Agamaku Kesaksianku

Cara Mengasihi Allah

Posted on: Oktober 13, 2006

Banyak agama yang mengajarkan agar kita mengimani Allah. Kita harus berserah diri hanya kepada Allah. Cara atau ritualnya pun macam-macam. Bahkan ada yang dengan cara ekstrim. Tetapi percaya atau tidak, walau pun mulut banyak orang memuji & memuliakan Allah, atau bersikap & memakai atribut supaya tampak suci, tetapi sebenarnya banyak orang tidak menghormati & menghargai Allah. Apa pasalnya?

Semua yang keluar dari mulut, setiap atribut yang orang kenakan, semua sikap, ritual dan aturan yang ditaati, semuanya itu tidak dapat menunjukkan hati seseorang yang sebenarnya. Setiap saat orang berseru memuji dan memuliakan Allah. Atribut, sikap dan ritual pun menampakkan seseorang yang suci. Tetapi benarkah mereka suci? Benarkah mereka memuliakan dan memuji Allah dari lubuk hatinya?

Mari kita lihat apa yang terjadi sebenarnya.


Berikut adalah gejala yang banyak terjadi di dunia ini, terutama di Indonesia, yaitu:

1) Adanya perusakan sesama manusia.
Dengan berlindung pada agama, banyak orang yang membenarkan diri untuk menganiaya orang lain. Dengan dalih kebenarannya, banyak orang memojokkan orang lain. Mereka menghina dan merendahkan orang lain. Seolah orang-orang yang tidak sepaham itu tidak ada artinya, harus dipojokkan dan dipinggirkan. Orang yang tidak sepaham dianggap sebagai kafir dan sudah selayaknya dianiaya, bahkan kalau perlu dilenyapkan (baca: dibunuh).

2) Adanya perusakan alam, binatang & tumbuhan.
Sesama manusia saja tidak dihargai, apalagi alam (bumi, binatang dan tumbuhan)? Lihat saja banyak perusakan alam yang terjadi. Wajar saja jika alam berontak dan terjadilah bencana di mana-mana. Tidak hanya bencana yang terjadi karena alam, tetapi juga yg terjadi akibat kecerobohan manusia. Dari lumpur bumi, asap karena kebakaran hutan, sampai punahnya binatang dan pemanasan global.

3) Merusak diri sendiri
Menghargai diri sendiri saja tidak bisa, apalagi menghargai dan menghormati orang lain? Tetapi ternyata banyak sekali manusia yang secara sengaja atau tidak sengaja telah merusak dirinya sendiri. Bentuk dari merusak diri sendiri yang paling ringan misalnya merokok, atau kecanduan narkoba sampai ke yang parah, yaitu menyiksa diri atau bahkan bunuh diri.

Apa pun bentuknya, yang terjadi adalah tidak adanya penghargaan dan penghormatan kepada sesama manusia dan alam (bumi, binatang dan tumbuhan). Semuanya dengan mudah dirusak. Banyak orang yang sangat menjunjung tinggi ego dan ambisinya dan membenarkan dirinya sendiri atau golongannya dengan mengambil semuanya itu untuk kepentingan dirinya sendiri atau pun golongannya. Dan semuanya itu mengakibatkan kerusakan besar dan parah.

Mengasihi Allah Dengan Hati & Perbuatan

Tidak ada artinya kalau hanya mulut yang memuji dan memuliakan Allah, atau hanya karena atribut, sikap dan ritual yang menampakkan citra sebagai orang suci. Tetapi sebenarnya itu semua harus diwujudkan dalam bentuk yang nyata! Bagaimana mewujudkannya?

Mengasihi Allah harus dari lubuk hati dan harus diwujudkan dalam tingkah laku kita sehari-hari. Mengasihi Allah berarti juga mengasihi semua ciptaan-Nya, tidak terkecuali musuh kita. Ciptaan Allah adalah alam semesta ini berikut segala isinya, yaitu manusia (termasuk kita), binatang (di darat, di laut dan di udara), dan juga tumbuh-tumbuhan.

Anda tentu sangat marah atau sedih jika pemberian Anda kepada seseorang kemudian rusak atau bahkan sengaja dirusak oleh orang tersebut. Anda tentu akan merasa bahwa Anda tidak dihargai dan tidak dihormati oleh orang yang merusak itu. Apalagi jika Anda memberikannya dengan hati yang tulus dengan maksud yang baik. Tetapi ternyata pemberian Anda itu rusak atau sengaja dirusak olehnya, misalnya dengan sengaja membantingnya. Lebih menyakitkan jika perbuatan itu dilakukannya di depan mata Anda sendiri.

Semua ucapan terima kasih atau puji-pujian yang diucapkan atau sikap sopan dengan membungkuk yang dilakukan oleh si penerima itu pasti tidak akan ada artinya lagi bagi Anda. Demikian juga dengan Allah. Allah yang dapat melihat apa yang tersembunyi, yaitu yang ada dalam lubuk hati manusia, tidak akan menghargai semua puji-pujian atau atribut atau sikap yang menampilkan citra suci itu jika ternyata manusia tidak menghargai & menghormati ciptaan-Nya yang diberikan-Nya kepada manusia. Sikap munafik seperti itu sangat dibenci dan bahkan dikutuk oleh Allah.

Lalu Bagaimana?

Manusia diciptakan oleh Allah sesuai dengan Citra Allah. Manusia diberi roh sehingga manusia memiliki sebagian kemuliaan Allah. Dan alam seisinya pun diberikan kepada manusia. Jadi? Tidak berlebihan jika Allah juga menuntut agar manusia juga saling mengasihi seperti Allah yang sangat mengasihi manusia. Suatu agama atau ajaran kepada Allah tidak akan ada artinya jika tidak menghargai & menghormati semua ciptaan Allah, yaitu manusia lain, alam, binatang dan tumbuh-tumbuhan.

Jika kita sudah mulai dapat menghargai & menghormati diri sendiri, sesama manusia dan juga kepada bumi, binatang dan tumbuhan, berarti kita juga menghargai & menghormati Allah yang telah memberikan itu semua kepada manusia. Jangan lupa pada inti dari ajaran Yesus Kristus, yaitu:

“Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.” (Matius 22:37, bdk: Matius 5:43, 5:44, 19:19, Markus 12:30-31, Lukas 6:27, 6:35, 10:27, Yohanes 15:17)

Oh, iya, mengasihi sesama manusia juga berarti mengasihi musuh. Bacaan terkait yang direkomendasikan:

About these ads

27 Tanggapan to "Cara Mengasihi Allah"

Saya melihat banyak darah telah tumpah di Indonesia, awan hitam ada di Indonesia. Bangsa Indonesia tidak pernah sungguh bertobat sebagaimana Allah kehendaki, telah banyak orang yang tak berdosa dikorbankan, alam di rusak, perekonomian di rusak dengan Korupsi, Kolusi dan nepotisme, lemahnya perlindungan kaum minoritas, lemahnya perlindungan terhadap keragaman berbudaya, serta penghambatan perkembangan agama kristen. Ingat Allah kita juga memiliki sifat maha pemarah. Allah akan mengutuk Indonesia sampai bangsa ini yang berhati degil sungguh bertobat, bukan tobat hanya dimulut tapi juga diperbuatan atau Indonesia akan terus menerima azab Allah dengan berbagai cara salah satunya bencana alam. Bertobatlah Indonesia dengan sungguh

Sejarah membuktikan kaum minoritas banyak dirugikan oleh kaum mayoritas,jadi bolehkah kita membencinya?Sebagian besar menjawab tentu saja.
Topik diatas menyatakan bahwa sekelompok orang menyikapi orang yang tidak sepaham dengannya dianggap sesat yang berakhir dengan penganiayaan,pengucilan dan pembunuhan.
Bukankah di perjanjian lama (5hukum musa)menyatakan jika seseorang /sekelompok orang menyembah selain dari pada ALLAH/beragama lain haruslah dihukum dengan jalan dirajam batu yang tentunya sampai mati?
Tetapi karena adanya sebuah hukum baru yaitu hukum kasih,maka hukuman itu diperbaharui bukannya dilempar sama batu tapi dilempar sama doa.
Tetapi ironisnya sebagian besar masih menganut ajaran yang lama (gaptek),yah…itulah tugasnya misionaris,terima ksih.

Dear Hengky Dermawan,

Walau pun kita dianiaya (baik oleh mayoritas atau pun minoritas), kita tetap tidak boleh membencinya. Malah kita harus mendoakannya. Itulah keagungan ajaran Yesus Kristus.

Demikian juga jika ada orang yang bersalah, berdosa mau pun sakit, kita tidak boleh menjauhi atau bahkan menganiaya, tetapi harus dikasihi.

Iya, ya, rupanya masih banyak orang yg ketinggalan jaman :D

Salam

sebagai pemikir coba anda analisa ini:

http://www.pakdenono.com/kristologi.htm

Pemberian yang tulus menurut saya tidak akan menyebabkan kekecewaan bagi si pemberi, bahkan meski pemberian itu di rusak atau dibuang dengan sengaja. Fyi, “tulus” saya maknai sebagai “ikhlas / tanpa syarat.”

Dalam kasus kekecewaan tuhan, saya bisa mengerti kenapa beliau kecewa, dalam kitab saya pun tertulis bahwa manusia (juga jin) diciptakan hanyalah untuk beribadah, bukan untuk bersenang-senang tidak karuan. Jadi karena beliau menciptakan dengan tidak tulus, tentu saja beliau jadi sering kecewa.

Bila, tuhan saja tidak bisa tulus dan sering kecewa, kenapa kita harus?

Kalau bisa tulus, berarti anda melebihi tuhan, itu bisa jadi dianggap kurang ajar :))

Btw, tuhan dahulu yang gampang marah dan rajin memusnahkan kaum-kaum pembangkang setiap kali kecewa, sekarang sepertinya sudah jauh lebih penyabar lho. Mungkinkah beliau sekarang sudah belajar tulus?

Btw, ini komentar tulus, tidak harus dianggap serius, kalau dirasa mengganggu silahkan dihapus:P

eh.. tuhan itu berbeda dengan makhlukNya loh..

Dear Wadehel,
Masalahnya yang paling utama adalah yang dirusak manusia adalah sesamanya. Sudah pasti Tuhan akan “sedih” (atau marah ya?) jika ciptaan-Nya yang dikasihi-Nya, yaitu manusia, dirusak oleh manusia lain. Atau jika manusia itu merusak dirinya sendiri.

Memang benar dulu Tuhan itu pernah marah pada manusia sehingga harus memusnahkannya atau menjadikan bangsa tawanan bangsa lain. Tetapi semenjak Yesus datang dan memperbaharui semuanya (Perjanjian Baru), maka Tuhan sudah mempercayakan Roh Kudus untuk berkarya di dunia ini. Sayangnya masih banyak orang yang belum menerima (atau menolak?) karya Roh Kudus ini.

Dear Finkz,
Iya betul, kalau manusia itu gampang marah sedangkan Tuhan itu Mahapenyayang, Mahamurah, Mahakasih, Maha Penyabar, dan maha-maha yang lain.

Salam.

Wah benar-benar pemikiran yang bagus tentang sifat(karakter)Allah.
(sedikit ringkasan)Menurut sejarah pertama kali Allah kecewa pada manusia waktu di taman eden,pemusnahan seluruh mahluk hidup dizaman nabi nuh,menara babilon,dsb.

Pernahkah anda mendengar/membaca cerita tentang seorang bapa dengan kedua anaknya?yang dimana anak bungsu membangkang pada orang tuanya.
Sang ayah memberikan perlakuan kepada kedua anaknya dengan berbeda,yang sulung sang ayah mendidiknya dengan keras dan yang bungsu mendidiknya dengan lemah lembut,perlakuan yang bertolak belakang.
Singkat cerita anak yang bungsu menyesal perbuatannya dan meminta maaf kepada orang tuanya,karena sang ayah memaafkannya,timbul perasaan iri hati pada anak yang sulung tersebut tetapi sang ayah menghiburnya.
Suatu hari anak yang sulung menanyai kepada ayahnya yang menurut dia sang ayah adalah figur seorang ayah yang bijak.Sang anak menanyakan,kenapa sang ayahnya memberikan perlakuan yang berbeda padahal dengan memberikan perlakuan yang lemah lembut kepada kedua anaknya mungkin kedua anaknya akan menghormati segala perkataan ayahnya.
Sang ayah menyimaknya dengan penuh kasih dan berkata “Anakku aku tahu benar akan perasaanmu,aku melakukan ini agar adikmu dan kamu mengenal sifat kelemah lembutan”.

(Komentar)Sedikit gambaran saya menjelaskan tentang sifat kasih Allah,karena untuk lebih mengetahuinya kita harus merefleksikan kehidupan kita dengan kasih Allah dan bersaksi kepada diri sendiri.

Dear Hengy Dermawan,
Iya, ada juga cerita senada di Alkitab yang judulnya “Anak yang Hilang.”

Terima kasih atas pencerahannya.

Salam.

Seharusnya kita menjadikan cermin dengan bantuan Roh KUDUS sehingga kita tidak melakukan kedagingan dahulu.
Yang saya mau katakan yg terutama adalah jadikan seperti cermin yg indah sehinggah org akan bercermin kepada DIA.
Terutama kita seharusnya koreksi diri sendiri aja biarkan mereka melihat keindahan Kasih.Jadilah kita cermin buat yang membutuhkan bukan berkoar2
Terima kasih

Tuhan memberkati

no coment

To Emanuel Setio Dewo, (20.12.2006)

Bagaimana ceritanya “Anak Yang Hilang*
Apakah cerita yang diberitakan Injil Perjanjian Baru sbb :

Matius 10.5,6,23
“maka kedua belas orang inilah disuruhkan Yesus dengan pesannya demikian. Janganlah kamu pergi ke negeri orang kafir dan janganlah kamu masuk negeri orang Samaria”
“Melainkan pergilah kamu kepada segala domba kaum Israel yang sesat itu.”
“Apabila kamu dianiayakan oleh orang dalam suatu negeri, larilah ke negeri lain, karena sesungguhnya tiada habis kamu menjalani segala negeri Israel, sebelum datang anak manusia.”

Matius 15 :24
“Maka jawab Yesus katanya “Tiadalah aku disuruhkan kepada yang lain hanya kepada domba yang sesat di antara bani Israel”

Kalau begitu Yesus hanya menyuruh muridnya hanya datang kepada Bani Israel dan tidak kepada orang diluar Israel. Gitu lho….

@Dear Budhi,

Saat itu Yesus memang mengutus para murid-Nya untuk mencari domba dari kaum Israel yang sesat. Ini karena saat itu Yesus melihat ada banyak orang dari kaum Israel yang harus diselamatkan.

Tetapi setelah semuanya digenapi, Yesus menyuruh para murid-Nya memberitakan kabar baik tentang keselamatan bagi seluruh bangsa. Inilah Amanat Agung Yesus. Silakan kunjungi:

Matius 28:19-20 “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”

Markus 16:15-16 Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala mahkluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.”

Anda mau diselamatkan? Semoga Anda mau. GBU.

“Cara Mengasihi Allah”

Sayangnya (berita baik atau buruk, tergantung posisi pembaca), hanya ada dua cara untuk mengasihi Allah. Ringkasan yang sangat baik saya temukan di Internet, sayangnya hanya dalam bahasa inggris (akan saya coba terjemahkan di beberapa hari ke depan di blog saya):

“2 ways 2 live”

Dear Dewo,

Apakah tugas tersebut telah digenapi? Buktinya bani Israel-lah yang meminta agar Pilatus menyalibkan Yesus dan sampai saat ini mereka masih beragama Yahudi sesuai dengan syariat Taurat.

Maksud Matius 28:19-20 adalah penguatan dan sama maksudnya dengan Matius10:5,6,23

Apabila kamu dianiayakan orang dalam SUATU NEGERI, larilah ke NEGERI LAIN, karena sesungguhnya TIADA HABIS KAMU MENJALANI SEGALA NEGERI ISRAEL.

Bangsa yang dimaksud oleh Matius 28:19-20 adalah bangsa/negeri bani Israel.

Ayat Markus 15:24
“Maka jawab Yesus katanya “TIADALAH aku disuruhkan kepada yang lain, HANYA kepada domba yang sesat diantara Bani Israel.

Ayat Markus 16:15-16 yang mengatakan “keseluruh dunia” adalah keseluruh dunia Israel. Hal ini sesuai dengan maksud Ayat Matius 10:5,6,23. Hal ini dikuatkan TIADALAH dan HANYA dalam Markus 15:24

Selamat atau tidak selamat adalah akibat dari perbuatan saya sendiri dan bukan oleh pengorbanan seperti yang anda maksud.

Salam

@Dear Rusdy (#14),

Terima kasih. Saya tunggu artikel dalam bahasa Indonesianya. GBU.

@Dear Budhi (#15),

Apakah tugas tersebut telah digenapi? Buktinya bani Israel-lah yang meminta agar Pilatus menyalibkan Yesus dan sampai saat ini mereka masih beragama Yahudi sesuai dengan syariat Taurat.

Para murid telah melaksanakannya dengan baik. Silakan baca Markus 6:12-13. Tetapi tugas secara universal terus dilakukan oleh generasi penerus murid Yesus, yaitu Gereja.

Oh iya, saat saya menulis “DIGENAPI” pada paragraf berikut:

Tetapi setelah semuanya digenapi, Yesus menyuruh para murid-Nya memberitakan kabar baik tentang keselamatan bagi seluruh bangsa. Inilah Amanat Agung Yesus. Silakan kunjungi:

Itu maksudnya adalah “DIGENAPINYA” semua tugas Yesus. Semua ayat dalam Perjanjian Lama telah “DIGENAPI” Yesus.

Jadi maksud saya dalam “DIGENAPI” bukan merujuk pada tugas-tugas para murid. Tetapi digenapinya tugas Yesus di dunia ini. Maaf jika kata yang saya pilih “terlalu berat.”

Bangsa yang dimaksud oleh Matius 28:19-20 adalah bangsa/negeri bani Israel.

Ayat Markus 15:24
“Maka jawab Yesus katanya “TIADALAH aku disuruhkan kepada yang lain, HANYA kepada domba yang sesat diantara Bani Israel.

Ayat Markus 16:15-16 yang mengatakan “keseluruh dunia” adalah keseluruh dunia Israel. Hal ini sesuai dengan maksud Ayat Matius 10:5,6,23. Hal ini dikuatkan TIADALAH dan HANYA dalam Markus 15:24

Anda jelas salah besar. Matius 15:24 jelas berbeda dengan Matius 28:19-20 dan jelas berbeda dengan Markus 16:15-16. Anda tentu sudah lulus pelajaran membaca untuk dapat membaca perbedaannya dan memahaminya dengan benar.

Matius 15:24 adalah tugas para murid pada saat itu. Yesus memberikan tugas untuk memberikan petunjuk dan latihan bagaimana mengabarkan Injil. Dan itu memang dilaksanakan dalam lingkup yang terbatas terlebih dahulu, yaitu pada bangsa Israel.

Tetapi Markus 16:15-16 dan juga Matius 28:19-20 adalah Amanat Agung dari Yesus untuk seluruh murid-Nya. Dan tugas yang diemban para murid ini berlaku untuk seluruh dunia. Syukurlah para murid telah dilatih dan diajari dengan Matius 15:24.

Semoga keterangan ini dapat membuka mata hati dan pikiran Anda. GBU.

[...] — Artikel ini diambil dari: Cara Mengasihi Allah [...]

@Dewo

>>Ayat Markus 15:24
“Maka jawab Yesus katanya “TIADALAH aku disuruhkan kepada yang lain, HANYA kepada domba yang sesat diantara Bani Israel.

Pokoknya kalo nyari domba2 tersesat mau dibalikin kekandangnya jangan nyerempet2 bahaya loh, umpamanya domba2 tetangganya ikut2an dimasukin walau kambingnya dikasih makan yg enak2, kalo tetangganya marah2 ya wajar to mas. Cara menangkap dombanya juga dengan cara halus jangan kasar karena domba juga bisa marah loh terus balik nanduk piye… :)

MOHD HEILMEY BIN JANUDIN
(KinG_7petala@yahoo.com)

Yesus Penebus Dosa Bangsa Yahudi dan Bukan KEPADA SELURUH UMAT MANUSIA

A: Betulkah Kepercayaan Kristen bahwa datangnya Yesus adalah untuk menebus Dosa?

B: Memang demikian.

A: Di manakah menyebutkan?

B: Dalam kitab Perbuatan Rasul-rasul pasal 5 ayat 31.

A: Tolong bacakanlah.

B: Baik, di sini ada menyebutkan: “Ia inilah ditinggalkan oleh tangan kanan Allah menjadi Raja dan Juru Selamat akan mengaruniakan tobat kepada Bani Israil dan jalan keampunan dosa”.

A: Susunan kata ini diucapkan oleh Petrus, bukan perkataan Yesus dan bukan wahyu dari Tuhan.

B: Tetapi dalam Injil Lukas pasal 2 ayat 10 dan 11 juga ada menyebutkan.

A: Bacakanlah.

B: Di sini menyebutkan: “Maka kata malaikat itu kepada mereka itu: “Jangan takut, karena sesungguhnya aku memberikan kepadamu suatu kesukaan besar yang akan jadi bagi segenap kaum. Sebab pada hari ini sudah lahir bagimu Juru Selamat, yaitu Kristus Tuhan itu, di dalam negeri Daud”.

A: Malaikat itu berkata kepada siapa menurut ayat itu?

B: Di Lukas pasal 2 ayat 8 dan 9 menyebutkan bahwa malaikat berkata kepada orang gembala yang tinggal di padang, menjaga kawan binatangnya pada waktu malam.

A: Tidak ada keterangan bahwa yang berkata itu malaikat, dan tidak ada pernyataan dari orang gembala sendiri mengenai peristiwa tersebut.

B: Buat saya tidak perlu memeriksa lebih mendalam lagi, karena di Injil menyebutkan Yesus adalah Juru Selamat dan penebus dosa, itu sudah cukup.

Yesus Diutus HANYA Untuk Bani Israel Saja
(Tidak Untuk Semua Ummat Manusia)
A: Baik, kalau Saudara tidak perlu memeriksa kembali ayat tersebut tidak apa, saya ikuti kemauan Saudara, namun saya ingin memberitahukan kepada Saudara, bahwa dalam kitab Kisah Rasul pasal 5 ayat 31 yang Saudara baca tadi ada menyebutkan bahwa Yesus, hanya penebus dosa bagi Bani Israil saja, bukan untuk semua manusia. Dan Saudara sendiri selaku penganut agama Kristen tentunya tidak tertebus dosanya oleh Yesus, oleh karena Saudara bukan turunan Bani Israil. Demikianlah kalau Saudara betul-betul berpegang pada Kitab Suci Saudara Kitab Injil Saudara, yang telah Saudara baca sendiri.

B: Di waktu itu mungkin hanya Bani Israil saja yang ada. Karena itulah Yesus berkata begitu, tetapi pada hakekatnya untuk semua manusia.

A: Kalau benar sanggahan Saudara, silahkan Saudara buka di Matius pasal 1 ayat 21.

B: Baik, di Matius pasal 1 ayat 21 menyebutkan: “Maka ia akan beranakkan seorang anak laki-laki, dan hendaklah engkau menamakan ia Yesus, karena ia-lah yang akan melepaskan kaumnya daripada segala dosanya”.

A: Apakah belum Jelas, Bibel sendiri yang menerangkan bahwa kedatangan Yesus hanya untuk melepaskan dosa kaumnya saja bukan untuk semua manusia, sebagaimana kita telah bicarakan?

B: Akan tetapi dapat juga saya artikan: “Kaum” itu dengan “Bangsa” ialah bangsa manusia. Jadi yang dimaksudkan ialah untuk semua bangsa.

A: Dengan dasar apa Saudara memberi arti begitu? Di Bibel sendiri nyata-nyata menyebutkan dengan kata “Kaumnya”. Taruh kata Saudara alihkan kata: “Kaum” dengan arti “Bangsa” maka yang demikian pun tidak dapat diartikan lain, kecuali hanya bangsanya Yesus sendiri saja ialah bangsa Ibrani (Israil).

B: Saya masih belum yakin keterangan Bapak selama di Bibel sendiri tidak menyebutkan dengan tegas, bahwa kedatangan Yesus untuk Bani Israil saja.

A: Sekiranya di Bibel ada menyebutkan, betulkah Saudara akan menjadi yakin, bahwa kedatangan Yesus itu bukan untuk semua bangsa?

B: Ya, saya yakin, dan demikianlah pendapat saya.

A: Apakah Saudara sudah periksa di Bibel?

B: Saya sudah periksa, tetapi saya tidak hafal ayat-ayat Bibel yang ratusan malah mungkin ribuan ayat itu.

A: Kalau begitu, silahkan periksa Injil Matius pasal 15 ayat 24.

B: Baik, di sini menyebutkan: “Maka jawab Yesus, katanya “Tiadalah aku disuruhkan yang lain hanya kepada segala domba yang sesat di antara Bani Israil”.

A: Bukankah ayat ini sudah jelas, dan tidak bisa diputar-putar lagi, Yesus sendiri mengakui bahwa ia diutus untuk Bani Israil saja, bukan untuk semua manusia atau lain. Jadi kalau penganut Yesus (umat Kristen) yang bukan golongan Bani Israil, tentunya tidak termasuk umatnya Yesus, dan dosanya tidak bisa ditebus/tertebus, karena Yesus hanya menjadi Juru Selamat untuk Bani Israil saja, sedangkan Saudara sendiri pun bukan dari golongan Bani Israil.

B: Ya, kalau demikian bagi saya agak repot. Entah bagaimana ini semestinya.

A: Nah, kalau begitu orang bisa berpendapat apakah faedahnya orang-orang Kristen menyebarkan agamanya kepada manusia yang bukan Bani Israil, sedangkan Yesus sendiri tidak berbuat demikian. Apakah cara yang demikian tidak bisa dinamakan melangkahi ajaran Yesus? Dan di Injil Matius yang Saudara baca baru-baru ini ada menyebutkan juga susunan kata Yesus sendiri “Tiadalah aku disuruhkan kepada yang lain”. Jelas di sini Yesus sendiri mengakui ia disuruh. Kalau Yesus itu dikatakan Tuhan, maka pantaskah Tuhan itu jadi pesuruh? Jadi Yesus itu bukan Tuhan, melainkan pesuruh Tuhan sesuai dengan pengakuan Yesus sendiri, yang menyebutkan dalam Kitab Injil Saudara sendiri.

B: Betul begitu, akan tetapi maaf terlebih dulu apakah misalnya tidak mungkin ayat itu ada salah cetak? Ini hanya kira-kiraan saya sendiri saja, tetapi sekali lagi saya minta maaf.

A: Tidak apa Saudara bersikap ragu-ragu, tetapi untuk menghilangkan keragu-raguan baiklah kita periksa kitab yang berbahasa Belanda ini yang kebetulan Saudara bawa. Kitab ini berjudul: “Bijbellezingen voor het Huisgezin”. Setujukah saudara?

B: Baiklah, dan memang demikian maksud kami sebelumnya, agar dapat kita periksa bersama-sama apakah ayat Bibel yang berbahasa Indonesia, ada bersamaan maksudnya dengan yang berbahasa Belanda.

A: Silahkan Saudara periksa di bab: “De onderdanen van het koningrijk” halaman 834, ayat 12 apakah sudah diketemukan ayatnya?

B: Sudah ini dia.

A: Nah mari kita periksa, di ayat ini menyebutkan: “Toen de vrouw van Kanaan tot Christus kwan, Hem om smehende haar dochter te genezen, wat zei Hijtoen?. Maar Hij antwoordende, zeide: “Ik ben niet gezenden dan tot de verloren schapen van huis israel” Kalau kita salin ke dalam bahasa Indonesia: “Ketika seorang perempuan dari Kanaan datang di hadapan Kristus mengemis-mengemis padanya supaya mengobati (menyembuhkan) anaknya, lalu apakah katanya?. Maka jawab Yesus, katanya: “Tiadalah aku disuruhkan yang lain, hanya kepada segala domba yang sesat dari antara Bani Israil”.

B: Yah terus terang saja, tampaknya pendirian saya sudah mulai condong kepada keterangan-keterangan Bapak.

[...] Jangan kuatir, pekerjaan-pekerjaan Yesus tidak sulit dan tidak berat. Yesus mengajarkan kita untuk mengasihi Allah dan mengasihi sesama. Mengenai hal mengasihi ini saya sudah menuliskannya di “Cara Mengasihi Allah.” [...]

Kalau gw sih…ga mempermasalhkan…..Jesus itu siapa…tapi dari ajarannya itu saja Gw sdh sangat cukup utk percaya….Ajaran yg semata-mata berdasarkan CINTA KASIH…DAN KASIH itu sendiri adalah Dia…..Wong Dia ngajarin kita utk medoakan orang yg mencaci dan mengaaniaya kita…bukannya utk membalas…malah yg lebih extrem…Dia nyuruh kita memeberi pipi kanan kita kalau orang lain menampar pipi kiri kita….weleh……….ajaran apa kayak begini.ini kalau Hanaya bukan TUHAN sang ABDI sendiri..yg ngajarin………..AGNUS DEI……

llll

“BONGKAR KASUS”

Salam buat domba domba sesat,baik yang sudah menjadi kristian ataupun kepada yang belum tertangkap menjadi doba gembalaan “dikristiankan”

Semua uraian uraian diatas bila dilihat dari ayat demi ayat memang seolah olah bagus dan mengandung unsur perwahyuan,firman firman kesakasian.Namun perlu kita ketahui sebelum kita mengimani sebuah agama hendaknya kita mengenali,berkenalan terlebih dahulu SEJARAH nya,apa betul dan apakah bisa dijadikan jaminan keselamatan sehingga tidak menjadi bahan bahan kayu bakar”FITNAH”.

Disini sya ingin mengembalikan poko permasalahan tentang agama kristian dan latar belakang di luar ayat ayat.Jadi sebelum mengenalkan ayat ayat saya akan menampilkan bagaimana sih ajaran yesus itu disebarkan.Dengan cara apa dan pada awalnya yesus itu dinobatkan menjadi anak “DEWA MATAHARI” bukan anak Tuhan seperti bangsa bangsa baru menjadikan anak Tuhan.

Sumber sumber adalah kesaksian mantan mantan pastor,pendeta,romo,dan biarawati serta kalangan penginjil penginjil sebelum dilantik menjadi calon pendeta,yang justru dapat ilham setelah mempelajari ISLAMOLOGI.

Berikut petikan petikan kesaksian kesaksiannya…..”

* Umat kristian belum memahami tentang
arti KETUHANAN DAN BERKETUHANAN se-
hingga begitu mudah menerima pelajaran
yang bersifat pradigma “tidak jelas” agama
simpang siur.Terutama KETUHANANNYA ti-
dak bisa diterima dgn akal sehat.

* Adopsi theologi ,dogma atau istilah hukum
dewan gereja pusat di roma dengan visi
“TERIMA SAJA,TELAN SAJA,DAN JGN DITA
NYAKAN MENGAPA’”karena bila menentang
akan berdosa.

* Umat kristian belum benar benar mengenali
sejarah kapan yesus kristus dinobatkan
menjadi ANAK TUHAN dan kaitanya dengan
kelahiran DEWA MATAHARI.Kalau ditanya
kapan pasti yang dijawab menurut injil
yohanes .mathius,markus.lukas.kisah para
rasul.Padahal bukan itu yang diperlukan ja-
wabannya.

* Umat kristian mempelajari islamologi bu-
kan untuk mencari kesejajaran dan kebena-
rannya,melainkan mencari kelemahannya,
kejelekannya.Ini sudah dokrin dari dewan
gereja pusat bhawa misinya tidak lain ada-
lah mengkristenkan umat islam lebih luas
lagi ialah kristenisasi adalah tugas utama
dan sdh satu syarat menjadi seorang pastor
bagaimananpun caranya bila perlu berdus-
ta.”hantam kromo”

* Mencari domba domba sesat itu adalah mi-
si utamanya dengan cara apapun seperti yg
saat ini sedang ngetren.DENGAN ISTILAH
SEMBAKO,BAJU BEKAS,KITHANAN MASAL
GRATIS,MEMBENTUK ALIANSI ISLAM LIBE-
RALIS,agar semua kedudukan agama semua
sama,pdhl justru kristen merasa hrs dibeda
kan.

* Menyebarkan,mencetak buku buku yang ber-
nuansa seolah olah islami,seperti buku,sa
blon sablon logo pada pakaian yang bertuli-
skan dgn huruf arab namun bermakna injil.
jadi menjerat doba domba dengan segala
cara dan yang paling ampuh adalah cara yg-
bernafaskan islam,sehingga si islam itu sen-
diri tertipu bahwa tulisan arab itu ternyata
mengandung ayat ayat dlm injil berbahasa
arab.

* Tentang konsep TRINITAS yang sebenarnya
tidak bisa diterima sebgai ketetapan hukum
karena sdh menjadi maklumat dewan gereja
maka mau tidak mau harus MAU MENERIMA
bukan kertetapan hukum ketuhanan melain-
kan hanya ketetapan maklumat dewan gere
ja pusat di roma.

Selain tersebut diatas masih ada lagi bahwasanya umat kristen yang lemah dan belum mengerti,memahami,menghayati,berdasarkan fakta sejarah terbentuknya agama kristen siapa yang berperan penting yang menobatkan yesus menjadi anak Tuhan dan kapan waktunya.
Kisa seorarng raja roma KONSTANTINOPLE yang sdh memeluk agama kriten katholik memerintahkan agar rakyat roma mau memeluk agam kristen.Meskipun mulanya ditolak oleh rakyat roma karena mereka sdh lama memuja DEWA MATAHRI, dengan akal dan siasatnya maka raja konstantin itu mengumumkan kepada rakyat roma ,bahwa tradisi pesta penyambutan kelahiran DEWA MATAHARI tetap berlangsung bahkan lebih semarak pesat pesta diadakan semalam suntuk,bernyanyi,makan sepuas hati,minum sampai pagi hingga teler tua muda nimbrung jadi satu kumpulan berpesta pora memperingati tanggal 25 desember sebagai hari kelahiran dewa matahari maka konstantin mengumumkan bahwa taggal 25 desember pun adalah tanggal hari kelahiran yesus juga.

maka dengan sangat gembira raktyat roma menenrimanya bahkan yesus dijadikan ANAK ANGKAT DEWA MATAHARI, bisa kita lihat pada salip salip yang diengahnya berlambang lingkaran berartiakn dewa matahri atau dikepala yesus ada lingkaran bintang bintang itulah tanda salib yesus sebagai anak dewa matahari yang sbagian besar telah dipercayai sebagai masuknya agama kristen katholik di roma.

Mengenai penobatan yesus sebagai “ANAK TUHAN” kapan…di selenggarakan penobatannya..?
Berawal dari musa dengan taurotnya,kemudian daud dengan zaburnya.kemudian isan as dengan injilnya…
Perjalanan panjang kisah kasih penderitaan seorang penyebaran agama ALLAH yang harus mati tanpa melalaui pengalaman peperangan.
bukan cuma seorang saja melainkan banyak para nabi yang harus menyingkir dan mati terbunuh oleh orang orang yahudi dan nasrani dijaman itu”kaum pembangakang”.
Yahudi merasa dunia harus dimilikinya barang siapa ada seseorang yang tampil beda”menyebarkan ajaran baru” maka tidaklah selamat dari bahaya termasuk yesus yang terpaksa mati muda,dan mati di salib dengan berbagai perlakuan kasarnya.tetapi sayang seribu sayang memang akal busuk kaum kaum sesat justru memutar balikan fisi dan fakta denga kekuasaan dan segala kekuatanya…dengan dalih TUHAN BERSAMA KITA mana ada tuhan bersama manusia manusia jahat seperti mereka?ini fakta..yang sengaja di besar besarkan dengan kata kata TUHAN BERSAMA KITA maka dunia harus kita kuasai.Inilah ajaran yahudi hingga saat ini domba domba sesat semakin tersesat..bukanya semakin menjadi domba selamat justru menjadi tersesat seribu kali tersesat.Dengan methode KASIH istilah yang tidak asing adalah kata kata KASIH ini merupakan jarum jarum tajam untuk kalangan yang masih belum memahami ketuhanan.
Dengan teknik KASIH cinta kasih sesama manusia, bagaimana mencintai manusia,musuh manusia,mencintai orang orang gelandangan,pencoleng,pecopet,dan wanita wanita hamil diluar nikah,anak anak jalanan. dikumpulkan kedalam asrama gereja.Diberi makan,pakaian,uang dan banyak lagi cara mengkristenkan domba domba yang hilang.
Kita mengenang sjarah para nabi mulai tahun sebelum masehi sampai pada permulaan penyebaran injil..denga melelui proses kejadian kejadianya yaitu pada tahun 325 masehi pertanyaan yang perlu di jawab oleh kristenMENGAPA PADA THN 325 MASEHI yeus itu baru dinobatkan menjadi anak Tuhan oleh kaisar roma yaitu KONSTANTINE? kenapa tidak pada saat yesus masih hidup???????kenapa justru selama 325 tahun sesudah matinya yesus ditiang salib?
alasanya sopal perkara bani isrel,yahudi nasrani lah…itu tidak masuk akal..itu orang orang yang sidah dimasuki keangkuhan dunia.

Mana ada kayu menjadi tukang kayu,sekian lama perjalan sejarah matinya yesus 325 tahun sesudahnya kok baru ada inisiatif menobatkan yesus sebagai TUHAN.Manusia biasa yang dimuliakan Tuhan sebagai juru selamat bila menjalani ajaran tauhidnya..itu pun harus terpaksa mati..ini sudah fakta bahwa ajaran ajaran kristen diluar BIBLE dan TAURAT membawa manusia kedalam KESESATAN.bukanya domba yang sesat tetapi manusianya yang sdh menjadi domba,otaknya sudah terbalik.

hujatan hujatan terhadap agama islam semakin marak dan semakin meruncing dengan terbitnya buku buku hujat dari amerika yang terang terangan.seperti buku yang berjudul ISLAMIC FISION yang di tulis oleh ROBERT MORRY,SALMAN RUSDY.dan masi banyak lagi litratur brosur yang beraneka ragam mencela agama islam.

Pemurtadan dan keristenisasi di indonesia berjalan dengan sukses dan memang sdh program dunia.Maka suatu saat jangan heran kalau ada istilah Maulid nabi isa almasih,sepanjang masih ada orang kristen disitulah masih ada kristenisasi..karena umat kristen akan masuk neraka apabila selama hidupnya tidak memperoleh domba domba sesat.rambu rambu dakwah sdh tidak diindahkan lagi carilah domba tersesat dan sebarkanlah injil kepenjuru dunia jadikanlah penjuru dunia sebagai muridmu,ini ayat perintah dan hukumnya wajib bagi seorang krsten, bagaimanapun cara.
Hari natal yang kita ketahui sebagai hari kelahiran yesus ternyata bukan seperti yang di anjurkan…umat kristen sebetulnya tidak tau kapan yesus itu lahir..karena yang lahir pada tgl 25 itu ternyata Dewa matahari.dan kenapa ada pohon cemara pada saat hari natal?
padahal yesus dilahirkan di palestina dan di palestina hingga saat ini tidak ada pohon cemara.adakah ini hanya dogma dan keperluan politis? hanya para pastor dan pendeta serta biarawan biarawati yang mengetahui silahkan tanya saja jujur dan carilah TUHAN YANG SEBENARNYA.ingat tidak akan henti hentinya kaum yahudi dan nasarani mempengaruhi kamu sampai yang islampun masuk kedalam milahnya.artinya orang kristen sampai kapanpun akan berjuang mati matian untuk mengkrestenkan orang islam dngan berbagai macam cara.kalau tidak dengan cara status sosial maka minimal ahlaknya yang dikiristenkan..biar saja ktp tetap islam yang openting ahklaknya sdh menyamakan kristen dalam ajaran yang sama.
Masih banyak lagi kesaksian kesaksian para muallaf yang tadinya merasa terhalusinansi dengan istilah KASIH ternyata membawa mereka NINA NINA BOBO hidup tanpa sandaran agama yang haq,hidup dialam yang serba dogma dan praduga.
Islam dihujad sebagai teroris padahal negara irlandia adalah negara teroris eropa yang yang lebih meodern,islam adalah ajaran bar bar padahal italia sebagai gembong gembong mafia mafioso terkemuka di dunia.orang islam adalah orang malas,bodoh,miskin,dekil,pecundang dan pencoleng, apadahal mexico negara bagian amerika yang miskin penjudi,perampok gangster gangster kelas kakap disanalah tempatnya.inggris sebagai aliran kristen yang keras dan sangat membenci islam seperti sekte yang di anut oleh Thony Blhair..pm inggris sdh fakta bahwa dialah penyulut api di irak dan dmana mana ada umat islam.ini adalah keaksian para muallaf yang telah merasakan bahwa ISLAM ADALAH AGAMA YANG HAQ DAN AGAMA YANG PENUH DENGAN AJARAN KEBENARAN,AJARAN YANG MENGUNGKAPKAN KECURANGAN PARA AHLI AHLI KITAB DAN ORANG ORANG YAHUDI DARI KALANGAN BANI ISRAEL.
Jadi para pator pendeta dan biawarawati yang semakin tinggi ilmu didapatinya maka semakin tinggi pula keinginanya untuk mengetahui KETUHANAN yang berlandaskan kemurnian dari sumber segala sumber hukumnya.Walhasil pemimpin pemimpin dan para guru teologi tidak bisa mejawab dan berkomentar karena ternyata semua itu yang diperoleh selamahidup dalam pelajaran teologi krestologinya hanyalah semata mata menjalankan maklumat teragung DEWAN GEREJA PUSAT .’”TERIMA SAJA,TELAN SAJA,DAN JANGAN TANYAKAN MENGAPA?” karena nani kamu mendapat dosa dari pusat wah wah whaaaaaaaaa wahhhhh.

***************:

intinya umat kristen tidak memahami tenatang ketuhanan dari sumber sgala sumber hukumnya.Dan umat islam banyak sekali tridak mengerti tentang toleransi kresten apa maksdu dari semua ini..jadi banyak blasteran blasteran agama hanya gara gara cinta jadi masuk ke ajaran domba domba sesat.nasehat ini berlaku pada siapa saja terutama remaja remaja yang sdh tidak lagi memegang tali tali agama yang haq,maka dengan mudahlah menjadi calon calon penghuni neraka bersama sama yahudi,nasrani kaum bani israel

[...] kasih, yaitu hendaknya kita mengasihi Allah dan sesama manusia seperti mengasihi diri kita sendiri (“Mengasihi Allah”, “Mengasihi [...]

Setuju. Tuhan memberkati senantiasa.

[...] Bacaan penunjang: “Cara Mengasihi Allah.” [...]

[...] kasih, yaitu hendaknya kita mengasihi Allah dan sesama manusia seperti mengasihi diri kita sendiri (“Mengasihi Allah”, “Mengasihi [...]

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Stat

Blog Stats

  • 331,806 hits
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: