Agamaku Kesaksianku

Antara Iman dan Logika

Posted on: April 5, 2007

(** Ini adalah sharing pertama yang diambil dari komentar pembaca. Sharing ini diambil dari komentar: Toni #242. Terima kasih atas sharing Anda. GBU. **)

Salut deh buat saudara-saudaraku yang Muslim. Saya mengerti kalau thread tentang “Yesus tidak wafat?” ini banyak di komentari dengan kalian. Seperti juga yang terjadi di thread “Tritunggal Mahakudus”.

Kenapa 2 thread ini sangat banyak di komentari oleh saudara-saudara yang Muslim? Tentu saja sebab 2 keyakinan inilah yang sangat membedakan keyakinan umat Kristen dengan agama lain di dunia ini.

Kalaupun umat Muslim yang sangat “agresif” mempertanyakannya, hal itu tidak lepas karena kedekatan sejarah yang sangat dekatlah yang membuatnya. Tentu saja selain alasan kesamaan agama dakwah seperti yang dikatakan oleh saudara fertobhades. Lepas dari semua itu, saya katakan salut karena mayoritas komentar yang masuk di blog ini disampaikan dalam koridor kesopanan. Hal itu merupakan cermin kedewasaan seseorang dalam memegang imannya.


Buat Mas Dewo, 2 jempol buat Anda yang konsisten menyuarakan keyakinan pada Yesus Kristus, Tuhan dan Juruslamat manusia. Semoga hal yang sama juga berlaku dalam keseharian perilaku dan perbuatan sehari-hari. Tuhan memberkati.

Secara pribadi saya menyatakan iman saya kepada Kristus kurang lebih seperti ini:

Allah menciptakan alam semesta beserta segala isinya termasuk manusia. Diantara seluruh ciptaaNya, manusia mendapat perlakuan yang paling istimewa di mata Allah. Tetapi celakanya manusia (Adam) melakukan kesalahan fatal dengan melanggar perintah Allah. Akibat perbuatannya itu, Allah menjadi murka mengusir Adam dan Hawa keluar dari taman eden dan mengutuk manusia akan bersusah payah untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sedangkan perempuan akan bersusah payah dan kesakitan pada saat melahirkan. Tetapi yang paling menyakitkan adalah manusia tidak dilayakkan lagi untuk bertemu dengan Allah secara langsung, seperti yang terjadi di taman eden. Sebab manusia telah berbuat dosa.

Sejak itu manusia selalu mencari pengampunan Allah atas dosanya itu, yang diwujudkan dengan pembakaran korban persembahan dengan harapan asap dan aroma korban persembahan yang tulus dapat melunakkan hati Allah. Tetapi semuanya itu sia-sia, dosa telah dilakukan…

Akan tetapi Allah yang Maha Kasih berinisiatif membuat perdamaian dengan manusia. Sebelum pendamaian itu dilakukan, Allah mendidik dan memilih sendiri manusia-manusia yang akan dilibatkanNya dalam rencana keselamatan ini. Mulai dari dipilihnya Abraham, Ishak, Yakub, ke-12 suku Israel dipakai Allah untuk mempersiapkan rencana perdamaian ini agar kelak manusia siap.

Inti dari Perjanjian Lama berisi persiapan perdamaian ini. Di situ dengan jelas dan kronologis tercatat segala karya Allah dan nubuatanNya melalui nabi-nabi pilihanNya. Penyelamatan dan pengampunan dosa ini digenapi oleh Allah sendiri melalui Yesus Kristus, yang tidak lain adalah penyataan (bukan pernyataan loh, jangan salah baca) Allah sendiri dengan mengambil wujud sebagai manusia. Allah dengan segala kuasa dan kebesaranNya, merendahkan diri memakai cara manusia yang memakai kurban persembahan untuk mencari pengampunan. Allah rela merendahkan diri turun ke dunia, mengambil rupa seorang hamba (ingat, Yesus adalah anak seorang tukang kayu bukan anak seorang raja…).

Dalam wujud seorang hamba, Allah sendiri yang mengajarkan manusia aturan-aturan dan perintah-perintah yang di kehendaki Allah. Bahkan saat orang-orang Yahudi yang pada masa itu dalam penjajahan romawi sehingga berbunga-bunga hatinya menyangka Yesus yang penuh mujizat akan memimpin bangsa yahudi lepas dari penindasan, sehingga mulai me-mitos kan Yesus dan mengilahinya. Menyikapinya, Yesus mengatakan agar manusia hanya menyembah Allah yang adalah Esa (Renungkan, betapa rendah hatinya Allah….)

Setelah misinya di dunia memberikan pengajaran yang benar telah genap, Allah dalam wujud Yesus menyerahkan diriNya sendiri sebagai kurban sehingga setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal.

Langkah yang ditempuh oleh Allah sangat aneh di mata manusia yang pongah. Tetapi itulah rahasia Allah.

Manusia sendiri yang memilih untuk berdosa, kemudian berpikir bahwa dengan tindakan baiknya dapat membayar lunas kesalahannya. Tetapi di saat Allah sendiri yang mengulurkan tangan untuk mengampuni dosa manusia dengan mengikuti cara yang telah dilakukan oleh manusia sendiri selama beribu-ribu tahun, manusia justru menolaknya!

Saya mengimani bahwa Allah memakai cara yang “aneh” itu, agar manusia yang rendah hatilah yang dapat mengerti dan mendapatkan keselamatan itu. Agar manusia tahu bahwa manusia tidak berdaya apa-apa di mata Allah dan Allah sangat mengasihi manusia.

Allah Tritunggal Mahakudus saya imani sebagai perwujudan penyataan Allah kepada umat manusia dan menggambarkan betapa besarnya Kasih Allah kepada umat ciptaanNya sendiri. Mengenai wujud Allah yang ketiga yaitu Roh Kudus, saya imani seperti ini :
Saat manusia menerima Yesus sebagai Tuhan dan JuruslamatNya, manusia harus meninggalkan kuasa kedagingan atas tubuhnya dan menjadikan rohnya yang dibimbing oleh Roh Kudus menguasai dirinya. Kenapa? Sebab keinginan daging (kekayaan, kekuasaan, pujian, dll) adalah warisan dunia ini yang tidak akan sejalan dengan Allah yang adalah Roh. Ingat bahwa Allah sendiri dalam wujud manusia (Yesus), dimana Rohnya dilingkupi oeh daging pernah digoda oleh Iblis. Tetapi Yesus sudah memberi teladan bahwa agar jauh dari dosa dan godaan Iblis, undanglah Roh Allah dalam hatimu sehingga berkuasa atas diri kedaginganmu.

Iman yang bodoh dan tidak masuk akal manusia?
Saya bangga di sebut bodoh oleh dunia ini karena iman saya kepada Tuhan Yesus Kristus!

Saya bukan orang yang ahli kitab. Tetapi kalau saudara-saudara yang Muslim ingin mencari tahu lebih dalam lagi, silahkan membaca langsung dari sumbernya yaitu Alkitab.

Saya pernah mendengar dan membaca karya Bapak DR. H. Sanihu Munir SKM, MPH seorang ahli kristologi. Menurut saya pribadi, cara Bapak DR. H. Sanihu Munir SKM, MPH menyangkal kebenaran Alkitab dengan berpegang pada fakta sejarah yang dikarang oleh orang-orang yang memang atheis dan membenci Kristus adalah hal yang sangat naif dan dangkal sebab hanya berpedoman pada sumber-sumber sepihak. Maksud saya dari segi keimanannya kepada Islam, sah-sah saja bahkan hak Beliau. Tapi tidak kalau dipandang dari sisi ilmu kristologi. Sebab jalan ilmiah selalu memandang masalah dari banyak sisi. Sebagai seorang doktor seharusnya Beliau tahu.

Kalau teman-teman penasaran bagaimana umat Kristen menjawab tuduhan dan fitnahan Bapak DR. H. Sanihu Munir SKM, MPH, silahkan kunjungi situs berikut: Answering Islam dan Christian Answer.

Trus bagaimana? Apakah perbedaan ini akan terus meruncing? Seperti yang sudah saya katakan di komentar #231, hanya Allah yang mempunyai wewenang dan otoritas tunggal menyatakan benar dan salah.
Daripada ribut memikirkan siapa yang benar, kenapa tidak menjalankan ajaran dan perintah Allah untuk mengasihi seluruh umat manusia? Kalau kita benar percaya dan mengasihi Allah apakah mungkin kita akan merusak dan mengambil nyawa manusia lain yang kita sendiri yakini sebagai ciptaan Allah yang kita sembah?

Kejatuhan keyakinan kepada Allah tidak akan terjadi karena godaan keyakinan Agama lain. Kejatuhan keyakinan seseorang lebih mudah terjadi karena godaan kenikmatan dunia dan pembiaran tiap pribadi menggunakan emosi kedagingan menguasai dirinya.

Contoh yang jelas, bagaimana keimanan umat Kristen di dunia Barat makin terkikis sehingga hanya sekadar cap di KTP, karena kepandaian yang tidak dipimpin kerendahan hati kepada Allah. Penyangkalan atas kuasa Allah atas dunia ini karena kehebatan teknologi yang mereka ciptakan. Sehingga begitu serakah menguasai umat lain di muka bumi ini.
Bagaimana kebencian seorang Osama bin Laden atas Amerika (baca: pengambil kebijakan negara AS) sehingga menjadikan dirinya pencabut nyawa ribuan orang tidak berdosa, bahkan termasuk juga nyawa pengikutnya yang terpengaruh emosi diri yang ditularkannya.
(Alinea di atas adalah pikiran pribadi saya)

God Bless You all…

About these ads

508 Tanggapan to "Antara Iman dan Logika"

[...] pertama yang berhasil dipilih adalah dari Saudara Toni yang dimuat di artikel: “Antara Iman dan Logika.” Terima kasih atas sharing-nya yang [...]

:-)

Saya pikir ada pembahasan tentang Iman dan Logika dari perspektif lain. *kecele deh*

Belief/Faith/Iman itu kebanyakan mempunyai sisi irasional. Tapi manusia juga adalah makhluk yang irasional (sekaligus rasional). Dan pertentangan inilah yang membuat terkadang iman tidak klop dengan logika (akal).

Ada sebuah pernyataan dari Paus (saya lupa Paus yang mana, tp kalau gak salah Paus Pius… yang sudah jadi Santo) :

“Iman dan Ilmu Pengetahuan (sebagai perwakilan akal) tidak bertentangan. Ilmu Pengetahuan hanya terlalu muda untuk memahami”

Tetapi agama (termasuk Kristen) juga terlalu mudah untuk menghakimi.

*SELAMAT PASKAH*

@Dear Fertobhades,

Selamat Paskah.

GBU.

Dear All…

Tuhan menciptakan manusia dengan segala kelengkapannya, termasuk di dalamnya otak (untuk berfikir, untuk membedakan yang benar dan yang salah).
Jiwa(org indonesia kdg mengartikan sbg NAFSU (bukan hawa nafsu), SOUL (inggris), diri) manusia bersemayam di Jantung (Heart, Kalbu) yg kata orang Indonesia Hati..hehehe salah kaprah ya org Indonesia. Dr jiwa (SOUL) lah segenap hal2 yang berupa perasaan bersumber. Jiwa/Nafsu (SOUL) itulah jatidiri manusia. Jiwa dibekali dgn hal yang baik(nafsu makan, berkembangbiak, kasih sayang dll) dan juga hal2 yg jelek (amarah, benci, iri dengki dll).

Agar Jiwa/Nafsu/diri/Soul ini secara adil hidup (benar dapat pahala, salah mendapat hukuman) di dunia ini, maka Tuhan memberikan kehendak bebas kepada diri/jiwa/soul kita. Selain dengan Kasih Sayang-Nya Tuhan menambah bekal lain (krn Tuhan tahu manusia masih akan kesulitan) yaitu manusia diberikan Akal, dan para Nabi agar bisa sukses mengarungi dunia ini.
Mungkin jika kita bicara Nabi2 sudah jelas semua.
Namun Akal?, mgkn aku bisa jelaskan sedikit.
Akal adalah tempat bersemayamnya “Ruh”. Ruh inilah yg mengilhami manusia dengan KEBENARAN yg asasi, misal Dunia ini ada yg menciptakan (Tuhan itu ada), ketenangan jika berbuat baik, hukum sebab akibat (akal tdk bs sesuatu akibat tanpa sebab), dll.
Kenapa akal diciptakan, apa perannya dalam kehidupan beragama??.

Agama adalah produk dr Iman, kemudian pertanyaannya produk dr manakah Iman itu sendiri?. Apakah Iman boleh hadir begitu saja tanpa sebab??? Apakah boleh Iman itu hadir hanya karena seseorang bercerita sesuatu kepada kita??? Sangatlah naif dan celaka manusia yang begitu… (mudah2an kita tdk termasuk dr mereka).
Iman sangat menentukan ujung dr kehidupan kita, apakah penghambaan kita kepada Tuhan kita akan diterima atau tidak. Tentunya kita tidak boleh main2 dg berspekulasi atas apa2 yg kita “imani”.
Disinilah teman2 fungsi dari “AKAL” (logika hanya sebagian dr kerja AKAL). Sekarang kita bertanya2 apakah tugas dr AKAL??.
Dengan diposisikannya AKAL di tempat paling atas (kepala), dg AKAL terbedakan manusia dg makhluk lainnya. Tentu AKAL punya tugas yg BESAR & MULIA.
AKAL bertugas utk “MENCARI KEBENARAN”… Aku pikir kita semua setuju bahwa MENCARI KEBENARAN adalah tugas BESAR & MULIA.

Nah.., konsekuensi dr KEBENARAN yg kita (AKAL) temukan itulah kita harus mengIMANi KEBENARAN2 yg ada.

Mestinya kita semua bisa melihat relasi AKAL (bukan sekedar LOGIKA) dg IMAN.

‘TIDAK SAH IMAN dr SESEORANG JIKA BUKAN HASIL dr KEBENARAN yg DITEMUKAN OLEH AKAL KITA.”

Muncul pertanyaan baru, KENAPA KITA KEHILANGAN KEPERCAYAAN KITA KEPADA AKAL???

Manusia salah memilah apa saja yg produk akal, tipu muslihat bukan produk AKAL, Pemikiran2 yg SESAT bukanlah produk AKAL.
Semua itu adalah hasil dr MANIPULASI Jiwa/Nafsu/Soul atas kerja otak. Tipu muslihat muncul krn keinginan2/ego manusia atas sesuatu/duniawi, pemikiran2 sesat?, hadir dr kesombongan sang Jiwa/Nafsu/Soul.

Tidak sah kita mengIMANi bhw komputer itu ada yg membuat jika hanya krn yg mengatakan Pendeta, Bill Gates, atau siapapun. Kita mengIMANi komputer itu ada yg membuat krn AKAL kita mengIMANi hukum SEBAB/AKIBAT.

Jangan mengunderestimate ataupun mendiskreditkan AKAL, skr ini hanya AKAL lah yg bisa menjamin IMAN kita tdk SALAH.

fides QuaRens iNtellectum!!!

Buat saya sebagai muslim (share aja ga pa pa khan…) iman seorang muslim tentang Tuhan adalah bahwa tidak ada Tuhan selain ALLAH. ALLAH tidak membutuhkan tuhan – tuhan lain untuk membantunya, tidak perlu anak, tidak diperanakan, serta tidak perlu turun dan ikut menjadi manusia hanya untuk menyelamatkan manusia.

Salah satu sifat ALLAH adalah maha berkehendak, Kalau ALLAH berkehendak semua manusia masuk surga dan terselamatkan tinggal bersabda maka semua akan terjadi sebab ALLAH adalah CAUSA PRIMA. Kalau ALLAH berkehandak semua Iblis dan keturunanya mati tidak perlu berperang dengan Iblis cukup dengan bersabda.

ALLAH berkehendak supaya manusia (juga Jin dan keturunanya) memilih sendiri jalanya, memilih sendiri kebenaran dan kesesatan, memilih sendiri kemudahan dan kesulitan tetapi semua ada konsekuensinya yaitu surga dan neraka. Tapi karena ALLAH maha pengasih maka ALLAH kirimkan petunjukNYA melalui KITAB – KITAB NYA dan NABI – NABINYA agar manusia kelak tidak menyesal setelah masuk neraka dengan alasan tidak diberi petunjuk.

Kalau kita mengaku menggunakan akal untuk membenarkan keyakinan kita, mana yang kita pilih Tuhan yang lemah sehingga memerlukan penjelmaan menjadi tuhan – tuhan lain atau Tuhan yang berkuasa penuh dan mengizinkan manusia memilih jalanya dengan segala konsekuensinya ???

Dear, toni.
Saya sangat menghargai hatimu yg mau sharing apa yg menjadi keyakinanmu pd siapa saja yg mau baca ketikanmu. Memang sebagai seorang Kristen yaitu pengikut Kristus kita diberi tanggung jawab besar dgn membagi Kabar Baik itu kpd semua orang tak terkecuali,dia itu muslim,hindu,budha,dll.
@Ferri
adalah bahwa tidak ada Tuhan selain ALLAH. ALLAH tidak membutuhkan tuhan – tuhan lain untuk membantunya, tidak perlu anak, tidak diperanakan, serta tidak perlu turun dan ikut menjadi manusia hanya untuk menyelamatkan manusia.
= Menurut saya justru karena Kasih SayangNya yg besar kpd kita Dia memberi contohan yg tepat dgn turun sbg manusia yg tdk berdosa bahkan lahir dr rahim yg Suci semasa hidup Yesus sbg manusia pun memberi contohan teladan yg luar biasa.Dia jd manusia biasa yg berdarah jika luka krn dagingNya nyata.Semua itu Dia lakukan agar manusia punya hub.yg jauh lebih dekat dg ALLAH krn mns sdh jatuh dlm dosa sejak lama jl satu2nya tuk menyelamatkan adalah menebus dosa di atas kayu salib.
Semuanya itu Ia lalui bukan dgn gampang krn Dia sdh sama spt manusia(yg tdk bercela).
Dan yg paling penting sejak saat itu ALLAH meletakkan diriNya disebelah Kanan ALLAH,t4 yg paling tinggi dr Rasil2,Nabi2,dan malaikat2Nya.Dan di Kitab Suci tertulis “bahwa tidak ada satupun yg dapat menemui ALLAH selain melalui Aku (YESUS) saya rasa diKitab Suci anda ada jg tertulis krn saya pernah belajar membaca Kitab Suci anda dn ada teman jg yg blg.
Keyakinan kita boleh berbeda tp TUHAN yg kita sembah itu SATU dan SAMA krn ad byk pemikiran dan doktrin manusia shg byk ajaran.
Sekarang kita tinggal menjalankan apa yg TUHAN mau dlm hidup kita saja dgn tidak mempengaruhi keyakinan orang lain yg berujung pd Perselisihan shg tdk ada Kedamaian dihati lg.Ok!!!!!!!!
Tapi aku sangat menghargai kejujuranmu dlm berlogika. Smg sukses tuk apapun yg km mau capai.
God Bless you.

Salam kenal buat yg lain….
tx so MUCH…………

Dear Rere…

“Menurut saya justru karena Kasih SayangNya yg besar kpd kita Dia memberi contohan yg tepat dgn turun sbg manusia yg tdk berdosa bahkan lahir dr rahim yg Suci semasa hidup Yesus sbg manusia pun memberi contohan teladan yg luar biasa.Dia jd manusia biasa yg berdarah jika luka krn dagingNya nyata.Semua itu Dia lakukan agar manusia punya hub.yg jauh lebih dekat dg ALLAH krn mns sdh jatuh dlm dosa sejak lama jl satu2nya tuk menyelamatkan adalah menebus dosa di atas kayu salib.
Semuanya itu Ia lalui bukan dgn gampang krn Dia sdh sama spt manusia(yg tdk bercela).”

Kalau begitu sebagai ALLAH ga perlu susah – susah tinggal masukan aja semua manusia ke surga, hilangkan sifat jeleknya, buat manusia semua sama seperti yesus bereskan wong sebagai ALLAH kan bisa berbuat semuanya…

masih ga nyambung nehhh…

Salam

2 Rere…

“bahwa tidak ada satupun yg dapat menemui ALLAH selain melalui Aku (YESUS) saya rasa diKitab Suci anda ada jg tertulis krn saya pernah belajar membaca Kitab Suci anda dn ada teman jg yg blg.

Jawabanya : “Tidak pernah ada !!!… di AL-Qur’an sendiri posisi nabi ISA AS adalah nabi sebagaimana nabi – nabi lain seperti juga nabi Muhammad SAW dan tidak pernah berkata hanya melalui beliau jalan satu – satunya menemui ALLAH.

Tetapi disatu sisi saya sendiri jadi bingung kalau yesus itu ALLAH kenapa perlu berkata demikian wong pada dasarnya menurut anda mereka adalah satu ???

Saya juga baca injil anda coz istri saya juga katolik yang juga kakak dari pemilik blog ini he.. he.. saya rasa jangan suka memfitnah kitab suci saya sebab saya tahu 2 – 2 nya.

Salam

@Ferry…Salam kenal sebelumnya mas :)
nanggepin pernyataan :
kenapa ga langsung dihapusin aja dosanya sekalian?
atau (in my thought ) waktu manusia jatuh dalam dosa (Adam&Hawa), bikin aja manusia baru lagi yang suci dan ga berdosa..biar ga cape ngurusin manusia yang buandel2 itu :p

menurutku sih..Tuhan berkuasa melakukan segalanya.Dia dapat berkehendak A jadilah A, B jadilah B,dst…tapi untuk kasus manusia ini..dia ingin manusia itu mengenal pribadiNya..Dia ga mau manusia jadi manusia yang hanya berorientasi hasil dan hanya mau ngejar surga dari Tuhannya…Dia mau manusia mengenal pribadiNya..menjalani proses pembentukan dan pertobatan dariNya dan semakin mengagumi Tuhan karna kasih dan perbuatanNya..sehingga itulah yang menjadi dasar ketaatan kita untuk selalu patuh firmanNya..

Segitu pendapat dari saya…semoga bisa berbagi :)

Urun rembug neh, whatever you say, apapun argumen anda semua, saya hargai. Karena keyakinan adalah hak azasi setiap manusia.
Namun, menjadi manusia, kita juga menjadi makhluk yang selalu ingin tahu. Benarkah, apa yang kita yakini adalah suatu kebenaran? Atau apa yang kita yakini sekarang ini (agama) cuma sekedar ikut2an or paksaan ortu kita?
Coba Kenali, selidiki, dan buktikan deh, bener nggak keyakinan kita. Sebagai ilustrasi, saya akan sedikit bercerita:
Ana mengatakan pada Ani bahwa gula itu manis, sementara si Ani belum pernah mencicipi gula. Pada tahap ini, Ana telah memaksa Ani u/ percaya (wajibul yaqqin)
Ani akhirnya mencoba u/ mencicipi gula, ternyata benar jika gula itu manis. Maka taraf kepercayaan Ani akhirnya sampai pada tahap pembuktian, “oh.. ternyata gula itu emang manis” Dia meyakini gula emang manis bukan karena paksaan Ana tapi sudah membuktikannya. Maka Keyakinannya menjadi benar2 percaya karena sudah membuktikan (haqqul yaqqin).
Selain itu ani juga telah mengisbatkan, berpegang teguh pada pengalamannya (ainul yaqqin), sehingga walaupun ada orang lain yang memaksanya u/ berkata “gula rasanya pahit”, dia akan terus berpegang teguh pada pendiriannya, jika gula rasanya manis. Walaupun ani harus dipenggal lehernya, tidak ada seorang pun yang bisa memaksa u/ mengubah keyakinannya.
Begitu juga dengan agama kita. Jika kita meyakini agama kita tanpa pernah membuktikan kebenarannya, kita adalah orang yang bodoh. Kita bicara berdasarkan emosi, tanpa bukti2, dan apa yang kita yakini belum tentu suatu kebenaran. Maka buktikanlah kebenaran agama kita, baru kita berani bicara secara obyektif.
Dulu, saya pernah mengalami hal seperti itu. Saya dipaksa u/ mengakui jika Yesus disalib u/ menebus dosa2 manusia. Ketika saya coba membuktikannya, ternyata apa yang dipaksakan pada saya itu sangat bertentangan dengan alkitab. Saya menjadi sanksi, benarkah apa yang saya yakini ini? Berdasarkan logika dan pikiran, saya mencari jawaban akan kebenaran, akhirnya saya menemukan kebenaran dan jawaban atas keraguan saya. saya menjadi semakin Yakin jika Tuhan itu emang cuma SATU, ALLAH SWT. Semua saya temukan dalam Al-Quran, dan dengan logika, berkali2 saya bisa membuktikan kebenaran Firman Allah dalam Al-Quran. Dengan pikiran, logika, rasa ingin tahu, kita bisa menemukan pencerahan. Jangan pernah merasa beragama dan menjadi hamba Tuhan jika hanya sekedar mengikuti keyakinan ortu kita, dan belum pernah membuktikan kebenaran agama. Wassalam

Abu Yahya Liem Gunawan (Liem Wan Hzien aka sanji)

@sanji
sebenarnya kan sudah jelas di QS. 1:7, kita mohon ditunjukkan-Nya jalan orang-orang yang diberi nikmat, bukan jalan orang-orang yang dimurkai-Nya (Yahudi) dan juga bukan jalan orang-orang yang sesat (Nasrani). dan itu minimal kita bacakan 17 kali dalam sehari dalam sholat kita.

kalo disuruh untuk kembali ke jalan yang benar (al-Islam), akan sulit karena hatinya telah ditutup oleh Alloh. Kita do’akan saja agar Alloh berkenan memberi hidayah seperti kepada Anda. Amin

@Sanji

Dulu, saya pernah mengalami hal seperti itu. Saya dipaksa u/ mengakui jika Yesus disalib u/ menebus dosa2 manusia. Ketika saya coba membuktikannya, ternyata apa yang dipaksakan pada saya itu sangat bertentangan dengan alkitab.

***kl boleh tolong dijelaskan lebih lagi pada bagian ini mas :)

Mudah2an juga bisa menjadi pencerahan bagi yang lain

U/ mbak Martharany dan semua yang pengen tahu ttg kebenaran.
Selama ini kita dikasih cerita ttg Yesus yang mati di kayu salib dan menebus dosa manusia. Kenapa Yesus dikorbankan? Krn dia adl manusia plg suci, yang tidak mewarisi dosa adam, shg dia seolah2 harus dikorbankan u/ menebus dosa manusia. Yg jelas, kita dipaksa percaya bahwa Yesus Mati di kayu salib, u/ menebus dosa kita. Barang siapa yang tidak mengikuti dia, tidak akan diselamatkan. Ceritanya gitu.
Tp kalo kita kritis dan berpikiran logis, cerita diatas hanya akan menjadi dongeng belaka. Yesus, setelah “bangkit” dari kuburnya bertemu dg murid2nya. Muridnya bertanya, “guru, benarkah engkau masih hidup? kami minta bukti (mukjizat)”. Yesus bilang dlm injil matius :19 “Akan kutunjukkan mukjizat nabi Yunus” (kurang lebih isinya gitu). Persamaan Yesus dan Yunus adl mereka sama2 tdk MATI. Yunus dibuang ke laut, dimakan ikan, tinggal dalam perut ikan 3 hari 3 malam, dan tetap hidup. Yesus disalib, dikubur 3 hari 3 malam, akhirnya? Kita dipaksa bilang, Yesus Mati. Kalo beliau mati, beliau nggak akan sama dengan Yunus donk. Dan gak sama dg Alkitab. Yesus diutus u/ bangsa Yahudi, sementara saya sendiri adl keturunan cina. Apa perlu saya mengikuti risalah Yesus? Bukan tugas Yesus u/ “mengajar” bangsa selain Yahudi. Namun Tugas itu diberikan pada Muhammad, sbg Rahmat seluruh Alam Semesta.
Bukti lain, kain kafan Yesus (Kain kafan turin) yang dipakai buat menutupi tubuhnya setelah disalib, membentuk bercak darah gambar dirinya. Dari hasil penelitian, tidak mungkin jika orang mati bisa memancarkan darah segar setelah mati. Bercak darah dari kain kafan itu telah diteliti oleh para kriminolog Jerman, dan hasilnya membuat Vatican berang, karena faktanya pada saat kain kafan itu dipakai u/ menutupi tubuh beliau, beliau belum Mati, atau singkatnya, Yesus tidak mati setelah disalib.
Satu lagi, penelitian Faber Kaizer menemukan fakta bahwa Yesus hijrah ke Kashmir, dan dimakamkan disana. Di Kashmir terdapat makam para orang penting Yahudi, spt Musa, Maria, dan Yesus sendiri. Beliau hijrah kesana setelah bebas dari penyaliban, sangat mungkin supaya beliau tidak dikejar lagi oleh orang2 Yahudi dan Romawi, dan yang menggemparkan, ternyata beliau memiliki keturunan, spt yg digambarkan dlm The Da Vinci Code. Bukti sejarah ini akurat, anda bisa menyaksikannya sendiri disana.
Jd intinya, kematian Yesus dikayu salib dapat disangkal dengan logika. Yesus tidak mati disalib dan tidak akan menebus dosa2 kita. Bahkan Alkitab sendiri tidak pernah mengatakan bahwa seluruh anak manusia mewarisi dosa bapaknya (adam). Dosa adalah tanggungan bagi pelakunya, bukan keturunannya. Sederhana saja logikanya. Jika ayah kita korupsi, adilkah jika kita yang dipenjara?
Percaya atau tidak, itu pilihan anda2 semua. Logika selaras dengan iman. Kita beriman karena telah membuktikan kebenaran dg logika, bukan karena iman lantas menjadikan semua menjadi benar. buktikan Keyakinan anda sekarang. Mohon maaf apabila ada kata2 yang kurang berkenan. Wassalam

@sanji
tapi tetep pak sanji, di atas semua itu terlebih dahulu memperoleh hidayah-Nya. dan itu tentu dengan usaha kita untuk mendapatkannya. tanpa hidayah Alloh, membuktikan Islam agama yang hak adalah sulit. Mereka akan keukeuh menyatakan bahwa keyakinannya lah yang hak.

satu lagi pak sanji, logika memang selaras dengan iman. tapi saya tidak setuju beriman semata karena logika. bagaimana Anda meyakini peristiwa isra’ mi’raj ? dan banyak lagi peristiwa lainnya yang menuntut keyakinan/keimanan semata tanpa embel2 karena logika; seperti tidurnya 7 orang pemuda beriman selama berabad-abad di dalam gua (asbabul kahfi). peristiwa2 itu semua kita yakini sebagai kemaha-kuasaan Alloh SWT.

terima kasih buat pak dewo pemilik media ini, atas ijinnya berbagi disini.

Iman yang benar tidak pernah bertentangan dengan akal dan logika.

Iman adalah suatu lompatan. Lompatan yang jauh kedepan namun dasarnya selalu jelas. Tanpa memeriksa lebih jauh maka kita bisa terjebak dalam iman buta.

Adalah bijaksana memeriksa sebelum menyatakan tunduk dan menyerahkan hidup kita kepada yang kita percaya. Kita bisa menggunakan pendekatan sejarah untuk memeriksanya. Sisanya kita tinggal melompat. Itulah iman.

Dalam Alkitab banyak tertulis kisah-kisah luar biasa yang dilakukan Yesus. Orang pada jaman itu menjadi beriman bukan karena buta dan tidak tau. Mereka mendengar juga melihat, karena itu mereka menjadi percaya. Jaman sekarang modal kita adalah akal dan sejarah. Kecuali ada yang mengalami mujizat.

Seorang perempuan yang mengalami pendarahan mendengar kisah penyembuhan yang dilakukan oleh Yesus. Tentu saja dia mendengar hal ini buka hanya dari satu sumber. Ketika orang disekitar dia mengatakan telah melihat sendiri dan orang itu bisa dipercaya maka itulah dasar iman si perempuan. Begitu besarnya iman perempuan tersebut sehingga dalam pikirannya sudah tertanam dengan pasti bawa hanya dengan menyentuh jubah Yesus dia bisa sembuh. Dan hal itu terjadi.

Saya tidak mengerti dengan tuduhan-tuduhan yang senantiasa dilontarkan kepada penganut ajaran Kristus. Cerita palsu-lah, kitabnya sudah diubah-lah, dan lain-lain. Padahal bukti-bukti sejarah sudah membuktikan bahwa hal itu benar-benar ada dan terjadi.

Naskah asli kitab suci mesih tersimpan dengan rapi di beberapa Museum besar, seperti di London juga Vatican. Test penyinaran, penelahaan huruf-huruf yang digunakan juga sudah dilakukan. Semuanya valid. Belum lagi penemuan terakhir Dead Scroll yang semakin menguatkan bukti-bukti yang sudah ada sebelumnya. Dead scroll sendiri adalah catatan ulang terhadap beberapa kitab dalam perjanjian lama.

Jujur saya pengetahuan secara sejarah sampai saat ini memang hanya menjadi konsumsi orang-orang tertentu. Saya pikir inilah saatnya untuk membuka dan membagi itu semua kepada umat agar semakin cerdas dan tidak mudah terjebak.

Khusus untuk tuduhan pemalsuan isi kitab, itu hanya retorika belaka. Maaf saja, jika bisa bilang sesuatu palsu maka tentu bisa mengatakan mana yang asli. Uniknya kitab yang katanya sudah dipalsukan malah dikais-kais untuk mencari pembenaran atas tuduhan-tuduhan terhadap ajaran Kristus. Standar ganda atas kebingungan sendiri.

Kita dilengkapi dengan akal untuk meneliti sebelum mengambil kesimpulan, bukannya mengambil kesimpulan lalu mencari-cari buktinya, itu namanya akal-akalan.

Selalu mengasihi dan melayani. Tuhan memberkati.

dear zham,

kenapa teori geocentric gereja bertentangan dengan ilmu pengetahuan?

teori keimanan yg diajarkan gereja atas dasar apa?firman tuhan atau doktrin para pendeta?

Piisss

Hallo semua salam damai selalu.

@Sanji
=========================================
Bukti lain, kain kafan Yesus (Kain kafan turin) yang dipakai buat menutupi tubuhnya setelah disalib, membentuk bercak darah gambar dirinya. Dari hasil penelitian, tidak mungkin jika orang mati bisa memancarkan darah segar setelah mati. Bercak darah dari kain kafan itu telah diteliti oleh para kriminolog Jerman, dan hasilnya membuat

Vatican berang, karena faktanya pada saat kain kafan itu dipakai u/ menutupi tubuh beliau, beliau belum Mati, atau singkatnya, Yesus tidak mati setelah disalib.

Satu lagi, penelitian Faber Kaizer menemukan fakta bahwa Yesus hijrah ke Kashmir, dan dimakamkan disana.
Di Kashmir terdapat makam para orang penting Yahudi, spt Musa, Maria, dan Yesus sendiri. Beliau hijrah kesana setelah bebas dari penyaliban, sangat mungkin supaya beliau tidak dikejar lagi oleh orang2 Yahudi dan Romawi, dan yang menggemparkan, ternyata beliau memiliki keturunan, spt yg digambarkan dlm The Da Vinci Code. Bukti sejarah ini akurat, anda bisa menyaksikannya sendiri disana.

Jd intinya, kematian Yesus dikayu salib dapat disangkal dengan logika. Yesus tidak mati disalib dan tidak akan menebus dosa2 kita
==========================================

Komentar saya:

Jika kisah tentang terangkatnya yesus setelah peristiwa penyaliban di kayu salib, tenyata tidak benar, maka bukan alkitab / injil saja yang salah.

Alkitab/injil dan alquran sama-sama mencatat bahwa benar yesus/isa diangkat kesurga.

Surat Ali,Imran:55
(Ingatlah), ketika Allah berfirman: “Hai Isa, sesungguhnya aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepadaku, serta membersihkan kamu dari orang-orang kafir dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu diatas orang-orang kafir hingga hari kiamat….”

Surat An Nisaa:157
dan karena ucapan mereka: “Sesungguhnya kami telah membunuh Almasih Putra Mariam, rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak pula menyalibkannya, tetapi (orang yang mereka bunuh ialah), orang yang diserupakan dengan Isa (Yesus) bagi mereka. Sesungguhnya, orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) isa, benar-benar dalam keraguan tentang yang dibunuh itu, kecuali mengikuti prasangka belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa,

Surat An Nisaa:158
tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya.
Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Naha Bijaksana.

Jadi intinya Islam dan nasrani sama-sama mengimani bahwa, benar Yesus terangkat kesorga.

Jika di Injil diceritakan tentang peristiwa diangkatnya Yesus.
Maka di Alquran, Alloh sendiri yang berfirman bahwa, intinya, “Akulah yang telah mengangkat Isa”.

Masih banyak lagi ayat-ayat tentang siapa Isa sebenarnya dalam Alquran dan Hadis.

Sallom tuhan memberkati

@axiva
===============================
kenapa teori geocentric gereja bertentangan dengan ilmu pengetahuan?
===============================

dear axiva

Teori geocentric Alkitab tidak bertentangan dengan ilmu pengetahuan.
——————-
Kitab Yesaya
40:22a Dia yang bertakhta di atas bulatan bumi yang penduduknya seperti belalang;
—————

Sejak kapan ilmu pengetahuan mengesahkan bahwa bentuk bumi adalah bulat?
Tetapi Alkitab telah menuliskannya ribuan tahun yang lalu.

——————–
Kitab Ayub 26:7
Allah membentangkan utara di atas kekosongan, dan menggantungkan bumi pada kehampaan
——————–

Siapa yang menyanka ternyata diangkasa luar sana hampa udara?
Dan bagaimana bumi berputar mengelilingi matahari?

Bumi berputar bukan karena gaya gravitasi. Karena sifat gravitasi adalah selalu menarik benda kearahnya.
Makrokosmos dan microkosmos memiliki sistim yang sama. Bumi berputar pada matahari menurut garis edarnya, sama seperti proton dan neutron mengelilingi atom.

Pada jaman dahulu isi dari ayat ini banyak dipertentangkan oleh para ahli.
Tetapi akhirnya semua yang tertulis ribuan lalu dalam alkitab dapat dibuktikan.

Salam hangat.

@Dear Sanji,

Kain Kafan Turin memang menyimpan darah Yesus. Kita tidak bisa mengklaim apakah darah itu segar atau tidak. Yang jelas adalah bahwa darah-darah itu keluar dari tubuh Yesus saat Yesus masih hidup.

Sedangkan gambar yang ada di kain kafan bukan akibat darah Yesus, melainkan karena cahaya kemuliaan Yesus yang memancar dari tubuh-Nya saat Yesus bangkit. Para ahli sepakat bahwa gambar tersebut adalah seperti foto positif, bukan seperti filem negatif seperti filem kamera biasa.

Dear all,

Mengenai tanda Yunus, saya sudah menjawabnya di thread lain. Silakan baca jawaban saya di “sini.”

Tetapi bila Anda malas membacanya, silakan baca kitab Yunus 2:2. Di situ jelas2 bahwa Yunus telah mati saat berada di perut ikan besar.

@Dear Rison,

Terima kasih atas pencerahan Anda. GBU.

Kalangan Kristen mengatakan bahwa ‘Isa al-Masih sudah tersalibkan dan mati untuk menebus dosa-dosa umat manusia yang disebabkan oleh Adam dan istrinya sewaktu mereka masih berada ditaman Eden pada mula penciptaan.
Adakah benar doktrin penebusan dosa oleh darah al-Masih ini ?
Apakah penyaliban yang digambarkan kepada ‘Isa putera Maryam adalah sesuatu hal yang logis dan bertujuan ataukah hanya sekedar rekayasa alias sandiwara ketuhanan yang diadakan oleh manusia ?
Untuk menjawab ini, ada baiknya jika kita mau dan sudi untuk melakukan pengkajian secara seksama melalui sumber-sumber dari dunia Kristen itu sendiri, yaitu The Bible (orang Kristen Indonesia biasa menyebutnya al-Kitab namun saya lebih menyukai ucapan “The Bible”.)

Dari The Bible kita buka kitab pertamanya yaitu kitab Genesis atau kitab Kejadian, didalamnya Genesis memberikan cerita bahwa pada mula pertama, ditaman Eden Allah telah menempatkan manusia pertama yang diberi nama Adam.
“And the Lord God formed man of the slime of the earth: and breathed into his face the breath of life, and man became a living soul. And the Lord God had planted a paradise of pleasure from the beginning: wherein he placed man whom he had formed.”
(Genesis 2:7-8 from Bible Douay [http://www.cybercomm.net/~dcon/OT/genesis.html]).
“And the Lord God took man, and put him into the paradise for pleasure, to dress it, and keep it. And he commanded him, saying: Of every tree of paradise thou shalt eat: But of the tree of knowledge of good and evil, thou shalt not eat. for in what day soever thou shalt eat of it, thou shalt die the death.”
(Genesis 2:15-17 dari sumber yang sama).
Disini diceritakan bahwa Allah telah memberikan peringatan kepada Adam agar tidak memakan buah dari pohon pengetahuan yang mengandung unsur kebaikan dan kejahatan yang berada didalam taman Eden, sebab pada hari manusia memakan buah tersebut, maka dia akan mati, demikian firman Allah kepada Adam.
Selanjutnya pada pasal ke-3, kitab Genesis memberikan gambaran bahwa istri dari Adam telah terbujuk oleh se-ekor ular untuk memakan buah dari pohon tersebut, disini sang ular menyibak kebohongan Allah.
Genesis :
3:1 Now the serpent was more subtil than any beast of the field which Yahweh Elohim had made. And he said unto the woman, Yea, hath Elohim said, Ye shall not eat of every tree of the garden?
3:2 And the woman said unto the serpent, We may eat of the fruit of the trees of the garden:
3:3 But of the fruit of the tree which is in the midst of the garden, Elohim hath said, Ye shall not eat of it, neither shall ye touch it, lest ye die.
3:4 And the serpent said unto the woman, Ye shall not surely die:
3:5 For Elohim doth know that in the day ye eat thereof, then your eyes shall be opened, and ye shall be like Elohim, knowing good and evil.
3:6 And when the woman saw that the tree was good for food, and that it was pleasant to the eyes, and a tree to be desired to make one wise, she took of the fruit thereof, and did eat, and gave also unto her husband with her; and he did eat.
3:7 And the eyes of them both were opened, and they knew that they were naked; and they sewed fig leaves together, and made themselves aprons.(Taken from “The Restored Name King James Version of the Scriptures” http://www.eliyah.com/Scripture)
Sebagaimana uraian kitab Kejadian diatas, Allah sebelumnya mengatakan bahwa jika manusia memakan buah dari pohon terlarang itu maka hari itu dia akan mati, tetapi sang ular berkata sebaliknya, jika manusia “nekad” memakannya maka manusia tidak akan mati namun malah menjadi pintar, mengetahui hal-hal yang baik dan hal-hal yang buruk seperti keadaan Allah.
“And Elohim said, Let us make man in our image, after our likeness.”
(Genesis 1:26 from “The Restored Name King James Version of the Scriptures” http://www.eliyah.com/Scripture)
“And Elohim saw every thing that he had made, and, behold, it was very good.” (Genesis 1:31 dari sumber yang sama)
Bila Allah telah menciptakan manusia dengan penuh kesempurnaan menurut rupa Allah seperti ayat-ayat diatas, tentulah pada waktu itu juga manusia sudah mengenal sifat baik dan buruk. Hal ini terangkat dengan adanya ayat dari Kitab Kejadian yang berbunyi :
“And he said: Behold Adam is become as one of us, knowing good and evil: now, therefore, lest perhaps he put forth his hand, and take also of the tree of life, and eat, and live for ever.”
(Genesis 3:22 from Bible Douay [http://www.cybercomm.net/~dcon/OT/genesis.html]).
Jadi dari Kitab Kejadian pasal 3 ayat 22 diatas, Allah itu memiliki pengetahuan mengenai kebaikan dan keburukan, dan apabila Adam diciptakan menurut citra-Nya sebagaimana maksud Kitab Kejadian 1:26 dan Kitab Kejadian 1:31, tentulah unsur pengetahuan itu secara otomatis sudah berada pada diri Adam jauh sebelum Adam melakukan pelanggaran dengan memakan buah dari pohon pengetahuan itu sendiri sebab dia adalah gambaran Allah.
Pertanyaan yang timbul kemuka apabila doktrin kesempurnaan Adam sebelum dia melanggar tetap dipertahankan, ini berarti Allah sama sekali tidak memberikan kesempurnaan pada Adam. Kenapa ? Sebab Allah belum menciptakan dia secara lengkap dengan gambar-Nya yang asli dan ini berarti Allah telah berbohong didalam Bible !
Pembahasan berikutnya adalah pernyataan Allah sendiri yang mengatakan akan mematikan manusia jika mereka nekad memakan buah terlarang tersebut. Apakah Allah sama sekali tidak mengetahui bahwa dengan diciptakan-Nya pohon larangan ini maka manusia yang juga ciptaan-Nya itu akan melanggar ? Apakah ini semacam jebakan dari Tuhan untuk manusia biar jatuh dalam dosa ? Lalu jika benar Allah tidak menginginkan manusia itu mati (baik mati hati maupun mati jasad), maka untuk apa Tuhan menciptakan pohon tersebut dan apa pula tujuan Tuhan menjadikan manusia kekal ? Apakah Tuhan sudah bosan dalam kesendirian-Nya sehingga merasa perlu untuk membuat Tuhan-tuhan lainnya ?

dear rison,

ah,bisa aja…mana mungkin copernicus menyembunyikan teori heliocentric selama 20 tahun (De Revolutionibus Orbium Coelestium) dan galileo dihukum jika memang dipahaminya seperti itu.

Piisss

@Pak Dewo, dan siapa aja,
Saya sudah membacanya, namun bagi saya hal itu hanyalah bersifat metafora. Mungkin jika kita mengalami apa yang dirasakan yunus, kita juga akan berpendapat seperti beliau, putus asa, pasrah, dan merasa sudah mati. Kalo mau tau Yunus mati atau tidak, kita tanya beliau. Tidak ada satu ayatpun dalam kitab2 Tuhan yang menyatakan Tuhan menghidupkan lagi Yunus yang sudah mati. Begitu juga dengan Yesus, apakah beliau mati? coba cari perkataan Yesus dalam al kitab yang mengatakan Tuhan menghidupkan kembali Yesus (dalam kasus ini menghidupkan sama dengan kasus Lazarus yang dihidupkan kembali). Paling kita cuma akan menemukan kata2 Yesus diangkat, dibangkitkan, dimana disini para ahli bible pun menyikapinya sebagai bentuk ungkapan metafora.
U/ kain kafan turin, saya membaca dalam buku “Yesus Wafat di Kashmir”. Dalam penelitian secara ilmiah, terbukti alur2 darah memancar saat tubuh masih bernyawa, dimana jantung masih berdetak. Kita semua percaya Yesus mati saat disalib, berarti jika saat dikafani masih memancarkan darah, beliau tidak mati saat disalib, beliau cuma pingsan, atau paling parah sekarat. Maka saat itu Yusuf Arimatea meminyaki dan mengobatinya dengan rempah2. Mengapa orang mati harus diobati? Karena Yesus tidak mati…
Terjadi konspirasi dalam penyaliban oleh Gubernur Pilatus. Mengapa Pilatus tidak memerintahkan u/ mematahkan kaki Yesus ketika disalib? Mengapa penyaliban hanya 3 jam? Bukannya orang yang disalib menemui ajal setelah 24- 28 jam disalib? Mengapa murid2 Yesus boleh langsung membawa Jenasahnya tanpa perlu diperiksa oleh tentara romawi? Jawabannya mengacu pada 1 fakta, Yesus tidak bersalah, maka Pilatus seharusnya tetap membiarkan hidup. Karena orang Yahudi menuntut Pilatus menghukumnya, maka terjadilah peristiwa yang dinamakan “Crucifiction” (Drama Penyaliban)
Begitulah keyakinan, kita semua ngotot dengan keyakinan kita. Suatu saat nanti kita pasti akan melihat mana yang benar & yang salah. Wassalam

Kisah kekufuran Bani Israil sudah secara gamblang dipaparkan oleh al-Qur’an didalam banyak ayat-ayatnya, sejak dari mulai masa kenabian Musa as dan Harun hingga pada periode ‘Isa al-Masih dan Muhammad Saw bahkan hingga jaman-jaman yang akan datang.

Kisah penyaliban atas diri Nabi ‘Isa al-Masih putera Maryam telah disepakati oleh semua orang disebabkan karena terjadinya pengkhianatan diantara para sahabatnya yang setia.

Kisah pengkhianatan ini sebenarnya tidak hanya bisa kita peroleh dari dalam Bible yang diyakini oleh umat Kristen namun juga al-Qur’an sudah menggambarkan akan peristiwa tersebut.

“Tatkala Hawariyin (sahabat-sahabat setia) berkata : Wahai ‘Isa putera Maryam! Apakah berkuasa Tuhanmu menurunkan kepada kami satu hidangan dari langit ?;

Maka ‘Isa menjawab : Takutlah kepada Allah jika memang kamu betul-betul orang-orang yang beriman.!” Mereka berkata : Kami ingin agar kami makan darinya dan supaya kami yakin bahwa sesungguhnya engkau sudah berkata yang benar terhadap kami dan jadilah kami ini orang-orang yang menyaksikan.” (Qs. al-Maidah 5:112-113)

Disini sebenarnya kita sudah melihat adanya bibit-bibit kekurang percayaan orang-orang yang berada disekitar ‘Isa al-Masih terhadap dirinya dan Allah, sama persis seperti yang sudah sering kita baca dan kita bahas mengenai perilaku murid-murid ‘Isa yang sering membangkang terhadapnya didalam Bible.

Sekian lama mereka menjalani kehidupan bersama, menyebarkan dakwah dibawah bimbingan Nabi ‘Isa kepada masyarakat dan membuktikan sendiri mukjizat-mukjizat kenabian ‘Isa al-Masih, namun mereka masih tetap merasa kurang yakin.

Kita lihat dalam jawabannya, ‘Isa menegur kelakuan para sahabatnya ini yang seolah tidak beriman kepada Allah dan dirinya selaku Rasul; Ini bukan teguran ‘Isa yang pertama terhadap sikap para sahabatnya semacam ini, kita lihat didalam surah ali-Imran ayat 52 :

“Ketika ‘Isa merasa akan kekufuran dari mereka, ia bertanya: Siapakah penolong-penolongku kejalan Allah ?; Maka para sahabatnya menjawab : Kami adalah pelayan-pelayan Allah, kami telah beriman kepada Allah dan lihatlah, bahwa sesungguhnya kami orang-orang yang muslimin.”
(Qs. ali Imran 3:52)

Atas jawaban para Hawariyin ini, Allah memberikan jawaban yang sangat jelas sekali bagi kita untuk menjadi bukti atas kebenaran ucapan mereka ini didalam ayat selanjutnya :

“Dan mereka membuat tipu daya, namun Allah (juga) membuat tipu daya; dan sesungguhnya Allah itu sepandai-pandainya menipudaya.”
(Qs. ali Imran 3:54)

Disini bisa kita pahami, bahwa ayat ini merupakan tanggapan Allah atas pernyataan Hawariyin yang mengaku telah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya yaitu ‘Isa al-Masih yang dikatakan pada ayat sebelumnya;

Dan dari sini kita bisa menangkap satu fenomena bahwa diantara para sahabat tersebut tidak semuanya mereka ini benar-benar beriman sebagaimana yang diucapkan oleh mulutnya, sebab menurut Allah, mereka telah mengatur satu rencana yang jahat, membuat satu tipu daya yang ditujukan kepada Rasul-Nya namun rencana tersebut akan dikalahkan oleh Allah dengan tipu daya pula.

Ingatkah anda akan firman Allah dibawah ini ?

“Karena kesombongan dibumi dan merencanakan tipu daya yang jahat, padahal rencana yang jahat itu tidak akan menimpa selain kepada orang yang merencanakannya sendiri”.
(Qs. Faathir 35:43)

Dari ayat-ayat ini kita bisa mentafsirkan bahwa satu tipu daya yang jahat yang telah diatur oleh sebagian dari Hawariyin untuk ‘Isa akan dibalas oleh Allah dengan tipu daya-Nya pula dengan menjadikan orang yang merencanakan makar ini termakan oleh rencananya sendiri.

Dan dalam ayat lanjutan ali-Imran 55 , Allah meneruskan firman-Nya :

“Tatkala Allah berkata: Wahai ‘Isa! Sungguh Aku akan mengambilmu dan akan mengangkatmu kepadaKu, dan akan membersihkanmu dari mereka yang kafir, serta akan menjadikan orang-orang yang mengikutimu diatas mereka yang kafir hingga hari kiamat.”
(Qs. ali Imran 3:55)

Ayat ini merupakan lanjutan dari ayat sebelumnya yang mengatakan bahwa Allah akan membalas tipu daya orang-orang yang jahat kepada Rasul-Nya.

Dari sini kita juga bisa mengambil satu kesimpulan bahwa rencana jahat yang dimaksudkan terhadap diri Nabi ‘Isa tidak akan bisa terjadi terhadap sang Nabi akan tetapi Allah akan mengembalikan rencana jahat tersebut menimpa kepada orang itu sendiri dan Allah akan menyelamatkan Nabi-Nya tersebut dari rencana jahat itu dengan peristiwa “pengangkatan” dan pembersihan nama baiknya.

Kita baca ayat berikutnya :

“Maka adapun mereka yang kufur itu, Aku akan menyiksa mereka satu siksaan yang keras didunia dan akhirat; dan mereka tidak akan mendapatkan penolong-penolong.”
(Qs. ali Imran 3:56)

Ayat ini kita kembalikan dengan ayat yang juga menceritakan peringatan Allah terhadap kaum Hawariyin didalam surah al-Maaidah :

“Allah berkata : Sesungguhnya Aku akan menurunkannya untukmu, tetapi barang siapa dari antara kamu yang kufur sesudah itu, maka akan Aku azab dia dengan satu azab yang tidak pernah Aku perbuat terhadap seorangpun daripada makhluk-makhluk.”
(Qs. al-Maidah 5:115)

Diayat ini kita juga menemukan isyarat langsung dari Allah, bahwa akan ada yang kufur terhadap Allah dan Rasul-Nya diantara kaum Hawariyin tersebut setelah usainya Hidangan dari langit diturunkan, yaitu sesudah terjadinya jamuan makan malam ketuhanan menurut teologi Nasrani.

Kita ketahui dari Bible, bahwa dari 12 orang murid utama ‘Isa, ada seorang yang telah berkhianat dengan jalan menjual informasi mengenai keberadaan ‘Isa terhadap para ahli Taurat dan orang-orang Romawi. Murid tersebut diyakini bernama Yahudza al-Askharyuti atau Yudas Iskariot.

Dan Yudas digambarkan memiliki rencana yang jahat terhadap ‘Isa al-Masih setelah acara jamuan makan malam al-Maidah selesai dengan membocorkan rahasia keberadaan sang Nabi kepada musuh-musuhnya sehingga mereka melakukan penyerbuan terhadap persembunyian ‘Isa al-Masih.

Namun sesuai dengan janji Allah, bahwa rencana yang jahat tidak akan menimpa selain kepada orang yang sudah membuat rencana itu sendiri, begitu pula halnya dengan diri ‘Isa al-Masih, beliau telah diselamatkan Allah dari tragedi penyaliban dengan mengangkatkan wujud ‘Isa menuju keperwujudan orang lain dan menukarkan jasad jasmani ‘Isa dengan Yahudza Askharyuti yang merupakan otak dari semua rencana jahat itu.

“Dan perkataan mereka: ‘Bahwa kami telah membunuh ‘Isa al-Masih putera Maryam, utusan Allah’, padahal tidaklah mereka membunuhnya dan tidak pula menyalibnya, tetapi disamarkan kepada mereka. Orang-orang yang berselisihan tentangnya selalu dalam keraguan mengenainya. Tiada pengetahuan mereka kecuali mengikuti dugaan, dan tidaklah mereka membunuhnya dengan yakin. Tetapi Allah telah mengangkat ‘Isa kepada-Nya; karena Allah itu Gagah nan Bijaksana”
(Qs. An-Nisa’ 4:157-158)

Dear All, Pada dasarnya Tuhan sudah menetapkan jalan kita, apakah mau lurus atau berbelok, kewajiban kita adalah hanya untuk mencari petunjuk NYA, karenanya ga perlu diperdebatkan lagi mana benar mana salah yang wajib dikerjakan adalah menyampaikan apa yang kita yakini sebagai kebenaran.

Salam.

Buat pak jabheul u/ comment #15, dan siapa aja.
Sulit u/ menerangkan logika seperti Isra’ Mi’raj dan Ashbabul Kahfi. Namun dengan Ilmu pengetahuan Insya Allah pencerahan bisa muncul. Isra’ Mi’raj adalah perjalanan Rasulullah menuju masjidil Aqsa’ dan Sidratul Munthaha (langit ke-7). Allah memfasilitasi beliau dengan Bouraq (kendaraan super cepat milikNya). Logikanya begini, mungkin nggak sih kita pergi dari 1 tempat ke tempat lain, dari bumi ke bulan, ke matahari, ke galaksi lain, bahkan ke langit ke-7? Sangat mungkin. Syaratnya dengan kendaraan luar angkasa (pesawat, roket, UFO, dll). Karena “yang punya hajat” adl Allah, maka Allah memfasilitasi Muhammad dengan Bouraq. Sehingga Rasulullah bisa menghadap Raja Semesta Alam ini dengan segera, hanya 1 Malam. Mungkin jika dengan pesawat buatan manusia bisa mencapai milyaran tahun cahaya u/ menuju ‘Arsy Allah.
Lalu u/ Ashbabul kahfi, logikanya kok bisa manusia tidur beratus2 tahun? Sekarang coba bandingkan dengan beruang, tupai, dan hewan2 yang tidur selama musim dingin. Mereka bisa tetap hidup tanpa makan hingga musim semi. Mungkin Allah telah menghibernasikan mereka. Sekarang sedang dikembangkan penelitian hibernasi pada manusia. Jadi secara logika sangat mungkin manusia bisa berhibernasi (tidur panjang).
Begitu pula dengan kelahiran ajaib Yesus. Rekayasa genetika dan kloning adalah hal yang paling mungkin dilakukan u/ membuktikan bahwa manusia bisa mendapatkan keturunan tanpa persetubuhan. Masih ingat sekitar 10 th lalu ketika kloning pada domba berhasil? Lalu muncul ide u/ mengkloning manusia, namun gereja melarangnya dengan alasan moral. Sekarang pertanyaannya, jika kloning pada manusia berhasil, masih ajaibkah kelahiran Yesus? Masih ajaibkah seorang wanita melahirkan tanpa pernah dihamili laki2? Masih ajaibkah jika seorang anak terlahir tanpa proses persetubuhan laki2 dan wanita? Anda semua bisa menentukan jawabannya dengan bijaksana.
Kesimpulannya, Mukjizat terbesar zaman modern adalah Ilmu Pengetahuan, dan Allah telah mencatatkanNya pada manusia sejak 1400 tahun lalu. Al-Quran sebagai sumber Ilmu Pengetahuan bagi Manusia. Mohon maaf bila ada kata2 yang kurang berkenan. Wassalam…
Abu Yahya Liem Gunawan (Liem Wan Hzien alias Sanji)

@Sanji (26)
Cuplikan…
Buat pak jabheul u/ comment #15, dan siapa aja.
Sulit u/ menerangkan logika seperti Isra’ Mi’raj dan Ashbabul Kahfi. Namun dengan Ilmu pengetahuan Insya Allah pencerahan bisa muncul. Isra’ Mi’raj adalah perjalanan Rasulullah menuju masjidil Aqsa’ dan Sidratul Munthaha (langit ke-7).

===Sejarah Mujizat para Nabi adalah terjadi karena Allah ‘Berkehendak’ menunjukkan KekuasaanNya serta KeberadaanNya kepada manusia melalui tangan2 para nabi.
Masalahnya adalah terletak pada “Ada atau tidaknya Saksi2″
Bagaimana kita bisa percaya Isra Miraj itu benar2 terjadi? siapa saksinya? Musa membuktikan Ten Commandementnya, Tulah2 di mesir, demikian pula Nabi yang lainnya, semuanya disertai dengan saksi2 dan pembuktian yang sebenarnya. Lalu bagaimana dengan Isra Miraj?

Siapa saksinya?
Tahun berapa Masjidil Aqsa dibangun? sebelum Miraj?
Muhamad berbicara dengan Adam dan Musa berbahasa apa?
Sejak kapan bahasa arab mulai muncul?
Apakah ritual Sholat dan waktu sholat ada setelah Isra’M?

Semuanya tidak dijelaskan dengan logika, lucu sekali. mendingan gak perlu muluk2 soal Ufo lah pak. kasih saja bukti.

——
Begitu pula dengan kelahiran ajaib Yesus. Rekayasa genetika dan kloning adalah hal yang paling mungkin dilakukan u/ membuktikan bahwa manusia bisa mendapatkan keturunan tanpa persetubuhan

Sekarang pertanyaannya, jika kloning pada manusia berhasil, masih ajaibkah kelahiran Yesus? Masih ajaibkah seorang wanita melahirkan tanpa pernah dihamili laki2? Masih ajaibkah jika seorang anak terlahir tanpa proses persetubuhan laki2 dan wanita? Anda semua bisa menentukan jawabannya dengan bijaksana.

===Pernyataan anda sebenarnya sudah menuju kepada Kemurtadan diri anda sebagai seorang muslim.
Bukankah di Quran saudara tertulis bahwa Isa lahir karena Kehendak Allah?
Mengapa anda sudah mulai meragukan Quran anda?
Apakah Quran saudara menyebutkan bahwa Isa lahir dari hasil Kloning?

Sudah selayaknya anda memulai menggunakan akal budi dalam setiap pemikiran saudara, bukan iman yang buta.

Salam

Semua berdebat seolah hidup pada jaman itu, seolah hidup saat semua kitab tersebut dalam proses menjadi Kitab masing-masing. Seolah yang paling benar.

Semua tidak salah, tetapi menjadi salah apabila terbawa dendam, benci dan merendahkan yang lain.

Sebenarnya semua agama tidak akan dapat memuaskan pikiran dan pertanyaan manusia tentang :
- Mengapa manusia harus berdosa, sengsara, saling perang, bunuh dan perbuatan keji lainnya.
- Bukankah Tuhan Maha Tahu, bahwa si A, B atau C sebelum dilahirkan nantinya pada saat hidup akan menjadi atheis, muslim, kristen, kong hu cu dan lainnya. Atau nanti ketika mati si A, B atau C penuh dosa atau langsung masuk surga.
- Bukankah Tuhan Maha Kuasa, dengan kuasaNya Dia dengan mudah menjadikan semua manusia tidak berdosa, damai, saling mengasihi dan menjadikan setan baik seperti malaikat.
- Jika begitu, apakah Tuhan sedang menikmati panggung dunia yang Dia ciptakan, yang Dia sutradarai, yang Dia tahu betul cerita seluruh manusia yang memerankan peran masing-masing dari awal manusia ada hingga kiamat dan hari akhir nanti ?
- Jika begitu, betapa jahatnya Tuhan, yang membiarkan manusia dalam kegelapan, ketidaktahuan, kebodohan dan ketidakberdayaan memilih?
- Bagiku jelas Tuhan itu ada, karena tidak mungkin awal mula dunia ini ada dengan sendirinya. Jadi aku ngga mau jadi atheis.
- Bagiku hidup ini misteri, pikiran manusia tidak akan bisa menggapai rencana Tuhan. Aku jadi ingat kisah Santo Antonius yang bertemu anak kecil di pantai.
- Bagiku Tuhan juga bukan Tuhan yang jahat, egois dan tidak mau tahu kesusahan umat manusia. Bahkan Dia rela sengsara demi umat manusia, bukan Tuhan yang menikmati sandiwara dunia ini.
- Dia menyayangi semua manusia, baik yang : atheis, Islam, Hindu, Budha, Katolik, Kristen, Kong hu cu dan semuanya. Tapi mengapa kita justru yang memusuhi, membenci, membunuh, menyiksa, merendahkan dan perbuatan jahat lainnya kepada sesama kita.
- Dia sungguh menyerahkan kepada kita semua, Dia sungguh demokratis.
- Mungkin malah menjadi seolah-olah Tuhan tidak berdaya, tidak Maha Kuasa dan tidak hebat.

Aku adalah Adrianus :
- Yang telah mengembara mencari kebenaran
- Yang hidup tidak pamrih untuk masuk surga atau neraka, semua kuserahkan kepada Tuhan
- Yang telah menjatuhkan pilihan terakhir pada Yesus
- Yang kudapatkan kedamaian dan kepasrahan ketika kuterima tubuh dan darahNya
- Bukan karena surga yang kuinginkan, tetapi karena ajaran-ajaranNya :
o Cintailah sesamamu seperti engkau mencintai dirimu sendiri
o Apabila ditampar pipi kirimu, serahkanlah pipi kananmu
o Apabila diminta bajumu, serahkanlah jubahmu
o Ampunilah dan doakanlah musuh-musuhmu
o Dan ajaran kasih lainnya
- Surga adalah kedamaian, kasih dan saling membantu

TUHAN KUSERAHKAN HIDUP DAN MATIKU UNTUKMU, DALAM TANGANMU, DALAM KASIHMU.
AKU MERINDUKANMU

Buat Pak Yoseph Henry (27)
Saya cuma berusaha menangkap dan menjelaskan rencana Tuhan. Memang semua itu adalah kehendak Tuhan, namun jika manusia tahu lebih tepat apa yang dikehendaki Tuhan, bukannya itu jauh lebih menyejukkan hati dibanding kita hanya sekedar percaya?
Saya tidak menganggap Yesus adalah produk kloning, yang saya bahas adalah proses penciptaannya. Proses penciptaan Yesus yang tanpa ayah bisa disamakan dengan proses kelahiran individu hasil kloning, karena mereka lahir tanpa proses persetubuhan dan pembuahan individu jantan dengan betina. Sekarang saya tanya anda, jika kloning pada manusia diijinkan, masih ajaibkah seorang manusia yang dilahirkan tanpa proses pembuahan? Mengacu pada pertanyaan itu, Masih ajaibkah kelahiran Yesus yang dilahirkan oleh Bunda Maria yang belum pernah disentuh laki-laki? Jika memang kenyataan bahwa Yesus adalah hasil kloning, lantas kenapa? Saya tetap mengidolakan beliau sebagai salah satu dari 5 nabi besar (ulul azmi), petualang sejati yang menjelajah hingga kaki himalaya, Imam besar bani Israel yang dikhianati umatnya, laki-laki terkuat yang pernah ada dalam sejarah manusia, Laki-laki beruntung yang lolos dari maut, dll
Perlu diingat, manusia dibekali rasa ingin tahu. Apa salah jika kita ingin tahu bagaimana Tuhan berkarya? Apakah kita puas jika kita hanya mendapat jawaban “ini kehendak Tuhan” dari keingintahuan kita? Bukannya kita justru lebih beriman ketika kita melihat kebenaran yang ditunjukkan Tuhan, daripada hanya percaya dengan apa yang dikatakan Pendeta, Romo, atau kyai? Ingat, mereka juga manusia. Saya yakin mereka juga sama seperti saya, mencari jawaban dari ketidaktahuan mereka. Pemberi jawaban cuma satu, Tuhan, Dia bicara melalui akal dan pikiran kita.
Pak Yoseph, anda adalah 1 dari sekian banyak orang yang mengatakan saya murtad karena berusaha mencari jawaban untuk pertanyaan saya. Banyak muslim juga yang menganggap saya ateis karena berusaha menggugat agama ini. Dan tiap kali saya bertanya dan menggugat, saya selalu menemukan jawaban masuk akal, rasional yang menyejukkan hati, sehingga saya yakin, tidak sia2 Tuhan menganugerahkan akal dan pikiran pada manusia. Untuk apa akal dan pikiran? Mencari jawaban atas kebenaran dan mencapai iman sejati, kataku. “Aku beriman, maka aku bertanya; Aku menggugat, maka aku kian beriman” (Losing my religion: a call for help, by Dr. Jeffrey Lang)
Maaf apabila ada kata2 yang kurang berkenan.

@Sanji(29)
Rasanya saya yang terlebih dulu minta maaf kepada anda.

Saya cuma berusaha menangkap dan menjelaskan rencana Tuhan. Memang semua itu adalah kehendak Tuhan, namun jika manusia tahu lebih tepat apa yang dikehendaki Tuhan, bukannya itu jauh lebih menyejukkan hati dibanding kita hanya sekedar percaya?

==Pendapat anda benar sekali, saya juga sependapat dengan pemikiran sanji.
—————————-
@Sanji(29)
Sekarang saya tanya anda, jika kloning pada manusia diijinkan, masih ajaibkah seorang manusia yang dilahirkan tanpa proses pembuahan?

==Bagi saya, masih merupakan suatu keajaiban, yaitu :
Kapan dokter bisa menghembuskan ‘datangnya’ roh kehidupan, dan bagaimana anda bisa menjelaskannya?
——
@Sanji(29)
Mengacu pada pertanyaan itu, Masih ajaibkah kelahiran Yesus yang dilahirkan oleh Bunda Maria yang belum pernah disentuh laki-laki? Jika memang kenyataan bahwa Yesus adalah hasil kloning, lantas kenapa?

==Pada Titik inilah yang anda belum bisa membedakan antara Logika dengan Khayalan atau Imajinasi. Sah-sah saja anda berpendapat demikian, namun pada akhirnya anda akan terjebak dalam dunia imajinasi, memang berkhayal itu bisa menyejukkan dan menenangkan hati kita, tetapi berkhayal itu adalah dunia fantasi, bukannya realita.
Untuk itu apabila Sanji masih tetap bersikeras bahwa berkhayal itu sah-sah saja, Mohon dijelaskan apa DASAR PEMBUKTIAN ILMIAH bahwa kloning sudah ada pada jaman Yesus.
—————————–
@Sanji(29)
Saya tetap mengidolakan beliau sebagai salah satu dari 5 nabi besar (ulul azmi), petualang sejati yang menjelajah hingga kaki himalaya, Imam besar bani Israel yang dikhianati umatnya, laki-laki terkuat yang pernah ada dalam sejarah manusia, Laki-laki beruntung yang lolos dari maut, dll

==Penjelasan anda masih kurang ilmiah, sepertinya anda suka berfantasi dan mengambil jalan tengah untuk menyelesaikan hal-hal yang buntu.
—————————-
@Sanji(29)
Perlu diingat, manusia dibekali rasa ingin tahu. Apa salah jika kita ingin tahu bagaimana Tuhan berkarya? Apakah kita puas jika kita hanya mendapat jawaban “ini kehendak Tuhan” dari keingintahuan kita? Bukannya kita justru lebih beriman ketika kita melihat kebenaran yang ditunjukkan Tuhan, daripada hanya percaya dengan apa yang dikatakan Pendeta, Romo, atau kyai? Ingat, mereka juga manusia. Saya yakin mereka juga sama seperti saya, mencari jawaban dari ketidaktahuan mereka. Pemberi jawaban cuma satu, Tuhan, Dia bicara melalui akal dan pikiran kita.

==Sebagaimana yang saya katakan sebelumnya, fantasi anda masih terlalu tinggi, terlalu cepat anda menganggap rendah pengetahuan orang lain, masih terlalu dini menilai seseorang hanya dari kulitnya saja.
——
@Sanji(29)
Pemberi jawaban cuma satu, Tuhan, Dia bicara melalui akal dan pikiran kita.

==Anda benar sekali, tetapi jawaban yang anda inginkan bukan dari hasil berfantasi, fantasi itu liar, melesat secepat cahaya, bila anda tidak kuasa memegang kendalinya, anda akan terhanyut ditelannya. Sebaiknya anda lebih berhati-hati dalam mendengarkan pikiran, pastikan bahwa kendali pikiran anda ada pada Tuhan saja, bukan Setan yang menyamar jadi tuhan.

Salam

Saya mau ikut sharing juga ya,sebenarnya tidaklah penting memperdebatkan apakah yesus mati atau tidak. Atau apapun yang ada di alkitab atau alquran yang sudah terjadi beberapa ribu tahun yang lalu baik yang bisa dijelaskan dengan akal sehat maupun yang belum bisa.

Yang lebih penting adalah ajaran kasihnya yaitu: cintailah Tuhan Allahmu dgn segenap hatimu dan segenap akal budimu dan ajaran lain berikutnya yang tidak kalah pentingnya adalah cintailah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
Dengan begitu akan tercipta kedamaian di seluruh muka bumi. Atau sekurang2nya lebih banyak kedamaian daripada peperangan yang terjadi.
Sayang memang,kebanyakan orang punya agama cukup untuk membenci tapi tidak cukup untuk mencintai.
Dan, seringkali pikiran manusia membuat pemisahan2 yang bodoh yang oleh Sang Kasih dilihat sebagai satu.

Bukan kemacamragaman dogma melainkan fanatik di bidang dogma, itu yang merusak. Jadi jika kita masing2 melakukan apa yang teguh kita yakini sbg “kehendak Tuhan” hasilnya akan menjadi kekacauan besar. Kepastian itu salahnya. Orang rohani itu tahu akan ketidakpastian – sikap mental yang tidak dikenal oleh orang yang fanatik dengan agamanya.

Teologi atau “agama” telah menjadi kejahatan karena teologi atau “agama” tidak lagi mencari kebenaran, melainkan sekadar mempertahankan sistem kepercayaan.

Mrk yang dipenuhi dgn pandangan2nya sendiri akan tuli pada kata2 bijak dari orang lain. Yang sering terjadi dlm diskusi antara 2 orang adalah yang satu mendesakkan pandangannya pada yang lain. Akibatnya, ia tidak belajar apa pun kecuali pandangan2nya sendiri.

Tuhan Memberkati
Namo budhaya
Wassalam

Mungkin cerita ilustrasi di bawah ini bisa sedikit membuka cakrawala kita.

SETAN DAN TEMANNYA

Pada suatu hari setan berjln2 dengan seorang temannya. Mereka melihat seseorang membungkuk dan memungut sesuatu dari jalan.

“Apa yang ditemukan orang itu?”tanya si teman.

“Sekeping kebenaran,”jawab setan.

“Itu tidak merisaukanmu?”tanya si teman.

“Tidak,”jawab setan.”Saya akan membiarkan dia menjadikannya kepercayaan agama.”

Kepercayaan agama merupakan suatu tanda, yang menunjukkan jalan kepada kebenaran. Orang yang kuat2 berpegang pada penunjuk jalan, tidak dapat berjalan terus menuju kebenaran. Sebab, ia mengira seakan-akan sudah memilikinya.

(dari buku “Burung Berkicau”,oleh Pater Antony de Mello,SJ)

Pak Yoseph Henry (30)
Pemikiran kita berbeda, biarlah perbedaan ini menjadi pegangan bagi kita masing2 u/ berjalan menuju pada pencerahan. Ketika saya menyamakan penciptaan Yesus, Isa Al Masih dengan penciptaan pada bayi kloning, hal ini telah memberikan jawaban pada pertanyaan saya “bagaimana Tuhan menciptakan Yesus”. Semula saya juga beranggapan bahwa penciptaan manusia tanpa pembuahan jantan & betina itu sangat tidak mungkin, dan hanya kuasa Tuhan yang bisa melakukannya. Namun dengan ilmu pengetahuan, segala hal yang tidak mungkin akhirnya menjadi mungkin. Sebagai contoh, bagaimana David Copperfield bisa berjalan menembus tembok Cina. Ketika kita yang tidak tahu begitu takjub melihatnya, namun ketika kita mengetahui rahasianya, kita semua berkata “ooh… Hanya seperti itu rupanya”. Seperti inilah yang sedang saya cari sekarang, melihat bagaimana Tuhan berkarya. Memang tidak ada bukti bahwa kloning sudah ada sejak jaman Yesus, namun bagi saya, pengetahuan tentang kloning sementara ini telah memberi jawaban atas pertanyaan saya.
Begitu pula ketika saya ketika masih sebagai Protestan, saya berdiskusi dengan Pendeta dan Romo tentang masalah Penciptaan Yesus, Penyaliban, kenapa harus beribadah di hari minggu, bukan hari sabath (sabtu), dosa asal, dll. Mereka memberi argumen “itu sudah dari sananya, kehendak Tuhan, dll” dimana hal itu tidak memberi pencerahan bagi saya. Bahkan mereka lantas mengatakan “kamu berdosa jika menggugat Tuhan, percayalah pada keselamatan dari Yesus, tidak usah banyak tanya”. Begitu pula dengan Kyai mereka tidak bisa menjawab hal itu, bahkan mengatakan saya murtad, kafir, sesat, dll. Seseorang tidak bisa menentukan kafir atau beriman, hanya Tuhan yang tahu status keimanan kita. Mungkin bagi Pendeta, Romo, atau kyai, beriman bisa saja hanya sekedar percaya pada agama saja, namun bagi saya beriman berarti membuktikan dan percaya pada firman Tuhan. Saya menemukan jawaban yang melegakan hati dan mempertebal iman dengan akal, logika dalam ilmu pengetahuan. karena dengan hal itu, segala yang tidak saya ketahui menjadi jelas dan mungkin.
Dan saya juga menemukan pengetahuan baru mengenai Yesus yang hijrah ke Kashmir, dan dimakamkan disana. Cukup beralasan jika saya menyebut beliau sebagai petualang sejati, karena riwayat, dan pengalaman beliau penuh dengan hal-hal yang fantastis dan menegangkan. Bukan tanpa alasan saya mengatakan hal ini, karena kitab2 hindu dan Budha menuliskan cerita tentang Yesus yang datang ke daerah Himalaya u/ mencari suku Israel yang hilang, sekaligus menggenapi nubuat dalam Injil yang mengatakan “aku datang bagi domba2 yang hilang dari bani Israel”. Begitu pula mengenai nubuat kedatangan Muhammad dlm kitab Hindu dan Budha. Cukup beralasan jika Yesus hijrah ke Kashmir, karena Bani israel tidak hanya bermukim di Palestina atau Yerusalem saja, namun mereka sebagian juga menetap di kashmir setelah eksodus besar2an dari Mesir pada Jaman Musa dulu. Jika anda mengatakan saya berfantasi dengan cerita ini, silakan baca buku “Yesus wafat di Kashmir”, karangan A. Faber Kaiser. Saya bicara apa adanya, obyektif sebagai ciri ilmu pengetahuan.
Pak Yoseph, terima kasih u/ diskusinya. Maaf apabila ada kata2 yang kurang berkenan. Tidak bermaksud u/ menyerang iman, namun hanya sekedar berbagi ide dan pengalaman saja. Karena iman ditentukan oleh diri sendiri, bukan pengaruh dan tekanan dari orang lain.
U/ Pak dewo, maturnuwun udah diijinkan berbagi pendapat disini.

@Dear Sanji (#33),

Jika anda mengatakan saya berfantasi dengan cerita ini, silakan baca buku “Yesus wafat di Kashmir”, karangan A. Faber Kaiser. Saya bicara apa adanya, obyektif sebagai ciri ilmu pengetahuan.

Rasanya Anda memang tidak berfantasi, tetapi termakan oleh fantasi A. Faber Kaiser. Saya jadi berpikir, apakah Anda sudah membaca atau menonton Da Vinci Code? Soalnya bisa-bisa Anda akan termakan fantasi Da Vinci Code juga.

Mohon dibedakan antara fiksi dan realita dalam sejarah. Banyak orang dewasa ini yang mengarang fiksi dengan berlatar belakang sejarah. Misalnya saja serial Indiana Jones (ingat filmnya tentang Cawan Perjamuan Terakhir?), serial The Mummy (dan “Return”), dll. Semuanya adalah fiksi.

Tetapi akan jadi masalah jika orang yang tidak mengetahui sejarah (dan Alkitab) menjadikannya pegangan dan bahkan mempercayainya di atas sejarah (dan Alkitab) yang sesungguhnya.

Saya harap Anda lebih bijak dalam menyikapi hal-hal seperti ini. Salam.

Saudaraku kaum kristiani yang terkasih,
Alangkah baiknya apabila kita berdiskusi dengan kepala dingin dan membuka matahati kita untuk menelaah kitab suci yang saudaraku imani tersebut.
Kalau anda benar benar membaca isi dari Alkitab tersebut, dan mengaku sebagai pengikut Yesus, tentunya anda akan melaksanakan apa yang Yesus perintahkan.
Seperti :
1. Yesus mengajarkan tauhid (hanya menyembah Tuhan Allah)
Markus 12:29 Jawab Yesus “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.

Yohanes 17: 3
Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus

Yohanes 13: 16-20
Aku (Yesus) berkata kepadamu: Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya, ataupun seorang utusan dari pada dia yang mengutusnya….Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menerima orang yang Kuutus, ia menerima Aku, dan barangsiapa menerima Aku, ia menerima Dia (Bapa) yang mengutus Aku

Matius 4:8-10 Dan Iblis membawanya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memper¬lihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya, dan berkata kepada¬Nya: “Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku. ” Maka berkatalah Yesus kepadanya: “Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!”

2.Alkitab melarang pengikutnya memakan babi
Imamat 11:7-8 Jangan makan babi. Binatang itu haram, karena walaupun kukunya terbelah, ia tidak memamah biak. Dagingnya tak boleh dimakan dan bangkainya pun tak boleh disentuh karena binatang itu haram.(King James Version)

3.Ajaran Yesus : Laki laki harus di khitan
Lukas 2 :21 Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya

Dalam Alkitab juga dikuatkan dalam
Kejadian 17:12 Anak yang berumur delapan hari haruslah disunat, yakni setiap laki-laki di antara kamu, turun-temurun: baik yang lahir di rumahmu, maupun yang dibeli dengan uang dari salah seorang asing, tetapi tidak termasuk keturunanmu.
Lanjutkan hingga Kejadian 17:14

4. Ajaran Yesus : tidak membatalkan hukum Taurat justru meneruskannya
Matius 5:17 “Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku (Yesus) datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.

5. Ajaran Yesus : Tidak ada dosa waris
Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka: “Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah. (Markus 10:14)
Orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati. Anak tidak akan turut menanggung kesalahan ayahnya dan ayah tidak akan turut menanggung kesalahan anaknya. Orang benar akan menerima berkat kebenarannya, dan kefasikan orang fasik akan tertanggung atasnya. (Yehezkiel 18:20)

Itu sekedar beberapa contoh saja yang saya temui dalam Alkitab.

Tapi dalam keseharian kenapa umat kristiani tidak melaksanakan perintah Yesus tersebut? Kenapa malah melaksanakan perintah dari Paulus?

1. Ajaran Paulus : Yesus adalah Tuhan
Namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa,
yang dari pada-Nya
berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan
satu Tuhan saja, yaitu
Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah
dijadikan dan yang karena
Dia kita hidup. (1 Korintus 8:6)

Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus
adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah
telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka
kamu akan diselamatkan. (Roma 10:9)

2. Babi tidak diharamkan

3. Ajaran Paulus : Kristen tidak mewajibkan Khitan.
Sebab bagi orang-orang yang ada di dalam Kristus Yesus
hal bersunat atau tidak bersunat tidak mempunyai sesuatu arti, hanya iman yang bekerja oleh kasih. (Galatia 5:6)

Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak penting. Yang penting ialah mentaati hukum-hukum Allah. (1 Korintus 7:19)

4. Ajaran Paulus : Kristen mengutuk hukum Taurat
Kamu tahu, bahwa tidak seorangpun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam Kristus Yesus. Sebab itu kami-pun telah percaya kepada Kristus Yesus, supaya kami dibenarkan oleh karena iman dalam Kristus dan bukan oleh karena melakukan hukum Taurat. Sebab: “tidak ada seorangpun yang dibenarkan” oleh karena melakukan hukum Taurat. (Galatia 2:16), (Galatia 3:24-25), (Galatia 5:4), (Roma 3:27-28) dan (Efesus 2:15).

5. Ajaran Paulus : Setiap orang mewarisi dosa Adam
Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang (Adam), dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa. (Roma 5:12)

Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan
jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis “Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!” (Galatia 3:13)

Oleh karena dosa warisan dari Adam tersebut, menurut Paulus, disalibnya Yesus konon untuk menebus dosa-dosa manusia

Dari beberapa uraian diatas saya kembali mempertanyakan, sebenarnya Umat Kristiani ini pengikut Yesus atau Paulus? Kenapa pada kenyataannya Umat Kristiani tidak menjalankan perintah yang jelas jelas berasal dari Yesus sendiri?
Cobalah kembali telaah dengan hati yang jernih dari isi Alkitab itu , karena saya dalam hal ini tidak membawa dalil dari luar Alkitab untuk membandingkan pemahaman Umat Kristen atas keyakinannya selama ini.

Sdr Ahmad,
Soal ajaran siapa yang dianut,segalanya dikembalikan ke diri kita, ketika kita diberi sebuah ajaran, kita akan mencerna ajaran itu. Ajaran utk harus bersunat jelas tidak masuk akal, tujuannya apa?Kalo ajaran jangan membunuh, hal itu bisa dipertanggungjawabkan karena hal itu jelas merugikan orang lain maka dilarang, dan juga mengenai jangan makan babi, apa alasannya?Gak jelas juga khan?Jadi kita diberi akal budi mesti dipergunakan juga dalam menerima ajaran2 itu, jangan asal telan mentah2.Tapi walaupun begitu saya tetap menghormati orang2 yang mematuhi ajaran itu, itu hak mereka.
Seperti ajaran dalam ZEN. Apakah itu ZEN?Org jg boleh bertanya hidup itu apa?Dan hidup adalah utk dijalani dlm tingkatannya yang setinggi mungkin—bukannya utk dibikin menjadi teori tentang apa yang boleh dan yang tidak boleh.

Dan utk sanji,
kenapa mesti pindah agama? tapi itu tetap hak anda, tapi menurut saya kok mestinya gak perlu, karena yang penting bagi kita adalah imannya, bukan agamanya.Lebih baik menjadi orang yang beriman daripada orang beragama.Orang beragama itu belum tentu beriman tapi kalau orang beriman justru tidak akan perduli apakah dia beragama atau tidak, sebab itu tidaklah penting bagi dia.
Saya seorang katolik, tapi banyak hal di katolik yang tidak saya mengerti atau bahkan tidak saya setujui, tapi saya tidak perlu utk pindah agama, karena dagi saya adalah yang penting imannya bukan keyakinannya, bukan agamanya.Mengenai pengertian iman, ini penjelasan saya:

Iman itu seperti kita menyaksikan satu keajaiban dunia, itulah iman!Suatu keterbukaan pada kebenaran, apapun konsekuensinya,apapun akibatnya,tdk peduli kemana iman itu akan membawa kita. Bukan keyakinan tapi iman. Keyakinan kita akan memberi kita perasaan aman, sedangkan iman sebaliknya.
Kita tdk mengetahui dengan pasti.Kita mempunyai kesediaan utk mengikuti, kita membukakan diri, kita begitu luas terbuka. Kita mempunyai kesediaan utk mendengarkan. Dan ingat, membukakan diri tdk berarti kita mudah TERPESONA

Sdr Ahmad,
Soal ajaran siapa yang dianut,segalanya dikembalikan ke diri kita, ketika kita diberi sebuah ajaran, kita akan mencerna ajaran itu. Ajaran utk harus bersunat jelas tidak masuk akal, tujuannya apa?Kalo ajaran jangan membunuh, hal itu bisa dipertanggungjawabkan karena hal itu jelas merugikan orang lain maka dilarang, dan juga mengenai jangan makan babi, apa alasannya?Gak jelas juga khan?Jadi kita diberi akal budi mesti dipergunakan juga dalam menerima ajaran2 itu, jangan asal telan mentah2.Tapi walaupun begitu saya tetap menghormati orang2 yang mematuhi ajaran itu, itu hak mereka.
Seperti ajaran dalam ZEN. Apakah itu ZEN?Org jg boleh bertanya hidup itu apa?Dan hidup adalah utk dijalani dlm tingkatannya yang setinggi mungkin—bukannya utk dibikin menjadi teori tentang apa yang boleh dan yang tidak boleh.

Dan utk sanji,
kenapa mesti pindah agama? tapi itu tetap hak anda, tapi menurut saya kok mestinya gak perlu, karena yang penting bagi kita adalah imannya, bukan agamanya.Lebih baik menjadi orang yang beriman daripada orang beragama tapi tdk beriman.Orang beragama itu belum tentu beriman tapi kalau orang beriman justru tidak akan perduli apakah dia beragama atau tidak, sebab itu tidaklah penting bagi dia.
Saya seorang katolik, tapi banyak hal di katolik yang belum saya mengerti atau bahkan tidak saya setujui, tapi saya tidak perlu utk pindah agama, karena bagi saya adalah yang penting imannya, bukan agamanya.
Mengenai pengertian iman, ini penjelasan saya karena bagi saya iman itu beda dengan keyakinan:

Iman itu seperti kita menyaksikan satu keajaiban dunia, itulah iman!Suatu keterbukaan pada kebenaran, apapun konsekuensinya,apapun akibatnya,tdk peduli kemana iman itu akan membawa kita. Bukan keyakinan tapi iman. Keyakinan kita akan memberi kita perasaan aman, sedangkan iman sebaliknya.
Kita tdk mengetahui dengan pasti.Kita mempunyai kesediaan utk mengikuti, kita membukakan diri, kita begitu luas terbuka. Kita mempunyai kesediaan utk mendengarkan. Dan ingat, membukakan diri tdk berarti kita mudah TERPESONA, membukakan diri tidak berarti kita menerima dan MENELAN semua yang disampaikan.
Kita harus mempertanyakan,memunculkan tantangan thd segala sesuatu yang disampaikan.Tp pertanyakanlah dengan sikap terbuka, bukan dengan sikap membandel.Tantanglah segala sesuatu spt nasehat dari Buddha,”Pendeta & sarjana seharusnya tdk menerima kata2 saya krn rasa hormat, tp hrs menganalisis kata2 saya spt seorang pandai besi menganalisis emas dgn cara memotong,mengikis,menggosok,& melebur.”

Penjelasan di atas diambil dari buku: “Butir-butir Mutiara Pencerahan”, oleh Anthony de Mello, SJ

Tapi pada dasarnya saya setuju dengan beberapa penjelasan yang ditulis oleh sdr sanji walaupun tdk semuanya.

Saya pun banyak membaca buku2 buddha,Zen,Kong hu cu, termasuk islam utk menambah wawasan saya. Walaupun mungkin pengetahuan saya mengenai ajaran2 tsb masih dangkal.Dan sebenarnya bagi saya ajaran yang paling bagus bagi saya adalah Buddha tapi saya tidak berniat utk berpindah agama menjadi Buddha, karena pindah agama bagi saya tidaklah penting, karena yang menentukan kualitas hidup kita bukanlah agama tapi iman kita. Mungkin kalau anda dulu membaca buku2nya pater Anthony de Mello, SJ mungkin anda tidak perlu pindah agama. Maaf jika saya lancang dan salah mengenai hal ini.Ini hanya perkiraan saya, tapi yang lebih tahu soal itu tentu anda sendiri.

Sebab dulu pun saya bingung dengan banyaknya agama dan kepercayaan di bumi ini. Dan dalam beberapa hal ternyata bertentangan antara satu dengan yang lain entah karena kesalahan persepsi pemeluk2nya atau memang spt itu.
Tapi setelah saya banyak membaca buku2 Pater Anthony de Mello, SJ, hal ini membuka pikiran saya sehingga saya bisa berusaha utk memahami kenapa orang bisa mempunyai pandangan yang berbeda2 dan ternyata ada juga seorang pastur katolik yang berwawasan dan berpandangan yang lain dari yang selama ini saya ketahui. Dimana sampai akhir hayatnya pun dia tetap menjadi seorang pastur, walaupun banyak juga dari kalangan katolik/kristen yang tidak setuju dengan pandangan2nya.

Saya tidak akan bercerita banyak tentang dia, silahkan anda coba baca sendiri buku2nya. Atau mungkin buku2nya sudah pernah anda baca, saya juga tidak tahu.

Cukup segitu dulu uraian saya, saya senang bisa berdiskusi dengan anda semua yang ada di mailist ini.

Mohon maaf jika ada yang tidak berkenan.

GBU
Namo Budhaya
Wassalam

saudaraku Christ terkasih,
saya hendak meluruskan kembali statement anda yang mengatakan ajaran untuk bersunat tidak masuk akal. saya ingin menyampaikan bahwa hasil penelitian di kenya dan Uganda oleh Dr. Anthony Fauci, pakar AIDS dari National Health Institute yang menyatakan “Khitan pada pria dapat menurunkan risiko tiap orang terkena infeksi dan semoga juga tingkat penyebaran HIV di masyarakat”.
saya tidak ingin berpanjang lebar dengan penelitian beliau yang mungkin bagi yang penasaran dapat mengunjungi situs situs yang menjelaskan hal tersebut.
Intinya saya hanya menyampaikan, Tidak mungkin Tuhan memberi perintah yang sia-sia.Tidak mungkin Tuhan memberi perintah yang tidak memiliki makna.
dalam hal ini bagi siapapun yang mengimani Yesus sebagai Tuhan, kenapa tidak melaksanakan perintahNya? malah membantahnya dengan alasan alasan yang sederhana, sehingga sangat mudah dipatahkan dengan terus ditemukannya penemuan penemuan yang membenarkan perintah Tuhan tersebut seperti pada contoh diatas?
saya hanya ingin mengajak bagi kaum kristiani untuk melaksanakan seluruh perintah Yesus. Menjadi pengikut Yesus yang setia adalah dengan melaksanakan perintahNya dan menjauhi apa yang dilarangNya.

Tadi pagi saya membuka buka kembali Alkitab, dan saya menemukan sesuatu yang dapat kita renungkan bersama, yaitu Yakobus 2:10
Sebab barangsiapa menuruti seluruh hukum itu, tetapi mengabaikan satu bagian dari padanya, ia bersalah terhadap seluruhnya.

disitu nyata nyata tercantum bahwa pengikut Yesus harus menuruti seluruh hukum yang terdapat dalam Alkitab tersebut, tanpa perlu memikirkan berguna tidaknya hukum yang diberikan oleh Tuhan. Tidak pada tempatnya, akal budi di tonjolkan sdr Christ dalam memilah hukum yang diberikan Tuhan.
Dalam uraian tersebut anda juga menyinggung soal iman. bahwa dengan beriman saja sudah cukup dan beragama itu tidak penting.begitu kira kira maksud anda kan?

dalam ayat berikut coba anda renungkan baik baik,

Yakobus 2:14
Apakah gunanya, saudara-saudaraku, jika seorang mengatakan, bahwa ia mempunyai iman, padahal ia tidak mempunyai perbuatan? Dapatkah iman itu menyelamatkan dia?

Dan dalam Yakobus 2:17 dikatakan :
2:17
Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.

Nah, menurut ayat-ayat diatas sudah jelas dipaparkan bahwa ada hukum yang anda langgar,(tidak melakukan perbuatan yang diperintahkah oleh Tuhan), maka sia-sialah iman anda, atau iman anda telah dinyatakan mati oleh Tuhan.

Dalil dalil diatas saya jumpai di dalam Alkitab juga, bukan dari kitab-kitab agama lain.
kalau anda yakin dan setia sebagai pengikut Yesus tentunya anda harus mengikuti ajarannya bukan?

Coba anda renungkan ucapan Yesus dibawah ini,

Yohanes :
14:15
“Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.

15:10
Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya.

Saya kira ucapan Yesus pada dua ayat tersebut sudah jelas maksudnya.yakni jika ingin mencintai dan menjadi pengikutnya yang setia, ikutilah segala perintahnya, agar anda berada dalam kasihnya. Jika anda tidak mengikuti perintahnya, berarti anda tidak mencintai dia.
Semoga dapat menambah khazanah dan wawasan kita dalam mengimani suatu keyakinan.

@Sanji (33)
Pak Yoseph Henry (30)
Pemikiran kita berbeda, biarlah perbedaan ini menjadi pegangan bagi kita masing2 u/ berjalan menuju pada pencerahan.

==Anda benar sekali, kalau boleh saya menyimpulkan dari tulisan-tulisan anda apakah anda adalah anggota dari gerakan Raelian?

Salam Damai

Ahmad yang saya cintai,

Kalo alasannya karena kesehatan itu gak relevan. Kalo ada orang yg tdk disunat tdk melakukan hubungan intim dgn orang lain berarti tdk ada masalah khan?Mjd masalah jika dia dengan sengaja menularkan penyakitnya dgn melakukan hub intim.Lagian kalo sama2 tidak punya penyakit ya gak jadi masalah toh berhubungan intim.
Kalo Tuhan memang sudah tahu bahwa tdk disunat itu dosa atau tidak layak masuk surga, kenapa bayi2 laki2 tdk dilahirkan dlm keadaan sdh disunat saja, Tuhan pasti bisa khan?

Perintah Tuhan yang benar menurut saya mestinya sesuai dengan hal di bawah:

Tdk mungkin membantu orang lain tanpa membantu diri sendiri atau merugikan orang lain tanpa merugikan dirinya sendiri.

Jadi semua itu akhirnya kembali ke diri kita masing2.

Coba anda baca sekali lagi pengertian iman,dan juga saya tidak mengatakan bahwa perbuatan itu tdk penting, saya hanya mengatakan orang yang benar2 beriman sdh tdk mempedulikan apakah dia seorang yang beragama atau tdk.Karena hal itu buat dia sdh tdk penting lagi.

Sdr. Ahmad, Tuhan mengaruniakan kita akal budi khan, jadi kita gunakan akal budi itu sepanjang tidak merugikan orang lain.Hal ini juga kita gunakan dalam memahami ‘perintah Tuhan’ apakah perintah itu merugikan orang lain atau tidak.Karena mungkin saja sebuah perintah itu bisa saja terjadi karena kesalahan persepsi dari umat terdahulu sehingga terbawa sampai sekarang sehingga dianggap sebuah kebenaran.

Dan memang seringkali, kebenaran akan sesuatu kerap kali dikalahkan oleh keyakinan akan sesuatu.

Kitab suci itu bagaikan sebuah jari yang menunjuk ke bulan, jadi jangan melihat jarinya tetapi lihatlah apa yang ditunjuk,terkadang kita malah mengisap2 jari kita, bahkan mencungkil mata kita dengan jari itu.

Ada satu cerita ilustrasi yang menurut saya menggambarkan keadaan dunia dari dulu hingga kini:

P A S A R M A L A M A G A M A

Aku dan temanku pergi ke ‘Pasar malam agama.’ Bukan pasar dagang. Pasar agama. Tetapi persaingannya sama sengitnya, propagandanya pun sama hebatnya.

Di kios Yahudi kami mendapat selebaranyang mengatakan bahwa Tuhan itu Maha Pengasih dan bahwa bangsa Yahudi adalah umat pilihanNya. Ya, bangsa Yahudi. Tidak ada bangsa lain yang terpilih seperti bangsa Yahudi.

Di kios Islam kami mendengar, bahwa Allah itu Maha Penyayang dan Mphammad ialah nabiNya. Keselamatan diperoleh dengan mendengarkan Nabi Tuhan yang satu-satunya itu.

Di kios Kristen kami menemukan, bahwa Tuhan adalah Cinta dan bahwa di luar Gereja tidak ada keselamatan. Silahkan mengikuti Gereja Kudus jika tidak ingin masuk neraka.

Di pintu keluar aku bertanya kepada temanku: ‘Apakah pendapatmu tentang Tuhan?’ Jawabnya:’Rupanya Ia penipu, fanatik dan bengis.’

Sampai di rumah aku berkata kepada Tuhan: ‘Bagaimana ngkau bisa tahan dengan hal seperti ini, Tuhan? Apakah Engkau tidak tahu, bahwa selama berabad-abad mereka telah menjelekkan namaMu?’

Tuhan berkata: ‘Bukan Aku yang mengadakan ‘Pasar malam agama’ itu, Aku bahkan merasa malu untuk mengunjunginya.’

(dari buku ‘Burung Berkicau’ oleh Anthony de Mello,SJ)

Tak terbedakan antara tulang belulang manusia yang beragama X dengan yang beragama Y, atau dengan yang beragama Z, orang yang sudah mengalami penerangan bathin tidak melihat perbedaannya, bahkan ketika tulang-tulang itu masih ada daging dan kulitnya karena mereka sanggup melihat dengan mata hati bukan dengan mata duniawi.

cukup segini dulu, maaf kalo tulisannya panjang, semoga berguna bagi kita semua, sehingga kita makin tercerahkan.

GBU
Namo Buddhaya
Wassalam

Ahmad yang terkasih,
Kitab suci itu bagi saya adalah petunjuk jalan menuju Tuhan, gak lebih dari itu, jadi segala yang tertulis di dalamnya hanyalah utk menunjukkan jalan kepada Tuhan, tapi tentu saja segalanya perlu dipahami dengan sikap iman yang benar, pengertian sikap iman yang benar silakan baca lagi dari uraian saya sebelumnya.

Dalam ilustrasi crita di bawah ini, mungkin bisa menjelaskan hal di atas.

Ubahlah Kitab Suci

Seorang terpelajar menqhadap Buddha dan berkata:

‘Hal-hal yang Tuan ajarkan tidak terdapat dalam Kitab Suci!’

‘Kalau begitu, masukkanlah dalam Kitab Suci,’ kata Buddha.

Orang itu malu sejenak, lalu berkata lagi: ‘Bolehkah saya memberanikan diri mengemukakan, bahwa dari hal-hal yang Tuan ajarkan ada yang jelas-jelas bertentangan dengan Kitab Suci?’

‘Kalau begitu, ubahlah Kitab Suci,’kata Buddha.

Sebuah usul diajukan kepada Perserikatan Bangsa Bangsa, agar semua Kitab Suci dari semua agama d seluruh dunia ditinjau kembali. Semua ayat yang mengarah kepada intoleransi, kekejaman atau fanatisme harus dihapus. Segala sesuatu yang mengurangi martabat dan kesejahteraan manusia, harus dihilangkan.

Ketika diketahui, bahwa usul itu diajukan oleh Jesus Kristus sendiri, para wartawan bergegas menyerbu tempat kediamannya untuk minta penjelasan lebih lanjut.

PenjelasanNya sederhana dan singkat saja: ‘Kitab Suci seperti hari Sabat, adalah untuk manusia. Bukan manusia untuk Kitab Suci.’

(Burung Berkicau, Anthony de Mello SJ, Yayasan Cipta Loka Caraka)

Buku-buku Pater Anthony de Mello, SJ ditulis dalam konteks keanekaragaman agama untuk membantu para penganut agama-agama yang lain, para agnostik, dan para ateis dalam upaya mereka mencari nilai-nilai rohani; dan buku-buku itu tidak dimaksudkan pengarangnya sebagai pegangan untuk mengajarkan doktrin atau dogma Kristen kepada umat beriman Katolik.

Buku-buku tersebut dikarang untuk orang yang dengan pandangan keagamaan atau duniawi yang berbeda-beda. Cerita-cerita ini dikumpulkan dari lingkungan keagamaan Buddha, Hindu dan Kristen, dari aliran Zen dan Sufi serta dari daerah Hasidi (Yaman Utara), Rusia dan Tiongkok.

Di bawah ini ada website yang berisi cerita2 kebijaksanaan dari “Burung Berkicau” yang yang menurut saya bagus utk dijadikan renungan, semoga berguna bagi kita semua dan semakin tercerahkan.

http://media.isnet.org/sufi/Mello/Burung/index.html

GBU
Namo Buddhaya
Hom swanti wastu (maaf kalo nulisnya salah)
Wassalam

@Dear Christ (Namo Buddhaya),

Terima kasih atas pencerahannya. Saya akan baca tulisan Anthony De Mello, SJ yang mencerahkan tersebut.

Salam.

saudara Christ,
sepengetahuan saya yang bodoh ini, kitab suci adalah perkataan atau sabda Tuhan.
kenapa begitu gampangnya anda mengganti isi dari kitab suci tersebut? baik menambah atau menguranginya?
tidakkah itu tindakan yang bertentangan dengan esensi beragama itu sendiri?
berarti pemahaman kita tentang agama dan kitab suci sudah jelas berbeda.
anda lebih banyak menggunakan nalar dan asumsi anda sendiri dengan acuan dan dalil diluar konteks beragama.
atau disini anda sedang mengaburkan permasalahan?
karena Tuhan berfirman dalam:

Mazmur

89:34
(89-35) Aku tidak akan melanggar perjanjian-Ku, dan apa yang keluar dari bibir-Ku tidak akan Kuubah.

sudah jelas Tuhan tidak menghendaki apa yg diucapkannya diubah. Kok anda yang hanya manusia dengan akal yang sangat terbatas merasa punya wewenang untuk mengacak acak isi Kitab Suci agar sesuai dengan jalan pikiran anda?

kan sudah jelas jelas di posting saya terdahulu ada ayat yang saya jumpai dalam Alkitab mengenai hukum hukum didalamnya, dan akan saya lengkapi kembali dan semoga kita semua dapat membacanya baik-baik dan merenungkannya.

Yesaya

8:20
“Carilah pengajaran dan kesaksian!” Siapa yang tidak berbicara sesuai dengan perkataan itu, maka baginya tidak terbit fajar.

Yakobus

2:10
Sebab barangsiapa menuruti seluruh hukum itu, tetapi mengabaikan satu bagian dari padanya, ia bersalah terhadap seluruhnya.

2:14
Apakah gunanya, saudara-saudaraku, jika seorang mengatakan, bahwa ia mempunyai iman, padahal ia tidak mempunyai perbuatan? Dapatkah iman itu menyelamatkan dia?

2:17
Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.

dan juga ayat dibawah ini harus juga anda renungkan.

Yohanes :
14:15
“Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.

15:10
Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya.

kalau sudah dibaca tentunya anda tau, anda itu masih pengikut Yesus yang setia atau tidak?

Ahmad, yang terkasih,

Siapa yang membuat KS (kitab suci)?Tuhan?Atau manusia dengan bimbingan Tuhan?KS adalah sebuah refleksi manusia terhadap penciptanya, apakah ada standar baku yang benar2 menurut ajaran TUHAN dalam memahami KS dengan benar?
KS ditulis dengan kata2, sedangkan kata2 adalah buatan manusia, bagaimana mengungkapkan yang ilahi yang tidak terbatas dengan kata2 yang terbatas?Sebuah KS yang ditulis dengan kata2 buatan manusia tidak akan pernah bisa mengungkapkan yang ilahi secara utuh.Jadi KS bukanlah satu2nta sumber kebenaran, banyak sumber2 kebenaran yang lain selain KS, misalnya SUARA HATI kita. Cerita di bawah ini sedikit banyak bisa menjelaskan maksud saya:

IDEOLOGI

Sungguh pedih membaca tentang kebengisan manusia terhadap sesamanya. Inilah sebuah laporan surat kabar tentang peyiksaan yang dilakukan dalam kamp konsentrasi moderen.

Korban diikat pada kursi besi. Arus listrik dialirkan dalam tubuhnya, semakin lama semakin kuat sampai akhirnya mengaku.

Algojo mengepalkan tinjunya dan menghantam telinga si kurban bertubi-tubi, sampai gendang telinganya pecah.

Seorang tahanan didudukan di kursi dokter gigi. Kemudian dokter mengebor giginya sampai menyentuh saraf. Pengeboran berjalan terus, sampai akhirnya si korban menyerah.

Manusia pada hakekatnya bukan makhluk yang bengis. Ia menjadi bengis, kalau ia merasa tidak bahagia atau – kalau ia menganut suatu deologi. Satu ideologi melawan ideologi yang lain; satu system melawan system yang lain; satu AGAMA melawan AGAMA yang lain. Dan manusia terhimpit di antaranya

Orang-orang yang menyalibkan Yesus itu barangkali bukan orang yang kejam. Mungkin sekali mereka itu suami yang penuh pengertian dan ayah yang mencintai anak-anaknya. Mereka bisa menjadi kejam demi mempertahankan siatu sistem, ideologi atau agama.

Seandainya orang2 beragama itu selalu lebih mengikuti suara hati mereka daripada logika agamanya, kita tidak perlu menyaksikan pengikut-pengikut bidaah dibakar, janda-janda terjun dalam api pembakaran jenasah suaminya dan jutaan manusia yang tidak berdosa dibantai dalam peperangan-peperangan yang dilancarkan atas nama agama dan Allah.

Kesimpulannya:Jika engkau harus memilih antara suara hati yang penuh belas kasih dan tuntutan ideologi, tolaklah ideologi tanpa ragu2. Belas kasih tidak bersifat ideologis.

(dari “Burung Berkicau” oleh Anthony de Mello, SJ)

Next time saya akan coba menjelaskan maksud dan pola pikir saya mengenai KEBENARAN atau TUHAN atau whatever we say about that.

Thanks

Tuhan memberkati
Namo buddhaya
Wassalam

sdr Christ terkasih,
emang benar sih kitab suci itu ditulis oleh tangan manusia, namun sebagai seorang yg beragama dan beriman, kita harus yakin bahwa isi kitab suci adalah firman Tuhan, yang merupakan perintah, hukum dan aturan dari Tuhan, yang menciptakan manusia dan alam semesta ini.
Kebesaran Tuhan itu tidak mungkin hanya tertuang dalam kitab suci itu saja, namun itulah aturan yang diberikan TUhan kepada manusia.bagaimana kita mau mengenal dan dekat dengan Tuhan kalau kita sudah membangkangnya dari aturan yang Dia berikan kepada kita?
kalau kita manusia yang terbatas dalam pemikiran terlalu mengandalkan akal budi dan suara hati, apa anda tidak takut tersesat? kita tetap butuh bimbinganNya kan? bimbingannya ya terdapat dalam kitab suci itu lho…kan itu firman Tuhan.

siapa tau anda saat ini menemukan kontradiksi pada agama yang anda anut , sesuatu yang tidak masuk akal dan tidak sesuai dengan suara hati anda…
mungkin anda perlu input pengetahuan tentang ajaran agama lain? namun harus secara benar anda mempelajarinya.
Jangan hanya mendengar dari orang lain, temukan ayat2 atau dalil-dalil didalam kitab suci tsb, pelajari dulu baru anda buat kesimpulan dan gunakan kembali akal budi dan suara hati anda.(saya bisa mengambil kesimpulan setelah mempelajari dan terus belajar).
baiklah, saya tunggu konsep ketuhanan yang akan anda sampaikan menurut pola pikir anda tersebut.
atau bisa anda beri saya pencerahan tentang konsep ketuhanan menurut ajaran Buddha? saya sangat ingin mempelajarinya.karena saya blm ada jalan dan kesempatan utk mempelajari ajaran tsb, beda dengan ajaran kristen karena saya 6 thn smp-sma sekolah di perguruan kristen.

wasalam

Sdr Ahmad,
Saya memang menggunakan akal budi untuk mencoba memahami Tuhan, tapi sebenarnya malah mungkin kita tidak memerlukannya lagi ketika kita sudah berhadapan langsung dgn Tuhan.Hal ini susah untuk dijelaskan, dan kita harus mengalaminya sendiri. Seperti ketika saya ingin menjelaskan rasa buah apel, apakah saya harus mengunyahkan dulu untuk anda?Gak khan, anda harus memakannya sendiri utk mengetahui rasa buah apel itu.
Anda juga mengatakan “saya bisa mengambil kesimpulan setelah mempelajari dan terus belajar” hal ini menunjukkan bahwa anda pun tetap menggunakan akal budi anda bukan?
Di bawah ini ada ilustrasi yang bisa menjelaskan bagaimana menemukan Allah, saya memang sengaja memakai cerita2 dari buku seseorang yang menurut saya sudah lebih memahami Tuhan/kebenaran, karena bahasa yang paling mudah diterima adalah dengan cerita, dan Yesus pun melakukannya bukan?

MENEMUKAN ALLAH

Waktu itu waktu ceramah. Sang Guru berkata, “Kehebatan
seorang komponis diketahui lewat nada-nada musiknya, tetapi
menganalisis nada-nada saja tidak akan mengungkapkan
kehebatannya. Keagungan penyair termuat dalam kata-katanya,
namun mempelajari kata-katanya tidak akan mengungkapkan
inspirasi. Tuhan mewahyukan diri-Nya dalam ciptaan, tetapi
dengan meneliti ciptaan secermat apa pun kamu tidak akan
menemukan Allah; demikian juga bila kamu ingin menemukan
jiwa melalui pemeriksaan cermat terhadap tubuhmu.”

Pada waktu tanya jawab, seseorang bertanya, “Kalau begitu,
bagaimana kami akan menemukan Allah?”

“Dengan melihat ciptaan, tapi bukan dengan menganalisisnya.”

“Dan bagaimana seseorang harus melihat?”

“Seorang petani keluar untuk melihat keindahan pada waktu
matahari terbenam, tetapi yang ia saksikan hanyalah
matahari, awan, langit, dan cakrawala – sampai ia memahami
bahwa keindahan bukan ‘sesuatu,’ melainkan cara khusus
melihat.

Kamu akan sia-sia mencari Allah sampai kamu memahami bahwa
Allah tidak bisa dilihat sebagai sesuatu. Yang diperlukan
ialah cara khusus untuk melihat – mirip seperti cara seorang
anak kecil yang pandangannya tidak diganggu oleh pelbagai
ajaran dan keyakinan yang telah dibentuk sebelumnya.”

(Berbasa-basi Sejenak, Anthony de Mello,
Penerbit Kanisius, Cetakan 1, 1997)

Next time saya akan mencoba utk menjelaskan lebih jauh lagi.

GBU
Namo Buddhaya
Wassalam

Sdr Christ,
hmmm, begitu ya pemahaman anda tentang ketuhanan, apa cuma dengan jalan pemikiran begitu anda yakin tuhan akan anda temukan? sebab…..
itu kata kata siapa? kenapa anda lebih yakin dengan ucapan manusia daripada isi kitab suci yang anda anut?

dalam Alkitab saya temukan ucapan Yesus,

“Akulah jalan dan kebenaran dan HIDUP. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” (Yohanes 14:6)

apa pasal tersebut kurang jelas bagi anda Sdr. Christ?

mengenai penggunaan akal budi dalam menelaah ajaran agama……
saya tentu menggunakan akal budi maka saya semakin percaya akan kebenaran Tuhan tersebut dalam agama yang saya anut, dengan meyakini isi kitab suci ajaran yang saya percayai sebagai firman tuhan dan merupakan pedoman hidup.
tapi anda mencari tuhan bukan dengan dalil dalil yang ada dalam kitab suci yang merupakan acuan dalam beragama, namun anda mencari keberadaan tuhan tersebut dengan pemikiran manusia.
menurut saya anda akan menjadi nabi bagi diri anda sendiri seperti yang anda sampaikan pada uraian anda diatas, kalau anda terlalu mengandalkan akal budi dan suara hati anda.
kita berbicara di forum ini kan dengan acuan dan dalil yang di pakai adalah dari sudut pandang agama. jadi kembalilah gunakan agama sebagai pokok permasalahan dan hubungannya dengan iman dan logika.
karena saya lihat anda sudah meninggalkan ajaran agama yang anda anut dan sudah melakukan pendekatan untuk mencari kebenaran/tuhan dengan jalan pikiran anda sendiri, dan sumber yang anda ajukan bukan berasal dari kitab suci yang merupakan inti/sumber pengajaran dari agama tersebut.
makanya seperti yang sudah pernah saya sarankan, sebelum anda menjadi nabi bagi diri anda sendiri ada baiknya anda mencari pengetahuan tentang ajaran agama lain dulu, siapa tau anda menemukan jawaban dan kebenaran tanpa ada kontradiksi dan kejanggalan dalam hal ibadat maupun dalam kehidupan sehari hari.

wasalam

MOHD HEILMEY BIN JANUDIN
(KinG_7petala@yahoo.com)

Ketuhanan Yesus

A: Sejak kapan Saudara beragama Kristen?

B: Sejak saya dilahirkan.

A: Apakah Saudara benar-benar mempelajari bahwa agama Kristen itu suatu agama yang paling benar?

B: Ya, memang saya menyadari.

A: Apakah Saudara berkeyakinan bahwa Kitab Injil itu suci?

B: Ya, saya yakin sekali.

A: Dari siapakah pengertian Saudara bahwa Bibel itu dari Tuhan Yang Maha Suci?

B: Guru saya menerangkan bahwa Bibel adalah Kitab Suci berisi pengajaran Tuhan Yesus, yang dicatat oleh Rasul-Rasul Matius, Lukas, Yohanes dan Rasul Markus.

A: Apakah yang dimaksud suci pada Bibel itu mempunyai arti bahwa Bibel bersih daripada kesalahan-kesalahan?

B: Betul demikian. Tetapi kesalahan yang bagaimana yang Bapak maksudkan?

A: Misalnya pada suatu saat ada orang mengabarkan pada Saudara si A sakit, sedangkan orang lain memberitahukan bahwa pada saat itu si A tidak sakit. Kedua berita itu apakah benar semuanya atau salah semuanya, atau salah satunya yang benar?

B: Diantara keduanya itu tentu salah satu yang benar atau keduanya salah dan mustahil kedua-duanya benar.

A: Satu misal lain, si A mempunyai 3 orang anak dan orang lain mengatakan si A mempunyai 10 anak. Apakah dua perkataan itu benar semuanya atau salah semuanya atau salah satu yang benar?

B: Tidak mungkin benar semuanya, melainkan salah satunya yang benar atau salah semuanya.

A: Kalau saya mengatakan benar semuanya, bagaimana pendapat saudara?

B: Itu adalah mustahil, karena ternyata ada perselisihan di antara keduanya.

A: Andaikata ada suatu kitab suci, akan tetapi ayat-ayat di dalamnya di antara yang satu dengan yang lain terdapat perselisihan, apakah kitab itu akan dinamakan kitab suci?

B: Tentu bukan kitab suci, karena yang dinamakan kitab suci itu adalah ilham (wahyu) dari Tuhan, yang mustahil terdapat kesalahan atau perselisihan.

A: Jadi kalau begitu bukan kitab suci lagi?

B: Betul, kesuciannya telah batal.

A: Kalau demikian, tentu isinya tidak dapat dipercaya, kesuciannya atau kebenarannya, karena di antara ayat-ayatnya terdapat perselisihan.

B: Yang jelas di antara ayat-ayatnya pasti bukan dari Tuhan, atau sudah dicampuradukkan dengan karangan manusia, sehingga kesuciannya ternoda. Ringkasnya sudah tidak suci lagi.

A: Kalau misalnya Bibel terdapat selisih antara satu ayat dengan ayat lain apakah Saudara masih berkeyakinan Bibel itu kitab suci?

B: Saya tidak yakin kalau Kitab Bibel tidak suci. Terkecuali kalau ada bukti-bukti nyata yang menunjukkan ayat-ayatnya berselisih antara yang satu dengan yang lain, yang dapat menimbulkan keraguan saya tentang kesuciannya. Menurut penelitian Bapak, apakah ayat-ayat Bibel ada yang berselisih?

A: Ya, banyak yang berselisih.

B: Di Perjanjian Lama atau Perjanjian Baru?

A: Dua-duanya terdapat beberapa perselisihan antara satu ayat dengan ayat yang lain.

B: Di bab apa dan pasal serta ayat berapa?

A: Supaya berurutan saya atur dalam beberapa pasal:
Pertama soal Ketuhanan Yesus, karena soal Ketuhanan adalah termasuk kepercayaan pokok pada tiap-tiap agama. Jadi soal ini perlu sekali didahulukan. Sesudah itu kita berpindah kepada soal yang lain yang berhubungan dengan soal agama Kristen yang termaktub dalam Kitab Bibel. Bagaimana pendapat Saudara?

B: Baik, saya menyetujui pendapat Bapak.

Siapa Sajakah “Anak Allah” Itu?
A: Sekarang saya ingin bertanya, apakah alasan Saudara bahwa Yesus menjadi anak Tuhan?

B: Dalam “Matius” pasal 3 ayat 17 menyebutkan demikian : “Maka suatu suara dari langit mengatakan: “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi. KepadaNya Aku berkenan”. Juga di Lukas pasal 4 ayat 41, bahwa “Yesus itu Anak Allah.”

A: Kalau begitu silahkan buka “Matius” pasal 5 ayat 9.

B: Baik, Dalam pasal dan ayat itu menyebutkan: “Berbahagialah segala orang yang mendamaikan orang, karena mereka itu akan disebut anak-anak Allah”.

A: Berdasarkan ayat tersebut, yang dimaksudkan “Anak Allah” itu ialah orang yang dihormati seperti Nabi. Kalau Yesus dianggap anak Allah, maka semua orang yang mendamaikan manusia pun menjadi anak-anak Allah juga. Jadi bukan Yesus saja Anak Allah tetapi ada terlalu banyak.

B: Dalam “Yohanes” pasal 14 ayat 9 disebutkan: “Siapa yang sudah nampak Aku, ia sudah nampak Bapa”, dan di ayat 10 disebutkan: “Tiadakah engkau percaya bahwa Aku ini di dalam Bapa, dan Bapa pun di dalam Aku? Segala perkataan yang Aku ini katakan kepadamu, bukanlah Aku katakan dengan kehendak sendiri, melainkan Bapa itu yang tinggal di dalam Aku. Ia mengadakan segala perbuatan itu.”

Tritunggal atau 15Tunggal?
A: Baiklah. Silahkan Saudara periksa “Yohanes” pasal 17 ayat 23.

B: Baik, di pasal ini disebutkan bahwa: “Aku di dalam mereka itu, dan Engkau di dalam Aku, supaya mereka itu sempurna di dalam persekutuan.”

A: Perhatikan di ayat ini ada tersusun kata “Aku di dalam mereka”. Kata “mereka” di ayat ini ialah sahabat Yesus. Sedang yang dimaksudkan dengan “Aku” ialah Yesus. Jadi kata “Aku” beserta mereka artinya Yesus beserta sahabat-sahabatnya. Jadi Tuhan itu beserta Yesus dan para sahabatnya. Kalau Saudara percaya hal kesatuan Yesus dengan Bapa maka Saudara pun harus percaya tentang kesatuan Bapa itu dengan semua sahabat Yesus yang berjumlah 12 orang itu. Jadi bukan Yesus dan Roh Suci saja yang menjadi satu dengan Tuhan, melainkan harus ditambah 12 orang lagi. Ini namanya persatuan Tuhan atau Tuhan persatuan bukan hanya Tritunggal tetapi 15tunggal. Jadi berdasarkan perselisihan ayat-ayat tersebut, yang manakah yang benar? Tiga menjadi Tunggal atau 15 menjadi Tunggal? Ayat manakah yang akan Saudara yakini, yang tiga menjadi tunggal ataukah yang 15 itu?

Allah itu Esa (Tunggal)
B: Tunggu dulu Pak, ini agak membingungkan saya.

A: Tentu akan lebih membingungkan Saudara kalau saya tunjukkan ayat yang lain. Silahkan periksa “Yohanes” pasal 17 ayat 3.

B: Baik, di sini menyebutkan “Inilah hidup yang kekal, yaitu supaya mereka mengenal Engkau, Allah yang Esa dan Yesus kristus yang telah Engkau suruhkan itu”.

A: Di ayat ini menyebutkan Tuhan adalah Esa. Dalam Kamus bahasa Indonesia oleh E. St. Harahap, cetakan ke II disebutkan bahwa Esa itu berarti satu, pertama (tunggal) dan di ayat itu juga disebutkan bahwa Yesus Kristus adalah Pesuruh Allah (Utusan/Rasul). Kalau demikian, manakah yang benar? Di satu ayat menyebutkan Tuhan dengan Yesus menjadi satu, di lain ayat 15 menjadi satu dan yang lain lagi Tuhan itu Tunggal, sedangkan di ayat itu pula menyebutkan bahwa Yesus itu pesuruh Allah, bukan Tuhan. Menurut pengakuan Saudara suatu kitab suci yang kandungan ayat-ayatnya bertentangan antara yang satu dengan yang lain tentu sulit sekali dipercaya kesuciannya, karena yang disebut suci itu bersih dari kekeliruan dan perselisihan.

B: Masih adakah ayat yang menyebutkan demikian?

A: Ayat yang bagaimana yang Saudara maksudkan?

B: Ayat yang menyebutkan bahwa Tuhan itu Esa (Tunggal), bukan tiga menjadi satu.

A: Silahkan buka di “Ulangan” pasal 4 ayat 35.

B: Baik, di pasal dan ayat ini menyebutkan: “Maka kepadamulah ia itu ditunjuk, supaya diketahui olehmu bahwa Tuhan itulah Allah, dan kecuali Tuhan yang Esa tiadalah yang lain lagi”.

A: Jelas di dalam Bibel sendiri menerangkan bahwa Tuhan itu Esa, Tunggal.

B: Tetapi itu di dalam Kitab Perjanjian Lama. Apakah terdapat juga di Perjanjian Baru?

A: Saudara minta di Perjanjian Baru, baiklah. Silahkan Saudara buka Markus pasal 12 ayat 29.

B: Baik, di pasal dan ayat tersebut menyebutkan “Maka jawab Yesus kepadanya, hukum yang terutama ialah: Dengarlah olehmu hai Israel, adapun Allah Tuhan kita ialah Tuhan yang Esa.”

A: Periksa lagi di Perjanjian Lama di “Ulangan” pasal 6 ayat 4.

B: Baik, di sini disebutkan: “Dengarlah olehmu hai Israel, sesungguhnya Hua Allah kita, Hua itu Esa adanya.”

A: Apakah belum jelas bahwa Bibel sendiri yang menjadi kitab sucinya orang Kristen menyebutkan seterang-terangnya bahwa Tuhan itu tunggal, bukan tiga menjadi satu atau satu menjadi tiga. Taruh kata di Bibel ada ayat yang menyebutkan Tuhan itu tiga menjadi satu, saya ingin bertanya yang manakah di antara kedua ayat itu yang benar, yang Tunggalkah atau yang tiga menjadi Tunggal? Jadi salah satu dari dua ayat tersebut pasti ada yang benar, karena sudah jelas dua ayat itu tidak sama. Kalau salah satu atau dua-duanya salah, maka kandungan kitab suci itu ada yang salah, jadi bukan kitab suci namanya.

B: Betul, salah satu pasti salah atau kedua-duanya salah.

A: Kalau demikian apakah dapat diyakini kebenarannya sebagai kitab suci, kalau kitab suci itu mengandung kesalahan atau tidak benar isinya?

B: Ya, yang disebut kitab suci itu harus bersih dari kesalahan-kesalahan kalau tidak demikian maka batallah kesucian kitab suci itu.

Apakah Yesus Bersatu dengan Allah?
A: Menurut kepercayaan Saudara, apakah Yesus bersatu dengan Allah?

B: Ya demikian.

A: Kalau demikian tentu Yesus adalah selalu bersama Allah dan Allah selalu bersama Yesus.

B: Betul demikian sebagaimana tersebut dalam “Yohanes” 10, 30 yang bunyinya sebagai berikut: “Aku dan Bapa itu satu adanya”. Demikian juga Roh Suci, sebab Roh Suci itu menjadi satu dengan Yesus, sebagaimana tersebut dalam Injil, ialah setelah Yesus berumur 30 tahun turun Roh Suci kepadanya dan dibaptiskan oleh pembaptis yaitu Yohanes. Jadi jelas bahwa Yesus, Roh Suci, Tuhan adalah Tunggal.

Eli, Eli, Lama Sabakhtani … (Ya Tuhan, Ya Tuhan, Mengapa Engkau Meninggalkan Aku?)
A: Kalau begitu silahkan buka “Matius” pasal 27 ayat 46.

B: Baik, di pasal dan ayat tersebut menyebutkan: “Maka sekira-kira pukul tiga itu berserulah Yesus dengan suara yang nyaring katanya: “Eli, Eli, lama sabakhtani”, artinya: “Ya Tuhan, apakah sebabnya Engkau meninggalkan Aku.”

A: Berdasarkan seruan Yesus di ayat itu, jelas bahwa Yesus tidak bersatu dengan Tuhan, yakni Tuhan meninggalkan Yesus, waktu akan disalibkan. Mestinya kalau Tuhan menjadi satu dengan Yesus, di saat itulah saat tepat untuk menolong Yesus, tetapi kenyataannya Tuhan tidak bersatu dengan Yesus sehingga Yesus sendiri minta tolong.

B: Tetapi Yesus itu hidupnya memang untuk disalib guna menebus dosa manusia.

A: Kalau hidupnya Yesus memang untuk disalib, mengapa Yesus tidak bersedia dan menolak untuk disalib? Buktinya ia berseru dengan suara nyaring minta tolong pada Tuhan agar ia terlepas dari disalibkan. Dengan kata lain Yesus tidak bersedia selaku penebus dosa.

B: Betul, saya lantas tidak mengerti mengapa ayat-ayat Bibel ada yang simpang siur.

Apakah Manusia-Manusia yang Menyalibkan Yesus Itu Dilaknat atau Mendapat Pahala?
A: Dari sebab itulah mengapa Saudara menyembah Yesus selaku Tuhan yang tidak berkuasa menyelamatkan dirinya sendiri, malah minta tolong. Pantaskah ada Tuhan demikian? Dan saya lanjutkan pertanyaan, apakah manusia-manusia yang menyalibkan Yesus itu dilaknat?

B: Pasti dilaknat.

A: Mestinya tidak dilaknat, malah Yesus harus berterima kasih kepada mereka yang menyalibkan dia, bahkan mereka itu seharusnya mendapatkan ganjaran, karena menurut keterangan Saudara, kehidupan Yesus itu harus disalib untuk menebus dosa-dosa. Jika tidak ada manusia yang bersedia menyalibkan Yesus, maka dosa-dosa manusia tentu tidak ada yang menebusnya. Jadi manusia-manusia yang telah menyalib Yesus itu berjasa kepada Yesus dan penganut-penganut Kristen. Akan tetapi mereka yang sudah terbukti berjasa itu malah dilaknat. Mestinya mereka itu masuk surga dan dipuji-puji atas jasanya.

B: Ini memang tidak masuk akal atau sekurang-kurangnya memang sulit dimengerti, akan tetapi Roh Tuhan bersatu dengan Yesus itu tidak mustahil sebagaimana banyak manusia yang kesurupan hantu, jin, malaikat atau makhluk-makhluk halus lainnya sehingga tindakan tindakan dan perbuatannya menurut kehendak makhluk halus tersebut. Demikian juga ada yang kemasukan Roh Suci seperti roh malaikat sehingga tindakan-tindakan dan perbuatannya adalah suci.

A: Kalau demikian baiklah saya bikin pertanyaan: Manusia yang bersatu (kesurupan) jin itu apakah dia disebut jin?

B: Tidak.

A: Yesus yang bersatu (menerima) Roh Tuhan itu apakah ia disebut Tuhan?

B: Mestinya tidak juga.

A: Seharusnya begitu. Jadi jelas bahwa Yesus yang menerima Roh Ketuhanan tentunya bukan Tuhan. Manusia yang menerima wahyu Tuhan itu bukan Tuhan melainkan adalah utusan (pesuruh) Tuhan. Sesuai dengan pengakuan Yesus sendiri sebagaimana tersebut dalam “Yohanes” pasal 17 ayat 3 yang berbunyi: “Supaya mereka itu mengenal Engkau. Allah Yang Maha Esa dan Benar, dan Yesus Kristus yang telah Engkau suruhkan itu”.

B: Saya lantas tambah tidak mengerti tentang Ketuhanan Yesus itu.

A: Menurut keterangan Saudara tadi, bahwa manusia yang bersatu dengan (kesurupan) makhluk halus seperti roh-roh, jin dan malaikat, maka tindakan dan perbuatannya pasti menurut kehendak atau menyerupai perbuatan makhluk-makhluk halus itu.

B: Benar begitu.

A: Kalau demikian maka Yesus yang Saudara akui bersatu dengan Tuhan mestinya tindakan-tindakan dan perbuatannya menyerupai perbuatan Tuhan.

B: Mestinya begitu.

A: Akan tetapi kenyataannya tidak demikian. Tuhan tidak tidur tetapi Yesus tidur, Tuhan tidak makan tetapi Yesus makan, Tuhan tidak sakit tetapi Yesus sakit, Tuhan tidak menyembah kepada siapa pun tetapi Yesus menyembah Tuhan. Tuhan tidak mati tetapi Yesus mati, walaupun menurut i’tikat Kristen hidup kembali, tetapi ia mati.

Yesus Tidak Mengetahui Yang Gaib
B: Menurut anggapan orang Kristen salah satu yang mneyebabkan Yesus bersatu dengan Tuhan, karena ia mengetahui yang gaib.

A: Kalau begitu silahkan buka “Markus” pasal 13 ayat 31, 32.

B: Baik, ayat itu menyebutkan: “Sesungguhnya langit dan bumi akan lenyap tetapi perkataan-Ku kekal. Tetapi akan harinya atau ketikanya itu tidak diketahui oleh seorang jua pun, baik segala malaikat yang di sorga pun tidak, Anak itu pun tidak, hanyalah Bapa saja.”

A: Jelas di Bibel sendiri tertulis, Yesus sendiri mengaku tidak ada yang tahu kapan hari kiamat, melainkan hanya Tuhan sendiri. Jadi tegas Yesus sendiri tidak mengetahui waktunya hari kiamat, yang termasuk suatu yang gaib. Yang tidak tahu itu pasti bukan Tuhan.

Siapa Anak Sulung Allah?
B: Tetapi Yesus menyebutkan dirinya di ayat ini dengan kata: “Anak”, yang berarti ia anak Tuhan.

A: Silahkan buka “Matius” pasal 1 ayat 16.

B: Baik, di situ disebutkan: “dan Yakub memperanakkan Yusuf, yaitu suami Maria, ialah yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus.”

A: Jelas bahwa yang diperanakkan itu pasti bukan Tuhan sebagaimana tersebut dalam ayat tersebut. Silahkan periksa lagi “Keluaran” pasal 4 ayat 22.

B: Baik, di situ disebutkan: “Maka pada masa itu hendaklah katamu kepada Fir’aun demikian: “Inilah firman Tuhan: Bahwa Israil itulah anak-Ku laki-laki, yaitu anak-Ku yang sulung”.

A: Di ayat ini disebutkan bahwa Israil adalah anak Tuhan yang sulung, sedangkan Yesus tidak disebutkan anak yang ke berapa. Silahkan buka lagi “Yeremia” pasal 31 ayat 9.

B: Ayat ini menyebutkan, “Akulah Bapak bagi Israil, dan Afraim itulah anak yang sulung.”

A: Jelas sekali bahwa berdasarkan Bibel sendiri anak Tuhan itu banyak, bukan Yesus saja, padahal sebenarnya yang dimaksudkan dengan “Anak” dalam ayat itu ialah mereka yang dikasihi oleh Tuhan, termasuk Yesus jadi bukan anak yang sebenarnya.

B: Tetapi dalam “Matius” pasal 1 ayat 18, menyebutkan sebagai berikut: “Adapun kelahiran Yesus Kristus demikian adanya: Tatkala Maria, yaitu ibunya, bertunangan dengan Yusuf, sebelum keduanya bersetubuh, maka nyatalah Maria itu hamil daripada Roh Kudus. Roh Kudus artinya Roh Tuhan. Oleh karenanya maka Yesus itu adalah anak Tuhan, sebagaimana juga di “Matius” pasal 1 ayat 20 menyebutkan: “Yusuf bermimpi seorang malaikat, Tuhan berkata: “Hai Yusuf, anak Daud, janganlah engkau kuatir menerima Maria itu menjadi istrimu karena kandungan itu terbitnya daripada Roh Kudus.”

Apa Maksud Roh Kudus dalam Bible?
A: Kalau begitu silahkan buka: “Kisah Rasul” pasal 6 ayat 5.

B: Baik, ayat itu menyebutkan: “Maka perkataan ini diperkenankan oleh sekalian orang banyak itu, lalu memilih Stephanus, yaitu seorang yang penuh dengan iman, dan Roh Kudus, dan lagi Philippus, dan Prokhorus dan Nikanor dan Simion dan Parmenas dan Nikolaus yaitu mualaf asalnya dari negeri Antiochia.

A: Jadi berdasarkan ayat Bibel sendiri menunjukkan bahwa Roh Kudus itu bukan pada Yesus saja. Ini menunjukkan bahwa Roh Kudus itu Roh Suci, atau Roh Kesucian yang maksudnya roh yang bersih dari roh-roh kotor, bukan seperti roh setan atau hantu. Sebagaimana halnya para Nabi lainnya dengan roh sucinya. Menurut Al Qur’an, Roh Kudus (roh suci) itu berarti “Jibril”. Di Bibel sendiri menyebutkan bahwa para nabi yang terdahulu adalah Kudus.

B: Di Bibel pasal berapa menyebutkan demikian?

A: Silahlan periksa surat Petrus yang kedua pasal 3 ayat 2.

B: Baik, pasal dan ayat ini menyebutkan: “Supaya kamu ingat perkataan yang sudah disabdakan dahulu oleh nabi yang kudus dan akan hukum Tuhan lagi juru selamat, dengan jalan rasul-rasul yang disuruhkan kepadamu”.

A: Jelas di Bibel sendiri menyebutkan bahwa Roh Kudus itu bukan Tuhan dengan kata lain bahwa Yesus dalam kandungan Maria itu bukan Tuhan atau Roh Tuhan, melainkan adalah roh bersih, suci, dengan izin atau perintah Allah yang dikaruniakan kepada hamba yang dikehendakinya. Lebih jelas harap Saudara periksa dalam “Kisah Rasul”, pasal 5 ayat 32.

B: Ayat tersebut menyebutkan: “Dan kami inilah saksi atas segala perkara itu, ” demikian juga Roh Kudus yang dikaruniakan Allah kepada sekalian orang yang menurut Dia.”

A: Silahkan periksa lagi dalam “Lukas” pasal 1 ayat 41.

B: Pasal ini menyebutkan bahwa: “Maka berlakulah tatkala Elisabet mendengar salam Maria itu, meloncatlah kanak-kanak yang di dalam rahimnya itu dan Elisabet penuh Roh Kudus.

A: Sudah jelas sekali bahwa arti Roh Kudus adalah Roh Suci yang dikaruniakan oleh Allah kepada siapa pun yang dikehendakinya. Kalau sekiranya Roh Kudus itu diartikan dengan Allah atau Roh Allah maka bukan Yesus saja menjadi Tuhan atau anak Tuhan, melainkan segala orang yang taat kepada Tuhan, para Nabi dan Elisabet (istri Zakaria) pun mestinya Tuhan juga.

Kesamaan Yesus dan Elisa (Ilyas):
Bisa Menghidupkan Orang Mati (Atas Kehendak Allah)
B: Yesus dianggap Tuhan oleh karena ia mempunyai Roh Ketuhanan, terbukti dengan pangkat Ketuhanannya sehingga ia dapat menghidupkan orang mati. Inilah kesamaan Allah dengan Yesus.

A: Kalau begitu, silahkan periksa di “Kitab Raja-raja yang kedua” pasal 13 ayat 21.

B: Baik, di sini ada menyebutkan: “Maka sekali peristiwa apabila dikuburkannya seorang Anu, tiba-tiba terlihat mereka itu suatu pasukan lalu dicampakkannya orang mati itu ke dalam kubur Elisa, maka baru orang mati itu dimasukkan ke dalamnya dan kena mayat Elisa itu, maka hiduplah orang itu pula, lalu bangun berdiri”.

[Elisa = Ilyas, dalam Islam, pent.]

A: Di sini menyebutkan malah tulang-tulang Elisa dapat menghidupkan orang mati. Jadi bukan Yesus saja dapat menghidupkan orang mati bahkan tulang-tulang Elisa dapat menghidupkan orang mati. Yang berarti tulang-tulang Elisa adalah tulang-tulang ketuhanan. Kalau Yesus di waktu hidupnya dapat menghidupkan orang mati, akan tetapi Elisa di waktu tak bernyawa, malah hanya dengan tulang-tulangnya, yang di dalam kubur dapat menghidupkan orang mati. Kalau perbuatan Yesus dikatakan ajaib maka Elisa lebih ajaib dari pada Yesus. Jadi seharusnya Elisa pun dianggap Tuhan juga. Periksa lagi di “Kitab Raja-Raja yang pertama” pasal 17 ayat 22.

B: Ya, di sini menyebutkan: “Maka didengar akan Do’a Elisa itu, lalu kembalilah nyata kanak-kanak itu ke dalamnya sehingga hiduplah ia pula”.

A: Kalau secara adil, seharusnya Elisa dianggap Tuhan juga.

Kesamaan Yesus dan Elisa (Ilyas):
Bisa Menyembuhkan Orang Buta (Atas Kehendak Allah)
B: Tetapi Yesus dapat menyembuhkan orang buta sehingga melihat.

A: Kalau begitu periksa “Kitab Raja-Raja yang kedua” pasal 6 ayat 17 dan 30.

B: Ya di pasal itu menyebutkan yang maksudnya bahwa Elisa dapat menyembuhkan orang buta, sehingga dapat melihat.

A: Kalau begitu, Elisa pun harus dianggap Tuhan juga, karena menyamai Yesus dan menyamai sifat Tuhan.

Kesamaan Yesus dan Elisa (Ilyas):
Bisa Menyembuhkan Penyakit Lepra (Atas Kehendak Allah)
B: Sekali lagi Yesus dapat menyembuhkan penyakit lepra (penyakit kusta)

A: Silahkan periksa kitab “Raja-Raja yang kedua” pasal 5 ayat 10 dan 11.

B: Baik, di pasal dan ayat itu menyebutkan yang maksudnya bahwa Elisa dapat menyembuhkan orang sakit kusta bernama Naaman.

A: Jadi Elisa pun dapat menyembuhkan orang buta dan penyakit kusta malah dapat menghidupkan orang mati. Mengapa tidak diangkat juga menjadi Tuhan?

B: Akan tetapi pasal kejadian Yesus tanpa pencampuran laki-laki dengan istrinya. Inilah kelebihan rohnya Yesus daripada rohnya Elisa.

A: Asal kejadian Nabi Adam tanpa bapak dan ibu. Mengapa Adam tidak dianggap Tuhan? Juga Hawa asal kejadiannya tanpa ibu, ia pun bisa dianggap juga Tuhan Wanita.

B: Tetapi Adam dan Hawa kedua-duanya berdosa.

A: Kalau begitu Yesus pun berdosa, karena Yesus keturunan Maria, sedang Maria keturunan Adam dan Hawa. Yesus sendiri pernah dibawa oleh Iblis ke puncak gunung. Pantaskah Tuhan dibawa oleh Iblis?

B: Di mana cerita itu disebutkan?

Yesus Dibawa Iblis ke Puncak Gunung
A: Di Bibel. Silahkan Saudara periksa “Lukas” pasal 4 ayat 5.

B: Baik, di situ menyebutkan: “Maka Iblis pun membawa dia ke puncak gunung.”

A: Nah, suatu kejadian aneh, Tuhan dibawa iblis yang berarti ia tunduk kepada kemauan iblis.

B: Walaupun demikian Yesus tetap suci daripada dosa.

A: Para Nabi lainnya pun suci daripada dosa. Akan tetapi mereka tidak menganggap dirinya selaku Tuhan, malah Yesus sendiri pun tidak juga mengaku Tuhan, sedangkan pengikut-pengikutnya mempertuhankan dia.

B: Tidak demikian, nabi-nabi berbuat dosa, tetapi Yesus tidak.

A: Nabi-nabi yang berbuat dosa atau kesalahan itu telah bertobat, lalu diberi ampun oleh Tuhan, sebagaimana juga Yesus pernah minta ampun dan diberi ampun oleh Tuhan. Mereka para Nabi diberi ampun, artinya dosanya telah habis karenanya, lalu mereka disebut bersih dari dosa dan kesalahan-kesalahan.

Yesus pun Berdosa
B: Di manakah menyebutkan bahwa Yesus merasa ia minta ampun kepada Tuhan?

A: Silahkan Saudara periksa sendiri di “Matius” pasal 6 ayat 12.

B: Baik, di pasal dan ayat tersebut menyebutkan: “Dan ampunilah kiranya kami segala kesalahan kami, seperti kami ini sudah mengampuni orang yang berkesalahan kepada kami.

A: Jelas Yesus sendiri meminta ampun akan kesalahannya. Jadi dia pernah berbuat kesalahan.

B: Tetapi di ayat ini juga ada menyebutkan bahwa Yesus suka memberikan ampun semua kesalahan orang kepadanya.

A: Kalau hanya begitu, kitapun bisa. Kitapun bersedia memberikan ampun kepada orang-orang yang berbuat kesalahan kepada kita.

Misteri Malkisedik
B: Tetapi tidak ada manusia selain Adam yang dilahirkan ke dunia ini tanpa bapak, melainkan Yesus saja. Jadi masih dapat dibenarkan kalau Yesus disebut “Putera Tuhan” atau “Tuhan Anak”.

A: Kalau misalnya ada seorang manusia yang dilahirkan tanpa bapak dan ibu, maka orang itu pasti akan diakui oleh Saudara bahwa ia lebih berhak menduduki jabatan Tuhan daripada Yesus dilahirkan tanpa bapak saja.

B: Tetapi dalam sejarah manusia belum pernah ada, dan mustahil adanya.

A: Kalau kiranya ada, maka yang manakah di antara keduanya yang lebih tinggi derajat Ketuhanannya antara Yesus yang dilahirkan hanya tanpa bapak saja dengan manusia yang dilahirkan tanpa bapak dan ibu?

B: Menurut akal tentunya manusia yang dilahirkan tanpa bapak dan ibu itu lebih tinggi derajat ketuhanannya. Oleh karena ia dilahirkan lebih ajaib keadaannya daripada kelahiran Yesus.

A: Benarkah demikian pendapat Saudara?

B: Ya, saya akui, manusia yang demikian lebih ajaib daripada Yesus, akan tetapi saya minta supaya Bapak tunjukkan di Kitab, dan Bapak harus mengambil dari Kitab yang terkenal, bukan dari buku-buku dongengan atau ceritera-ceritera khayalan saja.

A: Supaya lekas beres urusan ini, silahkan Saudara periksa di Kitab Bibel atau Injil, Kitab Suci Saudara sendiri.

B: Di Bab dan pasal berapakah ada menyebutkan?

A: Silahkan Saudara periksa di “Ibrani” pasal 7 ayat 1, 2 dan 3.

B: Baik, di pasal dan ayat ini menyebutkan seperti berikut: “Adapun Malkisedik itu, yaitu raja di Salem dan Imam Allah taala, yang sudah berjumpa dengan Ibrahim tatkala Ibrahim kembali daripada menewaskan raja-raja, lalu diberkatinya Ibrahim”. “Kepadanya juga Ibrahim sudah memberi bahagian sepuluh Esa. Makna Malkisedik itu kalau diterjemahkan, pertama-tama artinya raja keadilan, kemudian pula raja di Salem, yaitu raja damai”. Yang tiada berbapak dan tiada beribu dan tiada bersilsilah, dan tiada berawal…”.

A: Cukup, Saudara telah membaca di kitab suci Saudara sendiri, bahwa Malkisedik seorang raja di Salem tanpa bapak dan ibu, malah tiada silsilahnya. Sesuai dengan pendapat Saudara, apakah cerita yang disebutkan dalam kitab suci Saudara ini berupa dongengan atau cerita-cerita khayalan? Kalau dikatakan dongeng atau cerita khayalan, maka apakah Saudara akan terima kalau ada yang mengatakan bahwa kitab suci Saudara ada mengandung cerita-cerita khayalan atau dongengan yang dibuat-buat? Dan kalau Saudara masih mempertahankan kesucian kitab Saudara itu mengapakah Saudara tidak mengangkat Malkisedik menjabat Tuhan juga, malah jabatan ketuhanannya tentunya lebih tinggi daripada Yesus. Dan berpegang dengan pendirian Saudara sendiri bahwa kelahiran Malkisedik itu lebih ajaib dari Yesus, oleh karena Yesus dilahirkan tanpa bapak sedangkan Malkisedik dilahirkan tanpa bapak dan ibu. Selain itu Malkisedik masih mempunyai kelebihan lagi daripada Yesus, oleh karena Yesus dilahirkan dengan bersilsilah, yaitu dari Maria, sedangkan menurut Bibel sendiri Malkisedik dilahirkan tanpa silsilah sama sekali. Apakah Saudara masih akan mempertahankan ketuhanan Yesus…?

B: Saya lantas tidak mengerti dan menjadi bingung!

A: Tidak mengerti itu tidak apa-apa, dan bingung sebenarnya tidak apa-apa, karena kalau sudah mengerti rasa bingung akan lenyap dengan sendirinya.

B: Ya, saya membenarkan keterangan Bapak. Tetapi dalam Kitab Injil Johanes pasal 1 ayat 1 dan 2 menyebutkan: “Maka pada mulanya ada itu Kalam, maka Kalam itu serta dengan Allah, dan Kalam itu Allah. Ia itu pada mulanya serta dengan Allah. Kata “Ia” di ayat ini maksudnya ialah “Yesus”. Jadi Yesus beserta dengan Allah.

A: Dalam susunan ayat tersebut di atas ada kata penghubung ialah: “serta” atau beserta. Kalau ada orang berkata “Si Salim dengan si Amin”, maka susunan kalimat ini semua orang dapat mengerti bahwa si Salim tetap si Salim bukan si Amin jadi berdasarkan ayat Bibel yang Saudara baca dengan susunan “Ia” (Yesus) beserta Allah, langsung dapat dimengerti bahwa Yesus bukan Allah, dan Allah bukan Yesus. Jelaslah bahwa Yesus tidak sama dengan Allah, dengan kata lain kata Yesus bukan Tuhan. Dan di ayat itu juga disebutkan bahwa Kalam itu Allah. Padahal Kalam itu bukan Allah dan Allah bukan Kalam. Jadi Allah dan Kalam pun lain.

B: Bagaimana kalau Yesus disebut saja anak Tuhan?

A: Saya sudah jelaskan tentang itu pada Saudara dalam pembicaraan kita yang lalu. Dan Saudara telah mengakui kebenaran keterangan saya. Sekarang saya tambah, Kalau Tuhan itu beranak, baik anaknya berupa manusia seperti Yesus atau lainnya, maka ke-Esa-an Tuhan sudah ternoda karenanya. Sedang kita pun tidak mungkin menodai ke-Esa-an Tuhan.

B: Tetapi dalam kitab: “Wahyu” pasal 22 ayat 13 menyebutkan: “Maka Aku inilah Alif dan Ya, yang terdahulu dan yang kemudian. Yang Awal dan Yang Akhir”.

A: Rangkaian perkataan itu bukan perkataan Yesus sendiri, melainkan firman Allah kepada Yesus. Bukti kebenaran perkataan saya ini silahkan Saudara periksa di Kitab “Wahyu” tersebut pasal 21 ayat 6.

B: Baik, pasal dan ayat ini menyebutkan: “Maka firmannya kepadaku: “Sudahlah genap; Aku inilah Alif dan Ya, yaitu Yang Awal dan Yang Akhir”.

A: Jelas di ayat itu menyebutkan: “Maka firmannya kepadaku” Siapakah yang berfirman kepadaku (kepada Yesus) di ayat ini?

B: Tentu Allah yang berfirman.

A: Jadi yang berfirman Aku inilah Alif dan Ya, Yang Awal dan Yang Akhir, bukan perkataan Yesus sendiri, tetapi firman Allah kepada Yesus.

B: Di Johanes pasal 8 ayat 58 Yesus berkata: “Sebelumnya Ibrahim aku sudah ada”. Jadi bisa dianggap Yesus itu permulaan.

A: Kalau Yesus dikatakan “Permulaan”, maka diapun tidak benar. Karena pada mulanya Yesus itu tidak ada, lalu diperanakkan oleh Maria dan sesudah itu Yesus mati. Walaupun ia dikatakan hidup lagi. Dan orang sudah mati itu tidak bisa dikatakan: “seorang yang terkemudian” dan kalau Yesus itu hidup lagi, tidak bisa dikatakan: “Permulaan” bukan pula “Yang Terkemudian” bukan “Yang Awal” maupun “Yang Akhir”.

B: Saya lantas makin tidak mengerti, malah tambah membingungkan saya karena pada mulanya Yesus itu tidak ada, lalu diperanakkan oleh Maria dan sesudah itu Yesus mati. Yang pada mulanya tidak ada, tidak bisa disebut: “Permulaan”. Kalau Yesus diperanakkan, mustahil bisa disebut “Permulaan”. dan kalau Yesus pernah mati, mustahil bisa disebut “Yang Terkemudian”

A: Supaya lebih jelas kepada Saudara maka saya hadapkan pertanyaan: Andaikata Yesus itu disebut “Permulaan” maka apa dengan dasar inikah Saudara mengakui Yesus itu Tuhan?

B: Ya, betul begitu.

A: Kalau demikian, bagaimanakah anggapan Saudara, kalau sekiranya dalam kitab suci Saudara ada menyebutkan bahwa ada seseorang manusia Yesus, yang tidak ada permulaannya dan tidak ada kesudahannya. Apakah manusia itu akan diakui Tuhan juga oleh Saudara?

B: Di pasal manakah menyebutkan demikian.

A: Sebelum saya tunjukkan, apakah Saudara masih tetap berpendirian akan mengakui Tuhan kepada seorang yang tidak ada permulaan dan kesudahannya, sebagaimana Saudara bertuhan kepada Yesus?

B: Kalau betul ada, tentu saya bimbang atau sekurang-kurangnya meragukan saya atas kebenaran Yesus selaku Tuhan.

A: Mestinya Saudara mengakui Tuhan dua-duanya, dengan lain kata disamping Yesus ada lagi Tuhan Tambahan.

B: Ya, bisa juga begitu. Akan tetapi tentu saja keyakinan saya lantas tambah tidak karuan. Di pasal manakah ada menyebutkan ada seorang manusia yang tidak ada permulaan dan kesudahannya.

A: Saya telah katakan di kitab suci Saudara sendiri. Silahkan buka Ibrani pasal 7 ayat 2 dan 3.

B: Baik, seperti tadi sudah saya bacakan sampai baris pertama ayat ketiga dari pasal tersebut sebagai berikut: “Malkisedik yang tiada berbapa dan tiada beribu dan tiada bersilsilah dan tiada berawal dan berkesudahan hidupnya, melainkan ia diserupakan Anak Allah, maka kekallah ia selama-salamanya”.

A: Bagaimana perasaan Saudara dengan susunan ayat ini. Berdasarkan ayat ini bukan Yesus saja yang menjadi permulaan tetapi juga Malkisedik.

B: Keyakinan saya memang jadi bimbang terhadap Ketuhanan Yesus.

A: Bimbang atau tidaknya terserah Saudara, yang jelas tidak ada niat sama sekali untuk mengajak Saudara meninggalkan agama Kristen. Yang penting adalah rembukan dan penelitian semata-mata. Meneliti dan menganalisa terhadap sesuatu adalah hak semua orang, asalkan penelitian itu benar-benar tidak mengganggu ketentraman umum.

B: Terimakasih, dan saya masih akan bertanya lagi pada Bapak, maklumlah saya ini sedang mencari kepuasan yang dapat menimbulkan keyakinan saya dalam memeluk agama.

A: Silahkan Saudara bertanya, keyakinan itu timbul setelah menyelidiki dan meneliti dengan kepuasan. Di dalam agama Islam tidak ada paksaan. Yang penting menyampaikan (da’wah), tidak lebih dari itu. Teruskanlah pertanyaan Saudara.

B: Setelah kita bersoal jawab tentang Ketuhanan Yesus timbullah keraguan dalam hati saya, namun apakah Bapak masih bersedia menunjukkan ayat-ayat Bibel yang menyatakan bahwa Yesus itu bukan anak Tuhan?

A: Walau telah saya tunjukkan ayat-ayat Bibel sendiri, tentang pengakuan Yesus sendiri bahwa Tuhan itu Tunggal, namun demi pengharapan Saudara akan saya penuhi juga. Akan tetapi apakah tidak sebaiknya kita lanjutkan besok malam saja oleh karena waktu sudah malam (Jam 12.25).

B: Ya, terima kasih, besok malam saja kita lanjutkan.

sdr ahmad,
Anda suda diajari dari kecil utk meyakini bahwa satu2nya sumber kebenaran hanyalah KS. Jadi keyakinan itulah yang menjadikan anda berani mengatakan semua hal yang tertulis di KS tdk mungkin salah.Jadi hanya berdasarjan keyakinan yang sudah dibentuk dari kecil melalui para pengajar agama.Kalo tidak ada di KS, tunggu dulu, bahkan tdk benar krn berarti manusia yang mengarang2 hal itu. Nah, ukurannya darimana?Apakah anda tau persis pikiran Tuhan, sehingga apa yang diampaikan oleh manusia, selain nabi tentunya, terutama pada jaman sekarang ini pasti salah dan bukan berasal dari Tuhan krn disampaikan oleh mns spt pater Anthony de Mello, SJ?Tdk mungkinkah Tuhan mengajarkan kepada kita melalui manusia pd jmn sekarang tetapi tidak tercantum di KS?Tdk semua kenyataan atau kebenaran ada di KS, seperti planet2,juga asteroid,bumi mengelilingi matahari, dlsb, tapi kita sama2 mengakui bahwa hal itu sebuah kebenaran.Anthony de Mello dlm salah satu bukunya pernah menyindir bahwa teologi pada jaman sekarang sudah tidak lagi mencari kebenaran, tetapi hanya mempertahankan sistem kepercayaan.
Contoh kongkritnya adalah Galileo Galilei, pd wkt itu para ahli agama blm tau atau masih meyakini matahari yang bergerak dari timur ke barat, tetapi oleh galileo disanggah dan dikatakan bumilah yang mengelilingi matahari. Tapi akhirnya?Galileo dihukum mati.
Sebuah kebenaran yang dipatahkan oleh penafsiran ayat2 dalam KS pada wkt itu.
Memang sering kali kebenaran atau kenyataan dikalahkan oleh keyakinan akan sesuatu.

JESUS MENONTON PERTANDINGAN SEPAKBOLA

Jesus Kristus berkata bahwa Ia belum pernah menyaksikan pertandingan sepakbola. Maka kami, aku dan teman-temanku, mengajakNya menonton. Sebuah pertandingan sengit berlangsung antara kesebelasan Protestan dan kesebelasan Katolik.
Kesebelasan Katolik memasukkan bola terlebih dahulu. Jesus bersorak gembira dan melemparkan topinya tinggi-tinggi. Lalu ganti kesebelasan Protestan yang mencetak goal. Dan Jesus bersorak gembira serta melemparkan topinya tinggi-tinggi lagi.
Hal ini rupanya membingungkan orang yang duduk di belakang kami. Orang itu menepuk pundak Jesus dan bertanya: ‘Saudara berteriak untuk pihak yang mana?’
‘Saya?’ jawab Jesus, yang rupanya saat itu sedang terpesona oleh permainan itu. ‘Oh, saya tidak bersorak bagi salah satu pihak, Saya hanya senang menikmati permainan ini.’
Penanya itu berpaling kepada temannya dan mencemooh Jesus: ‘Ateis!’

Sewaktu pulang, Jesus kami beritahu tentang situasi agama di dunia dewasa ini. ‘Orang-orang beragama itu aneh, Tuhan,’ kata kami. ‘Mereka selalu mengira, bahwa Allah ada di pihak mereka dan melawan orang-orang yang ada di pihak lain.’
Jesus mengangguk setuju. ‘Itulah sebabnya Aku tidak mendukung agama; Aku mendukung orang-orangnya,’ katanya. ‘Orang lebih penting daripada agama. Manusia lebih penting daripada hari Sabat.’
‘Tuhan, berhati-hatilah dengan kata-kataMu,’ kata salah seorang di antara kami dengan was-was. ‘Engkau pernah disalibkan karena mengucapkan kata-kata serupa itu.’ ‘Ya –dan justru hal itu dilakukan oleh orang-orang beragama,’ kata Jesus sambil tersenyum kecewa.

(Burung Berkicau, Anthony de Mello SJ, Yayasan Cipta Loka Caraka, Cetakan 7, 1994)

Next time disambung lagi

GBU
Namo Buddhaya
Wassalam

sdr ahmad,
Anthony de mello pun percaya kepada Yesus, dan hal ini dapat dilihat pada cerita di bawah ini.

WANITA SAMARIA
Wanita itu meletakkan buli-buli airnya dan pulang ke kotanya. Ia berkata kepada orang banyak: ‘Marilah kita lihat orang yang mengatakan segala sesuatu yang pernah kulakukan. Mungkinkah dia ini Mesias?’

Orang Kristen:

Seorang pengajar seperti wanita Samaria! Ia tidak menjawab apa-apa. Ia hanya mengajukan pertanyaan dan membiarkan orang menemukan jawabannya sendiri.

Tentu ia juga merasa tergoda untuk memberikan jawabannya, karena ia telah mendapatkannya dariMu ketika Engkau berkata kepadanya: ‘Akulah Mesias. Aku, yang sedang berbicara denganmu ini.’

Semakin banyak orang menjadi murid Jesus karena apa yang mereka dengar dari mulutNya sendiri. Mereka berkata kepada wanita itu: ‘Tidak lagi karena kata-katamu kami kini percaya, karena kami telah mendengarNya sendiri. Dan kami tahu bahwa sungguh Dia inilah Penyelamat Dunia.’

Orang Kristen:

Saya dulu puas belajar tentang Engkau dari tangan kedua, Tuhan. Dari Kitab Suci dan para kudus, dari para Paus dan para pengkhotbah. Saya ingin dapat mengatakan kepada mereka semua: ‘Tidak lagi karena kata-katamu kini saya percaya, melainkan karena saya telah mendengar dari Dia sendiri.’

(Burung Berkicau, Anthony de Mello SJ, Yayasan Cipta Loka Caraka, Cetakan 7, 1994)

GBU
Namo Budhaya
Wassalam

Pak Dewo (34),
Ketika saya membaca tulisan Faber Kaiser tentang “Yesus Wafat di Kashmir”, saya berpikir mungkinkah beliau memang hijrah ke Kashmir? Karena dalam referensi Alkitab pun hal itu tidak ada. Yang membuat saya percaya adalah adanya bukti sejarah dan literatur. Saya browsing di internet dan menemukan banyak fakta berhubungan dengan Yesus dan Kashmir. Sutra (kitab) buddha dalam bahasa pali menyebutkan tokoh Yesus didalamnya (anak israel yang mencari para sudra dari bani israel), masyarakat India dan Kashmir membenarkan sejarah ini, dan mereka menjaga makamnya di Kashmir. Bukan saya berfantasi dan terpengaruh oleh fiksi2 itu, namun bagi saya mencari informasi tentang Yesus dalam sejarah memberikan gambaran yang luar biasa mengenai ketidaktahuan saya. Kitab2 suci tidak memberikan informasi yang lengkap mengenai nabi2 Tuhan. Seperti halnya Al-Quran, apakah Al-Quran memberikan gambaran yang jelas tentang riwayat hidup Muhammad dari lahir hingga mati? Begitu pula dengan biografi Yesus dalam Alkitab, kita tidak pernah menemukan gambaran yang jelas. Maka saya lebih suka mencari gambaran detil ini dari referensi dan literatur lain, yaitu penelitian dan sejarah. Ini hanya sekedar berbagi pengalaman dan ide lho pak, saya tidak bermaksud jahat. Agama dan iman adalah urusan pribadi kita semua dengan Tuhan.
Pak Yoseph Henry (40)
Saya tidak pernah mengklaim diri saya sebagai anggota relian, ahmadiah, salafi, syiah, sunni, dan berbagai aliran Islam yang lain. Saya hanyalah muslim awam yang berusaha untuk mencari titik temu antara agama (Islam) dan Sains. Seperti kata Albert Einstein “Ilmu tanpa agama adalah sombong, agama tanpa ilmu adalah bohong” Saya tidak ingin SOMBONG karena memiliki ilmu namun tidak memiliki agama, dan saya tidak ingin menganggap agama adalah BOHONG tanpa ilmu pengetahuan. So, inilah saya muslim independent, menjalankan perintah Allah, dan menjauhi larangan Allah dengan iman dan logika
Wassalam

Pak Christ (37)
Keputusan saya u/ pindah agama tidaklah semata2 hanya karena emosi, kepentingan politik, atau paksaan. Saya melakukannya sekitar 10 th lalu karena kesadaran saya sendiri dan Hidayah dari Allah. Banyak orang yang memusuhi saya, termasuk ketika orang tua saya sempat tidak mengakui saya sebagai anak. Motivasi saya masuk Islam adalah menuju kesempurnaan dan pencerahan. Mohon maaf, saya mengalami keragu2an sebelum masuk Islam, dan saya menggugat Tuhan. Islamlah yang menjawab semua pertanyaan saya ketika saya menggugat Tuhan. Ketidaktahuan saya akan Tuhan, Iman, agama, dan spiritualitas terjawab ketika saya masuk Islam. Mengapa harus sunat, mengapa tidak boleh minum miras, kenapa tidak boleh berjudi, zina, makan babi, poligami, jihad dll terjawab secara rasional dalam Islam. Segala sesuatu berjalan menuju proses kesempurnaan (evolusi), begitu pula dengan Iman. Iman berevolusi menuju kesempurnaan dan Universalitas.
Begitu juga tentang konsep agama itu sendiri. Agama2 didunia ini ibarat sungai2 yang bermuara menjadi satu yaitu samudra luas. Pada awalnya Buddha, Kong Hu Cu, Kristen, Hindu, Zoroaster, dll adalah agama suku, dimana agama itu hanya dianut dan diajarkan pada 1 suku saja. Hindu dan Buddha dianut oleh penduduk India, Yahudi dan kristen oleh bani Israel, Kong Hu Cu oleh orang Cina, Zoroaster oleh orang Persia (Iran & Irak), begitu juga dengan agama polytheisme yang lain. U/ menyatukan kembali seluruh umat manusia di bumi ini diutuslah Nabi terakhir Yaitu Muhammad SAW dengan Islam. Muhammad dan Islam sebagai Nabi dan Agama u/ seluruh umat manusia, seperti yang dikatakan dalam Al-Quran dan kitab2 suci lainnya.
Terbuktilah kerajaan Tuhan, dimana seluruh umat manusia membaur menjadi satu, tanpa melihat kedudukan, warna kulit, dan semua bersujud menyembah 1 Tuhan yaitu Allah, dalam haji di baitullah/ Bait Allah, Mekkah/ bakka. Inilah agama Universal yang menggenapi seluruh nubuat kitab2 suci dunia. Agama yang menyatukan seluruh umat manusia, satu2nya agama yang melakukan ibadah Internasional. Masih banyak lagi pencerahan yang saya dapatkan setelah masuk Islam.
Jika anda bertanya u/ apa saya pindah agama, jika disimpulkan dengan cerita saya diatas ini motivasi saya adalah: Menuju pencerahan, kesempurnaan Iman, dan Universalitas. Namun jika ditanya dari hati terdalam motivasi saya adalah: Banyak yang palsu, bohong dan tidak sesuai dalam keyakinan saya sebelum Islam. Jadi menurut saya, mustahil u/ tetap beriman pada hal2 yang jelas2 melenceng dari kebenaran yang berasal dari Tuhan. So, saya mencari agama mana yang paling baik dan sempurna (ajarannya tidak palsu, tidak bohong, dan sesuai dengan firman Tuhan).
Maaf banget pak christ, apa yang saya tulis hanyalah pengalaman dan ide2 pribadi saya. Istilahnya cuma sekedar sharing, bukan u/ menjelek2an keyakinan orang lain. Apapun yang saya katakan, Insya Allah tidak akan mempengaruhi keyakinan siapapun. Terima kasih u/ diskusinya pak Dewo, Pak Yoseph, dan Pak Christ.
Wassalam

@Dear Sanji (#52),

Yesus tidak hijrah ke Kashmir.

Sutra (kitab) buddha dalam bahasa pali menyebutkan tokoh Yesus didalamnya (anak israel yang mencari para sudra dari bani israel), masyarakat India dan Kashmir membenarkan sejarah ini, dan mereka menjaga makamnya di Kashmir.

Alquran pun menyebutkan Yesus (Isa Al-Masih) tetapi tidak menyebutkan makamnya karena Alquran menganggap Yesus tidak wafat. Jadi kalau kita bandingkan 3 kitab, yaitu: Alkitab, Alquran dan Sutra, maka kita akan menemukan 3 kitab yang saling bertentangan.

Kitab2 suci tidak memberikan informasi yang lengkap mengenai nabi2 Tuhan.

Kitab Suci memberikan informasi yang lengkap mengenai para Nabi kok. Silakan baca Alkitab dengan lebih terperinci.

Seperti halnya Al-Quran, apakah Al-Quran memberikan gambaran yang jelas tentang riwayat hidup Muhammad dari lahir hingga mati? Begitu pula dengan biografi Yesus dalam Alkitab, kita tidak pernah menemukan gambaran yang jelas. Maka saya lebih suka mencari gambaran detil ini dari referensi dan literatur lain, yaitu penelitian dan sejarah.

Saya tidak tahu dengan Alquran, tetapi kalau di Alkitab, Yesus diceritakan dengan lengkap. Mulai dari persiapan, kelahiran, pelayanan, penebusan, wafat, kebangkitan dan janji kedatangan Yesus untuk kedua kalinya. Justru Anda bisa saja bias jika membaca literatur di luar Alkitab yang ditulisnya jauh dari kehidupan Yesus yang sebenarnya. Lebih baik Anda membaca Alkitab Perjanjian Baru untuk mengetahui sejarah Yesus Kristus dengan baik.

Ini hanya sekedar berbagi pengalaman dan ide lho pak, saya tidak bermaksud jahat. Agama dan iman adalah urusan pribadi kita semua dengan Tuhan.

Anda betul sekali. Agama dan iman adalah pengalaman pribadi kita dengan Allah.

GBU.

@Sanji (52)
Maka saya lebih suka mencari gambaran detil ini dari referensi dan literatur lain, yaitu penelitian dan sejarah. Ini hanya sekedar berbagi pengalaman dan ide lho pak, saya tidak bermaksud jahat.

==Maaf kalau saya sempat memiliki persepsi yang kurang menyenangkan di awal komentar saya.
Saya senang sekali sanji begitu giatnya dalam proses pencarian, sebagaimana sanji pernah paparkan di awal, saya menganggap tulisan yang sanji sampaikan adalah merupakan statement yang sudah matang, sanji menganalisa apa yang sanji ketahui untuk kemudian di hubung-hubungkan, untuk kemudian sanji rangkum sebagai suatu kesimpulan, dan terus terang saya sempat kaget juga, maka dari itu saya meminta sanji untuk memberikan data autentik yang mendekati kebenaran.
Pandangan sanji dalam menyikapi siapa Yesus adalah hak sanji, namun sedikit saya usulkan

@Sanji (52)
Maka saya lebih suka mencari gambaran detil ini dari referensi dan literatur lain, yaitu penelitian dan sejarah. Ini hanya sekedar berbagi pengalaman dan ide lho pak, saya tidak bermaksud jahat.

==Maaf kalau saya sempat memiliki persepsi yang kurang menyenangkan di awal komentar saya.
Saya senang sekali sanji begitu giatnya dalam proses pencarian, sebagaimana sanji pernah paparkan di awal, saya menganggap tulisan yang sanji sampaikan adalah merupakan statement yang sudah matang, sanji menganalisa apa yang sanji ketahui untuk kemudian di hubung-hubungkan, untuk kemudian sanji rangkum sebagai suatu kesimpulan, dan terus terang saya sempat kaget juga, maka dari itu saya meminta sanji untuk memberikan data autentik yang mendekati kebenaran.
Pandangan sanji dalam menyikapi siapa Yesus dan kekristenan adalah hak sanji, dan kita berusaha menjawabnya dengan iman dan logika yang kita miliki.

@Sanji (53)
Namun jika ditanya dari hati terdalam motivasi saya adalah: Banyak yang palsu, bohong…..

==Barangkali sanji ingin menyampaikan beberapa hal yang menurut sanji banyak kepalsuan dan kebohongan, mudah2an saya juga bisa memahaminya.

salam.

@Dear Sanji (#53),

Semoga Anda menemukan jalan kepada Allah yang sesungguhnya. Apalah artinya agama jika tidak mengantarkan Anda kepada Allah?

Tuhan memberkati Anda dan keluarga.

Sdr Sanji,

Jelas pemahaman mengenai agama kita berbeda, bagi saya agama itu tidaklah sepenting manusia, karena bahasa saya adalah bahasa KASIH.Jadi ketika kita berinteraksi dengan sesama, tdk lagi memandang agama, suku, ataupun ras, tapi dengan bahasa kasih, yaitu melihat sesama kita sebagai sesama manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan.

Sedangkan bagi anda, agama itu sangatlah penting sehingga harus pindah agama ketika ada hal yang menurut anda yang tdk sesuai dengan logika di dalam agama anda yang dulu.
Padahal belum tentu hal itu memang ajaran asli dari agama itu, bisa jadi karena kesalahan pengajar2 agamanya.Dan sekarang pun mungkin juga masih terjadi, dimana memang sebagian besar para pemuka agama tidaklah mengajarkan kebenaran tetapi hanya mempertahankan sistem kepercayaan.
Hal ini tjd didalam agama mana pun di dunia ini.Jadi buat apa pindah agama?Toh sama saja, yang penting bagaimana kita menjadi diri kita sendiri, dan kita memang mesti berjalan sendirian dalam mencari kebenaran.

Jangan ikut siapa-siapa,pada hari engkau menjadi pengikut seseorang, engkau tdk lagi mengikuti kebenaran.

Tapi itu hak anda, mungkin anda mempunyai pertimbangan yang tidak saya pahami.
Cerita di bawah ini bisa menjelaskan bagaimana pandangan saya terhadap agama.
Mgkn anda bisa katakan bahwa sayapun hanya ikut2an saja, tapi saya tetap berusaha memahami segala sesuatu dgn sikap iman yang benar spt yang pernah saya uraikan di tulisan saya sebelumnya.

Pikiran manusia memang sering membuat pemisahan2 yang bodoh yang oleh SANG KASIH dilihat sebagai satu.

SEGALA SESUATU ADALAH AGAMA

Seorang pengkhotbah dari Amerika bertanya kepada seorang
pelayan restoran di Beijing arti agama bagi orang Cina.

Pelayan itu mengajaknya ke luar ke balkon dan bertanya, “Apa
yang bapak lihat?”

“Saya melihat jalan, rumah dan orang berjalan serta bus dan
taksi mondar-mandir.”

“Apa lagi?”

“Pohon-pohon.”

“Apa lagi?”

“Angin yang berhembus.”

Orang Cina itu merentangkan tangannya dan berseru, “Itulah
agama!”

Engkau mencarinya dengan cara seseorang mencari penglihatan
dengan mata terbuka! Begitu jelas sampai sulit dilihat.

(DOA SANG KATAK 2, Anthony de Mello SJ,
Penerbit Kanisius, Cetakan 12, 1990)

GBU
Namo Buddhaya
Wassalam

Sdr Christ @50
anda disitu ada menuliskan bahwa :Tdk semua kenyataan atau kebenaran ada di KS, seperti planet2,juga asteroid,bumi mengelilingi matahari, dlsb, tapi kita sama2 mengakui bahwa hal itu sebuah kebenaran. Anthony de Mello dlm salah satu bukunya pernah menyindir bahwa teologi pada jaman sekarang sudah tidak lagi mencari kebenaran, tetapi hanya mempertahankan sistem kepercayaan.
Contoh kongkritnya adalah Galileo Galilei, pd wkt itu para ahli agama blm tau atau masih meyakini matahari yang bergerak dari timur ke barat, tetapi oleh galileo disanggah dan dikatakan bumilah yang mengelilingi matahari. Tapi akhirnya?Galileo dihukum mati.

mungkin dalam kitab suci yang anda pernah baca tidak pernah anda jumpai hal hal yang menyinggung ilmu pengetahuan.
tapi bisa anda jumpai dalam Al Qur’an:

peredaran benda benda angkasa dalam garis edarnya:

“Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.” (Al Qur’an, 21:33)

Disebutkan pula dalam ayat yang lain bahwa matahari tidaklah diam, tetapi bergerak dalam garis edar tertentu:

“Dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.” (Al Qur’an, 36:38)

Fakta-fakta yang disampaikan dalam Al Qur’an ini telah ditemukan melalui pengamatan astronomis di zaman kita. Menurut perhitungan para ahli astronomi, matahari bergerak dengan kecepatan luar biasa yang mencapai 720 ribu km per jam ke arah bintang Vega dalam sebuah garis edar yang disebut Solar Apex. Ini berarti matahari bergerak sejauh kurang lebih 17.280.000 kilometer dalam sehari. Bersama matahari, semua planet dan satelit dalam sistem gravitasi matahari juga berjalan menempuh jarak ini. Selanjutnya, semua bintang di alam semesta berada dalam suatu gerakan serupa yang terencana.
sudah jelaskan bahwa dalam Al Qur’an ada disebutkan system peredaran tata surya seperti apa yg di katakan Galileo.

Penjelasan tentang bumi itu bulat juga dapat anda jumpai dalam Al Qur’an.

“Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam…” (Al Qur’an, 39:5)

Dalam Al Qur’an, kata-kata yang digunakan untuk menjelaskan tentang alam semesta sungguh sangat penting. Kata Arab yang diterjemahkan sebagai “menutupkan” dalam ayat di atas adalah “takwir”. Dalam kamus bahasa Arab, misalnya, kata ini digunakan untuk menggambarkan pekerjaan membungkus atau menutup sesuatu di atas yang lain secara melingkar, sebagaimana surban dipakaikan pada kepala.

juga ada beberapa fenomena yang anda dapat baca diuraian dibawah ini:
Salah satu di antara sekian sifat lautan yang baru-baru ini ditemukan adalah berkaitan dengan ayat Al Quran sebagai berikut:

“Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu, antara keduanya ada batas yang tak dapat dilampaui oleh masing-masing … Dari keduanya keluar mutiara dan marjan.” (Al Qur’an, 55:19-20,22)

Sifat lautan yang saling bertemu, akan tetapi tidak bercampur satu sama lain ini telah ditemukan oleh para ahli kelautan baru-baru ini. Dikarenakan gaya fisika yang dinamakan “tegangan permukaan”, air dari laut-laut yang saling bersebelahan tidak menyatu. Akibat adanya perbedaan masa jenis, tegangan permukaan mencegah lautan dari bercampur satu sama lain, seolah terdapat dinding tipis yang memisahkan mereka. (Davis, Richard A., Jr. 1972, Principles of Oceanography, Don Mills, Ontario, Addison-Wesley Publishing, s. 92-93.)
anda pasti tahu Terusan Panama kan? dari ayat diatas dapat dijelaskan kenapa kapal yang melintasi terusan itu harus melalui sekat sekat untuk menyeberang dari lautan pacific ke lautan atlantic dan sebaliknya?

coba anda simak uraian dibawah:
Setiap hari ditemukan satu manfaat baru air susu ibu bagi bayi. Salah satu fakta yang ditemukan ilmu pengetahuan tentang air susu ibu adalah bahwa menyusui bayi selama dua tahun setelah kelahiran sungguh amat bermanfaat. (Rex D. Russell, Design in Infant Nutrition, http:// www. icr.org/pubs/imp-259.htm)

Allah memberitahu kita informasi penting ini sekitar 14 abad yang lalu, yang hanya diketahui melalui ilmu pengetahuan baru-baru ini, dalam ayat-Nya “…menyapihnya dalam dua tahun…”.

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.” (Al Qur’an, 31:14)

Saya kira dari beberapa contoh diatas dapat mewakili bahwa dalam kitab suci dapat kita temui kebenaran dan ilmu pengetahuan.tinggal kita yang terus menggali isi kitab suci tersebut agar terus ditemukannya ilmu ilmu yang terkandung didalamnya.
mungkin apa yang dirasakan frater Anthony deMello itu adalah manifestasi dari kekecewaannya atas agama yang dia anut dan kitab suci yang dia pelajari.
Maka itu kan sudah saya sarankan anda untuk membaca kitab suci yang lain, siapa tahu ada kebenaran yang anda temukan dan tidak kontradiktif seperti pada urain uraian yang pernah saya sampaikan dahulu.

wassalam

Buat Dewo pemilik Blog yang bengang!

Salam sejahtera untuk anda dan sekalian

Kitab Suci al-Quran BUKAN Kitab Nabi Muhammad! Nabi Muhammad manusia yang di UTUS Allah swt untuk menyampaikan Al-Quran.

DEWO takkan sudah TERANG lagi BERSULUH bukan kah bengong tu. DEWO jangan bengong dulu sebelum anda memahaminya. Al-Quran adalah Kitab Allah dan bukan Kitab Semibiografi Muhammad. dan Nabi Muhammad hanya ikut apa yang di perintahkan Allah swt.

Siapa berani kita ilmu Al-Quran TIDAK DETAIL?! Anda hanya melihatkan kelemahan diri anda saja.. Sebaiknya anda baca Al-Quran dan fahami dahulu Kisah dari awal tentang Penciptaan Manusia, Penciptaan nabi Adam secara detail, Ilmu-ilmu saintifik seperti apa mengapa Allah swt jadikan Sistem suria kita ada 9 planet yang mengelilingi matahari.

Lagi mengapa Allah swt menjadikan Bintang berjuta di langit dan tidak ada satu pun yang ingkar pada Allah swt.

Teori Big Bang asal kejadian alam semesta cukup detail dan tersusun. Di dalm Al-Quran menegaskan tentang relativiti masa yang kita jalani setiap hari. Tidak anda terfikir mengapa Setahun 365 hari, kemudian ada 12 bulan kemudian ada 1 minggu kemudian ada 1 hari kemudian ada 1 jam kemudian ada ada 60 saat. Siapa yang ajar Nabi Muhammad.

Termasuk Albert Einsten seorang Saintis yang terkemuka dan beberapa saintis lain berkata “Kami mengkaji sains tetapi akhirnya kami bertemu pada Penciptaan.

Apa yang berlaku? semuanya ada di dalam Al-Quran. Lagi untuk pengetahuan kita semua Kitab Suci Al-Quran adalah Kitab Teknologi Abad ke 20 dan 21 ni.

Kalau lah di zaman nabi Muhammad, lalu Nabi Muhammad bercerita kepada umat tentang Langit sentiasa mengembang (semakin luas) bukankah orang akan kata dia gila! Sebab itu Nabi Muhammad hanya menyampaikan lavel pengetahuan berdasarkan kemampuan umat manusia pada masa itu. Lagi manusia sepatutnya malu bila mengatakan Nabi Muhammad pembohong atau gila seperti kenyataan orang-orang dulu dan hari ini.

Nabi Muhammad dengan keterbatasan alat serta bermacam-macam kemudahan tetapi mampu membentuk suatu umat yang terbesar didunia.

Nabi Muhammad lebih hebat dari para saintis kerana nabi Muhammad lebih awal mempunyai pengetahuan Biologi, Kimia, Fizik, Matematik hanya dengan petunjuk Allah swt dan Nabi Muhammad tidak seperti manusia lain yang suka merumitkan keadaan.

Tegas saya sekali lagi Al-Quran adalah Kitab Allah swt dan bukan Kitab Nabi Muhammad kerana Nabi Muhammad adalah utusan Allah swt.

Apabila DEWO menegaskan tentang Al-Quran tidak menceritakan kisah hidup Nabi Muhammad dari kecil hingga dewasa, saya jadi terhibur KERANA kata-katamu itu membenarkan KEJUJURAN, KETULUSAN yang Nabi Muhammad menyampaikan wahyu dengan jujur tanpa mencampurkan urusan peribadinya dengan arahan Allah swt.

Begitulah bersihnya wahyu Al-Quran seperti yang di janjikan Allah swt. Satu lagi yang terpenting di dalam Al-Quran Allah menegaskan tentang kejujuran Nabi Muhammad dan mengangkat nama Nabi Muhammad beserta Allahswt.

Boleh saja anda menemui baik dalam solat kami berselawat nabi dengan menyebut nama Allah swt kemudian nama Muhammad. Sesiapa yang membenci Nabi Muhammad maka dia serta merta membenci Allah swt.

Tentang Nabi Isa a.s (Yesus Christ) keimanan orang Islam langsung tidak pernah pudar dan Nabi Isa adalah di antara 5 Nabi Ulul Azmi iaitu Nabi-Nabi yang melaui ujian yang terlalu besar sepanjang menjadi Nabi/Rasul Allah swt.

Seperti umat Islam begitu marah bila nabi Muhammad saw dihina TAPI harus di ingat orang Islam bukan hanya di ajar Menghormati satu nabi sahaja melainkan semua para nabi yang berkelana dimuka bumi ni.

Orang Islam begitu marah apabila Filem-filem seperti the da vinci code dan apa sahaja unsur penghinaan terhadap para nabi. Seperti filem the da vinci code di mesir yang saya dapat tahu filem ini diharamkan tayangannya dan begitu juga novel.

Terakhir semua Nabi adalah ISLAM.

Kerana Islam bermaksud Tunduk, Patuh, Berserah Diri hanya kepada Allah swt.

Nabi Muhammad saw bersabda : Sekiranya Nabi Musa (Moses) hidup di zaman ku ini, maka dia juga harus solat 5 waktu dan mengikut semua syariat Islam.

Nabi Muhammad saw bersabda : Aku di utus untuk seluruh umat para Nabi

(PERHATIAN : Saya tak ingat periwayat hadith dan mungkin saya boleh kongsi kemudian)

Di dalam Hadith Qudsi : Allah berfirman : Tidaklah aku cipta engkau wahai Adam serta langit dan bumi kalau bukan kerana Muhammad.

Bercerita tentang Nabi Adam, saya teringat MAS KAHWIN nabi Adam sewaktu menikahi HAWA ialah Selawat ke atas Nabi Muhammad saw.

Sekadar ini dulu, saya akan berkongsi untuk anda lagi di lain masa.

Niat di hati BUKAN menghina KRISTIAN melainkan berkongsi maklumat yang mungkin membantu kita terus mengenal Allah swt (Maha Suci Allah)

Surah Al-Ikhlas (112) : 1-4

“Katakanlah : Dialah Allah Yang Maha Esa, Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tiada pula diperanankkan dan Dia tidak ada sesuatupun yang setara dengan-Nya.

Wassalam

Dewo telah mempelajari kitab alhalaj…..manunggaling kawula gusti dan dewo adalah pangeran sejati….atau seik lemah abang…semua manusia menyatu pada Allah..jadi gak pada sholat….gak pergin kegereja dll yang penting kasih dan kasih dan kasih…yang pada akhirnya dewo bentar lagi dikasih pedang….buat nebas lehernya…sendiri…dengan berucap aku dan bapaku satu.amin

Pak Dewo (52)
Maaf kalo saya mungkin ngotot mengatakan Yesus hijrah dan wafat di Kashmir. Silakan kunjungi: http://www.Ahmadiyya.or.id, forum.swaramuslim.net, en.wikipedia.org/wiki/Yuz_Asaf atau googling aja dengan key word Yuz Asaf (Nama Yesus di Kashmir adalah Yuz Asaf). Atau u/ lebih jelasnya, browsing di http://www.tombofjesus.com. Percaya atau tidak, itu hak anda.
Pak Yoseph Henry (56)
Sekali lagi saya meminta maaf jika pernyataan saya ini bisa menyakiti hati umat kristiani. Mengapa saya meninggalkan kristen, lalu menjadi mualaf (masuk islam) karena saya banyak menemukan ketidaksesuaian, yang bagi saya begitu juga para mualaf sangat mengganggu iman dan akal sehat. Pertama, saya tidak pernah bisa memahami holy trinity (tritunggal mahakudus), Tuhan dimanusiakan, dan manusia dituhankan. Tuhan dan manusia adalah substansi yang sangat2 berbeda, dan atribut keduanya tidak akan pernah bisa disamakan terlebih disatukan. Begitu pula dengan pengeditan Alkitab. Kita hanya membaca terjemahannya, tidak pernah melihat dan membaca teks aslinya (bahasa Yunani, latin, atau aram) Terlalu banyak perubahan arti dan kata dalam alkitab, penambahan atau pengurangan sehingga kata2 yang diterjemahkan berbeda dengan aslinya. Contoh kata “Tuan” dalam bahasa Inggris adalah “Lord”, namun Injil terbitan Lembaga Alkitab Indonesia menterjemahkan kata Lord menjadi “Tuhan” Belum lagi injil2 bidah (selain kanonik), seperti injil Tomas, Barnabas, Judas, Philip, dll yang tidak pernah kita temukan dalam Alkitab. Padahal kita tahu mereka juga adalah murid Yesus. Coba baca buku “Misquoting Jesus” karya Bart Ehrman, maka anda akan menemukan banyak perubahan dalam Alkitab. Seperti saya dulu mengatakan “Benarkah Alkitab (Injil/bibel) adalah firman Tuhan?” Sama seperti sekarang ini saya bertanya “Benarkah Hadist adalah perkataan Muhammad?” Karena kita tahu banyak sekali Hadist2 palsu yang mengatasnamakan perkataan Muhammad. Masih banyak lagi yang saya alami, tidak akan selesai jika dituliskan disini.
Pak Christ (58)
Saya menemukan kedamaian setelah masuk islam, dan hal itu sudah terjadi lebih dari 10 th lalu. Kenapa harus pindah agama? Karena saya menemukan jawaban atas ketidaktahuan saya dalam Islam. Jika tidak pindah, saya tidak akan pernah menemukan kebenaran, kedamaian, dan pencerahan. Karena sumber kegalauan hati saya hingga saat ini adalah iman dan agama. Kini anak saya yang paling besar (8 tahun) bertanya “pak benarkah Tuhan itu ada?” “kenapa kita harus shalat?” “Kenapa engkong (kakek) marah waktu bapak masuk Islam?” “Apa agamaku, pak?” Aku hanya berkata “suatu saat kamu akan tahu jawabannya, suatu saat kamu pasti akan menggugat Imanmu” dan anak saya berkata “ora dong! (nggak ngerti)” Iman dan agama adalah urusan pribadi setiap individu dengan tuhan. Biarlah kelak anak saya itu mencari sendiri Iman, agama dan Tuhannya, sama seperti bapaknya dulu.
Terima kasih atas Diskusinya, maaf apabila ada kata2 yang kurang berkenan. Wassalam…

Assalamualaikum wbt.

Alhamdulillah saya doakan semoga sanji terus menemukan kejayaan dalam Islam.

Tentang Hadith Nabi Muhammad saw kita kena faham beberapa konsep yang penting

(1) Hadith seharusnya tidak bertentangan dengan isi Al-Quran jika berlaku pertentangan maka ia akan di tolak 100% sekalipun periwayat Hadith Nabi Muhammad adalah Abu Hurairah atau siapa saja periwayat Hadith.

(2) Nabi Muhammad saw TIDAK sekali-kali akan mengucapkan suatu yang bertentangan dengan Al-Quran kerana Nabi Muhammad saw adalah Al-Quran yang hidup, Al-Quran yang Boleh berfikir dan Al-Quran yang boleh berkata-kata.

(3) Islam adalah agama yang Syumul (Luas) dan kita dibenarkan berijtihad jika suatu perkara tidak disebut oleh Nabi TAPI orang yang layak berijtihad adalah para Ulama dan bukan orang-orang sembarangan.

(4) Untuk Ilmu kesahihan hadith untuk umat Islam digalakkan bertanya kepada Imam-Imam yang memang bidangnya atau ambil kursus mengenai Hadith supaya kita lebih memahami.

(5) Kita dilarang meragui apa yang di wahyukan Allah swt mengenai kejujuran Nabi Muhammad saw. Untuk memuaskan hati nurani kita kita belajar dari guru-guru yang memang bidang Ilmu-Ilmu Islam.

(6) Sebagai Umat Islam dilarang mentafsir Al-Quran sesuka hati.

Semoga kita terus mendapat rahmat Allah swt, buat saudara non-Muslim anda juga adalah saudara kami (Islam) kerana anda juga adalah milik Allah Yang Maha Esa dan tiada yang bersekutu denganNya.

Wassalam

Sdr Ahmad,
Kita selalu menghubung-hubungkan antara kehidupan nyata ini dengan KS, apapun KS-nya.Apabila ada penemuan baru, pastilah dihubung2kan dgn KS,dan berusaha utk dicocok2kan, seperti yang anda jelaskan mengenai tata surya, padahal mngkn saja maksud dlm KS itu berbeda.Who knows? Only God Know, is that right?
Ibarat anak kecil yang menembakkan panah2 ke sasaran2 sambil berlari dan ternyata memang tepat pada titik sasarannya, karena ternyata panah2 itu sudah ditembakkan dulu baru kemudian titik2nya digambarkan tepat pada ujung panah yang tertancap.

Sdr sanji,
Ketidaktahuan mengenai spiritualitas ini dapat ditemukan diseluruh kehidupan ini, tinggal bagaimana cara kita melihatnya, saking begitu jelasnya malahan sampai tidak terlihat sama sekali, karena kita melihatnya sudah begitu lumrah dan biasa.

MENEMUKAN ALLAH

Waktu itu waktu ceramah. Sang Guru berkata, “Kehebatan
seorang komponis diketahui lewat nada-nada musiknya, tetapi
menganalisis nada-nada saja tidak akan mengungkapkan
kehebatannya. Keagungan penyair termuat dalam kata-katanya,
namun mempelajari kata-katanya tidak akan mengungkapkan
inspirasi. Tuhan mewahyukan diri-Nya dalam ciptaan, tetapi
dengan meneliti ciptaan secermat apa pun kamu tidak akan
menemukan Allah; demikian juga bila kamu ingin menemukan
jiwa melalui pemeriksaan cermat terhadap tubuhmu.”

Pada waktu tanya jawab, seseorang bertanya, “Kalau begitu,
bagaimana kami akan menemukan Allah?”

“Dengan melihat ciptaan, tapi bukan dengan menganalisisnya.”

“Dan bagaimana seseorang harus melihat?”

“Seorang petani keluar untuk melihat keindahan pada waktu
matahari terbenam, tetapi yang ia saksikan hanyalah
matahari, awan, langit, dan cakrawala – sampai ia memahami
bahwa keindahan bukan ‘sesuatu,’ melainkan cara khusus
melihat.

Kamu akan sia-sia mencari Allah sampai kamu memahami bahwa
Allah tidak bisa dilihat sebagai sesuatu. Yang diperlukan
ialah cara khusus untuk melihat – mirip seperti cara seorang
anak kecil yang pandangannya tidak diganggu oleh pelbagai
ajaran dan keyakinan yang telah dibentuk sebelumnya.”

(Berbasa-basi Sejenak, Anthony de Mello,
Penerbit Kanisius, Cetakan 1, 1997)

Saya tidak ingin menyalahkan siapa2, siapa saja berhak utk menentukan hidupnya seperti apa sepanjang tidak berbenturan dengan hak orang lain.
Saya pun menemukan banyak pencerahan di agama Buddha, dalam buku “Saying of Buddha” yang saya baca, banyak sekali hal2 spiritualitas yang tidak terdapat dalam Injil (KS saya) atau mungkin juga terlewatkan oleh saya, saya tidak tau.Dan menurut saya justru Buddha adalah agama yang paling masuk akal, tapi mungkin juga karena pemahaman saya yang masih dangkal sehingga tdk melihat ajaran lain yang lebih masuk akal.Tapi saya tetap Katolik, buat saya agama hanya sebagai formalitas saja, karena yang penting bagaimana iman kita kepada Tuhan/kebenaran/CINTA.
Tapi memang hidup ini adalah pilihan, dan semua pilihan itu mengandung konsekuensi masing2.
Terima kasih juga karena dengan berdiskusi disini, saya pun jadi bisa menambah wawasan, dan semoga kita makin tercerahkan.

GBU
Namo Buddhaya
Wassalam

Salam sejahtera buat Saudara Christ

Nampaknya cara anda berbicara itu kelihatan lembut, sopan, dan beretika TAPI anda masih TIDAK FAHAM apa yang di tuntut oleh Allah swt.

Seperti Ghautama Buddha dia sendiri adalah seorang yang baik dan dia juga tidak pernah MINTA DIJADIKAN PATUNG ATAU DIPERTUHANKAN.

Dan untuk pengetahuan semua, KITAB HINDU atau KITAB BUDDHA juga ada menceritakan TENTANG NABI MUHAMMAD!

Entahlah sama ada kebetulan atau mereka memang diberi ILHAM tentang KERASULAN NABI MUHAMMAD SEBAGAI PEMIMPIN UMAT MANUSIA dengan PETUNJUK ALLAH swt.

Wassalam

Saudara saudaraku sekalian,
kita disini hanya berdiskusi menyampaikan apa yg kita ketahui agar dapat saling berbagi.
sdr Christ, ilmu pengetahuan dalam Al Qur’an hanya dicocok2an?
yang paling sederhana sajalah, tentang kewajiban menyusui selama 2 tahun itu. bagi sebagian kaum muslim itu dilaksanakan/ditaati…dan terbukti kan selain penelitian oleh Infant Nutrition juga memberi jeda kelahiran antar anak. Perintah itu tidak perlu dicocok cocokkan kok.
terima kasih utk saudaraku Heilmey, saya dapat tambahan pengetahuan atas uraian2 anda diatas.semoga dapat menambah wawasan kita sekalian. Fungsi saya cukup sampai menyampaikan saja, dan tentunya tidak berhak untuk membujuk atau memaksa orang utk mengikuti agama yang saya anut.sama sekali tidak. 36 tahun saya beragama islam, tidak sekalipun saya diajarkan baik oleh orang tua ataupun guru mengaji saya utk mengajak atau mempengaruhi orang agar memeluk ajaran agama saya.
karena diajarkan dalam islam untuk menghormati agama orang lain :

“Lakum dinukum waliadin”
bagimu agamamu bagiku agamaku.

biarlah dengan apa yg sudah kita sampaikan mereka berfikir, karena kita manusia tentunya telah diberi oleh Allah akal budi dan fikiran yang dapat memilah mana yang benar dan yg tidak. tentunya hidayah dari Nya lah yg akhirnya menjadi akhir dari suatu keputusan nantinya.
satu yang saya banggakan diforum ini adalah etika dan sopan santun dalam berbahasa yang sangat baik.semoga tetap terpelihara selamanya.
mohon maaf apabila ada penyampaian yang salah.

wassalam

Pak Ahmad (66)
Saya setuju , kita disini hanyalah berdiskusi u/ menyampaikan apa yang kita ketahui. Kita berbagi informasi, lalu kita berusaha u/ membuktikan kebenaran dari informasi yang disampaikan oleh teman2 yang berdiskusi disini. Namun kadang kita terlalu fanatik dengan keyakinan kita masing2, sehingga kita berkata apa yang kita yakini adalah yang paling benar, tanpa pernah membuktikannya. Sebagai contoh ketika teman2 kristiani mengatakan tentang ketuhanan Yesus, kita sebagai muslim langsung mengatakan “Itu salah!”. Begitu pula dengan ketika kita sebagai muslim mengatakan bahwa Yesus bukan Tuhan, maka teman2 kristiani juga akan mengatakan “itu salah!”. Mengapa kita mengatakan demikian? Karena hal itu bertentangan dengan keyakinan kita masing2. Bertentangankah hal itu? Maka buktikanlah Keyakinan kita masing2. Jika kita semua bisa membuktikan itu, Insya Allah kebenaran akan muncul, dan jalan yang lurus akan tampak dengan jelas. Buktikanlah, gugatlah, carilah alasan beserta fakta yang tepat dan masuk akal u/ mengimani tuhan. Kita bertanya, menggugat bukan karena kita tidak percaya pada tuhan, namun kita mengaktifkan akal kita u/ mengimani Allah.
Begitu pula dengan keluarga saya pak Ahmad. Saya masuk Islam ketika berusia 24 tahun, sekitar 12 tahun lalu. Saat saya mengatakan keinginan saya u/ masuk Islam pada keluarga dan istri saya, mereka sangat marah. Ayah saya memaki2, istri saya minta cerai. Karena mungkin bagi keluarga keturunan Tionghoa, pindah agama adalah hal yang sangat aib. Namun hal itu akhirnya mereda seiring berjalannya waktu. Ayah saya yang semula tidak mengakui saya sebagai anak akhirnya luluh, beliau berkata “keyakinan tidak bisa dipaksakan” dan Alhamdulillah 5 tahun yang lalu, istri saya mendapat hidayah lalu masuk Islam, setelah melalui proses pencarian. Dia kini berjilbab dan menjadi salah satu pengurus keluarga muslim tionghoa di Yogyakarta. Kini setelah semua bisa memahami kebebasan beragama, keluarga besar kami menjadi keluarga yang demokratis dan bertoleransi tinggi. Perbedaan agama dan Iman tidak akan memutuskan ikatan emosional antara anak dan orang tua serta pertalian darah.
Saya senang sekali jika di forum ini, teman2 semua masih menjunjung tinggi etika. Karena banyak sekali forum serupa yang pada akhirnya tidak berdiskusi, namun malah saling mencaci-maki dengan kata2 kotor. Semoga hal seperti itu tidak akan pernah terjadi di forum ini. Terima kasih u/ semua teman2 di forum ini atas kesempatan u/ sharing dan berbagi pengalaman. Mohon maaf apabila ada kata2 yang kurang berkenan.
Wassalam
Abu Yahya Liem Gunawan

Bapak Abu Yahya Liem Gunawan yang di rahmati Allah dan saudara2 ku semuanya.
terima kasih untuk kesempatan saling berbagi di forum ini.
tapi mungkin teman teman lain dan saya perlu tau dari Pak Liem bagaimana proses pencarian kebenaran itu terjadi.
tentunya dengan diawali dengan belajar bukan?, membaca Al Qur’an salah satunya.
kebanyakan saudara2 kita kaum non muslim sangat takut membuka Al Qur’an tsb, mungkin akibat propaganda atau omongan orang tertentu tentang Al Qur’an sebagai ayat2 setan lah..atau sesuatu yang menakutkan begitu.
saya tidak tahu kenapa sampai ada propaganda seperti itu.
karena menurut saya baca saja dulu, anggap saja sebagai buku buku lain. siapa tau ada penjelasan dan pengetahuan di dalamnya.seperti saya selama sekolah di perguruan Kristen Immanuel di Medan. 6 tahun saya membuka buka Alkitab setiap pagi dan kadang ikut memimpin doa.
karena belajar itu dimulai dengan membaca……..
mungkin Pak Liem yang dapat lebih jelas menerangkannya.

Wassalam

Ahmad Syauki

Saudara saudara yang budiman terutama umat katholik ataupun kristian yang dimuliakan …Allah swt..Bagaimanapun situasinya dan peradaban yang semakin konkrit.Memang sdh saatnyalah kita bersama sama mencari kebenaran .Sehingga tidak ada lagi saling mencoreng,menunduh memfitnah,mengumpat kitab suci masing masing.Karena pada dasarnya semua kitab suci itu diturunkan untuk menjadi petunjuk jalan kita semasih hidup di alam dunia ini.
Bukan itu taurat,zabur,injil dan alquran..semuanya boleh kita baca dan hayati.Apa sebenernya kitab kitab itu dan mengapa bisa menjadi 4 buah kenapa tidak taurat saja,kenapa tidak zabur saja,injil sehingga tidak perlu lagi alquran,bukankah ke 3 kitab itu bila dijadikan satu akan bertumpuk,segudang sejarah..dan cukup sebagai pegangan hidup manusia.Tetapi nyatanya Allah punya rencana,kehendakNya lain dari yang kita harapkan…kalau sdh begitu mau apa lagi kita…
Sebelum mengucapkan kata kata sebaiknya baca dulu kemudian diartikan terus sampai kepahaman hingga keyakinan.Jangan baru sekali baca langsung yakin, kan bisa dipilah pilah mana yang sreg diikuti.,gak ada paksaan kok.Sedikit yang diketahui pada umumnya umat ISLAM mulai dari kanak kanak sampai tua telah memahami apa itu kresten atau katholik dan bagaimana ajaran ajaranya..jadi disinilah mengapa umat islam tetap eksis dan tidak mencampuri urusan agama agama lain.Selain itu memaklumi keyakinan umat nasrani yang selama dalam pemantauan seperti ada keraguan dalam perjalanan hidup dengan alkitabnya.Entah kenapa dimana mana ada forum debat injil kenapa tidak ada form debat quran.Kenapa ada dialog tentang kitab perjanjian lama dan perjanjian baru ada apa? apa masih kurang lengkap atau kurang banyak?
Kan sudah ada 3 buku kitab sedangkan alquran cuma 1tetapi perkembanganya sangat cepat dan meluas kepenjuru dunia ..sampai negara KOREA yang tadinya tak ada agama…dimulai agama kresten masuk..lambat laun sekarang sdh banyak masjid masjid mewah di kota kota korea selatan.Pengajaranya pun tanpa paksa ataupun imbalan berupa kemewahan duniawi seperti orang amerika,italia,inggris,jerman yang masuk ke korea 1950 saat perang korea utara.
Dengan janji janji pembangunan dan kemajuan serta uang…hingga saat ini korea tanpa amerika bukan tidak mungkin menjadi negara yang sama halnya dengan negara miskin lainya.
Jadi benar apa yang dikatakan mr liem gunawan..jangan takut dan malu serta jangan merasa sungkan ogah karena quran bukan hanya diperuntukan bangsa arab saja akan tetapi seluruh umat manusia didunia ini.Bebas dan rapih singkat mudah dimengerti dan dijamin tidak akan ada yang sanggup merubah kalimat,kata kata, arti dan terjemahanya.Tetap asli sampai akhir jaman.
Satu hal lagi sejarah perjalanan isalam(quran) memang beda dengan dijaman sebelumnya..islam selalu di perangi selalu diusik bahkan dihalangi perkembangannya.Bukan sebaliknya di anggap agama yang suka berperang atau bermusuhan.Islam membebaskan perbudakan,pelecehan dan kesewenang wenangan pengausa dijaman itu.Akan tetapi islam selalu diperangi selalu dihalangi dengan dalil ajaran setan dll ayat ayat setan segala macam dilontarkan…tetapi nyatanya hingga sat ini semakin banyak peneliti ilmiah eropa kembali menelusuri kisah terdahulu sebelum abad masehi .Ternyata quran mampu menjawab semua sejarah dan sisa sisa reruntuhan kejayaan kejayaan dimasa lampau.
Silahkan buka kembali alkitab lihat dan perhatikan ayat ayat itu. ingat satu persatu dimengerti dan dicari mana yang dinamakan FIRMAN TUHAN DAN MANA YANG DINAMAKAN SABDA RASSUL ATAU NABI.
Kalau kumpulan firman tTuhan itulah yang dinaakan wahyu atau alkitab(kitab suci/kitabullah)
Kalau kumpulan kumpulan sbda rasuul/nabi itu yang biasanya disaksikan atau diperuntukan secara langsung kepada umatnya oleh sahabat lalu di tuliskan itu namana hadits.
Sedangkan perbuatan atau perkataan Rasul disaat penyioaran agamanya kotbbahnya dan pekerjaanya itu dinamakan sunnah rasul
jadi begitulah cara kita belajar mengerti alkitab sehingga tiada lagi keraguan bagi umat kresten yang selama ini seperti merasa kurang puas sehingga ada unsur berkeinginan menambah nambah kalimat itu.

Terima kasih untuk MOHD HEILMEY BIN JANUDIN, jg sdr ahmad, juga sanji juga chanosachan atas diskusinya, marilah kita bersama2 membuka pikiran kita sehingga dapat menerima kebenaran tanpa ambisi.
Sdr Mohd H B J (maaf saya singkat namanya), anda mengatakan saya tdk mengetahui apa yang dituntut Allah SWT?Memang saya sebagai manusia yang banyak kekurangan dan serba terbatas tidak mengetahui pikiran Tuhan yang maha luas dan tak terbatas, jadi tdk mengetahui apa saja yang dituntut oleh Allah SWT.
Saya hanya berusaha untuk melakukan apa yang menurut saya baik terutama tidak merugikan orang lain dan berusaha mengasihi sesama manusia, apapun agama dan latar belakangnya.

Dibawah ini saya kasih ilustrasi cerita lagi yang menggambarkan tingkah laku yang sering dilakukan oleh kita semua sebagai penganut salah satu agama, benar atau tidaknya silahkan anda semua yang menilainya.

AGAMA DAN IDEOLOGI

Kata Sang Guru, “Engkau mendengarkan bukan untuk menemukan, melainkan untuk mencari sesuatu yang menguatkan pemikiranmu sendiri. Engkau beragumentasi bukan untuk mencari kebenaran, melainkan untuk mempertahankan pendapatmu.”

Lalu Sang Guru bercerita tentang seorang raja. Ketika sang raja melewati sebuah kota kecil, ia terkagum-kagum melihat tanda tembakan jitu bertebaran dimana-mana. Di batang-batang pohon, di dinding-dinding gudang, dan di pagar-pagar terlihat banyak gambar lingkaran dengan lubang peluru persis di tengahnya. Sang raja ingin berkenalan dengan jago tembak yang luar biasa itu. Ternyata seorang anak berumur 10 tahun.
“Luar biasa!” kata raja itu keheranan. “Bagaimana kamu dapat melakukannya?”
“Mudah sekali,” jawab si anak. “Saya menembak dulu. Setelah itu, baru saya menggambar lingkarannya.”
“Jadi engkau menarik kesimpulan dulu dan baru kemudian mencari premis-premisnya,” kata Sang Guru. “Bukankah begitu pula caramu memegang agama dan ideologimu?”

(“Berbasa-basi Sejenak 2” oleh Anthony de Mello, SJ)

Btw, saya blm menikah dan saat ini pun saya sedang menjalin hubungan dengan seorang wanita muslim, dan buat saya hal ini tdk mjd masalah karena saya tdk melihat agamanya tapi manusianya yaitu sama2 makhluk ciptaan Tuhan.

Bagaimana menurut anda semua?
Kalau tdk salah banyak ulama atau orang muslim yang berpendapat bahwa tidak boleh bahwa seorang muslim menikah dengan non muslim walaupun tdk semuanya berpendapat spt ini, seperti ibu Hj. Siti Musda Mulia, salah satu tokoh islam yang mendukung pernikahan beda agama.

GBU
Wassalam
Namo Buddhaya

Untuk semua yang berpartisipasi disini,
saya sudah menceritakan sedikit keadaan dan situasi diri saya, di bawah ini ada cerita yang sedikit banyak menjelaskan bahwa agama bagi saya hanyalah label saja bukan jati diri kita, jati diri kita bukanlah label2 seperti suku, agama,dan ras.Pengertian mengenai jati diri ada di buku “AWARENESS” butir2 mutiara pencerahan, oleh Anthony de Mello, SJ.

LABEL

Sang Guru berkata bahwa tidak ada artinya menyatakan diri
sebagai orang India, Cina, Afrika, Amerika, Hindu, Kristen,
atau Muslim karena semuanya ini hanyalah label.

Kepada seorang murid yang mengklaim dirinya seorang Yahudi
tulen, Sang Guru berkata dengan ramah, “Kamu dikondisikan
sebagai orang Yahudi, tapi itu bukan identitas dirimu. ”

“Lalu, apa identitasku?”

“Tak sesuatu pun,” kata Sang Guru.

“Maksud Guru, aku adalah kekosongan dan kehampaan belaka?”
kata murid yang tidak percaya itu.

“Tak ada sesuatu pun yang dapat diberi label,” kata Sang
Guru.

(Berbasa-basi Sejenak, Anthony de Mello,
Penerbit Kanisius, Cetakan 1, 1997)

Dan saya juga tetap menunggu tanggapan anda semua tentang hal yang saya tulis sebelumnya mengenai situasi yang saya hadapi saat ini.

GBU
Namo Buddhaya
Wassalam

Pak Chist (71)
Jika bagi anda agama itu tidaklah penting, atau hanya label saja, it’s okay. Agama dan iman adalah pemahaman subyektif manusia terhadap tuhannya. Kita sendirilah yang menentukan mau dikemanakan diri kita ini, memeluk agama apa, mengimani siapa, dll. Apapun yang anda tuliskan dalam komentar anda sangat saya hargai, karena hal itu semata2 hanyalah kebebasan berekspresi dan pemahaman subyektif anda terhadap tuhan. Bukan berarti saya tidak setuju dengan pendapat anda dlm komentar2 anda diatas. Hal ini hanyalah pemahaman subyektif anda sebagai manusia, dimana pencerahan anda tanggapi dengan sangat subyektif, menunjukkan bagaimana pola pikir dan sikap anda terhadap iman dan agama. Apapun yang anda katakan itu hanyalah komentar subyektif anda. Tidak ada yang bisa menyalahkan anda, karena andalah yang mengalami dan menjalani, bukan orang lain.
Jika anda memang mau menikahi seorang muslimah kelak, itu adalah hak anda. Tentang perbedaan agama, saya setuju dengan pendapat anda yang tidak melihat latar belakang keyakinan pacar anda sebagai muslimah. Namun perlu diingat, hukum di Indonesia hanya mengakui pernikahan seiman. Anda bisa saja menikah di luar negeri, atau menikah secara katolik di gereja. Santai saja, jika ada kemauan pasti ada jalan. Perlu diingat juga, pernikahan adalah menyatukan 2 pribadi menjadi satu u/ mencapai tujuan yang sama. Semoga perbedaan agama tidak menghalangi tujuan anda berdua, karena saya yakin dari komentar2 anda sebelumnya, anda adalah orang yang demokratis, bertoleransi tinggi, dan menjunjung tinggi kebebasan beragama. Anda kelak akan bertanggung jawab membawa keluarga anda (anak istri) menuju kebahagiaan dan pencerahan.
PAk Ahmad (68), juga pak Chanosachans (69)
Saya setuju dengan komentar anda, tentang propaganda Alquran. Sebelum saya memeluk Islam, saya juga sempat ragu “bolehkah saya membaca Alquran?” “bagaimana reaksi keluarga saya, teman2, dan istri saya?” “lalu bagaimana gereja dan pendeta, jika tahu saya membaca Alquran?” Namun keingintahuan saya mengalahkan ketakutan itu semua. Baca dan buktikan! Hal itulah yang memberikan hidayah pada saya. Saya membaca, lalu membuktikan apa yang dikatakan oleh Alquran, ternyata benar2 terbukti. Tidak ada keraguan didalamnya. Jika Alquran dikatakan sebagai ayat setan, mengapa isinya merupakan kebenaran? Bukankah setan selalu mengajarkan kejahatan dan kebohongan? Pesan saya, jangan mudah terpengaruh dan percaya oleh perkataan orang lain. Buktikanlah keingintahuanmu, buktikanlah imanmu. Banyak saya temui dalam forum ini, mereka berkomentar tanpa pernah membuktikan kebenaran pernyataan mereka. Mereka berkata hanya karena mendengar perkataan guru, pendeta, romo, kyai, dan bahkan orang tua mereka, namun sebenarnya mereka tidak pernah mengetahui secara pasti apa yang mereka katakan. Jadi benar sekali pernyataan pak ahmad, bahwa belajar dimulai dari membaca. Bukan hanya buku itu saja (Alquran atau bibel) yang dibaca, namun segala literatur yang ada, u/ menemukan kebenaran dan pencerahan.
Terimakasih u/ semuanya mohon maaf apabila ada kata yang kurang berkenan.
Wassalam

Assalamualaikum, sanji jangan lah ko bercakap seolah-olah ko ulama Islam, ko salah tu! tanpa guru ko pun boleh jadi sesat.

So baguslah kalau kebanyakan orang Islam dapat ilmu dari guru-guru, atau dari al-quran sebab itulah petunjuk. jangan pula berlagak kalah lagi tahfiz.

Macam mana ko boleh kata dalam diskusi ni tiada yang terbukti? Ko ada otak ka Sanji..setiap ayat-ayat al-quran adalah bukti.

Ko mo bukti macam mana? tiada yang boleh atasi Allah swt, tengok lagi debat antarabangsa.. Saya bukan marah ko sanji tapi cara ko bercakap seolah-olah Tuan-TuanGuru Islam yang berdebat taraf antarabangsa tidak bermakna.

Anda fikirlah sendiri, saya tak pandai, masih belajar, pada aku sekalipun manusia itu hanya berkata “Allah itu Tuhan Yang Maha Esa”, sudah cukup mengagumkan! Terasa diriku ini terlalu kecil dan malu kepada Allah swt.

Wassalam

Sdr Mohd Helmi Janudin dan Sanji,

ada kutipan cerita yang bisa menggambarkan tulisan anda berdua di atas, silakan dibaca. Mungkin bisa berguna bagi anda dan kita semua.

IGNASIUS DARI LOYOLA
Seorang mistik abad keenam-belas, Ignasius dari Loyola, bercerita bahwa waktu ia bertobat, ia tidak tahu kepada siapa ia akan minta bimbingan. Dan Tuhan sendirilah yang kemudian mengajarnya, seperti seorang guru mengajar seorang anak kecil. Akhirnya, ia sampai pada kesimpulan, andaikata seluruh Kitab Suci dimusnahkan, ia masih akan tetap berpegang pada apa yang diwahyukan di dalamnya. Sebab. Tuhan telah mengajarkan hal itu secara pribadi kepadanya.

Orang Kristen:

Saya tidak beruntung seperti Ignasius, Tuhan. Celakanya, ada sedemikian banyak orang yang dapat saya mintai bimbingan. Mereka tiada henti-hentinya menggurui saya dengan ajaran mereka. Hampir-hampir tidak mendengar Engkau lagi dalam kegaduhan itu, bahkan pada waktu saya begitu ingin mendengarkanMu. Tidak pernah terlintas di benak bahwa saya dapat memperoleh pengetahuan langsung dariMu. Sebab, kadang-kadang mereka berkata: ‘Kami semua adalah pengajar yang akan selalu kamu hadapi. Barangsiapa mendengar kami, mendengar Dia juga.’

Keliru, jika saya mempersalahkan mereka atau menyesalkan kehadiran mereka dalam masa kecil saya. Saya sendirilah yang harus dipersalahkan. Sebab, saya kurang kuat untuk membungkam suara mereka; tidak berani untuk mencari dan menemukannya sendiri. Hati saya kurang teguh untuk bertahan sampai akhirnya Engkau berbicara; dan iman saya terlalu lemah untuk percaya bahwa pada suatu hari, di suatu tempat, Engkau Yang akan memecahkan keheninganMu dan berbicara kepada saya.

(Burung Berkicau, Anthony de Mello SJ, Yayasan Cipta Loka Caraka, Cetakan 7, 1994)

gbu
Namo Budhaya
Wassalam

sdr sanji,
Saya pun sama spt anda (ket china), marga saya adlh Yap, pacar saya seorang pribumi muslim, dan apa yang saya utarakan kepada anda di atas adalah masalah saya yang sampai saat inipun masih belum ada solusi yang terbaik bagi kami untuk melangkah lebih jauh lagi, tapi saya percaya bahwa Tuhan akan selalu memberikan yang terbaik bagi umatnya yang berkenan kepadaNya.
Kenapa di indonesia tdk boleh menikah beda agama, karena yang membuat peraturan atau undang2 perkawinan adalah orang muslim yang notabene tidak setuju karena bertentangan dengan alqur’an, btl tdk? Maaf kalau saya salah.
Kalau yang menyusun UU perkawinan orang buddha atau katolik tentu lain cerita. Memang salah satu solusi spy saya bs menikahi org muslim ya secara gereja, karena di dlm gereja katolik masih diperbolehkan menikah beda agama.
Tapi dalam salah satu forum yang mengundang tokoh islam, saya pernah mendengar Bpk kyai Said Agil Siraj mengatakan bahwa seorang muslim boleh2 saja menikahi seorang bukan muslim. Dan Hj. Siti Musdah Mulia juga mendukung pernikahan beda agama, tapi apalah artinya minoritas di dalam negara yang mayoritasnya tdk mendukung.Walaupun kadang yang benar justru yang minoritas.

Dan kenapa saya menganggap agama sebagai label, hal ini tdk terjadi begitu saja, ada proses panjang yang mesti saya lalui, dengan segala pergumulan dlm bathin saya melalu bacaan dari berbagai buku agama juga spiritual spt Taoisme, buku tentang Sufi, juga Saying of Buddha, zen Buddhisme, buku2 Anthony de Mello, juga alqur’an walaupun tdk menyeluruh, Kong Fu Tze, buku2 Khalil Gibran, dlsb. Saya juga kagum kepada tokoh muslim spt Hazrat Inayat Khan, Jalaludin Rumi dll.

Sebelum saya mengakhiri tulisan saya, ada sebuah cerita yang bagus dan juga menggambarkan pandangan saya mengenai agama dan semoga dapat berguna bagi kita semua sehingga kita makin tercerahkan.

BALON HITAM SAMA BAIKNYA

Seorang anak berkulit hitam melihat seorang penjual balon di sebuah tempat keramaian. Orang itu jelas seorang pedagang yang baik karena ia membiarkan sebuah balon merah lepas, membubung tinggi ke atas. Dengan demikian ia menarik perhatian orang banyak yang akan membelinya.

Kemudian ia melepaskan balon biru, lalu kuning, kemudian putih. Semua lepas naik membubung tinggi ke langit dan tidak kelihatan lagi. Anak kecil berkulit hitam itu berdiri memandang balon hitam terus-menerus lalu bertanya,”Pak, kalau balon hitam itu dilepaskan, apakah juga akan naik membubung tinggi ke atas seperti yang lain?”

Penjual balon itu tersenyum penuh pengertian kepada anak itu. Ia memutuskan benang yang mengikat balon hitam itu dan balon hitam itu pun naik membubung tinggi. Ia lalu berkata,”Anakku, bukan warna melainkan yang ada di dalamnya yang membuatnya naik.”

(DOA SANG KATAK 2,meditasi dengan cerita, oleh Anthony de Mello, SJ)

GBU
Namo Buddhaya
Wassalam

Saudara saudaraku yang tercinta sudah tidak sepatutnya kita ini saling mencari kesalahan,kekurangan,kerancuan..kita harus sadar siapa kita ini?
Budaya kita ini hindu jadi kalau kita saling beragumen dengan keyakjinan saat ini..kenapa gak diingat nenek moyang kita ternyata hindu dan budha.
Ajaran kristen dan islam mulai berkembang pada abab abad muda jadi tidak sepatutnya saling mencibir dan menghujat.
Setiap agama dan indetitas budaya tidak ada pelajaran yang tidak baik..seluruh kandungan petunjuk hidup isinya adalah pekerjaan mulia.Saran dan petunjuk hidupnya selalu ditampilkan dalam kaimat kalimat yang baik.
Memang pada blok ini sdh mengarah kepada unsur sara meskipun masih bisa ditolerir,bisa mengendalikan emosional.tidak mengapa sebab dengan form ini bisa menambah wawasan dan kemantaban dalam diri,maka itu saya sarankan tersenyumlah dalam beragumen terutama disaaat mengetik jadi jangan terlalu tegang,streng siapa tau sang penulis di seberang sana cuma bercanda terbahak bahak memainkan bidak catur.dilain pihak para pemirsa malah ada yang hanyut dalam perasaan.Tersenyumlah dan slow,rilex,gak perlu egois..teruskan argumentasi anda anda..saya hanya pemirsa yang senantiasa salalu tersenyum melihat kritikan kritikan yang geli dan bagus bagus..lucu lucu..deh..

kalau saya sendiri sih sebelum membuka ruang canda ya harus saya persiapkan alat alat sebelum panggung di mulai.Seperti contoh saya tidak akan menjabarkan atau menampilkan ALKITAB baik itu kitab bible,quran dll justru saya akan menampilkan sosok zat siapakah itu SANGMURBHENG DUMADHI?

1.Apakah Tuhan itu maha mengetahui?
2.Apakah Tuhan itu maha melihat?
3.Apakah Tuhan itu maha mendengar?
4.Apakah Tuhan itu maha kekal?
5.Apakah Tuhan itu maha bicara?
6.Apakah Tuhan itu maha tinggi?
7.Apakah Tuhan itu maha adil?
8.Apakah Tuhan itu maha pengasih?
9Apakah Tuhan itu maha pengampun?
10.Apakah Tuhan itu maha kuasa?dan esa?
11.Apakah tuhan itu maha Penguasa?
12.Apakah Tuhan itu maha pencipta?
13.Apakah Tuhan itu maha wujud?
14.Apakah Tuhan itu penyayang?
dll dll dll….

1.Siapakah yang menciptakan langit dan bumi.?
yang terdiri dari matahari ,bumi,bulan,galaxi
bima sakti,air,laut, darat,

2.Siapakah yang menciptakan manusia,hewan,tumbuh tumbuhan?

3.Siapakah yang menciptakan malaikat?
4.Siapakah yang menciptakan manusia?
5.Siapakah yang menciptakan setan/iblis?

6.Dari apakah malaikat diciptakan ?
7.Dari apakah Tuhan menciptakan manusia?
8.Dari apakah Tuhan menciptakan setan dan iblis?

9.Untuk apakah Tuhan menciptakan malaikat?
10.Untuk apakah Tuhan menciptakan manusia?
11.Untuk apakah Tuhan menciptakan Iblis /setan?

12.Siapakah Musa itu?
13.siapakah dawud itu
14.siapaklah isa itu
15.Siapakah Muhamad itu?

Adam,idris,ibrahim,nuh,luth,yakup,zakariya,yahya,ismail,ilyas,ilyasa,sueb,yusuf,sulaiman,syuaib,yunus,huud,zulkifli,harun,shaleh,ishaq

Inilah yang saya bisa hafal mskipun tidak tersusun serupa dengan masa perjuangannya,minimal saya sudah beriman dan mengimani beliau beliau inilah saksi saksi nanti kalau saya sdh mati.

tanyakan pada diri kita/anda sendiri.

1.DIMANAKAH KUNCI SURGA ITU DILETAKAN?
2.SIAPAKAH YANG MENYIMPAN KUNCI SURGA
ITU?
3.SIAPAKAH YANG BERHAK MEMBUKA PINTU
SURGA ITU.
4.SIAPAKAH YANG BERHAK MEMASUKI SURGA
ITU?
5.BAGAIMANAKAH MENGGAPAI PINTU SURGA
ITU?

Saudara saudaraku yang kucintai janganlah saling berbantahbantahan diantar sesama ciptaan Tuhan.Pada dasarnya dihari kebangkitan nanti kita semua di samaratakan,tidak memandang derajad ataupun bentuk kita semua diratakan bersama sama menuju padang masyhar.
Yang muslim,yang kafir,yang nasrani,yahudi,israel siapapun manusianya mereka sdh tidak tau apa apa tentang dirinya masing masing,kelak yang berhak menjawab adalah anggotra tubuh kita masing masing.
Jangan harapada orang yang mampu membantu kalian kalian nanti, yang bisa membantu hanyalah amalan dan perbuatan kita selama masih hidup.
Jadi jangalah diantara kalian saling berbantah bantahan semuanya sdh diatur oleh sang maha Pencipta.Bukan itu Yeus bukan pula itu Muhamad..melainkan pribadi pribadi yang sholeh..lah yang dapat menjawab segala pertimbangan pertimbangan kita di sana.
PERCAYALAH HARI PEMBALASAN PASTI DATANG DAN MENANTI KITA.maka dari itu marilah kita saling mengisi waktu dengan perbanyak amal amal ibadah kita…bukankah setiap keyakinan telah dipertunujukan oleh Tuhan sang maha Agung? bukanklah jalan jalan menuju surga telah ditunjukan dengan utusan utusan masing masing?
sekarang tiggal pribadi pribadi kitalah yang menentukan kemana kita akan masuki tempat itu.ke kana atau kekiri? saya rasa kita sudah dewasa dan sdh uzur..sdh tidak patut saling berbantah bantahan.
Ingat pesan guru…kalau guru belajar dari gurunya.maka kita pun akan menemuinya bila kita tidak saling menggurui.
bukankan saudara saudaraku punya agama?siapakah yang menciptakan agam agama itu? apa maksud dari semua itu?
Tuhan yang menciptakan kita dan kepadaNyalah kembalinya kita.Jadi persiapkanlah diri kita masing masing dengan bekal ilmu dan ibadah sesuai yang diperintahkan oleh sang maha Pencipta.
Salam dari ku ,sebuah pesan trakhitr bila kita manusia bertuhan ,TUHAN ITU SATU/ESA maka kunci surga terletak dimana? TIADA TUHAN SELAIN ALLAH.Itulah kunci pintu surgamu.

tr
tambahan nama nama nabi diatas sepertinya telah saya lengkapi ternyata tidak tercantum..mohon maaf keyakinan saya tadi sdh saya tulis 25 nabi..sekali lagi mohon maaf..mungkin spasi di bawah tsb yang menjadi tertunda.

@Sinderinim

Anda bercakap nampak bagus mengimani para rasul, tapi katyakanlah , kunci syurga itu selengkapnya,

Anda berkata Kunci Syurga ialah “bersaksi nbahawa Allah adalah Esa” tapi cukupkah itru?

itukah imanmu sebagai Islam, tanya dulu dirimu, Allah swt mengangkat darjat Nabi Muahmmad saw setinggi nama Allah, selongkar lagi Al-Quran,

” dan Kami tinggikan bagimu sebutan namamu (Muhammad)

Katakanlah kunci syurga itu ” bersaksi bahawa tiada Tuhan yang disembah melainkan Allah swt dan bersaksi bahawa Nabi Muhammad saw adalah pesuruh Allah”

Barulah sempurna iman, bila anda ucapkan itu, jelas membawa maksud keseluruhan

Berimanlah anda dengan Allah tapi bukan dengan syariat Nabi Muhammad saw maka dengan jelas membawa maksud mengingkari ketetapan Allah swt.

Jadi dimana syurga dimana kuncinya kalau tidak sempurna?

wassalam

78
Moh helm janudin…

Assalamualikum pak ustazd..?

aduh gimana ya..awak ini bukan ya ndak kata tau tentang yang kyi maksdukan..tetapi berhubung ini blok bukan wewenang form muslim..jadi awak sengaja buak buak seperti itu.. kerana awak kagak mau terjadi penyinggungan..kepada sang pemilik blok ini …
awak tau toleransi,awak tau etik tapi apesalahnya kalau awak terangkan supaye siempunya blok ini tak jadi tersinggung ..
kalau kita berdakwe langsung totalitas maka belum tentu sipendengar langsung menerim,anya kan? jadi sengaje awak tulis sdikik sdikiek..yang mudah di mengeti…
duh kiranye awak mohon maaf sekali lagi awa mohonmaaf..sebenarnya tulisan awak di blok ini banyak kali dengan name name yang beganti ganti pule..karena awak menmahami janganlah samapi sesamamanusia saling berbantah bantah kan dalam kita ada lkamumdinukumwaliyaddin..kite serahkan saje kepada mereke merekea..
awak pula punya jaga diri..tidak tega samai menguitif ayak ayak Tuhan.. biarkanlah mereka dengan..keyakinanya sendiri…LAILLAH HALILLALLAH MUHAMADUROSULLULLOH……

Kerana di bok ini mayorty kristian maka aak tulis dasar dasa agam islam sama halnye kalau kita lagi masuk kekelas satu SD begitulah awak maksud..
kalau di yakini menurut kristian maka bunyinya lLaillahhaillalhyesusutusan allah..kan begitu ..maka awak potong saja..biar dia tak sebut sebut yesus atau nama lain..kan metreka sdh banyak tau ttg syahadat muslim…jadi kita tau diri dimana kita harus..dikit punya toleransi..buka bantu bantu dalam sesat..aminn ..

@sdr crist yg tersesat…

APAKAH ANDA BELUM PERNAH mendengar/membaca ISTILAH MANUNGGALING KAWULO GUSTI?
APAKAH ANDA BELUM PERNAH DENGAR ORANG YANG MENGAKU BERIMAN TAPI TAK BERAGAMA ‘PANGERAN SEJATI NING MULYO?

APAKAH ANDA BELUM MENGERTI TENTANG ALHALLAJ..?

BAIKLAH…PEMIKIRANMU YANG TERLAU PENDEK SAYA EKPRESIKAN BAHWA ANDA KEIMANAN ANDA HAMPIR MENDEKATI HUKUM ALHALLAJ…TAPI SEBELUMNYA SAYA MAU TANYA SDH PAHAMKAH TENTANG KISAH ALHALAJ..!?KALAU BELUM GAK APA APA..

TAPI KALAU SDR CRIST SDH PAHAM TTG HAL ITU SAYA CHANOSCHANS BERSEDIA MENEBAS BATANG LEHER ANDA…

ALHLLAJ DIHUKUM TEBAS DIBAGDAD KARENA FAHAMNYA SESAT MENYATAKAN DIRINYA PENUH IMAN SEHINGGA INGIN MENCARI TUHAN DAN MENYATU PADA TUHAN TETAPI TIDAK MENJALANKAN AJARAN AJARAN TUHAN..MAKA HUKUMNYA LEHERNYA DITEBAS…camkan itu baik baik..!

S dh syukur anda sbg umat kristen tapi yang anda kerjakan menyimpang dengan ajaranya…INJIL..MAKA TIDAH DIRAGUKAN LAGI PHAULUSLAH YANG MENJADI BIANG KEROKNYA MENJADIKAN UMATNYA SEAT.

Sunat atau khitan dilakukan pada usia dini atau pada saat baligh.. sebagai tanda dan identitas diri seseorang yang beriman dan beragama..bukan karna soal penyakit meskipun mmg ada juga hubungannya dengan penyakit, tetapi khitan wajib hukumnya bagi setiap manusia yang beragama…indentitas ..

Contoh nyata dalam disebuah pergaulan sehari hari orang sering bermandi di sungai atau di kolam renang laki laki, ada pula yang di pemandian kusus beramai ramai..
ternyata ada beberapa orang laki laki ada yang belum sunat..maka apa? bertanya teman kita..hei si dia kok belum sunat emanganya agamanya apa sih? ada lagi loh si anu belum sunat ya? sipa sih dia?..nah disini bisa kita ambil hanya karena sunat/kithan seseorang teman bertanya identitasnya..ada yang jawab oh si dia orang tionghoa, terus si anu.. ternyata orang bali..hidu…ada lagi mongolia..juga gak sunat… paham gak..!?
Anda ingin bertemu Tuhan..?SAYA ANJURKAN mati saja nanti akan tau ..anda pasti bertemu Tuhan…mau gak..?katanya kamu ini beriman..yang penting iman..mati saja kamu…chanoschans cinta orang yang beragama..dan taat menjalankan ajaran agamanya tidak perduli kristen,katholik,islam,,siapa saja yang bergama jalankan ajaran itu dengan baik…!

Saudaraku MOHD HELMI JANUDIN, mohon maaf jika antara kita terjadi kesalahpahaman persepsi. Bahasa kita sudah berlainan, antara bahasa melayu dan bahasa Indonesia, terlebih u/ bahasa Indonesia tidak baku. Maka terjadi penafsiran yang berbeda dari masing2 pesan yang kita terima.
Saya menggugat Tuhan u/ membuktikan kebenaran, meminta bukti yang jelas. Dan Alhamdulillah, dengan akal dan pikiran, ketidaktahuan saya terjawab, sekaligus membuktikan apa yang dikatakan Al-Quran adalah BENAR! Tidak ada maksud u/ mengingkari Allah, para Rasul dan Al-Quran, namun membuktikan kebenaran itu. Saya berprinsip, bahwa keyakinan selalu bersifat Haqqul Yakin (telah membuktikan), bukan wajibul Yakin (wajib, terpaksa, atau dipaksa u/ yakin).
Sebagai contoh, anda tahu bahwa gula rasanya manis. Tanpa pernah memakannya atau mencicipinya anda pasti akan tetap mengatakan bahwa gula rasanya manis. Mengapa? Karena sudah menjadi kesepakatan umum, semua orang didunia mengatakan gula rasanya manis. Namun, jika anda akhirnya mencicipi gula, dan terbukti manis, maka anda akan membenarkan pernyataan orang diseluruh dunia “Ternyata benar, gula memang rasanya manis, saya sudah membuktikannya” Mengapa? Karena anda telah membuktikan dengan lidah anda sendiri bahwa rasa gula adalah manis.
Membuktikan sendiri sesuatu kebenaran telah menempatkan pengetahuan dan keyakinan seseorang menjadi lebih tinggi. Keyakinan bagi saya harus dipertanyakan, dan harus dibuktikan. Tidak hanya sekedar percaya dengan perkataan Ustadz, kyai, pendeta, atau romo. Kita dibekali oleh Allah akal dan pikiran, u/ apa? Salah satunya adalah u/ membuktikan kebenaran Allah, para rasul, dan kitabNya. Kurang lebih demikianlah saya beriman kepada Allah, dengan Akal dan Pikiran. Anda faham bukan dengan maksud tulisan saya ini? Jadi jika dalam komentar anda, anda mengatakan saya kurang menghargai peran pemuka agama, hal ini semata2 hanyalah kesalahan persepsi, atau distorsi karena perbedaan penafsiran lantaran perbedaan bahasa.
Perbedaan pendapat adalah Rahmat. Allah menyukai perbedaan pendapat, karena dalam diskusi ini memungkinkan munculnya kompensasi yang saling menguntungkan bagi pihak2 yang berdebat.
Mohon maaf apabila ada kata2 yang kurang berkenan
Wassalamu’alaikum wr, wb

Assalamualaikum saudara Sinderinim dan saudaraku Sanji,

Saya mohon maaf kepada anda berdua, betul apa yang anda katakan, saya tak sepatutnya macam begini.

Buat Dewo maaf banyak-banyak kehadiran saya menyusahkan saja.

wassalam

82 M H J

Tidak mengapa kita harus saling emaafkan..kalau llagh maha pemaaf kenapa kita kiita hambanya juga saling memaafkan…kembali kepada fitrah..amin

@ chaonoschans saudaraku,

Kebenaran akan lebih berarti bila disampaikan dengan baik dan dengan perkataan baik – baik, bukankah ALLAH sudah berfirman bahwa jika ALLAH sudah mengunci hati manusia siapa pula yang bisa menyelamatkanya ?

@ Sanji,

Smoga berkah ILLAHI selalu bersama anda.

Kalau punya keluangan silahkan singgahi
http://afez.wordpress.com/2007/07/30/sekedar-penyeimbang/
isinya kumpulan beberapa link yang membahas masalah ke-ISLAM-an yang sedang menjadi tren di negara kita ini.

Salam Damai

Dear all,

Selama ini saya tidak berkomentar bukan berarti saya tidak memonitor semua komentar yang masuk. Dimana saja dan kapan saja saya selalu memonitor blog ini. Alasan saya tidak membalas komentar2 terutama yang bernada keras adalah karena saya tidak mau blog ini menjadi ajang kekerasan oleh orang2 bermental kerdil tapi menganggap dirinya paling beriman.

Ini berbeda dengan apa yang kami terima dari Tuhan kami, yaitu agar kami mejadi terang dan garam dunia dengan memberitakan Injil dan ajaran kasih.

Saya salut dengan Sdr Yoseph, Christ, Sugiarto dan masih banyak lagi tokoh di sini yang dengan sabar melayani mereka yang beraliran keras dan kaku dan tidak bisa menghargai orang lain yang imannya berbeda.

Pembaca seharusnya dpt menyimpulkan mana yang memiliki kasih atau yg tidak punya. Yang saya sayangkan adlah mengapa para komentator kasar dan keras ini bisa mengklaim agamanya paling benar padahal tidak ada kasih dalam hatinya?

Semoga komentar singkat ini dpt menjadi renungan bagi Anda semua.

GBU

Salam Sejahtera buat Dewo,

Keras, kasar, kurang sopan apa saja, dilarang mana-mana agama, tapi lembut, diam, bukan bermaksud benar walaupun kelihatannya macam benar.

Harini perompak, perogol, penjual dadah, bisnes haram, munafiq dalam agama, semuanya lemah lembut, sopan, segak bergaya, penuh kasih dan dikisihi.

Agama tiada salah tapi umat agama itu yang kadang-kadang tdk mengikut peraturan, apa pun persoalan agama, itu cuma sekadar mengajak berfikir.

Jangan kita lihat siapa yang bercakap atau mengulas, tapi lihatlah apa yang disampaikannya, dengarlah, ujilah, bukalah kitab-kitab atau apa saja, bertanyalah pada orang-orang yang lebih arif, baik umat Islam dan umat Kristian sendiri, setelah pelbagai isu yang dibangkitkan.

Soal keimanan itu hak masing-masing, masing-masing menanggung dosa sendiri, tiada dosa warisan.

Salam buat Dewo, saya seronok selepas anda mengulas sesuatu.

Dear Moh Helmi (#86)

Saya setuju dengan Anda. Tetapi biarlah Allah yang menghakimi. Allah itu Mahaadil yang akan menghakimi manusia berdasarkan isi hatinya, bukan apa2 yang dilakukan atau pun yang tampak dari manusia.

Iman yang benar akan menjadi terang bagi sesamanya, bukan malah menyebarkan kegelapan. Orang beriman itu seperti garam bagi dunia yang telah hambar karena pengaruh duniawi. Garam itu akan membuat kehidupan menjadi indah bagi sesamanya.

GBU

Salam perdamaian…semuanya…

Memang inilah yang dinamakan hidup bersosialisasi kadang ada lembut terkadang ada kasar. ada yang bergaya lembut tapi berapa banyak manusia yang mati terbunuh.kadang terlihat berang dan kasar..tetapi keberanganya dan kekasaranya diperuntukan kepada yang lebih nyata kejahatanya…pelik sekali ya..?
tetapi jangan pesimistis ini kan cuma intrik intrik dalam berlatih diplomasi.Saya rasa tidak perlu ditanggapi dengan emosi juga..dengan cara tersenyum kita akan melihat dengan jelas arah tulisan itu..kepada siapa kata kata kasar itu di tujukan..memang alamatnya berada pada posting..tetapi arah kekasaranya,kekerasanya terarah pada dinding dinding yang masih membeku…bukan si penulisnya atau sdr sdr yg ada di form ini.
Perhatikan makna kata,arah kata,topik bicaranya..saya sdh mengikuti dengan jelas dan pelan pelan..satu persatu saya baca…tetapi sambil tersenyum …ada kata kata ksar tapi maksudnya baik ada katakata bernada keras maksudnya memberikan pengawasan .ada kata kata lembut tapi menjerumus ada pula kata kata sopan tapi berlawanan dengan tingkah lakunya.
Mendekati diri kepada Tuhan yang maha mengetahui,maha melihat,maha mendengar,saya rasa 3 sifat ini juga membantu di dalam mencerna kata kata atau tulisan..
Memang susah ya kalau berbicara soal keyakinan agama.. apalagi kalau yg dibicarakan bukan satu sama agama..malah yang dibicarakan jadi dua agama lain jadi seperti air dan minyak ..unsur zatnya sama tapi bentuk dan kandungannya berbeda.
Saya tidak akan mencampuri dialog ini lagi..saya hanya membaca sesekali menulis bila ada yang kurang kurang dipahami.
Oleh karena itu kalau bisa sampaikanlah dengan kata kata yang mudah dimengerti dan tidak perlu dengan kata kata asing.
Masalah ketuhanan kalau bisa jangan ditampilkan,lebih baik yang ditampilkan masalah maslahat..ngerti gak maslahat..?itu lebih baik ketimbang membicarakan tingkat tingkat tertinggi dalam agama.
Lebih baik kita bicara mengapa sih manusia selalu suka dengan hal yang jelek jelek,..diajak yang baik susah banget..diajak berdamai tapi malah memprsiapkan senjata .diajak berjanji malah mengingkari..manusia lebih suka berjalan ditepi sungai yang berapi.
Tapi perlu kita sadari secara logika perang selalu berdampingan dengan agama.Mengapa..?seharusnya perang itu ditujukan untuk merebut suatu daerah atau perbatasan wilayah…atau perang ditujukan untuk menjaga dari kejahatan.
Tetapi saat ini lain..perang ternyata lebih luas…agama ikut dibawa bawa,kejahatan perang terus diperbuat,fitnah hasutan,kejayaan,kemuliaan,keangkuhan.kesombongan,kedudukan…wah seperti sudah menjadi sesuatu yang harus digapai.
Inilah bahan diskusi yang baik dari pada mendiskusikan masalah masalah prinsip dan pribadi pribadi insani.salam damaii

saudara Dewo terkasih,

saya sebagai seorang muslim dari awal mencoba berlaku sopan dan santun dalam bertutur. karena saya tahu kalo sedikit saja saya berpolah kasar atau keras tentunya hal tersebut akan jadi “bahan” bagi anda untuk menyerang balik.
kenapa saya bersikap santun, karena mungkin itu tabiat saya, kenapa ada orang yg keras, atau kasar mungkin itu juga sifatnya. manusiawi kan?
bukan berarti yang lemah lembut selalu benar dan yg keras/kasar itu salah. lihat donk esensi dan konteks pembicaraannya, apa yg di sampaikannya. seharusnya itu yg harus lebih diperhatikan.
saya sedari awal dengan lemah lembut bertanya tentang konsep beragama dalam ajaran kristen, tapi tidak juga di respon. kan saya ada bertanya soal sebenarnya umat kristiani ini pengikut Yesus atau Paulus?
saya kira tidak cukup hanya kasih dalam hidup ini, kita hidup penuh dgn seribu satu macam masalah, yang perlu tuntunan dan rambu-rambu. secara theologi acuan tersebut adalah tentunya kitab suci kita.
semoga saudara Dewo dapat melihat diskusi ini secara global dan jujur , dan tidak langsung mendiskreditkan apabila timbul sedikit ucapan kasar atau keras yang mungkin timbul karena alamiah sifat dari si orang yg berdiskusi.

wassalam

Sdr sdr ku semua….

Saya sinderinim….di form ini sebagai pemirsa,pengamat debat,pendamping bila perlukan…tapi saya disini tidak ingin mencampuri banyak pembicara pembicara ..dan saya salut.. ternyata sdh pada pintar pintar mengolah argumentasi masing masing.
Hanya saja dari sekian banyak para konseptor konseptor,narator,orator,bahkan ada juga yang terpaksa menjadi kompetitor…hehehe..belum ada yang memperoleh hasil..belum mendapati hasil keputusan .karena apa…karena sdr sdr sekalian berbicara banyak tapi tidak saling menerima…dan sangat prisiple.Orang kalau sdh berbicara soal prinsip ..sama saja menangkap ikan belut yang sedang berenang di air..lepas terus kagakk pernah ketangkep tangkep.satu satunya jalan selain dijaring itupun kalau bisa ,kan belut licin bisa lolos.Coba dengan jalan di strum atau di putas…ikan belutnya nanti bisa klepek klepek
iya kan…bagaimana caranya..agar diskusi bisa mendapatkan hasil setidaknya ada yang menerima keebenaran dengan cara teknik penangkapan tadi.
Ini hanya orasi bukan berarti menangkap ikan belut itu harus distrum atau di putas tetapi dengan jalan tampilkan bahan diskusi yang lain.

tampilkan soal apa itu dan bagaimana

“NERAKA JAHANAM”
” PERADILAN AKHERAT”

Silahkan..siapa siapa yang menjadi hakim ketua,pembela,saksi terdakwa,penuntut hukum.pembawa berita acara /jaksa..dan penuntut umum/pengunjung silahkan please…
Saya ambil ide ini untuk sdr sdr uji sampai kepada mana yang sdr sdr inginkan kebenaran itu…

Ambilah tema 2 diatas mudah mudahan sdr sdr akan temukan kemana seharusnya pribadi pribadi sdr tempatkan,yakini,dan harus jalankan….bila sdr sdr mengaku hamba hamba Allah. dengan patokan sandaran BERMULA DARI ALLAH KEMMUDIAN KEMBALI KEPADA ALLAH.
SILAHKAN PLEASE WAKTU DAN TEMPAT SAYA PERSILAHKAN..TAPI INGAT JANGAN RIBUT

salam buat Dewo..di korea saat ini sedang liburan musim panas…besok saya harus terbang ke afganistan,dan jalur gaza

saudaraku sinderinim,

sejak beberapa bulan belakangan ini kami berdiskusi di forum ini insya Allah tidak akan ada keributan.
saya juga kembali menghimbau agar penyampaian apapun dari pribadi kita masing masing hendaknya dengan lemah lembut.
nenek saya pernah kasih pesan kalo berdiskusi, harimau di dalam kambing yang keluar, maksudnya kalau pun hati panas tapi tetaplah bertutur lemah lembut.
lagipula saya juga pernah posting dan akan kembali saya ingatkan kepada semua pihak, “kita disini hanya berbagi pengetahuan dan saran, tidak sedikit pun terbersit dihati untuk mengajak orang lain mengikuti akidah saya, apalagi memaksa. biarlah apa yg kita sampaikan dan diskusikan itu menjadi bahan pemikiran semua pihak tersebut. ”
tiap orang boleh menipu orang lain, tapi tak akan bisa menipu hati nuraninya sendiri. apalagi yang dilihat adalah sebuah fakta kebenaran. tinggal hidayah dari Nya lah yang akan merubah “pandangan” orang-orang tersebut.
saya amatlah setuju dengan saudara Ferry : jika ALLAH sudah mengunci hati manusia siapa pula yang bisa menyelamatkanya ?
semoga bisa jadi bahan pemikiran bersama.
Sdr. Christ kemana nih? i miss you bro…huehehehehe

wassalam

@ sinderim,

Diskusi tentang agama antara pemeluk agama yang berbeda bukan untuk mencari hasil siapa yang menang atau siapa yang kalah, masalah akidah bukan untuk di satukan. Sampai nanti kiamat menjelangpun di dunia ini tidak akan menjadi satu dalam hal akidah.

Bukan juga untuk mencari kesama’an, sebab kalau itu yang dicari mungkin buat saudaraku seiman akan jadi mudah terjebak dalam faham liberalis. Kita bicara disini sekedar untuk sharing dan juga penyeimbang informasi, sebab disadari atau tidak postingan dalam blog adalah bersifat terbuka untuk siapa saja.

Salam Damai.

Sdr fery…& Ahmad..Ytc….

terimakasih.banget…gak papa saya juga mendukung dengan etiked baik untuk mempertebal keimanan kita menimbah ilmu sebanyak banyaknya.Saya sangat bahagia punya sdr seperti sdr sdr…karena saya pun dulu..seperti itu..dan sekarang kebetulan ketemu sebuah bloging ini.. tapi situasi tempatnya mmg beda.kalau saat ini kita di media online..sedangkan pengalaman saya dimimbar terbuka jadi..sempet..agak kacau..ada yang gak bisa nahan diri..sebagai pengalaman saya disini kan sdh kemukakakn sebagai pemirsa.saja…dan selalu berakhir jangan ada keributan…

* Bila sempat tengok ke http://www.youtube.com

mungkin menarik..anis sorros vs ahmed deedat
william camble vs jakir naik.

*atau tulis POSO lalu enter…

selamat menikmati…Assalamuallaikkum..

dear sanji, ahmad,mohd helmi j, sinderinim, juga dewo, chanoschan yang tegas, jg yang lain2nya.

Wah jadi rame ya :)
Pake acara tebas2an leher segala, jadi ngeri :( emang boleh ya membunuh orang bersalah (salah menurut siapa?).
Ada pertanyaan bagus nih:
Apakah membunuh itu salah? bagaimana jika krn terpaksa?membunuh atau terbunuh? Nah bagaimana membedakan benar dan salahnya terutama dalam soal bunuh-membunuh?
Tapi ada satu hal yang bisa membedakan hal itu:
Matilah bagi dirimu sendiri, mati sama sekali, setelah itu berbuatlah sesuka hatimu, maka engkau tdk akan pernah salah.
Artinya apa? Ego kita, matikan ego kita, maka cinta/kasih akan muncul dengan sendirinya.
Tentu saja anda semua boleh setuju atau tidak setuju dengan hal di atas.
Ada satu cerita yang bagus dimana menggambarkan umat manusia di dunia dalam mencari Tuhannya.

TERLEPAS

Sang Guru menjadi legenda dalam hidupnya.
Dikata, bahwa Tuhan minta nasihat kepadanya:
“Aku ingin main sembunyi – cari dengan umat manusia.
Aku sudah bertanya kepada para malaikat-Ku
Mana tempat paling baik untuk bersembunyi.
Ada yang berkata di kedalaman samudra.
Ada di puncak gunung tertinggi.
Lain lagi di sisi bulan yang jauh atau bintang di luar jangkauan.
Engkau menyarankan apa?

Guru berkata,
“Sembunyilah di dalam hati manusia.
Itulah tempat terakhir yang mereka pikirkan.”

(“Sejenak Bijak” oleh Anthony de Mello, SJ)

Kita selalu mencari Tuhan di luar dari diri kita, membaca banyak buku2,mencari ke tmpt2 suci.Tdk pernah sedikitpun untuk menengok ke dalam diri kita, di dalam hati, dalam nurani kita.Dan memang disitulah tempat terakhir yang kita pikirkan bukan?
Jika kita sdh bisa menyadari Tuhan yang ada dlm diri kita, maka kita akan slalu bisa merasakan kehadiranNya dimana-mana.

GBU
Namo Buddhaya
Wassalam

@Dear Sinderinim (#90),

Selamat jalan. Semoga Tuhan memberkati & melindungi Anda dalam perjalanan Anda.

Salam.

94,
Sdr crist….

Saya sdh mengikuti percakapan sdr bersama sdr sanji,ahmad,pandora,juga kepada chanoschans yang tegas…
Saya sudah ambil tengahnya dan saya mencoba kaitkan dengan apa yang sdg sdr crist cari selama percakapan ini.
- Sekedar mencari perbandingan..?
-Mencari petunjuk kebenaran?
-mencari jalan untuk pindah agama?

*Sekedar mencari pebandingan: menurut logika saya dgn kemampuan yang telah sdr miliki,sdr cukup membaca dan menyimak saja dalam form ini akan mudah membandingkanya. ya kan?

*Mencari petunjuk kebenaran: mencari petunjuk kebenaran yang bagaimana?menurut yang anda inginkan dari pelajaran pelajaran yang selama hidup ini sdr peroleh?apakah selama ini sdr belum pernah mendapat kebenaran,kepuasan bathin,atau masih bimbang dalam menentukan mana yang terbaik dan benar menurut sdr? bila dikaitkan dengan percakapan sdr dkk..benar apa yang dikatakan chanoschans anda kurang tegas dalam hati anda sendiri,meskipun 7 hari 8 malan anda bercakap akan tetapi tidak ada satupun yang anda mantapi..benar juga kata sanji dan ahmad bila mana hati sdh terkunci siapa lagi yg bisa menyelamatkan sdr?saya justru setuju dengan chanoschan yang keras dalam arti tanamkan kebenaran bukan keraguan sdr, jadi prinsip itu jgn dijadikan ketatapan dan prinsip itu bisa saja ber ubah kalau sdr mau melepaskan keraguan sdr sndiri.Kapan anda akan
dapatkan bila ternyata sdr sendiri belum membuka hati anda,masih mempertahankan prinsip,menahan nahan keraguan bisa saja justru sdr sendirilah yang mengunci hati sdr dan sdr tidak dapat menyelamatkan diri sdr sendiri.

*mencari jalan untuk pindah agama? :itu lebih tidak baik…bila dikaitkan dengan prinsip dan akan lebih baik bila kita JUJUR TIDAK BERBOHONG atau MEMBOHONGI DIRI SENDIRI.
katakanlah,keluarkanlah dengan segenap hati nurani kita jujur mau apa sih kita? nah itu artinya ada ketegasan hati berati diri kita adalah kesatria.

Saya sdh membaca banyak yang sdr chanoschans lontarkan..kata katanya penuh dengan ketegasan berarti dia memiliki suatu komitment yang baik. sasaran sasaranya mengena langsung ke hulu hati.menggambarkan sosok manusia yang memiliki ketegasan dan menurut saya orang seperti chanoschans ini biasanya tekun dan keras dalam menjalankan kehidupan terutama yah mungkin keyakinanyalah begitu.

Saya sendiri sama seperti yang sdr alami ..mengapa saya belum juga memeroleh petunjuk yang mantab,padahal apa yang saya peroleh selama hidup saya orang bilang cukup baik,prediket keagamaan cukup baik tapi nyatanya sampai saat ini saya kok terasa masih mengambang.
Saya merasakan masih ada jalan yang belum saya lalui ,masih ada keraguan keraguan karena selama ini yg saya peroleh hanyalah catatan sipil saja bukan catatan perundang undangan hidup.Masih ada yang mengganjal dalam diri saya ‘KEJUJURAN YG TULUS’saya belum jujur mengatakan kebohongan yang selama ini saya simpan itu kata seorang filsafat sejati.Kita terpaksa kembali ke awal pelajaran dasar karena dari situlah kita memperoleh teori dan logika”teologi” teori dan logika bukan undang undang tetapi pengembangan pikiran manusia.itu dasar kita mengapa kita menjadi mengambang.

untuk kita kita

@ Christ,

Apa ada yang bisa mematikan egonya sendiri ??? walah hebat sekali dia, tetapi seperti kata saudara widuri apakah dia sudah jujur ??? musuh manusia nomor satu adalah ego, paling banter yang bisa kita lakukan adalah melemahkan ego, kalau mematikan sehh saya ga percaya, kecuali kalau benda tak bernyawa seperti robot baru bisa.

Contoh mudahnya kita lihat bagaimana kaum lebaralis merasa kelompoknya paling benar dengan mengatakan ummat muslim sebagai umat “POKOKNYA” sedang mereka adalah golongan yang benar karena menyalahkan kelompok “POKOKNYA” lha padahal mereka juga sudah melakukan “POKOKNYA” dengan mengatakan ummat “POKOKNYA” salah.

Anda sendiri bagaimana ? bukankah anda menganggap sebagai pengikut “KASIH” anda juga mengganggap paling benar ???

Kejujuran yang hakiki adalah berani mengakui bahwa diri kita tidaklah sepenuhnya jujur, tidaklah sepenuhnya bisa mematikan ego, dan tidaklah sepenuhnya benar, olehkarena itu sebagai umat muslim kami selalu berucap “Wallahu a’lam bishshawab” bahwa kebenaran itu hanya milik ALLAH, kita hanya berusaha berjalan sesuai dengan petunjukNYA.

@ widuri,

Kebohongan adalah menganggap diri paling benar dan sudah paling dekat dengan ajaran Tuhan.

Kejujuran yang tulus adalah bahwa kita adalah manusia penuh dosa dan hanya ALLAH yang bisa mengampuni dan menyelamatkan kita.

Salam Damai.

@ Fery Zk..

Terima kasih terima kasih atas pencerahanya dari sdr fery zk…semoga bukan saya saja yang mengakui kekurangan saya…ini.
Sebenarnya melihat makna dan percakapan yang diposting sdr crist,yosph henry itu juga mengarah ,bersinylamen bahwa selama hidup dalam pelajaran teologinya belum mendapat kejelasan yang hakiki msih belum lngkap ..mungkin ..lah.gitu..
Tetapi semua apa yang diperolehnya telah disimpannya sekian lama meskipun mungkin crist,yoseph h, tidak mengatakan bahwa ilmunya masih mengambang…belum ada ketetapan..karena dasar dasar dalam kristusnya merupakan pengembangan cerita kisah sesuai yang ada dalam blok ini dan pondok hayat yang mungkin didapatinya.
Telah saya katakan mau mngatakan secara jujur berat mengatakannya,mau berbicara soal kebohongan yg telah dia dapat juga berat mengatakanya.. sama saja kan mengambang…mau pindah agama ..malu ..dan . terlanjur..mengimani ilmu yg selama ini mereka peroleh dari caerita kisah kasih dari nenek moyang.bukan dari hakkul yakin.nya.ajaran dari Allah subhannawattakalla….yaitu Muhamad Saw…

untuk semua…sebenarnya mudah,tapi dipersulit sulit.

sdr widuri,

Bukan kemacamragaman dogma melainkan fanatik di bidang dogma, itu yang merusak. Jadi jika kita masing2 melakukan apa yang teguh kita yakini sbg “kehendak Tuhan” hasilnya akan menjadi kekacauan besar. Kepastian itu salahnya. Orang rohani itu tahu akan ketidakpastian – sikap mental yang tidak dikenal oleh orang yang fanatik dengan agamanya.

Teologi atau “agama” telah menjadi kejahatan karena teologi atau “agama” tidak lagi mencari kebenaran, melainkan sekadar mempertahankan sistem kepercayaan.

Mrk yang dipenuhi dgn pandangan2nya sendiri akan tuli pada kata2 bijak dari orang lain. Yang sering terjadi dlm diskusi antara 2 orang adalah yang satu mendesakkan pandangannya pada yang lain. Akibatnya, ia tidak belajar apa pun kecuali pandangan2nya sendiri.

Apakah kita pikir dunia bisa diselamatkan bila kita selalu memiliki kehendak baik dan toleransi.Gak juga.

Yang dapat menyelamatkan dunia adalah pemikiran jernih.
Apa gunanya toleransi kalau anda yakin bahwa anda benar dan setiap orang yang tidak setuju dgn anda salah?
Itu bukan toleransi namanya, melainkan sikap merendahkan.Sikap demikian tidak mengarah kpd kesatuan hati melainkan perpecahan, sebab anda di atas dan orang lain di bawah.Dgn posisi seperti itu hanya akan muncul rasa superioritas pada diri anda dan rasa kesal pada sesama anda, dan selanjutnya justru melahirkan sikap tdk toleran.

Meskipun demikian, dgn penuh semangat orang membicarakan nilai dialog.Kemungkinan terburuknya, nilai dialog menjadi usaha tersamar utk meyakinkan orang lain akan kebenaran posisi anda.Sedangkan kemungkinan terbaik ialah mencegah anda mjd katak dalam sumur yang bepkr bhw sumur itulah satu2nya dunia yang ada.

Apa yg tjd bila katak2 dr bermacam-macam sumur berkumpul untuk berdialog mengenai keyakinan dan pengalaman mrk?Wawasan mrk diperluas, mrk mjd tau bhw ada sumur2 lain.

Akan tetapi, mrk tetap tdk menyangka kalau ada samudra kebenaran yg tdk terbatasi oleh tembok2 sumur.Katak2 yg malang itu tetap terpecah dan berbicara dgn istilah anda dan saya, pengalaman, keyakinan,ideologi anda dan saya.

Rumusan2 yang diperbincangkan tdk memperkaya mrk,sebab rumusan2 itu justru mjd tembok pemisah. Hanya samudra mahaluas yang mempersatukan.Utk mencapai samudra kebenaran yg tdk dibatasi dgn rumusan2, kita membutuhkan anugerah Pemikiran Jernih.

Pemikiran jernih tidak menuntut pengetahuan luas,tp justru sederhana sekali, bagaikan dalam jangkauan seorang anak kecil.Yg dibutuhkan bukan belajar melainkan justru tdk belajar, bukan bakat tapi keberanian.

Kita akan memahami ini jika membayangkan anak kecil dlm pelukan pembantu rmh tangga yg jelek. Sang anak terlalu muda utk berprasangka spt orang dewasa.Jd, ketika dlm pelukan wanita itu, ia tdk peduli wanita itu berkulit putih,atau hitam, jelek, cantik, tua, muda, ibu, atau babu.Ia menanggapi realitas, bkn cap2 spt di atas. Wanita itu memenuhi kebutuhan sang anak akan cinta.Inilah realitas yang ditanggapi sang anak,bkn hal2 yg tdk relevan spt nama, sosok, agama, ras,& sektenya. Sang anak blm punya kepercayaan dan prasangka.

Dlm lingkungan inilah pemikiran jernih dpt tjd.Utk mencapainya, org hrs melepaskan segala sesuatu yg tlh dipelajarinya.Di samping itu, ia hrs mencapai pkrn anak2 yg bebas dr pengalaman masa lampau maupun pemrograman, yg dpt mengaburkan cara kita melihat realitas.

GBU
Namo Buddhaya
Wassalam

sdr ferry zk,

Memang sulit sekali melepaskan ego atau mematikan ego, bahkan tdk mungkin menurut anda.Tapi siapa yang bisa memastikan hal ini?Selalu saja ada kemungkinan walaupun itu sangat kecil.Dan kalaupun akhirnya ego kita sdh mati itu adalah anugerah Tuhan.Manurut saya salah jika kita akan spt robot kalau kita sudah bisa mematikan ego kita, apakah robot mempunyai cinta?Padahal kalau ego sudah bisa kita kurangi bahkan bisa sampai hilang, justru kita akan selalu dipenuhi oleh cinta,justru saat itulah kita benar2 hidup.

Carilah keheningan, hening sama sekali, hening disini bukannya ketiadaan suara,dan dalam keheningan itu moga2 TUHAN/cinta akan ada dan engkau tdk ada.

GBU
Namo Buddhaya
Wassalam

Buat pak Christ
Saya melihat selama ini anda begitu terinspirasi dari karya Anthony de Mello, S.J. Yang saya tangkap dari tulisan2 romo de Mello adalah mistisme, ambiguitas, antikemapanan, relativisme, dll. Dan sepertinya anda begitu mengidolakannya. Dari komentar2 anda sebelumnya, anda menekankan humanisme, cinta kasih sesama manusia, dan formalitas agama. Ketika saya penasaran dan berusaha mencari tahu siapakah de Mello itu, saya sangat terkejut. Ternyata beliau adalah anggota FREEMASON… Sama seperti John Lennon, Benjamin Franklin, George W Bush, dan yang kini sedang disinyalir adalah Paus Benedictus XVI… Hebat!
Ciri dari pandangan Freemason adalah penekanan Humanisme, manusia sebagai sosok tertinggi dalam alam semesta, tidak ada yang melebihinya. Freemason melakukan propaganda halus, seperti melalui tulisan2 humanis, persis seperti tulisan2 de Mello. Begitu pula dengan lagu “Imagine” dari John Lennon, syairnya berisi pesan humanis, Seperti bait lagu “Imagine no religion” (Bayangkan, tidak ada agama) Apakah tujuan humanisme dan relativisme Freemason? Mengagungkan Manusia, menolak unsur religiusitas, dan pada akhirnya menolak Tuhan dan atribut2nya. Freemason menyusupkan pesannya melalui jalur2 keagamaan, seperti menempatkan utusannya dalam komunitas keagamaan, dimaksudkan supaya umat percaya pada yang dikatakan oleh pemuka agamanya. Jadi cukup beralasan jika de Mello mengatakan agama adalah LABEL.
Seperti dalam komentar pak Ahmad (59) “mungkin apa yang dirasakan frater Anthony deMello itu adalah manifestasi dari kekecewaannya atas agama yang dia anut dan kitab suci yang dia pelajari”. Bukan kekecewaan, namun inilah propaganda. Bagi Freemason, agama adalah LABEL yang dipakai u/ menutupi identitas mereka. Bukankah seperti itu yang anda dapatkan ketika membaca tulisan2 de Mello? Seperti label agama, penekanan cinta kasih, surealis, dll. Mengapa de Mello yang merupakan romo katolik tidak menulis buku2 tentang agama atau iman katolik? Malah justru tulisan tentang mistisme, humanisme, dan relativisme. Nampaknya strategi Freemason u/ merekrut anggota baru berhasil. Andalah orangnya, hehe.. gojek (bercanda) lho pak :)
Namun itu semua hanyalah analisis pribadi, subyektif saya ketika melihat hubungan antara de Mello dan Freemason. Ini semua cuma berbagi ide dan pengetahuan. Saya nggak pengen kita diskusi cuma berdebat dan menghujat keyakinan kita masing2. Mohon maaf apabila ada kata2 yang kurang berkenan.
Wassalam

Salam tuk semuanya.. pa khabar…nya nih..?

Pak sanju,pak ahmad,pak crist.,y henry,fery zk..yang dimuliakan…

Saat ini saya sdh kembali dari afganisthan..guna meliput pemulangan jenazah misionaris gereja salah sorang sandera warga korea selatan beberapa hari yg lalu.Hingga saat ini keheningan dan kesedihan dari pihak keluarga korban dan umumnya seluruh warga korea selatan,atas insiden ini sangatlah patut kita sesaslkan dimana masih ada beberapa misiaonaris yang belum dibebaskan oleh pihak pihak yang bertikai.
Kalau saya lihat situasi di kota afgansihatan terutama di kawasan perbatasan zona militter line taliban board..memang terkesan menenggangkan..persis pada saat situasi ngara indobnsia dijaman penjajahan jepang.Kekejaman dan kebengisan dan suasana tidak tenang terkesan tiada kedamaian.
Kita tidak patut pula mencari kambing hitam,siapa yang disalahkan dan mempersalahkan..namanya kemanusiaan apalagi membawa misi keagamaan dengan kegiatan kemanusiaan…Tetapi bila kita sdh mengetahui bahwa daerah itukan daerah penganut ajaran keras dan sangat fanatisme Islam yang dipahaminya.
Sudah saya uraikan beberapa hari yg lalau bahwa semua ini bila berlebihan selalu tidak baik..salah satunya ya itu..paham yang dianut islam taliban itu…tidak mengerti menafsihakn terjamahan dan sunnah rasul.
saya peroleh keterangan dari warga asli pakistan muslim di sana yang nasionalis..sama seperti kita..mereka menyanyangkan dengan paham paham yang diyakini tidak dengan menyelarasan perkembangan jaman.Bukankah rasul kita Muhamad telah mengatakan tidak boleh mengadakan kudeta didalam negeri yang sesama penganut muslim dan hukumanya mati.Ada kita baca di mukadima Alquran pada saat peperangan di kota mekah dan madinah dimana umat muslim telah terpecah belah karena hasutan dari pihak yahudi,,sehingga terjadi pemberontakan..namun Rasululloh berhasil menumpasnya.
Bila di kaitkan dengan kondisi saat ini justru saya yang sdh memahami budaya orang korea dan memahami kultur orang korea yang dulunya tak beragama, adapun kepercayaan animisme itupun kecil minoritas saja.Saat ini memang perkembangan dakwah dari perbagai penjuru dunia sedang maju pesat dengan bermunculanya gedung gedung gereja yang megah megah di seluruh kota dan pelosok..tidak seperti ditahun 1990 gereja hanya tampak sedikit saja..namun tahap demi tahap ditahun 1999 sampai 2007 kota kota sdh seperti kota roma …gereja geraja mewah mewah telah berdiri..penyebaran agama kristen sangat memeperoleh perioritas bahkan sebagai payung hukum dan umat umat baru.
Masyarakat korea memang belum memahami banyak tentang agama terutama mempercayai ADANYA TUHAN jadi merupakan perjuangan berat menyampaikan dakwa agama di sana.Terlebih lagi dakwa ISLAM mereka ketakutan dan tidak bisa menerima dgn mudah ..kalau agama kristen saja mereka masih ogah ogahan apalagi agama islam…mereka bisa dihitung dengan jari itupun kalau bukan cendikiawan korea yang sdh lama tinggal di arab ataupun, negara negara muslim,tetapi meskipun tau tetap mereka lebih suka bebas..tidak mau ada aral melintang dalam hidupnya alias lebih baik tak beragama.memang enak tak beragama itu mau apa saja gak ada yang larang.. ya kan.?
Namun Tuhan berkehendak lain ..dimana ada manusia beriman ,disanalah jiwa jiwa ketuhanan akan selalu hadir panggilan Tuhan agar membrikan pelajaran pelajaran ketuhanannya…kepada sdr sdr kita yang belum mengerti siapa itu Tuhan.
Namun harus kita ketahui…seharusnya sebelum melangkah ke arah yang lebih horisontal, seharusnya umat umat baru yang memeluk agama itu diajarkan ajaran ajaran yang vertikal atau dasar dasar ..pemantaban pemantaban terlebih dahulu untuk mengimani sebuah ajaran baru…jangan langsung dikirim atau diutus untuk misi kemanusiaan ke daerah keras seperti itu..,mereka belum saatnya dan belum layak untuk kegiatan misi yang seperti itu.Karena memang ternyata saya lihat pada umunya sandera sandera itu masih polos.masih belum tau apa inti misionaris dan dengan maskud apa datang kesana selain mengantarkan bahan bahan makan dan keperluan kemanusiaan.
Coba kita pikirkan, dengan modal pendidikan agama yang masih minim seperti itu apa layak dikirim kedaerah atau kesebuah negara yang telah memiliki agama lebih awal bahkan yang mereka datangi adalah negara fanatis…sama saja anda menyerahkan diri anda kepada permasalahan mendasar yaitu ideologi kristen yang di peroleh dari AMERIKA DAN SEKUTUNYA.Dengan walhasil terpaksa sdr sdr kita yang belum tau apa apa malah menjadi korban…nah itulah saya lalu baca Alquran..bagaimana cerita kisa peperangan dijaman nabi Muhamad Saw..bagaimana pesan pesan beliau sebelum wafat tentang menghormati musuh,barang2 rampasan perang kemudian bagaimana menjalankan politik dalam pemerintahan.terus pada sampai bagaimana cara menangani pemberontakan dalan negeri sesama umat..semuaaaa ada dalam MUKADIMAH alquran .
Sungguh merupakan kenyataan bahwa Alquran tidak main main dalam persoalan ini..semuanya mengena..dimana ada sebab disitu pasti ada akibat.Sebabnya apa? ..ini yang menjadi PR bukan buat kita saja…tetapi semuanya yang merasa punya agama dam ilmu.
Saya sempat merenungkan spertinya akan ada sinylamen bahwa AMERIKA lebih suka dengan agresi militernya lebih suka menggelar oprasi militernya.Cuma saat ini amerika masih tutup mulut dalam hati saja sedangkan pihak seluruh dunia mengharapkan dengan jalan dialog karena urusanya cuma tukar tawanan saja.Bukan seperti pengeboman WTC 2001 lalu…tetapi ini soal menyangkut warga korea ,jadi secara kemanusiaan hak hak hidup manusia warga korea,berarti Amerika harus menuruti suara terbanyak..bisa jadi operasi militer bila yag disandera warga AMERIKA atau ITALIA atau INGGRIS…karena negara negara tsb memang suka tembak tembakan…disamping saling adu gagah2an juga memamerkan teknologi perangnya masing masing.
Bagi merkea yang iamanya kuat dan tajam..apalah artinya hidup ini kalau hanya senjata seperti itu,bagi mereka hidup dan mati sdh bukan hal yang di banggakan…jadi ini sangat bertentangan dengan kita di jaman sepeerrti ini.saya sempat mendengar obrolan tentara tentara dari UN yang kebetulan sliweran mereka sebenarany sdh tidak sabar menunggu printah operasi militer ketimbang nyawa sandera…dengan prinsip membunuh 3000 orang taliban dengan mengorbankan 20 nyawa orang tak berdosa katanya gak masalah…atau menumpas gerakan saparatis itu dengan mengorbankan 20 orang saja tak masalah lah.
Wah..bagaimana bisa ambil keputusan macam ini…taliban bukan cuma didaerah pegunungan saja tetapi sudah bergerilya ke kota kota..bukan ujud saparatisnya tetapi tubuhnya saja yang sdh berbaur didalam kota tanpa terindentitas oleh inteljen inteljen …jadi perlu kita renungkan kalu saja dijaman Nabi muhamad saw mampu mengatasi pemberotakan dan menaklukan lawan perang dengan jalan hanya mempertahankan dakwa dan hak manusia menjalankan agama kenapa harus diperangi oleh yahudi..apa hak nya yahudi memerangi siar syiar agama islam..maka Dengan dasar wahyu wahyu Allah yang diturunkan agar tidak terjadi pembunuhan pembunuhan penyiksa penyiksaan dari kaum quraish dan yahudi mekkah maka diturunkanlah Ayat ayat bahwa untuk menjaga hak dan hidup islam mengajarkan mmembela diri”diperbolehkan berperang melawan ketidak adilan dan kebathilan” itupun dengan jalan yang ditentukan Oleh Allah dilarang membunuh bagi tawanan yang menyerah,hanya diminta sebutlah nama Allah lalu dibebaskan lagi bahkan diangakat menjadi saudara seiman karena sdh mengatakan adanya Allah..kurang apa lagi Nabi kita itu..harta tidak,kemeweahan tidak.kenapa ganggu orang orang yang bragama?kan begitu risalahnya..siapa bilang kalau agama yahudi saja yang mendapat temapat oleh Allah..?siapa yang menganggap Allah itu milik orang yahudi saja..?nah..disinilah letak dasar dari terjadinya pertumpahan darah yang diwarisi orang orang yahudi..dan apa yang dikatakan dalam Alquran sampai akhir jaman.bahwa orang yahudi akan di panjangkan usianya maksudnya apa..?sebelum terbukti adanya azab dunia dan sbelum adanya bukti hancurnya bumi ini yahudi tidak akan menerima kehadiran islam meskipun saat ini memang sekedar toleransi,adanya organisasi dunia yang melindungi.adanya perjanjian perjanjian damai,adanya kerja sama antar bangsa bangsa,ekonomi,budaya,politik.bahkan kerjasama pertahanan.Nyatanya mana…?????
Allah maha nmengetahui segalanya kembali ke ideologi yahudi.merencanakan,merekayasa,mengadakan riset riset tentang teknologi perang denga menggunakan msin perang tanpa awak.Memproduksi peawat tempur ultra ringan tanpa awak..bahkan saat ini ada riset pengembagan alat perang mini yang bisa di remot dari stasiun angkasa.Nah ini sesuatu yang menunjukan bahwa yahudi itu takut,penakut,boleh dikatakan bermental pengecut.Justru yang menjadi pahlawan shuhada itu ke 20 warga korea itu yang dengan iklas mati dengan misinya menyebarkan agama kristen dengan dasar kegiatan kemanusiaan.mereka itu lebih pembrani mereka itulah yang harus kita acungkan jempol.
Sdr sdr ku semua yang ada di blok ini semoga tidak terprovokasi dengan berita berita yang menyedihkan terlebih lagi ini menyangkut nasib sdr sdr kita yang sdg mengemban amanat ketuhananya.Kita berdoa untuk mereka mudah mudahan orang orang yang sdg dalam tersesat itu dibukakan pintu hati kalau kita percaya sebagai hamba Allah marilah kita bantu sumbangsih suara jangan sampai terjadi operasi militer.
Percayalah akan Kekuasaan Allah idak ada perbedan bagi Allah dalam permasalahan yang hakk dan yang bathil.Semuanya dilaksanakan dengan adil.
memang laur biasa apa yang di firmankan Alah kepada Nbai muhamad saw ternyata bukan cuma ekedar perkataan manusia yang buta huruf dan tak bisa baca tulis.Tetapi nyata dan fakta mau apalagi ini kehendak Allah dengan segala kekuasaaNya yang begitu maha mengetahui dengan sifat sifat yang dimilijkiNya
telah membuktikan bahwa syaitan selalu berada disekitar kita.bahkan syaitan bisa masuk kedalam hati nurani manusia ..sungguh besar Allah dari segala FirmanNya.
Salam buat saudara saudara yang mungkin saat ini bisanya cyuma nonton TV baca koran ..tetapi Alamdulillah sinderinim telah diberikan pengajaran langsung.memperoleh langsung hikmah dari sisi hidup ini dengan kenyataan.Namun dengan niat tulus sinderinim memberitakan keadaan yang sebenarnya.Mohon maaf atas segala kekurangannya akhirullkallam wassalamuallaikkum wr wb………

salam buat mas dewo….good blest to you all n famly..
islamic information centre
kyunggi-do ansan city
south korea …sin.

sdr sanji,
mns memang suka membuat label, dan saya baru tau ada lebel lain lagi yang disebut freemason,itulah manusia.
Selalu saja membuat pemisahan2 yang bodoh yang oleh Sang Kasih dilihat sebagai satu.Karena itulah mereka gagal melihat realitas, karena di pikirannya banyak sekali label2 dan setiap kali berinteraksi dgn org lain yang ada di pikirannya ya lebel2 itu, sehingga dia tdk bs menanggapi realitas mnsnya tetapi hanya menanggapi label2nya spt suku, agama,komunis,liberalis,dlsb.
Mengenai istilah sdr sanji mengenai anti kemapanan dan relativisme,berikut ini penjelasannya yang saya dapatkan dari buku “Saying of Buddha”, silakan direnungkan dan semoga berguna bagi kita smua sehingga kita makin tercerahkan.

Dunia ini fana,slalu bergerak dan berubah seiring dgn waktu.Kita ini cuma bagian dr suatu wkt tertentu di dunia ini. Smua tulisan, smua pahatan, smua lukisan, struktur peradaban, dan stiap generasi mns pd akhirnya akan lenyap spt daun gugur. Dimana ada keberadaan,disitu ada perubahan. Apa sj yang tdk berubah, sbnrnya tdk ada sama skali.
Saat mns mencari stabilitas kekal di dunia ini, mrk justru merusak irama perubahan jagat raya dan pasti mrk tdk dpt menemukannya.
Semua di dunia ini berubah dan pada akhirnya lenyap.Sering mns berharap bhw kecantikan akan abadi,namun harapan itu tdk pernah terwujud.Krn harapan itu, mns terjebak dgn perasaannya sendiri shg tdk bs maju.
Smua yg ada di dunia ini trs berubah. Jika kita dpt meniru sikap ini utk mengamati smua hal yang berubah di dunia,maka smua perubahan itu tdk akan mampu lagi mempengaruhi pikiran kita.

Smua fenomena di jagat raya adalah suatu manifestasi yang selalu berubah, merupakan kumpulan2 dari kejadian2 sebelumnya…. Karenanya, tdk ada jagat raya yang kekal.Dgn alasan yg sama, mns berubah setiap wkt,semenjak lahir sampai mati.Tdk ada hasil yg sama muncul di setiap ruang dan waktu.

Kebanyakan orang menganggap “saya” sbg suatu wujud yang independen, tanpa tahu bahwa hal itu hanyalah khayalan yang keliru. Karena “saya” ini akan terus berubah sesuai dgn tempat dan wkt, itu sebabnya tdk ada “saya” yang kekal. Dari lahir sampai mati, “saya” selalu dipengaruhi oleh kondisi yang berbeda, setiap saat.
Ada saat ketika seorang bayi tdk bisa melakukan sgl sesuatu sendiri, saat ketika seorang dewasa bergerak dan menggoncang dunia, dan juga ada saat di tahun2 berikutnya, ketika seseorang tdk mampu berbuat apa2 lagi. Melalui lingkaran hdp ini, stp org berubah berdasarkan kemampuan dan kondisi pada saat tertentu.

Sensasi secara fisik maupun kejiwaan juga bervariasi tergantung wkt dan tempat.Bermcm2 emosi,spt gembira, sedih, marah, dan takut, berubah2 tergantung pd wkt dan tempat.

Salah satu kebenaran utama yang diajarkan Buddha ialah bahwa Intisari Kebenaran Universal tdk mengandung egoisme.
Tdk ada benda yang kekal di jagat raya ini,tdk ada kehdpan yg kekal dan abadi,semuanya dlm proses perubahan.

Jika seorg yang bijaksana memandang dgn cara spt ini, dia tdk akan memikul beban masa lalu, tdk tergoda dgn fantasi masa mendatang, dan tdk meracuni dirinya dgn nafsu saat ini.
Dia akan bergerak ke arah yang benar. Dgn cara itulah dia mampu mengatasi nafsunya dan membebaskan diri dari ikatan.
Juka seseorg yang berakal budi memandang sgl sesuatu dgn cara ini, dia tdk akan memikul beban masa lalu, tdk berkhayal ttg masa mendatang.
Dia menghadapi dan menerima saat ini dgn pikiran terbuka, dan tdk menginginkan semua kehendaknya terpenuhi. Karenanya ia akan bergerak ke jalan yang benar, memadamkan nafsu dan mencapai kebebasan.

Tdk ada kesucian yang melebihi seseorg yang tlh belajar utk menerima secara sempurna apa saja yang akan terjadi.

GBU
Namo Buddhaya
Wassalam

buat sdr sanji,sinderinim,mohd, ferry zk,widuri,ahmad,chanoshacan,pak dewo, dan buat siapa saja yang ada disini, ada cerita bagus mengenai pencarian kebenaran oleh manusia

Bayi Berhenti Menangis

Seorang mengatakan bahwa ia menjadi tidak beriman karena alasan praktis saja. Sebab, kalau ia sungguh sungguh jujur, ia terpaksa mengakui, bahwa sebetulnya ia tidak percaya akan hal-hal yang diajarkan agamanya Memang, adanya Tuhan memecahkan banyak masalah tetapi juga menimbulkan masalah baru yang sama banyaknya. Kehidupan sesudah kematian adalah harapan yang sia-sia. Kitab Suci dan tradisi tidak saja menguntungkan tetapi juga merugikan. Semuanya ini dibuat manusia untuk menanggulangi kesepian dan keputus-asaan yang dirasakan dalam hidupnya.

Paling baik ia dibiarkan saja. Diam saja. Mungkin ia sedang mengalami tahap pertumbuhan dan penemuan baru.

Pada suatu ketika sang Guru ditanya oleh muridnya : ‘Buddha itu apa?’
Ia menjawab :
‘Budi, itulah Buddha.’

Lain hari ia ditanya soal yang sama dan ia menjawab :
‘Tidak ada budi. Tidak ada Buddha.’

Murid menyangkal :
‘Tetapi, dulu Anda berkata : Budi, itulah Buddha.

Kata Sang Guru :
‘Itu dimaksudkan agar si bayi berhenti menangis. Bila tangisnya sudah berhenti, aku berkata: Tidak ada budi. Tidak ada Buddha.’

Mungkin si bayi telah berhenti menangis dan sudah siap menerima kebenaran. Maka lebih baik ia dibiarkan sendiri saja.

Tetapi ketika ia mulai mengajarkan ateisme yang baru ditemukannya kepada orang lain yang tidak tahu-menahu, ia terpaksa dibatasi: ‘Pada suatu waktu, pada masa pra-ilmiah, orang menyembah matahari. Lalu tibalah jaman ilmu pengetahuan, dan manusia pun menyadari, bahwa matahari itu bukan dewa, bahkan pribadi pun bukan. Akhirnya datanglah jaman mistik dan Santo Fransiskus Asisi menyebut matahari itu saudaranya; ia bahkan berbicara dengannya.’

‘Kepercayaanmu dulu seperti kepercayaan seorang bayi yang ketakutan. Sekarang engkau sudah dewasa dan tidak takut lagi, maka engkau kehilangan kepercayaanmu dahulu. Moga-moga engkau berkembang sampai pada suatu ketika menjadi seorang mistik dan menemukan imanmu kembali.’

Iman tidak pernah akan hilang, selama orang mengejar kebenaran tanpa takut. Tetapi bermacam-macam kepercayaan yang mengungkapkan iman untuk sementara waktu dapat dibayangi oleh awan gelap. Namun demikian, tidak lama lagi akan menjadi cerah kembali.

(Burung Berkicau, Anthony de Mello SJ, Yayasan Cipta Loka Caraka, Cetakan 7, 1994)

GBU
Namo Buddhaya
Wassalam

Salam Sejahtera buat saudara Christ,

Saya amat menghormati imanmu, maka ko teruskanlah dengan kepercayaanmu, soal tentang agama Islam, Kristian, Yahudi, Buddha, Hindu masing-masing bertanggungjawab menjaga hak masing-masing.

Kalau anda seorang ATHEIS itu pun hak anda juga! terpulang anda. Jika anda seorang Kristian maka anda akan bersuara demi agama anda, kalau anda seorang Islam maka anda juga akan berjuang demi Islam.

Soal artikel no.104 tu saya hanya nak beri satu jawapan ringkas sahaja.

“Katakanlah ; Allah adalah Tuhan Yang Maha Esa, Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tiada pula diperanakkan dan Dia tiada sesuatupun yang setara dengan-Nya. (Surah Al-Ikhlash : 1-4)

wassalam.

@ christ,

wah itulah masalahnya, kami lebih ralistis dan bukan pemimpi, harut & marut saja yang non manusia alias malaikat, ketika diberi nafsu bisa terpeleset, apalagi manusia. Selama manusia hidup sudah kodratnya memiliki nafsu, dan ego adalah bagian dari nafsu, siapa yang bisa menghilangkanya ? cinta sendiri adalah cerminan ego bung, yang bisa kita lakukan adalah sebisa mungkin mengarahkan ego kita sesuai dengan arahan yang telah Tuhan berikan.

Saya salut dengan salam anda, yang juga mencerminkan seperti apa faham anda sebenarnya, tetapi begitu buruk sangkaan anda kepada Tuhan sehingga anda anggap Tuhan selain memecahkan banyak masalah tetapi juga menimbulkan masalah baru yang sama banyaknya, mungkin pikiran primitif anda yang akhirnya menyimpulkan demikian.

christ saudaraku sesama manusia, ketahuilah sudah menjadi ketetapan ALLAH bahwa selama kiamat belum datang, manusia cenderung untuk selalu berperang dan saling bunuh, adalah mimpi kosong jika dunia bisa aman dan hanya ada satu golongan saja, sebab selain manusia di dunia ini juga ada iblis dan keturunannya yang telah mendapat janji dari ALLAH untuk diizinkan menipu dan membawa manusia kedalam kegelapan.

Ummat muslim pada dasarnya hanya berusaha ikhtiar memperbesar posisi dan menjaga agar tidak melemah, bukan bermimpi menjadikan dunia ini menjadi satu dalam akidah, sebab hal itu adalah mimpi.

Wallahu a’lam bishshawab.

Wah semakin seru nih ada penganut Budha ikutan diskusi ya go ahead aja deh, teruskan aja semoga ini menjadi pencerahan buat semuanya

Allah Bless for All

kok sepi……??????

jd kesimpulannya apa?

Kesimpulannya, Yesus Kristus adalah Putra Allah. yang rela turun ke dunia melalui rahim Perawan Maria. Sesuai dengan apayang telah disampaikan Malaikat “Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya,dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan.” Dan kepada Yusuf suaminya”Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.” Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: “Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel” yang berarti: Allah menyertai kita.

Dari apa yang dikatakan malaikat saja sudah jelas-jelas Yesus Kristus adalah Putra Allah Yang maha tinggi. Kalau malaikat saja berkata begitu mengapa manusia yang dari debu tanah tidak mengakuinya? Maka berbahagialah mereka yang tidak melihat namun percaya……
Kisah diatas baru sebagian kecil dalam ayat-ayat kitab suci, karena masih banyak ayat yang menjelaskan bahwa Yesus Kristus adalah Putra Allah. So jangan mengklaim yang tidak benar akan ajaran Yesus Kristus.

Sekali lagi jangan samakan Yesus Kristus dengan para nabi-nabi, mereka semua lahir kedunia karena hubungan suami-istri. Dan tidak ada nabi didunia ini yang bisa bangkit dari maut, apalagi naik ke surga. Jadi jelas Yesus bukan golongan para nabi atau rosul-lah atau apalah, tetapi Dia adalah “Imanuel”. Tuhan beserta kita…. Jadi bersyukurlah kita mempunyai Allah Tritunggal Maha Kudus yang selalu menyertai dalam setiap langkah hidup kita. Karena ada sebagian orang yang merasa allahnya kurang dihormati jadi harus berjuang untuk menjaga kehormatan allahnya, walaupun sebenarnya menyakiti sesama. Oh betapa jauhnya allah sehingga tidak sadar Allah yang sesungguhnya ada didalam hati setiap orang hina dina yang ia sakiti dengan alasan memperjuangkan allahnya… Sesungguhnya orang-orang seperti itu tidak ada kasih didalam hatinya, yang ada cuma irihati, dengki, hawa nafsu, keserakahan, dll. Karena kasih datang dari roh kudus sedangkan irihati, dengki, hawa nafsu, keserakahan, dll datangnya dari iblis.

109 dan 110

@ERICK

Di dalam injil benar gak nih ada kata kat”apabila kamu mendengar sesuatu yang belum jelas kebebenaranya maka kamu harus jawab “bila Tuhan menghendaki” Atau apabila ada sesuatu perkara ang belum pasti maka hendaklah kamu berucap bila Tuhan menghendaki…

Terus apakah kamu pernah bertanya kepada Yesus dalam doamu..atau ibadatmu.. begini…BENARAKAH BAHWA SURGA ITU ADA DITELAPAK KAKI IBU…?
MENGAPA ENGKAU BAWA ORANG JAHAT ITU BERSAMAMU KE SURGA..?BUKANKAH AKAN SEMAKIN BANYAK ORANG JAHAT DAN PEMBOHONG YANG MASUK SURGA?

ERICK….!

PERNAHKAH KAMU DENGAR BAHWA PADA SAAT KEBANGKITAN NANTI YESUS KRISTUS AKAN TURUN DAN MENGHAKIMI MANUSIA DAN IBLIS IBLIS SERTA MEMBUNUH BABI BABI DAN SALIB…?

ERICK…!

PERNAHAKAH KAMU BERTANYA PADA YESUS …?WAHAI TUHAN YESUS MASIH ADAKAH TUHAN SELAIN DIRIMU…?

ERICK..!

PERNAHKAH KAMU BERTANYA PADA IBUMU SIAPA YANG MELAHIRKAN YESUS…?DAN SIAPA PULA YANG MELAHIRKAN BAPAKNYA YESUS..?

ERICK..!

PERNAHKAH KAMU MENDENGAR,MENYAKSIKAN CERAMAH SEORANG MANTAN PENDETA DAN PASTOR DAN PARA MISIONARIS YANG BERPALING KEAJARAN ISLAM..APA KOMENTAR MEREKA MEREKA ITU TERHADAP AGAMA SEBELUM NYA..?SEMUA ITU REKAYASA CUMA PERMAINAN.TEOLOGI SEBAGAI PENYEBARANYA.BUKAN HAKIKI.

ERIK…!

JANGANLAH TAKUT BILA MEMBACA KITAB ALQURAN… ITU HANYA PERINGATAN BUAT KAMU KAMU…BAGI KAMI ITU SDH MENDARAH DAGING SEHINGGA MATI ITU BIASA..KALAU ORANG TAKUT MATI BERARTI AGAMAMU DALAM KERAGUAN…BELUM SIAP MENGHADAPI PERADILAN AKHERAT.PERCUMA ADA YESUS SANG JURU SELAMAT IYA KAN..?

ERICK!

1000 ORANG MANTAN PENDETA,PASTOR YANG TERNAMA DI INDONESIA,MALAYSIA YANG MENGAKUI SECARA TERANG TERANGAN MULAI DARI PENDIDIKAN DAN MISINYA HANYALAH REKAYASA DAN PERINTAH MAKLUMAT GEREJA PUSAT DARI ROMA UNTUK MENGKRISTENISASI DUNIA..!?LEBIH DARI ITU PELAKU PELAKUNYA HANYA BERSEMBUNYI TANGAN MENUTUPI PERAN ANDILNYA MEMBOLAK BALIK KITAB SUCI INJIL DAN ALKITAB…COBA DILIHAT DAN BACA DENGAN CERMAT MANA YANG FIRMAN TUHAN DAN MANA YANG TULISA MANUSIA BIASA…

ERICK…!

MENGAPA UMAT MUSLIM LEBIH JELAS DAN BANYAK TAU TENTANG KRISTEN,INJIL,ALKITAB…?KENAPA KRISTEN JUSTRU CUMA MEMBANDING BANDING KAN ..ITU TANGGUNG…SILAHKAN BACA BILA PERLU SAMAKAN DERAJATNYA DENGAN INJIL ATAU ALKITAB…TETASPI DI PILIH DULU MANA YANG ASLI UCAPAN TUHAN ..DAN PISAHKAN DENGAN TULISAN SAKSI SAKSI MURID YESUS TERDAHULU.

KEMUDIAN BILA USAI MEMISAH MISAHKAN FIRMAN FIRMAN TERSEBUT PROSENTASEKAN KUMPULANYA MULAI DARI ALKITAB SAMPAI INJIL…LEBIH BANYAK MANA ANTARA FIRMAN TUHAN YANG ASLI DENGAN TULISAN KESAKSIAN MURID….SILAHKAN.

ERICK….!

SURGA ITU BUKAN BUAT KAMU SAJA…LAGIAN KAMU BELUM PASTI MASUK SURGA.. KARENA YESUSPUN KAGAK KENAL KAMU DI AKHERAT NANTI..BAHKAN TIDAK TAU SAMA SEKALI YANG MANA UMAT KRISTEN DAN MANA YANG UMAT ISLAM ,HINDU, BUDHA DLL

SOAL SURGA YESUS TIDAK MEMILIKI KUASA APA APA…YANG MEMILIKI CUMA SATU TUHAN YANG TELAH MENCIPTAKAN KAMU KAMU …DAN JUGA YANG TELAH MENCIPTAKAN TUHANMU YESUS…

ERICK….!

KENAPA KAMU KAGAK PROTES SAMA YESUSMU…KENAPA GAK SEGERA DIKIAMATI SAJA SEKARANG… BIAR KAMU DULUAN YANG MASUK SURGA….?AKU MAU LIHAT HASILNYA.

BAGAIMANA BISA WONG YESUS SAJA KAGAK TAU KAPAN HARI KIAMAT ITU DATANG BAHKAN BELUM ADA SATUPUNNN MALAIKAT YANG TAU KAPAN TUHAN AKAN MENGHACURKAN ALAM SEMESTA INI…PELAJARILAH PELAJARILAH PELAJARILAH..SIAPA DIRIMU SENDIRI SAJA DULU… PENGETAHUAN AGAMAMU BELUM CUKUP UNTUK MENGANTARKANMU KE EDEN..JANGANKAN KE EDEN..KE DAPURMU SAJA KAMU BELUM BISA..ALIAS BELUM BISA CARI MAKAN SENDIRI.

Mas dewo mas yamas sebelumnya saya belum pernah berkomentar macam ini….ini cuma mengimbangi antara kita saja yang sdh tinggi ilmu ketuhananya.jadi maksud saya cuma memberikan pencerahan kepada erick yang masih kanak kanak..ilmu ketuhananya tidak sejajar dengan kita.sorry deh…

109 dan 110

@ERICK…

RICK.ERICK……! kalau kesurga jangan sendirian dong ajak ajak aku kek…kamu curang kawan ditinggalin…

Rick ntar kalau dah masuk surga kamu panggil aku ya…!jangan lupa lo …

Rick…..kamu kan tukang main kartu ingat gak kalah berapa semalem…?ntar kalau kurang aku tambahin modalku deh…ntar bisa buat beli tiket ke surga…

Rick……!mau masuk surga kok mesti nyodok sih…sampe sampe kita harus mengangkat yesus sebagai anak Allah kan tadinya mbrojol dari mamak angkatnya…terus kecilnya bareng bareng kita ngangon domba kambing…masa dia duluan yang jadi anak tuhan…kita gak dibawa jadi tukang kebonya kek apa..ketimbang nganggur ya rick..?

Rick aku bisa nyulap wajahmu jadi wajahnya yesus mau gak biar ntar kamu ..disalib..terus dipentungin anak anak…
mau gak rick..?ntar aku belikan topengnya deh…biaer aku pesan tukang kebon biar dihias bagaikan surga eden..aku yang masuk duluan kamu tetep disalib ntar aku yang nurunin tiangnya…kalau makananya tinggal dikit baru aku kasih kamu….

Dear buat ERICK

Sebenarnya saya sudah agak males tuk nulis ke blook ini,,karena toh bila ada sesuatu pertanyaan atau hal yang saya kurang jelas dan saya utarakan maka jawabannya muter muter kayak roda…orang orang yang memberi jawaban khususnya dari orang kristen jawabannya cenderung muter muter,,,,,,,,,

Contoh…TRITUNGGAL,DOSA WARISAN,QITAN,SIFAT SIFAT ALLAH..semua yang saya pertanyaan soal di atas jawabannya gak mereka ambil dari kitab suci,,tapi mereka jawab dengan pemikiran mereka sendiri makanya malah muter muter….

Tentang TRITUNGGAL,,,ALKITAB menerangkan TUHAN ITU ESA.. apa itu TRITUNGGALMAHA KUDUS..ALKITAB dengan jelas menerangkan bahawa TUHAN ITU ESA…masak kurang jelas dengan keterangan itu..ESA itu artinya satu/tunggal tau gaak.
TUHAN ITU ESA ARTINYA TUHAN ITU SATU TAK BERANAK DAN TAK DIPERANAKKAN…

Mengenai bahwa umat KRISTEN yang di materaikan surga..waah waah waah enak bener itu tak perlu cari kebaikan,sedekah amal yang banyak udah masuk surga…ya udah tuuu tuuu si ROBOT GEDEK tau gak si pembunuh 8 orang anak yang sisodomi lalu belum puas setiap aksinya di beri tanda si anak di sayat sayat pakek pisau…kalau menurut anda itu si robot gedek pasti masuk surga karea dia kan dimateraikan sorga
…….Alangkah baiknya YESUS itu karena dia mau mengampuni dosa anak anaknya dan mau membawa semuaya ke SURGA FIRDAUSE….

TUHAN itu MAHA ADIL…lalu di mana letak keadilan TUHAN YESUS ITU…anak kecil tak tau apa apa udah punya dosa warisan…penjahat sadis sekalipun di masukkan sorga…ingatgak perkataan YESUS waktu di salib…Dia akan membawa semua orang yang di salib bersama YESUS tuk masuk surga FIRDAUSE…….itu orangkan yang di salib bersama YESUS kan penjahat semua makanya dia di hukum salib..masak penjahat masuk sorga neraka kosongno…apa di rubuhin saja ya tu neraka….

kalau suatu negara menganut faham ini atau aturan ini niscaya tu negara akan hancur dalam hitungan sekejabb….

Aduuh aduuh penjelasan saudara erick di atas bila itu di terangkan kepada anak kecil ya mungkin percaya tapi pada orang yang tau tentang ALKITAB dia akan tertawa..berbeda jauh dengan penjelasan yang di terangkan di ALKITAB…
ALKITAB menerangkan…bahwa YESUS memerintahkan umatnya untuk hanya pergi ke domba domba tersesat dari BANI ISRAEL…Jelas kan itu ber arti YESUS hanya di perintah atau hanya diperuntukkan tuk bangsa BANI ISRAEL saja…makanya baca ALKITAB dengan teliti itu semua ada dalam ALKITAB…

Saya bertanya apakah itu benar ucapan diatas ter dapat pada ALKITAB.. kalu salah ber arti saudara yang tak bisa baca dengan teliti akan isi ALKITABmu sendiri…

Sebenarnya semua pertanyaan saya sudah ada jawabanya dalam ALKITAB namun saudara justru mengambil penjelasan dari pikiran sendiri…

Saudara erick anda mengatakan””””Dia akan menjadi besar dan akan di sebut anak TUHAN YANG MAHA TINGGI….tu yang ngomong malaikat sapa ..ada gak keterangan perkataan tersebut dalam ALKITAB atau anda hanya mengarang cerita ke anak kecill….menurut yang saya tau bunyi penyampaian malaikat ke MARIAM gak kayak gitu..

Saya harab saudara ERICK bacalah kitab suci anda dengan teliti dan resapi arti dari ALKITAB itu..keterangannya penjelasanya perintahnya…jangan anda hanya sekedar membaca tapi tak tau maksud dari ALKITAB itu sendiri…

Sekali lagi maaf bulannya aku mau mengolok olok aku hanya ingin saudara dari kristen mau membaca kitab anda dengan teliti dan pahami akan maksud dari ALKITAB itu sendiri…

Maafkan bila kata kata saya di atas menyinggung anda semua…….

Salam damai

Dear
@Sinderinim (#111),
@Warga1212 (#112),
@Saprol_2010 (#113),

Sebaiknya kalian menghargai pendapat dan iman orang lain. Jika Anda merasa paling beriman dengan agama kalian yang kalian anggap paling sempurna, seharusnya kalian bisa bersikap seperti manusia beriman, beradab dan sempurna. Tetapi melihat komentar-komentar kalian dalam menanggapi pendapat Sdr Erick dan para komentator lain yang berbeda pendapat dan iman dengan kalian, rasanya kalian tidak berhak menyandang predikat orang paling beriman.

Coba Anda pelajari kitab Anda tentang bagaimana seharusnya orang beriman. Bagaimanakah sikap orang beriman? Bagaimanakah sikap orang memperlakukan orang lain? Bagaimanakah sikap orang menghadapi perbedaan pendapat dan iman dengan orang lain?

Tolong dijawab dengan benar. Jika perlu sertakan ayat-ayat dari kitab kalian. Mungkin para komentator yang memiliki agama yang sama dengan kalian bisa pula menanggapi komentar saya ini.

Semoga Roh Kudus menerangi hati kalian semua. Amin.

sdr mohd,
kenapa saya harus berjuang demi agama saya?Bukankah lebih baik berjuang demi kebenaran/cinta/Tuhan.
Kalau kita ingin mencari kebenaran,kita ini berjalan sendirian. Mungkin cerita di bawah bisa sedikit menjelaskan hal itu.

MENJADI MURID

Kepada pengunjung, yang mohon menjadi murid, Guru berkata,”Engkau boleh hidup bersamaku, tapi jangan jadi pengikutku.”

“Lalu aku ikut siapa?”

“Tidak ikut siapa2.Pada hari engkau jadi pengikut seseorang, engkau tdk lagi mengikuti kebenaran.”

KEBENARAN

Sang Guru mempertahankan bhw apa yang dianggap oleh sluruh dunia sbg benar itu salah. Makanya yang namanya pelopor itu slalu tinggal satu orang.

Ia berkata,”Kamu berpikir kebenaran itu seolah2 sebuah rumus yang dapat diambil dari sebuah buku?

Kebenaran dibeli dengan harga kesendirian. Jika kamu ingin mengikuti kebenaran, kamu hrs berani belajar berjalan sendiri.

(Berbasa-basi sejenak 1,Anthony de Mello,SJ)

SARANG KEPERCAYAAN

Karena cemas akan kecenderungan Sang Guru utk menghancurkan setiap kepercayaan pada Allah seorang murid protes,”Saya jadi tdk punya sesuatu pun untuk dijadikan pegangan.”

“Itulah yang dikatakan oleh anak burung elang ketika dipaksa keluar meninggalkan sarangnya!” kata Sang guru.

Kemudian Sang Guru berkata,”Apakah kamu berharap bisa terbang sementara kamu dengan aman tinggal di sarang kepercayaanmu? Bukan terbang namanya.Itu mengepakkan sayap.”

(Berbasa-basi Sejenak,Anthony de Mello,SJ)

GBU
Namo Buddhaya
Wassalam

sdr ferry ZK,

Ketetapan Allah?Apakah anda Allah sehingga tahu ketetapan2Nya?Siapa anda?Seorang suci yang tahu pikiran Allah?Kok menurut saya, hanya Allah yang tahu mengenai ketetapan2Nya.Manusia?Wallahualam.Tdk ada yang bisa memastikan hal itu.

SIAPA MEMBUAT ALLAH?

Si pengkhotbah bertekad untuk memancing Sang guru agar memberikan pernyataan yang jelas tentang kepercayaannya akan Allah.

“Apakah guru percaya akan adanya Allah?”
“Tentu saja,”kata Sang guru.

“Dan bahwa Ia membuat segala sesuatu. Apakah guru percaya itu?”

“Ya,ya,”kata Sang Guru.”Saya sangat percaya itu.”

“Dan siapa yang membuat Allah?”

“Engkau,”kata Sang Guru.

Pengkhotbah itu terperanjat.”Maksud guru,sayalah yang membuat Allah?”

“Allah seperti yang selama ini engkau pikirkan dan bicarakan….Ya!”kata Sang guru dgn tenang.

APAKAH ALLAH ADA?

“Katakan kepada saya,” kata seorang ateis, “apakah Allah itu
sungguh-sungguh ada?”

Jawab Sang Guru, “Jika kamu menginginkan saya
sungguh-sungguh jujur, saya tidak akan menjawab.”

Para murid penasaran mengapa ia tidak menjawab.

“Karena pertanyaannya tidak dapat dijawab,” kata Sang Guru.

“Jadi, Guru juga ateis?”

“Tentu saja tidak. Orang ateis membuat kesalahan karena
menyangkal kenyataan yang tidak mungkin dijelaskan.”

Setelah diam sejenak, ia menambahkan, “Dan orang teis
membuat kesalahan karena mencoba menjelaskannya.”

(Berbasa-basi Sejenak, Anthony de Mello, Penerbit Kanisius, Cetakan 1, 1997)

Wah, dadi ra nyambung! Sing diomongke wis keluar batas. Sing maune arep cerito gimana awak dhewe mencari hubungan antara iman, agama dengan logika, njuk dadi debat argumen sing ra jelas. Sing A ngomong kudune ngene, sing B berfilsafat, sing C golek2 kesalahane agama liyane, sing D ganti topik, sing liya2ne njuk dadi emosi. Wah, piye iki? Ganti topik wae pak dewo..
Saya netral aja, temen2 semua dalam forum ini, disini kita semua berbagi pengetahuan tentang keyakinan kita masing2, mengatakan yang benar dan meluruskan yang salah. Dalam thread ini, kita berdiskusi mengenai iman dan logika. Bagaimana peran akal pikiran kita turut serta membangun iman. PAda komentar2 awal, komentar relevan dengan tema. Nah, sekarang kok sudah melenceng jauh? Semakin kesini kita berdiskusi semakin melibatkan unsur emosi, tidak menggunakan logika, sehingga sangat mungkin sebentar lagi akan muncul kata2 kotor, makian, dan umpatan terhadap keyakinan kita masing2. Tentunya hal ini tidak kita inginkan to?
Jadi saya mohon, berdiskusilah dengan lapang dada, dan kepala dingin. Adem ayem wae. Toh diskusi ini semua cuma argumen dan persepsi masing2 individu, tidak akan mempengaruhi keyakinan kita masing2. Kita punya 2 telinga dan 1 mulut, so kita semua pasti bisa lebih memahami pendapat orang lain daripada memaksakan pendapat kita sendiri. Bener tidaknya pendapat orang lain, diri kita sendiri yang bisa menilainya.
Wassalamu’alaikum, wr,wb

Salam sejahtera buat Saudara Christ,

Seawalnya saya ingin menegaskan supaya perbincangan kita lebih kepada konsep Ilmu pengetahuan dan belajar dari Ilmu itu, bukan untuk mencari kesalahan.

Mengapa kebanyakan manusia suka ber-Tuhan kan HATI dan ber-Nabi kan NAFSU? Berpuisi, Bersajak, Bermain-Main dengan Pemikiran Sendiri, Mencari-cari hanya yang sesuai dengan Diri dan Kemahuan Sendiri. Mengapa tidak kita bahaskan perkara-perkara yag ada di sekeliling kita sebagai batu ujian untuk saya sendiri dan buat Saudara Christ.

Saya setuju manusia perlu berkelana melihat bumi ciptaan Tuhan, tapi mampukah manusia berfikir tanpa Ilmu Pengetahuan dan Petunjuk dari Tuhan Semesta Alam? Hakikat tanpa Ilmu kita tidak akan mendapat apa-apa dalam penelitian melainkan persangkaan belaka.

(1) Adakah anda percaya pada Teknologi Sains dan Sains berkaitan dengan Agama?

(2) Apakah Ilmu Sains menurut Saudara Christ tidak memberi petunjuk atau manfaat kepada manusia tentang hakikat Kekuasaan Tuhan Semesta Alam?

(3) Adakah Ilmu sains menurut Saudara Christ bukan sebahagian kecil dari Ilmu milik Allah Tuhan Semesta Alam yang patut di imani?

Katakanlah: “Mengembaralah kamu di muka bumi, serta lihatlah bagaimana Allah telah memulakan ciptaan makhluk-makhluk dari asal jadinya; kemudian Allah akan memulakan ciptaan itu semula (pada hari akhirat) dalam bentuk kejadian yang baharu. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu. (Surah Al-Ankabuut : 20)

Saudara Christ pernah membaca buku atau hasil kajian Sains yang terkini, Kajian Mutakhir Abad ke 20-21? Seperti kajian Albert Einsten dan para Saintis yang banyak menyumbang kepada Ilmu pengetahuan. (Namun Ilmu Sains juga terbatas berdasarkan ketetapan Allah swt)

Mari kita lihat apakah hasil kajian para Saintis ini tentang :

1. Kewujudan Alam semesta dan Bumi
a. Adakah alam terjadi daripada Letupan Agung (Big Bang)
Teori Evolusi
b. Pengembangan Alam Semesta
c. 7 tingkatan langit seperti Troposfera, Stratosfera,
Ionosfera, Ekzosfera dan lain-lain.
d. Kepentingan Graviti
e. Relativiti masa dan usia alam semesta
f . Unsur-unsur logam, gas dan lain-lain
g. Apakah kepentingan bulan serta planet-planet lain
h. Apakah pentingnya Galaksi, Bintang-Bintang yang
bertabuaran di langit.

Dia lah yang menjadikan matahari bersinar-sinar (terang-benderang) dan bulan bercahaya, dan Dia lah yang menentukan perjalanan tiap-tiap satu itu (berpindah-randah) pada tempat-tempat peredarannya masing-masing) supaya kamu dapat mengetahui bilangan tahun dan kiraan masa. Allah tidak menjadikan semuanya itu melainkan dengan adanya faedah dan gunanya yang sebenar. Allah menjelaskan ayat-ayatNya (tanda-tanda kebesaranNya) satu persatu bagi kaum yang mahu mengetahui (hikmat sesuatu yang dijadikanNya). (Surah Yunus : 5)

2. Ekosistem dan Manusia
a. Apa pentingnya ada binatang, haiwan, tumbuhan selain
sebagai sumber makanan dan apa pula kepentingan
benda-benda hidup yang bukan dijadikan makanan.
b. Benarkah manusia melaui 3 fasa kegelapan sebelum
dilahirkan, Teknologi pendengaran, Teknologi
penglihatan 3D manusia, struktur dalaman, struktur
luaran dan apa saja berkaitan manusia.

Sebahagian (dari umat manusia) diberi hidayah petunjuk oleh Allah (dengan diberi taufiq untuk beriman dan beramal soleh); dan sebahagian lagi (yang ingkar) berhaklah mereka ditimpa kesesatan (dengan pilihan mereka sendiri), kerana sesungguhnya mereka telah menjadikan Syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpin (yang ditaati) selain Allah. Serta mereka pula menyangka, bahawa mereka berada dalam petunjuk hidayah. (Surah Al-Araaf : 30)

Buat Saudara Christ tak perlulah saya berpanjang lebar untuk mengulas semua ni, dan saya juga berharap supaya Saudara Christ mengambil tahu tentang isu ni untuk jadi bahan ujian kita.

Saya yakin Saudara Christ juga percaya kepada Sains, jika tidak! mustahil kita boleh berbincang melalui komputer ni, mustahil juga kita kenal telefon, mustahil juga kita kenal Kereta dan bermacam-macam Kenderaan lagi. Semuanya adalah Teknologi Sains. Sains dan Agama tidak akan terpisah sehingga kiamat tetapi Kajian Sains Terbatas berdasarkan Ketetapan Allah swt.

Kita hanya menerima Ilmu pengetahuan dari Allah Tuhan Semesta Alam hanya sekadar yang telah ditetapkan-Nya.

Dan sesungguhnya Kami telah memuliakan anak-anak Adam; dan Kami telah beri mereka menggunakan berbagai-bagai kenderaan di darat dan di laut; dan Kami telah memberikan rezeki kepada mereka dari benda-benda yang baik-baik serta Kami telah lebihkan mereka dengan selebih-lebihnya atas banyak makhluk-makhluk yang telah Kami ciptakan. (Surah Al-Israa’ : 70)

Semoga Saudara Christ berlapang dada dalam perbincangan kita, dan selepas ini juga kita boleh teruskan perbincangan jika Saudara Christ masih ingin berkongsi maklumat dengan saya. Sekadar ini sahaja kali ini.

Wassalam.

hoi hoi mana bisa kalian mencari 1 kesamaan kalo doktrin yang sudah tertanam dalam diri anda semua itu memang berbeda dari sananya jadi blog ini sebenarnya tidak terlalu berguna malah bisa mengakibatkan permusuhan tema agama tidak bisa di sharing kan karena memang rawan jadi hentikan saja tulis menulis di blog ini untuk topik agama lebih baik cari topik lain, makanan misalnya itu akan lebih bermanfaat ingat SEMUA AGAMA YANG ADA DI DUNIA INI BISA ADA KARENA KEHENDAK ALLAH YANG MAHA KUASA DAN SEMUA KEJADIAN DIDUNIA INI SUDAH DI SKENARIO KAN OLEH NYA suka ato tidak suka terimalah itu karena itu yang namanya RAHASIA ILLAHI.Hindu,Budha,Yesus,Muhammad,dll bisa ada karena memang kehendak ALLAH demikian juga segala kejadian baik maupun buruk itu sudah ditentukan oleh NYA sekarang siapa berani bilang apa yang saya tulis ini salah ayo!! saya tantang anda semua wahai Nasrani dan Muslimin!!!

Ini sebagai penutup coba jawab pertanyaan saya ini:Jika si Toni membunuh si Badu siapakah yang bertanggung jawab untuk kejadian ini?

a.Allah
b.Iblis
c.manusia

jika anda jawab Allah maka buat apa lagi kita mempersoalkan perbedaan agama kita karena Allah maha kuasa jadi apapun yang dia kehendaki manusia terima saja

jika anda jawab Iblis maka berarti Allah tidak maha kuasa karena ada kekuatan lain yang tidak bisa di cegahnya atau Allah memang memerintah kan iblis untuk mendorong manusia berbuat dosa jadi manusia tidak salah dan si Iblis jadi kambing hitam selamanya

Nah jika anda jawab yang ke tiga berarti manusia itu yang berkuasa dan Allah serta Iblis memang tidak ada di dunia dan kehidupan ini

hati hati menjawabnya

Khas buat saudara Mago,

Jangan bercakap sombong (Mago)==>”siapa berani bilang apa yang saya tulis ini salah ayo!! saya tantang anda semua wahai Nasrani dan Muslimin!!!

Kerana ko sombong aku jawab juga kebodohanmu.

Anda bertanya siapa yang bertanggungjawab?

Siapa yang bertanggungjawab, Allah, Iblis, Manusia?

Anda kata ===>” jika anda jawab Allah maka buat apa lagi kita mempersoalkan perbedaan agama kita karena Allah maha kuasa jadi apapun yang dia kehendaki manusia terima saja”.

HAHAHAHAHA pelik ko menggunakan nama Allah dalam menerangkan soalan bodoh!

Kalau begitu kenapa polis tak tangkap Allah saja? Kalau dia bertanggungjawab? Belajar lagi Saudara Mago. jangan buat andaian!!!!!!!!!!!

Anda kata ===> “jika anda jawab Iblis maka berarti Allah tidak maha kuasa karena ada kekuatan lain yang tidak bisa di cegahnya atau Allah memang memerintah kan iblis untuk mendorong manusia berbuat dosa jadi manusia tidak salah dan si Iblis jadi kambing hitam selamanya”

HAHAHAHAHA belajar lagi Mago jgn jadi bahan ketawa org ramai!!!! bagaimana anda mengungkap erti Kekuasaan Allah swt?!! Dimana ko belajar Allah memerintah Iblis supaya mendorong manusia?

Dan (ingatlah) ketika kami berfirman kepada malaikat: “Tunduklah (beri hormat) kepada Nabi Adam”. Lalu mereka sekaliannya tunduk memberi hormat melainkan Iblis; ia enggan dan takbur, dan menjadilah ia dari golongan yang kafir. (Surah Al-Baqarah : 34)

Apa Saudara Mago fikir berdasarkan firman Allah swt diatas Allah swt yang memerintahkan Iblis supaya derhaka kepadaNya???? Allah memerintah Iblis supaya taat kepada Allah swt.

Anda kata ===> ” Nah jika anda jawab yang ke tiga berarti manusia itu yang berkuasa dan Allah serta Iblis memang tidak ada di dunia dan kehidupan ini”

Ko belajar Kitab Atheis kah? saya rasa anda tidak Ikhlas dalam memahami kekuasaan Allah swt. bagaimana anda mencerminkan Kekuasaan dengan cara pemikiran Primitif? Mungkin kalau di Zaman Batu Lama atau Zaman Batu Baru, Ko lah yang terbaik!!!!!

Apa erti Dosa Pahala?

Apa erti Syurga Neraka?!!!!!

Kenapa Allah swt menjadikan Syurga Neraka?!!!!

Kenapa perlu ada pelbagai Bangsa, Agama dan Budaya?!!!!!

Soal perbincangan Agama yang tidak pernah luput bukan jadi permasalahan, yang jadi permasalahan adalah CARA BERKONGSI MAKLUMAT!!!!

Mana Agama baik Islam, Kristian, Buddha, Hindu atau apa saja, semua mengajar erti ETIKA, HORMAT-MENGHORMATI, KASIH MENGASIHI.

JAWAPAN untuk SEMUA ini HANYA satu buat Saudara MAGO, iaitu supaya Manusia itu berkenal-kenalan. Apa yang berlaku itu pilihan!!!! Kalau anda seorang Muslim, baca 30 juzuk, Allah swt menjadikan dunia ini 2 macam, pertama : benda-benda yang baik, kedua : benda-benda yang merosakkan.

Lagi belajar apa itu Qada dan Qadar? jika perlu anda pergi jabatan Agama untuk keterangan lanjut.

Komenter ini khas buat Saudara Mago, jika anda kurang senang anda boleh luah rasa anda dengan saya.

Wassalam

@ Christ,

Menanggapi komen anda di # 116,

Dari komen anda diatas jelas menunjukan anda tidak tahu tentang ISLAM, saya bukan orang suci, bukan pula Tuhan, tetapi Nabi Muhammad telah berulangkali berbicara tentang tanda – tanda akhir jaman (* mungkin anda bilang, emang muhamad Tuhan ?, tetapi terserah anda lah *) dan dalam tanda – tanda yang beliau sampaikan, tetap mengarah pada keadaan manusia selalu dalam pertentangan dan bukan dalam satu golongan.

Lagi pula kalau anda cerdas, Tuhan kan maha berkehendak kalau Tuhan berkehendak dunia damai dan manusia dalam satu golongan, tentu mudah buat Tuhan, tetapi kehendak Tuhan kan ternyata tidak seperti itu.

Maha Suci ALLAH dzat yang maha sempurna, sudah jelas bahwa Tuhan versi anda ada di benak kepala anda, Tuhan versi saya adalah ALLAH SWT. sang pencipta dan causa prima.

@ Mago,

Tampaknya anda adalah pentolan omaigat juga yaaa, ma’af kalau salah tetapi meskipun nick anda berbeda tetapi gaya bahasa dan pemikiran anda mengarah kesana. Baiklah saya coba jawab komen anda di # 120 dengan kebodohan saya,

==> tentulah yang bertanggung jawab adalah manusia, manusia membunuh atas kuasa ALLAH yang menetapkan bahwa manusia boleh memilih apa yang dikehendakinya untuk dilakukan, tentu dengan segala konsekuensinya. ALLAH menetapkan manusia memiliki nafsu juga ALLAH menetapkan iblis sebagai makhluk laknat yang berniat menyesatkan ummat manusia karena dengkinya terhadap nabi Adam dan iblis telah menerima janji dari ALLAH bahwa iblis diperkenankan untuk melakukan niat busuknya.

Jadi nafsu manusia yang dihinggapi iblis melakukan perbuatan keji atas dasar dari kehendak ALLAH juga.

Semua yang terjadi adalah kehendak ALLAH semata.

Salam Damai.

@ mago atas komen di # 119,

Anda bisa jadi benar, tetapi bukan berarti boleh abaikan saja apa yang terjadi, toh buat kami ummat muslim, ALLAH telah memerintahkan untuk tetap ikhtiar dan hasilnya kembali kepada ALLAH, meski kita semua sadar bahwa jikalau ALLAH telah berkehendak tidak ada yang bisa merubah, tetapi kehendak ALLAH juga agar manusia tetap berusaha dan saling mengingatkan.

Salam Damai.

To:
@Sinderinim (#111)
@Warga1212 (#112)
@Saprol_2010 (#113)

Sebelumnya saya mohon maaf sedalam-dalamnya kepada kalian semua, termasuk para pembaca situs ini…. Karena saya bukan maksud menyinggung kepercayaan saudara sekalian, tapi inikan forum yang dibuat untuk menumbuh kembangkan Iman seseorang akan Tuhan Yesus Kristus yang telah diimaninya. Jadi jika saudara dari kalangan lain, seharusnya saudara bisa membawa diri dalam menyampaikan tanggapan-tanggapan. Ibarat saudara bertamu kerumah orang,…. Saya walaupun bukan pembuat situs ini tetapi karena saya merasa ada keterkaitan dengan Iman saya, saya bisa menganggap ini situs saya…

Apa yang saya tulis lalu sesungguhnya ada tercantum dalam Alkitab, jika anda tidak percaya wajar saja. Karena itu bukan kitab suci anda-anda. Bagi umat Kristiani saya yakin sudah tahu 100% tahu bahwa kata-kata malaikat itu benar adanya, tetapi bagi yang pingin tahu silahkan baca injil lukas dan injil yohanes. Jadi saya bukanlah anak kecil atau penjudilah seperti yang dituduhkan teman-teman kita diatas. Jika kalian merasa bahwa iman saya masih sedikit, terserah anda tetapi yang tahu persis akan iman seseorang kepada Tuhan hanyalah Tritunggal Maha Kudus.

Saya membaca komentar saudara-saudara diatas, seolah-olah mau mengadili iman saya. Terus terang konsep ke-Tuhanan kita sudah berbeda, jadi janganlah anda terus mengulang pertanyaan yang sama. Kami mempercayai Tritunggal Maha Kudus, yang sering membingungkan orang diluar Kristen. Jadi konsep ke-Tuhanan kita janganlah kita ukur dengan akal, yang memory dan kapasitasnya sangat minim dihadapan Allah. Mengapa kalian heran umat Kristen menyembah Yesus sebagai Tuhan???? Itu karena kitab sucimu sendiri, tidak berani mencantumkan hal ini. Sedangkan sudah jelas-jelas dalam alkitab, banyak ayat-ayat yang mencantumkan bahwa “Yesus Putra Allah”.

Kalau mengenai ceramah orang-orang yang telah beralih ke agama lain, itu bukan urusan saya. Itu haknya berbicara, tetapi kita yang harus pandai mencermatinya. Dan menurut saya lebih baik mereka pindah agama, dari pada KTP Kristen tapi tidak sesuai dengan kelakuannya. Apakah kita beragama karena mengikuti orang? atau dipaksa orang? Alangkah baiknya biarpun sedikit umat tetapi berbobot (imannya) dari pada banyak umat karena dipaksa/ikut orang.

Yesus sungguh “Putra Allah”, Dia adalah alfa dan omega, awal dan akhir, Dia ada sebelum abad. Allah dari Allah, Terang dari Terang, Allah benar dari Allah benar.

Mohon pengertian buat yang non Kristen, Iman kami sudah utuh dan teguh bahwa Yesus Kristus adalah Putra Allah.
Anda jangan berlogika bahwa Yesus ada setelah dilahirkan oleh perawan Maria, itu salah besar. Karena dalam Alkitab tidak pernah ada ayat yang menyatakan Yesus dijadikan/baru ada setelah dilahirkan Perawan Maria.

Orang yang menanyakan: adakah tuhan selain Yesus? Orang demikian sama seperti dalam injil Yohanes 14:8-9 Kata Filipus kepada-Nya: “Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami.” Kata Yesus kepadanya: “Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami.

saudara erick terkasih,

disini saya ingin mengomentari posting anda #124 yang mencantumkan Yesus putra Tuhan.
disini coba saya sampaikan bahwa dalam Alkitab banyak kita jumpai bahwa tidak hanya Yesus saja yg merupakan putra Tuhan , seperti

“Anak Enos, anak Set, anak Adam, anak Allah. (Injil – Lukas 3: 38).

“Maka anak-anak Allah melihat, bahwa anak-anak perempuan manusia itu cantik-cantik, lalu mereka mengambil istri dari antara perempuan-perempuan itu; siapa saja yang disukai mereka.”
“… ketika anak-anak Allah menghampiri anak anak perempuan manusia, dan perempuan-perempuan itu melahirkan anak bagi mereka; inilah orang- orang yang gagah perkasa di zaman purbakala; orang-orang yang kenamaan.” (Injil – Kejadian 6: 2 dan 4)

“… Beginilah Firman Tuhan: Israel ialah anak-Ku, anak-Ku yang sulung.” (Injil – Keluaran 4: 22)

“… Efraim adalah anak sulung-Ku.” (Injil – Yeremia 31: 9).

“… Anak-Ku engkau (Daud)! Engkau telah Ku (Tuhan) peranakkan pada hari ini.” (Injil – Mazmur 2: 7).

dan dipertegas pada :
“Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.” (Injil – Roma 8: 14)

disitu jelas dinyatakan Tuhan bahwa siapapun yg di pimpin roh Allah juga merupakan anak Allah.
jadi bukan berarti kalau Yesus putra Tuhan maka dia juga harus kita yakini sebagai Tuhan kan?

dan dapat saya tegas kan disini bahwa konsep trinitas tsb juga jelas jelas ditolak dalam Alquran.

“Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan, “Bahwasanya Allah salah satu dari yang tiga; padahal sekali-kali tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang dikatakan itu, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih.” (Al-Qur’an – Al Maidah (5): 73)

dalam kesempatan ini juga saya ingin menyampaikan bahwa saya sangat ingin anda menjadi seorang kristen yg setia kepada Yesus. coba buktikan kesetiaan anda kepada Yesus tersebut pada postingan saya #35, #39 dan #44.

semoga dapat membuka hati dan pikiran anda dalam mengimani ajaran yang anda percayai tersebut.

wassalam

Salam sejahtera.

Antara iman dan akal memang dapat seiring atau berlawanan. Sebenarnya iman muncul juga karena melihat alam semesta yang teratur ini harus ada penyebabnya. Begitu juga akal yang mampu memikirkan proses berpikir sebab akibat. Bedanya iman tidak perlu dibuktikan sedangkan akal membutuhkan bukti.
Untuk itu saya mengkritik kebanyakan kaum Muslim yang mengatakan bahwa Alkitab/Injil telah disesatkan, dengan alasan sbb:
1. Kaum Kristen menggunakan Alkitab yang terdiri dari perjanjian Lama dan Baru. Perjanjian Lama adalah kitab yang digunakan juga oleh Kaum Yahudi. Apabila ada penyesatan maka pada kitab Perjanjian Lama itu maka tentunya akan berbeda dengan kitab kaum Yahudi untuk menyesuaikan dengan kepercayaan Kristen. Baik perjanjian Lama maupun Baru terdiri dari kitab-kitab yang ditulis oleh puluhan orang dan untuk sepanjang ribuan tahun.
2. Karena ditulis oleh orang yang tidak sempurna maka secara logika tulisan ini juga tidak lepas dari error. Akan tetapi logika yang sama juga berlaku pada Qur’an. Apalagi hanya dihafal oleh kawan-kawan Muhammad dan ditulis pada masa setelah Muhammad wafat, saya kira juga akan ada errornya.
3. Kaum Muslim yang diharuskan mengimani kitab-kitab Taurat, Zabur dan Injil juga tidak kunjung menunjukkan mana yang mereka sebut “asli” sehingga mereka diharuskan mengimani “kitab yang tidak ada”?

Untuk itu saya menyarankan seperti yang telah disampaikan oleh para pemuka baik Muslim maupun Kristen yang moderat untuk mempercayai bahwa “agama masing-masing adalah yang benar akan tetapi jangan lupa bahwa orang lain pun menganggap bahwa agama mereka adalah yang benar sama kuatnya dengan kepercayaan kita”.

Dengan demikian diharapkan akan timbul rasa saling menghormati.

Salam,
Peace.

Sama buat saudara Peace,

Kitab Zabur, Taurat dan Injil ada dalam Al-Quran, jd org Islam tak perlu pening-pening,

Soal penulisan al-quran, Al-Quran ada ERROR??? tiada sama sekali, mohon anda kaji, bawa Pastornya sekali.

@Dear Akhmad (#126),

Sedikit referensi tentang Yesus Anak Allah: “Penyandang Gelar Anak Allah

~~~

@Dear ??? (#128),

Di Alquran tidak ada Injil.

Salam.

sdr. Dewo,

boleh saja ada statement bahwa Yesus adalah anak Allah atau penyandang gelar Anak Allah, tapi saya blm menemui satu dalil pun di Alkitab bahwasanya Yesus pernah berfirman, menyatakan bahwa dirinya tuhan dan umatnya diharuskan menyembah dirinya. belum pernah saya jumpai!!
justru banyak ucapan Yesus yang menyatakan suruhan untuk menyembah Tuhan Allah saja. seperti tercantum;

“Dan Iblis membawanya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memper­lihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya, dan berkata kepada­Nya: “Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku. ” Maka berkatalah Yesus kepadanya: “Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!” (Matius 4:8-10)

Yesus sendiri yang memberikan kesak­sian bahwa menyembah dan berbakti itu, hanyalah kepada Allah, bukan kepada dirinya.

dan coba anda semua perhatikan ayat2 yg saya kutip dari Injil Matius dibawah ini :

7:21. Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!”

semoga apa yang dimaksud Yesus pada ayat ayat diatas dapat menjadi renungan .

wassalam

@Erick
Yg ngasih komen ke kamu itu memberi bukti dgn ayat2 Injil juga, tinggal cara kamu memahami bahasa di Injil itu gimana? paham atau gak paham tapi malah cari referensi yg lain kayak sdr. christ.

@Christ
Wah anda tampaknya punya Alkitab baru dgn Nabinya Anthony de Mello,SJ toh….!!!

@ Erick,

Mohon ma’af kalau saya atau rekan – rekan muslim lainnya menyinggung keimanan anda, tetapi seperti kata bro dewo, segala pertanyaan (*atau hujatan barangkali *) justru akan makin menebalkan iman bukan menipiskanya, tetapi saya cuma ingin menekankan bahwa kita disini sharing tidak dalam kepentingan merubah keimanan anda atau rekan kristen lainya, kita disini terutama saya hanya sekedar menyampaikan perimbangan pemikiran, toh yang baca blog ini bisa siapa saja bukan hanya rekan kristen saja.

@ Dewo saudaraku,

Di AL-QUR’AN ada beberapa ayat yang mengabarkan injil, tetapi tentu maksudnya bukan isi injil ada di AL-QUR’AN

Salam Damai

@ Piece,

1. Apakah itu berarti kaum yahudi mengimani perjanjian lama & perjanjian baru ? kenapa mereka tidak beragama kreisten juga ?

2. Dalam ISLAM kita mengenal shalat berjama’ah dimana 2 raka’at awalnya membaca ayat AL-QUR’AN yang dibacakan oleh imam dan didengarkan oleh makmum, zaman Nabi Muhammad masih hidup imamnya adalah beliau dan dalam shalat berjama’ah yang wajib (* shalat jum’at *) makmumnya minimal 40 orang, sehingga proses penghapalan dilakukan oleh banyak orang, ini yang bisa menjaga keaslian firman yang diterima Nabi Muhammad.

3. Karena dalam AL-QUR’AN semua kitab yang difirmankan ALLAH adalah untuk mensucikan ALLAH bukan menjadikan ALLAH dua atau atau tiga, intinya ALLAH itu esa itu yang kami yakini dan kami juga meyakini injil, taurat, zabur itu ada tetapi karena ke ESA-an ALLAH sudah bias itu yang meyakini kami injil sudah berubah.

Itu pun menurut kami, jadi mohon ma’af kalau ada dari rekan muslim atau saya pribadi kata – kata kasar.

Salam Damai.

@ ahmad
==========================================
“Dan Iblis membawanya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memper­lihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya, dan berkata kepada­Nya: “Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku. ” Maka berkatalah Yesus kepadanya: “Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!” (Matius 4:8-10)

Yesus sendiri yang memberikan kesak­sian bahwa menyembah dan berbakti itu, hanyalah kepada Allah, bukan kepada dirinya.
==========================================

Anda memang tidak akan pernah memahami isi Alkitab, karena hati anda sudah dibutakan. Orang bisa memahami isi Alkitab jika ia dituntun oleh Roh Kudus. Ayat diatas memang benar terdapat dalam Alkitab tetapi anda salah mengartikan. “Maka kata Yesus kepadanya: Enyahlah, iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!” Kalimat itu dapat diartikan bahwa iblis telah berani sekali mencobai Tuhan, dia sudah tahu bahwa Yesus adalah Putra Allah tetapi dia masih berani menawarkan kekayaan dan kehormatan duniawi. Bahkan menyuruh Yesus menyembahnya! Bukankah biadab sekali si iblis? Harusnya dia yang menyembah Yesus sebagai Putra Allah.
Sekarang saya balik tanya: Mengapa anda selalu mencari ayat yang menjebak orang? Coba anda bandingkan dengan ayat-ayat ini:
1. Injil Lukas 1:30-33 Kata malaikat itu kepadanya: “Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya, dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan.”
2. Injil Lukas 4:2-3 Di situ Ia tinggal empat puluh hari lamanya dan dicobai Iblis. Selama di situ Ia tidak makan apa-apa dan sesudah waktu itu Ia lapar. Lalu berkatalah Iblis kepada-Nya: “Jika Engkau Anak Allah, suruhlah batu ini menjadi roti.”
3. Injil Yohanes 10:30 Aku dan bapa adalah satu.
4. Injil Yohanes 11:27 Jawab Marta: “Ya, Tuhan, aku percaya, bahwa Engkaulah Mesias, Anak Allah, Dia yang akan datang ke dalam dunia.”
5. Lukas 8:27-28 Setelah Yesus naik ke darat, datanglah seorang laki-laki dari kota itu menemui Dia; orang itu dirasuki oleh setan-setan dan sudah lama ia tidak berpakaian dan tidak tinggal dalam rumah, tetapi dalam pekuburan. Ketika ia melihat Yesus, ia berteriak lalu tersungkur di hadapan-Nya dan berkata dengan suara keras: “Apa urusan-Mu dengan aku, hai Yesus Anak Allah Yang Mahatinggi? Aku memohon kepada-Mu, supaya Engkau jangan menyiksa aku.”

Itu baru beberapa ayat saja, masih banyak yang belum saya masukkan. Bayangkan mulai dari malaikat, manusia dan iblis semuanya mengakui Yesus sungguh Putra Allah. Pernahkah anda menjadi iblis atau malaikat? Anda hanya baru jadi manusia, jadi anda belum bisa berpikir sebagai malaikat ataupun iblis. Tetapi malaikat dan iblis telah tahu bahwa Yesus adalah Putra Allah.

@Don leito
==========================================
Yg ngasih komen ke kamu itu memberi bukti dgn ayat2 Injil juga, tinggal cara kamu memahami bahasa di Injil itu gimana? paham atau gak paham tapi malah cari referensi yg lain kayak sdr. christ.
==========================================
Saudara Don leito, manakah yang memahami benar akan arti dari isi Alkitab? Orang muslimkah? Begitukah pemahaman kitab suci dengan memotong-motong ayat dalam satu bab lalu diartikan menurut versi masing-masing sesuka hati? Sekali lagi saya katakan bahwa untuk memahami Alkitab perlu bimbingan Roh kudus (ada dalam injil) dan baca semua ayat dalam satu bab baru anda renungkan. Disitulah Roh Kudus akan menjelaskan kepadamu arti dari ayat-ayat yang telah kau baca. Maaf saya bukan menghasut anda untuk membaca. Jangan salah arti….

@Ferry ZK
Memang saya menyadari, dimana ada diskusi pasti awalnya ada perselisihan. Kalau perbedaan tidak ada tentu apa gunanya berdiskusi. Sebagai umat manusia, sudah sepantasnyalah kita saling memaafkan. Sayapun demikian, memohon maaf sebesar-besarnya kepada teman-teman muslim. Jika memang ada kata-kata yang menyakitkan hati.
Saya terus terang tidak pernah menyimpan dendam, biarlah ini semua berjalan sesuai apa yang dikehendaki Tuhan. Terima kasih atas imputannya…

Salam damai dan sejahterah buat kita semua.

@Ferry
Salam,

1. Saya bukan ahli, namun setahu saya kaum Yahudi tidak meyakini perjanjian Baru. Perjanjian Baru terdiri dari kitab-kitab Injil (artinya kabar baik, inti isinya: mengenai perbuatan dan ajaran Yesus semasa di dunia) dan surat-surat bimbingan dari para Rasul (terdiri dari murid-murid Yesus secara langsung serta Paulus).
Perjanjian lama terdiri dari Taurat, Zabur (Mazmur Daud) dan kitab para nabi yang lain. Inilah yang diyakini oleh kaum Yahudi.

Perbedaan dengan Kristen pada intinya adalah kaum Yahudi menganggap bahwa Yesus bukanlan Mesias (Al-Masih) yang dijanjikan oleh perjanjian Lama. Jadi mereka masih menunggu. Otomatis mereka tidak percaya Perjanjian Baru. Untuk alasan itu juga Yesus disalib (Walau menurut iman Kristen, hal tersebut sudah harus terjadi).

2. Mohon maaf, karena menurut saya error (atau distorsi) dapat terjadi oleh proses tersebut karena yang menghapal atau menulis adalah manusia biasa yang penuh dengan kekurangan, bukan Tuhan sendiri.

3. Kalau memang hanya harus meyakini bahwa Taurat, Zabur dan Injil ada memang agak beda soalnya. Tetapi alasan terjadinya ada pengubahan yang sengaja menurut saya belum masuk akal sampai ada yang membuktikan secara ilmiah kitab-kitab yang asli tersebut. Lagi pula, di perjanjian Lama (Taurat dan Mazmur) tidak ada secara eksplisit menyatakan bahwa Yesus anak Allah. Mengapa kitab-kitab itu tidak dipercaya?

Saya memang agak sepaham dengan Sdr. Christ, bahwa kitab suci itu tidak mengungkap seluruh apa yang diinginkan oleh ALLAH. Terlalu kecil kitab suci untuk menampung ke AKBAR an ALLAH. Saya percaya (ini Iman bukan akal) bahwa Tuhan masih bekerja dalam berbagai cara penyampaian kepada kita.

Yang saya yakini dan demikian juga yang tertulis di Kitab Suci (Alkitab) bahwa Yesus memiliki misi bukan untuk mendirikan Agama atau membawa kitab suci (Alkitab, Injil atau apapun) tetapi untuk menyelamatkan manusia.

Salam Sejahtera,
Peace

@ Piece,

1. Saya cuma mencari korelasinya dengan komen anda di # 127.

2. Nah selain yang saya jelaskan di komen # 133, ALLAH sendiri telah menjanjikan bahwa firmanya dalam bentuk AL-QUR’AN akan tetap sama dan dilindungi dari kemungkinan distorsi (* mungkin buat non muslim kedengaranya klise *).

3. Tetapi dalam perjalan sejarahnya sendiri gereja mengalami distorsi sehingga lahir protestan. Dalam iman kristen yesus anak ALLAH dalam kepercayaan yahudi uzair disebut anak ALLAH (* kalau dari sudut pandang perjanjian lama tidak ada coz meski perjanjian lama dianggap taurat oleh umat kristen toh perjanjian lama yang dikenal ummat kristen adalah versi gereja, versi yahudi bisa jadi beda *).

Sama juga dengan kami ummat muslim, Nabi Muhammad juga bukan pendiri agama, tetapi meneruskan agama Ibrahim yang lurus yaitu agama ISLAM, inti dari ISLAM adalah Tauhid yang makna ringkasnya adalah meng-ESA-kan ALLAH.

Salam Damai.

@Ferry,
Salam,

1. Thx, mudah2an anda bisa juga mendapatkan info referensi kitab Yahudi yang lebih dipercaya. Karena setahu saya, Islam harus juga mempercayainya (Taurat dan Zabur).

2. Ya, memang secara iman sudah sepatutnya umat islam meyakininya. Akan tetapi dari pihak luar tentu akan bertanya mengapa jaminan yang dinyatakan pada barang tersebut. Karena (maaf secara akal bukan iman), kalau ada barang dengan merek palsu tentu saja kita tidak bisa mempercayai apa yang tertulis di barang tersebut (pasti tertulis original), harus ada bukti lain (penyelidikan dll).

[Mohon maaf, hanya penasaran: a) Banyak kalimat percakapan di dalam Qur'an antara Musa dan orang-orang yang berhubungan, Isa dan orang-orang yang berhubungan yang tentu saja dalam bahasa Ibrani, karena mereka adalah bani Israel tetapi ditulis dalam bahasa Arab, mengapa sekarang versi terjemahan yang berdiri bebas masih "belum boleh?", b) Ayat-ayatnya dibuat dalam sajak, apakah tidak ada campur tangan manusia?]

3. Muncul protestan karena perbedaan pemikiran(sy sendiri protestan). Tetapi perlu diingat Syiah dan Sunni bahkan lahir hanya dalam hitungan puluhan tahun sejak Muhammad Wafat.

Tetapi rasanya ada yang saya ketahui bahwa agama adalah salah satu tujuan dari pernyataan (mohon koreksi) “Hari ini telah Kami sempurnakan agamamu”. Kalau hanya mengESAkan Tuhan, tidak perlu (sekali lagi menurut akal) membuat kitab lagi.
Lagipula, bila ada penyesatan, mengapa misi ISA yang dari ALLAH begitu lemah, hanya beberapa tahun saya setelah wafat, ajarannya sudah disesatkan.

Salam damai,
Peace

sdr ferry zk,

saya tdk mengerti ISLAM, itu tdk penting, sama halnya juga saya mengerti atau tdk ttg katolik, itu jg tdk penting. Hidup itu lebih luas dari hal2 di atas. Sudut pandang kita dipengaruhi oleh masukan2 yang kita terima sejak kecil dan sudah kita anggap sbh kebenaran shg ketika berbenturan dengan pihak lain yang juga menerima masukan2 sejak kecil dan juga sdh dianggap sbh kebenaran, maka masing2 pendapatnya pasti didasarkan dari pengalaman2 masing2.Mana yang lebih benar?Only GOD knows,so don’t judge!
Pikiran anda tdk sama dgn pikiran saya, sehingga sudut pandang mengenai kebenaran tentu juga akan berbeda dan itu sah2 saja, masing2 gak ada yang perlu utk disalahkan.Memang itulah manusia, itu hal yang alamiah. Menjadi masalah ketika yang satu menyalahkan yang lain karena menganggap dirinya yang paling benar. Padahal siapa yang bisa menyalahkan atau membenarkan?Apakah kita Tuhan sehingga berhak menyalah2kan pihak lain?Jgn menjadi Tuhan bagi umat lain.
Masukan2 yang kita terima sejak kecil itulah yang akhirnya menjadi program yang ada di kepala atau pikiran kita, sehingga ketika ada inputan dari luar seperti hal2 yang kita perdebatkan di atas maka kita akan otomatis menggunakan program2 yang ada di kepala/pikiran kita untuk mengolah inputan itu dan memberikan output yang berbeda2 tergantung dari pemrograman2 kita sejak kecil.
Maka ya gak heranlah kalau outputnya berbeda2 dan bisa saling bertentangan.
Semua pasti setuju kalau kita ini hidup ingin bahagia khan?Yaitu hidup di surga (hal ini surga juga hanya keyakinan bagi kita,belum mjd kenyataan, karena kita belum pernah melihatnya atau membuktikannya)
Nah, utk bisa hdp bahagia, yang diperlukan bukan usaha, atau kehendak baik,atau keinginan baik, melainkan pemahaman tentang bagaimana kita sebenarnya telah diprogram. Masyarakat dan budaya mengajari kita utk meyakini bhw, agar bahagia kita memerlukan orang atau hal tertentu spt uang, kekuasaan,kesuksesan,pengakuan, reputasi baik, cinta, persahabatan, spiritualitas, bahkan “TUHAN”.
Dan dgn keyakinan itu kita menjalin ikatan dgn hal2 yang konon dpt mendtgkan kebahagiaan.
Kita berjuang utk mendptkannya, begitu memperolehnya, kita langsung mengikatnya dan berusaha sekuat tenaga agar jangan lepas dari tangan kita, sehingga ada ketergantungan emosional.
Apa yang kita lekati itu kini punya kuasa utk menggetarkan hati, dan sekaligus membuat kita was2 serta kecewa saat kita kehilangannya. Kita berusaha mengubah dunia sekitar supaya sesuai dgn tuntutan komputer kita shg mengalami kegembiraan sesaat yg bukan kegembiraan sejati.
Kegembiraan itu dibarengi ketakutan bahwa suatu saat semua kelekatan yang sdh kita dapatkan dan juga dgn susah payah kita pertahankan itu pada akhirnya akan lepas dari tangan kita dan membuat kita kecewa lagi.
Tragisnya, metode mencapai kebahagiaan inilah yang diajarkan kepada setiap orang dlm kehidupan masyarakat kita.

Coba renungkan hal di atas, pemrograman2 otomatis itulah yang menentukan output kita, padahal sewaktu bayi, kita ini gak ada bedanya.Seiring dgn wkt,maka lingkungan, ortu, masyarakat kita akan memberikan masukan2 secara otomatis tanpa kita sadari, sehingga masukan2 itulah yang akan menentukan output kita masing2, tentu saja tdk akan ada yang sama, dan masing2 menganggap bahwa masukan2 yang diterimanyalah yang paling benar tanpa pernah bisa memandang dr sudut pandang lainnya (yaitu yang menerima masukan2 lain yang dianggap paling benar juga oleh orang itu)

GBU
Namo Budhaya
Wassalam

Sdr don leito,
Anda mengatakan bhw saya punya alkitab baru dgn nabinya anthony de mello,SJ.
Itu sah2 aja bagi anda mengatakan begitu, memang manusia itu paling senang kalo bisa ngejudge,apakah anda tahu bahwa saya pun belajar dari yang lainnya, seperti Buddha atau Zen, juga Taoisme?

Cerita di bawah diambil dari buku ZEN, Membebaskan Pikiran.

JARI MENUNJUK BULAN

Biksuni Wu Jincang bertanya pada sesepuh keenam Hui Neng,” Saya telah mempelajari Mahaparinirvana Sutra selama banyak tahun, tetapi banyak hal yang tidak saya mengerti. Mohon dijelaskan.”

Jwb Hui Neng yang buta huruf,” Saya buta huruf, tolong bacakan untuk saya. Barangkali saya dapat menjelaskannya pada anda.”

“Anda tidak dapat membaca, bagaimana anda kemudian bisa mengerti maksudnya?” jawab biksuni Wu Jincang.

Hui Neng menjawab,”Kebenaran tidak ada hubungannya dengan kata2. Kebenaran bisa seperti bulan dan langit. Kata2 adalah telunjuk. Telunjuk bisa menunjuk bulan. Tetapi, telunjuk bukanlah bulan. Untuk melihat bulan, kita mesti melihat apa yang ditunjuk oleh telunjuk bukan?

Bahasa dan kata2 hanyalah simbol utk menyatakan kebenaran. Tetapi salah menempatkan kata2 sebagai kebenaran adalah sama menggelikannya dengan menganggap jari sebagai bulan.

PENCERAHAN OMBAK

“Saya stress lho. Gelombang lain begitu gagah sedangkan saya begitu kecil. Yang lain begitu kuat sedangkan saya begitu tak berdaya.” kata ombak kecil.

Jawab ombak yang lebih besar,”Kamu merana karena belum melihat hakikat dirimu yang sejati.”

Ombak kecil berkata,”Lalu saya ini apa, kalau bukan gelombang?”
“Gelombang hanyalah bentuk sementara dari hakikat dirimu. Sesungguhnya engkau adalah air.”jawab ombak yang lebih besar.
“Air?” kata ombak kecil merasa heran.

Kata ombak yang lebih besar,”Saat engkau sadar bahwa sesungguhnya engkau adalah air, engkau tak akan lagi tertipu oleh bentuk2 gelombang. Dengan sendirinya engkau tak akan merana lagi.”

Kata ombak kecil,”Saya ngerti sekarang,saya adalah kamu, kamu adalah saya.Kita ini satu.

Manusia itu egois, yang satu berpikir bahwa “diri” itu adalah “saya” sehingga lalu membeda2kan dirinya dari orang lain, lalu sengsara. Sesungguhnya, manusia tadalah satu dari unsur2 keagungan alam.
Renungkan itu……
Hakikat diri kita itu sama yatu sama2 manusia makhluk ciptaan tuhan.

GBU
Namo Buddhaya
Wassalam

Deaarr buat ERICK…

Saya sebagai umat muslim hanya sedikit mengajukan pertanyaan…dan saya mohon anda mau menjawab dengan jelas jangan melalui cerita cerita yang tak masuk akal tapi ambil jawaban atas pertanyaan saya atau kembali KE ALKITAB….anda sendiri yaaa

* menurt anda arti ALKITAB itu sendiri apa…
wahyu ALLAH ,,kesaksian manusia,,atau
cerita karangan..
* Anda tahu bahwa YESUS itu tuhan dan
sebagai konseb dari trinitas itu kan dari
kesaksian
PAULUS,,LUKAS,,YOHANESS,,DSB..apakah
YESUS sendiri pernah mangatakan
bahwa,,,AKU ADALAH TUHAN ATAU ANAK
TUHAN MAKA KAMU SEKALIAN SEMBAHLAH
AKU DAN BAPAKKU..jangan ngambil
jawaban dari
kesaksian lukas atau apa saja yaa..saya
ingin tau menurut anda ada gak bukti jelas
dari perkataan YESUS itu sendiri..bahwa
YESUS adalah TUHAN,,
* Menurut yang anda ketahui YESUS itu lahir
pada bulan berapa dan musim apa pada
waktu apa dan di bawah pohon apa

Sebenarnya saya mau mengulas banyak sebatas yang saya ketahui tapi untuk sementara ini dulu.

Saya sudah melihat keterangan anda di atas pada kolom 134…saya malah ketawa ternya begini ya seorang umat kriten menjabarkan mengartikan sebuah ayat yang ada pada ALKITAB….di atas kan jelas perkataan YESUS itu,kamu malah menerangkan melenceng jauh dengan akan arti perkataan YESUS itu..
…ENGAKU HARUS MENYEMBAH TUHANMU DAN HANYA KEPADA DIA SAJALAH ENGKAU BERBAKTI…..
menurut anda ayat di atas berarti bahwa iblis telah langcang menawarkan kekayaan kepada anak tuhan,,seharusnya iblis malah menyembah YESUS karna dia anak tuhan..itu kan pikiran anda..tapi coba tanyakan ini padaorang lain tentang ayat ini dan dengar penjelasannya..

Anak kecil pun tau perkataan di atas itu berarti bahwa semua makluk itu di cibtakan oleh ALLAH dan kembalinya ke DIA juga,dan tak ada yang patuk kita sembah hanya selain kepada ALAAH
TUHAN YANG MAHA ESA YANG TAK BERANAK DAN TAK DIPERANAKKAN…

sdr Erick,
masalah Yesus adalah anak tuhan kan sudah saya bahas pada postingan saya #126, seharusnya anda anda dapat menelaah lagi makna ungkapan “anak tuhan” tersebut.
Saya memaklumi apa yg anda sampaikan pada uraian anda tentang Yesus anak Allah yang Mahatinggi, karena ada juga keterangan dalam Alkitab yang menyatakan bahwa tidak hanya Yesus adalah sebagai anak tuhan.
dan karena Yesus dianggap sebagai anak tuhan, bukan berarti Yesus itu tuhan dan harus kita sembah.
Jelaslah bahwa dari ayat ayat tersebut makna kata “anak tuhan” tersebut adalah : Mereka yang dikasihi oleh Tuhan.
kalau ada dalil yang menyatakan Yesus itu tuhan dan menyuruh kita menyembahnya, tolong anda berikan.

malah saya menemukan ayat ayat lain dalam Alkitab yang menyatakan ke-esaan Allah tersebut.

Yohanes 17:3
“Inilah hidup yang kekal, yaitu supaya mereka mengenal Engkau, Allah yang Esa dan Yesus Kristus yang telah Engkau suruhkan itu.”

Ulangan 4:35
“Maka kepadamulah ia itu ditunjuk, supaya diketahui olehmu bahwa Tuhan itulah Allah, dan kecuali Tuhan yang Esa tiadalah yang lain lagi.”

Markus 12:29
“Maka jawab Yesus kepadanya. hukum yang terutama ialah: Dengarlah olehmu hai Israel, adapun Allah Tuhan kita ialah Tuhan yang Esa.”

sdr Erick, saya kira dari beberapa ayat di atas dapat memberi kita pengetahuan bahwa tuhan itu esa.
coba anda buka kamus dan temukan arti kata “esa” tersebut.

kalau lah anda tetap berpedomankan pada Yohanes 10:30 atau 1 Yohanes 5:7 tersebut, maka saya sarankan anda untuk membuka

Matius 27:46
“Maka sekira-kira pukul tiga itu berserulah Yesus dengan suara yang nyaring katanya: “Eli, Eli lama sabaktani,” artinya “Ya Tuhan, apakah sebabnya Engkau meninggalkan Aku.”

Berdasarkan seruan Yesus di ayat itu, jelas bahwa Yesus tidak bersatu dengan Tuhan, yakni Tuhan meninggalkan Yesus, waktu akan disalibkan. Mestinya kalau Tuhan menjadi satu dengan Yesus, disaat itulah saat tepat untuk menolong Yesus, tetapi kenyataannya Tuhan tidak bersatu dengan Yesus sehingga Yesus sendiri minta tolong.

kalau boleh saya mengutip ayat dibawah ini untuk kembali menjadi renungan dan menelaahnya dengan hati yang bersih dan jujur.

“… sekalipun melihat, mereka tidak melihat dan sekalipun mendengar, mereka tidak mendengar dan tidak mengerti”. (Injil – Matius 13: 13).

wassalam

@ Salam,

1. Ummat ISLAM wajib mempercayai bahwa ALLAH telah menurunkan kitab – kitab tersebut.

2. Secara logika sudah saya jelaskan di not # 133, dimana Nabi Muhammad dalam shalat berjama’ah telah menyebarkan firman ALLAH yang diterimanya kepada pengikut – pengikutnya dan karena berjama’ah dalam jumlah besar maka yang menjaga keaslian tiap – tiap ayatnya bukan segelintir orang, tetapi bersama – sama, itulah kenapa shalat tidak diperkenankan menggunakan bahasa lain selain bahasa asalnya dari Nabi Muhammad agar lebih mudah dalam menjaga keaslianya.

a/. AL-QUR’AN adalah firman ALLAH yang diturunkan kepada Nabi Muhammad melalui perantara malaikat Jibril, dan Nabi Muhammad menerima firman tersebut dalam bahasa arab, dan diantara firman – firman tersebut ada yang bercerita tentang Nabi Musa dan dialognya tentu diterima Nabi Muhammad dari Jibril dalam bahasa arab pula.

Pertanyaanya adalah kenapa mesti ada versi terjemahanya yang berdiri bebas ? bukankah sekarang banyak versi AL-QUR’AN yang disertai terjemahanya sehingga sekalian bisa digunakan sebagai perbandingan antara versi aslinya dengan versi terjemahanya ?

b/. Yang mana yang seperti dibuat dalam sajak ? versi terjemahanya atau versi aslinya ? ayat – ayat AL-QUR’AN adalah firman ALLAH yang diucapkan malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad.

3. Suni dan Syiah tidak berlainan secara akidah, mereka tetap dalam Tauhid, tetap mempercayai Nabi Muhammad sebagai utusan ALLAH, yang berbeda barangkali akar dari keturunan (bani) dan beberapa ritual keagama’an diluar Shalat. Shalat sendiri pada dasarnya sama meskipun mahzab berbeda, ada perbedaan kecil hanya pada beberapa ayat yang dibaca apakah sunnah muakad atau bukan, juga beberapa posisi duduk tahyat yang secara garis besar bukan menunjukan perbedaan iman ataupun akidah.

“Hari ini telah Kami sempurnakan agamamu” adalah agama Nabi Ibrahim yang lurus, juga agama Nabi Musa, Nabi Isa dan Nabi – Nabi Lainya. Jadi ISLAM bukan berarti ada setelah Nabi MUhammad ada, ISLAM adalah satu – satunya agama yang ALLAH ridhai sejak Nabi Adam sebagai manusia pertama turun kebumi dan mendapat ilmu dari ALLAH.

Disempurnakan maksudnya dilengkapi, sehingga isinya bukan hanya gimana beribadah kepada ALLAH, tetapi lengkap dengan aturan – aturan tentang perkawinan, peperangan, bernegara, bersuci, warisan, dll. Sehingga AL-QUR’AN menjadi acuan yang lengkap untuk pegangan hidup.

Tentang Nabi ISA dan pengikutnya adalah rahasia ALLAH kenapa menjadi seperti demikian, tahukan anda bahwa kenabian Muhammad pertama kali diketahui manusia adalah oleh seorang pendeta pengikut ajaran Nabi ISA yang menurut beliau telah dinubuatkan oleh injil pada saat itu ?

Salam Damai.

Sorry komen saya no # 142 buat peace.

Salam Damai.

@ Christ,

Kalau maksud anda adalah doktrinisasi silahkan baca postingan lawas saya

http://afez.wordpress.com/2007/01/24/antara-keyakinan-doktrinisasi-dan-ego/

Jadi menurut anda yang bijak untuk apakah Tuhan ciptakan kita hidup ???

Salam Damai.

@ raja
==========================================
Deaarr buat ERICK…
Saya sebagai umat muslim hanya sedikit mengajukan pertanyaan…dan saya mohon anda mau menjawab dengan jelas jangan melalui cerita cerita yang tak masuk akal tapi ambil jawaban atas pertanyaan saya atau kembali KE ALKITAB….anda sendiri yaaa
==========================================

Saudara raja, perasaan saya selama ini belum pernah menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan cerita yang tak masuk akal. Bukankah semuanya dalam Alkitab? Akal anda saja yang memang sudah buta….

==========================================
* menurt anda arti ALKITAB itu sendiri apa…
wahyu ALLAH ,,kesaksian manusia,,atau
cerita karangan..
==========================================

Karena anda tanya menurut pendapat saya maka saya akan coba menjawab. Arti kata Alkitab adalah kabar gembira. Sedangkan makna sesungguhnya adalah Wahyu/firman Allah itu sendiri yang telah turun kedunia dan telah dibukukun dalam suatu kitab suci yang disebut Alkitab oleh saksi-saksi yang menerima wahyu itu sendiri. Berbeda dengan kata al-quran yang artikatanya bacaan.

==========================================
* Anda tahu bahwa YESUS itu tuhan dan
sebagai konseb dari trinitas itu kan dari
kesaksian
PAULUS,,LUKAS,,YOHANESS,,DSB..apakah
YESUS sendiri pernah mangatakan
bahwa,,,AKU ADALAH TUHAN ATAU ANAK
TUHAN MAKA KAMU SEKALIAN SEMBAHLAH
AKU DAN BAPAKKU..jangan ngambil
jawaban dari
kesaksian lukas atau apa saja yaa..saya
ingin tau menurut anda ada gak bukti jelas
dari perkataan YESUS itu sendiri..bahwa
YESUS adalah TUHAN,,
==========================================

Pertanyaan anda sungguh lucu, berarti anda sama seperti iblis yang mencobai Yesus. Karena anda sudah hidup pada jaman Yesus turun kedunia. Wah hebat dong, saya terus terang baru berusia seumur jagung. Saya bukanlah Pastor, tetapi umat biasa. Bagaimana mungkin anda menanyakan kata-kata dari Yesus sendiri dalam Alkitab yang bukan dituliskan oleh saksi-saksinya melainkan oleh Yesus sendiri? Jadi anda seolah-olah mau bukti dari Yesus sendiri yang mengatakan dan menuliskan sendiri bahwa Ia adalah Tuhan dalam Alkitab? Atau perlu Tuhan Yesus sendiri yang mengirim surat buat anda baru anda percaya? Berbahagialah mereka yang tidak melihat namun percaya. Kata-kata ini ada dalam Alkitab bukan aku karang loh…

==========================================
* Menurut yang anda ketahui YESUS itu lahir
pada bulan berapa dan musim apa pada
waktu apa dan di bawah pohon apa
==========================================

Saya sudah katakan dahulu bahwa Tuhan Yesus, bukan baru dilahirkan. Ia telah ada sebelum abad, Ia adalah Alfa dan Omega, Awal dan Akhir. Allah benar dari Allah benar. Tetapi jika yang anda maksudkan adalah kapan Yesus menjelma menjadi manusia dan kapan dilahirkan dan dimana tempatnya, lebih baik anda membaca sendiri pada injil Mateus, Markus, Lukas dan Yohanes. Kalau anda tidak keberatan, tetapi jika agamamu mengharamkan kamu membaca kitab suci agama lain, itu terserah kamu aja…

@ ahmad
=========================================
Jelaslah bahwa dari ayat ayat tersebut makna kata “anak tuhan” tersebut adalah : Mereka yang dikasihi oleh Tuhan.
=========================================
Memang benar anak Tuhan adalah mereka yang dikasihi Tuhan, itu mengatakan bahwa betapa dekatnya Tuhan dengan kita sampai kita manusia sudah diangkat menjadi anak-anakNya. Tetapi pernahkah anda membaca ayat ini pada saat Yesus di permandikan: Inilah anak yang kukasihi kepadaNYAlah Aku berkenan dengarkanlah Dia. Apakah ada manusia lain diantara anak-anak yang kau sebutkan anak Tuhan didunia ini yang pernah mendengar suara Allah dan merasa suara itu ditujukan ke dia? Kalau memang ada tolong anda sebutkan namanya.

==========================================
malah saya menemukan ayat-ayat lain dalam Alkitab yang menyatakan ke-esaan Allah tersebut.
==========================================

Anda membanggakan diri bahwa hanya anda sendiri yang menyembah Tuhan itu Esa. Berarti anda belum mengerti apa arti Trinitas/Tritunggal Maha Kudus yang sejak awal sampai sekarang anda sebut-sebutkan. Pikirmu orang Kristen menyembah 3 Tuhan? Itulah yang anda belum mengerti, dan gak bakalan anda mengerti arti kata Tri Tunggal Maha Kudus. Jangan anda cuma melihat kata Tri=tiga, atau anda mengartikan tiga didalam satu lah…. Sudah saya katakan bahwa kuasa Tuhan jangan anda coba memikirkan dengan akal manusia.

ll

@blominggos

saya sangat setuju dengan pendapat anda.
100% setuju

@Ferry,
Salam,

Seperti yang telah diutarakan memang sulit untuk menyelaraskan Iman dan Akal, karena pertanyaan yang saya ajukan berdasarkan akal dan jawaban Ferry pasti dengan iman. Dan sudah tentu sebaliknya.
1) Karena percaya bahwa Allah telah menurunkan Taurat, Zabur dan Injil, pasti juga percaya kepada isinya (karena berasal dari Allah), tetapi Muslim tidak percaya karena merasa sudah disesatkan. Tetapi bagi saya pribadi ini sulit untuk diterima karena yang asli tidak dapat ditunjukkan. Sama halnya, karena banyak orang yang mengetahui sulit untuk disesatkan. Apabila sudah disesatkan maka menurut saya tidak tanggung-tanggung akan diubah untuk kepentingan manusia pada umumnya. Tetapi kalau Anda menyimak benar-benar isi Injil, anda akan melihat bagaimana orang Kristen diharuskan menjadi orang yang harus selalu mengalah. Contoh: “Kasihi musuhmu, karena mengasihi teman sudah biasa”, “Jika punya dua baju bagikan satu kepada yang lain”, “Jika ditampar satu pipi, berikan pipi yang lain”. Menurut saya ini bukan manipulasi manusia.

2) Mohon maaf, maksud saya sajak adalah versi aslinya. Contoh Alfatihah, setiap akhiran ucapan disertai dengan akhiran yang sama. Atau ayat tentang Keesaan Tuhan. Maksud saya, tidak masalah karena perasaan seni merupakan juga anugerah Tuhan.

3) Tentang Syiah dan Sunni, saya analogikan dengan Katolik dan Protestan yaitu perbedaan pemikiran yang tidak perlu dipertentangkan.

SAtu lagi, apabila sudah lengkap sempurna (menurut akal) berarti Quran tidak perlu pendukung seperti Hadis atau fatwa.
Agak berbeda, saya berpendapat bahwa Kitab Suci adalah panduan umum, sedangkan akal yang dianugerahkan oleh Tuhan harus dipergunakan oleh manusia untuk menyusun detail untuk pedoman teknis.

Semoga Allah menyertai anda.

Salam,
Peace.

Buat Pak Erick
Saya berusaha u/ mengerti bagaimana anda berpendapat, dan saya sangat menghargai pendapat anda. Pilihan anda u/ mengimani Yesus sebagai juru selamat, atau Tuhan itu sendiri dalam wujud manusia adalah hak pribadi anda.
Namun dalam media ini, tema dari posting ini adalah antara Iman dan Logika. Kalo boleh saya menantang anda, atau secara halusnya saya bertanya pada anda, bisakah anda membuktikan secara rasional bagaimana keyakinan anda?
Sebab dari beberapa komentar anda diatas, apa yang anda tuliskan tidak memberikan alasan yang rasional, tanpa dasar2 ilmiah yang kuat, malah cenderung emosional dan u/ memaksakan pendapat supaya orang lain percaya.
Saya mengulangi pertanyaan pak Ahmad “Kapankah waktu yang tepat mengenai kelahiran Yesus, benarkah 25 Desember?” Sebenarnya dengan mengkaji literatur yang ada (Bibel dan Alquran), saya sudah menemukan waktu yang tepat dan akurat. Namun sekarang saya bertanya pada anda, siapa tahu anda justru memahami lebih baik dibandingkan saya, sehingga pemahaman saya bisa dikoreksi.
Begitu pula dengan mukjizat Yesus yang sama seperti mukjizat nabi Yunus, bagaimana anda menjelaskannya secara rasional, dan diterima dengan akal sehat?
Pak Ahmad,
Saya pengen tanya juga mengenai pemahaman Pak ahmad sebagai sesama muslim mengenai bagaimana Yesus bisa lolos dari maut setelah penyaliban. Saya yakin pak ahmad bisa memberikan gambaran yang rasional mengenai peristiwa itu.
Mungkin cukup sekian dulu pertanyaan saya, mohon maaf apabila ada kata2 yang kurang berkenan.
Wassalam

Dear Erick,
anda mengatakan :
=========================================
Memang benar anak Tuhan adalah mereka yang dikasihi Tuhan, itu mengatakan bahwa betapa dekatnya Tuhan dengan kita sampai kita manusia sudah diangkat menjadi anak-anakNya. Tetapi pernahkah anda membaca ayat ini pada saat Yesus di permandikan: Inilah anak yang kukasihi kepadaNYAlah Aku berkenan dengarkanlah Dia. Apakah ada manusia lain diantara anak-anak yang kau sebutkan anak Tuhan didunia ini yang pernah mendengar suara Allah dan merasa suara itu ditujukan ke dia? Kalau memang ada tolong anda sebutkan namanya.

==========================================
tidak ada yang salah dalam uraian diatas tersebut. Tuhan menyuruh manusia untuk mendengarkan dan tentunya melaksanakan perintah Yesus. (Apakah anda sudah mendengarkan dan melaksanakan perintah-perintah Yesus?)
tapi tidak ada dalil atau ayat yang menyuruh manusia untuk menyembah Yesus.
Anda menanyakan ada tidaknya di dunia ini yang pernah mendengar suara Allah?
coba anda baca ayat dibawah ini

“Dan Tuhan berbicara kepada Musa dengan berhadapan muka seperti seorang berbicara kepada temannya.” (Injil – Keluaran 33: 11).
bagaimana tanggapan anda?

Saya hendak berbagi dengan anda tentang beberapa ayat yg saya baca dalam Alkitab :

Yohanes 12:49
“Sebab Aku berkata-kata bukan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang mengutus Aku, Dialah yang memerintahkan Aku untuk mengatakan apa yang harus Aku katakan dan Aku sampaikan.”

Yohanes 12:50
Dan Aku tahu, bahwa perintah-Nya itu adalah hidup yang kekal. Jadi apa yang Aku katakan, Aku menyampaikannya sebagaimana yang difirmankan oleh Bapa kepada-Ku.

Yohanes 17:3
“Inilah hidup yang kekal itu (masuk sorqa), yaitu bahwa mereka menqenal Engkau (Allah) satu-satunya Tuhan yang benar. Dan mengenal Yesus Kristus yang Engkau utus”.

(ayat diatas mirip ya dengan kalimat syahadat )

Matius 21:10
Dan ketika Ia masuk ke Yerusalem, gemparlah seluruh kota itu dan orang berkata: “Siapakah orang ini?”
Matius 21:11
Dan orang banyak itu menyahut: “Inilah nabi Yesus dari Nazaret di Galilea.”

dari beberapa ayat diatas tersirat dan tersurat bahwa Yesus adalah seorang utusan Tuhan, dan bukan Tuhan. Karena Tuhan tidak mungkin mengutus dirinya sendiri.

bukti bukti lain yg juga saya jumpai dalam Alkitab yang menjelaskan bahwa Yesus bukan Tuhan adalah :

Yohanes 11:41
“Lalu Yesus menengadah ke atas dan berkata `Bapa, Aku mengucapkan syukur kepadaMu, karena Engkau telah mendengarkan aku”.
——> Yesus berdo’a dan mengucap syukur kepada Allah.

Yohanes 5:30
Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri Ku sendiri, …”
——-> Yesus tidak berkuasa spt Tuhan

Markus 13:32
“Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malikat di sorga tidak, dan anak pun tidak, hanya Bapa saja.”
——-> Yesus tidak mengetahui kapan terjadinya hari kiamat.

Menyamakan Yesus dengan Tuhan atau Allah, adalah suatu perbuatan dosa, sebab baik Yesus maupun Allah, tidak mengajarkan seperti itu. Bahkan didalam Alkitab itu sendiri, Allah melarang siapa saja yang, menyamakan Dia dengan yang lainnya.
Perhatikan ayat Alkitab sebagai berikut:

“Kepada siapakah kamu hendak menyamakan Aku, hendak membandingkan dan mengumpamakan Aku, sehingga kami sama? (Yesaya 46: 5)

semoga dapat menjadi bahan pemikiran dan renunangan.

wassalam

Dear Erick,

Membahas Trinitas spt uraian anda :
============================================
Anda membanggakan diri bahwa hanya anda sendiri yang menyembah Tuhan itu Esa. Berarti anda belum mengerti apa arti Trinitas/Tritunggal Maha Kudus yang sejak awal sampai sekarang anda sebut-sebutkan. Pikirmu orang Kristen menyembah 3 Tuhan? Itulah yang anda belum mengerti, dan gak bakalan anda mengerti arti kata Tri Tunggal Maha Kudus. Jangan anda cuma melihat kata Tri=tiga, atau anda mengartikan tiga didalam satu lah…. Sudah saya katakan bahwa kuasa Tuhan jangan anda coba memikirkan dengan akal manusia.
============================================

Kita disini kan berdialog dengan tema Antara Iman dan Logika, ya wajar donk saya mempertanyakan konsep Trinitas tersebut sesuai dengan logika atau bisa di jelaskan dengan dalil yang masuk akal.

Menurut pengetahuan saya, Trinitas adalah tiga Tuhan dalam satu. Tuhan Allah adalah misteri. Tak seorang pun pernah melihat atau mengetahui seperti apa Tuhan itu. Yesus adalah manusia dengan tulang dan daging. Beliau hidup di dunia ini sebagai orang yang memiliki sejarah hidup. Roh Kudus adalah “Tuhan” ciptaan Konsili yang tidak dikenal di zaman Yesus.

“….kami belum pernah mendengar bahwa ada Roh Kudus”. (Kis. 19:2)

Naskah Laut Mati yang di tulis di zaman Yesus tidak pernah menyebut tentang Roh Kudus yang di sembah.

Reverend Dr. Charles Francis Potter dalam bukunya The Lost Year of Yesus Revealed, 1992, hal 16, menjelaskan:

“Hanya sedikit pemeluk agama Kristen yang hingga saat ini menyadari (sebagaimana hanya sedikit para ilmuwan yang hingga saat ini mau mengakui), betapa banyak ajaran dasar agama Kristen yang harus dirubah secara radikal dan beberapa banyak lainnya yang harus di singkirkan (dari Alkitab) bila Naskah (Laut mati) diakui dan dipelajari dengan benar dalam hubungannya dengan Kitab Perjanjian Baru. Ajaran yang paling lemah dan harus di singkirkan adalah tentang Roh Kudus, sebagaimana yang terlihat (dalam Naskah Laut Mati), dan tanpa bisa dihindari, ajaran tentang Trinitas harus pula ikut tersingkir, karena sama sekali tidak pernah diajarkan dalam Alkitab”.

“Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa”.
Ketika Yesus mengatakan kepada umat Israel bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan Yang Maha Esa, umatnya mengaminkannya dengan mengatakan:

“Tepat sekali, guru, benar katamu itu, bahwa Dia esa, dan bahwa tidak ada yang lain kecuali Dia” (Markus 12:32).

Jika Yesus adalah anggota Trinitas bersama Tuhan Allah dan Roh Kudus, tentu Yesus akan menginterupsi misalnya: “Sesungguhnya Aku dan Roh Kudus ada dalam kesatuan Trinitas bersama Tuhan Allah”. Namun Yesus malah membenarkan pendapat mereka.

Sebenarnya dalam Alkitab juga sudah diramalkan akan adanya suatu penyelewengan daripada ajaran Yesus tersebut.

“Sesudah aku pergi, serigala-serigala yang ganas akan masuk ke tengah-tengah kamu dan tidak akan menyayangkan kawanan itu. Bahkan dari antara kamu sendiri akan muncul beberapa orang, yang dengan ajaran palsu mereka berusaha menarik murid-murid dari jalan yang benar dan supaya mengikut mereka.” (Kisah 20:29, 30)

Semoga dapat menjadi bahan pemikiran dan renungan

wassalam

Assalamualaikum pak Sanji,
Membahas tentang penyaliban Yesus menurut hemat saya adalah begini :

Sebenarnya Al Qur’an sudah menjelaskan tentang persoalan ini, yaitu dalam surat Ali Imran/3:55:

“(Ingatlah) tatkala Allah berfirman: Wahai Isa, sesungguhnya Aku akan mewafatkan engkau dan mengangkat engkau kepadaKu, dan membersihkan engkau dari pada orang­-orang kafir, dan akan menjadikan orang­-orang yang mengikuti engkau lebih tinggi dari orang-orang kafir itu sampai hari kiamat. Maka kepada Akulah tempat kembali, maka akan Aku putuskan nanti di antara kamu dari hal yang telah kamu perselisihkan padanya itu.”

Prof. Dr. HAMKA, dalam tafsir Al Azhar (Jakarta, 1988) Juz ItI, hal. 181, menjelaskan:

“Arti yang tepat dari ayat ini ialah bahwa maksud orang-orang kafir itu hendak menjadikan Isa Al Masih mati dihukum bunuh, sebagai yang dikenal yaitu dipalangkan dengan kayu, tidaklah akan berhasil. Tetapi Nabi Isa Al Masih akan wafat dengan sewajarnya dan sesudah beliau wafat, beliau akan diangkat Tuhan ke tempat yang mulia di sisiNya dan bersihkan diri beliau dari pada gangguan orang yang kafir-kafir itu.”

Dan metode penyaliban Yesus pun sangat berbeda dari pada kebanyakan pelaksanaan hukum Salib pada waktu itu

dan dalam Alkitab sendiri juga saya temukan ayat ayat yang mendukung keterangan diatas.

- Izin yang cepat dan mudah yang diberikan oleh Pilatus untuk mengambil tubuh Yesus.

“Maka janganlah mayatnya dibiarkan semalam-malaman pada tiang itu, tetapi haruslah engkau menguburkan dia pada hari itu juga, sebab seorang yang digantung terkutuk oleh Allah; Janganlah engkau menajiskan tanah yang diberikan Tuhan, Allahmu, Kepadamu menjadi milik pusakamu”. (Injil – Ulangan 21: 23).

- Tulang Yesus tidak dipatahkan
“Ia melindungi segala tulangnya, tidak satu pun yang patah “. (Injil – Mazmur 34: 21).

Jika tulang-tulang korban harus dijaga, maka akan sangat menguntungkan jika orang itu hidup! Bagi seseorang yang sudah mati, tulang-tulang yang lengkap tidak berarti apa-apa meskipun terpotong-potong atau terpecah-pecah. Tidak akan ada perbedaannya bagi kebangkitan tubuh, jiwa ataupun roh. Tetapi bagi orang yang tetap hidup sewaktu disalib (seperti dua orang yang disalib bersama Yesus), kaki yang patah membuat semuanya berbeda antara hidup dan mati.

Kejanggalan Lainnya
untuk apa mayat digosok?
Hari itu adalah Minggu pagi, hari ‘pertama’ dalam satu minggu, menurut perhitungan Yahudi dengan Sabtu adalah hari Sabbath sebagai hari ketujuh. Hari itu Maria Magdalena sendiri mendatangi pekuburan Yesus (Markus 16: 9 dan Yohanes 20: 1).

Pertanyaannya adalah: Mengapa dia pergi ke sana? Untuk meminyaki Yesus (Markus 16: 1). Dalam bahasa Ibrani meminyaki adalah ‘masaha’ yang berarti mengusap, memijat, meminyaki. Pertanyaan kedua adalah: Apakah orang-orang Yahudi memijat mayat setelah 3 hari? Jawabnya adalah “tidak!” Apakah Muslim (yang mempunyai tata cara memperlakukan mayat seperti Yahudi) juga memijat mayat setelah tiga hari? Dan jawabannya juga tidak! Lalu mengapa seorang Yahudi ingin memijat mayat yang sudah membusuk setelah tiga hari? Kita tahu bahwa setelah tiga jam meninggal, maka mayat akan menjadi kaku. Dalam tiga hari, mayat akan membusuk dimana sel-sel tubuh akan pecah dan terurai. Jika seseorang menggosok mayat yang sudah membusuk maka mayat tersebut pasti akan hancur berantakan. Apakah penggosokan itu masuk akal? tidak!

Yesus menyamar sbg tukang kebun menghindari kejaran kaum Yahudi (kesaksian Maria Magdalena)

Maria tidak mengenali Yesus yang menyamar tersebut. Yesus memanggil “Maria!” Hanya satu kata! Tetapi itu cukup. Kata ‘Maria’ cukup membuat Maria mengenali Gurunya. Setiap orang masing-masing memiliki gaya dan cara yang unik dan khas dalam memanggil orang tertentu. Intonasi pengucapan ‘Maria’ membuat Maria sadar dan mengenali gurunya. Guru! Guru! Karena gembira ia langsung lari untuk memeluk gurunya, Yesus berkata,

“Janganlah engkau memegang aku”. (Injil – Yohanes 20: 17).

Mengapa tidak boleh? Apakah dia mempunyai aliran listrik di tubuhnya, sehingga bila Maria menyentuhnya maka ia akan kesetrum. Tidak! “Janganlah engkau memegang aku!” karena akan menyakitkan. Dia baru saja mengalami penyiksaan secara fisik dan emosional yang membuat luka pada sekujur tubuhnya sehingga akan menyakitkan apabila dia membiarkan Maria menyentuh tubuhnya. Yesus meneruskan:

“Sebab aku belum pergi kepada Bapa”. (Injil – Yohanes 20: 17).

Maria tidak buta, Dia bisa melihat laki-laki yang berdiri di depannya. Apakah arti dari kalimat Yesus: ‘aku belum pergi – sedang dia berdiri di situ? Yesus sebenarnya mengatakan pada Maria bahwa dia tidak bangkit dari kematian. Dalam bahasa Yahudi; dalam ungkapan Yahudi, Yesus berkata, “Saya belum meninggal!” – Dia berkata, “Saya masih hidup”.

Kesaksian Malaikat
coba lihat Lukas 24:23
“dan tidak menemukan mayat-Nya. Lalu mereka datang dengan berita, bahwa telah kelihatan kepada mereka malaikat-malaikat, yang mengatakan bahwa Ia hidup.”

Ucapan Yesus sendiri…..
“Lihat tangan dan kakiku, aku sendirilah ini; Rabalah aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada padaku… Ia memperlihatkan tangan dan kakinya kepada mereka “. (Injil – Lukas 24: 39-40).

Apa yang ingin dibuktikannya? Bahwa dia telah bangkit dari kematian? – Bahwa dia adalah roh? – Apa yang bisa ditunjukkan dari tangan dan kaki mengenai kebangkitan kembali? “Ini adalah diriku sendiri!” Tidakkah kamu lihat? “Hantu,… semua hantu tidak memiliki daging dan tulang seperti yang kamu lihat ada padaku!” Ini adalah bukti yang jelas kebenarannya. Anda tidak perlu meyakinkan orang lain, apakah Hindu, Muslim, Kristen, Yahudi, Atheis dan lain-lain. Semuanya mengetahui tanpa perlu bukti bahwa hantu tidak memiliki daging dan tulang!

“Tetapi ketika mereka mendengar, bahwa Yesus hidup, dan telah dilihat olehnya, mereka tidak percaya”. (Injil-Markus 16: 11).

Jadi berdasarkan fakta-fakta dalam dua kitab suci diatas, saya menyimpulkan bahwa Yesus tidak wafat di salib, tapi wafat secara wajar di usia tua nya.

saya baru membeli buku “Jesus Family’s Tomb” tulisan Simcha Jacobovici yang terinspirasi dan terlibat dalam penelitian akibat penggalian yang tidak sengaja pada 1980 yang di lakukan oleh para pekerja bangunan yang akan membuat kompleks apartemen di atas sebuah pemakaman. Lokasi tersebut berada di Talpiot-Yerusalem. Dan makam yang digali itu, diyakini sebagai makam Yesus.

Jacobovici menyebut sejumlah bukti atas klaimnya itu, antara lain nama-nama yang tertera pada peti mati yang terbuat dari batu dan analisa-analis teknis. Dan bahkan mengklaim punya bukti hasil pemeriksaan DNA Yesus.

bukan bermaksud menyinggung keimanan saudaraku yang beragama kristen, tapi saya hanya sekedar berbagi pengetahuan dan penalaran.

wassalam

@hinadina

Setuju apanya sih..? perasaan aku gak nulis apa apa kok…?

Dari pertanyaan-pertanyaan maupun penjelasan-penjelasan dari kaum muslim yang saya baca diatas, terlihat sekali mereka belum pernah membaca Alkitab secara utuh. Cuman mengambil ayat-ayat Alkitab dan diterjemahkan menurut versi mereka seenaknya. Apalagi berani memutar balikkan isi Alkitab bahwa sesungguhnya Yesus bukan putra Allah, Yesus tidak pernah mati disalib, dll. Saya tidak akan memberi komentar lagi karena saya merasa sudah cukup jelas bagi saya, bagaimana pandangan umat muslim kepada keyakinan Kristen (pengikut kristus). Terutama pernyataan pak ahmad tentang bagaimana Yesus wafat diatas….. Sekarang terserah pembaca yang mengambil kesimpulan deh….

Terima kasih banyak, atas perbincangan kita yang sudah cukup panjang. Sekalian mohon maaf kepada semua pihak jika ada kata-kata yang menyakitkan.

GBU.

Dear Erick terkasih,

No heart feeling laaaah….kita hanya diskusi kaaan? malah kesepakatan awalnya oleh bro dewo diharapkan dari diskusi ini agar semakin mempertebal iman dan keyakinan kita masing-masing.
karena apapun hasil dialog kita , keputusan akhirnya adalah pada diri kita masing masing. it’s your “Choice”.

wassalam

@ALL friend…..

Maaf ni ye..jangan tersinggung ya……

Seandainya Nabi Musa pada waktu itu berhasil membawa kaum bani israel kejalan yang lurus”yaitu kejalan yang dinginkan Allah” agar mereka mau menyembah Allah..maka tak sampailah kepada nabi nabi penerus lainya..cukup nabi Musa saja…maka kitapun akan menjadikan taurot sebagai petunjuk dan agama taurot yang nomer wahid…ternyata ..demi masa..semuanya gagal ..malah nabi musa pasrah..tak berdaya dengan pembangkangan mereka…kasihan betul nabi musa itu..berjalan jauh dari negeri mesir tuk menghindari kejaran Firaun..sehingga harus membelah laut merah…
Sungguh keterlaluan benar kaum bani israel itu..sudah dibebaskan dari perbudakan dan penindasan..diberi makan minum pada saat perjalan ke palestina..bahkan Allah menjajikan tanah di negara palestina..asalkan mereka mau bersujud dan menyembah Allah…ternyata mereka masih saja tidak percaya dan mengingkari nya…
Maka Allah menghukum 40 tahun di tanah padang tih itu..seraya berputar putar di tanah yang tak bertuan meskipun sdh ada penghuninya..mereka berbaur dengan manusia manusia lain tanpa identitas yang pasti…
Anehnya kenpa masih ada yang mengatakan israel adalah anak anak Allah …apa karena injil hanya diperuntukan kepada bani israel..?sehingga yesus sebagi penebus dosa dosa bangsa israel..?yang berarti pada saat yesus disalip dosa dosa bangsa israel tertumplek ke yesus semua..? berarti yesus sajalah yang memikul dosa dosa itu? lalu kenapa yesus tidak masuk neraka karena memikul semua dosa dosa mereka..?ini fenomena yang aneh..ada sebuah ajaran KASIH yang ..lain dari pada yang lain..
malah pernahkah kita membaca suatu artikel”BARANG SIAPA YANG MENYAKITI ORANG ISRAEL MAKA SAMA SAJA MENYAKITI ALLAH” inisuatu kisah aneh tapi gak benerrrrrrrrr…bagi yang percaya taurot..maka injil tidak ada faedahnya…taurot lebih murni hanya saja saat itu belum ada inisiatif untuk dihapalkan,sehingga terjaga dari kemurnianya.begitu pula zabur..juga belum ada yang berinisiatif untuk menghapalkanya sampai pada masa yesus pula tidak ada satupun yang berinisiatif menghapalkanya..padahal semua Firman dan petunjuk Allah itu seharusnya pada saat disampaikan kepada murid2 itulah waktu yang tepat untuk menyalin setiap kata kata sehingga tidak terjadi kelupaan ataupun kelalaian..
Coba bayangkan ide atau inisiatif untuk menuliskan riwayat nabi musa sampai ke nabi isa as..itu setelah beliau beliau wafat 325 thn masehi.Sudah wajar apabila sang penulis.penyususn kalam kalam Illahi banyak yang terlupakan…mau tak mau harus mencari data,pendekatan pendekatan,menelusuri para pendeta pendeta yang masih berimana kepada kitab kita asli itu..

Secra logika kemampuan manusia mengingat ayat demi ayat yang sdh ratusan tahun lenyap..mungkinkah bisa tersusun mulai dari ayat pertama..ayat pertama ,keduas ,ketiga terus sampai tersusun sesaui pada saat terjadinya,situasinya,jadi wajarlah apabila sebuah dokrin baru harus terpaksa dan dipaksa..lebih lebih disaat itu KEKUASAAN,KEJAYAAN,KEKUATAN,KEANGGKUHAN,ANGKARAMURKA,KESOMBONGAN DLL DLL menjadi tujuan hidup sehingga berbagai macam cara manusia untuk mencapai kejayaan.
seoarng pendeta,rahib yang tekun dan berserah diri kepada Allah dijaman kenabian sangatlah patut dijadikan contoh..para pendeta pendeta yang beriman dan berbudi luhur akan selalu bergetar dan merasa takut apabila mendengar sebutan nama Allah..jadi apabila ada seseorang yang berbicara tentang Allah para pendeta akan selalu mengikuti petunjuk.Salah satu contoh pendeta Abu hurairah…ditengah perjalanan bertemu dengan nabi muhamad setelah berangkat dari afrika..bersama sama sahabat yang dahulu masih sedikit..dan beliau bertanya siapakah engkau..nama dan mau kemana…setelah pendeta tsb mengetahui nama yang disebut itu beserta tujuanya..maka pendeta tsb memberi jalan agar tidak diketahui oleh prajurid kerajaan yang mencarinya..selang beberapa tahun sang pendeta pun masuk islam riwayat Abu hurairah.
ini dongeng masa kecilku…

@ mengapa ada istilah misionaris dalam ajaran kristen saat ini..?

@ kenapa ada istilah domba domba tersesat..?

@ emangnya kita ini hewan…Allah menciptakan manusia sebagai mahluk yang mulia di muka bumi bukan domba…siapakah yang pantai disebut domba dianatara kita…?

@Kalau seseorang masuk memeluk agama islam itu biasanya dengan kesadaranya sendri dan biasanya islam itu masuk kedalam pikiran manusia dengan sendirinya…karena manusia merasa perlu bertanya ttg hikayat hidupnya..kepada siapa manusia itu akan kembalinya..?

@adapun maksud bahwa islam akan terpecah menjadi 72 golongan…maksudnya adalah

bukan artinya 72 golongan itu akan masuk neraka..dan yang 1 golongan akan masuk surga.
Adapaun oerang islam yang menjadi golongan yg dimaksud adalah..imanya tetap islam namun dalam kehidupan sehari harinya masih belum mampu menjalankan ajaran ajaran islam 100% wajar bagi kita manusia biasa.Tetapi tidak perlu didramatisir,diekploitasi…karena untuk menjadi manusia yang sempurna itu tidak gampang…hanya seberapa persen saja yang ..mungkin mampu itupun kalau bukan sahabat sahabat terdekat nabi dan pengurus pengurus kabah.tanah suci mekkah dan penjaga penjaga masjid para sahabat nabi ..itu wajar bila belau beliau itui mencari kesempurnaan hidup dan mencari keridhoan Allah.
Tetapi tetap yang ke 72 goongan itu adalah mereka mereka yang beriman kepada islam ,hanya saja masih banyak bercampur dosa dosa mulai usia baligh hingga dewasa…terkadang ada yang tersesat menjadi pencuri,paranormal,dukun ataupun ada yang menjadi santri santri..bahkan ada yang harus terpaksa menjadi terosris karena paham yang dipegang terlalu fanatis dan keras..itu wajar…jadi golongan golongan yang di maksud itu tak perlu di ekploitisir..menjadi bahan debat… akan masuk kemana mereka itu..jawabnya Hanya Allahlah yang berkuasa menempatkannya,dari pada masuk neraka semua…siapakah yang masuk neraka yang dimaksud itu..? yahudikah.israelkah,nasranikah kristenkah? tanyakan pada diri sendiri.yang islam saja bisa masuk neraka ..apalagi yang bukan..

Justru seorang muslim itu memiliki prinsip..BIARPUN AKU MISKIN PAPA TAK PUNYA HARTA BENDA ,NAMUN IMAN ISLAMKU TAKAKN BISA TERJUALKAN OLEH APAPUN bentukKEKAYAAN ITU.Jadi biar miskin tetapi iman islamnya tidak dapat ditukar dengan uang.
dengan sembako,baju bekas,jabatan,kekayaan,kedudukan,dengan dalil sang penyelamat datang …sang penjuru selata datang…lalu aku bersaksi tuhan yesus datang kedalan diriku..sehingga hidupku makmur…wah wah wahhhhhhhhhhh ini sama dengan BENJAMIN STEPHAN..orang dari pulau malayu pulau kucing..desa tertinggal dan terpencil..pantas saja dia bisa hidup enak karena sdh dikasuh uang..lalu dia kata dari Tuhan yesus..padahal dari gereja..masuklah satu dusun kristen semua…inilah fenomena hidup sang bejamin stephan..

@ Ahmad, Blominggos, Sanji dan Erick

Memang sulit untuk mendiskusikan sesuatu yang telah diimani. Pak Ahmad mencoba untuk mendiskusikan Wafat Yesus secara akal dengan menggunakan ayat Alkitab, tetapi hanya sebagian ayat-ayat dan tidak utuh. Kalau secara akal, jika satu ayat dianggap benar, seharusnya yang lain pun juga benar. Tetapi tidak digunakan. Kalau tidak dianggap benar maka jangan digunakan sebagai referensi untuk mengajukan argumentasi. Tetapi kalau dianggap tidak benar saya sanggah (lihat posting no. 148).
Argumen yang dikemukakan oleh Ahmad terlalu imaginatif karena tidak memahami keseluruhan Injil (empat Injil yang ada di Alkitab).
@ Blomingos: Iman orang Kristen (dari Alkitab)memang sulit terjangkau oleh akal karena bukan buatan manusia.
Blow-up adanya penyesatan Injil/Alkitab karena tidak sesuai dengan Quran memang sangat deras, tetapi dalam Kristen blow-up tentang adanya nabi dan ajaran palsu sedikit dan mudah-mudahan tidak usah dilakukan supaya tidak ada ketersinggungan dari kalangan lain.

Salam sejahtera,
Peace

@peace 157

makasih..sebelumnya..

tetapi terus terang saja saya mencintai rusk rosul itu MUSA AS,DAUD AS,ISA AS DA MUHAMAD SAW.. serta nabi nabi terdahulu yang telah berjuang keras membawa amanah Allah..meskipun nyawa taruhanya..tetapi mereka tetap konsisten..kepada satu tujuan..kembali kepada Allah….
dan secara pribadi setelah saya baca antara alkitab dengan injil..memang h\jauh berbeda..alkitab yang berisikan perjuangan musa dan daud..tidak tersentuh dari unsur unsur politis..lain dengan injil sangat banyak..intrik intrik berbau politis..entah ..inisiatif siapakah sehingga terlalu banyak berupa dogma dogma…jadi saya lebih sering membaca alkitab ketimbang injil..karena alkitab banyak paralel dengan kisah kisah yang tertuang didalam Quran..itulah gunanya alkitab untuk mempertebal iman kita…tetapi secara spontan dan naluri saya segan dan malas menyentuh dan membaca injil..cukup satu kali saya baca semalam..saya sd tidak percaya…dimana letak wahyu wahyu itu..? semuanya..seperti katanya…katanya..katanya…dan katanya..jadi wahyu yang benar benar terlihat antar Allah dan malaikat dan nabi Allah utusanNya itu..tidak ada point…bercampur baur dengan yang tidak berurutan.
Jadi apabila saya baca Quran tentang kisa para rasul. sejarah bangsa bangsa bangsa tsamut,aad,pompae,sodom,maka saya buka alkitab..dan saya selalu dapati kecocokan..sedangkan di injil..yag saya temukan cuma berkisar antara PERANG dan IRI DENGKI…jadi suasanaya kacau…anegh sekali kenapa begiotu jauh perbedaanya..kisa kenabian yang selayaknya kita pertsahankan nilai nilai tauhidnya..justru terbalik…repot saya meimikikanya..bersinyalir khabarnya ajaran kriten injil ini hanyalah dogma dari pimpinan tertinggi gereja di roma..
“TERIMA SAJA,TELAN SAJA,DAN JANGAN TANYAKAN MENGAPA” sebab kalau kamu bertanya akan menerima dosa…apa betul ya..?
terus

@apa arti tgl 25 desember itu?dan apa hubunganya dengan kelahiran yesus”hari natal” itu sendiri apa artinya?
@sebab tgl 25 desember kan hari kelahiran dewa matahari yang waktu itu disembah oleh orang rorang roma…?
@Dan apa sebabnya saat natal ada pohon cemara?padahal ditanah kelahiran yesus tidak ada sama sekali pohon cemara..?yesus lahir di palestina..negara para nabi nabi…kenapa ada pohon cemara..kenapa bukan pohon kurma…?

Menurut saya kalau memang Allah itu maha kuasa maka biarkanlah dia berbuat sekehendak hatinya jadi hentikan saja diskusi murahan yang tidak ada gunanya ini hanya membuat pertentangan yang makin tajam saja.anda semua cuma sok tau padahal iman anda cetek!! apa sih yang sudah anda anda lakukan untuk Allah dalam hidup ini? nol tau nggak?!! nol nol tidak ada saya yakin itu dengan membaca semua tulisan di blog ini saya tau orang macam apa anda semua ini cuma sok tau dengan sepotong pengetahuan agama yang tidak berarti itu “HEI DENGAR BAIK BAIK YA SEMUA AGAMA BISA ADA DI DUNIA INI ITU KARENA KEHENDAK NYA” KARENA ALLAH ITU MAHA KUASA JADI APA PUN YANG DIA MAU YA TERJADILAH WALAUPUN ITU KADANG TIDAK SESUAI DENGAN LOGIKA MANUSIA APALAGI PIKIRAN CETEK ANDA MAU DI SAMAKAN DENGAN RENCANA ALLAH??? JADI KALAU MASIH BODOH JANGAN SOK TAU!!!!!!!!!

Sdr-sdr ku Peace dan Miguel terkasih,
damai besertamu sekalian.
Maafkan apabila penyampaian dan analisa saya diatas menyinggung perasaan kalian.tapi apa yang saya sampaikan tersebut saya kutip dari Alkitab sendiri, bukan dari kitab suci yg lain dan bukan imajinasi saya.
kalau lah sdr Peace ada mengatakan :
===========================================
Kalau secara akal, jika satu ayat dianggap benar, seharusnya yang lain pun juga benar. Tetapi tidak digunakan. Kalau tidak dianggap benar maka jangan digunakan sebagai referensi untuk mengajukan argumentasi. Tetapi kalau dianggap tidak benar saya sanggah (lihat posting no. 148).
============================================
saya menggunakan ayat di Alkitab bagi tulisan2 saya yg mana ayat tersebut saya percayai adalah benar. tapi sebagian lagi ada yg saya anggap bukan wahyu Tuhan, ataupun bukan langsung ucapan Yesus, begitu juga bagi anda, mungkin sebaliknya, ada ayat yg anda anggap benar didalam Alkitab tapi anda menolak ayat2 yang saya kemukakan.begitu bukan?

Apakah anda pernah mendengar tentang “The Five Gospels”?
yang diterbitkan oleh Harper San Fransisco ,yang
dikomentari oleh Robert W.Funk dan Roy W.Hoover.

Sebuah seminar yang dilaksanakan di Amerika thn 1993,dikota Sanoma California. Injil itu diseminarkan oleh 76 orang ahli, ada guru besar ada ahli theologi baik dari Katolik atau Protestan,ada ahli kitab suci,ahli bahasa Ibrani dll tdk ada satupun orang Islam.

Yang diseminarkan adalah Injil Matius,Markus,Lukas,Yohannes dan Thomas makanya disebut The five Gospels.

Ada 4 warna ayat yang disepakati untuk menentukan derajad
kebenaran sabda Yesus dalam Injil tsb.
> Dicetak RED : That’s Jesus!
> Dicetak PINK : Sure sounds like Jesus.
> Dicetak Gray : Well,maybe.
> Dicetak BLACK : There”s been some mistake.

dan hasil seminar menyatakan bahwa hanya 18% saja dari isi Alkitab yang di cetak MERAH.

mungkin disinilah terjadinya distorsi dari pemahaman ayat ayat dalam Alkitab tersebut yang mengakibatkan terjadinya pertentangan pemahaman isi dan maksud Alkitab tersebut antara anda anda dengan saya.

sdr-ku Miguel, memang mungkin saya masih bodoh, maka saya rajin membaca, dan apa yang saya sampaikan diatas adalah hasil penelitian dan kajian dari para sarjana sarjana theologi kristen juga. seperti :
Reverend Dr. Charles Francis Potter, Dr. Robert W. Funk, Professor Ilmu Perjanjian Baru dari Universitas Harvard, Prof. David Friedrich Strauss dll.

kemudian komentar sdr Peace yang mengatakan saya blm memahami ke-empat injil dalam Alkitab.
saya membaca ke-empat Injil dalam Alkitab dan juga membaca Injil yang tidak terdapat dalam Alkitab,(Apokrif)
Injil Barnabas, Injil Dua Kitab Jeus, Injil Petrus, Injil Risalah Kedua Set Agung dan Injil Perbuatan Yohanes.
dan banyak saya temukan tulisan penolakan Yesus wafat di tiang salib pada Injil-Injil tersebut.
Kenapa Injil2 tersebut tidak dimasukkan kedalam Alkitab? bukankah kesaksian mereka akan Yesus juga perlu diperhatikan.
mungkin Pak Sanji sebagai mantan penganut Katolik dan sekarang memeluk Islam dapat menjelaskan lebih lanjut mengenai hal tersebut diatas.

Sekali lagi saya utarakan bahwa apa yang saya sampaikan itu bukan dari pikiran saya, kemauan dan kehendak saya sendiri, tetapi semua itu berdasarkan dalil-dalil yang saya ambil dari Alkitab sendiri. Saya hanya sekedar menunjukkan apa yang mestinya anda ketahui tapi mungkin luput dari perhatian anda.

mohon maaf apabila ada penyampaian yg kurang berkenan.

wassalam

Salam sejahtera,
@Ahmad
Terima kasih Sdr. Ahmad dengan tulisan yang tatabahasanya saya kira cukup santun. Tidak ada ketersinggungan dari kata-kata anda.
Mengenai Firman-firman yang anda kemukakan sebenarnya tidak luput dari perhatian saya (umumnya kami Umat Kristen telah akrab sejak kecil dengan Firman-firman tersebut). Namun kalau tidak dipahami secara utuh saya kira kesimpulannya akan menuju seperti yang anda tulis (sehingga saya katakan Imajinatif). Alkitab tidak bisa dibaca ayat per ayat, karena ada konteks dari masing-masing ayat tersebut. Kalau dibaca secara utuh maka akan ada kesimpulan bahwa Yesus anak Allah, Yesus Mati, Yesus Bangkit, menurut maksud Injil-injil tersebut.
Untuk Injil-injil lain itu tidak dimasukkan karena tidak sesuai dengan ajaran Yesus. Para ahli Theologi dari jaman dahulu telah menyimpulkan hal tersebut (berdasarkan argumen-argumen kuat), tetapi mereka menunjukkan bahwa yang sesuai adalah Injil Matius, Markus, Lukas, Yohanes.
Sedangkan tuduhan Muslim pada umumnya adalah bahwa Injil-injil tersebut tidak sesuai, tetapi tidak dapat menunjukkan mana Injil yang sesuai. Ini penting ditunjukkan karena mengapa Tuhan menyuruh untuk mempercayai kitab yang “tidak ada “?
Demikian nanti disambung lagi.
Salam,
Peace

dear Peace,
salam damai

menarik ulasan anda tentang Injil Kanonik dan Apokrif tersebut.
seperti ulasan anda diatas:
pada jaman dahulu kapan disimpulkan bahwa yang sesuai dengan ajaran Yesus adalah ke empat Injil tersebut?
bisakah anda menjelaskannya lebih detail; misalnya Konsili dimana dan tahun berapa dan pada pemerintahan Kaisar Romawi siapa?
dan atas persetujuan siapa pada waktu itu hanya ke empat Injil tersebut saja yang berhak di masuk kan ke dalam Alkitab?
bukankah Injil-Injil lain tersebut merupakan juga mengabarkan tentang ajaran Yesus? apalagi Injil Petrus yang mana Petrus memang langsung adalah murid Yesus.
Apakah pemikiran dan penafsiran saya akan salah lagi, bahwa dari awalnya saja dalam pembentukan sebuah kitab suci saja sudah dilakukan editing?
Maka yang saya percayai sebagai Injil adalah Apa yang pernah HANYA di ucapkan Yesus. itulah perintah Allah yang disampaikan oleh Yesus kepada umatnya.
mohon penjelasan dari anda lebih jauh, disamping saya akan mencari tahu juga sejarah tentang hal tersebut.

wassalam

@ peace # 148,

Pondasi iman adalah akal, tentu kalau iman sudah berbeda akan sulit diterima akal, ini berlaku buat masing – masing pihak jadi tak perlu dipersoalkan, toh kita disini hanya sharing berbagi informasi seperti apa ISLAM dan seperti apa kekristenan, seperti apa ISLAM menurut penganut kristen dan seperti apa kekristenan menurut penganut ISLAM.

1). Inti ISLAM adalah TUHID yang makna simpelnya adalah peng-ESA-an ALLAH, jadi sudah tentu apabila ALLAH sudah tidak esa lagi tidak diakui ummat muslim sebagai ajaran asli dari Nabinya. Jadi ummat muslim bukan hendak mengatakan ini kitab asli ini kitab palsu, tetapi selama ALLAH bukan dianggap tunggal (* meski dengan dalih tri tunggal *) maka iman ISLAM adalah menolaknya.
Jika memang harus selalu mengalah bagaimana dengan sejarah bahwa perang salib sendiri dimotori oleh gereja pada saat itu. ISLAM adalah ajaran yang lebih masuk akal dimana kalau dianiaya tentu diperbolehkan membalas tetapi bila memberi ma’af diutamakan, tentu ALLAH lebih dekat kepada pemberi ma’af .

2). Kalau memang terasa seperti puisi alangkah indah AL-QUR’AN itu, bukankah Tuhan maha pencipta, tentu puitis bukan berarti hanya dimiliki manusia, tetapi sebenarnya yang terlihat puitis itu adalah bahasa arab sendiri yang memiliki perbendaharaan kata sangat kaya.

3). Syiah dan Sunni tidak memiliki perbedaan mendasar dalam hal akidah keimanan, bagaimana dengan katolik dan kristen ? apakah kristen mengakui juga tri tunggal ? atau hanya ALLAH bapa dan Yesus putra ? bagaimana dengan advent yang tidak merayakan natal dan haram makan babi serta masih mengakui hari sabtu sebagai hari sabbat ?

Hadits adalah perilaku, perkata’an, tindakan yang dicontohkan Nabi Muhammad, tentu sebagai pengikutnya kita berusaha mengikuti beliau dan semuanya sejalan dengan AL-QUR’AN, tentu masalah – masalah yang bersifat hubungan bermasyarakat tidak semuanya ada dalam AL-QUR’AN sehingga kita berusaha meniru apa yang dilakukan beliau, sementara fatwa adalah penegasan akan suatu hukum, semisal riba, dalam era modern saat ini definisi riba akan terlihat samar sehingga diperlukan fatwa berdasarkan penelitian para ahli tafsir AL-QUR’AN sebab AL-QUR’AN sendiri selain memiliki ayat – ayat yang jelas maknanya ada juga yang samar maknanya sehingga perlu pengkajian yang dalam.

Pada dasarnya saya setuju bahwa kitab suci adalah panduan umum, tetapi tentu akal bisa dengan mudah ditunggangi oleh iblis yang memang telah menetapkan hati untuk menyesatkan manusia hingga akhir zaman. Selama pengguna’an akal tidak berlawanan dengan kitab suci kenapa tidak ?

Salam Damai.

@ Peace # 157,

Bukan blow up, tetapi memang ada hubungan antara penganut kristen dan ummat muslim, dimana kita sama – sama mengenal ALLAH dan memiliki nabi yang hampir sama tetapi berbeda eja’an karena perbedaan bahasa, tentu semua kembali ke iman masing – masing, muslim sangat mengagungkan ALLAH sehingga tidak mempercayai penjamakan Tuhan, sementara muslim juga mengenal kitab – kitab sebelum AL-QUR’AN dan saat ini kitab – kitab tersebut menurut iman ISLAM tidak lagi selaras dengan AL-QUR’AN yang bagi ummat muslim adalah kitab penutup akhir zaman, jadi tentu meski secara sejarah ada hubungan kalau iman berbeda tentu sukar dicari titik temunya.

Segala persoalan ada titik temunya kecuali persoalan Iman.

Salam Damai.

Assalamu’alaikum pak Ahmad lan poro sedulur kabeh…

Terima kasih u/ penjelasan cerita tentang CRUCIFICTION (cerita/ drama penyaliban)nya. Saya lebih suka menyebutnya demikian daripada CRUCIFIXION (peristiwa penyaliban), why? Ya kalo dilihat secara kasar, inilah mukjizat terbesar Yesus, pura2 mati, sehingga tidak perlu lama2 disalib, cukup 3 jam aja, dan gak perlu di patahin kakinya, hehehe! Saya inget dulu waktu pelajaran Biologi di SMA, ada hewan yang pura2 mati ketika terdesak, sehingga predator gak jadi memakannya. Saya juga mengimani yang pak Ahmad tulis di atas, hal itu selaras dengan Alquran, dan rasional. Begitu pula dengan para Kristolog terkenal seperti Syeikh Ahmed Deedat, pandangan beliau sama persis dengan komentar pak ahmad. Maturnuwun nggih pak Ahmad u/ pencerahannya.

U/ comment pak Ahmad no 160
Apokrif atau Injil2 Bid’ah, atau ada yang ekstrim bilang injil2 sesat, mengapa tidak dimasukan dalam kanonik? Saya nggak tau pasti, setiap tanya pada pendeta, pak pendeta juga bilang, itu udah dari sononya. Tapi dari berbagai sumber sejarah bilang, hal itu terjadi ketika konsili nicaea th 325M. Kaisar konstantin resah, saat itu pengikut kristus berkembang pesat, hal ini pastinya akan membahayakan kedudukan konstantin dan pengaruh imperium romawi. kalo nggak salah ada 2 uskup bernama arius dan athanasius. Arius adalah uskup yang mengimani jika Yesus adalah nabi, bukan tuhan, pada intinya arius memegang ajaran tauhid. Sedangkan athanasius adalah uskup yang mengimani Yesus sebagai putra Allah. Jajak pendapat ini akhirnya dimenangkan oleh kubu athanasius, sehingga arius dan pengikutnya yang memegang teguh tauhid tersisih ke mesir, seperti kita yang cenderung dimusuhi dalam media ini, hehehe. Kristen yang dibawa oleh athanasius inilah yang menjadi cikal bakal kristen sekarang. Pemikiran atahanasius banyak dipengaruhi oleh pemikiran Paulus tarsus, orang yang mengaku sebagai murid Yesus.

Pemikiran athanasius, sejalan dengan pemikiran polytheisme Yunani, Romawi, dan Mesir (PAGAN) sehingga kaisar konstantin lalu mensinergikan antara kristen dengan pagan. Yesus lantas dituhankan, dipatungkan, sama seperti budaya pagan. Mengapa patung Yesus disertai dengan patung Maria? hal ini melambangkan Horus dan Isis dalam mitologi Mesir. Horus sebagai Tuhan, Isis sebagai ibunya Tuhan. Jadi lupa mau bicara injil apokrif… Apokrif ditolak dalam konsili nicaea karena isinya menggambarkan Yesus sebagai manusia tulen (bukan Tuhan), Yesus digambarkan sangat manusia sekali, dan mengajarkan tauhid. Apokrif selaras dengan Alquran. Dalam Alquran terdapat ayat yang mengatakan Yesus bayi bicara pada orang dewasa, lalu Yesus membuat burung dari tanah liat. Ternyata hal ini terdapat dalam Apokrif, jika seluruh injil masih ada, Insya Allah cerita Yesus dalam Alquran dan injil akan selaras. Pada intinya injil Apokrif banyak bicara mengenai Yesus, sebagai manusia biasa. Hal ini tentunya akan menggugurkan ketuhanan Yesus, maka injil itu tidak disertakan dalam kanonik, ada yang bilang terus dibakar. Salah satu sisa apokrif terdapat dalam dokumen Nag Hammadi dan Gulungan laut mati. Kenapa disembunyikan disitu? Mungkin sebagai bukti sejarah bahwa ajaran yang dibawa Yesus adalah Tauhid, sebagai pesan untuk generasi mendatang (kita skr ini) sehingga generasi kita sekarang ini merenungkan kembali “benarkah kristen yang sekarang adalah murni ajaran Yesus?”

Mungkin cukup sekian dulu, mohon maaf apabila ada kata2 yang kurang berkenan. Wassalam…

Pak Blominggos, #158
Tak comotke artikel tentang kelahiran Yesus ki:

Hari Kelahiran Yesus
Di tanah Yudea, –bahkan di eropa– setiap bulan desember adalah musim dingin dan banyak turun salju. Suhu pada malam hari bisa mencapai nol derajat celcius. Bukankah kisah-kisah Natal selalu identik dengan es, salju, dan sinterklas? Bulan desember memang bulan penuh es dan salju.

Mustahil sekali Yesus lahir di bulan desember. Injil Lukas 2:11 menceritakan suasana kelahiran Yesus:
Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam. Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan.. Lalu kata malaikat itu kepada mereka: “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, di kota Daud.”

Tidak mungkin para penggembala ternak menjaga ternaknya di padang terbuka pada malam hari. Suhu di padang terbuka pada bulan desember berada di bawah nol derajat celcius. Apalagi pada bulan desember, sudah tidak tumbuh rumput di padang. Biasanya, orang-orang Yudea melepaskan ternaknya ke padang terbuka atau lereng-lereng gunung pada musim semi pada bulan september-oktober. Jika pada bulan oktober mulai turun hujan, para penggembala segera memasukan ternaknya ke kandang agar ternak-ternak tersebut tidak mati kedinginan. Paling lambat tanggal 15 Oktober ternak sudah dimasukan ke kandang.

Catatan sejarah lainnya memberi petunjuk, kelahiran Yesus terjadi saat Kirenius, Gubernur Syiria, mengadakan sensus penduduk. Pada saat itu sensus dilakukan petugas dengan berjalan kaki hingga pelosok-pelosok. Banyak sejarawan meragukan sensus penduduk diadakan pada musim dengin. Siapa petugas yang mau bekerja di luar rumah pada musim dengin yang sudah banyak salju, serta berjalan ke pelosok-pelosok desa?

Sumber-sumber Injil seperti Injil Lukas dan Injil Matius –meskipun saling bertentangan–, namun dalam berbicara kisah kelahiran Yesus mengindikasikan satu hal: kelahiran Yesus terjadi bukan pada musim dingin. Sumber Al-Quran mengisahkan kelahiran Yesus sebagai berikut:
“Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (Maryam) bersandar pada pangkal pohon kurma, ia berkata: “Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi sesuatu yang tidak berarti, lagi dilupakan”. Maka Jibril menyerunya dari tempat yang rendah: “Janganlah kamu bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai dibawahmu (untuk minum). Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu”. (Surat Maryam: 23-25).

Buah kurma yang masak sangat lebatnya hanya terjadi pada musim panas atau musim semi, bukan musim dingin. Jaman dulu, pertanian sangat tergantung sekali dengan alam dan pergantian musim-musim. Jadi perkiraan ini tidak bisa diingkari. Musim panas/semi di tanah Yudea terjadi pada bulan Agustus – Oktober. Sedangkan akhir desember merupakan puncak dari musim dingin. Lalu kapan tepatnya Yesus lahir? Tidak ada catatan yang pasti.

Dimulainya kalender matahari sekarang ini diciptakan oleh Dionysius Exignus pada abad ke-4. Tahun masehi yang kita gunakan sekarang ini dikenal dengan istilah anno Domini (tahunnya dari tuhan). Dionysius mengambil awal penahunan masehi (al-Masih) dari tahun kelahiran Yesus, tahun 1 masehi. Namun tanggal dan bulannya mengikuti penanggalan yang dibuat Yulius Caesar. Sebenarnya Yulius Caesar menciptakan kalender matahari mencontek sistem kalender dewa matahari bangsa mesir. 25 desember tahun 0 masehi adalah titik perhitungan awal. Mitung dina-nya ditetapkan sebagai awal kalender masehi 1-1-1 (satu januari 1 M).

Mitung dina ini terkait erat dengan cerita Nimrod tentang awal mulanya dewa matahari menciptakan mahluk hidup. Untuk memahami dengan baik hubungan erat 25 desember dengan 1 januari, silakan baca bagian pertama tulisan ini. Sumber Dionysius untuk menetapkan tahun kelahiran Yesus berasal dari catatan sejarah yang menyatakan bahwa pada tahun 754 kalender romawi itu adalah tahun ke-15 pemerintahan kaisar Tiberius seperti yang tercantum dalam Lukas 3:1-2. Namun argumen Dionysius dibantah oleh ahli-ahli sejarah sekarang. Bantahan itu tetap tidak ada gunanya, ketika penggunaan kalender masehi sudah berurat daging seperti sekarang. Salah seorang yang membantah adalah sejarawan Yahudi, Flavius Josephus yang mengatakan kalender masehi terlambat 4 tahun dari kelahiran Yesus. Di tahun 2006 ini, harusnya yang benar adalah tahun 2010.

Intinya, dari berbagai perdebatan itu, mereka sebenarnya tidak sedang mempersoalkan tanggal kelahiran Yesus sebagai manusia, tetapi tanggal kelahiran Yesus sebagai tuhan.

untuk selengkapnya, browsing aja di: http://caesar.or.id/wp/2006/12/27/bukan-natalnya-yesus-bag2/

Dear Pak Sanji (#165),

Ya kalo dilihat secara kasar, inilah mukjizat terbesar Yesus, pura2 mati, sehingga tidak perlu lama2 disalib, cukup 3 jam aja, dan gak perlu di patahin kakinya, hehehe!

Dengan pernyataan ini berarti Anda menyanggah Alkitab mau pun Alquran yang benar-benar telah menuliskan bahwa Yesus wafat dan bangkit kembali.

Apokrif atau Injil2 Bid’ah, atau ada yang ekstrim bilang injil2 sesat, mengapa tidak dimasukan dalam kanonik?

Rupanya Anda sama sekali tidak tahu arti kitab Apokrif. Kitab2 apokrif telah terbukti secara ilmiah dan sejarah sebagai bidaah karena sama sekali tidak mengandung kebenaran. Di kitab apokrif ini lebih banyak menceritakan mujizat Yesus yang berlebihan yang bahkan tidak pernah dilakukan oleh Yesus. Bahkan Anda pun bisa membuat kitab apokrif versi Anda sendiri. Oh iya, banyak kitab apokrif yang ditulis justru belakangan, yaitu baru dituliskan pada abad ke-16.

Salah satu sisa apokrif terdapat dalam dokumen Nag Hammadi dan Gulungan laut mati. Kenapa disembunyikan disitu?

Tahukan Anda isi dari dokumen Nag Hammadi/Gulungan Laut Mati? Silakan pelajari isinya.

Sekedar informasi, dokumen2 ini berisi kitab agama Yahudi yang justru berbeda dengan kitab agama Yahudi sekarang. Isi dari kitab2 ini justru menguatkan Alkitab. Jika Yahudi tidak mempercayai misi penyelamatan Yesus, di kitab-kitab ini justru menceritakan perjalanan hidup dan misi Yesus dengan detail. Bahkan sejalan dengan Alkitab sehingga dapat dianggap sebagai kitab yang dapat memvalidasi dan memverifikasi Alkitab. Dan kitab-kitab ini memang bukan kitab Kristen/Katolik, tetapi isinya tidak bertentangan dengan Alkitab. Kristen/Katolik tidak menyatakan kitab-kitab ini sebagai apokrif karena kitab-kitab ini memang bukan kitabnya Kristen/Katolik walau pun isinya sejalan.

Ternyata hal ini terdapat dalam Apokrif, jika seluruh injil masih ada, Insya Allah cerita Yesus dalam Alquran dan injil akan selaras.

Yang sangat disayangkan justru Alquran yang disinyalir banyak mengadopsi cerita Yesus dari kitab apokrif. Contohnya adalah seperti yang telah Anda tuliskan, yaitu menghidupkan burung dari tanah liat. Saya rasa, secara logika, Yesus tidak akan mengadakan sihir seperti itu karena tidak ada manfaatnya sama sekali. Kalau Anda jeli, semua mujizat yang Yesus lakukan yang tertulis di Alkitab, semuanya membawa kebaikan bagi manusia alias tidak sekedar pamer belaka.

Oh iya, secara garis besar, apa yang dituliskan dalam Alquran itu menentang Kristen Bidaah (terutama Mariamisme), bukan Kristen/Katolik yang sejati. Bukankah umat Islam justru diperintahkan belajar dari para ahli Alkitab? Tetapi sayangnya inilah yang menjadi pegangan bagi umat Islam untuk membenci dan mengkafirkan Kristen/Katolik yang sejati. Akhir kata, sebenarnya Anda salah alamat jika menyudutkan Kristen/Katoli yang sejati.

Salam.

Ferry ZK,
Ummat ISLAM wajib mempercayai bahwa ALLAH telah menurunkan kitab – kitab tersebut.
Siapa yang mewajibkan?Ortu,guru agama,kita sendiri, atau TUHAN?

Jadi menurut anda yang bijak untuk apakah Tuhan ciptakan kita hidup ???
Kalau saya sudah tahu, berarti saya ini Tuhan atau saya sudah mati sehingga sdh tahu rahasia2 atau misteri dunia ini.
Saya hanya tahu bahwa saya sekarang hidup dan berusaha menjalaninya, dan biarlah semua mengalir seperti air, tapi yang pasti saya tentu ingin hidup bahagia, mana ada orang yang hidup sedih.Dan untuk mencapainya tentu saja saya punya cara sendiri dan bisa saja cara saya ini sama dengan orang lain. Tapi yang jelas dalam mencapai kebahagiaan itu tentu saja sebisa mungkin saya tidak ingin merugikan orang lain malah kalau bisa membantu orang lain.yang simpel2 aja kok.

MAHAKARYA

Kepada seorang pelukis Sang Guru berkata, “Agar dapat
berhasil, setiap pelukis harus menggunakan waktu berjam-jam
dalam usaha dan kerja keras tanpa henti.”

“Beberapa orang berhasil mengesampingkan ego. Ketika itu
terjadi, sebuah mahakarya pun lahir.”

Lalu, seorang murid bertanya, “Siapa yang bisa disebut
seorang Mahaguru?”

Sang Guru menjawab, “Siapa saja yang mengesampingkan egonya.
Hidup orang itu adalah sebuah mahakarya.”

(Berbasa-basi Sejenak, Anthony de Mello,
Penerbit Kanisius, Cetakan 1, 1997)

GBU
Namo Buddhaya
Wassalam

@ Christ,

Tentu yang mewajibkan adalah iman ISLAM, sebab kalau mengaku muslim wajib mengimani AL-QUR’AN yang didalamnya disebutkan kitab – kitab tersebut.

Apakah anda sudah bahagia ? untuk itukah Tuhan menciptakan anda ? agar anda berbahagia ? sudahkah anda mencapai tujuan hidup anda ?

Buat saya sebagai seorang muslim, Tuhan menciptakan saya agar saya selalu mengagungkanya, menyembahnya dan selalu mengingatnya, meski saya akui hal ini bukan perkara mudah sebab seringkali saya terlena dengan keseharian. Hidup menurut saya juga adalah untuk mengisi timbangan, antara kebaikan dan keburukan, dalam iman ISLAM kita meyakini adanya hisab / perhitungan setelah kiamat datang, hisab terhadap semua yang telah kita lakukan selama kehidupan sebelumnya yang menentukan tempat akhir kehidupan abadi selamanya.

Bagaimana dengan anda ? sudah cukupkah dengan berbahagia ?

Salam Damai.

Ferry ZK,

Keyakinan?Dalam keyakinan Islam anda?Jadi bukan dalam kebenaran, hanya karena keyakinan.Bagaimana dengan umat lain yang juga punya keyakinan mereka sendiri?Oke, mungkin anda akan menjawab, persetan dgn keyakinan umat lain, yang penting keyakinan saya sendiri (maaf, ini bahasa kasarnya begitu).
Nah,kembali ke keyakinan, jadi hidup kita ini hanya didasarkan pada keyakinan,bukan pada kebenaran.Sama seperti cerita yang pernah saya sampaikan dulu, kita sudah menyimpulkan dulu, baru setelah itu mencari premis2nya, betul?
Memang seringkali kebenaran akan sesuatu malah dikalahkan oleh keyakinan akan sesuatu.
Anda mengatakan, bahwa yang mewajibkan adalah iman Islam,jadi bukan Tuhan yang mewajibkan?Trus kenapa kalo bukan Tuhan yang mewajibkan kok anda mau?Bagaimana kalau Tuhan mewajibkan mengimani yang lain?
Memang sampai kapan pun kita tdk pernah tahu persis kehendak Tuhan karena Tuhan tak terbatas sedangkan kita sbg manusia ini amat terbatas,setuju?

KEPERCAYAAN PADA ALLAH.

Para murid merasa kurang enak karena Sang Guru tampaknya tidak terlalu peduli apakah orang percaya pada Allah yang personal atau tidak.

Suatu ketika Sang guru membacakan sebuah kutipan yang di kemudian hari menjadi favoritnya. Kutipan itu berasal dari buku harian Dag Hammarskjold, mantan Sekretaris Jenderal PBB.

“Allah tidak mati ketika kita tidak lagi percaya pada keilahian yang personal, tetapi kita mati ketika hidup kita tidak lagi diterangi oleh sesuatu yang gaib, yang senantiasa memancar, yang senantiasa baru, yang sumbernya di luar jangkauan akal budi.”
(Markings. New York:Alfred A. Knopf.1965)

(“Berbasa-basi Sejenak 2” oleh Anthony de Mello, SJ)

Mengenai kebahagiaan, biarlah masing2 orang yang merasakannya, dan hal itu biarlah dinikmati oleh masing2 orang.Kalau saya bilang saya sdh bahagia, apakah gunanya hal itu bagi anda?Dan apakah anda akan percaya akan hal ini? Bagaimana kalau saya bohong atau kalau saya jujur?
Sebelum mengakhiri tulisan saya,perkenankanlah saya menuliskan kutipan di bawah ini:

Tdk ada yang melebihi kesucian seseorang yang telah belajar utk menerima secara sempurna apa saja yang akan terjadi.

GBU
Namo Buddhaya
Wassalam

sdr Ferry ZK,
Mengenai kebenaran yang mestinya kita cari,bukan keyakinan yang selama ini justru kita jadikan panglima, bisa diterangkan dengan ilustrasi cerita di bawah ini:

KIOS KEBENARAN

Ketika aku melihat papan nama pada kios itu, hampir-hampir aku tidak percaya pada apa yang kubaca: KIOS KEBENARAN. Mereka menjual kebenaran di sana!

Gadis penjaga kios bertanya dengan amat sopan: kebenaran macam apa yang ingin kubeli, sebagian kebenaran atau seluruh kebenaran? Tentu saja seluruh kebenaran! Aku tidak perlu menipu diri, mengadakan pembelaan diri atau rasionalisasi lagi. Aku menginginkan kebenaranku: terang, terbuka, penuh dan utuh. Ia memberi isyarat, agar aku menuju bagian lain dalam kios itu, yang menjual kebenaran yang utuh.

Pemuda penjaga kios yang ada di sana memandangku dengan rasa kasihan dan menunjuk kepada daftar harga. ‘Harganya amat tinggi Tuan,’ katanya. ‘Berapa?’ tanyaku mantap, karena ingin mendapat seluruh kebenaran, berapapun harganya. ‘Kalau Tuan membelinya,’ katanya. ‘Tuan akan membayarnya dengan kehilangan semua ketenangan dalam seluruh sisa hidup Tuan.’

Aku keluar dari kios itu dengan rasa sedih. Aku mengira bahwa aku dapat memperoleh seluruh kebenaran dengan harga murah. Aku masih belum siap menerima kebenaran. Kadang-kadang aku mendambakan damai dan ketenangan. Aku masih perlu sedikit menipu diri dengan membela dan membenarkan diri. Aku masih ingin berlindung di balik kepercayaan-kepercayaanku yang tak boleh dipertanyakan.

(Burung Berkicau, Anthony de Mello SJ, Yayasan Cipta Loka Caraka, Cetakan 7, 1994)

GBU
Namo Buddhaya
Wassalam

Kamu tu kebanyakan cerita CHRIST…tolong kamu kan umat budha…menurut kamu iman budha itu kayak apa apa harus baik hati,selalu sedekah atau apa..dan bagai mana sifat budha itu..maha sempurna atau maha melihat atau apa..
siapa yang mengankat dia menjadi budha..
menurut ketakinan anda orang baik kalau mati akan di lahirkan kembali menjadi manusia tetapi orang jahat akan di lahirkan menjadi binatang….menurut keyakinan anda orang baik itu macam apa dan orang jahat itu macam.apa. orang baik kalau berbuat satu kesalahan menurut anda itu tetab baik atau gimana…
menurut anda sendiri umat budha melakukan kebaiakn itu untuk apa..memperolh surga atau biar nantinya kalau mati di lahirkan jadi manusia lagi…
menurut anda seluruh jagat raya ini yang mencibtakan siapa dan siapa pula yang mengatur dan mengawasi seluruh isi dunia ini….
sebelum si darta gautama menjadi budha siapa yang menurut anda yang disebut sebagai tuhan itu,,kan si dartanya masih menjalani hidub seperti manusia kan
terima kasih untuk waktunya

INGAT MENYEMBAH SELAIN ALLAH ITU MERUPAKAN PERBUATAN MUSRIK YAITU MENYUKUTUKAN ALAAH MAKA NERAKA TEMPATNYA

sdr proyektil,

Agama saya bukan buddha tapi Katholik,tapi saya berusaha utk mencari kebenaran di mana pun termasuk di agama atau aliran kepercayaan mana pun juga tanpa harus berpindah agama. Karena bagi saya yang menentukan orang itu baik atau tidak atau orang itu suci atau tidak bukan apa agamanya atau ditentukan oleh siapa,tapi hanya Tuhanlah yang bisa melihat dan menentukan dengan tepat mengenai hal ini.

Anda menulis:
INGAT MENYEMBAH SELAIN ALLAH ITU MERUPAKAN PERBUATAN MUSRIK YAITU MENYUKUTUKAN ALAAH MAKA NERAKA TEMPATNYA

Neraka,menurut anda tempat apa?
Anda hanya yakin ada neraka tapi itu belum menjadi kebenaran/kenyataan bagi anda karena anda belum pernah membuktikannya khan?
Nah, semua orang kebanyakan hanya mpy keyakinan tanpa pernah membuktikannya sendiri, apa hal ini apa bukan berarti membohongi diri sendiri, merasa sudah tahu padahal tidak tahu apa2 karena belum pernah membuktikannya sendiri.

Seorang filsuf sekaligus teolog besar jerman menulis buku mengenai keheningan Thomas Aquinas. Dia hanya berdiam diri. Tidak mau bicara.Dalam pendahuluan Summa Theologica, yang merupakan ringkasan dari semua teologi yang ditlsnya, dia mengatakan,”mengenai tuhan,kita tdk dpt mengatakan apakah Dia,tp kita bisa mengatakan apa yang bukan Dia.Dan dgn demikian, kita tdk dpt mengatakan bgmnkah dia,tapi kita dpt mengatakan bgmnkah yang bukan Dia.” Dan komentarnya yang terkenal atas De Sancta Trinitate karangan Boethius,dia mengatakan ada 3 cara utk mengenal tuhan:
1. Dalam ciptaan
2. Dalam tindakan tuhan sepanjang sejarah, dan
3. Dalam btk tertinggi pengetahuan tentang Tuhan TAMQUAM IGNOTAM (mengenal Tuhan sbg yang tdk dikenal).
Yang mengatakan ini adalah seorang Santo yang disahkan oleh Gereja Katolik.
Mengetahui Tuhan sbg sesuatu yg tdk diketahui.
Di dalam ajaran Tao dikatakan, yang mengatakan tidak tahu, yang tahu tidak mengatakan apa2.

RUMUSAN

Seorang mistik pulang dari padang gurun. ‘Katakanlah, seperti apakah Tuhan itu!’ tanya orang-orang mendesak.

Tetapi bagaimana mungkin mengungkapkan dalam kata-kata apa yang dialaminya dalam lubuk hatinya yang paling dalam? Mungkinkah mengungkapkan Yang Mahabesar dalam kata-kata manusiawi?

Akhirnya ia memberi mereka sebuah rumusan – begitu kurang tepat dan serampangan! – dengan harapan bahwa beberapa dari antara mereka mungkin akan tertarik untuk mencari sendiri apa yang dialaminya.

Mereka berpegang kuat pada rumusan itu. Mereka mengangkatnya menjadi naskah suci. Mereka memaksakannya kepada setiap orang sebagai kepercayaan suci. Mereka bersusah-payah menyebarkannya di negeri-negeri asing. Bahkan ada yang mengorbankan nyawanya demi rumusan itu.

Orang mistik itu pun menjadi sedih. Mungkin lebih baik, seandainya dulu dia tidak pernah berbicara.

(Burung Berkicau, Anthony de Mello SJ, Yayasan Cipta Loka Caraka, Cetakan 7, 1994)

GBU
Namo Budhaya
Wassalam

sdr proyektil,Ferry ZK,

Tulisan ilustrasi di bawah mungkin bisa membantu untuk menjelaskan pandangan2 saya mengenai Tuhan.

PENJELAJAH

Penjelajah itu pulang ke kampung halamannya. Penduduk ingin tahu segala sesuatu tentang sungai Amazone. Tetapi bagaimana mungkin mengungkapkan dalam kata-kata perasaan yang memenuhi hatinya, ketika ia melihat bunga-bunga begitu indah memukau dan mendengar seribu satu suara penghuni rimba di waktu malam? Bagaimana menjelaskan perasaan hatinya, ketika menghadapi binatang buas atau ketika mendayung perahu kecilnya melewati arus sungai yang sangat berbahaya?

Ia berkata, ‘Pergi dan temukanlah sendiri! Tidak ada yang dapat menggantikan pertaruhan nyawa dan pengalaman pribadi.’ Namun sebagai pedoman bagi mereka, ia menggambarkan peta sungai Amazone.

Mereka berpegang pada peta itu. Peta itu dibingkai dan diletakkan di kantor kotapraja. Mereka masing-masing menyalin peta itu. Dan setiap orang yang mempunyai peta, menganggap dirinya seorang ahli tentang sungai Amazone. Sebab, bukankah ia tahu setiap kelokan dan pusaran sungai, berapa lebar dan dalamnya, di mana air mengalir deras dan di mana terdapat air terjun?

Penjelajah itu selama hidupnya menyesalkan peta yang telah dibuatnya. Mungkin lebih baik jika dulu dia tidak menggambarkan apa-apa.

Katanya Buddha tidak pernah mau dipancing untuk berbicara tentang Tuhan.

Rupanya ia menyadari bahaya-bahaya menggambar peta bagi para cendekiawan di masa mendatang.

(Burung Berkicau, Anthony de Mello SJ, Yayasan Cipta Loka Caraka, Cetakan 7, 1994)

Pengalaman akan Tuhan seharusnya dialami oleh kita masing2 dan tidak akan pernah sama antara yang satu dengan lainnya. Kalaupun sama, itu hanya kebetulan saja, jadi bukan karena melihat org lain yang mengalami Tuhan trus kita pun bisa mengalaminya dengan menirunya.

Jangan ikut siapa2, pada hari kita menjadi pengikut seseorang, maka kita tdk lagi mengikuti kebenaran.

Be yourself!

GBU
Namo Budhaya
Wassalam

@crist.

Saya hanya mengumpan balik ..saya sengaja sebut neraka..agar saya tau pasti anda akanmenjawab macam itu ternyata benar….

tetpi kenapa umat kristian mengatakan pasti masuk surga padahal juga gak ada bukti karena andapun belum pernah ada bukti…nya.

itulah saya katakan anda suka mencari kebenaran yang padahal kebenaran itu sudah ada..cuma anda saja yang tidak mau menerimanya…

jadi selama seusia anda ini belum pernah memperoleh kebenaran ya…?itulah apa yang dikatakannnnnnnn diberi atau tidak diberi pngertian mereka tetap tidak akan mengimani….siapa mereka itu….?cari saja sendiri sampai anda dapatkan..kalau saya sih sudah mendapatkannya dan sdh saya imani.

saya sdh dapati dari aswering aswering di blog ini,itulah sebabnya agama kristian tidak mengimani tentang hal hal yang GHAIB…jadi semuanya berdasarkan teologi dan pembuktian..jadi teologi pada yesus harus di buktikan..denbgan cara apa agar umat kristian mempu membuktikan yesus itu Tuhan,anak Tuhan dan ibundanya ibunda Tuhan….gak karuan …konsep macam apalagi ini…ini sdh menghayal tingkat tinggi..

org kristian tidak akan bisa menjawab…manusia mati meninggalkan jasad dan ruhnya akan kembali kemana?ada dimana..?dan sedang apa ruh ruh itu…?kristian tidak akan dapat mejawab manusia hidup di berapa alam…taunya alam semesta dan surga…enak saja …yesus saja gak tau…kapan hari kiamat..dan kapan yesus sempat bertanya kepada bappanya..kenapa gak ada komentar macam ini…biar semua manusia jadi kristian semua…

no no no no……..yesus mati pakaikan kain kavan…anda mati kelak dipakaikan jas dan berdasi lengkap dengan sepatu dan didandani selayaknya orang mau pergi kekantor…ini bagaimana apa sesuai dengan ajaran kristen atau malah merubahnya.. bagaimana bisa mencapai surga bila semua pekerjaanmu tidak sama dengan yang dikehendaki yesus…

ini siiihh gara gara si phaulusss gak karuan tidak pantas seorang phaulus berbuat surat surat macam itu dan anehnya kenapa bisa dijadikan suatu kitab…aneh lagi orang masuk surga kok enak sekali,mudah sekali………padahal ternyata kuwali besar sudah siap untuk menampung phaulus dan kawan kawanya itu………..percayalah sebagaimana anda mempercayai phaulus sang juru selamat.bukan yesus yang menjadi juru selamat tetapi phaulus…

saudara saudaraku umat kristian…saya umumkan SAAT INI YANG MENJADI JURU SELAMAT KITA BUKAN LAGI YESUS ANAK MARYAM,MELAINKAN PHAULUS DAN ANAK ANAKNYA…kita tuintut dia nanti diakhir jaman…jangan menuntut kepada yesus..karena selama ini kita menjalankan injil phaulus..dan ajaran ajaranya…seks bebas,makanan bebas,perang bebas…selingkuh bebas………..yang penting beriman .enak bangettt siphalllllllll

Pak Dewo yang terhormat,
Apa yang saya tulis dalam komentar saya bukanlah khayalan, namun saya memiliki banyak bukti2 akurat. Yah, kalo emang demikian pendapat pak Dewo, silakan saja. Bukannya pak Dewo adalah seorang akademisi? Orang dengan latar belakang pendidikan tinggi? Ini hanya sekedar saran lho pak, bagaimana jika pak Dewo mencari kebenaran iman seperti yang saya terapkan sekarang ini, yaitu dengan cara membaca. Seperti ketika kita dulu kuliah menyelesaikan skripsi. Kita mencari bukti2 pendukung melalui buku2, literatur2 yang ada, sehingga kita akhirnya bisa mendapatkan landasan teori yang kuat untuk membuktikan kebenaran yang kita cari atau teliti.

Yang saya sayangkan adalah anda sebagai seorang akademisi, yang seharusnya bisa berpikir secara rasional, terbuka dan antusias terhadap ilmu pengetahuan, dalam mengungkapkan gagasan2 anda justru tidak lebih dari orang awam dengan tingkat pendidikan yang pas2an. Mana kemampuan rasional anda, intelektualitas anda pak? Tunjukkan dong! Mungkin hanya dengan 1 literatur (alkitab), anda sudah cukup merasa puas dan merasa mantap dengan keyakinan anda sendiri (seperti pak christ dengan “kitab de Mello”nya). Namun perlu diketahui, satu sumber saja belum cukup kuat u/ bisa membuktikan kebenaran, masih harus mencari sumber2 pendukung lain, dan melakukan penelitian lebih lanjut. Saya tidak heran dengan pemikiran pak dewo, ’cause orang tua saya juga mengajarkan pola pemikiran seperti anda, “puas tidak puas harus percaya, alkitab adalah kebenaran mutlak, udah… percaya aja!”

Tapi daripada kita ngomongin hal yang nggak akan pernah ada titik temunya, lebih baik kita buktiin sendiri aja besok, mana yang bener dan mana yang salah. Lihat di hari akhir nanti, siapa yang akan tertawa :) Iman kita akan dibuktikan besok. Maaf, ini cuma ekspresi perasaan saya terhadap anda, tidak ada maksud u/ menyakiti, cuma sekedar menyampaikan aspirasi, atau sekedar curhat aja. Mohon maaf yang sebesar2nya.
Wassalam

@Dear Pak Sanji (#176),

Pak Sanji yang juga terhormat,

Berikut jawaban saya:

Apa yang saya tulis dalam komentar saya bukanlah khayalan, namun saya memiliki banyak bukti2 akurat.

Saya tidak mengatakan Anda berkhayal. Anda bisa membaca berkali-kali jawaban saya atas komentar Anda di komentar #167. Rasanya Anda salah ngomong alias tidak nyambung.

Yah, kalo emang demikian pendapat pak Dewo, silakan saja. Bukannya pak Dewo adalah seorang akademisi? Orang dengan latar belakang pendidikan tinggi?

Rasanya Anda orang yang setipe dengan Mohd Helmi Janudin, Proyektil dan banyak lagi komentator-komentator Muslim yang ketika tidak mampu berdebat atau saat terdesak kemudian menyerang orang yang tidak sepaham secara personal.

Dari pada Anda menyerang saya secara individu, sebaiknya Anda menjawab komentar saya secara intelek. Jangan menodai diri Anda sendiri atau pun agama Anda dengan jawaban-jawaban yang tidak bermutu.

Yang saya sayangkan adalah anda sebagai seorang akademisi, yang seharusnya bisa berpikir secara rasional, terbuka dan antusias terhadap ilmu pengetahuan, dalam mengungkapkan gagasan2 anda justru tidak lebih dari orang awam dengan tingkat pendidikan yang pas2an. Mana kemampuan rasional anda, intelektualitas anda pak? Tunjukkan dong!

Di sinilah letak kekerdilan hati dan pikiran Anda. Bukankah Anda tidak bisa menjawab komentar saya di nomer 167? Mengapa kemudian Anda menyerang saya secara personal?

Mungkin hanya dengan 1 literatur (alkitab), anda sudah cukup merasa puas dan merasa mantap dengan keyakinan anda sendiri (seperti pak christ dengan “kitab de Mello”nya). Namun perlu diketahui, satu sumber saja belum cukup kuat u/ bisa membuktikan kebenaran, masih harus mencari sumber2 pendukung lain, dan melakukan penelitian lebih lanjut.

Bukankah saya sudah menjawab Anda dengan cara yang santun? Bukankah saya sudah menjawab dengan cara yang selogis mungkin? Jika Anda menyerang secara personal, itu membuktikan bahwa jawaban saya sudah menohok hati dan pikiran Anda. Jika Anda punya jawaban untuk saya, atau malah melengkapi jawaban saya dengan sumber yang Anda punya atau Anda yakini, silakan di-sharing di sini. Sangat memalukan jika Anda malah menyerang saya secara pribadi.

Saya tidak heran dengan pemikiran pak dewo, ’cause orang tua saya juga mengajarkan pola pemikiran seperti anda, “puas tidak puas harus percaya, alkitab adalah kebenaran mutlak, udah… percaya aja!”

Sekali lagi Anda menuduh saya dengan culasnya. Anda tidak tahu saya mau pun keluarga saya, tetapi Anda telah menuduh saya seperti itu. Untuk Anda ketahui, blog dan tulisan di sini adalah hasil pengembaraan spiritual saya, bukan hasil pemolaan dari orang tua saya. Semakin saya mempelajari Alkitab, semakin teguh iman saya. Banyak yang dapat digali di sana. Banyak teladan di sana. Saya menggali Alkitab dengan kesungguhan bukan menggalinya kemudian untuk mencela seperti Anda. Jadi, saya jauh sekali berbeda dengan Anda. Anda tidak berhak menuduh saya seperti itu.

Tapi daripada kita ngomongin hal yang nggak akan pernah ada titik temunya, lebih baik kita buktiin sendiri aja besok, mana yang bener dan mana yang salah. Lihat di hari akhir nanti, siapa yang akan tertawa :) Iman kita akan dibuktikan besok.

Ya, lebih baik Anda tidak ngomong yang tidak pada tempatnya. Tolonglah jaga kesantunan di sini. Oh ya, mengenai hari akhir, memang kita tidak pernah tahu kemana kita kelak. Tetapi saya yakin bahwa Yesus telah menyediakan tempat bagi para umat-Nya. Lebih baik Anda mempelajari ajaran Yesus dan meneladani Yesus. Bukankah di Alquran pun dituliskan ajaran Yesus. Silakan berguru pada Yesus lewat Alquran.

Maaf, ini cuma ekspresi perasaan saya terhadap anda, tidak ada maksud u/ menyakiti, cuma sekedar menyampaikan aspirasi, atau sekedar curhat aja. Mohon maaf yang sebesar2nya.

Saya memaafkan Anda. Saya tidak pernah membenci atau pun memusuhi Anda. Demikian pula saya tidak pernah membenci atau memusuhi para komentator lain yang menghina, mencaci maki dan menghujat saya.

Semoga damai beserta kita. Bukankah Yesus telah mewariskan damai sejahtera bagi kita semua?

Begini om om om yang baik….

sebenarnya Yesus saat ini sedang bersedih hati…kenapa manusia mempersoalkannya..?memperselisihkannya..? yesus tidak sama sekali mewarisi kedamaian…justru meninggalkan dan mewariskan persoalan baru…seandainya yesus tidak ditangkap dan tidak dibunuh…dan mati secara wajar selesai tuntas dalam mngemban amanah TuhanNya…maka bisa dikatakan yesus telah Sukses membawa umat manusia kejalan yg benar…bahkan Islam tidak akan muncul..berhenti sudah pada jaman yesus.

Dan bila yesus selamat hingga akhir dakwahnya…maka yesuspun sdh pasti akan mendapat wahyu sampai pada tingkat tertinggi yaitu Alquran ..yesus akan sampai pada pelajaran bagaimana membaca doa,bagaimana tata cara beribadat,bagaimana menunaikan zakat,bagaimana menempatkan hukum hukum kehidupan…bagaimana perihal puasa..jadi tidak butuh lagi nabi muhamad…

ini logika om…semua nabi kan bersumber dari Allah.. maka kita akan kembali pula kepada Allah…masa kepada Yesus, yesus tidak punya apa apa di alam sana…hanya tempat dan kemuliaan yang dijanjikan dari Allah…bolehlah dikatakan yesus mewarisi surga bersama rekan rekanya sejawatnya..bukan cuma yesus doanggggggggggggg….dimana letak keadilan Tuhan…keadilan tuhan ada ditangan Isa almasih..?nah ini pula yg jadi prsoalan dengan konsep trinitas yang cuma dogma dan doktrin..tapi ditetapkan menjadi bagian dari kitabulah..?maka sesatlah kita..melenceng dari..ajaran ajaran asalnya.Hrs kita akui kalau mmg salah oh iya salah..seharusnya gak perlu membeda bedakan anatara yesus daripada yang lainnya…gak perlu…adapaun kehebatrtan kehebatan yesus itu cumalah kehendak Allah…agar manusia melihat bukti kehebatan Alla..bukan yesus..nyaa…yesus cuma mediator..bisa saja Tuhan ganti yesus pake kacang tangkil ataau kacang kedele..ngi Allah gampang gampang saja…

Setiap yang keterlaluan itu pasti jelek…biasa biasa sajalah dalam mengimani yesus…apalagi mengangap sebagai Tuhan padahala diberankin sama bunda maryam..dan terpaksa bunda maryampun diangkat menjadi bunda tuhan…yang tadinya tak ada cerita tentang ketuhanan maryam sekarang ada lagi memahaminya Bunda maryam telah dinubuatkan menjadi bunda tuhan karena bunda maryam lahir dalam kandungan buda suci..walah walahhhhhhhhhhh kok jadi meremvet merembet kesana sana…kalau sdh begitu ntar ada Bapak angkat yesusu”yusuf arimatea” jangan jangan bentar lagi dipahami sebagai bapak angkat tuhan yesus….ini sdh pemikiran anak anak…jadi para pakar pakar teologi kristen…lama lama akan bercerita alur alur…terus mengembang ngembangkan ..kesamar samaran keluarga almasih…saya sendiri jadi heran… hanya karena presepsi kok bisa diterima menjadi konsep..setelah konsep menjadi teologi…setelah berhasil menyamakan suara menjadi doktrin…bahkan menjadi ketatapan hukum …walah walahhhhhhhhh Yesus made in human…

begini aja eh kita berdamai sajalah….silahkan jalankan aja konsep anda anda semua…islam bukan agama konsep tangan tangan manusia.Adapaun penjelasanya adalah agar manusia muslim bisa lebih teguh kepada penciptaNya.

kalau agama konsep yg dibuat oleh tangan tangan manusia maka dia akan teguh meyakini kepada pensipta konsep itu..bukan konsep Tuhan.masuk akal kan..?ternyata selam ini umatn kristiean meyakini dan mengimani tulisan tulisan ,konsep konsep.pengembangan akal manusia semata.

@dewo

semakin saya mempelajari ALKITAB,semakin
teguh iman saya,banyak yang dapat digali
disana,banyak teladan disana….

hee hee hee apa yang anda dapat kan mas dari pelajaran ALKITAB anda..anda membaca dengan cermat gak ya…bagian mana yaa….

menurut anda apakah umat kritian sekarang mnganut ajaran TUHAN YESUS atau TUAN PHAULUS,,,,,

seumur hidub YESUS tak pernah beribadah hari minggu tapi pada hari SABAT[hari sabtu]…dan tak main main ini perintahnya bila melanggar hukaman mati loo..
alasan apapun suatu perintah adalah perintah wajib hukumnya di tuk dijalankan apalagi perintah dari TUHAN ……

satu hal lagi mengenai KITAN,YESUS kan berKITAN tapi ada ayat lain dari PAULUS yang berkata …..bila kamu berkitan maka YESUS tidak berguna bagimu……

inilah hukum yang di anut orang kristian sekarang dengan alasan bahwa YESUS dikitan karena alasan adat atau hukum orang YAHUDI..

kalau YESUS saja berkitan kenapa umatnya tak ada yang mau melaksanakannya apa kerena alasan di atas itu atau karena perintah TUAN PAULUS..Bila YESUS itu TUHAN kenapa dia berkitan seharusnya sewaktu mau di kitan dianyakan bisa ngomonng…kenapa kau kitan AKU akukan TUHAN maka tak berguna kitan itu bagiku…..

YESUS diam saja sewaktu di kitan karena dia itu tau bahwa kitan merupakan salah satu perintah TUHAN yang mengetus dia…..

buat mas dewo katnya anda bila membaca ALKITAB maka bertambahlah iman anda….
banyak ayat ayat dalam ALKITAB yang menerangkan bahwa YESUS hanya di peruntukkan hanya buat bangsa bani israel….
anda orang bani israel bukan…..bila bukan maka ajaran YESUS bukan untuk anda…

menurut anda semua orang kristian di akhir nanti akan memdapatkan pertolongan dari YESUS kan…mana bisa saya lupa ayat mana tapi intinya ada seorang yang membawa anaknya minta di sembuhkan penyakitnya…apa kata YESUS aku hanya di peruntukkan hanya untuk kambing kambing tersesat dari golongan BANI ISRAEL sajaaaa…..

orang yang yang bertemu YESUS langsung dan meminta pertolongan dan dia bukan dari bangsa BANI ISRAEL saja di tolok apalagi umat kristian sekarang yang gak ada sisilsilahnya dengan BANI ISRAEL ……menurut logika anda mungkin gaaakk..

bila ajaran YESUS mngajarkan kasih..kenapa DIA menolok di mintai bantuan tadi mana ajaran kasih yang di bawanyaaaa….

Menurut anda itu yang salah siapanya YESUS nya atau orang yang meminta pertolongan….

menurut logika saya gaktau menurut teori anda,,YESUS menolok itu karena dia tau bahwa TUHAN mengutus dia tidak lain hanya untuk kambing kambing yang tersesat dari golongan BANI ISRAEL…maka YESUS tidak akan berbuat atau bertidak yang melampau batas batas perintah ALLAH,karena TUHAN hanya mengutus dia untuk KAUM BANI ISRAEL saja…

mungkin cukub sekian dulu dari saya lain kali saya akan ciba terangkan mengenai…soal penyalipan../pohon cemara sebai pohon natal dll
insyaallah akan saya kupas semampu pengetahuan saya

Untuk mas dewo saya harab tulisan saya jangan di anggab menuduh tapi tolong anda cermati itu menurut iman hati anda dan iman YESUS sendiri..bila YESUS melakukannya kenapa umatnya tidak..mana yang lebih tinggi perintah YESUS atau perintah PHAULUS…bagi muslim namanya perintah wajib di lakukan sempu kita sebagai seorang muslim….bila TESUS saja memerintahkan umatnya beribadah hari sabtu kenapa tidak mentaatinya…..

terima kasih untuk waktunya

ll

@CRIST..

SAYA DOAKAN SEMOGA ANDA MENDAPATKAN NYA…DAN ANDA SDH GAK LAGI MENCARI CARI DAN BEREPOT REPOT SAMPE HARUS KE BLOG INI….NANTI KALAU SDH ANDA DAPATKAN KHABARI DAN CERITAKAN PENGALAMAN ANDA ITU SIAPA TAU JADI DOKTRIN ANDA.KARENA ANDA SUDAH BERHAK ATAS PENEMUAN ANDA…..CARILAH SENDIRI…DAN JANGAN IKUT KATA ORANG….OKE ..GPP SEMOGA GAK TAMBAH NYASAR KEMANA MANA………..

@Dear Proyektil (#178),

Yesus memang telah meninggalkan damai-Nya. Silakan baca ayat berikut ini:

Yohanes 14:27
“Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.”

Sayangya Anda tidak menerima damai sejahtera dari Yesus, malahan Anda mencela para murid-murid Yesus. Jika Anda tidak merasa mewarisi “damai sejahtera” itu, maka carilah. Jika Anda mencarinya, niscaya Anda akan mendapatinya.

Dan bila yesus selamat hingga akhir dakwahnya…maka yesuspun sdh pasti akan mendapat wahyu sampai pada tingkat tertinggi yaitu Alquran ..yesus akan sampai pada pelajaran bagaimana membaca doa,bagaimana tata cara beribadat,bagaimana menunaikan zakat,bagaimana menempatkan hukum hukum kehidupan…bagaimana perihal puasa..jadi tidak butuh lagi nabi muhamad…

Yesus memang sudah mencapai level tertinggi, yaitu pada saat Beliau dibangkitkan dan naik ke Surga. Yesus adalah yang sulung di surga.

Oh iya, Yesus telah mengajarkan cara berdoa dan bagaimana menunaikan zakat. Yesus juga mengajarkan hukum cinta kasih yang merupakan inti sari dari ajaran Allah. Yesus memang tidak membutuhkan nabi lagi setelah itu dan itu sudah dituliskan di Injil bahwa tidak ada lagi nabi Allah sejati setelah Yesus karena Allah telah memberikan penolong bagi manusia, yaitu Roh Kudus. Dan Injil pun telah dituliskan dalam hati manusia.

Kelak akan saya tuliskan satu per satu ajaran Yesus yang mendobrak kemunafikan manusia.

ini logika om…semua nabi kan bersumber dari Allah.. maka kita akan kembali pula kepada Allah…masa kepada Yesus, yesus tidak punya apa apa di alam sana…hanya tempat dan kemuliaan yang dijanjikan dari Allah…bolehlah dikatakan yesus mewarisi surga bersama rekan rekanya sejawatnya..bukan cuma yesus doanggggggggggggg….dimana letak keadilan Tuhan…keadilan tuhan ada ditangan Isa almasih..?

Semua “Nabi Allah” memang merupakan utusan Allah. Tetapi semua nabi berdosa, kecuali Yesus. Hanya Yesus sajalah yang suci dan kudus. Anda sendiri dapat membacanya di Alquran.

Anda sendiri mengatakan bahwa Yesus memiliki tempat dan kemuliaan yang dijanjikan Allah di Surga. Saya tahu bahwa Anda menukil pernyataan ini dari Alquran. Dan Anda harus meyakininya. Bukankah AQ pun telah menuliskan bahwa Yesus adalah “jalan yang lurus”? Ini sejalan dengan pernyataan Alkitab yang menyatakan bahwa Yesus adalah “jalan dan kebenaran dan hidup.” Barang siapa mengikuti Yesus, dia akan sampai di Kerajaan Allah.

nah ini pula yg jadi prsoalan dengan konsep trinitas yang cuma dogma dan doktrin..tapi ditetapkan menjadi bagian dari kitabulah..?maka sesatlah kita..melenceng dari..ajaran ajaran asalnya.

Selama Anda mengikuti Yesus (yang adalah “jalan yang lurus”), maka Anda tidak akan tersesat.

Hrs kita akui kalau mmg salah oh iya salah..seharusnya gak perlu membeda bedakan anatara yesus daripada yang lainnya…gak perlu…adapaun kehebatrtan kehebatan yesus itu cumalah kehendak Allah…agar manusia melihat bukti kehebatan Alla..bukan yesus..nyaa…yesus cuma mediator..bisa saja Tuhan ganti yesus pake kacang tangkil ataau kacang kedele..ngi Allah gampang gampang saja…

Memang benar bahwa kehebatan dan mujizat Yesus adalah atas kehendak Allah. Bagi saya itu sudah hal yang luar biasa. Artinya Yesus memang benar-benar diberkati Allah sehingga semua mujizat Allah dapat dilakukan oleh Yesus. Sebagai catatan, tidak semua nabi bisa memiliki mujizat. Jikalau ada yang bisa memberikan mujizat, maka tidak akan selengkap Yesus.

Oh iya, nabi Anda sudah berbuat mujizat apa ya?

Setiap yang keterlaluan itu pasti jelek…biasa biasa sajalah dalam mengimani yesus…apalagi mengangap sebagai Tuhan padahala diberankin sama bunda maryam..dan terpaksa bunda maryampun diangkat menjadi bunda tuhan…yang tadinya tak ada cerita tentang ketuhanan maryam sekarang ada lagi memahaminya Bunda maryam telah dinubuatkan menjadi bunda tuhan karena bunda maryam lahir dalam kandungan buda suci…

Anda sudah keluar dari jalur. Anda sama sekali tidak tahu apa-apa tentang Yesus dan Bunda Maria. Memang benar bahwa AQ menentang ajaran Mariamisme. Demikian pula dengan Katolik/Kristen sejati.

Anda tidak bisa mengingkari sejarah Yesus dan Maria. Anda dapat membaca artikel saya yang lain mengenai Bunda Maria. Silakan baca: “Bunda Maria Diangkat Ke Surga.”

begini aja eh kita berdamai sajalah….silahkan jalankan aja konsep anda anda semua…islam bukan agama konsep tangan tangan manusia.Adapaun penjelasanya adalah agar manusia muslim bisa lebih teguh kepada penciptaNya.

Bukankah saya telah memberikan damai bagi Anda? Bukankah saya telah menjawab semua komentar dalam koridor kesantunan? Itu berarti saya berusaha untuk memberikan damai bagi Anda dan bagi semua orang di sini. Dan sampai saat ini pun saya tetap berusaha memberikan “damai sejahtera” itu.

Mengenai Islam, saya rasa Anda yang lebih tahu dari pada saya. Anda dapat mengklaim bahwa agama Islam itu bukan agama konsep tangan manusia. Sekarang tugas Andalah untuk membuktikannya. Buktikan hal itu dengan perbuatan dan perkataan Anda. Jangan lantas perbuatan dan perkataan Anda justru mencoreng agama Anda sendiri.

Salam damai sejahtera.

@Dear Apolo (#179),

menurut anda apakah umat kritian sekarang mnganut ajaran TUHAN YESUS atau TUAN PHAULUS,,,,,

Anda tidak tahu apa-apa mengenai Yesus dan Paulus. Silakan baca Alkitab dengan hati yang terbuka, niscaya Anda akan tahu kebenaran yang sejati.

seumur hidub YESUS tak pernah beribadah hari minggu tapi pada hari SABAT[hari sabtu]…dan tak main main ini perintahnya bila melanggar hukaman mati loo..

Yesus berdoa kapan saja. Ibadah hari Sabat adalah ibadah wajib umat Yahudi. Pada hari Sabat setiap orang dilarang bekerja. Tetapi tahukah Anda bahwa Yesus tetap bekerja pada hari Sabat? Yesus telah mencela orang-orang yang munafik yang merasa dirinya suci dengan berdoa keras-keras dan juga beribadat di hari Sabat padahal hatinya jahat.

Semasa hidup-Nya Yesus tidak menghukum manusia yang berdosa dan melanggar hukum. Malahan Yesus mengampuni mereka. Kedatangan Yesus di dunia bukan untuk menghukum, tetapi untuk menyelamatkan. Bahkan Yesus menghidupkan orang mati. Yesus sangat mengasihi manusia dan juga Anda. Yesus ingin Anda selamat bukan malah menghukum Anda dengan kematian.

satu hal lagi mengenai KITAN,YESUS kan berKITAN tapi ada ayat lain dari PAULUS yang berkata …..bila kamu berkitan maka YESUS tidak berguna bagimu……

Saya rasa Anda “berusaha” menukil ayat Alkitab. Tetapi Anda salah! Paulus tidak pernah mengajarkan hal yang demikian. Saya rasa Anda tidak membaca Alkitab dengan mata-kepala dan hati Anda sendiri. Saya yakin Anda mendapatkannya dari orang lain. Sungguh disayangkan jika Anda mendapatkannya dari ustad Anda.

banyak ayat ayat dalam ALKITAB yang menerangkan bahwa YESUS hanya di peruntukkan hanya buat bangsa bani israel….
anda orang bani israel bukan…..bila bukan maka ajaran YESUS bukan untuk anda…

Sekali lagi Anda salah. Yesus hadir untuk semua bangsa. Silakan baca lagi Alkitab. Saya mohon Anda membacanya sendiri, bukan dari ustad Anda.

menurut anda semua orang kristian di akhir nanti akan memdapatkan pertolongan dari YESUS kan…mana bisa saya lupa ayat mana tapi intinya ada seorang yang membawa anaknya minta di sembuhkan penyakitnya…apa kata YESUS aku hanya di peruntukkan hanya untuk kambing kambing tersesat dari golongan BANI ISRAEL sajaaaa…..

Hahaha… makanya Anda membaca Alkitab sendiri. Kalau belum punya, Anda bisa membelinya di Gramedia. Sebagai tips, bacalah ayat/bab dalam Alkitab secara utuh. Jangan membacanya secara sepotong alias satu ayat saja. Maknanya tentu saja jadi bias. Sebenarnya saya tahu ayat mana yang Anda maksud. Tetapi saya rasa Anda akan tertarik untuk membacanya sendiri secara lengkap. Sebagai informasi, Anda salah dalam memahami ayat tersebut.

mungkin cukub sekian dulu dari saya lain kali saya akan ciba terangkan mengenai…soal penyalipan../pohon cemara sebai pohon natal dll
insyaallah akan saya kupas semampu pengetahuan saya

Anda akan menerangkan saya mengenai penyaliban dan pohon cemara sebagai pohon Natal? Anda sendiri tidak pernah membaca Alkitab, bagaimana Anda bisa menjelaskan itu semua?

Tetapi saya tetap menunggu “penerangan” Anda. Semoga Allah membuka mata dan hati Anda sehingga dengan pencarian Anda tersebut, Anda akan mendapatkan terang sejati dari Allah.

Untuk mas dewo saya harab tulisan saya jangan di anggab menuduh tapi tolong anda cermati itu menurut iman hati anda dan iman YESUS sendiri..bila YESUS melakukannya kenapa umatnya tidak..mana yang lebih tinggi perintah YESUS atau perintah PHAULUS…bagi muslim namanya perintah wajib di lakukan sempu kita sebagai seorang muslim….bila TESUS saja memerintahkan umatnya beribadah hari sabtu kenapa tidak mentaatinya…..

Saya menerima semua komentar Anda. Dan saya berusaha menjawab semuanya semampu saya. Jangan lupa bahwa Yesus mengajarkan doa “Bapa Kami” yang dapat didoakan setiap waktu alias kapan saja. Tidak usah harus menunggu hari Sabat atau pun hari Minggu. Dan jangan lupa bahwa hari Sabat itu warisan agama Yahudi. Sedangkan umat Katolik mengadakan Misa pada hari Minggu karena umat Katolik menguduskan hari Minggu seperti halnya Allah menguduskan hari ke-7 saat selesai melakukan penciptaan.

Kejadian 2
Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu.
Allah lalu memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu.

Saya rasa Anda harus banyak membaca Alkitab.

Salam damai sejahtera.

@Dear Larashati (#181),

SAYA DOAKAN SEMOGA ANDA MENDAPATKAN NYA…DAN ANDA SDH GAK LAGI MENCARI CARI DAN BEREPOT REPOT SAMPE HARUS KE BLOG INI….NANTI KALAU SDH ANDA DAPATKAN KHABARI DAN CERITAKAN PENGALAMAN ANDA ITU SIAPA TAU JADI DOKTRIN ANDA.KARENA ANDA SUDAH BERHAK ATAS PENEMUAN ANDA…..CARILAH SENDIRI…DAN JANGAN IKUT KATA ORANG….OKE ..GPP SEMOGA GAK TAMBAH NYASAR KEMANA MANA………..

Hihihi… Anda sendiri nyasar ke blog ini. Semoga artikel2 dalam blog ini dapat mencerahkan hidup Anda sekaligus menepis semua kekeliruan umat beragama lain dalam hal memandang ajaran Katolik.

Tuhan memberkati.

@DEWO…

Bagainmana anda katakan yesus penolong…sedangkan dirinya sendiri saat di tangkap dan disalib …siapa yang menolong..?

Bagaimana anda bisa katakan bahwa yohanes 14:227 disaat masih hidup atau sdh mati..?disaat hidup ya dia memang bisa berucap macam itu namun stelah mati…siapa yang mengucapkan…?nah kenapa sdr dewo tidak mau berinisiatif mencari fakta…sejak dimulainya inisiatif membukukan injil,karena injil selama penyiaran yesus tidak sempat untuk dibentuk mushaf melainkan spontanitas saat berdakwah…itupun relatif singkat hingga akhir hayat.dan kenapa dengan alkitab perjanjian lama ..?tidak mengakui ketuhanan yesus..?

bagaimana tanggapan anda atau penerimaan anda dengan ajaran ajaran phaulus….?apakah anda tidak merasakan sesuatu yang janggal dan berlawanan dengan ajaran yesus sendiri..? sejak kapan yesus beribadat pada hari minggu…seumur hidup yesus beribabat selalu hari sabtu..sabath…kalau phaulus menggantikanya dihari minggu apakah tidak merlnggar sunnah yesus..?dan tidak meniru selayaknya seorang yang patut ditiru?

ini masalah penobatan yesus isal almasih menjadi Tuhan… sejak kapan isa almasih dinobatkan menjadi Tuhan ataupun anak Tuhan..? jangan kaitkan dengan kitab yohanes…pada mulanya adalah firman dan firman keluar bersama ruh ilahinyya dan kemudian firman menjadi manusia..jangan…itukan kata yohanes…

Yang saya maksud mengapa sampai ada ide atau gagasan untuk mengangkat,menobatkan,menubuatkan,isa almasih itu menjadi Tuhan…coba kaitkan dengan sejarah wafatnya yesus..tahun keberapa..?dan bandingkan selama 325 thun barulah ada gagasan macam itu..dan setelah 381 M baru ada gagasam memberanikan diri mencari fakta fkta,pendekatan pendekatan,kesaksian kesaksian, untuk membukukan kesaksian itu…ini coba kembali kpd sejarah konsili nikea…kaisar konstantin..dan raja konstantinople…terhadap penduduk roma yang tadinya tidak mau memeluk ajaran kristian…ada apa dibalik semua ini.

apakah sdr dewo tidak merasa bersalah sama sekali atau mengadakan koreksi diri sebelum anda ,menuhankan,menganak tuhankan Isa almasih…apa kira kira yang akan terjadi bila suatu saat itu justru akan menjadi bumerang bagi keluarga anda sendiri.Saya rasa sebagai manusia biasa tidak ada hak dan wewenang mengangkat ataupun mencampuri segala urusan yang bukan jangkauannya.itu cuma seandai andainya saja,konseptik.

Klau anda bilang yesus sudah mencapai level tingkatan tertinggi jangan kaitkan dengan janji surga nya,tetapi level dakwanya kepada manusia belum mencapai batas cawan yang seharusnya di letakan…buktinya sebelum yesus meletakan cawan dia keburu ditangkap dan di salib..berarti ini sebenarnya yesus belum waktunya meninggalkan dakwahnya…kalau yesus sdh menyelasaikan dakwanya masuk akal saja tidak ada penyaliban,tidak adsa penyiksaan bahkan tidak ada :ELI ELI LAMA SABAKTHANI” …

wah maaf mas dewo ya saya sdh terlalu lama dan terlalu sering memebaca maslah yang simpang siur namun saya sebenarnya kadang malas..membahasnya ..karena ini bukan kepentingan saya sebenarnya…karena dalam keimanan saya juga mengimanai injil,alkitab..tetapi tidak mengimani ajarannya…saya mengimanai ajaran yang masuk akal.bukan akal akalan…seperti contaoh bagaimana proses Tuhan meniupkan ruh kepada manusia saat masih dalam kandungan,pada usia keberapa ruh itu di tiupkan menjadi nyawa bayi dalam perut wanita.Terus saat mati nanti ruh yang tadinya berusia 6/9 bulan menjadi ruh dewasa 20 sampai 68 katakan lah usia mendekati kematian…apakah anda tidak mencoba untuk menelitimnya kepada diri anda sendiri akan kemanakah nyawa anda/ruh anda …ditempatkan dimana…alam apa setelah itu?

Kemudian apakah anda sdh mencoba berpikir seandainya orang tua anda bapak ibu sdh meninggal dunia dan ruhnya datang kembali ke rumah anda lalu bercerita kpd anda…nak bapak/ ibu di alam yang tak ada batas..terasa lama ibu dan bapakmu menanti surga..sdh tidak tahan lagi melayang layang seperti ini…surga yang dijanjikannyesus belum juga ibu/bapak dapatkan…karena yessus tidak mempercepat hari kiamat…pernahkan anda menghayal yang semacam ini..?
Lalu sebenaranya kemana arwah arwah ini setelah dipisahklan dari jasadnya menurut pandangan anda…makasih…belajar lagi ke kitab tripitaka..disana akannbanyak menceritakan alam ghaib..alam yg tidak dapat di lihat oleh panca indra manusia…

@ dewo

menangapi masalah komentar anda

kalau ada waktu saya akan kirimkan ayat yang menerangkan masalah saya di atas biar mas dewo tau itu dari ALKITAB bukan..semua yang saya kemukan ada dalam ALKITAB………

@Dear Larashati (#185),

Bagaimana anda bisa katakan bahwa yohanes 14:227 disaat masih hidup atau sdh mati..?disaat hidup ya dia memang bisa berucap macam itu namun stelah mati…siapa yang mengucapkan…?

Untuk Anda ketahui, Yesus mengatakan hal itu (Yohanes 14:27) pada saat Yesus akan naik ke Surga. Kejadian ini adalah tepat hari ke-40 sejak kebangkitan-Nya. Sebelum Yesus naik ke Surga, beliau mewariskan dama sejahtera bagi umat manusia, termasuk Anda. Sudahkah Anda menerimanya?

nah kenapa sdr dewo tidak mau berinisiatif mencari fakta…sejak dimulainya inisiatif membukukan injil,karena injil selama penyiaran yesus tidak sempat untuk dibentuk mushaf melainkan spontanitas saat berdakwah…itupun relatif singkat hingga akhir hayat.dan kenapa dengan alkitab perjanjian lama ..?tidak mengakui ketuhanan yesus..?

Kitab Perjanjian Lama banyak menubuatkan Mesias. Dan semua nubuatan tentang Mesias itu digenapi oleh Yesus Kristus. Jadi jangan salah sangka ya? Silakan pelajari lagi semua nubuatan Yesus di kitab Perjanjian Lama. Anda bakal menemukannya asal Anda mau membaca dan mempelajarinya dengan kesungguhan hati.

bagaimana tanggapan anda atau penerimaan anda dengan ajaran ajaran phaulus….?apakah anda tidak merasakan sesuatu yang janggal dan berlawanan dengan ajaran yesus sendiri..? sejak kapan yesus beribadat pada hari minggu…seumur hidup yesus beribabat selalu hari sabtu..sabath…kalau phaulus menggantikanya dihari minggu apakah tidak merlnggar sunnah yesus..?dan tidak meniru selayaknya seorang yang patut ditiru?

Ajaran Paulus tidak ada yang bertentangan dengan ajaran Yesus. Semua yang diajarkan Paulus sebenarnya penjabaran lebih lanjut dari ajaran Yesus. Jangan salah dengan ibadat Yesus yang hari Sabtu itu. Yesus selalu berdoa setiap hari. Yesus sendiri mengadakan ibadat Perjamuan Terakhir pada hari Kamis malam (malam Jumat). Intinya Yesus ingin mendobrak kemunafikan manusia yang katanya selalu rajin beribadat pada hari-hari tertentu tetapi hatinya jahat.

Jadi kalau ada manusia yang rajin berdoa pada hari Jumat atau Sabat tetapi hatinya jahat, semua doanya akan mubazir. Yesus sendiri mengajarkan “Doa Bapa Kami” yang dapat didoakan setiap saat tanpa perlu menunggu hari Jumat atau pun Sabat. Cara berdoanya pun tidak perlu teriak-teriak. Berdoanya cukup sederhana. Anda dapat duduk atau berdiri. Tidak usah di depan khalayak, cukup di kamar pun boleh.

Yang lebih penting dari pada formasi atau sikap berdoa adalah hati. Kita harus berdoa dengan hati. Buat apa Anda berdoa kepada Allah menghadap ke arah tertentu dengan formasi dan sikap tubuh yang sudah diwajibkan tetapi hati Anda tidak kepada Allah? Yesus mengajarkan doa dengan HATI kepada Allah. Bukan dengan sikap atau formasi tertentu.

ini masalah penobatan yesus isal almasih menjadi Tuhan… sejak kapan isa almasih dinobatkan menjadi Tuhan ataupun anak Tuhan..? jangan kaitkan dengan kitab yohanes…pada mulanya adalah firman dan firman keluar bersama ruh ilahinyya dan kemudian firman menjadi manusia..jangan…itukan kata yohanes…

Yesus memang Tuhan. Semasa hidup-Nya pun para murid-Nya telah memanggil Yesus sebagai “TUHAN.” Para murid telah tahu bahwa Yesus membawa ajaran Allah yang kudus. Hidup Yesus pun suci dan kudus. Sudah layak dan sepantasnya jika kita menyebut-Nya sebagai Tuhan.

Coba baca AQ tentang posisi Yesus di dunia dan di akherat. Jika sudah Anda temukan, maka sudah selayaknya jika Anda menyebut Yesus sebagai TUHAN.

apakah sdr dewo tidak merasa bersalah sama sekali atau mengadakan koreksi diri sebelum anda ,menuhankan,menganak tuhankan Isa almasih…apa kira kira yang akan terjadi bila suatu saat itu justru akan menjadi bumerang bagi keluarga anda sendiri.Saya rasa sebagai manusia biasa tidak ada hak dan wewenang mengangkat ataupun mencampuri segala urusan yang bukan jangkauannya.itu cuma seandai andainya saja,konseptik.

Jika saya menuhankan Yesus, itu karena memang Yesus adalah Tuhan. Dan Alkitab telah dengan gamblang menuliskannya.

Secara logika saya menerima Ketuhanan Yesus karena ajaran-Nya yang benar-benar mulia. Anda sendiri dapat menilai ajaran-ajaran Yesus. Silakan pelajari ajaran Yesus baik lewat Alkitab mau pun AQ. Anda akan menemukan kebenaran sejati di sana. Bukan tidak mungkin jika kelak menyebutkan Yesus sebagai TUHAN.

… kalau yesus sdh menyelasaikan dakwanya masuk akal saja tidak ada penyaliban,tidak adsa penyiksaan bahkan tidak ada :ELI ELI LAMA SABAKTHANI” …

Penyaliban Yesus memang sebagian dari rencana keselamatan yang telah digariskan Allah sejak jaman dulu. Bahkan penyaliban ini telah dinubuatkan di kitab Mazmur dan kitab-kitab lain di Perjanjian Lama.

Yesus disalibkan dalam rangka menggenapi karya keselamatan manusia. Jika And masih bingung dan merasa musykil menerima kenyataan pahit ini, sebenarnya Anda belum tahu akan makna keselamatan di balik penyaliban Yesus.

Jangan lupa bahwa Yesus akan hadir di hari Akhir (Kiamat) untuk menghakimi manusia. Itulah tugas Yesus terakhir atas manusia. Setelah itu Yesus akan menjadi raja di atas segala raja di Kerajaan Allah.

…saya mengimanai ajaran yang masuk akal

Ajaran Allah memang tidak masuk akal. Tentu saja karena keterbatasan pikiran dan hati manusia yang tidak dapat menangkap ajaran Allah secara sempurna.

seperti contaoh bagaimana proses Tuhan meniupkan ruh kepada manusia saat masih dalam kandungan,pada usia keberapa ruh itu di tiupkan menjadi nyawa bayi dalam perut wanita.Terus saat mati nanti ruh yang tadinya berusia 6/9 bulan menjadi ruh dewasa 20 sampai 68 katakan lah usia mendekati kematian…apakah anda tidak mencoba untuk menelitimnya kepada diri anda sendiri akan kemanakah nyawa anda/ruh anda …ditempatkan dimana…alam apa setelah itu?

Silakan pelajari sendiri sumber bacaan Anda.

Kemudian apakah anda sdh mencoba berpikir seandainya orang tua anda bapak ibu sdh meninggal dunia dan ruhnya datang kembali ke rumah anda lalu bercerita kpd anda…nak bapak/ ibu di alam yang tak ada batas..terasa lama ibu dan bapakmu menanti surga..sdh tidak tahan lagi melayang layang seperti ini…surga yang dijanjikannyesus belum juga ibu/bapak dapatkan…karena yessus tidak mempercepat hari kiamat…pernahkan anda menghayal yang semacam ini..?

Roh manusia yang telah meninggal tidak gentayangan. Yang melayang-layang alias gentayangan itu adalah roh setan (mungkin Anda sering menyebutnya sebagai Jin) yang menyaru sebagai roh manusia.

Salam.

sdr proyektil,
Anda menulis:
tetpi kenapa umat kristian mengatakan pasti masuk surga padahal juga gak ada bukti karena andapun belum pernah ada bukti…nya.

Surga?Sama saja dgn penjelasan neraka bagi saya, maksudnya saya sendiri tdk tahu apa2 tentang surga sebagai tempat orang yang meninggal setelah mati. Inipun hanya keyakinan, bukan kenyataan karena saya dan anda pun belum pernah membuktikannya.

Kemudian anda juga menulis:
itulah saya katakan anda suka mencari kebenaran yang padahal kebenaran itu sudah ada..cuma anda saja yang tidak mau menerimanya…
jadi selama seusia anda ini belum pernah memperoleh kebenaran ya…?itulah apa yang dikatakannnnnnnn diberi atau tidak diberi pngertian mereka tetap tidak akan mengimani….siapa mereka itu….?cari saja sendiri sampai anda dapatkan..kalau saya sih sudah mendapatkannya dan sdh saya imani.

Kebenaran seperti apa, menurut persepsi anda?Ya tentu beda dengan kebenaran menurut persepsi saya.Kebenaran apa yang sudah anda imani?Islam?Anda imani atau yakini?Ini yang perlu dibedakan, kebanyakan kita meyakini tapi tidak mengimani,saya pernah menuliskan perbedaan antara iman dan keyakinan, di bawah ini saya coba utk tuliskan lagi penjelasannya:

Iman itu seperti kita menyaksikan satu keajaiban dunia, itulah iman!Suatu keterbukaan pada kebenaran, apapun konsekuensinya,apapun akibatnya,tdk peduli kemana iman itu akan membawa kita. Bukan keyakinan tapi iman. Keyakinan kita akan memberi kita perasaan aman, sedangkan iman sebaliknya.
Kita tdk mengetahui dengan pasti.Kita mempunyai kesediaan utk mengikuti, kita membukakan diri, kita begitu luas terbuka. Kita mempunyai kesediaan utk mendengarkan. Dan ingat, membukakan diri tdk berarti kita mudah TERPESONA, membukakan diri tidak berarti kita menerima dan MENELAN semua yang disampaikan.
Kita harus mempertanyakan,memunculkan tantangan thd segala sesuatu yang disampaikan.Tp pertanyakanlah dengan sikap terbuka, bukan dengan sikap membandel.Tantanglah segala sesuatu spt nasehat dari Buddha,”Pendeta & sarjana seharusnya tdk menerima kata2 saya krn rasa hormat, tp hrs menganalisis kata2 saya spt seorang pandai besi menganalisis emas dgn cara memotong,mengikis,menggosok,& melebur.”

Anda menulis:
denbgan cara apa agar umat kristian mempu membuktikan yesus itu Tuhan,anak Tuhan dan ibundanya ibunda Tuhan….gak karuan …konsep macam apalagi ini…ini sdh menghayal tingkat tinggi..

Bagi saya hal seperti itu tdk perlu dibuktikan karena buat saya gak penting, bukannya berarti saya harus mengamini hal di atas, tapi yang lebih penting adalah diri kita sendiri, karena saya melihat sesama kita pun sebagai Tuhan, maksudnya di dalam sesama ada Tuhan yang bersemayam dalam dirinya. Jadi ketika kita berbuat kebaikan thd sesama, itu berarti kita pun berbuat baik utk Tuhan. Tuhan di dalam segala dan ada dimana2.

Anda menulis:
org kristian tidak akan bisa menjawab…manusia mati meninggalkan jasad dan ruhnya akan kembali kemana?ada dimana..?dan sedang apa ruh ruh itu…?

Apakah anda tahu mengenai ruh2 itu?Atau anda hanya yakin saja?Karena anda belum pernah mati dan belum membuktikannya khan?

Kemudian anda jg menulis:
no no no no……..yesus mati pakaikan kain kavan…anda mati kelak dipakaikan jas dan berdasi lengkap dengan sepatu dan didandani selayaknya orang mau pergi kekantor…ini bagaimana apa sesuai dengan ajaran kristen atau malah merubahnya.. bagaimana bisa mencapai surga bila semua pekerjaanmu tidak sama dengan yang dikehendaki yesus…

Orang mati mau dipakaikan apa saja ya gak masalah tho, gak mungkin bakal menolak.Dan itu sdh gak penting lagi buat si orang mati. Yang meributkan hal ini hanya orang2 yang masih hdp saja :)

sdr Appolo, anda menulis:

seumur hidub YESUS tak pernah beribadah hari minggu tapi pada hari SABAT[hari sabtu]…dan tak main main ini perintahnya bila melanggar hukaman mati loo..

Hari sabat itu utk manusia, bukan manusia utk hari sabat, jadi gak masalah kalau kita melanggarnya utk kepentingan kemanusiaan, seperti mengadakan pengobatan gratis atau utk menolong sesama.

GBU
Namo Buddhaya
Wassalam

@CRIST YTC…..

OKE …MILAH ANDA SDH BAGUS..CUMA YANG PALING BAWAH INI …YANG JADI PERSOALAN…MENGAPA HARUS ADA KATA TIDAK MENJADIKAN PERSOALAN,YANG MMEPRSOALKAN KAN MANUSIANYA …SAMA DENGAN PHAULUS..GAK APAPA MELAKUKAN PERUBAHAN DAN PENGGUBAHAN YANG PENTING KEIMANAN….INILAH YANG DIKATAKAN BERJALAN TIDAK SESUAI DENGAN SUNNAH RASULLNYA..ATAU SUNNAH UTUSANNYA…MAKAN BABI YESUS HARAMKAN..TETAPI PAHULUS DKK ..MAKAN BABI GAK PAPA YANG PENTING KAN IMAN KITA….WAAAAAAAAA…MATI DIKAFANI…ATAU TIDAK GAK PAPA YANG PENTING IMAN….WAAAAAAA …IMAN ITU JUSTRU MENGIKUTI PETUNJUKNYA DONG…KALAU CUMA IMAN …TAPI GAK MENJALANKAN APA YANG DICONTOHKAN DAN YANG DIAJARKAN DARI YESUS..BAGAIMANA SAMPAI KEPADA BAPPAKU YG DISURGAAA…?MASA SIH KITA CUMA OH OKE DEH IOYA ..AKU PERCAYA YESUS DAN KRISTUSNYA…BERES MASUK SURGA…WADUIIII INILAH YANG MENJADI PERSOALANYA..MENGAPA ADA INISIATF DAN GAGASAN UNTUK MEREKAYA CERITA DOGMATIS..MENJADI DOKTRIN….?
APA ALASAN POLITIS BIAR BANYAK PENGIKUT..?ATAU MEMPERBANYAK SUARA AGAR SEMAKIN BANYAK MANUSIA LARI DARI KEBENARAN..ARTINYA SEGALA SESUATU BERSERAH DIRI KEPADA YANG MAHA KUASA DENGAN MENJALANKAN PERINTAH PERINTAHNYA, MENJAUHI SEGALA LARANGAN LARANGANYA…
SEPERTI IBADAH SESUAI TATA CARA YG DIAJARKAN MASING MASING UTUSAN…KALAU DILARANG MAKAN BABI YA JANGAN LAH MAKAN DONGG MINUM ALLKOHOL…INI CONTOH KECIL TAPI NYATANYA JUSTRU DISEPELEKAN…MAKAN MINUM APA SAJA BOLEH..YANG PENTING IMAN…NAAAA INI JADI SOAL KANAPA …KAN CUMA MINUMAN DAN MAKANAN.. NGAPAIN DI PERSOALKAN…INI NI NI YG BEGINI NINININI..LAMA LAMA..BUKAN CUMA SOAL MAKAN MINUM,
SOAL KAWIN SELINGKUH,KAWIN SESAMA JENIS,SEX BEBAS , MESUM DIJALAN JALAN,DIPANTAI PANTAI TELANJANG BLEJET.. OH GAK PAPA ITU ITUKAN KEINDAHAN ALAM YG TELAH DIBERIKAN TUHAN KEPADA KITA….YANG PENTING IMANNNN…WAAAAA RUSAK DEH KALAU GINI…YESUS MENANGIS SEDIH MENYAKSIKAN UMATNYA..TERPLANTING GAK KARUAN…ANEHNYA INILAH WARISAN KASIH YANG DIWARISI YESUS HIDUP SEJAHTERA DUNIA AKHERAT…AMINNNNNNNN
SAYA SIH AMIN AMIN AJA….MUDAH MUDAHAN AJARAN PHAULUS INI SUKSESSSSSSS .. ..SAMPAI PADA NYUNGSEP SEMUA KITA YA AHAHAHAHAHAAAAAAAA SELAMAT DEH BUAT KONSEP PHAULUS SDH BERHASIL MEREKRUT BANYAK BANYAK MANUSIA UNTUK KESELAMATAN…DUNIA…
DIAKHERAT NANTI..JANGAN SALING BERBANTAH BANTAHAN…YA…KITA BARENG BARENG DIGIRINGGGGGGGGG…ENTAH KEMANA KITA HADAPI BERSAMA OKE….SETUJU….?

sdr larasati,
Memang tdk harus ke blog ini utk mencari kebenaran karena kebenaran itu jawabannya sebenarnya ada di dalam diri kita masing2 kalau kita mau mencarinya.

Sdr Sanji,
memang saya mendapatkan banyak hal mengenai kebenaran dari buku2nya Anthony de Mello,SJ tentu saja kebenaran ini dari perspektif saya dalam melihat kebenaran karena tentu saja anda tdk akan setuju dgn kebenaran yang saya lihat karena anda memandang dari perspektif yang lain.
Tapi spt yang sudah saya kemukakan sebelumnya, saya pun tdk hanya membaca buku2 Anthony,Alquran juga pernah saya baca walaupun tdk menyeluruh, juga buku2 Zen budhism, Taoisme, Sufi, Saying of Buddha, juga buku Manuskrip celestine (buku fiksi spiritual), buku2 Anand Krishna.Dan masih banyak lagi yang tdk mungkin disebutkan satu persatu.
Tdk semua hal bisa dijelaskan dengan akal budi atau diungkapkan oleh akal budi, spt bagaimana anda mengagumi keindahan matahari terbenam, atau ketika mencium keharuman bunga mawar.

“Allah tidak mati ketika kita tidak lagi percaya pada keilahian yang personal, tetapi kita mati ketika hidup kita tidak lagi diterangi oleh sesuatu yang gaib, yang senantiasa memancar, yang senantiasa baru, yang sumbernya di luar jangkauan akal budi.”

TANPA KONSEP

Seorang ilmuwan memprotes Sang Guru yang dinilainya telah
bersikap tidak adil terhadap ilmu pengetahuan. Menurutnya,
Sang Guru melecehkan “konsep” dan mempertentangkannya dengan
“pengetahuan-tanpa-konsep”.

Sang Guru dengan susah payah menjelaskan bahwa ia tak
bermaksud memusuhi ilmu. “Tetapi,” katanya, “pengetahuanmu
mengenai istrimu sebaiknya melampaui pengetahuan-konsep
ilmiah.”

Ketika berbicara kepada para muridnya, ia bahkan lebih tajam
lagi. “Konsep-konsep membatasi,” katanya. “Membatasi berarti
merusak. Konsep-konsep itu membedah kenyataan. Dan apa yang
kamu bedah itu kamu bunuh.”

“Apakah lalu konsep-konsep menjadi tak berarti?”

“Tidak. Bedahlah bunga mawar dan kamu akan mempunyai
informasi yang berharga – meski bukan pengetahuan – tentang
bunga itu. Jadilah seorang ahli dan kamu akan memiliki
banyak informasi – tetapi bukan pengetahuan – tentang
Kenyataan.”

(Berbasa-basi Sejenak, Anthony de Mello,
Penerbit Kanisius, Cetakan 1, 1997)

Walaupun saya seorang katholik, tapi saya tdk sertamerta harus setuju dgn semua tulisan sdr Dewo, spt konsep keselamatan yang sudah direncanakan dan mungkin saja persepsi saya pun berbeda dengan para pastor. Tapi yang jelas saya tetap melihat Yesus sebagai penyelamat dunia, tapi dalam perspektif saya yang melihat Yesus yang selalu mengajarkan cinta kasih.
Cinta kasih yang diajarkan Yesus inilah yang menurut saya bisa menyelamatkan kita semua.
Karena cinta kasih tdk membeda-bedakan,tdk memisah-misahkan,tidak mengkotak-kotakkan.Sehingga dgn cinta kasih ini kita bisa hdp saling berdampingan tanpa curiga, dan agama tdk lagi menjadi pemisah antara manusia yang satu dengan yang lainnya, bahkan untuk bisa menikah beda agama.
Karena pada hakekatnya kita ini sama saja, hanya pikiran kita sajalah yang membuat pemisahan2 yang bodoh yang oleh Sang Kasih dilihat sebagai satu.
Saya sangat mendambakan hukum perkawinan di negara kita ini diubah sehingga kawin campur atau beda agama bisa disahkan secara hukum. Karena yang menikah khan manusianya, bukan agamanya, jadi tak terbedakan antara manusia yang beragama X dan manusia lain yang beragama Y, yaitu sama2 manusia makhluk ciptaan Tuhan.
Cuman sayang, yang membuat hukum perkawinan ini dari golongan manusia yang berpandangan bahwa manusia harus disatukan dalam satu agama, bukan dalam satu makhluk ciptaan Tuhan (manusia).
Saya sedih dan prihatin jika melihat sesama saya yang tdk jadi menikah gara2 agama. Nah, buat apa agama kalo bukan sebagai pemersatu malah sebagai pemisah atau pengkotak2an?
Menurut pandangan saya, ajaran agama yang benar mestinya mengajarkan hal yang tdk memisah2kan antara manusia yang satu dgn yang lainnya, bahkan dalam hal perkawinan.

Dan saat inipun saya sedang mengalami kendala utk menikah beda agama, karena masyarakat pada umumnya akan melihat sebagai sesuatu yang salah, mungkin saat ini saya seperti orang cacat yang harus disingkirkan atau dianggap aneh dari dunia ini karena berbeda dengan anda sekalian.Bagi saya menikah beda agama tdk menjadi masalah, tapi menjadi masalah bagi anda sekalian khan?
Karena memang perspektif saya berbeda dengan perspektif anda sekalian.
Saya berusaha utk bisa melihat sesama sebagai sama2 makhluk ciptaan Tuhan,bukan sebagai mns yang beragama x,y,atau z.
Sebelum saya mengakhiri tulisan saya, mungkin tulisan di bawah ini bisa membantu membuka cakrawala pikiran kita sehingga kita bisa lebih memahami siapa diri kita sebenarnya.

ENGKAU ITU SIAPA?

Wanita dalam sakratulmaut menghadapi ajalnya. Ia tiba-tiba
merasa, bahwa ia dibawa ke surga dan berdiri di muka Takhta
Pengadilan.

“Siapa engkau itu?” kata suara kepadanya. “Aku ini istri
lurah,” jawabnya. “Aku tidak bertanya kepadamu, engkau istri
siapa, tetapi engkau itu siapa?” “Aku ini ibu empat orang
anak.” “Aku tidak bertanya, engkau ibunya siapa, tetapi
siapa engkau itu?” “Aku ini guru di sekolah.” “Aku tidak
menanyakan pekerjaanmu, tetapi siapa engkau itu.”

Dan demikianlah seterusnya. Tidak peduli apa yang menjadi
jawabannya, rupanya itu bukan jawaban yang memuaskan
terhadap pertanyaan: “Engkau itu siapa?”

“Aku ini seorang Kristen.” “Aku tidak menanyakan agamamu,
tetapi engkau itu siapa.” “Aku ini seseorang, yang tiap hari
pergi ke gereja dan selalu membantu orang miskin dan orang
dalam kesulitan.” “Aku tidak menanyakan perbuatanmu, tetapi
siapa engkau itu.”

Ia jelas gagal dalam ujian, oleh karena itu ia dikirim
kembali ke dunia. Ketika sembuh dari sakitnya ia berniat
menemukan siapa dia. Dan itulah yang membuat segalanya
berbeda sama sekali.

Tugasmu itu berada. Tidak menjadi seseorang atau bukan
apa-apa – sebab disitu ada keserakahan dan ambisi – tidak
menjadi ini dan itu; – dengan demikian menjadi bersyarat -
tetapi hanya ada saja.

(DOA SANG KATAK 1, Anthony de Mello SJ,
Penerbit Kanisius, Cetakan 12, 1996)

GBU
Namo Buddhaya
Wassalam

pp

sdr apolo,

Hidup adalah untuk dijalani dalam tingkatannya setinggi mungkin—bukannya untuk dibikin teori tentang apa yang boleh dan yang tidak boleh.

Seperti halnya boleh atau tdknya makan babi, bagi saya setiap orang boleh makan dan juga boleh tdk makan.
Dosa atau tdk dosa, siapa yang menentukan?Kita atau Tuhan?
Kalau ada tertulis di kitab suci bahwa itu tdk boleh, hal ini perlu ditelaah lagi kenapa kok tdk boleh.Seperti perintah jangan membunuh, kenapa hal ini tdk boleh, karena jelas2 merugikan orang lain, jelas2 melanggar hak2 orang lain.Tapi kalau perintah jangan makan babi, apakah hal ini merugikan atau melanggar hak orang lain?Kenapa wkt itu atau saat itu harus dinyatakan bahwa makan babi tdk boleh, apakah ada alasan2 tertentu?

Sdr Sanji tentu juga bisa ikut menjelaskan hal ini karena sdr sanji khan seorang yang ilmiah khan?
Nah, bgmn sdr sanji menerangkan hal tentang larangan makan babi?

Saya juga tdk pernah membaca di alkitab yang menyatakan Yesus melarang kita makan babi.Saya membaca hal ini di kitab perjanjian lama. Maaf kalau saya salah, krn mungkin saya memang bukan seorang yang rajin baca alkitab.
Sekali lagi, kita bukan Tuhan, jadi soal homo sex, lesbi, atau telanjang blejet, apakah hal ini tdk sesuai dengan ajaran Tuhan?Tetap saja tdk ada yang tahu persis kecuali Tuhan sendiri. Jangan menganggap orang lain sebagai pendosa karena melakukan hal2 di atas, karena jika begitu maka kita akan merendahkan mereka, kita di atas sedangkan mereka di bawah, hal ini berarti kita menempatkan diri kita di atas mereka, ingat, apabila kita meninggikan diri kita maka akan direndahkan dan apabila kita merendahkan diri kita maka akan ditinggikan, anda tentu setuju dengan hal ini khan?
Kita akan selalu respect dengan orang yang rendah hati bukan kepada orang yang tinggi hati khan?

GBU
Namo Buddhaya
Wassalam

@Dewo ytc…

Oke …deh kalau ini penjelasanya..sekarang …simak baik baik ya kita bicara dienak enakin biar agak rilex lah…

@ Kalau kita mengambil cuplikan kitab yohanes: pada mulanya firman dan firman bersama sama ruh ilahiNya dan firman keluar berwujud menji manusia..inilah pemahaman sehingga kita terpaksa menuhankan Isa lamasih maaf saya tidak tulis “yesus”.

@kalau kita cermati dengan kesamaan konsep ttg maha pencipta”maha meberi kehidupan” maka begini jadi bunyinya:

pada mulanya manusia diciptakan dari setets air…?tau kan?kemudian menjadi segumpal darah menyerupai “alakkoh” kemudian daging tsb bersangsur diberikan jaringan kuat otot,tulang dan jarngan lemah otak dan syaraf..
_ seandainya janin tsb sdh berbentuk manusia bayi 8/9 bulan siap di keluarkan…namun ruh suci/ruh kudus belum ditiupkan oleh Allah..mungkinkah sang bayi itu hidup..artinya bayi setelah dikeluarkan baru ruh ditiupkan…mungkinkah ini terjadi…?maka ingat kata kata “KUN” atas kehendak Allah mungkin bayi itu hidup sesudah keluar dari perut sang ibunya…

@ini adalah fase kejadian yang sebenarnya bila Tuhan menghendaki bisa saja Tuhan langsung membuat bayi dalam perut itu tidak perlu hingga 9 bulan…bagaimana kalau setelah terjadi sehari setrum setruman..langsung bayi keluar..?bisa jadi nabi semua ya..?kita harus bisa juga berpikir diluar arena kan..?syah syah saja kan..?

@kemudian persoalan penyalipan…ada yg mengatakan pendbusan dosa israel…ada yang katakan nubuatan Allah ttg penyelamatan manusia …ini aneh sekali lo…
@kalau ini sudah nubuatan Allah masalah diangkatnya isa almasih ke surga dan dimuliakan denga cara macam itu…?apakah tidak ada cara yang lebih terhormat..?Masa sih tuhan yang menubuatkan nasib utusannya seperti itu..?mana ada bappak sekejam itu..?

@anda tidak dapat menjawab komentar saya tentang ruang ghaib(persoalan ruh)…sebagai seorang yang lebih beriman kepada tuhan,bahakan kepada anak Tuhannya..masa sih gak bisa jawab…gak masalah jangan kuatir ini namanya mencari kebenaran…
@bagi manusia yang berserah diri sepenuhnya kepada Allah setidaknya tau akan kemana ruh kita itu di tempatkan…apakah anda belum mempelajari atau agama anda belum samapi kepada soal hal hal ghaib..?

@iman kepada Allah yang satu satunya yaitu pencipta alam semesta ini dengan seluruh isinya termasuk para utusa utusan tanpa sedikitpun pembedaan(hanya manusia yang menilai dan membeda bedakanya).
@iman kepada MALAIKAT malaikatpun tidak bisa kita jangkau dengan panca indra manusia biasa seperti kita kita ini..maka kita harus percaya dengan hal hal kuasa Tuhan.
@iman kepada rassul dan kitab kitabnya…ingat rasuul bukan seperti yang bible katakan seperti sdr lukas,markus,phaulus,mathius dkk ..mereka hanyalah umatan /murid, dan bukan nabi.
@percaya kepada hal hal ang ghoib(alam ghaib) kenapa kita harus percaya dengan yang satu ini…agar kita lebih sempurna dan hanya takut kepada Allah dan berserah diri kepadaNyalah semua akan kembali.Maksudnya apa..?kita punya jasad tapi kita gak tau ruh kita di simpan dimana?dalam islam di padang masyhar..(alam ruh).disanalah ruh kita bersemayam…lain dengan ruh gentayangan ..mmg kita sepakat bahwa ruh yang gentayangan itu ruh jahat..dan biaanya ruh jahat itu dapat singgah dan merasuk kedalam jasad/bangkai manusia bahkan ada yang bisa tembus ke dunia mahluk..ruh jahat itu merasuk ke tubuh manusia yg masih hidup..inilah kita harus berhati hati … bagaimana ..?apakah ajaran sdr sdh sampai kesitu?
@istihadnya kita ini harus tau dan mnegrti ttg diri dan tubih kita sendiri sebelum keburu mempersoalkan yang diluar kehendak dan jangkauan kita.dengan cara mempelajari alam ghaib maka pendekatan kita kepada alam akherat akan lebih terbukti dan benar bahwa akan kemanakah kelak kita mati “jangan gemeter ya..?janga gentar kedamaian surga akan selalu bersamamu kata yesus kan begitu”bagi yang beriman”
@percaya akan adanya hari kiamat…inipun masih masih seputar hal hal yang ghaib…alam apakah ahkerat itu..seperti apakah…kiranya hari akhir itu..?
@kita boleh belajar dan menghayatinya agar setidaknya sebagai mahluk Tuhan yang taat sdh bentul betul beriman dan sholeh…dan tidak gentar menghadapi sakharatul maut…bukan cuma umat muslim..kristianpun silahkan mendekatinya agar sama sama tau..dan siap..terima paham masing masing..
@gambaran sedikit masu kan…jangan gemeter ya….

manusia mati akan menjadi bangakai perlahan lahan dimakan ulat dan bakteri penghancur/pengurai sel…sebelum sel sel itu hancur jasad dan daging mengembung selayaknya ikan mati terapung apung ..mulai dari yang bagian lunak lunah dan akhirnya kearah yang keras…dan sisanya menjadi tulang belulang”beginikah Tuhan menjadikan kita”..?alangkah hina..ya kan..?tetapi gak papa itu kehendakNya kok mau bilang apa lagi..?emangnya mau di balsem,atau di formalin biar utuh terus..?jgn gentar dong sayyyy

Lalu kemana ruh kita itu…coba sekali kali sdr dewo sering sering melayat,menghampiri manusia yang sedang sekarat…terutama orang yang sdh lanjut..biasa memerlukan waktu 3 hingga 6 hari…proses penarikan ruh/nyawa nya…ada pula yang mati seketika..itu sih kecelakaan…boyy .

nah disitulah nanti mas dewo bisa bercerita betapa susahnya,betapa beratnya,betapa sesalnya,betapa dahsyatnya,betapa sakitnya menghadapi sakhratul maut…saya biasa dan sering menghadapi dan melayat org macam itu ..dan memang sdh sepesialis saya memepersiapkan upacara kematian..jadi mas dewo jangan takut kalau ada sanak saudara yang mau mati tolong panggil saya ..boleh kok..nanti mas dewo saya bimbing bagaimana memahami alam ghaib.Kalau saja manusia mau melepaskan ruh dengan tenag dam tanpa proses lama hingga 3 samapi 6 hari baru nyawany kecabut..mengapa tidak langsung saja…ada riwayatnya…biasanya org mati seperti itu selama hidupnya banyak melakukan kesalahan kepada sanak saudara dan manusia.tetapi bagi org yang sholeh seperti mas dewo insya Allah matinya enak,gampang gak perlu napas tersengal sengal..sampai ruangan kamar menimbulkan aroma tak sedap.

@Jadi dengan pendekatan iman dan pelajaran macam ini setiap umat yang beriman kepada Allah dan kuasanya…tidak sungkan sungkan atau tabu mengutarakan tentang ruh dan alam baqa..alam kubur dan alam akherat…inilah yang dinamakan …mas dewo.”.Dewa.”

@kembali ke soalan nubuatan terhadap penyalipan..katanya memang sdh dinubuatkan dengan cara ini oleh Allah sejak jaman dulu..ada di alkitab PL..
@waduh ini kok malah berlainan ..kalau bangsa israel,yahudi,nasrani…bener bener bangsa yang dikasihi oleh Allah kenapa Allah justru memerintahkan kepada mereka agar menangkap isa almasih dan menyalibkannya..?
adapula kisa murid yang berkhianat kepada isa almasih..lalu bersama sama serdadu melakukan penangkapan dan penyiksaan sampai pada saat hari penyalipan apakah cara ini cara terhormat? cara pengampunan,penebusan dosa israel..?dimana saat itu pun isa almasih merasakan sesuatu yang tidak baik pada dirinya.. gudah gulanah seperti ada sesuatu yg mengancam dirinya..lalu dipanggilnya murid murid setianya agar melindungi dan membesarkan hatinya…
@inilah yang jadi PR buat kita harus ada kebenaran..dan jangan lah sekali kali berpikir semaukita ..apalagi menjadikannya sebuah ketetapan..karena ALLAH MAHA MENGETAHUI SEGALA RENCANA…jadi cerita cerita,dongeng,naskah naskah,ide ide,konsEp konsep hasil manipulasi ataupun rekayasa kesaksian dan gagasan gagasan sejarawan,,,dengan keaneka ragam budaya..kapitalisme dan sosialisme..sehingga terpaksa…adanya perubahan ..MAKA TIDAKLAH MEREKA KETAHUI BAHWA ALLAH MENGTAHUI SEGALA APA YG MEREKA SEMBUNYIKAN DAN SEGALA APA YG MEREKA NYATAKAN. AQ.ALBAQARAH ;77

“MAKA KECELAKAAN YANG BESARLAH BAGINORANG ORANG YANG MENULIS AL KITAB DENGAN TANGAN MEREKA SENDIRI,LALU DIKATAKAN”INI DARI ALLAH” DENGAN MAKSUD UNTUK MEMEPROLEH KEUNTUNGAN YG SEDIKIT DGN PERBUATANYA ITU, MKAKA KECELAKAAN BESARLAH BAGI MEREKA,AKIBAT DARI APA YANG MERKA TULIS OLEH TANGAN MEREKA SENDIRI,DAN KECELAKAAN BESARLAH BAGI MEREKA ,AKIBAT DARI APA YG MEREKA KERJAKAN. AQ ALBAQARAH ;79
Mas dewo hati hati ya mas..jangan mudah begitu saja dengan konsep…Tuhan maha mnegetahui..al hal diatas sangat berbahaya mas….setidaknya ada 3 akibat mas….

1.kecelakaan besarlah bagi mereka yang menulis dengan tangan mereka sendiri dan lalu merka katakan(ini dari Allah) maksudnya biar manusia percaya bhwa tulisannya memang wahyu asli dari Allah padahal cuma tulisan yang di perbuat agar mereka mendapat dukungan politis dan lindungan dari ….?tau kan…?

2.dan kecelakaan besarlah dari akibat apa yang telah mereka tuliskan itu…maksudnya..hanya gara gara tulisan dann konseptual gagasan..yang saat ini lebih masyhur dibilang dogma atau teo ….bahkan menjadi doktrin..maka yang celaka bukan saja sang penulis SAJA tetapi yang mengikutinya pun akan terseret kedalam nya yaitu celaka,..celaka macam apa…?yaitu mengimani ajaran ajaran tulisan itu tadi yang karena mereka katakan ini dari Allah…buktinya apa..?hingga saat ini urusan ketuhanan Yesus belum ada penyelesaianya….kitab inijl kemana..?bukankah injil selalu ada pada diri isa amasih…jadi sdh pantas kata kata isa almasih hanya sebagian kecil yang mereka ketahui…akan tetapi kenapa hingga saat ini justru injil lebih banyak ketimbang kitab sebelumnya…inilah celaka keduanya..

3.maka celakalah bagi merka akibat yang merka kerjakan…maksudnya..dengan doktrin atau dengan dogma gereja…umat umat kristian terutama penginjil…akan menerima akibat dari perbuatan,pekerjaan,amalan diluar kehendakNYa..akibatnya apa sih..DOSA KARENA MENUHANKAN ISA ALMASIH.DOSA MENUHANKAN BUNDA ISA LAMASIH.DOSA MENYAMAKAN KEDUDUKAN ISA ALMASIH DENGAN ALLAH.

Loh kenapa memuliakan mereka malah disebut dosa..gak adil tuh..!? ah masa..? mari kita lihat bersama…

Guru..hukum apakah yang paling utama di muka bumi ini..?”tanya kaum saduki…pada yesus lalu apa jawab yesus…?

ini cuilanya…BAHWASANYA HUKUM YANG PALING UTAMA ITU ADALAH TUHAN KITA ITU ESA…disini yesus dengan jelas menerangkan bahwa Tuhan kita itu Tuhan yang Esa…kata “kita”berarti jamak kan..?bukan yesus berkata bahwa hukum yang paling utama itu “Aku” bukan kan..? yang artinya antar penanya dan yang ditanya setatusnya sama..subyektif…kemudian…”bahwasanya aku tidak kuasa melakukan kehendaku atas kemauanku sendiri melainkan karena kehendak bappaku yang di surga …jdi yesus jujur..bahwa dia itu cuma utusan….kita gak perlu sampai memiliki ide atau gagasan yang berlebihan samapi samapi menuhankan bahkan menyamakan derajatnya seperti Allah…Allah tidak kelihatan tetapi yesus disusui..dilahirkan meskipun cara perwujudanya dengan kuasa Allah dengan firmanNya KUN maka jadilah.

sekali lagi persoalan mukjizat,kehebatan,kedudukan,dan kepandaian.kemampuan bisa begini dan bisa begitu…mengapa saat menjelang penangkapannya yesus gemetar,keluar keringat dingin,lalu tidak ada perlawanan apa apa..seenaknya saja para prajurit menyeret nyeret dan memukuli yesus..sementara murid muridnya cuma terdiam bengong…apakah disaat itula murid2 dan pengikutnya ingin membuktikan,ingin bukti bahwa yesus hebat, seperti apa yg tela dia tunjukan sebelumnya..?kenapa untuk menolong org lain dia mampu .tetapi menolong dirinya sendiri “ELI ELI LAMA SABAKHTANI”???inilah bukti akibat tangan tangan tangan mereka yg telah nuliskanya dan akibat dari tulisan itulah umat manusia sekarang ini sdg memperselisihkannya..MAHA SUCI ALLAH DARI SEGALA FIRMANYA…saya sebagai umat muslim..sangat sangat tidak rela dann iklas bila saat itu saya hidup dijaman isa almasih..saya akan melawan dan akan saya berusaha memperjuangkan hak hidupnya..bila memang bener bener yang disalib itu isa almasih…sampai sat inpun umat muslim sangat cinta kepada yesus..nabi yang baik tetapi di dustai oleh umat umatnya…tetapi sayang seribu sayang akibat tulisan tulisan itu kita semua kehilangan jejak nya..yang mmg kita ikuti ternyata jejak jari jari sang penulis itu sendiri dan mereka menyembunyikan erat erat..karena bila sampai ketahuan maka seluruh negeri roma merasa dibohongi oleh kaisarnya..inipun karena anjuran org yahudi dan nasrani agar penduduk roma menganut agama yahudi..dengan halus mereka tetap diperbolehkan merayakan tgl 25 sebagai hari lahir dewa matahari…dengan budayanya pesta pora semalam suntuk sampai teler ..maka kaisarpun gak kalah cerdik…maka diumumkan bahwa tgl 25 juga hari kelahiran yesus kristus…dengan cara ini maka anjuran kaisarpun diterima ..dengan menjadikanya yesus sebagai anak dewa matahari…konsilli nikiea..kalu gak salah baca lo mass..

@sebagai umat kristian yang taat dan sholeh seperti mas dewo…akan lebih baik mas mendalami ilmu alam baqa..biar bertambah teguh..dengan ketuhanan yesus..kerana alam itulah sebenarnya seluruh mahluk akan ditampung..carilah..datanya ada kok..
@Kalau sdh bulat tekad mas dewo dengan pelajaran ini..insya Allah mas akan lebih tenang dan tidak akan bertanya lagi apa benar ..apa iya..apa cuma begini ilmu injil itu..kenapa cuma tulisan tulisan macam ini manusia bisa emosioanl dan saling berperang…
@kalau mukjizat isa almasih kan hanya pada sat itu saja dan nyatanya sampai akhir ini tidak seorangpun yang diwariskan…kehebatanya…ilmu sihir..apakah mas dewe ..tau ttg ilmu sihir…?islam bisa menjawab dan bisa membuktikanya….shir ada berbagai macam syara…ada negatif ada positif…masih ingat kitab ALHALAJJ..?nah itulah yang diamalkan oleh seikh siti jenar yang berpaling dari ajaran islam ajaran tauhid islam yang bersumber dari Alquran untuk kepentingan pribadi..namun jiwanya saja yang iman islam…tauhidnya..bukan untuk keperluan umat banyak..tetapi untuk kepentingan diri sendiri bahkan di sdh menyebut drinya bagian dari Tuhan..dengan kemapuanya mejelma sebagi ulat,keris dan bisa tembus bumi,lahar panas.dll.. DENGAN KITAB ALHALAJ NYA yang dia yakini…”pangeran sejati ning mulyo’ dengan asas hukum ” manunggaling kawullo gusti” jadi kita konsentrasi penuh dengan sang maha khalik…akhirnya ilmu yg bermanfaat bagi kepentingan umat..tidak ada artinya lagi..maka dia selalu menyendiri …

salammmmmmm

@Dear Larashati (#193),

Mengutip pernyataan Anda di #193:

Kalau kita mengambil cuplikan kitab yohanes: pada mulanya firman dan firman bersama sama ruh ilahiNya dan firman keluar berwujud menji manusia..inilah pemahaman sehingga kita terpaksa menuhankan Isa lamasih maaf saya tidak tulis “yesus”.

Ayat yang Anda kutip adalah salah satu pendukung ketuhanan Yesus. Masih banyak lagi kok. Silakan cari. Jangan lupa mengunjungi artikel saya yang lain di blog ini yang juga membahas atau menyenggol bahasan ketuhanan Yesus.

pada mulanya manusia diciptakan dari setets air…?tau kan?kemudian menjadi segumpal darah menyerupai “alakkoh” kemudian daging tsb bersangsur diberikan jaringan kuat otot,tulang dan jarngan lemah otak dan syaraf..

Hihihi… Anda lucu ketika mulai berteori. Saya sih tidak berpikir sejauh itu. Mungkin saya terlalu bodoh bagi Anda.

kemudian persoalan penyalipan…ada yg mengatakan pendbusan dosa israel…ada yang katakan nubuatan Allah ttg penyelamatan manusia …ini aneh sekali lo…

Iya betul aneh. Seaneh tidak akuratnya penulisan dan pemahaman Anda tentang Yesus. Paling tidak, sebaiknya Anda membaca Alkitab dulu sebelum tambah bingung.

kalau ini sudah nubuatan Allah masalah diangkatnya isa almasih ke surga dan dimuliakan denga cara macam itu…?apakah tidak ada cara yang lebih terhormat..?Masa sih tuhan yang menubuatkan nasib utusannya seperti itu..?mana ada bappak sekejam itu..?

Jangan khawatir. Yesus diangkat/naik ke surga dengan terhormat kok. Yesus bangkit setelah 3 hari wafat dan kemudian 40 hari kemudian diangkat ke surga dengan segenap kemuliaan-Nya. Yesus naik ke surga dengan terhormat kok.

anda tidak dapat menjawab komentar saya tentang ruang ghaib(persoalan ruh)…sebagai seorang yang lebih beriman kepada tuhan,bahakan kepada anak Tuhannya..masa sih gak bisa jawab…gak masalah jangan kuatir ini namanya mencari kebenaran…

Oh, belum terjawab ya? Saya sih sengaja tidak menjawabnya. Soalnya seperti kata Sdr Christ di atas, itu semua tidak bisa kita buktikan jika kita belum ke sana. Percuma jika saya mengatakan secara dogmatis dari Alkitab jika itu tidak bisa memuaskan Anda. Lebih baik Anda membuktikannya sendiri dengan berkunjung ke sana. Hihihi…

bagi manusia yang berserah diri sepenuhnya kepada Allah setidaknya tau akan kemana ruh kita itu di tempatkan…apakah anda belum mempelajari atau agama anda belum samapi kepada soal hal hal ghaib..?

Jelas tahu dong. Tetapi buat apa digembar-gemborkan? Iman Anda terbentuk bukan karena surga dan neraka tetapi karena perbuatan dan kasih Anda. Wah, saya jadi ingat lagunya Dewa tentang surga dan neraka. Hehehe…

@iman kepada Allah yang satu satunya yaitu pencipta alam semesta ini dengan seluruh isinya termasuk para utusa utusan tanpa sedikitpun pembedaan(hanya manusia yang menilai dan membeda bedakanya).
@iman kepada MALAIKAT malaikatpun tidak bisa kita jangkau dengan panca indra manusia biasa seperti kita kita ini..maka kita harus percaya dengan hal hal kuasa Tuhan.

Hihihi… Tuhan memang tidak melihat pengkotak-kotakkan yang dibuat oleh manusia. Tuhan tidak memandang apa agama dan baju yang Anda kenakan. Tuhan akan mengadili manusia berdasarkan hatinya, bukan rajinnya Anda berdoa, bukan pula karena Anda telah berziarah ke batu hitam, bukan pula banyaknya sedekah yang telah Anda berikan.

Sekali lagi, Tuhan akan mengadili manusia dari hatinya. Itulah mengapa Yesus hadir di dunia ini tidak mendirikan agama apa pun. Yesus telah memberikan pengajaran yang luar biasa mengenai cinta kasih dan kabar baik tentang keselamatan umat manusia.

@iman kepada rassul dan kitab kitabnya…ingat rasuul bukan seperti yang bible katakan seperti sdr lukas,markus,phaulus,mathius dkk ..mereka hanyalah umatan /murid, dan bukan nabi.

Apalah artinya iman dan agama jika tidak membawa kita kepada keselamatan? Buat apa Anda percaya kepada para rasul atau nabi jika Anda tidak bisa selamat?

Ingat, Tuhan Yesus akan datang mengadili manusia dari hatinya, bukan agama atau baju atau kekayaannya.

@percaya kepada hal hal ang ghoib(alam ghaib) kenapa kita harus percaya dengan yang satu ini…agar kita lebih sempurna dan hanya takut kepada Allah dan berserah diri kepadaNyalah semua akan kembali.

Buat apa Anda beriman dan beragama hanya karena takut? Lebih baik kita berserah kepada Allah karena kita benar-benar memiliki kasih kepada Allah dan juga pada sesama.

Ini ada link untuk Anda baca: “Cara Mengasihi Allah”

Jadi, masalah keimanan itu hendaknya jangan dipahami secara terbalik. Hanya karena takut surga dan neraka kemudian Anda takut kepada Allah dan kemudian beriman. Lebih baik karena Anda mengalami dan memahami kasih Allah baru kemudian Anda beriman. Dengan begini, Anda benar-benar hidup dalam damai dan sejahtera. Inilah yang diajarkan oleh Tuhan Yesus.

kita punya jasad tapi kita gak tau ruh kita di simpan dimana?dalam islam di padang masyhar..(alam ruh).disanalah ruh kita bersemayam…lain dengan ruh gentayangan ..

Ah, lagi-lagi Anda terpengaruh sinetron-sinetron picisan. Tidak usah khawatir mengenai roh-roh baik jahat mau pun baik. Tidak usah khawatir pula akan kemana roh Anda kelak. Yang penting kita harus saling mengasihi sesama dan sisanya terserah pada Tuhan mau mengkemanakan kita. Karena dengan saling mengasihi berarti telah mengikuti jalan Tuhan. Anda tentu tahu ke arah mana “jalan Tuhan” kan?

@istihadnya kita ini harus tau dan mnegrti ttg diri dan tubih kita sendiri sebelum keburu mempersoalkan yang diluar kehendak dan jangkauan kita.dengan cara mempelajari alam ghaib maka pendekatan kita kepada alam akherat akan lebih terbukti dan benar bahwa akan kemanakah kelak kita mati “jangan gemeter ya..?janga gentar kedamaian surga akan selalu bersamamu kata yesus kan begitu”bagi yang beriman”

Hihihi… Anda telah membuktikannya ya? Anda perlu menanyakan kepada ustad Anda juga: “apakah Anda telah membuktikannya sendiri dengan hadir di sana?”

Saya rasa Anda dan ustad Anda pun tidak berani berkata bahwa Anda dan ustad Anda telah hadir di sana dan membuktikannya dengan melihat dan merasakannya sendiri. Jangan khawatir akan kemana roh Anda kelak. Khawatirlah jika Anda tidak dapat memberikan kasih di dunia ini. Khawatirlah jika hidup Anda tidak memiliki arti apa pun bagi sesama.

@percaya akan adanya hari kiamat…inipun masih masih seputar hal hal yang ghaib…alam apakah ahkerat itu..seperti apakah…kiranya hari akhir itu..?

Ya, percayalah. Saya juga percaya kalau kiamat itu ada seperti saya mempercayai adanya surga dan neraka.

manusia mati akan menjadi bangakai perlahan lahan dimakan ulat dan bakteri penghancur/pengurai sel…sebelum sel sel itu hancur jasad dan daging mengembung selayaknya ikan mati terapung apung ..mulai dari yang bagian lunak lunah dan akhirnya kearah yang keras…dan sisanya menjadi tulang belulang”beginikah Tuhan menjadikan kita”..?alangkah hina..ya kan..?tetapi gak papa itu kehendakNya kok mau bilang apa lagi..?emangnya mau di balsem,atau di formalin biar utuh terus..?jgn gentar dong sayyyy

Hiiiii… serem banget deh. Kayak seremnya filem sinetron horor Indonesia. Hihihi… apalah artinya tubuh kita? Kita itu tidak berarti apa-apa. Kita hanyalah debu dan kita akan kembali menjadi debu. Hihihi… debu gitu loh… yang akan hilang lenyap tatkala dihembus angin lalu.

Lalu kemana ruh kita itu…coba sekali kali sdr dewo sering sering melayat,menghampiri manusia yang sedang sekarat…terutama orang yang sdh lanjut..biasa memerlukan waktu 3 hingga 6 hari…proses penarikan ruh/nyawa nya…ada pula yang mati seketika..itu sih kecelakaan…boyy .

Saya mengalaminya loh. Waktu itu saya menunggu kakek saya yang sedang dalam keadaan terentang antara hidup dan mati. Akhirnya kakek saya meninggal dalam damai.

nah disitulah nanti mas dewo bisa bercerita betapa susahnya,betapa beratnya,betapa sesalnya,betapa dahsyatnya,betapa sakitnya menghadapi sakhratul maut…saya biasa dan sering menghadapi dan melayat org macam itu ..dan memang sdh sepesialis saya memepersiapkan upacara kematian..jadi mas dewo jangan takut kalau ada sanak saudara yang mau mati tolong panggil saya ..boleh kok..nanti mas dewo saya bimbing bagaimana memahami alam ghaib.Kalau saja manusia mau melepaskan ruh dengan tenag dam tanpa proses lama hingga 3 samapi 6 hari baru nyawany kecabut..mengapa tidak langsung saja…ada riwayatnya…biasanya org mati seperti itu selama hidupnya banyak melakukan kesalahan kepada sanak saudara dan manusia.tetapi bagi org yang sholeh seperti mas dewo insya Allah matinya enak,gampang gak perlu napas tersengal sengal..sampai ruangan kamar menimbulkan aroma tak sedap.

Tidak usah takut tentang kematian. Tidak usah pula mempersiapkan kematian kita. Percaya saja bahwa Allah memiliki rencana tersendiri tentang kematian kita. Tentu saja kita harus tetap berbuat baik. Tidak usah dihitung-hitung berapa banyak perbuatan jahat kita dan berapa banyak perbuatan baik kita. Jangan berpikir karena perbuatan kita sudah baik dan banyak berbuat amal lantas kita mengira bahwa segala dosa kita telah ditutup oleh perbuatan baik dan amal kita. Hitungan Allah tidak seperti hitungan matematika manusia. Allah itu menilai dari hati kita, bukan dari amal kita.

Ada juga lho kisah tentang seorang penyihir alias dukun yang tidak bisa mati-mati walau pun sudah amat-sangat tua dan tubuhnya telah dimakan belatung. Boleh percaya boleh tidak, dia mati setelah menerima Yesus Kristus. Ini kisah sesungguhnya seperti yang telah diceritakan oleh Daud Tony, mantan dukun sakti Indonesia. Anda tentu bisa menebak siapa penyihir/dukun yang tidak mati-mati itu. Ya, dukun itu adalah buyut si Daud Tony.

@Jadi dengan pendekatan iman dan pelajaran macam ini setiap umat yang beriman kepada Allah dan kuasanya…tidak sungkan sungkan atau tabu mengutarakan tentang ruh dan alam baqa..alam kubur dan alam akherat…inilah yang dinamakan …mas dewo.”.Dewa.”

Hihihi… dari pada mengajarkan anak-anak tentang seremnya surga dan neraka yang kemudian membuat mereka trauma lahir batin, lebih baik Anda mengajarkan bagaimana mengasihi sesama manusia. Panduannya ada kok. Tinggal baca ajaran Yesus Kristus (Isa Al-Masih), baik yang ada di Alkitab mau pun di Alquran.

@kembali ke soalan nubuatan terhadap penyalipan..katanya memang sdh dinubuatkan dengan cara ini oleh Allah sejak jaman dulu..ada di alkitab PL..
@waduh ini kok malah berlainan ..kalau bangsa israel,yahudi,nasrani…bener bener bangsa yang dikasihi oleh Allah kenapa Allah justru memerintahkan kepada mereka agar menangkap isa almasih dan menyalibkannya..?

Tenang saja. Kelahiran, kehidupan, kematian, kebangkitan dan karya keselamatan Yesus memang sudah dinubuatkan di Kitab PL. Memang caranya begitu. Dan setelah kebangkitan Yesus itulah akhirnya hilanglah pengkotak-kotakkan seperti bangsa Israel atau agama Yahudi. Karena setelah itu berkat dan rahmat Allah diberikan kepada setiap umat manusia yang mengerti akan kasih karena kasih inilah inti sari dari semua hukum Allah. Yang istimewa adalah dituliskannya hukum Allah ini ke dalam setiap hati manusia sehingga manusia yang mengerti kasih akan menjadi terang dan garam dunia. Berbahagialah orang yang memiliki kasih karena dialah yang empunya kerajaan Allah.

adapula kisa murid yang berkhianat kepada isa almasih..lalu bersama sama serdadu melakukan penangkapan dan penyiksaan sampai pada saat hari penyalipan apakah cara ini cara terhormat? cara pengampunan,penebusan dosa israel..?dimana saat itu pun isa almasih merasakan sesuatu yang tidak baik pada dirinya.. gudah gulanah seperti ada sesuatu yg mengancam dirinya..lalu dipanggilnya murid murid setianya agar melindungi dan membesarkan hatinya…

Ada nas yang menuliskan tentang: siapa yang direndahkan di dunia akan ditinggikan di surga. Siapa yang ditinggikan di dunia akan direndahkan di surga.

Ya, Yesus telah direndahkan sedemikian rupa sampai serupa dengan penjahat yang paling jahat di muka bumi. Jangan kaget kalau hukuman salib itu adalah cara penghukuman dari bangsa Romawi untuk manusia paling jahat dan hina.

Jangan takut, Yesus telah dimuliakan di surga saat ini. Dialah yang akan memerintah kerajaan Allah.

@inilah yang jadi PR buat kita harus ada kebenaran..dan jangan lah sekali kali berpikir semaukita ..apalagi menjadikannya sebuah ketetapan..karena ALLAH MAHA MENGETAHUI SEGALA RENCANA…jadi cerita cerita,dongeng,naskah naskah,ide ide,konsEp konsep hasil manipulasi ataupun rekayasa kesaksian dan gagasan gagasan sejarawan,,,dengan keaneka ragam budaya..kapitalisme dan sosialisme..sehingga terpaksa…adanya perubahan ..MAKA TIDAKLAH MEREKA KETAHUI BAHWA ALLAH MENGTAHUI SEGALA APA YG MEREKA SEMBUNYIKAN DAN SEGALA APA YG MEREKA NYATAKAN. AQ.ALBAQARAH ;77

Iya betul. Dari pada Anda bingung dengan teori-teori tidak jelas, lebih baik Anda berbuat kasih bagi sesama. Dari pada Anda pusing dan sibuk menghitung-hitung dosa dan amal baik Anda, lebih baik Anda terus berbuat baik dalam mengasihi sesama tanpa menghitung-hitung. Karena Allah itu Maha Mengetahui apa yang ada di hati kita. Dan penghakiman itu adalah atas hati kita, bukan atas banyaknya amal kita. Kalau seseorang beramal demi sanjungan atau demi kebesaran namanya, maka itu tidak dihitung Allah walau pun amal itu sebesar apa pun. Bukankah Allah itu melihat ke dalam hati kita bahkan mampu melihat apa pun yang kita sembunyikan dalam hati kita yang paling dalam?

Mas dewo hati hati ya mas..jangan mudah begitu saja dengan konsep…Tuhan maha mnegetahui..al hal diatas sangat berbahaya mas….setidaknya ada 3 akibat mas….

Hihihi… Anda mulai menghakimi saya dengan 3 akibat yang serem-serem seseram Osram. Eh Anda dapat 3 poin itu dari mana dan dari siapa? Dari Allah ya? Perasaan Allah tidak menuliskan seperti itu deh. Jangan-jangan Anda sendiri yang membuatnya? Kalau begitu hati-hati loh! Jangan sampai Anda sendiri yang kena 3 poin itu.

Guru..hukum apakah yang paling utama di muka bumi ini..?”tanya kaum saduki…pada yesus lalu apa jawab yesus…?

ini cuilanya…BAHWASANYA HUKUM YANG PALING UTAMA ITU ADALAH TUHAN KITA ITU ESA…disini yesus dengan jelas menerangkan bahwa Tuhan kita itu Tuhan yang Esa…

Hahaha… Anda menukil kitabnya siapa sih? Tahu ngga jawaban Yesus kepada kaum saduki? Ini nih kucuplikkan ayat yang sebenar-benarnya:

Matius 22:34-40
Ketika orang-orang Farisi mendengar, bahwa Yesus telah membuat orang-orang Saduki itu bungkam, berkumpullah mereka dan seorang dari mereka, seorang ahli Taurat, bertanya untuk mencobai Dia:
“Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?”
Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.”

Ayat Matius 22:34-40 ini paralel dengan Markus 12:30-31, Lukas 6:27-35, Lukas 10:27 dan Yohanes 15:17. Nah, beda kan dengan yang Anda kutip? Hati-hati dengan 3 poin Anda lho! Jangan malah senjata makan tuan.

Sisa komentar Anda tidak usah saya jawab ya? Soalnya konsep pemahaman Anda tentang keimanan sudah jauh berbeda dengan saya. Mungkin Anda perlu merenungkan sebentar jawaban saya di atas. Lebih baik jika Anda membuktikan sendiri dengan membaca Alkitab. Tidak ada salahnya membaca Alkitab jika itu mampu membuat iman Anda semakin tebal. Iya tho?

Salam damai sejahtera dari Yesus Kristus.

@ DEWO ytc……….

Mas dewo ada yang kelupaan mas……
mengenai bahwa di hari kiamat nanti atau di waktu hari kebangkitan digelar dalam islampun diberi rujukan..bahwa nabi isa almasih akan tunrun menjadi hakim yg seadil adilnya yaitu membunuh para babi dan mematahkan salib…kata kata ini hadist shahih lo mas ada dalil adn riwayatnya..bukhori muslim..yang ke 127 atau keberapa ya lupa mas sory…

Ini sering pula saya lihat dimimbar agama kristen penceramah dalam akhir ulasanya meninggalkan pesan macam itu cuma kok dipotong sampai pada kata “bahwa dihari kiamat nanti yesus akan mengadili manusia.”

akan lebih bagus begini mass…”bahwa dihari kiamat nanti yesus akan turun menghakimi manusia yg seadil adilnya,yaitu untuk membunuh babi dan mematahkan salib”
“artinya bahwa ajaran yesus itu tidak diperkenankan umatnya untuk memakan babi dan juga bahwasanya yesus itu mati tidak dikayu salib atau tidak dengan yang selama ini di anggap mati ditiang salib.Bukan pada saat yesus hidup kemudian turun lalu membunuhi babi babi satu peratu…kapan habisnya.?.atau tidaklah yesus lalu turun kemudian mematahkan salib salib digereja…nanti gereja bisa kosong khan..?

kalau gak salah baca di kitab injil berbahasa yunani” sebenarnya kami enggan menyebut kata tuhan pada yesus.. berhubung sdh terlanjur umum dipakai…apa boleh buat..” coba cari mas ada kok ..kayaknya inijl versi yunani 1955 ayat ke 552 …

yesus dlm bhs ibrani artinya Tuhan.
sedangkan yehwa,yehove..dlm bahasa yunaninya juga Tuhan…kemudian kyrot dl bhs yunaninya adalah tuan…

jadi tidak ada artinya kita menyebut nama yesus dgn kata ganti Tuhan , bagaimana kalau lebih jujur kita memanggilnya TUHAN ISA ALMASIH singkatnya Tuhan Isa gitu aja deh…
@ jadi bagi umat islam yg belum terbiasa membahas macam kita ini bingung…yang mana dikatakan Tuhan yesus == karena yesus ternyata merupakan sinonim dari kata Yehwa..atau dalam bahsa kita Tuhan…jadi pantesan yang satu bantah ini yang satu bantah itu…

@pemberitahuan bahwa sekarang ini memang sedang ada program islam kristen…maksudnya…
maklumat gereja pusat di roma sedang mengadakan proyek ritual ibadat agam kristian yang tata cara dan kulturnya mengikuti tata cara islam…mulai tulisanya pakai bahasa arab,lantunanyapun persis dengan ejaan arab, sasaranya adalah negara negara asia tenggara…

@mereka pintar mendalami budaya asia yang masih kampungan..kalau ada tulisan ataupun lantunan berbau arab..maka mereka akan mengira itu lagu lagu islam..padahal.. isinya surah surah injil…
program ini minimal mampu mengkristenkan akhlak…bukan mengajak atau memurtadkan umat islam walaupun itu tujuan akhirnya…
@minimal sudah berusaha biar mereka tetap islam ktp saja..sdgkan akhlaknya adalah..kristen…banyak sekali .. kitatemui brisur brosur berbahasa arab..yg ternyata bukan wahyu ataupun nukilan quran..melainkan hadist hadist palsu dengan dekoratif dan kaligrafis tulisa arab…persembahan injil mathius..di pakaian pakaian jadi spt kaos oblong,T shirt…dan lembaran lembaran kaligrafi kalender…

ada apa to ……massssssssssssssss

@Dear Larashati (#195),

akan lebih bagus begini mass…”bahwa dihari kiamat nanti yesus akan turun menghakimi manusia yg seadil adilnya,yaitu untuk membunuh babi dan mematahkan salib”

Eh, jangan menambah-nambahi Alkitab. Di Alkitab tidak dituliskan begitu kok. Saya sudah cari-cari ayat di Alkitab tetapi tidak nemu seperti yang Anda tuliskan. Terutama perihal babi. Kasihan babi-nya dong?

Tapi Yesus memang dituliskan akan hadir di hari kiamat untuk menghakimi umat manusia dengan seadil-adilnya. Tidak ada tulisan tentang babi dan pematahan salib.

“artinya bahwa ajaran yesus itu tidak diperkenankan umatnya untuk memakan babi dan juga bahwasanya yesus itu mati tidak dikayu salib atau tidak dengan yang selama ini di anggap mati ditiang salib.Bukan pada saat yesus hidup kemudian turun lalu membunuhi babi babi satu peratu…kapan habisnya.?.atau tidaklah yesus lalu turun kemudian mematahkan salib salib digereja…nanti gereja bisa kosong khan..?

Hihihi… kasihan para babinya ya? Oh iya, Yesus memang pernah “mengakibatkan” sekumpulan babi (kurang lebih 2.000 babi) bunuh diri dengan terjun ke jurang. Tapi bukan karena “babi”-nya, tetapi karena legiun setan yang merasuki babi kemudian membuat sekumpulan babi itu bunuh diri. Ceritanya ada di Markus 5 dan juga Lukas 8. Baca deh, seru banget.

jadi tidak ada artinya kita menyebut nama yesus dgn kata ganti Tuhan , bagaimana kalau lebih jujur kita memanggilnya TUHAN ISA ALMASIH singkatnya Tuhan Isa gitu aja deh…
@ jadi bagi umat islam yg belum terbiasa membahas macam kita ini bingung…yang mana dikatakan Tuhan yesus

Anda tahu artinya “Al-Masih” ngga? Tolong dong saya diberi tahu.

maklumat gereja pusat di roma sedang mengadakan proyek ritual ibadat agam kristian yang tata cara dan kulturnya mengikuti tata cara islam…mulai tulisanya pakai bahasa arab,lantunanyapun persis dengan ejaan arab, sasaranya adalah negara negara asia tenggara…

Eh, jangan menuduh sembarangan. Kualat loh.
Yang jelas, ritual berdoa yang diklaim Islami itu sudah ada sejak jaman purbakala. Dulu malah berdoa itu tidak hanya 5 waktu, tetapi 7 waktu. Ngga percaya?

Oh iya, pusat gereja di Roma Vatican tidak membuat ritual seperti tata cara Islam. Jangan khawatir ditiru. BTW, Anda tahu mengapa umat Islam harus berdoa 5 waktu? Mengapa pada jam-jam yang 5 itu? Ada penjelasan logisnya loh! Anda harus tahu itu.

Begitu loh Mbak Larashati. Semoga dapat sedikit menjawab.
Salam damai sejahtera dari Yesus Kristus.

Salam Sejahtera

Janganlah anda pening-pening dengan ungkapan saudara Dewo tu, segala jawapan dari persoalan-persoalan keagamaan semuanya sudah jelas sejak zaman Nabi lagi.

Tapi bila kita ditanya, kita jawab mana yang patut sahaja yang sesuai dengan level kita.

Iman masing-masing. buat saudara Dewo, semoga Allah swt memberi hidayah kepadamu, jika suatu hari nanti engkau dipilih Allah swt untuk memeluk Islam, masa itu kau akan fahami semuanya.

Masa itu saudara Dewo tidak akan mempersoalkan Islam TAPI mempersoalkan diri sendiri, hakikat sebelum ini.

Wallahu’alam

@Dear Mohd Helmi Janudin (#197),

Salam damai sejahtera dari Yesus,

Janganlah anda pening-pening dengan ungkapan saudara Dewo tu, segala jawapan dari persoalan-persoalan keagamaan semuanya sudah jelas sejak zaman Nabi lagi.

Iya, tidak usah pening/pusing. Kalau jawaban dari segala persoalan sudah jelas, mengapa masih banyak orang yang bertanya?

Iman masing-masing. buat saudara Dewo, semoga Allah swt memberi hidayah kepadamu, jika suatu hari nanti engkau dipilih Allah swt untuk memeluk Islam, masa itu kau akan fahami semuanya.

Iya, semoga Anda juga diberikan hidayah. Semoga terang yang dari Allah menerangi hati dan pikiran Anda.

Masa itu saudara Dewo tidak akan mempersoalkan Islam TAPI mempersoalkan diri sendiri, hakikat sebelum ini.

Apalah artinya agama jika tidak membawa kita kepada keselamatan? Lebih baik saya dihujat sebagai kafir tetapi saya adalah murid Yesus.

Salam.

Sdr Dewo terkasih,

saya belum puas mengenai ulasan anda tentang Injil injil Apokrif tersebut, siapa yang mengatakan Injil tersebut Bid’ah/sesat? padahal banyak kebenaran terdapat dalam Injil tersebut. bukankah Petrus adalah Murid langsung Yesus?
yang menjadi saksi Yesus menyiarkan ajaran Allah.
Saya harap anda sudah membaca “The Jesus Family Tomb” seperti pada ulasan saya sebelum ini. Seandainya penemuan dan penelitian tersebut benar bagaimana komentar anda sdr-ku Dewo?
Berarti Injil Maria yang selama ini dianggap sesat justru kebalikannya bukan? tidak mungkin seseorang tidak dapat menceritakan secara detail mengenai ajaran yg dibawa “pasangan hidup” nya.
saya justru heran, kenapa Injil yg ditulis oleh orang-orang dekat Yesus justru dianggap sesat, malah Injil yang ditulis oleh orang-orang yg tidak dekat, tidak termasuk 12 murid pilihan Yesus, malah ada yg tidak pernah bertemu Yesus justru dianggap benar? atas perintah siapa ini?

oh ya saya teringat ulasan anda yang menyatakan bahwa ajaran Yesus tidak bertolak belakang dengan ajaran Paulus?
Yesus beribadat tidak hanya pada hari Sabat?
bisa anda buktikan? tolong lengkap dengan ayat dalam Alkitab. karena darisitu lah kita berpedoman kalau sedang membahas mengenai keimanan dalam Kristen.

oh iya saya juga terusik oleh pernyataan anda :
============================================
Penyaliban Yesus memang sebagian dari rencana keselamatan yang telah digariskan Allah sejak jaman dulu. Bahkan penyaliban ini telah dinubuatkan di kitab Mazmur dan kitab-kitab lain di Perjanjian Lama.
============================================
kalau lah memang seperti itu adanya kenapa terjadi hal-hal seperti dibawah ini?

“Ketika aku mengutus kamu dengan tiada membawa pundi-pundi, bekal dan kasut, adakah kamu kekurangan apa-apa?”Jawab mereka, ‘Suatu pun tidak’. Katanya kepada mereka, ‘Tetapi sekarang ini, siapa yang mempunyai pundi-pundi, hendaklah ia membawanya, demikian juga yang mempunyai bekal; dan barangsiapa yang tidak mempunyainya hendaknya dia menjual jubahnya dan membeli pedang’…” (Injil – Lukas 22: 35-36)

Yesus pada ayat diatas sudah mengingatkan murid-muridnya untuk bersiaga untuk menghadapi peperangan.

“… Tuhan, ini dua pedang.” Jawabnya, “Sudah cukup” (Injil – Lukas 22: 38).

dan kata-kata pedang diatas memang adalah pedang secara harfiah. karena dapat dibuktikan dalam ayat berikut :

“Tetapi seorang dari mereka yang menyertai Yesus mengulurkan tangannya, menghunuskan pedangnya, dan meletakkannya kepada hamba Imam Besar sehingga putus telinganya “. (Injil – Matius 26: 51).

kemudian tindakan Yesus selanjutnya dapat kita tafsirkan bahwa beliau tidak rela di hukum.

“…dan mulailah ia merasa sedih dan gentar. Lalu katanya kepada mereka, ‘Hatiku sangat sedih seperti mau mati rasanya … ‘ Maka ia maju sedikit, lalu sujud, dan berdoa, katanya, ‘Ya Bapa ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari padaku, tetapi janganlah seperti yang kukehendaki; melainkan seperti yang Engkau kehendaki’…” (Injil – Matius 26: 37-39).

dapat juga kita lihat pada ayat berikut:

“Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa; Peluhnya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah.” (Injil – Lukas 22: 44).

Jika ini adalah rencana Tuhan untuk suatu pengorbanan diri bagi menebus dosa umat manusia, maka jelaslah bahwa Tuhan telah salah memilih korban. Calon yang dipilih ini sangat enggan untuk mati.
Mempersenjatai diri! Meratap! Berkeringat! Menangis! Mengeluh! Berbeda sekali dengan respon Lord Nelson, seorang pahlawan perang yang terkenal dengan kata-katanya yang abadi:

“Terima kasih Tuhan, saya telah menyelesaikan tugas saya!” Telah jutaan orang sampai saat ini yang dengan suka rela mengorbankan jiwanya bagi raja dan negaranya dengan senyum di wajahnya, dengan teriakan Amandhla! atau Allahu Akbar atau “God save the Queen”. dll.

Yesus tidak rela untuk berkorban: Jika ini adalah skenario dari pengorbanan, maka ini adalah adegan yang tidak menjiwai. Ini adalah pembunuhan tingkat pertama dan bukannya pengorbanan diri.

semoga dapat menjadi renungan kembali makna dari kutipan Alkitab diatas tersebut.

wassalam

@ Christ # 170,

Sebenarnya kebenaran seperti apa yang anda maksudkan ? siapa yang menentukan benar tidak di dunia ini ? anda ? guru anda ? sebagai ummat muslim tentu kebenaran iman menurut saya adalah apa yang dijabarkan AL-QUR’AN, bagaimana dengan anda ? dibeberapa komen anda mengatakan sebagai penganut katolik apakah anda yakin katolik paling benar ? atau anda pengikut paham yang mengharamkan merasa paling benar ? salam anda di tiap komen sendiri meragukan saya bahwa anda murni pengikut katolik. Buat saya sebagai seorang muslim tentu ISLAM paling benar, buat pengikut kekristenan tentu kristen paling benar sedang anda sendiri ?

Keyakinan saya mempunyai tuntunan yang saya imani berasal dari ALLAH Tuhan semesta alam, bukan mencari dulu baru menyimpulkan seperti yang anda lakukan. Jika Iman ISLAM mewajibkan sudah tentu berasal dari Tuhan menurut iman ISLAM kenapa anda malah memutar balikan ?

Kebahagian anda adalah urusan anda begitu pula sebaliknya, tetapi karena anda mengatakan tujuan hidup anda adalah untuk kebahagiaan sebagaimana menurut anda Tuhan menciptakan anda untuk kebahagiaan, apakah itu berarti anda sudah selesai dalam hidup ini ?

“Berbasa – basi selamanya 2 oleh Ferry ZK”

Suatu ketika seorang murid bertanya kepada Sang Guru “Guru benarkah Tuhan menciptakan manusia agar manusia berbahagia ?”, sang guru menjawab “Benar !” kemudian murid kembali bertanya “Sudahkah guru berbahagia ? jika sudah bisakah guru tunjukan wujud Tuhan kepada kami ?!”

Salam

@ Christ # 171,

Alangkah malangnya anda jika merasa kebenaran justru akan menghilangkan ketenangan dalam seluruh sisa hidup anda, tampaknya anda sangat gelisah dan berusaha mati – matian untuk menenangkan diri anda sendiri dengan sekuat tenaga membenarkan apa yang anda yakini.

Kebenaran yang hakiki adalah milik ALLAH semata, yang bisa kita cari adalah petunjuk ALLAH yang membimbing kita pada kebenaran, tetapi jika tidak yakin juga terhadap petunjukNYA, silahkan akhiri hidup dan temukan kebenaran yang hakiki.

Salam Damai.

Christ,

Kebenaran iman adalah pegangan hidup, sumber semangat dan pengharapan, kebenaran iman bukan kegamangan, kebenaran iman adalah penerang langkah dalam meniti kehidupan. Iman ISLAM membuat saya memiliki pegangan bahwa hidup adalah ujian, penentu gerbang akhir dalam keabadian setelah hidup dalam kekinian.

ALLAH memberi jalan, para Nabi menjadi rambu dan lampu penerang jalan sementara iblis menjadi persimpangan dan nafsu menjadi tenaga serta akal menjadi penglihatan.

Silahkan berjalan dalam kehidupan.

Salam Damai.

Salam Sejahtera buat Saudara Dewo,

Ya, benar agama membawa kepada keselamatan dan kesejahteraan.

Saudara dewo, tiada siapa yang menghujat, cuma cara anda memahami saja berbeza.

Kalu nak cakap hujat-menghujat, bukan dari saudara Islam sahaja tetapi dari saudara Kristian pun ada.

Cuma yang terpenting adalah apa yang diperbincangkan, bukan siapa yang menyampaikan jadi persoalan.

Saya tak layak cakap banyak depan anda, tapi sebagai manusia dalam kita membuat sesuatu penilaian, kita mesti berani berhadapan dengan pelbagai aspek.

“Janganlah Kita Sebagai Manusia Tidak Percaya Pada Bunyi Hanya Kerana Kita Tidak Melihat Bunyi, Kerana Bunyi Bukan Untuk Di Lihat Tetapi Untuk Didengar!”

“Janganlah Kita Sebagai Manusia Tidak Percaya Pada Warna Hanya Kerana Kita Tidak Mendengar Warna, Kerana Warna Bukan Untuk Di Dengar Tetapi Untuk Di Lihat!”

“Juga Jangan Jadi Lilin, Menerangi Orang Tetapi Membakar Diri Sendiri!”

“Sekalipun Kebenaran, Jelas, Nyata, Terang Seperti Terangnya Matahari Di Hari Siang, Namun Hati Yang Buta Tetap Pada Pendirian Yang Mengusung Ke Jalan Kemusnahan”

“Berhamba Tangan, Bersaksi Mata, Berhakim hati, Jangan Jadi Begini”

Buat Saudara Dewo, terima Kasih teguran anda untuk saya,

Wassalam

@ DEWO…..

Mas mas Dewo..seharian penuh semalam saya baca sebuah cerita kisah para nabi… dan saya telah mendapatkan pendekatan mengenai taurot sampai kepada penyalipan Isa almasih…

@ sebelumnya Saya mohon maaf kalau nanti ada yang merasa kurang berkenan ..tolong kiranya di lengkapi,tentunya sesuai ajaran agama Allah.Semua nabi Mengemban agama Allah dengan masa dan zaman serta nasib masing masing…
@mengenai latar belakang lahirnya ibunda Maryam…kita buka kisah hidup keluarga ZAKARIYA….berikut dengan firman yg diturunkan..
@Kemudian kita buka kisa hidup nabi Yahya …berikut dengan firman yg diturunkan…
@kemudian baru kita buka lembaran hidup ang bunda MARYAM….berikut dengan firman firmanya yg diturunkan …
@lebih lama lagi kisah hidup NABI KITA ISA ALMASIH…

Saya ambil permulaan kisah 4 manusia yang terhormat ini…zakariya dan putranya yahya,bunda maryam dan anaknya Isa almasih…ini saling terkait dan saksi hidup…secara langsung…

@ bahwa penyalipan yesus telah dinubuatkan oleh Allah tertera dalam kitab perjanjian lama..?
tidak benar….mohon mas dewo cari sendiri…kalau ada …tunjukan kalimatnya…(saya sdh baca kisahnya tapi saya mau mas dewo dulu yang buktikan bunyi ayatnya).

@Kitab taurot yang dianut oleh agama yahudi telah ditentang apabila ajaran dan wahyunya tidak sesuai dengan kehendak hati mereka..jadi ada bebrapa isi alkitab yang sengaja mereka buang atau sobek apabila ada ayat yang tidak sesuai engan kehendak hati..jadi isi kitab sdh ada yang tercerai berai.inilah kelakuan yahudi dan turunan bani israel…dst dst sampai penyelewengan penyelwenganya…
@kisah kelahiran Isa almasih…masa kecil dan perencanaan penangkapan isa almasih…lalu pristiwa penganiyaan,dan pencambukan,penyalipan….seterusnya sampai ditemukannya kisa yahuda…murid yang berhianat.

@kisah awal mulanya pergeseran pergeseran dan aqidah agama ..terutama aqidah sebelum masehi dan zaman masehi…
@awal mulanya tafsiran firasat allah bahwa kelak umat umat Isa amasih akan melupakan mukjizat dan penyelewengan akan terbukti.
@puncak dari pada dugaan dan firasat itu menjadi kenyataan…hingga sampai detik ini.

maaf mas dewo saya tidak menceritakan hasil temuan saya kemaren seharian penuh mengupas sejarah dan riwayat hidup silsilah keluarga ISA ALMASIH YANG BERMULA DARI RIWAYAT MARYAM YANG DIASUH OLEH ZAKARIYA SAMPAI KEPADA LAHIRNYA ISA ALMASIH
YANG DIBABTIS OLEH SAUDARA ANGKATNYA YAITU YAHYA…MAKA DIJULUKI YAHYA SANG PEMBABTIS..

Ditengah perjalanan 4 jam saya membaca …sebuah ayat yang kelak akan mendatangkan perkara apabila selepas dakwanya atau semangkatnya isa almasih.ini datang langsung dari Allah.

@INI BUNYI FIRASAT ITU: AL MAIDAH 116-117

“ALLAH BERFIRMAN: “HAI ISA PUTRA MARYAM, ADAKAH KAMU MENGATAKAN KEPADA MANUSIA “JADIKANLAH AKU DAN IBUKU DUA TUHAN SELAIN ALLAH.?
“ISA MENJAWAB: MAHA SUCI ENGKAU TIDAK PATUTLAH BAGIKU MENGATAKAN APA YANG BUKAN KEHENDAKKU(mengatakannya)JIKA AKU PERNAH MENGATAKANYA MAKA TENTULAH ENGKAU TELAH MENGETAHUINYA,ENGAKAU MAHA MENGETAHUI APA YANG ADA PADA DIRIKU,SEDANG AKU TIDAK MENGETAHUI APA YANG ADA PADA DIRI ENGAKAU,SESUNGGUHNYA ENGKAU MAHA MENGETAHUI DARI PERKARA YANG GHAIB.
“AKU TIDAK PERNAH MENGATAKAN KEPADA MEREKA KECUALI APA YANG ENGKAU PERINTAHKAN KEPADAKU(mengatakanya) yaitu SEMBAHLAH ALLAH TUHANKU DAN TUHAMU.

Pertanyaan ini membuat bahan pikiran setiap hari oleh isa almasih..mengapa sebab setiap kali Tuhan mengabulkan permintaanya berupa Doa mustajabnya..memohon agar diberikan makanan dan kenikmatan dari langit..kemudian Allah kabulkan..setelah itu lantas Alah mengulangi lagi pertanyaan serupa…di atas,

berkali kali kali mulai dari doa menyembuhkan penyakit buta,doa menghidupkan org mati,memintakan makanan turun dari langit…ini sdh merupakan suatu tanda bahwa apakah kelak sepeninggalnya isa almasih ,murid murid dan pengikutnya akan berpaling dari ajaranya..?

@ini kisah rencana penangkapan dan rencana pembunuhan terhadap isa almasih…atas musyawarah majelis sanhadirun bersama kaisar roma.bahwasanya ajaran isa almasih hanyalah sihir belaka…maka pendeta pendeta yahudi yang berkomplot dengan pihak kerajaan untuk memperoleh kekayaan semata dan kemakmuran duniwi semata maka dikumpulkanyalah pendeta dan majelis sanhadirun untuk merencanakan pembunuhanya.

“injil mata: mengatakan, isa ditangkap dan majelis sanhadirun memutuskan bahwa isa harus dibunuh,kemudian para anggota majelis yg terdiri dari kepala kepala pendeta para tokoh itu menghina,meludahinya,memukulinya mengejek seraya melakukan perbuatan aniaya terhada isa almasih,bahkan tradisi yang biasa dipergunakan untuk menghukum manusia berupa pencambukan seraya berkeliling dan diarak agar seluruh kota menyaksikan inijl mata :26-28

dimana anda bisa katakan bahwa ini nubuatan Allah dengan dakwah penebusan dosa/penyelamatan yesus..?

kami islam sangat terpukul dan sangat terluka disaat islam membela dan meluruskan anggapan macam itu,bahwa yesus disalib untuk penebusan dosa bani israel, ini adalah suatu fakta apa yang dipertanyakan akankah para pengikut yesus itu tetap setia sepeninggalnya nanti..?setia pada ajaranya..bukan ajaran lain yaitu tunduk kepada Allah..bukan pula menuhankannya.

memang ada tidak banyak yang tetap mengimani yesus sebagai rassul Allah ..itupun bila bertemu dengan muhamad mereka manaruh hormat yang setinggi tingginya..bahkan tidak sedikit rahib rahib yang setia teguh dengan taurot kembali keajaran Allah dan masuk islam..sepeerti abu hurairah…

kemudian ini saksi kalimat…saya dapatkan dari kisah nabi isa almasih ” selama ini kita mengetahui bila umat kristian meyakini bila yesus mewariskan kedamaian dan kesejahteraan setelah disalib.

“Almasih berkata: JANGANLAH ENGKAU MENGIRA BAHWA AKU DATANG MEMBAWA KEDAMAIAN DIBUMI. AKU DATANG BUKANN HANYA MEMBAWA KEDAMAIAN TETAPI AKU DATANG UNTUK MENJADIKAN SEORANG ANAK YANG BERBEDA DENGAN AYAHNYA DAN SEORANG PEREMPUAN YANG BERBEDA DENGAN IBUNYA, SEHINGGA MUSUH SESEORANG JUSTRU TERDAPAT PADA KELUARGANYA, MAKA BARANG SIAPA YANG MENCINTAI IBU DAN BAPAKNYA ME LEBIHI KECINTAANNYA DARI PADA AKU MAKA JANGAN IKUTI AKU.

Maksudnya dengan datangnya Isa almasih ini dalam menyiarkan ajaran Allah kelak akan membuahkan perselisihan diantara kaumnya..mengepa demikian..sdh dari jaman nabi MUSA,DAWUD,ZAKARIYA DAN YAHYA.. kaum bani israel dan kawanya yahudi itu adalah suatu kaum yang belum beriman sepenuhnya kepada kitab suci dan kepada sang penciptanya…adapun taurot .itu bisa diterima apabila tidak memberatkan mereka.. jadi ada bagian bagian ayat taurot itu yang dipisah pisahkan..bahkan di musnahkan…demi kepentingan pemerintahan.Dimana ayat ayat yang berisikan aturan hidup..maka ayat itu dirampas dan dimusnahkan..masalah aturan hidup yang berwenang adalah pihak kerajaan,sedangkan ayat ayat yang berbau ritual dan budaya di pegang dan disimpan ..nah ini bukti dari ketidak beresan…bangsa bangsa israel dann yahudi.

Posisi islam disaat itu memang dalam keadaan netral dan syah syah saja menyebarkan agama islam…karena berita tsb belum sampai ke telinga bangsa bangsa roma..dan persia..namun lama kelamaan islamnpun takn luput dari incaranya,ancamanya.. aneh dan ini fakta…semuaaa ajaran ajaran baru yang kira kira bertentangan dengan kehendak hati yahudi dan israel ..Diperangi…seolah olah Tuhan itu hanya milik bangsa yahudi saja…Tuhan yang mana…????

Bayangkan nabi Yahya kepalanya dipenggal hanya gara gara urusuan spele macam itu..urusan cinta…masya Allah cuma urusan cinta seorang nabi terpaksa terbunuh macam itu…masalahnya apa sepele..dilarang mengwini wanita yang masih satu saudara ini pun kelanjutan dari hukum taurot dan sebagai seorang Nabi yang sdh jelas meneruskan cita cita ajaran terdahulunya kan..?eee gak taunya dibunuh..dengan cara itu…

@suatu keanehan tapi nyata”sihir,.tahayul.mimpi, tapi NYATA…saya dapatkan lagi nih

umat kristian menyanggah,tidak menerima bahwa isa almasih pernah mengatakan bahwa ada nabi sebagai penerus ajaran ALLAH sesudah mangkatnya…oke saya buka nih sekarang..

“ISA ALMASIH BERKATA” :

HAI BAnI ISRAEL!!SESUNGGUHNYA AKU ADALAH UTUSAN ALLAH KEPADAMU,MMEMBENARKAN KITAB YG PERTAMA SEBELUMKU,YAITU TAURAT DAN MEMBERI KHABAR AKAN DATANGNYA SEORANG ROSUL YG AKAN DATANG SESUDAHKU,YANG BERNAMA AHMAD,MAKA KETIKA ISA DATANG KEPADA MEREKA(KAUM BANI ISRAEL) DENGAN MEMBAWA BUKTI BUKTI DAN CIRI CIRINYA ,MEREKA BERKATA I”INI ADALAH SIHIR YANG NYATA”

Lihat kalimat yang terakhir”INI ADALAH SIHIR YANG NYATA”

apa maknaya ..?orang kristian dalam buku pembelaan bibelnya dan dalam buku sanggahanya.answering answering islam..terdapat usaha penyelewengan ramalan ramalan…mereka para tokoh tokoh pendeta yahudi berjuang keras..bagaimana supaya ramalan ramalan itu tak akan terwujud…

saya sdh dapatkan bacaan tentang ramalan ramalan yang ada di alkitab maupun bible..disana saya baca tidak ada cerita bahwasanya sesudah mangkatnya musa maupun isa ..akan ada nabi atau rasul…bacaan itu ternya ada juga di blog ini..

Tetapi Allah maha mengetahui dari segala rencana manusia…bahkan penyelewengan penyelewengan sudah di firasatkan sejak Isa almasih masih hidup dan sering kali Tuhan menanyakanya…”HAI ISA ALMASIH PUTRA MARYAM.! ADAKAH KAMU MENGATAKAN KEPADA MEREKA JADIKANLAH AKU DAN IBUKU MENJADI TUHAN SELAIN ALLAH?

saya telah membacanya sampai tuntas satu malam full terutama menngupas” MANUSIA YAHUDI DAN ISRAEL”

Maaf sdr sdr .. saya tidak bisa meluangkan dalam bentuk seperti yg telah saya baca semalam suntuk…terlalu sadis dan panjang sekali riwayat dan derita para utusa utusan Allah…anda bisa baca di media online ini..cukup ketik saia di kolom drowser…KISA PARA NABI DAN ROSUL enter…semua akan bermunculan…bahkan kalau mau lebih lengkap hingga pengungkapan mantan mantan rahib abat pertama dan masehi anda tinggal ketik rahib pramasehi dan pendeta masehi enter

sungguh luar biasa jarak antara jaman Isa almasih ke jaman Muhamad ..ratusan tahun..bisa terungkap dan terbukti…disaat mereka berkata INI ADALAH SIHIR YANG NYATA”

YA INILAH NYATA ..Lahirlah seorang anak yatim..Muhamad Saw..rasul dan nabi yang terakhir…yang di janjikan…denga kata kata “inilah sihir yang nyata”

jadi sebelum datang islam…musa sdh memberikan sinyal…kemudian dijaman Isa justru lebih jelas …bahkan disebut dengan ciri cirinya….karena penyimpangan penyimpangan yang dilakukan bani israel dan kawanya yahudi ..inilah sehingga cuilan cuilan kitab taurat hilang …dan kalimat kalimatnya tidak jujur sesuai dangan asli perkaranya..disaat dunia menuntut sebuah pembuktian dan sebuah kebenaran…mereka kebingungan..mencari cari bukti bukti lama itu…sekarang kan abad modern,abad keterbukaan,abad hak asasi mencari kebenaran…maka buktikan kebenaran itu dengan sejarah dan fakta…

Jelaslah sudah bahwa ajaran ajaran Allah telah diselewengkan..meskipun mereka berusaha meluruskanya lagi ..namun tetap pincang karena ayat ayatnya sdh banyak yang dibuang..sdh banyak yang di simpan..dan hilang…entah kemana…MANUSIA MEMILIKI SIFAT BURUK YAITU MUDAH MELUPAKAN.bukan lupa tapi melupakan…contoh nyata:

disaat Yesus memohon doa agar Allah mau mernurunkan kenikmatan dari langit berupa makanan dan hidangan buat para pengikut dan murid2nya..sebagai keinginan tanda bukti bahwa Tuhan itu maha pemberi yang patut disembah…

tapi imbal baliknya apa..?cuma nuntuttt doang..cuma mintaaaa doang…sujudnya dan doanya gak ada..cuma yesusss saja yang berdoa….dan peristiwa penting macam itu dengan mudah terlewatkan ditelan waktu…padahal itu mujizat langsung…masya Allah…ini manusia sdh terlalu…

mas Dewo renungkanlah mas…Tuhan itu tidak dapat di andai andaikan,di seperti sepertikan, di umpama umpamakan,

Tuhan itu satu tutututuuu ..gak ada lain selain Dia…jangan ada sedikit niatpun untuk menyama nyamakan, ataupun mengang beranggap seha-halnya,semi- misalnya,sebaik baiknya pujian..Sungguh dasyat kebohongan yahudi dan bani israel ini..sungguh luar biasa
hingga detik ini…yahudi tetap memerangi kaum kaum yang beriman…tidak kritian,muslim semuanya terkena dampak peperanganya…ini faktaaa fakta mass…cobalah serukan kepada junjungn junjungan mu di kampus atau di gereja gereja…hentikanlah peperangan…sebenarnya anda anda itu tau maksud dari pada itu..tetapi anda anda diam sama seperti pendeta pendeta yahudi dijaman dahulu…

berbahaya sekali buat anak cucu kita kalau tidak dari sekarang ini harus segera tinggalkan ajaran yahudi…kita boleh beriman dan mengimani yesus sebagai utusan(rasull) Allah dengan etikat baik bukan mengubah ubah ataupun menambah nambah ajaran selain apa yang di ajarkanya…terpenting adalah ajaran disaat yesus masih hidup..bukan ajaran sesuadah yesus mangkat…

menambah nambah : memuji yesus sebagai anak Allah, memuji maryam sebagai Ibunda Allah. mengangkat pedeta pendeta menjadi rasul….lukas,markus,mathius,phaulus, mereka bukan apa apa.. yang berhak mengangkat sesorang menjadi nabi hanya Allah bukan juga rasul apalagi manusia mansia modern…

kita punya akal dan budi…punya waktu dan uang..kita amalan dan keyakinan…tetapi kita tidak merasakan apakah kita sdh berusaha menyatakan kebenaran kepada Allah..?

mungkin selama ini kita menyatakan kebenaran kepada pimpinan kita masing masing…pemimpin dunia…mimpi.hebat hebat hebattttttttttt Allah maha pemberi pelajaran …nyata dan otentik…Alquran ..adalah kalimat Allah…pengungkap kebenaran…pembongkar kebathilan…saat ini para ahli arkeologi melaksanakan tugasnya denga membawa Quran…karena yang dikandung dlm quran ada kisah kisah dan reruntuhan prasejarah yang belum tergali…aneh tidak cukupkah dengan injil,tauraot..? kenapa quran yang menjadi petunjuk untuk bahan bahan penelitian..alam..?

semuanya terungkap jelaslah sdh….AllahuAkkbar….Ya Allah ampunilah saudara saudaraku ini yang seang mencari jati diri..berikanlah petunjukMu agar sdr sdr ku ini mau kembali kejalanMu yang Kau ridhoi seperti apa yang telah Para rasulMu perjuangkan.

mohon maaf saya tak sampai hati menyampaikanya..ini kisah nyata…bukan rekayasa….saya tidak ingin ada yang tersinggung silahkan, islam tidak memaksakan siapa siapa untuk memeluknya kecuali hidayahNya sajalah..yang kita harapkan

mohon maaf…salam..

berikutnya akan saya tampilkan tentang siapakah yang sebenarnya disalib….

dalam blog ini sdh saya baca..tapi hasilnya belum bisa di terima..karena kisah hidup ybs tidk jelas ..mari kita cari di dalam balai pustaka mesir..dan almaqdistn insya Allah saya da[patkan siapa yng sebenarnya di salib…

mengapa dia berucap” eli eli lama sabakthani”
ini ucapan siapa ..?mari kita cari bersama

Sdr Dewo terkasih,

Saya membaca komentar komentar anda :
============================================
Yang sangat disayangkan justru Alquran yang disinyalir banyak mengadopsi cerita Yesus dari kitab apokrif. Contohnya adalah seperti yang telah Anda tuliskan, yaitu menghidupkan burung dari tanah liat. Saya rasa, secara logika, Yesus tidak akan mengadakan sihir seperti itu karena tidak ada manfaatnya sama sekali. Kalau Anda jeli, semua mujizat yang Yesus lakukan yang tertulis di Alkitab, semuanya membawa kebaikan bagi manusia alias tidak sekedar pamer belaka.
============================================
Dari komentar anda diatas seolah-olah anda mengatakan bahwa Alquran adalah Jiplakan dari Alkitab? Anda salah besar sdr-ku.
Alquran diturunkan pada abad ke tujuh masehi. Disampaikan oleh seorang Nabi yang buta huruf. Seorang yang tidak dapat membaca dan menulis.
Seorang yang tidak dapat menulis namanya sendiri.

Izinkan Thomas Carlyle memberikan kesaksian sehubungan kualitas pendidikan Muhammad:

“Satu keadaan lain yang tidak boleh dilupakan: bahwa ia tidak mempunyai pengetahuan sekolah; dari segala sesuatu yang kita sebut pengetahuan sekolah tidak sama sekali”

Selain itu penulis (Tuhan Yang Maha Kuasa) sendiri memberikan kesaksian atas kejujuran Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam yang menyatakan bahwa ia tidak akan pernah dapat mengubah isi Al-Qur’an; ia tidak mungkin menjadi penulisnya:

“Dan, kamu tidak pernah membaca sebelumnya (Al-Qur’an) sesuatu Kitab pun dan kamu tidak (pernah) menulis suatu kitab dengan tangan kananmu; andaikata (kamu pernah membaca dan menulis), benar benar ragulah orang yang mengingkari (mu).” (QS. Al-’Ankabuut: 48).

Dan inilah pernyataan Allah tentang Alquran tsb dalam firmannya:

a. “Tidaklah mungkin Al-Qur’an ini dibuat oleh selain Allah.(QS. Yunus: 37).

b. “Katakanlah, ‘Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa Al-Qur’an ini, niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan dia, sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu bagi sebagian yang lain’…” (QS. Al-Israa’: 88)

c. “Atau (patutkah) mereka mengatakan, ‘Muhammad membuat-buatnya.’ Katakanlah, ‘(Kalau benar yang kamu katakan itu) maka cobalah datangkan sebuah surat seumpamanya dan panggillah siapa-siapa yang dapat kamu panggil (untuk membuatnya) selain Allah, jika kamu orang-orang yangbenar’…” (QS. Yunus: 38).

d. “Dan, jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al-Qur’an yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Mu-hammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al-Qur’an itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang yang benar. Maka jika kamu tidak dapat membuat(nya) dan pasti kamu tidak akan dapat membuat(nya), peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu; yang disediakan bagi orang orang kafir.” (QS. Al–Baqarah: 23-24).

Kalaulah memang anda tetap ngotot bahwa Alquran adalah jiplakan dari Alkitab, bisa anda jelaskan kapan pertama kali dicetak Alkitab berbahasa arab? Agar bisa dijiplak oleh seorang Muhammad?

Saya malah akan membalikkan pertanyaan ini kepada anda sdr-ku Dewo… tentang Plagiarisme dalam Alkitab.
Dapatkah anda menjelaskan kepada saya perihal dua bab yang terdapat dalam Alkitab dibawah ini?

Yesaya 37 dan 2 Raja raja 19

Apakah Tuhan Yang Maha Kuasa lupa sehingga mendiktekan cerita yang sama dua kali!?
Tangan manusia, semuanya terlalu manusiawi, memainkan kerusakan terhadap yang dinamakan Firman Tuhan ini –Injil. Meski demikian, para penginjil memaksa bahwa setiap kata, koma dan titik dari Injil adalah Firman Tuhan!”
Semoga kembali menjadi bahan renungan dan pemikiran.

wassalam

Sdr. Ahmad, Ferry

Salam, maaf baru muncul lagi.
Ada beberapa tanggapan saya:
@Ferry
Ada beberapa pertanyaan tentang iman:
1. Pertanyaan ttg Tritunggal, umat protestan juga percaya bahwa Allah dinyatakan dalam tiga pribadi: Bapa, Anak dan Roh Kudus. Tidak ada perbedaan mengenai hal tersebut.
2. Misi Yesus ke dunia: “untuk menyatakan Kasih Tuhan dan menyelamatkan manusia” dan bukan membuat agama, membuat kitab Injil atau membuat aturan-aturan.
3. Iman Kristen, menurut saya adalah sulit dijangkau oleh logika/akal. Contohnya seperti posting #148. Menurut saya perang Salib adalah kesalahan paling besar dari Gereja saat itu. Akan tetapi kalau penyebabnya kita harus lihat lagi sejarahnya, bukan Gereja yang memulai.
4. Saya sendiri juga yakin, bahwa ada kemungkinan Yesus bukan lahir pada tanggal 25 Desember. Tetapi untuk apa memasalahkan hal tersebut? Peringatan Natal adalah untuk mengingatkan bahwa Yesus telah lahir dan misinya Ia lahir.

@Ahmad,
1. Mohon maaf karena saya bukan ahli sejarah Gereja, tetapi saya yakin karena banyak Kitab-kitab yang ada saat itu, maka Gereja perlu untuk melakukan diskusi (pada konsili mana saya tidak terlalu tahu persis) untuk memuat kitab-kitab dengan pertimbangan-pertimbangan (diantaranya: kesesuaian dengan sejarah, misalnya: Thomas pasti akan menulis di tahun < 100 M atau pertimbangan ajaran/akidah). Hal ini mungkin tidak terlalu jauh dengan cara Quran dicompile pada masa Abu Bakar atau Uthman (Ada informasi?).
2. Membaca surat anda untuk Dewo, secara pemahaman akal/logika (bukan iman) maka spekulasi sbb adalah masuk akal: bahwa hasil diskusi dengan orang-orang Yahudi serta orang Kristen serta banyak peristiwa yang terjadi membuat inspirasi bagi ayat-ayat Quran yang keluar. Jaminan keaslian yang ada pada isi Quran itu sendiri menjadi sulit karena seperti barang palsu sekalipun akan berlabelkan asli.
3. Mengenai plagiarisme Alkitab: yang saya paham tentang Alkitab adalah isinya tidak melulu yang disampaikan oleh Allah secara langsung. Ada kata-kata (dialog) manusia, iblis. Ada doa, kata-kata pujian dari manusia untuk Tuhan dll. Alkitab ditulis dalam ribuan tahun oleh puluhan orang.
Yesus tidak menyuruh orang menulis Injil, Yesus mengatakan karena murid-muridnya telah mendengar kabar baik (Injil) maka sampaikanlah kepada yang lain (baik tertulis, lisan, terutama dengan perbuatan).

Salam sejahtera,
Peace

Sdr ku Peace,

saya memahami maksud anda pada postingan diatas.
kalau begitu jelas bahwa ada perbedaan persepsi antara umat islam dan kristen tentang pemahaman pada masing masing kitab sucinya.
umat islam meyakini bahwa isi Alquran adalah kalam Allah, yang diwahyukan melalui perantara malaikat Jibril (gabriel) kepada Muhammad utusannya di bumi ini.
maka isinya di jamin oleh Allah dan tidak ada pertentangan di dalamnya.
mohon maaf apabila ada penyampaian saya yg salah.
semoga perbedaan ini menjadi keragaman yg indah dalam pergaulan kita sehari hari dan semakin menambah pengetahuan. Dengan bertambahnya pengetahuan semoga semakin mendekatkan kita kepada kebenaran

wassalam

Sdr ku Peace,
sedikit memberi masukan atas statement anda sbb:
============================================
Yesus tidak menyuruh orang menulis Injil, Yesus mengatakan karena murid-muridnya telah mendengar kabar baik (Injil) maka sampaikanlah kepada yang lain (baik tertulis, lisan, terutama dengan perbuatan).
============================================
kalau begitu lakukanlah semua perintah Yesus seperti yg di kabarkan didalam Injil tsb. carilah mana yg sebenarnya ucapan Yesus, kalau anda ragu spt uraian anda diatas, cobalah baca Injil “The Five Gospels” yang diterbitkan oleh Harper San Fransisco. yg dicetak MERAH itulah yg diyakini sbg ucapan Yesus, menurut seminar tsb.
semoga anda menemukan kebenaran.

wassalam

@ Peace,

Iman adalah pegangan hidup, peace saudaraku engkau telah memiliki pegangan hidupmu, begitupula aku dan saudaraku seiman, jadi memang diskusi kita bukan untuk mempertemukan iman kita, tetapi hanya sekedar sharing informasi sehingga kita bisa mengerti masing – masing tanpa saling curiga yang tidak mendasar.

Seperti saudaraku ahmad jabarkan, konsep kitab suci yang kita miliki berbeda, AL-QUR’AN menurut iman ISLAM adalah kumpulan firman ALLAH yang diucapkan malaikat Jibril kepada nabi Muhammad dan tidak ada perkataan orang lain didalamnya, adapaun ucapan – ucapan nabi Musa atau yang lainya adalah firman ALLAH yang menceritakan kejadian – kejadian yang tidak dialami Nabi Muhammad yang diceritakan melalui malaikat Jibril kepada beliau.

ISLAM adalah ajaran logis yang masuk akal, ada kasih disana tetapi juga ada qisas dan pemberian ma’af adalah yang utama. Ada toleransi beragama didalamnya tetapi akidah lebih utama sehingga toleransi berjalan selama akidah tidak dibelenggu. Ada perintah berdamai tetapi juga ada perintah untuk berperang apabila ummat ISLAM diperangi karena keimananya.

Kasih bagian dari iman ISLAM tetapi bukan inti iman ISLAM, sehingga kami bisa katakan perang salib dahulu kala tidak bertentangan dengan ajaran ISLAM.

Salam Damai.

Salam sejahtera,

@ Sdr. Ahmad, trimakasih atas info yg diberikan. Saya memang senang membaca apapun, dan bila ada kesempatan saya akan membacanya.

@ Sdr. Ferry dan juga Sdr. Ahmad,
Saya setuju dengan pendapat anda bahwa ajaran Islam lebih masuk akal. Mohon maaf, tetapi pendapat saya tidak semua yang lebih masuk akal adalah lebih benar. Bahwa, hal2 yang anda jelaskan (yang masuk akal) tidak memerlukan agama, untuk membuat seseorang melakukan hal-hal yang demikian. Hanya butuh naluri dan tradisi normal, misalnya: berbuat baik kepada orang lain, kalau ada yang menyakiti kita balas, membantu orang yang lebih lemah, memerangi orang bila ada yang memerangi, dll. Misalnya, di daerah terisolir atau terpencil yang tidak mengenal agama, sampai sekarang orang-orangnya masih hidup membentuk komunitas yang menandai bahwa mereka survive hidup selama ribuan tahun. Kalau naluri normal kita adalah membunuh pasti sudah habis. Adalah sangat normal kalau kita mengasihi teman kita. Yang perlu diajarkan adalah untuk mengasihi musuh kita.

Satu lagi mengenai masuk akal, ahli agama manapun menurut saya belum dapat memberikan jawaban (yang masuk akal/logika) pada pertanyaan-pertanyaan sederhana sbb (mirip posting no. 8):
1. Mengapa Tuhan menguji Adam, padahal Ia Mahatahu bahwa manusia lemah
2. Mengapa Tuhan menciptakan iblis (dalam Kristen: mengijinkan malaikat berkhianat menjadi jahat)
3. Lebih mendasar lagi, mengapa Tuhan menciptakan Manusia dan Alam Semesta, apakah Ia kesepian?

Saya kira agama tidak menjelaskan secara “masuk akal”. Demikian pertanyaan tentang Allah Tritunggal adalah masuk dalam kategori ini.

Salam sejahtera,
Peace

@Dear Larashati (#204),

Mas mas Dewo..seharian penuh semalam saya baca sebuah cerita kisah para nabi… dan saya telah mendapatkan pendekatan mengenai taurot sampai kepada penyalipan Isa almasih…

Anda membacanya dari buku apa? Lebih baik jika Anda membaca Alkitab.

@ bahwa penyalipan yesus telah dinubuatkan oleh Allah tertera dalam kitab perjanjian lama..?
tidak benar….mohon mas dewo cari sendiri…kalau ada …tunjukan kalimatnya…(saya sdh baca kisahnya tapi saya mau mas dewo dulu yang buktikan bunyi ayatnya).

Penyaliban Yesus sudah dinubuatkan di perjanjian lama, yaitu di: Mazmur 22:1-32. Tentang hal ini telah saya tuliskan secara khusus di:
Eloi, Eloi, lama sabakhtani?”
Banyak lagi nubuatan tentang penyaliban dan kesengsaran dan penebusan oleh Yesus. Silakan baca-baca lagi artikel2 di blog ini.

@Kitab taurot yang dianut oleh agama yahudi telah ditentang apabila ajaran dan wahyunya tidak sesuai dengan kehendak hati mereka..jadi ada bebrapa isi alkitab yang sengaja mereka buang atau sobek apabila ada ayat yang tidak sesuai engan kehendak hati..jadi isi kitab sdh ada yang tercerai berai.inilah kelakuan yahudi dan turunan bani israel…dst dst sampai penyelewengan penyelwenganya…

Tidak ada yang terbuang dari Kitab Taurat. Anda (dan ustad) saja yang menuduhnya demikian.

@awal mulanya tafsiran firasat allah bahwa kelak umat umat Isa amasih akan melupakan mukjizat dan penyelewengan akan terbukti.

Para murid/pengikut Yesus tidak akan melupakan Yesus. Anda juga tidak akan melupakan-Nya kan?

maaf mas dewo saya tidak menceritakan hasil temuan saya kemaren seharian penuh mengupas sejarah dan riwayat hidup silsilah keluarga ISA ALMASIH YANG BERMULA DARI RIWAYAT MARYAM YANG DIASUH OLEH ZAKARIYA SAMPAI KEPADA LAHIRNYA ISA ALMASIH
YANG DIBABTIS OLEH SAUDARA ANGKATNYA YAITU YAHYA…MAKA DIJULUKI YAHYA SANG PEMBABTIS..

Hihihi… ceritakan saja. Di Alkitab tentang Nabi Zakaria dan Yohanes diceritakan juga kok. Tidak usah sungkan.

@INI BUNYI FIRASAT ITU: AL MAIDAH 116-117

Hahaha… Yesus memang tidak menuhankan Maria (bunda-Nya). Demikian juga dengan umat Katolik/Kristen sejati.

Pertanyaan ini membuat bahan pikiran setiap hari oleh isa almasih..mengapa sebab setiap kali Tuhan mengabulkan permintaanya berupa Doa mustajabnya..memohon agar diberikan makanan dan kenikmatan dari langit..kemudian Allah kabulkan..setelah itu lantas Alah mengulangi lagi pertanyaan serupa…di atas,

Hihihi…
Dari sini sebenarnya Anda tahu dan menyadari bahwa hubungan Allah dengan Yesus sangat dekat sehingga Allah dan Yesus dapat berdialog secara langsung, bagaikan Bapa dengan Anak-Nya. Tidak perlu pakai malaikat. Tidak perlu lewat mimpi. Tidak perlu pakai kesurupan/ayan. Allah langsung berdialog dengan Yesus.

berkali kali kali mulai dari doa menyembuhkan penyakit buta,doa menghidupkan org mati,memintakan makanan turun dari langit…ini sdh merupakan suatu tanda bahwa apakah kelak sepeninggalnya isa almasih ,murid murid dan pengikutnya akan berpaling dari ajaranya..?

Murid-murid Yesus tidak berpaling dari Yesus kok, demikian pula dengan saya. Tenang saja, tidak usah khawatir.

dimana anda bisa katakan bahwa ini nubuatan Allah dengan dakwah penebusan dosa/penyelamatan yesus..?

Betul kok kalau itu semua sudah dinubuatkan. Tidak percaya? Silakan baca di Kitab Perjanjian Lama. Berikut adalah daftar ayat yang menubuatkannya yang ada di Perjanjian Lama:

- Ditolak dan disakiti oleh rakyat-Nya sendiri: Yesaya 53:3
- Dikhianati: Mazmur 41:10
- Dijual seharga 30 keping perak: Zakharia 11:12
- Difitnah: Mazmur 35:11
- Diam dalam tuduhan: Yesaya 53:7
- Diludahi dan dipukul: Yesaya 50:6
- Dibenci tanpa alasan: Mazmur 35:19
- Pengorbanan total: Yesaya 53:5
- Disalibkan bersama orang berdosa: Yesaya 53:11
- Tangan dan kaki yang ditikam: Zakaria 12:10
- Dihina dan direndahkan: Mazmur 22:8-9
- Diberi anggur asam bercampur empedu saat di salib: Mazmur 69:22
- Mendoakan musuh saat di salib: Mazmur 109:4
- Jubah-Nya diundi: Mazmur 22:18-19
- Tak ada tulang yang dipatahkan: Mazmur 34:21
- Lambung-Nya ditikam: Zakaria 12:10
- Dikuburkan bersama dengan orang kaya: Yesaya 53:9
- Dibangkitkan dari kematian: Mazmur 16:10
- Naik ke sorga: Mazmur 68:19.

Wah, rupanya saya sudah menuliskan banyak sekali. Semoga Anda berkenan membacanya.

Sisanya tidak usah saya jawab ya? Anda pelajari dulu jawaban ini. Kalau perlu dibuktikan di Alkitab.

Salam damai sejahtera.

@Dear Ahmad (#205),

Dari komentar anda diatas seolah-olah anda mengatakan bahwa Alquran adalah Jiplakan dari Alkitab? Anda salah besar sdr-ku.

Saya tidak menyebutkan “jiplakan” kok. Tetapi “mengadopsi.” Justru karena beberapa yang ada di AQ sudah ada di kitab apokrif.

Iya, saya tahu kalau nabinya buta huruf. Lantas yang menulis AQ siapa dong? Bukan manusiakah?

Salam.

Sdr. Ahmad,
Salam,
Tentang komentar anda:

“maka isinya (Quran) di jamin oleh Allah dan tidak ada pertentangan di dalamnya.
mohon maaf apabila ada penyampaian saya yg salah”.

Saya tidak dapat menyetujuinya karena manusia pasti akan mempertentangkan pernyataan apapun (termasuk Quran). Buktinya kan banyak juga aliran dalam agama Islam?

Damai bagi anda.
Peace.

sdr Peace,

nabi Muhammad buta huruf, beliau di diktekan oleh malaikat Jibril isi Alquran tsb kemudian Muhammad menyuruh orang lain menuliskannya kembali. begitu lho

maksudnya tidak ada pertentangan adalah :
di dalam isi Alquran itu yang tidak terdapat pertentangan.
tidak ada hubungannya dengan berbagai aliran dalam Islam itu sendiri.

kenapa isi Alquran mirip dgn Injil Apokrif…?
analisa saya nih ya.., Karena berasal dari Tuhan yang sama.
dan Injil Apokrif itu ditulis oleh orang yg dekat dgn Yesus.
sedangkan cerita mengenai Yesus di Alquran adalah firman ALLAH yang menceritakan kejadian – kejadian yang tidak dialami Nabi Muhammad yang diceritakan melalui malaikat Jibril kepada beliau.

untuk sdr Peace saya kira cukup paham yaah

wassalam

Dear Mas Dewo

rasanya komentar saya yg lain belum anda beri tanggapan nih
yaitu #199 dan #205 (Yesaya 37 dan 2 Raja raja 19), juga postingan postingan lain sebelumnya.

wassalam

@Dear Ahmad (#215),

rasanya komentar saya yg lain belum anda beri tanggapan nih
yaitu #199 dan #205 (Yesaya 37 dan 2 Raja raja 19), juga postingan postingan lain sebelumnya.

Oh iya kelewatan. Akan saya coba jawab #199 dulu.

saya belum puas mengenai ulasan anda tentang Injil injil Apokrif tersebut, siapa yang mengatakan Injil tersebut Bid’ah/sesat? padahal banyak kebenaran terdapat dalam Injil tersebut. bukankah Petrus adalah Murid langsung Yesus?
yang menjadi saksi Yesus menyiarkan ajaran Allah.

Kitab2 tersebut memang bidaah karena tidak memenuhi kriteria baik secara historis, geografis, dll. Sedangkan kitab2 itu bukan ditulis oleh Petrus murid Yesus. Kitab yang ditulis dan mengisahkan Petrus (yang benar-benar murid Yesus) tertulis di Kisah Para Rasul dan beberapa surat yang dikirim oleh Petrus untuk para jemaat.

Saya harap anda sudah membaca “The Jesus Family Tomb” seperti pada ulasan saya sebelum ini. Seandainya penemuan dan penelitian tersebut benar bagaimana komentar anda sdr-ku Dewo?

Sungguh aneh jika Anda lebih percaya fiksi daripada Alkitab itu sendiri. Mengapa Anda tidak membaca Alkitab? Isinya lebih bagus dari pada buku yang Anda rekomendasikan itu.

Berarti Injil Maria yang selama ini dianggap sesat justru kebalikannya bukan? tidak mungkin seseorang tidak dapat menceritakan secara detail mengenai ajaran yg dibawa “pasangan hidup” nya.

Maria dan Yesus sendiri tidak pernah meninggalkan buku atau pun kitab. Yang menuliskan semua kitab adalah para murid-Nya.

saya justru heran, kenapa Injil yg ditulis oleh orang-orang dekat Yesus justru dianggap sesat, malah Injil yang ditulis oleh orang-orang yg tidak dekat, tidak termasuk 12 murid pilihan Yesus, malah ada yg tidak pernah bertemu Yesus justru dianggap benar? atas perintah siapa ini?

Sekali lagi, Bunda Maria tidak menuliskan kitab apa pun. Para murid Yesus yang menuliskannya.

oh ya saya teringat ulasan anda yang menyatakan bahwa ajaran Yesus tidak bertolak belakang dengan ajaran Paulus?
Yesus beribadat tidak hanya pada hari Sabat?
bisa anda buktikan? tolong lengkap dengan ayat dalam Alkitab. karena darisitu lah kita berpedoman kalau sedang membahas mengenai keimanan dalam Kristen.

Pernyataan Anda terbalik. Yang benar adalah: “Ajaran Paulus tidak bertolak belakang dengan ajaran Yesus.” Tentu saja begitu karena Paulus itu menjabarkan lebih detail tentang ajaran Yesus.

“Ketika aku mengutus kamu dengan tiada membawa pundi-pundi, bekal dan kasut, adakah kamu kekurangan apa-apa?”Jawab mereka, ‘Suatu pun tidak’. Katanya kepada mereka, ‘Tetapi sekarang ini, siapa yang mempunyai pundi-pundi, hendaklah ia membawanya, demikian juga yang mempunyai bekal; dan barangsiapa yang tidak mempunyainya hendaknya dia menjual jubahnya dan membeli pedang’…” (Injil – Lukas 22: 35-36)

Yesus menubuatkan apa yang akan terjadi selanjutnya sesuai dengan apa yang akan digenapi dari nubuatan di Perjanjian Lama.

Jika ini adalah rencana Tuhan untuk suatu pengorbanan diri bagi menebus dosa umat manusia, maka jelaslah bahwa Tuhan telah salah memilih korban. Calon yang dipilih ini sangat enggan untuk mati.

Anda salah. Yesus melihat betapa begitu menderita-Nya Beliau selama prosesi penyaliban. Ini tentu menyedihkan hati-Nya. Bukankah Yesus memiliki KASIH yang sempurna? Betapa menyedihkannya melihat para musuh-Nya menghujat dan menganiaya diri-Nya.

Tetapi jangan khawatir, Yesus rela menderita demi menggenapi semuanya itu dan dengan demikian menyelamatkan umat manusia (termasuk Anda).

Allah tidak salah korban. Justru Yesus menggenapi semua ketetapan Allah. Buktinya adalah:
- Apa yang terjadi pada Yesus telah dinubuatkan ratusan tahun sebelumnya.
- Pada hari ketiga Yesus bangkit. Ini adalah bentuk pemenuhan Allah akan Yesus Kristus.
- Pada hari ke-40 setelah kebangkitan Yesus diangkat ke surga. Bentuk kasih suci Allah kepada Yesus (Putera-Nya).

semoga dapat menjadi renungan kembali makna dari kutipan Alkitab diatas tersebut.

Jika saja Anda dapat memahami Alkitab dengan hati dan pikiran yang jernih dengan bimbingan Roh Kudus, maka Anda memahami betapa besar kasih Allah yang sebenarnya.

Salam damai sejahtera.

@ Peace,

Kalau boleh saya pinjam pertanyaan kaum liberal, “Kebenaran menurut siapa ?, kebenaran yang kita kenal diluar masalah iman adalah kebenaran mayoritas, seperti contoh ketika gereja percaya bahwa bumi bukan bulat maka yang benar adalah bumi bukan bulat, jika ada yang mengatakan bumi adalah bulat akan dihukum mati, begitu juga kebenaran hari ini adalah juga kebenaran mayoritas manusia yang hidup saat ini. Sementara kebenaran iman tentu berdasarkan iman yang dipegang tiap – tiap pemeluknya, kebenaran ummat ISLAM tentu berbeda dengan kebenaran umat kristiani tergantung seberapa dalam resapan iman yang dimiliki dan seberapa kuat ego mempertahankanya.

Akan halnya 3 pertanyaan anda sebut memang adalah misteri ilahi, yang ummat ISLAM yakini adalah semuanya kehendak ALLAH semata, ke-3 pertanyaan tersebut sebenarnya bisa diringkas menjadi satu pertanyaan yang juga tidak ada yang bisa menjawabnya :

“Seperti apakah wujud ALLAH sebenarnya ?”

Ummat ISLAM sangat mengagungkan ALLAH, tetapi kalau anda tanyakan perkara tersebut tidak ada yang bisa menjawabnya, sebab ummat ISLAM mengenal ALLAH tanpa berusaha mereka bentuknya, sementara ummat kristiani jika ditanya wujud Tuhan mungkin dengan mudah menjawab yang berjenggot dan berkumis dan memiliki pandangan yang teduh, merujuk kepada salah satu Tuhan yang dikenal dalam iman kristiani.

Menurut anda konsep tri tunggal masuk kedalam ranah 3 pertanyaan yang anda sebutkan ? kalau begitu banyak sekali yang masuk dalam ranah pertanyaan tersebut seperti :

- Kalau tri tunggal kenapa ada kata “Duduk disebelah kanan bapa ?” apakah akan selamanya dalam 3 ujud atau suatu saat bersatu ?

- Kenapa yang duduk disebelah kanan bapa hanya Yesus kemana perginya roh kudus ? apakah roh kudus sudah menyatu dengan bapa tetapi Yesus dipilih untuk duduk disebelah kanan bapa ?

- Kenapa peran roh kudus sedikit sekali diceritakan, dimana kebanyakan adalah peran Yesus dan bapa ?

- Kapan Roh kudus diciptakan bapa, sementara yesus jelas dilahirkan maria ?

dan banyak lagi pertanyaan yang masih menggantung.

Salam Damai.

@ Bro Dewo # 211,

Kenapa dikatakan bapa berdialog langsung dengan yesus bagaikan bapa dan anaknya, bukankah memang anaknya ??? tetapi merujuk kepada tri tunggal bukankah tiga tetapi satu yang intinya semua adalah Tuhan ? jadi kenapa mesti berdialog toh pada dasarnya satu ? bukankan ucapan yesus juga merupakan ucapan bapa ? kalau berdialog berarti bukan tunggal lagi dunk alias memang ada 2 pribadi atau tiga yaa kemala lagi yang satu ???

Dewo # 212

Bukan mengadopsi, tetapi menyempurnakan toh sumbernya sama dari ALLAH juga, tentu yang menulis juga manusia tetapi isinya bukan perkataan manusia.

Peace # 213

Pertentangan antara manusia pasti ada dan itu adalah kehendak ALLAH juga, selama manusia memiliki nafsu, selama iblis terus berusaha menyesatkan manusia, selama kiamat belum datang, perselisihan akan tetap ada. Yang tidak ada pertentanganya adalah firman dari ALLAH yaitu AL-QUR’AN yang dikitabkan, tiap – tiap ayatnya tidak ada pertentanganya, tidak ada yang mengatakan ayat nomer sekian dan nomer sekian palsu, tetapi yang dipertentangkan adalah tafsirnya itupun masih lebih kecil jumlahnya dari tafsir yang lebih terpercaya.

Salam Damai.

@ Sdr. Ahmad dan Ferry
Salam untuk anda,

Itulah yang saya sebutkan bahwa tidak semua dapat dipahami melalui akal/logika kita. Ketritunggalan Allah bagi iman Kristen adalah sama dengan ketiga pertanyaan saya posting #210, dan sama dengan pendapat (iman) anda: “Kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa”

Saya koreksi untuk Ferry, Allah Bapa tidak menciptakan Roh Kudus ataupun Yesus. Yesus adalah Firman Allah. Maksudnya: kami percaya Allah dan “Kata-kata (Firman) Allah” adalah sama, tidak pernah bertentangan. Iman Kristen percaya sejak awalnya telah ada dan demikian adanya. Bagaimana mungkin? Jawabannya sama lagi: (menurut iman) “Kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa”. Tidak ada yang dapat menerangkan secara logika (sama persis dengan keinginan menjawab secara logika ke3 pertanyaan #120).

Pertentangan tidak ada? Mungkin sebagian bisa lihat posting Malaysian di “TriTunggal Maha Kudus”. Bahkan disitu di sebutkan juga bahwa Yesus adalah Kalimat Allah. Ini tidak berarti saya setuju dengan cara Malaysian menjelaskan menurut saya tidak utuh (sepotong-sepotong).

Demikian damai bagi anda.
Peace.

@Ahmad dan Ferry
Maksud saya bukan #120 ttp #210
Salam,
Peace

@All

Saudara2 sekalian Mas Dewo itu udah Patok bangkrong, mati-hidup sama yang namanya alkitab siapa yg revisi dan apa hasil revisiannya pokoknya Mas Dewo itu “Manutan” (nurut) sama Petinggi2 di Roma jadi temen2 disini panjang lebar menjelaskan bahkan kalaupun kita jelaskan dengan AlkitabNya sendiri cuma satu senjata pamungkas terakhir yaitu “bacalah alkitab dengan roh kudus”.

Ada para ahli2 kitab (org nasrani juga) yg mengkaji dan membongkar bahwa ada banyak kesalahan pada Alkitab maka pasti tuduhannya mereka2lah yg salah.

Jadi Kesimpulannya temen2 udah taulah, bahwa kebenaran cuma milik mas Dewo sendiri menurut sudut pandang dia sendiri yg manut sama Orang Itali.

Tapi saya terkadang heran justru ketika diungkapkan apa yg sudah Yesus lakukan selama hidup justru tidak dilakukan atau tidak ditiru penganutnya dan dipandang sebelah mata, kalo dia adalah firman Tuhan harusnya umatnya niru dia, karena kalo itu Firman Tuhan tentunya tdk mengandung kesalahan.

Orang nasrani juga percaya bahwa ada nabi2 lain punya mukjijat dan keistimewaan seperti Nabi Ibrahim, Sulaiman, Luth, Musa, Daud, Nuh dll, tapi ini dianggap kecil sehingga kesombongan itu justru terjadi dikalangan pengikutnya yg mengklaim bahwa kehebatan DILUAR NALAR orang biasa itu cuma milik Yesus…!!! nah penyanjungan berlebih inilah sampai pada puncaknya yaitu DIA adalah TUHAN.

DAN MEREKAPUN PERCAYA bahwa dijaman para Nabi2 itu ada akibat dan hukuman bahwa bilamana mereka melakukan suatu pelanggaran akan ada siksaan dan balasan, contoh : Gempa dasyat jaman nabi Luth karena kelainan seks umatnya, ditenggelamkannya umat Nuh dan MATINYA Fir’aun ditangan Nabi Musa yg atas kehendak Tuhan LAUT BISA TERBELAH (Ajaib Gak…!!!) ini fakta sejarah “SIKSAAN TUHAN” yg ada di Alkitab bahkan di Alqur’an melalui kejadian yg tdk masuk akal, tapi kenapa ini gak jadi LANDASAN untuk BERPIKIR sehingga sekali lagi SANJUNGAN BERLEBIHAN TTG KASIH Terhadap YESUS membutakan fakta ini, para ahli yg bukan Islampun banyak mengakui bahwa Al-Qur’an banyak ayat yg mengajarkan tentang KASIH tapi di lain sisi juga menerangkan tentang PUNISHMENT.

Landasan Iman yg bagaimana kalau kita berpikir bahwa bukti Azab (siksa) pada JAMAN ITU tidak akan ada lagi karena lahirnya seorang anak yg bernama YESUS (TUHAN tdk KONSISTEN KAH…???). Apakah seorang BAPAK (Tuhan) berubah pikiran karena telah lahirnya anak yg paling dikasihi dibanding yg lain sehingga “DIA” TIDAK TEGA MENGULANGI PERBUATANNYA LAGI KARENA ANAKNYA PENUH KASIH, Kayak yg di SINETRON2 dong….

Kalo Yesus adalah Firman.. nabi2 sebelumnya juga ada firman to yaa…contoh karena sebelum turunnya HUKUMAN (AZAB) mereka (Nabi2 sblumnya) sudah memperingatkan kalo gak mentaati aturan2 dan melanggar mereka bisa KO-IT, … Akuilah bahwa ini adalah bagian dari BENTUK KEKERASAN Tuhan terhadap umatnya.
Siapa BACKING mereka ketika mereka BERUCAP (Firman) hayo gak percaya… ??? wong di Alkitab juga ada to?

Tingkat Keimanan seseorang juga berangkat dan tergugah dari Kisah2 masa lalu betuuuul….

Pelajarilah, Renungkanlah buka mata hati dan pikiran kita, bacalah dengan akal dan pikiran selagi kita sadar dan tentunya bersama ROH SUCI (kalo gak bersih kalian pasti sudah bersama preman2 terminal mabok2an dan judi) yg ada dalam tubuh kita karena TANPA ROH dan Tanpa Akal (Uedan) kita tdk akan pernah bisa membaca…. maka kenikmatan perjalanan iman akan mengalir didalam aliran darah kita…..

Mas Dewo mbok percaya kalo mereka membaca dan mengulas alkitab dgn roh kudus karena kalo dah bisa ngenet dgn ulasan2nya yang “terstruktur” yah minimal mereka itu bukan Pasien RSJ ato lagi Mabok Berat.

@ Peace,

Kalau Bapa tidak menciptakan yesus dan roh kudus apakah yesus dan roh kudus juga seperti bapa yaitu causa prima ? berarti ada 3 Tuhan dan bukan satu kesatuan ? Tetapi yesus dilahirkan bukan ? siapa yang menentukan bahwa yesus dilahirkan di rahim maria ? siapa yang menciptakan / meletakan yesus dalam kandungan maria ? kalau memang kehendak Tuhan yang maha kuasa, Tuhan yang mana ? bukankah Tuhan terdiri dari Bapa, Yesus dan roh kudus dan yesus pada saat itu belum lahir ?

Kalau Yesus adalah Bapa dalam bentuk manusia berarti yesus adalah jelmaan, bagaimana dengan roh kudus ? jika yesus adalah jelmaan atau bapa dalam bentuk manusia kenapa duduk disebelah kanan bapa ? kenapa tidak kembali menjadi bapa yang satu ?

Semoga bisa dicerahkan.

Salam Damai.

@ peace,

Klo Yesus adalah firman ALLAH yang hidup berbentuk manusia, setelah kebangkitan kenapa duduk disebelah kanan bapa dan tetap berwujud manusia sebagai firman yang hidup ? klo memang yesus bukan diciptakan bapa berarti sebelum yesus lahir, yesus sudah ada begitu juga dengan roh kudus kalau tidak diciptakan berarti sebelumnya sudah ada ? lalu bertiga menciptakan dunia ?

Kalau tritunggal selain ada 3 yaitu bapa, yesus dan roh kudus sebutan tunggal untuk siapa ? bapa kah ? yesus kah ? atau roh kudus ?

Kalau Tunggal berarti ada causa primanya ? kalau bapa sebagai causa prima, kenapa yesus setelah bangkit duduk disebelah kanan bapa ? bukankah yesus juga bapa ? tentunya setelah misinya menyelamatkan manusia yesus kembali bersatu denga bapa ?

Semoga bisa dicerahkan.

Salam Damai.

@ Ferry,

Salam sejahtera,
Benar Ferry, kami percaya ketiganya adalah causa prima. Bagaimana mungkin ketiganya ada bersama-sama pada awalnya? Sama sulitnya dengan menjawab mengapa pada awalnya sudah ada Allah (walaupun dia Tunggal).

Benar sekali Yesus dilahirkan. Tetapi Ia juga adalah Roh Allah yang datang ke dunia lewat kandungan Maria (manusia yang dipilih Allah sebagai sarana)(bahkan dalam Quran juga ada Isa adalah Rohullallah). Jadi Yesus tidak diciptakan melainkan (Roh) Allah sendiri yang datang ke dunia. Umat Kristen percaya bahwa itu adalah pernyataan solidaritas Allah sendiri kepada umat manusia yang “sangat-sangat” dicintaiNya. KedatanganNya bukan sebagai manusia “yang terhormat” tetapi sebagai manusia “yang hina” di dunia ini.

Mungkin ini penjelasan Imannya, yang secara akal saya kira sangat sulit untuk memahaminya.

Demikian Ferry, Allah beserta anda.
Peace.

@ peace,

Di AL-QUR’AN Isa adalah Rasullulah bukan Rohullalah seperti anda sebutkan, Rasullulah yang artinya utusan ALLAH bukan Rohullulah yang artinya roh ALLAH, kalau yang dimaksud Rohullulah adalah roh ALLAH yang dihembuskan, itu terdapat pada semua manusia, sebab semua manusia bisa hidup karena tiupan roh ALLAH.

Jika solidaritas ALLAH kepada umat manusia yang “sangat-sangat” dicintaiNya, ALLAH tinggal berfirman maka semua terjadi sesuai kehendaknya tanpa perlu susah payah datang dalam bentuk yesus dan seperti perkataan anda, datang sebagai manusia “yang hina”.

Salam Damai.

@peace

Baguuuus jelaslah sudah…..jawapan anda malah gak rukaruan bung…

menurut penjelasan anda yang di kandung MARIAM itu adalah ROH ALLAH…..waduuuuuhh kk malah makin ngawur aja yaa….

la kalau roh ALLAH nya di kandungan MARIAM menurut anda siapa yang meniubkan roh roh ke kandungan para ibu ibu yang lain yang sedang hamil juga kan ROH ALLAH lagi di perut MARIAM…..

menurut anda kedatangan ALLAH yang menjelma menjadi manusia(yesus)bukan sebagai manusia yang terhormat melainkan manusia yang hina…….ASTOFFIRRLAAH ALANDIIM……apakah segitu rendahnya penilaian anda kepada ALLAH sebagai TUHAN SEMESTA ALAM ITU,,,,,,,,inagtlah anda kita manusia dihadapanNYA hanya seperti debu yang kecil teramat kecil apakah dengan perkataan anda di atas anda merasa bangga…

ingatlah bung kita hanya maklub cibtaanNYA dan kita tak pantas membanding bandingkan,menyekutukan,bahkan menghina DIA karna DIA itu TUHAN YANG MENCIBTAKAN ALAM SEMESTA INI BESERTA ISINYA…

saya harabkan bila anda tak tau akan sifat sifat ALLAH itu jangan ber komentar

terima kasih bung penjelasan dia atas walaupun gak karuan arahnya

sdr ferry zk,
anda menulis:
sebagai ummat muslim tentu kebenaran iman menurut saya adalah apa yang dijabarkan AL-QUR’AN, bagaimana dengan anda ?

Arti katholik adalah universal, jadi kalau saya mengambil cerita atau menjelaskan sesuatu dari berbagai sumber ya gak salah tho? Justru kalau hanya menjelaskan hanya dari satu sumber itu malah bukan katolik karena belum universal.
Anda punya keyakinan yang didasarkan pada alquran,itulah bedanya.Anda punya keyakinan, jadi bukan iman (ini menurut saya loh, penjelasan iman ada di jawaban saya sebelumnya)
Keyakinan belum dibuktikan, tapi kalau beriman berarti sudah mengalaminya sendiri.
Nah, sekarang kita telaah dari awal,sejak kapan anda yakin akan kebenaran alquran?Apakah anda yakin sendiri atau sebelumnya ada yang memberitahu anda (bisa ortu,guru agama,atau teman,atau siapa saja).
sewaktu bayi anda belum tahu apa2 khan?sama seperti saya wkt bayi,kita sama khan?
Trus dengan berjalannya wkt, anda bertambah besar,mulailah belajar bicara dari mendengarkan hal2 di sekitar anda, begitu juga proses yang saya alami.Nah, masalahnya apa yang anda dengar berbeda dengan yang saya dengar,kemudian lama kelamaan sampai pada akhirnya anda punya keyakinan thd alquran dan sementara saya dan lainnya punya keyakinan yang lain, yang tdk sama dengan yg anda yakini.Anda merasa keyakinan anda yang paling benar,sementara orang lain pun merasa keyakinannya yang paling benar.Anda tdk tahu apa yang ada di pikiran orang lain yang punya keyakinan yang lain dgn anda, demikian juga dengan orang lain atau saya pun tdk mengetahui kenapa anda sangat yakin dgn keyakinan anda.Dan umumnya kita saling tdk mau tahu sehingga akan selalu terjadi perdebatan.
Mereka punya pengalaman rohani masing2 yang menjadikan keyakinannya semakin kuat, begitu juga dengan anda.
Sekarang kenapa kok masing2 orang punya keyakinan mereka sendiri2?Ini yang mestinya kita renungkan.Padahal waktu bayi,kita ini sama khan?
Nah ternyata memang kita dari kecil diajari oleh masyarakat kita untuk saling meyakini kepercayaan yang berbeda2 sehingga sampai besar pun akan selalu terulang, begitu terus-menerus tanpa kita sadari (secara otomatis)

Apa gunanya diskusi/sharing kalau anda yakin bahwa anda benar dan setiap orang yang tidak setuju dgn anda salah?Itu bukan diskusi/sharing namanya, melainkan sikap merendahkan.Sikap demikian tidak mengarah kpd kesatuan hati melainkan perpecahan, sebab anda di atas dan orang lain di bawah.
Dgn posisi seperti itu hanya akan muncul rasa superioritas pada diri anda dan rasa kesal pada sesama anda, dan selanjutnya justru melahirkan sikap tdk toleran.
Meskipun demikian, dgn penuh semangat orang membicarakan nilai dialog.Kemungkinan terburuknya, nilai dialog menjadi usaha tersamar utk meyakinkan orang lain akan kebenaran posisi anda.Sedangkan kemungkinan terbaik ialah mencegah anda mjd katak dalam sumur yang bepkr bhw sumur itulah satu2nya dunia yang ada.
Apa yg tjd bila katak2 dr bermacam-macam sumur berkumpul untuk berdialog mengenai keyakinan dan pengalaman mrk?Wawasan mrk diperluas, mrk mjd tau bhw ada sumur2 lain. Akan tetapi, mrk tetap tdk menyangka kalau ada samudra kebenaran yg tdk terbatasi oleh tembok2 sumur.Katak2 yg malang itu tetap terpecah dan berbicara dgn istilah anda dan saya, pengalaman, keyakinan,ideologi anda dan saya.Rumusan2 yang diperbincangkan tdk memperkaya mrk,sebab rumusan2 itu justru mjd tembok pemisah. Hanya samudra mahaluas yang mempersatukan.Utk mencapai samudra kebenaran yg tdk dibatasi dgn rumusan2, kita membutuhkan anugerah Pemikiran Jernih.

Dan yang menjadi masalah adalah jika kita saling menyalahkan bukannya mencari solusi seperti tokoh2 spiritual yang telah sampai pada kesadaran bahwa utk menemukan kebenaran, yang mereka butuhkan bukan rumusan doktrin, melainkan hati yang bebas dari pemrograman dan kepentingan dirinya setiap kali pemikiran sedang berlangsung. Yang diperlukan adalah hati yang tidak melindungi sesuatu pun dan yang tidak berambisi. Hati semacam itu akan membiarkan pikiran utk mengembara dan mencari kebenaran dengan leluasa, bebas, dan tanpa takut. Ia selalu siap menerima bukti baru dan mengubah pandangannya. Hati semacam ini menjadi pelita yang menerangi kegelapan seluruh tubuh kemanusiaan. Bila semua manusia dilengkapi dengan hati yang demikian, maka mereka tidak lagi akan menganggap diri sebagai kaum komunis atau kapitalis, sebagai orang kristen atau muslim atau buddhis. Dengan kejernihan pikiran mereka itu menjadi jelaslah bahwa semua pemikiran, konsep, dan kepercayaan merupakan pelita yang penuh kegelapan dan tanda kebodohan mereka. Dalam kesadaran itu dinding2 sumur mereka akan runtuh dan mereka akan dibawa ke samudra yang menyatukan semua orang dalam kebenaran.

Uraian di atas disalin dari buku: Dipanggil Untuk Mencinta (Call To Love) oleh Anthony de Mello,SJ dlm bab: PELITA TUBUH, Matamu adalah pelita tubuhmu. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu, tetapi jika matamu jahat, gelaplah tubuhmu (Luk 11:34)

GBU
Namo Buddhaya
Wassalam

sdr ferry zk,
anda menulis,
Iman ISLAM membuat saya memiliki pegangan bahwa hidup adalah ujian, penentu gerbang akhir dalam keabadian setelah hidup dalam kekinian.

SETAN DAN TEMANNYA

Pada suatu hari setan berjalan-jalan dengan seorang temannya. Mereka melihat seseorang membungkuk dan memungut sesuatu dari jalan.

‘Apa yang ditemukan orang itu?’ tanya si teman.

‘Sekeping kebenaran,’ jawab setan.

‘Itu tidak merisaukanmu?’ tanya si teman.

‘Tidak,’ jawab setan. ‘Saya akan membiarkan dia menjadikannya kepercayaan agama.’

Kepercayaan agama merupakan suatu tanda, yang menunjukkan jalan kepada kebenaran. Orang yang kuat-kuat berpegang pada penunjuk jalan, tidak dapat berjalan terus menuju kebenaran. Sebab, ia mengira seakan-akan sudah memilikinya.

(Burung Berkicau, Anthony de Mello SJ, Yayasan Cipta Loka Caraka, Cetakan 7, 1994)

Anda menulis,
Alangkah malangnya anda jika merasa kebenaran justru akan menghilangkan ketenangan dalam seluruh sisa hidup anda, tampaknya anda sangat gelisah dan berusaha mati – matian untuk menenangkan diri anda sendiri dengan sekuat tenaga membenarkan apa yang anda yakini.

Saya pernah menulis:
Tdk ada kesucian yang melebihi seseorang yang telah belajar utk menerima secara sempurna apa saja yang akan terjadi.

Berjuta orang merayakan hari natal/idul fitri bukan hari ini, maka kegembiraannya singkat saja.Tapi bagi setiap orang yang telah belajar utk menikmati hari ini, setiap hari adalah Natal/Idul fitri.

GBU
Namo Buddhaya
Wassalam

@Dear Bro Ferry ZK (#218),

Kenapa dikatakan bapa berdialog langsung dengan yesus bagaikan bapa dan anaknya, bukankah memang anaknya ???

Iya betul. Saya menjawabnya atas sudut pandang AQ yang menyatakan bahwa Yesus “berdialog” dengan Allah. Ini sekaligus membuktikan bahwa Yesus memang Anak-Nya. Bukankah umat kebanyakan tidak percaya bahwa Yesus itu benar-benar Anak-Nya?

tetapi merujuk kepada tri tunggal bukankah tiga tetapi satu yang intinya semua adalah Tuhan ? jadi kenapa mesti berdialog toh pada dasarnya satu ? bukankan ucapan yesus juga merupakan ucapan bapa ? kalau berdialog berarti bukan tunggal lagi dunk alias memang ada 2 pribadi atau tiga yaa kemala lagi yang satu ???

Yesus adalah Firman Allah. Itu betul. Sekali lagi, saya menuliskan komentar #211 untuk menjelaskan dari sudut pandang AQ yang sudah dilontarkan Larashati.

Bukan mengadopsi, tetapi menyempurnakan toh sumbernya sama dari ALLAH juga, tentu yang menulis juga manusia tetapi isinya bukan perkataan manusia.

Oooo… menyempurnakan ya? Tapi kok bertentangan ya?

~~~

@Dear Cornel Patok Bangkrong (#221),

Saudara2 sekalian Mas Dewo itu udah Patok bangkrong, …

Patok Bangkrong itu apaan sih?

Ada para ahli2 kitab (org nasrani juga) yg mengkaji dan membongkar bahwa ada banyak kesalahan pada Alkitab maka pasti tuduhannya mereka2lah yg salah.

Halah… ngeles.

Jadi Kesimpulannya temen2 udah taulah, bahwa kebenaran cuma milik mas Dewo sendiri menurut sudut pandang dia sendiri yg manut sama Orang Itali.

Saya manutnya sama Yesus kok. Kan dia yang akan memerintahkan Kerajaan Allah kelak. Coba deh baca AQ Anda sendiri. Jangan-jangan Anda malah tidak pernah buka AQ ya? Hayo ngaku…

Tapi saya terkadang heran justru ketika diungkapkan apa yg sudah Yesus lakukan selama hidup justru tidak dilakukan atau tidak ditiru penganutnya dan dipandang sebelah mata, kalo dia adalah firman Tuhan harusnya umatnya niru dia, karena kalo itu Firman Tuhan tentunya tdk mengandung kesalahan.

Jangan-jangan Anda salah lihat. Yang Anda lihat itu bukan murid Yesus. Kan 90% masyarakat Indonesia adalah muslim.

Orang nasrani juga percaya bahwa ada nabi2 lain punya mukjijat dan keistimewaan seperti Nabi Ibrahim, Sulaiman, Luth, Musa, Daud, Nuh dll, tapi ini dianggap kecil sehingga kesombongan itu justru terjadi dikalangan pengikutnya yg mengklaim bahwa kehebatan DILUAR NALAR orang biasa itu cuma milik Yesus…!!! nah penyanjungan berlebih inilah sampai pada puncaknya yaitu DIA adalah TUHAN.

Ah siapa yang bilang begitu? Kata ustad Anda ya?
Umat Katolik/Kristen mengakui bahwa beberapa nabi memiliki mujizat. Tapi yang terbesar dan terhebat adalah Yesus. Tidak percaya? Bandingkan saja sendiri.

DAN MEREKAPUN PERCAYA bahwa dijaman para Nabi2 itu ada akibat dan hukuman bahwa bilamana mereka melakukan suatu pelanggaran akan ada siksaan dan balasan, contoh : Gempa dasyat jaman nabi Luth karena kelainan seks umatnya, ditenggelamkannya umat Nuh dan MATINYA Fir’aun ditangan Nabi Musa yg atas kehendak Tuhan LAUT BISA TERBELAH (Ajaib Gak…!!!) ini fakta sejarah “SIKSAAN TUHAN” yg ada di Alkitab bahkan di Alqur’an melalui kejadian yg tdk masuk akal, tapi kenapa ini gak jadi LANDASAN untuk BERPIKIR sehingga sekali lagi SANJUNGAN BERLEBIHAN TTG KASIH Terhadap YESUS membutakan fakta ini, para ahli yg bukan Islampun banyak mengakui bahwa Al-Qur’an banyak ayat yg mengajarkan tentang KASIH tapi di lain sisi juga menerangkan tentang PUNISHMENT.

Jelas-jelas nyata nampak bahwa Anda tidak pernah baca AQ. Baca deh, pasti Anda akan mengamininya. Jangan hanya percaya omongan ustad Anda yang sering kali nggak jelas dan bahkan menjauhkan Anda dari AQ.

Landasan Iman yg bagaimana kalau kita berpikir bahwa bukti Azab (siksa) pada JAMAN ITU tidak akan ada lagi karena lahirnya seorang anak yg bernama YESUS (TUHAN tdk KONSISTEN KAH…???). Apakah seorang BAPAK (Tuhan) berubah pikiran karena telah lahirnya anak yg paling dikasihi dibanding yg lain sehingga “DIA” TIDAK TEGA MENGULANGI PERBUATANNYA LAGI KARENA ANAKNYA PENUH KASIH, Kayak yg di SINETRON2 dong….

Anda menyebutkan “TUHAN tdk KONSISTEN???” Wah, hati-hati loh. Ntar Anda kualat. Tidak hanya Anda, ustad Anda juga bisa kualat. Hayo minta maaf sama Tuhan!

Kalo Yesus adalah Firman.. nabi2 sebelumnya juga ada firman to yaa…contoh karena sebelum turunnya HUKUMAN (AZAB) mereka (Nabi2 sblumnya) sudah memperingatkan kalo gak mentaati aturan2 dan melanggar mereka bisa KO-IT

Coba deh buka AQ Anda. Di sana Yesus (Isa Al-Masih) disebut sebagai apa? Hayo… semakin jelas dan nyata bahwa Anda tidak pernah buka AQ. Jangan-jangan Anda tidak punya ya?

Mas Dewo mbok percaya kalo mereka membaca dan mengulas alkitab dgn roh kudus karena kalo dah bisa ngenet dgn ulasan2nya yang “terstruktur” yah minimal mereka itu bukan Pasien RSJ ato lagi Mabok Berat.

Hahaha… jangan-jangan Anda yang sedang mabok berat ketika berkomentar di blog ini. Tuh kelihatan dari sini kalau Anda sedang doyong. Hahaha…

Salam.

sdr Dewo,

jawaban anda di #216 malah membuat saya bingung.
memang Yesus tidak pernah menulis Injil, karena yang saya fahami, Injil adalah ucapan Yesus.
yg saya maksud di postingan sebelumnya itu bukan bunda Maria, tapi Maria Magdalena.

“The Jesus Family Tomb” bukan buku fiksi sdr Dewo, tapi lebih merupakan catatan harian arkeolog pada waktu penggalian sebuah makam di Talpiot Israel.

kalau lah ajaran Paulus sesuai dengan ajaran Yesus kenapa begitu berbeda pada aturan yg ada?
coba lihat postingan saya di #35

Seperti :
1. Yesus mengajarkan tauhid (hanya menyembah Tuhan Allah)
Markus 12:29 Jawab Yesus “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.

Yohanes 17: 3
Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus

Yohanes 13: 16-20
Aku (Yesus) berkata kepadamu: Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya, ataupun seorang utusan dari pada dia yang mengutusnya….Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menerima orang yang Kuutus, ia menerima Aku, dan barangsiapa menerima Aku, ia menerima Dia (Bapa) yang mengutus Aku

Matius 4:8-10 Dan Iblis membawanya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memper¬lihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya, dan berkata kepada¬Nya: “Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku. ” Maka berkatalah Yesus kepadanya: “Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!”

2.Alkitab melarang pengikutnya memakan babi
Imamat 11:7-8 Jangan makan babi. Binatang itu haram, karena walaupun kukunya terbelah, ia tidak memamah biak. Dagingnya tak boleh dimakan dan bangkainya pun tak boleh disentuh karena binatang itu haram.(King James Version)

3.Ajaran Yesus : Laki laki harus di khitan
Lukas 2 :21 Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya

Dalam Alkitab juga dikuatkan dalam
Kejadian 17:12 Anak yang berumur delapan hari haruslah disunat, yakni setiap laki-laki di antara kamu, turun-temurun: baik yang lahir di rumahmu, maupun yang dibeli dengan uang dari salah seorang asing, tetapi tidak termasuk keturunanmu.
Lanjutkan hingga Kejadian 17:14

4. Ajaran Yesus : tidak membatalkan hukum Taurat justru meneruskannya
Matius 5:17 “Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku (Yesus) datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.

5. Ajaran Yesus : Tidak ada dosa waris
Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka: “Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah. (Markus 10:14)
Orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati. Anak tidak akan turut menanggung kesalahan ayahnya dan ayah tidak akan turut menanggung kesalahan anaknya. Orang benar akan menerima berkat kebenarannya, dan kefasikan orang fasik akan tertanggung atasnya. (Yehezkiel 18:20)

Itu sekedar beberapa contoh saja yang saya temui dalam Alkitab.

Tapi dalam keseharian kenapa umat kristiani tidak melaksanakan perintah Yesus tersebut? Kenapa malah melaksanakan perintah dari Paulus?

1. Ajaran Paulus : Yesus adalah Tuhan
Namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa,
yang dari pada-Nya
berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan
satu Tuhan saja, yaitu
Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah
dijadikan dan yang karena
Dia kita hidup. (1 Korintus 8:6)

Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus
adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah
telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka
kamu akan diselamatkan. (Roma 10:9)

2. Babi tidak diharamkan

3. Ajaran Paulus : Kristen tidak mewajibkan Khitan.
Sebab bagi orang-orang yang ada di dalam Kristus Yesus
hal bersunat atau tidak bersunat tidak mempunyai sesuatu arti, hanya iman yang bekerja oleh kasih. (Galatia 5:6)

Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak penting. Yang penting ialah mentaati hukum-hukum Allah. (1 Korintus 7:19)

4. Ajaran Paulus : Kristen mengutuk hukum Taurat
Kamu tahu, bahwa tidak seorangpun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam Kristus Yesus. Sebab itu kami-pun telah percaya kepada Kristus Yesus, supaya kami dibenarkan oleh karena iman dalam Kristus dan bukan oleh karena melakukan hukum Taurat. Sebab: “tidak ada seorangpun yang dibenarkan” oleh karena melakukan hukum Taurat. (Galatia 2:16), (Galatia 3:24-25), (Galatia 5:4), (Roma 3:27-28) dan (Efesus 2:15).

5. Ajaran Paulus : Setiap orang mewarisi dosa Adam
Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang (Adam), dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa. (Roma 5:12)

Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan
jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis “Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!” (Galatia 3:13)

Oleh karena dosa warisan dari Adam tersebut, menurut Paulus, disalibnya Yesus konon untuk menebus dosa-dosa manusia

Dari beberapa uraian diatas saya kembali mempertanyakan, sebenarnya Umat Kristiani ini pengikut Yesus atau Paulus? Kenapa pada kenyataannya Umat Kristiani tidak menjalankan perintah yang jelas jelas berasal dari Yesus sendiri?

semua orang pasti bisa membedakan mana suatu hal yg bertolak belakang dan mana yg merupakan penjabaran. bagaimana anda menelaah hal diatas tsb?

Cobalah kembali telaah dengan hati yang jernih dari isi Alkitab itu , karena saya dalam hal ini tidak membawa dalil dari luar Alkitab untuk membandingkan pemahaman Umat Kristen atas keyakinannya selama ini.

satu lagi kenapa anda suka membawa bawa nama ustad kualad dalam berdiskusi disini?
seandainya saya katakan bahwa selama 1600 tahun gereja telah melakukan pembohongan kepada umat kristen diseluruh dunia apakah anda tidak tersinggung?

mohon penjelasan anda lebih lanjut sdr Dewo

wassalam

Dear Mas Dewo,

satu lagi nih kelupaan, dari komen anda mengenai buku “The Jesus Family Tomb’ tsb,
============================================
Sungguh aneh jika Anda lebih percaya fiksi daripada Alkitab itu sendiri. Mengapa Anda tidak membaca Alkitab? Isinya lebih bagus dari pada buku yang Anda rekomendasikan itu
============================================
saya tidak bilang buku ini lebih bagus dari buku itu , atau dari buku manapun. Membaca buku kan menambah pengetahuan dan saya juga membaca Alkitab koq, kalau tidak dari mana saya dapat ayat-ayat yang saya postingkan diatas? di laci meja kantor saya ada sebuah Alkitab kok mas Dewo.
yg diterbitkan oleh LAI Edisi NLO cetakan ke-56 thn 2006.

Kalau lah anda katakan isi Alkitab itu sangat bagus , sanggupkah anda membaca ayat-ayat berikut di depan anak perempuan anda?

Kejadian 19:32-33
“Pada malam itu mereka (kedua anak perempuan Lot) memberi ayah mereka (Lot) minum anggur, lalu anak perempuan yang lebih tua berhubungan seksual dengannya …”

Keesokan harinya berkatalah sang kakak kepada adiknya: “Tadi malam aku telah tidur dengan ayah; Sebaiknya malam ini kita beri dia minum anggur lagi; masuklah engkau untuk tidur dengan dia, sehingga masing-masing kita akan mempunyai anak dari ayah kita. Demikianlah pada malam itu juga mereka memberi ayah mereka minum anggur, lalu anak perempuan yang lebih muda berhubungan seksual juga dengan ayahnya;

Kejadian 38:8-9
“Lalu berkatalah Yehuda kepada Onan: ‘Hampirilah istri kakakmu itu, dan bangkitkanlah keturunan bagi kakakmu’.
Tetapi Onan tahu, bahwa bukan ia yang empunya keturunannya nanti.
Sebab itu setiap kali ia menghampiri istri kakaknya itu, ia membiarkan maninya terbuang, supaya ia jangan memberi keturunan kepada kakaknya.
Tetapi yang dilakukannya itu adalah jahat di mata Tuhan, maka Tuhan membunuh dia juga.”

Kejadian 38:15-18
Yehuda , anak Nabi Yakub, berzina dengan Tamar,menantunya sendiri.

2 Samuel 13:11-14
Anak Nabi Daud, Amnon, memperkosa adiknya sendiri

Yehezkiel 23:20 (baca juga secara lengkap Yeh 23:1-49)
Ia berahi kepada kawan-kawannya bersundal, yang auratnya seperti aurat keledai dan zakarnya seperti zakar kuda.

jika ayat-ayat diatas belum cukup saya akan cuplikkan beberapa ayat lagi :

“Dia memegang dan menciumnya …
“Marilah kita memuaskan birahi hingga pagi hari, dan bersama-sama menikmati asmara. Karena suamiku tidak di rumah, …” (Injil – Amsal 7: 7-22)

Berkata wanita tersebut: “Rajaku sedang berbaring di dipannya …”
‘Kekasihku mempunyai penciuman dari Myrrh sewaktu dia berbaring pada buah dadaku.” ( Injil – Kidung Agung 1: 12-13).

Di atas ranjangku pada malam hari kucari jantung hatiku.
“… ketika saya menemuinya … Kupegang dan tak kulepaskan dia, sampai kubawa dia kerumah ibuku, ke kamar di mana aku lahir.” (Injil – Kidung Agung 3: 1-4)

“Lihatlah, cantik engkau, manisku
bibirmu bagaikan seutas pita kirmizi …
buah dadamu seperti anak rusa …
Lingkar pahamu seperti permata …
… Saya berkata, ‘Saya akan memanjat pohon palem …
Oh, buah dadamu seperti sekelompok anggur’. “(Injil – Kidung Agung 4: 1-7).

“Dan Simson pergi ke Gaza, dilihatnya di sana seorang perempuan sundal (seorang Wanita Tuna Susila), dan dia menghampirinya (melakukan hubungan seksual dengan-nya). “(Injil – Hakim-hakim 16: 1).

George Bernard Shaw, pemikir dan dramawan besar Inggris, sewaktu membaca Kitab Suci Injil dengan teliti mengatakan bahwa kitab tersebut adalah “Kitab yang paling berbahaya di bumi. Jaga kitab tersebut dalam keadaan terkunci: larang anak-anak Anda membacanya.”

Sdr. Dewo akan membacakan “firman Tuhan” diatas di depan anak anak anda?
mohon penjelasan dari anda.

wassalam

@ Christ # 227,

Anda katakan Keyakinan belum dibuktikan, tapi kalau beriman berarti sudah mengalaminya sendiri. Pengalaman seperti apa ? bertemu Tuhan ? bertemu malaikat ? atau malah bertemu iblis yang berkata “saya ini Tuhan !” ???

Jika anda katakan sejak kapan saya yakin akan kebenaran AL-QUR’AN maka saya jawab sebelum saya dilahirkan. Sebab sebelum tiap – tiap jiwa dilahirkan, ALLAH sudah meminta persaksian terhadap jiwa – jiwa tersebut. Bukankah anda sudah mempelajari AL-QUR’AN ? anda bisa cari sendiri nukilan ayatnya.

Tentu anda benar sekali, ketika kita lahir menjadi seorang bayi kita tidak tahu apa – apa, tetapi sejak Roh ALLAH ditiupkan saat sebelum keluar dari rahim ibu kita, saat itulah ALLAH membekali kita akan keyakinan iman Tauhid, kemudian menjadi tugas kita untuk mencari pemantapan akan Tauhid tersebut.

Tetapi salah besar kalau anda katakan “dan umumnya kita saling tdk mau tahu…” sebab saya pribadi justru sangat ingin tahu, saya membaca AL-QUR’AN yang didalamnya juga membahas kekufuran ummat Nabi Isa, tentu saya jadi ingin tahu seperti apa sebenarnya bentuk kekufuran tersebut dan saya dapatkan gambaranya salah satunya dari anda.

Tetapi saya juga sangat meyakini, bahwa tidak ada artinya menyamakan keyakinan bila ALLAH sendiri sudah menutup mata hati (* yang dibekali sebelum kita dilahirkan *) seseorang dikarenakan kekufuran orang itu sendiri. Tetapi ALLAH juga memerintahkan tiap ummat muslim untuk tetap menyampaikan walau satu ayat saja, sehingga ketika hari penghisab-an tiba tidak ada alasan kalau tidak tahu dan tidak diberi tahu.

Itu salah satu manfa’at dari sharing ini menurut saya, dan lagi saya toh juga merasa perlu mengetahui lebih dalam keimanan agama – agama samawi lainya diluar yang saya yakini, sehingga jika saya yakin bahwa apa yang saya pegang adalah yang paling benar bukan karena pemikiran sempit tanpa mengetahui ajaran lain diluar ajaran yang saya yakini.

Dan jika anda mencari samudra yang maha luas yang mempersatukan, yakinlah suatu saat kita akan melihatnya yaitu dipadang mashar setelah kita dibangkitkan dari tiap – tiap kubur kita masing – masing.

Kita bukan saling menyalahkan, dan semua argumen adalah wajar, tiap – tiap keyakinan butuh pembenaran dan pembenaran yang dilakukan antara sesama golongan adalah semu sebab tanpa bantahan. Justru makin bisa anda menjawab keraguan golongan lain maka makin kuat anda terhadap apa yang anda yakini, begitu juga saya, tapi yang utama buat saya adalah melaksanakan perintah untuk menyampaikan terlepas diterima atau tidak.

Saya setuju dengan ungkapan anda pada beberapa baris di paragraf terakhir “bahwa utk menemukan kebenaran, yang mereka butuhkan bukan rumusan doktrin, melainkan hati yang bebas dari pemrograman dan kepentingan dirinya setiap kali pemikiran sedang berlangsung”, sebab bukankah ALLAH telah meminta persaksian sebelum kita dilahirkan dan persaksian itu tersimpan jauh dilubuk hati yang paling dalam terlepas apapun doktrinisasi yang telah kita serap tinggal seberapa jujur kita untuk menggalinya.

Salam Damai.

Salam sejahtera,
@Saprol_2010
Thx komentarnya, tetapi tidak ada sedikitpun maksud saya menghina Allah. Seperti telah saya jelaskan, ini bukan dari “akal” saya tetapi “iman” saya. Dan iman yang saya anut adalah: “Pikiran, cinta dan tindakan Allah tidak seperti Pikiran, cinta dan tindakan manusia”. Tentu kalau Allah berpikir seperti Anda dan juga seperti saya, buat apa merendahkan diri sehingga mau menjadi manusia, bahkan manusia yang paling hina. Jangankan menjadi “Tuhan”, jadi ketua RT saja kita mungkin sudah merendahkan warga kita. Jadi Ayah dan Suami saja sudah menganggap bahwa Istri dan Anak kita tidak setara dengan kita.
Justru karena iman saya memuji setinggi-tingginya tindakan Allah yang solider dengan kita, mau menjadi manusia “bukan yang berkuasa, tetapi yang paling hina”.
Jangan membatasi “Kemahakuasaan Allah”, untuk Ia mau menjadi apa saja apa yang dikehendakiNYA. Tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah. Jangan dibatasi oleh pikiran kita yang dibandingkan dengan pikiran NYA lebih jauh langit dari bumi.
Jadi mohon maaf, penjelasan Iman saya yang menurut anda “ngawur”, tetapi sebenarnya ada alasan “Iman”nya.

@Ferry, tanggapan yang sama dengan di atas: kecuali kalimat terakhir.

May Allah be with you.
Peace

@ Christ # 228,

SETAN DAN TEMANNYA,

Pada suatu hari setan berjalan-jalan dengan seorang temannya. Mereka melihat seseorang membungkuk dan memungut sesuatu dari jalan.

‘Apa yang ditemukan orang itu?’ tanya si teman.

‘Segenggam kasih yang memabukan,’ jawab setan.

‘Itu tidak merisaukanmu?’ tanya si teman.

‘Tidak,’ jawab setan. ‘Saya akan membiarkan dia menjadikannya kepercayaan agama.’

Kepercayaan agama merupakan suatu tanda, yang menunjukkan jalan kepada kebenaran, tetapi jika tanda hanya berisi satu petunjuk saja dan orang yang kuat-kuat berpegang pada penunjuk jalan tersebut tanpa jelas petunjuknya dan tanpa mau tahu siapa yang memberi petunjuk dan kenapa diberi petunjuk, tentu memudahkan setan dalam tipu dayanya.

Tetapi ALLAH maha pengasih lagi maha penyayang maka ALLAH berikan pentunjuk melalui firman – firmanya, didalamnya ada tuntunan dan tuntutan, ada janji yang menyenangkan tetapi juga ada ancaman siksa yang maha pedih sebagai peringatan.

Tidak ada kesucian yang melebihi kejujuran, seseorang yang telah belajar utk menerima secara sempurna apa saja yang akan terjadi, ada pada sebutan tawaqal, tetapi tentu menerima setelah berusaha, bukan menerima mentah – mentah tanpa berusaha mencari tahu apa yang ditelan.

Idul Fitri bukan kegembiraan dalam perayaan, Idul Fitri adalah cerminan keberhasilan akan pengekangan nafsu, meski Idul Fitri selalu dirayakan oleh semua ummat muslim baik yang berhasil mengekang nafsu dibulan ramadhan maupun tidak tetapi tentu ALLAh tidak lengah dan sangat cepat hisabNYA.

Bagi orang yang bisa mengekang nafsu tiap hari dan hanya menggunakan nafsu terhadap apa yang telah ALLAH halalkan, itulah seorang suci sejati walau mungkin sulit sekali untuk mengatakan bahwa saat ini masih ada orang seperti itu.

Salam Damai dan sampaikan salam saya buat Anthony de Mello SJ.

@ Peace saudaraku,

Tentunya suatu ironi bila keinginan memuji setinggi – tingginya ALLAH dengan cara merendahkanNYA menjadi sama dengan manusia.

Bisakah anda cukilkan ayat dalam kitab anda yang menunjukan tindakan Allah (ALLAH tetapi bukan yesus) yang solider dengan kita seperti yang anda sampaikan ? sehingga bisa menjadi pencerahan buat saya…

Salam Damai.

@Ferry,
Salam damai,

Maaf, saya tidak pernah merendahkanNYA. Yang saya yakini adalah IA merendahkan diriNYA. Sekalipun saya menghina IA dengan kata2 atau perbuatan yang paling kotorpun, takkan pernah IA dapat menjadi rendah sedikitpun. Hanya karena kehendak diriNYA sendiri IA dapat merendahkan diriNYA.

Kalau saya melihat seorang presiden datang ke tempat saya atau ke tempat yang rakyat jelata, maka respon saya adalah saya akan “angkat topi” bukan menghinanya.

Begitulah sdr. Ferry, nanti cukilan Alkitabnya saya tidak hafal, saya bukan orang yang religius sehingga tidak ada Alkitab di tempat saya “berposting”.

Salam damai Ferry,
Peace

@Dewo

Patok Bangkrong (Pasrah Bongkok’an) hi hi hi…sorry boso jogja katrok itu mas

“Halah… ngeles.”

Saya njelasin kalo sampeyan yg ngeles kok malah dibalik.

“Saya manutnya sama Yesus kok. Kan dia yang akan memerintahkan Kerajaan Allah kelak. Coba deh baca AQ Anda sendiri. Jangan-jangan Anda malah tidak pernah buka AQ ya? Hayo ngaku…”

Yesus jadi Putra Mahkota to mas….!!! Tuhan bisa pensiun sampe mau digantiin, Wah mengulangi kesalahan Fir’aun yg mengklaim Tuhan dong…tapi saya YAKIN Yesus (Isa Almasih) gak pernah ngomong kayak gitu, apalagi di Al’Qur’an, kalo Mas Dewo lebih tahu Al’Qur’an tunjukkan ayatnya dong seperti teman2 kita yg lain menunjukkan ayat di Alkitab
Saya bisa ngomong gini yo karena baca Al-Qur’an to mas..mas..ngeles lagi nih.

Kesimpulannya semua itu mas bahwa ketika di jaman Yesus diharamkan tapi sama pengikutnya dihalalkan dan sebaliknya, dan hati2 juga mas TUHAN SIAP melakukan KEKERASAN bila umatnya ingkar dan mangkir, gak cuma KASIH MELULU yg dia ajarkan tapi KEKERASAN JUGA, saya kira bahasa saya sederhana kok gak berbelit-belit.

Yg banyak ngeles ki yo sopo to ya…

@Ferry ZK dkk

Teruskan perjuanganmu mengungkap kebenaran dan jalan yg lurus…saluuuut

peace

@cornel/@ferry

Kongsi maklumat nih…kemaren saya sdh terangkan masalah yang di bawakan oleh sdr kita MALAYSIAN.. terima kasih anda bisa nimbrung bersama larashati…

Memnag itu sdh intrik sebagai pelajar teologi…yg sedasng mendalamai islamologi…semuanya tekniknya memang sdh begitu..mencari cari standart dan mencari kekuranganya…untuk dijadikan levelity…say sdh sering temukan debat macam tiu..jawabannya pun gampang..kembalikan aja dengan pemahamnan yang terbalik oleh msdr MALAYSIAN..say katakan kalah 5:0…dalam permainan sepak olah kemaren…

@ Sdr. Ahmad,

Salam sejahtera,
Maaf saya agak bingung dengan pendapat Anda. Jika anda tidak mempercayai surat-surat Paulus, apakah anda mempercayai ke 4 Injil yang ada pada Alkitab adalah benar?
Karena agak sulit mendiskusikan antara ajaran Yesus dan Paulus kalau di dalam 4 Injil saja ada ayat yang anda anggap benar dan ada yang tidak benar

May Allah be with you
Peace

sdr Peace….
salam damai

Mohon maaf kalau membuat anda bingung.

Anda benar sdr Peace, agak sulit bagi kita utk mendiskusikan sesuatu yg kita tidak imani secara keseluruhan.
karena pasti hanya akan menuai perbedaan dalam pembahasannya.
tapi saya hanya mencoba bertanya…karena ada hal yang bertolak belakang yg saya jumpai dalam Alkitab, tentang ajaran Yesus dengan ajaran Paulus tsb.

katakanlah saya diluar konteks keimanan, dan hanya sebagai orang yg membaca Alkitab tsb, dan menemukan hal kontradiktif tersebut, karena melihat dan bersosialisasi dengan teman teman di kalangan Kristen.(saya 6 tahun sekolah di perguruan Kristen).

Karena banyak orang mengaku-ngaku sebagai pengikut Yesus yang setia, sedangkan mereka tidak melakukan perintah Yesus yang kita temukan di dalam Alkitab itu sendiri.
gitu aja kok maksud dari pertanyaan saya itu.

semoga anda dapat memberikan penjelasan akan hal tsb.

wassalam

@ Sdrku Ahmad,

Salam,
Kalau banyak orang Kristen belum menaati kata-kata Yesus, saya setuju bahkan juga kata-kata Paulus. Tetapi kalau yang anda maksud adalah soal pada posting #230 saya kurang setuju.
Sekilas apabila anda mengutip kata-kata Yesus yang ada pada Injil (posting # 230). Berikut saya sampaikan kata-kata Yesus di depan orang banyak pada saat itu yang dikabarkan oleh Yohanes (Salah seorang murid Yesus) yang intinya pernyataan bahwa Yesus dan Allah adalah satu (ayat 30). Sdr. Ahmad dapat melihat komentar orang Yahudi terhadap Yesus.

Yohanes 10:1-39

Gembala yang baik (Yohanes 10:1-21)
1
“Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya siapa yang masuk ke dalam kandang domba dengan tidak melalui pintu, tetapi dengan memanjat tembok, ia adalah seorang pencuri dan seorang perampok;

2
tetapi siapa yang masuk melalui pintu, ia adalah gembala domba.

3
Untuk dia penjaga membuka pintu dan domba-domba mendengarkan suaranya dan ia memanggil domba-dombanya masing-masing menurut namanya dan menutupnya ke luar.

4
Jika semua dombanya telah dibawanya ke luar, ia berjalan di depan mereka dan domba-domba itu mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya.

5
Tetapi seorang asing pasti tidak mereka ikuti, malah mereka lari dari padanya, karena suara orang-orang asing tidak mereka kenal.”

6
Itulah yang dikatakan Yesus dalam perumpamaan kepada mereka, tetapi mereka tidak mengerti apa maksudnya Ia berkata demikian kepada mereka.

7
Maka kata Yesus sekali lagi: “Kau berkata kepadamu, sesungguhnya Akulah pintu ke domba-domba itu.

8
Semua orang yang telah datang sebelum Aku adalah pencuri dan perampok, dan domba-domba itu tidak mendengarkan mereka.

9
Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.

10
Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

11
Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya;

12
sedangkan seorang upahan yang bukan gembala, dan yang bukan pemilik domba- domba itu sendiri, ketika melihat serigala datang, meninggalkan domba- domba itu lalu lari, sehingga serigala itu menerkam dan mencerai-beraikan domba-domba itu.

13
Ia lari karena ia seorang upahan dan tidak memperhatikan domba-domba itu.

14
Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-dombaKU dan domba-domba-Ku mengenal Aku

15
sama seperti Bapa mengenal Aku dan Aku mengenal Bapa, dan Aku memberikan nyawa-Ku bagi domba-domba-Ku.

16
Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala.

17
Bapa mengasihi Aku, oleh karena Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali.

18
Tidak seorang pun mengambilnya dari pada-Ku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri. Aku berkuasa memberikannya dan berkuasa mengambilnya kembali. Inilah tugas yang Kuterima dari Bapa-Ku.”

19
Maka timbullah pula pertentangan di antara orang-orang Yahudi karena perkataan itu. Banyak di antara mereka berkata:

20
“Ia kerasukan setan dan gila; mengapa kamu mendengarkan Dia?”

21
Yang lain berkata: “Itu bukan perkataan orang yang kerasukan setan; dapatkah setan memelekkan mata orang-orang buta?”

Yesus ditolak oleh orang Yahudi (10:22-39)

22
Tidak lama kemudian tibalah hari raya Pentahbisan Bait Allah di Yerusalem; ketika itu musim dingin.

23
Dan Yesus berjalan-jalan di Bait Allah, di serambi Salomo.

24
Maka orang-orang Yahudi mengelilingi Dia dan berkata kepada-Nya: “Berapa lama lagi Engkau membiarkan kami hidup dalam kebimbangan? Jikalau Engkau Mesias, katakanlah terus terang kepada kamu.”

25
Yesus menjawab mereka: “Aku telah mengatakannya kepada kamu, tetapi kamu tidak percaya; pekerjaan-pekerjaan yang Kulakukan dalam nama Bapa-Ku, itulah yang memberikan kesaksian tentang Aku,

26
tetapi kamu tidak percaya, karena kamu tidak termasuk domba-domba-Ku.

27
Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,

28
dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorang pun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.

29
Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapa pun dan seorang pun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa.

30
Aku dan Bapa adalah satu.”

31
Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yesus.

32
Kata Yesus kepada mereka: “Banyak pekerjaan baik yang berasal dari BapaKU yang Kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku?”

33
Jawab orang-orang Yahudi itu: “Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah.”

34
Kata Yesus kepada mereka: “Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah allah?

35
Jikalau mereka, kepada siapa firman itu disampaikan, disebut allah – sebab Kitab Suci tidak dapat dibatalkan -,

36
masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: engkau menghujat Allah! Karena aku telah berkata: Aku Anak Allah?

37
Jikalau Aku tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan Bapa-Ku, janganlah percaya kepada-Ku,

38
tetapi jikalau Aku melakukannya dan kamu tidak mau percaya kepada-Ku, percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu, supaya kamu boleh mengetahui dan mengerti, bahwa Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa.”

39
Sekali lagi mereka mencoba menangkap Dia, tetapi Ia luput dari tangan mereka.

Jadi kalau kita melihat ini secara lengkap, tidak ada pertentangan antara pernyataan Yesus dan Paulus (pada posting #230)

Demikian Ahmad,
May Allah be with you
Peace

@Ahmad dkk,

Salam,
Jadi pada ayat-ayat di posting #241 pertanyaan-pertanyaan kaum Muslim itu sama dengan pertanyaan orang Yahudi 2000 tahun yang lalu sampai sekarang dan menurut saya juga sama dengan pertanyaan kebanyakan orang (apabila tidak mengimaninya).

Demikian semoga dapat menjadi pencerahan.
Damai sejahtera,
Peace

sdr ferry ZK,
Anda menuliskan,
Sebab sebelum tiap – tiap jiwa dilahirkan, ALLAH sudah meminta persaksian terhadap jiwa – jiwa tersebut. Bukankah anda sudah mempelajari AL-QUR’AN ? anda bisa cari sendiri nukilan ayatnya.

Bagi anda pernyataan diatas sebuah kebenaran sehingga mendasari komentar2 yang anda tuliskan bagi saya.Darimana anda memperoleh keyakinan ini?Apakah anda memang benar2 tahu bahwa itu memnag kebenaran karena anda telah membuktikannya sendiri atau hanya didasarkan bahwa isi alquran pasti benar sehingga pernyataan di atas ya gak mungkin salah?
Hal ini bisa menjelaskan bedanya antara keyakinan dan iman?
Kalau hanya dari keyakinan bahwa alquran tdk mungkin salah sehingga pernyataan di atas pun benar tanpa harus dibuktikan, maka tdk bisa disebut iman karena anda tdk mengalaminya sendiri, karena belum membuktikannya.
Kalau mau minta contoh tentang iman, salah satu pernyataan dalam alkitab yang bisa saya buktikan adalah siapa yang menabur maka dialah yang akan menuai, hal ini sdh saya buktikan dan selalu benar.

Anda menulis ulang:
sebab bukankah ALLAH telah meminta persaksian sebelum kita dilahirkan dan persaksian itu tersimpan jauh dilubuk hati yang paling dalam terlepas apapun doktrinisasi yang telah kita serap tinggal seberapa jujur kita untuk menggalinya.

Dari mana anda punya keyakinan di atas?Hanya dari alquran atau karena telah membuktikannya dgn mengalaminya sendiri?

Kalau anda selalu didasarkan atas keyakinan yang belum terbukti atau belum membuktikannya sendiri, percuma saja saya berdiskusi karena akan selalu berhadapan dgn “kebenaran” yang “abstrak” yang hanya didasarkan atas keyakinan dan yang tdk perlu dipertanyakan lg.

GBU
Namo Buddhaya
Wassalam

sdr ferry zk,
anda menulis:
para Nabi menjadi rambu dan lampu penerang jalan

Seharusnya anda yang menyalakan lampu milik anda sendiri sbg penunjuk jalan anda.

BERJALAN SENDIRI

Kepada seorang murid yang selalu minta jawaban dari dia, Sang Guru berkata, “Engkau dalam dirimu membawa jawaban sendiri bagi setiap pertanyaan yang kauajukan, asal engkau tahu, bagaimana mencarinya.”

Pada lain hari ia masih berkata,”Di alam jiwa engkau tidak bisa berjalan dalam terang lampu orang lain. Engkau ingin pinjam kepunyaanku. Lebih baik engkau kuajari membuat lampu sendiri.”

(Sejenak Bijak, oleh Anthony de Mello,SJ)

Hidup yang tidak disadari merupakan hidup yang mekanistik, tidak manusiawi, sudah diprogram dgn perintah2 dan larangan yang ada di KS. Tidak pernah menjadi diri sendiri.
Anda mungkin bisa mengatakan, ah biarlah saya menjadi robot, karena saya menjadi robotnya Tuhan karena melakukan perintah dan menjauhi laranganNya.
Nah, hal itu berarti kalau anda berbuat baik, berarti bukan karena memang anda orang baik, tapi hanya menjalankan perintahNya, anda masih saja bisa menjadi jahat karena perbuatan baik anda bukan berasal dari dalam diri anda tapi dari luar diri anda.
Anda pasti setuju bahwa hanya orang suci yang bisa masuk surga (kalau memang ada surga karena kita belum pernah membuktikannya khan?hanya berkeyakinan saja).Apakah orang suci hanya menuruti perintah atau menjauhi laranganNya atau dia sudah mengerti sendiri sehingga benar2 sadar ketika melakukan sesuatu, bukan karena ada perintah atau memang ada larangan?
Maksud saya kebaikan orang suci itu memancar keluar dari dalam dirinya, bukan karena dia tahu ada perintah atau larangan.
Cerita ilustrasi di bawah bisa sedikit menjelaskan apa yang saya maksudkan.

IDENTITAS

“Bagaimana orang mencari kesatuan dengan Tuhan?”
“Semakin engkau mencari, semakin jauh jarak yang kauciptakan antara Dia dan engkau.”
“Lalu bagaimana mengatasi jarak itu?”
Mengetahui, bahwa itu ada.”
“Apa itu berarti bahwa Allah dan aku adalah satu?”
“Tidak satu.Tidak dua.”
“Bagaimana itu mungkin?”
“Matahari dengan sinarnya, samodra dengan gelombangnya, penyanyi dengan nyanyiannya, atau penari dengan tariannya. Tidak satu.tidak dua.”

GBU
Namo Buddhaya
Wassalam

Sdrku Peace….
apa kabar weekend ini?

memang kalo membahas keimanan tidak akan pernah ketemu dalam suatu pembicaraan, padahal yg dibahas dari sumber yang sama,(Alkitab). ada dua penafsiran yg berbeda dan bertolak belakang.
Tapi perbedaan itu anugerah Allah kan? perbedaan itu menambah khazanah berfikir, menambah pengetahuan. begitu kan sdr Peace.
semoga wawasan kita semakin bertambah dengan adanya forum ini.

wassalam

@ Christ # 244,

Semua berdasarkan hati saudaraku christ, sebab setiap ayat yang saya baca hati saya selalu bergetar dan bukan isi kepala saya saja yang membenarkan, memang kadang saya berfikir bisa jadi ini karena doktrinisasi yang saya terima bertahun – tahun dari orang tua saya yang hanya mengenal ISLAM, sebab itu saya juga mencoba mempelajari kristen dengan membaca injil milik istri saya, tetapi semakin saya baca semakin banyak pertanyaan yang muncul, belakangan datang saksi yehuwa kerumah saya, istri saya hendak menolak karena menurutnya mereka adalah domba yang tersesat (* mungkin saya juga disebut seperti itu kali yaaaa *) tetapi buat saya ini menarik dan saya persilahkan datang hingga akhirnya hampir seminggu sekali datang. Dan yang lebih mengejutkan ternyata mereka lebih fasih dalam menjabarkan injil dibanding istri saya yang menurut saya imannya sangat kuat (* sebab tiap saya bertanya jawabanya hanya satu “Pokoke Tuhan yesus jalan kebenaran” *) sehingga yang saya lihat adalah istri saya yang “Pokoke” mania ternyata terbata – bata ketika saksi yehuwa mengajak mengupas injil. Tetapi ketika saya banyak bertanya kepada mereka tentang isi injil yang mereka jabarkan, lambat laun mereka tidak datang lagi kerumah saya.

Saudaraku christ pengalaman seperti apa yang anda katakan “salah satu pernyataan dalam alkitab yang bisa saya buktikan adalah siapa yang menabur maka dialah yang akan menuai, hal ini sdh saya buktikan dan selalu benar” semoga bisa menjadi pencerahan bagi saya.

Anda bertanya dari mana, saya sudah katakan dari hati saya yang paling dalam, bukankah saya sudah jelaskan bahwa keseharian saya bukan hanya melulu disekeliling ummat ISLAM, saya sudah beberapa kali ke gereja, saya juga ikut kursus pernikahan gereja, dirumahpun ada injil dan beberapa lembaran khabar saksi yehuwa, tetapi tidak ada yang bisa meyakini saya selain AL-QUR’AN.

Jadi bukti seperti apa yang anda minta ?

Salam Damai.

@ Christ # 245,

Lampu milik saya ketika hendak saya pasang tentu tidak bisa dilakukan dalam kegelapan, sehingga saya membutuhkan lampu lainya yang saya percaya bisa membantu saya melihat untuk memasang lampu saya sendiri.

Saya setuju dengan kutipan sejenak bijak yang anda sampaikan, barangkali perbedaan kita hanyalah karena berbeda guru yang mengajari.

Jika Tuhan hendak menciptakan manusia seperti robot, tentu semua manusia akan seragam, bukankah anda berbeda dengan saya ? ini membuktikan bahwa Tuhan berkehendak memberikan manusia pilihan seperti pilihan anda dan juga pilihan saya, kenapa masih menghujat Tuhan ?

Orang menjadi suci hanya dalam mimpinya saja, hanya ridha ALLAH yang menentukan siapa masuk surga dan siapa masuk neraka. Anda tidak percaya surga & neraka ? kalau saya percaya, tetapi menurut saksi yehuwa setelah armagedon akan ada kerajaan ALLAH dibumi yang diperintah yesus selama 1000 tahun dan kerajaan itu hanya dihuni oleh domba – domba yang menurut sementara yang jahat dibiarkan mati, jadi tidak ada surga dan neraka, apakah maksud anda seperti itu ?

Bagaimana orang bisa mencari kesatuan dengan Tuhan, bukankah Tuhan sang pencipta dan manusia adalah ciptaanya ? bersatu seperti apa yang dicari ?

Matahari bersinar berdasarkan apa yang kita lihat dari yang bisa kita lihat tetapi para jenius berkata matahari melepaskan letupan api, samudra bergelombang karena ada angin, tanpa angin laut akan tenang, penyanyi jika terpotong lidahnya bisakah bernyanyi ? penari yang lumpuh bukanlah penari, tetapi Tuhan perkecualian sebab Tuhanlah yang menciptakan semuanya.

Salam Damai

@ Peace & Ahmad,

Keimanan bahkan bisa lebih kokoh dari besibaja sekalipun tetapi bisa juga lebih lentur dari karet terkadang lebih getas dari benang tergantung bagaimana mengolahnya. Saya setuju dengan saudaraku ahmad bahwa kita sharing bukan mencari permusuhan tetapi untuk memperkaya khazanah berfikir dan menambah pengetahuan.

Salam Damai.

Sdrku Peace

menyimak ulasan anda tentang ,

Yohanes 10:30
Aku dan Bapa adalah satu.”

Yohanes 10:38
tetapi jikalau Aku melakukannya dan kamu tidak mau percaya kepada-Ku, percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu, supaya kamu boleh mengetahui dan mengerti, bahwa Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa.”

mungkin dari ayat2 diatas lah anda menyimpulkan bahwa Yesus itu adalah Tuhan.
apakah Allah ada didalam diri Yesus?

Untuk memahaminya marilah kita menelusuri penjelasan dari Yesus sendiri.

Perhatikanlah Yohanes 14:20:
“Pada waktu itulah kamu akan tahu, bahwa Aku di dalam BapakKu dan kamu di dalam Aku dan Aku di dalam kamu”.

Perhatikanlah baik-baik ayat ini. Kalau kita sepakat bahwa Allah bersatu dalam diri Yesus berdasarkan injil Yohanes 10:30, maka secara jujur kita pun harus menerima bahwa 12 murid-murid Yesus bersatu dalam diri Yesus dan Tuhan Allah menjadi 14 oknum dalam satu Tuhan berdasarkan Injil Yohanes 14:20.

Lalu kalau kita mengatakan tidak dan memang tidak. Untuk apa arti kata “di dalam” tersebut?

Jawabannya ada pada ayat-ayat berikutnya!

“Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapakku dan Aku pun akan mengasihi dia…” (Yohanes 14:21)

“Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikian juga Aku telah mengasihi kamu, tinggallah di dalam kasihku itu. Jikalau kamu menuruti perintahku, kamu akan tinggal di dalam kasihKu. Seperti aku menuruti perintah Bapaku dan tinggal di dalam kasihNya. ” (Yohanes 15:9)

Tanpa diperjelas lagi, kedua ayat di atas sudah memberikan penjelasan yang terang benderang bahwa yang dimaksud dalam istilah “di dalam” pada Yohanes 10:38 adalah “di dalam kasih”, bukan tumpang tindihnya Tuhan Allah yang Roh dalam tubuh Yesus.

semoga kembali dapat menambah wawasan kita ,
salam damai

wassalam

sdr ferry zk,
anda menulis:
Anda bertanya dari mana, saya sudah katakan dari hati saya yang paling dalam, bukankah saya sudah jelaskan bahwa keseharian saya bukan hanya melulu disekeliling ummat ISLAM, saya sudah beberapa kali ke gereja, saya juga ikut kursus pernikahan gereja, dirumahpun ada injil dan beberapa lembaran khabar saksi yehuwa, tetapi tidak ada yang bisa meyakini saya selain AL-QUR’AN.

Tetap saja hal ini tdk bisa dijadikan dasar utk menanggapi apa yang saya kemukakan, karena anda hanya berdasarkan getaran hati yang tentu saja disebabkan karena pola pikir anda yang meyakini hal2 tsb yang sdh terprogram dalam pikiran anda.
Program yang ada di pikiran anda yang berisi masukan2
yang anda terima dari lingkungan andalah yang menyebabkan getaran2 hati tsb, jadi pikiran anda seperti komputer yang berisi program ketika mendapat inputan data masuk, maka akan mengolah data tersebut secara otomatis berdasarkan program2 yang sdh ada di kepala anda.
Mestinya kita bisa mengamati, ambil jarak terhadap apa yang kita lihat atau baca kemudian amati tanpa menghakimi, dengan begitu maka kita bisa berpikir secara jernih sehingga hal2 yang memang blm kita alami sendiri tdk akan menjadi dasar dari segala yang kita lakukan atau yang kita kemukakan.
Ini menurut pemikiran saya lho yang tentu saja bisa jadi sdh jadi program dalam kepala saya, tapi saya tdk akan menanggapi segala sesuatu berdasarkan keyakinan yang belum pernah saya alami atau buktikan.
Saya pun berusaha menanggapi anda berdasarkan tulisan2 anda, bukannya menanggapi prasangka2 yang sdh terbentuk sebelumnya tentang anda.Intinya saya hanya ingin menanggapi realitas anda sendiri bukannya gagasan2 yang sdh terbentuk sebelumnya.

Anda bertanya kepada saya
Jadi bukti seperti apa yang anda minta ?

Saya meminta bukti?Buat apa?Bukti itu ya buat anda sendiri seperti ketika saya membuktikan siapa yang menabur maka dia juga akan menuai.Hal ini sdh saya buktikan dan alami, jadi bukan lagi sebagai keyakinan tapi sebagai iman.
Jadi saya menanggapi semua yang anda kemukakan berdasarkan iman saya, bukan oleh keyakinan yang belum dialami atau dibuktikan.
Mengenai surga dan neraka, saya bukannya tdk percaya, tapi saya tdk harus percaya. Maksud saya hal itu tetap menjadi semacam wacana saja bagi saya, atau kalau pun memang ada, saat ini saya belum atau tdk harus percaya hal itu, bukannya tdk percaya, mungkin suatu saat saya akan percaya karena saat itu saya sudah mengalami dan membuktikannya sendiri.
Hal itu bagi saya saat ini bukan realitas.Saya hanya akan menanggapi realitas bukannya “khayalan” yang hanya didasarkan oleh keyakinan.
Saya hanya ingin menunjukkan kepada anda tentang realitas, bukan tentang gagasan2 yang sdh terbentuk sebelumnya.Saya hanya ingin berdiskusi dengan anda tentang segala hal yang realistis yang memang sudah dialami atau dibuktikan sendiri, bukan berdiskusi yang hanya berdasarkan keyakinan belaka.
Orang lain tdk mengalami hal spt anda ketika membaca ayat tsb karena dalam pikirannnya tdk ada program2 seperti dlm pikiran anda, jadi apakah hal ini bisa disebut sebuah KEBENARAN?

“Matahari dengan sinarnya, samodra dengan gelombangnya, penyanyi dengan nyanyiannya, atau penari dengan tariannya. Tidak satu.tidak dua.”

Hal di atas hanya sebagai ilustrasi saja, setahu saya hal di atas dikenal dalam ajaran Hindu.
Tdk mungkin ada tarian kalau tdk ada penari, tdk mungkin ada nyanyian kalau tdk ada penyanyi,ini yang saya maksudkan utk menggambarkan hubungan kita dengan Sang Pencipta.

MENARI TANPA KAKI

Pada suatu ketika, di sebuah kamp konsentrasi hiduplah
seorang tahanan, yang meskipun sudah dijatuhi hukuman mati
tetap tidak merasa takut dan merdeka. Pada suatu hari ia
tampak berada di tengah-tengah lapangan penjara sedang
bermain gitar. Sejumlah besar orang berkumpul di
sekelilingnya mendengarkan alunan musiknya dan di bawah
pengaruh musik itu mereka pun menjadi tidak merasa takut.
Ketika para pembesar penjara melihat ini, mereka melarang
orang itu bermain gitar.

Akan tetapi hari berikutnya, orang itu kembali lagi di
tempat yang sama, bernyanyi dan memainkan gitar dengan
orang-orang yang jumiahnya lebih besar lagi. Dengan marah
para penjaga menyeretnya dan memotong jari-jari tangannya.

Hari berikutnya ia kembali lagi, bernyanyi dan bermain musik
sedapat-dapatnya dengan jari-jarinya yang berdarah. Kali ini
orang-orang yang datang di sekelilingnya bersorak-sorai.
Para penjaga menyeretnya lagi dan membanting gitarnya sampai
hancur.

Pada hari berikutnya ia bernyanyi dengan segenap hatinya.
Nyanyian yang sangat indah! Begitu merdu dan menyentuh hati!
Orang banyak menggabungkan diri dan selama mereka bernyanyi
hati mereka menjadi begitu jernih seperti hatinya dan jiwa
mereka menjadi tak dapat ditaklukkan seperti jiwanya. Kali
ini penjaga begitu marah sehingga mereka memotong lidah
orang itu.

Keheningan menyelimuti seluruh penjara, sesuatu yang tak
terkalahkan oleh maut.

Semua orang heran, ketika pada hari berikutnya ia kembali ke
tempat yang sama sambil berlenggang dan menari diiringi
musik yang tidak dapat didengar oleh orang lain kecuali dia
sendiri. Segera saja semua orang saling bergandengan tangan,
menari di sekitar tubuhnya yang berdarah dan hancur,
sementara para penjaga berdiri terpaku penuh kekaguman.

Karir Sudha Chandran, seorang penari klasik India, terhenti
ketika berada di puncak ketenarannya, karena kaki kanannya
harus dipotong. Sesudah ia terbiasa lagi dengan kaki tiruan,
ia kembali menari. Sangat mengherankan, ia kembali sampai ke
puncak ketenarannya. Ketika ditanya bagaimana ia dapat
melakukan hal itu, dengan sederhana ia menjawab, “Anda tidak
membutuhkan dua kaki untuk menari.”

(DOA SANG KATAK 2, Anthony de Mello SJ,
Penerbit Kanisius, Cetakan 12, 1990)

GBU
Namo Buddhaya
Wassalam

@ Sdr ku Ahmad dan Ferry,
Kabar saya baik-baik dan saya berharap Anda juga demikian.
Benar sekali Ahmad, bahwa pernyataan bahwa Yesus di dalam murid-muridnya dan sebaliknya adalah juga berlaku bagi seluruh manusia, dimana sebelumnya Tuhan mempunyai jarak yang jauh dengan manusia. Bahkan dalam perjanjian lama menyebut namaNya harus ekstra hati-hati. Namun ayat-ayat yang anda berikan adalah pada konteks yang berbeda

Para murid-murid Yesus adalah orang-orang dari kalangan Yahudi. Dan mendekati jaman Yesus, karena dijajah oleh bangsa Romawi, fanatisme Yahudi sangat kental. Tradisi Yahudi sangat sulit untuk tidak dijalankan, apalagi masalah “akidah” keMahaEsaan Allah yang dimulai dari hukum Taurat yang telah diturunkan kepada Nabi Musa tegasnya adalah pada 10 perintah Tuhan yang terdapat pada Kitab Keluaran (sebuah kepercayaan yang membedakan mereka dari bangsa-bangsa lain).

Secara akal, agak sulit bila para murid dapat mengakui adanya manusia yang menjadi Allah. Berdasarkan kitab-kitab yang ada pada perjanjian lama mesias yang dijanjikan dalam bayangan orang Yahudi adalah menjadi Raja yang membebaskan orang Yahudi dari penjajahan dan mengembalikan kejayaan Israel seperti pada jaman Raja Daud.
Kebanyakan orang Yahudi menjadi kecewa ketika tahu bahwa pada kenyataannya Yesus mengaku sebagai Mesias. Yesus adalah orang yang terlalu penuh kasih, lemah lembut dan tidak sedikitpun tanda-tanda dapat membebaskan orang Yahudi dari penjajahan.
Tetapi dengan iman (yang luar biasa), para murid dapat mengerti bahwa Yesuslah Mesias, dan kerajaanNya bukan seperti kerajaan duniawi. Secara akal, tidak ada untungnya para murid “mengangkat” Yesus menjadi Tuhan. Karena sebagai pemimpin Yesus mengajarkan bahwa pemimpin adalah pelayan, dan benar-benar diterapkan secara praktek oleh Yesus sendiri.
Faktor inilah yang menjadi salah satu faktor yang membuat saya dan mungkin kebanyakan orang lain percaya seperti para murid percaya Yesus adalah Tuhan.

Damai untuk Anda
Peace

@ Chirst # 251,

Tidak ada kebenaran yang hakiki dalam hidup ini, kebenaran buat seseorang bisa jadi kesalahan menurut orang lain, tentu dalam perjalanan hidup seorang individu melalui suato proses pengenalan dan proses pengenalan ini bisa jadi doktrinisasi baik disengaja maupun tanpa sengaja, baik anda maupun saya.

Yang saya tanyakan kepada anda bukan bukti apa yang saya minta, tetapi seperti apa suatu pembuktian menurut anda ? yang menurut anda bisa disebut sebagai iman dan bukan sekedar keyakinan.

Tidak mungkin ada tarian meski ada penari jika sipenari tidak diberi kesehatan untuk menari, tidak mungkin ada nyanyian meski ada penyanyi jika tidak ada yang memberika pita suara. Segala sesuatu bisa karena Tuhan juga yang menghendaki.

Salam Damai.

@Ferry ZK

>> Tidak mungkin ada tarian meski ada penari jika sipenari tidak diberi kesehatan untuk menari, tidak mungkin ada nyanyian meski ada penyanyi jika tidak ada yang memberika pita suara. Segala sesuatu bisa karena Tuhan juga yang menghendaki.

Tuul maas, kita kudunya mikir asal muasalnya dulu baru mikirin patah kaki, lidah dipotong, kenapa tangan ada jari2nya, kenapa gigi nempel digusi kenapa, rambut gak cuma dikepala dan kenapa2 yang laen.
Dan untuk memahami hal sederhana kayak ini kita gak butuh seorang ahli filsafat ataupun minta ajarin pak kyai ya to mas fer…???

sdr ferry zk,
Bukankah saya sudah memberikan contoh mengenai pembuktian iman?
Siapa yang menabur maka dialah yang akan menuai.
Hal ini sdh saya buktikan dan alami sehingga saya imani.
Sedangkan apa yang saudara sampaikan tdk pernah anda alami tapi anda “iman”i, makanya saya sebut hal itu bukan iman tapi keyakinan.

Apa yang ada dlm cerita itu hanya cerita ilustrasi yang maknanya sangat dalam, jadi bukan diartikan secara harafiah sehingga anda bisa menyanggah dengan tanggapan anda seperti itu.

Menari dalam hal ini bukan secara harafiah gerakan2 tangan atau kaki atau perlu sehat atau tidak,karena yang dimaksudkan adalah bagaimana hati kita ini bisa menari dengan tarian2 yang indah atau hati kita menyanyi shg menghasilkan symphoni yang indah sehingga akan bisa selalu menikmati hidup ini apapun yang terjadi.Entah dalam keadaan sakit ataupun sehat.
Mungkin tdk masuk diakal, tapi bagi yang sudah mencapai hal itu tentu bisa mengerti hal ini.

Perbuatan baik yang terbaik adalah perbuatan baik yang dilakukan tanpa menyadari bahwa itu perbuatan baik. Perbuatan itu dilakukan karena wajar dan alamiah (tangan kiri tdk mengetahui apa yang dilakukan oleh tangan kanan).
Tapi coba lihat, kebanyakan manusia berbuat baik karena tdk ingin masuk “neraka” (kalau mereka tdk tahu bahwa berbuat jahat akan masuk “neraka” maka belum tentu dia mau berbuat baik). Jadi karena diberitahu bahwa kalau mau masuk “surga” ya harus berbuat baik maka orang berlomba-lomba berbuat baik supaya masuk surga, hal inilah yang selalu mendasari perbuatan baik yang dilakukan seseorang pada umumnya.
Jadi perbuatan baiknya tdk murni dari dirinya tapi karena diiming2i masuk “surga”.
Orang suci akan kehilangan kesucian dirinya ketika dia menyadari bahwa dirinya orang suci, kembali lagi dalam hal ini adalah soal “ego”.
Menurut saya ego inilah yang menjadi sumber kejahatan bagi sluruh umat manusia di bumi ini, ego inilah manifestasi dari setan yang selalu kita salahkan ketika seseorang berbuat salah (ada setan lewat, dibujuk setan).
Manusia memang selalu mencari pembenaran bagi dirinya sendiri sehingga ketika dirinya berbuat salah pun selalu mencari kambing hitam untuk meng”aman”kan dirinya dan biasanya si setanlah yang selalu jadi sasaran, padahal hal itu disebabkan karena egonya.

BUANGLAH KEHAMPAANMU!

Ia mengira sungguh amat penting menjadi miskin dan hidup bermatiraga. Tidak pernah ia menyangka bahwa yang paling penting ialah melepaskan ‘ego’nya. Ego dapat menjadi-jadi karena kesucian maupun karena keduniawian, karena kemiskinan maupun karena kekayaan, karena bermatiraga maupun karena hidup mewah. Tidak ada sesuatu pun yang tidak digunakan oleh ‘ego’ untuk melambungkan diri.

Murid:

Aku datang kepadamu dengan tangan hampa.

Guru:

Buanglah kehampaan itu sekarang juga!

Murid:

Bagaimana aku dapat membuangnya? Hanya kehampaan belaka.

Guru:

Kalau begitu, bawalah serta ke mana saja engkau pergi.

Engkau dapat membuat kehampaan menjadi milikmu. Dan membawa serta matiragamu bagaikan sebuah piala penghargaan. Jangan membuang milikmu. Buanglah ‘ego’mu!

(Burung Berkicau, Anthony de Mello SJ, Yayasan Cipta Loka Caraka, Cetakan 7, 1994)

GBU
Namo Buddhaya
Wassalam

sdr ferry zk,
Maksud saya adalah kalau kita mengimani sesuatu itu berarti kita sudah mengalami dengan membuktikannya sendiri, seperti siapa yang menabur maka dia jugalah yang akan menuai, hal ini sudah saya buktikan dan alami sehingga sekarang saya imani.

Tetapi anda meng”iman”i yang belum pernah anda buktikan dan alami, makanya saya sebut hal itu bukan iman tapi keyakinan.

Mengenai penari dan tarian, hal itu hanya sebagai ilustrasi dan bukan diartikan secara harafiah seperti anda pkrkan sehingga anda pun menanggapi secara harafiah yang berhubungan dengan fisik atau benda. Jadi yang dimaksudkan adalah bagaimana hati kita bisa menari menghasilkan tarian yang indah ataupun bisa menyanyi menghasilkan symphoni yang indah sehingga kita bisa menikmati detik perdetik dalam hidup ini baik itu dalam keadaan sehat maupn sakit.
Memang kelihatannya sulit, tapi bagi yang sudah mengerti maka akan bisa memahami hal ini.

Mengenai kepercayaan akan surga dan neraka, hal ini menyebabkan manusia tdk pernah murni dalam melakukan suatu perbuatan, karena selalu saja kebanyakan mereka berbuat baik hanya karena takut masuk neraka. Coba kalau mereka dikasih tahu bahwa kalau berbuat baik tdk masuk surga, maka mereka blm tentu mau melakukannya. Jadi ada motivasinya, bukan karena memang dirinya itu sudah baik.
Perbuatan baik yang terbaik adalah perbuatan baik yang dilakukan tanpa menyadari perbuatan itu baik.Hal itu dilakukan karena tampak wajar dan alamiah (tangan kiri tdk mengetahui apa yang dilakukan oleh tangan kanan)
Orang suci menjadi tdk suci lagi ketika dia menyadari bahwa dirinya orang suci.
Hal ini semua dikarenakan oleh “ego”.
Ego inilah yang menjadi sumber kejahatan seluruh umat manusia di dunia, bukannya si setan (ini menurut pemahaman saya ya). Malah kadangkala saya merasa kasihan sama si setan yang selalu disalah2kan.
Manusia memang selalu mencari pembenaran, maka dicarilah kambing hitam untuk meng”aman”kan dan menyamankan dirinya, maka ketika seseorang berbuat salah maka yang disalahkan biasanya si setan (ada setan lewat, dibujuk setan), padahal ya egonya dia sendiri yang menjadi sumber permasalahannya.

BUANGLAH KEHAMPAANMU!

Ia mengira sungguh amat penting menjadi miskin dan hidup bermatiraga. Tidak pernah ia menyangka bahwa yang paling penting ialah melepaskan ‘ego’nya. Ego dapat menjadi-jadi karena kesucian maupun karena keduniawian, karena kemiskinan maupun karena kekayaan, karena bermatiraga maupun karena hidup mewah. Tidak ada sesuatu pun yang tidak digunakan oleh ‘ego’ untuk melambungkan diri.

Murid:

Aku datang kepadamu dengan tangan hampa.

Guru:

Buanglah kehampaan itu sekarang juga!

Murid:

Bagaimana aku dapat membuangnya? Hanya kehampaan belaka.

Guru:

Kalau begitu, bawalah serta ke mana saja engkau pergi.

Engkau dapat membuat kehampaan menjadi milikmu. Dan membawa serta matiragamu bagaikan sebuah piala penghargaan. Jangan membuang milikmu. Buanglah ‘ego’mu!

(Burung Berkicau, Anthony de Mello SJ, Yayasan Cipta Loka Caraka, Cetakan 7, 1994)

GBU
Namo Buddhaya
Wassalam

@Christ

Ilustrasi2 diatas jadi inget cerita kho ping hoo, prinsip2 hidup yg diselipkan ditengah persaingan, perkelahian dan perseteruan antar pendekar2 kungfu

salam

Hehehe… Pak Dewo, maaf lama gak muncul, ada banyak urusan sih.

U/ comment saya pada no. 176, saya merasa anda tidaklah bisa menyerap makna dari pernyataan saya. Nyatanya, anda justru malah merasa jika saya menyerang anda secara personal. Itu salah besar pak Dewo! Saya tidak pernah bermaksud u/ menyerang anda. Saya cuma berusaha memberi saran dan kritik pada anda, demi obyektivitas kebenaran.

Saya perjelas dan perhalus lagi ya maksud comment saya. Ketika saya membaca profil anda, anda adalah orang yang memiliki pendidikan tinggi, yang seharusnya anda sangat terbuka pada kebenaran, obyektif, dan bijaksana. Dengan demikian anda seharusnya bisa membuktikan teori yang anda yakini dengan bukti2 ilmiah yang akurat. Gampange ngene wae, tentang ketuhanan Yesus aja. Anda percaya Yesus adalah tuhan, dari mana anda tau itu? Dari Alkitab, dari orang tua, dari gereja, dari agama anda, dan sumber2 yang lain. Namun jika kita mau menguji sumber pengetahuan itu secara teliti, maka akan muncul 1 pertanyaan, benarkah yang dikatakan oleh sumber2 itu? Namun kebanyakan dari kita tidak pernah mau menguji dan membuktikannya, kita cenderung akan berkata “saya percaya!” Nah, karena anda adalah seorang akademisi, bukannya akan lebih baik jika anda, atau kita semua menguji kebenaran itu secara ilmiah? Melalui literatur2, penelitian2, kitab suci lain, dan sejarah.

Saya juga akan meluruskan pernyataan saya yang mungkin menyinggung anda, ketika saya berkata “mana intelektualitas anda?” Mengapa saya berkata demikian? Karena semua penjelasan yang anda buat dalam blog ini, orang awam pun bisa membuatnya, termasuk saya pun juga bisa, nggak perlu sekolah tinggi, nggak perlu S2, saya pun bisa memberikan comment setaraf dengan comment2 anda. Yang saya inginkan adalah bagaimana anda membuktikan segala sesuatunya berdasarkan fakta ilmiah, bukan semata2 karena iman. Saya ingat ketika anda menggambarkan pemahaman anda mengenai kain kafan turin. Anda berkata hal itu karena cahaya yang keluar dari tubuh Yesus lantas membentuk cap pada kain itu. Ini sulit dimengerti pak Dewo, irrasional! Sementara para peneliti mengatakan aliran darah yang tercetak disitu menandakan Yesus tidaklah mati ketika disalib. Berdasarkan contoh tersebut, inilah yang saya inginkan dari anda, berkata sesuai dengan kebenaran obyektif. Dengan kebenaran obyektivitas, intelektualitas kita dipakai u/ mencari dan mengatakan kebenaran, bukan u/ membenarkan perkataan.

Yah, kurang lebih demikianlah maksud saya pada comment saya sebelumnya. Namun jika anda tetap merasa saya menggurui anda atau menyerang anda, saya mohon maaf yang sebesar2nya. Mungkin cara kita u/ menemukan tuhan berbeda. Jika saya lebih suka menyeimbangkan antara iman (agama) dengan logika (ilmu pengetahuan), dalam artian keduanya adalah pasangan yang serasi, bagi anda mungkin keduanya ibarat air dan minyak, yang takkan pernah bersatu. Maaf sekali lho pak dewo, tidak ada sama sekali motivasi u/ menyerang anda. Hal ini semata2 hanyalah ungkapan ekspresi dan kebebasan berpendapat.

Wassalam
Abu Yahya Liem Gunawan

@Dear Pak Sanji (#257),

Hehehe… Pak Dewo, maaf lama gak muncul, ada banyak urusan sih.

Selamat datang kembali ke blog saya yg sederhana ini.

U/ comment saya pada no. 176, saya merasa anda tidaklah bisa menyerap makna dari pernyataan saya. Nyatanya, anda justru malah merasa jika saya menyerang anda secara personal. Itu salah besar pak Dewo! Saya tidak pernah bermaksud u/ menyerang anda. Saya cuma berusaha memberi saran dan kritik pada anda, demi obyektivitas kebenaran.

Maaf jika saya salah sangka. Tetapi setelah saya baca lagi komentar Anda, kesannya masih sama. Coba jika Anda yg membacanya dan anggaplah komentar Anda itu untuk Anda sendiri.

Saya perjelas dan perhalus lagi ya maksud comment saya. Ketika saya membaca profil anda, anda adalah orang yang memiliki pendidikan tinggi, yang seharusnya anda sangat terbuka pada kebenaran, obyektif, dan bijaksana.

Kebijaksanaan dan hikmat tidak cukup dari jenjang pendidikan yang tinggi. Malah ada orang yang sangat bijak dan memiliki hikmat padahal dia tidak berpendidikan.

Dengan demikian anda seharusnya bisa membuktikan teori yang anda yakini dengan bukti2 ilmiah yang akurat. Gampange ngene wae, tentang ketuhanan Yesus aja. Anda percaya Yesus adalah tuhan, dari mana anda tau itu? Dari Alkitab, dari orang tua, dari gereja, dari agama anda, dan sumber2 yang lain.

Bukankah saya sudah menyebutkan sumber jawaban saya? Bukankah saya selalu menyertakan referensi ayat-ayat yang saya kutip? Bukankah Anda bisa mengeceknya langsung di Alkitab?

Namun jika kita mau menguji sumber pengetahuan itu secara teliti, maka akan muncul 1 pertanyaan, benarkah yang dikatakan oleh sumber2 itu? Namun kebanyakan dari kita tidak pernah mau menguji dan membuktikannya, kita cenderung akan berkata “saya percaya!” Nah, karena anda adalah seorang akademisi, bukannya akan lebih baik jika anda, atau kita semua menguji kebenaran itu secara ilmiah? Melalui literatur2, penelitian2, kitab suci lain, dan sejarah.

Saya mengambil referensi dari Alkitab. Jika Anda meragukan Alkitab, itu di luar kuasa saya. Silakan Anda menguji dan menyelidiki Alkitab. Tetapi pekerjaan itu bukan porsi saya. Bukankah latar belakang pendidikan saya memang bukan untuk itu? Toh Anda sudah mempelajari latar belakang saya. Seharusnya Anda lebih bijak dalam menodong saya.

Saya juga akan meluruskan pernyataan saya yang mungkin menyinggung anda, ketika saya berkata “mana intelektualitas anda?” Mengapa saya berkata demikian? Karena semua penjelasan yang anda buat dalam blog ini, orang awam pun bisa membuatnya, termasuk saya pun juga bisa, nggak perlu sekolah tinggi, nggak perlu S2, saya pun bisa memberikan comment setaraf dengan comment2 anda.

Ya-ya-ya, Anda pun bisa membuat artikel dan penjelasan lebih baik dari pada saya. Dan saya setuju bahwa untuk itu tidak perlu pendidikan S2. Bahkan anak SMP pun sudah bisa. Saya punya contoh beberapa blog yang ditulis oleh anak SMP.

Jika Anda merasa mampu dan hebat, silakan tuliskan artikel Anda sendiri di blog Anda. Sekalian saya diberi tahu URL blog Anda. Jangan cuma njeplak di sini, tapi buktikan bahwa Anda bisa hebat dan lebih hebat dari pada saya.

Yang saya inginkan adalah bagaimana anda membuktikan segala sesuatunya berdasarkan fakta ilmiah, bukan semata2 karena iman. Saya ingat ketika anda menggambarkan pemahaman anda mengenai kain kafan turin. Anda berkata hal itu karena cahaya yang keluar dari tubuh Yesus lantas membentuk cap pada kain itu. Ini sulit dimengerti pak Dewo, irrasional! Sementara para peneliti mengatakan aliran darah yang tercetak disitu menandakan Yesus tidaklah mati ketika disalib. Berdasarkan contoh tersebut, inilah yang saya inginkan dari anda, berkata sesuai dengan kebenaran obyektif. Dengan kebenaran obyektivitas, intelektualitas kita dipakai u/ mencari dan mengatakan kebenaran, bukan u/ membenarkan perkataan.

Anda ini benar-benar lucu. Di satu sisi Anda merendahkan intelektualitas saya. Tetapi di sisi lain Anda menyatakan “sulit mengerti” dan mengatakan pernyataan saya irrasional. Seharusnya Anda bisa menggali lebih dalam tentang kain Turin tersebut. Silakan pelajari sumber lain. Bukankah Anda lebih intelek? Jika Anda lebih intelek, seharusnya Anda bisa memilah dan mempelajari suatu topik dengan lebih teliti tanpa tergantung satu sumber saja yang apalagi sumber yang hanya satu-satunya itu Anda anggap sebagai sumber yang dipertanyakan intelektualitasnya.

Yah, kurang lebih demikianlah maksud saya pada comment saya sebelumnya. Namun jika anda tetap merasa saya menggurui anda atau menyerang anda, saya mohon maaf yang sebesar2nya. Mungkin cara kita u/ menemukan tuhan berbeda. Jika saya lebih suka menyeimbangkan antara iman (agama) dengan logika (ilmu pengetahuan), dalam artian keduanya adalah pasangan yang serasi, bagi anda mungkin keduanya ibarat air dan minyak, yang takkan pernah bersatu. Maaf sekali lho pak dewo, tidak ada sama sekali motivasi u/ menyerang anda. Hal ini semata2 hanyalah ungkapan ekspresi dan kebebasan berpendapat.

Saya telah memaafkan Anda. Anda tetap bebas berekspresi dan bebas berpendapat di sini.

Tetapi lebih baik Anda berinterospeksi. Silakan baca lagi komentar Anda. Silakan Anda pelajari lagi sumber-sumber lain selain sumber yang tidak intelek di sini.

GBU.

@Dear Cornel (#237),

Yesus jadi Putra Mahkota to mas….!!! Tuhan bisa pensiun sampe mau digantiin, Wah mengulangi kesalahan Fir’aun yg mengklaim Tuhan dong…tapi saya YAKIN Yesus (Isa Almasih) gak pernah ngomong kayak gitu, apalagi di Al’Qur’an, kalo Mas Dewo lebih tahu Al’Qur’an tunjukkan ayatnya dong seperti teman2 kita yg lain menunjukkan ayat di Alkitab
Saya bisa ngomong gini yo karena baca Al-Qur’an to mas..mas..ngeles lagi nih.

Betul, Yesus adalah Anak/Putera Allah. Di Alkitab banyak disebutkan. Silakan buka artikel saya di: “Penyandang Gelar Anak Allah”.

Kesimpulannya semua itu mas bahwa ketika di jaman Yesus diharamkan tapi sama pengikutnya dihalalkan dan sebaliknya, dan hati2 juga mas TUHAN SIAP melakukan KEKERASAN bila umatnya ingkar dan mangkir, gak cuma KASIH MELULU yg dia ajarkan tapi KEKERASAN JUGA, saya kira bahasa saya sederhana kok gak berbelit-belit.

Yesus tidak mengharamkan apa-apa saat kehidupan-Nya. Yesus mengajarkan Kasih. Tidak mengajarkan kekerasan. Tidak percaya? Silakan baca Alkitab.

Yg banyak ngeles ki yo sopo to ya…

Hehehe…

Salam.

@ Dear Ahmad (#230),

jawaban anda di #216 malah membuat saya bingung.
memang Yesus tidak pernah menulis Injil, karena yang saya fahami, Injil adalah ucapan Yesus.
yg saya maksud di postingan sebelumnya itu bukan bunda Maria, tapi Maria Magdalena.

Maria Magdalena pun dipercaya tidak menuliskan kitab apa pun.

“The Jesus Family Tomb” bukan buku fiksi sdr Dewo, tapi lebih merupakan catatan harian arkeolog pada waktu penggalian sebuah makam di Talpiot Israel.

Oh begitu ya?

1. Yesus mengajarkan tauhid (hanya menyembah Tuhan Allah)
Markus 12:29 Jawab Yesus “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.

Allah memang Esa. Silakan baca artikel saya yang lain tentang Tri Tunggal. Tidak ada yg salah dengan ayat-ayat yang Anda kutip selanjutnya.

2.Alkitab melarang pengikutnya memakan babi
Imamat 11:7-8 Jangan makan babi. Binatang itu haram, karena walaupun kukunya terbelah, ia tidak memamah biak. Dagingnya tak boleh dimakan dan bangkainya pun tak boleh disentuh karena binatang itu haram.(King James Version)

Itu adalah kitab Musa. Musalah yang mengajarkan hukum-hukum Allah.

3.Ajaran Yesus : Laki laki harus di khitan
Lukas 2 :21 Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya

Laki-laki memang harus disunat untuk meneruskan janji Allah. Tidak ada yg melarang sunat kok.

4. Ajaran Yesus : tidak membatalkan hukum Taurat justru meneruskannya
Matius 5:17 “Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku (Yesus) datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.

Yesus memang datang untuk menggenapinya.

5. Ajaran Yesus : Tidak ada dosa waris

Hehehe… rupanya Anda belum tahu konsep dosa. Konsep dosa dalam Katolik adalah suatu bentuk keterputusan relasi/hubungan antara Allah dengan manusia. Dan keterputusan ini diawali oleh kejatuhan Adam. Itulah dosa mula-mula yang turun-temurun sehingga kita terpisah dari Allah. Selain dosa asal ini, Katolik tetap mempercayai adanya dosa pribadi.

1. Ajaran Paulus : Yesus adalah Tuhan

Yesus memang Tuhan. Silakan cari kata-kata Yesus yang menyatakan diri-Nya sebagai Tuhan. Pasti ketemu.

2. Babi tidak diharamkan

Sebenarnya bukan “babi”-nya yang haram. Tetapi bagaimana cara peternakannya saja yang membuat dulu babi diharamkan. Yesus sendiri menyatakan bahwa apa yang masuk ke dalam mulut manusia (dimakan) tidak akan menajiskannya karena hanya akan dibuang ke jamban. Tetapi apa yang keluar dari hati manusia, itulah yang dapat menajiskannya. Karena yang keluar dari hati manusia itu jahat.

3. Ajaran Paulus : Kristen tidak mewajibkan Khitan.
Sebab bagi orang-orang yang ada di dalam Kristus Yesus
hal bersunat atau tidak bersunat tidak mempunyai sesuatu arti, hanya iman yang bekerja oleh kasih. (Galatia 5:6)

Iya benar. Tidak harus bersunat. Sunat itu lambang janji Allah kepada Abraham dan keturunannya. Ini adalah Perjanjian Lama Allah dengan manusia. Sedangkan Yesus adalah Janji Allah yang baru.

Yesus sendiri telah mencela orang-orang yang munafik yang seolah-olah suci. Tampak dari luar suci karena menggunakan atribut-atribut kesucian, berdoa terang-terangan, memberikan sedekah dengan terang-terangan, dll, tetapi sebenarnya hatinya jahat. Buat apa itu semua jika tidak dapat menyelamatkannya?

4. Ajaran Paulus : Kristen mengutuk hukum Taurat
Kamu tahu, bahwa tidak seorangpun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam Kristus Yesus. Sebab itu kami-pun telah percaya kepada Kristus Yesus, supaya kami dibenarkan oleh karena iman dalam Kristus dan bukan oleh karena melakukan hukum Taurat. Sebab: “tidak ada seorangpun yang dibenarkan” oleh karena melakukan hukum Taurat. (Galatia 2:16), (Galatia 3:24-25), (Galatia 5:4), (Roma 3:27-28) dan (Efesus 2:15).

Paulus tidak mengutuk hukum Taurat. Atau mungkin malah Anda yang mengutuknya?

Adanya Kitab Taurat membuat beban manusia semakin berat. Manusia diberi hukum yang sangat banyak, tetapi adakah manusia yang mampu melaksanakannya 100%? Rasanya tidak ada.

Dengan sedemikian banyaknya hukum yang harus ditepati, maka hampir dipastikan manusia tidak akan selamat dari hukuman karena melanggar hukum Taurat. Apakah Anda merasa diri Anda bersih dari dosa pelanggaran Taurat? Saya meragukannya.

Puji Tuhan karena Yesus datang untuk menyelamatkan umat manusia. Dosa kita ditanggung-Nya.

5. Ajaran Paulus : Setiap orang mewarisi dosa Adam
Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang (Adam), dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa. (Roma 5:12)

Ya, umat manusia menanggung keterputusan relasi dengan Allah. Ini adalah bentuk dosa asal, yaitu keterputusan hubungan antara manusia dengan Allah. Allah adalah kudus dan tidak dapat bercampur dengan dosa. Oleh karena itu Adam & Hawa diusir dari Taman Eden. Itulah awal keterputusan relasi manusia dengan Allah.

Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan
jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis “Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!” (Galatia 3:13)

Iya betul. Karena tidak mungkin manusia dibenarkan oleh Hukum Taurat karena setiap manusia adalah berdosa menurut Hukum Taurat. Tetapi inisiatif Allah lewat Yesus untuk menjembatani relasi Allah dengan manusia telah dilaksanakan.

Oleh karena dosa warisan dari Adam tersebut, menurut Paulus, disalibnya Yesus konon untuk menebus dosa-dosa manusia

Iya betul. Penjelasan ada di atas.

Dari beberapa uraian diatas saya kembali mempertanyakan, sebenarnya Umat Kristiani ini pengikut Yesus atau Paulus? Kenapa pada kenyataannya Umat Kristiani tidak menjalankan perintah yang jelas jelas berasal dari Yesus sendiri?

Ajaran Paulus itu dari Yesus sendiri kok. Silakan baca kitab Perjanjian Baru.

semua orang pasti bisa membedakan mana suatu hal yg bertolak belakang dan mana yg merupakan penjabaran. bagaimana anda menelaah hal diatas tsb?

Tidak bertolak belakang kok. Silakan telaah jawaban saya di atas.

seandainya saya katakan bahwa selama 1600 tahun gereja telah melakukan pembohongan kepada umat kristen diseluruh dunia apakah anda tidak tersinggung?

Tidak tersinggung lah. Bukankah gereja memang pernah menyeleweng?

GBU.

@ Pak Sanji,
Salam,
Pada posting # 257 anda ingin menyelaraskan antara iman dan logika.
Bagaimana anda menyelaraskan keduanya dalam menjawab pertanyaan pada posting # 210

@ Mas Dewo
Salam sejahtera.

Peace

@Dear Peace (#261),

Salam damai sejahtera.
GBU.

sdr don leito,
Anda seorang muslim khan?Saya ingin bertanya kepada anda, bolehkah dalam islam kalau saya yang seorang katolik menikah dengan seorang muslim?Kalo boleh kenapa?Kalau tdk boleh kenapa?
Terus terang saat ini saya sedang menjalin hubungan dengan seorang wanita muslim.
Bagi muslim yang lain boleh juga ikut menjawab.

Thanks,btw.
Selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang muslim ya.

GBU
Namo Buddhaya
Wassalam

@Christ

Maafkan jika saya turut mengulas tentang persoalan anda, terlebih dahulu saya mohon maaf, sikap kasar saya terhadap anda dalam siri perbincangan kita.

Soal anda mahu menikah wanita muslim tiada masalah, cuma jadi persoalan, agama yang anda anuti, sama ada anda menerima Islam atau anda membawa wanita Islam keluar dari agamanya atau mungkin anda memberi kebebasan beragama sekalipun suami Isteri.

Bagi wanita Islam boleh mengahwini lelaki bukan Muslim tetapi dengan syarat lelaki mesti menerima Islam, dan dalam Islam di larang sama sekali murtad, kerana Agama lebih penting dari CINTA sepasang kekasih.

CINTA, manusia suka mengertikan perkataan “CINTA” dengan pelbagai pandangan, namun CINTA pandangan manusia umpama LILIN. Ia pada mulanya INDAH tapi akhirnya MALAP sama sekali.

CINTA itu menurut Islam adalah Al-Quran, Al-Quran adalah Tentang Cinta, Kasih Sayang, Hak Asasi, Martabat Suami Isteri, pendek kata semuanya dari peringkat Bayi sampai yang peringkat Tua Nyanyuk dan sampai ke liang lahad (Kubur). Itulah CINTA anugerah Allah swt, melalui Al-Quran CINTA itu sempurna bagi umat Islam keseluruhannya.

Biarlah anda memahami dari situasi ini, Abu Al-Ash (penyembah agama berhala) adalah menantu Nabi Muhammad saw, setelah Rasulullah menerima wahyu daripada Allah swt dan menyebarkan Islam, maka Raulullah saw meminta supaya Puterinya Zainab dihantar pulang kepada Sasulullah saw, jika menantu lelaki Rasulullah tdk menerima Islam. 2 org Puteri Rasulluah saw dihantar pulang (dicerai oleh suami mereka)

Abu Al-Ash tdk mau mencerai Zainab kerana dia amat sayang kepada isterinya, sehingga apabila Kafir Mekah kalah pada Perang Badar dan Abu Al-Ash menjadi tawanan perang.. barulah Abu Al-Ash menghantar Zainab Puteri Rasulullah saw. itupun selepas membuat satu perjanjian. Zainab menebus suaminya dengan gelang Siti Khadijah Isteri Pertama Rasulullah saw (terlebih dahulu) yang membuatkan Rasulullah saw terharu melihat situasi sebegitu.

Akhirnya Rasulullah saw menyeru supaya menantunya Abu Al-Ash menerima Islam jika ia ingin bersama isteri tercintanya Zainab puteri Rasulullah saw.

Semoga saudara Christ tidak berkecil hati mendengar Kisah Puteri Rasulullah saw, dan Allah swt tegas dlm hukum-hukum perundangannya (Al-Quran), dan begitulah tegasnya Nabi Muhammad dlm menegakkan Hukum Allah swt, sehingga manusia harus meninggalkan apa yang dia suka atau cinta, demi agama Allah swt.

Buat saudara Muslim lain mungkin boleh juga kongsi dalam bentuk Hukum-Hukum Syarak, saya yakin mesti ada yang bijak Hukum Syariat Islam.

Salam.

@Christ

Jika seorang perempuan muslim menikah dengan laki-laki non muslim kemudian mepunyai anak perempuan dan mengikuti ajaran ibunya. Kemudian pada saat anak perempuan itu menikah secara muslim maka anak itu tidak bisa diwaliin oleh bapaknya yang non muslim. Ini adalah permasalah yang timbul.
Tetapi yang lebih utama adalah bahwa dalam setiap keluarga muslim, laki-laki (suami) itu adalah imam/penuntun (ke jalan yang lurus) bagi keluarganya. Dalam keluarga islam seoram imam itu harus muslim.

@ Christ yg Tercinta

Saya hanya menambahkan keterangan rekan2 sebelumnya selain sebagai seorang suami sebagai penuntun dan imam, kita harus juga memikirkan kondisi psikologi anak kita, bilamana kedua orangtuanya berbeda agama, sama seperti halnya ketika kedua orang tuanya tidak satu suara dalam mendidik anak2nya baik dalam kehidupan keseharian maupun pendidikan agama yg jelas wajib bagi si anak buat pegangannya kelak.

Saah satu contoh ada seorang ibu yg tidak suka dan mencemooh anaknya yg bercita-cita ingin menjadi pemain sepakbola padahal anaknya sangat ingin masuk klub sepakbola dan menjadi pemain terkenal karena si ibu pengen anaknya menjadi seorang dokter, tapi dipihak lain bapaknya sangat mendukung karena bapaknya berpikir segala sesuatu kalau dijalani dgn serius pasti akan membuahkan hasil, nah bila salah satu pendapat ini terus dipertentangkan antara Bapak dan Ibunya maka justru akan berakibat kepada sianak…akhirnya si anak menjadi tdk percaya diri karena dia tidak bisa menentukan apa yg sesungguhnya dia inginkan dan dia cita2kan.

Ini satu salah kasus “umum” dan bila anda ingin tambahkan lagi dengan masalah yg lebih prinsipil (agama) silahkan anda bayangkan sendiri dampaknya terhadap kondisi psikologis anak anda.

Salam

Terima kasih atas pendapat2 yang disampaikan oleh MHJ,sdr. cepot, juga sdr. don leito. Btw, sdr Ferry yang kalau tidak salah mempunyai istreri non muslim kok gak kasih pendapat ya?Ditunggu loh pendapatnya.

Saya amat menghargai semua pendapat2 sdr2 disini, tapi saya boleh khan menanggapi sesuai pendapat saya?
Dan anda semua juga boleh menanggapi apa yang saya sampaikan juga kok.

Menurut saya kok dari tanggapan2 sdr ini, kalian kok masih suka jadi “robot” ya (maaf kalau saya salah)
Menurut ini, menurut itu, menurut2,menurut2, nah dari situ maka saya mempunyai kesimpulan seperti di atas.
Jadi Tuhan belum bersemayam di hati kalian masing2, karena kalau Tuhan sudah bersemayam di hati kita masing2, mestinya sudah tdk ada tuh menurut ini, menurut itu lagi, karena Tuhan sendirilah yang akan menuntun kita.
Intinya kita belum bisa menjadi diri sendiri.
Dan bagi saya, hidup itu ibarat lagu, lebih dibuat oleh rasa serta naluri ketimbang oleh peraturan belaka. Tentu juga disertai dengan akal sehat lho ya.

Saya justru tidak pernah mengajak pasangan saya untuk mengikuti agama saya, karena buat saya manusia lebih penting daripada agama.
Jadi saya mencintai manusianya bukan agamanya.
Apakah agama=Tuhan sehingga kita lebih mementingkan agama?Sampai mati demi “agama”?

dan yang menentukan kualitas hidup seseorang itu apa?Agama?

Seperti cerita balon hitam yang pernah saya sampaikan, bahwa yang bisa bikin balon itu naik ke atas bukan warnanya tapi isi yang ada di dalamnya.
Dan isi yang bisa menyebabkan naik ke atas itu apa? Tuhan/Roh Kudus, whatever u say.
Dan dimanakah Tuhan?
Sembunyilah di dalam hati manusia karena tempat itulah yang terakhir mereka pikirkan.

SEGALA SESUATU ADALAH AGAMA

Seorang pengkhotbah dari Amerika bertanya kepada seorang
pelayan restoran di Beijing arti agama bagi orang Cina.

Pelayan itu mengajaknya ke luar ke balkon dan bertanya, “Apa
yang bapak lihat?”

“Saya melihat jalan, rumah dan orang berjalan serta bus dan
taksi mondar-mandir.”

“Apa lagi?”

“Pohon-pohon.”

“Apa lagi?”

“Angin yang berhembus.”

Orang Cina itu merentangkan tangannya dan berseru, “Itulah
agama!”

Engkau mencarinya dengan cara seseorang mencari penglihatan
dengan mata terbuka! Begitu jelas sampai sulit dilihat.

(DOA SANG KATAK 2, Anthony de Mello SJ,
Penerbit Kanisius, Cetakan 12, 1990)

Sdr don leito,memang kalau kita memandang dari sudut pandang agama kita masing2 ya pastilah sulit dalam mendidik anak kita. Tapi kalau kita mendidik dengan pemikiran jernih dalam menemukan kebenaran tentulah tdk sesulit yang kita bayangkan, memang masalahnya masyarakat kita memang mendidik kita dari hanya salah satu sudut pandang saja, bukan dengan pemikiran jernih.
Lihatlah diri kita dan pikirkanlah dengan seksama reaksi2 kita thd berbagai orang dan situasi. Kita akan terkejut menemukan ada banyak prasangka di belakang reaksi2 itu. Kita hampir tdk pernah menanggapi realitas mereka yang kongkret. Yang kita tanggapi adalah prinsip, ideologi, sistem kepercayan, sistem ekonomi, politik, religius, dan psikologis yang kita yakini. Kita bereaksi thd gagasan2 dan prasangka yang sdh terbentuk sebelumnya, positif maupun negatif.
Amati semua itu satu persatu. Temukan bias prasangka yang memisahkan realitas dari persepsi dan proyeksi kita.

Jadi yang kita perlukan adalah pemahaman tentang bagaimana kita sebenarnya telah diprogram. Masyarakat dan budaya mengajari kita untuk meyakini bahwa, agar bahagia kita memerlukan orang atau hal tertentu spt uang,kekuasaan,kesuksesan,pengakuan,reputasi baik,cinta,persahabatan,spiritualitas,agama,bahkan “Tuhan”.
Dgn keyakinan itu kita menjalin ikatan dengan hal2 yang konon dapat mendatangkan kebahagiaan.Kita berjuang utk mendptkannya, begitu memperolehnya, kita langsung mengikatnya dan berusaha sekuat tenaga agar jangan lepas dari tangan kita, shg ada ketergantungan emosional. Apa yang kiya lekati itu kini punya kuasa utk mengetarkan hati, dan sekaligus membuat kita was2 serta kecewa saat kita kehilangannya. Kita berusaha mengubah dunia sekitar supaya sesuai dengan tuntutan komputer kita shg mengalami kegembiraan sesaat yang bukan kebahagiaan sejati. Kegembiran itu dibarengi dgn ketakutan bhw suatu saat kelekatan2 yang sdh kita dptkan dan juga dgn susah payah kita pertahankan itu pada akhirnya akan lepas dr tangan kita dan membuat kita kecewa lagi.
Tragisnya, metode inilah yang diajarkan kepada setiap orang dalam kehdpan masyarakat kita.
Dan saya yang menyadari hal ini tentu akan lebih berhati2 dalam mendidik anak. Mungkin bkn seperti yang selama ini masyarakat ajarkan spt sudut pandang sdr, tapi dengan metode lain yang lebih universal.

Sudah dulu uraian saya, semoga berguna dan kita semakin tercerahkan.

GBU
Namo Buddhaya
Wassalam

Saya tertarik dengan topik ini. saya hanya ingin bertanya sama tmen2 yang beragam kristen : Siapakah Allah , Bapak, Tuhan Anak dan Yesus itu ?
mohon penjelasannya.

Mengenai cinta

JONEYED DAN TUKANG CUKUR

Seorang suci bernama Joneyed pergi ke Mekah dengan berpakaian pengemis. Di sana ia melihat seorang tukang sedang mencukur seorang kaya. Ketika ia minta supaya dicukur juga, tukang cukur itu segera meninggalkan orang kaya dan mencukur Joneyed. Ia tidak memungut biaya dari Joneyed. Malah sebaliknya, Joneyed diberinya uang sedekah.

Joneyed begitu terharu sehingga ia berniat untuk memberikan semua sedekah yang akan diterimanya pada hari itu pada si tukang cukur.

Tidak disangka, seorang peziarah yang kaya memberi Joneyed sekarung emas. Joneyed pergi ke kios tukang cukur pada malam itu juga dan menyerahkan sekarung emas itu kepadanya.

Tukang cukur itu mengejeknya:

‘Anda ini orang suci macam apa? Tidak malukah Anda membayar sebuah pengabdian cinta?’

Kadang-kadang terdengar orang berkata: ‘Tuhan, kami ini sudah berbuat begitu banyak bagimu. Apa ganjaran kami sekarang?’

Kalau ganjaran ditawarkan atau dicari; cinta menjadi barang dagangan.

(Burung Berkicau, Anthony de Mello SJ, Yayasan Cipta Loka Caraka, Cetakan 7, 1994)

GBU
Namo Buddhaya
Wassalam

back to title:
Antara Iman dan Logika

old quiz!

tuhan maha mampu segalanya, mampukah dia menciptakan sesuatu yg sedemikian beratnya sehingga tuhan sendiripun tak mampu mengangkatnya?

@christ

>> Sdr don leito,memang kalau kita memandang dari sudut pandang agama kita masing2 ya pastilah sulit dalam mendidik anak kita. Tapi kalau kita mendidik dengan pemikiran jernih dalam menemukan kebenaran tentulah tdk sesulit yang kita bayangkan, memang masalahnya masyarakat kita memang mendidik kita dari hanya salah satu sudut pandang saja, bukan dengan pemikiran jernih.

Saya ucapkan selamat BUAT ANDA kalo memang TEORI DIATAS bisa meyakinkan pada diri ANDA bahwa semua bisa dapat anda atasi. Tapi saudara terlalu egois ketika mengklaim bahwa anak anda akan berhadapan dengan anda sendiri, tanpa berpikir bahwa dia ada paman, bibi, kakek, nenek, teteh dll, dsb.

Kalo saya dengan se-JUJUR-nya cukuplah energi saya hemat untuk mengurus gimana cara cari uang buat memenuhi kebutuhan keluarga saya, jangan sampai pada awal pernikahan saja sudah ada taburan kerikil tajam di dlm rumah tangga saya…
Ketika saya memilih maka pilihan SATU PAKET IMAN pada awal pernikahan lebih aman buat saya agar kelak ENERGI saya tdk terbuang percuma untuk permasalahan yg kita buat sendiri.

Kalo boleh saran SATUKAN DULU IMAN..!!! pacarmu ato kamu (yg ikut yg mana terserah elu deh..)
Atau masing2 mundur teratur sambil laporan ke nyak ame babeh lu bahwa “DUNIA TIDAKLAH SELEBAR DAUN KELOR”, jadi nyak-babeh gak kuatir mikirin anaknya bakal jadi Jatu (Jejaka tua) atau Pratu (Prawan tua)
Tapi kalo elu masiiih bersikeras kalo dialah satu2nya wanita yg renyah, gurih, empuk dan tiada lain dan tiada bukan adalah harga mati dan kalo gak sama dia bakalan bunuh diri….ya terserah saudaraku christ deh, gua kagak ikut2an…
**ngangkat bahu bibir dower**
Saya hanya berusaha jujur kok christ bukan antipati dgn teori2 yg bakal elu panggul kalo elu nekat berkeluarga dgn awalan “Prinsip” yg berbeda.

Salam

PENTING GAK SIH KALIAN DEBAT ??!!!
GAK PENTING BANGET TAU>>>
DI MANA@ PASTI SEMUA ORG MENGANGGAP AGAMANYA YANG PALING BENAR’LAH>>> TOLOL!!!
MENDING KALO KITA UDAH PUNYA AGAMA YA KITA JALANKAN AGAMA KITA MASING2 DENGAN SEBAIK2NYA…
BUKANNYA DEBAT!!!
GUE KRISTEN, PERCAYA YESUS, SEKALIPUN LOE NGASI BUKTI2 APAPUN KLO YESUS TUH BUKAN TUHAN, GUE GAK AKAN DENGAR!!
KARENA BUKTI YANG PALING NYATA ADA DI GUE, YAITU GUE SENDIRI YANG MENGALAMI BAHWA YESUS ITU ADALAH TUHAN,
LEWAT SEMUA YANG UDAH DIA LAKUKAN DALAM HIDUP GUE, GUE YAKIN 100% BAHWA DIA ADALAH TUHAN!!@!

saya hanya ingin bertanya sama tmen2 yang beragam kristen : Siapakah Allah , Bapak, Tuhan Anak dan Yesus itu ?
mohon penjelasannya.

@LEONARD

He..he..heee
Anda ini memang lucu.
Coba anda baca semua topik di blog ini terus baca tanggapan-tanggapannya.
Hampir 90% debat, jadi wajar kalau blog ini disebut media debat.
Kalau anda bertanya :
“PENTING GAK SIH KALIAN DEBAT ??!!!”

Kalau saya merasa ngga penting gampang aja sih,
ngga usah buka “http://agamaku.wordpress.com”.
Gampang kan!

Kalau anda merasa tetap beranggapan Yesus itu Tuhan…ya…itu hak anda, tapi kalau minta dicariin bukti-bukti kalau Yesus itu bukan Tuhan ambil aja Alkitab/Injil anda, lalu kita baca sama-sama. Pasti akan ditemukan kalau anda ngga pernah baca Alkitab/Injil.

“….GUE SENDIRI YANG MENGALAMI BAHWA YESUS ITU ADALAH TUHAN,
LEWAT SEMUA YANG UDAH DIA LAKUKAN DALAM HIDUP GUE…”

Kalau boleh tahu Yesus sudah ngelakuin apa ya sama anda ?
Bukankah Yesus sedang berada di surga ?

saya hanya ingin bertanya sama tmen2 yang beragam kristen : Siapakah Allah , Bapak, Tuhan Anak dan Yesus itu ?
mohon penjelasannya.

Kok ga da yg nanggepin ?

@ Cepot

Ya tuh Cep mending si leonard itu suruh buka “Ragnarok” aja apa “Counter Strike” daripada capek2 masuk ke wordpress trus kalo gak kuat nahan tekanan batin nanti malah nambahin2 biaya buat berobat ke psikiater….

Hiya toh Poooot..eh copot..copoot…

@Darul

Kang Darul, beberapakai anda tanyakan :
“Siapakah Allah , Bapak, Tuhan Anak dan Yesus itu ?”

Ngga bakalan ada kawan-kawan kristen yang bakal jelasin dengan benar karena dalam Alkitab/Injilnya sendiri tidak ada penjelasan tentang Tuhan Anak (Trinitas).
Sebaiknya saudaraku Darul baca Alkitab/Injilnya karena tidak ada salahnya bagi non Kristen membaca Alkitab/Injil, yang sekedar untuk mencari kebenaran.

Jika anda ingin tau jawabanya saya sarankan untuk menonton CD-CD video Ahmed Deedat, Dr.Zakir Naik tentang nabi Isa As dalam Islam bahkan beliau-beliau berdebat dengan pendeta-pendeta dari Amerika. Dan para pendeta itu pu tidak bisa menjelaskannya.

Kalau anda baca dari Alkitab/Injil yang namanya Tuhan itu dalam bahasa Yahudinya itu “bapa” sedangkan orang-orang yang sudah mendamaikan disebut “Anak Tuhan”. Dan dalam Alkitab/Injil itu banyak sekali orang-orang yang disebut Anak Tuhan termasuk para nabi dan Yesus yang dalam bahasa Islam disebut Nabi Isa As.

Mengenai Yesus(Nabi Isa As) kami sebagai muslim memiliki keyakinan yang sama denga kristen tentang beberapa hal :
1. Kelahiran Yesus (Nabi Isa As) berawal dari “Kalimatullah” , Yesus (Nabi Isa As) dilahirkan dari rahim Maryam tanpa melalui hubungan dengan seorang lelaki.
2. Yesus (Nabi Isa As) memiliki kemampuan menyembuhkan penyakit Lepra.
3. Nabi Yesus (Nabi Isa As) memiliki kemampuan membangkitkan orang yang sudah mati.
4. dll

Tapi perbedaannya, Islam memperlakukan Yesus(Nabi Isa As) sebagai utusan Allah/Rasul sedangkan Kristen memperlakukan sebagai Tuhan. Dan menurut Islam kalau kemampuan Yesus (Nabi Isa As) itu disebut mujizat yaitu atas seizin Allah.

Masing-masing argumen tentu harus didasarkan pada fakta/bukti. Apa itu ? yaitu Kitab Suci masing-masing

Kalau Islam berargumen didasarkan pada bukti dalam Al Quran kalau Yesus (Nabi Isa As) itu adalah bukan Tuhan melainkan utusan Allah.

Sedangkan Kristen berargumentasi berdasarkan Alkitab/Injil.
Namun sayangnya dalam Alkitab/Injil itu sendiri tidak mendukung Trinitas. Buktinya beberapa ayatnya banyak yang menejelaskan kalau Yesus itu diutus oleh bapa (Allah) dan Yesus sendiri menyerukan untuk menyembah Tuhan yang Esa (bukan Trinitas). Kemudian apa-apa yang terjadi pada Yesus itu bukan merupakan kehendaknya melainkan kehendak Bapa di Surga. Dan (baik dalam perjanjian lama maupun dalam perjanjian baru) tidak ada satu ayatpun yang menjelaskan kalau Yesus berkata :”Aku adalah Tuhan”
atau “Sembahlah Aku”

Begitulah kira-kiranya saudaraku Darul.
Maaf saya ikut menjawabnya soalnya anda sudah berkali-kali bertanya tapi tidak ada yang menjawab. Mungkin mereka sudah bosan dengan pertanyaan-pertanyaan yang membingungkan mereka. He…he…he

Salam.

Thanks banget my bro Cepot, ya aku juga tau kang cepot cm aku pingin tau ja penjelasan dr temen2 kristen gitu.
Begini kang cepot, dengan tau penjelasan dari org2 kristen Imanku akan kebenaran ISLAM dan keyakinanku akan KEESAAN ALLAH jadi nambah 1 milyar persen gitu lho :)

Buat kang leonard,
beliau ni kasih jwbn & komen kyk yg stress ya ?
kang leonard kalo kasih jwbn / komen jangan cuma :
” GUE YAKIN 100% BAHWA DIA ADALAH TUHAN!!@! ”
tp harus ada dasarnya / alasannya.
seperti orang islam meyakini bahwa Tuhan itu Esa karena ada dasarnya yaitu al-qur’an yang mengatakan bahwa “TIADA TUHAN SELAIN ALLAH” , nah sekarang kalo saya balik nanya sama sampean keyakinan saudara bahwa yesus itu TUHAN berdasarkan apa ?
kang leonard saya kasih misal ja ya yg simpel. Negara berpedoman pada UU, peraturan pemerintah, keputusan mentri dan tek2 bengek lainnya begitu keluar dari aturan yg telah ditetapkan maka semua dikatakan melangar dan begitupun dengan AGAMA yang berpedoman pada KITAB SUCI masing2, sehingga ketika kita/anda berada di luar jalur yg telah ditetapkan oleh kitab suci maka kita bukan termasuk golongan dari agama tersebut. nah sekarang kalo anda meyakini kitab injil itu kitab suci kristen, sekarang silahkan anda cari tau dari hati yg paling dalam karena hati ga pernah boong, apakah anda melanggar kitab suci anda ato tidak ? apakah anda ngikutin yesus/Nabi isa ato tidak ? :)

Bagaimana kalau aku ngambil posisi sebagai orang atheis. Semua agama mengaku kitab sucinya yang paling benar.

Klaim seperti ini pernah diparodikan menjadi sesuatu yang ekstrim oleh seseorang yang menamakan tuhannya Flying Spaghetti Monster. (lihat http://en.wikipedia.org/wiki/Flying_Spaghetti_Monster)

Klaim2 yang mereka buat menakjubkan! Mereka punya kitab sucinya! Yang tentu saja mereka klaim benar.

Salah satu klaim mereka yang paling kusukai adalah global warming disebabkan karena menurunnya jumlah “pirate”. Kalau kita plot tentunya terlihat korelasinya. Suhu bumi naik seiring turunnya jumlah bajak laut di muka bumi.

Lalu apa bedanya agama2 kita sekarang. Bukankah semua kebenaran agama kita adalah self-claim. Alias aku bilang kalau aku pintar karena aku bilang begitu! Dan biar lebih seru tinggal kuancam saja orang yang tidak bilang aku pintar akan dikutuk jadi kura-kura.

Buat yang beriman kristen saya sarankan untuk membaca buku baru yang mengungkap surat pribadi bunda teresa (seorang yang sangat saya kagumi, meskipun aku tidak sepakat dengan beliau dalam beberapa hal, salah satunya tentang global warming), Come Be My Light (lihat di http://www.amazon.com/Mother-Teresa-Come-Be-Light/dp/0385520379/ref=pd_bbs_1/105-3191955-1222010?ie=UTF8&s=books&qid=1190078709&sr=8-1)

Di dalam buku ini, bunda teresa mengungkapkan kebimbangannya akan kekosongan yang dialaminya. Dia bimbang karena tidak dapat merasakan Tuhan. Bayangkan orang sekelas dia masih bimbang, dan tidak seberiman banyak orang di negeri ini.

Ada beberapa teolog protestan yang menuliskan bahwa, jangan-jangan yang namanya iman yang sehat, justru adalah iman yang selalu meragukan. Paul Tillich menamakan ini sebagai “protestant principle”. (lihat di http://www.religion-online.org/showchapter.asp?title=380&C=98)

Kalau kusingkat dalam satu kalimat: “contains the divine and human protest against any absolute claim made for a relative reality, even if this claim is made by a Protestant church.”

Mungkin kita semua, baik atheis, theis, deis, pantheis, maupun agnostik perlu rendah hati, karena kita semua sama2 tidak punya bukti.

Sebenarnya belum selesai baca semua komentar ….
Tapi kok ya nyantol pada pernyataan saudara Christ (#37), yang dengan lancang dan tanpa persetujuan penulis telah saya simpulkan :
“agama tidaklah penting, karena yang menentukan kualitas hidup kita bukanlah agama tapi iman kita.”
(Ma’af kalau saya salah menyimpulkan)

Jadi sedikit terusik ….
Mungkin memang benar, agama tidaklah penting, karena itu hanyalah atribut status seseorang. Tapi menurut saya, yang menentukan kualitas hidup BUKANLAH IMAN, tapi APA YANG KITA IMANI.

Terima kasih …
Salam damai
Edi

sdr don leito,
Anda menuliskan:
Tapi saudara terlalu egois ketika mengklaim bahwa anak anda akan berhadapan dengan anda sendiri, tanpa berpikir bahwa dia ada paman, bibi, kakek, nenek, teteh dll, dsb.

Pernyataan di atas relevan dengan apa yang pernah diajarkan oleh Yesus, saya lupa ayatnya berapa tp kira2 bunyinya begini: Apabila engkau tdk membenci bapamu, ibumu, saudaramu laki2 atau perempuan, maka engkau tdk bisa menjadi muridKu.

Maksudnya bukan membenci dalam arti sebenarnya tapi maksudnya janganlah kita hanya mengikuti apa kata mereka tanpa kita pahami dulu dengan benar tentang apa yang mereka katakan.

Justru kalau kita ingin mengikuti kebenaran maka kita ini berjalan sendiri. Jangan ikut siapa2, pada hari engkau menjadi pengikut seseorang maka engkau tdk lagi mengikuti kebenaran. Be yourself!

Jadi jangan berjalan dalam terang lampu orang lain, tapi sebaiknya kita menyalakan lampu yang ada pada diri kita sendiri untuk menerangi jalan hidup kita. Kalau kita berjalan dalam terang lampu orang lain trus pada saat tertentu ternyata lampunya sudah mati, maka kita pun akan ikut berjalan dalam kegelapan.
Jadi kalau kita ingin mendidik anak kita, maka didiklah untuk supaya bisa membuat lampu penerangan dia sendiri. Maksudnya untuk menjadi mandiri menjadi dirinya sendiri.

Dalam kehidupan ini kebanyakan orang punya agama cukup untuk membenci tapi tdk cukup untuk mencintai.

Dan bukan kemacam-ragaman dogma melainkan fanatik di bidang dogma itu yang merusak, krn jika kita masing2 meyakini apa yang teguh kita yakini sebagai kehendak Tuhan maka hasilnya kekacauan besar. Contohnya banyak sekali konflik antar agama di dunia ini. Ya khan?

Dan juga ternyata seringkali “agama” itu bukannya untuk mencari kebenaran tetapi sekedar mempertahankan sistem kepercayaan.

Mengenai arti iman dan keyakinan, ada perbedaan persepsi antara saya dengan anda (lihat di #37 mengenai perbedaan antara iman dan keyakinan).
Jadi bagi saya walaupun berbeda agama dengan orang lain tapi bisa satu iman. Anda akan memahami hal ini jika ada mengerti apa yang pernah saya sampaikan di #37.

Sdr Edi,
Pernahkah anda berfikir bahwa ketika orang takut akan sesuatu itu bukan karena sesuatu itu tapi pada cara melihat sesuatu itu?
Jadi menurut saya bukan pada apa yang kita imani, tapi bagaimana cara kita mengimani hal itu.Bagaimana sikap iman kita yang benar, itu yang lebih penting menurut saya.
Sesuatu yang sdh kita imani berarti memang sudah benar2 kita alami sendiri atau kita rasakan dan buktikan sendiri dan tentu saja berarti yang sudah kita imani itu sdh menjadi sbh kebenaran bagi kita.

GBU
Namo Buddhaya
Wassalam

Dear Christ,

Terima kasih atas jawabannya…

Tetapi bagaiman cara mengimani, sikap iman, ataupun cara mengejawantahkan iman dalam kehidupan itu sangat bergantung pada apa yg kita imani. Dalam kata lain, apa yg kita imani adalah dasar dari semua itu.

Jika yg kita imani benar dan baik, terus kita sikapi dengan baik dan benar, maka hasilnya akan baik dan benar pula. Begitu pula sebaliknya.

Tolong anda jelaskan kata-2 anda ini :
“Sesuatu yang sdh kita imani berarti memang sudah benar2 kita alami sendiri atau kita rasakan dan buktikan sendiri dan tentu saja berarti yang sudah kita imani itu sdh menjadi sbh kebenaran bagi kita.”

Apakah itu berarti iman anda adalah pengalaman hidup anda, menurut apa yg anda rasakan, dan yg sudah bisa anda buktikan ???. Apakah anda hakim atas segala hal ???

Tapi semua terserah anda… kalau itu pilihan hidup anda ya monggo …

Salam damai
Edi

” Dan ketika Allah SWT berkata wahai Isa putra Maryam, apakah engkau yang telah mengatakan kepada manusia, jadikanlah aku dan ibuku tuhan selain Allah, maka ia( Isa Al Masih) berkata kepada Allah, Maha Suci Engkau, tidaklah aku mengatakan sesuatu yang bukan hakku, jika aku telah mengatakannya maka tentulah Engkau telah mengetahuinya,, Engkaulah yang mengetahui apa -apa yang ada didiriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri-Mu, sesungguhnya engkaulah Yang Maha mengetahui sesuatu yang goib {116}

Tidaklah aku ( Isa putra Maryam) mengatakan kepada mereka melainkan apa yang Engkau telah perintahkan kepadaku untuk mengatakan : sembahlah bagi kalian Allah Yang merupakan tuhanku dan tuhan kalian, dan akupun menyaksikan mereka ketika aku masih berada bersama mereka, dan ketika Engkau mengangkatku maka engkaulah yang mengawasi mereka, dan sesungguhnya hanya Engkaulah Yang Maha menyaksikan atas segala sesuatu. {117} ”
(Surat Al-Maidah)

” Katakanlah bahwa Allah itu Esa{1}
Allahlah tempat bergantungnya segala sesuatu{2}
Dia ( Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan {3}
Dan tiada sesuatupun yang setara dengan-Nya {4} ”
(Surat Al-Ikhlash)

Kanapa ya ?????

Umat Katolik, Protestan, Pantecosta, menyembah/menuhankan tuhan yang berbeda ??? (Gak tau aliran yg lain, soalnya yg saya kenal cuman tiga itu).
Padahal kitabnya sama, yang salah tuh kitabnya atau orang yg mengartikannya ???
Tapi ketiganya mengatakan mereka adalah yg benar dan sesuai Alkitab.

!@)#!($*(#@*$!#@(*$@(#$@(#*$@#)

Salam damai,
Edi

@Edi

Ada lagi mas Kristen Evangelist, Advent, Scientist (Scientology) semua berbeda cara, pemahaman dan juga Gereja tentunya.
mungkin dalam Islam antara NU dan Muhammadiyah tapi shalat dimanapun tidak masalah nyari AQ disanapun isinya sama aja.

Loh aku kok ikutan….!@)#!($*(#@*$!#@(*$@(#$@(#*$@#)

sdr edi,
sikap iman yang benar mestinya seperti ini:

Kita mempunyai kesediaan utk mengikuti, kita membukakan diri, kita begitu luas terbuka. Kita mempunyai kesediaan utk mendengarkan. Dan ingat, membukakan diri tdk berarti kita mudah TERPESONA, membukakan diri tidak berarti kita menerima dan MENELAN semua yang disampaikan.
Kita harus mempertanyakan,memunculkan tantangan thd segala sesuatu yang disampaikan.Tp pertanyakanlah dengan sikap terbuka, bukan dengan sikap membandel.Tantanglah segala sesuatu spt nasehat dari Buddha,”Pendeta & sarjana seharusnya tdk menerima kata2 saya krn rasa hormat, tp hrs menganalisis kata2 saya spt seorang pandai besi menganalisis emas dgn cara memotong,mengikis,menggosok,& melebur.”

Jadi sesuatu yang kita imani itu memang sudah benar2 kita alami, seperti: siapa yang menabur maka ia akan menuai.
Kebenaran di atas sudah saya alami dan buktikan sendiri.

Juga:
Tdk mengkin membantu orang lain tanpa membantu diri sendiri atau merugikan orang lain tanpa merugikan dirinya sendiri.

Hal di atas sdh menjadi kebenaran dalam hdp saya sehingga saya imani.

Dan anda tentu boleh kok membuktikannya sendiri juga, kalau memang terbukti dan memang dialami sendiri ya monggo kalau mau diimani, tapi kalau gak terbukti ya gak usah juga gak apa,semua terserah anda.

Jadi saya tdk bisa mengimani hal2 yang belum pernah saya alami sendiri.

Sdh jelaskah?

GBU
Namo Buddhaya
Wassalam

Dear Dejavu,

Salam kenal…
Wah masih ada lagi ya ternyata, ternyata emang pengetahuan umum saya masih sangat dangkal.
Terima kasih telah menambah pengetahuan saya

————————–
Dear Christ,

Apakah anda beriman kepada Tuhan ???? juga kepada para Nabi dan Rasul ????

————————–
Salam damai,
Edi

PENDAPAT TOKOH-TOKOH NONMUSLIM TERHADAP KITAB BIBEL

1. Dr. Mr. D. N. Mulder dalam bukunya “Pem­bimbing ke dalam Perjanjian Lama”, tahun 1963, pagina 12 dan 13, berkata sebagai berikut: “Buku ini dikarang pada waktu-waktu tertentu, dan pengarang-pengarangnya memang manusia juga, yang terpengaruh oleh keadaan waktunya dan oleh suasana di seki­tarnya dan oleh pembawaan pengarang itu sendiri. Naskah-naskah asli dari Kitab Suci itu sudah tidak ada Iagi. Yang ada pada kita hanya turunan atau salinan. Dan salinan itu bukannya salinan langsung dari naskah asli, melainkan dari salinan dan seterusnya. Se­ring di dalam menyalin Kitab Suci itu terseliplah salah salin.”

2. Drs. M. E. Duyverman dalam bukunya “Pem­bimbing ke dalam Perjanjian Baru”, tahun 1966, pagina 24 dan 25, berkata sebagai berikut: “Ada kalanya penyalin tersentuh pada kesa­lahan dalam naskah asli yang dipergunakan­nya, lalu kesalahan itu diperbaikinya, pada­hal perbaikan itu sering mengakibatkan per­bedaan yang lebih besar dengan yang sung­guh asli. Dan kira-kira pada abad keempat, di Antiochia diadakan penyelidikan dan pe­nyesuaian salinan-salinan; agaknya ter­dorong oleh perbedaan yang sudah terlalu besar diantara salinan-salinan yang dipergu­nakan dengan resmi dalam Gereja.”

3. Dr. B. J. Boland dalam bukunya “Het Johan­nes Evangelie”, p. 9, berkata sebagai berikut: “Zijn ons de waarheden van het Evangelie van Jesus Christus in haar corspron-kelij­ken onvervalschen, zul veren vorm over­geleverd of zijn de door het intermediair van den Griek schen Geest, van de Griek sche reid, het laat stea an te nemen…dat de letter der Nieuw-Testament-ische boeken in de eerste eeuwen anzer jaar­telling gewichtig wijzungen moet hebben ondergaan.”

Artinya: Apakah kebenaran-kebenaran dari Injil Je­sus Kristus diserahkan kepada kita dalam bentuk murninya, asli dan tidak dipalsukan, ataukah telah dirubah melalui alam fikiran kebudayaan Gerika? Umumnya yang tera­khirlah yang diterima oleh orang jaman kini… bahwa tulisan-tulisan Kitab Perjanjian Baru pada dua abad pertama perhitungan tahun kita, pasti telah mengalami perubahan besar.

4. Dr. A. Powel Davies dalam bukunya “The meaning of the Dead Sea Scrolls The New American Library” tahun 1961 , p. 106, berkata: “The first three, or Synoptic Gospels tell much the same story. There are discrepancies; but it is impossible to a considerable extent to reconcile them. John’s Gospel, however, tells quit a different story from the other three. If John is right, then the other three are wrong; If the Synoptic are right, the John’s gospel must surely be in error.”

Artinya: Tiga Injil pertama, yaitu Injil Synoptik, mem­bawakan cerita yang sama. Terdapat perten­tangan-pertentangan di dalamnya, sehingga tidaklah mungkin sedemikian jauh untuk mendamaikan ayat-ayat ini. Namun Injil Jo­hannes, menceritakan cerita-cerita yang amat berbeda dari ketiga Injil pertama itu. Bila Injil Johannes yang betul, maka ketiga Injil yang lain itu salah; bila ketiga Injil itu betul, maka Injil Johannes pasti salah.

5. Dr. G. C. Vari Niftrik dan Dr. B. J. Boland dalam bukunya “Dogmatika Masakini”, cetak­an ketiga; tahun 1978, p. 322, berkata seba­gai berikut: “Kita tidak usah merasa malu bahwa terdapat pelbagai kekhilafan di dalam Al-Kitab; kekhi­lafan tentang angka-angka, perhitungan-­perhitungan tahun dan fakta-fakta. Dan tak perlu kita pertanggungjawabkan kekhilafan-­kekhilafan itu berdasarkan caranya isi Al-Ki­tab telah disampaikan kepada kita, sehingga dapat kita berkata: dalam naskah asli tentu­lah tidak terdapat kesalahan-kesalahan, tetapi kekhilafan-kekhilafan itu barulah ke­mudiannya terjadi di dalam turunan-turunan (salinan-salinan-pen) naskah itu.”

6. Herman Bakels (1871-1954) dalam bukunya “Nij Ketters? Ya.. Om deere Gods”, p. 119-120, lewat buku “Dialog antara Ahmadiyah dengan saksi-saksi Yehowa”, p. 83 dan 88 berkata sebagai berikut: “De andere ses Bijbels (Weda, Awesta, de boeken over Boedha, Tao-teking, Con­fusius boeken, Kor’an) ken ik niet ge­noeg…Van onzen Bijbel weet ik dit zeker. Ik heb hem dertig jaar lang van voren tot achteren doorploeterd. En ik zeg ronde­ment; ik kan in Europa geen boek dat meer stikvol dingen-die-niet-waar-zijn zit dan de Bijbel.”

Artinya: Adapun enam buah kitab (Weda, Awesta, Kitab-kitab tentang Budha, Tao-teking, Kitab­-kitab Confusius, Al-Qur’an) tidak begitu saya kenal. Akan tetapi Bijbel kita ini, pasti saya ketahui. Sudah 30 tahun lamanya saya mengincah Bijbel kita ini dari awal sampai akhir. Oleh karena itu terus terang saya katakan, bahwa di Eropa, saya belum kenal sebuah kitab yang lebih padat dengan hal-hal yang tidak benar dari pada Bijbel.

Dia juga berkata:

“Bijna alle koeken zijn er misleidend, nip­seudepigra fisch. D.W.Z. niet geschreven door de auteurs op wier namen zestaan, maar wel later geschreven.”

Artinya: Hampir semua kitab-kitab dalam bibel itu menyesatkan, yakni memakai nama. palsu, yaitu tidak ditulis oleh pengarang-pengarang yang tercantum nama mereka di atasnya, melainkan ditulis jauh di belakang mereka.

7. Surat kabar di Ghana, yaitu Harian Times, 24 Juni 1964 yang dimuat oleh harian Mercusuar Yk. tertanggal 31-8-1968; Mr. RT. Payet, di dalam parlemen inggris tahun 1964 mengusulkan kepada Pemerintah Inggris dalam hal ini The British Home Secretary agar Injil dilarang beredar. Salah satu di antara sebabnya seperti yang ia katakan sebagai berikut: “I know of no book in history which could compare with the Bible as a source of bru­tality and sadistic conduct.

Artinya: Tidak ada di dalam sejarah satu buku yang merupakan sumber dari perbuatan-per­buatan yang brutal dan sadis selain Injil ini. (I. Sudibya Markus dalam buku “Dialog Islam­-Nasrani dan Usul Pelanggaran Injil di Inggris”, terbitan Potrosari Ler. 28 Mgl.).

8. Prof. Herbert J. Muller dalam buku “The Uses of the Past, p. 168 lewat bukunya O. Hashem, “Marxiesme dan Agama”, tahun 1965, Japi Surabaya, p. 45, berkata: “Scholars regard this text ( I Johannes 5:7) as a later interpolation however, since it does not appear in the best manuscripts.”

Artinya:

Para sarjana menganggap bahwa naskah ini ( I Johannes 5:7) adalah suatu sisipan/tam­bahan kemudian, karena ayat seperti ini tidak diketemukan pada manuskrip-manuskrip ter­baik.

9. Kata Herman Bakel dan Dr. A. Powel Davies, “Injil Matius 28:19 dan Injil Markus 16:9-19 adalah sisipan. Bacalah bukunya.” (Hashem, “Jawaban Lengkap Kepada Pendeta Dr. J. Verkuyl,” terbitan JAPI, Surabaya, tahun 1969, halaman 94).

——————————————————————————–

PENDAPAT TOKOH-TOKOH NONMUSLIM TERHADAP AL-QUR’AN

1. Harry Gaylord Dorman dalam buku “Towards Understanding lslam”, New York, 1948, p.3, berkata: “Kitab Qur’an ini adalah benar-benar sabda Tuhan yang didiktekan oleh Jibril, sempurna setiap hurufnya, dan merupakan suatu muk­jizat yang tetap aktual hingga kini, untuk mem­buktikan kebenarannya dan kebenaran Muhammad.”

2. Prof. H. A. R. Gibb dalam buku “Mohamma­danism”, London, 1953, p. 33, berkata seba­gai berikut: “Nah, jika memang Qur’an itu hasil karyanya sendiri, maka orang lain dapat menandingi­nya. Cobalah mereka mengarang sebuah ungkapan seperti itu. Kalau sampai mereka tidak sanggup dan boleh dikatakan mereka pasti tidak mampu, maka sewajarnyalah mereka menerima Qur’an sebagai bukti yang kuat tentang mukjizat.”

3. Sir William Muir dalam buku “The Life of Mo­hamet”, London, 1907; p. VII berkata sebagai berikut: “Qur’an adalah karya dasar Agama Islam. Ke­kuasaannya mutlak dalam segala hal, etika dan ilmu pengetahuan…”

4. DR. John William Draper dalam buku “A His­tory of the intelectual Development in Europe”, London, 1875, jilid 1 , p. 343-344, berkata: “Qur’an mengandung sugesti-sugesti dan proses moral yang cemerlang yang sangat berlimpah-limpah; susunannya demikian fragmenter, sehingga kita tidak dapat mem­buka satu lembaran tanpa menemukan ungkapan-ungkapan yang harus diterima olehsekalian orang. Susunan fragmenter ini, mengemukakan teks-teks, moto dan per­aturan- peraturan yang sempurna sendirinya, sesuai bagi setiap orang untuk setiap peris­tiwa dalam hidup.”

5. DR. J. Shiddily dalam buku “The Lord Jesus in the Qur’an”, p. 111 , berkata: “Qur’an adalah Bible kaum Muslimin dan lebih dimuliakan dari kitab suci yang manapun, lebih dari kitab Perjanjian Lama dan kitab perjanjian Baru.”

6. Laura Vaccia Vaglieri dalam buku “Apologie de I’Islamism, p. 57 berkata: “Dalam keselu­ruhannya kita dapati dalam kitab ini, suatu ko­leksi tentang kebijaksanaan yang dapat diperoleh oleh orang-orang yang paling cer­das, filosof-filosof yang terbesar dan ahli-ahli politik yang paling cakap… Tetapi ada bukti lain tentang sifat Ilahi dalam Qur’an, adalah suatu kenyataan bahwa Qur’an itu tetap utuh melintasi masa-masa sejak turunnya wahyu itu hingga pada masa kini…Kitab ini dibaca berulang-ulang oleh orang yang beriman dengan tiada jemu-jemunya. Keistimewaan­nya pula, Qur’an senantiasa dipelajari/dibaca oleh anak-anak sejak sekolah tingkat dasar hingga tingkat Profesor. ”

“Sebaliknya malah karena diulang- ulang ia makin dicintai sehari demi sehari. Qur’an membangkitkan timbul­nya perasaan penghormatan dan respek yang mendalam, pada diri orang yang mem­baca dan mendengarkannya…. Oleh karena itu bukan dengan jalan paksaan atau dengan senjata, tidak pula dengan tekanan mu­baligh-mubaligh yang menyebabkan penyi­aran Isiam besar dan cepat, tetapi oleh ke­nyataan bahwa kitab ini, yang diperkenalkan kaum Muslimin kepada orang-orang yang di­taklukkan dengan kebebasan untuk meneri­ma atau menolaknya adalah kitab Tuhan. Kata yang benar, mukjizat terbesar yang da­pat diperlihatkan Muhammad kepada orang yang ragu dan kepada orang yang tetap ber­keras kepala.”

7. Prof. A. J. Amberry, dalam buku “De Kracht van den Islam”, hlm. 38, berkata: “Qur’an ditulis dengan gaya tak menentu dan tidak teratur, yang menunjukkan bahwa penulisnya di atas segala hukum-hukum pengarang manusia.”

8. G. Margoliouth dalam buku “Introduction to the Koran” (kata pendahuluan untuk buku J. M. H. Rodwell), London, 1918, berkata: “Diakui bahwa Our’an itu mempunyai kedudukan yang penting diantara kitab-kitab Agama di dunia. Walau kitab ini merupakan yang terakhir dari kitab-kitab yang termasuk dalam kesusasteraan ini, ia tidak kalah dari yang mana pun dalam effeknya yang meng­agumkan, yang telah ditimbulkannya ter­hadap sejumlah besar manusia yang telah menciptakan suatu phase kemajuan ma­nusia dan satu tipe karakter yang segar.”

9. George Sale dalam buku “Joseph Charles Mardrus-Premilinary Discourse”, berkata: “Di seluruh dunia diakui bahwa Qur’an tertulis dalam bahasa Arab dengan gaya yang paling tinggi, paling murni….diakui sebagai stan dard bahasa Arab… dan tak dapat ditiru oleh pena manusia… Oleh karena itu diakui seba gai mukjizat yang besar, lebih besar daripada membangkitkan orang mati, dan itu saja sudah cukup untuk meyakinkan dunia bahwa kitab itu berasal dari Tuhan.”

10. E. Denisen Ross dari “Introduction to the Koran-George Sale”, p. 5, berkata: “Qur’an memegang peranan yang lebih besar terhadap kaum Muslimin daripada peranan Bible dalam agama Kristen. Ia bukan saja merupakan sebuah kitab suci dari kepercayaan mereka, tetapi juga merupakan text book dari upacara agamanya dan prinsip-prinsip hukum kemasyarakatan…..Sungguh sebuah kitab seperti ini patut dibaca secara meluas di Barat, terutama di masa-masa ini, di mana ruang dan waktu hampir telah dipunahkan oleh penemuan-penemuan modern.”

11. James A. Michener dalam “Islam the Misun­derstood Religion Readers Digest”, Mei 1955, berkata sebagai berikut: “Berita Qur’an inilah yang mengusir patung-­patung dewa, dan memberikan ilham kepada manusia untuk merevolusikan hidup dan bangsa mereka…. Kombinasi antara persem­bahan kepada Satu Tuhan ditambah dengan perintah prakteknya yang membuat Qur’an menjadi khas. Bangsa yang beragama di Timur yakin bahwa negara mereka hanya akan diperintah dengan baik apabila hukum-­hukumnya sejalan dengan Qur’an.

12. W.E. Hocking dalam “Spirit of World Politics ­New York 32″, p. 461 , berkata: “…saya merasa benar dalam penegasan saya, bahwa Qur’an berisi amat banyak prinsip-prinsip yang diperlukan untuk pertumbuhannya sendiri. Sesungguhnya dapat dikatakan bahwa hingga pertengahan abad ke-13, Islamlah pembawa segala apa yang tumbuh yang dapat dibanggakan oleh dunia Barat.”

13. Napoleon Bonaparte

a. Dari “Stanislas Cuyard-Ency des Sciences Religioses”, Paris, 1880, jilid IX, p. 501 berkata sebagai berikut: ” Selama abad-abad pertengahan, sejarah Islam peradaban sepenuhnya. Berkat keuletan kaum Musliminlah maka ilmu pengetahuan dan falsafah Yunani tertolong dari kebinasaan, dan kemudian datang membangunkan dunia Barat serta membangkitkan gerakan intelektual sampai pada pembaruan Bacon. Dalam abad ke-7 dunia lama itu sedang dalam sakaratulmauit. Muharnmad memberi kepada mereka sebuah Qur’an yang rnerupakan titik tolak ke arah dunia baru.”

b. Dari buku “Bonaparte et I’Islarn oleh Cherlifs, Paris, p. 105, berkata sebagai berikut: “I hope the time is not far off when I shall be able to unite all the wise and educated men of all the countries and establish a uniform regime based on the prinsiples of the Qur’an wich alone can lead men to happiness.

Artinya:

Saya meramalkan bahwa tidak lama lagi akan dapat dipersatukan semua manusia yang berakal dan berpendidikan tinggi untuk memajukan satu kesatuan kekuasaan yang berdasarkan prinsip­-prinsip ajaran Islam, karena hanyalah Qur’an itu satu-satunya kebenaran yang mampu memimpin manusia kepada ke­bahagiaan.*

*) Sumber terutama dari M. Hashem, “Kekaguman Dunia terhadap Islam”, cetakan pertama, Bandung,

——————————————————————————–
Sumber: Pendapat Para Ilmuwan Non Muslim tentang: BIBEL & AL-QUR’AN. Penyusun :Drs. H. Wakhid Rosyid (Willibrordus Romanus Lasiman)

sdr edi,
Saya jawab dengan ilustrasi cerita di bawah:

KEPERCAYAAN PADA ALLAH.

Para murid merasa kurang enak karena Sang Guru tampaknya tidak terlalu peduli apakah orang percaya pada Allah yang personal atau tidak.

Suatu ketika Sang guru membacakan sebuah kutipan yang di kemudian hari menjadi favoritnya. Kutipan itu berasal dari buku harian Dag Hammarskjold, mantan Sekretaris Jenderal PBB.

“Allah tidak mati ketika kita tidak lagi percaya pada keilahian yang personal, tetapi kita mati ketika hidup kita tidak lagi diterangi oleh sesuatu yang gaib, yang senantiasa memancar, yang senantiasa baru, yang sumbernya di luar jangkauan akal budi.”
(Markings. New York:Alfred A. Knopf.1965)

(“Berbasa-basi Sejenak 2” oleh Anthony de Mello, SJ)

Ilustrasi cerita di atas sdh cukup menjawab pertanyaan anda kepada saya?

GBU
Namo Buddhaya
Wassalam

@christ

“Allah tidak mati ketika kita tidak lagi percaya pada keilahian yang personal, tetapi kita mati ketika hidup kita tidak lagi diterangi oleh sesuatu yang gaib, yang senantiasa memancar, yang senantiasa baru, yang sumbernya di luar jangkauan akal budi.”

Tolong kalimat di atas lebih diperjelas lagi dengan contoh realisasinya bagaiman ?
Supaya tidak menyesatkan, kecuali kalau kalimat di atas memang digunakan untuk menyesatkan

Dear Christ,

Pertanyaan apa….. , jawabannya kemana….
Ternyata seperti yang lain juga ….

Salam damai,
Edi

@Christ

Masih aja Anthony de Mello, SJ dibawa-bawa……ih gemes deh gue…..fokus….fokus….dong honey….tunjukkan ayatnya kitab kamu (kitabnya apa to…???) lalu jabarkan dan diulas dengan lugas dan jelas…….. halah malah kaya iklan koran.

mmmmuaaaaaahhh

Aseli pada cerdas semua .. Salut !!!

Mari menggunakan kecerdasan kita untuk hidup tentram dan ber-kwalitas. Semoga kita bisa selalu siap untuk Kembali lagi ke-Sana.

Amin

sdr Dejavu,
Kebenaran dapat ditemukan dimana saja, bukan hanya dari kitab suci. Bahkan dalam sebuah cerita kebijaksanaan juga akan ditemukan kebenaran/kenyataan.
Dan Yesus juga sering mengajar kita dengan cerita2 kebijaksanaan juga khan?Juga para pengajar2 agama yang lain termasuk nabi Muhammad.
Jangan lihat siapa yang menulis, tapi lihatlah kualitas isi tulisannya.

Sang guru dalam cerita-cerita ini, bukannya satu orang. Ia itu Guru Hindu, Roshi Zen, Sang Bijak Tao, Rabbi Yahudi, Rahib Kristen, sufi mistik. Ia itu Lao tze dan Socrates, Buddha dan yesus, Zarathustra dan Muhammad. Ajarannya ditemukan di abad ke ketujuh sebelum Masehi dan pada abad ke-20 ini. Kebijaksanaannya itu milik imur dan Barat bersama. Apakah tempatnya dalam sejarah itu begitu penting? Sejarah itu sebenarnya hanya kenangan akan berbagai penampakan, bukan realitas yang sesungguhnya: banyak ajaran, bukannya keheningan.

Jika anda cukup beruntung, dan demikian terbangun, anda akan menyadari, bahwa bahasa yang paling lembut itu yang tidak pernah dikatakan, perbuatan yang paling halus itu yang tidak pernah dilakukan dan perubahan yang paling lembut dan sejati itu yang tidak pernah dikehendaki/tanpa disadari.

SIAPA MEMBUAT ALLAH?

Si pengkhotbah bertekad untuk memancing Sang guru agar memberikan pernyataan yang jelas tentang kepercayaannya akan Allah.

“Apakah guru percaya akan adanya Allah?”
“Tentu saja,”kata Sang guru.

“Dan bahwa Ia membuat segala sesuatu. Apakah guru percaya itu?”

“Ya,ya,”kata Sang Guru.”Saya sangat percaya itu.”

“Dan siapa yang membuat Allah?”

“Engkau,”kata Sang Guru.

Pengkhotbah itu terperanjat.”Maksud guru,sayalah yang membuat Allah?”

“Allah seperti yang selama ini engkau pikirkan dan bicarakan….Ya!”kata Sang guru dgn tenang.

(Berbasa-basi Sejenak, Anthony de Mello,
Penerbit Kanisius, Cetakan 1, 1997)

MENEMUKAN ALLAH

Waktu itu waktu ceramah. Sang Guru berkata, “Kehebatan
seorang komponis diketahui lewat nada-nada musiknya, tetapi
menganalisis nada-nada saja tidak akan mengungkapkan
kehebatannya. Keagungan penyair termuat dalam kata-katanya,
namun mempelajari kata-katanya tidak akan mengungkapkan
inspirasi. Tuhan mewahyukan diri-Nya dalam ciptaan, tetapi
dengan meneliti ciptaan secermat apa pun kamu tidak akan
menemukan Allah; demikian juga bila kamu ingin menemukan
jiwa melalui pemeriksaan cermat terhadap tubuhmu.”

Pada waktu tanya jawab, seseorang bertanya, “Kalau begitu,
bagaimana kami akan menemukan Allah?”

“Dengan melihat ciptaan, tapi bukan dengan menganalisisnya.”

“Dan bagaimana seseorang harus melihat?”

“Seorang petani keluar untuk melihat keindahan pada waktu
matahari terbenam, tetapi yang ia saksikan hanyalah
matahari, awan, langit, dan cakrawala – sampai ia memahami
bahwa keindahan bukan ’sesuatu,’ melainkan cara khusus
melihat.

Kamu akan sia-sia mencari Allah sampai kamu memahami bahwa
Allah tidak bisa dilihat sebagai sesuatu. Yang diperlukan
ialah cara khusus untuk melihat – mirip seperti cara seorang
anak kecil yang pandangannya tidak diganggu oleh pelbagai
ajaran dan keyakinan yang telah dibentuk sebelumnya.”

(Berbasa-basi Sejenak, Anthony de Mello,
Penerbit Kanisius, Cetakan 1, 1997)

GBU
Namo Buddhaya
Wassalam

@ Christ # 268,

Ma’af karena pekerjaan saya jd dah lama gak tengok kesini dan langsung lihat postingan barunya bro dewo…

Anda benar istri saya non muslim dan kebetulan kakaknya bro Dewo juragan blog heboh ini…

Anda tanya pendapat saya ???

Buat kami ummat muslim ISLAM bukan sekedar agama, ISLAM adalah pedoman dan petunjuk hidup, yang diantaranya berisi aturan – aturan dalam menjalani hidup dan kehidupan ini, jadi bukan masalah “robot” atau bukan, juga bukan karena menurut ini – menurut itu, toh sudah anda katakan “Tuhan sendirilah yang akan menuntun kita” bukankah Tuhan sudah memberi tuntunanNYA melalui kitab suci ? kenapa kemudian mesti anda belokan lagi menjadi “belum bisa menjadi diri sendiri” ?

Jika anda adalah laki – laki dan anda pastinya bukan muslim sementara pasangan anda seorang muslimah sudah tentu dalam “tuntunan Tuhan” yang kami anut yaitu AL-QUR’AN, perkawinan semacam ini tidak bisa dibenarkan. Akan halnya apa yang saya lakukan, ada beberapa pendapat yang berbeda. Ini dikarenakan nash dalam AQ sendiri tidak melarang perkawinan antara lelaki muslim dengan perempuan pemeluk agama samawi, tetapi berdasarkan beberapa dalil diluar AQ ada banyak pendapat yang “mengharamkan” juga. Sementara MUI mengambil pendapat yang “mengharamkan” perkawinan beda agama dengan apapun kondisinya (* baik yang lelaki atau yang perempuan non muslim *) tentunya dengan itikad yang baik.

dasar yang saya pegang AL-QUR’AN Surah Al Maa-idah ayat 5 :

============================================
“pada hari ini Dihalalkan bagimu yang baik-baik. makanan (sembelihan) orang-orang yang diberi Al kitab itu halal bagimu, dan makanan kamu halal (pula) bagi mereka. (dan Dihalalkan mangawini) wanita yang menjaga kehormatan diantara wanita-wanita yang beriman dan wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi Al kitab sebelum kamu, bila kamu telah membayar mas kawin mereka dengan maksud menikahinya, tidak dengan maksud berzina dan tidak (pula) menjadikannya gundik-gundik. Barangsiapa yang kafir sesudah beriman (tidak menerima hukum-hukum Islam) Maka hapuslah amalannya dan ia di hari kiamat Termasuk orang-orang merugi.”
============================================

tafsir dari ayat ini seperti juga tafsir ayat – ayat lain sudah tentu beragam, sebab tafsir adalah buah pikir akal manusia juga, dan yang melarang kebanyakan beranggapan bahwa wanita yang diberi alkitab sebelum kamu bukanlah dimaksudkan wanita nasrani yang ada sekarang, sementara saya tidak menganut pada tafsir yang demikian.

Sedangkan hubungan anda dengan pasangan muslim anda sudah jelas nash nya di AQ.

Makanya baca Al-Kitab biar ngerti.. Jangan Al-Bacaan (lihat: mukadimmah) kayak bacaan komik, sin chan, bawang merah-bawang putih, dll. Yang Kitab gitu loooohh…
jangan yang cuma nakut-nakuti tapi diikuti munafiq dan munafiqoh..

Yesus aku mencintaiMu. Aku mengasihiMu.
Karena Engkau besar di Sorga dan besar di Dunia (Al-Maryam)

@ etus07

Bisakah kamu menunjukan kepada kami, kalau kamu mencintai dan mengasihi Yesus ?
Dengan cara apa kamu mencintai da mengasihi Yesus ?

@ Dear Domba,

Ada baiknya jika Anda membaca artikel berikut ini:

- Cara Mengasihi Allah
- Mengasihi Musuhmu

Semoga dapat menjadi pencerahan bagi Anda.

GBU

@dewo

Dalam artikel saudara “Cara Mengasihi Allah” itu, saya tidak melihat itu adalah implementasi bagaiman cara mengasihi Allah tetapi lebih kepada kritikan terhadap kaum tertentu tetapi tidak menjelaskan bagaimana cara mengasihi Allah.
Saya tidak tahu apakah saudara-saudara anda termasuk anda adalah termasuk orang-orang yang mengasihi Allah ?

Mungkin ada petanyaan lagi yang aneh dari saya.
Apakah saat anda berdoa kepada Allah (Tuhan) dihadapan sebuat gambar yang anda anggap sebagai Yesus, dihadapan sebuah salaib yang berukiran seseorang yang sedang disalaib, dihadapan sebuah patung yang diukir menyeupai Yesus dan Bunda Maria itu menurut anda termasuk mengasihi Allah ?

Salam

@ Dear Domba (#302),

Saya tidak mengkritik kaum tertentu kok. Memang di Kristen/Katolik itu begitu cara mengasihi Allah (dan sesama). Begitulah bentuk dan ekspresi kita dalam mengasihi Allah dan sesama.

Sejauh ini saya berusaha untuk mengasihi Allah dan sesama. Mungkin caranya berbeda dengan kaum non-Kristiani, tetapi sedikit banyak sudah saya ungkapkan dalam artikel saya tersebut.

Oh, iya, saat berdoa kami tidak perlu dihadapan gambar/patung. Juga tidak perlu menghadap arah tertentu. Tidak perlu juga dengan jurus-jurus tertentu.

Cara berdoa adalah dengan mengarahkan hati & pikiran kepada Allah. Tidak perlu menghafalkan surat-surat atau ayat-ayat, cukup seperti kita berkata kepada bapak kita. Kalau Yesus Kristus sudah mewariskan kepada kami cara berdoa yang baik yang sudah diterjemahkan ke ribuan bahasa manusia, yaitu “Doa Bapa Kami.”

Anda boleh kok belajar dan berdoa “Doa Bapa Kami.” Cukup diucapkan dalam hati dengan hati dan pikiran terarah pada Allah. Tidak perlu pakai sound system.

GBU.

@dewo

He..he..he
Jadi untuk apa kira-kira salib, patung-patung yang berbentuk Yesus dan Bunda Maria itu ?

Apakah untuk karya-karya seni aja ?

Mengenai doa-doa terima kasih mas Dewo, kami sudah punya doa-doa yang di ajarkan oleh nabi Muhammad saw.

@ Dear Domba,

Salib adalah perlambang pengorbanan Yesus dalam menanggung dosa-dosa manusia. Kami memiliki salib untuk mengenangkan peristiwa tersebut. Tetapi bukan lantas kami berdoa kepada patung, tetapi tetap berdoa kepada Allah.

Demikian juga dengan patung Yesus, Bunda Maria, Santo Yosef dan juga patung para rasul. Itu sebuah karya seni sekaligus monumen untuk mengingatkan kita akan keimanan kita. Seperti ketika Anda memiliki foto ayah, ibu atau pacar Anda. Bukankah Anda memiliki foto-foto mereka? Atau ketika Anda kangen pacar, maka Anda akan melihat foto pacar Anda tersebut?

Mengenai “Salib Katolik” dapat dibaca di:
http://agamaku.wordpress.com/2006/10/02/salib-katolik/

Oh, ya, dalam berdoa bukankah Anda mendoakan nabi Anda? Seharusnya jika nabi itu selamat sampai di Surga, maka beliau tidak perlu didoakan lagi.

Salam.

@dewo

He..he..he
Ok, mas Dewo. Menurut anda salib itu untuk mengenangkan peristiwa penyaliban Yesus. Setelah anda mengenangnya, bagaiman sikap saudara terhadap orang-orang yang telah menghukum, menyiksa dan menyalibkan Yesus ? apakah anda setuju atau tidak setuju ?

Mengenai patung, saudara sudah memberikan toleransi keberadaannya bahkan dengan dalih keimanan dengan menatakan :
“Demikian juga dengan patung Yesus, Bunda Maria, Santo Yosef dan juga patung para rasul. Itu sebuah karya seni sekaligus monumen untuk mengingatkan kita akan keimanan kita.”
Tetapi anda menyadari kalau itu merupakan suatu hal yang dilarang. Coba anda perhatihan dalam Alkitab/Injil saudara
Keluaran. 20:4
“Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. ”

Dewo :
“Oh, ya, dalam berdoa bukankah Anda mendoakan nabi Anda? Seharusnya jika nabi itu selamat sampai di Surga, maka beliau tidak perlu didoakan lagi.”

Perlu saudara ketahui kalau nabi kami (Rasulullah saw) itu sudah dijamin oleh Allah. Jadi kalau saya berdoa kepada beliau itu bukan berarti mendoakan beliau karena beliau sudah dijamin Allah, tetapi saya dalam hal ini sedang bershalawat dan memberikan salam kepada beliau.
Dalam hal ini siapa sebenarnya yang perlu ?
Tentu saya sendiri, karena saya tidak dijamin maka saya tidak akan luput dari dosa oleh karena itu dalam hal ini saya sendiri yang memerlukan rahmat dan syafa’at dari Rasulullah saw agar saya mendapatkan ampunan dari Allah

@domba

“Demikian juga dengan patung Yesus, Bunda Maria, Santo Yosef dan juga patung para rasul. Itu sebuah karya seni sekaligus monumen untuk mengingatkan kita akan keimanan

Salam kenal semuanya.

Benar apa yg dikatakan oleh Domba ini. Tidak ada salahnya mengakui kalau patung-patung tersebut salah penempatannya. Tidak seharusnya ada patung dipajang di dalam gereja. Biarpun patung-patung tersebut digunakan sebagai monumen.

Kayu salib dan patung-patung tersebut hanya ketidakpuasan manusia karena tidak bisa melihat rupa tuhan sebenarnya.

sdr ferry ZK,
Sory ya kalo ganggu kerjaan, soalnya nggak tau, thanks ya sdh mau ksh pendapat jg.
Sr menulis:
Buat kami ummat muslim ISLAM bukan sekedar agama, ISLAM adalah pedoman dan petunjuk hidup, yang diantaranya berisi aturan – aturan dalam menjalani hidup dan kehidupan ini

Awas, hati2,darimana anda mendapatkan”dogma” di atas?
Kenapa anda bisa yakin akan “kebenaran” di atas? Padahal sewaktu kecil anda belum tahu mengenai hal di atas. Dan orang lain kenapa tdk bisa berpandangan spt anda? Malahan mereka juga punya “dogma” mrk sendiri yg tentu saja mereka juga yakin akan “kebenaran”nya dan malah justru bertentangan dgn “dogma” anda?

Mungkin anda akan menjawab, ya dari pengalaman hidup saya dalam memahami ISLAM, tapi coba bagaimana dgn orang lain yang juga mpy “dogma” yang mungkin bertentangan dengan anda, maka mrk juga akan menjawab dengan alasan yang sama dgn yg anda kemukakan.
Trus “dogma” mana yang paling benar? Who knows? May be bisa dijwb: Only God knows.
Masing2 mpy keyakinan akan “kebenaran” “dogma”nya, makanya saya pernah menuliskan:

Bukan kemacamragaman dogma melainkan fanatik di bidang dogma, itu yang merusak. Jadi jika kita masing2 melakukan apa yang teguh kita yakini sbg “kehendak Tuhan” hasilnya akan menjadi kekacauan besar. Kepastian itu salahnya. Orang rohani itu tahu akan ketidakpastian – sikap mental yang tidak dikenal oleh orang yang fanatik dengan agamanya.

Teologi atau “agama” telah menjadi kejahatan karena teologi atau “agama” tidak lagi mencari kebenaran, melainkan sekadar mempertahankan sistem kepercayaan.

Mrk yang dipenuhi dgn pandangan2nya sendiri akan tuli pada kata2 bijak dari orang lain. Yang sering terjadi dlm diskusi antara 2 orang adalah yang satu mendesakkan pandangannya pada yang lain. Akibatnya, ia tidak belajar apa pun kecuali pandangan2nya sendiri.

Nah, siapa yang bertanggung jawab thd pemahaman manusia atas “dogma2″ tsb yang dimasukkan ke dalam pikiran kita secara “otomatis” sehingga akhirnya menjadi “kebenaran” yang mendasari pola pikir kita?

Mungkin cerita di bawah bisa menggambarkan bahwa “Kitab Suci” ternyata juga bisa berbahaya:

PENJELAJAH

Penjelajah itu pulang ke kampung halamannya. Penduduk ingin tahu segala sesuatu tentang sungai Amazone. Tetapi bagaimana mungkin mengungkapkan dalam kata-kata perasaan yang memenuhi hatinya, ketika ia melihat bunga-bunga begitu indah memukau dan mendengar seribu satu suara penghuni rimba di waktu malam? Bagaimana menjelaskan perasaan hatinya, ketika menghadapi binatang buas atau ketika mendayung perahu kecilnya melewati arus sungai yang sangat berbahaya?

Ia berkata, ‘Pergi dan temukanlah sendiri! Tidak ada yang dapat menggantikan pertaruhan nyawa dan pengalaman pribadi.’ Namun sebagai pedoman bagi mereka, ia menggambarkan peta sungai Amazone.

Mereka berpegang pada peta itu. Peta itu dibingkai dan diletakkan di kantor kotapraja. Mereka masing-masing menyalin peta itu. Dan setiap orang yang mempunyai peta, menganggap dirinya seorang ahli tentang sungai Amazone. Sebab, bukankah ia tahu setiap kelokan dan pusaran sungai, berapa lebar dan dalamnya, di mana air mengalir deras dan di mana terdapat air terjun?

Penjelajah itu selama hidupnya menyesalkan peta yang telah dibuatnya. Mungkin lebih baik jika dulu dia tidak menggambarkan apa-apa.

Katanya Buddha tidak pernah mau dipancing untuk berbicara tentang Tuhan.

Rupanya ia menyadari bahaya-bahaya menggambar peta bagi para cendekiawan di masa mendatang.

(Burung Berkicau, Anthony de Mello SJ, Yayasan Cipta Loka Caraka, Cetakan 7, 1994)

GBU
Namo Buddhaya
Wassalam

@ Dear Domba (#306),

Setelah anda mengenangnya, bagaiman sikap saudara terhadap orang-orang yang telah menghukum, menyiksa dan menyalibkan Yesus ? apakah anda setuju atau tidak setuju ?

Mengenai penyaliban Yesus, itu memang sudah dinubuatkan oleh para nabi ratusan tahun sebelumnya. Saya tidak akan memberikan memberikan pendapat pribadi saya seperti tuntutan Anda. Bagi saya, itu adalah suatu ketentuan yang sudah digariskan oleh Allah, yaitu bahwa dengan cara demikianlah karya keselamatan itu akan dilakukan.

Tetapi anda menyadari kalau itu merupakan suatu hal yang dilarang. Coba anda perhatihan dalam Alkitab/Injil saudara

Rupanya Anda mengutip Keluaran 20:4. Tetapi coba saya kutipkan ayat-ayatnya secara lengkap, yaitu:

20:4 Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apa pun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.
20:5 Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku,
20:6 tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah-perintah-Ku.

Oke, Anda pasti tahu poin yang saya tebalkan adalah poin diskusi kita. Di sini kita lihat bahwa manusia memang tidak boleh membuat patung yang kemudian akan kita sembah atau dijadikan ibadah. Patung sebagai karya seni atau pun monumen bagi umat Kristiani tidak dilarang. Tetapi jika kemudian patung tersebut Anda sembah dan dijadikan ibadah, maka Allah akan cemburu dan murka.

Semoga Anda bisa memahami penjelasan saya di atas.

Kemudian:

Jadi kalau saya berdoa kepada beliau itu bukan berarti mendoakan beliau karena beliau sudah dijamin Allah, tetapi saya dalam hal ini sedang bershalawat dan memberikan salam kepada beliau.

Mohon agar Anda dapat menuliskan doa/shalawat Anda di sini dalam bahasa Indonesia. Soalnya saya tidak tahu bahasa Arab. Terima kasih jika Anda bersedia.

GBU.

@Dewo

Anda tidak menjawab pertanyaan saya : “apakah anda setuju atau tidak setuju ?”

Ho..ho..ho, penjelasan yang aneh.
Rupanya anda pintar dalam merangkai kalimat sehingga kalimat itu seolah-olah satu kesatuan dalam kata-kata yang di tebalkan. Namun anda tidak bisa menghindari dari kalimat yang sebenarnya.
Anda sebenarnya tahu bahwa dalam Keluaran 20:4
“Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apa pun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.”
ayat tersebut diakhiri dengan titik.

Kalimat yang sudah diakhiri dengan titik seperti di atas tidak bisa digabungkan dengan kata yang ditebalkan pada ayat Keluaran 20:5
“Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya….”.

Surat Keluaran 20:4 dan Keluaran 20:45 adalah dua kalimat yang diakhiri dengan titik. Sehingga kedua-duanya berdiri sendiri. Kedua-duanya diawali dengan kata “Jangan..” artinya kedua-duanya merupakan larangan.

Jika Tuhan membuat larangan bagi orang-orang:
1. Tidak boleh membuat patung,
2. Tidak boleh menyembah patung

Kemudian jika ada orang melanggar salah satu dari dua larangan Tuhan itu apakah dia tidak dikatan sedang menentang Tuhan ?

@dewo

Mengenai “doa/shalawat” untuk Rosulullah saw saya mohon maaf mas Dewo, saya tidak bersedia membacakannya di forum ini karena saya harus membacakannya pada saat saya sembahyang (shalat). Jika saudara ingin tahu saudara bisa melihatnya pada buku-buku tata cara shalat.

Salam

@ Dear Domba (#310),

Anda tidak menjawab pertanyaan saya : “apakah anda setuju atau tidak setuju ?”

Bukankah saya sudah menjawabnya di #309?

Rupanya anda pintar dalam merangkai kalimat sehingga kalimat itu seolah-olah satu kesatuan dalam kata-kata yang di tebalkan. Namun anda tidak bisa menghindari dari kalimat yang sebenarnya.

Mungkin Anda bisa benar, tetapi kalau saya melihatnya dari sudut pandang yang berbeda. Kalimat di ayat 5 merupakan penjelasan lebih lanjut dari ayat 4. Bukankah “patung yang menyerupai apa pun” itu digantikan dengan kata ganti “nya” di ayat 5? Itu artinya bahwa ayat 5 menerangkan ayat 4.

Tetapi saya tidak hendak berdebat lebih lanjut dengan Anda. Bukankah mengenai debat “LEBAH” Anda pun sudah menyadari bahwa kita memang “SUDAH BERBEDA PRINSIP” sejak awal? (Baca: #102) Mengapa Anda tidak bisa menghargai prinsip orang lain?

@ Dear Domba (#311),

Mengenai “doa/shalawat” untuk Rosulullah saw saya mohon maaf mas Dewo, saya tidak bersedia membacakannya di forum ini karena saya harus membacakannya pada saat saya sembahyang (shalat). Jika saudara ingin tahu saudara bisa melihatnya pada buku-buku tata cara shalat.

Mengapa Anda tidak mau? Kebetulan saya tidak punya buku-buku tata cara shalat. Tapi rupanya Anda tidak berani mengutipnya di sini. Ya sudah, saya bisa memakluminya kok.

Salam.

@Dewo

“Bukankah saya sudah menjawabnya di #309?”
Saya rasa belum, anda sendiri malah yang menjawaba di #309 seperti ini “…..Saya tidak akan memberikan memberikan pendapat pribadi saya seperti tuntutan Anda…..”
Kalau lihat pertanyaannya kan simple aja jawabannya “Ya” atau “Tidak”. Saya sendiri tidak akan memaksa anda untuk menjawab cuman sebagai bahan perenungan aja. Saya sendiri kalau dalam posisi sebagai umat kristen akan sulit menjawabnya. Soalnya kalau saya “Setuju” berarti sapendapat dengan orang-orang yang menyalib Yesus. Padahal disalib itu adalah hukuman bagi orang-orang yang menentang hukum pada masa itu (dengan kata lain pemberontak). Padahal Yesus itu kan orang yang suci. Tetapi kalau saya menjawab “Tidak Setuju” aneh juga. Karena menurut Injil Yesus itu memang ditakdirkan disalib untuk menebus dosa. Jadi dalam hal ini orang-orang yang menyalib Yesus itu telah berjasa. Coba aja seadainya orang-orang itu tidak menyealib Yesus mungkin tidak ada dosa manusia yang ditebus.
Tapi untung saja saya sebagai umat islam yang tidak mengenal penebusan dosa saya oleh Yesus sehingga jika ditanya seperti itu saya akan menjawab dengan tegas “Tidak Setuju”.

“Kalimat di ayat 5 merupakan penjelasan lebih lanjut dari ayat 4. ”
Ha..ha..ha, lucu juga sih kalau kalimat itu menjadi penjelasan soalnya keduanya berawalan kata “Jangan..”
Saya sebenarnya mau mennunjukan beberapa ayat lagi yang jelas-jelas melarangnya, contohnya dalam Ulangan 4:16
“supaya jangan kamu berlaku busuk dengan membuat bagimu patung yang menyerupai berhala apapun: yang berbentuk laki-laki atau perempuan; “…..
Tapi saya tidak akan melanjutkannya atas permintaan saudara kalau “anda tidak hendak berdebat lebih lanjut dengan saya”.

Dewo : “Mengapa Anda tidak mau? ”

Lah….Orang saya sudah menjawabnya kok, kalau “saya harus membacakannya pada saat saya sembahyang (shalat). ”

Kebetulan anda tidak punya buku-buku tata cara shalat, gampang. Datang aja ke toko-toko buku, misalnya di Gramedia. Di sana kita boleh membacanya tanpa harus membelinya dan juga tanpa harus mengamalkannya.
Saya juga tidak punya Alkitab tapi di sana saya bisa membacanya tanpa harus membayarnya atau pinjem sama teman yang mengimaninya.

Salam

@ chrisronzen # 308,

anda menulis :

–> “Awas, hati2,darimana anda mendapatkan”dogma” di atas?
Kenapa anda bisa yakin akan “kebenaran” di atas? Padahal sewaktu kecil anda belum tahu mengenai hal di atas. Dan orang lain kenapa tdk bisa berpandangan spt anda? Malahan mereka juga punya “dogma” mrk sendiri yg tentu saja mereka juga yakin akan “kebenaran”nya dan malah justru bertentangan dgn “dogma” anda?”

dan jawaban saya bukan seperti bayangan anda :), salah satu karunia ALLAH yang paling saya syukuri adalah rizqi iman ISLAM, kalau anda bertanya dari mana saya dapatkan “dogma” tersebut maka saya jawab dari hati terdalam saya, keluarga & lingkungan hanya sebagai penghantar tapi hati saya yang menguatkan. Orang lain tentu memiliki hati mereka sendiri dan biarlah mereka tetapkan sendiri apa yang mereka yakini.

Satu hal yang mesti anda garis bawahi, keyakinan bukanlah untuk penyeragaman, toh Tuhan berkehendak tiap – tiap manusia bebas memilih keyakinan mereka sendiri dimana tiap – tiap pilihan ada ganjaranya kelak.

Jika anda bertanya “dogma” mana yang paling benar jawabanya sederhana saja, menurut saya “dogma” saya yang paling benar dan menurut mereka “dogma” mereka yang paling benar, toh apa yang buat saya paling benar adalah untuk saya dan apa yang menurut mereka paling benar itu juga untuk mereka.

Justru saya melihat mental anda yang belum siap dalam menalarkan “kehendak Tuhan”, bukankah semua yang terjadi adalah “kehendak Tuhan” ? kenapa anda khawatir dengan “kekacauan besar” bukankah “kekacauan besar” juga bisa terjadi jika ada “kehendak Tuhan” ?, bung lebih baik anda belajar dulu mengenal Tuhan.

Jika teologi “agama” dianggap telah menjadi “kejahatan” dikarenakan sekedar mempertahankan sistem kepercayaan dan tidak lagi mencari kebenaran, lantas kebenaran seperti apa yang anda cari ? kebenaran berupa agama baru ? kebenaran dalam bentuk atheisme ? atau kebenaran dalam bentuk pantheisme ? bukankah anda seorang katolik ? anda meragukan “dogma katolik anda ” ?

Orang rohani mana yang tahu ketidakpastian ? orang rohani mana yang tidak tahu ketidakpastian ? ketidakpastian dalam hal apa ? kebenaran ? kebenaran dalam hal apa ? ketuhanan ? ketuhanan versi siapa ? capeee deeeeeeh…

Bung anda bertele – tele !

============================================
Benar apa yg dikatakan oleh Domba ini. Tidak ada salahnya mengakui kalau patung-patung tersebut salah penempatannya. Tidak seharusnya ada patung dipajang di dalam gereja. Biarpun patung-patung tersebut digunakan sebagai monumen.

Kayu salib dan patung-patung tersebut hanya ketidakpuasan manusia karena tidak bisa melihat rupa tuhan sebenarnya.
============================================

Erick siapa ya???
Maaf cuman nanya, karena erick ini sudah memakai nick saya terdahulu. Pantes saya gak berhasil login maklum sudah lama gak gabung lagi.

Benar sekali kata Dewo:
Salib adalah perlambang pengorbanan Yesus dalam menanggung dosa-dosa manusia. Kami memiliki salib untuk mengenangkan peristiwa tersebut. Tetapi bukan lantas kami berdoa kepada patung, tetapi tetap berdoa kepada Allah.

Lantas saya cuman tanya satu aja:
Bagaimana perasaan anda jika menjabat sebagai presiden RI trus didepan Presiden (anda), dan mentri-mentri dalam istna negara. Orang amerika merobek-robek dan membakar bendera merah putih? Kalau itukan cuman kain doang….

Salam damai Kristus menyertai kita semua…

3r1k:

Erick siapa ya???
Maaf cuman nanya, karena erick ini sudah memakai nick saya terdahulu. Pantes saya gak berhasil login maklum sudah lama gak gabung lagi.

Perkenalkan. Gak berhasil login gak ada hubungannya dengan nama yang saya gunakan. Username yang saya gunakan erick18 password silakan tebak sendiri.

Bagaimana perasaan anda jika menjabat sebagai presiden RI trus didepan Presiden (anda), dan mentri-mentri dalam istna negara. Orang amerika merobek-robek dan membakar bendera merah putih? Kalau itukan cuman kain doang….

seharusnya kita marah dong kalo diperlakukan demikian. dan kalo yang saya menghina tuhan seharusnya yang marah itu tuhan. artinya saya berurusan langsung dengan tuhan (gak peduli tuhannya siapa). seharusnya kita sebagai orang beragama tahu kalo tuhan itu maha kuasa dan kalo dia marah dia tinggal mengambil nyawa kita. betul gak?

@ Dear Domba (#313),

Kalau lihat pertanyaannya kan simple aja jawabannya “Ya” atau “Tidak”. Saya sendiri tidak akan memaksa anda untuk menjawab cuman sebagai bahan perenungan aja.

Saya memang tak hendak menjawabnya. Buat apa? Itu suatu peristiwa sejarah dan keimanan yang memang sudah seharusnya terjadi. Kecuali jika saya hidup di jaman itu dan mengalaminya sendiri barulah saya bisa menjawabnya.

Saya sendiri kalau dalam posisi sebagai umat kristen akan sulit menjawabnya.

Kalau Anda di posisi sebagai umat Kristen, pasti cara pandang akan berbeda dengan Anda sekarang.

Mengenai Ulangan 4:16, mari saya kutipkan ayatnya yang saling berkaitan tersebut:

4:15 Hati-hatilah sekali — sebab kamu tidak melihat sesuatu rupa pada hari TUHAN berfirman kepadamu di Horeb dari tengah-tengah api –
4:16 supaya jangan kamu berlaku busuk dengan membuat bagimu patung yang menyerupai berhala apa pun: yang berbentuk laki-laki atau perempuan;
4:17 yang berbentuk binatang yang di bumi, atau berbentuk burung bersayap yang terbang di udara,
4:18 atau berbentuk binatang yang merayap di muka bumi, atau berbentuk ikan yang ada di dalam air di bawah bumi;
4:19 dan juga supaya jangan engkau mengarahkan matamu ke langit, sehingga apabila engkau melihat matahari, bulan dan bintang, segenap tentara langit, engkau disesatkan untuk sujud menyembah dan beribadah kepada sekaliannya itu, yang justru diberikan TUHAN, Allahmu, kepada segala bangsa di seluruh kolong langit sebagai bagian mereka,
4:20 sedangkan TUHAN telah mengambil kamu dan membawa kamu keluar dari dapur peleburan besi, dari Mesir, untuk menjadi umat milik-Nya sendiri, seperti yang terjadi sekarang ini.

Kira-kira Anda bisa mencerna lebih dalam apa yang sudah saya tebalkan, yaitu:

1. Jangan berlaku busuk dengan membuat patung yg menyerupai berhala. Kalau tidak berlaku busuk bagaimana? Menurut Domba, boleh ngga?

2. Semuanya itu (yang sering dijadikan berhala-berhala) adalah ciptaan Allah kepada segala bangsa. Jadi semuanya itu jangan dijadikan berhala.

Kesimpulannya adalah: tidak hanya patung, salib, gambar, tetapi juga benda-benda langit dan juga binatang-binatang itu tidak boleh disembah atau pun diperlukan secara busuk. Tetapi jika semuanya itu seperti apa adanya, maka tidak apa-apa.

Bahkan saya 100% yakin kalau Anda punya foto orang tua Anda atau pun pacar Anda.

Lah….Orang saya sudah menjawabnya kok, kalau “saya harus membacakannya pada saat saya sembahyang (shalat). ”

Saya semakin yakin jika Anda tidak berani menuliskannya di forum ini.

Salam.

@Dewo

“…Kira-kira Anda bisa mencerna lebih dalam apa yang sudah saya tebalkan..”

1. Jangan berlaku busuk dengan membuat patung yg menyerupai berhalaapa pun: yang berbentuk laki-laki atau perempuan. Kalau tidak berlaku busuk bagaimana? Menurut Domba, boleh ngga?
Kalau menurut saya sebagai orang yang beriman kepada Allah swt jelas itu adalah larangan tidak boleh. Karena membuat patung yg menyerupai berhala apa pun: yang berbentuk laki-laki atau perempuan dalam ayat tsb dikatakan berlaku busuk.
Terus emangnya kenapa saudara menebalkan kalimat tertentu saja ? Kenapa tidak membaca semuanya ?
Padahal jika saudara membaca semuanya itu jelas-jelas sebagai larangan dari Tuhan.

Cuman sayangnya mas Dewo terlalu berlebihan soalnya dalam ayat-ayat tersebut tidak disebutkan adanya gambar atau foto tetapi semuanya adalah tentang patung.
Tetapi tidak apalah jika saudara memaksakan untuk menambah-nambahkan atau menyusupkan dalam ayat tersebut mungkin itulah pekerjaan saudara dan saya pernah membaca dalam AlQuran juga diceritkan tentang orang-orang yang menyusupkan dalam Al Kitab. Kini telah tebukti.
Oh..iya, mas Dewo kebetulan di rumah saya tidak ada patung dan dinding-dindingnya polos tidak ada gambar-bambar atau pun foto-foto. Kalaupun saya punya foto Almarhum Ibu saya dan foto keluarga itupun saya simpan dalam Album tidak dipajang di dinding.
Oh..iya saya juga punya foto saya tapi itupun ditempel di KTP saya dan saya pun punya foto mantan pacar saya tapi itupun ditempel di surat nikah.
Ternyata saya berani juga menuliskannya di forum ini, ya.
He…he…he

Salam

sdr Fery ZK,
Anda bilang dari hati?
Bagaimana kalau anda dilahirkan dan dibesarkan di hutan?Apakah anda juga akan bisa mendapatkan karunia rizky iman Islam?Bagaimana anda bisa mengenal alqur’an sedangkan anda belum pernah baca alquran?
Tetap saja lingkungan akan mempengaruhi anda khan?Jadi bukan murni dari hati anda.Darimana anda belajar Islam pertama kali?Apakah Allah langsung memberitahu kepada anda atau Allah langsung memberikan anda “karunia rizky iman Islam”?Kalau memang anda langsung mendapatkan hal itu maka saya akan setuju dengan anda.Sehingga orang yg dibesarkan di hutan pun akan bisa mengenal Islam tanpa pernah belajar alquran dr lingkungan atau orang lain.
Kebenaan itu satu adanya dan tdk mengenal egoisme dan sifatnya universal. Kenapa kok “kebenaran” msg2 orang kok lain2, itu karena kita belum bisa menemukan samudra kebenaran yang bisa menyatukan kita semua.
Anda bilang kok saya muter2, itu karena utk memahami Tuhan itu tdk semudah yang kita bayangkan, kebenaran atau Tuhan atau whatever you say itu tetap suatu misteri besar sampe sekarang.
Tapi bagi anda yang merasa tahu mengenai kebenaran kok rasanya terlalu dini ya, sedangkan orang lain ternyata juga punya kebenarannya sendiri.
Di dalam ajaran Tao ada falsafah tentang kebenaran yaitu: Orang yang mengatakan tidak tau, orang yang tau tdk mengatakan. Karena mengatakan kebenaran atau Tuhan yg tak terbatas tdk mungkin bisa diuraikan dalam bahasa manusia yg sangat terbatas.
Saya meragukan “dogma” katolik?Saya tdk ambil pusing dgn “dogma”2 mana pun juga, saya hanya ingin berusaha memahami kebenaran/Tuhan dengan jujur dan tanpa mengandung egoisme.

SANG GURU TIDAK TAHU
Seorang pencari kebijaksanaan menghampiri seorang murid dan bertanya dengan penuh hormat: ‘Apa makna hidup manusia?’

Murid itu lalu mempelajari tulisan Gurunya dan dengan yakin menjawab dengan kata-kata sang Guru sendiri: ‘Hidup manusia tidak lain daripada ungkapan kelimpahan Tuhan.’

Ketika pencari kebijaksanaan itu bertemu dengan sang Guru sendiri, ia mengajukan pertanyaan yang sama. Sang Guru menjawab: ‘Aku tidak tahu.’

Pencari kebijaksanaan berkata: ‘Aku tidak tahu.’ Hal itu menandakan kejujuran. Sang Guru berkata: ‘Aku tidak tahu.’ Hal itu menandakan pemikiran mistik, yang mengetahui segala sesuatu dengan cara tidak mengetahuinya. Murid berkata: ‘Aku tahu.’ Hal itu menandakan kebodohan dalam bentuk pengetahuan pinjaman.

(Burung Berkicau, Anthony de Mello SJ, Yayasan Cipta Loka Caraka, Cetakan 7, 1994)

Mungkin cerita di atas bisa menjelaskan tentang bagaimana cara saya dalam memahami Tuhan.

GBU
Namo Buddhaya
Wassalam

@ Dear Domba (#318),

Cuman sayangnya mas Dewo terlalu berlebihan soalnya dalam ayat-ayat tersebut tidak disebutkan adanya gambar atau foto tetapi semuanya adalah tentang patung.

Memang gambar/foto tidak disebutkan karena memang dulu (saat jaman Musa) belum ada foto. Tetapi apa pun itu, yang membuat manusia sesat, yaitu termasuk benda-benda langit dan bala tentara langit, atau apa pun berbentuk binatang, tidak boleh dipergunakan untuk penyesatan.

Ayat-ayat tersebut merupakan refleksi untuk masa depan. Bahkan jika Anda punya ponsel dan Anda memperlakukannya dengan busuk atau disembah dan dijadikan ibadah, maka itu pun dosa. Jadi tidak perlu berwujud patung, tetapi apa pun yang bisa membuat Anda sesat, itulah yang dilarang.

Ternyata saya berani juga menuliskannya di forum ini, ya.

Mana shalawatnya? Katanya “berani”?

Salam.

@ chrisronzen # 319,

Nahhh makin muter kan kalau saya tanya lagi kebenaran menurut siapa.. he.. he..

Kebenaran yang kita kenal adalah “pilihan akan kebenaran” tidak ada kebenaran hakiki di dunia ini, kebenaran hakiki hanya milik Tuhan (* meski Tuhan sendiri juga merupakan “pilihan” *) dan nanti setelah dunia ini selesai baru kita bisa melihat kebenaran sejati.

Siapa pula orang sombong yang mengatakan bisa melepas diri dari “ego” ? hanya orang mati yang tanpa ego, selama masih hidup, selama otak masih berfungsi, selama itupula “ego” akan nangkring dikepala kita, yang bisa kita lakukan hanya “meminimalkan ego” bukan menghilangkannya.

Jadi siapa pula orang yang begitu “egois” yang dengan berani mengatakan dia tahu kebenaran karena sudah bisa melepaskan ego ?

Inti dari hidup ini adalah “pilihan” so, anda telah memilih begitu pula saya, kenapa mesti dipusingkan ??? di wadah ini banyak orang bertukar fikiran mengungkapkan kebenaran versi masing – masing, biarkan saja ! mengapa mesti anda persulit dengan kebenaran semu anda ?

Salam Damai.

Tambahan buat chrisronzen # 319,

Salah satu “pilihan kebenaran” yang saya pilih adalah “saya percaya bahwa sebelum saya dihidupkan, ALLAH telah mengambil persaksian terhadap saya akan ke-Illah-an ALLAH” dan persaksian itu tersimpan dihati saya sejak dilahirkan, lingkungan adalah salah satu media atau alat untuk menemukan kembali persaksian tersebut.

Tapi semuanya kembali adalah sebuah “pilihan”.

Salam Damai.

@Dewo

Dewo makin lama makin ngawur aja. nih.
Awalnya yang kita bicarakan adalah patung, lalu anda malah meluas ke gambar dan foto. Sekarang meluas lagi keponsel.
Apa-apaan, nih ?
Mungkin bisa meluas juga ke fleshdisk, he..he.
Mas, saya juga tahu kalau menyembah benda-benda yang ada di bumi dan di langit itu adalah perbuatan yang sesat atau disebut “musrik”.
Dalam Al Quran juga dikatakan kalau orang-orang yang melakukan “musrik” tidak akan diampuni oleh Allah swt. Dalam hal ini kita sependapat lah.
Tapi khusus untuk patung, jangankan menyembahnya, membuat dan menempatkannya pun sudah dilarang.
Kalau anda mencernanya secara keseluruhan sangat jelas sekalai dalam ayat-ayat tsb.
Terus Ayat-ayat tersebut jangan dilihat dari refleksi-nya saja tapi luhat juga “esensinya”.
Wele…weleh… ternyata saya bisa juga bilang “esensi”.

Atau anda kurang jelas, atau mungkin anda mau dijelaskan lagi dengan ayat yang lainnya, coba anda buka lagi :

Imammat 26:1

“Janganlah kamu membuat berhala bagimu, dan patung atau tugu berhala janganlah kamu dirikan bagimu; juga batu berukir janganlah kamu tempatkan di negerimu untuk sujud menyembah kepadanya, sebab Akulah TUHAN, Allahmu.

Ayat di atas ada dua kalimat yang dibatasi oleh “;”. Jelasa sekali kalaimat pertama merupakan larangan ke-1 dan kalimat kedua adalah laranga ke-2.

Ulangan 4:23

“Hati-hatilah, supaya jangan kamu melupakan perjanjian TUHAN, Allahmu, yang telah diikat-Nya dengan kamu dan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang oleh TUHAN, Allahmu, dilarang kauperbuat.”

Kata “dilarang kauperbuat” diakhiri dengan “.” berarti membuatnya saja sudah dilarang.

Ulangan 4:25

“Apabila kamu beranak cucu dan kamu telah tua di negeri itu lalu kamu berlaku busuk dengan membuat patung yang menyerupai apapun juga, dan melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, Allahmu, sehingga kamu menimbulkan sakit hati-Nya,”

Larangan ini juga berlaku terhadap anak cucu.

Ulangan. 5:8

“Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.”

Jelas sekaliiiiii.

Jika saudara tetap pada pendirian kalau membuat dan memnyimpan patung itu tidak dilarang, ya terserah anda, toh Tuhan sendiri yang sudah memberikan peringatan dalam Kitab yang saudara anggap sebagai kitab suci dan pedoman anda dengan beberapa ayat yang sangat-sangat jelas sekali.

Mana shalawatnya? Katanya “berani”?

Woow…wow…wow, ternyata trap juga ya.
Gue kira yang dimaksud berani itu membicarakan masalah gambar dan foto gue sama mantan pacar gue (topi hangat pembicaraan kite).
Wah..wah..wah ternyata anda masih penasaran juga dengan doa dan shalawat. Atau anda mau mengamalkannya ? ahk.. paling hanya ngetes doang soalnya kalau anda nanti membacanya secara tidak langsung anda telah masuk ke dalam agama Islam karena salah satu di dalamnya ada kalimat syahadat (“Aku bersaksi tiada Tuhan Selain Allah dan nabi Muhammad adalah utusan Allah”) . Bagi saya membacakan doa dan shalawat itu bukan masalah berani atau tidak berani tetapi masalah etika kapan saatnya membaca doa dan shalawat tsb. Ini “princip” juga, yah.
Loh..bukannya sudah saya sarankan kalau ingin tahu baca saja di buku tata cara shalat, atau barangkali bisa minjem sama teman dekat saudara yang muslim.

Maksudnya bukan dilarang membuat patung dalam rupa apa saja, tetapi jangakn kamu membuat untuk disembah. Jadi kalau kita cuman membuat tapi tidak untuk disembah gak masalah kok. Wah gimana dengan karya seni jadinya, bayangkan dunia ini jika tidak ada karya seni seperti seni lukis, seni pahat, dan teknologi kamera digital. Apakah anda bisa membayangkan Jakarta jaman 1945 tanpa adanya dokumentasi?? Tuhan memakai patung karena jaman itu banyak manusia yang menyembah patung, kalau seandainya jaman itu manusia lebih mengenal lukisan mungkin Tuhan akan melarang menyembah lukisan.

Semoga anda tidak salah menafsirkan/menterjemahkan seenaknya oke?

Trus bagaimana dengan sajadah? Kok ada gambar ka’abah? Mengapa sembahyang harus menghadap ka’abah? Mengapa mengalaskan sajadah? kenapa tidak sekalian kasur?

Ma’af bukan maksud menghina, tetapi biar anda sadar akan artinya lambang/atribut2 rohani oke?

@3r1k

He..he..hee.
Anda berpendapat demikian terserah anda, tetapi tanpa disadari bahwa pendapat anda itu sedang menentang perintah Tuhan yang dituliskan dalam Al Kitab Saudara.

Kami sembahyang tidak menyembah Ka’bah, kok. Dalam doa-doa sembahyang, kami tujukan hanya kepada Allah swt bukan kepada Ka’bah.
Mengenai sajadah, dalam shalat kami tidak sembarangan mengambil tempat yang kotor maka untuk menghindari tempat yang kotor kami harus gunakan alas yang disebut sajadah. Jika di lantai pun kalau lantai itu bersih maka kami akan shalat di lantai tanpa sajadah.

Tidak apa-apa kalau soal hina menghina itu kan keahlian saudara.
Saya kan cuman mengingatkan saudara aja bahwa dalam Kitab saudara ada ayat :
Ulangan 4:16
Imammat 26:1
Ulangan 4:23
Ulangan 4:25
Ulangan 5:8

Salam Damai

@ Dear 3r1k (#324),

Rasanya Anda bakal capek melayani Domba. Orang yang seiman dengan dia dan menasehati dia pun malah didebat. Saya rasa tidak produktif jika melayani debat Domba.

Saudara Waja (Penghibur) telah dengan santun menegur Domba untuk lebih bertanggung jawab dan lebih produktif, tetapi malah dicelanya pula. (Baca: #293.

Tetapi jika Anda bersedia melayaninya, saya persilakan karena forum ini terbuka bagi siapa saja. Cuma kalau sudah mengarah ke debat yang tidak produktif, sebaiknya diabaikan saja supaya tidak terjebak ke dalam debat kusir yang membuat capek lahir-batin.

Tuhan memberkati.