Agamaku Kesaksianku

Telah Lahir Sang Juru Selamat

Posted by: agamaku on: Desember 16, 2007

Selamat Natal 2007Kedatangan-Nya telah dinubuatkan oleh para nabi berabad-abad sebelumnya. Kedatangan-Nya sudah dinantikan selama masa kehidupan bumi.

Kelahiran-Nya membawa suka cita abadi bagi seluruh umat manusia. Dia disambut dengan penuh kegembiraan surgawi. Kehadiran-Nya merupakan perwujudan kasih sayang Allah kepada umat manusia.

Natal, kelahiran Yesus Kristus, mengetuk setiap hati manusia. Apakah engkau seperti orang-orang dari Majus yang mencari kanak-kanak Yesus dengan segenap hatimu? Atau apakah engkau seperti para gembala yang bersuka cita memperoleh undangan dari para balatentara malaikat untuk menghadiri pesta surgawi untuk menyambut kelahiran Yesus?

Atau apakah Engkau seperti Herodes yang cemburu dengan kelahiran Yesus sehingga perlu untuk membunuhi semua anak sulung dengan harapan dapat membunuh Yesus?

Pilihan ada di tangan Anda:

  1. Anda mencari Yesus dan menemukan-Nya. (Orang-orang Majus)
  2. Anda mendapat undangan surgawi dan berkenan untuk hadir dalam suka citanya. (Para Gembala)
  3. Walau pun Anda percaya Yesus, tapi Anda menolak Yesus dan bahkan berusaha untuk membunuh-Nya di dalam hati Anda. (Raja Herodes)

Bersuka citalah kita semua yang menerima Yesus karena kita akan beroleh kebahagiaan abadi dalam Kerajaan Allah. Selamat Natal bagi Anda dan keluarga semua yang menerima Yesus Kristus sebagai Raja segala raja. Semoga Natal tahun ini menjadi kebahagiaan dan berkat bagi kita semua.

(Dari Emanuel Setio Dewo dan keluarga)

24 Tanggapan ke "Telah Lahir Sang Juru Selamat"

@jelasnggak

sampai kapanpun harizalprima tidak akan mengerti (hanya karunia Tuhan yg bisa menyadarkan orang seperti ini). wong otaknya ada di dengkul. udah gitu di brain-washed pula!

@harizalprima
Kalau mau meneliti kebenaran dalam Alkitab, jangan seperti orang sombong! Coba aja anda lihat gaya Alm. Ahmed Deedat ketika berdebat. Sombongnya bukan main. Pantas aja semua bantahan2 anda berasal dari teori dia. Selain itu, gara2 sombong, kebenaran itu jauh dari padanya. Anda Tahu tdk hari-hari terakhirnya dibumi? tidak bisa bergerak, tidak bisa ngomong, dll. Makanya jangan sombong, nanti ditampar malaikat Tuhan baru tau rasa! Coba lihat kisah Herodes yang ditampar malaikat Tuhan. Habis dimakan cacing!

God bless.

@harizal.

Kamu:

tp kan aneh ja gt…..

mengapa hrs tgl 25 desember yg jls2 tu an hri raya kaum pagan, knp g bln januari ja atau bln2 yg laen

Ha ha ha..

Gini.

Merayakan natal tak harus tanggal 25 desember. Baru tahu kan..? ngga apa2.

Gereja Saya baru saja merayakan natal malam minggu kemarin.

Tempat kerja bapak saya dulu biasa merayakan tanggal 18,18,20,21,22 desember.

Di amerika ada kok orang-orang yang merayakan natal di musim panas.

Kamu, kalau kamu kristen, kamu boleh merayakan natal tanggal 10 juli atau 2 maret.

TERSERAH. ha ha ha…

Tapi, siap-siap ngga sinkron dengan jam kerja kamu.

Gitu.

masih berfikir aneh lagi..?

———————–

kamu tulis:

yach memang tu urusan anda kok mau prg k gereja/g sma skali jg g da manfaat ny bg sya….

maksud saya, kamu tau darimana , kalau kita ke gereja tanggal 25 desember itu PASTI merayakan hari pagan..?

emangnya kamu bisa melihat isi pikiran saya..?

salam

bro, aq bk ny smbong.
tp aq hnya ingin tau ja jwban dri anda2.

otak sya bkn ny d dengkul kok. menurut sya yg di smpaikan Alm Ahmad Deedat bnr kok. ya g tau si klo menurut anda….?

klo terserah, berarti g da rasa kekompakannya dunk….?

truz mengapa hrs ada phn cemara d saat natal, yg jls2 d Alkitab pohon itu dikutuk.

Secara tegas, Alkitab/Bibel mengutuk keras perayaan Natal dan pohon Natal, berikut petikan ayat-ayatnya:

Yeremia 10:2-4:

“Beginilah firman Tuhan: “Janganlah biasakan dirimu dengan tingkah langkah bangsa-bangsa, janganlah gentar terhadap tanda-tanda di langit, sekalipun bangsa-bangsa gentar terhadapnya. Sebab yang disegani bangsa-bangsa adalah kesia-siaan. Bukankah berhala itu pohon kayu yang ditebang orang dari hutan, yang dikerjakan dengan pahat oleh tangan tukang kayu? Orang memperindahnya dengan emas dan perak, orang memperkuatnya dengan paku dan palu supaya jangan goyang.”

Jadi, Alkitab/Bibel sendiri dengan tegas mengutuk keras pembuatan pohon Natal. Mengapa umat Kristen yang mengklaim Alkitab sebagai pedoman hidupnya malah justru menodai firman Tuhannya sendiri?

@ Harizalprima

Hallo Harizal, apa kabar?
Aku akan sedikit menjawab komentar2 kamu.

truz mengapa hrs ada phn cemara d saat natal, yg jls2 d Alkitab pohon itu dikutuk.

Mengapa hayo? Ya tidak mengapa-mengapa. Itu cuma ornamen saja. Seperti ketika kamu solat, bolehkan aku tanya kenapa kamu pake sarung? Bukankah di Arab tidak ada sarung? Sarung itu asalnya dari India.

Oh iya, sekedar meluruskan bahwa yg dikutuk Yesus itu “Pohon Ara”, bukan “pohon cemara.”

Jadi, Alkitab/Bibel sendiri dengan tegas mengutuk keras pembuatan pohon Natal. Mengapa umat Kristen yang mengklaim Alkitab sebagai pedoman hidupnya malah justru menodai firman Tuhannya sendiri?

Hihihi… kamu kok tambah lucu sih. Jangan-jangan kamu tidak bisa memahami ayat2 Yeremia 10:2-4 ya?

Begini deh, aku akan coba terjemahkan dengan bahasa orang yang mungkin tidak bisa memahami Yeremia dengan baik & benar. Dibaca dengan hati-hati ya? Monggo:

Kamu tidak boleh membuat patung-patung berhala dari pohon kayu (yang tentu saja sudah ditebang dari hutan). Apalagi memperindahnya dengan emas dan perak. Karena itu semua walau pun membuat gentar bangsa lain, tetapi sesungguhnya itu cuma sia-sia belaka.

Hehehe… kurang lebih begitu terjemahan bahasa Indonesia ke Bahasa Indonesa. Eh, kok ada yg lucu ya? Oh iya, rupanya aku menerjemahkan bahasa Indonesia ke bahasa Indonesia. Versi bahasa Indonesia ke versi awam. Hehehe… (sekali lagi geli).

Sorry jika aku tertawa, bukan bermaksud merendahkan kamu, tapi memang aku doyan ketawa, bahkan menertawakan diri sendiri jika aku berbuat konyol.

Intinya adalah bahwa:

1. Tidak ada yang salah dengan pohon cemara saat Natal.

2. Tidak ada yang mengutuk pohon cemara.

3. Tidak ada yang melarang pohon cemara sebagai ornamen saat Natal.

4. Tentu saja asal pohon cemara tersebut tidak dipahat menjadi berhala yang disembah-sembah. Tapi kalau sudah dipahat (emang bisa dipahat?) dan disembah-sembah, maka itu sudah tidak boleh.

Jelas ya? Semoga bisa jelas. Kalau belum juga, silakan tanya sama Mas Jelasnggak.

Tuhan memberkati.

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.

Stat

a

Blog Stats

  • 178,059 hits