Posted by: agamaku on: April 21, 2008
Beberapa rekan diskusi di blog ini dan juga di dunia nyata menyarankan agar saya belajar mengenai Islam & mengenal lebih dekat Nabi Muhammad. Setiap kali membaca/mendengar saran ini, setiap kali itu pula saya tersenyum. Bukan karena saya menyepelekan saran ini, bukan pula karena saya tidak mau, tetapi karena sebenarnya itu sudah saya lakukan sejak dulu, bahkan sejak masa remaja saya. Semakin saya mempelajarinya, semakin tebal iman saya kepada Yesus. Alasannya cuma satu, karena saya semakin memahami kasih Tuhan yang begitu besar lewat karya keselamatan Yesus Kristus.
Tetapi alasan saya di atas mungkin dianggap klise bagi sebagian besar pembaca. Saya tidak perlu membuktikan dan memberikan alasan apa pun karena itu bukan porsi saya lagi karena saya telah melakukannya sejak dulu, termasuk semua yang telah saya tulis di blog ini. Tetapi ketika banyak orang yang semakin gencar mempertanyakannya, saya justru mengajak kita semua membuktikannya sendiri sekaligus mencari alasannya. Mengapa begitu? Karena kebenaran itu sudah dinyatakan… sepanjang usia dunia, dari awal sampai di akhir jaman nanti.
Lalu bagaimana saya mengajak kita semua membuktikannya? Satu-satunya cara adalah dengan mempelajarinya.
Tertarik dengan komentar Sdr Kasih777 yang merekomendasikan buku “Sirah Nabawiyah. Biography of The Noble Prophet” (Mutiara Abadi Sejarah Hidup Nabi Muhammad Saw) membawa saya untuk membeli buku tersebut. Seperti kata Sdr Kasih777, buku ini dijual di Gramedia di area Islam. Saya membelinya di Gramedia Metropolitan Mall Bekasi. Ada 2 jenis, satu yang cover biasa dengan warna gelap dan yang hard cover dengan warna kuning terang. Saya membeli yang hard cover karena saya lebih senang warna terangnya walau pun harganya lebih mahal 15 ribu. Semoga tidak ada perbedaan isinya. Dan semoga buku ini sama seperti yang direkomendasikan oleh Sdr Kasih777.
Buku Best Seller ini karangan Syaikh Shafiyyurrahman al-Mubarakfury seorang ulama kontemporer dari Benares, India. Karangannya ini memenangkan juara pertama lomba penulisan sejarah Nabi Muhammad yang diadakan oleh Rabithah al-’Alam al-Islami atau Liga Dunia Islam pada tahun 1976. Dengan demikian karyanya ini diakui oleh dunia Islam sedunia. Paling tidak, karangannya dapat menjadi acuan bagi pembelajaran sosok Muhammad dan sejarah awal mula agama Islam. Berdasarkan hal ini pulalah yang menguatkan saya untuk membeli buku ini. Saya harap pembaca sekalian pun sepakat dengan keputusan saya ini, yaitu mengacu pada buku ini untuk mempelajari Islam dan sosok Muhammad.
Dan dengan ini pula saya mengajak pembaca sekalian belajar bersama dengan saya tentang Islam dan sosok Muhammad yang sesungguhnya, tidak peduli apakah Anda sudah memeluk Islam sejak lahir atau dari agama lain. Karena dengan belajar dari sejarah dan otobiografinya, merupakan titik tolak pembelajaran yang terbaik bagi siapa pun sebelum benar-benar menyelami dan dan pada akhirnya mengimaninya.
Dalam pembelajaran ini saya tidak akan berusaha menyimpulkan apa pun. Biarlah setiap hati yang terbuka yang dengan rendah hati rela belajar tentang kebenaran yang akan menyuarakan kesimpulan sejati. Biarkanlah Roh Kudus bekerja menuntun Anda kepada pemahaman yang hakiki.
Selamat belajar. Semoga dapat menemukan kebenaran sejati itu. Amin.
1 | izzathar
November 10, 2008 pada 4:11 pm
@Kasih 777 – 1555
2. kenapa membantai yahudi yang udah menyerah 750 orang
——
silahkan anda cari jawabannya di sejarah terjadinya perang khondaq dari awal, bagaimana Yahudi melakukan penghianatan dengan licik pada saat umat Islam dikepung beribu-ribu pasukan kafir dan diambang kematian. Dan itu dilakukan Yahudi untuk kesekian kalinya.
Kasus Yahudi ini adalah perkecualian karena memang mereka sudah tidak dipercaya lagi dan melanggar perjanjian.
Sebagai pria sejati tentu anda juga mengerti apa arti sebuah pengkhianatan ketimbang seorang musuh semata.
Anda bisa bandingkan dengan penaklukan Yerussalem baik oleh Umar bin Khattab maupun pada masa Shaladin (lihat rujukannya di film Kingdom of Heaven), tidak ada pembantaian, bahkan kebebasan beragama Kristen tetap dijamin.
Pembantaian Yahudi adalah konsekwensi dari para lelaki Yahudi sendiri yang melanggar perjanjian.
Ingat, sekali lagi baca sejarahnya dari awal.
Anda akan merasa kesal dan seakan tega jika melihat film India hanya dibagian akhirnya saja.
Mengerti tidak mengerti itu tergantung dari diri anda sendiri.
Salam,