Agamaku Kesaksianku

Salib Katolik

Posted on: Oktober 2, 2006

Salib Katholik“Mengapa kamu banyak sekali menggantung Salib? Hampir setiap kamar ada Salib. Seakan kamu menyalibkan Yesus dimana-mana.” Kata Andi kepada Beti ketika Andi berkunjung ke rumah Beti sahabat karibnya. Kebetulan Beti adalah seorang Katolik.

“Anehnya adalah mengapa Salib orang Katolik masih menggantungkan tubuh Yesus di Salib? Bukankah DIA sudah bangkit dan naik ke Surga dan duduk di sebelah kanan Allah Bapa?” Andi melontarkan pertanyaan retoris kepada Beti. Sebenarnya Andi tahu bahwa Beti pun percaya hal yang sama.

“Orang Kristen percaya bahwa Yesus Kristus telah bangkit dan naik ke Surga. Itulah mengapa Salib orang Kristen tidak menggantungkan tubuh Yesus Kristus. Lagi pula kami tidak menggantung Salib di setiap kamar.” Lanjut Andi lagi seolah tidak memberi waktu kepada Beti untuk menjawab.

“Lihatlah, Salib-salib itu banyak sekali bentuknya. Ada yang terbuat dari kayu, ada yang dari besi, bahkan ada yang dari aluminium. Bukankah Salib Yesus itu terbuat dari kayu?” Celoteh Andi lagi sambil memegang Salib aluminium besar yang berdiri kokoh di sebuah meja sudut di ruang tamu. Kali ini Beti hanya tersenyum simpul menanggapi sahabatnya yang seorang Kristen itu.

Seminggu kemudian Beti berkunjung ke rumah Andi.

“Hai, ini foto pacar kamu?” tanya Beti ketika memandang sebuah foto seorang wanita cantik berukuran besar yang diberi bingkai kayu ukiran yang mewah.

“Hus… Ini ibuku!” bisik Andi sambil meletakkan telunjuknya di depan bibirnya seolah menyuruh Beti untuk tidak berbicara keras-keras. Maklum Beti tadi bertanya dengan nada cukup tinggi.

“Ibu kamu cantik ya?” kata Beti lagi dengan suara lebih pelan.

“Hmm… Ya jelas dong. Ibu siapa dulu? Itu foto ibu ketika masih muda, mungkin waktu itu umurnya 25 tahun.” Kata Andi dengan bangga sambil membetulkan kerah bajunya yang sebenarnya tidak perlu dibetulkan baik lipatan maupun bentuknya.

“Sekarang umurnya berapa? Sekarang ibu kamu ada dimana?” Berondong Beti.

“Sekarang umurnya sudah 60 tahun. Kebetulan saat ini ibu sedang pergi belanja bersama ayah.” Jawab Andi dengan sabar menghadapi pertanyaan-pertanyaan sahabatnya itu.

“Lho, kok masih dipajang? Bukankah sekarang ibu sudah berumur 60 tahun? Bukankah sekarang ibu sedang pergi belanja? Kok kamu masih memajang fotonya ketika usianya masih 25 tahun?” Kali ini Beti lebih memberondong Andi dengan berbagai pertanyaannya.

“Emang kenapa? Apa yang salah dengan itu?” Andi bertanya balik sambil heran mengapa sahabatnya bertanya hal-hal yang demikian.

“Lho, kamu sendiri kan yang pernah tanya padaku? Waktu itu kamu bertanya: Mengapa Salib orang Katolik masih menggantung tubuh Yesus padahal Yesus telah bangkit dan naik ke Surga?” Beti menjawab dengan nada halus seolah berusaha mengingatkan Andi akan peristiwa 1 minggu sebelumnya di rumah Beti.

“Kalau begitu boleh dong aku sekarang bertanya hal yang sama tentang ibu kamu?” Beti bertanya lagi dengan nada lebih lembut. Kali ini Andi telah ingat beberapa pertanyaan yang dia lontarkan kepada Beti seminggu yang lalu.

“Iya ya?” Jawab Andi. “Kamu hebat Beti. Aku sekarang mengerti.” Andi lalu memeluk Beti sahabatnya.

Salib orang Katolik memang menggantungkan tubuh Yesus Kristus. Salib orang Katolik memang beragam bentuknya. Bahkan tidak hanya dari kayu, tetapi juga dari bahan lain seperti aluminium, besi, dan ada juga yang dari baja. Patungnya pun beragam bentuk dan posisi. Tetapi bukan itu esensinya. Salib bagi orang Katolik adalah sebuah media untuk mengingat kisah sengsara Yesus dalam karya keselamatan-Nya bagi umat manusia.

Justru Salib orang Katolik digantung tubuh Yesus Kristus agar kita tahu bahwa Salib itu memang benar Salib Yesus Kristus. Kita benar-benar menghormati kisah sengsara dan wafat Yesus di Salib itu. Di sanalah terbentang misteri keselamatan Allah.

Umat Katolik tidak menghormati kayu salib yang berupa 2 bilah kayu yang disusun bersilangan. Tetapi umat Katolik sangat menghormati kisah sengsara dan wafat Yesus di Salib. Itulah mengapa dalam memvisualisasikan salib, orang Katolik menggantungkan tubuh Yesus di sana. Justru formasi 2 bilah kayu pembentuk salib itu tidak akan ada artinya tanpa Yesus Kristus yang rela mati untuk menebus dosa manusia dengan disalib. Ingatkan bahwa Yesus disalib bersama 2 orang penjahat yang juga disalib di sisi kanan dan kiri-Nya? Jadi kalau ada orang yang hanya percaya kepada 2 bilah kayu bersilangan itu, kita patut bertanya padanya: “Ini salib siapa? Jangan-jangan salah satu salib dari 2 penjahat itu.”

Kalau ada orang yang ngotot berargumentasi dengan bertanya pada orang Katolik: “Bukankah Yesus telah bangkit dan naik ke Surga? Kita tidak perlu menggantungkan tubuh Yesus di Salib.”

Kita patut bertanya balik kepadanya: “Bukankah Yesus telah bangkit dan naik ke Surga? Tetapi mengapa kamu masih merayakan Natal (kelahiran Yesus)? Atau mengapa kamu masih merayakan Paskah (kisah sengsara Yesus)?”

Jadi jangan berpikiran sempit ya? Juga jangan berpikiran bahwa umat Katolik hanya menghormati kisah sengsara Yesus Kristus. Kami sangat menjunjung tinggi Yesus, Sang Sabda, Sang Putra Allah. Kami juga sangat menghormati setiap bagian hidupnya sebagai manusia: sejak dikandung, dilahirkan, hidup sebagai guru, hidup untuk memberitakan Kabar Baik sambil memberikan keselamatan (jasmani dan rohani), sampai saat Dia harus menderita, wafat di kayu Salib, bangkit dan naik ke Surga. Kami juga sangat mengharapkan kedatangan-Nya yang kedua kali untuk menjadi hakim atas dunia ini.

Salib dengan tubuh Yesus itu adalah media paling ampuh bagi kami untuk mengenangkan kisah sengsara Yesus dalam karya keselamatan-Nya. Salib itu juga mengingatkan kami agar kami mampu memikul salib kami yang sebenarnya sangat ringan dan enak. Salib kami tiada artinya jika dibandingkan dengan Salib Yesus Kristus.

“Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab Kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan.” (Matius 11:28-30).

“Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku.” (Matius 10:38. Bandingkan: Matius 16:24, Markus 8:34, Lukas 9:23, Lukas 14:27)

Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Olah bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh. (I Petrus 2:24)

359 Tanggapan to "Salib Katolik"

Salam Sejahtera…
Saya sangat setuju dengan analogi yang disiratkan disini. Kita mungkin saja pernah mengalami salah satu pergolakan iman tentang salib orang katholik..bukan tidak mungkin seperti saya yang pernah tidak mencium salib pada saat Jumat Agung…ternyata ESENSI nya yang harus dilihat…
Salib, benar adalah lambang kekuatan, karena dengan Maut telah dikalahkan Yesus dikayu salib…
Mungkin perbandingannya kenapa Orang Kristen lebih Memuliakan Yesus dengan Puji-pijian dan Nyanyian, karena dengan begitu Orang Kristen dapat menangkap ESENSI Sang Juru Selamat….
Perbandingan lain adalah kenapa Orang Muslim dalam melakukan sholat harus dan wajib menghadap Kiblat, karena dengan beribadah seperti itu Orang Muslim dapat menangkap ESENSI Ke-Allah-an dari teladan Orang Suci Terdahulu mereka….

Simbol atau Cara apapun itu adalah Ungkapan Iman kita.

Semoga kita semua memahami esensi dari Karya Keselamatan Allah. Amin.

Halo, saya tdk sengaja menemukan blog anda dan saya teringat diskusi yg pernah saya lakukan dgn seorg wanita muda cantik berasal dr Canada dan dia seorg yg rasional tanpa religion.
1. Mengapa selaku TUHAN, Yesus masih mempunyai TUHAN Bapak? (Artinya Yesus adalah “Anak” yg kalah berkuasa dibandingkan TUHAN Bapak)
2. Mengapa didalam penebusan dosa umat, Yesus harus melalui penyaliban lebih dahulu? bila dia sangat berkuasa tentunya dia tdk melakukan proses tsb yg bahkan menjadi korban yg dihinakan oleh manusia YAHUDI?
3. Berbagai cerita, literatur bahkan film, Yesus digambarkan sebagai manusia yg punya rasa lapar, haus, sedih, bahagia & marah so apa bedanya dgn manusia biasa?
4. Kenapa di katolik ada pengampunan dosa yg cukup mengungkapkan apa yg telah kita lakukan kepada pastur (Semudah itukah & kenapa tdk langsung ke Yesus minta ampunnya?)
5. Kenapa dosa itu bisa diwariskan kepada seorg anak yg baru lahir sedangkan anak tsb belum bisa melakukan suatu perbuatan / kesalahan / dosa

saya sangat tertarik diskusi hal tsb sewaktu saya masih kuliah di Alberta University di Canada dan wanita tsb sempat jadi pacar saya selama beberapa tahun yg membuat saya semakin terbuka polah pikir dalam menerima doktrin agama apapun juga.

mohon maaf dan anggap ini diskusi pencerahan
terima kasih semoga saya bisa baca jawaban anda di blog ini ASAP.

Dear Jhony NoName,
Jawabannya sebenarnya sangat mudah, sayangnya Anda bertanya pada seseorang yang “tanpa religion.” Secara bertahap saya akan menuliskan artikel-artikel tentang pertanyaan-pertanyaan umum tersebut.

Terus nantikan artikelnya ya?

Salam.

Apakah anda mempunyai sebuah kenangan terhadap seseorang? Mungkin anda terkenang akan senyumannya yang tulus dan yang lain terkenang akan humornya yang baik dan membangun dan ada yang terkenang akan pembelaannya terhadap temannya bahkan musuhnya walaupun satu orang ternyata kenangan-kenangan yang ditinggalkannya begitu banyak!

Banyak doktrin-doktrin yang tidak sesuai dengan kita,kita anggap sesat,baik tentang salib,pembaptisan,perjamuan kudus,”Karena perpecahan(perbedaan pendapat) itu pasti ada,dan disana ujian iman sebenarnya”Menurut saya semua doktrin itu baik tetapi ada satu doktrin yang tidak bisa dirubah (tetapi bukan untuk diperdebatkan hanya untuk saya pribadi)bahwa yesus adalah tritunggal,terima kasih.

Sedikit tambahan,sepertinya ada yang kurang…

Maksud pernyataan saya ialah supaya kita jangan membuang-buang waktu yang tidak terlalu penting,karena umur manusia hanya 70tahun atau 25.550hari atau 613.200 jam kalau disederhanakan…?
Jika kehidupan kita fokuskan kemasalah yang tidak penting mungkin di penghakiman yang akan datang kita disuruh bertanggung jawab,kenapa anda membuang waktu anda dengan percuma?
Sedekar salah satu sudut pandang saja supaya hidup kita akan lebih baik,saran dokter eh bukan, saran saya lebih baik hidup kita fokuskan kemasalah yang penting,mungkin memaafkan dan mengunjungi kerabat kita yang telah bermusuhan dengan kita (sepertinya sulit),atau kembali menata jadwal kita yang sudah berantakan,mungkin dan mungkin…ada tambahan?

Dear Hengky,

Memang benar jika kita “jangan membuang-buang waktu yang tidak terlalu penting” karena memang umur manusia memang terbatas. Saya 100% setuju jika itu ditujukan untuk: mabok-mabokan, merokok, kejahatan, dll.

Tetapi untuk Tuhan, tidak ada yang sia-sia. Ingat bahwa “tidak ada pengorbanan yang sia-sia.” Justru Tuhan menganjurkan untuk: “carilah, maka engkau akan mendapatkan.”

Salam.

mas Dewo,

Mau tanya dong, ini karena saya bener-bener nggak tahu lhooo….:
1. Kenapa sih Yesus harus ‘menebus’ dosa manusia?
2. Kalau orang yang tidak beriman pada Yesus/Kristen (misalnya orang beragama lain atau bahkan ateis), apa mereka juga dianggap punya dosa yang perlu ditebus?
3. Kalau Yesus sudah menebus dosa manusia, jadi kita semua (yang lahir sebelum dan sesudah jaman Yesus hidup) sudah pasti tidak berdosa lagi dong?

makasih yaaa…. saya nanya ini karena pernah ‘diceramahi’ oleh anggota ‘Jehovah Witness’ di depan rumah saya, eh diceramahi kok saya malah tambah bingung karena dianya juga bingung….

:Dono

Hallo Mas Dono,
Saya akan mencoba menjawab, tetapi tidak bisa lengkap karena pengetahuan saya yg terbatas.

1. Yesus harus menebus dosa manusia karena adanya “dosa asal” manusia. Apa itu “dosa asal”? Saya pernah menulisnya di: “Kita Harus Menderita Karena Kutukan Allah”. Di sana dijelaskan dosa pertama manusia yang membuahkan “kutukan” Allah dengan segenap akibatnya.

2. Konsep dosa asal dan penebusan itu memang adanya di agama Kristen (demikian dengan konsep Trinitas). Jadi mungkin akan berbeda konsep dgn agama lain. Contoh paling ekstrim bisa dibandingkan antara Kristen dengan Budha. Ajarannya pasti sudah beda banget. Apalagi jika dibandingkan dengan ateis.

3. Yang ditebus adalah orang yang mengimani dan meneladani Yesus Kristus, karena hanya Yesus lah jalan keselamatan dan kehidupan. Hanya melalui DIA saja sehingga manusia dapat kembali kepada Allah. Tidak seperti orang Kristen (selain Katolik, misalnya: Protestan) yang hanya menekankan “iman saja” (Sola Fide), orang Katolik lebih percaya bahwa perlu juga “perbuatan” sebagai buah dari “iman” untuk dapat diselamatkan. Jadi tidak sekedar percaya saja, tetapi juga harus meneladani dan berbuat kasih bagi sesama.

Maaf jika saya menjawabnya pendek-pendek. Maksudnya supaya Mas Dono tidak tambah bingung tetapi paling tidak telah sedikit memiliki titik terang. Saya dengan senang hati akan mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan yang mungkin dapat timbul kemudian.

GBU.

saya salut dengan pemamparan dan pejelasan anda
semoga damai Tuhan beserta kita

wah….semua pinter-pinter yaa….
klo saya sih, berusaha sedapat mungkin dalam hidup yang singkat dan fana didunia ini berbuat baik pada siapa aja. ‘n menjalani hidup seturut kehendaknya.
klo mau mikirin tentang Tuhan ga sanggup dehh….
cos manusia ini ibarat debu aja.
JESUS LOVE U ALL

KLO GUE SEH BERUSAHA JALANIN HIDUP DIDUNIA YANG FANA INI DENGAN BERBUAT BAIK PADA SESAMA.
‘N MENJALANI HIDUP INI SETURUT KEHENDAKNYA.
KLO MAU MIKIRIN TUHAN SEH GA AKAN ADA HABIS-HABISNYA.
JESUS LOVE U ALL

“Yesus telah mati disalib” (yang ditandai dengan ujud salib + tubuh Yesus) dan “Yesus telah bangkit kembali” ( yang ditandai dengan ujud salib tanpa tubuh Yesus) adalah 2 esensi yang berbeda tetapi sifatnya saling melengkapi.Keduanya mencerminkan
sebab akibat: PENABUR KASIH MENUAI HIDUP KEKAL.

Simbul mana yang lebih tepat bagi orang Kristen: simbul orang Katholikkah (salib+ tubuh Yesus) atau Protestankah (salib tanpa tubuh Yesus)?

Kalau mau jujur sih ya simbul salib dan tubuh Yesus, karena simbul tersebut mengandung syarat mutlak yang harus diliwati terlebih dahulu yaitu “HIDUP DALAM KASIH DAN PENGORBANAN” barulah kita bisa mencapai tujuan BANGKIT KEMBALI DAN HIDUP KEKAL yang disimbulkan oleh salib tanpa Yesus.

Dear Riostmichael dan Perempuan Sederhana,
Terima kasih. Tuhan memberkati.

Dear Richard A Nelwan,
Orang Katolik menghormati semua bagian dalam kehidupan Yesus Kristus. Sejak dari kelahiran, karya-Nya, wafat dan kebangkitan-Nya dihormati dengan seimbang.

Salam damai & sejahtera.

Nampaknya anda cukup paham dengan teologi iman katolik , saran coba artikel-artikel mas dewo di buat buku saya pikir bagus buat saudara-saudara kita yang belum paham tentang salib kristus
amin

keuatan seorang umat kahtolik
yang tah pernah paam sampai kapan pun yaitu:
iman,pengharapan,kasih.
semua itu memiliki banyak mampaat dan arti
dalam yesus krustus.

tanda salib seorang katholik memiliki arti;
allah bapa,allah putra,allah roh kudus;
allah bapa yaitu bapa disurga,putra yaitu yesus kristus dalam hati kita,dan roh kudus yaitu kekuatan kita,allah bapa berarti pikiran kita, itu sebabnya seorang katholik melakukan tanda salib sebelum melakukan kegiatan,Amin.

kristen adalah agama yg sangat2 salah ajran nya goblok jauh ma ajaran islam ngak ada tuhan yang di salib klo mau masuk surga loe semua orang kristen cepet2 deh loe masuk islam tuhan tuh cuma satu allah swt (subhanawaataallah) yaa allah maapkan lah orang2 kapir itu yg di sebut kapir yaaa itu (kristen)

ehhh mang ada tuhan ngak pake baju kasih dong baju tuhan loe ntar masuk angin loee ntar ko tuhan loe masuk angin gi mna ntar permintaan loe ngak di kabul kan ehhhhhhhhhh

agma tuh yg bagus cma ada (1) luh pda mo tau ngak orang yg goblok2 loe tuh goblok yaa msa tuhan telanjang mang ada tuhan telanjang ksih baju dlu dong biar ngak masuk angin from:orang islam yg slalu benci ma orang kristen karna tuhan nya yg telanjang (bugil) oohh yaa mau tau ngak agama yg bagus yg nomor satu jawaban nya adalah (ISLAM)

assalam”mualaikum wr.wb kepada fastur2 yg ada di seluruh indonesia kmu sebaik nya tuhh insap dari pada nanti kmu klo meninggal pasti masuk neraka ehh pastur/romo2 km cepet2 deh tabatan na suha langsung minta maaf kpd ALLAH SWT klo kmu tobat kmu akan di maaf kan sama ALLAH SWT allah maha penyayang lgi maha pemurah cepat lah kau bertobat pastur tololllllllllllllll

YA TUHAN YESUS,AMPUNILAH MEREKA INI KRN MEREKA TDK TAU YG MEREKA PERBUAT.KL MAU TAU,UTK ORG ISLAM, BACA AJA SURAT AN NISA 4:171, SURAT AL IMRAN 3:55.TLG DIBACA SURAT2 TADI

surat2 itu menunjukkan kl yesus atau isa adl benar2 Allah

Dear Yesus,
Isinya apa ya? Tolong dikutipkan.

Salam.

gak usah di tangepin dgn hati panas
karena katholik mengajarkan cinta kasih
gak perlu kita marah marah dengan pendapat orang,karena mereka hanya orang orang yang frustrasi

semoga damai Tuhan beserta mereka juga

Cinta kasih ? ini dari al kitab;
Yesus datang bukan untuk membawa damai melainkan pedang dan pertentangan.

MATIUS:

10:34 “Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang.

LUKAS:

12:51 Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan.

Halo Bung!

Tanpa sengaja saya ketemu blog Anda.
Bolehlah saya memakai kesempatan ini untuk mengucapkan SELAMAT HARI RAYA NATAL BUAT ANDA
SEKALIAN YANG MERAYAKANNYA!

Bagaimanapun, diakui atau tidak, Natal punya pesan yang universal, menggema lintas-agama, lintas-budaya dan lintas-bangsa. Tinggal saja para pengimannya diharapkan terus dan lebih ikhlas lagi bersaksi tentang damai, kasih, persaudaraan, kerendahan hati dan semangat berkorban. Mari kita bekerja sama lebih giat lagi membangun masyarakat kita menjadi lingkungan hidup yang lebih beradab. Yang baik dari pihak Anda apabila tergabung dengan yang baik dari pihak-pihak lain akan menjadi energi positif yang konstruktif tiada tara!

Tantangan akan tetap ada, termasuk dari segelintir orang yang secara apriori memang tidak menyukai atau bahkan membenci pihak lain, malah sampai ke tingkat pelecehen agama atau iman. Menanggapinya hanya akan menghabiskan waktu yang semestinya dimanfaatkan untuk hal-hal yang lebih bermanfaat, demi kemaslahatan orang banyak. Berdialoglah terus dengan orang-orang yang beriktikad baik, dengan kaum musafir ilmu dan iman yang tulus dan tidak berprasangka.

Orang-orang yang memperlihatkan budi mulia terhadap orang lain, apapun latar-belakangnya, pastilah orang-orang yang baik dan berbudi mulia di lingkungannya sendiri! Dalam ziarah iman kita masing-masing, ada amat banyak mitra lintas-iman atau lintas-agama berbudi mulia seperti ini, jadi tak perlu risau kalau langkah kita sesekali tersandung sampah di jalanan. Wassalam!

Selamat Natal semuanya, semoga damai Natal menyertai kita semua

Hai Dewo. Blogmu bagus-bagus. Pasti memberkati banyak yang membacanya. Ngomong-ngomong kalo saya publikasikan di majalah saya boleh nggak? Hehehe. Ijin dulu. Kalo keberatan sih, nggak apaapa. Tengs sebelumnya.

Ohya, saya pemred majalah GFRESH!

Selamat merayakan hari natal buat temen2 Nasrani
Saya mau tanya nih:
1. Asal usul hari natal tanggal 25 Desember trus apa memang ada perintah di Al kitab tentang tata cara ibadat.
2. Kalo saya baca sejarah Yesus kok lebih mencerminkan kalo Yesus memang seorang nabi yang diberikan mukjizat.
3. Kalo Tuhan Allah, Roh Kudus dan Tuhan Yesus memang satu seharusnya gak usah disebut Trinitas dan cukup disembah Tuhan Allah.. karena Yesus cuma dijadikan media fisik saja untuk menyampaikan firman Nya..
Maafkan ketidaktahuan saya…

Dear All,

Saya mohon ma’af kalau ada komen – komen mengatas namakan umat ISLAM tetapi dengan ucapan yang kasar dan menghina.

Mohon dimengerti hal tersebut bukanlah cerminan ISLAM.

Terima Kasih

Saya setuju dengan komen Dorry kalau memang tri tunggal, mestinya ALLAH yang lebih dominan dalam ibadat umat nasrani tetapi yang saya tahu bahkan jarang disebut sebagai Tuhan, yang sering adalah Tuhan Yesus.

Salam

CMIIW yaaa…

Katanya panggilan “yesus” adalah penyesuaian dialek eropa yang yang disadur dari bahasa ibrani untuk “yoshua” sama seperti penggeseran natal dari 1 januari ke 25 desember, saat ini untuk penganut nasrani di yerusalem apakah tetap menyebut “yesus” atau yoshua (dalam AL-QUR’AN yang berbahasa arab kami menyebut “Isa”)???

Salam

ALLAH SWT TIDAK MEMPUNYAI ANAK. ORANG YAHUDI BILANG UZAIR PUTRA ALLAH. ORANG NASRANI BILANG ISA(YESUS) PUTRA ALLAH. TELAH KAFIRLAH ORANG-ORANG YANG BERKATA DEMIKIAN!!!
BARANG SIAPA YANG TIDAK MENGIKUTI NABI MUHAMMAD SAW(ISLAM), ENTAH DIA YAHUDI ATAU DIA NASRANI PASTILAH DIA PENGHUNI NERAKA.

Sekedar info Nabi Muhammad bukanlah yang menciptakan ISLAM sebab dalam AL-QUR’AN pun di wahyukan kepada Muhammad dan manusia seluruhnya “Ikutilah agama Ibrahim yang lurus…” jadi nabi – nabi sebelum Muhammad pun adalah ISLAM termasuk nabi Isa.

Salam

maaf kalo sekadar memberi pendapat.. saya menjumpai blog ini.. sekadar info ferry.. memang benar Nabi Muhammad s.a.w bukan pencipta kepada agama islam, dia adalah manusia pilihan Allah s.w.t untuk menyebarkan agama islam.. terima kasih..

Dear ferry,

>>Sekedar info Nabi Muhammad bukanlah yang menciptakan ISLAM sebab dalam AL-QUR’AN pun di wahyukan kepada Muhammad dan manusia seluruhnya “Ikutilah agama Ibrahim yang lurus…” jadi nabi – nabi sebelum Muhammad pun adalah ISLAM termasuk nabi Isa.

Apa kitab suci agama Islam? jawabnya pasti Al Quran. Apakah Ibrahim dan nabi lainnya baca Al Quran?
Cobalah renungkan!! Kenapa selalu terbalik ? yang lama dipaksa mengikuti yang belum ada?

Maaf saya muslim.Isi kitab injil membingungkan..Konsep trinitas..TUHAN BAPA,TUHAN ANAK,TUHAN ROH KUDUS,mana yang lebih tinggi??Trus ada isi injil TUHAN KALAH BERKELAHI DENGAN DAUD,TUHAN MENYESAL,..setau saya ya APA YANG DICIPTAKAN ALLAH SUDAH DI PERHITUNGKAN,GAK ADA YANG MENYIMPANG DARI KEHENDAK ALLAH.
Yang namanya SANG PENCIPTA itu tidak bisa disamakan dengan makhlukNYA.DIA MAHA SEMPURNA,KEKUATAN MAHA TIADA BATAS..TENTU SAJA GAK MAU ADA SAINGAN.Andaikan ada lebih dari 1 tuhan,niscaya hukum alam semesta kacau balau..Karena tuhan yang satu gak mau ngalah dengan tuhan laen.

Dear Dudy,

Kalau anda baca dari kitab Kejadian sampai kitab Wahyu pasti tidak membingungkan.

Alkitab tidak pernah mencatat TUHAN kalah berkelahi dengan Daud, mungkin anda cuma mendengar dari orang lain saja?!
Yang ada TUHAN berkelahi dengan Yakub dan TUHAN menang, kemudian TUHAN menamakan Yakub menjadi ISRAEL yang artinya Phlawan ALLAH.

Apakah Tuhan Maha Kuasa?
Kalau anda menjawab “Ya”, berarti Tuhan sanggup menjelma jadi manusia untuk misiNya menyelamatkan manusia.

Di Kejadian 32:28, Tuhan berkelahi dengan Yakub dan Yakub menang, artinya Tuhan kalah.

Kadang-kadang tuhan juga tak punya perasaan, masa menyuruh manusia makan roti yang dibakar dengan kotoran manusia, lalu ketika manusia protes diganti dengan kotoran sapi. Lihat Yehezkiel 4:12.

dear Paulus sontoloyus,

Di Kejadian 32:28, menulis Yakub menang.
Trims koreksinya.

@Paulus Sontoloyus,
Hihihi… Anda pasti akan lebih heboh lagi ketika tahu bagaimana cara Yesus menyembuhkan orang yang buta sejak lahir. Caranya yaitu dengan meludah dan mengaduk ludahnya ke tanah kemudian mengusapkannya ke mata orang buta tadi. Dan orang buta sejak lahir tadi sembuh.

Kadang kita tidak memahami apa yg dilakukan Tuhan kepada kita. Tampaknya buruk. Tetapi sebenarnya itu yang terbaik bagi kita. Tuhan memberi yg terbaik untuk kita, bukan yang terbaik menurut kita.

Salam.

Jadi Yakub yang berkelahi dengan Tuhan dan Yakub menang (Kejadian 32:28) itu karena Tuhan sedang iseng2 main gulat dengan Yakub dan pura pura kalah biar Yakub senang…kayak seorang bapak pura pura kalah gulat dengan anaknya yang masih balita? Tuhan macam apa itu?

@primedia:
Pada dasarnya berkat Tuhan itu adalah pemberian oleh Tuhan. Tuhan bebas utk memberikan berkat itu kepada siapa yang berkenan kepada Tuhan. Kita bisa minta berkat kepada Tuhan sampai mulut kita berbusa tapi kalau Tuhan tidak berkenan memberikannya kepada kita, maka kita tidak akan mendapatkan berkat tersebut. Bila ada orang yg sangat layak menerima berkat Tuhan, walaupun orang tersebut tidak meminta berkat, Tuhan bisa memberkati orang tersebut sekehendakNya.

Demikianlah yang dilakukan Tuhan terhadap Yakub. Tuhan tidak pura2 kalah, Dia ingin menguji kelayakan Yakub utk menerima berkat yang akan diberikanNya.

Kalau anda membacanya pada Kitab Suci bahasa Inggris, kata yang digunakan adalah “prevail”. Kata “prevail” itu sendiri banyak sekali artinya; bertahan, berlangsung terus, berhasil melalui sesuatu. Hanya mengutip beberapa diantaranya.

Jadi sebenarnya Tuhan melihat bahwa Yakub bergulat/bergumul dengan Tuhan dan Yakub tidak gentar atau pun menyerah dan Tuhan melihat bahwa seberapa lama pun mereka bergumul Yakub akan tetap ngotot.

Sebenarnya Yakub tidak menang karena Tuhan telah melukai sendi pangkal paha Yakub. Tuhan pun tidak kalah. Tuhan mengakhiri pergumulan tersebut karena Tuhan tahu Yakub layak untuk mendapatkan berkatNya.

Salam

@Sugiarto,
Tuhan kok bisa kalah ya?

Salam.

Dear Dewo,

Pergumulan Yakub dengan Allah, menunjukan pujian Allah terhadap kekuatan/kegigihan Yakub. Kemenangan Yakub disini menunjukkan betapa Yakub mampu menangkap apa yang Allah kehendaki yaitu “berkat Allah”, secara fisik Yakub kalah setelah pangkal pahanya dipukul.
Alkitab terjemahan KJV, menulis “prevailed” lebih tepat diartikan “sukses”, artinya Yakub sukses mendapatkan berkat Allah (intinya Yakub minta diberkati), dan Allah setia dan adil maka Allah harus memberkati Yakub.
Jadi Tuhan kok bisa kalah sama dengan Tuhan kok bisa mati?

GBU

@Sugiarto:
Saya setuju dengan saudara Dewo, secara fisik Yakub kalah.

Kalau kita baca Kitab Suci bahasa Inggris (Bible in Basic English) Genesis 32:28 “And he said, your name will no longer be Jacob, but Israel; for in your fight with God and with men you have overcome”.

Jadi karena pergumulan Yakub dengan Tuhan dan dengan manusia yang berhasil dia (Yakub) kalahkan.

Kalau Tuhan bisa kalah saya kurang setuju. Mengalah, ya :)

Tuhan tidak mati, tapi Ia menyerahkan nyawanya ketika semua yang tertulis dalam kitab perjanjian lama telah tergenapi dalam sengsaraNya di kayu salib. Yoh 19:28 & 30. Yang mati hanyalah tubuh manusianya saja.

Semoga berkenan.

Dear Sugiarto,

Iya, yg dinilai adalah kegigihan Yakub. Tuhan berhasil mencederai Yakub dan memuji kegigihan Yakub.

Salam.

atau lebih tepatnya Tuhan kalah gigih dengan Yakub

Dear Dewo,
————————————————–
3. Yang ditebus adalah orang yang mengimani dan meneladani Yesus Kristus, karena hanya Yesus lah jalan keselamatan dan kehidupan. Hanya melalui DIA saja sehingga manusia dapat kembali kepada Allah. Tidak seperti orang Kristen (selain Katolik, misalnya: Protestan) yang hanya menekankan “iman saja” (Sola Fide), orang Katolik lebih percaya bahwa perlu juga “perbuatan” sebagai buah dari “iman” untuk dapat diselamatkan. Jadi tidak sekedar percaya saja, tetapi juga harus meneladani dan berbuat kasih bagi sesama.
————————————————–

Jawaban anda kepada Mr.Darmo perlu saya koreksi. Tidak semua orang Kristen hanya menekankan Sola Fide, saya menganut Injil Sepenuh artinya saya mempercayai dengan bulat isi Injil, diantaranya saya percaya dengan “Iman tanpa perbuatan adalah mati/kosong/sis-sia”,
Menurut saya “Iman” buah dari “perbuatan” kurang tepat, yang pertama beriman dulu lalu perbuatan akan mengikuti, saya ambil contoh : Abraham dibenarkan oleh karena iman, mengapa? karena Allah menyuruh Abraham dan dia beriman tanpa sedikit ragu lalu melangkah pergi meninggalkan Terah bapaknya ke tempat yang belum tahu. Jadi Abraham beriman dahulu lalu melakukan perbuatan.
Jadi percaya dulu baru berbuat/melangkah.

GBU

Dear Dewo,

Pada saat sekarang “perbuatan” sudah banyak diselewengkan, banyak lembaga Kristen (Katolik/Protestan) membanggakan diri bahwa mereka berhasil melakukan proyek sosial seperti rumah sakit dan sekolah.
Coba anda bayangkan masuk SD/SMP/SMU biaya Rp.10juta lebih,belum lain-lainnya…..
Mereka mengatasnamakan Tuhan, ini kegiatan sosial, menjangkau jiwa-jiwa, dll. Tapi dibalik semua ini adalah bisnis semata.
Dulu Yesus marah ketika Rumah Tuhan dipakai berdagang/bisnis. Sama seperti sekarang, mengatasnamakan Greja untuk bisnis.
Inikah yang dinamakan “perbuatan”?

GBU

Dear Sugiarto,

Coba diperhatikan kalimat yang saya tulis:

… orang Katolik lebih percaya bahwa perlu juga “perbuatan” sebagai buah dari “iman” untuk dapat diselamatkan

Artinya memang seperti yg Anda utarakan, yaitu: kita beriman dulu kemudian perbuatan kita adalah buah dari iman kita. Rasanya saya menuliskannya dengan gamblang deh… tapi kok Anda bisa salah mengerti?

Tentang Soli Fide, sebenarnya justru ajaran ini yg diajarkan oleh Luther. Bukankah demikian? Luther pulalah yang tidak mengakui kitab Yakobus yang mengajarkan tentang perbuatan sebagai buah dari iman. Iman tanpa perbuatan adalah sia-sia belaka. Untuk itu pulalah saya menuliskan artikel baru berjudul: Yesus Mengutuk Pohon Ara. Kurang Kerjaan?.

Mengenai kegiatan sosial yang Anda rasa sangat mahal dan cenderung komersial, itu sebenarnya adalah karena adanya subsidi silang. Tetapi untuk lebih jelasnya silakan diskusikan dengan ketua yayasan institusi yg Anda maksud.

GBU.

Dear Dewo,

Aduh sorry, jadi maksud kita sama ya.
Tapi saya tidak setuju kalau diluar Katolik yaitu Protestan, hanya menekankan “iman saja”. Saya mempercayai iman tanpa perbuatan adalah sia-sia.
Kalau Luther tidak mempercayai kitab Yakobus, saya kurang jelas dan saya bukan penganut “sekte Luther” (barang kali ada sekte tsb). Tapi saya percay Injil sepenuhnya dari Kejadian sampai Wahyu.

GBU

Dear Sugiarto,

Martin Luther adalah seseorang mantan pastor yg membuat reformasi protestan. Dia akhirnya dikucilkan/diasingkan oleh gereja Katolik dan membuat sekte Kristen Protestan. Dialah yang mengajarkan Soli Fide yg terkenal itu. Demi mendukung ajarannya, Martin Luther tidak mengakui beberapa kitab Katolik, salah satunya adalah kitab Yakobus.

Tetapi syukurlah bahwa sekarang telah terjadi oikumene yang mulai menyatukan kristen dgn Katolik. Dan sekarang banyak aliran Kristen yg mulai menyamakan kitab & dogma ke Katolik. Rupanya sudah terjadi kegerakan Roh Kudus yang menyatukan semua umat Allah. Dan ketika semua sudah disatukan, dimana kesatuan gereja sudah terbentuk & siap menerima Yesus untuk kedua kalinya, maka mungkin pada saat itu Yesus akan datang.

Tetapi siapa yang tahu? Hanya Allah sajalah yang tahu. Marilah kita bersiap-siap selalu.

GBU.

Aergumen saya tentang ilustrasi diatas (yesus disamakan dengan Ibu) sangat tidak tepat.
Yesus adalah seorang manusia yang diutus oleh Tuhan untuk menyerukan kebaikan bagi seluruh umat manusia yang jikalau ia menderita tak mungkin kita merayakannya. Bagai mana jikalau ibu anda mati terbunuh dengan sebilah pisau? apakah pisau itu anda pajang sebagai pengingat anda dengan “kesengsaraaan” Ibu anda??

jelas pajangan tentang kesengsaraan “tuhan” tak boleh dibanggakan oleh Umatnya…

Lalu bagaimana jikalau anda mempunyai seorang yang anda kasihi??.
apakah anda rela Surat-suratnya di acak-acak dan diubah oleh oranglain?? apakah anda masih mempunyai pearasan yangsama saat membaca surat itu (yang notabene sudah di ubah oleh orang yang bukan kekasih anda).

jukalau anda mengenal Tuhan anda jelaslah anda akan mengingat Ia dengan hal yang mambuat anda makin mencintainya. bukan Mengasihini Nya.

Dear Imanuel,

Perasaan saya, komentar Anda tidak nyambung deh.

(** Kabur **)

Dear Dewo,

Mula-mula Katolik,Kristen Protestan, Kharismatik dan Apostolik semua menuju kesatuan Iman yaitu kepada Kristus, ini bukti oikumene yang sesungguhnya.
Maranatha…amin

wah ko bisa panajan gini ya
tapi untungnya jadi kristen yaitu :
gak diajarkan untuk kekerasan
coba klo umat agama lain, ada yg dibuat kartun atau salah tulis atau salah apa pasti hukumnya harus mati, bakar sana sini,hancurkan, rusak rumah ibadah lain apakah agama yang ktnya penuh kedamaian membolehkan umatnya untuk unuk kekerasan dan mebunuh merusak,
coba kia renungkan bersama

nb : jgn di tangapein dgn hati panas ya
kenyataan begitu kan

Kekerasan sumbernya dari sini:
Yesus datang bukan untuk membawa damai melainkan pedang dan pertentangan.

MATIUS:

10:34 “Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang.

LUKAS:

12:51 Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan.

Yesus Kristus adalah Raja yang benar-benar lahir sebagai manusia , melayani seperti manusia , memikul salip dan mati kerana dosa manusia. Merenung tubuhNya di kayu salip adalah seperti mengenangkan sahabat , sanak saudara atau kekasih yang dicintai dan disayangi. Tradisi Katolik inilah yang sebenarnya harus dihayati memandangkan Yesus adalah Juruselamat kita selama-lamanya. Halelyua!

Dari Gerald , Sabah , Malaysia.

Bersyukurlah kerana memiliki Yesus. Kerana Dia bukan pendosa , bukan pemabuk , bukan penyundal , bukan raja seperti raja-raja di dunia dan pemimpin-pemimpinnya yang hidup dalam kepura-puraan. Memang dunia penuh dengan cabaran. Mampu memesongkan iman kita dan menuju iman yang lain yang penuh dusta dan penipuan. Yesus adalah satu-satunya jalan keselamatan kepada Allah Bapa di syurga. Pilihlah Dia di dalam hidupmu agar terang dan kesembuhan meliputi dirimu sampai akhir hayatmu.

Kini , dunia 2000 hingga 2007 ini dan yang seterusnya semakin dikuasai oleh Iblis dan Syaitan. Kenapa? Ya , setakat ini , kita tidak dapat melihat dirinya namun kita merasai perbuatannya yang kejam , kotor , khianat dan dusta. Beribu-ribu manusia jatuh ke dalamnya dan menjadi terroris dan pejuang bunuh suci ( sebenarnya bunuh terkutuk ), perogol , pemanipulasi , penipu , pengajar ajaran sesat , pemungut dan penagih hutang yang rakus , penyeksa keluarga , masyarakat dan negara , perompak , pembunuh dan lain-lain. Inilah wajah-wajah si Iblis dan Syaitan. Sama-samalah berdoa dan juang!!

Saya cuma mau ngomong yg gampang2 aja si
Untuk mengetahui Kekuatan dan Kebesaran Tuhan dan begitu luasnya dengan otak kita yg sangat kecil begini bisa???
(jawab aja di hati kita masing2)

Pendapat Saya cuma mau bilang Bukan sebesar Iman kita semua tetapi seberapa besar Kasih kita kepada manusia yang terutama.
Karena ajaran Dia begitu indah sampai rela mati demi kita.

Menurut saya 1 hal yg terpenting adalah kasih.
Terima kasih
Semoga Tuhan memberkati kita semua
dengan belas kasihNya

Yesus datang bukan untuk membawa damai melainkan pedang dan pertentangan.

MATIUS:

10:34 “Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang.

LUKAS:

12:51 Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan.

woww….
pembicaraan tingkat tinggi semua…
saya jd merasa kalo saya itu seorang katolik dengan pengetahuan keagamaan yang sangat rendah..
puji syukur blog ini bisa menambah pengetahuan saya..
yang jelas dan pasti,,saya bangga menjadi seorang KATOLIK, dengan segala kekurangan dan kelebihannya.
i love u all,God blesses..

saya seorang Kristen Protestan ( karena dilahirkan begitu ), pernah bersekolah di sekolah khatolik ( yah..bener, mahal biaya bersekolah di sekolah khatolik , tapi sepadan dengan fasilitas dan kwalitas yang di dapat’kan! ).

Saya heran dengan orang – orang yang selalu memperdebat’kan agama -agama lewat kaca mata dan ukuran mereka sendiri ( mis: comments negative tentang YESUS dari yang bergama muslim di atas )

Yang saya ingat betul dari kisah alkitab adalah ( saya lupa di ayat mana ) , Perumpamaan tentang orang Samaria yang baik hati. Disitu jelasss sekali ditunjuk’kan bahwa YESUS lebih menyukai PERBUATAN yang benar-benar datang dari hati tulus ikhlas tanpa syarat ketika melakukan kebaikan , dan bukan melihat dari latar belakang agama , suku dan kepercayaan apapun!

Orang Samaria adalah musuh dari orang Yahudi pada masa itu, tapi ternyata dari sekian banyak orang yang lewat di depan orang yang terluka dan butuh pertolongan …, hanya si samaria yang baik hati’lah yang benar-benar mengulurkan tangan untuk membantu..( see..!! )

Terserah’lah YESUS harus di kategorikan sebagai apa, anak ALLAH.., ROH KUDUD , BAPA , atau ketiga-tiganya dalam satu jiwa ( TRINITAS ) , bagi saya..yang pasti YESUS itu adalah PRIBADI yang sungguh mulia dan cukup cara sederhana saja untuk memahaminya ..yaitu : IMAN

Sebab banyak hal yang memang tidak bisa di pahami manusia tentang pekerjaan YESUS , karena kita memang terbatas.., karena kita memang bukan DIA ! Jika mau belajar memahami , mulailah dengan cara yang paling sederhana saja…berbuat bailah dengan TULUS.. that’s it!!

hidayah selalu tertunjuk kepadamu!!..
suatu pertanyaan bagimu wahai saudaraku!.
kenapa umat kristiani mau untuk menyembah patung yang di buat oleh manusia sedangkan siapa yang bisa membuat manusia? kedua orang tua ? atau timbuk sendirinya > saya sebagai pengikut yesus yang setia selalu menjalankan apa yang di syariatkan kepa yesus dari Allah . contohnya yaitu masalah sunat . banyak dari umat kristiani yang tidak melakukannya . , makan babu .saya tidak makan babi ,tapi banyak umat kristiani yang makan babi apakh ini yang di katakan betul dengan pengikut yesus… yang setia?

prtanyaan lagi 1 kapan yesus di jadikan TUHAN?
2. mengapa umat kristiani beribadat pada waktu hari Minggu ? sedangkan di dalam alkitab sendiri di tuliskan bahwasannya pengikut yesus ( domba -2 yang terseseat dari umat israel ) harus mengkuduskan hari Sabat ( sabtu)
3.apakah agama yesus? sedangkan di alkitab tertulis dengan JELAS bahwasannya Kristen adalah agama yang di bawa oleh barnaba ,yang di landasi oleh paulus . dan itu terjadi pada sesudah yesus mati?
4. apakah benar yesus itu TUHAN ? tetapi mengapa ketika dia di salib dia berkata ” ELI ELI LAMA SABAHKTANI ” Tuhan tuhan mengapa kau tinggalkan aku ” TUHAN mana yang di maksud?
5. apakah benar yang namanya bible/ alkitab adalah wahyu tuhan ? tapi didalamnya terkandung banyka ayat ayat yang sangat Fulgar , melebihi Novel, apakah tuhan yang mewahyukannya porno? Kitab suci ko’ porno!

jikalau anda yang melihat coment ini dan ingin menjawabnya jawab lah lewat e mail azey679@yahoo.com
juga ingin dialog melalui yahoo mes( chatting ) ONLINE 24 jam

Dear Azey,

1. Sejak semula Yesus memang Tuhan. Tri Tunggal Mahakudus itu sudah ada sejak permulaan, sekarang dan selama-lamanya. Anda kira dengan siapa Adam & Hawa berjumpa ketika mereka masih di Taman Eden?

2. Hahaha… Anda rupanya harus membaca Kitab Kejadian. Di sana disebutkan bahwa Allah menciptakan segalanya selama 6 hari. Pada hari ketujuh Allah berhenti dari segala pekerjaan yg telah dibuat-Nya dan memberkati & menguduskan hari ketujuh itu. (Baca Kejadian 2:1). Pada 10 Perintah Allah pun disebutkan untuk menguduskan hari Tuhan.

3. Sekali lagi Anda salah. Yesus Kristus memang tidak membawa agama, tetapi mendirikan “GEREJA.” Gereja ini adalah jemaat yg dipimpin oleh Yesus. Gereja ini pulalah yg akan kembali kepada Allah.

4. Ya, Yesus itu TUHAN. Silakan baca bahasan saya mengenainya di:
Manusia Tanpa Dosa
Eloi, Eloi lama sabakhtani
Apakah Tuhan Berolok-olok?
Baca juga ulasan mengenai Tri Tunggal Mahakudus (Trinitas) di:
Tri Tunggal Mahakudus
Tri Tunggal Mahakudus (2)

5. Alkitab memang wahyu Tuhan. Bagaimana mungkin Anda mencelanya? Padahal di AQ sendiri dikatakan bahwa AQ datang untuk membenarkan Kitab sebelumnya?

Alkitab porno? Ah, itu pikiran Anda dan kebanyakan orang saja yg picik.

Salam.

Salam terhadap orang yang mengikuti petunjuk,

Saudara, saya adalah seorang pendakwah untuk setiap orang yang mau menerima dan mengikuti petunjuk yang benar.

saya mau nanya nih… saya bingung….
gimana nih ? yesus itu kan tuhan, menurut anda…. atau anak tuhan….
kok Tuhan punya anak sih…apa nggak lucu????

Wahai orang² KRISTEN ,jangan lupa
sebelum kalian MATI….

INGAT….

ADA KEHIDUPAN SESUDAHNYA
APAKAH KALIAN AKAN MATI DALAM KESESATAN YANG NYATA….

NGGAK AKAN ADA YANG MENOLONG KALIAN
NGGAK AKAN ADA YANG MENGHENTIKAN KALIAN DARI SIKSA NERAKA

HARTA DAN KEKUASAAN KALIAN TIDAK AKAN MENYELAMATKAN KALIAN

KECUALI….

ORANG² YANG BERIMAN KEPADA ALLAH SUBHANAHU WA TA’ALA
DAN MEYAKINI BAHWA YESUS ITU NABI, BUKAN TUHAN DAN BUKAN PULA ANAK TUHAN.

BAGI YANG MAU BELI ” TIKET ” KESELAMATAN HIDUP SESUDAH MATI

SILAKAN UCAPKAN :

“ASYHADU AL LAA ILAAHA ILLALLAH
WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAN RASULULLAH ”

“SAYA BERSAKSI BAHWA TIADA TUHAN SELAIN ALLAH
DAN SAYA BERSAKSI BAHWA SESUNGGUHNYA MUHAMMAD ADALAH UTUSAN ALLAH”

SELAMAT BAGI YANG MENGIKUTI PETUNJUK, DAN RUGILAH BAGI YANG MENGINGKARINYA.

akhirnya aku menemukan kebenaran setelah aku merasa tersesat dan disesatkan oleh sekelompok manusia.

aku bagaikan seorang domba yang terseat di tanah lapang
tanpa arah.
tidak tahu timur, barat, utara dan selatan.
angin pun tidak memberi petunjuk kepadaku,
melainkan menertawakanku .

dalam kesendirianku di belantara dunia
aku menangis…. :((
karena merasa sendiri…
malaikat pun berteriak kepadaku tapi tak kudengar…
setan berusaha menggodaku agar tetap menjadi tersesat…

maka…
datanglah pertolongan dari “SANG JURU SELAMAT” yang tak kusangka
dialah yang menyirami kegundahan dan kesedihan hatiku
dan dialah jalan surga dengan memberikan kasih sayang
yang amat mendalam bagi seorang domba sepertiku.

juru selamat itu mengutus gembala²nya kepadaku…
dan aku lihat wajah gembala² itu bagaikan oarang yang suci

oh…juru selamatku…
engkaulah pelita hatiku dan menjadi penerang jalan hidupku
denganmu…
aku pasti tak akan sesat kedua kalinya

wahai ” MUHAMMAD shallallahu alayhi wasallam ” Sang juru selamatku

Dear #68,

Artinya SAW (shallallahu alayhi wasallam) itu apa? Tolong dong saya diberitahu.

Terima kasih.

dear #69

SAW ( Shallallahu alayhi wasallam )
satu kata kasih
dari seorang anak manusia
yang dengannya menemukan jalan kebenaran
untuk Nabinya yang tercinta
Muhammad SAW ( Shallallahu alaihi wa sallam )

dear #69

Kalau pengen tahu yang lebih lengkap
buka :

http://media.isnet.org/islam/Haekal/Muhammad/index.html

Dear #69

ma’af,Tolong utk saudara²ku yang muslim
untuk tidak intervensi terlalu jauh di blok ini
walaupun sebenarnya saya tertarik dengan Islam

Kita sebagai umat beragama hendaknya saling rukun dan melengkapi. kamu semua yang muslim, terapkan agamamu dengan cara menghargai orang lain, tanpa melihat apa itu agamanya. ini negara yang saling menghargai, bukannya negara ISLAM saja!!!!!!!!! INGAT ITU!!!!!! banyak agama yang ada di Indonesia ini, ini negara MULTI CULTURAL. jangan melangkah terlalu jauh terhadap saudara kita Katolik/ Nasrani. Mengapa pejabat pemerintahan tidak mau mengangkat pejabat yang beragama Katolik/ Nasrani?? itu karena mereka semua jujur-jujur, disiplin tinggi dan bersikap sederhana seperti Yesus.
Agama tidak ada yang benar/ salah, tergantung umatnya saja. lihat saja aliran sesatnya abu bakar Ba’asyir. koq mereka nggak malu sebagai orang yang punya agama Islam, banyak yang munafik dan inginnya menjadikan Indonesia sama seperti negara “Mimpi” Islam. padahal negara Islam itu tidak ada!!!!!!! semua negara sudah dibagi-bagi oleh Tuhan berbagai agama dengan tujuan supaya saling rukun dan membantu mengelolah dunia ini.
Akhir kata, maaf kalau terlalu pedas kata-kata ini!!!! tapi bagi yang Islam fanatik, cobalah buka OTAK kamu, lihat, bahwa tidak hanya Islam saja yang ada di dunia ini tetapi banyak agama yang ada di sini!!!! Islam memang mayoritas di Indonesia, tetapi Katolik adalah mayoritas di DUNIA ini!!!!!! jangan saling menghina atau menjatuhkan, salinglah menolong. memang jaman sekarang banyak nabi-nabi palsu, seperti yang dikatakan Yesus, tapi Yesus berkata “lihat perilakunya sehari-hari apa patut dicontoh, jangan lihat orang yang mengatakannya dari agama apa!!!” itulah sikap saling menghargai yang huebbbat, banyak umat islam yang nggak ngerti tentang bagaimana menjaga perasaan orang lain. ini patut DIRENUNGKAN!!!!! TERIMA KASIH. ALLHAMDULLILAH, ALLELLUYA (ARTINYA PUJI TUHAN)………..

#73

Kalau ngomong ngaca dulu…
kalau anda sudah dari tulisan anda begitu
gimana anda pengen rukun
sekali lagi jangan lupa bercermin
karena anda tak akan melihat kotoran di mata anda tanpa bercermin

#73

Allah SWT berfirman dalama Alqur’an :

“Dan sama saja atas mereka(Nasrani/Yahudi/kafir) ,kau memperingati mereka atau tidak, mereka tidak akan beriman “(QS Yasiin)

jadi, kelihatannya percuma. dan perlu diketahui….
tulisan diatas buat yang mau nerima petunjuk aja, yang nggak mau ya udah

dear mr dewo yang terhormat
tanggapan jawaban no 1 : dari kapan? dari pertama kali lahir atau pertama kali baligh atau gimana
kalu pertama kali dia lahir sudah jadi tuhan adakah ayat yang terdaftar dari kitab anda?

yang no 2
dari mana anda tahu kalau Allah istirahat ? yang namanya Maha kuasa itu tidak ada hawa nafsu ( makan , istirahat , apa lagi di lahirkan ) anda memang begitu hebat… saya salut kepada saudara yang bisa mengilustrasikan ayat .. trus apa dulu juga sudah ada hari minggu> ( sunday ) bukannya dewa matahari yang digambarkan oleh pemimpin anda Paulus itu…..

yang no 3
saya itu tidak menanyakan tentang gereja tetapi Apa agama Yesus itu…? anda memang pintar ya.. ko, segala jawaban tidak pas dan kurang memuaskan.

p 4 itu katanya siapa ? dan siapa penulis injil tsb

p 5 Wah … anda memang benar benar bukan pengikut yesus yang setia tapi hanya ikut2tan yaa…?
anda harus baca yehizkel 23 – 1-3
fulgar jiddaaan

tambahan untuk mas / bang / pak DEWO….
untuk yang no1 td anda harus baca (yes 46: 5 )
“kepada siapakah kamu hendak menyamakan aku , hendak membandingkan aku ,dan mengumpamakanku , sehingga kami ini sama”

DEWO yg TERHORMAT

saya cuma menguatkan saudara seiman saya azey” tadi pada jawabanno 3:

apa dulu sudah ada gereja , seperti yang ada didalam sejarah berdirinya gereja , bahwasannya gereja itu baru ada ketikan Yesus kristus sudah wafat !
anda bilang membawa jemaat , siapa yang membawa

menurut AL-QURA’N semua Nabi beragama islam (Qs 3 ; 83)
bahkan didalam alkitab yesus bukan beragama kristen ..

anda harus saya kasih tahu : Kristen adalah nama agama pemberian paulus dan Barnabas . seunur hidupnya yesus tidak pernah bahwasannya agama yang dibawanya adalah Kristen ”
Nama Kristen baru muncul ketika yesus telah lama meninggal , sama halnya dengan gereja tadi ..

kalau anda belum yakin silahkan buka injil anda silah kan baca
(Kis 11 : 24 -26 ) yang saya tulis dibawah ini

” karena barnabas orang baik penuh dengan roh kudus dan iman

@Dear Azey & Deedat Generation,

Hahaha… saya memang tidak pintar. Jawaban saya mungkin tidak bakal bisa memuaskan Anda semua. Entah jawaban saya yg bodoh dan tidak nyambung, atau Anda yg bodoh sehingga tidak bisa menangkap jawaban saya.

Intinya adalah bahwa Yesus tidak membawa agama apa pun. Bukan Islam atau agama apa pun. Tetapi Yesus membangun jemaat alias Gereja. Gereja adalah kumpulan jemaat. Sedangkan Kristen itu artinya Pengikut Kristus atau jemaat Kristus. Seperti kita tahu, Yesus itu penyandang gelar Kristus alias Raja.

Silakan bingung jika Anda masih suka bingung. Jawaban saya tampaknya tambah tidak nyambung. Entah dengan cara atau kalimat apa lagi saya harus menuliskannya. Mungkin saya terlalu bodoh bagi Anda.

GBU

@Dear Azey

Anda mengutip Yesaya 46:5 yg berbunyi:

46:5 Kepada siapakah kamu hendak menyamakan Aku, hendak membandingkan dan mengumpamakan Aku, sehingga kami sama?

Saya ingin mengajak Anda untuk membaca kitab Yesaya sampai selesai dan temukan ayat ke-13 yg berbunyi:

Yesaya 46:13 Keselamatan yang dari pada-Ku tidak jauh lagi, sebab Aku telah mendekatkannya dan kelepasan yang Kuberikan tidak bertangguh lagi; Aku akan memberikan kelepasan di Sion dan keagungan-Ku kepada Israel.”

Anda pikir siapakah “Keselamatan yg dari pada-Ku tidak jauh lagi?” Silakan baca Kitab Yesaya selanjutnya dan Anda akan mendapati bahwa keselamatan itu adalah “Yesus Kristus!”

Maaf jika jawaban saya tidak nyambung. GBU

yang bilang yesus membawa agama siapa tetapi dalam sejarah teologi agama itu dapat didefinisikan setelah timbulnya banyak ajaran .
apakah ada yesus mengajarkan untuk beribadah di dalam gereja ?
sedangkan dituliskan didalam biblemu itu bait Allah atau kiblat
anda memang bukan pengikut yesus yang setia
tetapi bagai keledai yang membawa sesuatu yang berat , dan tidak tahu apa isi , apa yang di bawa oleh keledai tersebut

sebenarnya anda telah mengetahui bahwasannya di dalam kitab anda banyk cecok dan cokcek tapi merasa malu mengakuinya dan memang tidak akan mengakui kebenaran
ya terserah kepada anda
dan bagai mana tentan g BIBLE KITAB PORNO ( THE PORN SCRIPTURE )
??????…………..
TOLONG JAWAB DENGAN SEMAKSIMAL MUNGKIN …

ANDA MEMANG ORANG – ORANG YANG DIMISALKAN DI DALAM INJIL ANDA ….
DOMBA YANG TERSESAT …..
ATAU KELEDAI YANG TERSESAT
ATAU JUGA BABI YANG TERSESAT
DAN PENGEMIS YANG TERSESAT

KESESATAN BANYAK TEER=JDI DIDLAM DIRIMU MR DEWOO

DALAMILAH LAGI AL KITAB MU YANG BANYAK KE JANGGALAN
KALO PERLU BACALAH NASKAH LAUT MATI ……
AGAR KAU BENAR BENAR PERCAYA … DENGAN KEBENARAN DAN KESELAMATAN …

To all

Matius pada pembukaan Injilnya memuat silsilah Yesus dari Ibrahim sampai Yusuf, suami Maryam yang melahirkan Yesus dan Lukas 3, 223-38 meruntut silsilah Yesus dari Adam sampai Yosef lalu ke Yesus.

Sesuai dengan berita dari injil, Yesus dilahirkan oleh Maria tanpa sentuhan seorang pria, dilahirkan tanpa Bapa.

Maka silsilah yang dibuat oleh Matius dan Lukas tersebut tidak dapat ditujukan pada Yesus. Karena silsilah tersebut adalah silsilah Yosef atau Yusuf, suami Maria..

Sedang dalam Matius 1:25 dikatakan “bahwa tiadalah Yusuf bersetubuh dengan Maria hingga Yesus lahir”.
Silsilah Yesus harus melalui silsilah ibunya, Maria (Maryam). Jadi berita yang dibuat tersebut adalah rekaan semata atau bohong sama sekali.

Sedang Qur’an dengan tegas menyatakan bahwa Maria adalah keturunan Imran (Bapak Harun). Hal ini dapat juga dilihat dalam Injil Lukas 1:5 = Diterangkan bahwa Elyzabet, istri Zakaria adalah keturunan Harun (Imran) sedang dalam Lukas 1:36 = dikatakan Maryam dan Elizabeth adalah berkeluarga adanya.

Kesalahan dan ketidak samaan dari Ayat Injil kalau mau ditulis akan memakan kolom yang sangaaaaat panjaaaaaaang. (Wajar karena penulis injil lebih dari satu, parahnya lagi Perjanjian Baru banyak memasukkan surat2 Rasul Paulus.

to mr dewo
sengaja saya kutip perkataan ahmad deedat ( plesase translate to your self )
AHMAD DEEDAT O1/O5/1994
———-
6 SUNDAY NEWS, May 3, 1981
DAR-ES-SALAAM

JESUS’ FOOTSTEPS
By Reg Gratton

CHURCH Leaders are con-cerned by the increasing number of Filipinos submitting them-selves to Penitential whipping, beating and “crucifixion” in a reeanactment of Christ’s suffering on the cross.

Flagellants, beating them-selves or being whipped till they bleed, are a common sight. in Asia’s only Roman Catholic country during the holly week On Good Friday, at least seven cases of “crucifixion” were re-ported in the local press.

One of these was Luciana Reyes, a 23-year-old factory worker and the first woman, known to have performed the ritual.

The publicity generated by this year’s events and their in-creasing attraction to local and foreign tourists have worried churchmen, some of whom have expressed their distante for the practice.

Jaime Cardinal Sin, Archbishop of Manila and leader of the church here, said he opposed this particular form of mortification and penance be-cause it is conducted publicly and it is possible that the peni-tents are motivated by pride and vainglory.

The church did not encour-age the practice nor could it forbit it he said, because morti-fication of the flesh can be good for the soul. – if the motivation is good.

Forms of penitential mortifi-cation go back through the cen-turies and are deeply rooted in the culture of the Philippines where 75 per cent of the popula-tion are Catholic.

“Flagellation was recorded in the Spanish Era”, according to National Museum Assistant Di-rector Alfredo Evangelista. The idea of penance was implanted by them”.

Oscar Gruz, Archbishop or Pampanga Diocese, just north of here where most of the crucifix-ions take place, said some fea-tures in the practice were not relegious.

There were “a good number of fanatical elements;’ and “crucifixions” had some touristic flavour, he said.

“Crucifixion” where the penitent’s hands are nailed to a wooden cross; is a recent addition to penitential custom in the Phil-ippines. The first cases to receive public notice occurred here in the late 1960s.

One reason for its inerease is that the danger of medical complications has been reduced to a minimum, according to Mosignor Teodoro Buhain; Assistant to the Secretary General of the Catho-lic Bishop’s Conference of the Phitippines.

The “crucifixions”, some shown live on television, have now become the climax of Eas-ter week in the Philippines. In some cases, they attract thou-sands of visitors to provincial towns where the atmosphere is a blend of carnival and deep mour-ning

The ceremony at Bacolor in Pampanga was typical. A proces-sion formed outside ihe town early On Good Friday morning with the flagellants in front followed by three men dragging huge wooden crosses.

When they reached their des-tination – a small church yard away from the centre of town -the flagellants beat their fellow- penitents on the arms and back

A little after midday the penitents were nailed to their crosses and raised up for about a minute.

One man fainted. After being removed from.the cross he had to be carried to a waiting bus. Another was up and smoking a cigarette. as soon as his hands were bandaged.

The group in the procession said they had been members of a criminal gang and wanted “to atone for the bad we did then, and to improve the prosperity of our families.”

In the nearby town of San Femando, some 25.000 people, many of them tourists, watched as four men were nailed to Crosses in two separate ceremo-nies.

One of them Mario Bagtas, a 33-year-old vendor, had gone through the ritual for the fifth time and, like the bacolor peni-tents, he promised to return next year.

He said he had vowed to perform the “crucifixions” for 10 years after his wife recovered from cancer.
———-

tapi yg penting dr semua perdebatan diatas, kita umat kristiani tidak bertindak bodoh, seperti mereka yang mudah di provokasi, bersyukur lah kita krn di anugerahi akal dan budi yg tulus
amin

nb:damai untuk anda semua

gombal orang yahudi dan nasroni yang bisa menyembah patun g yang terbelenggu tanpa daya

Titip Comment,
Kenapa sih kita ini jadi terbawa emosi mau menyamakan Alkitab dengan kitab lain yang tidak menyaksikan sendiri sejarah yang terjadi pada masa-masa penulisan alkitab?, Wong Sejarah Orde Baru yang baru berumur 30 tahun aja susah banget bongkar keotentikannya, apalagi ada kitab yang muncul ribuan tahun setelah penulisan Alkitab mengaku-ngaku original dan otentik, bagaimana bisa? tidak masuk akal bukan?
Mendingan jangan terbawa arus untuk menyamakannya, pasti tidak akan ketemu, karena adanya kepentingan politik semua bisa saja diplintir, mengaku miliknyalah yang paling original, seolah-olah lebih mengetahui isi rumah tetangga daripada si empunya rumah itu sendiri, padahal tidak pernah masuk kedalam rumah itu.

Kembalikan saja hal ini pada tujuan semula, saling membagi wawasan, pengalaman hidup kita demi mendalami lebih jauh tentang kebenaran Iman Kristen.

Masih ingat bukan bahwa Yesus datang ke dunia ini bukan untuk membawa Agama baru?

Kita di sebut Kristen oleh sekelompok orang karena kita adalah pengikut Kristus, dan pada akhirnya kita menyebut diri kita umat Kristiani.

Misi kita adalah memberikan sinar terang pada dunia, biarkan orang menghujat Kristus, biarkan orang menghujat keimanan kita, jangan biarkan iblis menguasai hati kita dan membawa kita pada kemarahan, dendam, berikan Kasih Yesus pada mereka, seburuk apapun komentar mereka, tetap tampilkan di forum ini.

Bagi kita yang sering dihantam hujatan dan dibelenggu kebebasan beragama mari kita saling berbagi cerita.

salam
Yoseph

“APAKAH ADAM DAN HAWA BENAR-BENAR ADA”

Saya pernah mendapat pertanyaan yang sama akan hal ini, satu dari agama lain, satu lagi dari orang Atheis (jangan dikira sudah tidak ada lagi orang indonesia yang tidak percaya adanya Tuhan)

Apakah proses penciptaan alam konsepnya benar seperti dalam kitab Kejadian (Taurat) bukti apa yang bisa kita berikan?

Kapan terjadinya?
Tahun berapa?
Siapa saksinya hingga tahu persis Kalimat Penciptaan?
Kapan manusia mulai mengenal tulisan?
Dimana makam Adam dan Hawa?
Mulai kapan manusia mengenal perhitungan hari, bulan,tahun?

@Dear Deedat Generation (#81),

Perasaan yang menanyakan “Yesus membawa agama siapa?” itu Azey dan dikuatkan oleh Anda (#78).

Ya benar, Yesus mengajarkan cara berdoa yang benar. Tidak perlu teriak-teriak, tidak perlu menampakkan diri kalau berdoa, tidak perlu berdiri di tempat umum supaya tampak kalau berdoa. Malahan sebaiknya kita berdoa di tempat yang privat.

Apa saja ajaran Yesus dalam berdoa?
1. Di tempat yang privat, dimana kita bisa berdoa dengan khusuk.
2. Berdoa dengan sungguh-sungguh, khusuk. Bukan sekedar nampaknya berdoa tetapi ternyata ngantuk.
3. Berdoa bersama. Dalam doa bersama inilah kemudian lahir jemaat Kristen mula-mula dan kemudian menjadi Gereja Katolik.
4. Yesus mengajarkan doa “Bapa Kami” yang tidak perlu jurus-jurus tertentu. Cukup didoakan secara pribadi atau pun berjemaat. Sudah tahu isi doa “Bapa Kami”?
5. Yesus mengajarkan Perjamuan Kudus pertama yang kemudian diwarisi gereja sebagai Misa Kudus. Anda dapat mengikuti Misa Kudus ini pada hari Sabtu/Minggu di Gereja Katolik.

Mengenai klaim Anda tentang “BIBLE KITAB PORNO (THE PORN SCRIPTURE)”, Anda pasti horny saat membacanya ya? Wah, bisa-bisa Anda membacanya berulang kali sambil onani?

Salam.

@Dear Yoseph Henri (#87),

Iya, Anda benar sekali. Saya juga sering bingung dan heboh menanggapi banyak komentar yang ngaco. Maksud saya ngaco adalah karena beberapa hal:

1. Agama lain mengklaim Alkitab itu palsu, rusak dan ternoda. Tetapi ketika mereka mengatakan hal itu, mereka tidak dapat menunjukkan Alkitab yang benar, asli dan murni.

2. Agama lain mengklaim kitabnya benar. Tetapi di kitabnya tertulis bahwa kitab mereka itu membenarkan kitab sebelumnya, yaitu Alkitab. Yang ironis adalah bahwa kitab mereka bertentangan dengan Alkitab. Lalu mana yang benar?

3. Cara pandang yang salah dari agama lain yang mengklaim bahwa kitab mereka dan agama mereka adalah yang paling benar. Dan semua tokoh Alkitab diklaim menganut agama mereka. Padahal faktanya jelas bahwa agama para tokoh Alkitab itu sudah gamblang tertulis di Alkitab dan para tokoh jelas tidak menganut agama para pengklaim agama itu. Jadi mereka mengklaim sejarah yang sudah terjadi menjadi sejarah agama mereka sendiri.

Mengenai hujatan-hujatan mereka, rasanya kita sebagai umat Allah harus tetap menjawab mereka. Tentu menjawabnya dengan kasih, seperti ketika Yesus menjawab para musuh-musuh-Nya. Dan tentu saja kita berharap dapat memenangkan jiwa-jiwa kepada Allah, seperti ketika Yesus memenangkan banyak sekali jiwa saat hidup-Nya sampai kini.

Tuhan memberkati.

Saya juga sering mendengar dan membaca dari sumber luar bahwa kata mereka Alkitab sudah tidak murni lagi, tidak asli lagi karena sudah banyak dipalsukan isinya demi kepentingan Gereja dll.

Itu sih konsep kuno, sudah usang, Kalau mereka disuruh tunjukkan yang asli dimana? mereka juga akan jawab sekenanya, injil barnabas lah, injil a, injil b, pokoknya justru yang palsu disuruh kita telan.

Penting juga kita ketahui bagi umat kristiani bahwa Alkitab memang benar ditulis oleh tangan manusia dengan bimbingan Roh Kudus, beda sekali dengan kitab yang dipercaya saudara kita yang katanya-sih langsung dari sononya, walaupun kalau kita cermati dan pelajari isinya ya cuma itu-itu saja, sebagian besar didominasi oleh taurat Musa plus tambahan modifikasi untuk masyarakat dan kekuasaan tertentu (banyak kalimat ‘Alkitab’ yang belakangnya diberi tanda kurung terjemahan sesuai dengan kepentingan mereka sendiri)

Alkitab merupakan penjabaran dari pengalaman pribadi para Nabi dalam hubungannya dengan Allah dan Manusia, sedangkan Injil yang sebenarnya adalah Isa Almasih itu sendiri, bukan mateus, markus, lukas dan yohanes, keempat injil dalam alkitab itu hanyalah tulisan pelaku historis dari pelaku Firman yaitu Isa Almasih. jadi jangan terbawa arus emosi untuk mensejajarkan Alkitab dengan kitab mereka, hakekatnya sudah jauh berbeda.

Alkitab bagi kita bisa disejajarkan dengan hadist mereka yang meriwayatkan perjalanan pelaku firman.

Sementara kita meyakini bahwa Injil yang sebenarnya, Injil yang Asli yaitu Isa Almasih itu sendiri, Dia Adalah Firman Allah yang hidup dan menjelma menjadi manusia, bagi mereka Firman Allah itu menjelma menjadi Qur’an, itu yang saya pelajari selama ini dari berbagai sumber.

Kita jangan terbawa oleh konsep mereka, harapan mereka itu bahwa Isa Almasih dan Musa datang ke dunia dengan membawa segebok kertas berbentuk buku atau kitab berupa Taurat atau Injil, itu pemikiran ala Pesulap, bagaimana bisa hal itu terjadi lha wong kertas itu baru ditemukan kemarin sore.
Masa pada jaman Alkitab semua tulisan itu ditulis kedalam media papirus dll. dan penjilidannya pun tidak seperti Alkitab yang kita pegang sekarang ini.

Jadi kalau mau memberikan penjelasan kepada mereka jangan lupa konsep pemahaman Alkitab. dan yang terpenting adalah bahwa Injil yang benar dan asli itu ya Isa Almasih itu sendiri.

Kita berani mengatakan bahwa Yesus/Isa Almasih itu adalah Tuhan karena Isa Almasih itu adalah Firman Allah itu sendiri yang tidak bisa dipisahkan antara Allah, Firman dan juga RohNya yaitu Roh Kudus, yang kita kenal dengan Trinitas, suatu kesatuan yang tak terpisahkan.

Berbeda dengan saudara kita yang meyakini kitabnya itu Firman Allah tetapi tidak akan berani menyebut kitabnya itu sebagai Tuhan, jadi justru mereka sendirilah yang terjebak dalam pemisahan bahwa Firman itu terpisah dari Allah itu sendiri.
seolah-olah seperti saat kita berkata-kata, ucapan kita itu tidak ada hubungannya dengan badan jasmani kita, terpisah-pisah, jadi ucapan kita itu bukan kita dan sebaliknya diri kita itu bukan ucapan kita, kan aneh juga, padahal ucapan kita itu adalah buah dari pemikiran yang keluar lewat mulut.

Bagi kita umat Isa Almasih, memahami kalimat diatas tidak akan sesulit saudara kita, karena kita memahaminya dengan hati, dengan iman, jauh berbeda dengan saudara kita yang membaca semua yang berhubungan dengan Isa Almasih itu dengan emosional, kemarahan, kesombongan, cibiran, dan merendahkan, padahal menurut kitab mereka, Isa Almasih itu adalah Kalimatullah (Firman Allah) yang patut di hormati di dunia dan di Akhirat.

salam

Mengenai klaim DEEDAT GENERATION tentang “BIBLE KITAB PORNO (THE PORN SCRIPTURE)”, Anda pasti horny saat membacanya ya? Wah, bisa-bisa Anda membacanya berulang kali sambil onani? wah onani? mas kamu kalau mau onani jangan pake kitab!!!!! dosa tau’…………

@Yoseph Henri
“…Kita berani mengatakan bahwa Yesus/Isa Almasih itu adalah Tuhan karena Isa Almasih itu adalah Firman Allah itu sendiri yang tidak bisa dipisahkan antara Allah, Firman dan juga RohNya yaitu Roh Kudus, yang kita kenal dengan Trinitas, suatu kesatuan yang tak terpisahkan…”

Anda berani mengatakan itu karena pikiran jernih anda sendiri setelah berpikir mendalam atau karena diberitahu orang lain?
coba klik disini

http://emanuel.wordpress.com/2007/05/01/menjalankan-tugas/#comments

“….Berbeda dengan saudara kita yang meyakini kitabnya itu Firman Allah tetapi tidak akan berani menyebut kitabnya itu sebagai Tuhan, jadi justru mereka sendirilah yang terjebak dalam pemisahan bahwa Firman itu terpisah dari Allah itu sendiri….”

anda bener2 dungu
misalkan saya menyusun buku dan itu berasal dari pikiran dan perkataan ‘firman’ saya
apakah lalu buku itu jadi adhi trisnanto?
jelas orang dungu terjebak yang menyebut buku itu sebagai adhi trisnanto.

@Dear Adhi Trisnanto (#93),

Saya setuju dengan Sdr. Yoseph Henri. Kami mengimani bahwa Firman Allah itu menjadi manusia, yaitu sebagai manusia Yesus Kristus. Saya rasa pikiran manusiawi Anda memang dapat dimaklumi, tetapi pikiran Allah tentu berbeda dengan Anda.

Berbahagialah umat yang dapat menerima Firman Allah dan melaksanakannya. GBU.

“…Kami mengimani bahwa Firman Allah itu menjadi manusia, yaitu sebagai manusia Yesus Kristus. Saya rasa pikiran manusiawi Anda memang dapat dimaklumi, tetapi pikiran Allah tentu berbeda dengan Anda….”

Wah hebat juga anda bisa berpikir non-manusiawi.
dan tersirat anda tau pikiran Allah. (ngataken beda dgn pikiranku)

Anda yakin kalau memang Allah berpikir demikian: “Karena manusia sifatnya begini-begitu, Aku perlu turun jadi manusia nih, agar manusia mengerti, paham, mengikuti dan melaksanakan AjaranKu..”
begitukah pikiran Allah ?

dan umat yang dapat menerima pikiran seperti itu patut berbahagia?

@Dear Adhi Trisnanto (#95),

Wah hebat juga anda bisa berpikir non-manusiawi.
dan tersirat anda tau pikiran Allah. (ngataken beda dgn pikiranku)

Makanya baca Alkitab dengan baik, sehingga Anda dapat menangkap rencana dan kasih Allah yang sungguh luar biasa.

Anda yakin kalau memang Allah berpikir demikian: “Karena manusia sifatnya begini-begitu, Aku perlu turun jadi manusia nih, agar manusia mengerti, paham, mengikuti dan melaksanakan AjaranKu..”
begitukah pikiran Allah ?

Hihihi… begitu ya pemahaman Anda? Pantas saja kurang nyambung.

Intinya adalah bahwa Allah itu sangat mengasihi manusia. Betapa besar kasih Allah sehingga Allah ingin manusia kembali berkumpul kepada Allah di Kerajaan-Nya.

Di “Perjanjian Lama”, Allah berjanji pada manusia sehingga manusia dapat kembali kepada Allah. Untuk itu Allah menetapkan suatu aturan yang ketat untuk menjaga kekudusan manusia sehingga manusia dapat kembali kepada Allah. Tetapi manusia itu selalu melanggar aturan itu dan selalu berbuat dosa.

Allah juga membuka pintu maaf kepada manusia. Tetapi setiap kali manusia dimaafkan, manusia selalu kembali berbuat dosa bahkan kejahatannya semakin lama semakin parah.

Dulu cara manusia memohon maaf adalah dengan upacara kurban bakaran. Tetapi pemimpin upacaranya hanyalah imam dari golongan manusia yang sering pula berbuat dosa. Jadi mekanismenya adalah: dalam upacara kurban, sang imam berdoa untuk pengampunan dosanya dulu baru berdoa untuk pengampunan dosa para umat.

Mekanisme ini rupanya tidak berjalan dengan baik. Manusia selalu berbuat dosa hingga setiap tahun perlu upacara kurban. Allah juga memandang manusia tidak dapat memenuhi semua aturan itu dan mekanisme pengampunan dosa itu tidak efisien.

Oleh karena itu Allah perlu membuat suatu “Penjanjian Baru” yaitu menuntut manusia agar memahami inti sari ajaran Allah agar manusia dapat kembali kepada Allah. Kalau dulu manusia cuma diberi aturan-aturan, maka sekarang manusia diberi pemahaman akan intisari dari semua aturan-aturan itu, yaitu: Iman dan Kasih. Kita dituntut agar dapat mencintai Allah dan mencintai sesama manusia. Inilah intisari dari semua ajaran Allah.

Dan Anak Allah (Yesus Kristus) harus turun ke dunia ini demi mengajarkan ajaran Allah ini sekaligus menebus dosa-dosa manusia lewat pengorbanan-Nya. Pengorbanan-Nya menggantikan upacara kurban untuk silih dosa manusia. Dan Yesus Kristus adalah Imam Agung yang abadi dan selalu memimpin umat-Nya dalam upacara surgawi.

Berbahagialah manusia yang percaya kepada Yesus Kristus, Sang Imam Kekal, Sang Raja Diraja, yang telah menebus umat manusia dan yang memimpin ibadat kekal di surga.

Ya, saya sangat berbahagia menyadari bahwa saya memiliki Imam Agung yang kekal dan berkuasa sepanjang masa.

“…Hihihi… begitu ya pemahaman Anda? Pantas saja kurang nyambung…..”

Kurang nyambungnya dimana Bung Dewo? coba sifat manusia yang “begini begitu” kan klop dengan cerita upacara kurban bakaran anda?
dan
“agar manusia mengerti, paham, mengikuti dan melaksanakan AjaranKu” kan juga klop dengan cerita anda tentang “…Allah perlu membuat suatu “Penjanjian Baru” yaitu menuntut manusia agar memahami inti sari ajaran Allah…”

Anda terlalu mudah pasang “mode TOLAK”:ON bila suatu perkataan datang dari bukan golongan anda bung!!.

Inti dari pembicaraan kita adalah bahwa: Tuhan TIDAK PERLU jadi manusia agar manusia kembali berkumpul kepada Allah di Kerajaan-Nya.

Karena jika demikian maka Sifat Ke Esa an Tuhan akan TERCORENG Bung

Misal, kalau saya menyumbang sebuah panti asuhan 1juta rupiah saya titipkan lewat sopir saya, dan sopir itu juga bilang bantuan itu dari Pak Adhi Trisnanto, tetapi karena satu dan lain hal malah timbul rumor bahwa yang nyumbang adalah sopir saya,
Kira-kira rumornya begini: itu pak sopir itu ya Adhi Trisnanto itu sendiri dia nyamar pura2 jadi sopir
bukan, sopir itu anaknya pak Adhi Trisnanto, seperti bapaknya yang pemurah, anaknya juga suka mengasihi
bukan, sopir itu kembarannya pak Adhi Trisnanto yang baik hati itu… Nah loh..!!

Hwalah… malah ngelantur.. sori bung…

Kurang lebih begitulah Bung Dewo, disaat seperti itu logika diperlukan.

“…Ya, saya sangat berbahagia menyadari bahwa saya memiliki Imam Agung yang kekal dan berkuasa sepanjang masa….”

Ya, selamat bung Anda berbahagia dengan apa yang anda miliki.

Kalau saya bahagia ada dalam pikiran saya, dimana saya mau berpikir bahagia, ya saat itu saya juga bisa bahagia.
kalau mau bahagia sekali ya, bisa saja saya berpikir saya bahagia sekali, dan saat itu saya bisa bahagia sekali.

Demikian juga dengan kesusahan juga hanya ada dalam pikiran saya. kalau saya mau berpikir susah saat itu juga saya bisa jadi susah sekali bung dewo..

oke?

@Dear Adhi Tristanto (#97),

Hwalah… malah ngelantur.. sori bung…

Iya, malah tambah ga nyambung.

Anda terlalu mudah pasang “mode TOLAK”:ON bila suatu perkataan datang dari bukan golongan anda bung!!.

Lho? Saya kan tidak menolak pemikiran Anda? Saya cuma bilang (#96):

Hihihi… begitu ya pemahaman Anda? Pantas saja kurang nyambung.

Artinya saya tidak menolak, tetapi memang komentar Anda “kurang” nyambung, terutama dengan ajaran Kristus.

@Dear Adhi Tristanto (#98),

Ya, selamat bung Anda berbahagia dengan apa yang anda miliki.

Iya, terima kasih. Semoga Anda juga bisa menemukan kebahagiaan Anda juga.

Kalau saya bahagia ada dalam pikiran saya, dimana saya mau berpikir bahagia, ya saat itu saya juga bisa bahagia.
kalau mau bahagia sekali ya, bisa saja saya berpikir saya bahagia sekali, dan saat itu saya bisa bahagia sekali.

Owh, cara Anda bahagia begitu ya? Selamat Bung karena Anda bisa berbahagia sekali.

GBU.

Oops… anda kurang teliti dengan menuliskan nama saya bung, jangan2 anda juga kurang teliti dalam memilih Tuhan? :D

Misal, kalau saya menyumbang sebuah panti asuhan 1juta rupiah saya titipkan lewat sopir saya, dan sopir itu juga bilang bantuan itu dari Pak Adhi Trisnanto, tetapi karena satu dan lain hal malah timbul rumor bahwa yang nyumbang adalah sopir saya,
Kira-kira rumornya begini: itu pak sopir itu ya Adhi Trisnanto itu sendiri dia nyamar pura2 jadi sopir
bukan, sopir itu anaknya pak Adhi Trisnanto, seperti bapaknya yang pemurah, anaknya juga suka mengasihi
bukan, sopir itu kembarannya pak Adhi Trisnanto yang baik hati itu… Nah loh..!!

Demikian juga yang terjadi dalam agama anda bung, Tuhan itu mengutus seseorang (inget ya orang) sebagai utusannya untuk mengajari manusia agar memahami inti sari ajaran Allah agar manusia dapat kembali kepada Allah,
agar dapat mencintai Allah dan mencintai sesama manusia. Inilah intisari dari semua ajaran Allah

Karena utusan sebelumnya juga berwujud manusia bung, (nabi musa)
dan utusan setelah orang tersebut juga berwujud manusia bung.(hanya jika anda percaya adalah muhammad)

Berhubung saat itu belum ada dokumentasi yang mencukupi maka timbulah beberapa rumor pada manusia.
diantara rumor yang terjadi adalah:
1. Orang itu Tuhan.
2. Orang itu anaknya Tuhan,
3. Orang itu kembarannya Tuhan.

Waww… my coment is 100 !!!

btw,

Inti dari pembicaraan kita adalah bahwa: Tuhan TIDAK PERLU jadi manusia agar manusia kembali berkumpul kepada Allah di Kerajaan-Nya.

Karena jika demikian maka Sifat Ke Esa an Tuhan akan TERCORENG Bung

@Dear Adhi Trisnanto (#100),

Oops… anda kurang teliti dengan menuliskan nama saya bung, jangan2 anda juga kurang teliti dalam memilih Tuhan? :D

Kesimpulan yang ngawur. Maaf, salah ketik.

Demikian juga yang terjadi dalam agama anda bung, Tuhan itu mengutus seseorang (inget ya orang) sebagai utusannya untuk mengajari manusia agar memahami inti sari ajaran Allah agar manusia dapat kembali kepada Allah,
agar dapat mencintai Allah dan mencintai sesama manusia. Inilah intisari dari semua ajaran Allah

Di sinilah beda iman Anda dengan iman saya.

Karena utusan sebelumnya juga berwujud manusia bung, (nabi musa)
dan utusan setelah orang tersebut juga berwujud manusia bung.(hanya jika anda percaya adalah muhammad)

Sayangnya saya tidak percaya Muhammad.

Berhubung saat itu belum ada dokumentasi yang mencukupi maka timbulah beberapa rumor pada manusia.
diantara rumor yang terjadi adalah:
1. Orang itu Tuhan.
2. Orang itu anaknya Tuhan,
3. Orang itu kembarannya Tuhan.

Sekali lagi: kesimpulan yang ngawur.

@Dear Adhi Trisnanto (#101),

Inti dari pembicaraan kita adalah bahwa: Tuhan TIDAK PERLU jadi manusia agar manusia kembali berkumpul kepada Allah di Kerajaan-Nya.

Karena jika demikian maka Sifat Ke Esa an Tuhan akan TERCORENG Bung

Sekali lagi, iman kita beda, Bung!

Salam.

“…Kita berani mengatakan bahwa Yesus/Isa Almasih itu adalah Tuhan karena Isa Almasih itu adalah Firman Allah itu sendiri yang tidak bisa dipisahkan antara Allah, Firman dan juga RohNya yaitu Roh Kudus, yang kita kenal dengan Trinitas, suatu kesatuan yang tak terpisahkan…”

Anda berani mengatakan itu karena pikiran jernih anda sendiri setelah berpikir mendalam atau karena diberitahu orang lain?
coba klik disini

http://emanuel.wordpress.com/2007/05/01/menjalankan-tugas/#comments

“….Berbeda dengan saudara kita yang meyakini kitabnya itu Firman Allah tetapi tidak akan berani menyebut kitabnya itu sebagai Tuhan, jadi justru mereka sendirilah yang terjebak dalam pemisahan bahwa Firman itu terpisah dari Allah itu sendiri….”

anda bener2 dungu
misalkan saya menyusun buku dan itu berasal dari pikiran dan perkataan ‘firman’ saya
apakah lalu buku itu jadi adhi trisnanto?
jelas orang dungu terjebak yang menyebut buku itu sebagai adhi trisnanto

Sorry baru muncul mas adhi….

Saya sudah klik comment yang anda referensikan.
rupanya anda cukup dalam sekali memahami tauhid.

Membahas masalah Trinitas memang cukup menarik, dan terimakasih telah mengingatkan saya untuk berpikir jernih dalam memahami konsep Trinitas.

Dan saya juga berharap mas Adhi untuk membuang pengaruh konsep Tritheisme yang ada dalam Quran yang selama ini muslim tuduhkan pada umat kristiani bahwa “……jangan katakan tuhan itu tiga [AN NISAA' 171].
Juga dalam [AL MAA-IDAH 116]……”Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?” (sumber al quran online)
Karena pemahaman anda dan semua muslim menganggap Tuhan orang kristen itu 3 sesuai dengan al quran yang anda imani yaitu :
1. Allah
2. Isa
3. Maryam
Konsep Tritheisme yang ada dalam al quran ini berasal dari konsep pemahaman Bidah kristen yang ada di jazirah arab pada masa awal islam lahir. Bukan Kristen/Katholik yang anda temui sekarang ini, namun muslim sendiri menutup mata dan hati terhadap hal ini atau bahkan baru tahu kalau konsep Tritunggal beda dengan Tritheisme, dan secara mentah-mentah menyuruh umat kristiani menelan mentah-mentah konsep Tritheisme bahwa Tuhan itu 3 yaitu : Allah, Isa dan Maryam.

(nanti malam saya lanjutkan (biar jernih fikiran)……, mau mandi dulu mas…….thks

@henri
Ini saya kutipkan ayat lengkapnya ya, biar agak lebih nyaman
.
AN NISAA’ 171
171. Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu[383], dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya[384] yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya[385]. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: “(Tuhan itu) tiga”, berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara.

AL MAA-IDAH 116-117
116. Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: “Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: “Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?.” Isa menjawab: “Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib.”
117. Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakan)nya yaitu: “Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu”, dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu.

“…Karena pemahaman anda dan semua muslim menganggap Tuhan orang kristen itu 3 sesuai dengan al quran yang anda imani yaitu :
1. Allah
2. Isa
3. Maryam…”

Bung Henri, kalau pemahaman saya(pribadi) tentang trinitas agama anda adalah bahwa Allah Bapa, Tuhan Yesus, Roh Kudus adalah bahwa yang dimaksud itu adalah Allah SWT, Nabi Isa dan Malaikat Jibril.
Saya senang sekali bisa berdiskusi dengan pikiran jernih

Kita sambung lagi mas…
Pemahaman anda bahwa Roh Kudus adalah malaikat Jibril itu adalah pandangan muslim.
Dalam pandangan umat Kristiani, Roh Kudus adalah Roh Allah sendiri, karena segala hal yang Kudus (Maha Suci dalam ajaran Islam) adalah milik Allah.

Kita ambil contoh sederhana yang mendekati pemahaman Trinitas sbb:
A. Kita ambil contoh mengenai matahari yg terdiri dari :
1. Matahari sebagai wujud benda itu sendiri
2. Cahaya matahari
3. Panas matahari
Dalam hal ini kita tidak bisa memisah-misahkan ketiganya,
karena pada hakekatnya adalah tetap matahari.
B. Surat Perintah (SP)
Kita ambil contoh Pejabat atasan mas Adhi dikantor Pusat
Dia menuliskan surat perintah pada mas Adhi dalam
bentuk surat yang ditandatangani si Pejabat tsb, yang
akhirnya mas Adhi terima.
Dalam hal ini dapat kita pahami bahwa surat tersebut
memiliki komposisi sebagai berikut:
1. Pejabat penulis surat
2. Surat itu sendiri
3. Roh/Pengaruh dari surat tersebut.
Pada saat pejabat (=Allah) tersebut menulis surat, Ide-ide dan segala pikiran KELUAR dari dalam diri pribadi tersebut menjadi BENTUK SURAT (dalam bab ini=Isa Almasih.Firman Allah yang mengambil bentuk manusia). PADA SAAT YG SAMA, tidak berarti Ide dan Pikiran penulis (pejabat) itu MENINGGALKAN pribadi penulis, Ide dan pikiran penulis TETAP MELEKAT DAN TIDAK TERPISAH dari pribadi penulis, walaupun Ide/perintah telah berwujud surat.
Adapun saat mas Adhi menerima surat perintah tersebut, setidaknya mas Adhi akan taat pada isi surat tersebut (padahal hanya berupa kertas, tulisan dan tandatangan), padahal mas Adhi tidak bertemu muka dengan pejabat tsb.
Inilah yang disebut Roh, selain berbentuk kertas lusuh berisi tulisan(=perintah), surat tersebut memiliki kesaktian, apabila mas Adhi tidak mentaati perintah yang tertulis dalam kertas tersebut akan ada sanksi tertentu. Demikian juga sama dengan Ide-ide yang tertuang dalam kertas/tulisan, pada saat proses penulisan Karakter, Kharisma penulis akan keluar dan menjiwai isi surat tersebut dan PADA SAAT YG SAMA, Karakter penulis juga TETAP MELEKAT DAN TIDAK TERPISAH dari diri penulis.

Demikian pemahaman umat Kristiani memahami konsep Trinitas.

Jadi Allah itu ada sejak jaman kekekalan. Allah, Firman dan RohNya tetap tidak terpisahkan.

Mungkin agak berbeda dengan konsep mas Adhi, saya paham karena konsep yang mas Adhi pahami adalah konsep Kekekalan Energi dimana Energi tidak dapat diciptakan dan tidak pula dapat dimusnahkan, dan Energi hanya dapat berubah bentuk dari bentuk yang satu ke bentuk yang lain (=Hukum Newton).

Setidaknya demikian umat muslim memahami jatidiri Isa.
Muslim memahami dalam konteks Ratio bagaimana mungkin kita menyebut Isa sebagai Tuhan padahal dia sama seperti kita, punya darah dan daging.

Bagi umat kristiani Isa adalah Firman Allah yang Hidup (KALIMATULLAH) yang menjelma (Emanasi, sbgmn sy jelaskan diatas) mengambil rupa sebagai Manusia yang keluar dari diri Allah melalui Maryam yang lahir tanpa seorang bapak (=tanpa adanya hubungan biologis). dan pada SAAT YANG SAMA FIRMAN ALLAH TETAP MELEKAT pada Allah. (spt penjelasan alinea sebelumnya).

Oleh sebab Firman Allah adalah Allah maka dari itu umat Kristiani menyebut Tuhan

Mengapa harus mengambil rupa manusia..?
Demikianlah karena kasih Allah yang besar pada manusia sebagaimana yang Ia janjikan melalui FirmanNya kepada para Nabi sebelumnya, yang akan menyertai umatNya, (dan juga tidak menghendaki manusia senantiasa merasa ketakutan bila mendengar suara Allah=comment pribadi) maka Ia mengambil rupa manusia yang tentu saja tetap melalui proses kelahiran dan kematian).

Contoh sederhananya adalah kita sering lihat Pejabat yang turun ke daerah-daerah untuk berdialog, dengan turun secara langsung maka masyarakat awam tidak akan merasa takut dan canggung berbicara dengan sang pejabat karena pejabat tersebutlah yang menyamakan dirinya menjadi orang biasa.

Agak jauh berbeda dengan konsep Firman (Kalimatullah) yang sedikit bisa saya pahami dalam ajaran Islam.
Sepengetahuan saya Firman Allah dalam ajaran Islam berujud Alquran (Ciptaan Allah), yang tersimpan dalam Lohmahfuz.
Jadi kesimpulan saya selama ini tentang islam adalah Firman Allah (tersimpan di Lohmahfuz) terpisah dari Allah.

Sebagaimana saya utarakan pada alinea sebelumnya. Umat Kristiani mengenal Allah yang Esa (Konsep Trinitas, Tri Tunggal Yang Maha Kudus, bukan Tritheis) yaitu ALLAH yang BERSAMA-SAMA dengan FIRMAN dan ROHNYA. yang ada semenjak dalam jaman kekekalan.

Dalam pandangan Kristiani, FIRMAN itu tidak diciptakan, karena sudah ada BERSAMA-SAMA DENGAN ALLAH DAN ROHNYA semenjak jaman kekekalan.
Alasan yang saya kemukakan adalah karena kalau FIRMAN itu diciptakan, kita pasti akan bertanya-tanya bagaimana proses penciptaan dilakukan ALLAH. Sebagaima kita yakini bersama bahwa ALLAH menciptakan segala sesuatu adalah dengan FIRMANNYA (Jadilah!!! ; Kun!!!).
Apabila FIRMAN itu diciptakan, dengan apa ALLAH mencipta FIRMAN itu sendiri, yang berarti juga sebelumnya ALLAH tidak mempunyai FIRMAN.

Saya rasa ini dulu mas, saya berterima kasih karena anda telah menyempatkan waktu untuk saling bertukar pemahaman secara jernih, bukan dengan cacian dan teror kata-kata yang tidak selayaknya kita kehendaki bersama.

Salam

painem
Mengenai klaim DEEDAT GENERATION tentang “BIBLE KITAB PORNO (THE PORN SCRIPTURE)”, Anda pasti horny saat membacanya ya? Wah, bisa-bisa Anda membacanya berulang kali sambil onani? wah onani? mas kamu kalau mau onani jangan pake kitab!!!!! dosa tau’…………

Membaca tata bahasa yang anda miliki rasanya anda cocok masuk dalam arena berikut :

http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=53

selamat menikmati.

salam

painem
Mengenai klaim DEEDAT GENERATION tentang “BIBLE KITAB PORNO (THE PORN SCRIPTURE)”, Anda pasti horny saat membacanya ya? Wah, bisa-bisa Anda membacanya berulang kali sambil onani? wah onani? mas kamu kalau mau onani jangan pake kitab!!!!! dosa tau’…………
_________________________________________________

Membaca tata bahasa yang anda miliki rasanya anda cocok masuk dalam arena berikut :
_________________________________________________

http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=53

_________________________________________________
Atau juga yang ini, mengenai Onani ;

http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=13390

_________________________________________________

Salam buat Painem
selamat berselancar

_________________________________________________
mahmud
agma tuh yg bagus cma ada (1) luh pda mo tau ngak orang yg goblok2 loe tuh goblok yaa msa tuhan telanjang mang ada tuhan telanjang ksih baju dlu dong biar ngak masuk angin from:orang islam yg slalu benci ma orang kristen karna tuhan nya yg telanjang (bugil) oohh yaa mau tau ngak agama yg bagus yg nomor satu jawaban nya adalah (ISLAM)
_________________________________________________
kancrut
gombal orang yahudi dan nasroni yang bisa menyembah patung yang terbelenggu tanpa daya
_________________________________________________
agung s.h
assalam”mualaikum wr.wb kepada fastur2 yg ada di seluruh indonesia kmu sebaik nya tuhh insap dari pada nanti kmu klo meninggal pasti masuk neraka ehh pastur/romo2 km cepet2 deh tabatan na suha langsung minta maaf kpd ALLAH SWT klo kmu tobat kmu akan di maaf kan sama ALLAH SWT allah maha penyayang lgi maha pemurah cepat lah kau bertobat pastur tololllllllllllllll

____________________________________________

Nah Mahmud, agung dan kancrut, forum kalian cocoknya di forum dibawah ini, kalian bisa teriak sepuasnya di situs berikut sambil mengeluarkan umpatan dahsyat kalian :

http://nomind.3.forumer.com/index.php?showtopic=108

http://nomind.3.forumer.com/index.php?showtopic=168

http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=2940&postdays=0&postorder=asc&start=120

http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=791

________________________________________________

Semua agama bagus semua tergantung manusianya masing2. Kalo manusianya kaya elo semua yang kesian kan Tuhan elo semua juga! TUHAN ANE sama TUHAN ENTE gak perlu pembelaan!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Nih Juragan Semua ngapain ributin agama orang! Hidup bener aja… ngapain bela2in agama sendiri kalo ngomong masih kasar, bohong kesana kemari, pikiran kotor.

Salam peace aja deh untuk anak bikers… Keep brotherhood!!

“…Kita ambil contoh sederhana yang mendekati pemahaman Trinitas sbb:
A. Kita ambil contoh mengenai matahari yg terdiri dari :
1. Matahari sebagai wujud benda itu sendiri
2. Cahaya matahari
3. Panas matahari
Dalam hal ini kita tidak bisa memisah-misahkan ketiganya,
karena pada hakekatnya adalah tetap matahari…..”

Justru disinilah letaknya Bung Henri.

Kalo manusia itu TUNGGAL (Unique), individu Bung Henri ya anda itu sendiri, individu Adhi Trisnanto ya saya sendiri, Yang lain pasti bukan. dan mereka yang lainpun adalah individu yang masing-masing juga Tunggal.
Bahkan manusia yang kembar pun, mereka masing-masing punya kepribadian yang TUNGGAL juga, tidak mungkin identik.
jadi di dunia ini BELUM PERNAH ADA dua individu yang sama PERSIS. Seperti yang digambarkan film2 yang bertema klonning.

Dan Manusia itu tunggal tetapi TIDAK ESA karena dia masih bisa disamakan dengan yang lainnya.
Misal masih punya tangan, kaki, mata, bau badan, bayangan, suara dll yang bisa diangap mirip / dianggap sama dengan manusia lainnya.

Nah kalau Tuhan itu Maha Esa, jadi Tuhan itu disamping TUNGGAL (unique) juga ESA (tidak ada persamaan dengan lainnya).
ingat ya ESA itu TUNGGAL dan TIDAK ADA yang menyerupainya.
Istilahnya the one and only gitu loh..

Dalam istilah remaja itu kalo ada cewek yang cuaaanntiiiiiik banget kan dia bilang wah Kulitnya yang putih dan lembut, baunya yang wangi, matanya yang bening dll, tidak ada yang menyamainya. Kalau dia cowok/pengagumnya pasti tidak terima kalau ada cewek lain yang disamakan dengan dirinya.

Kalau Bung Hendri dari awal sudah menganalogikan Tuhan seperti matahari, sinar, dan panasnya ya memang dari awal Bung Hendri tidak mengakui TUHAN itu MAHA ESA.

“…Bagi umat kristiani Isa adalah Firman Allah yang Hidup (KALIMATULLAH) yang menjelma (Emanasi, sbgmn sy jelaskan diatas) mengambil rupa sebagai Manusia yang keluar dari diri Allah melalui Maryam yang lahir tanpa seorang bapak (=tanpa adanya hubungan biologis). dan pada SAAT YANG SAMA FIRMAN ALLAH TETAP MELEKAT pada Allah. (spt penjelasan alinea sebelumnya)….”

Apa karena keistimewaan Isa yang lahir melalui Maryam tanpa seorang bapak sehingga dia layak disebut Tuhan?
kenapa tidak Adam sekalian saja disebut Tuhan yang lahir tanpa seorang bapak dan tanpa ibu?
kan dia malah lebih “dekat” dengan Allah. Karena terjadinya Adam tanpa campurtangan manusia?

“…Oleh sebab Firman Allah adalah Allah maka dari itu umat Kristiani menyebut Tuhan…”

Saya tidak tahu pasti berapakah jumlah Firman Allah?
apa ya disebut Tuhan juga?

Saya juga tidak tahu pasti, APAKAH ayat yang yang menyatakan bahwa Firman Allah adalah Allah itu maksud nya memang seperti itu atau ada arti yang lain.

karena setahu saya
anunya sesuatu adalah sesuatu agak JANGGAL dalam PEMIKIRAN SAYA YANG BODOH.

cobalah anda isi variabel “anunya” dan variabel”sesuatu” dengan kata-kata yang lain, PASTILAH bernilai SALAH

maaf pakai istilah anunya, bukan bermaksud kotor/jorok. Silakan isi dengan hal lain yang konotasinya positif

Terimakasih

Terimakasih mas Adhi masih mau menyempatkan diskusi di forum ini.
_________________________________________________
# Saya tidak tahu pasti berapakah jumlah Firman Allah?
apa ya disebut Tuhan juga?
——————————————————————————
Pemahaman mengenai esensi pencipta jagat dalam tradisi kristen merupakan perjalanan panjang semenjak adam dan hawa sampai masa Isa Almasih, dimana kita berusaha mengenal lebih dalam mengenai keberadaan dan kehendak Sang pencipta.

Dalam tradisi kristen kita hanya mengenal satu ESENSI ILAHI yaitu ALLAH (yang disebut Bapa), yang DidalamNya berdiam secara kekal FIRMANNYA (Putra) dan RUHNYA (Roh Kudus).
Jadi meskipun FirmanNya dan RuhNya sama-sama kekal, tetap karena kesatuannya yang tak terpisahkan dengan Wujud Allah itu sendiri, maka hanya satu yang kekal.
Artinya Allah yang Esa memiliki “tiga keber-ADA-an” yang SEHAKEKAT dalam Dzat.

Allah tidak bergantung dengan sesuatu apapun, tetapi melalui FIRMANNYA dan RUHNYA, ALLAH menjadikan, mengatur dan memerintah segala sesuatu, dan ALLAH menciptakan segala sesuatu dengan FIRMANNYA.

agak sedikit berseberangan dengan pemahaman Konsep Firman yang mas Adhi utarakan, pemahaman umat kristen mengenai Firman adalah FIRMAN ITU SENDIRI yang bersifat sehakekat dengan DzatNya.

Dalam hal ini saya yakin mas Adhi mulai bisa memahami pemahaman arti FIRMAN menurut iman kristiani.

_________________________________________________
# Apa karena keistimewaan Isa yang lahir melalui Maryam tanpa seorang bapak sehingga dia layak disebut Tuhan?
kenapa tidak Adam sekalian saja disebut Tuhan yang lahir tanpa seorang bapak dan tanpa ibu?
kan dia malah lebih “dekat” dengan Allah. Karena terjadinya Adam tanpa campurtangan manusia?
——————————————————————————-

Adam adalah manusia pertama yang DICIPTAKAN oleh ALLAH dari tanah dengan FIRMANNYA.

*) Sedangkan Isa Almasih adalah FIRMAN (KALIMATULLAH) itu sendiri yang kekal yang keluar dari ALLAH yang kekal, yang pada saat yang sama FIRMAN itu tetap berada dalam DIRI ALLAH, karena sama-sama kekal maka FIRMAN itu DILAHIRKAN, BUKAN DICIPTAKAN.

Saya coba berikan lagi satu gambaran ;
Ketika kita berpikir, PIKIRAN KITA bergerak KELUAR dan terucap menjadi kata-kata yang bersuara dan dapat didengarkan orang-orang disekeliling kita, dan pada saat yang sama PIKIRAN ITU tetap BERADA dalam diri kita.
Selanjutnya ketika pikiran-pikiran itu kita tuliskan, akhirnya membentuk buku. Dapat dikatakan bahwa BUKU ITU MENJELMAKAN PIKIRAN KITA, tetapi kertas, huruf-huruf dan tinta yang dipergunakan menuliskan pikiran kita tersebut TIDAK DAPAT DIIDENTIKKAN DENGAN KITA DAN PIKIRAN KITA, MESKIPUN TIDAK DAPAT DIPISAHKAN BEGITU SAJA.

Wujud buku yang menjelmakan pikiran kita bisa saja musnah, tetapi PIKIRAN KITA TETAP SATU dengan DIRI KITA.

dalam hal ini : BUKU YANG MENJELMAKAN PIKIRAN KITA adalah ISA ALMASIH YANG MERUPAKAN FIRMAN ALLAH SENDIRI

Jadi menurut ajaran kristiani :
Isa Almasih = FIRMAN ALLAH itu sendiri
Adam = Diciptakan dengan FIRMANNYA

Sebagai perbandingan menurut Al-Quran :
Adam = Diciptakan dengan FIRMANNYA
Isa Almasih = Diciptakan dengan FIRMANNYA

Menurut ajaran kristiani Penciptaan adalah suatu proses terjadinya segala sesuatu dari yang TIDAK ADA menjadi ADA dan yang MUTLAK MELAKUKAN PENCIPTAAN ADALAH ALLAH SENDIRI.

**) Sy ambil contoh dari sumber islam bahwa Isa membentuk tanah berbentuk burung, lalu meniupkan Ruh kehidupan yang akhirnya terbang. (maaf hal ini tdk ada di Injil).

Dalam Hal ini mas Adhi dapat mensejajarkan kasus diatas dengan kasus penciptaan Adam dan Hawa. Seperti yang saya jelaskan diatas bahwa PENCIPTAAN MAHLUK HIDUP ADALAH MUTLAK MILIK ALLAH. Dari beberapa penjelasan saya sebelumnya dapat ditarik garis lurus mengenai konsep ketuhanan Isa almasih yang sebenarnya adalah FIRMAN ALLAH SENDIRI yang memiliki kuasa Ilahi Penciptaan **), menghidupkan orang mati, Janji Keselamatan, dan bahkan sampai detik ini Isa Almasih masih tetap melindungi kita DALAM ARTI YANG SESUNGGUHNYA, Isa Almasih adalah FIRMAN ALLAH YANG HIDUP, hadir menyertai kita semua didalam kehidupan kita. (Isa Almasih bukan monopoli milik umat Kristen, Isa tidak membawa agama baru, yang dibawa adalah Berita Sukacita dan Keselamatan bagi kita semua).

_________________________________________________

Ini dulu mas, besok tak sambung lagi

Thks. Salam

“Allah tidak bergantung dengan sesuatu apapun, tetapi melalui FIRMANNYA dan RUHNYA, ALLAH menjadikan, mengatur dan memerintah segala sesuatu, dan ALLAH menciptakan segala sesuatu dengan FIRMANNYA.”

Kalau pemahaman saya, firman itu adalah ucapan/perkataan.
jadi firman bisa berarti pemikiran, kehendak.
karena yang berucap/berkata adalah Tuhan,
maka pasti semua pemikiran/kehendaknya terjadi.
makanya disebut Firman.

Kalau yang mencucap/berkehendak adalah manusia tidak disebut Firman. karena ucapanya/kehendaknya belum tentu terjadi.

“Agak sedikit berseberangan dengan pemahaman Konsep Firman yang mas Adhi utarakan, pemahaman umat kristen mengenai Firman adalah FIRMAN ITU SENDIRI yang bersifat sehakekat dengan DzatNya.”

Wah bersebrangannya jauh mas,
seperti logika anu sesuatu adalah sesuatu (seperti di comment sebelumnya)
karena apapun juga yang saya gantikan pada kata2 diatas pasti nilainya salah.
ucapan adhi adalah adhi : salah
pemikiran adhi adalah adhi : salah
ide adhi adalah adhi : salah
tangan adhi adalah adhi : salah

jadi apakah
firman Allah adalah Allah : Benar ?

perseberangan ini yang saya nilai jauh mas

Jadi menurut ajaran kristiani :
Isa Almasih = FIRMAN ALLAH itu sendiri
Adam = Diciptakan dengan FIRMANNYA

kalau menurut saya juga benar mas
Isa Almasih = FIRMAN ALLAH itu sendiri benar, karena Isa Almasih terjadi karena ucapan/kehendak Allah.
ketika Allah berucap/berkehendak maka kehendaknya pasti terjadi.
Adam = diciptakan dengan FIRMANNYA
juga benar, karena Tuhan menciptakan dengan hanya berkata jadi maka jadilah penciptaan itu.

Demikian juga penciptaan seluruh umat manusia ini terjadi karena Firman Allah, kehendak Allah.
Alam semesta yang teratur ini juga bisa disebut Firman Allah, kehendak Allah

“…**) Sy ambil contoh dari sumber islam bahwa Isa membentuk tanah berbentuk burung, lalu meniupkan Ruh kehidupan yang akhirnya terbang. (maaf hal ini tdk ada di Injil)….”

benar mas ini teks lengkapnya
Al Maidah ayat 110
110. (Ingatlah), ketika Allah mengatakan: “Hai Isa putra Maryam, ingatlah nikmat-Ku kepadamu dan kepada ibumu di waktu Aku menguatkan kamu dengan ruhul qudus. Kamu dapat berbicara dengan manusia di waktu masih dalam buaian dan sesudah dewasa; dan (ingatlah) di waktu Aku mengajar kamu menulis, hikmah, Taurat dan Injil, dan (ingatlah pula) diwaktu kamu membentuk dari tanah (suatu bentuk) yang berupa burung dengan ijin-Ku, kemudian kamu meniup kepadanya, lalu bentuk itu menjadi burung (yang sebenarnya) dengan seizin-Ku. Dan (ingatlah) di waktu kamu menyembuhkan orang yang buta sejak dalam kandungan ibu dan orang yang berpenyakit sopak dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) di waktu kamu mengeluarkan orang mati dari kubur (menjadi hidup) dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) di waktu Aku menghalangi Bani Israil (dari keinginan mereka membunuh kamu) di kala kamu mengemukakan kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, lalu orang-orang kafir diantara mereka berkata: “Ini tidak lain melainkan sihir yang nyata.”

juga di surat ali imran ayat 49
49. Dan (sebagai) Rasul kepada Bani Israil (yang berkata kepada mereka): “Sesungguhnya aku telah datang kepadamu dengan membawa sesuatu tanda (mukjizat) dari Tuhanmu, yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung; kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan seizin Allah; dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak; dan aku menghidupkan orang mati dengan seizin Allah; dan aku kabarkan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu adalah suatu tanda (kebenaran kerasulanku) bagimu, jika kamu sungguh-sungguh beriman.

Jadi mampunya nabi Isa untuk menciptakan burung itu adalah suatu mukjizat (tanda kebenaran kerasulan) dan itu juga dengan seizin Allah. Bukan sekehendak nabi Isa sendiri. Memiliki kuasa Ilahi Penciptaan adalah salah satu mukjizat nabi Isa, selain mukjizat2 lainnya.
banyak Mukjizat yang berbeda juga diberikan kepada nabi2 dan rasul2 lain.

“(maaf hal ini tdk ada di Injil). ”
memang sumber islam lebih lengkap isinya dan lebih mudah dibaca/dipelajari.

http://www.alqurandigital.com/download.htm

menu searchnya juga ada

“Agak sedikit berseberangan dengan pemahaman Konsep Firman yang mas Adhi utarakan, pemahaman umat kristen mengenai Firman adalah FIRMAN ITU SENDIRI yang bersifat sehakekat dengan DzatNya.”

Wah bersebrangannya jauh mas,
seperti logika anu sesuatu adalah sesuatu (seperti di comment sebelumnya)
karena apapun juga yang saya gantikan pada kata2 diatas pasti nilainya salah.
ucapan adhi adalah adhi : salah
pemikiran adhi adalah adhi : salah
ide adhi adalah adhi : salah
tangan adhi adalah adhi : salah

jadi apakah
firman Allah adalah Allah : Benar ?

——————————————————————————-
karena apapun juga yang saya gantikan pada kata2 diatas pasti nilainya salah.

ucapan adhi adalah adhi : salah
pemikiran adhi adalah adhi : salah
ide adhi adalah adhi : salah
tangan adhi adalah adhi : salah

*) Suatu hari saya terima telephone, istri saya bertanya, siapa di telephone mas..? saya jawab : Adhi…
Tiba-tiba anak saya mendekati meja saya dan membolak-balik telephone……..lalu saya tanya: cari apa nak……..? dengan cepat anak saya menyahut : Bapak bilang oom Adhi ada di telephone…

secara logika anak saya menganggap bahwa oom Adhi ada didalam telephone, sementara saya dan istri saya sudah paham bahwa walaupun saya bilang di telephone itu adalah Adhi, tapi sudah paham bahwa yang ada di telephone adalah mas Adhi yang benar YANG MUNCUL dalam bentuk getaran suara. Meskipun hanya berwujud suara, saya dan istri saya TIDAK AKAN MENGATAKAN bahwa yang bicara dengan saya adalah BUKAN mas Adhi.

**) Suatu saat saya melihat tayangan iklan di televisi, istri saya bertanya, siapa itu mas ? lalu saya jawab: mas Adhi…..
Jutaan pemirsa yang melihat televisi akan berbuat sama seperti saya terhadap pertanyaan yang sama.
Pada SAAT BERSAMAAN, mas Adhi SUDAH BERADA DI JUTAAN TEMPAT, dan SAAT BERSAMAAN juga mas ADHI TETAP BERADA DI LOKASI SHOOTING, bertingkah laku yang sama seperti yang dilihat jutaan Pemirsa.

Apakah ini juga berarti Mas Adhi jumlahnya Jutaan….?
Tidak bukan..? mas ADHI TETAP SATU.

——————————————————————————
karena apapun juga yang saya gantikan pada kata2 diatas pasti nilainya salah.
========= 0 (nol)

ucapan adhi adalah adhi : salah
pemikiran adhi adalah adhi : salah
ide adhi adalah adhi : salah
tangan adhi adalah adhi : salah

***) Dalam suatu rapat ada pertanyaan: Siapa yang mengusulkan diadakan program reuni…?
(Saya tahu persis bahwa ini adalah usulan mas Adhi)

Dengan entengnya saya akan lakukan tidakan berikut :
1. Bila saya tunjuk wajah anda, pasti anda mengangguk…
2. Bila saya pegang pundak anda, anda mengangguk setuju…
3. Bila saya tunjuk bagian dada, anda tetap mengangguk….
4. Bila saya pegang tangan anda, anda juga mengangguk…
5. Bila saya tarik baju anda, anda akan mengangguk juga….

Kesimpulan yang bisa saya ambil adalah :
1. Wajah Adhi = Adhi
2. Pundak Adhi = Adhi
3. Dada Adhi = Adhi
4. Tangan Adhi = Adhi
5. Baju Adhi = Adhi

Bukan berarti bahwa Wajah, pundak, dada atau bahkan Baju Adhi adalah Adhi, namun semuanya adalah Identik dengan Adhi. dan kita tidak dapat juga mengatakan bahwa Wajah Adhi adalah bukan Adhi.

Dan tidak dapat dikatakan bahwa Adhi ada 5, karena semuanya adalah suatu hakekat kesatuan yang utuh.

Joseph Henry (106)

Anda membuat perumpamaan Trinitas itu dengan

(A) Matahari
1. Matahari sebagai wujudnya sendiri
2. Panas matahari
3. Terang matahari

(B) Surat Perintah (SP)
1. Pejabat menulis surat
2. Surat itu sendiri
3. Roh/Pengaruh dari surat itu

Apakah Henri dapat bersedia memberikan jawaban :

1. Siapa yang diumpamakan sebagai matahari
2. Siapa yang diumpamakan dengan Panas Matahari
2. Siapa yang diumpamakan dengan Terang Matahari

Demikian pula dengan 3 item pada Surat Perintah (SP)

Semoga jawaban Henri dapat memperjelas maksud perumpamaan tersebut.

Salam

pandora

(A) Matahari
1. Matahari sebagai wujudnya sendiri
2. Panas matahari
3. Terang matahari

Apakah Henri dapat bersedia memberikan jawaban :

1. Siapa yang diumpamakan sebagai matahari
2. Siapa yang diumpamakan dengan Panas Matahari
2. Siapa yang diumpamakan dengan Terang Matahari

—————————————————————————-

Point dari perumpamaan diatas adalah mengenai keberadaan dari matahari yang ada bersama-sama dengan cahayanya dan juga panasnya, sengaja saya tidak jabarkan mengenai perumpamaan ini, hal ini saya lakukan agar tidak terjadi salah persepsi dari anda yang bisa jadi kabur menganggap Allah orang Kristen adalah Matahari, Orang kristen menyembah matahari (sbgmana yg pernah saya dengar dari kesaksian mualaf Hj. Irene S ).

———————————
Menanggapi pertanyaan pandora, Trinitas sebenarnya dapat dengan mudah dipahami dengan perumpamaan diri kita sendiri, sebagaimana yang saya tuliskan pada point point diskusi dengan mas Adhi…:

Ketika kita berpikir, PIKIRAN KITA bergerak KELUAR dan terucap menjadi kata-kata yang bersuara dan dapat didengarkan orang-orang disekeliling kita, dan pada saat yang sama PIKIRAN ITU tetap BERADA dalam diri kita.
Selanjutnya ketika pikiran-pikiran itu kita tuliskan, akhirnya membentuk buku. Dapat dikatakan bahwa BUKU ITU MENJELMAKAN PIKIRAN KITA, tetapi kertas, huruf-huruf dan tinta yang dipergunakan menuliskan pikiran kita tersebut TIDAK DAPAT DIIDENTIKKAN DENGAN KITA DAN PIKIRAN KITA, MESKIPUN TIDAK DAPAT DIPISAHKAN BEGITU SAJA.

Wujud buku yang menjelmakan pikiran kita bisa saja musnah, tetapi PIKIRAN KITA TETAP SATU dengan DIRI KITA.

dalam hal ini : BUKU YANG MENJELMAKAN PIKIRAN KITA adalah ISA ALMASIH YANG MERUPAKAN FIRMAN ALLAH SENDIRI

Jadi menurut ajaran kristiani :
Isa Almasih = FIRMAN ALLAH itu sendiri
Adam = Diciptakan dengan FIRMANNYA

Sebagai perbandingan menurut Al-Quran :
Adam = Diciptakan dengan FIRMANNYA
Isa Almasih = Diciptakan dengan FIRMANNYA

Menurut ajaran kristiani Penciptaan adalah suatu proses terjadinya segala sesuatu dari yang TIDAK ADA menjadi ADA dan yang MUTLAK MELAKUKAN PENCIPTAAN ADALAH ALLAH SENDIRI.

Salam

Adhi Trisnanto :
Jadi mampunya nabi Isa untuk menciptakan burung itu adalah suatu mukjizat (tanda kebenaran kerasulan) dan itu juga dengan seizin Allah. Bukan sekehendak nabi Isa sendiri. Memiliki kuasa Ilahi Penciptaan adalah salah satu mukjizat nabi Isa, selain mukjizat2 lainnya.

“(maaf hal ini tdk ada di Injil). ”

======== Menurut ajaran kristiani Penciptaan adalah suatu proses terjadinya segala sesuatu dari yang TIDAK ADA menjadi ADA dan yang MUTLAK MELAKUKAN PENCIPTAAN ADALAH ALLAH SENDIRI dan tidak diwakilkan atau dibantu oleh pihak-pihak lain.

======== Penciptaan burung oleh Isa memang tidak terdapat dalam Injil karena Isa tidak pernah melakukan hal yang demikian, yang dilakukan oleh Isa adalah Mujizat Spt dlm Injil Matius, Markus, Lukas dan Yohanes.
Keempat Injil inilah yang diakui oleh gereja setelah melalui perjalanan panjang melalui berbagai pendekatan baik secara Geografis, anthropologis, kronologis, archeologis serta pendekatan keilmuan lainnya yang mendukung keotentikan perbuatan Isa Almasih.

————————
Adhi :
memang sumber islam lebih lengkap isinya dan lebih mudah dibaca/dipelajari.

http://www.alqurandigital.com/download.htm

menu searchnya juga ada

========= Terima kasih, saya juga sudah pakai sumber Al Quran Online by : http://www.dudung.net.

========= Sepertinya dialog diantara kita tentang pemahaman Esensi Allah terbentur oleh ayat Al Quran yang anda imani :

[17:85] Dan mereka bertanya kepadamu tentang Roh. Katakanlah: “Roh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit”. ( AL ISRAA’ (Memperjalankan di malam hari ) ayat 85)

salam

Yoseph Henri (115)

Anda tidak bersedia menjabarkan mengenai perumpamaan matahari, karena takut disalah persepsikan seolah olah Allah orang Kristen adalah matahari, orang Kristen menyembah matahari, Itu anda dengar dari pengakuan Irene mantan biarawati yang menjadi mualaf. Irene tentu mempunyai bukti alasan kuat bila dia mengatakan demikian, karena sebagai seorang mantan biarawati, tentu dia banyak tahu mengenai agama kristen. Menurut saya itu bukan berarti Yesus yang mengajarkan hal tersebut. Ajaran ITU ADA setelah Yersus pergi, dimana agama Kristen terkontaminasi dengan ritual ritual pagan yang hidup subur di zaman itu dan Paulus mengadopsinya guna memenangkan bangsa pagan (diluar bangsa Yahudi) masuk kedalam agama Kristen. Okelah, Saya tidak akan mengomentari ini lebih jauh.

Kembali ke matahari yang anda ambil perumpamaan mengenai trinitas.
Allah Sang Pencipta tidak akan dapat disamakan/diperumpamakan dengan ciptaanNya. Tidak ada yang sama dengan Dia. Anda hanya mengambil *panasnya dan terangnya dari matahari. Anda menyampingkan bahwa masih ada yang lain dari matahari, seperti Helium, Nitrogen, sulphur, kutubnya, katulistiwanya dll. yang juga banyak terdapat pada benda samawi lainnya. Jadi disini bukan tri tapi sudah menjadi multi. Panas dan terangnya matahari akan hilang bila malam tiba, digantikan sinar bulan sedang panasnya sudah tidak terasa lagi.

Begitu juga dengan surat perintah (SP). Pejabat yang membuat SP tersebut memerlukan bawahan yang akan mengetik, menulis SP itu. Bila ditulis, disamping kertas – dia memerlukan pena + tinta atau mesin ketik + pita carbon atau komputer + printer dan toner. Disini juga bukan lagi tri tapi sudah multi.

BIla perumpamaan yang serba tiga anda ambil adalah dari hasil ciptaan Yang Maha Pencipta, maka akan menghasilkan arti banyak. Karena benda selalu mengandung banyak elemen dan banyak sifat.

Apa yang diajarkan Yesus dan Perjanjian Lama adalah muda dicerna dan tidak memerlukan perumpamaan/penjelasan yang menjelimet, membingungkan dan juga absurd.
Anda dapat membandingkannya dengan ayat ayat tersebut di bawah ini :
Markus 12:29-32; Ulangan 4:39; Ulangan 32:39;
1 Raja raja 8:60; 2 Raja raja 19:15; Yesaya 44:9; Yesaya 45:5; Yesaya 45:21,22; Yesaya 46:9. Hayo siapa lagi yang mau menambahkannya.

Kelihatannya anda hanya menyandarkan akal budi anda pada rumusan rumusan yang dihasilkan Konsili Nikea ditahun tigaratusan dan tidak melihat apa yang diucapkan oleh Yesus atau yang terdapat pada Perjanjian Lama.

**Menurut ajaran Kristiani Penciptaan adalah suatu proses
terjadinya segala dari TIDAK ADA menjadi ADA dan YANG MUTLAK MELAKUKAN PENCIPTAAN ADALAH ALLAH SENDIRI**

Nah, kalau ini saya setuju banget.

Salam

Pandora—
Anda tidak bersedia menjabarkan mengenai perumpamaan matahari, karena takut disalah persepsikan seolah olah Allah orang Kristen adalah matahari, orang Kristen menyembah matahari, Itu anda dengar dari pengakuan Irene mantan biarawati yang menjadi mualaf. Irene tentu mempunyai bukti alasan kuat bila dia mengatakan demikian, karena sebagai seorang mantan biarawati, tentu dia banyak tahu mengenai agama kristen.

====Benar sekali karena sebenarnya banyak rumusan yang bisa dipakai sebagai acuan pemahaman konsep ini, dan sengaja memang tidak saya bahas menunggu respond anda yang memang sudah saya duga sebagian besar muslim di indonesia dewasa ini memakai kaidah acuan pemikiran kristologi dari Irene yang dipuja-puja muslim sebagai mualaf dan mantan biarawati dan memang anda sendiri menelan mentah-mentah setiap informasi yang berada di seberang kaidah anda (maaf).
–untuk bahan referensi saja mengenai comment Irene bisa klik berikut :

http://indiegal.wordpress.com/2006/08/29/irene-handono-and-all-of-the-crazy-stuffs-bout-kristeni/

====Memang benar matahari terdiri dari banyak komposisi selain sinar dan panasnya seperti yang anda sebutkan diatas, namun yang saya ungkapkan pada pembicaraan diatas adalah mengenai Esensi Allah, Acuan dasar kristiani mengenai Trinitas adalah menuju ke Alkitab (yang anda dan Irene anggap sudah dirubah dsb, kita umat kristiani mengimani sebagai SUATU KESAKSIAN TERHADAP HUBUNGAN VERTIKAL MANUSIA TERHADAP PENCIPTANYA, yang DITULISKAN oleh Orang-orang suci pada masa Alkitab, mengenai hal keotentikan alkitab nanti kita bicarakan usai diskusi mengenai Esensi Pencipta selesai, setuju…?? saya berharap kita dapat selalu berbagi pandangan untuk bisa saling mengerti kenapa kita bertahan diposisi kita masing-masing).

—-Kelihatannya anda hanya menyandarkan akal budi anda pada rumusan rumusan yang dihasilkan Konsili Nikea ditahun tigaratusan dan tidak melihat apa yang diucapkan oleh Yesus atau yang terdapat pada Perjanjian Lama.

=====Inilah yang membedakan ajaran kristiani dengan ajaran yang anda imani, dalam ajaran yang saya imani kita DIBEBASKAN dan bahkan DIHARUSKAN menggunakan AKAL BUDI dalam menjalani hidup, Alkitab HANYA MEMBERIKAN GAMBARAN bagaimana hidup yang Benar, urusan person mau berontak keluar jalur resiko ditanggung penumpang, dan satu lagi yang paling penting adalah Umat Kristen tidak pernah takut mengkritik Alkitabnya sendiri, apalagi terhadap pemimpin-pemimpin Gereja bila melakukan suatu hal yang kurang tepat, pemimpin Gereja kan juga manusia…..

=====Sebenarnya untuk memahami konsep Esensi Pencipta ini tidaklah rumit, yang jadi rumit sebenarnya adalah karena Umat Islam sudah terlanjur menganggap bahwa Kristen itu identik dengan Barat, apa-apa yang berbau Amerika adalah Kristen…! dan isu yang lagi hangat adalah bahwa Amerika adalah musuh islam, dilain pihak umat kristen sendiri termakan anggapan anda dan menganggap kristen adalah bagian dari barat, klop sudah…..!!!
Sejarah masuknya kristen sendiri ya kok pas bareng dengan penjajah belanda.
Perlu saya ingatkan lagi mungkin anda sudah lupa bahwa kristen muncul di sekitaran palestina dan israel.

=====bila anda menyukai studi mengenai sejarah agama, pada masa awal kekristenan dan awal islam anda dapat meng klik situs berikut ini :

http://www.iscs.or.id/do/index.php

=====Kembali ke topik.
Seperti yang saya jelaskan di point sebelumnya : (111)

Dalam tradisi kristen kita hanya mengenal satu ESENSI ILAHI yaitu ALLAH (yang disebut Bapa), yang DidalamNya berdiam secara kekal FIRMANNYA (Putra) dan RUHNYA (Roh Kudus).
Jadi meskipun FirmanNya dan RuhNya sama-sama kekal, tetap karena kesatuannya yang tak terpisahkan dengan Wujud Allah itu sendiri, maka hanya satu yang kekal.
Artinya Allah yang Esa memiliki “tiga keber-ADA-an” yang SEHAKEKAT dalam Dzat.

Allah tidak bergantung dengan sesuatu apapun, tetapi melalui FIRMANNYA dan RUHNYA, ALLAH menjadikan, mengatur dan memerintah segala sesuatu, dan ALLAH menciptakan segala sesuatu dengan FIRMANNYA.

Saya kutip lagi pembahasan saya dengan mas Adhi sbb :

***) Dalam suatu rapat ada pertanyaan: Siapa yang mengusulkan diadakan program reuni…?
(Saya tahu persis bahwa ini adalah usulan mas Adhi)

Dengan entengnya saya akan lakukan tidakan berikut :
1. Bila saya tunjuk wajah anda, pasti anda mengangguk…
2. Bila saya pegang pundak anda, anda mengangguk setuju…
3. Bila saya tunjuk bagian dada, anda tetap mengangguk….
4. Bila saya pegang tangan anda, anda juga mengangguk…
5. Bila saya tarik baju anda, anda akan mengangguk juga….

Kesimpulan yang bisa saya ambil adalah :
1. Wajah Adhi = Adhi
2. Pundak Adhi = Adhi
3. Dada Adhi = Adhi
4. Tangan Adhi = Adhi
5. Baju Adhi = Adhi

Bukan berarti bahwa Wajah, pundak, dada atau bahkan Baju Adhi adalah Adhi, namun semuanya adalah Identik dengan Adhi. dan kita tidak dapat juga mengatakan bahwa Wajah Adhi adalah bukan Adhi.

Dan tidak dapat dikatakan bahwa Adhi ada 5, karena semuanya adalah suatu hakekat kesatuan yang utuh.

salam

Pandora—-
BIla perumpamaan yang serba tiga anda ambil adalah dari hasil ciptaan Yang Maha Pencipta, maka akan menghasilkan arti banyak. Karena benda selalu mengandung banyak elemen dan banyak sifat.

====Benar sekali, Trinitas menekankan pada KEBERADAAN ALLAH dalam ZATNYA, dan bukan SIFATNYA (baru sejauh ini yang saya ketahui). Sifat Allah tak terhingga (kalau tidak salah dalam islam dikenal ada 99 Asma Allah, itupun digali dari sumber Alquran).

====Memang anda benar, benda selalu mengandung banyak elemen, pemahaman konsep Trinitas semestinya tidak dicontohkan dalam bentuk benda karena ESENSI ALLAH tidak bisa disamakan dengan benda ciptaanNya, namun sebagai manusia yang diberiNya akal budi, kita senantiasa mencari pendekatan yang dirasa mendekati keterbatasan pemikiran manusia dalam memahami SANG PENCIPTA.

Lagi-lagi saya kembalikan ke contoh (bukan 3 tapi 5):

Siapakah Anda…?
1. Wajah….?
2. Kepala…?
3. Tangan…?
4. Kaki…..?
5. Dada….?
6. Ataukah keseluruhan tubuh anda…?

Secara logika gampangnya pasti kita jawab adalah point 6.

Andai memang demikian kita terlupa beberapa point lagi yang harus dijawab :
7. Bagaimana dengan akal budi anda…?
8. Bagaimana dengan roh anda….?

Dan kita pasti akan jawab nomor 7 dan 8 juga, karena suatu kesatuan.

Demikianlah Esensi manusia yang kita ketahui adalah point
1. Tubuh kita yang berwujud daging ===> Tangan, kaki dll…
2. Akal Budi ===> Sifat, pemikiran, ucapan dll.
3. Roh
4. ……… dst….(mungkin ada tambahan yg anda ketahui)

Esensi ALLAH (yang digali dari Alkitab) adalah :
1. ALLAH
2. FIRMAN (KALAM)
3. ROH

Tidak berarti bahwa Allah itu 3, karena ALLAH BERADA BERSAMA-SAMA DENGAN KALAM DAN RUHNYA , yang tidak tercerai-berai.

Salam

Yoseph Henri,

Anda benar waktu mengatakan sifat Allah (Asma Allah) yang anda gali dari Al’Quran, seperti juga dengan Allahnya Perjanjian Lama dan Allahnya Yesus memiliki beberapa sifat. Tapi harus diingat bahwa Allah yang disebutkan di atas adalah satu oknum yaitu Allah Yang Maha Esa. Berbeda dengan Trinitas yang terdiri 3 oknum, walau anda membelanya bahwa 3 oknum adalah satu (tunggal)

Anda sepakat semestinya konsep Trinitas tidak dicontohkan dengan bentuk benda karena Esensi Allah tidak bisa disamakan dengan ciptaannya. Jadi perumpamaan yang anda ambil selama ini juga menyalahi dengan kepakatan anda tersebut di atas.

Mengenai tangan, kaki, akal, budi dll yang anda katakan itu adalah esensi manusia, saya setuju banget, bila itu tidak dikaitkan dengan esensi Allah.

Esensi Allah (yang digali dari Alkitab).
** Tidak berarti bahwa Allah itu 3. karena Allah berada bersama dengan kalam dan ruhnya, yang tidak bercerai berai***

Karena anda katakan itu menurut Alkitab, anda tentu dapat mengatakan pada ayat (bukan yang tersirat) mana itu dapat ditemukan.

Salam

—-Pandora
Anda benar waktu mengatakan sifat Allah (Asma Allah) yang anda gali dari Al’Quran, seperti juga dengan Allahnya Perjanjian Lama dan Allahnya Yesus memiliki beberapa sifat. Tapi harus diingat bahwa Allah yang disebutkan di atas adalah satu oknum yaitu Allah Yang Maha Esa. Berbeda dengan Trinitas yang terdiri 3 oknum, walau anda membelanya bahwa 3 oknum adalah satu (tunggal)

===Sebaiknya kita mulai membiasakan untuk menghindari mempergunakan kata oknum untuk menghindari kesan personifikasi.

===========================================
Sekarang saya minta pendapat pandora ttg SANG PENCIPTA :

*) Apakah Pandora mengenali SIAPA ALLAH yg pandora imani..?
**) Seperti apakah ESENSI ALLAH yg pandora imani…?

kalau jawaban pandora hanya merujuk sifat-sifatnya saja dan keajaiban jagat ciptaanNya saja itu bukan merupakan jawaban yang mewakili diskusi kita karena yang kita bahas adalah mengenai KEBERADAAN ALLAH itu sendiri, bukan SIFAT ataupun CIPTAANNYA.
——

Sementara pengalaman spiritual mengenai KEBERADAAN SANG PENGUASA oleh serumpun masyarakat yang tersebar di seluruh Dunia berbeda-beda. Dari kesemuanya mereka memahami Sifat dari sang penguasa itu antara lain : baik, melindungi, membela dlsb.

Namun mereka juga menjadi ‘Penasaran’ ingin mewujudkan rasa terimakasihnya melalui apa2 yang bersinggungan langsung dengan pengalaman pribadi mereka.

@ Ada yang menganggap SANG PENCIPTA itu adalah Matahari
@ Ada yang menganggapnya Bulan
@ Ada yang menganggapnya Pohon2 besar
@ Ada yang menganggapnya Patung2
@ Ada yang menganggapya Batu2 bertuah

Mereka melakukan itu karena mereka mendapatkan ‘sesuatu’ yang diinginkan oleh sebab itulah mereka ‘memberikan tempat istimewa’ kepada yang bersangkutan.

Kita tidak bisa dengan mudahnya menghakimi mereka dengan mudahnya karena merekalah yang melewati pengalaman spiritual pribadi mereka ‘dalam tahap kemampuan berfikir mereka’.

Di jaman Nabi-nabi dalam Alkitab:
1. Adam mengenal Allah dalam esensi sebagai Firman (Suara) dan langkah kakiNya.
2. Musa mengenal Allah dalam esensi sbg Firman (suara) dan juga wujud Tiang Api.
3. Abraham mengenal Allah dalam esensi hampir sama dg Musa
4. Paulus mengenal Allah dalam esensi sbg Cahaya dan Firman

Itulah sekelumit pengalaman yang merujuk pada Keberadaan Allah. Dan menurut pendapat pribadi saya hal ini bisa dijadikan sebagai suatu pertimbangan dalam memahami Esensi Allah yang menjadikan rumusan Trinitas, apabila tidak dijadikan sebagai rumusan bisa2 kita akan terjebak dalam situasi yang sulit, bisa saja kita akhirnya terjebak dalam penyembahan berhala, sbg misal kita menyembah Allah dalam wujud Api dan kita akan menempatkan api diatas segalanya karena kita tahu musa bertemu Allah dalam wujud Api.
Atau bisa jadi kita akan menyembah awan karena wujud yang dilihat Musa dan pengikutnya adalah dalam bentuk Awan.
(sengaja tidak saya kutipkan bagian pendukung dari alkitab karena kita berbicara dalam bahasa logika berdasar akal budi yang telah kita terima dariNya).

—– Anda sepakat semestinya konsep Trinitas tidak dicontohkan dengan bentuk benda karena Esensi Allah tidak bisa disamakan dengan ciptaannya. Jadi perumpamaan yang anda ambil selama ini juga menyalahi dengan kepakatan anda tersebut di atas.

====Memang anda benar pemahaman konsep Trinitas semestinya tidak dicontohkan dalam bentuk benda karena ESENSI ALLAH tidak bisa disamakan dengan benda ciptaanNya, namun sebagai manusia yang diberiNya akal budi, kita senantiasa mencari PENDEKATAN yang dirasa mendekati KETERBATASAN daya fikir dalam memahami SANG PENCIPTA.

Salam

@Dear all,

Diskusi tentang Tritunggal (Trinitas) mohon pindah ke artikel berikut ini yang membahas tentang Tritunggal (Trinitas):

Tri Tunggal Mahakudus
Tritunggal Mahakudus 2

Untuk mengikuti artikel/komentar baru dari blog ini dapat dilakukan dengan RSS berikut ini:

agamaku.wordpress.com
Komentar di agamaku.wordpress.com

GBU

Maaf Dewo, saya masih betah disini.

Henri,

*Apakah Pandora mengenali siapa Allah yang pandora imani
**Seperti apa esensi Allah yang pandora imani.

Kelihatannya pertanyaan itu dapat juga ditujukan kepada Anda.

Saya mengenali Allah dan esensinya seperti anda mengenali Allah dan esensinya menurut keyakinan anda.

Saya mengenali/mengimani Allah melalui ciptaan-Nya yang dapat dilihat dengan kasat mata,, seperti penciptaan alam semesta dengan segala isinya yang tidak memerlukan perumpamaan-perumpamaan dan semuanya itu difirmankan didalam Al Qur’an.

Al Baqarah 22,29, 117

(22) (Dia-lah) yang menjadikan untuk kamu bumi sebagai hamparan dan langit sebagai atap dan Dia menurunkan air hujan lalu Dia hasilkan dengan (air) itu buah buahan sebagai rezeki untuk kamu karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, sedangkan kamu mengetahui.

Disamping penciptaan-Nya itu, Allah juga memperingatkan “jangan mempersektukan Dia dengan yang lain. Anda dapat mengartikan sendiri apa yang dimaksud mepersekutukan.

(29) Dia-lah yang telah menciptakan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak (menciptakan) langit lalu disempurnakan-Nya tujuh langit. Dan dia Maha mengetahui segala sesuatu.

(117) Pencipta langit dan bumi, dan apabila Dia telah menetapkan suatu urusan, maka Dia hanya mengatakan,”Jadilah”, lalu jadilah.

Allah hanya cukup mengatakan *Kun Faya Kun* untuk menciptakan sesuatu (urusan), seperti pencitaan Adam dan Isa Putra Maryam (Yesus). TIdak ada yang ajaib disini.

Esensi keesaannya terdapat dalam surat Al Ikhlas yang sekaligus membantah bahwa Dia beranak dan diperanakkan.

Al Ikhlas
(1) Katakanlah,”Dia-lah Allah yang Maha Esa
(2) Allah tempat meminta
(3) Dia tidak beranak dan tidak diperanakkan
(4) dan tidak ada seorangpun yang setara dengan-Nya.

Esensi bahwa Dia adalah yang Esa, muda dicerna dan tidak memerlukan persamaan/perumpamaan yang macam macam.

Allah adalah hakim yang adil.
At Thin:8
BUkankah Allah seadil-adil hakim?

Allah akan mengadili manusia menurut kadar iman dan perbutannya selama didunia dan tidak mengalihkannya kepada orang lan.

Itu cuma sebagian kecil pengenalan/keimanan saya terhadap Allah yang dapat saya paparkan.

Kapan kira bersepakat diskusi ini mengenai KEBERADAAN ALLAH ITU SENDIRI, bukan SIFAT ataupun CIPTAANNYA. Dari awal diskusi ini dengan bung Adhi anda tidak pernah mengatakannya.

Salam

Henri,

Saya membaca mengenai apa yang disinyalir oleh Irene itu bukan dari sumber dia. Saya telah membacanya lebih dari sepuluh tahun lalu. Dan saya tidak menelan mentah seperti yang anda katakan. Saya membandingkan apa yang ada di PL dan apa yang ada PB dan surat surat Paulus.

Salam

Quote:
on 09 Jun 2007 at 3:56 am112
Adhi Trisnanto
“Allah tidak bergantung dengan sesuatu apapun, tetapi melalui FIRMANNYA dan RUHNYA, ALLAH menjadikan, mengatur dan memerintah segala sesuatu, dan ALLAH menciptakan segala sesuatu dengan FIRMANNYA.”
=================
Tanggapan: Tidak semua ciptaan Allah itu diciptakan dengan Firman tetapi ada yang dibentuk oleh-NYA.
Genesis 2:7 And the LORD God formed man of the dust of the ground, and breathed into his nostrils the breath of life; and man became a living soul.8 And the LORD God planted a garden eastward in Eden; and there he put the man whom he had formed.

Salam

—pandora
Saya mengenali/mengimani Allah melalui ciptaan-Nya yang dapat dilihat dengan kasat mata,, seperti penciptaan alam semesta dengan segala isinya yang tidak memerlukan perumpamaan-perumpamaan dan semuanya itu difirmankan didalam Al Qur’an.

===Umat kristiani mengenal SANG PENCIPTA selain melalui CIPTAANNNYA dan segala MUJIZATNYA yang telah ditunjukkanNya, juga MENGENALNYA DALAM KEBERADAAN ILAHINYA YANG ESA DAN KEKAL yaitu ALLAH, yang DidalamNya berdiam secara kekal FIRMANNYA/KALAM dan ROHNYA yang melekat dan tak tercerai berai.

—Pandora
Kapan kita bersepakat diskusi ini mengenai KEBERADAAN ALLAH ITU SENDIRI, bukan SIFAT ataupun CIPTAANNYA. Dari awal diskusi ini dengan bung Adhi anda tidak pernah mengatakannya.

===Mohon maaf saya yang salah persepsi.

salam

Henri,

Dalam diskusi kita tersebut di atas memang ada beberapa hal yang kita tidak sepakat dan juga ada beberapa yang kita sepakati. Walaupun begitu, saya senang dapat berdiskusi dengan anda. Tidak ada kalimat vulgar yang kita lontarkan hendaknya menjadi ciri dari blog yang dikomandoi oleh Bung Dewo.

Salam

—–Pandora

Al Baqarah 22,29, 117

(22) (Dia-lah) yang menjadikan untuk kamu bumi sebagai hamparan dan langit sebagai atap dan Dia menurunkan air hujan lalu Dia hasilkan dengan (air) itu buah buahan sebagai rezeki untuk kamu karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, sedangkan kamu mengetahui.

—-Disamping penciptaan-Nya itu, Allah juga memperingatkan “jangan mempersektukan Dia dengan yang lain. Anda dapat mengartikan sendiri apa yang dimaksud mepersekutukan.

===Saya dan juga Seluruh umat kristiani serta nenek moyangnya yaitu bangsa yahudi TERLEBIH DAHULU mengenal ALLAH YANG ESA dan TIDAK PERNAH SEKALIPUN mempersekutukan Nya dengan yang lain.

(29) Dia-lah yang telah menciptakan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia berkehendak (menciptakan) langit lalu disempurnakan-Nya tujuh langit. Dan dia Maha mengetahui segala sesuatu.

===Kami juga menyetujuinya, Allah Maha Kuasa.

(117) Pencipta langit dan bumi, dan apabila Dia telah menetapkan suatu urusan, maka Dia hanya mengatakan,”Jadilah”, lalu jadilah.

===Demikian pula mengenai hal penciptaan ini seperti yang tertera pada kitab Kejadian.

—–Allah hanya cukup mengatakan *Kun Faya Kun* untuk menciptakan sesuatu (urusan), seperti pencitaan Adam dan Isa Putra Maryam (Yesus). TIdak ada yang ajaib disini.

===Dalam iman Kristiani yang sedikit baru saya pahami membedakan antara : FIRMAN yang KEBERADAANNYA KEKAL yang MELEKAT sehakekat dengan ALLAH, dengan FIRMAN yang didefinisikan sebagai suatu UCAPAN.

—–Esensi keesaannya terdapat dalam surat Al Ikhlas yang sekaligus membantah bahwa Dia beranak dan diperanakkan.

Al Ikhlas
(1) Katakanlah,”Dia-lah Allah yang Maha Esa
(2) Allah tempat meminta
(3) Dia tidak beranak dan tidak diperanakkan
(4) dan tidak ada seorangpun yang setara dengan-Nya.

===Umat Kristen diseluruh dunia mengamini point-point di atas bahwa ALLAH TIDAK BERANAK DAN TIDAK DIPERANAKKAN.

Sekedar meluruskan, bahwa yang dikritik oleh Alquran adalah terhadap bidah kristen arab yang telah menyimpang dari pemahamannya terhadap konsep Trinitas, termasuk diantaranya adalah sekte kristen maryaman yang menganggap bahwa Allah memperistri Maryam dan melahirkan Isa secara biologis.


At Thin:8
BUkankah Allah seadil-adil hakim?

Allah akan mengadili manusia menurut kadar iman dan perbutannya selama didunia dan tidak mengalihkannya kepada orang lan.

===Benar sekali, sama seperti yang saya utarakan diatas,
Saya dan juga Seluruh umat kristiani serta nenek moyangnya yaitu bangsa yahudi TERLEBIH DAHULU memahami hal ini, DOSA SESEORANG TIDAK AKAN PERNAH DITANGGUNG OLEH PIHAK LAIN.

—Itu cuma sebagian kecil pengenalan/keimanan saya terhadap Allah yang dapat saya paparkan.

===Anda terlalu merendahkan diri, saya merasa terhormat mendapatkan kesempatan berbagi wawasan dengan anda.

Salam.

Henri,

**Sekedar meluruskan, bahwa yang dikritik oleh Al Qur’an adalah bidah kristen Arab yang telah menyimpang dari pemahamannya terhadap konsep Trinitas, termasuk diantaranya kristen maryaman yang menganggap bahwa Allah memperistri Maryam dan melahirkan Isa secara biologis**

Sepengetahuan saya yang sedikit ini, tidak ada sumber Al Qur’an mengenai apa yang anda utarakan itu. Al Qur’an juga tidak ada dan tidak pernah menceritakan mengenai adanya Kristen Maryaman. Al Qur’an juga tidak menyinggung bahwa Allah telah menikahi Maryam dan melahirkan Isa secara biologis itu sebagaimana yang dikatakan bid’ahnya Kristen Maryaman

Mengenai kelahiran Yesus (Isa Putra Maryam) dapat Henri temui pada Surat Ali Imran ayat 45, dan 47.

(45) (Ingatlah) ketika malaikat berkata, “Hai Maryam, sesungguhnya Allah memberi kabar gembira kepada engkau dengan perkataan (perintah) dari Allah namanya Almasih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat, dan salah seorang daripada orang orang yang dekat (kepada Allah)

(47) Maryam berkata,” Ya Tuhanku bagaimana aku akan mendapat seorang anak, sedang aku belum pernah disentuh oleh manusia” Allah berfirman (dengan perantaraan jibril),”Demikianlah Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, apabila Dia memutuskan sesuatu maka Dia hanya cukup berfirman kepadanya,”jadilah” maka jadilah.

Salam

—-Sepengetahuan saya yang sedikit ini, tidak ada sumber Al Qur’an mengenai apa yang anda utarakan itu. Al Qur’an juga tidak ada dan tidak pernah menceritakan mengenai adanya Kristen Maryaman. Al Qur’an juga tidak menyinggung bahwa Allah telah menikahi Maryam dan melahirkan Isa secara biologis itu sebagaimana yang dikatakan bid’ahnya Kristen Maryaman

===Saya kebetulan menyukai sains korelasi Islam-kristen, dan sayapun baru baca kemarin untuk sekte ini kalau tidak salah ada di salah satu bagian disini :

http://answering-islam.org/Bahasa/index.html

Kalau boleh saya ingin berbagi cerita kepada anda,
Saya kebetulan dilahirkan dari keluarga katholik roma dan jawa tulen, dengan seringnya mengamati adanya kontradiksi antara islam-kristen menjadikan diri saya kritis dan harus mengambil suatu keputusan yang saya anggap benar.
Dalam prinsip hidup saya, saya harus benar-benar tahu mengenai apa yang saya percayai itu benar atau tidak, saya tidak ingin mati ‘konyol’ hanya karena saya merasa keyakinan saya ini benar tanpa menggali kebenarannya.
Langkah yang sangat kontradiksi yang saya lakukan adalah dengan membaca literatur maupun buku-buku (dalam hal ini adalah buku islami) yang ekstra pedas mengecam keyakinan kristen, melakukan kritik terhadap Alkitab yang saya yakini, walaupun pada awalnya darah bergejolak, namun saya harus berpikir realistis, masing-masing mengklaim kebenarannya, yang satu begini, yang satu begitu, mana yang benar..?
Hingga suatu saat akhirnya saya sering mengikuti seminar mengenai islam-kristen yg diadakan ISCS.
Adapun acuan referensi mengenai sejarah gereja kristen awal yg sampai saat ini tetap menggunakan bahasa arab serta sholat 7 waktu (yg meneruskan tradisi yahudi) saya dapat dari sini :

http://www.iscs.or.id/do/index.php


Dari sini saya mengetahui sejarah gereja mula2, perkembangan ajaran kristen baik bidah2 (sesat/menyimpang dari ajaran yg semestinya) kristen maupun kristen yang lurus di jazirah arab sampai pada masa pra islam sampai masa awal islam, yang disertai dengan bukti inskripsi2 kunonya, dan juga mengenai hubungan kristen dengan kekalifahan islam.
Dari sini juga saya mengetahui korelasi Alquran yang mengecam paham Tritheisme dll yang ditujukan pada kristen2 bidah yang tersebar di arab (kira2 100 aliran kristen bidah).
Dan banyak hal lain yang mengupas hal2 yang menjembatani kesenjangan hubungan islam-kristen yang ditinjau dari berbagai aspek. (Kl tdk salah ingat KH Agil Siraj, Nurcolish Majid serta banyak tokoh muslim serta mahasiswa2 muslim hadir dlm seminar2 yg diadakannya)

Hal2 tersebut memang tidak ada dalam Alquran karena (yang saya tahu) bukti2 sejarah yang dimiliki oleh islam hanyalah bukti2 sejarah sesudah masa2 Alquran diwahyukan saja.

Bilamana anda ada keinginan, anda bisa coba tanya barangkali masih ada stok buku2 yg pernah diseminarkan (sy sendiri juga mau tanya & baru registrasi. kmrn)

salam.

Menyambung tulisan saya diatas,
Sampai saat ini saya masih katholik roma dan sejara jujur saya pribadi masih memiliki kecacatan dalam keimanan saya dalam memahami aturan gereja yaitu mengenai konsep ‘pengakuan dosa’ yg sampai saat ini masih saya lakukan secara langsung melalui doa2 saya (untuk ini saya mohon bantuan mas dewo kalau ada kesempatan memberikan tanggapannya, thks).

Buat Pandora.
Kalau boleh saya ingin menanyakan kepada anda, Anda memahami konsep Alquran itu sebagai Ciptaan atau bagaimana..?

salam

Henri,

Sebagian kecil Pengertian saya atas konsep Al Qur’an adalah seperti tersebut di bawah ini.

Al Qur’an adalah wahyu Allah yang disampakan oleh malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad selama lebih dari 20 tahun. Setiap ayat yang diterima oleh Nabi ditulis dan dihapalkan oleh para sahabat. Ayat pertama yang diterima adalah Surat Al ‘Alaq : 1-5

(1) Bacalah dengan nama Tuhanmu yang telah menciptakan
(2) Dia menciptakan manusia dari segumpal darah
(3) Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah
(4) Yang mengajari (manusia) dengan perantaran kalam
(5) Dia mengajari manusia apa yang belum diketahuinya.

——Ayat tersebut adalah penghargaan terhadap kalam (tulisan) sebagai alat untuk pengetahuan manusia.

——Al Qur’an menjadi petunjuk kerpada orang yang bertaqwa dan tidak diragukan keraguan didalamnya. Seperti yang terdapat dalam Al Baqarah:2-5

(2) Kitab (Al Qur’an) ini tidak ada keraguan di dalamnya, menjadi petunjuk bagi orang orang yang bertaqwa

(3) (yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, mendirikan salat, dan menafkakan sebagian rezeki yang telah Kami karuniakan kepada mereka

(4) dan mereka yang beriman kepada apa yang telah diturunkan (Al Qur’an) kepadamu (Muhammad) dan apa yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya hari akhirat

(5) Mereka itulah yang mendapat petunjuk dari TUhan mereka dan mereka itulah orang orang yang beruntung.

——–Allah berjanji menjaga kemurnian Al Qur’an dari campur tangan manusia yang mencoba menyusupkan sesuatu ataupun mengurangi kelengkapannya. Seperti firmannya:

Surat Fushilat:41-42
(41) Sesungguhnya orang orang yang ingkar dengan peringatan (Al Qur’an) ketika peringatan itu datang kepada mereka, dan sesungguhnya (peringatan itu) adalah kitab yang mulia.

(42) yang tidak didatangi kebatilan padanya dihadapannya dan tidak (pula) dari belakangnya yang diturunkan dari Yang Maha Bijaksana dan lagi Maha Terpuji.

Surat Hijr:9
(9) Sesunguhnya Kami yang menurunkan Al Qur’an dan sesungguhnya Kami memeliharanya.

——–Dengan demikian Al Qur’an disepanjang zaman tidak berubah satu katapun. Al Qur’an yang terdapat pada setiap Negara adalah sama dan terjaga kemurniannya. Setiap terjemahan Al Qur’an selalu didampingi oleh teks aslinya (bahasa Arab) sebagai pmbanding..

Juga Al Qur’an juga banyak berbicara mengenai ilmu pengetahuan dan fenomena alam yang tidak bertentangan dengan sains modern. Dari sudut inilah maka kita menyaksikan sendiri banyaknya hakikat yang ditemukan oleh ilmu pengetahuan modern, yang sesuai dengan apa yang terkandung dalam Al Qur’an.

Bukan hanya itu saja, banyak petunjuk lain, seperti cara berdagang, cara pembagian waris, cara hubungan antar manusia, suami istri, antar negara, cara berpakaian, politik dll. Diuraikan secara gampang dan mudah untuk menjadi petunjuk bagi manusia.

Al Qur’an juga mengajarkan bahwa doa, permintaan, pengakuan kita hanya ditujukan langsung kepada-Nya, baik ketika kita sedang sholat, dzikir dan tidak melalui pihak ketiga. Tidak kepada guru agama, tidak kepada Ulama, tidak kepada Da’i ataupun bahkan tidak kepada Nabi Muhammad sendiri.

Itulah sebagian kecil pemahaman saya mengenai apa yang terkandung dalam Al Qur’an.

Salam

Pandora.
.——–Allah berjanji menjaga kemurnian Al Qur’an dari campur tangan manusia yang mencoba menyusupkan sesuatu ataupun mengurangi kelengkapannya.
——–Dengan demikian Al Qur’an disepanjang zaman tidak berubah satu katapun.

===Apakah menurut pandora dengan tidak adanya perubahan satu katapun disepanjang jaman itu dapat diartikan bahwa Alquran itu adalah sebagai suatu Firman yang sifatnya KEKAL?

salam.

Henri,

— Apakah menurut pandora dengan tidak adanya perobahan satu katapun disepanjang jaman itu dapat diartikan bahwa Alquran itu adalah sebagai suatu FIRMAN yang sifatnya KEKAL?

Dengan keterbatasan yang ada pada saya , saya dapat menjawabnya, Ya. Al Qur’an kekal sampai akhir zaman.

Disamping dua ayat yang sudah saya hadirkan , saya akan merujuk pada ayat dibawah ini sebagai dasar menjawab pertanyaan Henri.

Al Jaatsiyah ayat 20 :
*Ini (Al Qur’an) adalah pedoman bagi manusia, petunjuk dan rakhmat bagi kaum yang yakin*

—- Selagi manusia dan kemanusian masih ada (sampai akhir zaman), maka Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia masih berlaku.

Al Furqaan ayat 1
* Maha Berkat (Allah) yang menurunkan Al Furqaan kepada hambanya supaya dia memberi peringatan bagi semesta alam*

—- Selagi alam semesta ini masih ada (sampai akhir zaman), maka Al Qur’an sebagai peringatan bagi semesta alam masih berlaku.

Apakah anda juga kiranya sudi menjawab pertanyaan yang sama dari sisi Al Kitab anda? Kiranya itu dapat dikuatkan dengan ayat ayat yang terdapat di Al Kitab.

Salam

—Pandora
Dengan keterbatasan yang ada pada saya , saya dapat menjawabnya, Ya. Al Qur’an kekal sampai akhir zaman.

===Terima kasih atas jawaban yang anda berikan.
Dalam ilmu perbandingan agama islam-kristen yang sedikit saya pahami, Alkitab tidak dapat dibandingkan dengan Alquran, Alkitab hanyalah merupakan catatan kesaksian-2 terhadap pelaku firman dalam hubungannya dengan Sang Khalik. Alkitab posisinya sejajar dengan Haditz.
Sementara rekan2 muslim meletakkan Alkitab sejajar dengan Alquran, inilah yang menyebabkan seringnya tidak ada titik temu dalam memahami konteks Firman.

Alquran dalam posisinya sebagai FIRMAN ALLAH bisa disejajarkan dengan Isa Almasih sebagai FIRMAN ALLAH.

*) Apakah Pandora juga meyakini bahwa Allah itu Kekal.?

Mudah2 an jawaban pandora akan sama dengan jawaban umat beragama lainnya,….Ya, Allah itu Kekal.

Apabila *) adalah Ya, berarti juga dalam pemahaman saya ada 2 yang kekal sbb :

1. ALLAH
2. ALQURAN

Sepengetahuan saya Segala yang kekal hanyalah ALLAH YANG ESA.

Bagaimana pendapat pandora dalam menyikapi pernyataan yang saya tuliskan diatas?

=) Mohon maaf saya masih merasa belum perlu mengutip Alkitab, mungkin beberapa diskusi lagi kalau pandora masih bersedia meluangkan waktu untuk omongan santai kita ini.

salam

@Dear Yoseph Henri (#131),

Maaf baru sempat membalas,

Sampai saat ini saya masih katholik roma dan sejara jujur saya pribadi masih memiliki kecacatan dalam keimanan saya dalam memahami aturan gereja yaitu mengenai konsep ‘pengakuan dosa’ yg sampai saat ini masih saya lakukan secara langsung melalui doa2 saya (untuk ini saya mohon bantuan mas dewo kalau ada kesempatan memberikan tanggapannya, thks).

Pengakuan dosa itu adalah suatu tindakan manusia untuk memperoleh kerahiman Allah dalam mengampuni dosa kita. Allah tidak akan mengampuni dosa manusia jika manusia itu tidak dengan sungguh-sungguh sadar akan dosanya, mengakui dosanya, memohon ampun dan lalu memperbaikinya.

Dahulu Yesus memberikan hak istimewa kepada para muridnya (12 murid utama dan juga 70 murid-Nya) untuk menjadi perantara manusia kepada Allah untuk memohon ampun.

Di gereja Kristiani hak istimewa ini diteruskan oleh para pastur yang bertindak sebagai imam dan murid/wakil Yesus di dunia ini. Sudah selayaknya jika kita memohon ampun kepada Allah melalui para murid/wakit Kristus ini demi memohon kerahiman Allah.

Memohon ampun kepada Allah bisa saja dilakukan secara pribadi lewat doa pribadi, tetapi kadang kita tidak bisa memohon ampun dengan cara yang benar/tepat. Sedangkan lewat “pengakuan dosa” kita dituntun oleh pastur untuk bertobat dengan car yang tepat, diberikan penitensi dan harus berdoa dengan sungguh-sungguh dan berjanji untuk tidak berbuat dosa lagi. Masih banyak lagi manfaat dari “pengakuan dosa” ini, sayang saya tidak lebih banyak tahu dari sekedar yang saya tulis ini. Pak Yoseph Henri bisa bertanya kepada Pastor untuk detail dari “pengakuan dosa” ini.

GBU.

Henri,

Sebelum saya memberikan pandangan mengenai apa yang anda paparkan, saya masih ingin mendapatkan pandangan anda dan umat kristen akan kedudukan Alkitab. Seperti apa yang telah anda katakan bahwa Alkitab tidak dapat dibandingkan dengan Al Qur’an. Alkitab posisinya sejajar dengan hadist.

Salam

@Dear Pandora (#137),

Seperti apa yang telah anda katakan bahwa Alkitab tidak dapat dibandingkan dengan Al Qur’an. Alkitab posisinya sejajar dengan hadist.

Pada kalimat yang saya tebalkan, yaitu: “Alkitab posisinya sejajar dengan hadist”, itu Anda dapatkan dari mana? Dari pribadi Anda sendiri atau dari guru agama Anda? Atau dari Muhammad? Saya minta klarifikasi dari pernyataan Anda tersebut.

Salam.

–U. mas Dewo.

===Pernyataan itu dari saya mas, ada di point (135), isinya sebagai berikut :

Dalam ilmu perbandingan agama islam-kristen yang sedikit saya pahami, Alkitab tidak dapat dibandingkan dengan Alquran, Alkitab hanyalah merupakan catatan kesaksian-2 terhadap pelaku firman dalam hubungannya dengan Sang Khalik. Alkitab posisinya sejajar dengan Haditz.
Sementara rekan2 muslim meletakkan Alkitab sejajar dengan Alquran, inilah yang menyebabkan seringnya tidak ada titik temu dalam memahami konteks Firman.

Alquran dalam posisinya sebagai FIRMAN ALLAH bisa disejajarkan dengan Isa Almasih sebagai FIRMAN ALLAH

===Ini adalah kajian yang saya dapat saat menghadiri seminar Kristen-Islam, dan saya pribadi sangat setuju sekali dengan pernyataan itu dengan suatu alasan pemikiran sbb:

*1) Alkitab adalah berupa tulisan ataupun catatan2 yang diilhami oleh Roh Kudus yang menceriterakan segala tindakan para pelaku Firman dalam hubungannya dengan Allah dan dengan sesama manusia.
*2) Haditz dalam islam adalah tulisan2 yang menceriterakan segala tindakan pelaku firman yaitu Muhamad.

**1)Dalam iman kristiani FIRMAN TELAH MENJADI MANUSIA, jadi INJIL yang sebenarnya adalah YESUS ITU SENDIRI, FIRMANbukan Mateus, Markus, Lukas dan Yohanes, keempat injil tersebut hanyalah merupakan catatan kesaksian dari YESUS SEBAGAI FIRMAN ALLAH.
**2)Dalam islam Firman Allah itu adalah Alquran.

Menyejajarkan AlKitab dengan Alquran adalah sesuatu yang sulit diterima oleh muslim karena muslim menganggap bahwa Firman (Alquran) yang dimaksudkan oleh umat islam adalah Kekal, sedangkan klaim dari kalangan umat islam menganggap Alkitab, Taurat dan Zabur sudah tidak relevan lagi dan sudah banyak dipalsukan, walaupun sampai saat ini umat islam sendiri tidak dapat menunjukkan mana Alkitab yang asli menurut pandangan umat islam.
Hal ini bisa dimungkinkan terjadi karena adanya PERBEDAAN PERSEPSI yang sangat mendasar sbb:
1. Menurut umat kristen, KITAB SUCI adalah catatan sejarah yang dituliskan oleh orang2/Nabi2 yang di-Ilhami oleh ALLAH dalam hubungan antara manusia dengan ALLAH,
2. Sedangkan umat islam memahami bahwa KITAB SUCI adalah KATA-KATA ATAU KALIMAT ALLAH YANG DIWAHYUKAN.

Itulah salah satu sebabnya umat islam sering mengkritik bahwa Alkitab sudah dipalsukan, karena umat islam menganggap bahwa Alkitab adalah SESUATU YANG HARUS BAKU, dan tidak boleh ada campur tangan dari pribadi penulis.
Dalam pandangan muslim Alkitab termasuk diantaranya Taurat dan Zabur itu seharusnya hanya berisikan 100% KATA-KATA ATAU KALIMAT ALLAH saja sebagaimana AlQuran.

Umat Kristiani seringkali terbawa arus dan tidak banyak mau memahami apa yang dimaksudkan oleh rekan2 kita, dan merasa bahwa Alkitab adalah sesuatu yang Mutlak dan lupa bahwa INJIL YANG SEBENARNYA adalah YESUS ITU SENDIRI.

Bagaimana analisa saya menurut mas dewo

salam

U. Pandora
Pandangan saya mengenai Alkitab sedikit banyak juga sdh sy sampaikan pd point diatas dg mas dewo.

Alkitab berisikan catatan2 sejarah yang diceriterakan oleh Orang2 Suci/Nabi2 yang di-Ilhami Allah mengenai hubungannya dengan Allah termasuk didalamnya adalah FIRMAN ALLAH, UCAPAN/Firman ALLAH serta pengalaman perjalanan hidup para Nabi. Untuk itulah saya berani mengatakan bahwa Alkitab itu bisa disejajarkan dengan Haditz dalam ajaran islam.

Di dalam Alkitab banyak kata2 yang jauh dipahami oleh umat islam bila membacanya karena selain maknanya yang tersurat sebagian besar bab di Perjanjian Baru berisikan rumusan2 yang tersirat yang tidak boleh diartikan begitu saja secara tersurat. Dengan memahami SIAPA DAN BAGAIMANA PRIBADI YESUS kita umat kristiani dapat dengan mudah ‘Menangkap’ makna segala Ucapan dan Tindakan yang dilakukannya.

Dalam konteks ini Alkitab membedakan antara Firman dengan firman.

*) Firman adalah merujuk kepada Allah sendiri, sedangkan..
**) firman adalah merujuk kepada Ucapan Allah yang keluar dari Firman. dalam hal ini antara lain seperti kata2 ‘Kun’ atau ‘Jadilah’

Hal sederhana inilah yang masih belum bisa ‘ditangkap’ oleh umat selain umat kristen, yang menganggap Firman dengan firman itu tidak ada bedanya.
—————-
Kembali pada pertanyaan saya yang masih belum terjawab, bagaimanakah menurut pandangan pandora dan umat islam mengenai pertanyaan dan pernyataan saya sbb (135) :

Apabila *) adalah Ya, berarti juga dalam pemahaman saya ada 2 yang kekal sbb :

1. ALLAH
2. ALQURAN

Sepengetahuan saya Segala yang kekal hanyalah ALLAH YANG ESA.

salam

Definisi kekal dapat diambil dari :

http://id.wikipedia.org/wiki/Kekal

salam

@ Yoseph Henri

walah kalau benda mati dibilang kekal yaaaa susah broo…

yang kekal adalah firman yang terkandung didalamnya and karena sumbernya dari ALLAH berarti yang kekal yaaa ALLAH saja bukan benda berupa kitab bernama AL QUR’AN, anda bisa lihat kan AL QUR’AN bentuknya bermacam – macam dan berubah – ubah dari dulu sampai sekarang tetapi isinya sama.

Firman dalam defenisi ISLAM adalah segala sesuatu yang bersumber dari ALLAH yang disampaikan melalui malaikat Jibril maupun langsung disampakan ke manusia (Nabi & Rasul).

Firman ALLAH tidak akan berubah or hilang meskipun setelah kedatangan hari Kiamat, justru setelah kedatangan Kiamat itulah dibuktikan kebenaran Firman ALLAH.

GBU.

Henri (137)

Yang mengatakan bahwa Akitab posisinya sejajar dengan Hadits adalah anda sendiri. Cobalah baca kembali dengan seksama komentar anda No.135. Hendaknya klarifikasi tersebut diminta kepada anda sendiri dan bukan kepada saya.
Luruskan dulu hal tersebut, baru kita berdiskusi lagi.

Salam

Yoseph Henri -> —————————————————-
“Alkitab berisikan catatan2 sejarah yang diceriterakan oleh Orang2 Suci/Nabi2 yang di-Ilhami Allah mengenai hubungannya dengan Allah termasuk didalamnya adalah FIRMAN ALLAH, UCAPAN/Firman ALLAH serta pengalaman perjalanan hidup para Nabi. Untuk itulah saya berani mengatakan bahwa Alkitab itu bisa disejajarkan dengan Haditz dalam ajaran islam.”
—————————————————————————–

Kalau begitu Alkitab tidak murni semuanya dari ALLAH dung… ini semakin menjelaskan kenapa isinya buat kami membingungkan. Dalam ISLAM Haditz itu tidak semuanya diterima mentah – mentah coz yang namanya dari manusia pasti ada biasnya, jadi ada yang SAHIH tapi ada juga yang meragukan. Sementara kalau AL-QUR’AN tidak ada keraguan terhadapnya coz isinya murni dari ALLAH dan malaikat Jibril pun tidak menambah or mengurangi ketika menyampaikannya.

Dewo (138)

Yang mengatakan bahwa Alkitab posisinya sejajar hadist adalah komentar Henri (135). Klarifikasi hendaknya anda minta kepada Henri dan bukan kepada saya.

Henri,

Koment saya No.137 anggap saja tidak ada. Saya menduga koment No.138) adalah dari anda. Maaf.

Salam

@Dear Yoseph Henri (#139, #140),

Pernyataan itu dari saya mas, ada di point (135), isinya sebagai berikut :

Oh… begitu ya? Sebenarnya saya tetap tidak setuju jika Alkitab itu sejajar dengan hadist. Saya menolak anggapan ini karena Alkitab itu wahyu Allah yang tercatat. Isinya memang sejarah, tetapi ini sejarah Allah yang penulisannya diwahyukan oleh Allah. Misalnya Kitab Kejadian yang pada saat terjadinya peristiwa di Kitab Kejadian itu belum ada yang mencatat. Baru setelah jaman Nabi Musa semuanya dicatat. Ini murni karena pewahyuan Allah. Demikian pula dengan Kitab Wahyu, Mazmur, Yesaya, dll yang isinya adalah nubuatan. Atau tentu saja Kitab Taurat secara keseluruhan? Benarkah kitab-kitab ini disejajarkan dengan hadist? Saya rasa tidak.

Tetapi saya percaya bahwa Yesus Kristus adalah Firman Allah. Dan Firman Allah ini dibukukan ke dalam Alkitab. Apakah Kitab Perjanjian Baru (Firman Allah yang dituliskan) itu sejajar dengan hadist? Saya rasa Anda pun tidak setuju.

——

@Dear Pandora (#143, #145),

Maaf, saya salah paham. Rupanya komen Anda di #137 itu mengutip pernyataan Sdr Yoseph Henri. Kesalahan sudah diluruskan.

——

@Dear Ferry (#144),

Saya percaya bahwa sebagian dari Alkitab adalah ilham/wahyu dari Allah (bukan dari malaikat). Sebagian yang lain memang bukan ilham/pewahyuan alias catatan perjalanan para nabi/rasul/murid.

Salam.

Ferry (142),

Komentar bahwa Al Qur’an kekal adalah dari saya menjawab pertanyaan Henri. Disana saya katakan bahwa dengan keterbatasan yang ada pada saya katakan bahwa Qur’an itu kekal sampai akhir zaman.

Saya tidak berani mengatakan itu, kalau tidak ada dasarnya. Dasar yang menjadi pemikiran saya adalah surat Al Jaasiyah ayat 20 dan Al Furqaan ayat 1 (anda dapat membacanya dikoment no. 134).

Disini saya akan menambahkan 2 ayat lagi yaitu surat Al Ra’du ayat 39 dan surat Al Burruuj ayat 21 dan 22.

Al Ra’du : 39
Allah hapuskan apa yang Dia kehendaki dan Dia tetapkan (apa yang Dia kehendaki) dan disisinya ada ummulkitab.

Al Buruuj ayat 21,22

(21) Bahkan ia adalah Al Qur’an yang mulia
(22) dipapan (tempat ) yang terjaga (lauhul Mahfus).

Manusia dan kemanusiaan boleh hancur dan alam semesta boleh lebur, tapi Al Qur’an tetap kekal menjadi satu dengan Allah. Mungkin anda dapat lebih mempertajamnya.

Al Qur’an adalah kitab yang berisi firman Allah seperti yang anda maksud dan meskipun bentuknya (kitab) bermacam macam dan berubah–ubah tapi isinya sama. Ini sama dengan keyakinan yang saya tuliskan dalam koment no.132.

Salam

Henri,

Manusia tidak luput dari kekhilafan.
Koment saya no. 143 adalah kehilafan yang saya buat. Yang saya maksud disitu adalah komentar Dewo (138) dan bukan 137. Tadinya saya kira itu adalah komentar anda. ternyata saya salah. Komentar itu dari Dewo. Makanya saya minta agar koment no. 143 itu dianggap tidak ada.

Mengenai koment no. 142 dari Ferry, seharusnya ditujukan kepada saya, dan bukan kepada anda. Ini sudah saya luruskan dengan koment No.147.

Maaf atas kekeliruan itu.

Salam

@Dear all,

Nah kan, komennya pada korslet semua. Hihihi…
Selamat berdebat dengan sopan-santun untuk saling berbagi wawasan. Semoga berguna.

GBU.

Henri,

Maaf kalau saya terlambat menyikapi komentar anda (135) yang mengatakan bahwa Alkitab sejajar dengan hadidz.

Pengertian anda yang menyebutkan bahwa Alkitab sejajar dengan haditz adalah suatu sikap yang boleh dikatakan adalah suatu yang sama sekali baru, melawan arus, mengejutkan, dibanding dengan pengertian yang ada pada pemeluk agama Kristen. Saya sampaikan kekaguman saya atas keberanian/keterus terangan anda untuk mengambil pengertian yang mengundang kritik dari Dewo.

Kembali *Alkitab sejajar dengan haditz*

Patut anda ketahui bahwa dalam pemahaman Islam tidak semua haditz dapat diterima dengan mentah mentah. Dalam Islam Al Qur’an adalah wahyu yang Allah yang diterima Nabi melalui Malaikat JIbril. Sedang Haditz adalah perbuatan dan ucapan Nabi dan Nabi melarang sahabat untuk menuliskannya. Itu dilakukan untuk menjaga agar kemurnian ayat Al Qur’an tidak tercampur dengan ucapan beliau. Haditz baru dituliskan dan dikumpulkan setelah Muhammad wafat dan setelah Al Qur’an terkumpul dalam suatu Mushaf.

Setelah MUhammad wafat timbullah haditz haditz palsu yang ribuan jumlahnya. Kebanyakan sifatnya memuji muji Muhammmad, keluarganya, sahabatnya secara berlebih lebihan, tidak masuk akal dan berlawanan dengan ayat ayat Al Qur’an. Reaksi di kalangan ulama ulama Islam menentang haditz palsu . Mereka berpendirian haditz yang bertentangan dengan ayat ayat Al Qur’an ditolak dan segenap haditz yang tidak bertentangan harus diperiksa dengan benar benar, apakah haditz itu berasal dari Nabi atau tidak, lalu timbullah Ilmu Haditz. Setiap penyampai hadis diselidiki pribadinya dapat dipercaya atau tidak, diselilidiki tata tertib penyambungnya (penyampainya) seorang atau lebih sejak Nabi sampai hadis itu ditulis. Ulama Ulama harus mondar mandir dari suatu tempat ketempat menyelidiki keaslian suatu hadis atas biaya sendiri atau biaya negara.

Hal tersebut tidak terdapat dalam agama Kristen. Tidak ada koreksi dan penyelidikan atas penyampai ayat dan ucapan Yesus atau yang dianggap ucapan Yesus ataupun berita yang menyangkut Yesus, semuanya diterima sebagai wahyu Allah. Maka kami umat Islam tidak menganggap Injil itu benar semua atau injil salah semua, karena disitu terdapat campur tangan manusia.

Sebelum keempat injil itu diakui sebagai kanon. Injil selalu ditulis ulang dan sesuai dengan sifat manusia, pada waktu penulisan kembali ada kalanya terdapat kekeliruan kekeliruan penulisan. Ada komentar dari Sdr. Budhi dalam blog ini yang mengutip pendapat JR Dummelow mengenai penulisan Perjanjian Baru. seperti ini :

****Seorang penyalin kadang kadang memasukkan BUKAN APA YANG ADA pada teks asalnya, TETAPI APA YANG SEHARUSNYA ADA pada teks itu. Ia mempercayai ingatan yang berubah ubah, atau ia membuat teks itu menjadi sesuai dengan faham faham atau aliran dimana dia termasuk. Disamping versi versi dan kutipan kutipan dari Bapa Bapa Gereja, terdapat hampir empat ribu manuskrip kitab perjanjian baru, yang diketahui adanya. sebagai akibatnya maka variasi isi teks itu cukup besar****

Pendapat itu ditolak oleh pengasuh Blog ini, karena sumbernya dianggap bukan dari gereja Katholik.

Agar tidak terlalu panjang, saya sudahi dulu sampai di sini.

Salam

NB. Kalau saya salah menuliskan nomor komentar, tolong dapat dibetulkan. Agar tidak menimbulkan korslet.

@ dewo

Saya rasa jawaban Pandora # 150 sudah menjawab pertanyaan/pernyataan dari anda -> “Saya percaya bahwa sebagian dari Alkitab adalah ilham/wahyu dari Allah (bukan dari malaikat). ”

Dalam ISLAM bukan sebagian isi alkitab tetapi seluruh alkitab adalah wahyu dari ALLAH dan bukan dari malaikat tetapi sebagian besar melalui perantara dari malaikat Jibril, beberapa langsung dari ALLAH tanpa perantara seperti beberapa firman untuk nabu Musa AS.

Dear ALL,

Dari konsep keISLAMan yang saya pahami bahwa semua umat Muslim diwajibkan untuk mempercayai kitab – kitab yang pernah diturunkan dari nabi/rasul terdahulu dan menyamakan kitab injil dengan hadits adalah merendahkan kitab injil yang merupakan perbuatan yang dimurkai oleh ALLAH.

Tetapi sebagai umat muslim kita juga meyakini bahwa injil yang beredar sekarang ini bukan injil yang kita yakini sebagai kumpulan firman ALLAH untuk nabi ISA AS, sebab ALLAH memerintahkan nabi ISA AS untuk mengajarkan kepada umatnya agar menyembah hanya kepada ALLAH dan ALLAH adalah satu – satunya Tuhan dan ini adalah inti TAUHID, saya juga meyakini bahwa injil adalah firman ALLAH yang diberikan kepada nabi ISA melalui perantara malaikat Jibril. Perbedaanya adalah AL-QUR’AN ketika dikumpulkan dan dijadikan sebagai satu kitab utuh tidak ditambah atau dikurangi dan tidak dirubah satu ayatpun dan itu bisa terjadi sebab Nabi Muhammad setiap mendapat firman senantiasa ia gunakan dalam shalat berjama’ah sehingga ketika firman – firman tersebut dikumpulkan dan dijadikan kitab sudah banyak sahabat – sahabat beliau yang hapal luar kepala dan jumlahnya bukan tiga, empat atau lima saja. Jadi tidak seperti di injil yang sekarang dimana ada firman yang diucapkan mathius atau markus atau lukas atau yang lainnya yang dipercaya sebagai firman ALLAH.

CMIIW

@Pandora
Sudah saya klarifikasi di point 139, thks

U. Mas Dewo

(140) Penjelasan saya :
Alkitab berisikan catatan2 sejarah yang diceriterakan oleh Orang2 Suci/Nabi2 yang di-Ilhami Allah mengenai hubungannya dengan Allah termasuk didalamnya adalah FIRMAN ALLAH, UCAPAN/Firman ALLAH serta pengalaman perjalanan hidup para Nabi. Untuk itulah saya berani mengatakan bahwa Alkitab itu bisa disejajarkan dengan Haditz dalam ajaran islam

@ Dewo (146)
Oh… begitu ya? Sebenarnya saya tetap tidak setuju jika Alkitab itu sejajar dengan hadist. Saya menolak anggapan ini karena Alkitab itu wahyu Allah yang tercatat. Isinya memang sejarah, tetapi ini sejarah Allah yang penulisannya diwahyukan oleh Allah. Misalnya Kitab Kejadian yang pada saat terjadinya peristiwa di Kitab Kejadian itu belum ada yang mencatat. Baru setelah jaman Nabi Musa semuanya dicatat. Ini murni karena pewahyuan Allah. Demikian pula dengan Kitab Wahyu, Mazmur, Yesaya, dll yang isinya adalah nubuatan. Atau tentu saja Kitab Taurat secara keseluruhan? Benarkah kitab-kitab ini disejajarkan dengan hadist? Saya rasa tidak.

Tetapi saya percaya bahwa Yesus Kristus adalah Firman Allah. Dan Firman Allah ini dibukukan ke dalam Alkitab. Apakah Kitab Perjanjian Baru (Firman Allah yang dituliskan) itu sejajar dengan hadist? Saya rasa Anda pun tidak setuju.

==Saya menghargai pendapat mas Dewo,
Penjelasan yang saya sampaikan ini saya maksudkan untuk tujuan menyamakan persepsi, memang anda benar dan saya juga memahami bahwa Yesus Kristus adalah Firman Allah yang dibukukan ke dalam Alkitab, bahwa saya juga meyakini Kitab2 Wahyu, Mazmur, dsb berisikan Nubuatan Allah.

Apakah mas Dewo sudah memahami cara pandang rekan2 muslim terhadap Alkitab?

*) Pandangan muslim terhadap Alkitab adalah bahwa Alkitab itu sudah tidak original lagi, sudah banyak dipalsukan, sudah banyak campur tangan manusia dalam penulisannya, isinya banyak sekali pertentangan, oleh sebab itulah maka Alquran diturunkan.

Barangkali mas Dewo belum sempat membaca Alkitab LAI edisi sebelumnya, saya pernah membacanya saat masih kecil, ada kata2 Assalamualaikum segala. coba dilihat di Alkitab LAI yang mas Dewo baca sekarang, saya rasa kata2 itu tidak akan mas dewo temui sama sekali. Alkitab LAI dengan Alkitab yang dibaca oleh umat Kristen di Malaysia tidak akan persis sama dalam KATA-KATANYA, demikian pula dengan Alkitab yang berbahasa Arab atau bahkan yang berbahasa Madura Walaupun ESENSINYA TETAP SAMA.

Masalahnya disini adalah karena Alkitab yang kita pegang sekarang adalah Terjemahan dari bahasa Inggris, bukan dari bahasa Aslinya Aramaic ataupun Yahudi. (Saya juga mendengar ‘khabar burung’ pelan2 Terjemahan Alkitab akan dikembalikan kembali ke Akarnya).

**) Dalam pandangan rekan2 muslim, spt sdh sy tulis (139):
Itulah salah satu sebabnya umat islam sering mengkritik bahwa Alkitab sudah dipalsukan, karena umat islam menganggap bahwa Alkitab adalah SESUATU YANG HARUS BAKU, dan tidak boleh ada campur tangan dari pribadi penulis.
Dalam pandangan muslim Alkitab termasuk diantaranya Taurat dan Zabur itu seharusnya hanya berisikan 100% KATA-KATA ATAU KALIMAT ALLAH saja sebagaimana AlQuran.

Saya kutip penjelasan rekan Ferry (152) :
Tetapi sebagai umat muslim kita juga meyakini bahwa injil yang beredar sekarang ini bukan injil yang kita yakini sebagai kumpulan firman ALLAH untuk nabi ISA AS, sebab ALLAH memerintahkan nabi ISA AS untuk mengajarkan kepada umatnya agar menyembah hanya kepada ALLAH dan ALLAH adalah satu – satunya Tuhan dan ini adalah inti TAUHID, saya juga meyakini bahwa injil adalah firman ALLAH yang diberikan kepada nabi ISA melalui perantara malaikat Jibril. Perbedaanya adalah AL-QUR’AN ketika dikumpulkan dan dijadikan sebagai satu kitab utuh tidak ditambah atau dikurangi dan tidak dirubah satu ayatpun dan itu bisa terjadi sebab Nabi Muhammad setiap mendapat firman senantiasa ia gunakan dalam shalat berjama’ah sehingga ketika firman – firman tersebut dikumpulkan dan dijadikan kitab sudah banyak sahabat – sahabat beliau yang hapal luar kepala dan jumlahnya bukan tiga, empat atau lima saja. Jadi tidak seperti di injil yang sekarang dimana ada firman yang diucapkan mathius atau markus atau lukas atau yang lainnya yang dipercaya sebagai firman ALLAH.

Bagaimanakah cara mas Dewo bisa menjelaskan tuduhan2 terhadap kebenaran Alkitab, sementara rekan2 muslim berpandangan Alkitab termasuk diantaranya Taurat dan Zabur itu seharusnya hanya berisikan 100% KATA-KATA ATAU KALIMAT ALLAH, dan KATA-KATA TERSEBUT HARUSLAH MURNI KATA-KATA ALLAH saja DAN TIDAK BOLEH ADA PERUBAHAN SEDIKITPUN TERHADAP KEUTUHAN KATA-KATA YANG DIFIRMANKAN ALLAH, sebagaimana AlQuran.

Cara pandang kita terhadap Alkitab jauh sekali dengan cara pandang rekan2 Muslim terhadap Alkitab yang tetap kita yakini berisikan Firman2 Allah.

Salam Damai dalam Kristus

Dear Yoseph Henri,

Sekedar info AL-QUR’AN sendiri juga ada yang dibukukan dengan terjemahanya, tetapi dalam ISLAM suatu buku / kitab disebut AL-QUR’AN kalau ada ayat aslinya, jadi tidak diperbolehkan hanya berupa terjemahanya saja. Kita sendiri sebagai umat Muslim diwajibkan mambaca AL-QUR’AN dalam bahasa aslinya ketika firman tersebut diturunkan dan dengan bentuk tulisan aslinya sama seperti pertama kali dibukukan, kemudian baru kalau kita tidak mengerti artinya dan hanya bisa membaca saja, kita bisa mencoba mencari terjemahanya.

Tapi kadangkala membaca terjemahanya saja dianggap belum cukup sehingga umat muslim juga mengenal yang namanya TAFSIR AL-QUR’AN. Nah Tafsir inilah yang merupakan buah pemikiran manusia berdasarkan pemahaman masing – masing individu terhadap ayat – ayat AL-QUR’AN, dan bisa jadi penafsiranya berbeda-beda.

Keuntungan dalam ISLAM adalah kita mengenal yang namanya SHALAT, dimana diutamakan SHALAT tersebut berjama’ah (bersama-sama) kecuali shalat Jum’at yang wajib bin harus berjamaah. Dalam Shalat – Shalat tersebut kita di sunnahkan membaca ayat-ayat AL-QUR’AN pada 2 rakaat pertama dan dalam shalat berjamah tertentu (Shalat Subuh, Magrib, Isya & Jum’at) IMAM harus membacakanya dengan suara yang sedikit dikeraskan agar peserta shalat lain mendengarkannya. Inilah salah satu kontrol sejak zaman Nabi Muhammad SAW dahulu hidup sampai sekarang untuk menjaga kemurnian isi AL-QUR’AN yang merupakan firman – firman ALLAH.

Rekan Muslim lain CMIIW yaaaa.

GBU

Selamat datang sdr Ferry.

@Ferry (144)
Kalau begitu Alkitab tidak murni semuanya dari ALLAH dung… ini semakin menjelaskan kenapa isinya buat kami membingungkan. Dalam ISLAM Haditz itu tidak semuanya diterima mentah – mentah coz yang namanya dari manusia pasti ada biasnya, jadi ada yang SAHIH tapi ada juga yang meragukan. Sementara kalau AL-QUR’AN tidak ada keraguan terhadapnya coz isinya murni dari ALLAH dan malaikat Jibril pun tidak menambah or mengurangi ketika menyampaikannya.

===Memang benar pendapat ferry bahwa Alkitab tidak semuanya murni dari ALLAH, dalam arti isinya tidak 100% berisikan Kata-Kata/Firman Allah karena dalam Alkitab selain KATA-KATA ALLAH dan FIRMAN ALLAH (ISA ALMASIH) juga menceriterakan juga KRONOLOGISNYA, tentu saja jabaran kronologisnya ini bukan ALLAH yang mewahyukan tetapi Orang2 Suci atau Para Nabi yang dibimbing/di-Ilhami oleh Allah yang MEMBERIKAN KESAKSIANNYA secara tertulis.

Saya kutipkan persetujuan dr mas Dewo juga :
(146)
Saya percaya bahwa sebagian dari Alkitab adalah ilham/wahyu dari Allah (bukan dari malaikat). Sebagian yang lain memang bukan ilham/pewahyuan alias catatan perjalanan para nabi/rasul/murid.

Perjalanan Penyusunan Alkitab juga hampir sama dengan Perjalanan penyusunan Alquran maupun Haditz.
Keempat Injil serta surat2 para Rasul diseleksi ketat hingga terbentuklah susunan Alkitab yang kita pergunakan. Pada masa2 itu beredar banyak keragaman Injil, namun dari kesemuanya itu hanya 4 Injil yang dipakai saja, bukan untuk kepentingan politik tertentu ataupun kepentingan tertentu, melainkan diuji Keabsahannya dari berbagai aspek Budaya termasuk diantaranya terhadap mitos2 yang mempengaruhi kesan penulis Injil, bahasa, kronologis, pemahaman konsep Ilahi, Geografi, Archeologi dan masih banyak lagi acuan2 yang dipergunakan dalam seleksi ini yang kesemuanya adalah bertujuan untuk mendapatkan Kesaksian Injil yang benar2 SAHIH.

Saya masih belum paham bagian mana di Alkitab yang menurut ferry membingungkan, barangkali saya bisa membantu anda, juga mas dewo juga ikut ‘urun rembug’.

——————————————-

@Ferry (151)
Dalam ISLAM bukan sebagian isi alkitab tetapi seluruh alkitab adalah wahyu dari ALLAH dan bukan dari malaikat tetapi sebagian besar melalui perantara dari malaikat Jibril, beberapa langsung dari ALLAH tanpa perantara seperti beberapa firman untuk nabu Musa AS.

@Ferry (152)
Tetapi sebagai umat muslim kita juga meyakini bahwa injil yang beredar sekarang ini bukan injil yang kita yakini sebagai kumpulan firman ALLAH untuk nabi ISA AS, sebab ALLAH memerintahkan nabi ISA AS untuk mengajarkan kepada umatnya agar menyembah hanya kepada ALLAH dan ALLAH adalah satu – satunya Tuhan dan ini adalah inti TAUHID, saya juga meyakini bahwa injil adalah firman ALLAH yang diberikan kepada nabi ISA melalui perantara malaikat Jibril. Perbedaanya adalah AL-QUR’AN ketika dikumpulkan dan dijadikan sebagai satu kitab utuh tidak ditambah atau dikurangi dan tidak dirubah satu ayatpun dan itu bisa terjadi sebab Nabi Muhammad setiap mendapat firman senantiasa ia gunakan dalam shalat berjama’ah sehingga ketika firman – firman tersebut dikumpulkan dan dijadikan kitab sudah banyak sahabat – sahabat beliau yang hapal luar kepala dan jumlahnya bukan tiga, empat atau lima saja. Jadi tidak seperti di injil yang sekarang dimana ada firman yang diucapkan mathius atau markus atau lukas atau yang lainnya yang dipercaya sebagai firman ALLAH.

===Benar sekali Pendapat anda, Umat Kristen juga menyembah satu ALLAH yang Esa, orang2 yahudi pun demikian pula. sdr ferry bisa klik tanggapan saya atas pertanyaan pandora di (128).

===Dalam iman Kristen, selain Wahyu, juga Kata-Kata Allah yang Terucap kepada para Nabi, dan dalam ke-4 injil, Allah Berfirman secara Langsung melalui Yesus, semua kesaksian mengenai Firman Allah ini dituliskan oleh penulis2 Injil sesuai dengan ‘Gaya Bahasa’nya masing-masing dengan TIDAK MENGURANGI MAKNA DAN MAKSUD YANG TERKANDUNG DIDALAM FIRMAN ALLAH.
Oleh sebab itulah Alkitab tidak memerlukan ‘Haditz Kristen’ karena didalamnya sudah menceriterakan Kronologisnya ‘bilamana dan mengapa’ FIRMAN ITU KELUAR ATAUPUN DIWAHYUKAN.

Salam

Dear Yoseph Henri,

Kalau anda sangat meyakini trinitas tidak keluar dari konsep Tuhan Yanng Maha Esa, beranikah anda kembali kepada konsep tersebut ? yaitu hanya kepada ALLAH sajalah anda berTuhan, kalau Yesus & Roh Kudus adalah satu dengan ALLAH, bisakah anda mengutamakan ALLAH dalam setiap langkah anda ? dari pengalaman saya (tanpa bermaksud men- generalisir) umat katolik lebih mengedepankan Yesus dalam tiap ibadat daripada ALLAH, meskipun dalam paham trinitas tetap satu kenapa tidak dikembalikan ke ALLAH saja. Hal ini juga sudah pernah saya tanyakan kepada istri saya yang Katolik dan kebetulan kakak dari bro dewo pemilik blog ini.

Kalau tidak keberatan saya ingin lebih dalam berdiskusi dengan anda.

GBU

Dear Yoseph Henri,

Dalam ISLAM AL-QUR’AN dan Hadits tidak bisa disejajarkan, karena berbeda sumbernya. Hadits adalah segala ucapan, tindakan & prilaku yang bersumberkan dari Nabi Muhamad SAW (yang dalam hal ini adalah manusia) berdasarkan pengamatan & pengalaman para sahabatnya. AL-QUR’AN adalah kumpulan firman – firman ALLAH yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad yang berisa perintah, larangan & kisah – kisah nabi terdahulu yang disampaikan melalui malaikat Jibril yang sumbernya murni dari ALLAH.

Dalam hal menggabungkan 2 hal ini dalam satu kitab adalah TIDAK MUNGKIN dalam ISLAM, sebab yang dijanjikan akan dipertahankan kebenaran isinya adalah hanya firman-firman ALLAH dalam AL-QUR’AN.

salam

@Ferry (155)
Sekedar info AL-QUR’AN sendiri juga ada yang dibukukan dengan terjemahanya, tetapi dalam ISLAM suatu buku / kitab disebut AL-QUR’AN kalau ada ayat aslinya, jadi tidak diperbolehkan hanya berupa terjemahanya saja. Kita sendiri sebagai umat Muslim diwajibkan mambaca AL-QUR’AN dalam bahasa aslinya ketika firman tersebut diturunkan dan dengan bentuk tulisan aslinya sama seperti pertama kali dibukukan, kemudian baru kalau kita tidak mengerti artinya dan hanya bisa membaca saja, kita bisa mencoba mencari terjemahanya.

Tapi kadangkala membaca terjemahanya saja dianggap belum cukup sehingga umat muslim juga mengenal yang namanya TAFSIR AL-QUR’AN. Nah Tafsir inilah yang merupakan buah pemikiran manusia berdasarkan pemahaman masing – masing individu terhadap ayat – ayat AL-QUR’AN, dan bisa jadi penafsiranya berbeda-beda.

===Kedatangan Isa ke dunia ini adalah sesuai dengan Janji Allah yang di nubuatkan melalui para Nabi sebelumnya yang membawa khabar baik untuk segenap umat manusia (Mas Dewo tlg kutipan Alkitabnya kalau tidak keberatan..).
Kekristenan lahir karena sekumpulan orang2 yang mengimani Kristus sebagai firman Allah, demikian yahudi.
Prinsip kekristenan adalah ‘Menyampaikan’ Khabar Baik, Khabar Sukacita ke segenap umat manusia tanpa harus dibelenggu oleh ‘Keterbatasan Perbedaan Bahasa dan Budaya’.
Oleh sebab itulah Alkitab diterjemahkan ke seluruh pelosok dunia dengan ‘Bahasa Penyampaian’ yang mendekati Kultur/Budaya setempat agar Firman Allah dapat dengan mudah dipahami tanpa harus bersusah payah memahami bahasa aslinya, ‘Tanpa Harus Merubah MAKNA, MAKSUD DAN TUJUAN SERTA KEHENDAK ALLAH’.
Walaupun demikian, apabila kita hendak memahami HAKEKAT’ sebenarnya mengenai PERNYATAAN ALLAH’ yang dituliskan dalam Alkitab, kitapun masih memerlukan suatu PANDUAN/TAFSIR yang bisa diambil sendiri dari dalam Alkitab maupun TAFSIR yang berupa penafsiran dari rohaniawan yang terkait yang bukan hanya berupa tafsiran pribadi tetapi juga didukung oleh fakta2 seperti tinjauan arkheologis Alkitab dan berbagai aspek budaya dan geografis yang MELATARBELAKANGI turunnya Firman Allah.

Sejauh Ini Efek dari PENTERJEMAHAN alkitab ke berbagai bahasa TIDAK MENGURANGI MAKNA PEMBERITAAN KABAR SUKACITA DI SELURUH PENJURU DUNIA.

Tidak saya pungkiri lagi bahwa pada awal masa kekristenan timbul berbagai aliran kristen yang disebut dg Bidah, yang melenceng dari akar kekristenan sejati yang konyolnya justru pada masa itu Alkitab belum diterjemahkan kebahasa setempat.

Mohon maaf,
Sepertinya saya (pribadi) mengamati Walaupun Alquran menggunakan bahasa Arab sebagai induknya, saya (pribadi)mengamati adanya KETIDAKSELARASAN YG MENDASAR dalam pemahaman Akidah yang mempengaruhi tindak-tanduk dan pemikiran umat muslim yang didasarkan pada Alquran, sebagai contoh :
-Timbulnya Aliran JI, Alqaeda dsb
-Timbulnya Aliran Ahmadiyah
-Timbulnya Jaringan Islam Liberal
-Nadhatul Ulama
-Muhamadiyah
-Shiah
-Sunni
dan masih banyak lagi yg saya belum sampaikan disini.

Sekumpulan Pengikut yang satu dengan yang lainnya saling Klaim dan saling hujat bahwa tindakan yang mereka lakukan adalah PALING BENAR DAN SESUAI DENGAN ALQURAN.

Pendapat tsb diatas adalah pendapat saya pribadi yang duduk sambil mengamati perilaku sekelompok umat islam di bumi ini yang mengklaim bahwa masing-masing membawa Alquran sebagai Akidah kehidupan mereka.

Barangkali pengamatan saya salah mohon sdr ferry meluruskannya, terimakasih.

Salam.

@Dear Yoseph Henri (#154),

Penjelasan yang saya sampaikan ini saya maksudkan untuk tujuan menyamakan persepsi, memang anda benar dan saya juga memahami bahwa Yesus Kristus adalah Firman Allah yang dibukukan ke dalam Alkitab, bahwa saya juga meyakini Kitab2 Wahyu, Mazmur, dsb berisikan Nubuatan Allah.

Rasanya “menyamakan persepsi” tidak perlu sampai harus mensejajarkan Firman Allah menjadi hadist.

Pandangan muslim terhadap Alkitab adalah bahwa Alkitab itu sudah tidak original lagi, sudah banyak dipalsukan, sudah banyak campur tangan manusia dalam penulisannya, isinya banyak sekali pertentangan, oleh sebab itulah maka Alquran diturunkan.

Itu adalah masalahnya orang muslim. Toh ketika ditanya: “mana yang asli?” maka mereka pun tidak bisa menunjukkannya. Sekali lagi tidak perlu terbawa arus pandangan bahwa Alkitab sudah tidak original lagi. Rugi waktu, tenaga, dan otak. Biarlah orang yang bijaksana yang memiliki hikmat.

Masalahnya disini adalah karena Alkitab yang kita pegang sekarang adalah Terjemahan dari bahasa Inggris, bukan dari bahasa Aslinya Aramaic ataupun Yahudi. (Saya juga mendengar ‘khabar burung’ pelan2 Terjemahan Alkitab akan dikembalikan kembali ke Akarnya).

Perjanjian Baru LAI diterjemahkan dari bahasa Yunani. Sedangkan Perjanjian Lama LAI dari bahasa Aramic dan Yahudi.

Itulah salah satu sebabnya umat islam sering mengkritik bahwa Alkitab sudah dipalsukan, karena umat islam menganggap bahwa Alkitab adalah SESUATU YANG HARUS BAKU, dan tidak boleh ada campur tangan dari pribadi penulis.
Dalam pandangan muslim Alkitab termasuk diantaranya Taurat dan Zabur itu seharusnya hanya berisikan 100% KATA-KATA ATAU KALIMAT ALLAH saja sebagaimana AlQuran.

Sekali lagi itu masalahnya umat islam. Umat Katolik percaya bahwa semua ayat Alkitab adalah hasil ilham/dorongan Roh Kudus. Kita sendiri bisa mengkritik habis-habisan isi dan proses penulisan dari Alquran, tapi buat apa? Malah cari musuh saja. Tapi kalau debat kusir, sudah ada forum debat yang telah Anda ajukan di komentar Anda di atas.

Bagaimanakah cara mas Dewo bisa menjelaskan tuduhan2 terhadap kebenaran Alkitab, sementara rekan2 muslim berpandangan Alkitab termasuk diantaranya Taurat dan Zabur itu seharusnya hanya berisikan 100% KATA-KATA ATAU KALIMAT ALLAH, dan KATA-KATA TERSEBUT HARUSLAH MURNI KATA-KATA ALLAH saja DAN TIDAK BOLEH ADA PERUBAHAN SEDIKITPUN TERHADAP KEUTUHAN KATA-KATA YANG DIFIRMANKAN ALLAH, sebagaimana AlQuran.

Gampang saja. Suruh para penuduh tersebut menunjukkan Alkitab yang asli. Selama mereka tidak sanggup menunjukkannya, anggap saja tuduhan itu sebagai tuduhan tidak mendasar. Orang bisa bilang salah kalau dia tahu yang benar. Tapi kalau ada orang bisa bilang kalau sesuatu itu salah tapi tidak bisa menunjukkan yang benar, maka itu adalah hal yang aneh dan kesannya cari-cari masalah saja.

Cara pandang kita terhadap Alkitab jauh sekali dengan cara pandang rekan2 Muslim terhadap Alkitab yang tetap kita yakini berisikan Firman2 Allah.

Sudah pastilah. Biarlah mereka memandang Alkitab itu palsu, tetapi hanya Allah sajalah yang tahu pasti mana yang sebenarnya palsu. Harap diingat bahwa: yang datang dari Allah selalu baik. Kebaikan yang datang dari Allah selalu berbuah baik. Buah yang baik tumbuh dari pohon yang baik. Bukankah pohon itu dikenali dari buahnya?

Sederhananya adalah: mana Firman Allah yang benar? Kebaikankah yang datang dari Alkitab? Bagaimana buah dari Alkitab? Anda pasti bisa menjawabnya dengan lugas. Semoga Anda juga dapat berbuah melimpah karena Alkitab kita mengajarkan yang TERBAIK karena saya percaya bahwa isinya benar-benar dari Allah.

Salam damai dan sejahtera dalam Yesus Kristus.

@Dear Ferry (#157),

dari pengalaman saya (tanpa bermaksud men- generalisir) umat katolik lebih mengedepankan Yesus dalam tiap ibadat daripada ALLAH, meskipun dalam paham trinitas tetap satu kenapa tidak dikembalikan ke ALLAH saja. Hal ini juga sudah pernah saya tanyakan kepada istri saya yang Katolik dan kebetulan kakak dari bro dewo pemilik blog ini.

Anda hanya tahu sedikit sekali dari Katolik sehingga menyimpulkan demikian. Silakan ikut Misa jika ingin mengetahui bagaimana umat Katolik berdoa. Jangan berusaha menyimpulkan jika Anda belum memiliki pengetahuan yang cukup.

Jangan lupa kakak saya diajak ke gereja. Biar dia menjelaskan bagaimana Liturgi Katolik dilakukan. Semoga dapat menambah wawasan Anda tentang Katolik (dan Trinitas).

GBU.

@Ferry (157)
Kalau anda sangat meyakini trinitas tidak keluar dari konsep Tuhan Yanng Maha Esa, beranikah anda kembali kepada konsep tersebut ? yaitu hanya kepada ALLAH sajalah anda berTuhan, kalau Yesus & Roh Kudus adalah satu dengan ALLAH, bisakah anda mengutamakan ALLAH dalam setiap langkah anda ? dari pengalaman saya (tanpa bermaksud men- generalisir) umat katolik lebih mengedepankan Yesus dalam tiap ibadat daripada ALLAH, meskipun dalam paham trinitas tetap satu kenapa tidak dikembalikan ke ALLAH saja. Hal ini juga sudah pernah saya tanyakan kepada istri saya yang Katolik dan kebetulan kakak dari bro dewo pemilik blog ini.

Kalau tidak keberatan saya ingin lebih dalam berdiskusi dengan anda.

===Saya merasa sangat terhormat bisa numpang berbagi pandangan dengan sdr ferry, Adi dan Pandora, dan saya ucapkan terima kasih pd sdr Dewo yang ‘membiarkan’ saya masuk Blog ini tanpa permisi.

Masalah Trinitas sebenarnya suaranya santer Jauh sebelum Konsili Nikea, Yahudi tidak pernah mengakui adanya Trinitas. Trinitas adalah hasil dari pemahaman mengenai konsep ILAHI yang sudah ada didalam Alkitab.

Dalam Iman Kristiani Yesus adalah Firman Allah sendiri, Yesus adalah Injil sejati, bukan mateus, markus, lukas dan yohanes.
Mateus, Markus, Lukas dan Yohanes hanya meriwayatkan perjalanan dan firman dari Sang Injil yaitu Yesus sendiri.

Untuk yang satu ini barangkali sdr Ferry bisa kembali lagi menilik tulisan saya dengan mas Adhi dan Pandora (93)s/d(135). dan saya menunggu pendapat mas Ferry.

==Kenapa saya tidak berani keluar dari konsep Trinitas..?
Sudah saya utarakan dipoint sebelumnya bahwa saya ‘Kebetulan’ saja lahir dan dibesarkan dalam keluarga Katholik yang ‘sedang-sedang’ saja, namun lingkungan dimana saya dibesarkan adalah 99% muslim dengan berbagai pandangan minor terhadap kekristenan yang saya imani.
Seiring dengan pendewasaan saya dari segi fisik maupun pemikiran, pada akhirnya saya jatuh kedalam suatu kebimbangan ‘Mengapa orang kristen Menuhankan Yesus? padahal Yesus sendiri adalah manusia seperti kita yang berdarah, berdaging dan juga bisa mati, disalib lagi..!!

Saya punya prinsip yang kuat : Saya tidak ingin ‘Mati Konyol’, saya tidak ingin membawa Kebodohan Saya, Kebebalan Saya dan Kepicikan Saya sampai ke liang lahat sampai saya harus tahu dan mengenal Siapa Allah yang sebenarnya, bukan agama apa, saya sering mengikuti pengajian2, Ceramah2 Agama baik di lingkungan sekitar maupun di media televisi, Kotbah2 Jumat yang terdengar sampai kamar saya, Acara2 Agama Budha, Hindu, Bahkan Film2 silatpun menyajikan Dakwah agama yang tersirat dari setiap kata2 yang terucap, serta seminar2 agama kristen-islam, bahkan justru saya tidak pernah mendengarkan Kotbah2 dari kristen sendiri, lha saya dulunya jarang ke gereja.

==Nanti saya sambung lagi, mau ke gereja dulu mas.

Salam

@Dear Yoseph Henri (#159) dan semuanya

Kedatangan Isa ke dunia ini adalah sesuai dengan Janji Allah yang di nubuatkan melalui para Nabi sebelumnya yang membawa khabar baik untuk segenap umat manusia (Mas Dewo tlg kutipan Alkitabnya kalau tidak keberatan..).

Nubuatan pertama kali akan kedatangan Yesus (Mesias) adalah dari Allah sendiri, yaitu saat manusia jatuh ke dalam dosa (Kejadian 3:14-15). Setelah itu banyak nabi yang menubuatkan kedatangan Mesias/ Yang Diurapi/ Raja Segala Raja, dll. Sedikit daftar yang dapat saya tuliskan mengenai nubuatan Yesus Kristus dan penggenapannya.
– Kejadian 3:15 (Keturunan Sang Wanita) –> Penggenapan: Galatia 4:4
– Kejadian 12:3 (Keturunan Abraham) –> Matius 1:1-17
– Kejadian 17:19 (Keturunan Ishak) –> Lukas 3:23-38
– Kejadian 49:10 (Dari Suku Yehuda) –> Lukas 1:3
– Bilangan 24:17 (Keturunan Yakub) –> Matius 1:1-2
– Yesaya 9:6 (Pewaris Takhta Daud) –> Lukas 1:32-33
– Mikha 5:2 (Lahir di Betlehem) –> Lukas 2:4-7
– Daniel 9:25 (Masa kelahiran Mesias) –> Matius 2:1-2
– Yesaya 7:14 (Dilahirkan oleh seorang perawan) –> Lukas 1:26-31
– Hosea 11:1 (Dipanggil dari Mesir) –> 2:14-15
– Maleakhi 3:1 (Seorang Utusan akan mendahului-Nya) –> Lukas 7:24-27
– Mazmur 2:7 (Dinyatakan sebagai Putera Allah) –> Matius 3:17
– Yesaya 9:1 (Di Galilea) –> Matius 4:13-16
– Daniel 8:15 (Mesias) –> Kisah Para Rasul 3:20-22
– Yesaya 61:1 (Memberitakan Kabar Baik) –> Lukas 4:18-19
– Yesaya 53:3 (Ditolak dan disakiti oleh rakyat-Nya sendiri) –> Yohanes 1:11
– Mazmur 110:4 (Imam seperti Melkisedek) –> Ibrani 5:5-6
– Zakharia 9:9 (Kedatangan-Nya disambut meriah) –> Markus 11:7-11
– Mazmur 41:10 (Dikhianati) –> Lukas 22:47-48
– Zakharia 11:12 (Dijual seharga 30 keping perak) –> Matius 26:15
– Mazmur 35:11 (Difitnah) –> Markus 14:57-58
– Yesaya 53:7 (Diam dalam tuduhan) –> Markus 15:4-5
– Yesaya 50:6 (Diludahi dan dipukul) –> Matius 26:67
– Mazmur 35:19 (Dibenci tanpa alasan) –> Yohanes 15:24-25
– Yesaya 53:5 (Pengorbanan total) –> Roma 5:6-8
– Yesaya 53:11 (Disalibkan bersama orang berdosa) –> Markus 15:27-28
– Zakaria 12:10 (Tangan dan kaki yang ditikam) –> Yohanes 20:27
– Mazmur 22:8-9 (Dihina dan direndahkan) –> Lukas 23:35
– Mazmur 69:22 (Diberi anggur asam bercampur empedu) –> Matius 27:34
– Mazmur 109:4 (Mendoakan musuh) –> Lukas 23:34
– Mazmur 22:18-19 (Jubah-Nya diundi) –> Matius 27:35-36
– Mazmur 34:21 (Tak ada tulang yang dipatahkan) –> Yohanes 19:32-36
– Zakharia 12:10 (Lambung-Nya ditikam) –> Yohanes 19:34
– Yesaya 53:9 (Dikuburkan bersama dengan orang kaya) –> Matius 27:57-60
– Mazmur 16:10 (Dibangkitkan dari kematian) –> Markus 16:6-7
– Mazmur 68:19 (Naik ke Sorga) –> Markus 16:19

Masih banyak lagi nubuatan tentang kedatangan Yesus di PL. GBU.

Terimakasih mas Dewo atas tanggapannya, terus terang pengetahuan saya tentang Nubuatan masih sangat minim sekali, mudah mudahan penjelasan mengenai Nubuatan dapat dijadikan sebagai wacana bagi sdr Ferry, Adhi maupun Pandora.

Menanggapi posting mas Dewo (160)
Memang benar bahwa semua yang dituduhkan terhadap Keotentikan Alkitab adalah masalahnya orang islam mas, bagi kita umat kristiani Keotentikan Alkitab tidak perlu diragukan lagi, namun apakah kita harus berdiam diri saja tanpa memberikan penjelasan sesuai dengan cara pandang mereka?
Saya memahami Keberatan mas Dewo terhadap pemikiran saya yang Mensejajarkan Alkitab dengan Haditz, namun sebaliknya saya juga menanyakan ‘Lalu untuk apa Allah harus rela merendahkan diriNya melalui manusia Yesus yang harus direndahkan dan dihina bahkan harus wafat di kayu salib..? Bukankah cukup hanya Berfirman saja..? toh apapun yang dikehendakiNya semuanya pasti akan terjadi.

Salam

@Dear Yoseph Henri (#164),

… mudah mudahan penjelasan mengenai Nubuatan dapat dijadikan sebagai wacana bagi sdr Ferry, Adhi maupun Pandora.

Amin.

… namun apakah kita harus berdiam diri saja tanpa memberikan penjelasan sesuai dengan cara pandang mereka?

Kita harus tahu motif tuduhan mereka. Jika mereka memang memiliki motif untuk menyerang, maka tidak ada yang bisa kita lakukan. Biarlah Tuhan yang membela diri-Nya sendiri. Jika kita malah meladeni dan menyerang balik, bukankah kita berarti terseret dalam perang (walau pun cuma perang diskusi)? Ingat, musuh kita bukan manusia, tetapi setan. Ingat pula bahwa Yesus mengajarkan kasih bahkan kepada musuh. Jadi dari pada mencari dan membuat musuh, lebih baik biarkan saja tuduhan mereka. Doakan saja mereka supaya mereka memperoleh hikmat dari Allah. Sisanya terserah Allah.

Lalu untuk apa Allah harus rela merendahkan diriNya melalui manusia Yesus yang harus direndahkan dan dihina bahkan harus wafat di kayu salib..?

Yesus memang telah merendahkan diri ketika menjadi manusia dan harus wafat dengan hina di kayu salib. Tapi apakah layak jika Anda merendahkan-Nya sekali lagi? Saat ini Yesus telah menjadi Imam Agung dan Raja (Kristus). Tidak layak jika Anda merendahkan-Nya hanya demi “menyamakan persepsi.”

Salam damai & sejahtera dalam Kristus Yesus.

@Ferry(157) sambungan (162)
Melanjutkan tulisan saya yang terputus…

Dalam kebimbangan hidup saya, saya mencari makna tentang Hidup, Untuk apa saya harus lahir dan hidup? Apa maksud dari semua ini? apakah kita lahir dan hidup hanya untuk mati saja? Tentunya tidak demikian, pada akhirnya saya harus mencari dan mencari apa dan bagaimana hidup itu.
Dalam kebimbangan hidup saya, Tuhan menjamah diri saya untuk meninggalkan kehidupan saya yang lama yang dipenuhi dengan kegelapan dan lahir dalam hidup saya yang baru.

Bilamana mas Ferry ingin jawaban saya yang lebih komplit mengenai Trinitas, saya sudah mulai merintis menuju ke arah sana melalui tulisan2 saya dengan mas Adhi dan Pandora, mohon dicermati lebih mendalam setiap tulisan saya dan saya menunggu balasan dr mas Ferry.

==Saya kutip doa pengakuan Orang Katholik :

Saya mengaku
Kepada Allah Yang Maha Kuasa
Dan Kepada saudara sekalian
Bahwa saya telah berdosa
Dengan pikiran dan perkataan
Dengan perbuatan dan kelalaian
Saya berdosa, saya sungguh berdosa
Oleh sebab itu saya mohon
Kepada santa perawan Maria
Dan semua orang kudus
Untuk mendoakan saya
Pada Allah Tuhan kita
Amien.

(Mas Dewo, cuplikan doa ini komplit apa belum)

Maaf mas Ferry, mohon dicermati kata2 yang terucap dari doa yang saya kutipkan diatas, kepada siapa orang Katholik Berdoa.

Untuk memahami Ajaran Kristiani tidak semudah yang dibayangkan, dalam Alkitab tertulis Firman,firman, ALLAH, Allah, allah, Tuhan, tuhan, Nabi, nabi, ilah dsb yang perlu pemahaman mendasar dan tidak bisa di ‘Gebyah-Uyah’/ disamaratakan artinya begitu saja.

——————————————————
@Ferry (142)
walah kalau benda mati dibilang kekal yaaaa susah broo…

yang kekal adalah firman yang terkandung didalamnya and karena sumbernya dari ALLAH berarti yang kekal yaaa ALLAH saja bukan benda berupa kitab bernama AL QUR’AN.

===Sdr Ferry, Konsep ketuhanan Yesus sudah anda jawab sendiri melalui pernyataan anda diatas, bedanya adalah bahwa Iman Kristiani mengakui Yesus adalah Tuhan karena Yesus adalah Firman ALLAH sendiri, sedangkan dari pemahaman anda tidak berani mengakui AlQuran sebagai Tuhan padahal anda mengakui bahwa Alquran adalah bersumber dari ALLAH dan sama-sama kekal.
——————————————————–
@Ferry (142)
Firman ALLAH tidak akan berubah or hilang meskipun setelah kedatangan hari Kiamat, justru setelah kedatangan Kiamat itulah dibuktikan kebenaran Firman ALLAH.

===Apakah ini juga menegaskan bahwa Alquran itu Kekal?

saya ambil cuplikan dari Alquran :

[85:21] Bahkan yang didustakan mereka itu ialah Al Qur’an yang mulia,
[85:22] yang (tersimpan) dalam Lohmahfuz.

[13:39] Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan (apa yang Dia kehendaki), dan di sisi-Nya-lah terdapat Umulkitab (lohmahfuz). ( AR RA’D (GURUH) ayat 39)

===Saya belum paham dengan kata2
‘yang (tersimpan) dalam Lohmahfuz’
‘di sisi-Nya-lah’ terdapat Umulkitab (lohmahfuz)

Mohon tanggapan mas Ferry dan Pandora

Salam

@Dear Yoseph Henri,

Tampaknya Kitab Perjanjian Baru itu sekedar catatan perjalan hidup Yesus Kristus semata. Tetapi jika Anda membaca komentar saya di #163, nampak bahwa Alkitab (PL & PB) itu saling terkait. Kalau dalam PL tertulis sejarah manusia dan nubuatan tentang Sang Penyelamat, maka di PB terjadi penggenapan semua nubuatan dan juga berisi kabar baik (keselamatan) dan inti sari dari Kasih Allah. Membaca Alkitab hanya di PL dan PB saja tidak lengkap. Janji Allah pada masa lampau (PL) telah diperbaharui di PB sehingga manusia bisa kembali kepada Allah.

Intinya adalah bahwa tidak dapat dipungkiri bahwa peran serta Roh Kudus dalam penulisan Alkitab sangat jelas. Karya Agung Allah sepanjang masa dan kekal ini telah dituliskan dalam Alkitab. Dari permulaan hingga akhir dunia dan keabadian bersama Allah. Sungguh kita harus menyadari bahwa Alkitab itu agung walau pun ditulis oleh banyak sekali penulis kitab, tetapi semuanya saling berkait dan melengkapi. Semuanya secara runtut mengisahkan sejarah kehidupan manusia dan betapa besar Kasih Allah itu.

Tidak masalah bahwa sekarang Alkitab ditulis dalam ratusan (ribuan?) bahasa, bukankah keselamatan itu ditawarkan bagi semua orang? Yang penting adalah esensinya, yaitu Karya Keselamatan dari Allah. Kini ketika semuanya telah dikabarkan kepada semua manusia, semuanya berpulang kepada manusia itu sendiri: apakah akan menerima kasih Allah atau malah menolaknya?

Tidak masalah jika umat agama lain menuduhkan hal-hal yang buruk pada Alkitab, tetapi Yesus Kristus sendiri pun telah menjamin bahwa:

Matius 5:18
Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titik pun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.
Bdk: Lukas 16:17

Matius 24:35
Langit dan bumi akan berlalu, tetapi pekataan-Ku tidak akan berlalu.
Bdk: Markus 13:31, Lukas 21:33

Intinya adalah bahwa: Yesus sendiri menjami bahwa perkataan-Nya tidak akan berlalu dan tetap abadi walau pun langit dan bumi telah musnah. Tentu Allah sendirilah yang akan menjaga Firman-Nya itu agar tetap abadi. Manusia atau mahluk apa pun tidak akan mampu dan tidak berkuasa melenyapkannya. Mohon ini dijadikan pegangan dan yakinlah bahwa Allah sendirilah yang menjaga dan menjamin Firman-Nya. Siapa yang mengubah Alkitab berarti akan berhadapan dengan Allah secara langsung.

Salam damai & sejahtera dalam Kristus Yesus.

@Pandora (150)
Hal tersebut tidak terdapat dalam agama Kristen. Tidak ada koreksi dan penyelidikan atas penyampai ayat dan ucapan Yesus atau yang dianggap ucapan Yesus ataupun berita yang menyangkut Yesus, semuanya diterima sebagai wahyu Allah. Maka kami umat Islam tidak menganggap Injil itu benar semua atau injil salah semua, karena disitu terdapat campur tangan manusia.

Sebelum keempat injil itu diakui sebagai kanon. Injil selalu ditulis ulang dan sesuai dengan sifat manusia, pada waktu penulisan kembali ada kalanya terdapat kekeliruan kekeliruan penulisan.

===Sebagaimana sudah saya sampaikan di atas :
(156)
Perjalanan Penyusunan Alkitab juga hampir sama dengan Perjalanan penyusunan Alquran maupun Haditz.
Keempat Injil serta surat2 para Rasul diseleksi ketat hingga terbentuklah susunan Alkitab yang kita pergunakan. Pada masa2 itu beredar banyak keragaman Injil, namun dari kesemuanya itu hanya 4 Injil yang dipakai saja, bukan untuk kepentingan politik tertentu ataupun kepentingan tertentu, melainkan diuji Keabsahannya dari berbagai aspek Budaya termasuk diantaranya terhadap mitos2 yang mempengaruhi kesan penulis Injil, bahasa, kronologis, pemahaman konsep Ilahi, Geografi, Archeologi dan masih banyak lagi acuan2 yang dipergunakan dalam seleksi ini yang kesemuanya adalah bertujuan untuk mendapatkan Kesaksian Injil yang benar2 SAHIH.
Metodhe penulisan Alkitab jauh berbeda dengan Alquran, Alkitab mencantumkan Kronologis ‘Kapan Bagaimana dan Mengapa Firman Allah harus sampai pada umat manusia’.

Barangkali Pandora bisa memberikan contoh 1 saja Ayat Alkitab yang menurut Pandora ada campur tangan penulis yang anda maksudkan.

Oh ya, pertanyaan saya masih menjadi Pe-er, saya masih menunggu penjelasan anda mengenai pernyataan saya :

(140)
Apabila *) adalah Ya, berarti juga dalam pemahaman saya ada 2 yang kekal sbb :

1. ALLAH
2. ALQURAN

Sepengetahuan saya Segala yang kekal hanyalah ALLAH YANG ESA.

salam

@Dear Yoseph Henri (#166),

Saya kutip doa pengakuan Orang Katholik :

Maksudnya pengakuan dosa? Atau pengakuan iman? Kalau pengakuan dosa dalam liturgi itu sudah benar (komplit). Tetapi jika pengakuan iman, silakan kunjungi: “Pengakuan Iman Katolik.
Tapi saya kutipkan lagi pengakuan iman Katolik deh:

Aku percaya akan Allah,
Bapa yang Mahakuasa,
Pencipta langit dan bumi.
Dan akan Yesus Kristus,
Putera-Nya yang tunggal, Tuhan kita.
Yang dikandung dari Roh Kudus,
dilahirkan oleh Perawan Maria;
Yang menderita sengsara dalam pemerintahan Ponsius Pilatus, disalibkan, wafat dan dimakamkan;
Yang turun ke tempat penantian, pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati;
Yang naik ke Sorga, duduk di sebelah kanan Allah Bapa Yang Mahakuasa,
dari situ Ia akan datang mengadili orang hidup dan mati.
Aku percaya akan Roh Kudus,
Gereja Katolik yang kudus,
Persekutuan para kudus,
Pengampunan dosa,
Kebangkitan badan,
Kehidupan kekal.
Amin.

Semoga dapat berguna. Salam & GBU.

Belum tidur mas……….
@Dewo (167)
Tampaknya Kitab Perjanjian Baru itu sekedar catatan perjalan hidup Yesus Kristus semata. Tetapi jika Anda membaca komentar saya di #163, nampak bahwa Alkitab (PL & PB) itu saling terkait.

===Allah hadir dalam Pribadi Yesus, Allah tidak Berfirman melalui Kata-kata/Ucapan, melainkan melalui Perbuatan yang dapat dilihat dari Pribadi Yesus. Allah telah memenuhi JanjiNya melalui kelahiran Yesus, Penebusan Dosa dengan Wafat di kayu Salib serta Kebangkitan dari Kematian.

Salam Damai Dalam Kristus

@Dear Yoseph Henri (#170),

Belum tidur mas……….

Belum, Mas. Masih blogwalking :D

Allah hadir dalam Pribadi Yesus, Allah tidak Berfirman melalui Kata-kata/Ucapan, melainkan melalui Perbuatan yang dapat dilihat dari Pribadi Yesus.

Yesus Kristus = Firman Allah.
Yesus adalah perwujudan dari Firman Allah. Dan semuanya dari Yesus (baik perkataan, perbuatan, pengajaran, mujizat, kisah kehidupan, dll) adalah perwujudan dari Firman Allah. Bukankah semuanya sudah dinubuatkan oleh PL?

Dan penggenapan semuanya itu sudah dituliskan/dicatat dalam PB. Jadi arti Firman Allah jangan dikecilkan menjadi “Perbuatan yang dapat dilihat dari Pribadi Yesus” semata. Jangan lupakan pengajaran-Nya yang sangat luar biasa. Tentu saja! Karena yang diucapkan-Nya adalah Firman Allah itu sendiri. Apa yang dikatakan Yesus adalah apa yang dikatakan Allah.

Salam & GBU.

@Dewo (165)
Yesus memang telah merendahkan diri ketika menjadi manusia dan harus wafat dengan hina di kayu salib. Tapi apakah layak jika Anda merendahkan-Nya sekali lagi? Saat ini Yesus telah menjadi Imam Agung dan Raja (Kristus). Tidak layak jika Anda merendahkan-Nya hanya demi “menyamakan persepsi.”

===Mas Dewo, Saya tidak merasa telah merendahkan Yesus sama sekali, mohon mas Dewo memahami maksud dari posting2 saya sebelumnya. Sudah selayaknya kita tidak terbawa arus ‘Mendewakan’ Alkitab, Alkitab hanyalah sarana bagi kita umat Kristen untuk mengenal lebih dekat Kehendak Allah, dan juga Pribadi Allah kita. Injil yang sebenarnya adalah Yesus itu sendiri.

salam

@Dewo (171)
Yesus Kristus = Firman Allah.
Yesus adalah perwujudan dari Firman Allah. Dan semuanya dari Yesus (baik perkataan, perbuatan, pengajaran, mujizat, kisah kehidupan, dll) adalah perwujudan dari Firman Allah. Bukankah semuanya sudah dinubuatkan oleh PL?

Dan penggenapan semuanya itu sudah dituliskan/dicatat dalam PB. Jadi arti Firman Allah jangan dikecilkan menjadi “Perbuatan yang dapat dilihat dari Pribadi Yesus” semata. Jangan lupakan pengajaran-Nya yang sangat luar biasa. Tentu saja! Karena yang diucapkan-Nya adalah Firman Allah itu sendiri. Apa yang dikatakan Yesus adalah apa yang dikatakan Allah

===Benar sekali mas, Namun kita juga harus ingat bahwa :
Yesus = 100% Allah
Bahwa Yesus adalah Firman Allah yang Hidup
Yesus = 100% Manusia
Bahwa Yesus adalah Manusia yang berdaging, darah dsb.

salam

Henri,

Maaf saya agak terlambat menjawab apa yang anda tanyakan mengenai apakah Allah itu kekal disamping Al Qur’an. Jawaban ini juga sekali gus menjawab apakah Allah itu kekal dan apa itu yang dimaksud Lauhul Mahfus dan UmmulKitab.

Seperti komenter saya No.134 menjawab pertanyaan anda : apakah Al Qur’an itu kekal.

Jawaban saya. (dengan keterbatasan yang ada pada saya, saya dapat menjawab, Ya., Al Qur’an kekal sampai akhir zaman. Itu saya dasarkan pada 2 ayat (dapat anda lihat kembali di nomor 134).

Kemudian pada 147 kepada Sdr. Ferri saya tambahkan dua ayat lagi yang menyebut *Ummulkitab dan Lauhul Mahfus*

LAUHUL MAHFUS adalah tempat (kitab) yang menyimpan ilmu Allah yang berhubungan dengan segala sesuatu baik yang secara keseluruhan atau baik yang kecil maupun yang besar. Baik itu berupa ajaran, firman, kejadian penciptaan alam semesta, bencana, kelahiran,kitab kitab yang diturunkan kepada Nabi Nabinya semua tercatat di disana (ummulkitab). Beberapa ayat yang berhubungan dengan Lauhul Mahfus di bawah ini.

Surat Al An’aam ayat 59
Dan pada sisi Allah kunci kunci yang gaib, tidak ada yang mengetahuinya selain Dia. Dia mengetahui apa yang ada di daratan dan di lautan dan tiada sehelai daunpun yang gugur melainkan keketahui-Nya (juga). Dan tiada sebutir biji bijian dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah dan kering melainkan tertulis dalam Kitab yang terang.

Surat Huud ayat 6
Dan tidak ada sesuatu yang melata dibumi melainkan Allah yang memberi rezeki dan Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat menyimpannya. Semua ditetapkan dalam Kitab yang nyata.

Surat Al Israa ayat 58
Dan tidak ada suatu negeri (yang durhaka penduduknya) melainkan Kami yang membinasakannya sebelum hari kiamat, atau mengazabnya dengan azab yang keras. Adalah yang demikian itu tertulis di dalam kitab.

Surat Al Hajj ayat 70
Apakah enghkau tidak mengetahui sesungguhnya Allah mengetahui apa apa di langit dan di bumi. Sesungguhnya yang demikian terdapat di dalam suatu kitab. Sesungguhnya yang demikian itu amat mudah bagi Allah.

Surat An Aaml ayat 75
Dan tiada yang tersembunyi di langit dan di bumi melainkan didalam kitab yang terang.

Surat Saba ayat 3
Dan berkata orang kafir,”Tidak akan datang kepada kami kiamat itu”. Katakanlah, “Sebenarnya, demi Tuhanku uang mengetahui yang gaib, sunggu kiamat itu akan datang kepada kamu. Tiada yang tersembunyi pada-Nya sebetrat zarrahpun yang ada di langit dan yang ada di bumi, dan tidak (pula) yang lebih kecil dari pada itu dan yang lebih besar melainkan didalam KItab yang terang.

Surat Al Faathir ayat 11
Dan Allah menciptaka kamu dari tanah, kemudian dati air mani, kemudian Dia menjadikan kamu ber[pasanga pasangan. Tiadalah seorang perempuan mengandung dan tidak (pula) melahirkan, melainkan sepengetahuan-Nya. Dan Tiada dipanjangkan umur seseorang yang panjang umur dan tidak dikurangi umurnya, melainkan dalam kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu mudah bagi Allah.

Surat Yaasin ayat 12
Sesungguhnyua Kami meghidupan orang orang yang mati dan Kami tuliskan apa yang telahmereka kerjakan dan bekas bekas mereka. DEan segala sesuatu Kami menghitungnya dalam kitab yang terang (Laih Mahfuzh)

Surat Az Zukhruf ayat 4
Dan sesungguhnya Al Qur’an dalam induk Kitab disisi Kami, adalah tinggi dan penuh hikmah.

Karena itu adalah ilmunya, firmannya, maka semua itu adalah kekal dan berada dalam penguasaannya.

Semua yang benar itu datangnya dari Allah dan segala kekurangan itu datangnya dari saya sendiri.

Sebelum saya menjawab pertanyan anda apakah ada ayat di PB yang ada campur tangan penulis, saya mau bertanya dulu pada anda maupun Dewo.

(1) Apakah ada sautu ayat dalam PB yang menyatakan bahwa Allah akan menjaganya dari campur tangan manusia.

(2)Apakah Injil yang ada sekarang itu Kitab suci atau hanya cuma hadits.

(3) Dari empat kitab yang yang pada anda, manakah yang anda anggap asli, karena sepengetahuan saya dan umat Islam, Allah cuma menurunkan satu Injil kepada Isa (Yesus).

Salam

Henri,

Ada sedikit koreksi dari saya (no.174) :

Sebelum saya menjawab pertanyaan anda apakah…….. Seharusnya adalah: Sebelum saya menjawab pertanyaan anda tentang apakah ………..

Ferry,

Ferry kiranya dapat menambahkan pengertian mengenai Lauhul Mahfusz dan Ummulkitab.

Salam

@Pandora
(1) Apakah ada sautu ayat dalam PB yang menyatakan bahwa Allah akan menjaganya dari campur tangan manusia.

(2)Apakah Injil yang ada sekarang itu Kitab suci atau hanya cuma hadits.

(3) Dari empat kitab yang yang pada anda, manakah yang anda anggap asli, karena sepengetahuan saya dan umat Islam, Allah cuma menurunkan satu Injil kepada Isa (Yesus).
——————————————————————–
==Mulai dari awal saya masuk blog ini sama sekali tidak satu ayat Alkitab yang saya ambil, pandora bisa cek posting saya mulai dari awal. Sengaja ini saya lakukan karena saya berbicara dengan Adhi, Ferry dan Pandora yang muslim, saya tahu betul apapun jawaban saya mengenai isi Alkitab tidak akan ada artinya bagi rekan2, apapun penjelasan saya walaupun saya kupas sampai ke akar2nya itupun tidak akan ada manfaatnya, justru toh nanti pada akhirnya buang2 waktu. Karena Saya tahu betul cara pandang rekan2 Muslim terhadap Alkitab, Alkitab menurut rekan2 muslim sudah dipalsukan, bukankah Pandora serta rekan2 muslim lain sudah memahami hal ini? Lalu apa manfaatnya bagi pandora? apakah dengan demikian Pandora ataupun rekan2 muslim akan menunjukkan bahwa Injil Barnabas adalah yang Sahih? atau Da Vinci Code, atau bahkan Film mengenai penemuan makam Yesus yang sedang booming?
====
Saya sudah bisa menebak arah pertanyaan pandora setelah jawaban saya berikan, saya tahu betul, saya bukan seorang peramal, saya hanyalah pengamat, barangkali pandora belum mengamati secara detail konsep pertanyaan rekan2 muslim terhadap Alkitab dan Trinitas, dari dulu sampai sekarang konsep pertanyaan cuma itu2 saja mas, tidak ada perkembangan yang berarti.
====
Sebenarnya ketiga pertanyaan Pandora itu semua jawabannya sudah saya tuliskan di posting2 sebelumnya, tolong kalau sempat dibaca lagi setiap posting saya, entah itu dengan mas Adhi, Ferry atau pada Pandora.
====
Saya sangat berharap sekali kita saling bertukar fikiran dengan menggunakan akal sehat kita tanpa dibelenggu oleh rasa ketakutan akan dosa, hujat, laknat, azab, murtad, kafir dan sebagainya, saya berharap sekali.
====
Saya sudah 3 kali mengajukan pertanyaan kepada pandora, tetapi entah jalan buntu atau bagaimana, pandora mencoba berkelit dengan memberikan umpan balik pada saya. dan untuk yang ke-4 kalinya sekali lagi saya butuh jawaban, bukannya umpan balik, saya ingin sekali Pandora memberikan KEJUJURAN dari dalam HATI NURANI apapun jawaban Pandora, ataukah Pandora merasa terjebak dengan pernyataan Pandora ? jangan khawatir, apapun jawaban yang Pandora berikan bukan untuk memukul balik keimanan Pandora, saya hanya ingin menjelaskan mengenai TRINITAS dari PERNYATAAN Pandora sendiri, demikian pertanyaannya saya tuliskan lagi :
———————————
(140)
Apabila *) adalah Ya, berarti juga dalam pemahaman saya ada 2 yang kekal sbb :

1. ALLAH
2. ALQURAN

Sepengetahuan saya Segala yang kekal hanyalah ALLAH YANG ESA.
———————————————

salam

Henri,

Memang benar sejak diskusi dengan Adhi anda tidak pernah mengambil satupun ayat Alkitab. Maka sesuai dengan prinsip anda saya pun tidak dapat menjawab oertanyaan anda mengenai adanya campur tangan manusia dalam penulisan alkitab itu, walau dengan keterbatasan yang saya punyai, ada satu ayat yang kiranya dapat merujuk pada pertanyaan itu. Itu tidak akan saya paparkan, karena menghormati prinsip anda.

Berbeda dengan anda, saya mengemukakan pendapat yang saya kemukakan didasari ayat ayat yang di Al Qur’an maupum yang ada pada Al Kitab. Tanpa itu, pendapat saya akan dicap sebagai bualan belaka.

Karena kita berbeda pandang, maka lebih baik dsikusi antara kita, kita hentikan sampai disini.

Mengenai pertanyaan mengenai apakah Allah itu kekal, dapat anda simpulkan sendiri dari apa yang sudah saya paparkan pada pendapat saya no. 174.

Salam

Henri,

Walaupun begitu saya merasa diberi kehormatan dapat berdiskusi dengan anda.

Salam

@pandora

Walaupun begitu saya merasa diberi kehormatan dapat berdiskusi dengan anda.

==Demikian pula saya juga mengucapkan terima kasih atas kesempatan berdiskusi dengan Pandora di Halaman Blog ini.

Salam

@ Bro Dewo,

dewo -> “Anda hanya tahu sedikit sekali dari Katolik sehingga menyimpulkan demikian. Silakan ikut Misa jika ingin mengetahui bagaimana umat Katolik berdoa. Jangan berusaha menyimpulkan jika Anda belum memiliki pengetahuan yang cukup.

Jangan lupa kakak saya diajak ke gereja. Biar dia menjelaskan bagaimana Liturgi Katolik dilakukan. Semoga dapat menambah wawasan Anda tentang Katolik (dan Trinitas). ”

Betul Bro, saya memang tahu sedikit saja tentang iman Katolik justru itu saya suka baca blog ini sehingga saya bisa belajar banyak, coz istriku lebih suka baca novel dari pada baca alkitab :D, tp jangan salah, saya dah sering kegereja dan mengikuti misa (khususnya masa pacaran dolo he… he…) sehingga saya berusaha menangkap pesan iman katolik walaupun mungkin menurut bro dewo terlalu dini, saya cuma berharap istri saya mengimani katolik bukan hanya sekedar ikutan tradisi keluarga saja dan saya berharap minimal doi bisa setaraf dengan anda. Pada prinsipnya saya mendukung doi kegereja coz biar doi lebih faham apa yang diimani dan bisa tukar pikiran dengan saya.

Salam

@ Yoseph Henri,

——————————————————————————
Yoseph Henri -> “Mohon maaf,
Sepertinya saya (pribadi) mengamati Walaupun Alquran menggunakan bahasa Arab sebagai induknya, saya (pribadi)mengamati adanya KETIDAKSELARASAN YG MENDASAR dalam pemahaman Akidah yang mempengaruhi tindak-tanduk dan pemikiran umat muslim yang didasarkan pada Alquran, sebagai contoh :
-Timbulnya Aliran JI, Alqaeda dsb
-Timbulnya Aliran Ahmadiyah
-Timbulnya Jaringan Islam Liberal
-Nadhatul Ulama
-Muhamadiyah
-Shiah
-Sunni
dan masih banyak lagi yg saya belum sampaikan disini.

Sekumpulan Pengikut yang satu dengan yang lainnya saling Klaim dan saling hujat bahwa tindakan yang mereka lakukan adalah PALING BENAR DAN SESUAI DENGAN ALQURAN
——————————————————————————-

== Jawabanya sebenarnya sederhana saja sebab manusia selain memiliki akal-fikiran juga memiliki nafsu (dalam hal ini nafsu ego) sehingga bisa saja mencari pembenaran dari AL-QUR’AN, tp bung Yoseph dari contoh – contoh yang saudara sampaikan ada beberapa hal yang berbeda :

1. Ahmadiyah adalah BUKAN UMAT ISLAM karena umat ISLAM hanya berpatokan pada AL-QUR’AN yang utama dan melengkapinya dengan HADITS dan dari kedua sumber itu jelas bahwa disebutkan tidak ada nabi selanjutnya setelah Nabi MUHAMMAD SAW. Sedangkan mereka menganggap pendiri ahmadaiyah adalah nabi dan menambahkan namanya dalam bacaan SHALAT.

2. Jaringan Islam Liberal adalah pola pikir kebarat – baratan yang coba diimplementasikan dalam akidah islam.

3. JI, dan AL’QAEDA menafsirkan AL-QUR’AN dengan radikal, saya tidak berani bilang benar dan salah tetapi biarkan ALLAH yang memutuskan. (Kecuali 2 yang diatas saya berani katan salah).

4. NU & Muhamadiyah adalah organisasi ISLAM di Indonesia dan saya tidak tahu apakah mereka saling menghujat ?

5. Shiah & Sunni adalah perbedaan mahzab(saya tidak punya kapasitas menjelaskan apa itu mahzab dengan tepat mungkin saudara Pandora bisa membantu) yang kadang dengan nafsunya(karena mereka juga manusia yang bisa terbujuk bisikan setan) bisa saling membunuh walau jelas- jelas diharamkan.

Perbedaan penafsiran bisa saja terjadi dalam ISLAM tetapi yang utama dalam ISLAM adalah TAUHID dan ini tidak akan berbeda apapun mahzab nya apapun organisasinya kalau mengaku ISLAM pasti mereka hanya mengenal ALLAH sebagai Tuhan mereka dan mengakui Muhammad sebagai manusia yang ditunjuk membawakan firman ALLAH kepada manusia lainnya dan Ia merupakan Nabi terakhir yang diutus ALLAH.

Kesimpulanya walau berbeda, secara Akidah ketuhanan tetap sama dan membaca AL-QUR’AN juga sama tiap ayat – ayatnya tanpa perbedaan sedikitpun.

Kembali kepada iman katolik seperti tema blog ini, sebagai umat ISLAM kita melihat katolik sebagai bagian dari umat Nasrani, selain katolik umat nasrani antara lain protestan, advent, dll. (CMIIW yaa) tetapi secara akidah ketuhanan, katolik berbeda dengan protestan misalnya, katolik mengakui trinitas sedangkan protestan tidak. Apakah alkitab yang dipegang berbeda ? semoga saya mendapat pencerahan.

Salam.

@ Bro Dewo,

Dewo -> “Kita harus tahu motif tuduhan mereka. Jika mereka memang memiliki motif untuk menyerang, maka tidak ada yang bisa kita lakukan. Biarlah Tuhan yang membela diri-Nya sendiri. Jika kita malah meladeni dan menyerang balik, bukankah kita berarti terseret dalam perang (walau pun cuma perang diskusi)? Ingat, musuh kita bukan manusia, tetapi setan. Ingat pula bahwa Yesus mengajarkan kasih bahkan kepada musuh. Jadi dari pada mencari dan membuat musuh, lebih baik biarkan saja tuduhan mereka. Doakan saja mereka supaya mereka memperoleh hikmat dari Allah. Sisanya terserah Allah.”

Waduh kita ga ada maksud serang – serangan neh bro dewo, saya pribadi sangat mengimani firman ALLAH dalam AL-QUR’AN yang salah satunya mengatakan bahwa apabila telah ALLAH tutup hati mereka, tidak akan ada yang bisa merubahnya, jadi buat apa serang – serangan ? saya sebagai umat Muslim hanya mencoba menyampaikan apa yang saya yakini tentang ahli kitab sebatas pengetahuan saya saja, dan mencoba mengetahi lebih banyak tentang iman para ahli kitab, lain tidak.

Salam

@ Yoseph henri,

Yoseph Henri -> “Dalam kebimbangan hidup saya, saya mencari makna tentang Hidup, Untuk apa saya harus lahir dan hidup? Apa maksud dari semua ini? apakah kita lahir dan hidup hanya untuk mati saja? Tentunya tidak demikian, pada akhirnya saya harus mencari dan mencari apa dan bagaimana hidup itu.
Dalam kebimbangan hidup saya, Tuhan menjamah diri saya untuk meninggalkan kehidupan saya yang lama yang dipenuhi dengan kegelapan dan lahir dalam hidup saya yang baru.

Bilamana mas Ferry ingin jawaban saya yang lebih komplit mengenai Trinitas, saya sudah mulai merintis menuju ke arah sana melalui tulisan2 saya dengan mas Adhi dan Pandora, mohon dicermati lebih mendalam setiap tulisan saya dan saya menunggu balasan dr mas Ferry.”

== Bung Yoseph, sebagai muslim saya percaya hidup ini adalah untuk selalu menyembah sang Khalik dan meng-agungkanNYA dalam setiap tarikan nafas, hidup ini juga sebagai ujian untuk kehidupan yang lebih kekal nantinya. Saya sebagai umat Muslim percaya bahwa sebelum manusia dilahirkan, manusia sudah diminta persaksian akan ke-esa-an ALLAH dan kelahiran didunia ini adalah untuk ujian apakah tetap memegang teguh kesaksian tersebut.

Salam.

@ Yoseph Henri,

Yoseph Henri -> “Apabila *) adalah Ya, berarti juga dalam pemahaman saya ada 2 yang kekal sbb :

1. ALLAH
2. ALQURAN

Sepengetahuan saya Segala yang kekal hanyalah ALLAH YANG ESA.”

== disinilah perbedaanya bung Yoseph, dalam ISLAM firman bukan wujud manusia hidup seperti iman katolik yakini(yesus sebagai firman) firman dalam ISLAM adalah sabda ALLAH berupa perintah, larangan, dll. Sehingga pertanyaan saudara bahwa yang kekal ada 2 tidak relefan coz firman kan sabda ALLAH, jadi yang kekal adalah ALLAH dan segala sesuatu yang ALLAH kehendaki untuk kekal, seperti dosa – dosa syirik manusia(juga dosa-dosa lainya yang ALLAH tidak berkehendak menghapusnya), Ummulkitab ( Induk/kumpulan Kitab), dll.

Salam.

Dear ALL,

Konsep ISLAM yang saya yakini adalah bahwa segala yang benyawa pasti MATI, entah itu manusia, jin dan golonganya, malaikat, hewan & tumbuhan, dan lain – lain dan batasnya (kata yang bernyawa pasti mati) adalah hari KIAMAT.

Dan bahwa ALLAH itu kekal itu adalah yang utama dalam akidah saya. Bahwa ALLAH itu satu – satunya yang kekal(dalam artian konsep kekal itu tidak mati) jawabanya “YA”, kalau konsep kekal adalah tidak hilang / punah / lenyap adalah hanya ALLAH saja, saya tidak ada kapasitas menjawabnya, coz kalau saya jawab “YA” berarti enak dunk dosa kita juga hilang setelah kiamat. CMIIW

Salam.

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Sudah saatnya umat Islam bersatu dan menegakan syariat islam di indonesia, karena memang ideologi Pancasila sudah tidak relevan lagi untuk diterapkan

Wallahu a’lam bishshawab, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ust. H. Ahmad Sarwat, Lc

@Ferry (184)
disinilah perbedaanya bung Yoseph, dalam ISLAM firman bukan wujud manusia hidup seperti iman katolik yakini(yesus sebagai firman) firman dalam ISLAM adalah sabda ALLAH berupa perintah, larangan, dll. Sehingga pertanyaan saudara bahwa yang kekal ada 2 tidak relefan coz firman kan sabda ALLAH, jadi yang kekal adalah ALLAH dan segala sesuatu yang ALLAH kehendaki untuk kekal, seperti dosa – dosa syirik manusia(juga dosa-dosa lainya yang ALLAH tidak berkehendak menghapusnya), Ummulkitab ( Induk/kumpulan Kitab), dll

==Terima kasih mas Ferry bersedia melanjutkan tulisan2 saya dengan Pandora yang sempat menemui jalan buntu.
Menurut pernyataan Ferry diatas bahwa firman adalah sabda ALLAH, berarti definisi Quran adalah sabda ALLAH, yang berarti juga bahwa sabda ALLAH tidak kekal dan berarti juga Quran tidak kekal, apakah saya boleh mengambil kesimpulan demikian?

[1] Kalau sabda/ucapan ALLAH tidak kekal berarti bahwa Alquran tidak kekal juga, ada kemungkinan campur tangan dalam penyusunan dimasa Utsman, dimana ada ribuan versi Alquran dan Haditz yang tidak sesuai dengan keinginan Utsman di berangus dan dibakar, sehingga Alquran tidak ada bandingannya lagi, jauh sekali dengan Alkitab, Alkitab yang tidak diakui sebagai Kanon tidak dibakar itulah maka anda dapat dengan mudah menemui Injil2 Barnabas yang menurut Islam adalah Injil yang Sebenarnya, padahal Quran bilang bahwa Alkitab sudah dipalsukan, kan aneh?
Selain itu kalau tidak kekal bagaimana anda bisa menyimpulkan bahwa ALLAH itu memelihara alquran?

[2] Kalau sabda Allah itu kekal spt yng diutarakan Pandora sebelumnya, Mengapa ALLAH tidak mampu menjaga sabda2 sebelumnya yaitu Alkitab dan Zabur? lalu digantikan dengan Alquran? Bukankah Allah itu Maha Kuasa, apakah dengan tidak terpeliharanya kitab2 sebelumnya itu berarti juga MERENDAHKAN kekuasaan ALLAH?

Sebaiknya anda mulai mempelajari ilmu filsafat mengenai Alquran maupun mengenai ALLAH menurut imu filsafat Islam yang anda imani secara lebih mendalam baru bisa kita diskusikan lagi, penyampaian jawaban yang Ferry berikan Jauh menyimpang dari ilmu Kalam Islam.

Salam

@ahmadsarwat (186)
Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Sudah saatnya umat Islam bersatu dan menegakan syariat islam di indonesia, karena memang ideologi Pancasila sudah tidak relevan lagi untuk diterapkan

Wallahu a’lam bishshawab, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ust. H. Ahmad Sarwat, Lc

===Itulah kalau manusia sudah mulai picik, eksklusif, yang diluar anda adalah salah. sebaiknya anda keliru samasekali islamisasi di forum ini, lebih baik pertahankan alquran dan islam anda di forum sebelah, Islam dibongkar kedoknya.:

http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=14232

http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/index.php?sid=bbb35e89c60c81720e502fa68acdb583

==Forum ini khusus untuk orang2 yang mau menggunakan akal budi dalam menuliskan pendapat, bukan kotbah jumat anda.

waalaikum salam

@Ferry (181)
Perbedaan penafsiran bisa saja terjadi dalam ISLAM tetapi yang utama dalam ISLAM adalah TAUHID.

==Mas Ferry bisa lihat commet pak mustad (186)
Mas Ferry, beranikah anda menganggap tulisan diatas hanya sebagai perbedaan penafsiran?

Salah besar kalau anda berfikir demikian, mereka melakukan itu atas dasar Alquran, dan anda kelihatan lebih familiar dengan nonmuslim, itu juga diajarkan dalam Alquran. nah kan bias jadinya, satu sisi baik, satu lagi mengajarkan kebengisan.

Apa mas ferry sudah pernah jalan2 di forum tetangga? sekali-kali jalan2 lah mas, pelajari dengan seksama, membuka cakrawala pemikiran kita.

http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=5219&postdays=0&postorder=asc&start=0

http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=14062

Itu bukan forum kristen, tapi forum yang dibentuk oleh orang2 yang jadi kurban kebiadaban Islam (Maaf mas).

Saya tetap menunggu jawaban dari Ferry

Salam

To all,

Dengan masuknya Ahmad Sarwat, saya kira beliau lebih dapat menjelaskan apa yang menjadi ganjalan dari Sdr. Henri (184). Itu pun kalau beliau bersedia. Saya kira sudah saatnya diskusi di blog ini diikuti oleh orang orang yang benar benar mengusainya dan bukan orang yang mengenal agama sekelas saya atau kalau boleh saya katakan sekelas orang orang yang ada selama ini di sini. Sehingga lebih dapat memberikan pencerahan bagi kita semua.

Salam

Dear Yoseph Henri,

Yoseph Henri -> “Menurut pernyataan Ferry diatas bahwa firman adalah sabda ALLAH, berarti definisi Quran adalah sabda ALLAH, yang berarti juga bahwa sabda ALLAH tidak kekal dan berarti juga Quran tidak kekal, apakah saya boleh mengambil kesimpulan demikian?”

== Anda telah menyimpulkan dengan salah coba lihat lagi # 184. QUR’AN sebagai firman bukan mahluk yang bernyawa sehingga kalau konsep kekal adalah tidak mati, maka pertanyaan saudara tidak relevan coba lihat di # 185.

Yoseph Henri -> “Kalau sabda/ucapan ALLAH tidak kekal berarti bahwa Alquran tidak kekal juga, ada kemungkinan campur tangan dalam penyusunan dimasa Utsman, dimana ada ribuan versi Alquran dan Haditz yang tidak sesuai dengan keinginan Utsman di berangus dan dibakar, sehingga Alquran tidak ada bandingannya lagi, jauh sekali dengan Alkitab, Alkitab yang tidak diakui sebagai Kanon tidak dibakar itulah maka anda dapat dengan mudah menemui Injil2 Barnabas yang menurut Islam adalah Injil yang Sebenarnya, padahal Quran bilang bahwa Alkitab sudah dipalsukan, kan aneh?
Selain itu kalau tidak kekal bagaimana anda bisa menyimpulkan bahwa ALLAH itu memelihara alquran?”

==> Nah anda mulai tertarik lagi pada hal yang berbau profokatif, AL-QUR’AN di kitab-kan dijaman keKhalifahan utsman tetapi ayat – ayatnya telah dihapal oleh ratusan pengikut Nabi Muhammad sebelum beliau wafat melalui SHALAT – SHALAT yang dilakukan berjama’ah. (lihat # 152) memang pada zaman itu banyak bid’ah dan ayat – ayat palsu yang sudah dibukukan terlebih dahulu, tetapi karena selalu dibacakan dalam SHALAT, sehingga penetapan sahih tidaknya ayat tersebut ketika akan dibukukan lebih mudah dan melibatkan banyak umat muslim pada saat itu (bukan segelintir orang saja).

Yoseph Henri -> “[2] Kalau sabda Allah itu kekal spt yng diutarakan Pandora sebelumnya, Mengapa ALLAH tidak mampu menjaga sabda2 sebelumnya yaitu Alkitab dan Zabur? lalu digantikan dengan Alquran? Bukankah Allah itu Maha Kuasa, apakah dengan tidak terpeliharanya kitab2 sebelumnya itu berarti juga MERENDAHKAN kekuasaan ALLAH?

Sebaiknya anda mulai mempelajari ilmu filsafat mengenai Alquran maupun mengenai ALLAH menurut imu filsafat Islam yang anda imani secara lebih mendalam baru bisa kita diskusikan lagi, penyampaian jawaban yang Ferry berikan Jauh menyimpang dari ilmu Kalam Islam.”

==> walah ternyata anda lebih faham dari saya tentang ilmu kalam ISLAM & filsafat ISLAM, terima kasih sebelumnya atas nasehatnya, saya memang masih terus belajar, baik tentang ISLAM maupun tentang nasrani sendiri. ALLAH adalah Maha Berkehendak, dan ALLAH berkehendak ada Nabi Akhir Zaman yang membawa kitab baru dan membenarkan kitab – kitab sebelumnya. AL-QUR’AN juga merupakan pengulangan beberapa ayat yang ada dikitab sebelumnya.

Semoga anda mempelajari ilmu filsafat ISLAM bukan karena kedengkian.

Salam.

@ Sugiarto

Sugiharto # 36 –> “Sekedar info Nabi Muhammad bukanlah yang menciptakan ISLAM sebab dalam AL-QUR’AN pun di wahyukan kepada Muhammad dan manusia seluruhnya “Ikutilah agama Ibrahim yang lurus…” jadi nabi – nabi sebelum Muhammad pun adalah ISLAM termasuk nabi Isa.

Apa kitab suci agama Islam? jawabnya pasti Al Quran. Apakah Ibrahim dan nabi lainnya baca Al Quran?
Cobalah renungkan!! Kenapa selalu terbalik ? yang lama dipaksa mengikuti yang belum ada?”

== Sorry neh baru jawab, ISLAM sebagai agama adalah benar setelah Nabi Muhammad ada, ISLAM sebagai akidah ada semenjak penciptaan makhluk ALLAH pertama kali, sebab inti dari ISLAM adalah TAUHID yang arti sederhananya adalah pengakuan bahwa ALLAH adalah Tuhan dan satu – satunya Tuhan.

Salam.

Dear ALL,

Apakah Yesus ketika mengajarkan beribadat ke umatnya pernah mengajarkan salib dan membentuk tanda salib. Dalam konsep keimanan ISLAM melakukan dan mengerjakan ibadat yang tidak pernah dilakukan dan diajarkan oleh Nabi Muhammad adalah bid’ah.

Salam.

@ SEMUANYA

atas nama pengelola blog INDOBIKERS dan turut menyertai KAFEMOTOR memberi pengumuman :

1. UST AHMAD SARWAT itu berkeinginan merubah dasar negara Republik Indonesia yang tadinya berazaskan PANCASILA menjadi negara islam.

2.Setelah membaca tulisan yang ada pada blogg dan membaca link yang ada didalamnya

http://ahmadsarwat.wordpress.com

saya sebagai pengelola INDOBIKERS yang juga kebetulan pemeluk agama islam menafsirkan bahwa : ancaman yang diutarakan bisa saja terjadi dan patut diwaspadai

3. Blogg INDOBIKERS dan KAFEMOTOR pun turut menjadi sasaran gerakan islam radikal bahkan kami pun dikecam sebagai blogg pembawa maksiat dan dosa.

4.Sebagai respon atas tindakan Ahmad Sarwat, INDOBIKERS membuat pernyataan sikap dengan membuat page persatuan dalam rangka menjaga ideologi persatuan PANCASILA karena INDOBIKERS yakin bahwa hanya dengan PANCASILA kami dapat membendung serangan ideologi SYARIAH ISLAM SANGAT SANGAT MENGEKANG KEBEBASAN DALAM KEHIDUPAN TERUTAMA BAGI KAUM WANITA –

5. Kami menggalang persatuan antar umat beragama dalam rangka menjaga SUPERMASI PANCASILA atas serbuan IDEOLOGI SYARIAH

LINK :

http://ducatimonster.wordpress.com/pancasila-ideoligi-ku/

@Ferry(185)
Anda telah menyimpulkan dengan salah coba lihat lagi # 184. QUR’AN sebagai firman bukan mahluk yang bernyawa sehingga kalau konsep kekal adalah tidak mati, maka pertanyaan saudara tidak relevan coba lihat di # 185

*)Tlg di buka konsep mengenai definisi makhluk :

http://id.wikipedia.org/wiki/Makhluk

http://id.wikipedia.org/wiki/Kekal

==Saya cuma mau tanya saja, Alquran itu ‘diciptakan/makhluk’ atau ‘yang menciptakan/kholik’

(174)
LAUHUL MAHFUS adalah tempat (kitab) yang menyimpan ilmu Allah yang berhubungan dengan segala sesuatu baik yang secara keseluruhan atau baik yang kecil maupun yang besar. Baik itu berupa ajaran, firman, kejadian penciptaan alam semesta, bencana, kelahiran,kitab kitab yang diturunkan kepada Nabi Nabinya semua tercatat di disana (ummulkitab). Beberapa ayat yang berhubungan dengan Lauhul Mahfus di bawah ini.

==Tempat, menurut sdr Ferry diterjemahkan sebagai hal kongkrit atau harafiah.
Persepsi yang saya tangkap adalah ilmu Allah termasuk firman Allah terpisah dari Pribadi Allah, tersimpan di Lauhul Mahfuz.

(185)
Konsep ISLAM yang saya yakini adalah bahwa segala yang benyawa pasti MATI, entah itu manusia, jin dan golonganya, malaikat, hewan & tumbuhan, dan lain – lain dan batasnya (kata yang bernyawa pasti mati) adalah hari KIAMAT.

==Apakah bumi ini bernyawa?, batu2an juga bernyawa?, semuanya ini tidak kekal karena hanyalah makhluk/ciptaan.
Yang kekal bagi saya adalah Allah yang Esa.

Saya ingin mendapatkan jawaban yang jujur dari anda:
1. Apakah anda mempercayai bahwa Allah itu memiliki Firman?
2. Apakah anda mempercayai bahwa Allah itu memiliki Roh?
3. Apakah anda mempercayai bahwa Firman Allah itu terpisah dari Wujud IlahiNya?
4. Apakah anda mempercayai bahwa Roh Allah itu terpisah dari Wujud IlahiNya?
5. Apakah anda meyakini Quran/Firman Allah itu sudah ada bersama-sama dengan Wujud Ilahinya? ataukah Firman(Quran) itu baru ada/diciptakan Oleh Wujud IlahiNya?

salam

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Di dalam agama Islam, tidak mengenal istilah pacaran. Baik dalam alasan apapun, karena didalam hukum Syariah Islam sangat jelas hukumnya. Bahwa dua orang berlawanan jenis kelamin yang bukan muhrimnya dilarang saling berjumpa. Dan barang siapa yang melanggar peraturanya terdapat ganjaran yang setimpal dari mahkamah Syariah yaitu dihukum RAJAM sampai mati.

Allhamdulillahirabbil allamin ya allah …

Sebuah kemuliaan bagi mereka yang menghukum hamba Allah yang telah melakukan perbuatan zina. Dan surga merupakan ganjaran yang setimpal bagi mereka yang menghukum umat manusia yang melakukan perbuatan zina.

Insya Allah meridhoi perjuangan sohib ana dari FPI, Hisbuthir Indonesia, Majelis Mujahidin Indonesia dan ormas islam yang terkait dalam memasukan Syariat Islam menjadi dasar nergara Indonesia yang Islami sehingga tidak ada tempat bagi mereka selain mengikuti ajaran dan syariat islam sebagaimana mestinya

Amin ya Rabbal allamin

Alangkah indahnya Indonesia dalam Syariat Islam. Kita tidak berada dalam dosa akibat melihat wanita yang bukan muhrim menebarkan auratnya. Dan setiap muslimah tidak akan keluar dari rumahnya tanpa ditemani oleh muhrimnya. Karena bila sampai mereka melanggar, Alhamdulillah hukum cambuk akan membuat para wanita tersebut menjadi jera.

Marilah kita bersama sama memperjuangkan syariat islam agar tidak ada satupun tempat bagi umat manapun untuk melakukan perbuatan zina dan dosa.

Wallahu a’lam bishshawab, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ust. H. Ahmad Sarwat, Lc

To all,

Tampaknya saya terlalu terburu buru atas komentar saya no.190, tadinya saya kira Ahmad Sarwat akan ikut berdiskusi mengenai apa yang selama ini terdapat dalam blog ini. Yang dapat memberikan pencerahan dan bukan memberikan rasa takut kepada umat lain. Tidak ada dalam paksaan dalam beragama dan berkepercayaan. Saya juga setuju Syariat Islam, tapi tidak seperti yang diutarakan oleh beliau.

Saya yakin perjuangan beliau untuk menegakkan Syariat Islam juga dapat dilakukan dengan diskusi diskusi dan pendekatan yang sejuk. Saya masih mengharapkan dengan ilmu yang dimiliki, beliau dapat memberikan nilai lebih.

Saya juga berharap kiranya ada, Ustad, Romo, Pastur ataupun Pendeta yang bersedia terjun kemari dan ikut bersama membagi wawasan. Sehingga diskusi diskusi tidak menjadi semacam debat kusir ataupun memperebutkan pepesan kosong.

Salam

@Ferry(192)
Apa kitab suci agama Islam? jawabnya pasti Al Quran. Apakah Ibrahim dan nabi lainnya baca Al Quran?
Cobalah renungkan!! Kenapa selalu terbalik ? yang lama dipaksa mengikuti yang belum ada?”

==Apakah Ibrahim, Musa atau adam juga melakukan Shalawat Nabi? seperti allah yang bersama-sama malaikatnya Bershalawat, mendoakan nabi muhamad agar bisa masuk surganya milik allah sendiri? apakah dengan demikian tidak berarti juga mencederai sifat Maha KuasaNya? Bukankah cukup dengan berfirman saja semua yang dikehendakiNya akan terjadi? allah bershalawat/berdoa kepada allah yang mana lagi?

==Terus terang saya sangat salut anda bisa berpikir terbalik, sepertinya itu adalah anugerah yang luar biasa sekali.
Saya menyadari pola pikir semacam itu, sah-sah saja, untung saja Gajah Mada sudah wafat, andai dia masih hidup tidak bakal dia mengakui indonesia, walaupun orang indonesia menyebutnya sebagai orang indonesia, dia pasti akan tetap mengakui Majapahit adalah Negerinya.
Yang jadi pertanyaan saya sampai saat ini masih belum terjawab, pakai bahasa apa allah berbicara pada Adam, Ibrahim, Musa, dan Isa. saya kok masih belum yakin Adam, Ibrahim, Musa dan Isa serta nabi2 lainnya bisa berbahasa arab? karena bahasa arab baru muncul awal abad ke 6, ini saya yang bingung apa bagaimana ya?

@Ferry(193)
Apakah Yesus ketika mengajarkan beribadat ke umatnya pernah mengajarkan salib dan membentuk tanda salib. Dalam konsep keimanan ISLAM melakukan dan mengerjakan ibadat yang tidak pernah dilakukan dan diajarkan oleh Nabi Muhammad adalah bid’ah.

==Tidak pernah.
Yesus tidak mengajarkan secara fisik sholat, sholat sudah dilakukan oleh umat Yahudi sampai sekarang, yang diajarkan adalah cara berdoa yang sederhana, yang tulus, serta bersikap hidup yang saleh. untuk pertama kalinya saya kutipkan isi alkitab :

*)Hal Memberi Sedekah Mat 6:1
‘Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu dihadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga’

*)Hal Berdoa Mat 6:5-6
“Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik, Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan jalan raya, supaya mereka dilihat orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.
Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada ditempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu”.

*)Hal Berpuasa Mat 6:16
“Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa”

salam

@Dear Ferry (#193),

Apakah Yesus ketika mengajarkan beribadat ke umatnya pernah mengajarkan salib dan membentuk tanda salib. Dalam konsep keimanan ISLAM melakukan dan mengerjakan ibadat yang tidak pernah dilakukan dan diajarkan oleh Nabi Muhammad adalah bid’ah.

Yesus Kristus mengajarkan doa yang paling indah, yaitu: “BAPA KAMI.” Ini adalah doa paling indah karena kita berdoa kepada BAPA kita, yaitu Allah Bapa. Tidak perlu teriak, tidak perlu pakai jurus-jurus, cukup diucapkan dalam hati.

Sedangkan tanda salib yang dibuat oleh umat Katolik saat memulai dan mengakhiri doa adalah suatu bentuk pengakuan iman secara singkat kepada Allah, yaitu kepada Allah Bapa, Putera dan Roh Kudus. Betapa indahnya simbol ini.

Komentar ini sekaligus melengkapi komentar Sdr. Yoseph Henri #198. GBU

SEBAGAI SESAMA BLOGGER DENGAN PENGUNJUNG PERHARI DI ATAS 1000 SUDAH SELAYAKNYA DIADAKAN KOMUNIKE BERSAMA SESAMA BLOGG.

SUDAH SELAYAKNYA KOMENTAR BERBAU SARA DI HAPUS ATAU DI SENSOR.

============================================

BTW, BOKAP NYOKAP KU ISLAM, KAKEK KU BEKAS PEJABAT DEPAG JAMAN ORBA …ISTRI KU ARAB YAMAN TULEN…KLO GAPERCAYA LIAT AJA BLOGG GW…

BRO DEWO SUKA MAMPIR JUGA KOK …

KALO MENURUT MEREKA KECUALI NGKONG GW, BLIAU DAH MENDAHULUI KITA ORANG MODEL AHMADSYAHWAT INI MERUPAKAN PENYIMPANGAN TULEN DARI ISLAM.MESKI GW CUMA ISLAM KTP TAPI SEBEGO BEGONYA GW JUGA TAU TUH USTAD BLOON EMANG BENER BENER BLOON

LEBIH BAIK SENSOR SEMUA OMONGANYA DAN KYKNYA DI ARTIKEL – TEROR IMAN – BRO DEWO MASI PUNYA LINK NYA DEH, MENDINGAN LINKNYA JUGA DIHAPUS JADI DIA TERISOLASI.

MAKIN SEREM PAS GW BACA BLOG PUNYA FPI, DAN HISBUTAHIR SEBAGAI ORANG YANG BERASAL DARI KELUARGA ISLAM DAN PUNYA ISTRI BERASAL DARI TIMTENG AJA ITU SUDAH MENGERIKAN …

MAU TAU ALASAN KELUARGA ISTRI GW MIGRASI KE INDONESIA ? KARENA MEREKA MAU MENGHINDARI HUKUM SYARIAH JAHANAM SEPERTI ITU !
============================================

PLISS DUKUNG PANCASILA …PANCASILA IDEOLOGIKU

ducatimaster,

Semua isi blog ini berbau SARA, apakah juga harus dihapuskan dan diisolasi?. Kalimat dan ucapan anda (200) sudah merusak patron blognya Dewo, yang selama ini sudah terpola dengan memakai kata kata dan kalimat santun. Tanpa kalimat vulgar dan caci maki.

Saya memberikan komentar seperti tersebut di atas, bukan berarti saya membela ahmadsarwat. Sikap saya dapat anda baca pada komentar no. 197.

Salam

Dear Yoseph Henri,

Menanggapi postingan anda not # 189 saya tekankan lagi TAUHID adalah peng ESA-an sang Khalik dan comment di not # 186 tidak ada masalah dengan konsep TAUHID, kalau maksud anda radikal itu lain lagi. Apakah itu perbedaan penafsiran ? kalau saya beranggapan itu adalah perbedaan pendekatan.

Dalam ISLAM sendiri kita mengenal 2 bentuk hubungan, yaitu hubungan vertikal dan hubungan horizontal. Kalau hubungan vertikal adalah sesuatu yang mutlak yang tidak bisa di ganggu gugat, yaitu hubungan Mahkluk ALLAH dengan ALLAH berupa akidah ketuhanan. Hubungan Horisontal adalah hubungan sesama makhluk yang barangkali bisa dicari jalan yang terbaik, karena dalam konsep ISLAM untuk urusan Hablumminannas(hubungan antar manusia) tentu terlebih dahulu dilihat mana yang lebih banyak membawa faedah dan mana yang lebih banyak membawa bencana.

Atas saran anda untuk jalan – jalan saya ucapkan terima kasih, pada dasarnya blogwalking adalah kegemaran saya. Saya sangat berharap anda dalam forum ini melepaskan baju provokatif anda, ISLAM secara akidah dan Orang beragam ISLAM adalah hal yang berbeda, kalau kemudian anda saya tunjukan korban kebiadaban orang nasrani pada akhirnya kita kembali terjebak kedalam lingkaran benci yang membabibuta.

Salam.

Dear Yosep Henri,

Menanggapi postingan anda not # 195 saya sudah melihat definisi makhluk dan kekal dalam wikipedia. Kekal nya ILAHI dengan kekalnya ciptaan ILAHI tentu berbeda silahkan saudara Yosep renungkan kembali, Tentu AL-QUR’AN itu adalah ciptaan ALLAH dan dijanjikan kekal oleh ALLAH tentu kekal secara ciptaan bukan kekal dalam konsep ILAHI, silahkan anda lihat kembali wikipedia.

Yosep Henri -> “Tempat, menurut sdr Ferry diterjemahkan sebagai hal kongkrit atau harafiah.
Persepsi yang saya tangkap adalah ilmu Allah termasuk firman Allah terpisah dari Pribadi Allah, tersimpan di Lauhul Mahfuz.”

==> Tentu persepsi anda tidak tepat, kenapa ilmu ALLAH terpisah dari Pribadi ALLAH ? Lauhul Mahfuz adalah tempat penyimpanan firman – firman ALLAH dan firman – firman ALLAH adalah sebagian ilmu ALLAH tetapi bukan berarti ilmu ALLAH terpisah dari pribadi ALLAH. Sekedar mengingatkan ISLAM tidak mengenal konsep pemisahan seperti ini, contoh analogi sederhana : apakah kalau saya menemukan rumus dalam sebuah program komputer dan saya simpan dalam bentuk hardcopy di lemari, berarti ilmu saya terpisah dan sudah tidak ada dikepala saya ?

Yosep Henri -> “Apakah bumi ini bernyawa?, batu2an juga bernyawa?, semuanya ini tidak kekal karena hanyalah makhluk/ciptaan.
Yang kekal bagi saya adalah Allah yang Esa.
Saya ingin mendapatkan jawaban yang jujur dari anda:
1. Apakah anda mempercayai bahwa Allah itu memiliki Firman?
2. Apakah anda mempercayai bahwa Allah itu memiliki Roh?
3. Apakah anda mempercayai bahwa Firman Allah itu terpisah dari Wujud IlahiNya?
4. Apakah anda mempercayai bahwa Roh Allah itu terpisah dari Wujud IlahiNya?
5. Apakah anda meyakini Quran/Firman Allah itu sudah ada bersama-sama dengan Wujud Ilahinya? ataukah Firman(Quran) itu baru ada/diciptakan Oleh Wujud IlahiNya?”

==> tentu semua itu tidak bernyawa, mungkin anda coba lagi lihat Kamus Besar Bahasa Baku Bahasa indonesia, yang bernyawa adalah yang hidup. Saya sangat setuju dan saya imani dengan hakul yakin bahwasanya yang kekal adalah ALLAH Yang Maha Esa. saya akan jawab dengan jujur pertanyaan anda :
1. Ya.
2. ALLAH adalah causa prima, semua yang ada adalah ciptaanNYA, jadi kenapa ciptaanNYA ditanyakan apakah yang menciptakan punya atau tidak. Pertanyaan ini tidak relevan.
3. Tidak, konsep ALLAH dan firman ALLAH dalam ISLAM bukan seperti yang anda tanyakan.
4. Pertanyaan anda disini berbeda dalam konsep ISLAM, ALLAH adalah Tuhan sang causa prima dan makhluknya bisa hidup dan bernyawa karena ditiupkan RUH ALLAH kepada makhluk tersebut seperti Adam, dan manusia lainnya.
5. Tentu semua alkitab termasuk AL-QUR’AN ada setelah ALLAH ciptakan(ini juga dalam konsep ISLAM bukan konsep yang anda yakini).

Salam.

Dear Yoseph Henri,

Atas pertanyaan anda di not # 198 saya coba jawab dengan keterbatasan pengetahuan saya (mungkin bung Pandora bisa bantu saya) :

Yoseph Henri -> “Apa kitab suci agama Islam? jawabnya pasti Al Quran. Apakah Ibrahim dan nabi lainnya baca Al Quran?
Cobalah renungkan!! Kenapa selalu terbalik ? yang lama dipaksa mengikuti yang belum ada?”

==> Jika pengartian membaca AL-QUR’AN adalah membaca firman – firman ALLAH yang diwahyukan untuk Nabi Muhammad dan telah dikitabkan, tentu Nabi Ibrahim dan Nabi – Nabi lainnya semasa hidup mereka bisa jadi tidak membaca AL-QUR’AN, tetapi sekali lagi dalam akidah ISLAM, ke ISLAM-an bukan berarti hanya pengikut Nabi Muhammad, Semua yang bersaksi bahwa ALLAH adalah Tuhan dan satu – satunya Tuhan adalah ISLAM sebelum kenabian Muhammad, sesudah kenabian Muhammad ISLAM adalah semua yang bersaksi bahwa ALLAH adalah Tuhan dan satu – satunya Tuhan dan mengakui bahwa Muhammad adalah utusan ALLAH.

Yoseph -> “Apakah Ibrahim, Musa atau adam juga melakukan Shalawat Nabi? seperti allah yang bersama-sama malaikatnya Bershalawat, mendoakan nabi muhamad agar bisa masuk surganya milik allah sendiri? apakah dengan demikian tidak berarti juga mencederai sifat Maha KuasaNya? Bukankah cukup dengan berfirman saja semua yang dikehendakiNya akan terjadi? allah bershalawat/berdoa kepada allah yang mana lagi?”

==> tolong dikutipkan ayat AL-QUR’AN nya kalau ada, saya tidak hapal luar kepala seluruh isi LA-QUR’AN.

Yoseph -> “==Terus terang saya sangat salut anda bisa berpikir terbalik, sepertinya itu adalah anugerah yang luar biasa sekali.
Saya menyadari pola pikir semacam itu, sah-sah saja, untung saja Gajah Mada sudah wafat, andai dia masih hidup tidak bakal dia mengakui indonesia, walaupun orang indonesia menyebutnya sebagai orang indonesia, dia pasti akan tetap mengakui Majapahit adalah Negerinya.
Yang jadi pertanyaan saya sampai saat ini masih belum terjawab, pakai bahasa apa allah berbicara pada Adam, Ibrahim, Musa, dan Isa. saya kok masih belum yakin Adam, Ibrahim, Musa dan Isa serta nabi2 lainnya bisa berbahasa arab? karena bahasa arab baru muncul awal abad ke 6, ini saya yang bingung apa bagaimana ya?”

==> walah kalau anda berdoa pakai bahasa indonesia atau jawa atau jepang atau bahasa inggris atau bahasa latin, apakah ALLAH tidak mengerti apa yang anda panjatkan ??? tentu nabi Musa dan Isa menggunakan bahasa yang digunakan orang yahudi saat itu, kalau nabi lainnya saya tidak memiliki pengetahuan tentang itu.

Jawaban Bro Dewo do not # 199 sudah sangat memuaskan saya akan pertanyaan saya, sekedar informasi dalam ISLAM kita tidak diperkenankan beribadah selain dari yang sudah diajarkan dan dilakukan Nabi Muhammad, kalau dilakukan juga itu yang dinamakan bid’ah.

Salam.

Sebagai bukan penganut katolik, saya mencoba belajar dan sedang belajar tentang katolik, bolehkah saya bertanya kenapa ALLAH sering disebut sebagai ALLAH bapa dalam katolik ? sedangkan Yesus lebih sering disebut Tuhan, Tuhan Yesus ?

Terima Kasih atas pencerahannya.

Dear Ferri,

Saya akan mencoba menambahkan posting posting tersebut di atas.
*Ummat yang meyerahkan diri kepada Allah itu bernama Muslimin dan penyerahan diri itu bernama Islam.

Mengenai agama Ibrahim dapat kita rujuk kembali kepada ayat ayat Al Qur’an (maaf), supaya apa yang akan saya katakan bukan sesuatu yang bualan belaka.

Al Baqarah 127,128,131,132,133,

(127) Dan (ingatlah) ketika Ibrahim meninggikan (membangun) dasar dasar Baitullah bersama Ismail (seraya berdoa).”Ya Tuhan kami, terimalah (amal) dari kami, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

(128) Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang muslim kepada-Mu dan (jadikanlah) diantara anak anak cucu kami umat yang muslim kepada-Mu, dan tunjukkanlah kepada kami cara cara ibadah haji kami. Dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.

(131) (Ingatlah) ketika Tuhannya berfirman kepadanya, “Islam-lah” Ibrahim menjawab,”saya telah Islam kepada Tuhan semesta alam”.

(132) Dan Ibrahim telah mewasiatkan keislaman itu kepada anak anaknya, dan demikian pula Ya’cub (Ibrahim berkata), “Hai anak anakku, sesungguhnya Allah telah memilih agama Islam untuk kamu, maka janganlah kamu mati melainkan dalam keadaan muslim”

(133) Adakah kamu menyaksikan Ya’kub mendekati kematian ketika berkata kepada anak anaknya, “Apa yang akan kamu sembah sepeninggalku?” Mereka menjawab, “Kami menyembah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu, Ibrahim, Ismail dan Ishaq, (yaitu) Tuhan Yang Maha Esa dan kami hanya Islam kepada-nya”

Apakah disana terdapat baik tersurat maupun tersurat adanya perintah Allah kepada Ibrahim dan keturunannya untuk menyembah kepada selain Allah dan beragama selain Islam.

Agama Yahudi yang dinisbahkan kepada kepada pengikut Taurat, tidak ada sama sekali disuratkan dalam Kitab tersebut. Penamaan itu diambil dari nama Yehuda. Begitu juga dengan Agama kristen, tidak disebutkan dalam Injil. Penamaan itu diambil dari kata Yunani (saya tidak tahu arti sebenarnya) dan Nasrani diambli dari Nazareth.
Sedang Islam sebagai agama dapat terbaca jelas dalam ayat ayat tersebut diatas.

Tata cara berdoa dan kitab yang ada pada Nabi sebelum Muhammad disesuaikan dengan wahyu yang mereka terima dan tentu saja dengan bahasa yang mereka pergunakan sehari hari.

Semoga dapat membantu.

Wassalam.

Dear Pandora,

Thank’s atas pencerahanya :)

GBU

Kok jadi berantem…gak lucu ah…yang penting…hiduplah dengan baik..buat apa memperdebatkan agama ini dan itu sementara kita sebenarnya tidak dapat memahami dengan baik termasuk agama kita sendiri.Ibarat kita menjelekkan keluarga tetangga abis-abisan..apa gunanya sih….Saran saya nih..bahaslah sebuah masalah tentang hidup yang benar di mata Tuhan..kan semua agama mengajarkan yang baik…jadi semua bisa klop…bisa nimbrung..Cobalah direnungkan….
Sekarang ini sudah terlalu banyak kesusahan yang kita hadapi; bencana,kesulitan ekonomi,penyakit,dll..banyak orang yang gak tahan dengan penderitaan hidupnya sehingga ia bunuh diri..Salah siapa?Bukankah itu bagian dari kesalahan orang di sekitarnya?Jadi gunakanlah waktu dengan hal yang berguna..maaf..saya gak bermaksud menggurui lho…

@Mote(208)
Anda benar sekali, terima kasih sudah meningatkan kita.

salam

@Ferry

Maaf saya sempat shock dan paranoid baca posting ahmadsarwat.

Seperti juga kata sdr mote, saya jadi diingatkan kembali pada maksud dan tujuan saya mampir di blig ini.

Dari sederetan tanya jawab kita semua, jelaslah bahwa kita masing2 punya apologi yang sesuai dengan pengetahuan kita masing2. saya ambil contoh:

==> Rekan2 muslim, saya memahami, ajaran islam yang anda yakini sangat menolak paham tritheisme (tuhan itu tiga) demikian juga iman kristiani, sangat menentang hal ini. Iman kristiani mengakui bahwa Firman dan Roh berada dalam satu kesatuan/Ke-ESA-anNya dengan Wujud IlahiNya (Trinitas).
Firman dalam iman kristiani telah ‘Nuzul’ dalam pribadi Yesus, Firman disini adalah Sang Firman itu sendiri, bukan dari kata2 atau kalimat atau Ucapan yang merujuk pada penciptaan manusia Yesus, karena Yesus tidak diciptakan, tetapi ‘Dilahirkan’, karena Yesus adalah Firman Allah sendiri, itulah maka iman kristiani menyebut Yesus sebagai Tuhan.

Dalam kaca iman islam sangat menentang hal ini, saya memaklumi, namun selayaknya tuduhan Tritheisme kepada iman kristiani perlu ditinjau lagi baik dari Alquran sendiri maupun dari sumber2 lain mengenai sejarah Pra Islam.
Tuduhan Tritheisme yang terdapat didalam alquran adalah ditujukan pada sekte2/bidah kristen pra islam.

Sebagaimana rekan2 muslim tidak sanggup menerima Tritunggal maupun ketuhanan Yesus yang menurut kacamata muslim ‘tidak logis’ demikian pula kristiani juga tidak bisa menerima alquran secara keseluruhan sebagai suatu hal yang logis, sebagaimana posting2 sebelumnya, seperti saat Miraj dimana muhamad naik ke langit 7, bercakap2 dengan nabi musa dll (dengan bahasa arab?), dengan bouraqnya, dg masjidil aqsanya yang baru dibangun setelah meninggalnya muhamad, dengan ketidakseragaman pemahaman mengenai kekekalan quran dll.

Dari setiap argumen kita nampaknya tidak akan bisa bertemu, karena masing2 dari kita membawa pembenaran milik kita masing2, pertanyaan yang diharapkan mendapatkan jawaban yang logis ternyata berbuah jawaban yang tidak logis menurut pihak lain, sebaliknya pernyataan yang seharusnya diartikan secara tersirat ditangkap pihak lain sebagai suatu hal yang harus dijabarkan secara riil.

Oleh sebab itulah sebaiknya saya perlu kembali mengoreksi maksud dan tujuan awal saya masuk di blog ini.

@Ferry (205)
Sebagai bukan penganut katolik, saya mencoba belajar dan sedang belajar tentang katolik, bolehkah saya bertanya kenapa ALLAH sering disebut sebagai ALLAH bapa dalam katolik ? sedangkan Yesus lebih sering disebut Tuhan, Tuhan Yesus ?

==Sebagaimana yang saya utarakan diatas, Tritunggal Mahakudus ALLAH dalam iman kristen yaitu Bapa, Putera dan Roh Kudus.
Bapa adalah ungkapan sebagai rasa kedekatan kita terhadap ALLAH yang kita kenal melalui FirmanNya yang menyatakan diriNya dalam diri Yesus sang Putra. Tidak diartikan sebagai suatu tingkatan prioritas, ataupun hubungan kekeluargaan bapak-anak.
Firman dan Roh berada dalam satu kesatuan/Ke-ESA-anNya dengan Wujud IlahiNya.

Sangat berbeda sekali dengan yang dituduhkan oleh alquran terhadap kristen yg sdr kenal, alquran Mengecam kristen yang menganggap bahwa tuhan itu 3, yaitu bapak, ibu dan anak yang lahir dari hubungan biologis.

Inilah yang dimaksudkan sebagai ‘KECELAKAAN SEJARAH’, Kristen yang dikecam Alquran adalah Kristen Bidah yang tersebar di Arab, bukan Kristen yang anda kenali sekarang. Itulah pentingnya anda juga mengetahui lebih dalam tentang sejarah pra islam & kondisi sosial budaya sekitarnya bukan hanya dari kacamata islam saja.

salam

@ Mote,

Anda benar sekali, meskipun tujuan saja mengikuti blog ini bukan untuk berantem atau mencari persamaan persepsi. Berbeda keyakinan adalah hal yang lumrah dan saya tetap berpegang bahwa urusan individu dengan Tuhanya adalah suatu yang private. Saya hanya mencoba mengetahui iman katolik melalui orang katolik sendiri sehingga saya bisa melihat perbedaan dengan lebih bijaksana. Dan saya hanya mencoba menjelaskan pandangan ISLAM tentang iman nasrani sehingga penganut nasrani tidak hanya mendengar dari orang seimanya saja tentang bagaimana ISLAM memandang mereka, tapi langsung dari penganut ISLAM sendiri, sehingga mungkin kita bisa membangun suatu hubungan yang lebih harmonis.

Salam Damai.

@ Yoseph Henri,

Mengenai komentar anda di not # 210, adalah benar bahwa ajaran ISLAM yang saya yakini sangat menolak paham tritheisme, dan juga ajaran ISLAM sangat menolak tritungal bukan hanya karena alasan “tidak logis” tapi karena ISLAM adalah TAUHID dimana ISLAM menganut bahwa ALLAH adalah Tuhan dan satu – satunya Tuhan. Dan adalah tidak benar bahwa penolakan ini didalam AL-QUR’AN adalah ditujukan pada sekte2/bidah kristen pra islam, pada dasarnya selama bukan TAUHID tentu tidak sejalan dengan AL-QUR’AN.

Tetapi tentu saja bung yoseph, sekali lagi itu adalah pandangan ISLAM dan ummat ISLAM bukan berarti kami memaksa bung yoseph untuk sepemahaman, semua berpulang kepada tiap – tiap individu dengan Tuhannya.

Pada media ini kita hanya mencoba saling menginformasikan perbedaan, bukan menyamakan pandangan akan perbedaan. Sebab dari kacamata saya, mengetahui perbedaan akan lebih baik dalam menjalin hubungan dari pada saling curiga terhadap perbedaan.

Mengenai Mi’raj dan hal – hal lain yang bung yoseph tanyakan tentu dengan senang hati dan dengan keterbatasan pengetahuan, saya akan mencoba menjawab dengan kaca mata saya sebagai seorang muslim, selama yang bung yoseph tanyakan bukan khabar burung(berita yang di-ada-ada-kan tanpa) Insya ALLAH saya akan berusaha menjawab.

Kita memang tidak akan bisa bertemu dalam hal konsep akidah, karena sekali lagi tujuan saya bukan mempertemukan tetapi menginformasikan, sehingga bisa mengurangi kecurigaan dan bisa membangun hubungan yang lebih harmonis lagi. Karena saya pun secara pribadi banyak bertemu dan berkumpul dengan non muslim baik di kantor maupun dalam acara keluarga( “bukan begitu bro dewo? :)” ).

Mengenai pertanyaan saya di not # 205 intinya adalah dalam katolik lebih banyak mana disebut sebagai Tuhan antara ALLAH bapa dan Yesus, ini hanya sebagai tambahan informasi buat saya saja.

Salam Damai.

Dear Yoseph Henri,

Dalam AL-QUR’AN tidak pernah disebutkan seperti yang anda sebutkan bahwa ajaran kristen tuhan itu 3 yaitu bapak, ibu dan anak yang lahir dari hubungan biologis. Bahwa AL-QUR’AN mengatakan umat nasrani menganggap tuhan itu tiga memang benar ada, tetapi rincian 3 itu adalah bapak, ibu dan anak adalah tidak benar. Coba deh anda lihat lagi di AL-QUR’AN, bukankan anda pernah mengatakan bahwa anda lebih tahu dari saya( saya kutip komen anda di not # 187).
———
Yoseph henri # 187 -> “Sebaiknya anda mulai mempelajari ilmu filsafat mengenai Alquran maupun mengenai ALLAH menurut imu filsafat Islam yang anda imani secara lebih mendalam baru bisa kita diskusikan lagi, penyampaian jawaban yang Ferry berikan Jauh menyimpang dari ilmu Kalam Islam.”
———-
Sebagai tambahan dalam AL-QUR’AN tidak menyebutkan nasrani sebagai katolik, apakah selain katolik dalam kristen lainnya juga mengimani trinitas ?

Salam Damai.

Assalamualaikum Wr Wb
bagi saudaraku muslim apabila ingin mengungkap kebenaran IZHARUL HAQ hendaknya kita mempelajari BIBLE yang mana banyak keraguan didalamnya …
dan jangan di sangga dengan ayat suci AL QURAN percuma kita memberikan dalil kepada orang yang sudah menjadi domba yang tersesat dan dia tidak mungkin mengakuinya

@Ferry(213)
Dalam AL-QUR’AN tidak pernah disebutkan seperti yang anda sebutkan bahwa ajaran kristen tuhan itu 3 yaitu bapak, ibu dan anak yang lahir dari hubungan biologis. Bahwa AL-QUR’AN mengatakan umat nasrani menganggap tuhan itu tiga memang benar ada, tetapi rincian 3 itu adalah bapak, ibu dan anak adalah tidak benar.

==[6:100] Dan mereka (orang-orang musyrik) menjadikan jin itu sekutu bagi Allah, padahal Allah-lah yang menciptakan jin-jin itu, dan mereka membohong (dengan mengatakan): “Bahwasanya Allah mempunyai anak laki-laki dan perempuan”, tanpa (berdasar) ilmu pengetahuan. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari sifat-sifat yang mereka berikan.

Mengapa ayat ini bisa diwahyukan?
Ayat ini ditujukan bagi umat kristen arab masa itu yang ‘menangkap’ dogma Tritunggal yang keliru, yang menganggap Allah memiliki anak.

==[5:116] Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: “Hai Isa putra Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: “Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?” Isa menjawab: “Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya maka tentulah Engkau telah mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang gaib-gaib”.

Mengapa ayat ini bisa diwahyukan?
Ayat ini ditujukan bagi umat kristen arab masa itu yang ‘menangkap’ dogma Tritunggal yang keliru, yang menganggap Isa dan Maryam sebagai Tuhan disamping Allah sendiri.
Allah swt ‘menghakimi Isa’ dengan menanyakan apakah benar Isa yang mengajarkan umatnya untuk menyembah dirinya dan ibunya selain allah sebagai tuhan.

Bahwa apa yang dituduhkan oleh alquran adalah benar adanya bahwa orang kristen arab masa itu memang mengangap bahwa Tuhan itu 3, yaitu Allah, Anak dan Ibu. Oleh sebab itulah kedua surat itu diwahyukan.
———————————-

==[3:113] Mereka itu tidak sama; di antara Ahli Kitab itu ada golongan yang berlaku lurus, mereka membaca ayat-ayat Allah pada beberapa waktu di malam hari, sedang mereka juga bersujud (sembahyang). (ALI ‘IMRAN (KELUARGA ‘IMRAN) ayat 113)

Ada banyak sekali bidah2 kristen di arab masa itu, tetapi ada juga aliran kristen yang lurus, spt yg ditujukan surat diatas.

Tritunggal Mahakudus dalam ajaran kristen yang lurus adalah yang memahami keberadaan Ilahi sang pencipta sebagai pribadi BAPA(Wujud), Putra(Pikiran,Ilmu,Firman) dan Ruh Kudus(Hidup,Hayat).yang kekal.

Salam.

@deedat generation(214)
Assalamualaikum Wr Wb
bagi saudaraku muslim apabila ingin mengungkap kebenaran IZHARUL HAQ hendaknya kita mempelajari BIBLE yang mana banyak keraguan didalamnya …
dan jangan di sangga dengan ayat suci AL QURAN percuma kita memberikan dalil kepada orang yang sudah menjadi domba yang tersesat dan dia tidak mungkin mengakuinya

==Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berpikir.

==Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berpikir.

—-http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=13858

http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=13932

http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=2222

——-

Sebaiknya anda terlebih dahulu masuk forum diatas.

@Ferry(212)
Mengenai pertanyaan saya di not # 205 intinya adalah dalam katolik lebih banyak mana disebut sebagai Tuhan antara ALLAH bapa dan Yesus, ini hanya sebagai tambahan informasi buat saya saja.

==Saya tidak pernah menghitung, dan umat kristiani tidak memisah2kan keberadaan Allah. Sebagaimana anda menyebut Allah sebagai “Yang Diatas, Yang Maha Pemurah, Yang Maha memelihara, Yang Maha suci, Yang Maha pengasih dan Penyayang dlsb, keberadaanNya adalah tetap Esa.

==Perbedaannya adalah bahwa islam baru mengenali Allah melalui sifat2Nya serta Tanda2 KebesaranNya saja, sementara umat Kristen sudah melangkah lebih jauh pada Wujud KeEsaan Allah dalam memahami Sang Khalik.

Salam

@Ferry(213)
Sebagai tambahan dalam AL-QUR’AN tidak menyebutkan nasrani sebagai katolik, apakah selain katolik dalam kristen lainnya juga mengimani trinitas ?

==Karena Kristen baru muncul tahun 1800an yang dibawa oleh Martin Luther yang mengecam berbagai ‘Penyimpangan Gereja’ seperti pengakuan dosa yang dimaterialistik dan dipolitisir demi keuntungan perseorangan. Itulah akibatnya apabila agama masuk lebih jauh pada kepentingan politik, semuanya dihalalkan (sekarang ganti islam yang ingin mencoba masuk ke dunia politik).
Sejarah kelam gereja tidak bisa dicampuradukkan dengan konsep Agama, sebab itulah akidah mengenai Trinitas masih tetap sebagai dasar iman kristiani.

salam

Dear Yoseph Henri,

Yoseph Henri(215) -> “[6:100] Dan mereka (orang-orang musyrik) menjadikan jin itu sekutu bagi Allah, padahal Allah-lah yang menciptakan jin-jin itu, dan mereka membohong (dengan mengatakan): “Bahwasanya Allah mempunyai anak laki-laki dan perempuan”, tanpa (berdasar) ilmu pengetahuan. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari sifat-sifat yang mereka berikan.
Mengapa ayat ini bisa diwahyukan?
Ayat ini ditujukan bagi umat kristen arab masa itu yang ‘menangkap’ dogma Tritunggal yang keliru, yang menganggap Allah memiliki anak.”

==> Kalau bantahan ALLAH mempunyai anak betul, yang tidak betul perincian tuhan itu 3 iadalah bapak, ibu dan anak, yang benar adalah bantahan Tuhan itu 3(apapun perincianya).

Yoseph henri(215) -> “[5:116] Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: “Hai Isa putra Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: “Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?” Isa menjawab: “Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya maka tentulah Engkau telah mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang gaib-gaib”.

Mengapa ayat ini bisa diwahyukan?
Ayat ini ditujukan bagi umat kristen arab masa itu yang ‘menangkap’ dogma Tritunggal yang keliru, yang menganggap Isa dan Maryam sebagai Tuhan disamping Allah sendiri.
Allah swt ‘menghakimi Isa’ dengan menanyakan apakah benar Isa yang mengajarkan umatnya untuk menyembah dirinya dan ibunya selain allah sebagai tuhan.

Bahwa apa yang dituduhkan oleh alquran adalah benar adanya bahwa orang kristen arab masa itu memang mengangap bahwa Tuhan itu 3, yaitu Allah, Anak dan Ibu. Oleh sebab itulah kedua surat itu diwahyukan.”

==> bantahan Tuhan itu 3 Esensinya adalah bahwa AL-QUR’AN membantah anggapan tuhan itu 3 (terlepas dari siapa yang 3 itu), sebab ISLAM hanya mengenal ALLAH sebagai Tuhan dan tidak ada tuhan selain ALLAH.

Yoseph Henri -> “3:113] Mereka itu tidak sama; di antara Ahli Kitab itu ada golongan yang berlaku lurus, mereka membaca ayat-ayat Allah pada beberapa waktu di malam hari, sedang mereka juga bersujud (sembahyang). (ALI ‘IMRAN (KELUARGA ‘IMRAN) ayat 113)

Ada banyak sekali bidah2 kristen di arab masa itu, tetapi ada juga aliran kristen yang lurus, spt yg ditujukan surat diatas.

Tritunggal Mahakudus dalam ajaran kristen yang lurus adalah yang memahami keberadaan Ilahi sang pencipta sebagai pribadi BAPA(Wujud), Putra(Pikiran,Ilmu,Firman) dan Ruh Kudus(Hidup,Hayat).yang kekal.”

==> Diantar ahli kitab sebelum kedatangan Muhammad ada yang berlaku lurus, mereka membaca ayat-ayat Allah pada beberapa waktu di malam hari, sedang mereka juga bersujud (sembahyang). Adakah sama seperti yang ahli kitab lakukan sekarang ? kembali kepada AL-QUR’AN yang kita bahas, tentu mengakui sebagian isinya tanpa mengakui kenabian Muhammad adalah dusta yang nyata dalam pandangan ISLAM, karena AL-QUR’AN adalah firman ALLAH yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.

Salam Damai.

@Ferry(219)
==> Kalau bantahan ALLAH mempunyai anak betul, yang tidak betul perincian tuhan itu 3 iadalah bapak, ibu dan anak, yang benar adalah bantahan Tuhan itu 3(apapun perincianya).

bantahan Tuhan itu 3 Esensinya adalah bahwa AL-QUR’AN membantah anggapan tuhan itu 3 (terlepas dari siapa yang 3 itu)

==Itulah maka saya menyuruh anda mempelajari Detail sejarah pra islam sebagai dasar diturunkannya alquran.

ADA SEBAB ADA AKIBAT, adalah hal yang mustahil ayat alquran tersebut diturunkan tanpa sebab. Ayat itu diturunkan khusus untuk menghakimi kristen bidah yang mengakui ada 3 tuhan yaitu allah, isa dan maryam.
Atau barangkali anda memiliki referensi sekte2 jahilliah yang menyebutkan menyembah 3 tuhan(tidak kurang dan tidak lebih), selain kristen bidah yang saya maksud? sedangkan ayat2 yang saya kutip diatas sudah jelas ditujukan pada kristen bidah yg sy maksud. Atau adakah para penyembah patung berhala juga menyebut2 nama Isa dan Maryam, bukankah korelasi isa dan maryam cuma milik orang kristen?
————————–
@Ferry
Diantar ahli kitab sebelum kedatangan Muhammad ada yang berlaku lurus, mereka membaca ayat-ayat Allah pada beberapa waktu di malam hari, sedang mereka juga bersujud (sembahyang). Adakah sama seperti yang ahli kitab lakukan sekarang ?

==Anda hanya menemui kristen dan katholik Roma saja disekeliling anda, coba melancong bagaimana sholat dan ngajinya para kristen orthodox(=artinya Kristen Lurus).
Jam2 sholat maupun ritual Sholat mirip dengan yang anda lakukan, bukan Kristen yang menjiplak ritual Islam seperti kata Hj. Irene, tetapi justru Islam-lah yang menjiplak ritual sholat (Ritual sholat, cara2 sujud, ruku dsb apakah diwahyukan didalam alquran? tidak ada bukan? yang ada hanyalah di Haditz2 saja) Ritual sholat kristen ortodhox melanggengkan ritual sholat 7 waktu umat Yahudi namun dengan kalimat2 yang berbeda, dan pada akhirnya dilakukan pula oleh islam.

==Sebagaimana sy jelaskan sebelumnya, Yesus tidak mengajari ritual sholat, yang diajarkan adalah cara berdoa yg benar spt posting saya dan mas dewo.
Kristen dibawa ke Roma, ritual sholat disederhanakan, kalau anda bilang pernah ke Gereja Katholik, anda bisa lihat kapan orang katholik duduk, kapan orang katholik berdiri, dan kapan orang katholik berlutut. Posisi berlutut adalah penyederhanaan dari Sujud didalam sholat. dan lebih dalam lagi apabila anda mengamati Paus bersujud di setiap kedatangan dari pesawat mencium tanah, itu bukan tanpa arti, dan bukan meniru2 sujudnya orang islam.

==Membaca alkitab setiap hari adalah perilaku iman kristen yang berlaku lurus, orang kristen biasa berdoa dan membaca alkitab di tempat yang tidak kelihatan orang, seperti perintah Yesus yg sdh sy kutipkan sebelumnya. Itulah sebabnya anda tidak pernah mendengar sama sekali tetangga anda yang membaca Alkitab.

==Anda mungkin merasa lucu mendengar sebagian doa2 dan puji2an orang katholik yang dilagukan (Gregorian), Begitulah tilawat gereja katholik Roma yang disesuaikan dengan tradisi Yunani, umat kristen arab mentilawatkan ayat2 Allah sebagaimana anda mentilawatkan ayat2 alquran.

salam

@Ferry(219)
==> Diantara ahli kitab sebelum kedatangan Muhammad ada yang berlaku lurus, mereka membaca ayat-ayat Allah pada beberapa waktu di malam hari, sedang mereka juga bersujud (sembahyang). Adakah sama seperti yang ahli kitab lakukan sekarang ?
kembali kepada AL-QUR’AN yang kita bahas, tentu mengakui sebagian isinya tanpa mengakui kenabian Muhammad adalah dusta yang nyata dalam pandangan ISLAM, karena AL-QUR’AN adalah firman ALLAH yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.

[3:113] Mereka itu tidak sama; di antara Ahli Kitab itu ada golongan yang berlaku lurus, mereka membaca ayat-ayat Allah pada beberapa waktu di malam hari, sedang mereka juga bersujud (sembahyang).

==Apakah anda memiliki pandangan berbeda bahwa ayat-ayat Allah yang dimaksudkan diatas adalah ayat-ayat Alquran? ataukah ayat-ayat Al Kitab (Taurat dan Injil), bersujud(sembahyang) menurut ritual sholat islam dan mengakui kenabian muhamad?

salam

Ferri,

Kalau boleh saya akan memberikan sedikit tanggapan mengenai Isra’ Mi’raj. Peristiwa itu diberitakan AlQur’an dalam surat Al Isra’ ayat 1 dan 2.

(1) Mahasuci Allah yang memperjalankan hamba-Nya pada
suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha (Baitul Maqdis) yang Kami berkahi sekelilingnya agar Kami memperlihatkan kepadanya sebagian tanda tanda (kebesaran) Kami. Sesunggunya Dia Maha Mendengan lagi Maha Melihat,

(2) Dan Kami memberikan Kitab (Taurat) kepada Musa dan Kami jadikan Kitab itu bagi Bani Israil bahwa janganlah jadikan selain Aku sebagai pelindung.

Ayat itu mengisahkan bahwa Allah Yang maha Esa telah memperjalankan Muhammad di waktu malam dari Masjidil Haram (di Mekka al Mukarrama) ke Masjidil Aqsha di Palestina.

Aqsha yang berarti jauh. Masjid (tempat beribadah bagi umat agama sawawi adalah Baitul Maqdish di Palestina yang memakan waktu 40 hari perjalanan. Dan Baitul Maqdis adalah tempat dimana Musa, Daud dan Sulaiman menyampaikan wahyu Allah kepada umatnya. Ketempat itulah Muhammad dibawa, lalu di Mi’rajkan untuk menerima perintah Sholat.

Seperti juga Musa (ayat 2) dipanggil Allah ke gunung Thursina untuk menerima 10 PERINTAH ALLAH. Perintah Sholat yang diterima dari Allah tentu saja telah diberikan bagaimana tata cara pelaksanaannya dan itu dijabarkan oleh Muhammad di dalam Hadits. Tidak ada perintah yang tidak disertai bagaimana cara melaksanakannya. Karena Agama Yahudi dan Agama Islam berasal dari sumber yang sama, maka banyak terdapat persamaan diantara keduannya seperti sholat atau kewajiban sunat dan tidak makan daging babi.

Yesuspun melakukan syariat Taurat, seperti sholat, sunat tidak makan babi, karena ada ucapan Yesus bahwa dia datang bukan untuk menghilangkan syariat Taurat tapi untuk menggenapinya dan dikatakan bahwa tidak ada satu ayatpun dalam Taurat akan dihilangkan. Ini dapat diartikan bahwa Yesus tidak berkeinginan untuk membina agama baru.

Karena Agama Kristen (Paulus) berusaha untuk melepaskan diri dari Syariat Taurat, maka tata cara peribadatan yang ada pada mereka sudah tidak lagi merujuk pada syariat Taurat. Seperti kewajiban sunat dan makan babi.

Muhammad bertemu dan berbicara dengan Nabi Nabi yang ditemuinya dan mereka dapat mengerti satu sama lain, apakah memakai bahasa Arab atau bahasa Yahudi, itu bukanlah suatu yang mustahil bagi Allah.

Begitulah lebih kurang pendapat dari saya, yang hanyalah seorang pedagang kecil, pedagang kami lima dipojokan pasar Jatinegara.

Wassalam.

Ferri,

Maaf masih ada yang belum saya tuliskan.

Menanggapi adanya keraguan, seolah olah itu hanya bualan Nabi Muhammad atas terjadinya Isra’ Mi’raj,
Allah telah berfirman dalam surat An Najm ayat 11-18

**Tidaklah hatinya mendustakan apa yangh dia lihat. Apakah kamu membantahnya apa yang dia lihat?. Dan sungguh dia (Muhammad) telah melihat (jibril) pada kali yang lain, dekat Sidratulmuntaha. Didekatnya ada surga tempat tinggal. Ketika Sidratulmuntaha ditutupi oleh sesuatu yang menutupinya. Tiadalah penglihatan (Muhammad) menyimpang dan tiada melampaui. Sungguh dia telah melihat sebagian tanda tanda yang besar dari Tuhannya.***

Wassalam.

Dear Yoseph henri,

Menjawab postingan anda di not #220: Essensi ISLAM adalah TAUHID dimana ISLAM secara paling sederhana diterjemahkan adalah mengakui bahwa tidak ada tuhan selain ALLAH. Bisa jadi ayat itu untuk menghakimi kristen bidah seperti yang anda sampaikan, apakah anda lupa bahwa bid’ah artinya adalah meng-ada-adakan yang tidak pernah diajarkan atau dicontohkan oleh nabinya ? (lihat comment saya di not # 204).

Bagi kami ummat Muslim, ummat nasrani sekarangpun adalah penganut bid’ah (sekali lagi ini menurut Iman ISLAM) karena kami percaya ISA tidak mengajarkan pengikutnya untuk menyembah selain ALLAH, apalagi menyembah dirinya sendiri seperti ayat yang anda cukilkan di not # 215 :

—————–
Yosep Henri # 215 -> [5:116] Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: “Hai Isa putra Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: “Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?” Isa menjawab: “Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya maka tentulah Engkau telah mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang gaib-gaib”
—————-

Tentang contoh – contoh ibadah sebagian ummat nasrani yang anda sampaikan barangkali memang mereka melakukan yang sama makna katanya, tetapi apakah sama essensi akidahnya (sekedar mengingatkan akidah utama ISLAM adalah TAUHID) dan sudah barang tentu kalau sama – sama mengimani ALLAH yang sama, tidak ada keberatan menerima Nabi akhir zaman yang telah ditetapkan ALLAH yang bukan membawa agama baru tetapi mengukuhkan TAUHID ke ISLAMan.

salam damai.

Dear Pandora,

Terima kasih atas pencerahanya semoga kita bisa sama – sama mengingatkan, karena pada dasarnya manusia seringkali tergelincir, begitu juga kita.

GBU

Dear Yoseph Henri,

Menanggapi postingan anda di not # 221:

——————
Yoseph Henri -> “[3:113] Mereka itu tidak sama; di antara Ahli Kitab itu ada golongan yang berlaku lurus, mereka membaca ayat-ayat Allah pada beberapa waktu di malam hari, sedang mereka juga bersujud (sembahyang).

==Apakah anda memiliki pandangan berbeda bahwa ayat-ayat Allah yang dimaksudkan diatas adalah ayat-ayat Alquran? ataukah ayat-ayat Al Kitab (Taurat dan Injil), bersujud(sembahyang) menurut ritual sholat islam dan mengakui kenabian muhamad?”
——————–

Tentulah yang dimaksudkan adalah ayat – ayat dari kitab – kitab lain yang telah diturunkan ALLAH kepada Nabi – Nabi sebelum Muhammad, serta sujud dan sembahyang mereka sesuai yang pernah diajarkan Nabi – Nabi mereka, bukankah ayat ini turun untuk Nabi Muhammad ? tetapi apabila telah genap kenabian Muhammad dan telah sampai syiar beritanya tentulah mereka diwajibkan mengimani firman ALLAH yang telah diturunkan melalui Nabi Muhammad dan mengakui kenabian beliau seperti yang di firmankan dalam AL-QUR’AN.

Salam Damai.

Dear Yoseph Henri,

Menanggapi postingan anda di not # 217, seperti anda sebutkan Yang Diatas “Yang Maha Pemurah, Yang Maha memelihara, Yang Maha suci, Yang Maha pengasih dan Penyayang dsb.” berbeda dengan konsep trinitas, panggilan – panggilan tersebut adalah untuk ALLAH, berbeda dengan men-tiga-kan Tuhan.

Yoseph Henri (# 217) -> “Perbedaannya adalah bahwa islam baru mengenali Allah melalui sifat2Nya serta Tanda2 KebesaranNya saja, sementara umat Kristen sudah melangkah lebih jauh pada Wujud KeEsaan Allah dalam memahami Sang Khalik.”

==> Luar biasa pola pikir anda, mengimani Wujud KeEsaan ALLAH dalam memahami Sang Khalik dengan menjadikanya tiga (ALLAH Bapa, Yesus & Roh Kudus), terus terang ini cara pandang yang sangat aneh dalam konsep ESA yang saya kenal.

Salam Damai.

Dear Yosep Henri,

Saya cukilkan paragraf postingan awal Bro Dewo dalam tema ini :

“Anehnya adalah mengapa Salib orang Katolik masih menggantungkan tubuh Yesus di Salib? Bukankah DIA sudah bangkit dan naik ke Surga dan duduk di sebelah kanan Allah Bapa?” Andi melontarkan pertanyaan retoris kepada Beti. Sebenarnya Andi tahu bahwa Beti pun percaya hal yang sama.”

==> “DIA sudah bangkit dan naik ke Surga dan duduk disebelah kanan ALLAH”, kalau memang ALLAH itu ESA kenapa ada dua pribadi yang duduk sebelahan dan kedua – duanya adalah Tuhan ?

Salam Damai.

Dear Yosep Henri,

Yoseph Henri -> “==Sebagaimana sy jelaskan sebelumnya, Yesus tidak mengajari ritual sholat, yang diajarkan adalah cara berdoa yg benar spt posting saya dan mas dewo.
Kristen dibawa ke Roma, ritual sholat disederhanakan…”

==> Luar biasa hebatnya orang Roma, menyederhanakan dan mengajarkan hasil penyederhanaan, apakah mereka juga Tuhan ?

Salam Damai.

Eh Bung Yoseph, saya sendiri jadi bingung nehh, kalau Yesus tidak mengajari ritual sholat, yang diajarkan adalah cara berdoa yg benar, lalu ritual sholat siapa yang disederhanakan setelah kristen dibawa ke Roma ?

Salam Damai.

Ferri,

Saya ingin menanggapi posting anda no.228.

** Dia sudah bangkit dan naik ke surga dan duduk disebelah kanan Allah**

Ada baiknya juga ditanyakan kepada mereka yang percaya terhadap ayat itu, karena itu juga terdapat dalam doa mereka (Pengakuan Iman Rasuli). Apakah itu adalah syah (merupakan saksi mata) atau itu hanya merupakan ayat tambahan.

Mungkin Dewo dapat menjawabnya.

Wassalam.

@Ferry (227)
==> Luar biasa pola pikir anda, mengimani Wujud KeEsaan ALLAH dalam memahami Sang Khalik dengan menjadikanya tiga (ALLAH Bapa, Yesus & Roh Kudus), terus terang ini cara pandang yang sangat aneh dalam konsep ESA yang saya kenal.

@Ferry (228)
==> “DIA sudah bangkit dan naik ke Surga dan duduk disebelah kanan ALLAH”, kalau memang ALLAH itu ESA kenapa ada dua pribadi yang duduk sebelahan dan kedua – duanya adalah Tuhan ?

==Saya memaklumi, karena pola pikir anda dibatasi STOP pada alquran, tidak boleh ‘melebihi batas agamamu’. coba pelajari dulu cara pandang filsuf islam mengenai Wujud KeEsaan Sang Khalik dahulu ya, atau minimal cara pandang filsuf islam terhadap muhamad maupun cara pandang terhadap alquran, baru nanti kita kupas lebih dalam biar kesannya tidak luar biasa.

@Ferry (229)
==> Luar biasa hebatnya orang Roma, menyederhanakan dan mengajarkan hasil penyederhanaan, apakah mereka juga Tuhan ?

Kenapa kita musti susah2 berdoa, yang penting Hati kita yang bersih agar layak untuk berdoa, bukannya fisik saja yang diutamakan. Bagi kita umat kristen, memohon kesembuhan Allah pada saat sakit perut atau sekarat saat di WC bukanlah suatu yang berdosa, bukan sesuatu yang najis, yang najis adalah Apa yang keluar dari pikiran kita, rasa benci, curiga, marah dll.

Sholat adalah SALAH SATU bentuk Tradisi penyembahan yang dilakukan kepada Allah, bukan Allah yang mengajari tatacara sholat. atau apakah anda mengetahui kapan Allah mengajari Tata Cara sholat, di taurat, Injil, atau alquran?

salam

@Ferry (228)
==> “DIA sudah bangkit dan naik ke Surga dan duduk disebelah kanan ALLAH”, kalau memang ALLAH itu ESA kenapa ada dua pribadi yang duduk sebelahan dan kedua – duanya adalah Tuhan ?

==Pertanyaan ini sudah anda jawab dengan pertanyaan saya sebelumnya, saya kutip lagi :

(166)
[13:39] Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan (apa yang Dia kehendaki), dan di sisi-Nya-lah terdapat Umulkitab (lohmahfuz). ( AR RA’D (GURUH) ayat 39)

Yosep Henri -> “Tempat, menurut sdr Ferry diterjemahkan sebagai hal kongkrit atau harafiah ?.
Persepsi yang saya tangkap adalah ilmu Allah termasuk firman Allah terpisah dari Pribadi Allah, tersimpan di Lauhul Mahfuz.”
(# 203)
==> Tentu persepsi anda tidak tepat, kenapa ilmu ALLAH terpisah dari Pribadi ALLAH ? Lauhul Mahfuz adalah tempat penyimpanan firman – firman ALLAH dan firman – firman ALLAH adalah sebagian ilmu ALLAH tetapi bukan berarti ilmu ALLAH terpisah dari pribadi ALLAH. Sekedar mengingatkan ISLAM tidak mengenal konsep pemisahan seperti ini, contoh analogi sederhana : apakah kalau saya menemukan rumus dalam sebuah program komputer dan saya simpan dalam bentuk hardcopy di lemari, berarti ilmu saya terpisah dan sudah tidak ada dikepala saya ?

salam

@Ferry (228)
==> “DIA sudah bangkit dan naik ke Surga dan duduk disebelah kanan ALLAH”, kalau memang ALLAH itu ESA kenapa ada dua pribadi yang duduk sebelahan dan kedua – duanya adalah Tuhan ?

==Sekedar menambahi, cara pandang yang anda pahami sama persis dengan Mormon. dan bidah kristen arab yang dimaksudkan oleh alquran.

salam

@ Yoseph Henri,

Yoseph Henri -> “Saya memaklumi, karena pola pikir anda dibatasi STOP pada alquran, tidak boleh ‘melebihi batas agamamu’. coba pelajari dulu cara pandang filsuf islam mengenai Wujud KeEsaan Sang Khalik dahulu ya, atau minimal cara pandang filsuf islam terhadap muhamad maupun cara pandang terhadap alquran, baru nanti kita kupas lebih dalam biar kesannya tidak luar biasa.”

==> walah kembali anda mengumumkan kepandaian anda dalam mempelajari filsuf ISLAM, kalau gitu kenapa anda tidak jabarkan saja sehingga tidak ada keraguan akan kebenaran kata – kata anda.

————————-
Yoseph Henri -> “Kenapa kita musti susah2 berdoa, yang penting Hati kita yang bersih agar layak untuk berdoa, bukannya fisik saja yang diutamakan. Bagi kita umat kristen, memohon kesembuhan Allah pada saat sakit perut atau sekarat saat di WC bukanlah suatu yang berdosa, bukan sesuatu yang najis, yang najis adalah Apa yang keluar dari pikiran kita, rasa benci, curiga, marah dll.

Sholat adalah SALAH SATU bentuk Tradisi penyembahan yang dilakukan kepada Allah, bukan Allah yang mengajari tatacara sholat. atau apakah anda mengetahui kapan Allah mengajari Tata Cara sholat, di taurat, Injil, atau alquran?”
———————–

==> Dalam ISLAM, SHALAT & Berdoa adalah dua hal yang berbeda, SHALAT adalah suatu kewajiban sebagai pertanda pengakuan & penyerahan diri terhadap ALLAH, dalam SHALAT kita mengukuhkan diri sebagai makhluk yang tidak berdaya dihadapan ALLAH, serta kita menyembah ALLAH sebagai penyerahan diri kepada Tuhan Semesta Alam.

Doa adalah kebutuhan manusia, permintaan yang disampaikan kepada ALLAH akan pengharapan manusia baik yang bersifat dunia maupun akhirat. Itulah sebabnya dalam ISLAM memanjatkan doa kepada selain ALLAH tidak diperbolehkan, bahkan memanjatkan doa kepada Nabi Muhammad pun tidak diperbolehkan, yang dianjurkan justru mendoakan beliau.

Najis adalah sesuatu yang kotor, tentu lebih baik mencari tempat yang baik dan bersih untuk memanjatkan doa, kenapa menjadi masalah ??? tetapi sekali lagi dalam ISLAM yang utama adalah Nawaitu nya (niatnya), kalau dalam keadaan terpaksa kita kembali kepada sifat ALLAH yang Maha Pengasih lagi Maha Pengampun.

Shalat yang ummat Muslim lakukan adalah shalat yang Nabi Muhammad ajarkan. Apakah tata cara Shalat yang beliau ajarkan dari ALLAH ? Wallahualam Bissawab, saya tidak ada pengetahuan tentang itu, dan AL-QUR’AN pun tidak menjelaskanya secara rinci tiap – tiap gerakan Shalat. Selama dilakukan sesuai yang diajarkan dan dicontohkan Nabi Muhammad, itulah Shalat yang seharusnya dikerjakan dan beliau adalah pemimpin yang telah ALLAH percayakan.

Salam Damai.

@ Yoseph Henri,

Wah – wah, andai semua penganut golongan anda seperti anda, alangkah luar biasanya dunia ini :).

Yoseph Henri -> “=Sekedar menambahi, cara pandang yang anda pahami sama persis dengan Mormon. dan bidah kristen arab yang dimaksudkan oleh alquran.”

Lalu cara pandang seperti apa yang menurut saudara paling tepat ??? anda mengutip jawaban saya di not # 203 yang korelasinya menurut saya terlalu jauh untuk disambung, terus terang dengan kebodohan saya, saya sulit menangkap maksud anda. Mungkin dengan kepandaian anda bisa jadi jalan pembuka kebodohan saya.

Salam Damai.

@Ferry (235)
==> walah kembali anda mengumumkan kepandaian anda dalam mempelajari filsuf ISLAM, kalau gitu kenapa anda tidak jabarkan saja sehingga tidak ada keraguan akan kebenaran kata – kata anda.

==Bukan pengumuman, anda saja yang terlalu sensitif dan gampang tersinggung, apalagi kalau saya sudah mempertanyakan akidah anda iman anda.
Tidak ada manfaatnya saya jabarkan cara pandang filsuf2 islam yang sedikit saya tahu, itu urusan anda sendiri, bukan masalah saya.
——————————–
@Ferry
Shalat yang ummat Muslim lakukan adalah shalat yang Nabi Muhammad ajarkan. Apakah tata cara Shalat yang beliau ajarkan dari ALLAH ? Wallahualam Bissawab, saya tidak ada pengetahuan tentang itu, dan AL-QUR’AN pun tidak menjelaskanya secara rinci tiap – tiap gerakan Shalat. Selama dilakukan sesuai yang diajarkan dan dicontohkan Nabi Muhammad, itulah Shalat yang seharusnya dikerjakan dan beliau adalah pemimpin yang telah ALLAH percayakan.

==Makanya cari tahu mas Ferry, tata cara sholat itu sejatinya kapan mulai dilakukan oleh umat manusia…… bukan asal comment asal2an saja.
@Ferry (229)
==> Luar biasa hebatnya orang Roma, menyederhanakan dan mengajarkan hasil penyederhanaan, apakah mereka juga Tuhan ?
——————————————-
@Ferry (236)
Lalu cara pandang seperti apa yang menurut saudara paling tepat ??? anda mengutip jawaban saya di not # 203 yang korelasinya menurut saya terlalu jauh untuk disambung, terus terang dengan kebodohan saya, saya sulit menangkap maksud anda. Mungkin dengan kepandaian anda bisa jadi jalan pembuka kebodohan saya.

==

http://hidayatullah.com/index.php?option=com_content&task=view&id=3256&Itemid=55

Posisikan anda sebagai Dosen tsb, bagaimana anda menjelaskan kepada pihak2 yang menghujat anda bahwa tindakan yang dilakukan dosen tersebut bukan suatu kesalahan.

salam

@ Yoseph Henri,

Yoseph Henri -> “Bukan pengumuman, anda saja yang terlalu sensitif dan gampang tersinggung, apalagi kalau saya sudah mempertanyakan akidah anda iman anda.
Tidak ada manfaatnya saya jabarkan cara pandang filsuf2 islam yang sedikit saya tahu, itu urusan anda sendiri, bukan masalah saya:

==> Justru itu saya kagum, seorang yang nyata – nyata tidak menerima akidah ISLAM tapi bisa bilang lebih mengetahui filsuf ISLAM dan menganggap yang mengakui akidah ISLAM tidak paham cara pandang filsuf2 ISLAM, itu yang membuat saya kagum sekaligus bertanya – tanya ? cara pandang seperti apa yang lebih tepat dan benar menurut anda yang jelas – jelas bukan penganut akidah ISLAM ?

Yoseph Henri -> “Makanya cari tahu mas Ferry, tata cara sholat itu sejatinya kapan mulai dilakukan oleh umat manusia…… bukan asal comment asal2an saja.”

==> kapan tata cara Shalat sejatinya dilakukan oleh umat manusia ? mass… gitu koq repot, buat kami ummat ISLAM shalat yang dilakukan adalah yang diajarkan dan dicontohkan Nabi Muhammad, buat ummat Nabi lain tentu sesuai yang dicontohkan dan dilakukan oleh Nabi mereka. Shalat adalah shalat – doa adalah doa, itu konsep ISLAM.

Yoseph Henri -> “Posisikan anda sebagai Dosen tsb, bagaimana anda menjelaskan kepada pihak2 yang menghujat anda bahwa tindakan yang dilakukan dosen tersebut bukan suatu kesalahan.

==> ini dia yang lucu, anda katakan Yesus tidak mengajarkan Shalat, tapi anda juga yang bilang kalau setelah ajaran Yesus dibawa ke Roma, disana Shalat disederhanakan, jadi Shalat yang diajarkan siapa yang disederhanakan ?

Dalam ISLAM panduan ummat muslim yang utama adalah AL-QUR’AN baru kemudian HADITS, inipun harus dilihat sejarah penyampaiannya apakah SHAHIH atau tidak, atau malah bid’ah. Sedangkan cara pandang filsuf2 ISLAM itu kan hasil karya buah pikiran mereka dan bukan acuan baku dalam akidah ISLAM, bisa saja satu dengan yang lainya berbeda dalam penjabaranya.

Pada dasarnya konsep ISLAM yang diajarkan dan dicontohkan Nabi Muhammad adalah ISLAM itu mempermudah dan bukan mempersulit, kemudian dikenalah suatu pendekatan yang dinamakan TASAWUF dan tiap – tiap filsuf bisa jadi berbeda – beda pandangan mereka tentang hal ini.

Salam Damai.

Kalau saya boleh ambil kesimpulan dari tema postingan ini yaitu “Salib Katolik” adalah bahwa Yesus tidak pernah mengajarkan membuka dan menutup doa (atau juga dalam misa barangkali) membentuk tanda salib maupun menggunakan ornamen / benda berbentuk salib dalam setiap ibadat yang dilakukan (sesuai koment bro dewo dalam not # 199).

Dalam konsep ISLAM (sekali lagi ini dalam konsep ISLAM) dalam setiap SHALAT yang dikerjakan tidak boleh mengerjakan apa – apa yang tidak pernah diajarkan atau dicontohkan Nabi Muhammad, ini yang dinamakan bid’ah. Apalagi mengerjakan dan mengajarkan serta menganjurkan mengerjakan bid’ah adalah jelas – jelas menyimpang dalam akidah ISLAM.

@ Yoseph Henri,

Yoseph Henri (# 237) -> “==

http://hidayatullah.com/index.php?option=com_content&task=view&id=3256&Itemid=55

Posisikan anda sebagai Dosen tsb, bagaimana anda menjelaskan kepada pihak2 yang menghujat anda bahwa tindakan yang dilakukan dosen tersebut bukan suatu kesalahan.”

==> walah saya tidak mau dan tidak akan pernah memposisikan diri saya seperti dosen tersebut, menurut saya dosen tersebut jelas – jelas sudah hilang kalam ISLAM dalam hatinya. Misalkan kita anggap benar AL-QUR’AN adalah produk budaya (sejatinya tidak akan pernah ummat muslim menganggap sebagai budaya) apakah kemudian boleh kita injak – injak ? bagaimana perasaan anda jika budaya anda di injak – injak ?

sebuah Tulisan mungkin budaya, tapi makna tulisan mengikat pada tulisan tersebut, menginjak – injak tulisan bermakna adalah sama dengan menginjak – injak makna tulisan tersebut.

Dosen seperti ini adalah fenomena nyata makin menguatnya dosen – dosen (mengaku) ISLAM nyeleneh di Indonesia, sepeti contoh seorang Uli Absar ABdala bisa menjadi seorang dosen pada sebuah perguruan tinggi yang dulunya adalah perguruan tinggi ISLAM, bahkan beberapa tulisanya dulu (entah sekarang apa masih, saya memutuskan berlangganan sudah lama) di muat di harian surat kabar INDOPOST tidak tanggung – tanggung 2 halaman tiap minggunya.

Bagaimana Umat Muslim Indonesia menyikapinya ?, semoga negara kita tetap dalam keharmonisan tanpa menggadaikan akidah yang kita pegang.

Salam Damai.

Terima kasih

@ Dear Ferry

Pokoknya kita harus hati2 dengan orang2 yang menyamar seperti seorang muslim pada zaman penjajahan Belanda seperti Dr Snouck-Hurgronje yang tujuan akhirnya yaitu untuk memecah belah kesatuan RI dan umat Islam yang mayoritas di negeri ini (ala Devide Et Impera).
Karena ketika umat Islam dan Hindu pada waktu itu lagi adem-ayemnya tiba2 berubah terpecah-belah karena adanya politik penjajahan pada waktu itu.

peace for all

Dear Dejavu,

Setuju, itu pula yang terjadi sekarang di palestina. Seperti yang pernah saya posting di not sebelumnya, kita manusia cenderung untuk tergelincir.

Doakan saudara – saudara kita di Palestina untuk menemukan kembali jalan untuk bersatu.

Amin.

Woi wong islam JELEK….
BAco MAriam 33 ye
Yesus tuh mati menurut Quran
Quran tuh dak jelas
buatan oranng buta huruf
kasian neh percayo mo orang dak sekolah kayak MUHAMAD
idih
Kalo aku SIh males
HAhahahahaha
Hanya orang2 bodoh percaya ma orang bodoh dan buta huruf

Mas dewo
Kalau boleh saya usul Comment Ary (244), dihilangkan saja, sekalian comment (245) saya ini, tidak mengandung unsur diskusinya.

Salam

Ada klarifikasi dari ustad ach sharwat yg asli :

http://www.eramuslim.com/ustadz/dll/7624203719-blog-fitnah-dan-provokasi.htm

salam

Ahmad Sarwat,

Saya minta maaf bila komentar saya menyinggung perasaan anda. Dari sebutan yang saya tujukan kepada anda “beliau” menunjukkan bahwa saya hormat pada pribadi anda yang tercermin dalam blog Ustad menjawab (Era Muslim). Kepada orang yang memakai nama anda di blog ini, saya himbau *jangan lempar batu sembunyi tangan*. Bersikaplah ksatria.

Wassalam.

[...] Mengenai Yoh 14:9 hal ini sudah biasa sebenarnya di kalangan pelaku spiritualisme, di mana Yesus berperan sebagai yang telah selaras dengan Tuhan, atau yang telah tercerahkan atau guru mursyid atau guru sejati. Dimana ayat ini berarti Yesus mengatakan bahwa melalui dirinya dapat kita kenali Tuhan itu, sebab Yesus telah selaras dengan Nya. Jadi tidaklah perlu lagi Filipus mencari Tuhan ke sana ke mari sebab dia bisa menemukannya melalui Yesus, sang guru. Mengenai Yoh 5:19 lagi-lagi menunjukkan posisi Yesus sebagai yang telah selaras dengan Tuhan, sehingga tindakannya menjadi tindakan Tuhan itu sendiri. Hal ini jelas di lihat pada ayat “sesungguhnya anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari dirinya sendiri, jika tidak melihat Bapa mengerjakannya.” Yang berarti Yesus telah melihat (mengenall Bapa, dan sudah tidak lagi mengerjakan sesuatu dari diri sendiri, melainkan hanya dari Bapa. Dalam kata lain Yesus telah berserah diri sepenuhnya kepada kehendak Bapa (Tuhan). Beginilah pemahaman saya mengenai ayat-ayat di atas, yang dianggap sebagai pendukung konsep Ke Tuhan an Yesus. Semoga dapat di ambil manfaatnya. Dan pemahaman ini sebagai buah dari usaha saya untuk lebih mengenal Tuhan . Dan untuk sudut pandang lain silahkan baca siapa itu Yesus  ,  apa itu trinitas  , atau tentang essensi salib.  [...]

MengapA Smua Orang MeLihat Agama Dan Nabi2 Ataupun Tuhan,Asal mUla,Suku,Kekayaan?????? Yang Perlu Diketahui Adalah Manusia adalah Mahluk Yang hArus Saling Tolong Menolong,dan Menurut SAYA SEMUA TIDAK PENTING !!! YANG PENTING AJARAN AGAMA HARUS BENAR !!!! TIDAK MEMBUNUH,TIDAK MENYESATKAN,DAN MEJAGA KEDAMAIAN DALAM DUNIA

@dewo 90
Iya, Anda benar sekali. Saya juga sering bingung dan heboh menanggapi banyak komentar yang ngaco. Maksud saya ngaco adalah karena beberapa hal:

1. Agama lain mengklaim Alkitab itu palsu, rusak dan ternoda. Tetapi ketika mereka mengatakan hal itu, mereka tidak dapat menunjukkan Alkitab yang benar, asli dan murni.

@dewo 160
Itu adalah masalahnya orang muslim. Toh ketika ditanya: “mana yang asli?” maka mereka pun tidak bisa menunjukkannya. Sekali lagi tidak perlu terbawa arus pandangan bahwa Alkitab sudah tidak original lagi. Rugi waktu, tenaga, dan otak. Biarlah orang yang bijaksana yang memiliki hikmat.

Bung Dewo,
Kita tahu ciri-ciri uang (rupiah) asli kan?
diantaranya: ada benang pengaman, mempunyai gambar air(bisa dilihat dgn diterawang), tintanya timbul sehingga teraba agak kasar dan lain-lain.

Kalau ada orang yang membawa selembar kertas yang mirip dengan uang rupiah kita, padahal hasil prin-prinan pake canon

Dan dia bilang bahwa ini adalah uang asli, kalau ini palsu coba bawakan aslinya.

Yah.. kalau kita sudah tahu ciri-cirinya tak perlulah bawain yang aslinya
ya nggak, ya nggak? ngapain? capeee deeeh..

@Wagino solo

Apakah standard kritera keasliannya dalam pandangan kristen adalah diakui juga oleh kalangan di luar kristen?
Ataukah bahkan anda telah menemukan yang asli?
Kalaupun demikian mengapa anda tidak mau membantu dan membiarkan dua milyard lebih orang kristen tersesat dengan menganggap alkitab yang dipegangnya itu asli?
Apakah dengan demikian anda seolah ‘ingin mencari selamat sendiri saja’?
Atau bahkan juga anda sendiri yang malah mendesakkan orang kristen untuk menelan mentah-mentah injil karangan abad 18 sebagai injil yang asli tanpa ada keraguan didalamnya?

salam

@Dear Wagino Solo (#250),

Kita tahu ciri-ciri uang (rupiah) asli kan?
diantaranya: ada benang pengaman, mempunyai gambar air(bisa dilihat dgn diterawang), tintanya timbul sehingga teraba agak kasar dan lain-lain.

Kalau ada orang yang membawa selembar kertas yang mirip dengan uang rupiah kita, padahal hasil prin-prinan pake canon

Dan dia bilang bahwa ini adalah uang asli, kalau ini palsu coba bawakan aslinya.

Yah.. kalau kita sudah tahu ciri-cirinya tak perlulah bawain yang aslinya
ya nggak, ya nggak? ngapain? capeee deeeh..

Hahaha… Anda capek ya? Apalagi saya. Tapi saya mau coba menjawab Anda sedikit.

Ketika seseorang membawa uang palsu, maka kita pasti tahu itu adalah uang palsu karena KITA SUDAH TAHU YANG ASLI. Dan kita pasti bisa dengan mudah menunjukkan UANG YANG ASLI.

Tetapi yang aneh adalah Anda yang hanya sesumbar mengatakan Alkitab itu palsu padahal Anda sendiri tidak tahu mana yang Alkitab asli. Anda saja tidak tahu, apalagi mau menunjukkan yang asli?

Terus terang, saya lebih capek dari pada Anda.
Salam damai.

MOHD HEILMEY BIN JANUDIN
(KinG_7petala@yahoo.com)

KESUCIAN BIBLE HARINI TERNODA, PATUTKAH DI ANGGAP KITAB SUCI YANG ASLI?

IKUTI DIALOG DI BAWAH

A: Sejak kapan Saudara beragama Kristen?

B: Sejak saya dilahirkan.

A: Apakah Saudara benar-benar mempelajari bahwa agama Kristen itu suatu agama yang paling benar?

B: Ya, memang saya menyadari.

A: Apakah Saudara berkeyakinan bahwa Kitab Injil itu suci?

B: Ya, saya yakin sekali.

A: Dari siapakah pengertian Saudara bahwa Bibel itu dari Tuhan Yang Maha Suci?

B: Guru saya menerangkan bahwa Bibel adalah Kitab Suci berisi pengajaran Tuhan Yesus, yang dicatat oleh Rasul-Rasul Matius, Lukas, Yohanes dan Rasul Markus.

A: Apakah yang dimaksud suci pada Bibel itu mempunyai arti bahwa Bibel bersih daripada kesalahan-kesalahan?

B: Betul demikian. Tetapi kesalahan yang bagaimana yang Bapak maksudkan?

A: Misalnya pada suatu saat ada orang mengabarkan pada Saudara si A sakit, sedangkan orang lain memberitahukan bahwa pada saat itu si A tidak sakit. Kedua berita itu apakah benar semuanya atau salah semuanya, atau salah satunya yang benar?

B: Diantara keduanya itu tentu salah satu yang benar atau keduanya salah dan mustahil kedua-duanya benar.

A: Satu misal lain, si A mempunyai 3 orang anak dan orang lain mengatakan si A mempunyai 10 anak. Apakah dua perkataan itu benar semuanya atau salah semuanya atau salah satu yang benar?

B: Tidak mungkin benar semuanya, melainkan salah satunya yang benar atau salah semuanya.

A: Kalau saya mengatakan benar semuanya, bagaimana pendapat saudara?

B: Itu adalah mustahil, karena ternyata ada perselisihan di antara keduanya.

A: Andaikata ada suatu kitab suci, akan tetapi ayat-ayat di dalamnya di antara yang satu dengan yang lain terdapat perselisihan, apakah kitab itu akan dinamakan kitab suci?

B: Tentu bukan kitab suci, karena yang dinamakan kitab suci itu adalah ilham (wahyu) dari Tuhan, yang mustahil terdapat kesalahan atau perselisihan.

A: Jadi kalau begitu bukan kitab suci lagi?

B: Betul, kesuciannya telah batal.

A: Kalau demikian, tentu isinya tidak dapat dipercaya, kesuciannya atau kebenarannya, karena di antara ayat-ayatnya terdapat perselisihan.

B: Yang jelas di antara ayat-ayatnya pasti bukan dari Tuhan, atau sudah dicampuradukkan dengan karangan manusia, sehingga kesuciannya ternoda. Ringkasnya sudah tidak suci lagi.

A: Kalau misalnya Bibel terdapat selisih antara satu ayat dengan ayat lain apakah Saudara masih berkeyakinan Bibel itu kitab suci?

B: Saya tidak yakin kalau Kitab Bibel tidak suci. Terkecuali kalau ada bukti-bukti nyata yang menunjukkan ayat-ayatnya berselisih antara yang satu dengan yang lain, yang dapat menimbulkan keraguan saya tentang kesuciannya. Menurut penelitian Bapak, apakah ayat-ayat Bibel ada yang berselisih?

A: Ya, banyak yang berselisih.

B: Di Perjanjian Lama atau Perjanjian Baru?

A: Dua-duanya terdapat beberapa perselisihan antara satu ayat dengan ayat yang lain.

Perselisihan Ayat-ayat Dalam Bibel (2)

A: Pada pertemuan kemarin malam saya telah terangkan ayat yang berlawanan dalam Bibel. Pada pertemuan sekarang apakah masih ada pertanyaan Saudara yang akan disampaikan kepada saya?

B: Kalau masih ada ayat-ayat dalam Bibel yang berlawanan antara satu ayat dengan yang lain, saya minta diterangkan untuk menambah keyakinan saya sampai dimanakah kesucian Kitab Bibel itu ada dicampuri oleh tangan manusia.

A: Kemarin malam Saudara mengakui sudah puas. Apakah tidak lebih baik kita bicarakan saja pasal-pasal yang Saudara pandang terpenting?

B: Ya, tetapi keterangan Bapak mengenai ayat-ayat yang berlawanan di Kitab Bibel itu baru sedikit membuka hati saya. Karena itulah saya bawa lagi Kitab Bibel ini.

A: Baiklah, saya akan tunjukkan, demi kepuasan Saudara

B: Terima kasih. Harapan saya, Bapak sudi tunjukkan lagi bukti-bukti ayat-ayat yang berlawanan. Saya ingin mengetahui lebih banyak lagi.

Siapa yang Pernah Melihat Allah?
A: Silahkan Saudara periksa di Yahya pasal 1 ayat 18.

B: Di pasal dan ayat ini menyebutkan: “Maka Allah belum pernah dilihat oleh seorang jua pun, tetapi anak yang tunggal yang di atas pengakuan Bapa, ialah yang sudah menyatakan Dia”.

A: Bagaimanakah menurut tafsiran Saudara susunan ayat ini?

B: Ayat ini menunjukkan bahwa Tuhan tidak pernah dilihat oleh siapa pun juga, melainkan hanya Yesus saja yang pernah melihatnya.

A: Kalau begitu silahkan Saudara periksa di kitab Kejadian pasal 18 ayat 1.

B: Di sini menyebutkan: “Hatta, maka kemudian daripada itu kelihatanlah Tuhan kepada Ibrahim hampir dengan pohon jati mamre tatkala duduklah di pintu kemahnya ketika hari panas”.

A: Nah, di sini Saudara membuktikan sendiri perselisihan di dua ayat ini, di satu ayat menyebutkan Tuhan hanya dinyatakan oleh Yesus saja, tidak seorang jua pun melihatnya. Sedang di ayat yang lain ada menyebutkan bahwa Ibrahim juga melihat Tuhan. Bukankah dua ayat ini berlawanan? Yang manakah yang benar di dua ayat ini?

B: Ya, saya mengakui memang tidak cocok.

A: Saya lanjutkan. Silahkan periksa lagi di kitab: “Kejadian pasal 32 ayat 30″.

B: Ya, di sini menyebutkan: “Maka dinamai oleh Yakub akan tempat itu peniel karena katanya: “Sudah kulihat Allah muka dengan muka, maka nyawaku selamatlah”.

A: Perhatikan: Di satu ayat menyebutkan, tidak seorang pun melihat Tuhan, melainkan Yesus. Di ayat yang lain menyebutkan bahwa Ibrahim melihat Tuhan. Di ayat yang lain lagi ada menyebutkan Yakub melihat Tuhan, malah bertemu muka dengan muka. Yang manakah yang benar di antara tiga ayat tersebut? Mustahillah benar semuanya, karena jelas sekali susunan ayatnya yang nyata-nyata mengandung ayat yang berselisih antara yang baru dengan yang lain. Kalau dikatakan salah satu daripada ayat-ayat itu yang benar, maka yang dua ayat tentunya salah semuanya. Pantaskah suatu kitab suci mengandung ayat yang salah? Dan kalau dikatakan salah semuanya, maka apakah kitab itu dapat dipertahankan kesuciannya, kalau ayat-ayatnya terdapat berlawanan?

B: Ya, saya mengakui ayat-ayat tersebut tidak cocok antara yang satu dengan yang lain.

A: Pengakuan Saudara itu memang penting, tetapi lebih utama kalau diikuti dengan kesadaran.

B: Saya harap tunjukkan lagi ayat-ayat di Kitab Injil yang berselisih.

Siapa Raja Hamat? Toi, Tohu atau Tou?
A: Baiklah, silahkan periksa di kitab Samuel yang ke-II pasal 8 ayat 9, 10.

B: Di pasal dan ayat ini menyebutkan: “Bermula, maka setelah kedengaranlah kabar kepada TOI, raja Hamat, mengatakan Daud sudah mengalahkan segenap balatentara Hadar Ezar, disuruhkan TOI akan YORAM anaknya menghadap raja Daud akan bertanyakan selamat baginda dan menyampaikan berkat selamat kepada baginda … “.

A: Cukup dibaca sampai di situ, bagaimana menurut pendapat Saudara maksud ayat itu, siapakah nama raja Hamat?

B: Menurut ayat ini, raja Hamat bernama “Toi”

A: Sekarang silahkan periksa kitab: “Tawarikh yang pertama” pasal 18 ayat 9.

B: Di sini menyebutkan: “Hatta apabila kedengaranlah kabar kepada TOHU, raja Hamat, mengatakan Daud sudah mengalahkan segenap balatentara Hadar Ezar raja Zoba itu”.

A: Di ayat ini, siapakah nama raja Hamat?

B: Menurut ayat ini, nama raja Hamat ialah “Tohu”.

A: Nah, perhatikanlah: Di suatu ayat menyebutkan nama Raja Hamat ialah “Toi” sedangkan di ayat lain menyebutkan “Tohu”. Yang manakah namanya benar Tohukah atau Toi?

B: Ya, namanya memang berselisih. Akan tetapi hanya selisih tentang nama saja. Jadi hanya perselisihan yang kecil saja.

A: Kalau kesalahan dari manusia biasa, tentu kita tidak keberatan, akan tetapi ini adalah kesalahan “Wahyu” atau “Ilham”.

B: Betul juga pendapat Bapak, Ini adalah kesalahan wahyu atau ilham. Mustahil wahyu atau ilham dari Tuhan terdapat kesalahan walaupun kesalahan yang sedikit dan sekecil-kecilnya.

(pada halaman ini terdapat footnote: Al Kitab edisi 1994, kata Tohu diganti Tou. Mungkin pada tahun berikutnya kata Tou akan diganti dengan Toi)

Siapa Anak Raja Hamat? Yoram atau Hadoram?
A: Bukan itu saja, Silahkan periksa lagi kitab Samuel yang kedua pasal 8 ayat 9 dan 10.

B: Di sini menyebutkan: “Bermula, maka setelah kedengaranlah kabar kepada TOI, raja Hamat, mengatakan Daud sudah mengalahkan segenap balatentara Hadar Ezar, disuruhkan TOI akan YORAM anaknya menghadap raja Daud …”

A: Cukup dibaca sampai di situ dulu, di ayat itu ada tersebut seseorang bernama Yoram, siapakah Yoram menurut ayat tersebut?

B: Menurut ayat tersebut Yoram itu anaknya Toi, raja Hamat.

A: Betul, sekarang lanjutkan periksa di kitab: Tawarikh yang pertama pasal 18 ayat 9 dan 10.

B: Di sini ada menyebutkan: “Hatta apabila kedengaranlah kabar kepada TOHU, raja Hamat, mengatakan Daud sudah mengalahkan segenap balatentara Hadar Ezar raja Zoba itu. Disuruhnyalah Hadoram puteranya pergi menghadap baginda raja Daud … “.

A: Cukup dibaca sampai di situ. Di ayat itu ada disebutkan seorang bernama Hadoram, Siapakah Hadoram itu menurut susunan ayat tersebut?

B: Menurut susunan ayat tersebut, orang yang bernama Hadoram itu adalah anak Tohu, raja Hamat.

A: Buktikan, di satu ayat menyebutkan bahwa Yoram itu anaknya Toi, sedangkan di ayat lain menyebutkan anaknya Toi itu bukan Yoram, melainkan Hadoram.

B: Saya tidak tahu.

A: Saya bertanya bukan tentang tahu atau tidaknya, melainkan tentang kebenaran di dua ayat itu.

B: Saya tidak tahu yang mana yang benar.

A: Bukan Saudara saja yang tidak mengetahui kebenarannya, malah yang menulis ayat itu pun tidak bisa menunjukkan yang tepat tentang kebenaran nama anaknya Toi itu; padahal yang dinamakan kitab suci pasti benar isinya, bersih dari segala macam kesalahan, sampai kepada kesalahan yang sekecil-kecilnya, sesuai dengan pengakuan Saudara tadi.

B: Mestinya begitu.

Negeri Mana yang Banyak Tembaganya?
“Betach dan Berotai” atau “Tibchat dan Chun”?
A: Tetapi kenyataannya tidak begitu. Buktinya, silahkan Saudara periksa lagi di kitab Samuel ke II pasal 8 ayat 8.

B: Baik, di pasal dan ayat ini menyebutkan: “Maka dari dalam Betach dan dari dalam Berotai, dua buah negeri Hadar Ezar, diambil raja Daud akan banyak Tembaga.

A: Bagaimana maksud ayat ini menurut tafsiran Saudara?

B: Maksudnya ialah raja Daud mengambil banyak tembaga dari dua tempat bernama Betach dan Berotai.

A: Silahkan periksa di Kitab Tawarich yang pertama pasal 18 ayat 8.

B: Baik di sini ada menyebutkan: “Maka dari dalam Tibchat dan dari dalam Chun, negeri Hadar Ezar itu diambil Daud amat banyak tembaga.

A: Buktikan di satu ayat menyebutkan dua tempat yang diambil tembaganya oleh Daud ialah Betach dan Berotai, sedangkan di ayat lain menyebutkan dua tempat itu ialah Tibchat dan Chun. Di dua ayat itu tempat manakah yang sebenarnya diambil tembaganya oleh Daud? Kalau betul Kitab Injil itu mestinya suci daripada kesalahan dan perselisihan atau berlawanan tentang ayat-ayatnya.

B: Betul, dua ayat ini memang tidak cocok, yang satu dengan yang lain bertentangan.

A: Apakah Saudara masih memerlukan lagi ayat-ayat yang berlawanan di dalam Bibel?

B: Saya merasa beruntung kalau Bapak masih bersedia menunjukkan demi untuk meningkatkan kesadaran saya.

Berapa Umur Raja Ahazia Pada Masa Ia Naik Tahta?
22 tahun atau 42 tahun?
A: Baiklah saya ikuti kehendak saudara. Silahkan periksa lagi di Kitab Raja-raja kedua pasal 8 ayat 26.

B: Baik, di pasal dan ayat ini menyebutkan: “Adapun umur raja Ahazia pada masa ia naik raja itu dua puluh dua tahun, maka kerajaanlah ia Jerusalem setahun lamanya, adapun nama bunda-bunda baginda itu Atalia anak Omri raja orang Israil”.

A: Menurut susunan ayat ini, berapakah umur raja Ahazia pada waktu ia menjadi raja?

B: Berdasarkan ayat ini diwaktu umur 22 tahun.

A: Silahkan Saudara periksa lagi di kitab: Tawarikh ke II pasal 22 ayat 2.

B: Di pasal dan ayat ini menyebutkan: “Adapun pada masa ia naik raja itu empat puluh dua tahun, dan kerajaanlah ia di Jerusalem setahun lamanya, maka nama bunda baginda itu Atalia anak Omri”.

A: Di ayat ini menyebutkan berapakah umur Ahazia diwaktu menjadi raja?

B: Di ayat ini menyebutkan diwaktu berumur 42 tahun.

A: Nah, di dua ayat ini yang manakah yang benar? di waktu berumur 22 tahunkah atau berumur 42 tahun? Di satu ayat menyebutkan Ahazia menjadi raja di waktu berumur 22 tahun, dan di ayat yang lain menyebutkan pada waktu berumur 42 tahun. Bukankah ini menunjukkan perselisihan yang menyolok sekali di Kitab Injil yang dikatakan suci itu?

B: Ya, perselisihan di dua ayat ini tak dapat dipungkiri lagi.

Raja Jerusalem: Jehojachin atau Jojachin?
Memerintah selama 3 bulan 10 hari atau 3 tahun?
Lihat juga Catatan Kaki di Al-Kitab
A: Supaya makin bertambah tak dapat dipungkiri lagi oleh Saudara tentang ayat-ayat yang berlawanan di Kitab Bibel itu. Silahkan Saudara periksa lagi di kitab Raja-raja II pasal 24 ayat 8.

B: Baik, di sini ada menyebutkan: “Jojachin pada masa ia naik raja itu delapan belas tahun, maka kerajaanlah ia di Jerusalem tiga tahun lamanya dan nama bunda baginda itu Nehusta anak Elmatan dari Jerusalem”.

A: Siapakah nama raja di ayat ini?

B: Namanya Jojachin.

A: Silahkan Saudara periksa di kitab: Tawarikh yang kedua pasal 36 ayat 9.

B: Di sini ada menyebutkan: “Adapun umur Jehojachin pada masa ia naik raja itu delapan belas tahun, maka kerajaanlah ia di Jerusalem tiga bulan dan sepuluh hari lamanya, maka diperbuatnya barang yang jahat kepada pemandangan Tuhan”.

A: Buktikan perselisihan yang menyolok pada dua ayat ini; di satu ayat menyebutkan Jojachin dan di ayat yang lain menyebutkan Jehojachin. Selanjutnya di satu ayat menyebutkan kerajaan Jojachin di Jerusalem tiga tahun lamanya dan di ayat yang lain menyebutkan 3 bulan 10 hari. Yang manakah yang benar di dua ayat ini, Jojachinkah atau Jehojachin, dan kerajaan Jerusalem selama 3 tahunkah atau 3 bulan 10 hari? Harap Saudara periksa lagi dengan teliti susunan dua ayat yang Saudara baca tadi.

B: Betul, memang tidak cocok antara dua ayat ini.

Catatan kaki: Al Kitab yang diterbitkan tahun 1994, Kata “Yehoyakhin” diganti dengan “Yoyakhin” dan di Alkitab edisi tahun 1994, kata “tiga tahun” diganti “tiga bulan”.

A: Aneh, lagi-lagi tidak cocok dan memang tidak cocok.

B: Memang mustahil di kitab suci mengandung ayat-ayat yang berlawanan antara yang satu dengan yang lain.

Pahlawan yang Mengiringi Daud:
Nama: Josech Basjebet bin Tachkemoni atau Yasobam bin Hachmoni?
Jabatan: Kepala Segala Penghulu atau Kepala dari Orang Tiga Puluh?
Jumlah Orang yang Ditikamnya dalam Sekali Berperang: 800 atau 300 orang?
A: Supaya lebih nyata kemustahilannya, teruskan Saudara periksa di kitab Saul yang kedua pasal 23 ayat 8.

B: Di ayat ini tersusun sebagai berikut: “Bermula, maka inikah nama segala pahlawan yang mengiringi Daud, Josech Basjebet bin Tachkemoni, kepala segala penghulu iapun bergelar penyucuk dan penikam lembing, sebab ditikamnya akan kedelapan ratus orang dalam sekali saja berperang”.

A: Berdasarkan ayat ini saya ingin bertanya pada Saudara: “Siapakah nama pahlawan yang mengiringi Daud menurut ayat ini?

B: Namanya Josech Basjebet bin Tachkemoni.

A: Menjabat apakah ia?

B: Kepala segala penghulu.

A: Berapa orangkah yang ditikamnya dalam sekali berperang?

B: Delapan ratus orang.

A: Kalau begitu, silahkan Saudara periksa di Kitab Tawarikh yang pertama pasal 11 ayat 11.

B: Di ayat ini susunan kalimatnya seperti berikut: “Maka inilah bilangan segala pahlawan yang mengiringi Daud, Yasobam bin Hachmoni, kepala orang tiga puluh, yang melayangkan lembingnya kepada orang tiga ratus, ditikamnya akan mereka itu sekalian dalam sekali berperang”.

A: Berdasarkan ayat ini saya ingin bertanya pada Saudara: “Siapakah nama pahlawan yang mengiringi Daud menurut ayat ini?

B: Namanya Yasobam bin Hachmoni.

A: Menjabat apakah ia?

B: Kepala dari orang tiga puluh.

A: Berapa orangkah yang ditikamnya dalam sekali berperang?

B: Sebanyak Tiga ratus orang.

A: Cocokkan dua ayat ini antara yang satu dengan yang lain?

B: Terlalu tidak cocok malah dalam dua ayat ini terdapat 3 macam selisih yang jelas sekali.

A: Memang. Di satu ayat menyebutkan pahlawan yang mengiringi Daud bernama Josech Basjebet bin Tachkemoni dan di ayat yang lain bernama Yasobam bin Hachmoni. Di ayat ini pun menyebutkan kepala orang tiga puluh. Di ayat itu pun ada menyebutkan lagi Menikam 800 (delapan ratus) orang dalam sekali berperang dan di ayat yang lain menyebutkan menikam 300 (tiga ratus) orang dalam sekali berperang.

B: Intermezzo sedikit pak Kyai.

A: Ya, boleh intermezzo jenis apa?

B: Saya merasa sungguh kagum, karena Bapak Kyai hapal di luar kepala tentang ayat-ayat Bibel. Padahal kalau tidak salah ayat-ayat di Kitab Bibel itu ada ribuan. Dengan cara bagaimana Bapak menghafalnya?

A: Lain waktu saya bisa terangkan pada Saudara.

B: Menghafalkannya saja tentu amat berat, yang betul-betul mengherankan saya, dapat Bapak menunjukkan dengan tepat letaknya ayat-ayat di Bibel dan tambah mengherankan lagi hafalnya ayat-ayat Bibel yang berlawanan antara satu dengan yang lain. Baik tentang nama-nama suratnya, pasalnya, maupun ayat-ayatnya, kesemuanya dengan tepat sekali Bapak menunjukkannya. Betul saya bertanya; malah di antara saudara-saudara yang hadir kemarin malam ada yang membisikkan pada telinga saya, memberikan dorongan supaya menanyakan kepada Bapak.

A: Supaya tidak banyak makan waktu, saya jawab dengan singkat saja, saya kalau menghafalkan sesuatu tidak hanya menggunakan alat pancaindera lahir (sensus exterior) semata-mata, akan tetapi juga alat-alat pancaindera bathin (sensus interior). Keterangan mengenai soal ini cukup panjang, membutuhkan antara dan waktu tersendiri. Kalau Saudara ada hasrat, lain waktu akan saya jelaskan.

B: Baiklah kalu begitu, sekarang kita lanjutkan.

A: Sebagai bukti, bahwa alat pancaindera bathin itu dapat menembus, maka saya tembuskan pandangan bathin saya ke dalam Kitab Bibel, untuk saya tunjukkan lagi pada Saudara ayat-ayat di Bibel yang berlawanan.

B: Terima kasih.

Siapakah yang Mengajak Daud Membilang dan Melawan Orang Israil?
Tuhan atau Syetan?
A: Silahkan Saudara periksa lagi di kitab Samuel yang kedua pasal 24 ayat 1.

B: Di pasal dan ayat ini ada menyebutkan: “Bermula maka kembali pula bangkitlah murka Tuhan akan orang Israil, diajaknya Daud akan lawan mereka itu katanya: Bilangkanlah olehmu akan orang Israil dan akan orang Jehuda”.

A: Menurut ayat ini, siapakah yang mengajak Daud membilang dan melawan orang Israil?

B: Menurut susunan ayat ini yang mengajak Daud ialah Tuhan.

A: Betul, sekarang silahkan Saudara periksa di kitab Tawarikh yang pertama pasal 21 ayat 1.

B: Baik, di pasal dan ayat ini ada menyebutkan: “Sebermula, maka pada masa itu, berbangkitlah syetan akan celaka orang Israil, diajaknya Daud supaya dia membilang banyak orang Israil”.

A: Menurut ayat ini siapakah yang mengajak Daud membilang orang Israil?

B: Berdasarkan ayat ini yang mengajak Daud, ialah Syetan.

A: Nah, perhatikan; di satu ayat menyebutkan yang mengajak Daud adalah Tuhan. Kemudian di satu ayat yang lain menyebutkan, yang mengajak Daud adalah Syetan. Yang manakah yang benar di antara dua ayat ini, Tuhankah atau syetan?

B: Ya, betul; ini adalah suatu perselisihan yang menyolok sekali.

A: Kalau demikian tentunya Saudara dapat membayangkan, apakah Bibel yang sekarang ini masih tetap dikatakan sucikah atau sudah dicampuri oleh tangan manusia?

B: Kalau sudah terang-terangan begini, tentunya sulit untuk dipertahankan kesuciannya.

A: Apakah Saudara masih belum merasa puas bukti-bukti yang saya tunjukkan tentang ayat-ayat Bibel yang berlawanan antara yang satu dengan yang lain itu?

B: Sudah cukup jelas.

A: Jangankan di kitab suci itu sampai terdapat beberapa ayat yang berlawanan malah satu ayat saja terdapat ayat yang berselisih dengan ayat lain, sudah cukup alasan untuk tidak dapatnya dipertahankan dan diyakinkan tentang kesuciannya.

B: Kalau begitu Kitab Bibel yang dianggap suci oleh penganutnya itu lantas bagaimana?

A: Sebetulnya pertanyaan Saudara itu harus dijawab oleh Saudara sendiri karena Saudara sendiri masih mempunyai kitab itu. Tetapi saya tolong menjawabnya. Setiap agama mempunyai kitab suci. Akan tetapi kalau di kitab sucinya itu ternyata terdapat beberapa ayatnya yang berselisih atau berlawanan dan tidak cocok antara yang satu dengan yang lain, apakah penganut-penganut agama itu masih berkeyakinan bahwa kitab sucinya itu tetap suci? Padahal yang dinamai kitab suci adalah wahyu, ilham dari Tuhan. Mustahil sekali kalau wahyu Tuhan itu tidak cocok. Di satu ayat Tuhan berkata YA lalu di ayat yang lain lagi menyatakan TIDAK. Di satu ayat Tuhan berkata “A” lalu di ayat lain Tuhan berkata lagi bukan “A” tetapi “B”. Kalau sampai terjadi demikian, tidak mustahil bahwa tangan manusia sudah ikut campur di dalamnya.

B: Betul begitu, tetapi maaf, kalau Bapak tidak berkeberatan, saya minta lagi.

A: Minta yang mana lagi yang dimaksudkan oleh Saudara?

B: Minta satu ayat lagi yang berselisih di Bibel.

A: Agaknya Saudara akan menguji saya tentang Bibel?

B: Tidak, betul-betul tidak. Hanya minta satu saja. Betul-betul saya hanya minta satu ayat saja lagi.

A: Saudara minta satu ayat lagi atau lebih, saya bisa tunjukkan. Tetapi waktunya sudah jauh malah. Kecuali kalau Saudara suka menerima sampai pagi.

B: Tidak, betul-betul hanya minta satu ayat lagi. Setelah itu kita lanjutkan pasal-pasal yang lain.

YANG HADIR: Teruskan sampai waktu subuh, kita setuju dan akan tetap tenang.

Peperangan Daud:
Berapa Kereta Kuda yang Dibinasakan? 700 (tujuh ratus) atau 7.000 (tujuh ribu)?
Jumlah 40.000 yang Dibinasakan: Orang Berkuda atau Orang Berjalan Kaki?
Siapa Nama Panglima yang Dibunuh Daud? Sobach atau Sofach?
A: Baiklah saya penuhi pengharapan Saudara Antonius. Silahkan Saudara periksa di kitab Samuel yang kedua pasal 10 ayat 18.

B: Baik, di pasal dan ayat ini ada menyebutkan: “Tetapi kemudian, larilah segala orang syam itu dari hadapan orang Israil, maka daripada orang Syam itu dibinasakan Daud tujuh ratus ekor kuda kereta dan empat puluh ribu orang berkuda, tambahan pula dikalahkannya Sobach, panglima perang mereka itu, sehingga matilah ia di sana … ”

A: Cukup dibaca sampai di situ dulu, saya akan bertanya pada Saudara, di ayat ini ada berapakah jumlahnya kuda kereta yang dibinasakan oleh Daud?

B: Di ayat ini menyebutkan 700 (tujuh ratus) banyaknya yang dibinasakan oleh Daud.

A: Di ayat itu juga ada berapakah jumlahnya orang berkuda yang dibinasakan oleh Daud?

B: Menurut ayat ini ada 40.000 (empat puluh ribu) orang berkuda yang dibinasakan oleh Daud.

A: Dan di ayat itu juga, siapakah namanya panglima perang yang dibunuh?

B: Menurut ayat ini panglima perang yang dibunuh bernama Sobach.

A: Betulkah semuanya itu? Silahkan periksa lagi.

B: Betul demikian jawaban-jawaban saya berdasarkan ayat ini.

A: Kalau begitu silahkan Saudara periksa di Kitab Tawarikh yang pertama pasal 19 ayat 18.

B: Di sini ada menyebutkan: “Maka larilah segala orang Syam dari hadapan orang Israil, maka dibinasakan Daud daripada orang Syam itu tujuh ribu ekor kuda kereta, dan empat puluh ribu orang yang berjalan kaki, tambahan pula dibunuhnya Sofach panglima perang itu … ”

A: Saya akan bertanya; Ada berapakah jumlah kuda kereta yang dibinasakan oleh Daud menurut ayat ini?

B: Menurut ayat ini, menyebutkan ada 7000 (tujuh ribu).

A: Di ayat ini juga yang dibinasakan oleh Daud apakah 40.000 orang yang berkuda atau 40.000 orang yang berjalan kaki?

B: Di ayat ini yang dibinasakan oleh Daud ada menyebutkan 40.000 yang berjalan kaki, bukan orang berkuda.

A: Pun di ayat ini juga, disebutkan siapakah namanya panglima perang, apakah bernama Sobach-kah atau Sofach?

B: Di ayat ini disebutkan bernama Sofach.

A: Coba Saudara perhatikan dengan seksama perselisihan di dua ayat ini. Satu ayat saja sudah terdapat 3 macam selisih.
Di kitab Samuel yang kedua pasal 10 ayat 18 menyebutkan; yang dibinasakan oleh Daud sebanyak 700 (tujuh ratus) kuda kereta, sedangkan di kitab Tawarikh yang pertama pasal 19 ayat 18 menyebutkan 7.000 (tujuh ribu) kuda kereta. Yang manakah yang benar di dua ayat itu?
Di kitab Samuel yang kedua itu juga ada menyebutkan 40.000 (empat puluh ribu) orang berkuda, sedangkan di kitab Tawarikh I, 40.000 orang berjalan kaki. Yang manakah yang benar, 40.000 orang berkudakah yang dibinasakan oleh Daud atau 40.000 orang berjalan kaki?
Di kitab Samuel yang kedua itu juga ada menyebutkan panglima perangnya bernama Sobach sedangkan di Kitab Tawarikh yang pertama menyebutkan panglimanya bernama Sofach. Yang manakah yang benar, Sobach-kah atau bernama Sofach?

B: Sudah cukup puas; saya sudah menyadari dan saya sudah mulai insyaf.

A: Mulai sadar dan insyaf yang bagaimana yang Saudara maksudkan?

B: Jiwa dan kesadaran saya mulai terbuka. Besok malam saya akan lukiskan kandungan hati saya, setelah saya menerima jawaban-jawaban pertanyaan-pertanyaan saya yang lain pada Bapak.

A: Baiklah saya persilahkan.

B: Apakah sebabnya orang-orang pandai (sarjana) di negeri Barat banyak yang memeluk agama Kristen? Kalau agama Islam suatu agama yang benar dan ajaran-ajarannya sesuai dengan Ilmu pengetahuan modern, tentunya mereka masuk Islam.

A: Sebelum saya memberikan jawaban, saya akan bertanya, Saudara sendiri termasuk sarjana. Mengapa Saudara memeluk (tertarik pada, red) agama Islam?

B: Ya, karena hasil diskusi ini yang membawa saya lebih menyelami dan memilih ajaran-ajaran agama Islam.

A: Sekiranya tanpa diskusi yang menghasilkan tambahnya meneliti ajaran-ajaran Islam, apakah mungkin Saudara menjadi pemeluk agama Islam yang sadar?

B: Menurut pikiran saya tidak mungkin.

A: Orang-orang di negeri barat yang Saudara sebut itu sekiranya seperti Saudara pula dalam menganut suatu agama.

B: Ya, betul.

A: Memang betul, karena di zaman ini dari mereka ada banyak yang sudah memeluk agama Islam atas hasil penyelidikan dan penelitian yang mendalam.

B: Akan tetapi ada orang-orang Islam yang berpindah agama menjadi pemeluk agama Kristen.

A: Dari manakah Saudara ketahui?

B: Di negeri kita sendiri. Buktinya dengan bertambahnya pembangunan Gereja, sekolah Kristen nampaknya sementara senantiasa bertambah jumlahnya.

A: Apakah orang-orang Islam yang masuk agama Kristen itu terdiri dari sarjana-sarjana Islam?

B: Saya tidak mengetahuinya, hanya dari kata-kata saja. Akan tetapi saya sendiri sampai saat ini belum menemukan malah belum mendengar sarjana-sarjana Islam masuk Kristen.

A: Kalau begitu orang-orang Islam di Indonesia yang berpindah agama bukan dari hasil penelitian; jadi masuknya bukan karena keyakinannya.

B: Mengapa Bapak berpendapat demikian?

A: Saudara membuktikan sendiri bahwa orang-orang Islam di Indonesia ada banyak sekali, yang miskin, melarat dan menderita dalam hidupnya. Mereka butuh uang, makan, pakaian dan obat-obatan, Kesempatan ini dipergunakan oleh beberapa orang penganut Kristen untuk mempengaruhi mereka dengan jalan membagi-bagikan makanan, pakaian, obat-obatan dan lainnya kalau tidak keliru.

B: Ya, saya pernah baca di majalah Kiblat.

A: Di zaman ini ada beberapa orang di negeri barat yang mulanya beragama Kristen setelah menyelidiki dan meneliti ajaran-ajaran Islam, yang menunjukkan kebenaran ajaran Islam mereka berterusterang berpindah menjadi penganut Islam; mereka itu golongan sarjana, malah di antaranya terdapat pendeta Kristen yang menjadi pemeluk agama Islam.

B: Betul, saya sendiri pernah membaca di Majalah Kiblat.

A: Jadi sudah jelas, bahwa orang-orang di negeri yang beragama Kristen lalu berpindah menjadi pemeluk Islam disebabkan dari hasil penelitiannya tentang kebenaran ajaran-ajaran Islam, umumnya orang-orang yang di negeri barat kalau melakukan sesuatu penelitian dan penyelidikan menggunakan kecerdasan otaknya secara ilmiah. Mereka menjadi penganut Islam dengan kesadaran dan keyakinannya.

B: saya menerima keterangan Bapak.

A: Sedangkan orang-orang Islam di Indonesia yang berpindah agama menjadi pemeluk agama Kristen umumnya bukan dari hasil penyelidikan dan penelitiannya yang tentunya bukan di atas dasar kesadaran dan keyakinannya, melainkan karena perut lapar, karena hidupnya yang Senin Kamis, butuh makan, uang, pakaian, maupun obat-obatan. Dengan keterangan saya ini Saudara bia bandingkan sendiri sebab musababnya orang-orang Kristen di negeri Barat yang masuk Islam dan orang-orang Islam di Indonesia yang masuk agama Kristen.

B: Tetapi tentu ada juga orang-orang Indonesia yang tidak miskin masuk agama Kristen.

A: Tetapi tentu itu umumnya bukan berasal dari penganut agama Islam, mungkin dari agama yang lain lagi. Jadi masih ada yang akan ditanyakan lagi.

B: Ya, sedikit, besok malam saja. Sekarang sudah jauh malam.

A: Baiklah, besok malam, agar lebih sempurna.

Setelah saya membaca ulasan2 diatas, memang beda sekali ulasan dari saudara kristiani dengan saudara muslim (tidak semua sih), saudara kristiani berkomentar tidak menghujat, tidak menghakimi ataupun mencari kesalahan agama lain, ini 180 derajat berbeda dengan saudara muslim yang mencari2 kesalahan, yang selalu merasa agamaku yang paling benar. Bukankah itu simbol ketidak percayaan diri terhadap agamanya ? Ayo berlomba-lomba menunjukan kebaikan, baik dari sikap, perkataan maupun perbuatan itu merupakan cermin AGAMAKU.

Assalamualaikum wbt dan salam sejahtera buat saudara-saudara sekalian.

Saya sebagai seorang muslim bertanggungjawab atas ucapan saya, sama ada yang mauhupun yang buruk.

Jujurnya apa yang saya ketengahkan bukan menghina Kristian atau mencari kesalahan, tapi itu keikhlasan yang saya temui.

Jujur di dalam Al-Quran Allah swt menegaskan supaya orang Islam menghormati orang lain dan di antara orang Nasrani itu ada yang baik-baik.

Jika kita sebagai MANUSIA berlaku BAIK tapi diluar SYARIAT Allah swt maka tiada guna, sebab itu apa yang saya kongsi supaya anda mengkaji setiap fasal didalam Injil dan membuat satu kelompok perbincangan.

Saya bukan mahu supaya orang Kristian dan Islam bertambah PERMUSUHAN tapi di dalam Al-Quran Allah swt menegaskan ajaklah saudara-saudara mu supya mengenal Allah swt.

Saya nak kongsi dengan anda cerita tentang BAIK.

Macam mana dikatakan BAIK?

Adakah yang ORANG BAIK itu bererti orang yang BERCAKAP LEMAH LEMBUT, DUDUK SOPAN, MENOLONG dengan SUKARELA?

Atau PATUTKAH kita menganggap orang yang BERCAKAP agak kasar dikatakan JAHAT?

Perhatikan.

Berapa ramai orang hari ni talam 2 muka! PENJUAL DADAH, PEROGOL, PEMBUNUh semuanya bermuka manis dan pakai baju KOT lagi (bergantung pada situasi dan kesesuaian)!

Orang main music Rock, Hardcore atau apa-apa saja yang kelihatannya kasar dan buas, belum tentu hatinya seperti apa yang di tampilkannya, cuma yang menjadi masalah ialah seseorang yang agak kasar dan berpakaian tak senonoh sudah melanggar HUKUM SYARAK.

Tapi orang yang bercakap sopan, lemah lembut padahal LEBIH BESAR FITNAHNYA lagi tidak berguna!

Zahir tidak akan mencermin kebaikan seseorang TAPI baik apabila hati kita sanggup menerima beban yang diberikan dengan hati yang tulus ihlas, dan semuanya kerana Allah swt.

Baik juga apa-apa yang dibataskan oleh Al-Quran dan sunnah nabiNya. kerana keimanan orang Islam adalah Al-Quran yang percaya kepada 25 Rasul (yang diwajibkan ambiltahu) Utusan Allah swt.

Tidak menambah atau mengurangi apa yang sudah ditetapkan Allah swt.

Tetapi sifat semulajadi manusia SUKA MENENTANG dan MENGANGGAP Allah akan mengampuninya walaupun dia buat kesalahan! Memang benar tetapi tak sebegitu mudah kerana Allah swt tegas dengan undang-undangnya.

Begitu juga apabila Allah swt menegaskan didalam Al-Quran supaya umat manusia melihat segala apa yang diciptakannya, dan mengkaji sepuashati manusia kalau-kalau ada yang tidak seimbang termasuk penciptaan langit dan bumi secara detail, penciptaan Nabi Adam secara detail.

Semua ini bukan permainan, dan sebagai manusia seluruhnya kita belajar dan lihat semua ini. Saya BUKAN mengajak anda orang KRISTIAN supaya MASUK ISLAM. tapi apa yang saya harapkan kajian dan perbincangan dari anda termasuk anda MESTI bertanya kepada PADERI, PENDETA mengikut gGereja masing-masing.

Semoga apa yang saya kongsi ini bukan menjadi JURANG antara ISLAM KRISTIAN tetapi adalah satu motivasi untuk manusia sarwajagat.

Wassalan dan salam damai untuk anda semua.

dear smua yg pernah nulis di blog ini

gini aja deh, daripada kt bertanya2 soal iman org kristen/katolik trus jadinya berdebat(org bertanya kan ga tahu, kok malah kesannya menguji?) mendingan kita pribadi percaya aja msg2 kitab sucinya sndri, ajaran agamanya msg2. krn hal ini mnrt saya ga bnr klo mentok2nya berdebat.kita semua otaknya ga bakalan mampu memikirkan Tritunggal itu(bagi anda yg bukan kristen), kita cuma manusia yg otaknya ga lebih bsr dr tbh kita…so kembali aja deh ke ajaran agamanya masing2, indonesia kan bukan negara 1 agama lho. banyak hal pntg yg masih perlu kt pkrkan drpd skdr berdebat soal agama
hidup rukun dan saling menghormati antar agama saya rasa lebih bijak krn saya mrasa org yg ada d blog ini pnt2 smua soal agama. saya pribadi ga th soal agama lain tll dalam
akhr kata, bagi tmn2 yg beragama muslim dgn rendah hati saya mw menyarankan boleh2 saja bertanya ini itu ttg kekristenan, tp jgn jadinya ada makian2(bkn smua yg muslim ada bbrp org)

salam damai bagi semua org yg baca comment ini
smoga kita semua mengerti dgn bnr n murni ttg “Kebenaran Sejati itu”, krn kita smua pgn masuk surga kan????

dear mas dewo

apakah ada perbedaan yg “mutlak”antara katolik dan protestan????
bgmn doktrin agama katolik mnrt mas???
trmaksh ats jwbnnya, saya sangat mengharapkannya

Tuhan Yesus Memberkati

@Dear damai (257)
Sekedar menyampaikan sedikit mengenai apa yang saya ketahui (maaf mas dewo…) mengenai gambara perbedaan antara katholik dengan protestan.

Pada awalnya kita semua adalah umat kristus yang disebut dengan katholik, perkembangan katholik ke seluruh dunia yang bercampur dengan tradisi budaya setempat maka ada yang bernama katholik roma, katholik orthodox, katholik orthodox syria dll. kita semua berdoa menurut tradisi katholik, katholik roma menyebar sampai ke daratan Eropa, dan pada akhirnya Gereja Katholik Roma mengambil keputusan untuk masuk dalam kancah politik dan pemerintahan, Kekuasaan Gereja yang terlalu jauh masuk dalam sistim seperti ini berakibat terjadinya penyelewengan dan berbagai penyimpangan oleh pemimpin-pemimpin gereja terhadap kebenaran kristiani, tetapi pada akhirnya Martin Luther ternyata masih memiliki hati nurani dan melakukan protes terhadap pemimpin2 gereja, dan pada akhirnya Martin luther memisahkan diri dari gereja katholik dengan membentuk gereja Protestan. Tradisi Ibadat gereja katholik yang tidak dipakai adalah Pengakuan dosa (ini adalah faktor utamanya dimana penyimpangan yang dilakukan oleh gereja katholik pada masa itu, para pemimpin2 gereja mengeluarkan semacam ‘voucher’ untuk pengakuan dosa, ini yang diprotes keras oleh Martin Luther), selain itu Martin Luther juga meniadakan Penghormatan terhadap Maria, dan Ritual doa tanda salib serta doa rosario (tasbih). Selain itu Gereja protestan memberikan ijin kepada Gembala gereja untuk meninggalkan kehidupan selebat yaitu boleh menikah bagi pemimpin Sidang/Pendeta, dan juga pemimpin gereja tidak selalu harus laki-laki.

Segera sesudah terjadinya peristiwa perpecahan gereja ini, Gereja mulai menyadari kesalahannya dan pada akhirnya Gereja mulai memutuskan untuk tidak lagi masuk dalam kancah pilitik yang rawan penyimpangan, dan sampai saat ini Gereja katholik Roma tetap akan memisahkan antara agama dengan kenegaraan, sampai kapanpun.

Perbedaan pengkhabaran Injil antara katholik dan Protestan adalah :

Protestan : Inti utama penyampaiannya adalah mengenai khabar baik, khabar sukacita setelah kebangkitan Yesus.

Katholik : Selain penyampaian khabar sukacita, Gereja juga ikut dalam penderitaan/sengsara Yesus, Peran Maria sebagai Wadah Firman dimana Firman Allah Nuzul dalam wujud manusia Yesus.
Itulah sebabnya di gereja katholik pada saat menjelang paskah masih dilakukan doa jalan salib, puasa 40 hari, pantang makan makanan yang bernyawa pada tiap hari jumat, pantang terhadap apapun yang membuat kita kecanduan, entah itu kecanduan sinetron, kecanduan malas, kecanduan marah, kecanduan curiga, kecanduan suka menuduh, kecanduan berpikir jorok, kecanduan begadang, kecanduan rokok, dan masih banyak lagi.
Demikian juga untuk mengawali setiap doa atau rasa syukur, tanda salib tetap diekspresikan.

Satu hal yang perlu saya sampaikan, saya sempat membaca bahwa pada akhir kehidupannya kalau tidak salah ingat, Martin Luther pun juga sempat menyesali tindakannya yang memisahkan diri dari gereja Katholik dan memakai tanda salib di awal doanya.

Salam damai, Tuhan memberkati.

Dear yoseph henry..

Sebelumnya saya mohon maaf bila nanti ada kata kata yang kurang berkenan dihati anda..kita hanya manusia biasa yang tdk lepas dari kesalahan,dan pasti banyak kekuranganya ,oleh karena itu kita dituntut menimba ilmu sebanyak banyaknya,sampai kita menemukan tujuan akhir hidup kita.
Sekian banyak bait bait dan argument,pencerahan,bantahan,yang sdr sdr sekalian tampilkan..belum juga membuahi hasil keputusan .maka itulah saya ambil hikmahnya dari blok ini dengan pemikiran yang enteng saja,karena dasarnya hanyalah karena prinsiple.Klau bicara soal prinsip sdh tidak pastilah tidak akan membuahkan hasil.
masalahnya yang di cari soal pandangan/prinsiple…bukan mencari bagaimana sih enaknya atau bagaimana sih yang seharusnya kita kerjakan biar nanti kita kita ini mati tidak dalam keraguan…kita mati dengan ketenangan dengan keiklasan…bukanjah kita sdh di berikan petunjuk jalan masing masing..?
Bukankah petunjuk petunjuk itulah yang sdr sdr sekalian jadikan modal untuk menghadapi peradilan akherat?…silahkan anda renungkan kembali…ilmu ilmu dasar seperti yg sdr sdr tampilkan tidaklah akan menjadikan sdr sekalian bertambah menemukan titik trang…?billa salah satu diantara pribadi pribadi anda tidak menerima atau memang kurang,kurang dan kurangg..yah itulah satu dari sifat manusia..kurang dan lupa…
kalau sdh kurang dia akan mencari,,tapi yang dicari tidak pernah didapati..kalaupun dia lupa maka dia bingung, mau mencari kemana lagi…padahal yng dicari itu sebenarnya sdh ada disaat sdr sdr sekalian berorasi dan bernarasi berupa cukilan cukilan yang menjadi bahan percakapan itu.
Sdh saya kemukakan di komentar komentar lain bahwa saya di form ini sebagai pemirsa sebagai pendamping..dan tidak akan mencampuri karena sana bantah disitu bantah ini.Dan aya juga minta maaf kpd sdr Dewo pemilik blok ini..kalau bisa coba tampilkan sekenerio yang mudah di tangkap mudah di cerna dengan akal sehat lagi logis..
Saya lihat sepanjang alur perdebatan di form ini tidak ada satupun yang ingin atau berminat menampilkan tentang….

NERAKA
SIDANG PERADILAN AKHERAT

ganbaranya kita samakan saja seolah olah seperti di sidang sidang di dunia…aya rasa sama kok malah lebih adil dan siapa siapa yang berperan menjadi Hakim ketua, menjadi penuntut hukum,menjadi pembela, menjadi saksi,menjadi jaksa,dan menjadi penuntut umum /pengunjung.

Coba tampilkan agar komentator komentator yang ada di form ini sedikit tersenyum..terasa ada hiburanya…tidak menjadi tegang strengh..ntar malah radikal..tidak baek…

oke saya kembalikan ke nara sumber silahkan untuk menampilakan hasil tesis tesis dan laporan sekripsinya…waktu dan tempat saya pesilahkan…silahkan membawa perkara perdatanya..

Pengunjung diharapkan tenang demi kelancaran jalanya persidangan…silahkan..

@ Yoseph Henri,

Apakah itu berarti protetan juga mengimani tri tunggal maha kudus ?

Salam Damai.

Assalalmuallaikkum…sdr fery & ahmad..
dan Yoseph henry..crist…
Sebelum ini saya mohon maaf nih…sekedar tambahan mungkin bisa dijadikan…sambung rasa…biasanya kalau ada seseorang yang keluar dari garis dewan gereja istilahnya dia tidak memiliki otoritas di dewaan gereja…itu memiliki permasalahan keraguan keraguannya tentang ketuhanan yesus…dan tritunggalnya.
Ada yang tidak sepaham dengan ajaran ajaran phaulus…coba di kembangkan lagi.saya tidak cukup akses dalam soal ini..kalau cuma menampilkan injil yohanes 1:1-14 yohanes 10:30 markus 24:25
kisah para rasul 22:23

——————–22:26

markus 13:32
mathius 24:36..
maaf saya tidak tampilkan bunyi ayatnya…terlalu banyak sih ini cuma sedikit aja…yg bisa saya hapal..

Mohon saya dijelaskan kenapa ada perbedaan mengenai phaulus itu… kemudian mengapa kawan kawanku yang kristian kebetulan saya tamatan SMA yosudarso itu kadang kadang gak mau mendengarkan pelajaran disaat pelajaran kristen..kawan kawanku pada keluar cuma sbagian saja yang mau ikut.kalau saya sih muslim gak jadi masalah…nah yang jadi soal sepertinya ada ketidak cocokan paham..saya mohon dijelaskan.

Ataukah ada kesalahan disaat penyusunan mushaf bibel..?ataukah Alkitabnya yang berbeda masa..?sehinnga harus ada PL/PB..?

Kawan kawanku yang muslim sering kali bertanya tanya yang menyusun alkitab vs bibel itu siapa dahuku kalanya?
terus silsilah para penulis itu dari kalangan siapa..?masih ada kaitanya dengan keturunan kerabat nabi atau bukan?…karena bukan tidak mungkinlah terjadi kejanggalan kejanggalan sehingga pemahaman dan penyerapan ilmunya tidak sampai pada ahkir kesepakatan.
Sedangkan di dlm penyusunan Alquran..mulai dari sejarah Muhamad sampai keturunan kerabat anak cucu cicit sampai kekkalifahan .penyusun penysun Firman Allah,Sabda nabi sampai murid muridnya.sahabad sahabad terdekatnya .yang hingga kini kita sebut alim ulama,syeikh,kyai,para penceramah mubligh,santri santri.. itu ketahuan..dan bisa di ketahui .jadi setiap tindakan ada konstitusionalnya..bukan mencari cari data..lalu di klarifikasikan dengan sejarah dlm alkitab..padahal kan manusianya sdh mati 300 tahun setelah wafatnya yesus..jadi tidak pelakk lagi ada yang lupa ..samar samar..begitu..?kah?

mohon saya diberi masukan..inipenting buat saya..malah kalau tidak salah dengar mereka yang keluar dari ajaran phaulus lebih suka lari ke islam..dan meneruskan ajaran taurotnya..sebagai penerus alkitab..karena mereka merasa injil sdh tidak lagi berwibawa hanya karena murid murid yang mengembangkan menurut pikiranya sendiri..itu yg saya dapat dari kawan saat saya sekolah di yayasan kresten yosudarso.
Katanya si phaulus itu pernah bertaubat sampe 4 kali mnghadap yesus tapi gak pernah berhenti mengembangkan pikiranya malah semakin bertambah banyak dan pendukunganya pun sampai merajalela hingga saat ini.
itu katanya saya sendiri belum pernah baca katalog tentang para penulis 2 itu…dan saya belum dapat jawaban sama sekali..tentang
siapakah ..:

1.MARKUS
2.MATHIUS
3.LUKAS
4.YOHANES
5.GALATIAL
6.YEHYIEL
7 .dan istilah istilah korintus…kisah raja raja..kisa para rasul.

na rasul rasul dijaman Yesus itu apa perananya….setahu saya yang namanya rasul itu utusan langsung dari Tuhan/Allah/Bapa
kemudian turun lagi nabi yang tingkatanya dibawah rasul..

kenapa umatkristian nama nama tsb diatas kok dipanggil dengan julukan rasul..?
siapa yang menobatkannya…?kalau diantar beliau adayang mengaku telah membabtis Yesus sejak kecil usia 8 hari dan mengkhitannya..maka ilmunya lebih tibnggi dong..jadi ketuhanan Yesus itu..dimana letaknya..selain Mukzizat dan pewahyuan yang diterima oleh yesus itu sdh ada sejak Firman itu datang…sayangnya aku lama mencari akses..tapi gak papalah …dari pada gak tau sama sekali..
salam..

Dear Yoseph henry yang terksih..

Salam ikut gabung nih..tapi ilmu saya masih jauh ktinggal dibandingkan sdr ku henry,fery,ahmad,pandora..
Saya keturunan jawa madium bapak tiri saya dulu katholik roma..tapi aneh 100% aneh..ini bukan cerita ini serius mungkin suatu ilham atau ikut ikutan..dibilang ikut ikutan juga gak masalah lagian yang diikuti bukan kejahatan..
Saya tanya…kenapa si pak dulu mau masuk islam..apa gak dimarahin sama nenek,kakek..di jawa sana..?bapakku malah tersenyum ,ditanya malah senyum sih…?!! ya gimana gak senyum ternyata justru bapaku itu urutan yang 7 baru masuk islam..saudara saudara setingkatnya malah telah lebih dulu masuk islam..tinggal yang bungsu masih katholik..maklum wanita kurang kuat..masih lemah dan karena adat besannya/mertuanya yang taat dan fanatik dgn katholik ya gpp..
jadi memang begitulah saya sangat bahagia punya bapak tiri yang mau menerima islam dengan iklas tanpa paksa .bahkan bapaku sdh bisa sholat sebelum masuk islam arrtinya sdh terbiasa dengan pergaulan kakak kakanya yang sholat didepan matanya..saat berjemaah..waktu itu bapaku belum masuk islam..jadi apal semua rekaat rekaatnya.. cuma keislamanya saja belum syah..kalau cuma ideologi islam bapaku mmg sdh ada dasar..sama seperti tuan yoseph henry..
permasalahanya saya konfirmasi sama denga mas yoseph mencari kebenaran dari sejarah alkitab,perjanjian baru injil..sedangkan pembelanya/pembedanya adalah Alquran.Jadi keluarga bapakku itu juga lebih lengkap semua kitab suci punya..dan selalu dipilah pilah..diberi tanda tanda yang ayat ayatnya mengarah satu tujuan yaitu perintah Allah(ajaranNya)terutama perintahNya..
Saya sempat baca satu tumpukan alkitab wah buanyak banget ada pake bhs blanda,bhs itali,jawa inggil,inggris dan malaysia..banyak lagi cukilan cukilan karasulan…tetapi saya masih penasaran apa alasanya sampai seluruh keluarga bisa masuk islam total …bapakku cuma pernah bicara AKU TIDAK MAU MATI KONYOL.Tapi waktu itu ucapannya pelan pelan..mengisyaratkan ketakutanya akan kematian nanti.
Bukankah ada yesus sebagai juru selamat.bukankah org kristen katanya telah mendapat materai sebagai umatnya pasti masuk surga,,karena yesus adalah Tuhan yang memiliki kerajaan surga..
Iya kalau bener, lah kalau meleset apa gunanya Allah menurunkan injil…apa gunanya Allah menurunkan alkitab…terus harus menurunkan Alquran yang terakhir hingga saat ini terbukti tidak ada lagi kitab baru yang akan turun …kalau kata org kirsten bahwa Isa tidak pernah bicara bahwa tidak ada lagi seorang nabi yang akan turun menggantikanya..
Nyatanya ..meleset kan? masih ada kok..malah lebih panjang sejarahnya…dan sempurna..jadi siapa yang mau diikuti…?kalau semuanya dari Allah yang maha pencipta dan maha berkehendak.Allah memperingatkan dengan keras kepada kaum yahudi,nasrani dan para ahli kitab maksudnya ..bukan Allah mengatakan bahwa alkitab,injil ITU SDH TIDAK ASLI ATAU PALSU..TAPI mengancam pelaku pelaku itu…sehingga terjadi semacam ini nilah…ya kan..alasanya mencari kebenaran..keyakinan..kerancuan mana yang harus diikuti..ya kan..?kenapa ragu ragu…silahkan saja renungkan AZAB Allah itu pasti ada..tidak ada beda beda ini umat nasrani,yahudi,kresten n katholik,islam. semuanya di giring tempat suatu yang luas..tidak ada yang saling kenal…siapa kau siapa saya..
Nah…tetapi alquranpun penuh janji..penuh Janji dan Janji Allah tidak akan Meleset barang siapa yang berucap duakalimahsyahadat ,mendirikan sholat,menunaikan zakat.puasa dibulan ramadhon,naik haji jika ada waktu.Serta melaksanakanya ajaran tauhid dalam kehidupan sehari hari ditambah ilmu yang bermanfaat kepada masyarakat amal jariyah bagi yang banyak harta..silahkan..mumpung mas yoseph sdh ada bekal ilmu agama yang lumayan mantab..akan semakin mantab..cobalah saja dekati Tuhan itu dengan ketulus iklasan..insya Allah akan semakin sinar cahaya terang…dbukankah kita pada gak mau mati KONYOL..sia sia…kan..
Kembali lagi kepada sdr yang berhak memilih mau pilih manis di dunia atau manis di akherat.usia kita bukan semakin bertambah tetapi semakin berkurang..artinya semakin mendekati…ketuaan yang akhirnya..dead lines..malah kalau bisa mati muda..biar gak bertambah dosa..gitu..malah lebih beriman…pakailah prinsip orang akan tidak merasa takkut berbicara masalah kematian..tapi yang kurang beriman semakin meragukan kematianya dan selalu mencari cari kawan sebagai teman bersama dalam kematianya..mencari sekutu sekutu karena mereka takut mati dalam sesat..akhirnya sama sma mencari kawan yang sesat..bukan mencari yang diridhoi..ya kan..?ada bukti kok
Allah maha mengetahui segala rencana manusia…Maha melihat..ya kan..jadi mau kemana kita sembunyi..mau kemana..?tanyakan pada diri kita deh…mau sembunyi dimana kalau Tuhan memerintahkan Malaikat pencabut nyawa kepadamu…
Apa kita teriak teriak manggil mangil Yesus yesus..kenapa kau tinggalkan aku..!?Atau Yesus yesus mana janjimu padaku bukankah kautelah mengatakan janji surga itu..?pada ku..?atau Muhamad ..?moses..?dawud..?no no no and not…hanya amalan dan perbuatanmu pekerjaanmu selama hidup didunia yang bisa menyelamatkan dirimu dari azab yang dinantikan atau surga yang disediakan.beliau beliau itu hanya seorang utusan dan saksi kita sebagai umatnya..sesuai atau tidak dengan yang dikehendakinya dan di kehendaki Allah..barulah..beliau beliau memberikan kesaksian bahwa kita memang berada dijalanya selama masih hidup..dan ahkirnya surga lah tempatnya.Insya Allah amin
Bukan mempengaruhi..tapi marilah kita bersama sama menuju keridhoan Allah…kalau bisa marilah kita mati bersama sama biar ntar kita ketemu dan saling berbantah bantahan di padang masyhar…ada kok di dalam Alquran..bagi kita yang gak beriman kepada Ajaran Allah,Rasul2nya dan perintah perintahnya disana nanti cuma berbantah bantahan..kenapa begini..kenapa begitu..oh kenapa jadi begini…kamu sih kamu sih .dan lain lain.kalau gitu,ya sudah bareng bareng aja kita masuk neraka deh..biar adil..hahahahahaaaaa

sorry biar gak tegang ..banyolan dikit…lah.

horas,
tolong kasih solusi ya. ag ditanyain ma temenku,katanya orang amerika dan israel itu kan bertuhankan yesus,yang mengajarkan cinta kasih. tapi kenapa mereka menyerang orang-orang islam di palestina,afghanistan,irak (dalam misi GOSPELnya)? Apakah itu ajaran cinta kasih yesus? Mhon segera dijawab.

Shalom…..

dear:mas yoseph

trmaksh mas yoseph atas penjelasannya…
saya sbg umat protestan sangat menghargai stp ritual agama katholik.tetapi (mohon maaf kl tanggapan saya salah)di jelaskan bhw katholik menghormati bunda maria..pertanyaan saya,sejauh mana penghormatan kpd bunda maria.krn sepengetahuan saya bunda maria hanya manusia biasa yg diberi anugrh melahrkan Tuhan Yesus.saya pnh mendengar(makanya saya menanyakannya)apakh hal tsb sama dengan penyembahan berhala?krn umat katholik berdoa kpd patung maria.knp tdk kpd Tuhan Yesus saja???trus knp pake nama baptis??apakh komuni itu sama dengan perjamuan spt di protestan?mnrt umat katholik apakh Tuhan Yesus itu Tuhan??apakh tritunggal itu mnrt iman katholik??
mnrt mas mana yg benar,katholik atw protestan???
saya banyak nanya ya??maaf krn sbnrnya saya tdk th.bkn untuk menguji.oh iya skrg saya sdg mendoakan calon teman hdp saya yg beragama katholik mnrt mas apakah hal itu salah seorng protestan dgn katholik menikah.jjr klo kami menikah saya tdk ingin kami berdua di 2 gereja(katholik dan protestan).
trmaksh ats jwbn2nya..
Tuhan Yesus Memberkati

@Dear Damai,

Maaf, walau pun Anda bertanya kepada Sdr Yoseph, tapi perkenankanlah saya mencoba menjawab Anda.

Gereja Katolik yang sekarang berdiri adalah merupakan penerus tradisi para Rasul. Dan Rasul Petrus adalah Paus pertama di dunia.

Tradisi para rasul ini sebenarnya meneruskan apa yang telah diajarkan oleh Yesus Kristus sendiri, misalnya tentang perjamuan kudus, baptis, penerimaan Roh Kudus, dll. Dan tradisi ini dijaga terus menerus oleh Gereja.

Gereja ini berkembang dengan pesat walau pun pada awalnya mendapat banyak sekali tekanan dan penyiksaan dari penguasa sampai pada akhirnya diakui sebagai agama negara Romawi.

Gereja mula-mula (purba) ini kemudian disebut sebagai Gereja Katolik.

Perkembangannya yang pesat bukan tanpa masalah, tetapi banyak pula penyelewengan ajaran dan tradisi suci. Semenjak itu timbul banyak bidaah (aliran sesat) yang memiliki ajaran yang aneh, misalnya Trinitas yang terdiri dari Allah Bapa, Allah Ibu (Maria) dan Yesus. Tentu ini bertentangan dengan ajaran Katolik yang asli.

Demikian juga ada bidaah yang menuhankan Maria Ibu Yesus. Katolik memang memuliakan dan menyucikan Maria, tetapi kapasitasnya bukan sebagai Allah Ibu. Maria dianggap oleh Gereja Katolik sebagai Orang Kudus.

Perkembangan selanjutnya terjadi suatu penyelewengan besar di tubuh organisasi Katolik. Penyelewengan ini misalnya adalah menjual pengampunan dosa. Jadi setiap orang yang mau mengaku dosa harus membayar sesuai dengan besar kecilnya dosa.

Penyelewengan yang lain misalnya umat yang dilarang membaca Alkitab sendiri. Umat hanya boleh mendengarkan Alkitab. Alasan Gereja waktu itu adalah supaya tidak ada salah tafsir di antara umat Katolik.

Masih banyak lagi penyelewengan-penyelewengan yang timbul di tubuh organisasi Gereja Katolik sampai akhirnya seorang Pastor memprotes penyelewengan-penyelewengan ini. Pastor yang memprotes ini bernama Martin Luther. Akhirnya Martin Luther diasingkan dan dikucilkan oleh Gereja.

Martin Luther sendiri kemudian mendirikan Gereja Kristen Protestan yang berarti wujud protes terhadap Gereja Katolik yang telah menyeleweng dan korup. Tetapi sayangnya banyak ajaran dan juga kitab yang dikurangi dan dihilangkan oleh Martin Luther demi mendukung ajarannya.

Salah satu ajaran Martin Luther yang dapat menarik banyak pengikut adalah: “Imanlah Yang Menyelamatkan.” Artinya seseorang dapat selamat jika memiliki iman. Tentu ini bertentangan dengan ajaran Katolik yang menekankan Iman, Kasih dan Pengharapan dengan wujud Perbuatan.

Untuk mendukung teorinya, Martin Luther mengurangi jumlah Alkitab, misalnya kitab Yakobus, dll. Yang positif dari Martin Luther adalah karena beliau mengajarkan dan mencetak Alkitab secara terbuka. Setiap umat dapat membaca Alkitab setelah itu.

Puji Tuhan Gereja Katolik tidak tinggal diam. Melihat hal itu akhirnya terjadi kegerakan di tubuh Gereja Katolik. Dan terjadilah rekonsiliasi yang membersihkan penyelewengan dan korupsi di tubuh Gereja Katolik. Banyak Uskup dan Pastor yang menyeleweng dipecat dan dikucilkan.

Kegerakan ini tentu digerakkan oleh Roh Kudus sehingga pembersihan ini dapat terjadi dengan baik dan Gereja kembali menjadi kudus dan suci.

Beberapa rekonsiliasi juga memformulasikan ajaran dan tradisi suci sehingga dapat menjadi panduan bagi seluruh umat sedunia. Selanjutnya ajaran ini disebut sebagai dogma Katolik.

Syukurlah sekarang Gereja Katolik sudah bersih. Dan dewasa ini banyak aliran Kristen mulai menyatu kembali ke Gereja Katolik. Gerakan ini disebut sebagai Oikumene.

Semoga Gereja kembali menyatu dan menjadi Tubuh Kristus di dunia. Semoga Gereja dapat kembali kepada Allah menjadi umat Allah yang dipimpin langsung oleh Imam Agung kita Yesus Kristus.

GBU.

dear saudara emanuel
anda mengatakan ROSUL PETRUS.. ooooo ada rosul baru yaa..itu sapa yang ngankat mass…dan melalui apa pengangkataanya..pemilu yaa…ada to pemilu ROSUL gak ikut ah aku takuut kualaat….
emang rosul itu menurut saudara kayak apa..dan apakah rosul petrus itu pantas di sebul rosul…jangan jangan tar ada rosul baru lagiii…ngeri aaah takuuut…….

Laaaa kalau dah ada rosul baru itu rosul nurunin kitab suci lagi gak yaaaa…biar banyak kitaabnya..jadi satu kitab salah pindah kitab lainn..emang CERPEN yaaa bisa di tulis sesuai selera dan keadaan…he he he he he

wwaaaahhh wwaaahh

Halah pada ngapain seh neh pada saling menghakimi semua !!
Pada sok tau !!
Mang pada idup waktu Zaman sebelum masehi…waktu zaman firaun ngojek…hahahahaha!!
Pada belagu..ne…Makanya pada jadi manusia bukan jadi TUHAN…wakakakakakak…!!
Buang² tenaga…ma otak aje…mang dah pd mo ke dunia akherat yee….!!hahahahaha…..

Yang g tau, di Alkitab ada tertulis ” Apa yang mereka keluarkan dari mulut nya, mereka akan pertanggung jawabkan nanti”

Jadi gak perlu dehhhhhhhh menghakimi orang lain dengan ucapan yang gak berguna, apalagi menghakimi agama lain.

@Helena,

Mayoritas orang Amerika adalah Kristen, tetapi mayoritas Israel adalah Yahudi. Tetapi menurut saya dalam misinya mereka adalah profesional dan tidak didasarkan pada agama tertentu. Jadi berperang bagi mereka adalah karena alasan politis (keamanan) dan bukan karena agama.
Jelas berbeda dengan sekelompok orang yang meneriakan kata-kata pujian kepada Tuhan dengan bangga saat tangannya berlumuran darah membunuh bahkan orang yang seharusnya bukan menjadi sasaran (warga sipil, anak2 yang harus dilindungi)

Salam damai,
Peace

dear bpk pengelola,
pak saya mau tanya tapi sebelumnya maaf, mengapa yesus bisa menjadi tuhan?bukankah tuhan tidak dilahirkan?yang saya mengerti tuhan kan tidak dilahirkan bahkan tuhan maha menciptakan. Yesus lahir dari seorang wanita bernama maria,berarti sebelum yesus lahir,sudah ada kehidupan di dunia ini. Trus siapa yang menciptakan kehidupan sebelum yesus lahir?Mengapa jika hari natal umat kristen/katholik selalu menggunakan pohon natal sebagai simbolnya? Dan mengapa juga yesus selalu memanjatkan doa,padahal yesus kan tuhan,trus yesus tersebut berdoa pada siapa?atas jawaban yang diberikan saya ucapkan terimakasih,saya sangat menunggu jawaban anda

setuju dengan #268

tlg dijawab dong pertanyaan no 270? Gw jga penasaran nih

saya reynard, hanya mau kasih komentar kalau blog ini luar biasa dari yang awalnya hanya untuk memberikan pendapat namun jadinya kearah konflik yang sebenarnya menjadi cermin dari bangsa indonesia ini (dari dulu)… kalau dilihat dari gejala hingga permasalahan dalam blog ini sampai terjadi adalah kita sebagai bangsa Indonesia belum memiliki rasa kebangsaan yang kuat.. nasionalisme kerupuk… garing(itu-itu saja masalahnya).. asin (bikin darah tinggi)..kena angin melempem(ha..ha.. apa artinya saya juga bingung.) tapi pada intinya saya salut dengan blog ini.. mas dewo saya pernah diberitahu seorang romo atau di daerah asal saya sering disebut pastur.. ALLAH Itu Maha Kuasa.. untuk itu ALLAH tidak perlu berpura-pura… dan kepada manusia sebagai umatnya.. kenapa dalam menyebarkan firman Nya ia selalu memakai perumpamaan? karena bahasa manusia itu terbatas… ok deh kita sudah terlanjur berdosa dengan makan buah terlarang tapi gak perlu cari tahu lagi apa yang Dia inginkan cukup berbuat baik saj dalam hidup hari-hari itu sudah baik.. ha..ha… lucu.. makan saja masih berebut.. politik kotor tapi yang dijadikan masalah agama…

untuk pertanyaan dari Vie (nama kamu aslinya siapa, Krisdayanti?) kalau mau tahu banyak tentang kristen ataupun katolik.. kamu ikut katekumen saja di gereja.. tanya yang banyak sampai kamu ngerti… gak perlu ikut masuk agama nasrani… kamu pasti akan dijawab atau sama saya saja langsung tapi saya di surabaya.. kita ngobrol.. ngopi dan lain-lain… God Love You..

@vie

Kalu Saudara/i Vie mau tahu tentang pertanyaan itu jangan bertanya kepada mereka karena mereka pasti tidak akan bisa menjawabnya kalaupun mereka menjawab pasti muter-muter dan ngawur. Kalau saudara/i mau tahu saya punya jawabannya.
Yaitu tentang pengalaman :
1. Ibu Irene Handono (mantan Biarawati yang menjadi mualaf).
2. Bpk Bernard Nababan (mantan aktivis gereja yang menjadi mualaf).
3. Bpk Ihsan Mokoginta (mantan aktivis gereja yang menjadi mualaf).
4. Bpk Antonius Widuri (mantan pastur yang menjadi mualaf).
Beberapa dari mereka pernah menanyakan hal itu kepada pastor/ pihak gereja tapi pastor/ pihak gereja tidak bisa menjawabnya dan memecahkannya sehingga mereka jadi meragukan ajarannya yang dulu.
Kalau anda punya alamat e-mail anda, kasih tau aja saya nati saya kirimkan lewat e-mail.

Salam.

@Dear Vie (#270),

Tenang saja. Jawabannya ada di Injil. Silakan baca Injil.

~~~

@Dear Yakobus Bire (#272),

Maaf, saya tidak hendak menjawab pertanyaan Vie karena jawabannya sudah tertulis di Injil. Tinggal dibaca saja.

~~~

@Dear Cepot (#275),

Hehehe… masak sih muter-muter dan ngawur? Sebenarnya tidak muter-muter dan ngawur, cuma Anda aja yg tidak mudheng. Dalam kesempatan ini saya tidak berusaha menjawabnya karena semuanya sudah tertulis di artikel lain di blog ini. Tapi jawaban yang paling benar sudah tertulis di Alkitab/Injil.

Oh ya, daftar nama yg Anda sodorkan itu sudah terbukti tidak benar. Contoh tentang Irene Handono sudah pernah dibahas di:

http://indiegal.wordpress.com/2006/08/29/irene-handono-and-all-of-the-crazy-stuffs-bout-kristeni/

Salam damai sejahtera dari Yesus Kristus.

Dear All,

Saya jadi bingung buka halman ini, karena judulnya “Salib Katolik”, tapi isi selanjutnya perdebatan tentang Yesus itu Tuhan atau bukan. Seringkas itukah makna salib bagi murid-murid Kristus ?
Piye Mas Dewo ?

@Dewo

“….Tapi jawaban yang paling benar sudah tertulis di Alkitab/Injil.”

Beritahu kami kitabnya,surat-suratnya dan ayatnya ?
kalau ingin membuktikan istilah “….muter-muter dan ngawur..” itu tida benar.

@Dewo

“…daftar nama yg Anda sodorkan itu sudah terbukti tidak benar…”

Itukan menurut versi kalian kalau yang saya baca menurut pribadinya masing-masing.

Lagian saya kan tidak menampilkan di blog ini malah saya minta alamat e-mail saudari vie.

@Dear Pak Tobat (#277),

Iya Pak. Padahal saya sudah membuat artikel yang khusus membahas apa yang telah mereka semua tanyakan. Maklumlah Pak, mereka kan asal ngeyel :D

Justru di sinilah kasih kita diuji untuk tetap dapat melayani mereka dengan sebaik mungkin.

GBU.

~~~

@Dear Cepot (#278),

Beritahu kami kitabnya,surat-suratnya dan ayatnya ?
kalau ingin membuktikan istilah “….muter-muter dan ngawur..” itu tida benar.

Silakan baca artikel lain di blog ini. Rasanya Anda sudah bisa membaca dan melakukan navigasi di blog kan?

Itukan menurut versi kalian kalau yang saya baca menurut pribadinya masing-masing.

Sudah baca artikel yang saya anjurkan di #276? Kalau jawaban Anda kayak gitu ya buat apa kita diskusi?

Lagian saya kan tidak menampilkan di blog ini malah saya minta alamat e-mail saudari vie.

hehehe…

Salam.

cape dehhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh

pada ribut aja mendingan kita bersatu untuk memberantas korupsi dan menghilangkan kemiskinan biar bangsa indonesian ini makin maju jangan pada ngeributin agama aja ya peace love and gaullllllllllllllllllllllllllllllllllll

Dear All,

Membaca perbantahan di topik yang seharusnya mengupas “Salib Katolik” tapi akhirnya saling mencela, saya seperti bercermin:
– Jangan2 saya senang memancing kemarahan orang lain.
– Jangan2 saya merasa hebat bisa membuat orang lain
nampak menjadi bodoh,
– Jangan2 saya lebih suka meninggikan diri daripada
menghargai orang lain.
– Jangan2 saya belum mampu mengendalikan lidah (tulisan)
untuk melontarkan kekejian kepada sesama.
– Jangan2 saya lupa: siapa sih yang benar di hadapan
Allah ? Siapa sih yang tahu persis pikiran dan
rencana Allah ?
Mungkin saya harus mohon ampun kepadaNya. Karena hanya takut kepada Sang Pencipta, saya mendapat hikmat keselamatan.

Wassalam, Semoga Tuhan beserta kita.

@Dewo

Inilah petanyaan saudari Vie
“pak saya mau tanya tapi sebelumnya maaf, mengapa yesus bisa menjadi tuhan?bukankah tuhan tidak dilahirkan?yang saya mengerti tuhan kan tidak dilahirkan bahkan tuhan maha menciptakan.”

Dewo :
“Silakan baca artikel lain di blog ini. Rasanya Anda sudah bisa membaca dan melakukan navigasi di blog kan?”

Setelah saya melakukan navigasi di blog ini ternyata untuk pertanyaan saudari Vie itu tidak ada yang terjawab oleh Alkitab, Mas.
Seandainya ada saja ayat dalam Alkitab itu yang menyatakan perkataan Yesus yang mengakui “Aku adalah Tuhan kalian dan kalian sembahlah Aku”
Maka itu baru bisa menjawab pertanyaan saudari Vie.

Cepot :
“Lagian saya kan tidak menampilkan di blog ini malah saya minta alamat e-mail saudari vie.”

Dewo :
“hehehe…”

he..he..he juga
Tenang boss, saya minta alamat e-mail saudari vie, hanya untuk mengirim pernyatan,pengakuan dan kesaksian dari para mualaf yang memiliki pertanyaan yang sama dengan saudari Vie dan jawabannya ada disituh. Soalnya kalau ditampilkan di blog ini malah menuh-menuhin aja. Lagian kalau saya tampilkan di blog ini rasanya percuma aja toh kalian juga tidak mempercayainya.

#275 Cepot
“Itukan menurut versi kalian kalau yang saya baca menurut pribadinya masing-masing.”

Dewo :
“Sudah baca artikel yang saya anjurkan di #276? Kalau jawaban Anda kayak gitu ya buat apa kita diskusi?”

Tenang mas Dewo kita masih tetap diskusi kok.
pernyataan saya di atas itukan menjelaskan kalau pernyataan para mualaf menurut mas Dewo itu kan salah
sedangkan yang saya baca menurut artikelnya para mualaf berdasarkan pribadinya masing-masing itu kan benar.

La.. kalo dalam diskusinya ada perbedaan pendapat itu bukan berarti diskusinya tidak berarti.

Piye to, Mas ?

–Lagian kalau saya tampilkan di blog ini rasanya percuma aja toh kalian juga tidak mempercayainya–

sesuatu yang di baca khan tidak hrs di percayai.

anda membaca alkitab pun tak harus mempercayai bukan?

——————————————————————————

–Seandainya ada saja ayat dalam Alkitab itu yang menyatakan perkataan Yesus yang mengakui “Aku adalah Tuhan kalian dan kalian sembahlah Aku”–

kalau seandainya ada ayat mengatakan hal itu apa anda akan percaya?
saya yakin akan tetap ada pertentangan

berbahagialah orang yang tidak melihat namun percaya

@hinadina

“anda membaca alkitab pun tak harus mempercayai bukan?”

1. Saya diingatkan dalam Al Quran bahwa Islam juga membenarkan kitab-kitab suci sebelumnya salah satunya adal Injil. Tetapi saya juga hrs hati2 karena diingatkan juga oleh al Quran bahwa dalam Alkitab banyak terjadi pertentangan dan ada yang disusupkan.
Saya bebaca alkitab ternya apa yang dijelaskan dalam Al Quran ternya itu fakta. Dalam Alkitab ternya ada yang merupakan perkataan Yesus (Isa As) tapi ada juga yang bukan dan saya percaya apa yang dikatakan Yesus (Isa As) karena yang dikatakan Yesus(Isa) tidak bertentangan dengan Al Quran.

@hinadina
“Seandainya ada saja ayat dalam Alkitab itu yang menyatakan perkataan Yesus yang mengakui “Aku adalah Tuhan kalian dan kalian sembahlah Aku”

“kalau seandainya ada ayat mengatakan hal itu apa anda akan percaya?”

2. Tidak..
Karena Yesus (Isa As) semasa hidupnya mulai dari lahir sampai wafat beliau tidak pernah mengatakan itu.
Terbukti dalam Alkitab tidak ada satu kalimatmpun “Aku adalah Tuhan kalian dan kalian sembahlah Aku”
dan kalau-kalau seandainya ada perbuatan seseorang yang memasukan ayat ke dalam Alkitab maka ingat no.1

@cepot

1.sepertinya sudah ga nyambung jd ga usah di perpanjang

2.sebelum anda membaca alkitab anda sudah berprasangka buruk dulu tp itu hak anda.
dari mana anda tau kalau Yesus tidak pernah mengatakan hal itu?apa anda hidup dijaman itu?
apakah harus dengan kalimat itu untuk menyatakan Dia Tuhan?

duh saya semakin mencitai Yesus dgn semakin banyaknya hinaan dan ketidak percayaan orang lain
saya bangga menjadi pengikut Yesus.
biarlah bagi mereka yang meragukan Yesus akan tiba waktunya bagi mereka merasakan kehadiran Yesus dalam hati mereka masing masing.
GBU

@:73 NN
KATOLIK AGAMA NOMOR SATU DIDUNIA ???
HAHA.. UNITEDSTATES : 300 JUTA JIWA, IYA,KATOLIK TAPI KATOLIK CUMAN BUAT PEMAKAMAN DAN WEDDING DOANG
JALAN-JALAN KE EROPA DEH, JERMAN, ENGLAND, SEBAGIAN BESAR NEGARA EROPA
LALU AUSTRALIA
IYAH MEREA KATOLIK,
TAPI CUMAN BUAT PEMAKAMAN DAN WEDDING DOANG
ASLINYA ATHEIST
HAHA DUNIAMU SELUAS INDONESIA SAJA NN

KRISTEN FANATIKNYA CUMAN DINEGARA YANG PENDUDUKNYA MASIH BEGOK KAYA’ INDONESIA, PHILIPINA, BRAZIL, MEKSIKO

@hinadina
“dari mana anda tau kalau Yesus tidak pernah mengatakan hal itu?apa anda hidup dijaman itu?”

Saya bukan orang yang berasal dari zaman dulu yang bereinkarnasi. Tetapi untuk mengetahui zama yang lalu tentu kita harus membaca sejarahnya. Sejarah-sejarah itu tentu tuangkan di dalam Kitab Suci. Jadi saya cukup membaca aja Kitab sucinya. Dan di dalam kitab Suci itu tidak pernah ada yang saya katakan itu.

“apakah harus dengan kalimat itu untuk menyatakan Dia Tuhan?”

Jika kalau bukan dengan kalimat itu lantas menurut anda harus dengan kalaimat Bgmana?

@Cepot

anda siapa, anda ini ilmuan Islam ka?

anda seperti menunjuk pandai, tanpa mengemukakan dari mana anda mendapat sumber.

Otak mu sendiri takkan bisa menanggung beban yg besar.

Ulama juga membuat rujukan dan analisis

Salam

@Waja

Saudara Waja saya tidak mengerti dengan anda. Anda selalu mendiskreditkan Cepot. Apakah anda ini salah pengertian terhadap kata-katanya Cepot. Coba anda perhatikan kata-kata si Cepot dari pernyataan pertama samapai akhir. Dia selalu mereferensi kepada Al Quran dan Alkitab atau Injil atau Bible (Kitab sucinya orang Kristen).
Saudara Waja si Cepot bukan seorang Ilmuwan.
Dia hanya bisa membaca saja. Setiap mau berkomentar dia selalu membaca dulu Al Quran jika sumbernya dari Al Quran dan dia akan mengatakan menurut Al Quran tetapi dia juga membaca AlKitab (Injil/Bible) jika sumbernya dari Alkitab dan dia mengatakan menurut Alkitab.
Bible itu dalam bahasa anda disebut apa ?
Kalau dalam bahasa Indonesia istilah Bible itu untuk Injil atau disebut juga AlKitab.

Si Cepot mengatakan itu karena dia melakukan searching terhadap Alkitab(Bible) Digital tetapi tidak menemukannya.
Contohnya dia mencari kalimat Yesus yang mengatakan bahwa “Aku adalah Tuhan”. Dia melakukan searching di Alkitab(Bible) Digital tetapi dia tidak menemukannya.

Saudara Waja apakah anda merasa kesulitan mengartikan kata-kata si Cepot ?

@domba

Saudara masih tidak memahami maksud saya (waja), tidak sulit untuk memahami, cuma bercakap tanpa sumber rujukan terlalu pelik.

Kitab Al-Quran tiada masalah, yang menjadi masalah tanggungjawb sebagai Islam masih belum selesai.

Saudara asyik dan merasa indah berdebat tentang Kitab! tapi apa yang saudara kongsi demi pembangunan Islam?

Lihat saja Tsunami yang melanda Indonesia, cukup buat pengajaran. Bukan asyik berdebat, pernah saudara memikir bagaimana nak majukan ekonomi sebagai umat Islam, merangka bagaimana untuk mengatasi masalah sosial?

Ya, memang kalau kita baca Al-Quran, semuanya jadi sempurna. Tapi pelaksanaan umat kita yang Islam! bagaimana? Kitab Al-Quran adalah Kalamullah dan lurus ilmu pengetahuannya tapi umat islam masih ramai yang bengkok? bagaimana menurut saudara?

Saudara asyik menjaga urusan agama lain dan setiap hari berdebat dalam Blog Kristian Khatolik yang tidak mendatangkan untung utk saudara? Apa saudara tiada tanggungjawab lain dalam Islam? Kenapa saudara tidak memperdalami ilmu-ilmu Islam dengan guru-guru agama. Mudah-mudahan saudara adalah menjadi guru pula dan pewaris ilmu-ilmu islam. Mungkin kalau saudara berusaha menghafal al-Quran mungkin saudara sudah menguasainya.

Begitulah saya menegur MHJ supaya berhenti kerana ada banyak tanggungjawab lain yang belum selesai. Berdakwah itu kerja mulia, tapi tanggungjawab lain terlalu banyak! Saudara sepertinya lebih suka Blog Kristian dari memasuki blog Muslim bersama cendekiawan Muslim!

Saudara siang dan malam bersama Blog Kristian! kenapa tak bersama Blog Muslim? atau bersama ilmuan-ilmuan Islam siang dan malam?Saudara sepatutnya berhabis masa bersama pakar-pakar motivasi dalam Islam atau bersungguh-sungguh ke masjid! kenapa tak buat? Apa alasan untuk semua ini? Saudara sedar bagaimana Rasulullah saw berdakwah dan Tabligh?

Saudara sanggup berhabis masa dalam Blog Kristian memang suatu yang pelik!

wallahu’alam

@penghibur

Saudara penghibur (Waja), saya bukan tidak memahami apa yang saudara maksud. Dalam beberapa hal saya sefaham dengan saudara tapi dalam beberapa hal lagi saya kurang sefaham dengan saudara. Tapi saya menghormati pendapat masing-masing tanpa harus mendiskreditkan pendapat orang lain itu.
Saudara memiliki pendapat, domba memiliki pendapat, orang kafir pun memiliki pendapat. Terlepas dari pendapat siapa yang benar dan pendapat siapa yang salah tapi haruskah saudara melarang orang untuk berpendapat ?
Saya domba (Cepot) selalu berbicara atas dasar apa yang dijelaskan dalam Al Quran dan di dalam Al Kitab/Injil, tetapi kalau saya tidak mereferensi kepada ahli-ahli/guru-guru Islam karena kami tidak memilikinya lantas apakah kami dalam berbicara dikatakan tanpa sumber rujukan ?
Apakah Al Quran saja tidak cukup ?

Kitab Al Quran memang tidak masalah tetapi apakah setiap orang yang menyampaikan ayat-ayat Al Quran itu dikatakan sedang mempermasalahkan Al Quran ? tidak Apakah saudara tidak faham juga apa yang disampaikan dalam Al Quran bahwa kita harus menyampaikannya walau satu ayat.
Saya sependapat dengan saudara kalau masalah tanggungjawb sebagai Islam masih belum selesai, tetapi apakah masalah ini merupakan tanggungjawab segolongan tertentu saja dalam Islam ? tidak, semua orang juga merasa bertanggung jawab, apakah dia orang yang berilmu atau sedikit ilmu ataupun samasekali tidak berilmu. Tetapi jika orang itu memiliki niat yang baik, dari niatnya saja Allah sudah mencatatnya.
Saya tahu kalau saudara berilmu tinggi tetapi sya melihat dari perkataan saudara kalau sauadara tanpa disadari sedang merendahkan orang lain.
Saya sering mengikuti ceramah-ceramah orang-orang berilmu dalam agama Islam yang dikatakan beliau adalah :
“Jika kamu menjadi orang yang berilmu, maka contohlah tumbuhan padi. Pohon padi semakin berisi semakin merunduk”

Penghibur :
“Bukan asyik berdebat, pernah saudara memikir bagaimana nak majukan ekonomi sebagai umat Islam, merangka bagaimana untuk mengatasi masalah sosial?”

Tidak relevan jika saudara mempertanyakan persoalan memajukan ekonomi umat Islam dan mengatasi sosial hanya kepada seseorang saja hanya karena orang itu berdebat. Saya tidak bisa berbuat lebih banyak bagi kemajuan umat Islam tapi setidaknya kami pernah mengajak saudara-saudara seiman sebanyak kurang lebih dari 600 orang untuk bekerja bersama kami lalu kami melatihnya sampai mereka siap bekerja di tempat lain dan Alhamdulillah beberapa dari mereka setelah selesai bekerja di tempat kami mereka bisa diterima di tempat pekerjaan yang lebih layak bahkan pendapatannyapun lebih besar dari kami, tapi kami merasa bahagia.
Lalu saudara menyinggung maslah Tsunami hanya terbatas kepada permasalahan orang-orang yang lalai dan ini sebagai pelajaran. Dalam hal ini saudara sudah mendahului apa yang sudah menjadi kehendak Allah swt.
Jika saudara berpendapat demikian orang-orang yang terkena bencana khususnya di Aceh umumnya bangsa Indonesia telah lalai. Padahal apa yang saya pelajari dari guru-guru kalau bencana yang diturunkan Allah itu alasan dan tujuannya hanya Allah Yang Maha Tahu. Manusia hanya bisa memperkirakan tiga kemungkinan yaitu:
1. Ujian/Cobaan
2. Peringatan/Pelajaran
3. Hukuman
Jadi :
Bencana akan ditimpakan kepada orang-orang yang beriman dan bertaqwa sebagai Ujian/Cobaan
Bencana akan ditimpakan kepada orang-orang yang lalai sebagai Peringatan/Pelajaran
Bencana akan ditimpakan kepada orang-orang yang sesat/kafir sebagai Hukuman.

Saya sangat sedih, kenapa saudara mengeneralisir bencana yang terjadi itu sebagai akibat kelalaian, bukankah saudara juga belum tahu orang-orang yang ada di Aceh itu seperti apa. Padahal di Aceh itu mungkin saja masih banyak orang-orang yang lebih beriman dan bertaqwa daripada kita.

Saudara bertanya kepada saya :
“Saudara asyik menjaga urusan agama lain dan setiap hari berdebat dalam Blog Kristian Khatolik yang tidak mendatangkan untung utk saudara? Apa saudara tiada tanggungjawab lain dalam Islam? ”
Jika pertanyaan ini saya lemparkan lagi kepada saudara Penghibur dan kepada saudara muslim yang lainnya, bagaimana ?

Saudara bertanya kepada saya :
“Kenapa saudara tidak memperdalami ilmu-ilmu Islam dengan guru-guru agama. Mudah-mudahan saudara adalah menjadi guru pula dan pewaris ilmu-ilmu islam”

Saudara penghibur, saya mempedalam ilmu-ilmu Islam bukan hanya dengan guru-guru Agama saja tetapi juga denga rekan-rekan dan orang lain yang seiman atau tidak. Saya tidak memandang orang itu seorang berilmu atau tidak berilmu tetapi jika yang keluar dari mulutnya itu adalah suatu kebaikan dalam agama Islam saya akan menerimanya. Dan saya memperdalam ilmu-ilmu Islam bukan bermasud saya menjadi seorang ahli dan guru agama melainkan sebagai bekal hidup saya dalam meneguhkan keimanan saya terhadap Allah swt dan Rasulullah saw. Begitupun saya dalam menghafal al-Quran bukan bermaksud saya untuk menjadi orang yang Takabur melainkan untuk mengetahui apa yang perintahkan dan apa yang dilarang Allah swt yang telah dituliskan di dalam Al Quran tsb. Jika dalam menghafal itu ada salah maka sepatutnyalah kewajiban orang-orang yang berilmu membetulkan apa yang salah tetapi bukan dengan cara menegur sambil merendahkan orang tersebut.

Seperti yang saya katakan terdahulu ketika masih bernama Cepot kalau saya masuk ke Blog Kristian ini adalah secara kebetulan dan saya melihat orang-orang menghina Allah,Rasulullah saw dan Al Quran yang saya imani, maka sebagai anak muda saya tergerak untuk membela apa yang saya imani.
Saya bekerja di tempat orang-orang yang lingkungannya kebanyakan umat Kristen yang memiliki sifat standar ganda (mungkin saudara lebih tahu), sangat sulit bagi saya untuk bisa berkomunikasi dengan guru-guru agama Islam baik secara langsung maupun tidak langsung. Mungkin di blog ini tidak separah apa yang kami alami di tempat pekerjaan kami. Saya bisa mengambil apa yang baik yang disampaikan oleh saudara muslim yang lain walaupun harus mengambil waktu yang luang baik siang maupun malam. Saya tidak begitu mengharapkan itu bermanfaat bagi orang lain tetapi setidaknya bisa bermanfaat bagi diri saya sendiri dalam meningkatkan keimanan. Dan saya juga insya Allah tetap menjalankan apa yang menjadi kewajiban saya. Setidaknya itu lebih baik dari orang-orang yang bengkok (seperti yang saudara katakan). Mengenai orang-orang yang bengkok apakah kewajiban kita ?
Saya pernah membaca terjemahan Al Quran (tapi lupa ayatnya) yang intinya kewajiban kita hanyalah menyampaikan saja mana yang benar dan mana yang salah. Selanjutnya adalah urusan Allah. Saya berfikir mungkin yang dimasud itu apakah Allah akan meberikan Hidayah atau tidak kepada orang-orang bengkok hanya Allah lah yang menentukan. (mohon dibetulkan jika saya salah mejawab).
Tapi sekiranya apa yang saudara katakan tentang blog Muslim bersama cendekiawan Muslim itu ada maka sangat senang sekali jika saya bisa masuk ke blog tsb. Sehingga saya bisa menambah ilmu dan wawasan tentang Ilmu Islam sehingga saya bisa meneguhkan keimanan saya dalam rangka melaksanakan kewajiban.

Salam

@ Dear Penghibur (Waja),

Rasanya Anda bakal capek melayani Domba. Saya pun sudah capek berdebat dengan dia yang tanpa ujung pangkal.

Nasehat Anda kepada Domba saya baca amat-sangat bagus. Tetapi memang begitulah sifat Domba yang sudah dijawab tidak juga paham. Anda nasehati malah ngeyel.

Semoga Pak Waja dapat tabah menghadapi Domba & orang-orang yang sejenis dengan dia.

Salam & Tuhan memberkati.

@All

Ok lah kawan-kawan, barangkali kehadiran saya di blog ini memang tidak diterima dan membuat gerah baik dari kalangan muslim dan non muslim.
Tapi setidaknya saya sudah meberikan pendapat untuk pembelaan terahadap apa yang saya imani.
Dan begitu juga saya sudah menyampaikan mana yang benar dan mana yang salah menurut Al Quran yang saya imani maupun Al Kitab/Injil yang saudara umat Kritian imani.
Kehadiran saya bukan untuk mengajak saudara-saudara Kristiani untuk masuk ke agama Islam melainkan untuk mengajak saudara-saudara untuk lebih jelas lagi apa yang ada dalam Kitab suci baik kitab suci kami maupun kitab suci saudara. Ya, hanya sekedar bertukar fikiran saja. Jadi apa yang baik menurut kalian dari kami mungkin bisa diambilnya tapi kalau ada tida baik untuk kalian dari kami tinggal membuang saja. Begitupun sebaliknya apa yang baik dari kalian buat kami, kami akan mengambilnya tetapi kalau ada yang tidak baik dari kalian, kami akan membuangnnya.
Bagi saya biarpun orang lain mengatakan saya salah tetapi Allah Maha Mengetahui apa yang telah saya katakan. Jadi salah atau pun benar, saya kembalikan kepada Allah swt.
Saya mungkin tidak akan memperpanjang lagi dalam Blog ini. Saya mohon maaf jika ada kata-kata saya yang membuat kalian tersinggung khususnya bagi mas Dewo dan pak Waja.
Mungkin kata-kata pak Waja ada baiknya bagi saya.

Selamat perpisahan buat saudara-saudara sekalian

(mohon kepada pemilik Blog agar menghapus user Cepot dan Domba)

Salam
Salam Damai
He..he..heeee

Assalamualaikum wbt buat Domba dan selamat menyambut hari raya Aidilfitri yang bakal tuba disamping keluarga tersayang.

Nabi saw bersabda ===> Perbezaan pendapat adalah suatu HIKMAH

Maaf sebab Saudara Waja “outstation” hari ni, benarkan saya memberi sedikit ulasan.

Domba===> Tidak relevan jika saudara mempertanyakan persoalan memajukan ekonomi umat Islam dan mengatasi sosial hanya kepada seseorang saja hanya karena orang itu berdebat.

Putera===> Saudara soalan ini bukan tidaka relevan, saya maksudkan jika saudara berjaya mempunyai ekonomi yang baik, maka saudara boleh membuka perniagaan cara Islam, ini secara tidak langsung saudara juga sedang berdakwah dan Tabligh kepada masyarakat, memberi pengajaran kepada masyarakat bahawa kalau bukan kita sebagai muslim yang memajukan agama kita! siapa lagi?

Putera===> Tentang masalah sosial pula, saya bukan menuju hanya utk saudara seorang, ucapan saya lebih kepada mengajak saudara supaya kita sama-sama berfikir. Jika kita hidup diberi kelebihan oleh Allah swt dari segi harta dan pengetahuan! Mengapa saudara dan juga yang lain-lain tidak mengadakan Aktiviti-Aktiviti keagamaan. Keluarkan sebahagian harta saudara tanpa memikir sama ada saudara lain sanggup mengeluarkan sebahagian hartanya demi aktiviti-aktiviti Islam. Ini juga mendatangkan faedah kepada agama kita Islam.

Domba===> Lalu saudara menyinggung maslah Tsunami hanya terbatas kepada permasalahan orang-orang yang lalai dan ini sebagai pelajaran. Dalam hal ini saudara sudah mendahului apa yang sudah menjadi kehendak Allah swt.
Jika saudara berpendapat demikian orang-orang yang terkena bencana khususnya di Aceh umumnya bangsa Indonesia telah lalai. Padahal apa yang saya pelajari dari guru-guru kalau bencana yang diturunkan Allah itu alasan dan tujuannya hanya Allah Yang Maha Tahu. Manusia hanya bisa memperkirakan tiga kemungkinan yaitu:
1. Ujian/Cobaan
2. Peringatan/Pelajaran
3. Hukuman

Putera ===> Isu Tsunami, saya harap saudara faham, mungkin saya terlalu berkias bahasa. Kita melihat bagaimana Masjid di Acheh tidak hancur sama sekali. Tidak kira sama ada kajian saintifik menunjukkan bahawa struktur bangunan adalah sangat kukuh ataupun aliran air terpecah ke tempat lain. perkara terpenting sekali adalah Allah swt mahu kita umat Islam lihat Masjid betul-betul! Allah swt mahu manusia hargai Masjid, Hidupkan suasana Masjid dan pelbagai kesimpulan kita boleh buat.

Putera===> Di dalam Al-Quran Allah swt menegaskan bahawa Bencana yang datang tidak mengira sama ada di tempat itu ada orang alim atau tidak. Tapi Saudara, “Kerana Nila Setitik Rosak Susu Sebelanga”. Allah swt juga menegaskan selagi Nabi Muhammad saw hidup maka Allah swt tidak akan menurunkan bencana, tapi itupun masih lagi Rasulullah saw rasa takut sekalipun Allah swt sudah menjelaskan kepadanya. Ini kerana Allah swt memberi penghormatan pada Nabi Muhammad saw (Kekasih Allah : Jangan disalah erti terlebih dahulu)

Putera===> Soal ujian dari Allah swt, saya saran saudara baca lagi sekali terjemahan Al-Quran saudara akan bertemu banyak ayat di mana Allah swt menegaskan segala bencana yang turun adalah di sebabkan perbuatan/kehendak Manusia, padahal Allah swt langsung tidak mahu merunkan bala bencana dimuka bumi. Saudara usaha untuk mencari ayat ni dalam Al-Quran.

Domba===> Saya tahu kalau saudara berilmu tinggi tetapi sya melihat dari perkataan saudara kalau sauadara tanpa disadari sedang merendahkan orang lain.
Saya sering mengikuti ceramah-ceramah orang-orang berilmu dalam agama Islam yang dikatakan beliau adalah :
“Jika kamu menjadi orang yang berilmu, maka contohlah tumbuhan padi. Pohon padi semakin berisi semakin merunduk”

Putera===> Saudara, Maha Suci Allah swt, saya tidak merendahkan kebolehan atau pengetahuan oranglain, saudara mempunyai potensi, cuma yang saya kongsi dengan saudara adalah tanggungjawab kita terlalu besar dan kita mempunyai banyak perkara yang perlu diselesaikan.

Putera===> Seperti saudara, MHJ juga mendapat teguran dari Waja, sebenarnya MHJ ni banyak pengetahuan dan suka sangat dengan Ilmu Al-Quran, Saintifik Al-Quran dan suka bersikap jujur dalam sesebuah diskusi. Namun sebagai manusia kita mempunyai kelemahan dalam berbicara untuk sesetengah perkara.

Akhir sekali saya mohon maaf pada semua saudara-saudara muslim jika terkasar bahasa, kepada Allah swt saya memohon ampun dan saya juga memanjatkan doa semoga kita mendapat hidayah dan terus tetap beriman kepadanya. Walaupun kita dari negara berbeza tapi kita semua sama-sama ciptaan Allah swt. Semoga saudara tidak berkecil hati untuk keterangan saya kali ini.

Semoga saudara berjaya dalam hidup dan terus memperjuangkan Islam.

“Aku Bersaksi Tiada Tuhan yang Disembah Selain Allah swt dan Nabi Muhammad saw adalah UtusanNya”

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatu.

@DEWO

Terlebih dahulu buat DEWO, apa yang saya kongsi pada saudara muslim disini, bukan bermaksud saya menyokong Kristian.

Apapun jika ada perkara yang mendatangkan perkara baik dari saudara Cepot atau Domba, bolehlah dinilai dan ditimbang tara sebagai batu ujian.

Nabi Muhammad saw bersabda : Perbezaan pendapat umatku adalah suatu hikmah.

Salam

@Domba

Renungan

Suatu hari, Imam Al-Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya lalu beliau bertanya (Teka Teki ) :

Imam Ghazali = ” Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini ?

Murid 1 = ” Orang tua ”
Murid 2 = ” Guru ”
Murid 3 = ” Teman ”
Murid 4 = ” Kaum kerabat ”

Imam Ghazali = ” Semua jawapan itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita ialah MATI. Sebab itu janji Allah bahawa setiap yang bernyawa pasti akan mati ( Surah Ali-Imran :185).

Imam Ghazali = ” Apa yang paling jauh dari kita di dunia ini ?”
Murid 1 = ” Negeri Cina ”

Murid 2 = ” Bulan ”
Murid 3 = ” Matahari ”
Murid 4 = ” Bintang-bintang ”

Iman Ghazali = ” Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling benar adalah MASA LALU. Bagaimanapun kita, apapun kenderaan kita, tetap kita tidak akan dapat kembali ke masa yang lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini, hari esok dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama”.

Iman Ghazali = ” Apa yang paling besar didunia ini ?”

Murid 1 = ” Gunung ”
Murid 2 = ” Matahari ”
Murid 3 = ” Bumi ”

Imam Ghazali = ” Semua jawaban itu benar, tapi yang besar sekali adalah HAWA NAFSU (Surah Al A’raf: 179). Maka kita harus hati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu kita membawa ke neraka.”

IMAM GHAZALI” Apa yang paling berat didunia?”

Murid 1 = ” Baja ”
Murid 2 = ” Besi ”
Murid 3 = ” Gajah ”

Imam Ghazali = ” Semua itu benar, tapi yang paling berat adalah MEMEGANG AMANAH (Surah Al-Azab : 72 ). Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka menjadi khalifah pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya berebut-rebut menyanggupi permintaan Allah SWT sehingga banyak manusia masuk ke neraka kerana gagal memegang amanah.”

Imam Ghazali = ” Apa yang paling ringan di dunia ini ?”

Murid 1 = ” Kapas”
Murid 2 = ” Angin ”
Murid 3 = ” Debu ”
Murid 4 = ” Daun-daun”

Imam Ghazali = ” Semua jawaban kamu itu benar, tapi yang paling ringan sekali didunia ini adalah MENINGGALKAN SOLAT. Gara-gara pekerjaan kita atau urusan dunia, kita tinggalkan solat ”

Imam Ghazali = ” Apa yang paling tajam sekali di dunia ini? ”

Murid- Murid dengan serentak menjawab = ” Pedang ”

Imam Ghazali = ” Itu benar, tapi yang paling tajam sekali didunia ini adalah LIDAH MANUSIA. Kerana melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri ”

“sampaikanlah walau satu ayat”..

Saudara Domba semoga saudara memaafkan saya, sekiranya saya keterlaluan.

Salam

@ Dear Penghibur (#298),

Saya memang tidak menyangkakan Anda menyokong umat Kristiani. Saya cuma menekankan nasehat Anda yang bijak kepada Domba.

Apapun jika ada perkara yang mendatangkan perkara baik dari saudara Cepot atau Domba, bolehlah dinilai dan ditimbang tara sebagai batu ujian.

Nabi Muhammad saw bersabda : Perbezaan pendapat umatku adalah suatu hikmah.

Betul, semuanya jadi batu ujian bagi saya.

Salam.

@DEWO

Terima Kasih Saudara DEWO, kerana memahami maksud saya. Semoga saudara DEWO cemerlang dan di Redhai Allah swt.

Salam

@penghibur

Ada baiknya juga ko sebagai muslim yg bertindak berani kerana benar kasih nasehat sama pemerintah ko, jangan suka mengambil hak milik orang lain, sipadan dan ligidan itu dikembalikanlah jgn malah mau tambah yg lain lagi, mengambil hak dan tanah org laen tu tak baiklah.

Otak perampok (rebut pulau) yg ada dibenai saudara2mu di malaysia harus kamu basmi habis, kamu juga ngapain capek2 berbual di blog ini kalo kamu sendiri tak senang lihat org senang berbual-bual, blog ini disediakan untuk berbual-bual juga to…???
Banyak masalah di negaramu sendiri tak perlulah capek2 urusin negara org lain

@waja dan kawan2

Ayo cepatlah orang Indonesia disana butuh pertolongan, merekakan disana bantu malaysia jadi maju juga, tapi banyak yg disia-siakan (tak digaji malah dikejar-kejar)…cepatlah kalian bertindak jgn cuma teriak2 di blog ini, banyak pahalanya bantu orang tertindas….

@freddykrueger

So kalau rasa tertindas bekerja di Malaysia, seharusnya saudara menyarankan supaya kerajaan Indonesia membatalkan semua kontrak kerja dengan Malaysia.

Jangan bagi rakyat Indonesia bekerja di Malaysia, tapi Alhamdulillah orang Indonesia di Malaysia mendapat layanan baik.

Soal majikan masing-masing, kerajaan Malaysia banyak mengambil tindakan terhadap semua agensi-agensi yang berkaitan.

“Jika Kamu Mengharap Kesempurnaan Dari Manusia Maka Kamu Sekali-kali Tidak Akan Dapat! Tapi Mintalah Kepada Allah swt”

Semoga doa anda termakbul dan negara Saudara juga akan terus maju, Cemerlang, Gemilang dan Terbilang.

Soal Hak tanah yang Saudara rasa di ambil Kerajaan Malaysia, mungkin perkara itu kita serahkan kepada Pemimpin negara masing-masing.

Jika mereka mengambil suatu yang bukan Hak maka Allah swt maha melihat, dan setiap perbuatan ada balasannya. Saudara perlu yakin!

Banyakkan berhajat kepada Allah swt, manusia tidak akan kemana-mana juga, akhirnya akan bertemu Allah dan perlu membayar segala perbuatan yang salah.

Mudah-mudahan Saudara dapat memahami ini. saya tak nak memburuk-buruk rakyat Saudara, kerana tiada untung sama sekali untuk saya.

Semua patut dapat layanan yang baik.

wassalam

Eh kamu semua orang2 beragama ISLAM yang tolol bertobatlah wahai engkau yang kafir (ISLAM) engkau adalah orang yang najis bibir.ISLAM penuh kekerasan , terorisme.TEntang comment no 89 berjudul agamaku saya sangat setuju!!! ISLAM kalau berdoa teriak2 rasanya saya ingin menghancurkan semua masjid di dunia . demikianlah sabda saya terhadap orang yang telah menghina bangsa Yahudi dan Nasrani,alleluya terpujilah TUHAN disepanjang masa ,dan terkutuklah WAHAI ENGKAU ISLAM KAFIR kutuklah mereka agar bertobat dan menerima ajaranMU ya TUHAN .Amen Shalom semuanya

salam,

PERWAKILAN SELURUH UMAT YAHUDI DAN NASRANI

Damai dihati Damai dibumi,
Salib Katolik …. adalah Paskah
Makna PASKAH dalam renunganku adalah sebuah kumulatif dari persoalan yang bermuara pada CINTA.
di dalam cinta ada ketakutan
di dalam cinta ada pengkianatan
di dalam cinta ada kebencian
banyak orang begitu mencintai kekuasaan dan kekayaan tetapi dari rasa cintanya itu justru muncul KETAKUTAN akan kehilangan pengaruh, kekuasaan seta kekayaan seperti PARA IMAM, AHLI TAURAT, PILATUS dan HERODES.
yang kemudian memunculkan PENGHIANATAN dan hasutan untuk mempertahankan semuanya itu dengan memanfatkan kemiskinan seperti dialami YUDAS.

Akhirnya mereka MENYALIBKAN YESUS dengan KEBENCIAN.
Bagi Allah melindungi ANAKNYA dan memusnahkan musuh ANAK ALLAH adalah hal yang mudah seperti ketika Allah memusnahkan musuh umat israel dan menuntunya ketanah perjanjian.
Tetapi tidak demikian dengan Allah, Allah justru mengorbankan ANAK NYA untuk disalibkan demi KESELAMATAN MANUSIA.
Begitu besar CINTA ALLAH kepada manusia dan begitu setia Allah akan janjinya untuk menyelamatkan manusia sehingga begitu rela dan iklas mengorbankan Anak Nya sendiri Yesus Kristus.
Begitu juga dengan YESUS memberi tauladan sebagai manusia untuk selalu SETIA AKAN PERINTAH ALLAH BAPANYA.
Kesetiaan Yesus akan cintanya kepada domba-dombanya dan kerelaan mengorbankan dirinya untuk keselamatan domba-dombanya, membuat kemanusian memandang Yesus Orang Nazaret sebagai orang yang dilahirkan miskin, menderita kesengsaraan dan penghinaan beserta semua kelemahan.
Dia dikasihani, karena kemanusiaan percaya Dia telah menyalibkan penderitaan, semua tawaran sebagai manusia bagiNya adalah tangisan, raungan dan keluhan.
Selama berabad abad kemanusiaan telah membisiki kelemahan didalam di Sang Penyelamat.
Orang Nazaret itu tidak lemah !
Dia kuat !
namun orang-orang menolak memperhatikan makna hakiki dari kekuatan.
Yesus tidak pernah hidup dalam ketakutan atau Dia mati menderita dan mengeluh.
Dia hidup sebagai seorang pemimpin
Dia disalibkan sebagai pengikut “Perang Salib”
Dia mangkat dengan suatu heroisme yang menakuti para pembunuh dan penyiksa Nya.
Yesus justru membuat mereka menggigil dihadapan badai kehidupan serta mengira bahwa mereka itu hidup.
Sesungguhnya mereka sudah mati sejak lahir hanya saja mereka belum menemukan orang yang akan mengubur mereka, sehingga mereka bergelimpangan di atas tanah dengan bau busuk yang selalu tercium dari tubuh tubuh mereka ….
ingat … !
Yesusu tidak mati dalam kemiskinan, Ia juga tidak hidup dalam ketakutan
Yesus tidak perna mati dalam keadaan menderita.
Ia hidup kaya raya
Ia disalib sebagai pelopor perlawanan
Ia mati sebagai sebagai seorang perwira
dan wafatnya dikayu salib membangkitkan KEMATIAN SEBUAH BANGSA
Yesus bukan seekor burung dengan sayap sayap patah
Dia adalah sebuah prahara yang mengamuk mematahkan semua sayap sayap bengkok
Dia tak gentar terhadap penganiayaan dan musuh musuhNya
Dia tak menderita didepan para pembunuh Nya
Dia ebas dan berani menantang, menentang semua orang kejam dan para penindas
Dia melihat jerawat jerawat menular dan memotong Nya
Dia bungkan kejahatan
Dia cekik penghianatan.
Yesus tidak datang dari jantung lingkaran cahaya untuk merusakl rumah rumah dan menderikan diatasnya reruntuhan biara biara
Dia tak membujuk orang kuat untuk menjadi rahib atau pastur
Tapi Dia datang untuk mengeluarkan semangat baru di muka bumi ini, dengan kekuatan menghancurkan pondasi dari monarki apapun yang dibangun diatas tulang belulang dan tengkorak manusia
Dia datang untuk membongkar istana istana megah, membangn diatasnya kuburan kuburan si lemah dan menghancurkan berhala berhala diatas tubh si miskin.
Yesus diutus bukan untuk mengajar orang orang mendirikan gereja gereja dan kuil kuil bagus ditengah gubuk gubuk dingin dan pondok pondok suram orang malang
Dia datang untuk membuat hati manusia sebuah kuil
jiwa sebuah altar
dan pikiran seorang pastur.
inilah misi Yesus Orang Nazaret
inilah ajaran ajaran untuk apa Dia disalibkan
dan jika kemanusiaan bijaksana adanya
Kemanusiaan akan berdiri hari ini da menyanyi keras lagu penaklukan dan himne kemenangan

@ahmadsarwat:

Cita-cita saya tidak semulia cita-cita sodara. Mimpi saya pun tidak setinggi mimpi sodara. Akan tetapi saya berharap, suatu waktu nanti semua orang di dunia dapat mendengar tentang kabar gembira yang coba disampaikan oleh sodara Dewo – cs.

Saya bukan orang pintar. Jika anda menanyakan segala sesuatu yang berhubungan dengan kitab-suci yang diakui orang-orang Kristen, saya pun tidak akan dapat menjawabnya. Yang saya rasa, yang saya tahu, DIA mencintai saya.

Oleh sebab itu, kalau sodara ahmadsarwat yakin dengan sangat apa yang ada di dalam Qur’an, bahwa alloh maha mengetahui, maha kuasa, maha…., dst, sehingga bisa memberikan kebahagiaan sejati bagi kami, doakanlah kami yang bodoh ini (itu kalau sodara punya keinginan yang tulus untuk membahagiakan semua insan di dunia ini, dan tidak sekedar memikirkan isi celana sodara sendiri) sehingga kami dapat melihat juga cahaya islami yang sodara iklankan. Kalau cuma bisa bawa kekerasan, tidak perlu kami menerima islam, preman di pasar pun bisa melakukannya.

Akhir kata, bagi siapapun yang meragukan Ketuhanan dari pada Yesus yang disebut Kristus, dan merasa lebih tahu serta memiliki tuhan yang lebih berkuasa, saya punya satu (1/one/un/une/siji/hiji) tantangan: pisahkanlah saya dari Yesus. Kalau tidak bisa, pergi sajalah dan berhenti bercuap-cuap.

Tuhan memberkati kita semua.

Saya menulis artikel ini untuk orang2 yang belum memahami dengan benar arti Tritungal. semooga berguna.

MAKSUDNYA TRITUNGGAL

Pengenalan

Lambat-laun sesiapa sahaja yang terdedah kepada agama Kristian akan berdepan dengan perkataan ini: Triniti. Ini adalah satu perkataan yang sering kali di salah-fahami, disalah-sampaikan dan disalah-pakai. Untuk ramai orang, ianya batu sandungan yang menghalang mereka memeluk agama Kristian. Kepada yang lain ianya ajaran sesat mana kala untuk yang lain ianya satu kebodohan. Untuk mendapat idea yang betul tentang apakah sebenarnya intipati akidah ini, seseorang itu perlu kembali kepada kuasa mutlak akidah ini, iaitu Alkitab. Adalah dari sini saya akan berusaha

1. menyampaikan satu asas Alkitabiah untuk kepercayaan ini

2. menunjukkan apa maksudnya dan

3. implikasinya atas mesej agama Kristian dan orang Kristian secara individu.

Sebelum saya lakukan ini, saya ingin memberi beberapa pendapat dan definisi akidah ini supaya kita memiliki satu pandangan yang luas akan hal ini.
Definisi
Perkataan ‘Triniti’ membawa maksud satu Tuhan tetapi yang mengandungi tiga peribadi yang berbeza, bukan dalam sifat atau ‘bahan ilahi’ tetapi dalam jawatan dan perhubungan. Allah satu walaupun tiga. Ryrie menulis: Hanya ada satu Tuhan, tetapi di dalam kesatuan Allah ada tiga peribadi yang kekal dan sama, sama dalam kandungan tetapi berbeza dalam saraan hidup. Ketiga peribadi ini dalam Alkitab diperkenalkan sebagai Bapa, Anak dan Roh Kudus. Jadi, ada tiga peribadi dalam Allah dan ketiga ini adalah Allah yang sama dalam kandungan, kuasa dan kemuliaan. Adalah perlu dinyatakan di sini bahawa perkataan ‘Triniti’ tidak ada di dalam Alkitab walaupun konsep Allah dalam kesatuan-tiga sangat jelas tampak. Perkataan ‘Triniti’ ialah satu istilah falsafah Yunani yang dipakai untuk Allah seperti mana yang didedahkan dalam Alkitab. Ianya bukan satu istilah yang dipakai Isa Al-Masih mahupun rasul-rasulnya.
Akidah ini sangat kompleks dan membingungkan-minda tetapi tidak boleh ditolak oleh sesiapa yang mengkaji Alkitab dengan serius. Apabila ini dilakukan maka akan jelas bahawa Alkitab mengajar bahawa adanya satu Tuhan, dan bahawa adanya tiga peribadi, setiap satu adalah Allah. Jadi akidah Triniti ini membuat tiga pengesahan:
1. hanya ada satu Allah

2. Bapa, Anak dan Roh Kudus setiap satu adalah Allah

3. Bapa, Anak dan Roh Kudus adalah tiga peribadi berbeza.

Saya percaya bahawa dari beberapa definisi ini, minda kita sukar untuk menangkap maksudnya; sesungguhnya ia satu misteri. Kita perlu sedar bahawa konsep ini melebihi keupayaan kuasa pemahaman manusia (dari segi mempunyai fahaman yang penuh) dan tidak ada persamaan yang sempurna di dunia ini. Konsep Triniti bukannya tiga tuhan yang bekerjasama atau satu Tuhan yang menampakkan diriNya dalam tiga modus yang berbeza. Seterusnya, perlu kita tahu bahawa Alkitab tidak berusaha menerangkan misteri ini; ia hanya mengisytiharkannya!
Tidak seorang pun dapat menafikan betapa mulianya rahsia kepercayaan kita: Isa Al-Masih menampakkan diri dengan rupa manusia, dan dinyatakan benar oleh Roh Allah, serta dilihat oleh para malaikat. Dia diisytiharkan antara bangsa-bangsa, dan Dia dipercayai di seluruh dunia, dan telah diangkat ke syurga. (1 Timotius 3:16)
Allah Alkitab ialah Dia yang selalu didedahkan sebagai satu triniti. Marilah kita ke sana untuk memerhatikan kebenaran ini bahawa Allah satu dan Allah tiga.
Triniti dalam Alkitab
Adalah dianggap kita percaya akan kewujudan Allah dan kesempurnaan Alkitab apabila kita memeriksa Firman Allah untuk memerhatikan penyampaian akidah ini. Penyelidikan ini adalah untuk menyesuaikan logik kita kepada kepastian Alkitab dan untuk melihat serta bertindak sesuai dengan penemuan kita. Alkitab mempersembahkan dengan jelas fakta-faktanya dan terpulanglah dengan minda manusia untuk berusaha memahaminya (walaupun ini satu perkara yang sukar untuk difahami). Kita akan sekarang melihat empat fakta yang dinyatakan oleh Alkitab; empat fakta yang menjadi tiang-tiang utama akidah ini. Kita juga akan memberi perhatian kepada beberapa contoh dalam Alkitab di mana fakta-fakta ini dinyatakan bersama.

Fakta Pertama: ALLAH ITU ESA

Perjanjian Lama dengan tegas menyatakan bahawa Allah itu esa dan tidak ada Allah lain yang benar. Walaupun dikelilingi bangsa-bangsa yang percaya dalam banyak tuhan, orang Israel berdiri teguh mengisytiharkan kewujudan Allah yang esa. Setiap orang Yahudi memulakan doanya dengan melafazkan Ulangan 6:4, yang berbunyi: Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa! Orang Yahudi menyembah Allah yang esa dan kebenaran ini nampak dalam ayat-ayat lain Alkitab: Ulangan 4:35, Yesaya 44:6 dan Mazmur 86:10. Hanya ada satu Allah dan iman orang Yahudi serta ajaran Perjanjian Lama bersandar atas kebenaran ini.
Begitu juga dalam Perjanjian Baru. Apabila menjawab satu pertanyaan mengenai perintah manakah yang paling utama, Isa Al-Masih memulakan jawapannya dengan berkata, “Inilah perintah yang paling utama, ‘Dengarlah, hai bangsa Israel! Tuhan Allah kita, Dialah Tuhan Yang Esa.” (Markus 12:29). Rasul Paulus meneruskan idea ini, bahawa Allah itu esa dalam jawapannya kepada jemaat Kristian di bandaraya Korintus. Dia menulis: Kita juga tahu bahawa Allah hanya satu; tidak ada yang lain. Sekalipun banyak yang disebut dewa dan tuhan, baik yang di syurga mahupun yang di bumi, tetapi bagi kita Allah hanya satu (1 Korintus 8:4-6). Yakobus dalam suratnya pula membuat kenyataan menarik ini: Kamu percaya bahawa Allah hanya satu. Bagus! Roh-roh jahat pun percaya akan hal itu dan gementar kerana takut (Yakobus 2:19).
Jadi jelas Alkitab menyatakan Allah itu esa.

Fakta Kedua: BAPA ITU ALLAH

Nabi Yesaya dalam Yesaya 63:16 berkata bahawa Bapa itu Allah: Engkaulah Bapa kami. Nenek moyang kami Abraham dan Yakub tidak mengenal kami, tetapi Engkaulah Bapa kami, ya TUHAN! Engkaulah Penyelamat kami sejak dahulu kala. Allah dipanggil Bapa kerana Dialah yang menciptakan kita semua. Allah yang menciptakan kita dipanggil Bapa: Bukankah kita semua mempunyai bapa yang sama? Bukankah kita semua diciptakan oleh Allah yang sama? (Maleakhi 2:10). Kadangkala ada yang berkata Perjanjian Lama tidak mengenal Allah sebagai Bapa. Ini tidak benar. Ayat-ayat yang baru sahaja dibaca membuktikan ini.
Idea Allah sebagai Bapa ditemukan dalam Perjanjian Lama dan adalah lebih ketara dalam Perjanjian Baru khususnya dalam ajaran-ajaran dan doa-doa Isa Al-Masih. Doa yang Isa Al-Masih memperkenalkan kepada murid-muridnya bermula dengan kata-kata ini: “Ya Bapa, Engkaulah Allah yang Esa.”. (Lukas 11:2). Rumah sembahyang Allah dipanggil “rumah Bapaku” oleh Isa Al-Masih (Lukas 2:49). Dalam Yohanes 8:42, Isa Al-Masih dengan jelas menyatakan Allah ialah Bapa: “Seandainya Allah benar-benar Bapa kamu, tentu kamu akan mengasihi Aku, kerana Aku datang daripada Allah.” Terdapat banyak lagi ayat-ayat dalam Alkitab yang memperakui peribadi yang dipanggil Bapa sebagai Allah. Keilahian Bapa biasanya tidak diperdebatkan. Tetapi bagaimana dengan Isa Al-Masih?

Fakta Ketiga: ANAK ITU ALLAH

Walaupun ini satu fakta yang sentiasa diperdebatkan dengan hangat, ianya jelas dinyatakan dalam Alkitab: Isa Al-Masih sepenuhnya ilahi. Isa Al-Masih seringkali mengelar dirinya ‘Anak Allah’ dan kerana itu orang Yahudi berusaha membunuhnya, kerana dia menyamakan dirinya dengan Allah. Contohnya dalam Yohanes 5:18 ada tertulis: Kata-kata-Nya ini membuat para penguasa Yahudi semakin bertekad untuk membunuh Dia. Bukan sahaja Dia telah melanggar hukum Sabat, tetapi Dia berkata bahawa Allah itu Bapa-Nya. Hal ini bererti Dia menyamakan diri dengan Allah. Apabila Yohanes dan Yakobus dipanggil “Anak-anak Guruh” dalam Markus 3:17, Isa Al-Masih tidak bermaksud untuk menyatakan bahawa sama ada ibu atau bapa mereka itu guruh, tetapi bahawa sifat dan tindakan mereka seperti guruh. Apabila Isa Al-Masih dipanggil ‘Anak Allah’ ianya TIDAK bermaksud Allah Bapa telah bersetubuh dengan Maryam, yang telah melahirkan Isa Al-Masih. Apa yang dimaksudkan dengan frasa ini ialah bahawa Isa Al-Masih memiliki sifat dan bertindak seperti Allah. Tidak ada manusia yang boleh memiliki sifat-sifat Allah apalagi melakukan kerja-kerja yang khusus bagi Allah kecuali jika dia adalah Allah; dan itulah identiti sebenar Isa Al-Masih!
Dalam penggunaan orang Yahudi, frasa ‘Anak Allah’ bermaksud sesuatu yang mempunyai kesamaan tahap dan identiti dengan Allah. Jadi, apabila Isa Al-Masih berkata dia ‘Anak Allah’, mereka yang mendengarnya faham maksud penyataannya: dia mengaitkan dirinya dengan Allah dan menyamakan dirinya dengan Allah. Dakwaannya itu disokong dengan berbagai cara: autoritinya, sifatnya, perhubungannya dengan Allah, kekekalannya (Yohanes 8:57-58) dan kuasanya atas maut dan neraka (Matius 12:38-40).
Sesiapa yang membaca Perjanjian Baru dengan minda terbuka akan mencapai satu kesimpulan yang jelas: penulis-penulis Perjanjian Baru mengisytiharkan Isa Al-Masih sebagai Allah dalam bentuk manusia.

Fakta Empat: ROH KUDUS ITU ALLAH

Apabila dua ahli gereja di Yerusalem berbohong kepada Roh Kudus, Rasul Petrus mengingatkan mereka bahawa mereka telah berbohong kepada Allah: Oleh itu Petrus berkata kepadanya, “Ananias, mengapa kamu membiarkan Iblis menguasai hatimu, sehingga kamu berdusta terhadap Roh Allah . . . Kamu tidak berdusta terhadap manusia, tetapi terhadap Allah!” (Kisah Rasul-Rasul 5:3-4). Ini ialah satu daripada kisah paling jelas di mana Roh Kudus dipanggil Allah dan hukuman yang dikenakan atas Ananias (hukuman maut) adalah hukuman yang biasa untuk dosa terhadap Allah. Roh Kudus BUKAN satu kuasa atau pengaruh tetapi satu peribadi yang boleh dilukai dan juga yang membawa kasih, sukacita dan damai. Dia memiliki personaliti dan diperkenalkan sebagai satu peribadi. Yesus memperkenalkan dia sebagai satu peribadi dan menyamakannya dengan Allah bapa dalam doanya: Aku akan mengutus Penolong yang berasal daripada Bapa kepada kamu. Dia Roh yang akan menunjukkan apa yang benar tentang Allah (Yohanes 15:26).
Jadi, kita sekarang telah sampai kepada satu dilema. Bagaimana Allah boleh SATU tetapi Dia Bapa, Anak dan Roh Kudus? Apakah penjelasan yang paling sesuai untuk menjelaskan empat fakta ini tanpa membingungkan atau menyesatkan seseorang yang ingin memahami kenyataan Alkitab tentang diri Allah? Sememangnya ia satu misteri walaupun ada banyak contoh dilema ini dalam Alkitab. Seterusnya kita akan memberi perhatian kepada beberapa contoh Allah Triniti dalam Alkitab.

Contoh-Contoh Triniti

1. Penglibatan Triniti dalam penciptaan dunia

• Allah Bapa
Dalam masa enam hari Aku, TUHAN, telah menciptakan bumi, langit, laut, dan semua yang ada di dalam segalanya itu, tetapi pada hari ketujuh Aku berehat. (Keluaran 20:11)

• Allah Anak
Allah menjadikan segala sesuatu melalui Dia (Isa Al-Masih). Tiada sesuatu pun di semesta alam ini yang dijadikan tanpa Dia. (Yohanes 1:3)

• Allah Roh Kudus
Roh Allah telah menciptakan aku, dan nafas Yang Maha Kuasa memberi hidup kepadaku. (Ayub 33:4)

1. Penglibatan Triniti dalam pembaptisan Isa Al-Masih dalam air
Setelah Isa dibaptis, Dia keluar dari air sungai itu. Tiba-tiba langit terbuka dan Isa nampak Roh Allah turun seperti burung merpati ke atas-Nya. Kemudian terdengar suara Allah berfirman, “Inilah Anak-Ku yang Aku kasihi. Dia menyenangkan hati-Ku.” (Matius 3:16,17)
• Terdengar suara Allah Bapa.
• Isa dipanggil oleh Allah “Anak-Ku”.
• Roh Allah turun ke atas Isa Al-Masih.
1. Triniti dalam formula baptisan air
Baptislah mereka dengan menyebut nama
• Bapa
• Anak, dan
• Roh Allah (Matius 28:19)

1. Triniti dalam contoh yang diberi Rasul Paulus dalam Efesus 4
• Roh Kudus
Hanya ada satu tubuh dan satu Roh . . . (ayat 4)
• Anak (perkataan ‘Tuhan’ atau ‘Lord’ sering dipakai untuk Isa Al-Masih)
Hanya ada satu Tuhan, satu iman, satu baptisan . . . (ayat 5)
• Allah Bapa
. . . dan satu Allah, Bapa semua orang. Dialah Tuhan semua orang, yang bekerja melalui orang, dan tinggal di dalam semua orang. (ayat 6)
1. Triniti dalam doa pemberkatan
• Tuhan Yesus Kristus memberkati kamu,
• Allah mengasihi kamu, dan
• Roh Allah menyertai kamu semua. (2 Korintus 13:13)
Ini hanya beberapa contoh di mana ketiga-tiga peribadi Allah dilihat bersama, setaraf dan sama-kekal (Kisah Para Rasul 2:33). Contoh-contoh kewujudan Allah yang bersifat esa tetapi tiga yang banyak dalam Alkitab menjadikan akidah ini satu akidah utama iman Kristian. Setakat ini kita sudah melihat bahawa Allah esa dan adalah tiga peribadi. Ketiga peribadi ini bukan tiga Allah yang berasingan mahupun satu Tuhan yang menyatakan (atau menjelma) diriNya dalam tiga rupa atau oknum. Yang pasti, ada perbezaan di antara ketiga peribadi Allah khususnya dalam perhubungan dan kerja mereka. Seringkali para Muslimin dan muslimat telah membuat salah tanggapan bahawa umat Kristian itu menyembah ‘tiga Tuhan’ iaitu “Tri-theisma” dan ini adalah jauh sekali dari hakikatnya yang sebenar! Umat Kristian mempunyai pegangan yang teguh kepada KEESAAN ILAHI sepertimana yang telah diajar oleh Hazrat ‘Isa serta hawarii dan pengikut2-Nya sendiri.

Untuk saudara -saudara ku umat muslim yang ada di sini janganlah kita bermusuhan dan ber beda pendapat. lebih baik kita bersama-sama menciptakan perdamaian di negri kita ini.
saya yakin apa bila saudara- saudara ku umat muslim mau membuka pikiran mereka, tidak terprovokasi mereka akan mengerti arti Tritunggal dengan benar. Karena banyak dari teolog2 Islam yang mengakui Tritunggal. Untuk lebih jelas kita lihat artikel berikut:

KESAKSIAN AL QUR’AN ATAS
KESATUAN DARI KETRITUNGGALAN KUDUS

Kesaksian Al Qur’an tentang kepercayaan Kristen kepada satu Allah saja.
Kesaksian Al Qur’an tentang Ketritunggalan Kudus Kristen.
Kesaksian Al Qur’an bahwa Al-Masih adalah Firman Allah.
Kesaksian Al Qur’an tentang Roh Kudus.

KESAKSIAN Al QUR’AN TENTANG KEPERCAYAAN KRISTEN KEPADA SATU ALLAH SAJA.

Al Qur’an menyaksikan bahwa umat Kristen percaya pada satu Allah (Monoteistik) dan bukan kafir. Berikut adalah beberapa contoh dari kesaksian ini.

1. Surat Al “Ankabut 46 – “Janganlah kamu berdebat (berbantah) dengan ahli kitab (Yahudi, Nasrani dan seumpamanya), melainkan dengan (jalan) yang terbaik,….. dan katakanlah: Kami percaya kepada (Kitab) yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepadamu, sedangkan Tuhan kami dan Tuhan kamu hanya satu, dan kami patuh kepadaNya”. Demikianlah Al Qur’an menyaksikan bahwa kami umat Kristen, “ahli kitab”, menyembah satu Allah.

2. Surat Ali Imran 113-114, ” Mereka itu tiada sama. Di antara ahli kitab, ada segolongan yang lurus, mereka membaca ayat-ayat Allah waktu malam sedang mereka sujud. Mereka beriman kepada Allah dan hari kemudian dan menyuruh ma”ruf dan melarang dari yang mungkar, lagi bersegera mengerjakan kebaikan dan mereka itu termasuk orang-orang yang salih”. Ayat ini secara jelas menegaskan bahwa umat Kristen, “ahli kitab”, percaya pada satu Allah: mereka membaca ayat-ayat Allah yang ada di tangan mereka pada masa Muhammad, dan mereka menyembah Allah yang satu dalam ibadah dan doa-doa mereka.

3. Surat Al Maidah 82 – “Demi, sesungguhnya engkau peroleh manusia yang sangat memusuhi orang-orang beriman, ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. Demi sesungguhnya engkau peroleh orang-orang yang lebih dekat kasih sayangnya kepada orang-orang beriman, ialah orang-orang yang berkata: Sesungguhnya kami orang Nasrani. Demikian itu karena di antara mereka ada alim ulama dan pendeta-pendeta sedang mereka itu tiada sombong.” Disini jelas bahwa umat Nasrani tidak menyembah banyak tuhan (politeistik), karena umat yang menyembah banyak allah dan umat Yahudi adalah musuh keras kaum Muslim, sedangkan umat Nasrani adalah sahabat dekat mereka.

4. Surat Al Imran 55, “(Ingatlah) ketika Allah berkata: Ya, Isa, sesungguhnya Aku mewafatkan engkau dan meninggikan (derajat) engkau kepada-Ku dan menyucikan engkau dari orang-orang kafir dan menjadikan orang-orang yang mengikut engkau di atas dari mereka yang kafir, sampai hari kiamat.” Jelaslah bagi anda bahwa pengikut-pengikut Al-Masih, atau umat Kristen, bukanlah orang kafir. Sebaliknya, Allah membedakan umat Kristen dari orang kafir dan mengangkat mereka di atas orang kafir.
Kesaksian Al Qur’an tentang umat Kristen telah membuktikan dengan pasti bahwa mereka menyembah satu Allah dan mereka bukan penyembah banyak tuhan.
KESAKSIAN AL QUR’AN TENTANG KETRITUNGGALAN KUDUS KRISTEN

Sahabatku yang budiman, barangkali saja anda heran, bahwa Al- Qur’an menyebutkan Tritunggal dari satu Allah persis sama seperti yang diyakini umat Kristen. Kita telah lihat bersama bahwa Tritunggal Kekristenan itu adalah sifat Allah, FirmanNya dan RohNya. Ini adalah Ketritunggalan yang sama seperti disebutkan Al Qur’an, “Sesungguhnya Al- Masih, “Isa anak Maryam, hanya rasul Allah dan
kalimat-Nya, disampaikan-Nya kalimat itu kepada Maryam beserta roh dari pada-Nya” (Surat An-Nisa” 171). Dalam ayat ini jelas bahwa Allah mempunyai: satu pribadi – “rasul Allah”, satu firman – “kalimat-Nya”, satu roh – “beserta roh dari pada-Nya”

Kesaksian Al Qur’an tentang pengakuan iman menyangkut Ketritunggalan tidak lebih dan tidak kurang sama seperti apa yang kami umat Kristen beritakan. Tidak menyiarkan politeisme, tetapi menyatakan bahwa tidak ada Allah kecuali Dia.

KESAKSIAN QUR’AN AL-MASIH ADALAH FIRMAN ALLAH

Al Qur’an menyaksikan dengan jelas sekali bahwa Al-Masih adalah Firman Allah. Berikut ini adalah beberapa ayat Al Qur’an sebagai contoh:

1. Surat An-Nisa” 171, “Sesungguhnya Almasih, “Isa anak Maryam, hanya rasul Allah dan kalimat-Nya.”

2. Surat Al Imran, Keluarga Imran: 39 “Sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan melahirkan seorang puteramu Yahya, yang membenarkan kalimat dari Allah…”

3. Surat Al Imran 45, “Ingatlah ketika malaikat berkata: Ya, Maryam, sesungguhnya Allah memberi kabar gembira kepada engkau dengan kalimat dari padaNya (yakni seorang anak), namanya Almasih “Isa anak Maryam.”

Terjemahan bahasa Inggeris menggunakan kata ganti “whose” menunjukkan kata ganti orang lelaki dalam bahasa aslinya Arab. Terjemahan bahasa Indonesia lebih mengena dengan menggunakan “yakni seorang anak” (whose) untuk “kalimat” (a word). Hal ini menunjukkan satu kenyataan bahwa “kalimat” yang digunakan di sini, bukan berarti kalimat dalam bahasa sehari-hari tetapi menyatakan seorang pribadi.

Anda juga akan menemukan hal ini diterangkan dalam perkataan dari salah seorang sarjana Muslim (Al Shaikh Muhyi Al Din al “Arabi), yang berkata:” Kalimat adalah Allah dalam hakekatnya…dan Ia adalah tidak lain dari satu pribadi ilahi” ( dalam buku “Fusus al Hukm”, bagian II, hal.35). Dia juga berkata bahwa “kalimat” adalah pribadi ilahi (hal.13).

Bukankah hal ini sama benar dengan apa yang dikatakan mengenai Al-Masih dalam Injil Yohanes? “Pada mulanya adalah Firman (kalimat); Firman (kalimat) itu bersama-sama dengan Allah dan Firman (kalimat) itu adalah allah…Firman (kalimat) itu telah menjadi manusia” (Yohanes 1:1,14). Terjemahan bahasa Arab dari ayat ini dalam kecocokannya dengan tulisan asli dalam bahasa Yunani) menggunakan istilah yang sama, “kalimat” dengan kata ganti orang ketiga yang menunjuk padanya. Kalimat menunjuk pada satu pribadi. Hal ini jelas dari perincian-perincian Yohanes: “Firman (kalimat) itu adalah Allah” dan Firman (kalimat) itu telah menjadi manusia.”

KESAKSIAN AL QUR’AN TENTANG ROH KUDUS

Ada banyak ayat Al Qur’an yang menyebutkan bahwa Roh Kudus adalah Roh Allah dan hal itu menyokong keterlibatan Al-Masih dalamnya. Hal tersebut nampak jelas seperti berikut ini: Surat Al Maidah 110, “Hai “Isa anak Maryam, ingatlah akan nikmat-Ku kepadamu dan kepada ibumu, ketika Aku menguatkan engkau dengan roh suci…., Engkau bercakap-cakap dengan manusia dalam buaian (masih bayi) dan ketika dewasa.”

Sarjana theologia Al Shaikh Muhammad al Hariri al Bayyuni berkata, “Roh Kudus, adalah Roh Allah” (“Kitab al Ruh wa Mahiyyatuha,” hal.53).

Saudaraku, dari apa yang telah dipaparkan itu, baik dari kesaksian Al-Qur’an maupun teolog-teolog Islam tentang pengakuan iman Ketritunggalan yang kepadanya kami umat Kristen percaya, sesungguhnya telah menjadi jelas.

Semoga artikel diatas bermanfaat, sehingga tidak ada lagi perselisihan diantara kita.
Karena damai itu indah, mari kita bersama menciptakan perdamain di negara kita.

salam sejahterah untuk kita semua.

um i think u r catholic heehee

anyway aku sangat berterima kasih aku menemukan blog ini

yang penuh dengan kebenaran

dan u sangat sabar..

Dear All,

Saya jadi terpancing untuk sedikit untuk berkomentar nih…

Apa yang saudara “Marchel07″ paparkan mengenai ayat-ayat Al Qur’an yang berbicara mengenai Isa A.S. (bahasa arab dari Yesus, seperti halnya Ibrahim untuk Abraham, Yahya untuk Yohannes pembaptis, dll) tersebut di atas, merupakan bentuk penghargaan Allah SWT kepada salah satu dari sekian banyak manusia biasa yang dianugerahi gelar mulia, yaitu nabi/rasul oleh Allah SWT.

Bahwa Isa A.S. adalah salah seorang manusia yang mulia di sisi Allah SWT, dan penghargaan Allah SWT terhadap seorang manusia tersebut adalah seperti Allah SWT berbicara mengenai keutamaan & kemuliaan nabi-nabi/rasul-rasul lainnya yang pernah diutusnya ke muka bumi ini untuk menunjukkan seluruh manusia jalan yang lurus, bukan jalan yang sesat dan atau zalim.

Dan Allah SWT dalam ayat-ayat tersebut di atas samasekali tidak pernah berbicara (ditafsirkan) mengenai pengangkatan Isa A.S. (maupun manusia lainnya) menjadi “Anak Tuhan”.

Dan Allah SWT menegaskan hal tersebut dalam ayat-ayat Al Qur’an lainnya yang sangat mudah untuk dimengerti, tidak perlu nalar berlebih, tidak memusingkan pikiran, tidak perlu membolak-balik hati, serta tidak diperlukan pemaksaan & pemerkosaan logika ataupun hati nurani, untuk dipahami secara utuh, yaitu surat Al Ikhlas, ayat 1–4 (Q.S. 112:1–4) :

“MEMURNIKAN KEESAAN* ALLAH”

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Katakanlah: “Dia-lah Allah, Yang Maha Esa, (1)
Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. (2)
Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan, (3)
dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia”. (4)

(terjemahan diambil dari http://www.quranexplorer.com/Quran/Default.aspx )

* Keesaan = ke-Mahatunggal-an

Demikianlah informasi yang dapat saya sampaikan, apabila ada kata-kata saya yang salah/provokatif, mohon dimaafkan.

Regards,

boymuh

Mas Dewo nulis nih..

1. “Mari kita bermain dengan logika. Islam percaya bahwa Yesus adalah seorang nabi alias utusan Allah. Dan Islam juga percaya bahwa Yesus tidak mati di kayu salib, melainkan diangkat ke surga oleh Allah. Dengan kedua kepercayaan tersebut, maka nabi terakhir adalah Yesus karena gelar nabi itu masih disandang oleh Yesus.”

dan..

2. “Yang lebih menguatkan adalah kepercayaan umat muslim bahwa Yesus akan datang kedua kalinya saat kiamat. Kiamat adalah suatu peristiwa penghabisan atas kehidupan di dunia ini. Dunia ini akan lenyap. Dan Yesus akan datang pada saat itu.”

OK? ok.

Menanggapi pendapat mas Dewo yang pinter tapi tidak paham agamanya sendiri,

1. Coba sampeyan buka Injil sampeyan dan buka dari awal sampai akhir. Jelas-jelas Yesus mengatakan bahwa akan ada seorang penggantinya sepeninggalnya, artinya itu masih ada Nabi lagi seperti dia. Tinggal sampeyan cari Nabi yang mana yang benar. Bukannya Paulus atau Paus yang mati terbunuh.
Makanya kalau tidak ngerti isi kitab sendiri jangan asal ngomong, malu niye …

2. Yesus akan datang sebelum kiamat sebagai tanda akan terjadi kiamat, bukannya pas kiamat. lagi-lagi disini mas Dewo tidak membaca detail Yesus datangnya kapan, makanya kalau tidak mengerti agama orang lain jangan asal ngomong jeplak ..gitu mas pissss deh .

Kalau ingin membuka debat bebas, tidak usah dibuat kata sandi. itu artinya anda bukan orang fair. kecuali kalau tulisan anda tidak membuka perdebatan.
Bagaimana seorang yang punya kasih mengumbar kedengkian terhadap agama lain tanpa dasar.

@Ws #310

Kamu katakan Dewo sangat Sabar?

Sudah baca Posting-posting dia di Topik “Ternyata Tuhan Kita Berbeda” ?

Kamu sepertinya anak baik.

Jangan ambil Panutan yang salah.

..

Kenapa dewo diam saja membiarkan kita semua disini berdiskusi ramai begini?

..

Saya pikir ya karena :

“Agar Blog Dia Ramai”.

..

Tapi kalau dia disentil sedikit (menyangkut Pribadi dia) ..

..

Dia Langsung Posting juga sih..

(Baca posting-posting di Sirah Nabawiyah, kamu akan termukan beberapa posting dia disana..)

..

Saya hanya berharap kamu tidak mengambil panutan (sosok yang dikagumi) yang salah.

..

Salam. =)

PS.: Hehe..saya pikir dewo sedikit bingung setelah membaca posting ini, mau Respon nanti membuktikan pemikiran saya tentang dia benar..mau tidak posting nanti gondok sendiri. =). Yah kita liat saja dia bagaimana nanti. =)

@nitt.

PS.: Hehe..saya pikir dewo sedikit bingung setelah membaca posting ini, mau Respon nanti membuktikan pemikiran saya tentang dia benar..mau tidak posting nanti gondok sendiri. =). Yah kita liat saja dia bagaimana nanti. =)

Apaan nih nitt…

Jawaban/pemikiran yang TULUS…?

Berpikir banyak tapi tak perlu?

Bersikap ksatria?

Muslim yang baik dan selalu terhubung dengan tuhannya?

atauuuu….

Kedewasaan..?

Gitu lho?

salam.

ps.
Makanya,
Jadi orang mbok ya yang biasa aja…
Ngga usah lah berusaha buat nampilin apa kamu gitu..
heh he he..

@ Dear Izzathar6 (#312),

Hallo. Wah, Anda kok menghakimi saya dengan menyatakan bahwa saya “tidak paham agamanya sendiri”? Padahal Anda mengamini pendapat saya di poin 1 & 2. Walau pun saya “tidak paham agamanya sendiri” (menurut Anda), saya akan mencoba menanggapi pendapat Anda. Mari kita mulai.

1. Jangan salah, saya sudah membuka Injil saya dari awal sampai akhir. Sekarang saya yang bertanya kepada Anda: “Sudahkah Anda membuka Injil dari awal sampai akhir?” Jika belum, lebih baik Anda tidak usah komentar. Soalnya komentar Anda jadi tampak merendahkan diri Anda sendiri. Hehehe…

2. Tampak bahwa Anda belum membaca Injil dari awal sampai akhir. Buktinya komentar Anda nomer 2 tampak njeplak. Hayo… ngaku saja kalau Anda belum membaca Injil dari awal sampai akhir. Tidak usah punya kitabnya kok, Anda bisa membaca Injil secara online di http://www.sabda.org. Gratis-tis-tis.

Oh iya, artikel saya sebelumnya memang saya tutup. Mengapa?
Saya menutupnya justru karena reaksi muslim yang berlebihan di sana. Tidak hanya di blog ini, tapi di blog lain & bahkan via japri (jalur pribadi).

Salam.

@ Dear Nitt #313,

Iya, Nitt. Saya bukan tipe orang yang sabar, terutama bila menghadapi orang-orang tertentu. Benar, saya setuju 100% dengan pendapat Anda, yaitu jangan ambil panutan yang salah. Jangan pula menganut nabi yang salah.

Saya tidak diam kok. Sebenarnya saya selalu mengikuti perkembangan blog ini via RSS. Tetapi saya diam bukan berarti agar diskusi ramai dan blog ini tambah ramai. Agar Anda tahu, blog saya yang lain 10 kali lipat ramainya dari pada blog ini.

Kalau saya diam dan tidak memoderasi, itu karena saya ingin diskusi ini berlangsung dengan lancar dan jujur dan terbuka.

Intinya begini, saya akan ikut berkomentar jika diskusinya berbobot. Atau jika ada seseorang yang bertanya langsung kepada saya. Saya tidak akan menanggapi sumpah-serapah atau diskusi yang kontra-produktif.

Oh iya, saya tidak gondok kok. Saya sudah sering di-sumpah-serapah-i. Cuma, saya tidak akan menanggapi sumpah-serapah tersebut. Hehehe…

Salam.

Agamaku (315),

Karena reaksi umat Islam berlebihan, maka halaman *Ternyata Tuhan Kita berbeda* anda tutup. Tolong dapat dijelaskan dibagian mana reaksi tersebut berlebihan. Atau anda buka kembali halaman tersebut dan kita lihat bersama apa sebenarnya yang ada disana.

Terima kasih.

@ Dear Dorapan #317,

Saya tidak perlu membukanya kembali. Saya rasa Anda dapat membayangkan apa saja yang terjadi di sana dan di blog2 lain menanggapi tulisan saya tersebut.

Salam.

Saya mau nanggapi apa ya..? sepertinya di sini mas Dewo sosok yang dikagumi terutama oleh dear Nitt, hati-hati lho, sosok panutan bisa lama-lama jadi Tuhan juga.
Dear Nitt yang terkasih, tidak ada dalam kamus saya gentar kepada manusia selain Allah SWT. Jadi anda tidak usaha berkomentar sental-sentil segala.

Buat mas Dewo, entah apa benar “agamaku”. sebelumnya saya minta maaf juga pakai kata “jeplak”, terus terang itu bukan cerminan Islam, dan wajar jika anda membalas ..fair men .. dan kita mulai diskusi secara sehat.

Komentar untuk anda (#315)
Coba kita perjelas lagi satu per satu.

1. Anda bilang NABI TERAKHIR ADALAH YESUS (menurut kesimpulan anda. Jika anda merujuk Al-Quran, jelas-jelas anda salah, entah pakai cara logika, apalagi ayat yang jelas-jelas menerangkan Yesus bukan nabi terakhir (lihat paparan ayat saya di Sirah Nabawiyah). Jika anda masih berpedoman pada logika anda sendiri, jelas salah besar, karena logika manusia bisa berbeda-beda, misalnya logika saya “Tuhan tidak beranak manusia”, logika anda mungkin berbeda, saya hormati. Sekarang mari kita ke Bibel anda. Baca di :
a. (Yohanes 14:16) “Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya”.
b. (Yohanes 14 : 26) “tetapi penghibur, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.”
c. (Yohanes 16 : 7) Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.

Artinya : “YESUS BUKANLAH YANG TERAKHIR..”

2. Dear Agamaku teman sebangsa,
sekarang kita menginjak topik ke-2. Mari kita refresh lagi pada kalimat awal anda “Kiamat adalah suatu peristiwa penghabisan atas kehidupan di dunia ini. Dunia ini akan lenyap. Dan Yesus akan datang pada saat itu. ???” dan anda dengan pintarnya membubuhi tanda tanya di belakang OK.
Maksudnya bagaimana? kalau tidak salah tangkap, maksud anda adalah bagaimana Yesus datang sedangkan kondisi dunia sudah hancur?? dan lagi-lagi logika Muslim salah benarkah? tolong yang transparan kalau berdiskusi.
Kalau memang perkiraan saya benar, maka kembali ke jawaban saya di (#312) point 2. Atau kalau ingin lengkapnya baca di “Umur Umat Islam” Amin Jamaluddin, sederetan peristiwa menjelang kiamat. Tapi kalau perkiraan saya ttg jawaban anda salah, ya monggo diperjelas.

Menegnai Injil yang anda tunjukkan di blog, terima kasih, tidak usah repot-repot saya sudah punya bukunya. Hanya saja saya tetap bingung, Injil yang anda tunjukkan itu versi yang mana, soalnya ada banyak versi Inji, hampir 70-an lebih, kalau saya salah buka, bisa-bisa saya kepeleset dan diskusi kita tidak nyambung dong, anda kalimatnya begitu, saya begini.

Wah mas Dewo, saya sudah lapar nih, mau ijin makan malam dulu.
Oh ya mas, ini ada satu lagi logika saya, tapi mungkin beda dg logika sampeyan jadi tidak usah diikuti ndak apa-apa.

Yesus kan rela berkorban demi kasih dan keselamatan manusia seluruhnya, tapi mengapa ya waktu di tiang salib berteriak memanggil Allah ..
“Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: “Eli, Eli, lama sabakhtani?” Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?, Mendengar itu, beberapa orang yang berdiri di situ berkata: “Ia memanggil Elia.” (Mathius 27: 46-47)
Haruslah beliau rela ..kan. Kita sebagai umat Muslim sekali lagi tidak terima perlakuan Yahudi terhadap Yesus seperti itu, dan kita bangga Allah telah menunjukkan … ya cara Jawanya kayak gini …”mbok ya tenang kalian, Yesus tidak disalib kok, nabi junjungan kalian diangkat ke langit, dia tidak menderita dera sama sekali” … Alhamdulillah, Puji dumateng Gusti Allah Tuhan Semesta Alam Raya Jagat Seisinya Yang Tidak Ada Serupa Dengan Dzat-Nya.

La Haula WaLa Kuwwataillah billah …

@jelasenggak #314

Apa siihh..?

Biasa apa siihh..?? =)

Ini udah biasa nieehh.. =)

Ngomong-ngomong biasa..kok temen kamu si biasadongah ngga dateng-dateng juga?

..

Takut ya dia? =)

..

Btw, penasaran aja, kamu seneng banget sepertinya menyuruh orang Biasa Aja. Kamu termasuk orang-orang yang kalau ngeliat orang lain mengerjakan urusannya sendiri (misalnya bicara dengan HP secara keras2, di meja sebelah ngomong bisnis sampai kedengeran orang sekitar, disapa orang ngga bales, selalu aktif kasih pendapat di setiap rapat, cerita-cerita ke semua orang bagaimana liburan mahalnya kemarin, dll) suka ngerasa : “Ya elah, kenapa sih loe pake kaya gitu? Biasa Aja napa..” ya??

Kalau iya.

Sekedar saran.

Berarti ada 2 Kemungkinan :

1. Kamu Mudah Terusik oleh hal-hal kecil / ngga penting.

2. Kamu rendah diri / menganggap diri kamu relatif inferior dibandingkan orang lain.

..

Saya pikir kamu Harus perbaiki ini.

..

Kalau bener.

..

Kalau ngga / salah, ya udah, aman berarti kamu.

..

Maaf dewo, kalau ini Benar-benar ngga ada hubungan dengan bahasan.

Tapi bantu orang lain untuk memperbaiki diri kan ngga salah dong. =)

..

Bisa bantu saya juga jel untuk memperbaiki diri mungkin?

..

Saya harus rendah hati atau apa gitu? =)

..

Salam. =)

@dewo #316.

Iya deehh..

Yang ramai blognya (btw, apa hubungannya ya..?).. =)

..

Oh iya, kamu SERING disumpah-serapahi?

Kenapa?

Sepertinya sih kamu akan menulis semacam : “karena mereka tidak mau menerima kebenaran (saya) nitt..” =)

..

Atau akibat Cara kamu Menanggapi Respon mereka?

..

Lagipula bukannya kamu kan seorang yang Damai dan Penuh Cinta Kasih sesama manusia? =)

..

Pengetahuan adalah Sumberdaya.

Bukan Kekuatan.

..

Sebagai Pemikiran. =)

..

Salam.

@izzathar6.

Salam kenal.

Saya selalu menggunakan einjil.com.
Atau sabda.org
sepertinya itu cukup.
Jadi bagaimana kalau kamu juga menggunakannya. Biar sama.

Ok?

Terus terang saya paham kenapa kamu menganalisa injil seperti itu.
Menurut pengalaman saya, umat muslim sudah terbiasa dalam menganalisa kitabnya (quran) secara parsial. Seperti nitt pernah menjelaskannya di bloq ‘sirah nabawiyah”.
Tapi sebenarnya, dalam membaca alkitab, kita tidak boleh membacanya seperti itu, tidak boleh mengambil ayat sepotong-sepotong.
Itu cara yang kurang tepat dalam memabaca alkitab.

Kalau kamu melihat kebabawah sedikit, siapa yang dimaksud Yesus oleh “penghibur” itu, maka kamu akan mengerti.

Yohanes 16:13

Tetapi apabila Ia datang, yaitu ROH KEBENARAN, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.

Lagipula, coba perhatikan kata2 berhuruf tebal dibawah ini:

(Yohanes 14:16)

“Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang penolong yang lain, supaya IA MENYERTAI KAMU SELAMA-LAMANYA”.

Apakah menurut kamu muhamad menyertai kamu sampai sekarang?

Salam.

Mengenai Mathius 27: 46-47,

“Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: “Eli, Eli, lama sabakhtani?” Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?, Mendengar itu, beberapa orang yang berdiri di situ berkata: “Ia memanggil Elia.”

Justru dengan adanya ayat tsb, telah terbukti bahwa yesus dalam kapasitasnya sebagai manusia, telah disalib.

Kenapa Yesus berseru seperti itu, seolah dia tidak rela?
Karena pada saat itu, Roh Tuh@n TIDAK ADA dalam diri Yesus. Yesus berada dalam kapasitasnya sebagai manusia yang merasakan sakit, dan takut.

Kalau Yesus tetap memiliki Roh Tuh@n, Yesus tidak akan merasakan sakit dan mati di tiang salib.

Kalau Roh Tuh@n masih ada saat Yesus di salib dan mati, maka BENARLAH apa yang dituduhkan umat muslim yang senang sekali berkata seperti ini:

“Katanya TUh@n,…. kok mati disalib sih?…”

Sama seperti perkataan orang tidak percaya yang melihat yesus di salib dan berkata seperti itu.
(baca kisah penyaliban yesus)

Orang-orang disekitar tempat penyaliban boleh mengenyek Yesus, karena ketidaktahuan mereka. Kalimat yang diucapkan cukup pedih sama seperti orang muslim sekarang ini

Baca Matius 27:42-43:

“Orang lain Ia selamatkan, tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat Ia selamatkan! Ia Raja Israel, baiklah Ia turun dari salib itu dan kami akan percaya kepadaNya. Ia menaruh harapan Nya pada Allah; baik;lah Allah menyelamatkan Dia, jikalau Allah berkenan kepadaNya! Karena Ia telah berkata Aku adalah Anak Allah.”

—-

Mungkin waraqah bin naufal, atau siapa saja orang kristen dari bangsa arab pada zaman itu, tidak senang karena perlakuan yahudi terhadap Yesus. Jadi mereka berusaha untuk “mengangkat” citra/image Yesus junjungan mereka dengan berkata bahwa Yesus tidak disalib. Sampai sekarang ini.

Itu adalah Maksud yang baik.
Tapi agaknya mereka tidak sadar bahwa dengan begitu mereka telah menyesatkan banyak orang.

Mungkin inilah yang terjadi pada saat muhamad belajar tentang kekristenan dari waraqah bin naufal.
Muhamad tidak mengerti arti dari penyaliban Yesus.

Makanya kamu sekarang berkata2 seperti itu.

Sekarang coba berpikir.

Kalau Yesus tidak pernah MATI di kayu salib, maka yesus TIDAK AKAN Pernah BANGKIT dari kematian.

Bangkitnya Yesus dari mati membuktikan bahwa Yesus telah berkuasa atas kematian.

Yesus telah mengalahkan alam kematian.
Dengan kebangkitan Yesus dari mati, Kemahakuasaan TUh@n telah dinyatakan.

HAnya Tuh@n yang bisa bangkit dari alam kubur.

Dengan bangkitnya Yesus dari alam kematian, Pertanyaan kalian yang seperti ini:

“Katanya TUh@n,…. kok bisa mati disalib sih?…”

Sudah Dijawab Yesus dengan ini:

“Nih…. Maut aja udah gue kalahin….sekarang loe tahu siapa gue sebenarnya kan…”

Salam

Sory mas Dewo ini agak OOT.

@nitt.

Gini loh nit.

Saya cuman mau kasih tau..
bahwa menurut tangkepan saya,

Kamu itu orang yang meminta orang lain berbuat sesuatu sesuai standard kamu, tetapiiii kamu sendiri ngga melakukannya…

itu maksud saya dengan biasa dong ….

saya rendah diri dan inferior?

Yaahhh begitulah..Kadang merasa inferior, kadang superior, kadang juga diantaranya

Saya pikir ngga ada salahnya merasa inferior, daripada kita selalu berfikir superior terhadap orang lain. (seperti….ehem..)

tapi…yang pokok,… saya juga rendah hati..
:)

salam.

@ Dear Izzathar6 #319,

Jawaban dari Sdr JelasNggak kepada Anda di #322 dan #323 sudah sangat baik sekali menjawab semua pertanyaan Anda. Saya sendiri sudah menulis beberapa artikel mengenai hal tersebut. Silakan klik artikel berikut untuk dipelajari:
“Salib Lambang Keselamatan”
“Kita dan Salib”
“Eloi, Eloi, lama sabakhtani?”
“Yesus Tidak Wafat?”
“Allah yang Menjadi Manusia”

Kurang lebih demikian. Semoga artikel2 di atas dapat bermanfaat bagi Anda.

Salam.

~~~

@ Dear Nitt #321,

Iya, saya sering disumpah-serapahi. Tetapi jawaban saya bukan seperti tebakan kamu:

Sepertinya sih kamu akan menulis semacam : “karena mereka tidak mau menerima kebenaran (saya) nitt..” =)

Jawaban saya bukan seperti itu Nitt. Jika saya disumpah-serapahi dan dibenci, itu bagian dari Kristianitas. Jawaban saya adalah:

“Dunia membenci kami karena dunia membenci Yesus. Dunia membenci Yesus karena DIA bersaksi atas semua perbuatan jahat iblis.”

Salam.

@dewo #325

Kamu belum jawab pertanyaan saya.

..

Kenapa kamu sering disumpah-serapahi?

..

Kalau bisa jawab seperti ini :

“Demi Tuhan, saya sering disumpah-serapahi karena …..”

..

Berani?

..

Salam.

@ Dear Nitt #326,

“Kenapa?”
Hahaha… apakah saya harus menjawabnya? Mengapa saya harus memperjelasnya? Apakah Anda tidak mengerti? Atau Anda membutakan diri terhadap hal itu? Coba baca kembali peristiwa Monas kemarin. Saya rasa Anda akan mengerti tanpa perlu dijelaskan. Saya menganggap pertanyaan Anda adalah retoris.

Nitt:
Kalau bisa jawab seperti ini :
“Demi Tuhan, saya sering disumpah-serapahi karena …..”

Maaf Nitt, saya tidak akan menjawab dengan sumpah seperti yang Anda sarankan. Saya tidak seperti tuh@n Anda yang sering bersumpah demi bintang, binatang, atau benda-benda ciptaan yang lain.

Jadi, Anda harus paham bahwa ini bukan masalah “berani” atau “tidak-berani.” Dan lagi, jawaban saya selalu berbeda dengan saran Anda. Anda harus lebih cerdas lagi dalam bertanya dan menjawab. Atau saya harus meragukan IQ Anda yg 142?

Salam.

@Mas Dewo.

Kayaknya teman kita Nitt ini sudah mulai “membuka” diri..
artinya, kedoknya udah mulai dibuka.
Yang asli udah ketahuan sekarang..

salam.

Dengan meragukan keaslian Injil, kaum terpelajar berpendapat, bahwa dogma Tritunggal dan skemanya, seperti penebusan dosa dengan darah Yesus (atonement) yang tidak dapat diterima oleh akal, bukanlah ajaran Yesus. Kaum terpelajar berpendapat bahwa ajaran Tuhan Bapa telah masuk kedalam ajaran Kristen dari paham Yunani. Mitos Yunani mengenai istilah Zeus-Pater atau Yupiter sebagai Tuhan Bapa.
Demikian pula tentang penjelmaan Tuhan kedalam tubuh manusia yang merupakan ajaran Yunani, telah masuk pula kedalam ajara agama Kristen. Dalam ajaran agama Kristen, meskipun ibu Yesus yang bernama Maria bersuamikan Yusuf situkang kayu, tetapi sebelum Maria kawin dengan Yusuf, yaitu sejak mereka bertunangan, Maria telah mengandung dan melahirkan Yesus. Dan Yesus adalah anak Tuhan. Menurut sarjana-sarjana, cerita ini sama dengan cerita Herkules sebagai anak dari Tuhan Bapa yang bernama Zeus-Pater.
Ibu Herkules, Alkmene, telah mengandung dan melahirkan anak (dengan Tuhan Bapa) yang bernama Herkules. Jadi kedua-duanya, Yesus dan Herkules, beribu manusia tetapi berayahkan Tuhan Bapa. Kedua-duanya adalah Anak-Tuhan, keduanya adalah Tuhan.
Anehnya kedua cerita ini bersamaan pula dengan dongeng atau cerita agama hindu. Krishna, juga beribukan manusia, yaitu Devanaki, penjelmaan dari Wishnu sebagai anak Tuhan dan ayahnya adalah juga Tuhan Bapa atau Zupitri, yaitu Brahma. Krishna adalah Tuhan atau anak Tuhan, tepat seperti Kristus. Para ahli sejarah agama Jerman, seperti Bruno Freydank, Prof. Rudolf Seydel, Dr. Hubbe-Scheiden, Th. Schultze, K.E. Neumann membuktikan pula bahwa sebenarnya agama Kristen mempunyai hubungan erat dengan Hinduisme.
Mereka memastikan bahwa agama Kristen tumbuh dari Hinduisme dan Budhisme.
Ini dapat diterangkan menurut persamaan dengan apa yang kita temui dalam cerita Herkules; Bapanya bernama Zeus, namun ayahnya-manusianya adalah Amphitryon. Demikian pula Yesus, menurut Matius, disamping Anak Tuhan juga disebut anak Yusuf. Dongeng Herkules tertua menyebut Amphitryon disebut tunangan Alkmene. Demikian pula yang dikhotbahkan dalam Injil Matius.
Persamaan ajaran-ajaran dan dongeng-dongeng Yunani dengan ajaran-ajaran Gereja begitu banyaknya, sehinggga sebagian besar sarjana berpendapat bahwa cerita-cerita dalam Injil-injil itu pada hakikatnya adalah mitos-mitos yang dibuat-buat manusia.

@dewo

Sulit dibayangkan anda adalah seorang yang berusia diatas 30 Tahun.

..

Tapi yah mungkin saja sih bila anda termasuk mereka yang bersikap Bitter dalam memandang dunia ini.

..

Maksud saya..

Bila dengan usia segitu masih saja bersikap seperti anda..

..

Apa ngga cape ya..??

..

Semoga saya dapat belajar dari anda.

..

Salam.

@dewo

Kamu katakan :

“Dunia membenci kami karena dunia membenci Yesus. Dunia membenci Yesus karena DIA bersaksi atas semua perbuatan jahat iblis.”

..

Masa sih?

..

Yang jelas sih setau saya Muslim ngga boleh benci sama Jesus, karena Jesus adalah Nabi Tuhan.

..

Jadi Pikir dulu sebelum mengatakan sesuatu yang Ngga Ada dasarnya.

..

Dunia benci Kristen?

Dunia benci Jesus?

..

Apa sih?

..

Salam.

@nitt.

Kalau orang sering berbohong…
Pasti orang tersebut ngga percaya omongan orang lain..
Makanya mereka menuntut supaya orang lain tsb bersumpah.

@nitt #330

Sebaliknya,

Yang cape itu adalah orang yang terobsesi untuk selalu berusaha agar opini orang tentang dirinya adalah yang hebat, dewasa, tua, dll. dll..

gitu lah.. kamu pasti tau maksud saya kan… he he he ..

salam.

Gereja “Pertama” Ditemukan
Sumber : http://www.ourchurch.com/member/m/mukjizat/index.php?news&nid=44

Arkeolog yang melakukan penggalian di Yordania menemukan apa yang mereka percayai sebagai gereja pertama di dunia, menurut sebuah laporan Senin lalu.

“Kami sudah membuka tentang apa yang kami percaya menjadi gereja pertama di dunia, tertanggal 33 M. sampai 70 M.,” kata sejak Abdul Qader al Hussan, ketua Jordan Rihab Center for Archaeological Studies, kepada The Jordan Times.

Dia menambahkan bahwa penemuan tersebut sangat “menakjubkan.”

Gereja yang ditemukan di bawah tanah gereja Saint Georgeous di Rihab, Mafraq, di Yordania utara dekat perbatasan Suriah itu diperkirakan berusia hampir 2.000 tahun . St Georgeous didirikan pada 230 M., dan dianggap sebagai gereja “yang sesungguhnya” tertua di dunia.

Hussan mengatakan timnya mempunyai bukti yang dapat dipercaya bahwa gereja ini menjadi tempat perlindungan orang Kriste- 70 murid Yesus Kristus itu.

Ke-70 orang Kristen mula-mula ini sepertinya telah melarikan diri dari penganiayaan di Yerusalem, khususnya terhadap Rihab, dan gereja tersebut didirikan di Yordania utara. Sumber-sumber sejarah, menurut Hussan, mengisyaratkan ke-70 umat Kristiani pertama hidup dan menjalankan kepercayaan mereka di gereja bawah tanah dan hanya pergi ketika agama Kristen dipeluk oleh penguasa Roma. “Masa itulah St Georgeous dibangun, “kata Hussan mengamati.

Gereja bawah tanah digambarkan sebagai gua dengan beberapa tempat duduk batu yang dipercaya digunakan bagi pastoral dan sebuah bidang di sekelilingnya, diperkirakan sebagai apse-sebuah tempat yang biasanya altar diletakkan.

“Sebuah tembok dengan sebuah pintu masuk adalah satu-satunya sekat yang memisahkan altar dengan tempat tinggal,” lapor Hussan. Ada juga sebuah terowongan dalam gua yang diperkirakan menuju ke mata air, katanya.

Uskup Deputi dari Greek Orthodox Archdiocese Archimandrite Nektarious menggambarkan penemuan tersebut sebagai tonggak bersejarah penting bagi orang Kristiani di seluruh dunia.

“Satu-satunya gua lain di dunia yang bentuk dan tujuannya mirip ada di Thessalonika, Yunani,” kata uskup, menurut The Jordan Times.

Pejabat di Kementerian Pariwisata Yordania mengatakan mereka bermaksud mempergunakan penemuan tersebut untuk memajukan kepariwisataan di daerah tersebut dalam waktu dekat.

Sekitar 30 gereja sudah ditemukan di Rihab, menurut Hussan, dan Yesus dan Maria diperkirakan pernah melewati tempat tersebut.(ChristianPost-Mujizat)


Salamun ‘ala manittaba al Huda
Khud al hikmah walau min lisani al kafir

Analisa Doktrin Penebusan Dosa
Oleh : Armansyah

Dengan Nama Allah yang Pengasih, Penyayang.
Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.
Semoga ahli Kitab mendapatkan petunjuk Allah kepada Islam.

‘Isa al-Masih merupakan Nabi terakhir yang diutus Allah kepada Bani Israel dalam teologi Islam, untuk kemudian hikmah kenabian atas Bani Israel pupus dan berganti kepada Bani Ismail melalui turunnya wahyu Allah untuk Muhammad al-Amin ditanah Mekkah al-Mukarromah sekitar 600 tahun sesudah dakwah al-Masih putera Maryam di Yerusalem.

Kalangan Kristen mengatakan bahwa ‘Isa al-Masih sudah tersalibkan dan mati untuk menebus dosa-dosa umat manusia yang disebabkan oleh Adam dan istrinya sewaktu mereka masih berada ditaman Eden pada mula penciptaan.

Adakah benar doktrin penebusan dosa oleh darah al-Masih ini ?

Apakah penyaliban yang digambarkan kepada ‘Isa putera Maryam adalah sesuatu hal yang logis dan bertujuan ataukah hanya sekedar rekayasa alias sandiwara ketuhanan yang diadakan oleh manusia ?

Untuk menjawab ini, ada baiknya jika kita mau dan sudi untuk melakukan pengkajian secara seksama melalui sumber-sumber dari dunia Kristen itu sendiri, yaitu The Bible (orang Kristen Indonesia biasa menyebutnya al-Kitab namun saya lebih menyukai ucapan “The Bible”.).

Dari The Bible kita buka kitab pertamanya yaitu kitab Genesis atau kitab Kejadian, didalamnya Genesis memberikan cerita bahwa pada mula pertama, ditaman Eden Allah telah menempatkan manusia pertama yang diberi nama Adam.

“And the Lord God formed man of the slime of the earth: and breathed into his face the breath of life, and man became a living soul. And the Lord God had planted a paradise of pleasure from the beginning: wherein he placed man whom he had formed.” (Genesis 2:7-8 from Bible Douay [http://www.cybercomm.net/~dcon/OT/genesis.html ]).

“And the Lord God took man, and put him into the paradise for pleasure, to dress it, and keep it. And he commanded him, saying: Of every tree of paradise thou shalt eat: But of the tree of knowledge of good and evil, thou shalt not eat. for in what day soever thou shalt eat of it, thou shalt die the death.”
(Genesis 2:15-17 dari sumber yang sama).

Disini diceritakan bahwa Allah telah memberikan peringatan kepada Adam agar tidak memakan buah dari pohon pengetahuan yang mengandung unsur kebaikan dan kejahatan yang berada didalam taman Eden, sebab pada hari manusia memakan buah tersebut, maka dia akan mati, demikian firman Allah kepada Adam.

Selanjutnya pada pasal ke-3, kitab Genesis memberikan gambaran bahwa istri dari Adam telah terbujuk oleh se-ekor ular untuk memakan buah dari pohon tersebut, disini sang ular menyibak kebohongan Allah.

Genesis :

Gen 3:1 Now the serpent was more subtle than any, beast of the field which the LORD God had made. And he said unto the woman, Yea, hath God said, Ye shall not eat of every, tree of the garden?

Gen 3:2 And the woman said unto the serpent, We may eat of the fruit, of the trees of the garden:

Gen 3:3 But of the fruit, of the tree which is in the midst of the garden, God hath said, Ye shall not eat of it, neither shall ye touch it, lest ye die.

Gen 3:4 And the serpent said unto the woman, Ye shall not surely die:

Gen 3:5 For God doth know that in the day ye eat thereof, then your eyes shall be opened, and ye shall be as gods, knowing good and evil.

Gen 3:6 And when the woman saw that the tree was good for food, and that it was pleasant to the eyes, and a tree to be desired to make one wise, she took of the fruit, thereof, and did eat, and gave also unto her husband with her; and he did eat.

Gen 3:7 And the eyes of them both were opened, and they knew that they were naked; and they sewed fig leaves together, and made themselves aprons.

Sebagaimana uraian kitab Kejadian diatas, Allah sebelumnya mengatakan bahwa jika manusia memakan buah dari pohon terlarang itu maka hari itu dia akan mati, tetapi sang ular berkata sebaliknya, jika manusia “nekad” memakannya maka manusia tidak akan mati namun malah menjadi pintar, mengetahui hal-hal yang baik dan hal-hal yang buruk seperti keadaan Allah.

Disini terjadi keanehan, bukankah pada Genesis 1 ayat 26 junto Genesis 1 ayat 31 dikatakan bahwa Allah telah menciptakan manusia dengan penuh kesempurnaan ?

Gen 1:26 And God said, Let us make man in our image, after our likeness

Gen 1:31 And God saw every thing that he had made, and, behold, it was very good

Bila Allah telah menciptakan manusia dengan penuh kesempurnaan menurut rupa Allah seperti ayat-ayat diatas, tentulah pada waktu itu juga manusia sudah mengenal sifat baik dan buruk. Hal ini terangkat dengan adanya ayat dari Kitab Kejadian yang berbunyi :

Gen 3:22 And the LORD God said, Behold, the man is become as one of us, to know good and evil: and now, lest he put forth his hand, and take also of the tree, of life, and eat, and live forever:

Jadi dari Kitab Kejadian pasal 3 ayat 22 diatas, Allah itu memiliki pengetahuan mengenai kebaikan dan keburukan, dan apabila Adam diciptakan menurut citra-Nya sebagaimana maksud Kitab Kejadian 1:26 dan Kitab Kejadian 1:31, tentulah unsur pengetahuan itu secara otomatis sudah berada pada diri Adam jauh sebelum Adam melakukan pelanggaran dengan memakan buah dari pohon pengetahuan itu sendiri sebab dia adalah gambaran Allah.

Pertanyaan yang timbul kemuka apabila doktrin kesempurnaan Adam sebelum dia melanggar tetap dipertahankan, ini berarti Allah sama sekali tidak memberikan kesempurnaan pada Adam. Kenapa ? Sebab Allah belum menciptakan dia secara lengkap dengan gambar-Nya yang asli dan ini berarti Allah telah berbohong didalam Bible ! Dan parahnya kebohongan Allah itu dibongkar oleh Iblis yang menyamar menjadi ular !

Pembahasan berikutnya adalah pernyataan Allah sendiri yang mengatakan akan mematikan manusia jika mereka nekad memakan buah terlarang tersebut. Apakah Allah sama sekali tidak mengetahui bahwa dengan diciptakan-Nya pohon larangan ini maka manusia yang juga ciptaan-Nya itu akan melanggar ? Apakah ini semacam jebakan dari Tuhan untuk manusia biar jatuh dalam dosa ? Lalu jika benar Allah tidak menginginkan manusia itu mati (baik mati hati maupun mati jasad), maka untuk apa Tuhan menciptakan pohon tersebut dan apa pula tujuan Tuhan menjadikan manusia kekal ? Apakah Tuhan sudah bosan dalam kesendirian-Nya sehingga merasa perlu untuk membuat Tuhan-tuhan lainnya ? (Tuhan disini dalam arti person-person yang juga memiliki sifat kekekalan). ; Lalu untuk apapula diciptakan-Nya Iblis yang jahat sementara Dia menginginkan manusia itu sendiri berada dalam kebaikan ?

Saya rasa pembahasan dari sisi The Bible justru mengantar kita untuk lebih berpikir kritis terhadap cerita yang ada didalamnya dan sekaligus untuk menentukan keabsahan cerita tersebut untuk bisa lebih diyakini selaku kitab suci dari Tuhan.

Cerita terus bergulir sampai pada kisah sepak terjang anak-anak keturunan Adam dibumi yang penuh dengan tema kesedihan, kebahagiaan, kemungkaran, kebatilan, kebenaran serta keadilan juga kehidupan dan kematian.

Sepanjang masanya, romansa kehidupan manusia didunia selalu diikuti dengan turunnya orang-orang pilihan Allah selaku Nabi dan Rasul-Nya demi mengangkat martabat manusia kepada jenjang yang lebih tinggi, kepada peradaban, pencerahan, kesejahteraan serta lain sebagainya sebagai langkah pengabdian diri kepada Allah yang Maha Esa.

Allah telah mengutus Nuh, Ibrahim, Ismail, Ishaq, Ya’kub, hingga terus kepada Musa dan sejumlah tokoh-tokoh surgawi lainnya demi menuntun manusia kepada jalan-Nya, indikasi ini sama sekali membuktikan bahwa Allah tidak pernah membuat jarak terhadap manusia pasca Adam, sebaliknya Allah telah memuliakan mereka dan tidak ada dendam antara Tuhan dengan manusia walau sebelumnya Adam telah melakukan pelanggaran atas perintah-Nya.

al-Masih, ‘Isa putera Maryam sendiri bersabda :

Mat 18:1 At the same time came the disciples unto Jesus, saying, Who is the greatest in the kingdom of heaven?

Mat 18:2 And Jesus called a little child unto him, and set him in the midst of them,

Mat 18:3 And said, Verily I say unto you, Except ye be converted, and become as little children, ye shall not enter into the kingdom of heaven.

Selaras dengan sabda sang Messias tersebut diatas, dalam kitab Nabi Musa yang bernama Ulangan dan juga kitab Yehezkiel didapati pula pernyataan :

Deu 24:16 The fathers shall not be put to death for the children, neither shall the children be put to death for the fathers: every man shall be put to death for his own sin.

Eze 18:20 The soul that sinneth, it shall die. The son shall not bear the iniquity of the father, neither shall the father bear the iniquity of the son: the righteousness of the righteous shall be upon him, and the wickedness of the wicked shall be upon him.

Ini adalah ungkapan yang jelas sekali dan sangat rasional, kesalahan yang dilakukan seorang manusia, tidaklah bisa dibebankan kepada manusia lainnya meskipun itu antara Bapak dan Anak, Adam dan keturunannya, karena masing-masing manusia harus menanggung apa yang telah mereka kerjakan masing-masing dalam kehidupannya, anak tidak akan disiksa karena bapaknya melanggar, begitupun sebaliknya. Inilah keadilan yang sejati.

Lalu kemudian jika munculnya ‘Isa al-Masih ditengah-tengah umat Bani Israel digambarkan sebagai sosok Allah yang menjelma dengan tubuh manusia demi menebus dosa semua manusia akibat pelanggaran Adam, maka sudah sewajarnya dipertanyakan kaitan doktrin ini dengan ayat-ayat tersebut diatas sebagai suatu asas keadilan.

Tidak akan pernah Allah menjadi plin-plan dalam bertindak, jelas bila ada pertentangan pemahaman, maka itu berasal dari pikiran manusia sendiri alias direkayasa sedemikian rupa sehingga menjadi berbenturan dengan hukum-hukum Allah.

Allah adalah Tuhan yang Maha Kuasa dan Maha Agung, untuk mengampuni dosa manusia, Dia tidak perlu untuk menjelmakan diri-Nya sebagai makhluk yang dimulai dengan 9 bulan lamanya dalam perut ciptaan-Nya sendiri. Tidak adakah tugas-tugas atau pekerjaan lain yang lebih berarti daripada Dia harus melakukan pekerjaan seperti itu ?

Jika kemudian ada penyebutan Bapak dan Anak, maka ini juga satu tanda tanya besar, bahwa Allah dikatakan menjelma maka Dia tidak bisa disebut Anak sebab mereka adalah satu, dan jika istilah Anak-Bapa tetap diterapkan maka berarti Allah bukan satu, sebab Allah sudah terbagi menjadi 2 bagian, Allah Bapa dan Allah anak yang berarti Allah itu bukan lagi Esa melainkan Poly (banyak), dan ini bertentangan dengan doktrin gereja serta banyak ayat-ayat Bible itu sendiri mengenai identitas Tuhan yang esa.

Lebih lanjut disebutkan bahwa semua manusia telah berdosa/berontak kepada Allah (Roma 3: 23). Upah dosa ialah MAUT/kematian selama-lamanya (Roma 6:23). Itu berarti hal keberdosaan manusia itu menyangkut nyawa. Dan tidak ada yang mampu selamat dari hukuman kematian itu selain yesus, demikian menurut klaim Kristen.

Dari sini kita dapati pemikiran baru yang sebenarnya bertentangan, bahwa manusia itu setelah Adam melanggar, dia dibebani oleh dosa waris sehingga manusia harus menanggung maut karena dosanya itu (maut sebagai upah dosa menurut Paulus).

Benarkah teori baru ini dan otentik-kah dengan pandangan The Bible sendiri ?
Ternyata pendapat ini sangat tidak bersesuaian dengan ayat-ayat Bible. Mati dan Hidup adalah satu sifat yang alamiah dan suatu kodrat bagi makhluk yang bernyawa.

Ecc 8:8 There is no man that hath power over the spirit to retain the spirit; neither hath he power in the day of death: and there is no discharge in that war; neither shall wickedness deliver those that are given to it.

Allah tidak pernah menginginkan untuk menciptakan manusia dalam keabadian, begitupun makhluk-makhluk yang lainnya, sebab dengan demikian akan mengingkari sifat alpha dan omega dari Tuhan itu sendiri bahwa hanya Allah yang kekal dan abadi

Jer 10:10 But the LORD is the true God, he is the living God, and an everlasting king: at his wrath the earth shall tremble, and the nations shall not be able to abide his indignation.

Isa 42:8 I am the LORD: that is my name: and my glory will I not give to another, neither my praise to graven images.

Rev 1:8 I am Alpha and Omega, the beginning and the ending, saith the Lord, which is, and which was, and which is to come, the Almighty.

Rev 21:6 And he said unto me, It is done. I am Alpha and Omega, the beginning and the end. I will give unto him that is athirst of the fountain of the water of life freely.

Rev 22:13 I am Alpha and Omega, the beginning and the end, the first and the last.

Karenanya, Allah menciptakan kehidupan makhluk menuruti kehendak-Nya dan Dia juga yang menentukan waktu bagi makhluk tersebut untuk mengakhiri aktivitasnya melalui kematian. Ini bukan satu upah dari dosa tetapi suatu kewajaran alamiah.

Hal ini juga sangat bersesuaian sekali dengan pemaparan Bible pada ayatnya yang lain dalam satu kilas balik menuju Kitab Genesis 3:22.

Gen 3:22 And the LORD God said, Behold, the man is become as one of us, to know good and evil: and now, lest he put forth his hand, and take also of the tree, of life, and eat, and live forever:

Terlepas dari kontekstual teks yang mungkin bisa berkembang menjadi satu perdiskusian baru namun yang jelas pada ayat diatas, Allah tidak menginginkan kekekalan ataupun juga keabadian terjadi pada diri manusia karena itu Allah mewanti-wanti (jika tidak ingin dikatakan cemas) agar jangan sampai manusia akhirnya mengambil pohon kehidupan sehingga bisa hidup immortal.

Dengan demikian maka apa yang dinyatakan dengan tersalibnya ‘Isa al-Masih untuk menebus dosa manusia warisan Adam agar mereka bisa hidup abadi adalah tidak memiliki kesinambungan dengan apa yang digambarkan oleh The Bible sendiri, karena itu doktrin ini hanyalah sandiwara yang dipaksakan, khususnya oleh Paulus sebagai orang pertama pencetus ajaran yang menyimpang dari hukum para Nabi Allah.

Paulus juga terbukti sudah meruntuhkan hukum Taurat yang diberikan kepada Nabi Musa dan tidak pernah dibatalkan oleh ‘Isa anak Maryam sendiri.

Akhir kata, seluruh Hidayah itu hanya berasal dari Allah, manusia cuma bisa berencana namun Allah adalah sebagai penentu akhir, semoga dengan sekian banyaknya perdiskusian agama antara Islam-Kristen yang telah terjadi bisa semakin menambah khasanah pengetahuan umat Islam khususnya yang dibarengi dengan semakin kokohnya kepercayaan kepada Allah dan Rasul-Nya.

Bagaimana menurut versi Islam sendiri tentang keberadaan manusia, dosa dan maut ?

Awal penjadian homo sapiens bernama Adam :

“Ketika Tuhan-mu berkata kepada Malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak jadikan seorang khalifah dibumi !”. Mereka bertanya: “Apakah Engkau mau menjadikan padanya makhluk yang akan membuat bencana padanya dan akan menumpahkan darah, padahal kami bertasbih dengan memuji Engkau dan memuliakan Engkau ?” Dia menjawab: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui !”. -Qs. al-Baqarah 2:30

“Hai Adam ! tinggallah engkau dan istrimu di Jannah serta makanlah oleh kamu berdua apa-apa yang disukai, tetapi janganlah kamu mendekati Syajaratu, karena kamu akan termasuk golongan mereka yang zhalim”. -Qs. 7 al-A’raaf :19

Point utama disini :

# Adam dijadikan oleh Allah MEMANG untuk menjadi khalifah dibumi ( tujuan awal sudah ditetapkan )
# Dan sementara itu Adam tinggal di jannah/kebun yang subur disebuah tempat (entah itu disalah satu planet atau juga salah satu lokasi dibumi kita ini)

Berikutnya :

“Dan ingatlah, ketika Kami memerintah kepada malaikat: “Sujudlah kepada Adam !”, lalu mereka sujud kecuali iblis. Dia adalah dari golongan jin, maka ia durhaka kepada perintah Tuhannya !” -Qs. 18 al-Kahfi :50

Selanjutnya Iblis berkata :

Kemudian akan aku datangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau (wahai Allah) tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur. -Qs. 7 al-A’raaf :17

(Allah berfirman :) Maka bujuklah siapa yang kamu sanggupi di antara mereka dengan ajakanmu, dan perlihatkanlah terhadap mereka pasukanmu yang berkendaraan dan yang berjalan kaki dan bekerjasamalah dengan mereka pada harta dan anak-anaknya dan beri janjilah mereka… -Qs. 17 al-Israa : 64

“Dan demikianlah Kami jadikan bagi setiap Nabi itu musuh, setan-setan /dari/ manusia dan jin, sebahagian mereka membisikkan kebohongan kepada sebahagian yang lain sebagai tipu daya.” -Qs. 6 al-An’aam :112

Sesungguhnya hamba-hamba-Ku tidak ada kekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang sesat. -Qs. 15 al-Hijr : 42

Wahai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara totalitas, dan jangan kamu ikuti langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu. -Qs. 2 al-Baqarah: 208

“Lalu keduanya digelincirkan oleh syaitan dari Jannah itu dan dikeluarkan dari keadaan semula dan Kami berfirman: “Turunlah kamu ! Sebahagian kamu menjadi musuh bagi yang lain, dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kelengkapan hidup sampai waktu yang ditentukan”. -Qs. 2 al-Baqarah :36

“Kemudian Tuhannya memilihnya maka Dia menerima taubatnya dan memberinya petunjuk. Allah berfirman:Turunlah kamu berdua dari Jannah bersama-sama, sebagian kamu menjadi musuh sebahagian yang lain. Maka jika datang kepadamu petunjuk daripada-Ku, lalu barangsiapa yang mengikuti petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan ia tidak akan celaka.” -Qs. 20 Thahaa :122-123

Point utama disini :

# Iblis membuat perjanjian dengan Allah untuk menjadi oposisi dan rival manusia dengan segala caranya

# Allah mempersilahkan dengan catatan-catatan-Nya sendiri

# MOU antara Allah dan Iblis disepakati

# Iblis berhasil membuat Adam dan istrinya melanggar perintah Allah dengan sebab dan akibatnya sendiri

# Allah menerima taubat Adam, tidak ada jarak maupun dendam antara Allah dengan manusia
# Adam dan istrinya dipindahkan atau diturunkan dari Jannah itu menuju kedunia sebagaimana yang sudah dikehendaki oleh Allah semula dalam tujuan awal, perpindahan ini sekali lagi bukan atas dasar dendam atau berjarak, namun karena memang begitulah tujuan awal penciptaan Adam selaku homo sapiens

# Jika memang mau dilihat dari sisi kepecundangan, maka bukan Allah yang dipecundangi oleh Iblis (sebagaimana tertera dalam Bible) tetapi justru Allah-lah yang mempecundangi Iblis karena melalui dirinyalah rencana Allah bisa berjalan secara sunnatullah (kausalitas -sebab dan akibat) atas diri Adam tanpa harus ada pemaksaan kehendak

Demikianlah secara singkat perjanjian antara Allah dan Iblis pada suatu waktu dimasa yang lalu menyangkut langkah penyesatan Iblis yang sombong atas diri manusia berikut tantangan balik dari Allah agar Iblis benar-benar mengerahkan segala daya kemampuan dan strateginya untuk itu sekaligus disisi lain, Allah menjamin untuk orang-orang yang beriman kedalam penjagaan-Nya.

Dan perjanjian tersebut diatas selanjutnya menjadi titik awal dari pertempuran sengit antara manusia sebagai khalifah Allah melawan Iblis dan kaki tangannya dalam semua dimensi, semua situasi, semua cara dan semua masa.

Berkata iblis: Wahai Tuhanku,maka beri tangguhlah kepadaku sampai hari kebangkitan. -Qs. 15 al-Hijr :36

Allah berfirman: Maka sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi kesempatan. -Qs. 15 al-Hijr : 37

Sesuai janjinya, maka tidak ada celah yang disisakan oleh Iblis untuk menjerumuskan hamba-hamba Allah yang berusaha untuk berperilaku benar dijalan Tuhan agar masuk kedalam perangkap setaniahnya.; Seiring perputaran waktu dan peradaban, selama itupula propaganda-propaganda dari sang Iblis itu senantiasa mewarnai perjalanan hidup manusia.

Ada kalanya manusia dibayangi oleh rasa kesombongan tersebab dirinya yang serba berkecukupan, hartanya berlimpah, anak-anak yang tampan dan cantik, status sosialnya yang tinggi dimana semua orang menunduk berjalan dihadapannya, tetapi adakalanya juga manusia dibayangi oleh rasa ketakutan terhadap sesuatu yang sebenarnya tidak harus terjadi, ketakutan akan turunnya jabatan, hilangnya harta benda, meninggalnya orang-orang yang disayangi, ketakutan terhadap sebuah mitos maupun hal-hal takhayul yang beredar dimasyarakat, takut akan hal-hal buruk yang bisa terjadi, takut panen gagal dan sebagainya.

Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang bersabar -Qs. 2 al-Baqarah: 155

Manusia juga seperti janji Iblis, akan dibuai oleh fatamorgana yang menyesatkan, dimana sesuatu yang sebenarnya buruk akan tampak baik dan mulia, kita bisa saksikan bersama-sama sekarang ini umpamanya dimana wanita yang berbaju terbuka, bergoyang pantat dimuka penonton, mendesah-desah lirih dalam tayangan iklan produk tertentu ditelevisi justru dianggap wanita yang terhormat, ikut trend, terkenal, dibayar mahal dan pelarangan atas hal-hal demikian akan dianggap sebagai pelanggaran hak asasi yang harus dikecam bahkan kalau perlu disikapi secara frontal sampai kepada peperangan.

Dilihat dari sisi tujuan penciptaan manusia melalui perbandingan cerita antara al-Qur’anul karim dengan The Bible … jelas cerita al-Qur’an-lah yang paling realible dan rasional, ada makna dan tujuan yang jelas sejak awalnya bukan malah menjadi ajang sandiwara ketuhanan apalagi tanpa tujuan yang jelas.

Tentang dosa, bagaimana menurut al-Qur’an ?

Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa. -Qs. 2 al-Baqarah: 276

Dan tolong-menolonglah kamu dalam kebajikan dan taqwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. -Qs. al-Ma’idah 5:2

Barangsiapa yang kafir maka dia sendirilah yang menanggung kekafirannya itu; dan barangsiapa yang beramal saleh maka untuk diri mereka sendirilah mereka menyiapkan (maqamnya disisi Allah) -Qs. 30 ar-Ruum :44

Katakanlah: “Kamu tidak akan ditanya (bertanggung jawab) tentang dosa yang kami perbuat dan kami tidak akan ditanya (pula) tentang apa yang kamu perbuat”. -Qs. 34 Sabaa’ :25

Tentang maut, bagaimana menurut al-Qur’an ?

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. -Qs. 3 ali Imran : 185

Dialah yang menciptakan kamu dari tanah, sesudah itu ditentukan ajal(mu) -Qs. 6 al-An’am 6:2

Tiap-tiap umat mempunyai ajal. Apabila telah datang ajal mereka, maka mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak (pula) mendahulukan(nya). -Qs. 10 Yuunus :49

Akhirnya, kebenaran Allah sajalah yang menang dan bisa diterima dengan lapang dada dan rasional … batillah hal-hal selain kebenaran ilahiah.

Pendistribusian ulang tulisan ini dibebaskan untuk kepentingan dan kemaslahatan Islam dengan tetap mencantumkan sumber aslinya untuk mempermudah rujukan bagi yang memerlukan.


Salamun ‘ala manittaba al Huda
Khud al hikmah walau min lisani al kafir

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=–=-=-=-=-=-=-=–=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=–=-=-=-=-=-=-=-
Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik
dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125

Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa’ : 63

that article published by

ARMANSYAH

http://arsiparmansyah.wordpress.com

–~–~———~–~—-~————~——-~–~—-~

kenapa ya semua harus menjelekan agama orang lain?
sorry ya,g seorang Khatolik,tapi g mengakui agama paling baik di dunia ini Muslim,tapi yang g sayangin agama Muslim di indonesia tidak sukup baik,bukan karena agamanya yang tidak baik atau jelek,tapi manusia2nya yang kurang baik.ga cuma Muslim aja tapi juga agama2 yang lain seperti Khatolik atau Kristen.kenapa mereka harus menjelekan agama orang lain dan saling menjatuhkan?g yakin kok di semua KITAB SUCI ga ada kata2 yang ngajarin manusia harus saling menjelekan agama orang lain dan saling menjatuhkan.klo masalah beda pendapat..itu wajar,tapi utk apa sich di tanggapin dengan hati yang panas?kalo emang mereka ga terima dgn pendapat kita dan menyindir atau menjelekan kita,ya udah biarin aja,toh orang itu yang dosa kok.dan setau g blog ini di buat kayakna utk tukar pendapat d,bukannya untuk ribut atau nge-jelek2in agama lain.smua sama aja,smua agama punya 1 TUHAN,yaitu ALLAH Yang Maha Segalanya.Tuhan yang ada di Muslim di panggil ALLAH,di Katolik dan Kristenpun di panggil TUHAN ALLAH..So…utk apa di perdebatkan?TUHAN ALLAH kita sama dan cuma 1,cuma caranya aja yang beda tapi intinya sama.jadi g pikir utk apa kita saling menjelekan agama2 lain?
Cobalah untuk berpendapat dengan damai tanpa kata2 yang menyindir atau menjelekan,klo mereka ga isa terima pendapat kita ya udah cuekin aja.
G bener2 minta maaf ama smuanya,g baru liat blog ini dan terus terang g kagum dan juga kaget sama isi2nya.tapi g seneng isa tau blog ini jadi g isa belajar lebih banyak lagi tentang karakter2 dan sifat2 manusia.tapi klo utk menjelekan agama lain lebih baik di pikir dulu d,ga bae.dosa…
Salam damai selalu utk smuanya…
Oia g cuma mau kasih tau aja klo g ini seorang Khatolik dan g punya papa angkat seorang Muslim.
Kalau utk memuat isi2 Alkitab dan Al-Qur’an g seneng banget jadi g isa tau lebih banyak lagi.
Thanks ya….inget jangan panas2,nanti gosong lagi….huehehehe….
GBU all….

SALIB?

TIDAK GAMPANG MEMAHAMI MAKNA MEMANGGUL SALIB HIDUP
BERATNYA HIDUP TIDAK SEBANDING DENGAN SALIB YANG TERIMA YESUS. KE DUANYA SANGAT MEMBERI MAKNA YANG BAIK UNTUK PERKEMBANGAN SPIRITUAL KITA.

SELAMAT MEMAKNAI DARI MEMANGGUL SALIB HIDUP
KALAU ADA WAKTU SILAHKAN MENGUNJUNGI BLOG-KU DAN BERI KOMENTAR YA, CUKUP KLIK NAMAKU PASTI TERHUBUNG. ATAU KALAU TIDAK BISA KUNJUNGI DI

http://TEDDYWIRAWAN.WORDPRESS.COM

INGAT !
PAKAI HURUF KECIL, YA
MAAF NI NULISNYA HURUF BESAR. CAPS LOCK-NYA MATI

SALAM DAN DOA

@teddy..

BLOG kamu di suspended… kenapa ya…?

INGIN MAKMUR, TERAPKAN EKONOMI ISLAM
Sistem Mata Uang Emas dan Perak
Yang dimaksud dengan sistem uang emas dan perak (gold and silver standard) adalah penggunaan emas dan perak sebagai standar satuan uang. Kedua logam tersebut dapat digunakan sebagai mata uang tanpa batasan bentuk. Sistem ini telah dikenal sejak zaman dahulu dan dipergunakan di dalam Negara Islam. Dalam pemerintahan Islam, Rasulullah saw. telah menggunakan mata uang tersebut dalam berbagai muamalah saat itu. Keduanya beredar di masyarakat, meski belum memiliki bentuk baku. Rasulullah saw. saat itu tidak tidak pernah mencetak uang tertentu dengan ciri khas tertentu. Karena, yang menjadi standar mata uang ini bukanlah ukuran, ukiran, atau bentuknya, tetapi berat satuan uang masing-masing.
Kondisi semacam ini berlangsung terus sepanjang hayat Rasulullah saw., masa Khulafaur Rasyidin, awal masa Bani Umayyah, hingga masa Abdul Malik bin Marwan. Abdul Malik kemudian melihat perlunya mengubah emas dan perak–baik yang sudah diukir atau belum–yang dipergunakan dalam transaksi, ke dalam cetakan dan ukiran Islam. Kemudian, dibentuk dalam bentuk satu timbangan yang sama, serta berbentuk barang yang tidak perlu lagi ditimbang. Lalu, beliau mengumpulkan mulai yang besar, kecil, dan berbentuk cetakan ke dalam satu timbangan Makkah. Setelah itu, Abdul Malik mencetak dirham dari perak dan dinar dari emas. Peristiwa tersebut terjadi pada tahun ke-75 Hijriyah. Sejak saat itulah, dirham dan dinar Islam telah dicetak. Dengan kata lain, sejak waktu itulah uang Islam menjadi khas mengikuti satu ciri khas yang tidak berbeda-beda lagi.
Kedua logam ini dapat digunakan secara bersamaan karena sistem uang emas pada dasarnya sama seperti sistem uang perak. Negara Islam sejak Rasulullah saw. hijrah telah mengambil kebijakan berdasarkan standar uang emas dan perak secara bersama-sama, tanpa adanya pemisahan. Karena itu, kebijakan moneter tetap harus senantiasa berpijak pada standar emas dan perak tersebut secara bersamaan. Kesimpulannya adalah uang yang beredar di masyarakat harus berupa emas dan perak, baik diwujudkan dalam bentuk fisik emas dan perak maupun mempergunakan uang kertas dengan jaminan emas dan perak yang disimpan di tempat tertentu, semisal bank sentral.
Keharusan Menggunakan Standar Mata Uang Emas dan Perak
Pada dasarnya, Islam telah memberikan kebebasan kepada manusia untuk melakukan pertukaran dengan mempergunakan barang apa saja yang dia sukai. Bahkan, Islam masih mengakui sistem perdagangan barter. Namun, untuk menghilangkan ketidakjelasan dalam pertukaran komoditas, alat tukar (uang) menjadi penting dilakukan. Sesuai dengan fungsinya, alat tukar apa pun yang dipergunakan harus dapat menghilangkan perselisihan di antara kedua pihak yang melakukan pertukaran. Dalam hal ini, terkait dengan masalah uang sebagai alat tukar, Islam telah menetapkan emas dan perak sebagai standar mata uang.
Menurut an-Nabhani (1990) ada keharusan untuk menjadikan emas dan perak sebagai standar mata uang dalam sistem ekonomi Islam. Beberapa argumentasi yang mendasari keharusan tersebut adalah:
a. Ketika Islam melarang praktik penimbunan harta (kanzul mal), Islam hanya mengkhususkan larangan penimbunan harta untuk emas dan perak. Larangan ini merujuk pada fungsi emas dan perak sebagai uang atau alat tukar (medium of exchange).
“Dan orang-orang yang menimbun emas dan perak, serta tidak menafkahkannya di jalan Allah (untuk jihad), maka beritahukan kepada mereka (bahwa mereka akan mendapatkan) azab yang pedih” (TQS at-Taubah [9]: 34).
b. Islam mengaitkan emas dan perak dengan hukum-hukum Islam lainnya, seperti diyat dan pencurian. Islam menentukan diyat dengan ukuran tertentu dalam bentuk emas. Islam juga mengenakan sanksi potong tangan terhadap praktik pencurian dengan ukuran melebihi emas sebesar ¼ dinar.
“Bahwa di dalam (pembunuhan) jiwa itu terdapat diyat berupa 100 unta dan terhadap pemilik emas (ada kewajiban) sebanyak 1.000 dinar” (HR an-Nasa’i dan Amru bin Hazam).
“Tangan itu wajib dipotong, (apabila mencuri) 1/4 dinar atau lebih.” (HR Imam Bukhari, dari Aisyah r.a.).
c. Zakat uang yang ditentukan Allah Swt berkaitan dengan emas dan perak. Allah Swt. juga telah menentukan nisab zakat tersebut dengan emas dan perak.
d. Rasulullah saw. telah menetapkan emas dan perak sebagai uang sekaligus sebagai standar uang. Setiap standar barang dan tenaga yang ditransaksikan akan senantiasa dikembalikan kepada standar tersebut.
e. Hukum-hukum tentang pertukaran mata uang (money changer) dalam Islam yang terjadi dalam transaksi uang selalu hanya merujuk pada emas dan perak, bukan dengan yang lain. Hal ini adalah bukti yang tegas bahwa uang tersebut harus berupa emas dan perak, bukan yang lain.
Nabi saw. bersabda,”Emas dengan mata uang (bisa terjadi) riba, kecuali secara tunai” (HR Imam Bukhari).
Oleh karena itu, ketika syara’ menyatakan lafadz-lafadz emas dan perak, bisa diperuntukkan dua hal: Pertama, untuk jenis uang yang dipergunakan dalam melakukan transaksi, baik berupa tembaga, kertas uang, atau lainnya, asalkan mempunyai penjamin berupa emas dan perak. Kedua, untuk emas dan perak itu sendiri. Dengan demikian, uang jenis apa pun, baik emas maupun perak, uang kertas, tembaga, ataupun yang lain, dapat digunakan sebagai mata uang selama memungkinkan untuk ditukarkan menjadi emas dan perak, karena emas dan peraklah yang menjadi standar.
Keunggulan Sistem Emas dan Perak
Sebuah keuntungan yang dimiliki oleh sistem uang emas jika dibanding dengan sistem uang kertas ataupun sistem-sistem mata uang lainnya adalah sistem uang emas bersifat internasional. Hal ini tidak mungkin dimiliki oleh sistem-sistem uang lain. Dunia secara keseluruhan telah mempraktikkan sistem uang emas dan perak, sejak ditemukannya uang, hingga Perang Dunia I. Keunggulan sistem uang dua macam logam tersebut menjadi alasan mengapa harga-harga komoditas saat itu tetap terjaga dengan standar yang tinggi. Akibatnya, laju produksi terdorong dengan kuat karena tidak ada ketakutan adanya fluktuasi harga. Nilai mata uang tersebut menjadi lebih stabil.
Akan tetapi, ketika imperialisme ekonomi dan kekayaan mulai dijalankan, para imperialis mempergunakan uang sebagai salah satu sarana penjajahan. Mereka mengubah sistem uang emas ke dalam sistem uang lain. Dengan kuatnya mata uang yang dimiliki negara imperialis, mereka dapat memaksakan berbagai kebijakan ekonominya kepada negara lain, termasuk negeri Islam. Dari sinilah, muncul sebuah keharusan untuk kembali kepada sistem emas dan perak dengan beberapa pertimbangan manfaat sistem uang emas. Menurut an-Nabhani (1990) di antara manfaat yang paling penting dari sistem mata uang emas adalah sebagai berikut.
a. Sistem uang emas akan mengakibatkan kebebasan pertukaran emas, mengimpor, dan mengekspornya; yakni masalah yang menentukan peranan kekuatan uang, kekayaan, dan perekonomian. Dalam kondisi semacam ini, aktivitas pertukaran mata uang tidak akan terjadi karena adanya tekanan luar negeri, sehingga bisa memengaruhi harga-harga barang dan gaji para pekerja.
b. Sistem uang emas, juga berarti tetapnya kurs pertukaran mata uang antarnegara. Akibatnya, akan meningkatkan perdagangan internasional. Sebab, para pelaku bisnis dalam perdagangan luar negeri tidak takut bersaing. Karena kurs uangnya tetap, maka mereka tidak khawatir dalam mengembangkan bisnisnya.
c. Dalam sistem uang emas, bank-bank pusat dan pemerintah, tidak mungkin memperluas peredaran kertas uang, karena secara umum kertas uang tersebut bisa ditukarkan menjadi emas dengan harga tertentu. Sebab, pemerintah-pemerintah tertentu khawatir jika memperluas peredaran kertas uang tersebut, justru akan menambah jumlah permintaan akan emas, sementara pemerintah sendiri tidak sanggup menghadapi permintaan tersebut. Oleh karena itu, untuk melindungi kertas uang yang dikeluarkan serta sikap hati-hati pemerintah terhadap emas, pemerintah tersebut akan melakukan penimbunan (uang emas).
d. Tiap mata uang yang dipergunakan di dunia, selalu dibatasi dengan standar tertentu yang berupa emas. Di samping itu, pada saat itu pengiriman barang, kekayaan, dan orang dari satu negara ke negara lain, menjadi sedemikian mudah. Dengan demikian, masalah potongan serta kelangkaan uang bisa dihilangkan.
e. Tiap negara akan menjaga kekayaan emas, sehingga tidak akan terjadi pelarian emas dari satu negara ke negara lain. Selain itu, negara pun tidak akan memerlukan kontrol sekecil-kecilnya untuk melindungi kekayaannya. Sebab, kekayaan tersebut tidak akan ditransfer dari negara tersebut kecuali karena adanya alasan yang sah menurut syara’, yakni adakalanya untuk membayar barang atau gaji para pekerja.
Islam dan Pelarangan Riba dan Bunga
Al-Quran menyebut riba untuk bunga yang secara bahasa adalah tambahan, kelebihan, peningkatan, atau surplus. Dalam ilmu ekonomi, bunga merujuk pada kelebihan pendapatan yang diterima oleh si pemberi pinjaman dari si peminjam, kelebihan dari jumlah uang pokok yang dipinjamkan, yaitu sebagai upah atas dicairkannya sebagian harta dalam waktu yang ditentukan.
Dalam Islam, riba secara khusus menunjuk pada kelebihan yang diminta dengan cara yang khusus. Dengan demikian, praktik riba tidak hanya terjadi pada pinjam meminjam saja, tetapi dapat terjadi dalam jual beli, pinjaman (qardh), dan salam. Secara definitif, riba adalah perolehan harta dengan harta lain yang sejenis dengan saling melebihkan–antara satu dengan yang lain.
Islam menganggap riba berbeda dengan perdagangan. Pandangan ini sebagaimana yang disebutkan dalam al-Quran.
“Mereka berkata (berpendapat) sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba. Padahal, Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba” (QS al-Baqarah [2]: 275).
Dalam kesimpulannya, Rahman (1996) memberikan lima aspek perbedaan riba dengan perdagangan, yakni:
Dalam perdagangan, pemilik modal selain mengharapkan keuntungan juga masih menanggung risiko kerugian juga. Sifat ini tidak terdapat dalam riba. Pemilik modal hanya mau memperoleh keuntungan, sedangkan semua risiko kerugian ditanggung oleh peminjam.
Dalam perdagangan, keuntungan diperoleh melalui inisiatif, kerja keras usaha, dan tentu saja, merupakan hasil dari suatu proses penciptaan nilai yang jelas. Namun, tidak demikian halnya dengan riba, yang tidak membutuhkan semua itu.
Perbedaan lain yang mendasar antara perdagangan dan riba adalah, riba merupakan tambahan yang ditentukan sebelumnya, yang lebih besar dari pinjamannya untuk jangka waktu yang telah ditetapkan, sedangkan keuntungan dari perdagangan dan industri berfluktuasi dan tidak dapat ditentukan dengan jelas.
Dalam transaksi perdagangan, antara penjual pembeli keduanya memperoleh keuntungan. Seorang penjual yang menjual selembar pakaian seharga 10 dinar dengan harga 20 dinar ia akan mendapatkan keuntungan berupa laba 10 dinar. Begitu pula pembeli mendapatkan keuntungan karena ia memperoleh pakaian yang menurutnya sangat berharga baginya. Namun, dalam hal pinjam-meminjam, pemilik uang tidak pernah memberikan pengorbanan apa pun. Jika peminjam mendapatkan keuntungan berupa tenggang waktu pembayaran, itu bukanlah keuntungan yang nyata. Karena itu, pemilik uang tidak boleh menuntut tambahan riba sebagai imbalan untuk waktu, sebab waktu bukanlah sebuah komoditas yang dapat diperjual-belikan.
Pada transaksi perdagangan, penjual hanya akan memperoleh keuntungan sekali saja, yaitu ketika komoditas dagangannya terjual. Sementara itu, pemilik uang yang membungakan pinjaman dapat meraih keuntungan berulang kali karena perpanjangan tenggang waktu pembayaran.
Inilah kondisi-kondisi nyata yang terjadi pada riba dan perdagangan. Riba dengan jelas sangat merugikan dan perdagangan mendatangkan keuntungan bagi semua pihak. Maka dari itu, dapatlah dipahami mengapa Allah Swt. melarang riba, tapi menghalalkan jual beli.
Pelarangan Riba dalam Al-Quran
Islam melarang keras sekali perbuatan riba. Pada awal kerasulannya, Rasulullah saw. telah mendapat peringatan Allah Swt. supaya membersihkan diri. Allah menjelaskan dan mengabarkan supaya Rasulullah saw. menahan diri dari materi. Sesudah itu, Rasulullah berturut-turut mendapatkan keterangan tentang bahayanya riba. Ayat pertama yang diturunkan tentang riba adalah firman Allah Swt.:
“Suatu riba (tambahan) yang kamu berikan agar dia menambah harta manusia, maka riba itu tidak menambah pada sisi Allah. Dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk mencapai keridhaan Allah, maka (yang berbuat demikian) itulah orang-orang yang yang melipatgandakan” (TQS Ar-Ruum [30]: 39).
Ayat ini diturunkan di Makkah, tetapi ia tidak menunjukkan isyarat apa pun mengenai haramnya riba. Yang ada hanyalah isyarat kebencian Allah Swt. terhadap tiba, sekaligus peringatan supaya berhenti dari aktivitas riba.
Ayat yang kedua tentang riba adalah firman Allah Swt. tentang tindakan orang Yahudi (dengan salah satunya praktik riba mereka) yang menyebabkan kemurkaan Allah Swt. Bunyi ayat tersebut sebagai berikut:
“Maka lantaran kezaliman yang dilakukan oleh orang-orang Yahudi itu, Kami haramkan atas mereka beberapa jenis makanan yang baik-baik yang sedianya dihalalkan kepada mereka. Lantaran perbuatan mereka yang menghalangi manusia dari jalan Allah yang banyak sekali itu serta mereka yang mengambil riba, padahal mereka telah dilarangnya” (TQS an-Nisaa [4] : 160-161).
Ayat yang ketiga yang berkaitan dengan riba adalah firman Allah Swt. yang berbunyi:
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu makan riba dengan berlipat ganda …” (TQS Ali ’Imran [3]: 130).
Ayat ini diturunkan di Madinah dan mengandung larangan tegas, yaitu tentang pengharaman salah satu jenis praktik riba, riba Nasi’ah. Namun, larangan dalam ayat tersebut masih bersifat sebagian, belum menyeluruh. Pengharaman riba pada ayat ini hanya berlaku bagi praktik-praktik riba yang keji dan jahat, yang bentuknya membungakan uang dengan berlipat ganda.
Ayat tentang riba yang terakhir diturunkan adalah firman Allah Swt. yang berbunyi:
“Hai orang-orang yang beriman takutlah kepada Allah dan tinggalkanlah apa yang masih tersisa dari riba jika kamu orang-orang yang beriman …” (TQS al-Baqarah [2]: 278).
Dengan turunnya ayat ini, maka riba telah diharamkan secara menyeluruh, tidak lagi dibedakan, yang banyak ataupun sedikit.
Pertukaran Mata Uang
Dalam sistem ekonomi Islam, pertukaran mata uang dengan mata uang yang sejenis, atau pertukaran dengan mata uang asing termasuk ke dalam aktivitas sharf. Aktivitas sharf atau pertukaran mata uang menurut hukum Islam adalah boleh, sebab sharf adalah pertukaran harta dengan harta lainnya yang berupa emas dan perak, baik sejenis maupun yang tidak sejenis, dengan berat dan ukuran yang sama dan boleh berbeda (al-Maliki, 1963).
Dasar kebolehan pertukaran mata uang (sharf) tersebut adalah sabda Rasulullah saw.:
“Juallah emas dengan perak sesuka kalian, dengan syarat harus tunai” (HR Imam Tirmidzi dari Ubadah bin Shamit).
Ubadah bin Shamit mengatakan: ”Aku mendengar Rasulullah saw. melarang menjual emas dengan emas, perak dengan perak, bur dengan bur, sya’ir deng sya’ir, kurma dengan kurma, garam dengan garam, selain sama antara barang yang satu dengan barang yang lain, maka barang siapa yang menambahkan atau meminta tambahan, maka dia telah melakukan riba” (HR Imam Muslim).
“Rasulullah saw melarang menjual emas dengan perak dengan cara diutangkan” (HR Imam Bukhari).
Dari pengertian hadis di atas, dapat dipahami bahwa dalam pertukaran mata uang ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, yakni: (1) Jika pertukaran dilakukan di antara mata uang yang sejenis, maka pertukarannya harus senilai, tapi jika tidak sejenis, boleh berbeda nilai; (2) Pertukaran atau jual beli tersebut haruslah dilakukan secara tunai dan tidak boleh dengan cara diutangkan (kredit); (3) Pertukaran di antara mata uang tersebut dilakukan dalam satu majelis (tempat).
Jual beli mata uang tertentu, misalnya dolar dengan rupiah adalah aktivitas yang boleh selama dilakukan secara kontan dan dalam satu majelis. Karena itulah, pertukaran di money changer selama memenuhi ketentuan di atas adalah boleh. Namun, perdagangan mata uang asing di bursa valas secara langsung atau melalui forex advisor tidak dibolehkan, sebab tidak memenuhi dua syarat kontan dan langsung terjadi serah terima (hand to hand).
Sistem Keuangan Daulah Khilafah Islam
Sebagai sebuah institusi, Negara Islam (Daulah Khilafah Islamiyah) tentunya memiliki sumber pendanaan bagi kegiatan pembangunan. Sumber-sumber utama pendanaan pembangunan Negara Islam sangat berbeda dengan sumber pendanaan pembangunan negara-negara kapitalis, termasuk Indonesia. Sumber utama pendanaan pembangunan sekarang menitikberatkan pada pendapatan pajak, juga sangat mengandalkan pada pendanaan luar negeri, yakni dari utang luar negeri yang ribawi. Sementara itu, Negara Islam justru tidak mengandalkan pajak dan utang luar negeri.
Sumber-sumber pendanaan Negara Islam dapat kita lihat dari adanya institusi yang menghimpun keuangan Negara sekaligus mempunyai pengaturan pengeluaran tersendiri. Institusi ini bernama Baitul Mal. Baitul Mal adalah lembaga keuangan negara yang mempunyai tugas khusus menangani segala harta umat, baik berupa pendapatan maupun pengeluaran negara.
Secara garis besar, pendapatan negara yang masuk ke dalam Baitul Mal di kelompokkan menjadi tiga sumber, yakni:
Pendapatan dari Pengelolaan Negara atas Kepemilikan Umum.
Benda-benda yang termasuk dalam kepemilikan umum dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok berikut: (a) Fasilitas Umum. Yang merupakan fasilitas umum adalah apa saja yang dianggap sebagai kepentingan manusia secara umum. Apabila barang tersebut tidak ada di dalam suatu negeri atau pada suatu komunitas akan menyebabkan kesulitan dan dapat menimbulkan persengketaan dalam mencarinya. Rasulullah saw. telah menjelaskan dalam sebuah hadis bagaimana sifat kebutuhan umum tersebut. Dari Ibnu Abbas, bahwa Nabi saw. bersabda:
“Manusia berserikat (punya andil) dalam tiga hal, yaitu air, padang rumput, dan api” (HR Abu Daud).
(b) Bahan tambang yang tidak terbatas (sangat besar). Bahan tambang yang jumlahnya sedikit dapat dimiliki secara pribadi. Hasil tambang seperti ini akan dikenai hukum rikaz (barang temuan) sehingga harus dikeluarkan 1/5 bagian (20%) daripadanya. Bahan tambang yang jumlahnya sangat besar termasuk milik umum dan tidak boleh dimiliki secara pribadi; (c) Benda-benda yang sifat pembentukannya menghalangi untuk dimiliki hanya oleh individu. Ini meliputi jalan, sungai, laut, danau, tanah-tanah umum, teluk, selat, dan sebagainya. Yang juga bisa disetarakan dengan hal-hal tadi adalah masjid, sekolah milik negara, rumah sakit negara, lapangan, tempat-tempat penampungan, dan sebagainya. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah saw.:
“Kota Mina adalah tempat parkir unta bagi orang yang lebih dulu (datang).” (Maksudnya tempat untuk umum)
Barang-barang tambang seperti minyak bumi beserta turunannya, semisal bensin, gas, dan lain-lain, termasuk juga listrik, hutan, air, padang rumput, api, jalan umum, sungai, dan laut, semuanya telah ditetapkan syara’ sebagai kepemilikan umum. Negara mengelolanya dengan mengatur produksi, memperoleh pendapatan dari penjualan hasil produksinya, serta mendistribusikan aset-aset tersebut untuk rakyat. Pengelolaan kepemilikan umum oleh negara dapat dilakukan dengan dua cara, yakni:
a. Pemanfaatan secara langsung oleh masyarakat umum. Air, padang rumput, api, jalan umum, laut, samudra, sungai besar, bagi setiap individu berhak menfaatkan secara langsung atas barang-barang tersebut. b. Pemanfaatan di bawah pengelolaan negara. Kekayaan milik umum yang tidak dapat dimanfaatkan secara langsung oleh setiap individu masyarakat karena membutuhkan keahlian, teknologi tinggi, serta biaya yang besar, seperti minyak bumi, gas alam, dan barang tambang lainnya, maka negara yang berhak mengelolanya untuk mengeksplorasi dan mengeksploitasi bahan tersebut. Hasilnya dimasukkan ke dalam kas Baitul Mal. Khalifah adalah pihak yang berwenang di dalam mendistribusikan hasil tambang dan pendapatannya sesuai dengan ijtihadnya demi kemaslahatan umat.
Pendapatan dari Ghanimah, Kharaj, Fa’i, Jizyah, Dharibah (Pajak)
Ghanimah adalah harta rampasan perang. Setelah dibagikan kepada pasukan yang ikut berperang, maka sisanya dimasukkan ke dalam Baitul Mal sebagai sumber pemasukan bagi negara. Jizyah adalah hak yang diberikan Allah Swt. kepada kaum muslim dari orang-orang kafir, karena adanya ketundukan mereka kepada pemerintahan Islam. Jizyah adalah kewajiban bagi orang kafir dzimmi, sehingga dengan sendirinya jizyah menjadi tidak wajib apabila mereka telah memeluk Islam. Jizyah hanya diambil dari kaum prianya dan tidak wajib bagi kaum wanita, anak-anak, serta orang gila.
Kharaj berkaitan dengan kewajiban atas tanah kharajiyah. Sebagaimana pembahasan tentang pertanahan, tanah kharajiyah merupakan lahan tanah yang dirampas dari kaum kafir secara paksa, setelah perang diumumkan kepada mereka. Status tanah ini bersifat tetap sehingga tidak berubah meskipun pemilik tanah ini telah memeluk Islam. Kharaj merupakan kewajiban kaum kafir yang dibayarkan apabila mereka menyepakati bahwa tanah tersebut adalah milik kaum muslim dan mereka mengakuinya dengan membayar kharaj.
Adapun Dharibah (pajak) adalah harta yang difardhukan oleh Allah Swt. kepada kaum muslim dalam rangka memenuhi kebutuhan mereka. Pada saat kas Baitul Mal kosong, sedangkan pengeluaran wajib Baitul Mal harus ditunaikan, maka negara dapat memberlakukan pajak kepada kaum muslim. Kaum muslim dalam hal ini harus tunduk pada kebijakan khalifah mengenai pemungutan pajak dan penafkahkannya sesuai dengan objek-objek tertentu.
Pendapatan dari Zakat, Infak, Sedekah
Sumber pendapatan lainnya yang ada pada Baitul Mal adalah dari sumber zakat, infak, sedekah, wakaf, hadiah, dan harta yang sejenisnya. Badan ini yang menjadi tempat penyimpanan harta-harta zakat yang wajib beserta catatan-catatannya. Sekaligus juga mengatur harta-harta lainnya yang masuk pada badan ini. Untuk harta zakat ini dibuatkan tempat khusus di Baitul Mal dan tidak bercampur dengan yang lainnya. Dalam kaitan ini, Allah Swt. telah membatasi orang-orang yang berhak menerima zakat, yaitu 8 golongan.
Yang termasuk dalam kategori sumber pemasukan yang diletakkan di dalam Baitul Mal dan dibelanjakan untuk kepentingan rakyat, adalah harta yang diperoleh oleh tebusan tawanan perang dari kafir harbi dan mu’ahid, serta harta-harta yang diperoleh dari hak milik negara, dan harta-harta waris dari orang yang tidak mempunyai ahli waris.
Pengelolaan dan Pemanfaatan Kekayaan Negara
Dalam mengelola dan memanfaatkan kekayaan negara yang diperoleh dari berbagai sumber di atas, negara haruslah memperhatikan dari sumber mana kekayaan tersebut diperoleh. Pemanfaatan harta negara yang ada di Baitul Mal ditetapkan berdasarkan enam kaidah berikut.
Pengeluaran untuk keperluan khusus, yaitu harta zakat. Harta tersebut dikeluarkan berdasarkan ada dan tidaknya. Apabila harta dari kas zakat tersebut ada pada Baitul Mal, maka pembelanjaannya disalurkan pada objek-objeknya–yaitu delapan ashnaf yang disebutkan di dalam al-Qur’n. Apabila harta tersebut tidak ada, maka pemilikan orang yang mendapatkan bagian atas harta tersebut telah gugur.
Pengeluaran untuk menutupi terjadinya kekurangan, atau untuk melaksanakan kewajiban jihad. Contohnya adalah untuk para fakir miskin, ibnu sabil, serta keperluan jihad. Penggunaan dana Baitul Mal untuk keperluan ini, tidak ditentukan berdasarkan adanya harta tersebut. Apabila harta tersebut ada, maka seketika itu wajib diberikan. Apabila tidak ada, lalu dikhawatirkan akan terjadi kerusakan karena ditangguhkan, maka negara bisa meminjam harta untuk disalurkan seketika itu juga, berapa pun hasil pengumpulannya dari kaum muslim, setelah itu dilunasi. Namun, bila tidak khawatir akan terjadi kerusakan, maka pembelanjaannya bisa ditunda.
Pengeluaran rutin untuk gaji pegawai, seperti gaji tentara, pegawai negeri, hakim, tenaga edukatif, dan sebagainya. Adapun hak mendapatkan pembelanjaan untuk keperluan ini tidak ditentukan berdasarkan adanya harta. Pembelanjaannya merupakan hak yang bersifat tetap, baik pada saat harta tersebut ada maupun tidak, yakni baik harta tersebut ada maupun tidak ada di dalam Baitul Mal. Apabila harta tersebut ada, maka saat itu wajib dibelanjakan. Apabila tidak ada, maka negara wajib mengusahakannya, dengan cara memungut harta yang diwajibkan atas kaum muslim.
Pengeluaran bagi kemaslahatan umum yang vital. Contohnya, pembangunan jalan, air, bangunan masjid, sekolah, rumah sakit, dan masalah-masalah lainnya, yang keberadaannya dianggap sebagai masalah yang vital, yaitu umat akan mengalami penderitaan apabila masalah-masalah tersebut tidak ada. Pengeluaran untuk keperluan ini tidak ditentukan berdasarkan adanya harta. Apabila di dalam Baitul Mal ada harta, maka wajib disalurkan untuk keperluan-keperluan tersebut. Apabila di dalam Baitul Mal tidak ada harta, maka kewajibannya berpindah kepada umat, sehingga harta tersebut bisa dikumpulkan dari umat secukupnya untuk memenuhi pengeluaran-pengeluaran yang bersifat paten tersebut.
Pengeluaran bagi kemaslahatan umum yang tidak vital. Contohnya, antara lain pembuatan jalan biasa, ketika jalan yang lain sudah ada, atau membuka rumah sakit baru yang sebenamya sudah cukup dengan adanya rumah sakit yang lain, atau membangun jalan, sementara orang-orang bisa memakai jalan lain, hanya lebih jauh, ataupun yang lain. Pengeluaran untuk keperluan ini ditentukan berdasarkan adanya harta, bukan pada saat tidak adanya. Apabila di dalam Baitul Mal terdapat harta, maka wajib disalurkan untuk keperluan-keperluan tersebut. Apabila di dalam Baitul Mal tidak terdapat harta, maka kewajiban tersebut gugur dari Baitul Mal. Kaum muslim juga tidak wajib membayar untuk keperluan ini, sebab sejak awal pembiayaannya tidak wajib bagi kaum muslim.
Pengeluaran untuk keperluan darurat, seperti paceklik, angin topan, gempa bumi, atau serangan musuh. Hak pembelanjaannya tidak ditentukan berdasarkan adanya harta. Apabila harta tersebut ada, maka wajib disalurkan saat itu juga. Apabila harta tersebut tidak ada, maka kewajibannya dipikul oleh kaum muslim. Hal ini karena harta tersebut wajib dikumpulkan dari kaum muslim saat itu juga. Kemudian, harta tersebut dikumpulkan di Baitul Mal untuk disalurkan kepada yang berhak. Apabila dikhawatirkan akan terjadi penderitaan, karena pembelanjaannya ditunda hingga terkumpul semuanya, maka negara wajib berutang kepada warga negara terlebih dulu, dan pada saat itu juga disalurkan kepada yang berhak. Adapun mengenai utang tersebut akan dibayar dari harta yang dikumpulkan dari kaum muslim.
Pengelolaan Keuangan Negara
Berdasarkan uraian di atas, Negara Islam ternyata mempunyai cara mekanisme tersendiri dalam mengatur sistem mata uang, sistem keuangan, dan moneter. Cara-cara tersebut sangat berbeda dengan cara-cara negara kapitalis dalam mengelola keuangan negara. Dengan sistem mata uang dua logam akan membuat mata uang Negara Khilafah menjadi kuat dan stabil. Dampak selanjutnya adalah akan memudahkan dalam merencanakan berbagai kegiatan pembangunan. Demikian pula dengan larangan kegiatan spekulatif nonproduktif, maka sektor riil akan tumbuh pesat. Hal yang sama juga terjadi jika riba atau bunga uang dilarang, sektor riil akan tumbuh dengan pesat. Dana yang ada tidak boleh dibiarkan diam, tapi harus berputar. Dana-dana yang disalurkan ke sektor riil dan ini pada gilirannya akan mendorong kegiatan ekonomi masyarakat.
Sumber-sumber pendapatan yang telah ditetapkan oleh syara’ untuk Baitul Mal sebenarnya sudah cukup untuk mengatur urusan rakyat dan melayani kepentingan mereka. Dalam hal ini tidak perlu lagi mewajibkan pajak untuk seluruh masyarakat. Namun, dalam kondisi untuk memenuhi kebutuhan vital dan mendesak, sementara kas negara sedang kosong, negara dapat memungut harta masyarakat untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Hal ini sebenarnya merupakan harta yang difardhukan oleh Allah Swt. kepada kaum muslim dalam rangka memenuhi kebutuhan mereka. Harta yang dikumpulkan ini boleh disebut pajak (dharibah), atau harta yang diwajibkan, ataupun sebutan-sebutan yang lain.
Pajak hanya dipungut dalam rangka: (a) memenuhi pengeluaran wajib bagi Baitul Mal, misalnya untuk para fakir miskin, ibnu sabil, serta dalam melaksanakan kewajiban jihad; (b) memenuhi pengeluaran rutin yang wajib bagi Baitul Mal, yaitu untuk gaji pegawai negeri, tentara, dan sebagainya; (c) memenuhi pengeluaran wajib bagi Baitul Mal untuk keperluan sarana vital; (d) memenuhi pengeluaran wajib bagi Baitul Mal dalam kondisi darurat, seperti ada paceklik, angin topan, gempa bumi, serangan musuh, atau apa saja yang menimpa kaum muslim; serta (e) melunasi utang-utang negara dalam rangka melaksanakan kewajiban negara terhadap kaum muslim.
Dengan demikian, pajak yang dikenakan oleh negara Islam sangat berbeda dengan pajak dalam sistem kapitalis. Di dalam Islam itu hanya digunakan sebagai penyangga jika kondisi keuangan negara tidak mencukupi untuk memenuhi kepentingan masyarakat. Sementara itu, dalam sistem kapitalis pajak merupakan sumber utama pendanaan negara.
Demikian pula dengan sumber pendanaan luar negeri yang berasal dari utang. Negara Islam sedapat mungkin menghindarkan diri berutang ke negara mana pun. Hal ini karena bahaya yang diperoleh dari utang luar negeri begitu besar. Kalaupun berutang, maka akan diprioritaskan kepada warga negara (utang dalam negeri), dengan syarat tidak boleh mengandung unsur riba.
Tambahan lagi, bahaya yang tersembunyi di balik utang-utang luar negeri dari negara-negara kapitalis adalah sangat besar. Dengan cara itu, amat mudah bagi negara kapitalis untuk menghancurkan sebuah negara yang telah berada dalam genggaman utang-utangnya. Dalam hal ini Islam melarang kaum muslim melakukan berbagai aktivitas yang dapat mejadikan Ahlul harbiy (non muslim yang memusuhi islam) berkuasa atas mereka (QS an-Nisaa [4]: 141). Islam juga melarang kaum muslim menimbulkan kerusakan dan membahayakan diri sendiri. Rasulullah saw. Bersabda,“Tidak boleh membahayakan diri sendiri dan tidak boleh membahayakan orang lain di dalam Islam.”
Namun, meskipun utang luar negeri dapat membahayakan, bukan berarti bahwa Islam mengharamkan sama sekali bantuan luar negeri (utang). Boleh saja bagi kaum muslim (Negara Islam) menerima bantuan luar negeri (utang) dari negara lain selama tidak terkait dengan sistem ribawi, juga selama persyaratan-persyaratannya tidak mengikat, serta dapat dipastikan bahwa dibalik bantuan tersebut (utang) tidak tersembunyi bahaya-bahaya, seperti yang telah diuraikan di atas. Akan tetapi, perlu disampaikan bahwa dalam Islam bantuan luar negeri (utang) bukan priotitas utama untuk mendapatkan dana bagi keperluan negara.
Wallahu a’lam bi ash-shawwab

KONSEP HUKUM PIDANA ISLAM: JARIMAH ZINA

[A] PENDAHULUAN

Zina dalam pandangan hukum Islam dan hukum positif

Hukum Islam dan hukum positif berbeda pandanganya dalam masalah zina. Hukum Islam memandang setiap hubungan kelamin diluar nikah dan perbudakan sebagai zina dan mengancamnya dengan hukuman, baik pelaku sudah kawin atau belum, dilakukan dengan suka sama suka atau tidak. Sebaliknya hukum positif tidak memandang setiap hubungan kelamin diluar nikah sebagai zina. Pada umumnya, yang dianggap sebagai zina menurut hukum positif itu hanyalah hubungan kelamin diluar perkawinan, yang dilakukan oleh orang-orang yang berada dalam status bersuami atau beristeri saja. Selain itu tidak dianggap sebagai zina, kecuali terjadi perkosaan atau pelanggaran kehormatan. Dalam pasal 284 kitab undang-undang hukum pidana indonesia disebutkan:
[1] dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya sembilan bulan:
Ke-1.
[a]laki-laki yang beristeri yang berzina sedang diketahuinya, bahwa pasal 27 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata berlaku baginya;
[b] perempuan yang bersuami yang berzina;

Semua hukum positif hampir sama pandanganya dalam masalah ini. Misalnya, hukum pidana Mesir, Perancis, Belanda, termasuk Indonesia, sebagaimana yang dikemukakan dalam pasal 284 KUHP tersebut.

[2] alasan larangan zina dalam hukum Islam dan hukum positif

Hukum Islam melarang zina dan mengancamnya dengan hukuman karena zina merusak sistem kemasyarakatan dan mengancam keselamatanya. Zina merupakan pelanggaran atas sistem kekeluargaan, seangkan keluarga merupakan dasar untuk berdirinya masyarakat. Membolehkan zina berarti membolehkan kekejian, dan hal ini dapat meruntuhkan masyarakat. Sedangkan Islam menghendaki langgengnya masyarakan yang kokoh dan kuat.

Hukum positif menganggap perbuatan zina sebagai urusan pribadi yang hanya menyinggung bhubungan individu dan tidak menyinggung hubungan masyarakat.oleh karenanya dalam hukum positif, apabila zina itu dilakukan dengan sukarela, maka pelaku tidak perlu dikenakan hukuman, karena dianggap tidak ada pihak yang dirugikan, kecuali apabila salah satu atau keduanya dalam keadaan sudah kawin. Dalam hal ini perbuatan tersebut baru dianggap sebagai tindak pidana dan pelakunya dikenai hukuman, karena hal itu melanggar kehormatan perkawinan.

[3] kenyataan memperkuat syariat Islam

Apa yang terjadi di eropa dan negara-negara barat pada umumnya memperkuat pandangan syariat Islam. Kondisi masyarakat di eropa dan negara-negara barat sudah rusak dan persatuanya sudah mulai mengendur. Penyebabnya adalah menjalarnya kekejian (zina) dan dekadensi moral serta kebebasan yang tanpa batas. Hal ini karena dibolehkanya perzinaan dan dibiarkanya setiap individu menurutkan syahwat dan nafsunya. Disamping itu mereka juga menganggap bahwa zina adalah persoalan pribadi yang tidak menyinggung kepentingan masyarakat.

Apa yang dihadapi oleh negara-negara bukan Islam berupa krisis masyarakat dan krisis politik, penyebabnya adalah karena dibolehkanya zina. Di beberapa negara, keturunan (populasi manusia) sudah menyusut sedemikian rupa, yang apabila dibiarkan, lama kelamaan akan mengakibatkan kepunahan negara tersebut atau terhenti pertumbuhanya. Berkurangnya populasi keturunan ini penyebabnya karena keengganan kebanyakan orang untuk melakukan perkawinan.

Keengganan terhadap perkawinan ini sebabnya adalah karena laki-laki merasa telah memperolah apa yang diinginkanya dari seorang wanita tanpa melakukan perkawinan. Di samping itu juga karena mereka tidak yakin akan kesetiaan isterinya setelah kawin, berhubung dengan kebiasaanya sebelum kawin, mereka sudah sering melakukan hubungan dengan pria lain. Sebaliknya, seorang wanita yang menurut fitrahnya bertugas mengurus rumah tangga dan mendidik anak yang lahir dari perkawinanya, banyak yang enggan melakukan perkawinan, dan ia tidak mau diikat oleh seorang laki-laki. Sebabnaya adalah ia merasa yakin dengan mudah dapat memperoleh apa yang diinginkanya dari berpuluh-puluh laki-laki tanpa harus diikat dan dibelenggu dengan tali perkawinan dan tanpa banyak menanggung risiko.

Kenyataan – kenyataan ini jelas memperkuat pandangan syariat Islam, bahwa zina bukan urusan pribadi yang menyinggung hubungan individu semata-mata, melainkan juga mempunyai dampak negatif bagi masyarakat. Oleh karena itu, sungguh tepatlah apabila syariat Islam melarang semua bentu perbuatan zina.

[4] bahaya yang ditimbulkan oleh perbuatan zina

Zina itu banyak bahayanya, baik terhadap akhlak dan agama, jasmani atau badan, disamping itu terhadap masyarakat dan keluarga.

Bahaya terhadap akhlak dan agama sudah cukup jelas. Seorang yang melakukan perbuatan zina, pada waktu itu ia merasa gembira dan senang, sementara di pihak lain perbuatanya itu menimbulkan kemarahan ALLAH. Perbuatan zina mengarah pada lepasnya keimanan dari hati pelakunya, sehingga andaikata ia mati dalam keadaan melakukan zina maka ia mati dalam keadaan tidak membawa iman.

Rasulullah bersabda;
“tidak berzina seorang pezina kalau pada waktu berzina itu ia dalam keadaan beriman.”

Di samping itu, wanita yang berzina itu kehilangan kehormatanya, rasa malunya, kehormatanya, dan di mata masyarakat ia sudah jatuh, padahal kenikmatan yang diperolehnya hanya beberapa menit. Selain itu perbuatan itu juga menjatuhkan nama baik keluarganya.

Dampak negatif dari perbuatan zina terhadap kesehatan jasmani adalah timbulnya penyakit kelamin, yaitu suatu penyakit yang diawali dengan tumbuhnya gelembung-gelembung bernanah yang menyerang kulit atau alat kelamin penderita. Penyakit ini merupakan p[enyakit yang berbahaya dan menular. Penularan bukan hanya dengan melakukan hubungan seksual, melainkan juga dengan bersentuhan melalui kulit, sapu tangan, dan sebagainya. Akibat yang lebih berbahaya lagi dari penyakit ini dapat mengakibatkan cacat pada anak yang lahir.

Panyakit lain yang ditimbulkan dari perbuatan zina ini adalah penyakit AIDS, yaitu suatu penyakit yang disebabkan oleh suatu virus HIV yang mengakibatkan hilangnya kekebalan tubuh. Penyakit ini belum ditemukan obatnya. Akibatnya, orang yang terserang penyakitb ini akan mengalami penurunan kekebalan, lama kelamaan ia akan meninggal dunia.

Adapun bahaya zina terhadap keluarga dan masyarakat adalah bahwa perbuatan zina merusak sendi-sendi kehidupan rumah tangga dan keluarga. Apabila dalam suatu keluarga terjadi perbuatan zina, baik oleh pihak suami maupun oleh pihak istri maka kerukunan dalam rumah tangga bisa hilang. Di sisi lain perbuatan zina dapat menimbulkan keengganan untuk melakukan pernikahan, sebab apa yang diinginkan oleh laki-laki dan wanita Dapat diperoleh dengan mudah tanpa banyak risiko. Apabila pandangan seperti ini merata pada masyarakat maka pada giliranya masyarakat menjadi punah karena tidak adanya keturunan.

[B] DEFINISI ZINA

Para ulama dalam memberikan definisi zina ini berbeda redaksinya, namun dalam substansinya hampir sama. Berikut ini empat definisi definisi zina menurut beberapa mahdzab ;

[1] pendapat malikiyah
Malikiyah sebagaimana dikutip oleh Abdul Qadir Audah, memberikan definisi sebagai berikut:
“zina adalah persetubuhan yang dilakukan oleh orang mukalaf terhadap farji manusia (wanita) yang bukan miliknya secara disepakati dengan kesengajaan.”

[2] pendapat syafi’iyah
syafi’iyah sebagaimana dikutip Abdul Qadir Audah, memberikan definisi sebagai berikut:
“zina adalah pemasukan zakar ke dalam farji yang diharamkan karena zatnya tanpa ada syubhat dan menurut tabiatnya menimbulkan syahwat.”

[3] pendapat hanabilah
“zina adalah melakukan perbuatan keji (persetubuhan), baik terhadap qubul (farji) maupun dubur.”

Apabila kita perhatikan definisi diatas berbeda dalam redaksi dan susunan kalimatnya, namun dalam intinya sama. Hanya kelompok hanbilahyang memberikan definisi yang singkat dan umum, yang menyatakan bahwa zina adalah melakukan perbuatan keji yang dilakukan pada qubul dan dubur. Dengan demikian hanabilah menegaskan dalam definisinya bahwa hubungan kelamin terhadap dubur dianggap sebagai zina yang dikenakan hukuman had.
-

blognya bagus…… sangat bermanfaat..
kunjungi blog kami juga ya http://mudamudikatedralmakassar.blogspot.com/

analog yang sangat bagus,,
tambah lagi ea kk,,,hehe

HOTEL PROMO

Dengan Harga Rp. 120.000,- / Orang

– Menginap 1 Malam

– Makan 3x (Pagi,Siang,Malam)

– Snack 2x

– Kapasitas 250 Orang

Jl. Cigugur Girang Desa Parompong

Lembang – Indonesia

free website templatesluxury lifestyle
Locations

Lokasi Strategis dekat dengan lokasi object parawisata dan harga terjangkau.

more info
hotel cherish

Nama Cherish kami pakai karena dalam satu organisasi kami ingin saling menghargai, bekerjasama dan yang utama adalah takut akan tuhan.

Cherish berdiri tahun 2009 awal, dengan kapasitas awal 10 kamar dan 1 villa ( dua kamar tidur )

Seiring dengan permintaan tempat bermalam, bermain, beribadah, rapat dan lain-lain sangat tinggi, kami menambah lagi menjadi 12 kamar, hingga memasuki tahun ke-3 kami sudah mempunyai 36 kamar, 2 aula, 1 resto dengan kapasitas 250 orang.

Semua ini berkat kami selalu mengikut sertakan tuhan di dalam pekerjaan kami, dan kami berharap Cherish akan menjadi berkat bagi semua orang. Jadi tempat doa dan ibadah.

amin

more info
our event

– Kebaktian Padang & Sharing 23 Juni 2011

– Retreat Keluarga Besar GSRI 30-31 Sep 2011

– Pelatihan Keuangan Rumah Bambu 8 April 2011

– Enrichment Choice Bandung 27 Februari

– Field Study SMA Budhi Warman 4 January 2012

– Family Camp GSIA KArawang 31 Desember 2011

– Charakter Building 18 February 2010

– Champion Gathering SPK 7 16 Mei 2009

our Promo

Special Price for :

– Perpisahaan

– Reuni

– Diklat

– Arisan

– Raker

– Retreat

* Free Aula

* Free Sound System

For more info please contact us .
more info about our services
089656630327

saya ingin bertanya bagaimana bila Yesus saat kematianNya bukan disalibkan tetapi ditembak mati. apakah orang akan mengimani sebagai juruselamat? bagi saya kerelaan Yesus untuk mati demi keselamatan jiwa banyak manusia berdosa itulah yang patut diteladani. Yang lebih penting apakah ajaran kasih Yesus selama ia hidup dilaksanakan oleh orang-orang yang mau mengikutinya? Orang berdosa pun bisa menyembah dan menghormati salib sebagai simbol, tetapi apakah dia mau bertobat dan mengikuti ajaran kasih Kristus, itu soal imannya. tidak ada paksaan orang mau memaknai kematian Kristus yang kebetulan saat kematian disalibkan.

bagi semua saudara2ku,
dari 12 anak saudara kandung dari satu bapa dan satu ibu, tak ada yg punya cara berpikir yg sama, begitupun dgn cara berpikir kita terhadap agama.
marilah kita fokus pada agama kita masing2 tanpa menyalahkan agama orang lain.
sebagai contoh, saya hidup dalam keluarga besar yg menganut agma Katolik tetapi banyak saudara saya yg telah menganut agama lain karena menikah dengan penganut agama lain. namun kasih diantara kami tetap seperti sediakala karena yang ada dipikiran kami adalah melihat mereka sebagai saudara, bukan dari agama yg dianut.
perasaan sebagai saudara pasti diajarkan oleh semua agama, jadi patuhilah ajaran agama masing2 dan selalu menjunjung tinggi nilai persaudaraan.
salam saudara buat semua yg membaca

When they open their eyes and realize we are One…. Think Different… and Begratefull….. Amennn

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Stat

Blog Stats

  • 340,849 hits
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: