Agamaku Kesaksianku

Archive for the ‘Keseharian’ Category

Saya sangat tertarik ketika ada seorang blogger menulis topik bertema “KUHP Tentang Pelecehan Terhadap Segolongan Masyarat (Di Antaranya Agama).” Saya tidak akan mempermasalahkan isi dari tulisan tersebut karena isinya sebagian berupa kutipan dari KUHP pasal 156. Sebagai informasi, blog tersebut banyak berisi tulisan-tulisan religius.

Kemudian saya tertarik untuk melemparkan sebuah diskusi. Saya melemparkan pertanyaan sederhana saja:

Kalau ada sebuah kaum kemudian menyebut “kafir” kaum lain, itu sudah merupakan pelecehan belum?

Saya cukup terkesan karena akhirnya penulis blog meluangkan waktunya untuk membuat sebuah artikel terpisah untuk membahas istilah “kafir” dengan panjang lebar. Judulnya cukup menggugah dengan 3 tanda tanya: “Kafir???” Sayangnya saya tidak dapat memperoleh kesimpulan tegas antara “pengkafiran” dengan “KUHP tentang Pelecehan…” di artikel yang ditulisnya.

Saya pun tertarik untuk berdiskusi lebih lanjut dengan penulis blog tersebut. Saya menduga jika penulisnya, yang rajin menuliskan hal-hal religius, maka paling tidak memiliki kedewasaan yang cukup dalam berdiskusi.

Meneruskan diskusi dengannya… »

Kami sekeluarga mengucapkan Selamat Hari Raya Paskah 2008.
Berbahagialah kita semua yang telah ditebus-NYA.
Salam damai sejahtera bagi kita semua.

Pembaca yang budiman, berikut adalah pengumuman lomba menulis artikel. Selamat mengikuti lomba. Semoga bermanfaat.

——

Panitia 200 Tahun Gereja Katolik Jakarta

  • Anda pernah mengalami peristiwa yang tidak dapat dilupakan seperti sedih, kecewa, gembira, putus asa, takut, gelisah, bimbang dan lain-lain?
  • Hikmah apa yang dapat Anda petik?

Tulis dan bagi pengalaman Anda kepada orang lain…

Baca entri selengkapnya »

Anda pernah membaca (atau paling tidak: mendengar) tentang Injil Yudas? Injil Yudas memang sangat menggemparkan setelah gempar sebelumnya pada novel Da Vinci Code. Injil ini juga sangat menyesatkan dan memutarbalikkan fakta sejarah dan agama. Ironisnya buku ini banyak sekali dijual dengan bebas, bahkan tersedia di Gramedia! Bagaimana kita menyikapi dan menelaah Injil Yudas?

Berikut adalah sanggahan yang saya kutip dari bulletin Mana Surgawi (Renungan untuk pribadi, keluarga dan kelompok) bulan Agustus 2006 (No 101 Tahun IX) yang saya pinjam dari Pak Sofian:

Baca entri selengkapnya »

Tidak dapat dihindari ketika kita menyadari bahwa kita punya musuh. Apa pun yang menyebabkan itu, kita harus mematahkan kuasa jahat yang membuat kita memiliki perasaan benci (lawan dari kasih) yang dapat menghilangkan rasa damai. Padahal kita seharusnya menyebarkan kasih dan memberikan rasa damai, bahkan kepada musuh kita.

Apa kata Sang Guru kita Yesus Kristus mengenai hal ini? Berikut adalah ajaran-Nya yang sungguh luar biasa:

  1. Mengasihi & Mendoakan: “Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.” (Mat 5:44. Bdk: Luk 6:27, Luk 6:35).
  2. Mengampuni: “Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di Sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu.” (Markus 11:25. Bdk: Mat 6:12, Luk 11:4).
  3. Tidak menghakimi & menghukum: “Janganlah kamu menghakimi, maka kamu pun tidak akan dihakimi. Dan janganlah kamu menghukum, maka kamu pun tidak akan dihukum; ampunilah dan kamu akan diampuni.” (Luk 6:37. Bdk: Mat 7:1).
  4. Perdamaian:“Tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.” (Mat 5:24. Bdk: Mark 9:50)

Dan akhirnya nasehat dari Paulus berikut dapat membantu kita:

“Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.” (Kolose 3:13)

Lihatlah bahwa ajaran Sang Guru kita Yesus Kristus benar-benar Kasih Sejati yang dapat mematahkan kuasa kejahatan! Dan itu semua harus dimulai dari DIRI KITA SENDIRI!!! Kasih itu mendatangkan kedamaian. Itu penting karena:

“Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.” (Mat 5:9).

Yesus Memanggul SalibMinggu ini kita merayakan Karya Penyelamatan Kekal bagi umat manusia. Karya Keselamatan ini telah dinubuatkan oleh para nabi sejak ribuan tahun. Bahkan Allah sendiri telah menubuatkan pada saat kejatuhan Adam dan Hawa. Betapa indahnya karya penyelamatan ini.

Saya dan keluarga mengucapkan Selamat Paskah 2006 dan nikmati keselamatan yang datang dari Yesus Kristus. Bahagialah kita yang mewarisi Kerajaan Allah.

(Dewo, Sisi dan Axel)

Tema APP 2006 ini adalah: “Korupsikah aku?” Suatu bentuk pertanyaan yang reflektif. Pertanyaan itu ditujukan kepada kita sendiri. Sebenarnya apa saja yang telah kita korupsi? Dan kita harus menjawabnya dengan jujur. Tetapi yang penting dari itu semua adalah: mampukah kita untuk tidak korupsi dan berusaha untuk dapat memperbaikinya?

Baca entri selengkapnya »


Stat

Blog Stats

  • 340,975 hits
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.