Agamaku Kesaksianku

The Da Vinci Code: Memisahkan Fakta dari Fiksi

Posted on: Mei 27, 2006

The Da Vinci CodeFilm The Da Vinci Code telah beredar di Indonesia. Film yang bukunya membuat heboh dunia ini sangat berbahaya bagi umat Katolik di seluruh dunia. Walau pun Dan Brown sendiri mengakui bahwa buku & film ini adalah fiksi, tetapi pemirsa/pembaca awam bisa saja dengan segera mempercayai ceritanya. Apalagi buku karangan Dan Brown ini sangat meyakinkan dengan melibatkan para ahli yang "katanya" berkompeten di bidangnya.

Demi mengimbangi cerita buku ini sekaligus memvalidasi isi ceritanya, saya merekomendasikan Anda untuk membaca buku: The Da Vinci Code: Memisahkan Fakta dari Fiksi karangan H. Dennis Fischer.

Dalam buku karangan H. Dennis Fischer ini, dia berusaha memvalidasi & memverifikasi buku Dan Brown dengan berbagai pertanyaan. Dan dari semua pertanyaan yang diajukan Dennis tidak dapat dijawab oleh buku Dan Brown. Bahkan kriteria Aristoteles (ahli dari Yunani Kuno) tentang kesahihan suatu dokumen tidak dapat dipenuhi oleh bukti-bukti yang diacu oleh buku Dan Brown, yaitu:

  1. Apakah pengarang merupakan saksi mata dari peristiwa yang dicatatnya?
  2. Seberapa banyak salinan dari catatan tersebut yang kita miliki dan seberapa dekatkah dengan peristiwa yang dicatatnya?
  3. Adakah sumber-sumber lain di luar dokumen yang memperkuat klaim-klaim dokumen tersebut?

Ujilah Roh-Roh

Secara bijak buku Dennis mengusulkan untuk menguji roh-roh seperti yang telah ditulis oleh Rasul Yohannes dalam surat pertamanya:

Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia. Demikianlah kita mengenal Roh Allah: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah, dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia. Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia. (1 Yohanes 4:1-4)

Yap, antikristus telah datang…

Bacaan yang Disarankan

Selanjutnya Dennis dalam bukunya ini menyarankan kita semua untuk membaca buku-buku lain yang menyatakan kebenaran, yaitu:

  1. The Truth Behind The Da Vinci Code, oleh Richard Abanes (Eugene: Harvest House, 2004).
  2. Breaking The Da Vinci Code, oleh Darrell Bock (Nashville: Thomas Nelson, 2004).
  3. Cracking Da Vinci's Code, oleh James Garlow dan Peter Jones (Colorado Springs: Victor, 2004). Sudah diterjemahkan dan diterbitkan dalam bahasa Indonesia oleh PT Bhuana Ilmu Populer, Kelompok Gramedia, Jakarta 2005.
  4. The Da Vinci Deception, oleh Erwin W. Lutzer (Wheaton: Tyndale, 2004).
  5. Jesus and Christian Origins Outside The New Testament, oleh F.F. Bruce (Grand Rapids: Eerdmans, 1974).
  6. The New Testament Documents — Are They Reliable? oleh F.F. Bruce (Grand Rapids: Eerdmans, 1973).

18 Tanggapan to "The Da Vinci Code: Memisahkan Fakta dari Fiksi"

Tapi diakan menyebutkan NOVEL?? dan itulah karya manusia kadang seperti asli bahkan kita bisa lebih percaya kepada NOVEL2 semacam ini dibanding AL KITAB yang MURNI itu sendiri…

waspadalah waspadalah

Sayangnya orang lebih mudah mengkonsumsi novel dari pada Kitab Suci😦
Jadi bisa saja ada salah pemahaman.

Ya benar: waspadalah! (Seperti kata Bang Napi)

Maaf aku muslim. Tapi aku setuju dengan kata kata terakhir… Dajjal tela’nat/ Anti K datang. Tapi bukan Dennis. Dia belon muncul…Cuma waspada dia akan datang mengaku sebagai juru selamat. Jangan sampai tertipu. Yang asli datang belakangan di Jerussalem…

Sayangnya orang lebih mudah mengkonsumsi novel dari pada Kitab Suci
Jadi bisa saja ada salah pemahaman

[…] Anda pernah membaca (atau paling tidak: mendengar) tentang Injil Yudas? Injil Yudas memang sangat menggemparkan setelah gempar sebelumnya pada novel Da Vinci Code. Injil ini juga sangat menyesatkan dan memutarbalikkan fakta sejarah dan agama. Ironisnya buku ini banyak sekali dijual dengan bebas, bahkan tersedia di Gramedia! Bagaimana kita menyikapi dan menelaah Injil Yudas? […]

Jika injil yudas bertentangan dgn 4 injil sebelumnya saya rasa itu hanya rekayasa orang yg sentimentil dgn sosok Kristus. Sebab 4 penulis injil dari tahun berbeda, latar belakang berbeda tapi tulisan saling keterkaitan dan tak bertentangan. Kenapa bisa injil yudas muncul dgn konteks berbeda? Hmm.. sudah jelas dong. Masak 4 injil pertama isinya sama trus ada tulisan yg ngaku2 injil justru berbeda? Seperti kata Yesus, “Berhati-hatilah pada nabi2 palsu”

Kita Manusia yang merdeka dalam berfikir, timbanglah dengan hati nuranimu yg bersih tanpa berfihak, baca banyak referensi yang pro maupun kontra dan bacalah semua kitab suci yang kamu benci atau yakini dengan cermat, lalu berdoalah kepada penguasa alam semesta ini dengan sungguh pasti kamu akan mendapat Jawaban itu!

kita diciptakan sebagai mahluk yang berahlak dan berbudi pekerti,
kita diberi kemampuan untuk menelaah dan mengerti tentang susuatu yang baik dan buruk
oleh sebab itu kita harus jadi manusia yang bisa menanggapi segala sesuatu dengan penuh kearifan, jangan ikut-ikutan yang lain,
kalau muncul sesuatu yang sifatnya melecehkan sesuatu khususnya mengenai suatu keyakinan, biarkanlah orang itu bebas berpendapat
Bukti nyata sudah digenapi dalam Alkitab, bagaimana Saulus begitu tegar dengan pendapatnya, Tapi pada waktunya Tuhan akan memakai dia untuk menyelamatkan banyak jiwa demi kemuliaan Allah.

@Aldo
Iya, sayang banyak orang yang menelan mentah-mentah informasi yang diterima tanpa disaring dan diverifikasi terlebih dahulu dan langsung menerimanya sebagai kebenaran.

Contoh dari Saulus/Paulus adalah murni karena Tuhan berkenan berkarya atasnya secara langsung.

Bagus! Kawan saya telah tulis suatu rencana tentang fakta & fiksi di sebalik Davinci code di sini http://theagora.blogspot.com

Memang ini hanya novel,tapi sampai sekarang para ilmuan paris malah ingin membuktikan hal-hal tersebut

bagus .I like it

Sesuatu akan indah pada saatnya nanti, seperti halnya fakta bahwa baik Da Vinci Code maupun Al-Kitab, sama2 ga murninya, akan terbukti. Yang satu bikinan Dan Brown, yang satu karangan Saulus si Pembunuh dan Pembantai Orang2 Kristen, Saulus si Penyesat, yang mencoba memodifikasi monotheisme dari Yesus dengan paganisme (banyak dewa) ala Yunani. Ingat konsep herkules anak dari hasil hubungan dewa Zeus dengan manusia biasa? Itu yang Saulus coba infiltrasikan dalam ajaran Yesus yang monotheis supaya Saulus mudah menyebarkan ajarannya ke orang2 Yunani tempo dulu.
Baca Injil2 versi lama yang belum banyak “campur tangan” dari petinggi2 Gereja yang tidak ingin kehilangan muka. Di situ banyak aturan2 tentang peribadatan2, agama, dan hubungan antar manusia ala Yesus yang banyak diabaikan dan dicoba untuk disingkirkan perlahan-lahan oleh “Gereja”.
Sadarlah..sadarlah…baca sejarah…. jangan asal ikut-ikutan…
“Dan Tuhan akan menjadikannya indah…….”

@sungai darah
bagaimana anda tau klo injil2 versi lama itu belum banyak “campur tangan”…???
anda bisa membuktikan sendiri atau anda hanya mengutip keterangan2 orang lain…??
jangan gampang vonis dulu sebelum ada buktinya…
apapun agama anda…menuduh tanpa bukti adalah dosa…

online poker law

I start with online poker law

fulltilt poker

Any number of fulltilt poker

Alkitab adalah firman Allah dan Allah tidak perlu dibela dari tuduhan atau fitnah manusia karena Ia bisa membela dirinya sendiri…let see kebenaran tidak usah diperdebatkan karena cepat atau lambat ia akan muncul seperti fajar

Akan tetapi, Alkitab sendiri menyuruh kita bersedia memberi jawaban kepada yang bertanyakan sebab harapan kita🙂 1 Petrus 3:16

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Stat

Blog Stats

  • 395,785 hits
%d blogger menyukai ini: