MAHA SEMPURNA,KEKUATAN MAHA TIADA BATAS..TENTU SAJA GAK MAU ADA SAINGAN.Andaikan ada lebih dari 1 tuhan,niscaya hukum alam semesta kacau balau..Karena tuhan yang satu gak mau ngalah dengan tuhan laen.
Dear Dudy,
Kalau anda baca dari kitab Kejadian sampai kitab Wahyu pasti tidak membingungkan.
Alkitab tidak pernah mencatat TUHAN kalah berkelahi dengan Daud, mungkin anda cuma mendengar dari orang lain saja?!
Yang ada TUHAN berkelahi dengan Yakub dan TUHAN menang, kemudian TUHAN menamakan Yakub menjadi ISRAEL yang artinya Phlawan ALLAH.
Apakah Tuhan Maha Kuasa?
Kalau anda menjawab “Ya”, berarti Tuhan sanggup menjelma jadi manusia untuk misiNya menyelamatkan manusia.
Di Kejadian 32:28, Tuhan berkelahi dengan Yakub dan Yakub menang, artinya Tuhan kalah.
Kadang-kadang tuhan juga tak punya perasaan, masa menyuruh manusia makan roti yang dibakar dengan kotoran manusia, lalu ketika manusia protes diganti dengan kotoran sapi. Lihat Yehezkiel 4:12.
dear Paulus sontoloyus,
Di Kejadian 32:28, menulis Yakub menang.
Trims koreksinya.
@Paulus Sontoloyus,
Hihihi… Anda pasti akan lebih heboh lagi ketika tahu bagaimana cara Yesus menyembuhkan orang yang buta sejak lahir. Caranya yaitu dengan meludah dan mengaduk ludahnya ke tanah kemudian mengusapkannya ke mata orang buta tadi. Dan orang buta sejak lahir tadi sembuh.
Kadang kita tidak memahami apa yg dilakukan Tuhan kepada kita. Tampaknya buruk. Tetapi sebenarnya itu yang terbaik bagi kita. Tuhan memberi yg terbaik untuk kita, bukan yang terbaik menurut kita.
Salam.
@Sugiarto,
Tuhan kok bisa kalah ya?
Salam.
Dear Dewo,
Pergumulan Yakub dengan Allah, menunjukan pujian Allah terhadap kekuatan/kegigihan Yakub. Kemenangan Yakub disini menunjukkan betapa Yakub mampu menangkap apa yang Allah kehendaki yaitu “berkat Allah”, secara fisik Yakub kalah setelah pangkal pahanya dipukul.
Alkitab terjemahan KJV, menulis “prevailed” lebih tepat diartikan “sukses”, artinya Yakub sukses mendapatkan berkat Allah (intinya Yakub minta diberkati), dan Allah setia dan adil maka Allah harus memberkati Yakub.
Jadi Tuhan kok bisa kalah sama dengan Tuhan kok bisa mati?
GBU
Dear Sugiarto,
Iya, yg dinilai adalah kegigihan Yakub. Tuhan berhasil mencederai Yakub dan memuji kegigihan Yakub.
Salam.
Dear Dewo,
————————————————–
3. Yang ditebus adalah orang yang mengimani dan meneladani Yesus Kristus, karena hanya Yesus lah jalan keselamatan dan kehidupan. Hanya melalui DIA saja sehingga manusia dapat kembali kepada Allah. Tidak seperti orang Kristen (selain Katolik, misalnya: Protestan) yang hanya menekankan “iman saja” (Sola Fide), orang Katolik lebih percaya bahwa perlu juga “perbuatan” sebagai buah dari “iman” untuk dapat diselamatkan. Jadi tidak sekedar percaya saja, tetapi juga harus meneladani dan berbuat kasih bagi sesama.
————————————————–
Jawaban anda kepada Mr.Darmo perlu saya koreksi. Tidak semua orang Kristen hanya menekankan Sola Fide, saya menganut Injil Sepenuh artinya saya mempercayai dengan bulat isi Injil, diantaranya saya percaya dengan “Iman tanpa perbuatan adalah mati/kosong/sis-sia”,
Menurut saya “Iman” buah dari “perbuatan” kurang tepat, yang pertama beriman dulu lalu perbuatan akan mengikuti, saya ambil contoh : Abraham dibenarkan oleh karena iman, mengapa? karena Allah menyuruh Abraham dan dia beriman tanpa sedikit ragu lalu melangkah pergi meninggalkan Terah bapaknya ke tempat yang belum tahu. Jadi Abraham beriman dahulu lalu melakukan perbuatan.
Jadi percaya dulu baru berbuat/melangkah.
GBU
Dear Dewo,
Pada saat sekarang “perbuatan” sudah banyak diselewengkan, banyak lembaga Kristen (Katolik/Protestan) membanggakan diri bahwa mereka berhasil melakukan proyek sosial seperti rumah sakit dan sekolah.
Coba anda bayangkan masuk SD/SMP/SMU biaya Rp.10juta lebih,belum lain-lainnya…..
Mereka mengatasnamakan Tuhan, ini kegiatan sosial, menjangkau jiwa-jiwa, dll. Tapi dibalik semua ini adalah bisnis semata.
Dulu Yesus marah ketika Rumah Tuhan dipakai berdagang/bisnis. Sama seperti sekarang, mengatasnamakan Greja untuk bisnis.
Inikah yang dinamakan “perbuatan”?
GBU
Dear Sugiarto,
Coba diperhatikan kalimat yang saya tulis:
Artinya memang seperti yg Anda utarakan, yaitu: kita beriman dulu kemudian perbuatan kita adalah buah dari iman kita. Rasanya saya menuliskannya dengan gamblang deh… tapi kok Anda bisa salah mengerti?
Tentang Soli Fide, sebenarnya justru ajaran ini yg diajarkan oleh Luther. Bukankah demikian? Luther pulalah yang tidak mengakui kitab Yakobus yang mengajarkan tentang perbuatan sebagai buah dari iman. Iman tanpa perbuatan adalah sia-sia belaka. Untuk itu pulalah saya menuliskan artikel baru berjudul: Yesus Mengutuk Pohon Ara. Kurang Kerjaan?.
Mengenai kegiatan sosial yang Anda rasa sangat mahal dan cenderung komersial, itu sebenarnya adalah karena adanya subsidi silang. Tetapi untuk lebih jelasnya silakan diskusikan dengan ketua yayasan institusi yg Anda maksud.
GBU.
Dear Dewo,
Aduh sorry, jadi maksud kita sama ya.
Tapi saya tidak setuju kalau diluar Katolik yaitu Protestan, hanya menekankan “iman saja”. Saya mempercayai iman tanpa perbuatan adalah sia-sia.
Kalau Luther tidak mempercayai kitab Yakobus, saya kurang jelas dan saya bukan penganut “sekte Luther” (barang kali ada sekte tsb). Tapi saya percay Injil sepenuhnya dari Kejadian sampai Wahyu.
GBU
Dear Sugiarto,
Martin Luther adalah seseorang mantan pastor yg membuat reformasi protestan. Dia akhirnya dikucilkan/diasingkan oleh gereja Katolik dan membuat sekte Kristen Protestan. Dialah yang mengajarkan Soli Fide yg terkenal itu. Demi mendukung ajarannya, Martin Luther tidak mengakui beberapa kitab Katolik, salah satunya adalah kitab Yakobus.
Tetapi syukurlah bahwa sekarang telah terjadi oikumene yang mulai menyatukan kristen dgn Katolik. Dan sekarang banyak aliran Kristen yg mulai menyamakan kitab & dogma ke Katolik. Rupanya sudah terjadi kegerakan Roh Kudus yang menyatukan semua umat Allah. Dan ketika semua sudah disatukan, dimana kesatuan gereja sudah terbentuk & siap menerima Yesus untuk kedua kalinya, maka mungkin pada saat itu Yesus akan datang.
Tetapi siapa yang tahu? Hanya Allah sajalah yang tahu. Marilah kita bersiap-siap selalu.
GBU.
Aergumen saya tentang ilustrasi diatas (yesus disamakan dengan Ibu) sangat tidak tepat.
Yesus adalah seorang manusia yang diutus oleh Tuhan untuk menyerukan kebaikan bagi seluruh umat manusia yang jikalau ia menderita tak mungkin kita merayakannya. Bagai mana jikalau ibu anda mati terbunuh dengan sebilah pisau? apakah pisau itu anda pajang sebagai pengingat anda dengan “kesengsaraaan” Ibu anda??
jelas pajangan tentang kesengsaraan “tuhan” tak boleh dibanggakan oleh Umatnya…
Lalu bagaimana jikalau anda mempunyai seorang yang anda kasihi??.
apakah anda rela Surat-suratnya di acak-acak dan diubah oleh oranglain?? apakah anda masih mempunyai pearasan yangsama saat membaca surat itu (yang notabene sudah di ubah oleh orang yang bukan kekasih anda).
jukalau anda mengenal Tuhan anda jelaslah anda akan mengingat Ia dengan hal yang mambuat anda makin mencintainya. bukan Mengasihini Nya.
Dear Imanuel,
Perasaan saya, komentar Anda tidak nyambung deh.
(** Kabur **)
Dear Dewo,
Mula-mula Katolik,Kristen Protestan, Kharismatik dan Apostolik semua menuju kesatuan Iman yaitu kepada Kristus, ini bukti oikumene yang sesungguhnya.
Maranatha…amin
wah ko bisa panajan gini ya
tapi untungnya jadi kristen yaitu :
gak diajarkan untuk kekerasan
coba klo umat agama lain, ada yg dibuat kartun atau salah tulis atau salah apa pasti hukumnya harus mati, bakar sana sini,hancurkan, rusak rumah ibadah lain apakah agama yang ktnya penuh kedamaian membolehkan umatnya untuk unuk kekerasan dan mebunuh merusak,
coba kia renungkan bersama
nb : jgn di tangapein dgn hati panas ya
kenyataan begitu kan
Yesus Kristus adalah Raja yang benar-benar lahir sebagai manusia , melayani seperti manusia , memikul salip dan mati kerana dosa manusia. Merenung tubuhNya di kayu salip adalah seperti mengenangkan sahabat , sanak saudara atau kekasih yang dicintai dan disayangi. Tradisi Katolik inilah yang sebenarnya harus dihayati memandangkan Yesus adalah Juruselamat kita selama-lamanya. Halelyua!
Dari Gerald , Sabah , Malaysia.
Bersyukurlah kerana memiliki Yesus. Kerana Dia bukan pendosa , bukan pemabuk , bukan penyundal , bukan raja seperti raja-raja di dunia dan pemimpin-pemimpinnya yang hidup dalam kepura-puraan. Memang dunia penuh dengan cabaran. Mampu memesongkan iman kita dan menuju iman yang lain yang penuh dusta dan penipuan. Yesus adalah satu-satunya jalan keselamatan kepada Allah Bapa di syurga. Pilihlah Dia di dalam hidupmu agar terang dan kesembuhan meliputi dirimu sampai akhir hayatmu.
Kini , dunia 2000 hingga 2007 ini dan yang seterusnya semakin dikuasai oleh Iblis dan Syaitan. Kenapa? Ya , setakat ini , kita tidak dapat melihat dirinya namun kita merasai perbuatannya yang kejam , kotor , khianat dan dusta. Beribu-ribu manusia jatuh ke dalamnya dan menjadi terroris dan pejuang bunuh suci ( sebenarnya bunuh terkutuk ), perogol , pemanipulasi , penipu , pengajar ajaran sesat , pemungut dan penagih hutang yang rakus , penyeksa keluarga , masyarakat dan negara , perompak , pembunuh dan lain-lain. Inilah wajah-wajah si Iblis dan Syaitan. Sama-samalah berdoa dan juang!!
Saya cuma mau ngomong yg gampang2 aja si
Untuk mengetahui Kekuatan dan Kebesaran Tuhan dan begitu luasnya dengan otak kita yg sangat kecil begini bisa???
(jawab aja di hati kita masing2)
Pendapat Saya cuma mau bilang Bukan sebesar Iman kita semua tetapi seberapa besar Kasih kita kepada manusia yang terutama.
Karena ajaran Dia begitu indah sampai rela mati demi kita.
Menurut saya 1 hal yg terpenting adalah kasih.
Terima kasih
Semoga Tuhan memberkati kita semua
dengan belas kasihNya
woww….
pembicaraan tingkat tinggi semua…
saya jd merasa kalo saya itu seorang katolik dengan pengetahuan keagamaan yang sangat rendah..
puji syukur blog ini bisa menambah pengetahuan saya..
yang jelas dan pasti,,saya bangga menjadi seorang KATOLIK, dengan segala kekurangan dan kelebihannya.
i love u all,God blesses..
saya seorang Kristen Protestan ( karena dilahirkan begitu ), pernah bersekolah di sekolah khatolik ( yah..bener, mahal biaya bersekolah di sekolah khatolik , tapi sepadan dengan fasilitas dan kwalitas yang di dapat’kan! ).
Saya heran dengan orang - orang yang selalu memperdebat’kan agama -agama lewat kaca mata dan ukuran mereka sendiri ( mis: comments negative tentang YESUS dari yang bergama muslim di atas )
Yang saya ingat betul dari kisah alkitab adalah ( saya lupa di ayat mana ) , Perumpamaan tentang orang Samaria yang baik hati. Disitu jelasss sekali ditunjuk’kan bahwa YESUS lebih menyukai PERBUATAN yang benar-benar datang dari hati tulus ikhlas tanpa syarat ketika melakukan kebaikan , dan bukan melihat dari latar belakang agama , suku dan kepercayaan apapun!
Orang Samaria adalah musuh dari orang Yahudi pada masa itu, tapi ternyata dari sekian banyak orang yang lewat di depan orang yang terluka dan butuh pertolongan …, hanya si samaria yang baik hati’lah yang benar-benar mengulurkan tangan untuk membantu..( see..!! )
Terserah’lah YESUS harus di kategorikan sebagai apa, anak ALLAH.., ROH KUDUD , BAPA , atau ketiga-tiganya dalam satu jiwa ( TRINITAS ) , bagi saya..yang pasti YESUS itu adalah PRIBADI yang sungguh mulia dan cukup cara sederhana saja untuk memahaminya ..yaitu : IMAN
Sebab banyak hal yang memang tidak bisa di pahami manusia tentang pekerjaan YESUS , karena kita memang terbatas.., karena kita memang bukan DIA ! Jika mau belajar memahami , mulailah dengan cara yang paling sederhana saja…berbuat bailah dengan TULUS.. that’s it!!
hidayah selalu tertunjuk kepadamu!!..
suatu pertanyaan bagimu wahai saudaraku!.
kenapa umat kristiani mau untuk menyembah patung yang di buat oleh manusia sedangkan siapa yang bisa membuat manusia? kedua orang tua ? atau timbuk sendirinya > saya sebagai pengikut yesus yang setia selalu menjalankan apa yang di syariatkan kepa yesus dari Allah . contohnya yaitu masalah sunat . banyak dari umat kristiani yang tidak melakukannya . , makan babu .saya tidak makan babi ,tapi banyak umat kristiani yang makan babi apakh ini yang di katakan betul dengan pengikut yesus… yang setia?
prtanyaan lagi 1 kapan yesus di jadikan TUHAN?
2. mengapa umat kristiani beribadat pada waktu hari Minggu ? sedangkan di dalam alkitab sendiri di tuliskan bahwasannya pengikut yesus ( domba -2 yang terseseat dari umat israel ) harus mengkuduskan hari Sabat ( sabtu)
3.apakah agama yesus? sedangkan di alkitab tertulis dengan JELAS bahwasannya Kristen adalah agama yang di bawa oleh barnaba ,yang di landasi oleh paulus . dan itu terjadi pada sesudah yesus mati?
4. apakah benar yesus itu TUHAN ? tetapi mengapa ketika dia di salib dia berkata ” ELI ELI LAMA SABAHKTANI ” Tuhan tuhan mengapa kau tinggalkan aku ” TUHAN mana yang di maksud?
5. apakah benar yang namanya bible/ alkitab adalah wahyu tuhan ? tapi didalamnya terkandung banyka ayat ayat yang sangat Fulgar , melebihi Novel, apakah tuhan yang mewahyukannya porno? Kitab suci ko’ porno!
jikalau anda yang melihat coment ini dan ingin menjawabnya jawab lah lewat e mail azey679@yahoo.com
juga ingin dialog melalui yahoo mes( chatting ) ONLINE 24 jam
Dear Azey,
1. Sejak semula Yesus memang Tuhan. Tri Tunggal Mahakudus itu sudah ada sejak permulaan, sekarang dan selama-lamanya. Anda kira dengan siapa Adam & Hawa berjumpa ketika mereka masih di Taman Eden?
2. Hahaha… Anda rupanya harus membaca Kitab Kejadian. Di sana disebutkan bahwa Allah menciptakan segalanya selama 6 hari. Pada hari ketujuh Allah berhenti dari segala pekerjaan yg telah dibuat-Nya dan memberkati & menguduskan hari ketujuh itu. (Baca Kejadian 2:1). Pada 10 Perintah Allah pun disebutkan untuk menguduskan hari Tuhan.
3. Sekali lagi Anda salah. Yesus Kristus memang tidak membawa agama, tetapi mendirikan “GEREJA.” Gereja ini adalah jemaat yg dipimpin oleh Yesus. Gereja ini pulalah yg akan kembali kepada Allah.
4. Ya, Yesus itu TUHAN. Silakan baca bahasan saya mengenainya di:
- Manusia Tanpa Dosa
- Eloi, Eloi lama sabakhtani
- Apakah Tuhan Berolok-olok?
Baca juga ulasan mengenai Tri Tunggal Mahakudus (Trinitas) di:
- Tri Tunggal Mahakudus
- Tri Tunggal Mahakudus (2)
5. Alkitab memang wahyu Tuhan. Bagaimana mungkin Anda mencelanya? Padahal di AQ sendiri dikatakan bahwa AQ datang untuk membenarkan Kitab sebelumnya?
Alkitab porno? Ah, itu pikiran Anda dan kebanyakan orang saja yg picik.
Salam.
Salam terhadap orang yang mengikuti petunjuk,
Saudara, saya adalah seorang pendakwah untuk setiap orang yang mau menerima dan mengikuti petunjuk yang benar.
saya mau nanya nih… saya bingung….
gimana nih ? yesus itu kan tuhan, menurut anda…. atau anak tuhan….
kok Tuhan punya anak sih…apa nggak lucu????
Wahai orang² KRISTEN ,jangan lupa
sebelum kalian MATI….
INGAT….
ADA KEHIDUPAN SESUDAHNYA
APAKAH KALIAN AKAN MATI DALAM KESESATAN YANG NYATA….
NGGAK AKAN ADA YANG MENOLONG KALIAN
NGGAK AKAN ADA YANG MENGHENTIKAN KALIAN DARI SIKSA NERAKA
HARTA DAN KEKUASAAN KALIAN TIDAK AKAN MENYELAMATKAN KALIAN
KECUALI….
ORANG² YANG BERIMAN KEPADA ALLAH SUBHANAHU WA TA’ALA
DAN MEYAKINI BAHWA YESUS ITU NABI, BUKAN TUHAN DAN BUKAN PULA ANAK TUHAN.
BAGI YANG MAU BELI ” TIKET ” KESELAMATAN HIDUP SESUDAH MATI
SILAKAN UCAPKAN :
“ASYHADU AL LAA ILAAHA ILLALLAH
WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAN RASULULLAH ”
“SAYA BERSAKSI BAHWA TIADA TUHAN SELAIN ALLAH
DAN SAYA BERSAKSI BAHWA SESUNGGUHNYA MUHAMMAD ADALAH UTUSAN ALLAH”
SELAMAT BAGI YANG MENGIKUTI PETUNJUK, DAN RUGILAH BAGI YANG MENGINGKARINYA.
akhirnya aku menemukan kebenaran setelah aku merasa tersesat dan disesatkan oleh sekelompok manusia.
aku bagaikan seorang domba yang terseat di tanah lapang
tanpa arah.
tidak tahu timur, barat, utara dan selatan.
angin pun tidak memberi petunjuk kepadaku,
melainkan menertawakanku .
dalam kesendirianku di belantara dunia
aku menangis…. :((
karena merasa sendiri…
malaikat pun berteriak kepadaku tapi tak kudengar…
setan berusaha menggodaku agar tetap menjadi tersesat…
maka…
datanglah pertolongan dari “SANG JURU SELAMAT” yang tak kusangka
dialah yang menyirami kegundahan dan kesedihan hatiku
dan dialah jalan surga dengan memberikan kasih sayang
yang amat mendalam bagi seorang domba sepertiku.
juru selamat itu mengutus gembala²nya kepadaku…
dan aku lihat wajah gembala² itu bagaikan oarang yang suci
oh…juru selamatku…
engkaulah pelita hatiku dan menjadi penerang jalan hidupku
denganmu…
aku pasti tak akan sesat kedua kalinya
wahai ” MUHAMMAD shallallahu alayhi wasallam ” Sang juru selamatku
Dear #68,
Artinya SAW (shallallahu alayhi wasallam) itu apa? Tolong dong saya diberitahu.
Terima kasih.
dear #69
SAW ( Shallallahu alayhi wasallam )
satu kata kasih
dari seorang anak manusia
yang dengannya menemukan jalan kebenaran
untuk Nabinya yang tercinta
Muhammad SAW ( Shallallahu alaihi wa sallam )
dear #69
Kalau pengen tahu yang lebih lengkap
buka :
http://media.isnet.org/islam/Haekal/Muhammad/index.html
Dear #69
ma’af,Tolong utk saudara²ku yang muslim
untuk tidak intervensi terlalu jauh di blok ini
walaupun sebenarnya saya tertarik dengan Islam
Kita sebagai umat beragama hendaknya saling rukun dan melengkapi. kamu semua yang muslim, terapkan agamamu dengan cara menghargai orang lain, tanpa melihat apa itu agamanya. ini negara yang saling menghargai, bukannya negara ISLAM saja!!!!!!!!! INGAT ITU!!!!!! banyak agama yang ada di Indonesia ini, ini negara MULTI CULTURAL. jangan melangkah terlalu jauh terhadap saudara kita Katolik/ Nasrani. Mengapa pejabat pemerintahan tidak mau mengangkat pejabat yang beragama Katolik/ Nasrani?? itu karena mereka semua jujur-jujur, disiplin tinggi dan bersikap sederhana seperti Yesus.
Agama tidak ada yang benar/ salah, tergantung umatnya saja. lihat saja aliran sesatnya abu bakar Ba’asyir. koq mereka nggak malu sebagai orang yang punya agama Islam, banyak yang munafik dan inginnya menjadikan Indonesia sama seperti negara “Mimpi” Islam. padahal negara Islam itu tidak ada!!!!!!! semua negara sudah dibagi-bagi oleh Tuhan berbagai agama dengan tujuan supaya saling rukun dan membantu mengelolah dunia ini.
Akhir kata, maaf kalau terlalu pedas kata-kata ini!!!! tapi bagi yang Islam fanatik, cobalah buka OTAK kamu, lihat, bahwa tidak hanya Islam saja yang ada di dunia ini tetapi banyak agama yang ada di sini!!!! Islam memang mayoritas di Indonesia, tetapi Katolik adalah mayoritas di DUNIA ini!!!!!! jangan saling menghina atau menjatuhkan, salinglah menolong. memang jaman sekarang banyak nabi-nabi palsu, seperti yang dikatakan Yesus, tapi Yesus berkata “lihat perilakunya sehari-hari apa patut dicontoh, jangan lihat orang yang mengatakannya dari agama apa!!!” itulah sikap saling menghargai yang huebbbat, banyak umat islam yang nggak ngerti tentang bagaimana menjaga perasaan orang lain. ini patut DIRENUNGKAN!!!!! TERIMA KASIH. ALLHAMDULLILAH, ALLELLUYA (ARTINYA PUJI TUHAN)………..
#73
Kalau ngomong ngaca dulu…
kalau anda sudah dari tulisan anda begitu
gimana anda pengen rukun
sekali lagi jangan lupa bercermin
karena anda tak akan melihat kotoran di mata anda tanpa bercermin
#73
Allah SWT berfirman dalama Alqur’an :
“Dan sama saja atas mereka(Nasrani/Yahudi/kafir) ,kau memperingati mereka atau tidak, mereka tidak akan beriman “(QS Yasiin)
jadi, kelihatannya percuma. dan perlu diketahui….
tulisan diatas buat yang mau nerima petunjuk aja, yang nggak mau ya udah
dear mr dewo yang terhormat
tanggapan jawaban no 1 : dari kapan? dari pertama kali lahir atau pertama kali baligh atau gimana
kalu pertama kali dia lahir sudah jadi tuhan adakah ayat yang terdaftar dari kitab anda?
yang no 2
dari mana anda tahu kalau Allah istirahat ? yang namanya Maha kuasa itu tidak ada hawa nafsu ( makan , istirahat , apa lagi di lahirkan ) anda memang begitu hebat… saya salut kepada saudara yang bisa mengilustrasikan ayat .. trus apa dulu juga sudah ada hari minggu> ( sunday ) bukannya dewa matahari yang digambarkan oleh pemimpin anda Paulus itu…..
yang no 3
saya itu tidak menanyakan tentang gereja tetapi Apa agama Yesus itu…? anda memang pintar ya.. ko, segala jawaban tidak pas dan kurang memuaskan.
p 4 itu katanya siapa ? dan siapa penulis injil tsb
p 5 Wah … anda memang benar benar bukan pengikut yesus yang setia tapi hanya ikut2tan yaa…?
anda harus baca yehizkel 23 - 1-3
fulgar jiddaaan
tambahan untuk mas / bang / pak DEWO….
untuk yang no1 td anda harus baca (yes 46: 5 )
“kepada siapakah kamu hendak menyamakan aku , hendak membandingkan aku ,dan mengumpamakanku , sehingga kami ini sama”
DEWO yg TERHORMAT
saya cuma menguatkan saudara seiman saya azey” tadi pada jawabanno 3:
apa dulu sudah ada gereja , seperti yang ada didalam sejarah berdirinya gereja , bahwasannya gereja itu baru ada ketikan Yesus kristus sudah wafat !
anda bilang membawa jemaat , siapa yang membawa
menurut AL-QURA’N semua Nabi beragama islam (Qs 3 ; 83)
bahkan didalam alkitab yesus bukan beragama kristen ..
anda harus saya kasih tahu : Kristen adalah nama agama pemberian paulus dan Barnabas . seunur hidupnya yesus tidak pernah bahwasannya agama yang dibawanya adalah Kristen ”
Nama Kristen baru muncul ketika yesus telah lama meninggal , sama halnya dengan gereja tadi ..
kalau anda belum yakin silahkan buka injil anda silah kan baca
(Kis 11 : 24 -26 ) yang saya tulis dibawah ini
” karena barnabas orang baik penuh dengan roh kudus dan iman
@Dear Azey & Deedat Generation,
Hahaha… saya memang tidak pintar. Jawaban saya mungkin tidak bakal bisa memuaskan Anda semua. Entah jawaban saya yg bodoh dan tidak nyambung, atau Anda yg bodoh sehingga tidak bisa menangkap jawaban saya.
Intinya adalah bahwa Yesus tidak membawa agama apa pun. Bukan Islam atau agama apa pun. Tetapi Yesus membangun jemaat alias Gereja. Gereja adalah kumpulan jemaat. Sedangkan Kristen itu artinya Pengikut Kristus atau jemaat Kristus. Seperti kita tahu, Yesus itu penyandang gelar Kristus alias Raja.
Silakan bingung jika Anda masih suka bingung. Jawaban saya tampaknya tambah tidak nyambung. Entah dengan cara atau kalimat apa lagi saya harus menuliskannya. Mungkin saya terlalu bodoh bagi Anda.
GBU
@Dear Azey
Anda mengutip Yesaya 46:5 yg berbunyi:
Saya ingin mengajak Anda untuk membaca kitab Yesaya sampai selesai dan temukan ayat ke-13 yg berbunyi:
Anda pikir siapakah “Keselamatan yg dari pada-Ku tidak jauh lagi?” Silakan baca Kitab Yesaya selanjutnya dan Anda akan mendapati bahwa keselamatan itu adalah “Yesus Kristus!”
Maaf jika jawaban saya tidak nyambung. GBU
yang bilang yesus membawa agama siapa tetapi dalam sejarah teologi agama itu dapat didefinisikan setelah timbulnya banyak ajaran .
apakah ada yesus mengajarkan untuk beribadah di dalam gereja ?
sedangkan dituliskan didalam biblemu itu bait Allah atau kiblat
anda memang bukan pengikut yesus yang setia
tetapi bagai keledai yang membawa sesuatu yang berat , dan tidak tahu apa isi , apa yang di bawa oleh keledai tersebut
sebenarnya anda telah mengetahui bahwasannya di dalam kitab anda banyk cecok dan cokcek tapi merasa malu mengakuinya dan memang tidak akan mengakui kebenaran
ya terserah kepada anda
dan bagai mana tentan g BIBLE KITAB PORNO ( THE PORN SCRIPTURE )
??????…………..
TOLONG JAWAB DENGAN SEMAKSIMAL MUNGKIN …
ANDA MEMANG ORANG - ORANG YANG DIMISALKAN DI DALAM INJIL ANDA ….
DOMBA YANG TERSESAT …..
ATAU KELEDAI YANG TERSESAT
ATAU JUGA BABI YANG TERSESAT
DAN PENGEMIS YANG TERSESAT
KESESATAN BANYAK TEER=JDI DIDLAM DIRIMU MR DEWOO
DALAMILAH LAGI AL KITAB MU YANG BANYAK KE JANGGALAN
KALO PERLU BACALAH NASKAH LAUT MATI ……
AGAR KAU BENAR BENAR PERCAYA … DENGAN KEBENARAN DAN KESELAMATAN …
To all
Matius pada pembukaan Injilnya memuat silsilah Yesus dari Ibrahim sampai Yusuf, suami Maryam yang melahirkan Yesus dan Lukas 3, 223-38 meruntut silsilah Yesus dari Adam sampai Yosef lalu ke Yesus.
Sesuai dengan berita dari injil, Yesus dilahirkan oleh Maria tanpa sentuhan seorang pria, dilahirkan tanpa Bapa.
Maka silsilah yang dibuat oleh Matius dan Lukas tersebut tidak dapat ditujukan pada Yesus. Karena silsilah tersebut adalah silsilah Yosef atau Yusuf, suami Maria..
Sedang dalam Matius 1:25 dikatakan “bahwa tiadalah Yusuf bersetubuh dengan Maria hingga Yesus lahir”.
Silsilah Yesus harus melalui silsilah ibunya, Maria (Maryam). Jadi berita yang dibuat tersebut adalah rekaan semata atau bohong sama sekali.
Sedang Qur’an dengan tegas menyatakan bahwa Maria adalah keturunan Imran (Bapak Harun). Hal ini dapat juga dilihat dalam Injil Lukas 1:5 = Diterangkan bahwa Elyzabet, istri Zakaria adalah keturunan Harun (Imran) sedang dalam Lukas 1:36 = dikatakan Maryam dan Elizabeth adalah berkeluarga adanya.
Kesalahan dan ketidak samaan dari Ayat Injil kalau mau ditulis akan memakan kolom yang sangaaaaat panjaaaaaaang. (Wajar karena penulis injil lebih dari satu, parahnya lagi Perjanjian Baru banyak memasukkan surat2 Rasul Paulus.
to mr dewo
sengaja saya kutip perkataan ahmad deedat ( plesase translate to your self )
AHMAD DEEDAT O1/O5/1994
———-
6 SUNDAY NEWS, May 3, 1981
DAR-ES-SALAAM
JESUS’ FOOTSTEPS
By Reg Gratton
CHURCH Leaders are con-cerned by the increasing number of Filipinos submitting them-selves to Penitential whipping, beating and “crucifixion” in a reeanactment of Christ’s suffering on the cross.
Flagellants, beating them-selves or being whipped till they bleed, are a common sight. in Asia’s only Roman Catholic country during the holly week On Good Friday, at least seven cases of “crucifixion” were re-ported in the local press.
One of these was Luciana Reyes, a 23-year-old factory worker and the first woman, known to have performed the ritual.
The publicity generated by this year’s events and their in-creasing attraction to local and foreign tourists have worried churchmen, some of whom have expressed their distante for the practice.
Jaime Cardinal Sin, Archbishop of Manila and leader of the church here, said he opposed this particular form of mortification and penance be-cause it is conducted publicly and it is possible that the peni-tents are motivated by pride and vainglory.
The church did not encour-age the practice nor could it forbit it he said, because morti-fication of the flesh can be good for the soul. - if the motivation is good.
Forms of penitential mortifi-cation go back through the cen-turies and are deeply rooted in the culture of the Philippines where 75 per cent of the popula-tion are Catholic.
“Flagellation was recorded in the Spanish Era”, according to National Museum Assistant Di-rector Alfredo Evangelista. The idea of penance was implanted by them”.
Oscar Gruz, Archbishop or Pampanga Diocese, just north of here where most of the crucifix-ions take place, said some fea-tures in the practice were not relegious.
There were “a good number of fanatical elements;’ and “crucifixions” had some touristic flavour, he said.
“Crucifixion” where the penitent’s hands are nailed to a wooden cross; is a recent addition to penitential custom in the Phil-ippines. The first cases to receive public notice occurred here in the late 1960s.
One reason for its inerease is that the danger of medical complications has been reduced to a minimum, according to Mosignor Teodoro Buhain; Assistant to the Secretary General of the Catho-lic Bishop’s Conference of the Phitippines.
The “crucifixions”, some shown live on television, have now become the climax of Eas-ter week in the Philippines. In some cases, they attract thou-sands of visitors to provincial towns where the atmosphere is a blend of carnival and deep mour-ning
The ceremony at Bacolor in Pampanga was typical. A proces-sion formed outside ihe town early On Good Friday morning with the flagellants in front followed by three men dragging huge wooden crosses.
When they reached their des-tination - a small church yard away from the centre of town -the flagellants beat their fellow- penitents on the arms and back
A little after midday the penitents were nailed to their crosses and raised up for about a minute.
One man fainted. After being removed from.the cross he had to be carried to a waiting bus. Another was up and smoking a cigarette. as soon as his hands were bandaged.
The group in the procession said they had been members of a criminal gang and wanted “to atone for the bad we did then, and to improve the prosperity of our families.”
In the nearby town of San Femando, some 25.000 people, many of them tourists, watched as four men were nailed to Crosses in two separate ceremo-nies.
One of them Mario Bagtas, a 33-year-old vendor, had gone through the ritual for the fifth time and, like the bacolor peni-tents, he promised to return next year.
He said he had vowed to perform the “crucifixions” for 10 years after his wife recovered from cancer.
———-
tapi yg penting dr semua perdebatan diatas, kita umat kristiani tidak bertindak bodoh, seperti mereka yang mudah di provokasi, bersyukur lah kita krn di anugerahi akal dan budi yg tulus
amin
nb:damai untuk anda semua
gombal orang yahudi dan nasroni yang bisa menyembah patun g yang terbelenggu tanpa daya
Titip Comment,
Kenapa sih kita ini jadi terbawa emosi mau menyamakan Alkitab dengan kitab lain yang tidak menyaksikan sendiri sejarah yang terjadi pada masa-masa penulisan alkitab?, Wong Sejarah Orde Baru yang baru berumur 30 tahun aja susah banget bongkar keotentikannya, apalagi ada kitab yang muncul ribuan tahun setelah penulisan Alkitab mengaku-ngaku original dan otentik, bagaimana bisa? tidak masuk akal bukan?
Mendingan jangan terbawa arus untuk menyamakannya, pasti tidak akan ketemu, karena adanya kepentingan politik semua bisa saja diplintir, mengaku miliknyalah yang paling original, seolah-olah lebih mengetahui isi rumah tetangga daripada si empunya rumah itu sendiri, padahal tidak pernah masuk kedalam rumah itu.
Kembalikan saja hal ini pada tujuan semula, saling membagi wawasan, pengalaman hidup kita demi mendalami lebih jauh tentang kebenaran Iman Kristen.
Masih ingat bukan bahwa Yesus datang ke dunia ini bukan untuk membawa Agama baru?
Kita di sebut Kristen oleh sekelompok orang karena kita adalah pengikut Kristus, dan pada akhirnya kita menyebut diri kita umat Kristiani.
Misi kita adalah memberikan sinar terang pada dunia, biarkan orang menghujat Kristus, biarkan orang menghujat keimanan kita, jangan biarkan iblis menguasai hati kita dan membawa kita pada kemarahan, dendam, berikan Kasih Yesus pada mereka, seburuk apapun komentar mereka, tetap tampilkan di forum ini.
Bagi kita yang sering dihantam hujatan dan dibelenggu kebebasan beragama mari kita saling berbagi cerita.
salam
Yoseph
“APAKAH ADAM DAN HAWA BENAR-BENAR ADA”
Saya pernah mendapat pertanyaan yang sama akan hal ini, satu dari agama lain, satu lagi dari orang Atheis (jangan dikira sudah tidak ada lagi orang indonesia yang tidak percaya adanya Tuhan)
Apakah proses penciptaan alam konsepnya benar seperti dalam kitab Kejadian (Taurat) bukti apa yang bisa kita berikan?
Kapan terjadinya?
Tahun berapa?
Siapa saksinya hingga tahu persis Kalimat Penciptaan?
Kapan manusia mulai mengenal tulisan?
Dimana makam Adam dan Hawa?
Mulai kapan manusia mengenal perhitungan hari, bulan,tahun?
@Dear Deedat Generation (#81),
Perasaan yang menanyakan “Yesus membawa agama siapa?” itu Azey dan dikuatkan oleh Anda (#78).
Ya benar, Yesus mengajarkan cara berdoa yang benar. Tidak perlu teriak-teriak, tidak perlu menampakkan diri kalau berdoa, tidak perlu berdiri di tempat umum supaya tampak kalau berdoa. Malahan sebaiknya kita berdoa di tempat yang privat.
Apa saja ajaran Yesus dalam berdoa?
1. Di tempat yang privat, dimana kita bisa berdoa dengan khusuk.
2. Berdoa dengan sungguh-sungguh, khusuk. Bukan sekedar nampaknya berdoa tetapi ternyata ngantuk.
3. Berdoa bersama. Dalam doa bersama inilah kemudian lahir jemaat Kristen mula-mula dan kemudian menjadi Gereja Katolik.
4. Yesus mengajarkan doa “Bapa Kami” yang tidak perlu jurus-jurus tertentu. Cukup didoakan secara pribadi atau pun berjemaat. Sudah tahu isi doa “Bapa Kami”?
5. Yesus mengajarkan Perjamuan Kudus pertama yang kemudian diwarisi gereja sebagai Misa Kudus. Anda dapat mengikuti Misa Kudus ini pada hari Sabtu/Minggu di Gereja Katolik.
Mengenai klaim Anda tentang “BIBLE KITAB PORNO (THE PORN SCRIPTURE)”, Anda pasti horny saat membacanya ya? Wah, bisa-bisa Anda membacanya berulang kali sambil onani?
Salam.
@Dear Yoseph Henri (#87),
Iya, Anda benar sekali. Saya juga sering bingung dan heboh menanggapi banyak komentar yang ngaco. Maksud saya ngaco adalah karena beberapa hal:
1. Agama lain mengklaim Alkitab itu palsu, rusak dan ternoda. Tetapi ketika mereka mengatakan hal itu, mereka tidak dapat menunjukkan Alkitab yang benar, asli dan murni.
2. Agama lain mengklaim kitabnya benar. Tetapi di kitabnya tertulis bahwa kitab mereka itu membenarkan kitab sebelumnya, yaitu Alkitab. Yang ironis adalah bahwa kitab mereka bertentangan dengan Alkitab. Lalu mana yang benar?
3. Cara pandang yang salah dari agama lain yang mengklaim bahwa kitab mereka dan agama mereka adalah yang paling benar. Dan semua tokoh Alkitab diklaim menganut agama mereka. Padahal faktanya jelas bahwa agama para tokoh Alkitab itu sudah gamblang tertulis di Alkitab dan para tokoh jelas tidak menganut agama para pengklaim agama itu. Jadi mereka mengklaim sejarah yang sudah terjadi menjadi sejarah agama mereka sendiri.
Mengenai hujatan-hujatan mereka, rasanya kita sebagai umat Allah harus tetap menjawab mereka. Tentu menjawabnya dengan kasih, seperti ketika Yesus menjawab para musuh-musuh-Nya. Dan tentu saja kita berharap dapat memenangkan jiwa-jiwa kepada Allah, seperti ketika Yesus memenangkan banyak sekali jiwa saat hidup-Nya sampai kini.
Tuhan memberkati.
Saya juga sering mendengar dan membaca dari sumber luar bahwa kata mereka Alkitab sudah tidak murni lagi, tidak asli lagi karena sudah banyak dipalsukan isinya demi kepentingan Gereja dll.
Itu sih konsep kuno, sudah usang, Kalau mereka disuruh tunjukkan yang asli dimana? mereka juga akan jawab sekenanya, injil barnabas lah, injil a, injil b, pokoknya justru yang palsu disuruh kita telan.
Penting juga kita ketahui bagi umat kristiani bahwa Alkitab memang benar ditulis oleh tangan manusia dengan bimbingan Roh Kudus, beda sekali dengan kitab yang dipercaya saudara kita yang katanya-sih langsung dari sononya, walaupun kalau kita cermati dan pelajari isinya ya cuma itu-itu saja, sebagian besar didominasi oleh taurat Musa plus tambahan modifikasi untuk masyarakat dan kekuasaan tertentu (banyak kalimat ‘Alkitab’ yang belakangnya diberi tanda kurung terjemahan sesuai dengan kepentingan mereka sendiri)
Alkitab merupakan penjabaran dari pengalaman pribadi para Nabi dalam hubungannya dengan Allah dan Manusia, sedangkan Injil yang sebenarnya adalah Isa Almasih itu sendiri, bukan mateus, markus, lukas dan yohanes, keempat injil dalam alkitab itu hanyalah tulisan pelaku historis dari pelaku Firman yaitu Isa Almasih. jadi jangan terbawa arus emosi untuk mensejajarkan Alkitab dengan kitab mereka, hakekatnya sudah jauh berbeda.
Alkitab bagi kita bisa disejajarkan dengan hadist mereka yang meriwayatkan perjalanan pelaku firman.
Sementara kita meyakini bahwa Injil yang sebenarnya, Injil yang Asli yaitu Isa Almasih itu sendiri, Dia Adalah Firman Allah yang hidup dan menjelma menjadi manusia, bagi mereka Firman Allah itu menjelma menjadi Qur’an, itu yang saya pelajari selama ini dari berbagai sumber.
Kita jangan terbawa oleh konsep mereka, harapan mereka itu bahwa Isa Almasih dan Musa datang ke dunia dengan membawa segebok kertas berbentuk buku atau kitab berupa Taurat atau Injil, itu pemikiran ala Pesulap, bagaimana bisa hal itu terjadi lha wong kertas itu baru ditemukan kemarin sore.
Masa pada jaman Alkitab semua tulisan itu ditulis kedalam media papirus dll. dan penjilidannya pun tidak seperti Alkitab yang kita pegang sekarang ini.
Jadi kalau mau memberikan penjelasan kepada mereka jangan lupa konsep pemahaman Alkitab. dan yang terpenting adalah bahwa Injil yang benar dan asli itu ya Isa Almasih itu sendiri.
Kita berani mengatakan bahwa Yesus/Isa Almasih itu adalah Tuhan karena Isa Almasih itu adalah Firman Allah itu sendiri yang tidak bisa dipisahkan antara Allah, Firman dan juga RohNya yaitu Roh Kudus, yang kita kenal dengan Trinitas, suatu kesatuan yang tak terpisahkan.
Berbeda dengan saudara kita yang meyakini kitabnya itu Firman Allah tetapi tidak akan berani menyebut kitabnya itu sebagai Tuhan, jadi justru mereka sendirilah yang terjebak dalam pemisahan bahwa Firman itu terpisah dari Allah itu sendiri.
seolah-olah seperti saat kita berkata-kata, ucapan kita itu tidak ada hubungannya dengan badan jasmani kita, terpisah-pisah, jadi ucapan kita itu bukan kita dan sebaliknya diri kita itu bukan ucapan kita, kan aneh juga, padahal ucapan kita itu adalah buah dari pemikiran yang keluar lewat mulut.
Bagi kita umat Isa Almasih, memahami kalimat diatas tidak akan sesulit saudara kita, karena kita memahaminya dengan hati, dengan iman, jauh berbeda dengan saudara kita yang membaca semua yang berhubungan dengan Isa Almasih itu dengan emosional, kemarahan, kesombongan, cibiran, dan merendahkan, padahal menurut kitab mereka, Isa Almasih itu adalah Kalimatullah (Firman Allah) yang patut di hormati di dunia dan di Akhirat.
salam
Mengenai klaim DEEDAT GENERATION tentang “BIBLE KITAB PORNO (THE PORN SCRIPTURE)”, Anda pasti horny saat membacanya ya? Wah, bisa-bisa Anda membacanya berulang kali sambil onani? wah onani? mas kamu kalau mau onani jangan pake kitab!!!!! dosa tau’…………
@Yoseph Henri
“…Kita berani mengatakan bahwa Yesus/Isa Almasih itu adalah Tuhan karena Isa Almasih itu adalah Firman Allah itu sendiri yang tidak bisa dipisahkan antara Allah, Firman dan juga RohNya yaitu Roh Kudus, yang kita kenal dengan Trinitas, suatu kesatuan yang tak terpisahkan…”
Anda berani mengatakan itu karena pikiran jernih anda sendiri setelah berpikir mendalam atau karena diberitahu orang lain?
coba klik disini
http://emanuel.wordpress.com/2007/05/01/menjalankan-tugas/#comments
“….Berbeda dengan saudara kita yang meyakini kitabnya itu Firman Allah tetapi tidak akan berani menyebut kitabnya itu sebagai Tuhan, jadi justru mereka sendirilah yang terjebak dalam pemisahan bahwa Firman itu terpisah dari Allah itu sendiri….”
anda bener2 dungu
misalkan saya menyusun buku dan itu berasal dari pikiran dan perkataan ‘firman’ saya
apakah lalu buku itu jadi adhi trisnanto?
jelas orang dungu terjebak yang menyebut buku itu sebagai adhi trisnanto.
@Dear Adhi Trisnanto (#93),
Saya setuju dengan Sdr. Yoseph Henri. Kami mengimani bahwa Firman Allah itu menjadi manusia, yaitu sebagai manusia Yesus Kristus. Saya rasa pikiran manusiawi Anda memang dapat dimaklumi, tetapi pikiran Allah tentu berbeda dengan Anda.
Berbahagialah umat yang dapat menerima Firman Allah dan melaksanakannya. GBU.
“…Kami mengimani bahwa Firman Allah itu menjadi manusia, yaitu sebagai manusia Yesus Kristus. Saya rasa pikiran manusiawi Anda memang dapat dimaklumi, tetapi pikiran Allah tentu berbeda dengan Anda….”
Wah hebat juga anda bisa berpikir non-manusiawi.
dan tersirat anda tau pikiran Allah. (ngataken beda dgn pikiranku)
Anda yakin kalau memang Allah berpikir demikian: “Karena manusia sifatnya begini-begitu, Aku perlu turun jadi manusia nih, agar manusia mengerti, paham, mengikuti dan melaksanakan AjaranKu..”
begitukah pikiran Allah ?
dan umat yang dapat menerima pikiran seperti itu patut berbahagia?
@Dear Adhi Trisnanto (#95),
Makanya baca Alkitab dengan baik, sehingga Anda dapat menangkap rencana dan kasih Allah yang sungguh luar biasa.
Hihihi… begitu ya pemahaman Anda? Pantas saja kurang nyambung.
Intinya adalah bahwa Allah itu sangat mengasihi manusia. Betapa besar kasih Allah sehingga Allah ingin manusia kembali berkumpul kepada Allah di Kerajaan-Nya.
Di “Perjanjian Lama”, Allah berjanji pada manusia sehingga manusia dapat kembali kepada Allah. Untuk itu Allah menetapkan suatu aturan yang ketat untuk menjaga kekudusan manusia sehingga manusia dapat kembali kepada Allah. Tetapi manusia itu selalu melanggar aturan itu dan selalu berbuat dosa.
Allah juga membuka pintu maaf kepada manusia. Tetapi setiap kali manusia dimaafkan, manusia selalu kembali berbuat dosa bahkan kejahatannya semakin lama semakin parah.
Dulu cara manusia memohon maaf adalah dengan upacara kurban bakaran. Tetapi pemimpin upacaranya hanyalah imam dari golongan manusia yang sering pula berbuat dosa. Jadi mekanismenya adalah: dalam upacara kurban, sang imam berdoa untuk pengampunan dosanya dulu baru berdoa untuk pengampunan dosa para umat.
Mekanisme ini rupanya tidak berjalan dengan baik. Manusia selalu berbuat dosa hingga setiap tahun perlu upacara kurban. Allah juga memandang manusia tidak dapat memenuhi semua aturan itu dan mekanisme pengampunan dosa itu tidak efisien.
Oleh karena itu Allah perlu membuat suatu “Penjanjian Baru” yaitu menuntut manusia agar memahami inti sari ajaran Allah agar manusia dapat kembali kepada Allah. Kalau dulu manusia cuma diberi aturan-aturan, maka sekarang manusia diberi pemahaman akan intisari dari semua aturan-aturan itu, yaitu: Iman dan Kasih. Kita dituntut agar dapat mencintai Allah dan mencintai sesama manusia. Inilah intisari dari semua ajaran Allah.
Dan Anak Allah (Yesus Kristus) harus turun ke dunia ini demi mengajarkan ajaran Allah ini sekaligus menebus dosa-dosa manusia lewat pengorbanan-Nya. Pengorbanan-Nya menggantikan upacara kurban untuk silih dosa manusia. Dan Yesus Kristus adalah Imam Agung yang abadi dan selalu memimpin umat-Nya dalam upacara surgawi.
Berbahagialah manusia yang percaya kepada Yesus Kristus, Sang Imam Kekal, Sang Raja Diraja, yang telah menebus umat manusia dan yang memimpin ibadat kekal di surga.
Ya, saya sangat berbahagia menyadari bahwa saya memiliki Imam Agung yang kekal dan berkuasa sepanjang masa.
“…Hihihi… begitu ya pemahaman Anda? Pantas saja kurang nyambung…..”
Kurang nyambungnya dimana Bung Dewo? coba sifat manusia yang “begini begitu” kan klop dengan cerita upacara kurban bakaran anda?
dan
“agar manusia mengerti, paham, mengikuti dan melaksanakan AjaranKu” kan juga klop dengan cerita anda tentang “…Allah perlu membuat suatu “Penjanjian Baru” yaitu menuntut manusia agar memahami inti sari ajaran Allah…”
Anda terlalu mudah pasang “mode TOLAK”:ON bila suatu perkataan datang dari bukan golongan anda bung!!.
Inti dari pembicaraan kita adalah bahwa: Tuhan TIDAK PERLU jadi manusia agar manusia kembali berkumpul kepada Allah di Kerajaan-Nya.
Karena jika demikian maka Sifat Ke Esa an Tuhan akan TERCORENG Bung
Misal, kalau saya menyumbang sebuah panti asuhan 1juta rupiah saya titipkan lewat sopir saya, dan sopir itu juga bilang bantuan itu dari Pak Adhi Trisnanto, tetapi karena satu dan lain hal malah timbul rumor bahwa yang nyumbang adalah sopir saya,
Kira-kira rumornya begini: itu pak sopir itu ya Adhi Trisnanto itu sendiri dia nyamar pura2 jadi sopir
bukan, sopir itu anaknya pak Adhi Trisnanto, seperti bapaknya yang pemurah, anaknya juga suka mengasihi
bukan, sopir itu kembarannya pak Adhi Trisnanto yang baik hati itu… Nah loh..!!
Hwalah… malah ngelantur.. sori bung…
Kurang lebih begitulah Bung Dewo, disaat seperti itu logika diperlukan.
“…Ya, saya sangat berbahagia menyadari bahwa saya memiliki Imam Agung yang kekal dan berkuasa sepanjang masa….”
Ya, selamat bung Anda berbahagia dengan apa yang anda miliki.
Kalau saya bahagia ada dalam pikiran saya, dimana saya mau berpikir bahagia, ya saat itu saya juga bisa bahagia.
kalau mau bahagia sekali ya, bisa saja saya berpikir saya bahagia sekali, dan saat itu saya bisa bahagia sekali.
Demikian juga dengan kesusahan juga hanya ada dalam pikiran saya. kalau saya mau berpikir susah saat itu juga saya bisa jadi susah sekali bung dewo..
oke?
@Dear Adhi Tristanto (#97),
Iya, malah tambah ga nyambung.
Lho? Saya kan tidak menolak pemikiran Anda? Saya cuma bilang (#96):
Artinya saya tidak menolak, tetapi memang komentar Anda “kurang” nyambung, terutama dengan ajaran Kristus.
@Dear Adhi Tristanto (#98),
Iya, terima kasih. Semoga Anda juga bisa menemukan kebahagiaan Anda juga.
Owh, cara Anda bahagia begitu ya? Selamat Bung karena Anda bisa berbahagia sekali.
GBU.
Oops… anda kurang teliti dengan menuliskan nama saya bung, jangan2 anda juga kurang teliti dalam memilih Tuhan?
Misal, kalau saya menyumbang sebuah panti asuhan 1juta rupiah saya titipkan lewat sopir saya, dan sopir itu juga bilang bantuan itu dari Pak Adhi Trisnanto, tetapi karena satu dan lain hal malah timbul rumor bahwa yang nyumbang adalah sopir saya,
Kira-kira rumornya begini: itu pak sopir itu ya Adhi Trisnanto itu sendiri dia nyamar pura2 jadi sopir
bukan, sopir itu anaknya pak Adhi Trisnanto, seperti bapaknya yang pemurah, anaknya juga suka mengasihi
bukan, sopir itu kembarannya pak Adhi Trisnanto yang baik hati itu… Nah loh..!!
Demikian juga yang terjadi dalam agama anda bung, Tuhan itu mengutus seseorang (inget ya orang) sebagai utusannya untuk mengajari manusia agar memahami inti sari ajaran Allah agar manusia dapat kembali kepada Allah,
agar dapat mencintai Allah dan mencintai sesama manusia. Inilah intisari dari semua ajaran Allah
Karena utusan sebelumnya juga berwujud manusia bung, (nabi musa)
dan utusan setelah orang tersebut juga berwujud manusia bung.(hanya jika anda percaya adalah muhammad)
Berhubung saat itu belum ada dokumentasi yang mencukupi maka timbulah beberapa rumor pada manusia.
diantara rumor yang terjadi adalah:
1. Orang itu Tuhan.
2. Orang itu anaknya Tuhan,
3. Orang itu kembarannya Tuhan.
Waww… my coment is 100 !!!
btw,
Inti dari pembicaraan kita adalah bahwa: Tuhan TIDAK PERLU jadi manusia agar manusia kembali berkumpul kepada Allah di Kerajaan-Nya.
Karena jika demikian maka Sifat Ke Esa an Tuhan akan TERCORENG Bung
@Dear Adhi Trisnanto (#100),
Kesimpulan yang ngawur. Maaf, salah ketik.
Di sinilah beda iman Anda dengan iman saya.
Sayangnya saya tidak percaya Muhammad.
Sekali lagi: kesimpulan yang ngawur.
@Dear Adhi Trisnanto (#101),
Sekali lagi, iman kita beda, Bung!
Salam.
“…Kita berani mengatakan bahwa Yesus/Isa Almasih itu adalah Tuhan karena Isa Almasih itu adalah Firman Allah itu sendiri yang tidak bisa dipisahkan antara Allah, Firman dan juga RohNya yaitu Roh Kudus, yang kita kenal dengan Trinitas, suatu kesatuan yang tak terpisahkan…”
Anda berani mengatakan itu karena pikiran jernih anda sendiri setelah berpikir mendalam atau karena diberitahu orang lain?