Agamaku Kesaksianku

Salib Lambang Keselamatan

Posted by: agamaku on: November 29, 2007

Dua ribu tahun yang lalu, Yesus tergantung di kayu salib. Tangan dan kakinya terpaku di kayu salib. Salib hina menopang tubuh-Nya yang lemah setelah siksaan dan deraan sepanjang akhir hidup-Nya.

Apakah salib itu menjadi saksi betapa hinanya akhir kehidupan Yesus? Betapa tragisnya akhir suatu kehidupan seorang Anak Manusia yang disebut “Guru” dan “Tuhan” oleh para murid-Nya. Apakah salib itu menjadi sebuah simbol kesia-siaan?

Ribuan generasi menghujat Yesus dan menolak-Nya. Tak terbilang yang mencemooh dan menghina karya agung keselamatan Yesus. Hampir semua menolak kenyataan pahit akhir kehidupan Yesus dan meninggalkan dan berusaha melupakan tragedi sejarah sepanjang usia bumi ini.


Telah Terbentang Lengan Kasih Allah

Tetapi di balik kehinaan itu, di balik kesengsaraan dan tragedi itu, terbentanglah jalan keselamatan. Yesus, Sang Anak Allah, telah membentangkan tangan-Nya, terentang antara langit dan bumi, seolah merentang menyambut seluruh umat manusia untuk kembali ke dalam dekapan kasih Allah.

Seruan-Nya yang memaafkan segenap kesalahan dan dosa manusia menjadi panggilan untuk setiap hati yang mendengarkan-Nya. Datanglah ke dalam rengkuhan pelukan kasih Allah yang telah terentang antara langit dan bumi. Yang menjadi saksi dan bukti bagi kasih Allah yang begitu besar bagi umat manusia.

Salib menjadi saksi bahwa manusia telah dipanggil Allah. Salib itu telah menjadi simbol pengingat bagi manusia akan kasih Allah yang begitu besar dan tidak terjangkau akal-budi manusia. Allah telah merentangkan lengan kasih-Nya untuk menyambut umat manusia yang terpanggil dan datang kembali ke kerajaan Allah.

Bagi manusia skeptis, salib adalah simbol siksaan dan hinaan bagi Yesus. Tetapi bagi manusia terpanggil, salib adalah simbol nyata kasih Allah.

Hukum Allah Dituliskan Dalam Hati Manusia


Salib telah digenapi. Kabar Baik telah dinyatakan. Umat manusia telah mendengar kabar bahagia itu.

Hukum Allah telah dituliskan dalam hati manusia. Simbol salib telah terpatri di setiap hidup manusia. Semua orang telah menerimanya. Tidak memandang bangsa dan bahasa. Semuanya telah menerima kasih Allah yang disuarakan dengan bahasa kasih. Saliblah bahasa kasih Allah itu.

Kayu salib tegak menyatakan hubungan manusia dengan Allah:

“Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.”
(Matius 22:37, Markus 12:30)

Kayu salib mendatar menyatakah hubungan manusia dengan sesamanya:

“Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”
(Matius 22:39b, Markus 12:31a)

Anda Telah Dipanggil


Kita semua telah dipanggil. Dengarkan seruan kasih abadi Allah. Lihatlah rentangan tangan penuh kasih itu. kembalilah kepada Allah.

Jangan abaikan seruan kasih abadi Allah. Hidup kita sangat berarti. Allah telah menjembatani bumi dengan langit melalui karya keselamatan abadi yang telah digenapi oleh Yesus Kristus, Putera-Nya yang setia. Betapa besarnya kasih Allah.

251 Tanggapan ke "Salib Lambang Keselamatan"

@nitt.

kamu :
Pertanyaan saya :

“Bila Jesus TIDAK DATANG ke Bumi, Apakah Bayi yang Meninggal begitu dilahirkan BERDOSA?”

———————–

jawab : Berdosa.

———————————————
Kamu Berkata:
Saya diajarkan bahwa hanya karena seorang Bayi lahir dari seseorang yang Berdosa..

TIDAK membuat bayi itu BERDOSA (kehilangan kekudusannya)

Semua Bayi adalah KUDUS

===> hi hi hi..
Jadi kamu maunya saya ngikutin doktrin kamu yang itu ya?

Kamu nanya, saya jawab, kenapa kamu kemudian bilang “kalau di saya..”

aneh-aneh…

salam.

waduh..

emang bener..
banyak yang menghujat Yesus tapi..
udah emang dinubuatin kayak gitu paling..

tapi dengan mati di kayu salib..
itu udah memberi kita keselamatan..
coba kalo gak??
bakalan masuk neraka kita???

TO JELASNGAK

(Yesus yang ada di islam adalah yesus yang sama.
Cuman…
Kaum muslim pada saat itu malu untuk mengakui bahwa yesus itu mati disalib. Itulah sebabnya mereka menuliskan bahwa yesus TIDAK mati di salib.(disini muslim membelokkan sejarah – walaupun maksudnya baik)

hey cuy hati2 dunk kl ngomong…
bkn nya km malu, tu emang knyataan gitukan dia mati bknna d salib, tp d angkat ke langit ama Allah n akn dtg ke dunia kembali dan tidak sebagai nabi melain kan sebagai pemimpin umat islam, dan ia akan membunuh dajjal dan pengikutna n pd waktu tu ia akn shalat n menjadi imam dlm shalat tu.

btw kalo g da penebusan dosa gi mn dunk…?
berarti pd msk neraka dunk…?

berati umat kristiani hrs berterimakasih kpd Yudas, karena dia telah berkhianat kpd Yesus n hrs berterima ksh jg ama gebernur jendral roma…
kalo g da mereka apakah Yesus bkln d salib…?

n kalo Yesus g d salib maka g da dunk yg nm ny penebusan dosa, yach kan……………..????????????
cpt d bls yach……??????

@Harizal.

Kalo Yesus ngga mati di salib, ngga ada yang namanya penebusan dosa, tanya kamu.

Betul itu.

Penebusan dosa oleh Yesus adalah HAL TERPENTING dalam kepercayaan kristiani.

Kalo ngga percaya Yesus Mati di salib, ya ngga ada penebusan dosa.

Artinya ya kamu harus berusaha sendiri buat masuk surga.

Berbuat baiiikkkkk terus selama hidup.

Inget ya. Untuk masuk surga, manusia harus kudus. TAK TERCELA setitikpun.

ibarat melewati rabut yang dibelah tujuh…. he he he…

Bisa ngga kamu begitu.

Ngga ada itu namanya sistem timbangan .

————————

Karena satu manusia berdosa (adam), maka semua manusia binasa.
Karena satu manusia taat sampai mati (Yesus), semua manusia diselamatkan.

Bacalah ! IQra!

1 Korintus 15:20-22:

“Tetapi yang benar ialah, bahawa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal. Sebab sama seperti maut datang karena satu orang manusia, demikian juga kebangkitan orang mati datang karena satu orang manusia.Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus.”

Roma 5:12 menulis:

“Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa.”

Salam damai

berarti anda melaggar isi kitab anda sendiri dunk yg isi ny:

Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka: “Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah. (Markus 10:14)

Orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati. Anak tidak akan turut menanggung kesalahan ayahnya dan ayah tidak akan turut menanggung kesalahan anaknya. Orang benar akan menerima berkat kebenarannya, dan kefasikan orang fasik akan tertanggung atasnya. (Yehezkiel 18:20)

dri ayat pertama dan ke-2 jls skli bahwa dlm ajaran Yesus (Isa) g da yg nm ny dosa turunan. coba anda pahami ayat ini….

@harizal Prima.

Kamu menuliskan :

Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka: “Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah. (Markus 10:14)

Ayat itu mengajarkan agar kita sebagai manusia berkelakuan seperti anak kecil.
Tau ngga kelakuan anak kecil itu gimana..?

POLOS.

Dijahatin diem aja, di ledekin diem aja, ngga ada prasangka, ngga ada dendam, ngga ada iri, ngga ada marah dll.

Nah.
Lewat ayat itu tuh Yesus berpesan agar kita hidup seperti anak kecil.

“Orang-orang yang seperti itu lah…dst..” itu artinya.

—————————

Kamu menulis :

Orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati. Anak tidak akan turut menanggung kesalahan ayahnya dan ayah tidak akan turut menanggung kesalahan anaknya. Orang benar akan menerima berkat kebenarannya, dan kefasikan orang fasik akan tertanggung atasnya. (Yehezkiel 18:20)

Yang pertama sekali saya mau ngasih tau kamu. Yehezkiel itu perjanjian Lama mas.

Oke sekarang.
Kembali ke laptop.

Yang dimaksudkan ayat yehezkiel ini adalah dosa akibat perbuatan manusia.

Dosa jenis ini berbeda dengan dosa warisan.

Dosa warisan adalah dosa karena CiptaanNYA yang bernama manusia ini telah kehilangan KEKUDUSANNYA.
Untuk hidup dengan Tuh@n, Manusia haruslah Kudus.

Nah karena udah hilang kekudusannya (adam melakukan dosa) maka kita tidak layak lagi untuk tinggal bersamaNYA.

itu bedanya.

salam

brarti scra pikiran nya pun hrs sprti anak2m dunk…..?

kpn dwasanya bu……..???

berarti ayat yg ke-2 g berlaku dunk…..
jd utk apa d simpan d dlm kitab anda……..?

loh kok gt…..? jd hrs meninggalkan adam bgitu saja……?

truz klo adam g d ciptain berarti g da dunk kita………..

tega bgt tuhan g mau maafin adam……….
hnya krna memlakukan kesalahan seperti itu………

@harizalprima

> brarti scra pikiran nya pun hrs sprti anak2m dunk…..?
kpn dwasanya bu……..???

Anda pernah dengar tdk kalau masa kanak2 merupakan masa2 yang bagus untuk membentuk kepribadian seseorang kedepannya? Termasuk salah satu masa penentu seseorang. Seperti misalnya, bukankah lebih baik mengajari seseorang bermain piano, balet, dll (misalnya) pada masa kanak2? mengapa coba? Karena kepribadian, pola pikir, dll lebih mudah dibentuk pada usia segitu. coba aja anda belajar piano setelah beranjak dewasa. anda pasti merasa kesusahan. Atau coba anda diajarin sopan santun & tata krama ketika sudah dewasa, pasti susahnya minta ampun. hal2 seperti itu harus sudah dipupuk dari awal.

Itulah makanya Yesus berkata begitu. Karena selain polos, anak2 lebih mudah untuk diajarin & diarahkan. Biar tdk keras hati kalau diajarin ketika sudah berusia dewasa. Kalau begitu bukan kah wajar kalau Yesus mengambil kesimpulan seperti itu? Anda ini aneh.

> berarti ayat yg ke-2 g berlaku dunk…..
jd utk apa d simpan d dlm kitab anda……..?

tidak penting kan menurut anda. Tuhan punya rencana & Dia enggan berbagi & memberi tahu kepada anda. Urusan menempatkan atau tidaknya sebuah ayat itu kuasa Tuhan yg nentuin. Kalau tidak perlu, ngapain Tuhan membimbing orang2 pilihanNya untuk menuliskan hal itu? tulis aja novel anda sendiri. biar orang bisa memberitahu mana yg harus dibuang.

> loh kok gt…..? jd hrs meninggalkan adam bgitu saja……?

justru adam yg memilih untuk ikut memakan buah terlarang itu (setelah memakannya, mereka jadi seperti Tuhan dalam artian tahu mana yg baik & tahu mana yg buruk. Singkat kata akhirnya mereka berkenalan dengan dosa). Kalau melanggar perintah Tuhan, ya harus tanggung konsekuensinya donk (diusir dari taman eden). Selain itu mereka juga dijauhkan Tuhan dari buah yg satu lagi supaya mereka tidak bisa hidup selamanya (alias bisa mati). Baca lagi deh. Pada hari penghakiman, jika anda sukses sampai ke surga (ini jika lho. jangan senang dulu), anda akan hidup abadi & tidak mengenal kata mati lagi.

> truz klo adam g d ciptain berarti g da dunk kita………..

Maksud anda apaan? Adam & Hawa kan pada akhirnya bisa mati alias tidak abadi? apa hubungannya dengan kelanjutan keturunan mereka? Anda sengaja membodohin diri anda sendiri ya?

> tega bgt tuhan g mau maafin adam……….
hnya krna memlakukan kesalahan seperti itu………

Jangan melucu deh. saya lagi tdk pengen tertawa hari ini. Tapi untuk anda gpp deh. saya akan tetap tertawa : Wakakakakakakak.

God bless.

mengapa anda ketawa…

secara logis adam n hawa adalah manusia pertama, yg menurut anda tinggalna d Eden, benerkan…..?
tp apakah memangnya Tuhan menciptakan adam hanya untuk tinggal d Eden, tentu tidak, karena sesungguhnya Tuhan menciptakan adam untuk mengurusi bumi ini (Khalifa), so walau pun adam tdk makan buah itu, toh Tuhan tetap menyuruhna turun ke bumi kok…

seandainya adam tdk d turunkan ke bumi, apakah anda akan ada d bumi ini……………?

@harizalprima

> mengapa anda ketawa…

tidak mengerti dengan ketololan anda.

> secara logis adam n hawa adalah manusia pertama, yg menurut anda tinggalna d Eden, benerkan…..?

ya.

> tp apakah memangnya Tuhan menciptakan adam hanya untuk tinggal d Eden, tentu tidak,

pada awalnya mereka ditempatkan di taman eden. karena mereka berbuat dosa (melanggar perintah Tuhan) makanya mereka diusir. dan ini versi Alkitab. apa hubungannya dengan bantahan saya sebelumnya? taman eden digambarkan bagus, baik, dll. setelah diusir, tanah yg mereka tempatin luar biasa buruk. adam harus bersusah payah mengusahakannya, dll. sementara sebelumnya di taman Eden kehidupan mereka enak dan tidak perlu bersusah payah gitu.

> karena sesungguhnya Tuhan menciptakan adam untuk mengurusi bumi ini (Khalifa), so walau pun adam tdk makan buah itu, toh Tuhan tetap menyuruhna turun ke bumi kok…

begini aja deh, samakan persepsi dulu. menurut anda taman Eden itu ada dimana?

> seandainya adam tdk d turunkan ke bumi, apakah anda akan ada d bumi ini……………?

ini aku tanya. menurut anda sendiri taman Eden itu ada dimana? menurut saya, pertanyaan anda ini tak ada hubungannya dengan bantahan saya kemarin. saya bicara akibat dosa, mereka harus mati (tidak abadi) dan harus jauh dari taman eden. anda bicara seandainya tidak diturunkan ke bumi. bukankah itu aneh?

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.

Stat

a

Blog Stats

  • 177,946 hits