Saat saya membaca buku The 21 Irrefutable Laws of Leadership” (Indonesia: “21 Hukum Kepemimpinan”) karangan John C. Maxwell, saya lantas membandingkannya dengan sosok yang amat-sangat saya kagumi, yaitu Yesus Kristus. Mengapa? Rupanya semua hukum kepemimpinan yang dituliskan oleh John C. Maxwell dipenuhi oleh Yesus. Tidak hanya dipenuhi bahkan dilampaui oleh Yesus Kristus.
Walau di bukunya tersebut [...]
Arsip untuk ‘Sang Guru’ Kategori
Yesus Sang Pemimpin Sejati
Posted in Kristiani, Renungan, Sang Guru on Januari 20, 2008 | 60 Komentar »
Bagi Yang Tidak Mengimani Yesus
Posted in Renungan, Sang Guru on Juli 22, 2007 | 129 Komentar »
Sudah bukan hal yang rahasia lagi bahwa Yesus Kristus dibenci, dihina, ditolak dan disiksa tidak hanya pada jaman kehidupan-Nya, tetapi sampai kini di era modern ini. Tentang ini Yesus sendiri telah berkata:
Yohanes 7:7
Dunia tidak dapat membenci kamu, tetapi ia membenci Aku, sebab Aku bersaksi tentang dia, bahwa pekerjaan-pekerjaannya jahat.
“dia” yang disebutkan oleh Yesus adalah [...]
Kita dan Salib
Posted in Renungan, Sang Guru on April 1, 2007 | 112 Komentar »
Kita semua berdosa. Kita mewarisi kutuk itu. Dan oleh karenanya, kita telah kehilangan rahmat Allah yang melimpah itu. Kita juga harus memanggul salib kita di dunia ini. Kita harus menderita dalam memanggul salib itu. Semuanya harus kita lalui demi mendapatkan kembali kesempatan bertemu dengan Allah.
Tetapi kita harus mencermati, seperti apakah kita ketika sedang memanggul salib [...]
Manusia Tanpa Dosa
Posted in Renungan, Sang Guru on Februari 21, 2007 | 62 Komentar »
Betulkah janin itu tidak berdosa? Betulkah bayi yg baru lahir itu tidak berdosa? Pasti banyak yg akan mengatakan bahwa janin atau bayi yg baru lahir itu tidak berdosa. Yakinkah Anda jika mereka tidak berdosa?
Tetapi jika mereka tidak berdosa, mengapa mereka harus menyiksa ibunya saat masih di kandungan? Ketika pun mereka lahir, mengapa mereka menimbulkan rasa [...]
Mengasihi Musuhmu
Posted in Keseharian, Renungan, Sang Guru on Juli 14, 2006 | 16 Komentar »
Tidak dapat dihindari ketika kita menyadari bahwa kita punya musuh. Apa pun yang menyebabkan itu, kita harus mematahkan kuasa jahat yang membuat kita memiliki perasaan benci (lawan dari kasih) yang dapat menghilangkan rasa damai. Padahal kita seharusnya menyebarkan kasih dan memberikan rasa damai, bahkan kepada musuh kita.
Apa kata Sang Guru kita Yesus Kristus mengenai hal [...]

