Agamaku Kesaksianku

Buku Pemeriksaan Atas Bukti

Posted on: September 19, 2007

Pemeriksaan Atas BuktiTanpa direncana kemarin kami mampir di toko buku Karisma BTC. Dan saya menemukan buku seri Pemeriksaan Atas Bukti. Buku tulisan Ralph O. Muncaster ini amat-sangat bagus sehingga saya membeli 6 buku dari 12 serinya. Inginnya bisa beli langsung ke-12-nya, tetapi di Karisma cuma ada 6 seri.

Penulis buku ini, yaitu Ralph O. Muncaster dulunya adalah seorang yang skeptis terhadap Alkitab. Tetapi setelah menyelidiki Alkitab, organisasi dan bukti-bukti arkeologi secara mendalam, dia menemukan keakuratan dan misteri serta keajaiban Alkitab. Semua yang dituliskan didukung bukti-bukti nyata.

Saya baru membaca 1, yaitu yang berjudul “Benarkah Alkitab Merupakan Pesan Dari Tuhan?” dan saya menjadi sangat yakin dengan kebenaran Alkitab. Memang kenyataan yang tertulis di buku ini akan sangat berbeda dengan keyakinan kebanyakan masyarakat (dari budaya/agama lain) yang sangat skeptis pada Alkitab. Tetapi mengingat buku ini disajikan dengan netral, lugas dan sangat baik, rasanya masyarakat yang skeptis pun dapat membaca buku ini tanpa perlu terintimidasi atau pun terdiskredit.

Berikut adalah daftar judul seri pemeriksaan atas bukti:

  1. Benarkah Alkitab Merupakan Pesan dari Tuhan? (*)
  2. Dapatkah Arkeologi Membuktikan Kebenaran Perjanjian Lama?
  3. Apa yang Sebenarnya Terjadi Ketika Anda Mati?
  4. Ilmu Pengetahuan, Apakah Alkitab Mendahului Masanya? (*)
  5. Dapatkah Arkeologi Membuktikan Kebenaran Perjanjian Baru? (*)
  6. Apa yang Sebenarnya Terjadi pada Hari Natal? (*)
  7. Apakah Terdapat Sandi-sandi Tersembunyi dalam Alkitab?
  8. Apakah Alkitab Dapat Dipercaya?
  9. Apa Bukti untuk Kebangkitan? (*)
  10. Apakah Alkitab Meramalkan Masa Depan?
  11. Penciptaan vs. Evolusi (*)
  12. Bagaimana Kita Mengetahui Bahwa Yesus adalah Tuhan?

(*) = sudah saya miliki

Nah, bagi masyarakat yang skeptis terhadap Alkitab dan Yesus, kayaknya perlu membaca buku-buku ini. Tulisannya netral dan tidak mendeskriditkan budaya/agama lain. Silakan dibeli dan dibaca secara buku ini sendiri harganya murah, yaitu Rp 8.900 per buku.

Selamat membaca. Semoga dapat menambah wawasan dan keimanan Anda. GBU.

~~~
Tentang penulis buku ini:

Ralph O. Muncaster adalah seorang yang dulunya skeptis terhadap Alkitab. Dia adalah pendiri Strong Basis to Believe, sebuah pelayanan yang menolong orang-orang yang memiliki masalah kepercayaan. Ia sering memberi kuliah di berbagai perguruan tinggi, gereja, dan organisasi, dan kini adalah seorang profesor di Vanguard University of Southern California.

145 Tanggapan to "Buku Pemeriksaan Atas Bukti"

Saya yakin kandungan alkitab walaupun di kaji dengan cara apapun kalo orang2 kristen tidak memhami konsep TAUHID tetap tidak akan menerima kalo yesus itu bukan tuhan. trus masalah alkitab menurut keimanan saya sendiri bahwa alkitab tersebut telah berubah, jadi siapapun yg mengkaji selama dia mau berpikir dengan akal dan hati yg tenang pasti akan berkata bahwa alkitab telah mengalami perubahan. ga usah mencari tau sampe mencari bukti2 arkeolog segala silahkan saja buka alkitab anda lebih praktis & ekonomis di sittu anda akan mendapatkan pertentangan2 ayat2 alkitab (baik nama, jumlah, hari, halal, haram), simple saja jika anda menemukan pertentangan2 tersebut maka ayat yg mana yg mo anda pake sedangkan kitab suci itu harus ditelan2 bulat artinya harus diamalkan seluruhnya walaupun terasa memberatkan, dan kalo anda hanya mengambil satu ayat tersebut maka anda mengingkari ayat yg lain dan ini ga boleh terjadi dalam mengimani/mengamalkan kitab suci. dan jika terjadi pertentangan2 tersebut maka apakah kitab suci anda masih layak disebut suci ? karena pengertian suci adalah bersih dari nod sekecil apapun dan ingatlah bahwa kitab suci merupakan firman TUHAN dan TUHAN tidak mungkin melakukan kesalahan dalam berfirman karena TUHAN adalah YANG MAHA SUCI DARI SEGALA KESALAHAN.

Kalo berdebat tentang agama memang sangat seru dan tak ada habisnya.

Ini pertamakali saya berkunjung ke blog ini. isinya cukup bagus bagi kalangan umat kristiani akan tetapi bagi umat moslem, pasti begitu baca langsung kebakaran jenggot, panas…panas hatinya.

Saya cuma prihatin aja ama orang-orang yang menentang YESUS. meskipun YESUS sudah tertulis di dalam kitab sucinya.

seandainya injil sudah berubah dan banyak tulisan manusia tp kok hikmat dlm injil jauh lebih baik drpd kitab yg mengaku lsgs dr Tuhan yah

Hallo mas Dewo,

Saya juga punya buku yg menarik, spannend, dan penulisnya masih hidup dan actif dalam bidangnya. Bukunya dari Dr.Francis Collins.
tittle: The language of God(ini boek saat ini the best seller).
Keterangan tolong di terjemahin sendiri soalnya kalian pada expert2 duuuuuuuuus boleh dhong dikit kerja keras:

Dr Francis S. Collins, head of the Human Genome Project, is one of the world’s leading scientists, working at the cutting edge of the study of DNA, the code of life. Yet he is also a man of unshakable faith in God. How does he reconcile the seemingly unreconcilable? In THE LANGUAGE OF GOD he explains his own journey from atheism to faith, and then takes the reader on a stunning tour of modern science to show that physics, chemistry and biology — indeed, reason itself — are not incompatible with belief. His book is essential reading for anyone who wonders about the deepest questions of all: why are we here? How did we get here? And what does life mean.

Semoga buku ini juga jadi berkat buat kalian.

@Moslem
Coba anda sebutkan Surat2, Injil2 dalam Alkitab yang berbeda, agar kami bisa menjelaskannya. Atau kamu bisa langsung ke imelku ( convers_85@yahoo.com) untuk dapatkan jawabannya.

Ditunggu yah

@ Moslem (#1),

Hehehe… Maaf, saya lebih mempercayai Alkitab dari pada semua tulisan Anda.

~~~

@ Kan,

Terima kasih atas pujiannya. Betul, tulisan-tulisan di sini menjadi batu sandungan bagi umat lain yang skeptis terhadap Yesus dan Alkitab.

~~~

@ Baba Hong,

Iya, hikmat Alkitab tersembunyi dalam Alkitab dan menanti setiap umat yang dengan rendah hati dan penuh kerinduan kepada Allah.

~~~

@ Mbak Citra,

Iya, saya pernah membaca sinopsisnya sedikit. Saya akan cari bukunya jika ada kesempatan. Tapi lebih asyik jika ada versi bahasa Indonesianya. Maklum, saya kan wong ndeso yang tidak terlalu fasih bahasa Inggris.

Terima kasih referensinya.

~~~

@ Bherz,

Mohon jawabannya juga di-share ke kami juga ya? Supaya kami bisa belajar dan memperdalam iman kami. Terima kasih.

GBU

Coba anda sebutkan Surat2, Injil2 dalam Alkitab yang berbeda

BUAT Bherz,
baik sy hanya akan mengajukan satu pertanyaan saja. injil/yesus mengatakan sunat itu wajib hukumnya dan kalo tidak maka ia harus di hukum tapi paulus mengnatakan kalo ia di sunat maka kristus tidak berguna sama sekali.
kalo orang kristen di sunat maka ia mengingkari paulus dan sebaliknya kalo tidak maka mengingkari perintah yesus (mengimani ayat satu tapi kok malah mengingkari ayat yg lainnya)sedangkan paulus menurut keyakinan kristen adalah seorang rasul, maka np paulus dan yesus tidak sejalan ?
bisa anda jelaskan ayat mana yang anda yakini.
dan satu hal lagi mengimani / mengamalkan kitab suci tidak boleh setengah setengah atau diambil yg ringannya saja.

@Moslem ada baiknya kamu tuliskan ayat injil yang mana saja yang kamu maksudkan itu, biar kita jelas, bukan hanya kira2 saja atau menyimpulkan pendapat orang lain.

Dalam Alkitab Allah memerintahkan Abraham untuk menyunat anak laki2 yang berumur 8 hari. Tetapi Petrus dan Paulus tetap mengajarkan Firman Tuhan dan Bersaksi tentang Yesus Kristus kepada orang2 yang tidak bersunat. Menurut saya jawabannya cuman 1 yaitu Allah tidak Membedakan orang, baik dari Israel, Yunani, Arab, Amerika, Asia, semua diterima Allah.
Silahkan Baca Kisah Para Rasul 10 untuk mendapatkan jawaban yang lebih baik kenapa Petrus mau mengajar dan makan bersama orang yang tidak bersunat.

Yesus disalibkan untuk menghapus dosa2 manusia. Bukan berarti jika saya telah menjadi orang Percaya saya bisa berbuat jahat lagi karena Yesus telah menghapus dosa2 kita sejak Dia disalibkan, tetapi saat kita menerima Yesus dan Percaya, kita harus Menanggalkan Sifat kedagingan (hawa nafsu) kita.
Silahkan baca Injil untuk tahu kenapa seorang yang percaya Yesus harus memikul salib-Nya, dan menanggalkkan sifat kedagingannya

buat Moslem aq mau tambahkan lagi komentar yang menurut anda Paulus tidak Disunat (“…tapi paulus mengnatakan kalo ia di sunat maka kristus tidak berguna sama sekali”)

Paulus adalah orang Ibrani asli dan pengikut aliran Farisi (Golongan Yahudi yang paling Fanatik dan keras).
Kisah Para Rasul 26:5 “Sudah lama mereka mengenal aku dan sekiranya mereka mau, mereka dapat memberi kesaksian, bahwa aku telah hidup sebagai seorang Farisi menurut mazhab yang paling keras dalam agama kita”

Dari hal diatas saya menarik kesimpulan bahwa Paulus pasti disunat, karena – seperti yang saya sudah katakan di komentar sebelumnya – dalam agama yahudi anak-anak yang berumur 8 hari harus disunat

Bherz yth.

Tolong kiranya Mas/Mbak Bherz dapat menjelaskan silsilah Yesus menurut Matius dan Lukas. Kedua silsilah itu apakah dapat diberikan kepada Yesus ?, mengingat Yesus dilahirkan tanpa ayah dan tiadalah Yusuf bersetubuh dengan Maria sebelum Yesus lahir.

Saya masih punya banyak pertanyan seperti maksud Mas/Mbak Bherz minta dalam post no.5.

Terima ksih.

Bherz Yth.

Dapatkan mas/mbak bherz menjelaskan mengapa pendeta dari katholik dilarang menikah dan mengapa pendeta dari protestan diizinkan menikah. Kalau boleh kiranya dapat ditunjukkan ayat ayat pendukungnya baik dari PL atau dari PB.

terima kasih.

Bherz yth.

Ada baiknya diskusi mengenai apa yang mas/mbak maksudkan dalam posting No. 5 dapat memakai medianya Bung Dewo secara terbua
Dan tidak dilakukan secara tertutup lewat email pribadi. Ini untuk dapat memberikan pencerahan bagi kita semua.

Terima kasih.

Saya yakin Allah pasti memiliki alasan khusus untuk mencantumkan
nama-nama yang terdaftar di awal Injil Matius. Sekilas mungkin daftar
itu tampak seperti sebuah daftar nama yang tidak berarti, yang
panjang dan membosankan, tetapi ternyata daftar itu memiliki
setidaknya dua tujuan. Pertama, nama-nama itu memberi kerangka bagi
orang-orang Ibrani sejati untuk dapat melestarikan silsilah keluarga
mereka dan menjaga kemurnian religius untuk melawan pengaruh dari
luar. Kedua, nama-nama tersebut mencerminkan karya tangan Allah yang
berdaulat dan menyingkap campur tangan Allah di masa lalu, yang
kemudian berujung pada kelahiran Sang Mesias. Tuhan memakai berbagai
macam orang di dalam silsilah-Nya; ada petani, raja, pelacur, pezina,
pendusta. Ketika membaca daftar ini, kita diingatkan pada besarnya
kesetiaan Allah. Saat kami mengingat bagaimana kami telah menjadi anggota keluarga Allah melalui iman dalam Kristus, ingatlah kesetiaan-Nya terhadap
orang percaya dan hasrat-Nya untuk memakai orang percaya dalam mewujudkan segala rencana-Nya

Saya menunggu pertanyaan2 saudara supaya kita bisa sharing dan membuka pikiran kita untuk menyelidiki Alkitab.

Oh iya…….. betul skali……….. saya sadar saya tidak punya pengetahuan lebih dari pada teman2 disini. Terima kasih buat teman2 yang menegur saya untuk tidak berdiskusi tertutup lewat imel. Terima Kasih buat mas dewo yang membuka pikiran saya lewat blog2nya untuk terus menyelidiki Firman Tuhan. Saya mohon maaf kepada mas Dewo dan teman2 disini. Thanks

@Pandora
“Dapatkan mas/mbak bherz menjelaskan mengapa pendeta dari katholik dilarang menikah dan mengapa pendeta dari protestan diizinkan menikah. Kalau boleh kiranya dapat ditunjukkan ayat ayat pendukungnya baik dari PL atau dari PB”

Coba anda Baca 1 Korintus 7;

sebaiknya jika ingin berdiskusi tentang kristen, berdiskusilah dengan ahlinya, seperti pendeta, romo dll.🙂

jangan berdiskusi dengan orang kristen awam seperti dewo atau sugiarto.😉

pengalaman pribadi saya, lebih enak bicara dengan pendeta atau romo. mereka wawasan dan pengetahuannya lebih mumpuni. kalau kristen awam biasanya hanya bermodalkan pandai bicara dan tidak mencerahkan seperti pendeta atau romo 🙂

selama ini makin dalam orang belajar bible, makin memahami ke”bukan-firman-tuhan”annya.🙂

saya sendiri memilih islam, karena saya termasuk yang beriman kepada Yesus Alaihissalam. dan beriman pula kepada Tuhan yang disembah Yesus Alaihissalam🙂

untuk yang muslim, 🙂
ihsan dan mauidzhotil hasanahnya harus diingat selalu.🙂
kalau benar, sering tebar senyum melihat kesalahpahaman orang bicara🙂. Di acara Oprah Winfrey saja, sejak peristiwa 9 september, justru makin banyak orang masuk Islam di Amerika🙂. bukan menjauhinya karena kebenaran tiada bisa ditolak oleh orang yang mencarinya.🙂

untuk yang kristen, 🙂
islam itu seperti kristen unitarian versi masa lalu (bukan kristen unitarian masa kini yang sudah menyimpang, apalagi kristen dualitarian atau trinitarian), bisa dicari di google tentang unitarian christian. kaisar roma sewaktu meninggal, disakramennya oleh pendeta kristen unitarian loooh😀 ironis bukan? oleh pendeta kristen unitarian yang beriman kepada Tuhan yang Satu

peninggalan kristen unitarian, di afrika dan eropa masih ada. kristen unitarian itu seperti yahudi dan islam, bertuhankan hanya satu sahaja. tentu sahaja, berbeda budaya dan bahasa keagamaan dengan kristen trinitarian yang dianut Dewo atau Sugiharto

untuk dewo dan sugiharto,
ayo pelajari lagi kristen dengan baik yah, di perpustakaan kristen di lbi atau seminari kan bisa dibaca oleh kristen awam, saya yang muslim saja boleh baca kok.

yang paling menarik jika membaca sejarah bible. nanti kalau sudah baca buku-buku di perpustakaan seminari atau lbi, maka tidak usah kaget kalau Paus Benedictus-pun mengatakan bible itu bukan firman Tuhan dan tidak semakna dengan pengimanan orang Islam terhadap Al Qur’an sebagai firman Tuhan. Manusia sekaliber Paus Benedictus tentu tidak sembarang bicara. dan saya kira cukup tahu diri dengan kenyataan bible apa adanya.

Dewo dan Sugiharto serta teman-teman kristen yang lain, ayuk baca-baca lagi yah.

Bukti yang menunjukkan Yesus Alaihissalam adalah manusia
1. Yesus Alaihissalam dilahirkan
2. Yesus Alaihissalam makan dan minum
2. Yesus Alaihissalam buang air kecil
3. Yesus Alaihissalam buang air besar
4. Yesus Alaihissalam wafat

sebaiknya jika ingin berdiskusi tentang kristen, berdiskusilah dengan ahlinya, seperti pendeta, romo dll.🙂

jangan berdiskusi dengan orang kristen awam seperti dewo atau sugiarto.😉

pengalaman pribadi saya, lebih enak bicara dengan pendeta atau romo. mereka wawasan dan pengetahuannya lebih mumpuni. kalau kristen awam biasanya hanya bermodalkan pandai bicara dan tidak mencerahkan seperti pendeta atau romo 🙂

selama ini makin dalam orang belajar bible, makin memahami ke”bukan-firman-tuhan”annya.🙂

saya sendiri memilih islam, karena saya termasuk yang beriman kepada Yesus Alaihissalam. dan beriman pula kepada Tuhan yang disembah Yesus Alaihissalam🙂

untuk yang muslim, 🙂
ihsan dan mauidzhotil hasanahnya harus diingat selalu.🙂
kalau benar, sering tebar senyum melihat kesalahpahaman orang bicara🙂. Di acara Oprah Winfrey saja, sejak peristiwa 9 september, justru makin banyak orang masuk Islam di Amerika🙂. bukan menjauhinya karena kebenaran tiada bisa ditolak oleh orang yang mencarinya.🙂

untuk yang kristen, 🙂
islam itu seperti kristen unitarian versi masa lalu (bukan kristen unitarian masa kini yang sudah menyimpang, apalagi kristen dualitarian atau trinitarian), bisa dicari di google tentang unitarian christian. kaisar roma sewaktu meninggal, disakramennya oleh pendeta kristen unitarian loooh😀 ironis bukan?🙂 oleh pendeta kristen unitarian yang beriman kepada Tuhan yang Satu🙂

peninggalan kristen unitarian, di afrika dan eropa masih ada. kristen unitarian itu seperti yahudi dan islam, bertuhankan hanya satu sahaja. tentu sahaja, berbeda budaya dan bahasa keagamaan dengan kristen trinitarian yang dianut Dewo atau Sugiharto

untuk dewo dan sugiharto,
ayo pelajari lagi kristen dengan baik yah, di perpustakaan kristen di lbi atau seminari kan bisa dibaca oleh kristen awam, saya yang muslim saja boleh baca kok.

yang paling menarik jika membaca sejarah bible. nanti kalau sudah baca buku-buku di perpustakaan seminari atau lbi, maka tidak usah kaget kalau Paus Benedictus-pun mengatakan bible itu bukan firman Tuhan dan tidak semakna dengan pengimanan orang Islam terhadap Al Qur’an sebagai firman Tuhan. Manusia sekaliber Paus Benedictus tentu tidak sembarang bicara. dan saya kira cukup tahu diri dengan kenyataan bible apa adanya.

Dewo dan Sugiharto serta teman-teman kristen yang lain, ayuk baca-baca lagi yah.

Bukti yang menunjukkan Yesus Alaihissalam adalah manusia
1. Yesus Alaihissalam dilahirkan
2. Yesus Alaihissalam makan dan minum
2. Yesus Alaihissalam buang air kecil
3. Yesus Alaihissalam buang air besar
4. Yesus Alaihissalam wafat

peace

Bherz yth (14),

Jawaban Mas/Mbak terlalu umum dan tidak mencerminkan apa yang saya maksud dalam pertanyaan (12). Cobalah lagi Mas/Mbak membaca kedua silsilah itu dengan telitih. Disamping Yesus dilahirkan tanpa ayah dan Yusuf pun tidak bersetubuh dengan Maria sebelum Yesus lahir, juga terdapat perbedaan yang besar atas nama nama yang terdapat dikedua silsilah itu.

Nama nama dari Ibrahim sampai kepada Daud tidak ada perbedaan, cuma terdapat satu nama yang tidak terdapat pada silsilah satunya. Nama nama dari Daud sampai kepada Yusuf, semuanya berbeda dan tidak ada kesamaannya.

Terdapat dua nama yang menjadi ayah dari Yusuf. Silsilah tersebut lebih condong menerangkan/menjelaskan alur keturunan Yusuf. Bila kedua silsilah itu didesakkan untuk menjadi silsilah Yesus, maka kesimpulan yang dapat ditarik dari keduanya adalah bahwa jelas jelas Yesus adalah putra dari Yusuf sendiri. Atau dapat juga dikatakan kedua silsilah itu adalah hayalan dari kedua penulis injil tersebut.

Semoga Mas/Mbak dapat memberikan penjelasan seperti maksud posting No.5. Dan bukan dengan hanya cuma pada satu kata * percaya *.

Terima kasih.

@Pandora
Matius memulai dari Abraham hingga Daud. Silsilah dalam Lukas dimulai dari Adam lalu ke Daud. Ketika sampai ke Daud, terjadilah perpisahan nama anak Daud yang disebutkan: dalam kitab Matius, Salomo (dari garis Yusuf ayahnya bernama Yakub) dan dalam kitab Lukas, Natan (dari garis silsilah Maria ayahnya bernama). Memang ada dua penamaan Yusuf dari kedua injil tersebut. Tetapi sekali lagi anda seharusnya membaca dengan seksama kedua injil tersebut dan menafsirkannya secara benar. Ada 2 hal yang mendasari pernyataan saya diatas.
1. Sebaiknya kita melakukan penafsiran pada sebuah kita harus melihat dulu konteks dari gaya penulisan, budaya, dan sejarah. Memecahkan garis silsilah dari sisi ibu maupun bapak dengan tetap menyebut kedua-duanya dengan nama bapak merupakan suatu hal yang biasa terjadi dan diterima oleh budaya Timur Dekat karena umumnya sering dianggap tidak sopan jika membicarakan seorang wanita tanpa memperhatikan syarat-syarat tertentu, seperti: kehadiran suaminya, dll. Karena itulah, silsilah yang satu adalah dari sisi Maria yang satu lagi dari sisi Yusuf. Meskipun kedua-duanya menyebutkan Yusuf sebagai orang tua langsung Yesus. Dengan kata lain, Maria telah diperhitungkan sebagai “bagian/ di dalam” nama Yusuf sebagai kepala keluarganya.
2. Tujuan penulisan dari kedua silsilah ini jelas berbeda sebagaimana perbedaan gaya penulisan keduanya. Lukas tidak menujukan Injilnya kepada orang Yahudi sementara Matius menuliskannya untuk orang Yahudi. Karena itulah, Matius harus memakai silsilah yang resmi (dari Abraham melalui Daud) sementara Lukas dari sisi biologisnya (dari Adam melalui Daud).
3. Perhatikan dan baca dengan seksama (Aq gak tau cara bikin bold tulisan di comment ini😀 ) Lukas 3:2, “Ketika Yesus memulai pekerjaan-Nya, Ia berumur kira-kira tiga puluh tahun dan menurut anggapan orang, Ia adalah anak Yusuf, anak Eli,” . Pemakaian frase “menurut anggapan orang” menunjukkan bahwa silsilah ini memang diurutkan dari sisi Maria karena frase ini menunjukkan bahwa Yesus bukanlah anak biologis dari Yusuf. Yusuf yang secara sah mengadopsi Yesus sebagai anaknya menyebabkan Yesus diakui secara hukum sebagai anak Yusuf. Karena itulah diperlukan pengungkapan dua silsilah: satu dari sisi Maria (garis biologis yang aktual sesuai dengan nubuatan) dan garis yang resmi secara hukum melalui Yusuf.

@Pandora
“Jawaban Mas/Mbak terlalu umum dan tidak mencerminkan apa yang saya maksud dalam pertanyaan (12)”
Maaf yah bang/non karena aq cuman kasi ayat-nya aja. Tapi saya bermaksud supaya abang/none baca dulu itu ayat, karena di ayat itu ,menurut saya, jawaban dari pertanyaan anda sudah sangat jelas. Saya gak mengerti dengan pernyataan Abang/None tentang “terlalu umum”, apakah terlalu umum menurut anda bermaksud pendeta atau pastor bukan manusia biasa sehingga perintah Allah didalam Alkitab tidak diperuntukan bagi mereka?. Kalo ada sanggahan setelah membaca ayat itu, abang/none bisa sharing lagi disini, tidak usah takut untuk mencari kebenaran dari suatu kitab suci, karena Kita diciptakan dengan Akal untuk mencari Kebenaran Allah.

Bherz yth (16),

Apa yang anda berikan pada posting tersebut di atas bukanlah penjelasan, tapi meminta kami melihat ayat yang anda sarankan. Berikanlah penjelasan, mengapa dalam kependetaan (Roma Katolik) meniadakan adanya perkawinan untuk pendeta/pastur.

Bila jawaban anda seperti posting No. 14 dan No.16 serta 9 dan 10 anda telah membuat saya benar benar kecewa dan mungkin juga sdr. Moslem.

Ayat 1 Korintius 7 yang anda nukilkan adalah ucapan Paulus mengenai perkawinan yang mencontohkan kepada dirinya sendiri yang membujang. Dan bukan ajaran yang diajarkan oleh Yesus.

Yesus mengatakan hal mengenai perkawinan dan berketutunan ini dapat dilihat pada Markus 10:6-8 :

(sebab pada awal dunia, Allah menjadikan mereka laki laki dan perempuan, sebab itu laki laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan istrinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging)

Dapat juga anda lihat pada Matius 19:3-5 atau pada Kejadian 1:27-28

Bila anda menerima ayat 1 Korontius 7 berarti anda menolak Markus 10:6-8; Matius 19:3-5 dan Kekajian 1:3-5 atau sebaliknya. Karena tidak mungkin kedua keduanya anda terima atau anda tolak.

Mengenai perkawinan (Rasul Rasul) Allah dalam
Al Qur’an surat Ar Ra’du ayat 38 mengatakan :

(Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul rasul sebelum engkau dan Kami adakan bagi mereka istri isti dan keturunan)

Kalau melihat ayat Ar’Radu tersebut, timbul pertanyaan apakah Yesus/Isa juga pernah menikah?

Terima kasih.

Sori yah Abang/None Pandora dengan pernyataan saya ini.

Untuk mempelajari silsilah Yesus Kristus dengan jelas sebaiknya anda harus mempelajari silsilah Kristus secara terpisah, kemudian secara beriringan, dan juga melihat harmoni silsilah tersebut dalam hubungannya dengan ekspektasi penulis.

Bherz Yth,

Anda katakan bahwa salah satu silsilah di ambil dari sisi Yusuf (berarti silsilah Yusuf) dan satu lagi diambil dari silsilah Maria (berarti silsilah Maria). Kedua duanya bukanlah silsilah Yesus.

Patut anda ingat bahwa kelahiran Yesus adalah suatu yang tidak biasa dalam kelahiran manusia.
Dia dilahirkan tanpa ayah (pada masyarakat semit, keturunan diambil dari garis ayah. dan tidak diambil dari garis ibu). Serta juga tidaklah Yusuf bersetubuh dengan Maria sebelum Yesus lahir. Dengan demikian Yesus tidak mempunyai garis keturunan menurut adat pada masyarakat Semit.

Adalah tepat bila Al Qu’an hanya mengatakan Yesus itu dengan *Isa Ibnu Maryam* = *Isa putra Maryam*

Terima ksih.

Yesus Keturunan Daud?

Bibel selalu mengatakan bahwa Yesus adalah anak Daud. Nubuat tentang keturunan Daud yang akan berkuasa antara lain: II Samuel 7:12-13 dan I Tawarikh 17:11-12:
“Apabila umurmu sudah genap dan engkau telah mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangmu, maka Aku akan membangkitkan keturunanmu yang kemudian, anak kandungmu, dan Aku akan mengokohkan kerajaannya. Dialah yang akan mendirikan rumah bagi namaKu dan Aku akan mengokohkan tahta kerajaanya untuk selama-lamanya.”

Demikian pula Kisah Para Rasul 2:30
“…. Bahwa Ia akan mendudukkan seorang dari keturunan Daud sendiri di atas tahtanya”
Padahal, dengan garis keturunannya (silsilah), terbukti bahwa Yesus bukan keturunan Daud, karena Maryam bukan keturunan Daud. Yang merupakan keturunan Daud adalah Yusuf, yang oleh Bibel disebut sebagai tunangan Maria (Maryam), Silsilah itu sendiri juga mengandung perbedaan. Matius (1:6-16) menurut 28 orang sedangkan menurut Lukas (3:23-31) 43 orang. Jadi terdapat selisih 15 generasi. Perhatikan silsilah Yesus pada lampiran.

Lantas mengapa Bibel membuat kekeliruan seperti itu? Sejarah menyatakan bahwa bangsa Israel merasa dirinya sebagai “bangsa pilihan” telah berabad-abad mengalami penindasan dan penjajahan bangsa-bangsa Babilonia, Yunani, siria dan Romawi. Oleh karena itu mereka selalu terkenang pada jaman keemasan di bawah kepemimpinan Daud dan berharap datangnya “Raja Israel ” dari keturunan Daud yang akan melepaskan mereka dari kesengsaraan.

Jelas bahwa pengikatan Isa-Yusuf-Daud adalah rekayasa untuk melegitimasi bahwa Yesus adalah keturunan Daud, Al Masih yang dinanti-nantikan sebagai Juru Selamat.

——————————————————————————–

Yesus dan Kontroversi kelahirannya

Yesus dalam tradisi sejarah umat Islam sebenarnya adalah Isa Al Masih putra Maryam. Sebutan “Isa” (dalam bahasa Arab) berasal dari bahasa Ibrani dari kata “Esau”. Dalam bahasa Latin nama itu menjadi “Yesus”. Munculnya nama Yesus terjadi pada peristiwa pengadilan Isa Al Masih oleh mereka yang hadir dengan menambahkan huruf “J” pada awal dan “S” pada akhir kata “Esau” sehingga menjadi Yesus. Nama Yesus baru populer pada abad ke-2. Populernya nama Yesus akhirnya menenggelamkan nama asli Esau di kalangan Kristen. Sedangkan Al Qur’an dan umat Islam tetap mempertahankan nama Esau (Isa dalam dialek Arab).

Sedangkan kata Masyiakh, Messiah, atau Mesyah berasal dari bahasa Arab dari kata masaha dengan tiga huruf mati yang dikandungnya yaitu: m-s-h yang berarti mengusap. Dalam perkembangan selanjutnya orang Yunani mengubah sebutan Messiah bagi Isa menjadi Kristos yang berarti yang disiram dengan minyak (diurapi). Oleh orang Eropa, Yesus disebut Christus atau Kristus, yaitu Sang Penyelamat atau Sang Penebus Dosa.(Bersambung)
http://www.irena-center.org/index.php?action=fullnews&id=12

——————————————————————————–

Perdebatan Seputar “Ayah” Yesus

Keajaiban kelahiran Yesus ke dunia menjadi bahan aktual dalam diskusi. Sebagian ada yang mengatakan bahwa Yesus itu darah daging Yusuf tunangan Maria (Maryam). Oleh karena itu -seperti sudah saya jelaskan (kekeliruannya) di depan -Yesus memiliki silsilah dari Yusuf, dengan nenek moyang Daud. Bibel sendiri rupanya masih bingung terhadap status “ayah” Yesus.

Pada suatu kesempatan Yusuf itu diakui sebagai tunangan Maryam (Matius 1:18), tapi dilain kesempatan juga diakui sebagai suami Maryam (Matius 1:19). Terhadap persoalan ini, sebagian orang Yahudi sangat ekstrem dengan menuduh bahwa Yesus adalah anak haram, hasil hubungan gelap Maryam dengan Yusuf.

Sebagian lagi ada yang berpendirian bahwa Yesus itu dilahirkan secara murni suci, tanpa campur tangan (unsur jantan) manusia. Oleh karena itu Yesus adalah “anak Tuhan”. Tetapi pihak yang berpendapat demikian juga bertentangan dalam memahami dan menafsirkan kata “anak Tuhan” tersebut. Di satu pihak memahaminya secara harfiyah (literal), bahwa Yesus adalah anak secara “biologis”, yakni anak yang kejadiannya memerlukan campur tangan Tuhan secara langsung kepada Maryam melalui ruh yang suci. Pemikiran tersebut nantinya melahirkan konsep ketuhanan “Trinitas”: Tuhan Bapak, Tuhan Anak, dan Tuhan Roh Suci. Akan tetapi sebagian pihak memahaminya secara kiasan (metafora). Bahwa anak, bukan dalam pengertian “biologis” atau nasab, melainkan kiasan saja. Pendapat seperti ini didasarkan oleh adanya penyebutan anak yang bukan hanya kepada Yesus, sebagaimana penjelasan Bibel di bawah ini:
“Maka anak-anak Allah melihat, bahwa anak-anak perempuan manusia itu cantik-cantik, lalu mereka mengambil istri dari antara perempuan-perempuan itu, siapa saja yang disukai mereka. ” (Kejadian 6: 2).

“Pada waktu itu orang-orang raksasa ada di bumi, dan juga pada waktu sesudahnya, ketika anak-anak Allah menghampiri anak-anak perempuan manusia dan perempuan-perempuan itu melahirkan anak bagi mereka.” (Kejadian 6:4).

“Aku mau menceritakan tentang ketetapan Tuhan; Ia berkata kepadaku: “AnakKu engkau! Engkau telah kuperanakkan pada hari ini.” (Mazmur 2:7).

“Dengan menangis mereka akan datang, dengan hiburan Aku akan membawa mereka; Aku akan memimpin mereka ke sungai-sungai, di jalan yang rata, dimana mereka tidak akan tersandung; sebab Aku telah menjadi bapa Israel. Efraim adalah anak sulungku.” (Jeremia 31:9).

“Anak Eros, anak Set, Anak Adam, Anak Allah, “(Lukas 3:38).

“Semua orang yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.” (Roma 8:14).

“Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka itu akan disebut anak-anak Allah.” (Matius 5:9).

“Aku sendiri telah berfirman;”Kamu adalah Allah, dan anak-anak yang Maha Tinggi kamu sekalian.” (Mazmur 82:6).

Dari paparan ayat-ayat tersebut diatas, jelaslah bahwa istilah “anak Alah” adalah ungkapan khas orang Yahudi kepada umatnya, dan jumlahnya banyak, bukan hanya Yesus.

——————————————————————————–

Islam Tentang Isa dan Maryam

Islam dengan tegas menolak semua tuduhan yang tidak benar mengenai Maryam dan putranya. Islam bahkan menjunjung tinggi keduanya. Marilah kita telaah penjelasan Allah SWT dalam Al Qur’an:
“Dan ceritakanlah (kisah) Maryam di dalam Al Qur’an, yaitu ketika ia menjauhkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur, maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu kami mengutus ruh kami (Jibril) kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna. Maryam berkata; Sesungguhnya aku berlindung daripadamu kepada Tuhan Yang Maha Pemurah, jika kamu seorang yang bertaqwa. Ia (Jibril) berkata: Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci. Maryam berkata: Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki-laki, sedang tidak pernah seorangpun manusia menyentuhku dan aku bukan (pula) seorang pezina. Jibril berkata: Demikianlah, Tuhanmu berfirman: Hal itu mudah bagiKu; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan. Maka Maryam mengandungnya, lalu ia menyisihkan diri dengan kandungannya itu ketempat yang jauh. ” ( Maryam/19:16-22 )

“Dan ( ingatlah ) ketika Malaikat (jibril) berkata: Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih kamu, mensucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang semasa dengan kamu).” (Ali Imron/3-42)

“Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata: Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat munkar. Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina. Maka Maryam menunjuk kepada anaknya. Mereka berkata: Bagaimana kami akan berbicara dengan anak kecil yang masih di dalam ayunan? Berkata Isa: Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku Nabi, dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup; dan berbakti kepada ibuku, dan dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka. Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal, dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali. Itulah Isa putra Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya. Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: Jadilah, maka jadi ia. Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahlah Dia oleh kamu sekalian. Ini adalah jalan yang lurus.” (Maryam/19:27-36).

——————————————————————————–

Sejarah Natal

Kata natal berasal dari bahasa Latin yang berarti lahir. Secara istilah Natal berarti upacara yang dilakukan oleh orang Kristen untuk memperingati hari kelahiran Isa Al Masih – yang mereka sebut Tuhan Yesus.
Peringatan Natal baru tercetus antara tahun 325-354 oleh Paus Liberius, yang ditetapkan tanggal 25 Desember, sekaligus menjadi momentum penyembahan Dewa Matahari, yang kadang juga diperingati pada tanggal 6 Januari, 18 Oktober, 28 April, atau 18 Mei. Oleh Kaisar Konstantin, tanggal 25 Desember tersebut akhirnya disahkan sebagai kelahiran Yesus ( Natal ).

——————————————————————————–

Kelahiran Yesus Menurut Bibel

Untuk menyibak tabir Natal pada tanggal 25 Desember yang diyakini sebagai Hari Kelahiran Yesus, marilah kita simak apa yang diberitakan oleh Bibel tentang kelahiran Yesus sebagaimana dalam Lukas 2:1-8 dan Matius 2:1, 10, 11 (Markus dan Yohanes tidak menuliskan kisah kelahiran Yesus).
Lukas 2:1-8:
Pada waktu itu Kaisar Agustus mengeluarkan suatu perintah, menyuruh mendaftarkan semua orang di seluruh dunia.
Inilah pendaftaran yang pertama kali diadakan sewaktu Kirenius menjadi wali negeri di Siria. Maka pergilah semua orang mendaftarkan diri, masing-masing dikotanya sendiri.
Demikian juga Yusuf pergi dari kota Nazaret di Galilea ke Yudea, ke kota Daud yang bernama Betlehem, karena ia berasal dari keluarga dan keturunan Daud-supaya didaftarkan bersama-sama dengan Maria, tunangannya yang sedang mengandung.
Ketika mereka disitu tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin, dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya didalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka dirumah penginapan.
Didaerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam.

Jadi, menurut Bibel, Yesus lahir pada masa kekuasaan Kaisar Agustus yang saat itu yang sedang melaksanakan sensus penduduk (7M=579 Romawi). Yusuf, tunangan Maryam ibu Yesus berasal dari Betlehem, maka mereka bertiga ke sana , dan lahirlah Yesus Betlehem, anak sulung Maria. Maria membungkusnya dengan kain lampin dan membaringkannya dalam palungan (tempat makanan sapi, domba yang terbuat dari kayu). Peristiwa itu terjadi pada malam hari dimana gembala sedang menjaga kawanan ternak mereka di padang rumput.

Menurut Matius 2:1, 10, 11
Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman Herodus, datanglah orang-orang Majus dari Timur ke Yerusalem.
Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersuka citalah mereka. Maka masuklah mereka kedalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibunya.

Jadi menurut Matius, Yesus lahir dalam masa pemerintahan raja Herodus yang disebut Herodus Agung yang memerintah tahun 37 SM-4 M (749 Romawi), ditandai dengan bintang-bintang yang terlihat oleh orang-orang Majusi dari Timur.

Cukup jelas pertentangan kedua Injil tersebut (Lukas 2:1-8 dan Matius 2:1, 10, 11) dalam menjelaskan kelahiran Yesus. Namun begitu keduanya menolak kelahiran Yesus tanggal 25 Desember. Penggambaran kelahiran yang ditandai dengan bintang-bintang di langit dan gembala yang sedang menjaga kawanan domba yang dilepas bebas di padang rumput beratapkan langit dengan bintang-bintangnya yang gemerlapan, menunjukkan kondisi musim panas sehingga gembala berdiam di padang rumput dengan domba-domba mereka pada malam hari untuk menghindari sengatan matahari. Sebab jelas 25 Desember adalah musim dingin. Sedang suhu udara di kawasan Palestina pada bulan Desember itu sangat rendah sehingga salju merupakan hal tidak mustahil.
Bagi yang memiliki wawasan luas, hati terbuka dan lapang dalam mencari kebenaran, kitab suci Al-Qur’an telah memberikan jawaban tentang kelahiran Yesus (Isa alaihissalam).

“Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (Maryam) bersandar pada pangkal pohon kurma, ia berkata: “Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi sesuatu yang tidak berarti, lagi dilupakan”. Maka Jibril menyerunya dari tempat yang rendah: “Janganlah kamu bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai dibawahmu (untuk minum). Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu kearahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu.” ( Surat Maryam: 23-25)

Jadi menurut Al Qur’an Yesus dilahirkan pada musim panas disaat pohon-pohon kurma berbuah dengan lebatnya. Buah kurma yang masak gampang rontok, maka wajar jika hanya digoyang saja buah itu akan gugur. Untuk itu perlu kita cermati pendapat sarjana Kristen Dr. Arthus S. Peak, dalam Commentary on the Bible – seperti dikutip buku Bible dalam Timbangan oleh Soleh A. Nahdi (hal 23): Yesus lahir dalam bulan Elul (bulan Yahudi), bersamaan dengan bulan: Agustus – September.

Sementara itu Uskup Barns dalam Rise of Christianity – seperti juga dikutip oleh Soleh A. Nahdi berpendapat sebagai berikut:
There is, moreover, no authority for the belief than December 25 was the actual birthday of Jesus. If we can give any credence to the bith-story of Luke, with the shepherds keeping watch by night in the fields near Berhlehem, the birth of Jesus did not take place in winter, when the night temperature is so low in the hill country of judea that snow is not uncommon. After much argument our christmas day seems to have been accepted abaut A.D. 300.

(Kepercayaan, bahwa 25 Desember adalah hari lahir Yesus yang pasti tidak ada buktinya. Kalau kita percaya cerita Lukas tentang hari lahir itu dimana gembala-gembala waktu malam menjaga di padang di dekat Bethlehem, maka hari lahir Yesus tentu tidak di musim dingin di saat suhu di negeri pegunungan Yudea amat rendah sekali sehingga salju merupakan hal yang tidak mustahil. Setelah terjadi banyak perbantahan tampaknya hari lahir tersebut diterima penetapannya kira-kira tahun 300 Masehi).

——————————————————————————–

Sumber: Perayaan NATAL 25 Desember antara Dogma dan Toleransi . Oleh: Hj. Irena Handono

shallom,
klo ada org muslim yg berani menyerang doktrin2 agama2 lain terutama agama “saudara”nya yaitu Kristen, berarti orang yg menyerang itu belum mengamalkan ukhuwah Islamiyahnya. Bukankah ada tertulis, agamaku adalah agamaku, agamamu adalah agamamu?
Klo Al-Quran dikritik, orang Islam ngamuknya ngga karuan, pengen bakar2an segala…Tapi, kalo orang Kristen dikritik, diam aja, malah mengasihi… Udah keliatan mana yang waras bukan?
Yang akan menghancurkan Dajjal siapa? isa. Yang akan mengadili manusia di akhir jaman siapa? Isa. Jadi, mana ada manusia sesakti itu…..
GBU bwt smua orang Kristiani.
wahai saudaraku muslim, mari bergandengan tangan, jangan saling berselisih. sesungguhnya kita saudara… Assalamualaikum, wr. wb

@pandora , waja
pandora say “Kedua duanya bukanlah silsilah Yesus.”
waja say “Yesus Keturunan Daud? ”

Tolong, buat teman2 diatas bisa tunjukan silsilah Yesus menurut referensi saudara.

Yesus Keturunan Daud?

Bibel selalu mengatakan bahwa Yesus adalah anak Daud. Nubuat tentang keturunan Daud yang akan berkuasa antara lain: II Samuel 7:12-13 dan I Tawarikh 17:11-12:
“Apabila umurmu sudah genap dan engkau telah mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangmu, maka Aku akan membangkitkan keturunanmu yang kemudian, anak kandungmu, dan Aku akan mengokohkan kerajaannya. Dialah yang akan mendirikan rumah bagi namaKu dan Aku akan mengokohkan tahta kerajaanya untuk selama-lamanya.”

Demikian pula Kisah Para Rasul 2:30
“…. Bahwa Ia akan mendudukkan seorang dari keturunan Daud sendiri di atas tahtanya”
Padahal, dengan garis keturunannya (silsilah), terbukti bahwa Yesus bukan keturunan Daud, karena Maryam bukan keturunan Daud. Yang merupakan keturunan Daud adalah Yusuf, yang oleh Bibel disebut sebagai tunangan Maria (Maryam), Silsilah itu sendiri juga mengandung perbedaan. Matius (1:6-16) menurut 28 orang sedangkan menurut Lukas (3:23-31) 43 orang. Jadi terdapat selisih 15 generasi. Perhatikan silsilah Yesus pada lampiran.

Lantas mengapa Bibel membuat kekeliruan seperti itu? Sejarah menyatakan bahwa bangsa Israel merasa dirinya sebagai “bangsa pilihan” telah berabad-abad mengalami penindasan dan penjajahan bangsa-bangsa Babilonia, Yunani, siria dan Romawi. Oleh karena itu mereka selalu terkenang pada jaman keemasan di bawah kepemimpinan Daud dan berharap datangnya “Raja Israel ” dari keturunan Daud yang akan melepaskan mereka dari kesengsaraan.

Jelas bahwa pengikatan Isa-Yusuf-Daud adalah rekayasa untuk melegitimasi bahwa Yesus adalah keturunan Daud, Al Masih yang dinanti-nantikan sebagai Juru Selamat.

——————————————————————————–

Yesus dan Kontroversi kelahirannya

Yesus dalam tradisi sejarah umat Islam sebenarnya adalah Isa Al Masih putra Maryam. Sebutan “Isa” (dalam bahasa Arab) berasal dari bahasa Ibrani dari kata “Esau”. Dalam bahasa Latin nama itu menjadi “Yesus”. Munculnya nama Yesus terjadi pada peristiwa pengadilan Isa Al Masih oleh mereka yang hadir dengan menambahkan huruf “J” pada awal dan “S” pada akhir kata “Esau” sehingga menjadi Yesus. Nama Yesus baru populer pada abad ke-2. Populernya nama Yesus akhirnya menenggelamkan nama asli Esau di kalangan Kristen. Sedangkan Al Qur’an dan umat Islam tetap mempertahankan nama Esau (Isa dalam dialek Arab).

Sedangkan kata Masyiakh, Messiah, atau Mesyah berasal dari bahasa Arab dari kata masaha dengan tiga huruf mati yang dikandungnya yaitu: m-s-h yang berarti mengusap. Dalam perkembangan selanjutnya orang Yunani mengubah sebutan Messiah bagi Isa menjadi Kristos yang berarti yang disiram dengan minyak (diurapi). Oleh orang Eropa, Yesus disebut Christus atau Kristus, yaitu Sang Penyelamat atau Sang Penebus Dosa.(Bersambung)
http://www.irena-center.org/index.php?action=fullnews&id=12

——————————————————————————–

Perdebatan Seputar “Ayah” Yesus

Keajaiban kelahiran Yesus ke dunia menjadi bahan aktual dalam diskusi. Sebagian ada yang mengatakan bahwa Yesus itu darah daging Yusuf tunangan Maria (Maryam). Oleh karena itu -seperti sudah saya jelaskan (kekeliruannya) di depan -Yesus memiliki silsilah dari Yusuf, dengan nenek moyang Daud. Bibel sendiri rupanya masih bingung terhadap status “ayah” Yesus.

Pada suatu kesempatan Yusuf itu diakui sebagai tunangan Maryam (Matius 1:18), tapi dilain kesempatan juga diakui sebagai suami Maryam (Matius 1:19). Terhadap persoalan ini, sebagian orang Yahudi sangat ekstrem dengan menuduh bahwa Yesus adalah anak haram, hasil hubungan gelap Maryam dengan Yusuf.

Sebagian lagi ada yang berpendirian bahwa Yesus itu dilahirkan secara murni suci, tanpa campur tangan (unsur jantan) manusia. Oleh karena itu Yesus adalah “anak Tuhan”. Tetapi pihak yang berpendapat demikian juga bertentangan dalam memahami dan menafsirkan kata “anak Tuhan” tersebut. Di satu pihak memahaminya secara harfiyah (literal), bahwa Yesus adalah anak secara “biologis”, yakni anak yang kejadiannya memerlukan campur tangan Tuhan secara langsung kepada Maryam melalui ruh yang suci. Pemikiran tersebut nantinya melahirkan konsep ketuhanan “Trinitas”: Tuhan Bapak, Tuhan Anak, dan Tuhan Roh Suci. Akan tetapi sebagian pihak memahaminya secara kiasan (metafora). Bahwa anak, bukan dalam pengertian “biologis” atau nasab, melainkan kiasan saja. Pendapat seperti ini didasarkan oleh adanya penyebutan anak yang bukan hanya kepada Yesus, sebagaimana penjelasan Bibel di bawah ini:
“Maka anak-anak Allah melihat, bahwa anak-anak perempuan manusia itu cantik-cantik, lalu mereka mengambil istri dari antara perempuan-perempuan itu, siapa saja yang disukai mereka. ” (Kejadian 6: 2).

“Pada waktu itu orang-orang raksasa ada di bumi, dan juga pada waktu sesudahnya, ketika anak-anak Allah menghampiri anak-anak perempuan manusia dan perempuan-perempuan itu melahirkan anak bagi mereka.” (Kejadian 6:4).

“Aku mau menceritakan tentang ketetapan Tuhan; Ia berkata kepadaku: “AnakKu engkau! Engkau telah kuperanakkan pada hari ini.” (Mazmur 2:7).

“Dengan menangis mereka akan datang, dengan hiburan Aku akan membawa mereka; Aku akan memimpin mereka ke sungai-sungai, di jalan yang rata, dimana mereka tidak akan tersandung; sebab Aku telah menjadi bapa Israel. Efraim adalah anak sulungku.” (Jeremia 31:9).

“Anak Eros, anak Set, Anak Adam, Anak Allah, “(Lukas 3:38).

“Semua orang yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.” (Roma 8:14).

“Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka itu akan disebut anak-anak Allah.” (Matius 5:9).

“Aku sendiri telah berfirman;”Kamu adalah Allah, dan anak-anak yang Maha Tinggi kamu sekalian.” (Mazmur 82:6).

Dari paparan ayat-ayat tersebut diatas, jelaslah bahwa istilah “anak Alah” adalah ungkapan khas orang Yahudi kepada umatnya, dan jumlahnya banyak, bukan hanya Yesus.

——————————————————————————–

Islam Tentang Isa dan Maryam

Islam dengan tegas menolak semua tuduhan yang tidak benar mengenai Maryam dan putranya. Islam bahkan menjunjung tinggi keduanya. Marilah kita telaah penjelasan Allah SWT dalam Al Qur’an:
“Dan ceritakanlah (kisah) Maryam di dalam Al Qur’an, yaitu ketika ia menjauhkan diri dari keluarganya ke suatu tempat di sebelah timur, maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu kami mengutus ruh kami (Jibril) kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna. Maryam berkata; Sesungguhnya aku berlindung daripadamu kepada Tuhan Yang Maha Pemurah, jika kamu seorang yang bertaqwa. Ia (Jibril) berkata: Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci. Maryam berkata: Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki-laki, sedang tidak pernah seorangpun manusia menyentuhku dan aku bukan (pula) seorang pezina. Jibril berkata: Demikianlah, Tuhanmu berfirman: Hal itu mudah bagiKu; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan. Maka Maryam mengandungnya, lalu ia menyisihkan diri dengan kandungannya itu ketempat yang jauh. ” ( Maryam/19:16-22 )

“Dan ( ingatlah ) ketika Malaikat (jibril) berkata: Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih kamu, mensucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (yang semasa dengan kamu).” (Ali Imron/3-42)

“Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata: Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat munkar. Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina. Maka Maryam menunjuk kepada anaknya. Mereka berkata: Bagaimana kami akan berbicara dengan anak kecil yang masih di dalam ayunan? Berkata Isa: Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku Nabi, dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup; dan berbakti kepada ibuku, dan dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka. Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal, dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali. Itulah Isa putra Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya. Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: Jadilah, maka jadi ia. Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahlah Dia oleh kamu sekalian. Ini adalah jalan yang lurus.” (Maryam/19:27-36).

——————————————————————————–

Sejarah Natal

Kata natal berasal dari bahasa Latin yang berarti lahir. Secara istilah Natal berarti upacara yang dilakukan oleh orang Kristen untuk memperingati hari kelahiran Isa Al Masih – yang mereka sebut Tuhan Yesus.
Peringatan Natal baru tercetus antara tahun 325-354 oleh Paus Liberius, yang ditetapkan tanggal 25 Desember, sekaligus menjadi momentum penyembahan Dewa Matahari, yang kadang juga diperingati pada tanggal 6 Januari, 18 Oktober, 28 April, atau 18 Mei. Oleh Kaisar Konstantin, tanggal 25 Desember tersebut akhirnya disahkan sebagai kelahiran Yesus ( Natal ).

——————————————————————————–

Kelahiran Yesus Menurut Bibel

Untuk menyibak tabir Natal pada tanggal 25 Desember yang diyakini sebagai Hari Kelahiran Yesus, marilah kita simak apa yang diberitakan oleh Bibel tentang kelahiran Yesus sebagaimana dalam Lukas 2:1-8 dan Matius 2:1, 10, 11 (Markus dan Yohanes tidak menuliskan kisah kelahiran Yesus).
Lukas 2:1-8:
Pada waktu itu Kaisar Agustus mengeluarkan suatu perintah, menyuruh mendaftarkan semua orang di seluruh dunia.
Inilah pendaftaran yang pertama kali diadakan sewaktu Kirenius menjadi wali negeri di Siria. Maka pergilah semua orang mendaftarkan diri, masing-masing dikotanya sendiri.
Demikian juga Yusuf pergi dari kota Nazaret di Galilea ke Yudea, ke kota Daud yang bernama Betlehem, karena ia berasal dari keluarga dan keturunan Daud-supaya didaftarkan bersama-sama dengan Maria, tunangannya yang sedang mengandung.
Ketika mereka disitu tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin, dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya didalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka dirumah penginapan.
Didaerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam.

Jadi, menurut Bibel, Yesus lahir pada masa kekuasaan Kaisar Agustus yang saat itu yang sedang melaksanakan sensus penduduk (7M=579 Romawi). Yusuf, tunangan Maryam ibu Yesus berasal dari Betlehem, maka mereka bertiga ke sana , dan lahirlah Yesus Betlehem, anak sulung Maria. Maria membungkusnya dengan kain lampin dan membaringkannya dalam palungan (tempat makanan sapi, domba yang terbuat dari kayu). Peristiwa itu terjadi pada malam hari dimana gembala sedang menjaga kawanan ternak mereka di padang rumput.

Menurut Matius 2:1, 10, 11
Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman Herodus, datanglah orang-orang Majus dari Timur ke Yerusalem.
Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersuka citalah mereka. Maka masuklah mereka kedalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibunya.

Jadi menurut Matius, Yesus lahir dalam masa pemerintahan raja Herodus yang disebut Herodus Agung yang memerintah tahun 37 SM-4 M (749 Romawi), ditandai dengan bintang-bintang yang terlihat oleh orang-orang Majusi dari Timur.

Cukup jelas pertentangan kedua Injil tersebut (Lukas 2:1-8 dan Matius 2:1, 10, 11) dalam menjelaskan kelahiran Yesus. Namun begitu keduanya menolak kelahiran Yesus tanggal 25 Desember. Penggambaran kelahiran yang ditandai dengan bintang-bintang di langit dan gembala yang sedang menjaga kawanan domba yang dilepas bebas di padang rumput beratapkan langit dengan bintang-bintangnya yang gemerlapan, menunjukkan kondisi musim panas sehingga gembala berdiam di padang rumput dengan domba-domba mereka pada malam hari untuk menghindari sengatan matahari. Sebab jelas 25 Desember adalah musim dingin. Sedang suhu udara di kawasan Palestina pada bulan Desember itu sangat rendah sehingga salju merupakan hal tidak mustahil.
Bagi yang memiliki wawasan luas, hati terbuka dan lapang dalam mencari kebenaran, kitab suci Al-Qur’an telah memberikan jawaban tentang kelahiran Yesus (Isa alaihissalam).

“Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (Maryam) bersandar pada pangkal pohon kurma, ia berkata: “Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi sesuatu yang tidak berarti, lagi dilupakan”. Maka Jibril menyerunya dari tempat yang rendah: “Janganlah kamu bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai dibawahmu (untuk minum). Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu kearahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu.” ( Surat Maryam: 23-25)

Jadi menurut Al Qur’an Yesus dilahirkan pada musim panas disaat pohon-pohon kurma berbuah dengan lebatnya. Buah kurma yang masak gampang rontok, maka wajar jika hanya digoyang saja buah itu akan gugur. Untuk itu perlu kita cermati pendapat sarjana Kristen Dr. Arthus S. Peak, dalam Commentary on the Bible – seperti dikutip buku Bible dalam Timbangan oleh Soleh A. Nahdi (hal 23): Yesus lahir dalam bulan Elul (bulan Yahudi), bersamaan dengan bulan: Agustus – September.

Sementara itu Uskup Barns dalam Rise of Christianity – seperti juga dikutip oleh Soleh A. Nahdi berpendapat sebagai berikut:
There is, moreover, no authority for the belief than December 25 was the actual birthday of Jesus. If we can give any credence to the bith-story of Luke, with the shepherds keeping watch by night in the fields near Berhlehem, the birth of Jesus did not take place in winter, when the night temperature is so low in the hill country of judea that snow is not uncommon. After much argument our christmas day seems to have been accepted abaut A.D. 300.

(Kepercayaan, bahwa 25 Desember adalah hari lahir Yesus yang pasti tidak ada buktinya. Kalau kita percaya cerita Lukas tentang hari lahir itu dimana gembala-gembala waktu malam menjaga di padang di dekat Bethlehem, maka hari lahir Yesus tentu tidak di musim dingin di saat suhu di negeri pegunungan Yudea amat rendah sekali sehingga salju merupakan hal yang tidak mustahil. Setelah terjadi banyak perbantahan tampaknya hari lahir tersebut diterima penetapannya kira-kira tahun 300 Masehi).

(bersambung)

——————————————————————————–

Sumber: Perayaan NATAL 25 Desember antara Dogma dan Toleransi . Oleh: Hj. Irena Handono

Salam,

@Bherz

Jelas untuk saudara, alkitab membingungkan! Untuk lebih kepuasan, rujuk al-kitabnya. Banding semuanya sekali.

@The Analyst

Saudara ini Bengong nga karuan, ini kan ilmu, ambil aja yang baik buang yg ngak berguna.

Bherz Yth.

Anda menanyakan silsilah Yesus?
Coba baca kembali posting saya No.21. Yesus tidak bersilsilah, karena dia dilahirkan tanpa benih seorang ayah dan tidak juga dari Yusuf, karena Yusuf tidak bersetubuh dengan Maria sebelum Yesus dilahirkan. Dan ini sesuai dengan tradisi dan budaya pada waktu itu seperti apa yang anda tuliskan pada posting No. 18 . Patut juga diketahui bahwa bangsa Semit, Arab dan Israel mengambil garis keturunan dari bapak dan bukan dari ibu. Dengan demikian tidak pula Yesus itu dari keturunan Daud.

Terima kasih.

mo nanya dunk ma waja,cape ga nulis sgitu banyak?

baba hong,

mo nulis ni sedikit , boleh kan.

baba hong eni, sedikit sedikit nimbrung, sedikit sedikit nimbrung – nimbrung kok cuma sedikit.

Kam Sia
(bener kagak ucapannye) kalo salah mohon dibetulin.

@Pandora
Maaf sebelumnya, referensi yang anda dapat dari pernyataan bahwa Yesus bukan dari keturunan Daud, apakah referensi itu dari Alkitab, Al-Quran (maaf), atau ada link2 yang lain. Kalau bisa saudara bisa tunjukan supaya kita bisa sharing lagi.

Pernah aku baca2 artikel islami dan muncul suatu kata “Kalimatullah” Katanya Nabi Isa a.s adalah Kalimatullah. Tolong dong jelasin apa tuh Kalimatullah?

@Bherz

Jika Anda bertanya kepada umat islam apakah kata “Kalimatullah” berkaitan dengan kelahiran nabi Isa As, maka akan dijelaskan oleh Al Quran surah Ali’Imran :

45. (Ingatlah), ketika Malaikat berkata: “Hai Maryam, seungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat[195] (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah),

46. dan dia berbicara dengan manusia dalam buaian dan ketika sudah dewasa dan dia adalah termasuk orang-orang yang saleh.”

47. Maryam berkata: “Ya Tuhanku, betapa mungkin aku mempunyai anak, padahal aku belum pernah disentuh oleh seorang laki-lakipun.” Allah berfirman (dengan perantaraan Jibril): “Demikianlah Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Apabila Allah berkehendak menetapkan sesuatu, maka Allah hanya cukup berkata kepadanya: “Jadilah”, lalu jadilah dia.

48. Dan Allah akan mengajarkan kepadanya Al Kitab[196], Hikmah, Taurat dan Injil.
[196]. Al Kitab di sini ada yang menafsirkan dengan pelajaran menulis, dan ada pula yang menafsirkannya dengan kitab-kitab yang diturunkan Allah sebelumnya selain Taurat dan Injil.

49. Dan (sebagai) Rasul kepada Bani Israil (yang berkata kepada mereka): “Sesungguhnya aku telah datang kepadamu dengan membawa sesuatu tanda (mukjizat) dari Tuhanmu, yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung; kemudian aku meniupnya, maka ia menjadi seekor burung dengan seizin Allah; dan aku menyembuhkan orang yang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak; dan aku menghidupkan orang mati dengan seizin Allah; dan aku kabarkan kepadamu apa yang kamu makan dan apa yang kamu simpan di rumahmu. Sesungguhnya pada yang demikian itu adalah suatu tanda (kebenaran kerasulanku) bagimu, jika kamu sungguh-sungguh beriman.

50. Dan (aku datang kepadamu) membenarkan Taurat yang datang sebelumku, dan untuk menghalalkan bagimu sebagian yang telah diharamkan untukmu, dan aku datang kepadamu dengan membawa suatu tanda (mukjizat) daripada Tuhanmu. Karena itu bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.

51. Sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus.”

Terus……. Kamaitullah itu apa?

Maaf yah, aq belum bisa menarik kesimpulan dari penjelasan dan ayat yang anda berikan #33?

Bherz yth.

Referensinya ada di kitab suci anda dan itu sudah saya utarakan dalam posting no. 21 dan 28.

1. Yesus dilahirkan tanpa benih seorang laki-laki (dia lahir dari seorang perawan Maria)

2. Yusuf tidak bersetubuh dengan Maria sebelum Yesus lahir.

3. Tradisi bangsa Semit (Arab dan Israel) juga bangsa bangsa lain, alur keturunan diambil dari laki laki.

Bherz, bila anda menyatakan bahwa Yesus adalah keturunan Daud , maka dapat diartikan/dikatakan bahwa Maria bukanlah seorang perawan pada waktu melahirkan Yesus dan itu juga berarti Yusuf yang keturunan Daud itulah bapaknya Yesus.
Dan ini menyalahi ayat mengenai kelahiran Yesus. baik yang ada di Al Kitab anda maupun yang terdapat di Al Qur’an.

Terima kasih.

Buat Mas Cepot, terima kasih atas pencerahannya.

Wassalam.

Bherz Yth.

Referensinya berada tidak jauh jauh dari anda sendiri, itu terdapat dalam ayat ayat yang ada di Al Kitab anda.

1. Yesus dilahirkan tanpa benih dari seorang laki laki (dia dilahirkan dari seorang perawan Maria)

2. Tiadalah Yusuf bersetubuh dengan Maria sebelum Yesus lahir.

3. Tradisi bangsa Semit (Arab dan Israel) juga bangsa bangsa lain, alur keturunan diambil dari pihak laki laki. Anda dapat lihat sendiri dari kedua silsilah Matius dan Lukas.

Bila anda mengatakan bahwa Yesus adalah keturunan Daud, maka itu berarti Maria waktu melahirkan Yesus bukanlah seorang perawan dan juga berarti suatu pernyataan bahwa Yusuf yang keturunan Daud itulah yang menjadi bapaknya Yesus. Itu semua akan menyalahi ayat ayat yang terdapat dalam Al Kitab maupun yang ada pada Al Qur’an.

Terima kasih.

Buat Mas Cepot, terima kasih atas pencerahannya.

Wassalam

Sudah sangat jelas bahwa Maria berasal keturunan Daud lewat anaknya Natan, begitu pula Yusuf (sudah saya jelaskan diatas). Anda sebaiknya memahami isi dari Alkitab (baca saja dulu semuanya, gak usah malu2😀 ). Tafsirkan dengan mengaitkan ayat satu dengan yang lain, jangan menafsirkan satu2 ayat saja.

Okelah…. kita ambil penfsirannya lewat Al-Quran. Menurut penafsiran Al-Quran Nabi Isa bukan anak Biologis dari Maryam; Maryam mengandung Nabi Isa lewat Ruhullah (CMIIW) (Maryam 19:16-25).
Dan Islam juga meyakini bahwa “Silsilah nabi Isa tersambung kepada nabi Ibrahim melalui putranya Ishak” ( http://id.wikipedia.org/wiki/Isa ) dan Daud juga merupakan keturunan dari Ishak.

Terima Kasih

@Bherz

Oooh maaf saudara Bherz, saya belum menjelaskan Kamaitullah itu apa.

Anda perhatikan pada Al Quran Surah Ali’Imran ayat 47:

Maryam berkata: “Ya Tuhanku, betapa mungkin aku mempunyai anak, padahal aku belum pernah disentuh oleh seorang laki-lakipun.” Allah berfirman (dengan perantaraan Jibril): “Demikianlah Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Apabila Allah berkehendak menetapkan sesuatu, maka Allah hanya cukup berkata kepadanya: “Jadilah”, lalu jadilah dia.

Jadi yang dimaksud Kamaitullah itu adalah kalaimat Allah atau yang dikatan oleh Allah pada kalimat terakhir Surah Ali’Imran ayat 47 :
“…..Fainnama Yakulullahu Kun fayakun.”
(…..maka Allah hanya cukup berkata kepadanya: “Jadilah”, lalu jadilah dia.)

Jadi jelas sekali proses awal terlahirnya Yesus (Isa As) itu merupakan kehendak Allah bukan melalui suatu proses secara biologis melalui hubungan dengan seorang lelaki tetapi dengan kalaimat Allah (Kalimatullah) : “Fainnama Yakulullahu Kun fayakun” (maka Allah hanya cukup berkata kepadanya: “Jadilah”, lalu jadilah dia.)

Proses kelahiran yang melalui Kalimatullah itu juga sama terjadinya pada proses terciptanya nabi Adam As dan Hawa dengan berkata “Jadilah”, lalu jadilah Adam dan Hawa (bahkan nabi Adam dan Hawa hebat lagi tanpa melalui seorang Ibu).

Proses terciptanya langit dan bumi juga melalui Kalimatullah dalm Quran surah Yaasiin :81-82:
81. Dan tidaklah Tuhan yang menciptakan langit dan bumi itu berkuasa menciptakan yang serupa dengan itu? Benar, Dia berkuasa. Dan Dialah Maha Pencipta lagi Maha Mengetahui.
82. Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: “Jadilah!” maka terjadilah ia.

Salam kenal..

Gak sengaja nyampe ke sini..

Sekedar komentar.. Apa yang kita yakini, jika itu berbeda dengan keyakinan orang lain, pasti dianggap tidak masuk akal.

Padahal banyak lho hal-hal yang aneh, tapi karena kompak, semua sepakat bahwa itu masuk akal..😀
Misalnya keberadaan Tuhan, adanya surga dan neraka, adanya awal penciptaan langit dan bumi, dll.. Siapa berani sombong bahwa itu semua kita percaya karena masuk ke akal kita??
Bukankah itu semua kita percaya dulu, baru akal kita tunduk pada keyakinan kita??

Orang atheis mungkin mentertawakan kita.. Dan kita akan kompak menganggap orang atheis tolol..!! Hehehe..

Begitulah, agama (menurut saya) disyiarkan oleh orang-orang yang merasakan manfaat dekat kepada Tuhan, untuk berbagi perasaan itu..

Sudahkah anda mendapatkan manfaat itu? Ato malah menjadi sombong dan menganggap rendah orang lain?

Salam

masalahnya Al-Quran itu gak ada terjemahan bhs indonesianya sih….. jadi orang yang gak tau bahasa arab trus imanni tuh quran maju terus dengan tafsiran tanpa harus mengetahui mana yang benar, kitabnya orang kafir aja yang ditafsir salah2 trus dibakar trus orangnya digerek karena oh karena mereka adalah KAFIR yang mesti di BANTAI

Aku adalah Manusia yang Percaya TUHAN yang penuh Kasih bukan yang itu-tuuu

…….mending gua jadi antek2nya arab supaya tiap tahun dapet duit naik haji ………..

Yahhhh kalo mau di tafsir kalimatullah itu sebagai kun fa ya kun yahhhhhhhhh kagak masalah…….:D
Artinya menurut Al-Quran Nabi Isa itu lahir bukan dari hasil biologis. Tapi Nabi Isa telah diangkat sebagai Anak (sesuai perintah Allah SWT) oleh maryam yang notabene keturunan Raja Bani Israil DAUD.

@Pemilik Blog
Kalo mas mengizinkan buat dong Thread baru tentang Arti kalimatullah dan Rûh-ullâh. Kalo disini bikin pusing mas, nanti terlalu panjang😀

Yahhhh kalo mau di tafsir kalimatullah itu sebagai kun fa ya kun yahhhhhhhhh kagak masalah…….:D
Artinya menurut Al-Quran Nabi Isa itu lahir bukan dari hasil biologis. Tapi Nabi Isa telah diangkat sebagai Anak (sesuai perintah Allah SWT) oleh maryam yang notabene keturunan Raja Bani Israil DAUD.

@Bherz

He..he..he
Bener juga saudara Bherz ini kayaknya topik ini tidak yambung dengan pembicaraan kita.

Oke kembali kepada pembicaraan kita.
Berarti kita setuju kan dengan yang dimaksud kalimatullah itu Allah hanya berkata “kun fa ya kun” maka jadi lah janin di dalam rahimnya Maryam. Dengan demikian kita setuju kan kalau nabi Isa As itu terlahir bukan dari hasil biologis.

Sekarang permasalahan lain lagi timbul dari pendapat saudara Bherz kalau “Nabi Isa telah diangkat sebagai Anak (sesuai perintah Allah SWT) oleh maryam yang notabene keturunan Raja Bani Israil DAUD”

Ya dalam hal ini saya juga setuju kalau nabi Isa As itu adalah putra Maryam karena memang terlahir dari rahim bunda Maryam.

@ Dear Bherz (#41),

Kalo mas mengizinkan buat dong Thread baru tentang Arti kalimatullah dan Rûh-ullâh. Kalo disini bikin pusing mas, nanti terlalu panjang😀

Mas Bherz mau menyumbang artikel tentang arti kalimatullah dan Roh Allah?

Salam.

@atheist kafirudin:
itu kelebihannya kita punya rukun iman menunaikan ibadah haji…
pas nyampe disana kita bakal tau, islam tuh udah menyebar skesegala penjuru dunia… anda akan lihat wajah muslim dari yg negro, kuning, putih dan merah…
disana kita bisa lihat manusia disisi allah swt itu sama dan sederajat….
pakai baju putih tanpa merek apapun meski anda orang terkaya didunia pun….
anda akan bisa sholat dituntun ama iman yg membacakan ayat2 suci alquran..
dan nggak perlu gontok2an ama islam dari china, gue mau ayatnya dalam bahasa china…. lalu yang dari perancis,… ayatnya dalam bahasa perancis aja deh… lebih seksi dan hot kedengarannnya…
bahasa rusia aja deh… kedengarannya biar kaya’ lagi marah-marah…..
yang ada jemaah dari seluruh dunia saling lucu2an denger bahasa rusia.. jemaat china bilang.. what the heeeellll, nggak ngertiiiii.. ganti bahasanya dooooonggggggggg….

hahaha… kristen itu agama marketing..
mereka pinter memasarkan agama mereka, ohhggg..untuk menarik peminat diprpinsi papua… kita harus bikin kitab berbahasa papua……….

buat atheist juga:
kalo kristen emang agama marketing… kalo naik haji… lihat sisi positifnya dongg..
engkong gue dikampung yang nggak pernah keluar negri dan naik pesawat.. nabung dan kerja keras buat cita-cita sucinya…
ibadah haji ketanah suci mekahhh… malah dia bilang rela meninggal disana…..
wah engkong, nabung dan kerja buat naik haji..
jadi nilai yg didapat disini… umat islam tuh harus giat bekerja, kalo udah banyak duit dan mampu … duitnya bisa dipake buat naik haji…

Bherz (36),

Anda katakan bahwa Maria itu adalah jelas keturunan Daud melalui Nathan. mungkin anda dapat menguraikannya jelasnya sampai dimana dan menunjukkan ayat pendukungnya.

Ada lebih baik anda juga melihat Ayat ayat di bawah ini :

Lukas 1:5
Pada Zaman Herodes, Raja Yudea, adalah seorang imam yang bernama Zakaria dari rombongan Abia, istrinya juga berasal dari keturunan Harun, namanya Elizabeth.

Ayat tersebut tersebut di atas menceritakan bahwa Elizabeth istri dari Zakaria adalah keturunan Nabi Harun yang juga merupakan saudara Nabi Musa, anak dari Imran.
Keterangan mengenai Musa dan Harun adalah anak dari Imran dapat anda cari dari al kitab anda.

Lukas 1:36
Dan sesungguhnya, Elizabeth, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki laki pada hari tuanya dan inilah bulan ke enam bagi dia, yang disebut mandul itu

Ayat ini adalah menceritakan pesan Malaikat Tuhan kepada Maria yang sedang mengandungkan Yesus.

Dalam Al Qur’an, mengenai Maria dapat dilihat dari ayat ayat di bawah ini :

Surat Maryam 27 – 28

Maka Maryam membawa bayi itu kepada kaumnya dengan mengendongnya. Mereka berkata, “Hai Maryam, sungguh engkau telah melakukan suatu perkara besar.

Hai saudara perempuan Harun, ayahmu bukanlah laki laki jahat dan ibumu bukan seorang perempuan berbiat serong”

===Ayat tersebut di atas adalah cercaan kaumnya kepada Maryam, karena melahirkan Yesus tanpa bersuami. Saudara Harun disitu dimaksudkan adalah saudara dari keluarga keturunan Nab iHarun.

Ali Imran ayat 35 – 36

(Ingatlah) ketika perempuan (istri) Imran berkata, “Ya, Tuhanku, sesungguhnya ake menazarkan anak dalam kandunganku ini kepada Engkau, menjadi hamba yang taat (kepadaMu), maka terimalah (nazar) dari padalu; sesungguhnya Engkaulah yang Maha Mendengan lagi Maha Mengethaui.

Maka takkala dia melahirkannya, dia berkata, “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku melahirkan seorang anak perempuan; dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu; dan laki laki laki tiada sama dengan perempuan. Sesungguhnya aku telah menamakannya Maryam, dan aku memohon perlindungannya dan keturunannya kepada Engkau dari setan yang terkutuk”

===Ayat tersebut menceritakan istri dari seorang keluarga Imran yang sedang mengandung anaknya. Sebutan Istri Imran bukanlah dia adalah istri Imran tapi dia adalah istri dari keluarga keturunan Imran. Sebutan semacam itu dapat juga ditemukan dalam al kitab : Yusuf anak Daud = bukan berarti Yusuf adalah anak Nabi Daud, tetapi yusuf adalah anak keturunan Nabi Daud. (ini anda dapat lihat pada Al Kitab anda)

Karena Imran adalah ayah dari Musa dan Harun, maka keturunan Imran dapat disebut sebagai saudara Harun seperti tersebut dalam ayat Lukas 1: 5 dan 36 serta ayat
Maryam ayat 5 dan Ali Imran ayat 35 dan 36

Jadi dapat disimpulkan bahwa Maryam (Maria) adalah keturunan Imran bapak dari Nabi Musa dan Nabi Harun.

Silsilah Lukas yang menyebutkan bahwa Maria adalah keturunan Nabi Daud melalui Nathan belum dikenal sampai dengan abad ke 15. Pengalihan silsilah tersebut kepada Maria adalah saran Annius of Viterbo pada akhir abad ke 15.

Kalaupun anda tetap meyakini bahwa Yesus adalah Keturunan Nabi daud, anda juga harus mengakui apa yang saya tulis dalam posting No. 36 dan juga menyalahi ayat ayat mengenai kelahiran Yesus menurut Al Kitab dan Al Qur’an.

Terima kasih.

Dari Surah 19 Maria dan Surah 21 Nabi-nabi, kita melihat bahwa Muhammad menyajikan silsilah para nabi dengan Ishak dan Israel, ke dalam kedudukan Daud dan Salomo sebagai raja. Ia menyatakan tak ada keistimewaan bagi Ismail, tetapi justru menyatakan bagi dirinya penerimaan diantara mereka sebagaimana dinyatakan di dalam Alkitab dan sebagai nabi (19:54 dan seterusnya dan 21:85) dan sebagai salah satu dari umat pilihan dalam Surah 38:49.

Dari Surah Maria, kita mendapatkan pernyataan yang jelas mengenai kelahiran Yesus Kristus dari wanita perawan, tetapi kisahnya nampak berkaitan dengan Injil Apokriptik Mesir, kecuali bila komentar yang diberikan bersifat alegori yang mungkin memang disengaja, dan mengandung maksud mengenai masa pemisahan. Menyangkut pernyataan bahwa Maria jelas mengandung sebelum menikah, uraian dalam ayat 27 mungkin adalah pengungkapan tentang anggapan dari pihak sanak-keluarga atau desa tempat tinggalnya.

Pada ayat 28, Muhammad membuat observasi yang paling penting dimana ia menyebut Maria sebagai saudara perempuan Harun. Dalam Matius dan Lukas kita memperoleh silsilah Yesus Kristus, yang adalah dari Daud – di dalam Matius – melalui Salomo; dan dalam Lukas, melalui Natan. Yesus Kristus berada dalam garis keturunan Yehuda dan kedua garis keturunan tersebut bersumber dari Yehuda, namun agar memenuhi nubuatan tentang dua kali kedatangan Mesias, Mesias Harun dan Mesias Israel, garis keturunan dari suku Lewi diperlukan. Garis keturunan Yudea saja tidaklah memadai untuk melengkapi nubuatan ini, yang kita tahu menyebar dari tulisan Anak-anak Zadok. Lebih lanjut, nubuatan di dalam Zakharia 12:10-14 menunjukkan bahwa “mereka akan memandang kepada Dia yang telah mereka tikam”, keluarga dari garis keturunanNya nampaknya adalah dari Daud melalui Natan (ayat 12) dan Lewi melalui Simei (ayat 13). Karena saudara sepupu Maria, Elisabet, adalah istri dari Zakharia, imam besar dari Pembagian Abiya, dan karena keterbatasan yang ditetapkan pada kaum Lewi dalam kitab Bilangan, Elisabet dan, mungkin karena itu, Maria, adalah sepenuhnya Lewi, dalam hal Elisabet dan sebagian Lewi dalam hal Maria, memungkinkan Zakharia untuk digenapi dan Yesus Kristus adalah Mesias dari Harun dan Israel. Pernyataan Muhammad bukanlah kekeliruan ataupun istilah umum, namun merupakan kesamaan terhadap nubuatan di dalam Zakharia, mungkin menunjukkan bahwa ia juga telah membaca dan memahami Zakharia.

Thank-q

Hai abang/Nona tiarananina.
Fee marketingnya juga udah dikumpulin lhoo. Nanti suatu waktu dicairkan aje tuh fee. Untuk bikin kapling diatas sono..

@Cepot

Saya belum setuju dengan arti Kamaitullah #37. Tapi saya menghargai pendapat mas cepot tentang kalimatullah, dan saya mengeluarkan kalimattulah karna saya tahu apa yang akan ditafsirkan teman2 muslim tentang hal itu.

@bherz

sepertinya anda cukup mengenal AQ,blh donk sedikit dibuka dsini biar nambah wawasan.kalo bisa dengan isi ayat-ayatnya biar lebih afdol.

@dewo
boleh ga mas dewo?

Bherz Yth,

Uraian anda terlalu menjelimet dan susah dipegang mana kepala mana ekornya.

Cobalah runtutkan ayat ayat yang mendukung bahwa Maria itu adalah keturunan Daud. (seperti posting saya terakhir). Berikan ayat per ayat untuk dapat kita diskusikan. Dan berikan ayat yang menjelaskan bahwa Silsilah Lukas adalah silsilahnya Maria.

Menurut apa yang saya ketahui bahwa Silsilah menurut Lukas yang disebutkan sebagai silsilah Maria, tidak dikenal sampai dengan abad ke 15. Pengalihan silsilah tersebut kepada Maria adalah atas saran dari Annius of Veterbo (1432-1502) pada abad ke 16. wikipedia.org/wiki/Annio Da Viterbo menulis sbb :

“One of influential he made was the genealogy in Gospel of Matheus applied to Joseph, until that in the gospel o Luke was Marry’s.”

Karena Yesus dilahirkan tanpa bapak biologis, tidak ada silsilah yang dapat diberikan kepadanya. Lain halnya bila dia mempunyai bapak biologis.

Dengan sekali membaca penuturan anda tersebut di atas, jelas sekali kelihatannya anda ingin mengatakan seolah olah Al Qu’an adalah buatan Muhammad.

Terima kasih.

@Pandora

Padahal Nabi Muhammad buta huruf kan bung, kok ya gak mikir apa ya si Bherz kok menuduh Muhammad SAW ngarang.

Belum pernah denger disela-sela waktunya Muhammad SAW megang pulpen utak-atik terus karang-mengarang.
Tapi dia cuma ngomong dgn bimbingan ROH KUDUS (Jibril) dengan kejadian yg telah dialaminya dan disaksikan oleh sahabat2nya.

Dan sabda yg keluar itulah “Kalimat Allah”, sebuah karya yg tak terbantahkan dan dengan bahasa yg sangat indah.

Bayangkan Dia BUTA HURUF dan belum pernah BELAJAR PUISI…!!! kalau bukan campur tangan Roh Kudus tidak akan dia bisa seperti itu, tidak akan ada milyard-an umat manusia ikut memeluk Islam karena Campur Tangan dan Karya-Nya yg sungguh luar biasa.

Jadi Inget Perkataaan org besar seperti yg dikutip sdr waja di “antara iman dan logika”

Napoleon Bonaparte

a. Dari “Stanislas Cuyard-Ency des Sciences Religioses”, Paris, 1880, jilid IX, p. 501 berkata sebagai berikut: ”

“Selama abad-abad pertengahan, sejarah Islam peradaban sepenuhnya. Berkat keuletan kaum Musliminlah maka ilmu pengetahuan dan falsafah Yunani tertolong dari kebinasaan, dan kemudian datang membangunkan dunia Barat serta membangkitkan gerakan intelektual sampai pada pembaruan Bacon. Dalam abad ke-7 dunia lama itu sedang dalam sakaratulmauit. Muharnmad memberi kepada mereka sebuah Qur’an yang rnerupakan titik tolak ke arah dunia baru.”

b. Dari buku “Bonaparte et I’Islarn oleh Cherlifs, Paris, p. 105, berkata sebagai berikut:
“Saya meramalkan bahwa tidak lama lagi akan dapat dipersatukan semua manusia yang berakal dan berpendidikan tinggi untuk memajukan satu kesatuan kekuasaan yang berdasarkan prinsip­-prinsip ajaran Islam, karena hanyalah Qur’an itu satu-satunya kebenaran yang mampu memimpin manusia kepada ke­bahagiaan.* ”

Sungguh semua ini semakin menambah kekuatan imanku.

@sugiarto
inilah semua bukti Dahsyat tapi kenapa dirimu selalu ingkar, sadarlah, jalankan agamamu dgn baik pensiunlah jadi seorang murtader tapi kalo itu menutup kebul dapurmu, ya terserahlan.

Salam

@dejavu

napoleon bukannya seorang yang suka berperang?kalo ga salah dia juga baca buku sun tzu untuk menambah taktik perangnya.

@baba hong

Tidak salah, tapi dalam perjalanannya berperang dia melihat dan mempelajari dgn fair tentunya (diakan nasrani) bahwa Islam yg diajarkan nabi Muhammad mempunyai suatu kekuatan besar yg tersembunyi yg dapat merubah dunia menuju kebahagiaan.

Apalagi kalo anda mendengar pernyataan orang besar seperti Mahatma Gandhi tentang Islam mau tahu..??? tunggu lanjutannya karena akan ada yg mau lewat (kasih ke yg lain dulu maksudnya).

Salam

Sori kalo pandora gak ngerti, aq terlalu kesiringan langsung nunjukin Suratnya ayatnya tanpa menuliskan isinya. Supaya pembaca punya inisiatif baca sendiri surat tsb, trus aq gak mau tulis suratnya spotong2 nanti dikirain menghilangkan dan menambahkan perintah Allah, (Takut dosa aq). Mas bisa liat di link ini http://www.ladangtuhan.com/portal/index.php?option=com_smf&Itemid=31&topic=4045.msg33883;topicseen

@Dejavu
Hehhehehehe…… Cuman ketawa aja liat koment loe
Apalagi soal Bonaperte …huahuahuahuahuahuahuahua.

Mau tanya nih ama baba hong
Kalo baba punya pabrik trus buruhnya punya pahlawan yang mereka agung2kan , apa yang mas buat supaya buruh2 itu termotivasi?
Kalo saya sih gua sanjung2 aja tuh pahlawan didepan mereka.

@Bherz

“Saya belum setuju dengan arti Kamaitullah #37. Tapi saya menghargai pendapat mas cepot tentang kalimatullah, dan saya mengeluarkan kalimattulah karna saya tahu apa yang akan ditafsirkan teman2 muslim tentang hal itu.”

Bo..ya …nda.. apa-apa to mas, kalo nga setuju mah. Saya juga menghargai anda kalau ngga setuju.
Yang penting saya sudah menyampaikan apa yang menurut Al Quran, ya begituh.

Lagian sudah tahu jawabannya bakal betuh…..Lah…kok..malah nanya..,sampean inih !

Aya..aya..wae !

@Bherz

>>>Hehhehehehe…… Cuman ketawa aja liat koment loe
Apalagi soal Bonaperte …huahuahuahuahuahuahuahua.

Oooo bonaparte profesi sampingannya jadi pelawak to..???

@Dejavu
Gak mas, bukan bonaparte profesi sampingannya jadi pelawak tapi mas berbakat jadi pelawak sekelas mas gugun =))

Bherz Yth,

Saya sudah lihat ayat ayat Qur’an yang anda tunjukkan, disitu tidak ada samasekali singgungan dengan apa yang kita diskusikan. Rupanya anda sudah kehabisan ayat pendukung yang menyatakan bahwa Yesus itu adalah keturunan Daud dan tidak juga anda menemukan ayat yang mengatakan bahwa Maria adalah keturunan Daud melalui Nathan.

Terima kasih.

Untuk Dejavu, saya setuju dengan apa yang anda tuturkan mengenai Nabi Muhammmad, menjawab sangkaan Bherz, bahwa Al Qur’an adalah buatan Muhammad. Saya masih punya referensi yang menyatakan bahwa Al Qur’an bukanlah buatan Muhammad. Saya akan berikan itu, sambil menunggu komentar Bherz untuk memperkuat sangkaannya tersebut.

Wassalam

@Bherz

Pengen banyak baca buku napoleon nih mungkin ente bisa kasih-kasih info.

>> Gak mas, bukan bonaparte profesi sampingannya jadi pelawak tapi mas berbakat jadi pelawak sekelas mas gugun =))
Gogon kali ya..???
maaf gua gak sekelas mas gogon diakan lagi dipenjara, gua bkn tukang madat loh🙂🙂🙂

1. Harry Gaylord Dorman dalam buku “Towards Understanding lslam”, New York, 1948

2. Prof. H. A. R. Gibb dalam buku “Mohamma­danism”, London, 1953,

3. Sir William Muir dalam buku “The Life of Mo­hamet”, London, 1907

4. DR. John William Draper dalam buku “A His­tory of the intelectual Development in Europe”, London, 1875,

5. DR. J. Shiddily dalam buku “The Lord Jesus in the Qur’an”, p. 111 ,

6. Laura Vaccia Vaglieri dalam buku “Apologie de I’Islamism,

7. Prof. A. J. Amberry, dalam buku “De Kracht van den Islam”,

8. G. Margoliouth dalam buku “Introduction to the Koran” (kata pendahuluan untuk buku J. M. H. Rodwell), London, 1918,

9. George Sale dalam buku “Joseph Charles Mardrus-Premilinary Discourse”,

10. E. Denisen Ross dari “Introduction to the Koran-George Sale”,

11. James A. Michener dalam “Islam the Misun­derstood Religion Readers Digest”, Mei 1955,

12. W.E. Hocking dalam “Spirit of World Politics ­New York 32″,

13. Mahatma Gandhi

Gimana kalo mereka2 tak tampilkan diatas mas? saya kasih 4 opsi jawaban sama sampeyan :

a. lebih lucu,
b. lucu sekali
c. ragu-ragu
d. semuanya benar

kalo jawab dgn benar dapet perjalanan wisata gratis lihat tembok ratapan gimana?

@Dejavu
Aku tambahin mas
1. Paul Casanova mengemukakan dalam L.Enseignement de Arabian College de Ferance in Legon Doverture tanggal 26 April 1909 “Bilamana Muhammad ditanya tentang mukjizat, sebagai bukti otentisitas dakwahnya, dia mengutip komposisi al-Quran dan kemuliaannya yang tak tertandingi; sebagai bukti bahwa ini berasal dari Tuhan. Dan sesungguhnya, bahkan bagi mereka yang non-Muslim, tidak ada yang lebih menakjubkan daripada bahasanya, dimana dengan ruang lingkup yang melimpah dan irama yang memukau dengan lagu yang sederhana, telah merampas pujian dari orang-orang primitif itu yang sangat menyukai keelokan. Melimpahnya silabus dengan irama yang agung dan suatu ritme yang mengesankan, telah menimbulkan banyak detik-detik yang bisa merubah pandangan orang yang paling benci dan paling skeptis”.
2. Charles Francis Potter menulis dalam “The Faiths Men Live”: “Kitab ini lebih banyak dibaca orang dibanding kitab lain di dunia. Alkitab Kristen mungkin suatu buku yang paling laku. Tetapi hampir 250 juta pengikut Nabi Muhammad membaca dan mengaji ruku’ yang panjang dari al-Quran lima kali sehari, setiap hari seumur hidupnya, sejak mereka bisa berbicara”.
3. Basant Kummar Bose menulis dalam “Muhammadanism”, Calcutta, 1931, halaman 4: “Maka tak ada kesempatan bagi setiap orang yang mau merubah atau penipu yang berpura-pura saleh dalam al-Quran, yang membedakannya dari nyaris semua karya agama lain dari zaman kuno…. Adalah sungguh aneh bahwa pribadi yang buta-huruf ini bisa menyusun kitab yang terbaik dalam bahasa”.

Tapi masih tetap LUCU buat gue

[quote=”Dejavu”]
kalo jawab dgn benar dapet perjalanan wisata gratis lihat tembok ratapan gimana? [/quote]

“— idle mode ON —–“

@Dejavu
Aku tambahin mas
1. Paul Casanova mengemukakan dalam L.Enseignement de Arabian College de Ferance in Legon Doverture tanggal 26 April 1909 “Bilamana Muhammad ditanya tentang mukjizat, sebagai bukti otentisitas dakwahnya, dia mengutip komposisi al-Quran dan kemuliaannya yang tak tertandingi; sebagai bukti bahwa ini berasal dari Tuhan. Dan sesungguhnya, bahkan bagi mereka yang non-Muslim, tidak ada yang lebih menakjubkan daripada bahasanya, dimana dengan ruang lingkup yang melimpah dan irama yang memukau dengan lagu yang sederhana, telah merampas pujian dari orang-orang primitif itu yang sangat menyukai keelokan. Melimpahnya silabus dengan irama yang agung dan suatu ritme yang mengesankan, telah menimbulkan banyak detik-detik yang bisa merubah pandangan orang yang paling benci dan paling skeptis”.
2. Charles Francis Potter menulis dalam “The Faiths Men Live”: “Kitab ini lebih banyak dibaca orang dibanding kitab lain di dunia. Alkitab Kristen mungkin suatu buku yang paling laku. Tetapi hampir 250 juta pengikut Nabi Muhammad membaca dan mengaji ruku’ yang panjang dari al-Quran lima kali sehari, setiap hari seumur hidupnya, sejak mereka bisa berbicara”.
3. Basant Kummar Bose menulis dalam “Muhammadanism”, Calcutta, 1931, halaman 4: “Maka tak ada kesempatan bagi setiap orang yang mau merubah atau penipu yang berpura-pura saleh dalam al-Quran, yang membedakannya dari nyaris semua karya agama lain dari zaman kuno…. Adalah sungguh aneh bahwa pribadi yang buta-huruf ini bisa menyusun kitab yang terbaik dalam bahasa”.

Tapi masih tetap LUCU buat gue

[quote=”Dejavu”]
kalo jwb dgn benar dapt perjalanan wisata gratis lihat tembok ratapan gimana? [/quote]

“— afraid mode ON —–“

@Pandora
Untuk mempelajari Alkitab anda sebaiknya menafsirkan dengan menghubungkan dari Ayat yang satu dengan yang lain. Karena Antara satu ayat dengan ayat lain saling mendukung dan meneguhkan, bukan saling tolak-menolak
Jangan menafsirkan ayat per ayat.
Zakharia 12:10-14 menunjukkan bahwa “mereka akan memandang kepada Dia yang telah mereka tikam”, keluarga dari garis keturunanNya nampaknya adalah dari Daud melalui Natan (ayat 12) dan Lewi melalui Simei (ayat 13). Karena saudara sepupu Maria, Elisabet, adalah istri dari Zakharia, imam besar dari Pembagian Abiya, dan karena keterbatasan yang ditetapkan pada kaum Lewi dalam kitab Bilangan, Elisabet dan, mungkin karena itu, Maria, adalah sepenuhnya Lewi, dalam hal Elisabet dan sebagian Lewi dalam hal Maria. Hubungan Maria dengan Elisabet istri Zakharia sudah sangat jelas skali mas dalam Injil Lukas.

“Saya masih punya referensi yang menyatakan bahwa Al Qur’an bukanlah buatan Muhammad. Saya akan berikan itu,”

@Pandora
Untuk mempelajari Alkitab anda sebaiknya menafsirkan dengan menghubungkan dari Ayat yang satu dengan yang lain. Karena Antara satu ayat dengan ayat lain saling mendukung dan meneguhkan. Jangan menafsirkan ayat per ayat.
Saya rasa pembahasan saya tentang hubungan Maria dan Daud sudah sangat jelas dalam kitab Zakharia 12:10-14 menunjukkan bahwa “mereka akan memandang kepada Dia yang telah mereka tikam”, keluarga dari garis keturunanNya nampaknya adalah dari Daud melalui Natan (ayat 12) dan Lewi melalui Simei (ayat 13). Karena saudara sepupu Maria, Elisabet, adalah istri dari Zakharia, imam besar dari Pembagian Abiya, dan karena keterbatasan yang ditetapkan pada kaum Lewi dalam kitab Bilangan, Elisabet dan, mungkin karena itu, Maria, adalah sepenuhnya Lewi, dalam hal Elisabet dan sebagian Lewi dalam hal Maria.

“Saya masih punya referensi yang menyatakan bahwa Al Qur’an bukanlah buatan Muhammad. Saya akan berikan itu, …..”

“— WAIT mode ON —–”

@Dejavu

Punya saya ada 13 referensi itu juga belum ditambahin yang laen lagi loh bung punya ente baru 3.

“Tetap LUCU” tidak ada dalam opsi pertanyaan, jawaban anda salah..!!!

>– Question mode OFF –> Maka tak ada kesempatan bagi setiap orang yang mau merubah atau penipu yang berpura-pura saleh dalam al-Quran, yang membedakannya dari nyaris semua karya agama lain dari zaman kuno…. Adalah SUNGGUH ANEH bahwa pribadi yang buta-huruf ini bisa menyusun kitab yang TERBAIK dalam bahasa”.

Memang aneh dan ajaib kalo kuasa ALLAH SWT turun dengan ROH KUDUS kepada orang yg telah TERPILIH. Sampeyan meragukan KUASA ALLAH…???

(apa yg salah dgn pernyataan Basant Kummar Bose..???)😀

>– Thinking mode ON –<

@Bherz

Saya punya 13 referensi itu belum ditambahin yang laen lagi loh bung punya ente baru 3.

“Tetap LUCU” tidak ada dalam opsi pertanyaan, jawaban anda salah….!!!😀

>– Question mode OFF –> Maka tak ada kesempatan bagi setiap orang yang mau merubah atau penipu yang berpura-pura saleh dalam al-Quran, yang membedakannya dari nyaris semua karya agama lain dari zaman kuno…. Adalah SUNGGUH ANEH bahwa pribadi yang buta-huruf ini bisa menyusun kitab yang TERBAIK dalam bahasa”.

Memang aneh dan ajaib kalo kuasa ALLAH SWT turun dengan ROH KUDUS kepada orang yg telah TERPILIH. Sampeyan meragukan KUASA ALLAH…???

(apa yg salah dgn pernyataan Basant Kummar Bose..???)

>– Thinking mode ON –> “Saya masih punya referensi yang menyatakan bahwa Al Qur’an bukanlah buatan Muhammad. Saya akan berikan itu,”

Lets get at on, everybody moslem in this blog ready to hear your blows statement.

>– Tremble mode ON –<

Sorry Wrong post with @dejavu chance to @Bherz🙂

@Bherz

Saya punya 13 referensi itu belum ditambahin yang laen lagi loh bung punya ente baru 3.

“Tetap LUCU” tidak ada dalam opsi pertanyaan, jawaban anda salah….!!!😀

*– Question mode OFF –*

>> Maka tak ada kesempatan bagi setiap orang yang mau merubah atau penipu yang berpura-pura saleh dalam al-Quran, yang membedakannya dari nyaris semua karya agama lain dari zaman kuno…. Adalah SUNGGUH ANEH bahwa pribadi yang buta-huruf ini bisa menyusun kitab yang TERBAIK dalam bahasa”.

Memang aneh dan ajaib kalo kuasa ALLAH SWT turun dengan ROH KUDUS kepada orang yg telah TERPILIH. Sampeyan meragukan KUASA ALLAH…???

(apa yg salah dgn pernyataan Basant Kummar Bose..???)

*– Thinking mode ON –*

>> “Saya masih punya referensi yang menyatakan bahwa Al Qur’an bukanlah buatan Muhammad. Saya akan berikan itu,”

Lets get at on, everybody moslem in this blog ready to hear your blows statement.

*– Tremble mode ON –*

Oh iya bos gue tambahin pernyataan orng2 tentang islam dan alquran,
Seharusnya di postingan gue #61 gue tulis nomer 14 sampai 16 yahhhh…. Jadi ngertikan dipostingan ku #61 itu?

TAPI MASIH LUCUUUUUUUUU
Waduh salah yahh…….. bisa pembetulan mas? …. bisa pilih dua opsi mas?
Jawabannya :
a. LEBIH LUCU
b. LUCU SEKALI

——– S**** mode On ——-

Abang Dejavu bilang😀
– Thinking mode ON –*

>> “Saya masih punya referensi yang menyatakan bahwa Al Qur’an bukanlah buatan Muhammad. Saya akan berikan itu,”

Lets get at on, everybody moslem in this blog ready to hear your blows statement.

*– Tremble mode ON –*

TAMBAH LUCUuuuuuu huahuahuahuahua

Mas kalo baca posting dari atas yah karena semua itu saling terkait loh……jangan baca posting per posting……heheheheheheheh

———Tapeee deh!!!!! Mode ON————–

@Bherz

Mas sumber yg saya sebutkan diatas itu dari non Islam so

O o o o sumber sampeyan dari orang2 non Islam, tolong dong mas carikan sumber yg dari kalangan “Cendekiawan2 yg Moslem.”

Tapiii kalo anda tetap bertahan dengan sumber2 diatas (Nasrani), maka saya akan usulkan anda dapet HADIAH NOBEL untuk orang terlucu di dunia krn lucunya anda dunia bisa damai tentram, juga diusulkan ke Ratu Inggris biar sampeyan dapet GELAR SIR.

Huahahahahakekekek

huaaaaaaaaaahhhhahem

*— kelopak mata mode of —-*

@Bherz

Kalo lagi semangat mata suka melompat-lompat, kadang pinggul gua juga sering ke kiri dan ke kanan….apalgi ditambah godaan emosional puasa…hihihi Istrihat bentar dulu dah

@dejavu

untuk mengucapkan selamat natal ada fatwa yang melarang apalagi mengakui alkitab….Mustahil.

@Bherz

Waduh sorry lagi nih mas kadang kalo lage emosi yaitu tadi bawaannya jadi sinis mulu, yah gene neh efek negatifnya..

Weh weh gak tau kalo yg aku adepin ini “SELEBRITIS SATIRE”.

**menghadap Bherz dgn tangan dua2nya naik turun**

Kadang “semangat” suka memakan pikiran jernih🙂🙂
hihihihihi
Lanjutkan bersatire

@hinadina

Ya kagak mengakui dong wong Yesus lahirnya bukan tgl 25 Desember…..😀
Hidup di dunia ini gak ada yg mustahil kok, nah kalo ente bisa mengklaim bisa ke surga tapi dijamin lewat perantara padahal kelakuan ente seperti anggota sekte neraka itu baru bisa mustahil….

Salam

@dejavu

bukan itu maksudnya…maksud saya mengakui hari besar keprcayaan orang lain aja tidak boleh apalagi mengakui kitabnya.

Tuhan memang menjamin yang percaya kepada-Nya akan masuk surga tapi ada tertulis juga “iman tanpa perbuatan adalah mati”.

Ohhhh sorii mas….. kalo mas emosi, jadi gak bisa membaca dengan benar😉. DIPOSTINGAN NO.61 AKU TAMBAHKAN 3 MANUSIA DARI NON-MUSLIM YANG MEMUJI ISLAM, KORAN (AL-QURAN), DAN MUHAMMAD.

—–>Puyeng MODE ON<—–

@Bherz

hiya hiya deh….kalo dah gitu kumat lu kiatan kalo suka sok jual mahal ala seleb…..(jgn diliat-liatin ah malu)
Lanjutin sana sama pandora

hihihihi sumpah gue ketawa pas ente bilang “t”ape deh bkn “c”ape

**jabat tangan peluk cium kiri-kanan elap liur**

@Pandora

Masih belum puas tuh kayanya si Bherz

@hinadina

>> Tuhan memang menjamin yang percaya kepada-Nya akan masuk surga tapi ada tertulis juga “iman tanpa perbuatan adalah mati”.

Betuuuul anda tidak salah, jadi jangan percaya bahwa cukup dengan iman kepada-Nya saja, tapi melakukan perbuatan baik adalah perbuatan yg mulia karena itu bekal anda yg katanya juga punya surga. Di Al-Qur’a sangat banyak yg menerangkan soal larangan2 dan anjuran2 atau perbuatan itu

Jadi ketika ada larangan jgn mabok ya jgn mabok, ya kita juga sama2 jaga (umat islam ya dibantu) bila di lingkungan sekitar kita banyak org mabok2kan umpamanya kita menegur, melarang dsb. Karena selama ini biang ribut dll ya org yang kaya2 gitu lah.

Mabok, judi, narkoba APA ADA SEGI POSITIFNYA ??? nah berangkat dari sinilah terkadang org luar yg pandangannya sudah di dogma negatif tetap buta melihat hasil dari manfaat yg posistif dari umat2 muslim yg telah melakukan “kekerasan” (konsisten dgn apa yg telah diperintahkan). Begicu loh mas….

Jadi jgn enak2an aja kalo cuma dgn iman (percaya sama dia tok) anda sudah dijamin masuk surga….wah enak dong kalo kita mau ngapa2in gak bakal dihukum (in the hell).

[quote=”Dejavu”]hiya hiya deh….kalo dah gitu kumat lu kiatan kalo suka sok jual mahal ala seleb…..(jgn diliat-liatin ah malu)
Lanjutin sana sama pandora [/quote]

Saya ngerti mas kalo mas ngak suka / malas membaca postingan2 sebelumnya, tapi gak ada salahnya kalo diliat-liat dulu dah… nanti dibilang orang sok tau lagi… Malu bertanya Jalan terusssssss….

[quote=”Dejavu”]hihihihi sumpah gue ketawa pas ente bilang “t”ape deh bkn “c”ape [/quote]

Leng-geleng-geleng-geleng-geleng mode ON

sdr pandora,
Menurut saya semua orang berhak menikah atau tdk menikah, itu hak masing2 orang. Dan saya rasa juga gak masalah bagi Tuhan.
Coba lihat, di dunia ini pernah ada yang terlahir berkelamin ganda, kenapa Tuhan tetap mengijinkan hal ini?
Memang di Injil dan Alquran tertulis bahwa laki2 dan perempuan mesti menikah/beranak-cuculah, tapi bukan berarti mereka yang tdk mau menikah tdk diperbolehkan.
Tdk ada ayat yang menyebutkan bahwa manusia yg tdk menikah itu dosa khan?
Memang secara implisit bisa diartikan kalau ayat2 di KS (kitab suci) itu mengharuskan bahwa laki2 dan perempuan harus menikah shg bisa diartikan bahwa laki2 dan perempuan tdk boleh kalau tdk menikah.
Tapi kalau hal ini diterapkan utk semua manusia rasanya kok gak akan bisa. Bagaimana dgn orang yang terlahir cacat organ seksualnya? Atau karena sesuatu hal dalam hdpnya yang tadinya normal menjadi cacat shg organ seksualnya tdk bisa berfungsi normal shg tdk akan bisa melaksanakan tugasnya sebagai suami atau istri?
Selalu ada pengecualian2 khan?
Bagi saya KS itu refleksi mns dalam memahami Tuhannya, jadi tentu saja msh blm sempurna seperti Tuhan. Dan kita sebagai manusia dalam membaca ayat2 dalam KS juga msh bisa salah dalam memahaminya (salah persepsi).
Hidup itu untuk dijalani, dalam tingkatannya setinggi mungkin—bukannya utk dibikin teori tentang apa yang boleh dan yang tdk boleh.

GBU
Namo Buddhaya
Wassalam

Bherz Yth.

Anda sungkan untuk menampilkan seluruh ayat Zakharia 12 untuk mendukung pendapat bahwa Maria adalah keturunan Daud Lewat Nathan.

Ayat tersebut adalah menyebutkan peristiwa yang terjadi pada keluarga Zakharia.

Kalau disebutkan *Keluarga Daud* di sana, itu dapat dibenarkan karena pada silsilah menurut Matius, terdapat nama Abia dan Zakharia adalah dari bagian keluarga tersebut seperti ayat Lukas 1 : 5 . Tapi dimana itu yang menyebutkan adannya Maria secara spesifik disana.

Walau anda bersekeras menyatakan bahwa Silsilah Lukas adalah silsilahnya Maria. Tetaplah Silsilah tersebut tidak dapat didesakkan kepada Yesus, karena 3 (tiga) alasan alasan yang sudah saya sebutkan di atas. Itu lain halnya bila Yesus tersebut adalah putranya Yusuf.

Bherz, seperti yang sudah saya utarakan pada posting saya sebelumnya, bahwa diskusi ini kiranya dapat ditampilkan pada blognya Dewo dan tidak secara tertutup, itu agar dapat memberi pencerahan bagi kita semua. Biarlah rekan rekan lain dapat memberikan penilaiannya.

Satu hari blog ini saya tinggalkan, sudah banyak adanya saling lempar antara Bherz dan rekan lain mengenai referensi mengenai Muhammad. KIranya anda2 akan segera dapat menampilkan referensi referensi tersebut untuk memberi pencerahan bagi kita semua.
Dejavu sudah menampilkan regerensinya dari kalangan non Muslim yang berarti juga tidak subjektif. Kapan Bherz dapat juga menampilkan referensi dari kalangan anda anda sendiri.

Terima kasih.

@Pandora
Mohon maaf yah mas, – tanpa merasa capek dan bingung sendiri lihat pernyataan mas pandora – pertama, saya selalu mengatakan untuk tidak MENAFSIRKAN Alkitab cuman ayat-per-ayat, Karena ayat dalam Alkitab saling terkait dari Kejadian Sampe Wahyu. Kedua, Kalo mau dicari secara harfiah maria-maryam-bunda maria-ibu maria dalam silsilah Yahudi,, pasti gak ada mangggg, Setelah zamannye ezra, Yahudi tidak pernah mencatat silsilahnya perempuan. Nama Eli tidak muncul dalam silsilah Matius karena Eli bukanlah ayah Yusuf melainkan mertua. Eli adalah ayah Maria dan hal ini dicatat dalam kitab Agama Yahudi Misyna Khagigah 2:4 http://english.logon.org/english/s/p119.html
Ketiga, Mas kalimatullah dan ruhullah tuh apa menurut tafsiranmu?
Kutunggu jawaban mu!!! Ngesek2 (maaf) dulu yah baru dibilang keturunan anu? Gak percaya Koran lue kali ye.

“Satu hari blog ini saya tinggalkan, sudah banyak adanya saling lempar antara Bherz dan rekan lain mengenai referensi mengenai Muhammad. KIranya anda2 akan segera dapat menampilkan referensi referensi tersebut untuk memberi pencerahan bagi kita semua. Dejavu sudah menampilkan regerensinya dari kalangan non Muslim yang berarti juga tidak subjektif. Kapan Bherz dapat juga menampilkan referensi dari kalangan anda anda send”

Pandora mestinya bangga gue kasi referensi MANUSIA dari kalangan Non-muslimers bin kafirin yang memuji nabi n koran loe.

~~~Logika Terputer Merk ***** Mode ON ~~~~~

Sori mas Dewo ……..Testing…………..

christ yth.

Anda betul sekali kalau perkawinan bukanlah suatu keharusan bagi tiap individu. Itu adalah hak dasar yang diberikan oleh Tuhan kepada manusia.

Anda contohkan dengan orang cacat organ seksual, tidak berfungsi. Dengan kecacatannya itu bukan berarti tidak ada keinginan buat dia untuk menikah. Kecacatannya itulah yang membuat dia tidak dapat mampu melakukan pernikahan.

Tidak ada larangan bagi setiap individu perempuan dan laki laki untuk tidak menikah dan bukan pula itu adalah dosa kalau dia tidak menikah. Tapi kalau hak dasar (berhubungan badan) lewat lembaga perkawinan sudah dilarang dengan suatu sistim, seperti dalam lembaga kependetaan dalam suatu agama tertentu, itu sudah berlawanan dengan hak dasar yang diberikan Tuhan.

Kalau ada individu mempunyai keinginan untuk tidak menikah, tidak dapat dibenarkan bagi dia untuk mengajak individu lain untuk tidak menikah sesuai dengan keinginannya tersebut, apalagi kalau hal itu sudah diterapkan dengan suatu sistim mengikat.

Terima kasih.

Bherz Yh.

Koreksi saya atas kalimat terakhir posting No.82

….dari kalangan anda anda sendiri.

seharusnya=……..dari kalangan muslim (cendikiawan muslim).

Itu adalah yang berkenaan dengan dugaan anda bahwa Al Qu’an adalah buatan Muhammad.

Terima kasih.

Orang2 muslim banyak mengatakan bahwa alkitab isinya telah berubah, tapi mereka sendiri tidak bisa menunjukan ayat2 mana saja yang diubah.(ngga konsisten)

@Pandaro
Pandora said : “Kalau disebutkan *Keluarga Daud* di sana, itu dapat dibenarkan karena pada silsilah menurut Matius, terdapat nama Abia dan Zakharia adalah dari bagian keluarga tersebut seperti ayat Lukas 1 : 5 . Tapi dimana itu yang menyebutkan adannya Maria secara spesifik disana”

Gedebuarrrr.
1. Yang paling utama dalam menafsirkan Alkitab adalah janganlah engkau menafsirkan dengan kata per kata, ayat per ayat. Sebab Alkitab berhubungan ayat per ayat, dan janganlah engkau langsung mengartikannya secara harfiah. Jangan sampai penafsiran kita keliru sehingga menyebabkan silsilah yang tidak karuan contoh: Maryam ibu Yesus adalah saudara perempuan Harun😀 (padahal Saudara Harun adalah Maryam(bukan ibu Yesus) dan Moses). Kalo memang seperti itu sungguh aku sangat tercengang melihat Bunda Maria yang bisa hidup beribu2 tahun lamanya (Adam aja gak sampe 1000 taun manggg)
2. Secara “HUKUM” Yahudi, Yesus adalah anak Yusuf. Bukan secara Biologis tapi secara Kalimatullah (menurut tafsiran muslimers). Dan Maria yang melahirkan Yesus adalah suami dari Yusuf, maka Yesus bisa dikatakan Keturunan Daud.
3. Dalam kitab Yahudi (Yukhasin 55:2)menulis bahwa “keluarga dari ibu tidak disebut keluarga”, kedudukan menantu sama dengan anak laki-laki. Silsilah sang ibu harus menggunakan nama suaminya.
4. Menurut Talmud Yerusalem yaitu Kitab Hagigah 2:4, Maria adalah anak perempuan Eli
5. Sekarang Eli adalah bapak dari Maria, dan kebanyakan orang menganggap bahwa Yesus adalah anak dari Yusuf, tapi sebetulnya Yesus berada dalam garis keturunan Maria yang dari Eli, yang dari Matat, yang dari Lewi, yang dari Malkhi dan seterusnya. Hanya dalam silsilah ini tidak ada nama perempuan yang disebutkan. (Lihat No.4)
6. Bukan hanya Yusuf yang merupakan keturunan dari raja Daud, tetapi Maria juga merupakan keturunan langsung dari raja Daud. Hanya saja garis keturunan Yusuf melalui raja-raja dari Yehuda, sedangkan garis keturunan Maria sama sekali tidak melalui raja-raja dari Yehuda. Silsilah keluarga Maria berasal dari Natan yang adalah kakak kandung dari raja Salomo
7. Ada baiknya jika anda membaca referensi dibawah ini, untuk lebih lengkapnya.
referensi :
1.Alkitab (Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru)
2. http://www.studylight.org/com/mhc-com/view.cgi?book=mt&chapter=001
3. http://english.logon.org/english/s/p119.html
4. http://www.newadvent.org/fathers/250101.htm
5. http://debate.org.uk/topics/apolog/contrads.htm

Pandora said : “Dejavu sudah menampilkan regerensinya dari kalangan non Muslim yang berarti juga tidak subjektif. Kapan Bherz dapat juga menampilkan referensi dari kalangan anda anda sendiri.”

DIPOSTINGAN NO.61 AKU TAMBAHKAN 3 MANUSIA DARI NON-MUSLIM YANG MEMUJI ISLAM, KORAN, DAN MUHAMMAD Lhooo. Tapi yahhhh…..gitu dehhh!!!!! Gak ada rasanya,… Tau ndak latar belakang mereka bilang begitu.

Mas pasti suka kalo dibuai dan disanjung…semua pasti sukakan?….tapi jangan hal itu membuat kita menjadi seorang yang Arogan dan selalu membanggakan hal2 tersbut tanpa ingin mengetahui maksud dan alasan dari sanjungan itu. Terus terang Saya tidak tahu referensi atau siapa saja yang memuji Yesus dan Ajarannya, tetapi yang saya tahu saya selalu memuji Dia.

Pandora said : “Itu adalah yang berkenaan dengan dugaan anda bahwa Al Qu’an adalah buatan Muhammad.”

Katenya mau turunin ayat2, aku udah nunggu nih.

sdr Pandora,
Tdk ada paksaan untuk menjadi pastor (sebutan pendeta utk agama katolik), jadi itu konsekuensinya. Banyak juga kok yang dalam pendidikan (disebut frater, sebelum ditahbiskan) yang tdk mau meneruskan pendidikannya dan menikah. Dan ada juga yang sudah menjadi pastor terus memutuskan utk menikah, tapi tentu ada konsekuensinya, bahwa kalau ingin menikah jangan menjadi pastor, tapi menjadi umat katolik biasa.
Jadi hidup itu pilihan, kalau merasa enjoy dengan pilihan hidupnya ya silahkan saja pilih yang mana.
Tujuan hidup manusia khan utk hdp bahagia bukan? Nah, kalau menjadi pastor sudah menjadi pilihan hidupnya ya berarti dia sudah enjoy dengan pilihannya.
Begitu juga seorang biksu Buddha khan?
Mrk juga tdk menikah, karena itu sudah pilihan hdpnya.
Kalau sudah enjoy dengan hidup tdk menikah ya tdk akan merasa terikat oleh sistem.
Malah kalau mereka disuruh menikah malah mereka akan justru merasa terikat oleh sistem masyarakat pada umumnya.
Utk yang cacat spt yang saya sampaikan di tulisan saya sebelumnya yang notabene tdk dapat menikah, bagaimana mereka bisa hdp bahagia kalau pikirannya selalu terikat oleh keinginan menikah yang tdk pernah kesampaian dalam hdpnya? Tapi kalau mereka memahami bahwa utk hdp bahagia itu tdk harus menikah, maka mereka bisa hidup bahagia dengan jalan hdpnya sendiri yang berbeda dgn sesamanya.
Itulah justru menunjukkan kebesaran Tuhan, bahwa setiap orang mempunyai jalan hdp yang berbeda2 untuk menuju kebahagiaan dalam hidupnya.

GBU
Namo Buddhaya
Wassalam

@Pandaro
Pandora said : “Kalau disebutkan *Keluarga Daud* di sana, itu dapat dibenarkan karena pada silsilah menurut Matius, terdapat nama Abia dan Zakharia adalah dari bagian keluarga tersebut seperti ayat Lukas 1 : 5 . Tapi dimana itu yang menyebutkan adannya Maria secara spesifik disana”

Gedebuarrrr.
1. Yang paling utama dalam menafsirkan Alkitab adalah janganlah engkau menafsirkan dengan kata per kata, ayat per ayat. Sebab Alkitab berhubungan ayat per ayat, dan janganlah engkau langsung mengartikannya secara harfiah. Jangan sampai penafsiran kita keliru sehingga menyebabkan silsilah yang tidak karuan contoh: Maryam ibu Yesus adalah saudara perempuan Harun😀 (padahal Saudara Harun adalah Maryam(bukan ibu Yesus) dan Moses). Kalo memang seperti itu sungguh aku sangat tercengang melihat Bunda Maria yang bisa hidup beribu2 tahun lamanya (Adam aja gak sampe 1000 taun manggg)
2. Secara “HUKUM” Yahudi, Yesus adalah anak Yusuf. Bukan secara Biologis tapi secara Kalimatullah (menurut tafsiran muslimers). Dan Maria yang melahirkan Yesus adalah suami dari Yusuf, maka Yesus bisa dikatakan Keturunan Daud.
3. Dalam kitab Yahudi (Yukhasin 55:2)menulis bahwa “keluarga dari ibu tidak disebut keluarga”, kedudukan menantu sama dengan anak laki-laki. Silsilah sang ibu harus menggunakan nama suaminya.
4. Sekarang Eli adalah bapak dari Maria, dan kebanyakan orang menganggap bahwa Yesus adalah anak dari Yusuf, tapi sebetulnya Yesus berada dalam garis keturunan Maria yang dari Eli, yang dari Matat, yang dari Lewi, yang dari Malkhi dan seterusnya. Hanya dalam silsilah ini tidak ada nama perempuan yang disebutkan. (Lihat No.3 )
5. Bukan hanya Yusuf yang merupakan keturunan dari raja Daud, tetapi Maria juga merupakan keturunan langsung dari raja Daud. Hanya saja garis keturunan Yusuf melalui raja-raja dari Yehuda, sedangkan garis keturunan Maria sama sekali tidak melalui raja-raja dari Yehuda. Silsilah keluarga Maria berasal dari Natan yang adalah kakak kandung dari raja Salomo
6. Menurut Talmud Yerusalem yaitu Kitab Hagigah 2:4, Maria adalah anak perempuan Eli
7. Ada baiknya jika anda membaca referensi dibawah ini, untuk lebih lengkapnya.
referensi :
1.Alkitab (Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru)
2. http://www.studylight.org/com/mhc-com/view.cgi?book=mt&chapter=001
3. Maria adalah anak Eli. Bisa diliat disini : http://english.logon.org/english/s/p119.html
4. http://www.newadvent.org/fathers/250101.htm
5. http://debate.org.uk/topics/apolog/contrads.htm

Pandora said : “Dejavu sudah menampilkan regerensinya dari kalangan non Muslim yang berarti juga tidak subjektif. Kapan Bherz dapat juga menampilkan referensi dari kalangan anda anda sendiri.”

DIPOSTINGAN NO.61 AKU TAMBAHKAN 3 MANUSIA DARI NON-MUSLIM YANG MEMUJI ISLAM, KORAN, DAN MUHAMMAD Lhooo. Tapi yahhhh…..gitu dehhh!!!!! Gak ada rasanya,… Tau ndak latar belakang mereka bilang begitu.

Mas pasti suka kalo dibuai dan disanjung…semua pasti sukakan?….tapi jangan hal itu membuat kita menjadi seorang yang Arogan dan selalu membanggakan hal2 tersbut tanpa ingin mengetahui maksud dan alasan dari sanjungan itu. Terus terang Saya tidak tahu referensi atau siapa saja yang memuji Yesus dan Ajarannya, tetapi yang saya tahu saya selalu memuji Dia.

Pandora said : “Itu adalah yang berkenaan dengan dugaan anda bahwa Al Qu’an adalah buatan Muhammad.”

Katenya mau turunin ayat2, aku udah nunggu nih.

—–Next Case——–

@Pandaro
Pandora said : “Kalau disebutkan *Keluarga Daud* di sana, itu dapat dibenarkan karena pada silsilah menurut Matius, terdapat nama Abia dan Zakharia adalah dari bagian keluarga tersebut seperti ayat Lukas 1 : 5 . Tapi dimana itu yang menyebutkan adannya Maria secara spesifik disana”

Gedebuarrrr.
1. Yang paling utama dalam menafsirkan Alkitab adalah janganlah engkau menafsirkan dengan kata per kata, ayat per ayat. Sebab Alkitab berhubungan ayat per ayat, dan janganlah engkau langsung mengartikannya secara harfiah. Jangan sampai penafsiran kita keliru sehingga menyebabkan silsilah yang tidak karuan contoh: Maryam ibu Yesus adalah saudara perempuan Harun😀 (padahal Saudara Harun adalah Maryam(bukan ibu Yesus) dan Moses). Kalo memang seperti itu sungguh aku sangat tercengang melihat Bunda Maria yang bisa hidup beribu2 tahun lamanya (Adam aja gak sampe 1000 taun manggg)
2. Secara “HUKUM” Yahudi, Yesus adalah anak Yusuf. Bukan secara Biologis tapi secara Kalimatullah (menurut tafsiran muslimers). Dan Maria yang melahirkan Yesus adalah suami dari Yusuf, maka Yesus bisa dikatakan Keturunan Daud.
3. Dalam kitab Yahudi (Yukhasin 55:2)menulis bahwa “keluarga dari ibu tidak disebut keluarga”, kedudukan menantu sama dengan anak laki-laki. Silsilah sang ibu harus menggunakan nama suaminya.
4. Menurut Talmud Yerusalem yaitu Kitab Hagigah 2:4, Maria adalah anak perempuan Eli
5. Sekarang Eli adalah bapak dari Maria, dan kebanyakan orang menganggap bahwa Yesus adalah anak dari Yusuf, tapi sebetulnya Yesus berada dalam garis keturunan Maria yang dari Eli, yang dari Matat, yang dari Lewi, yang dari Malkhi dan seterusnya. Hanya dalam silsilah ini tidak ada nama perempuan yang disebutkan. (Lihat No.4)
6. Bukan hanya Yusuf yang merupakan keturunan dari raja Daud, tetapi Maria juga merupakan keturunan langsung dari raja Daud. Hanya saja garis keturunan Yusuf melalui raja-raja dari Yehuda, sedangkan garis keturunan Maria sama sekali tidak melalui raja-raja dari Yehuda. Silsilah keluarga Maria berasal dari Natan yang adalah kakak kandung dari raja Salomo
7. Ada baiknya jika anda membaca referensi dibawah ini, untuk lebih lengkapnya.
referensi :
1.Alkitab (Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru)
2. http://www.studylight.org/com/mhc-com/view.cgi?book=mt&chapter=001
3. Maria adalah anak Eli. Bisa diliat disini : http://english.logon.org/english/s/p119.html
4. http://www.newadvent.org/fathers/250101.htm
5. http://debate.org.uk/topics/apolog/contrads.htm

Pandora said : “Dejavu sudah menampilkan regerensinya dari kalangan non Muslim yang berarti juga tidak subjektif. Kapan Bherz dapat juga menampilkan referensi dari kalangan anda anda sendiri.”

DIPOSTINGAN NO.61 AKU TAMBAHKAN 3 MANUSIA DARI NON-MUSLIM YANG MEMUJI ISLAM, KORAN, DAN MUHAMMAD Lhooo. Tapi yahhhh…..gitu dehhh!!!!! Gak ada rasanya,… Tau ndak latar belakang mereka bilang begitu.

Mas pasti suka kalo dibuai dan disanjung…semua pasti sukakan?….tapi jangan hal itu membuat kita menjadi seorang yang Arogan dan selalu membanggakan hal2 tersbut tanpa ingin mengetahui maksud dan alasan dari sanjungan itu. Terus terang Saya tidak tahu referensi atau siapa saja yang memuji Yesus dan Ajarannya, tetapi yang saya tahu saya selalu memuji Dia.

Pandora said : “Itu adalah yang berkenaan dengan dugaan anda bahwa Al Qu’an adalah buatan Muhammad.”

Katenya mau turunin ayat2, aku udah nunggu nih.

—–Next Case

@Pandaro
Pandora said : “Kalau disebutkan *Keluarga Daud* di sana, itu dapat dibenarkan karena pada silsilah menurut Matius, terdapat nama Abia dan Zakharia adalah dari bagian keluarga tersebut seperti ayat Lukas 1 : 5 . Tapi dimana itu yang menyebutkan adannya Maria secara spesifik disana”

Gedebuarrrr.
1. Yang paling utama dalam menafsirkan Alkitab adalah janganlah engkau menafsirkan dengan kata per kata, ayat per ayat. Sebab Alkitab berhubungan ayat per ayat, dan janganlah engkau langsung mengartikannya secara harfiah. Jangan sampai penafsiran kita keliru sehingga menyebabkan silsilah yang tidak karuan contoh: Maryam ibu Yesus adalah saudara perempuan Harun😀 (padahal Saudara Harun adalah Maryam(bukan ibu Yesus) dan Moses). Kalo memang seperti itu sungguh aku sangat tercengang melihat Bunda Maria yang bisa hidup beribu2 tahun lamanya (Adam aja gak sampe 1000 taun manggg)
2. Secara “HUKUM” Yahudi, Yesus adalah anak Yusuf. Bukan secara Biologis tapi secara Kalimatullah (menurut tafsiran muslimers). Dan Maria yang melahirkan Yesus adalah suami dari Yusuf, maka Yesus bisa dikatakan Keturunan Daud.
3. Dalam kitab Yahudi (Yukhasin 55:2)menulis bahwa “keluarga dari ibu tidak disebut keluarga”, kedudukan menantu sama dengan anak laki-laki. Silsilah sang ibu harus menggunakan nama suaminya.
4. Menurut Talmud Yerusalem yaitu Kitab Hagigah 2:4, Maria adalah anak perempuan Eli
5. Sekarang Eli adalah bapak dari Maria, dan kebanyakan orang menganggap bahwa Yesus adalah anak dari Yusuf, tapi sebetulnya Yesus berada dalam garis keturunan Maria yang dari Eli, yang dari Matat, yang dari Lewi, yang dari Malkhi dan seterusnya. Hanya dalam silsilah ini tidak ada nama perempuan yang disebutkan. (Lihat No.4)
6. Bukan hanya Yusuf yang merupakan keturunan dari raja Daud, tetapi Maria juga merupakan keturunan langsung dari raja Daud. Hanya saja garis keturunan Yusuf melalui raja-raja dari Yehuda, sedangkan garis keturunan Maria sama sekali tidak melalui raja-raja dari Yehuda. Silsilah keluarga Maria berasal dari Natan yang adalah kakak kandung dari raja Salomo
7. Ada baiknya jika anda membaca referensi dibawah ini, untuk lebih lengkapnya.

referensi :
1.Alkitab (Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru)
2. http://www.studylight.org/com/mhc-com/view.cgi?book=mt&chapter=001
3. english.logon.org/english/s/p119.html
4. http://www.newadvent.org/fathers/250101.htm
5. debate.org.uk/topics/apolog/contrads.htm

Mas sori Lama Balasnya….Cari strategi untuk kirim nih posting :D…. Sebenarnya udah 3x kirim nih postingan tapi gak muncul2 juga……Mungkin ada rule-nya yah?

@ Dear Bherz,

Maaf, rupanya komen Anda tertelan Akismet. Tapi sudah saya restore. Sebelumnya saya tidak menetapkan rule apa pun. Tetapi Akismet akan menelan komen jika ada banyak link URL ke tempat lain.

Kemarin saya menetapkan rule baru bagi komentator di blog ini, yaitu orang baru boleh memberikan komentar setelah login. Dengan aturan ini semoga dapat mengurangi komentar-komentar sampah.

Salam

Makasih Infonya Mas Dewo..

Mudah-mudahan pembaca dapat mengerti postingan saya walaupun ditampilkan berulang2.. Thx

Mas Dewo, gak capek yah tiap mosting pasti ada reply-reply ‘kurang enak’? Padahal cuman posting rekomendasi buku…😐

Christ (93)

Jawaban anda lebih mumpini dibanding jawaban yang diberikan oleh Bherz yang selalu muter muter. Terima kasih atas penjelasannya.

Bherz (97),

Ini saya pandora. Maaf kesulitan untuk log in.

Tanpa gedebuarrr, Anda marah ya?

Kalau dikatakan oleh Al Qur’an *istri Imran* dan *Saudara Harun* bukan berarti bahwa ibunya Maria adalah istri dari Imran yang hidup jauh dibelakang tapi Maria adalah istri dari keluarga Harun. Dan kalau Maria dikatakan sebagai saudara Harun, bukan berarti Maria adalah saudara Harun yang hidup beberapa generasi dibelakang tapi Maria adalah saudara dari keluarga Harun.

Ayat ayat itu juga terdapat dalam Al Kitab Anda.
Seperti *Yusuf anak Daud* yang berarti bukanlah Yusuf itu adalah anak Daud yang hidup beberapa genarasi dibelakang, tapi menyatakan bahwa Yusuf itu adalah anak dari keturunan Daud.

Atau juga dapat dilihat pada ayat Zakharia 12 yang anda telah tampilkan.

Anda boleh mencari hubungan Maria dengan keturunan Daud, tapi tetaplah bahwa Yesus tidak dapat dihubungkan silsilahnya dengan Daud, berdasarkan alasan yang telah saya paparkan diatas. Kalau sekedar menurut *Hukum* mungkin boleh boleh saja (?).

Terima kasih.

Bherz (94),

Ini adalah ayat yang menyatakan bahwa Al Qur’an adalah bukan buatan Muhammad. Salah satunya buktinya adalah yang dapat dapat dilihat dari ayat ayat dibawah ini mengenai kesehatan (ASI).

Albaqarah (2) : 233

*Dan para ibu hendaklah menyusukan anak anak mereka selama dua tahun penuh bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan itu. Dan kewajiban ayah memberi pakaian dan makanan kepada para ibu dengan cara yan patut. Tidak diberatkan seseoarng melainkan menurut kadar kesanggupannya. Dan janganlah seorang ibu menderita lantaran anaknya, dan jangan (menderita) seorang ayah lantaran anaknya dan warispun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelumdua tahuan) dengan kerelaan dan musyawaran mereka berdua, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu menghendaki mencari (perempuan) untuk menyusukan anak anak kamu, maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut; dan bertaqwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa apa yang kamu kerjakan*.

Ayat tersebut di atas menginformasikan bahwa betapa pentingnya seorang ibu menyusukan bayinya selama dua tahun penuh untuk kesempurnaan anggota badannya.
Asi (air susu Ibu) merupakan susu alamiah yang paling baik terutama untuk bayi yang baru lahir, lebih lebih bila bayi itu lahir prematur. Apabila tidak ada kesanggupan sang ibu untuk menyusukan bayinya, dianjurkan untuk mengambil perempuan lain untuk menyusukannya. Dengan mengkonsunsi air susu ibu (ASI) bagi bayi yang baru lahir mendapat Asi yang mengandung Colostrum, yang mengakibatkan bayi itu jarang terserang infeksi terutama infesi pada usus dan anggota lainnya.

Anjuran untuk menyusukan bayi selama 2 tahun untuk menjaga pertumbuhan bayi adalah sesuai dengan anjuran akhli akhli kesehatan pada masa ini.
Apakah Muhammad yang buta huruf dan notabene bukanllah seorang jebolan perguruan tinggi adalah orang yang dapat memberikan informasi mengenai hal tersebut pada abad ke tujuh ?.

Masih terdapat beberapa ayat lagi mengenai pentingnya ASI bagi bayi sehingga baru dapat disapih pada usia dua tahun.

Sekali lagi ini tanpa *gedebuarrrr*

Terima kasih.

Bherz Yth,

Saya jadi penasaran anda menyebut Haqigah 2:4 menurut Talmud Yeruslalem yang menyatakan bahwa Maria adalah anaknya Eli. Kiranya anda dapat menamplkan ayat tersebut secara lengkap. Anda bersedia bukan?, karena sampai saat ini anda saya anggap masih sanggup menjawab pertanyaan yang anda minta dalam posting No.5

Semoga jawaban anda tidak disertai *gedebuarrr*

Terima kasih.

salam damai
weleh … weleh ….
mbok ya ngaca tho siapa Sarah dan siapa Hajar istri Ibrahim.
yang atu asli istri yang atunya asli istrinya juga tapi dari budaknya …. up … sory …. sory
tentang keturunan … ya ngeliatnya dari cara orang Padang dengan garis Ibu atau cara orang Batak, Jawa dst dengan garis Bapak …
atau begini …
aq punya Eyang Kakung dan Eyang Putri dari garis Bapak, Eyang kakung dan Eyang Putri dari garis Ibu, kebetulan Bapak asli keturunan Yogya dan Ibu juga asli keturunan Solo.
jadi klo diurut urut aq keturunan mana hayo …. ya keturunan Yogya berdasar garis orang Yogya tapi solo kan, aq juga keturunan Solo berdasar garis orang Solo tapi Yogja kan.
begitulah antara Lukas dan Matius ngeliat Yesus. Mereka melihat dari ketururan garis Bunda Maria apa garis Bapak Yosep dst … dst … capek deh

firman Allah diberikan kepada umatnya untuk mudah dipahami bukan untuk menyulitkan

namanya aza firman Allah mana ada seh yang diralat direvisi … wuih percuma aza kita bilang Allah maha sempurna klo firmanNy aza pake direvisi .. dibatalin ….
emang ada ya firman Allah yang dibatalin … hayo tanya kenapa … kenapa.

Salam Damai
Mas Dewo ……
aq jadi sering mampir nih
trims banget …. aq jadi bisa belajar memahami atas semuanya

(pandora)

belzebul Yth.

Kalau anda mengambil istri kedua yang berasal dari pembantu anda sendiri, apakah anda akan menganggap bahwa itu adalah istri anda atau bukan ? dan apakah anda juga akan menganggap anak yang dilahirkannya sebagai darah daging anda atau bukan? Dari pengakuan anda akan dapat ditarik kesimpulan siapa anda sebenarnya.

Firman Allah diberikan untuk dipahami dan bukanlah untuk menyulitkan umatnya. Saya setuju itu.

Mungkin Belzebul bersama – sama Bherz dapat menunjukkan bahwa Maria itu adalah anaknya Eli dari garis Nathan.

Terima kasih.

dorapan sahabatku,
Salam Damai, damai dihati damai dibumi.
istri dua … no way … istriku adalah garwo …sigarane nyowo , belahan jiwaku ndak mungkin aku mengkianati jiwaku sendiri.

soal keturunan …. weleh .. weleh tapi ndak apa sedikit memberi pemahaman dan pelajaran atas sejarah sejarah agama katolik qu

yeaaaaah aq copy pastekan langsung kesimpulannya aja ya dari sebuah milis biar cepet …

Bagaimana Yesus bisa disebut “Anak Daud” bila Bunda Maria bukanlah Keturunan Daud?

Bila dengan akibat perkawinan dengan Yosep dengan Maria Yesus bisa disebut anak Yosep, maka, atas alasan yang sama Dia bisa disebut “Anak david”

Tradisi mengatakan bahwa Bunda Maria adalah juga keturunan Daud. Menurut Bilangan 36:6-12, seorang putri tunggal harus menikah dalam relatifnya sendiri untuk mendapatkan hak terhadap warisan.
Setelah St Justin (adv. Tryph. 100) dan St Ignatius (Surat kepada jemaat di Ephesus 18), para Bapa Gereja cenderung untuk sepakat mengakui bahwa Bunda Maria berasal dari garis keturunan Daud. Mereka bisa menyimpulkan ini, dari tradisi lisan maupun dari data2 di tulisan suci, Roma 1:2; 2 Timotius 2:8.
St John Damascene (De fid. Orth., IV, 14) menyatakan bahwa ayah dari kakek Bunda Maria, Panther, adalah saudara Mathat; kakek Bunda Maria, Barpanther, adalah sepupu Heli; dan ayah Bunda Maria adalah sepupu dari Yosep, anak Heli secara perkawinan levirate.
Disini Mathat telah digantikan oleh Melchi, karena teks yang digunakan St John Damascene, Julius Africanusm St Irenaeus, St Ambrose dan St Gregory dari Nazianzus menghilangkan dua generasi yang memisahkan Heli dari Melchi. Bagimanapun, tradisi menunjukkan Bunda Maria sebagai keturunan Daud melalui Nathan.

trus …. dorapan sahabatku, Mohammad keturunan siapa ya

dorapan sahabatku,
damai dihati damai dibumi,

Eli …. Heli maksudnya

Bagaimana Yesus bisa disebut “Anak Daud” bila Bunda Maria bukanlah Keturunan Daud?

Bila dengan akibat perkawinan dengan Yosep dengan Maria Yesus bisa disebut anak Yosep, maka, atas alasan yang sama Dia bisa disebut “Anak david”

Tradisi mengatakan bahwa Bunda Maria adalah juga keturunan Daud. Menurut Bilangan 36:6-12, seorang putri tunggal harus menikah dalam relatifnya sendiri untuk mendapatkan hak terhadap warisan.
Setelah St Justin (adv. Tryph. 100) dan St Ignatius (Surat kepada jemaat di Ephesus 18), para Bapa Gereja cenderung untuk sepakat mengakui bahwa Bunda Maria berasal dari garis keturunan Daud. Mereka bisa menyimpulkan ini, dari tradisi lisan maupun dari data2 di tulisan suci, Roma 1:2; 2 Timotius 2:8.
St John Damascene (De fid. Orth., IV, 14) menyatakan bahwa ayah dari kakek Bunda Maria, Panther, adalah saudara Mathat; kakek Bunda Maria, Barpanther, adalah sepupu Heli; dan ayah Bunda Maria adalah sepupu dari Yosep, anak Heli secara perkawinan levirate.
Disini Mathat telah digantikan oleh Melchi, karena teks yang digunakan St John Damascene, Julius Africanusm St Irenaeus, St Ambrose dan St Gregory dari Nazianzus menghilangkan dua generasi yang memisahkan Heli dari Melchi. Bagimanapun, tradisi menunjukkan Bunda Maria sebagai keturunan Daud melalui Nathan.

istri dua, duh nggak ngebayang tuh.
istri bagiku adalah garwo .. sigarane nyowo_belahan jiwa mana mungkin aq mengkianati jiwaku sendiri.

maaf .. ya dorapan Bunda Muhammad keturunan siapa ya …

@Mas Dewo..

Ada ga ya, buku pemeriksaan atas bukti bahwa yang menjadi korban oleh Abraham adalah Ishak? kok Muslim menganggap yang dikorbankan adalah Ismail? kalo saya percaya yang dikorbankan adalah Ishak. karena di Alquran ga ditulis kalau yang dikorbankan adalah Ismail. .. thanks mas Dewo..GBus

(pandora)

belzebul Yth,

Anda mengatakan bahwa menurut tradisi, Maria adalah keturunan Daud. Dapatkah anda menjelaskan apa yang dimaksud dengan *menurut tradisi* tersebut? Juga sudilah kiranya anda menampilkan ayat yang anda sebutkan tersebut di atas secara lengkap.

Yang saya tanyakan pada posting saya teraakhir adalah *Kalau anda mengambil pembantu anda sebagai istri kedua*. Saya tidak bermaksud mengatakan anda akan beristri dua atau akan mengambil pembantu anda sebagai istri kedua. Itu tidak dimungkinkan menurut ajaran yang anda peroleh. Yang saya minta adalah sikap anda bila menghadapi hal tersebut. Apakah anda akan membedakan atau tidak membedakan antara anak dari istri pertama yang bukan pembantu dengan anak dari istri kedua yang adalah pembantu. Ini adalah pertanyaan yang dapat ditujukan kepada siapa saja.

Terima kasih.

Halo mas Pandor
Wah sori nih mas yah…sori…..sori, postinganku sangat menyinggung.. sori..sori

Dalam konsep kristen, “Anak Tuhan dan Anak Daud” bukanlah suatu hal yang biologis. Itu juga diterangkan dalam Al Quran tentang Kalimatulah (menurut tafsiran Muslimers). — Maryam berkata:”Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki-laki, sedang tidak pernah seorang manusiapun menyentuhku dan aku bukan (pula) seorang penzina!”. Jibril berkata:”Demikianlah. Rabbmu berfirman:”Hal itu adalah mudah bagi-Ku, dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami, dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan”. (QS. 19:20-21) — Dari penggalan surat diatas, AlQuran menyatakan Kebesaran allah yang mampu melakukan segala sesuatunya hanya dalam perkataannya saja ( kun fa ya kun– CMIIW ). Kalau dalam Alkitab, tentang kelahiran Mesias sudah menjadi nubuat dari para Nabi2 sebelum Yesus, dan Mesias itu berasal dari keturunan Daud.

Mas pandor bisa ndak kasi Ayat yang menyatakan kalo Muhammad itu Ummi (menurut tafsiran Muslimers Ummi = buta huruf). Kalo ayat yang mas pandor posting sih kayaknya sudah jadi kebiasaan umum. Kalau bisa ditampilkan pula Ayat yang menerangkan kalo Muhammad itu menemukan karya ilmiah, contoh kalo sakit perut Nabi SWT nyuruh orang minum kencing onta, atau Matahari terbenam di Laut berlumpur hitam atau apalah.

(Chrisronzen=Christ)

Utk semuanya yg berpartisipasi disini,

Kalo sy perhatikan tulisan2 di topik ini, intinya sbnrnya masing2 kyknya dipenuhi dgn pandangan2nya sendiri shg akan tuli pd kata2 bijak dr org lain. Shg yg sering tjd dlm diskusi antara sesama mns yg berbeda pandangan ini, bhw yg satu mendesakkan pandangannya pd yg lain.
Akibatnya, ia tdk pernah belajar apapun kecuali pandangan2nya sendiri.

Di bawah ini akan saya sampaikan proses bgmn pkrn kita menerima masukan2 dr luar yang kmdn akan menentukan reaksi kita dlm menanggapi masukan2 itu.
Di bwh ini dijelaskan bgmn kelekatan2 kita bekerja mendominasi dalam menentukan reaksi kita
Hal ini sdh pernah saya sampaikan di topik antara iman dan logika #341, maaf kalo agak panjang, tp semoga berguna bagi kita semua ya.

Banyak sekali informasi dari dunia luar yan terus-menerus mengalir masuk melalui indera dan jaringan2 tubuh anda. Hanya sebagian kecil informasi saja yang sampai pada pikiran sadar anda. Itu mirip dgn cuma sebagian kecil saja laporan dr lapangan yg akhirnya sampai kpd presiden krn ada petugas yang menyaring data di kantor presiden. Siapakah yg menentukan materi mana–dari semua materi yg senantiasa mengalir dari dunia luar–yang akhirnya akan sampai ke PIKIRAN SADAR anda?
Tiga penyaring yang menentukan ialah: KELEKATAN, KEYAKINAN,dan KETAKUTAN anda.
1. KELEKATAN anda.
Anda pasti akan memusatkan perhatian dan usaha anda pada apa yang memperkembangkan atau mengancam kelekatan-kelekatan itu dan tdk mempedulikan yg lainnya. Anda tdk akan tertarik lg pd yg lainnya, spt pengusaha besar tdk tertarik pd sgl sesuatu yg tdk menghasilkan uang.
Dari manakah asal mula kelekatan anda? Wkt dilahirkan, anda tdk memilikinya. Kelekatan bersumber dr kebohongan yg diturunkan oleh masyarakat dan kebudayaan kepada anda, atau bahkan kebohongan yg anda ceritakan kpd diri sendiri. Kebohongan itu ialah bahwa tanpa ini atau itu anda tdk dpt bahagia. Bukalah mata dan lihatlah betapa kelirunya anggapan itu. Ada beratus-ratus org yg ternyata sungguh bahagia walau tanpa hal itu, tanpa org itu, tanpa situasi yg justru anda cari2 dan anda yakini sbg syarat kebahagiaan anda.
2. KEYAKINAN anda.
Perhatikan orang yang fanatik. Ia hanya memperhatikan apa yang membenarkan kepercayaannya dan menghalangi apa saja yg mengancam kepercayaannya itu. Bgmn dgn anda sendiri? Itu pulalah yg terjadi pd diri anda dgn semua keyakinan2 anda khan?
3. KETAKUTAN anda.
Seandainya seminggu lg anda akan dihukum mati, segenap perhatian dan pikiran anda akan terkuras ke sana, tanpa peduli segala yang lain. Itulah yg dilakukan oleh ketakutan. Ia langsung menyita perhatian anda utk hal tertentu hinga melalaikan yg lain. Anda salah kalau berpikir bahwa ketakutan itu melindungi anda, bhw keyakinan menjadikan anda sebagaimana adanya, bahwa kelekatan membuat hdp anda menggembirakan dan aman. Anda tdk tahu bhw mereka sbnrnya merupakan sekat penghalang antara anda dan simfoni kehdpan.
Tentu saja, kita tdk mgkn sepenuhnya menyadari setiap nada dlm simfoni kehdpan. Tp bila roh anda tdk terhalangi dan perasaan anda terbuka, anda akan dpt melihat sgl sesuatu sbgmn sesungguhnya. Anda dpt berinteraksi dgn realitas dan anda akan terpesona oleh keharmonisan alam semesta. Dgn demikian, anda akan memahami TUHAN,krn akhirnya anda akan mengerti makna cinta.
Lihatlah dgn cara berikut. Anda melihat orang dan segala sesuatu bukan sebagaimana adanya, melainkan sebgmn mnrt anda. Bila ingin melihat mrk sbgmn adanya, anda hrs menilik kelekatan anda dan menelusuri ketakutan yng diakibatkannya. Saat anda melihat kehidupan, kelekatan dan ketakutan inilah yg menentukan mn yg akan anda perhatikan dan mana yg tdk. Apa yg anda lihat akan menguasai perhatian anda.
Akan tetapi, krn penglihatan anda tlh mjd selektif, gmbrn yg anda peroleh mengenai sgl hal dan org di sekitar anda semu belaka. Semakin lama anda hdp gmbrn yg rancu ini,smakin yakin anda bahwa itulah satu2nya gambar yang benar tentang dunia ini.
Kelekatan dan ketakutan anda senantiasa memproses data masuk sedemikian rupa shg semakin memperkuat gambaran anda.
Inilah cikal bakal KEYAKINAN anda, pangkal terbentuknya CARA-MELIHAT-REALITAS yg tdk pernah berubah. Padahal, REALITAS itu sendiri SELALU BERGERAK dan BERUBAH, TDK PERNAH TETAP.
Dgn demikian, anda tdk lg berinteraksi dgn dunia nyata, melainkan dgn dunia yg diciptakan oleh pkrn anda. Hanya bila anda melepaskan kepercayaan, ketakutan, dan kelekatan, anda akan terbebaskan dari ketidakpekaan yg membuat anda sedemikian tuli dan buta thd dunia dan diri anda sendiri.

Semoga kita semua semakin tercerahkan

GBU
Namo Buddhaya
Wassalam

(pandora)

bherz,

Saya tidak merasa tersinggung dengan posting posting anda, karena sampai saat ini saya masih menganggap anda masih dapat menjaga etika berdiskusi. Entah nanti.

Al Qur’an bukanlah biografi/Kisah kehidupan Muhammad. Al Qur’an adalah tuntunan yang diberikan oleh Allah SWT kepada orang yang beriman dan bertaqwa kepada Allah Yang Maha Esa, Allah yang Satu.
Sebagaimana dinyatakan dalam ayat Al Baqarah (2): 1,2. Sayang sekali anda bukanlah orang yang dimaksud ayat tersebut.

Sepengetahuan saya didalam Al Qur’an tidak ada ayat yang saudara tanyakan itu. Mengenai hal tersebut anda harus membaca riwayat hidup MUhammad atau membaca hadist Nabi Muhammad.
Dan harus mas Bherz ingat bahwa hadist adalah tindakan dan ucapan Nabi Muhammad itu bukanlah merupakan kitab suci seperti umat anda menganggap Injil sebagai kitab suci. Ada diskusi saya dengan Sdr. Henry dari pihak anda, dimana Sdr. Henry mengatakan bahwa Injil dapat disamakan/disejajarkan dengan hadist.

Saya tidak mengerti apa yang anda maksud dengan *ayat yang mas pandor posting adalah kebiasaan umum*?

Mungkin anda ingin lagi mengetahui lebih banyak mengenai ayat ayat yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan, yang baru terungkap jauh setelah era kehidupan Muhammad. Dan itu ada terdapat dalam Al Qur’an serta sesuai dengan perkembangan sains modern. Apakah Muhammad yang mengajarkan hal itu ?

DR.Maurizw Bucaille, seorang sarjana Perancis (barat) yang notabene adalah seorang non muslim mengatakan dalam bukunya *La Bible, Le Coran Et La Science*

**Tidak akan masuk akal bahwa seorang yang hidup pada abad ke 17 M dapat melontarkan dalam Al Qur’an mengenai bermacam macam hal yang merupakan pemikiran manusia pada waktu itu. Dan Ide ide itu cocok dengan apa yang akan dibuktikan oleh Sains beberapa abad kemudian. Bagiku, tak ada kemungkinan bahwa Al Qur’an itu buatan manusia**

Terima kasih.

@ Dear Seniplc (#113),

Yang akan dikurbankan oleh Abraham adalah Ishak. Pada saat perintah pengurbanan itu, Ismael telah diusir oleh Abraham. Silakan baca Kitab Kejadian bab 21-22.

Pengusiran Hagar + Ismael (Kejadian 21:14)
Pengurbanan Ishak (Kejadian 22:2)

Berikut adalah ayat Kejadian 22:2

22:2 Firman-Nya: “Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu.”

Saya rasa tidak perlu adanya buku “Pemeriksaan Atas Bukti” untuk melihat kenyataan tersebut.
GBU.

@Pandora

Asi yang telah diajarkan oleh muhammad, menurut saya sudah berlangsung lama. Bangsa Yahudi telah menuliskan dalam kitab Talmudnya tentang menyusui anaknya selama 24 bulan. Sebagai tambahan referensi; Talmud telah ada 500 SM, bertahun2 sebelum turunnya Al-Quran kepada Muhammad (CMIIW). Dari hal itu saya menarik kesimpulan bahwa kebiasan menyusui anak bayi selama 2 tahun telah dilakukan bertahun2 sebelum Muhammad lahir.

Referensi
Talmud Babilonia Kethuboth folio 60 ayat 1:
“Our Rabbis taught: A child must be breast fed for twenty-four months. From that age onwards he is to be regarded as one who sucks an abominable thing; these are the words of R. Eliezer. R. Joshua said: [He may be breast fed] even for four or five years. If, however, he ceased after the twenty-four months and started again he is to be regarded as sucking an abominable thing. ”

Maaf yah mas kalo saya mengutip dengan salah ayat2 yang ada dalam AlQuran atau Hadist, hal itu dikarenakan saya belum punya pengetahuan yang banyak tentang Al-Quran dan Hadist. Saya punya pemahaman bahwa jika Hadist itu merupakan kitab suci yang kedua buat Muslim, jadi jika muslim tidak melakukan dan mempercayai hadist, itu sama saja muslim telah kehilangan sebagian dari iman islam mereka (Sekali Lagi Correct Me If I Wrong = CMIIW).

Kalau saudara pandora mau, tolong mas posting ayat Al-quran atau Hadist yang merupakan “Ide ide itu cocok dengan apa yang akan dibuktikan oleh Sains”. Misalnya dalam AlQuran Allah SWT Menyuruh lebah makan buah-buahan untuk menghasilkan madu, atau ada hal yang lain yang bisa membuktikan bahwa Al-Quran “Ide ide itu cocok dengan apa yang akan dibuktikan oleh Sains”.
Mohon maaf yah jika postingan saya keterlaluan.

TeNKqYU

dorapan sahabatku,
damai dihati damai dibumi

“Tradisi mengatakan bahwa Bunda Maria adalah juga keturunan Daud “.
Menurut Bilangan 36:6-12, seorang putri tunggal harus menikah dalam relatifnya sendiri untuk mendapatkan hak terhadap warisan. (ayatnya klo ditulis disini panjang banget Mas, jadi baca aja sendiri yah Mas)

istri ke dua dari pembantu … Mas
insya Allah belzebul ndak lakukan itu Mas.
ngebayangin “bila … andai … kalau” azha ndak sanggup apalagi ngelakuinnya Mas. ahc …. jangan paksa diriku ya … Mas.

Mas Mas dora …pan, mbok gantian tho, pertanyaan saya dijawab dulu. Bunda Muhammad keturunan siapa ya Mas. ayat Alquran dari surat apa dan dari laporan sahabat nabi yang mana .. yang menerangkan silsilah Bunda Muhammad, Mas met lebaran yah ….

(pandora)

belzebul Yth.

Seperti posting saya No. 118 telah saya katakan bahwa Al Qur’an bukanlah suatu kitab biografi dari Nabi Muhammad. Jadi belzebul tidak akan menemukan satu ayatpun dari Al Qur’an yang menjelaskan silsilah keturunan dari bundanya Muhammad.

Sekali lagi bila anda ingin mengetahui tentang hal itu, ada baiknya anda membaca biografi Nabi Muhammad; baik yang ditulis oleh cendekiawan muslim atau non muslim.

Terima kasih.

Damai dihati Damai dibumi
Mas Doropan Yth,

Mas … trims deh atas sarannya. dan terimakasih juga Mas Dorapan telah menjelaskan siapa sebenarnya yang Allah rencanakan untuk keselamatan manusia … “Allah akan memberikan tanda tanda kepada manusia siapa sebenarnya yang yang diutus Nya komplit plit dari mana asal usulnya, dimana dilahirkan, apa yang dikerjakannya dst .. dst … dan semuanya itu diuraikan sejelas jelasnya … dan itu semua adanya hanya di Alkitab”
trims ya Mas …

=pandora

belzebul yth.

Saya tidak pernah menjelaskan siapa yang Allah rencanakan untuk keselamatan manusia, Bung belzebul ngarang kali. Terima kasihnya kepada siapa ?

Memang semua ada di al kitab, pokoknya komplit plit dst.

Begitu komplitnya sampai ada ayat XXX (3X). Mungkin bung belzebul ingin memberikan penjelasan sejelas jelasnya mengenai ayat dengan tanda XXX (3X)

Terima kasih.

@ dorapan

Ayat xxx atau cerita xxx menunjukkan transparasi Alkitab kejujuran penulis Alkitab. Jadi tidak ada yang perlu ditutup2i, sebagi pengingat u/ generasi yang akan datang sekaligus sebagai paparan betapa mahakasih dan mahapemurahnya Allah itu

Salam
CB

chodo yth.

Anda katakan ayat rating xxx tersebut menunjukkan kejujuran penulis alkitab dan sebagai pengingat u/generasi pendatang dan juga menunjukkan betapa maha kasih dan mahapemuranya Allah itu.

Dari apa yang sdr. paparkan tidak terdapat teguran dari Allah terhadap pelaku yang diceritakan dalam ayat ayat tersebut.

Kalaulah itu yang sdr. maksudkan seperti tersebut diatas, dapat dibenarkan bahwa ayat ayat tersebut telah dijadikan contoh model merebaknya dekadensi moral dewasa ini. Bukankah Allah sendiri telah menunjukkan maha kasih dan maha pemurahnya(?) dalam menyikapi ayat XXX itu.

Salam

RAHASIA KAUM MISSIONARIS (PARA PENDETA & PASTOR) YANG TAKUT DIKETAHUI OLEH UMATNYA SENDIRI

BERIKUT INI ADALAH SEBAGIAN INFORMASI YANG SELAMA INI DISEMBUNYIKAN OLEH GEREJA AGAR UMAT KRISTEN / KATHOLIK TIDAK MEMPELAJARI ALKITAB MEREKA SENDIRI SECARA MENDALAM, APALAGI SAMPAI DENGAN MEMBANDINGKAN ANTAR SATU KITAB DENGAN KITAB LAIN, SANGAT DILARANG KERAS.

————————————————————————————–

INDEKS AL-KITAB

Kitab agama ini adalah milik umat Kristiani, dikenal dengan sebutan Alkitab atau Bibel (Inggris : Bible, Jerman : Bijbel), terdiri dari dua bagian kitab, yaitu Kitab Perjanjian Lama (PL) dan Kitab Perjanjian Baru (PB). Di dalam Perjaniian Lama Tuhan pernah berfirman bahwa orang-oran Israel itu sangat durhaka dan hobi merubah-rubah kitab suci (baca: Kitab Mikha 3:1 – 12 dan Ulangan 31:27). Akibatnya, kitab suci ini menjadi bercampur-baur antara kebenaran ilahi dan kesalahan-kesalahan manusiawi yang ditulis oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Maka Alkitab tidak boleh dibaca dengan doktrin yang harus diterima apa adanya bahwa Alkitab itu pasti baik dan benar, karena Tuhan telah mengaruniakan akal budi kepada setiap manusia. Akal budi inilah yang mendatangkan karunia (Amsal 13:15). Tanpa akal budi mengakibatkan kebodohan dan kebinasaan (Amsal 10:21). Gunakanlah akal untuk menguji dan menyaring Alkitab antara ayat-ayat firman Tuhan dan ayat-ayat buatan manusia. Sesuai dengan perintah berikut : “Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik” (I Tesalonika 5: 2 1).

AYAT-AYAT ILLAHI :

Tuhan itu Esa (monotheisme), bukan Trinitas
1. Tauhid Nabi Musa (Ulangan 4:35, Ulangan 6:4, Ulangan 32:39).
2. Tauhid Nabi Daud (II Samuel 7:22, Mazmur 86:8).
3. Tauhid Nabi Sulaiman (I Raja-raja 8:23).
4. Tauhid Nabi Yesaya (Yesaya 43: 10-11, Yesaya 44:6,Yesaya 45:5-6, Yesaya 46:9).
5. Tauhid Yesus (Markus 12:29, Yohanes 5:30, Yohanes 17:3).

Yesus bukan Tuhan dan tidak sama dengan Tuhan
1. Yesus lebih kecil daripada Tuhan (Yohanes 10:29).
2. Tuhan lebih besar dari pada Yesus (Yohanes 14:28).
3. Yesus duduk di sebelah kanan Tuhan (Markus 16:19, Roma 8:4).
4. Yesus berdiri di sebelah kanan Tuhan (Kisah Para Rasul 7:56).
5. Allah tahu kapan datangnya kiamat, sedang Yesus tidak tahu (Matius 24:36).
6. Yesus bersyukur kepada Tuhan (Matius ll:25, Lukas 10:21).
7. Yesus berteriak memanggil Tuhan (Matius 27:46, Markus 15:34).
8. Yesus menyerahkan nyawanya kepada Tuhan (Lukas 23:44-46, Yohanes 19:30).
9. Yesus disetir oleh Tuhan (Yohanes 5:30).

Yesus adalah utusan Tuhan (Rasul Allah)
Dalil : Markus 9:37, Yohanes 5:24, 30,7:29,33,8:16,18,26,9:4,10:36,II:42,13:20,16:5, 17:3,8,23,25.

Tidak ada dosa waris dan Penebusan dosa
Para nabi Allah tidak ada yang mengajarkan Dosa Waris dan Penebusan Dosa. Risalah Allah yang dibawa oleh semua nabi-Nya itu pada hakekatnya sama saja, yaitu Tauhid dan amal shalih. Semua nabi menekankan adanya tanggung jawab individu atas segala perbuatan setiap manusia (Yehezkiel 18:20, Ulangan 24:16, Matius 16:27, Yeremia 31:29-30, II Tawarikh 25:4).

Nubuat akan datangnya seorang nabi akhir setelah Yesus
Dalam Alkitab masih dapat ditemukan nubuat-nubuat para nabi yang memberikan sinyalemen akan datangnya seorang nabi terakhir yang menutup keberadaan para nabi sebelumnya. Keberadaan nabi terakhir yang pamungkas ini sangat penting artinya untuk kesempurnaan ajaran Tuhan kepada manusia di muka bumi.

Namun, nubuat itu disampaikan dalam bentuk sandi-sandi bahasa yang dapat dipahami dengan penafsiran yang membutuhkan pemikiran akal yang tinggi.

Ayat-ayat yang dimaksud adalah :
1. Ulangan 18:18-20, tentang nabi diluar bani Israel dengan ciri-ciri: nabi seperti musa, tidak mati terbunuh dan semua perkatannya terjadi.
2. Habakuk 3:3 jo. Ulangan 33;1-3, tentang nabi yang berhasil menegakkan syariat agama di tanah Arab.
3. Yesaya 29:12, nabi yang tidak bisa membaca.
4. Yesaya 41:1-4, nabi yang bisa perang, punya keturunan dan sudah lama ditunggu-tunggu oleh bangsa yang tertindas sebagai pembebas dan penyelamat dari penindasan kaum yang zalim.
5. Yesaya 42:1-4, nabi yang menegakkan hukum kepada bangsa-bangsa lain dan tidak pernah berteriak dengan suara nyaring.
6. Yeremia 28:9, tentang nabi yang membawa damai.
7. Kejadian 49: 1, 10 dan Matius 21: 42-43, nabi tersebut keturunan nabi Ismail.
8. Yohanes 1: 19-25, datangnya setelah zaman Yahya dan Yesus.
9. Yohanes 16:7-1 5, nabi yang mendapat julukan “Penolong yang lain” dengan ciri-ciri: manusia biasa, memiliki gelar ‘penghibur’ dan ‘al-amin/orang benar jujur terpercaya’, tidak berkata-kata dari dirinya sendiri dan memuliakan nabi Isa dengan alaihisalam.
10. Dan lain-lain.

AYAT-AYAT BUATAN MANUSIA :

Ayat-ayat Porno (cabul)
1 Yehezkiel 23: 1-21, ayat-ayat jorok tentang seksual.
Diceritakan di dalamnya penyimpangan seksual yang sangat berbahaya bagi perkembangan psikologis bila dibaca oleh anak-anak di bawah umur. Ada kalimat-kalimat yang sangat cabul dengan menyebut buah dada, buah zakar, menjamah-jamah, memegang-megang, birahi, dan lainlain.

2. Yehezkiel 16: 22-38, ayat porno yang bugil-bugil.
“….Waktu engkau telanjang bugil sambil menendang nendang dengan kakimu …. (ay.22). “…dan menjual kecantikanmu menjadi kekejian dengan meregangkan kedua pahamu bagi setiap orang yang lewat, sehingga persundalanmu bertambah-tambah” (ay.25.”Engkau bersundal dengan orang Mesir, tetanggamu, si aurat besar itu…..”(ay.26). “engkau bersundal juga dengan orang Asyur, oleh karena engkau belum merasa puas ya, engkau bersundal dengan mereka, tetapi masih belum puas” (ay.28). “Betapa besar hawa nafsumu itu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (ay. 30). “….engkau yang memberi hadiah 1 umpan kepada semua yang mecintai engkau sebagai bujukan, supaya mereka dari sekitarmu datang kepadamu untuk bersundal” (ay. 33). Aku akan menyingkap auratmu di hadapan mereka, sehingga mereka melihatseluruh kemaluanmu: (ay.37).

3. Ulangan 23: 1-2, Tuhan menyebut “Buah Pelir”.

4. Hosa 3: 1, nabi Hosea disuruh Tuhan untuk mencintai perempuan yang suka bersundal (pelacur) dan berzinah. Jika benar bahwa Tuhan pernah menyuruh nabi-Nya untuk mencintai pelacur, semua laki-laki akan rebutan menjadi nabi. Dan, semua wanita akan rebutan untuk menjadi pelacur, supaya dicintai oleh nabi Allah.

5. Kidung agung 4:1-7, puisi rayuan yang memuji kecantikan dengan menyebut buah dada dan susu.

6. Kejadian 38:8-9, kisah asal-usul onani (masturbasi) oleh leluhur Yesus.

7. Kidung Agung 7:6-13. Puisi Kenikmatan Cinta yang memuji kecantikan dan cinta yang memakai kata-kata seksual, yakni keindahan buah dada dan keinginan untuk memegang-megang buah dada. “Sosok tubuhmu seumpama pohon korma dan buah dada gugusannya. Aku ingin memanjat pohon korma itu dan memegang gugusan gugusannya.Kiranya buah dadamu seperti gugusan anggur.

Pelecehan Alkitab (Bibel) kepada Tuhan
1. Tuhan menyesal dan pilu hati? (Kejadian 6:5-6, Keluaran 32:14).
2. Tuhan mengah-mengah, megap-megap, dan mengerang seperti perempuan yang melahirkan? (Yesaya 42:13).
3. Roh Tuhan melayang-layang (terapung-apung) di atas permukaan air? (Kejadian 1:1-2).
4. Tuhan jorok, menyuruh makan tahi? (Yehezkiel 4:12-1 5).
5. Tuhan kelihatan alas kaki-Nya? (Keluaran 24:10).
6. Tuhan merasa jenuh/jemu/bosan? (Yeremia 15:6).
7. Tuhan petak umpet dengan Adam? ( Kejadian 3:8-10).
8. Tuhan besanan dengan manusia? (Kejadian 6:2).
9. Tuhan kalah dalam duel melawan Yakub? (Kejadian 32:28).
10. Tuhan bersiul memanggil manusia? (Zakharia 10: 8).
11. Tuhan bersuit? (Yesaya 7: 18, Yesaya 5: 26).
12. Tuhan menengking? (Yeremia 25: 30)
13. Tuhan lelah kepayahan dan kecapaian? (Keluaran 31: 17).
14. Tuhan menyuruh mencintai pelacur? (Hosea 3:1).
15. Tuhan kelihatan punggungnya-Nya? (Keluaran 3 3: 23).

Pelecahan Alkitab (Bibel) kepada Para Nabi Allah
1 . Nabi Nuh mabuk-mabukan sampai teler dan telanjang bugil (Kejadian 9: 18-27).

2. Nabi Luth menghamili kedua putri kandungnya sendiri dalam dua malam secara bergiliran (Kejadian 19:30-38). Heboh … !!! Skandal seks ayah dan anak kandung oleh nabi??

3. Nabi Daud melakukan skandal seks dengan Batsyeba, istri anak buahnya sendiri. Setelah Batsyeba mengandung suaminya dibunuh oleh Daud, kemudian Batsyeba dinikahi Daud diboyong ke istana (II Samuel l l: 2-27).

4. Ketika sudah tua, Nabi Daud tidur dengan perawan yang masih muda (I Raja-raja 1: 1-3).

5. Nabi Yakub bekerja sama dengan ibu kandungnya untuk membohongi dan menipu ayah kandungnya, supaya Israel diberkati (Kejadian 27: 1-46).

6. Yehuda (putra Nabi Yakub) menghamili menantunya sendiri (Kejadian 38: 13-19). Skandal seksa ayah dan menantu dalam kitab suci!?

7. Absalom (putra Nabi Daud) memperkosa gundik ayahnya sendiri (11 Samuel 16: 21-23). Perselingkuhan anak dengan ibu (gundik ayah) dalam Kitab Suci?!

8. Amnon (putra Daud) memperkosa saudara perempuannya (II Samuel 13: 7-14). Incest antara anak nabi dengan saudaranya sendiri ?!?

9. Ruben (putra tertua Nabi Yakub) melakukan hubungan seks dengan Bilha, gundik ayahnya (Kejadian 35:22). Gundik ayah diperkosa anaknya sendiri ?!?

10. Nabi Sulaiman (Salomo) tidak taat kepada Tuhan karena lebih mencintai 700 istri dan menyimpan 300 gundik (I Raja-raja 11:3) Mustahil ada nabi yang rakus wanita..

11. Nabi Harun membuat dan menyembah patung emas (Keluaran 32:2-4).

12. Nabi Isa (Yesus) orang bodoh, idiot, dan emosional. Pada waktu bukan musim buah ara, Yesus mengutuk pohon ara yang tidak berbuah (Markus ll: 12-14; bandingkan: Yohanes 2:4 dan Yohanes 7:8-10).

Catatan : Nama-nama pezinah tersebut ada dalam silsilah yesus (Matius 1:1-17 dan Lukas 3:23-38).

Ayat-ayat yang tidak masuk akal (irasional)
1. Anak lebih tua 2 tahun daripada ayahnya pada waktu II Tawarikh 21:5,20, Yoram berusia 32 tahun jadi raja dan memerintah Yerusalem selama 8 tahun lalu meninggal (pada usia 40 tahun). II Tawarikh 22: 1-2, Setelah Yoram meninggal, dia digantikan Ahazia, anaknya pada usia 42 tahun. Jadi, Ahazia lebih tua 2 tahun daripada ayahnya.

2. Usia 11 tahun sudah tidak punya anak
Ahas berumur 20 tahun ketika naik dan memerintah kerajaan selama 16 tahun (II Raja-raja 16:2). Sepeninggal Ahas, tahta kerajaan diganti oleh Hizkia, anaknya (II Rajaraja 16: 20). Hizkia berusia 25 tahun waktu naik tahta menjadi raja (II Raja-raja 18: 2).
Jadi, dalam usia 11 tahun Ahaz sudah punya anak ??!!

3. Tuhan salah hitung
Kejadian 46: 8-1 5, disebutkan daftar nama-nama bani Israel yang datang ke Mesir berjumlah 34 nama. Padahal pada ayat 1 5 disebutkan “Jadi seluruhnya, laki-laki dan perempuan, berjumlah 33 jiwa”. Pakai Tuhan tidak pandai berhitung ??

Ayat-ayat yang mustahil dipraktekkan

1. Hukum Sabat
Hari Sabat (Sabtu) adalah hari Tuhan yang harus dikuduskan. Pada hari itu setiap orang dilarang bekerja, dilarang memasang api di rumah (lampu, kompor, dan lain-lain) karena Sabat adalah hari perhentian penuh. Orang yang bekerja pada hari Sabtu harus dihukum mati (Keluaran 20:8-11,31:15,35:2-3).
Ayat ini mustahil dipraktekan di jaman modem. Siapa yang sanggup mengamalkan ? Siapa yang mau dibunuh apabila melanggar hukum Sabat ?

2. Bunuh orang kafir dan musyrik!! (Ulangan 13: 6-9)
Ayat ini memeiintahkan kewajiban membunuh orang yang mengajak menyembah tuhan selain Allah. Ayat ini tidak bisa diterapkan. Buktinya umat Yahudi dan Kristen tidak pernah membunuh umat Hindu, Budha, Kong Hu Chu, dan lain-lain.

3. Dilarang memakai pakaian yang dibuat dari pada dua jenis bahan (Imamat 19: 19).
Bila ayat ini diamalkan, maka manusia akan kembali kepada jaman primitif, ketinggalan jaman, ketinggalan gaya dan tidak modernis.

4. Cungkil mata yang menyesatkan orang untuk berbuat dosa (Matius 5:29).
Secara Letterlijk maupun Figuurlijk, ayat ini mustahil dipakai. Bila diterapkan, maka banyak orang Kristen menjadi buta.

5. Potong kaki dan tangan orang yang menyesatkan ke arah dosa (Matiusl8:8-9)
Secara Letterlijk maupun Figuurlijk, ayat ini mustahi dipakai. Bila diterapkan, maka banyak orang kristen menjadi pincang dan buntung.

6. Dilarang melawan penjahat (Matius 5: 39-44)
Ayat ini mustahil dipraktekkan di masyarakat manapun. Bila ajaran ini diterapkan, maka menghancurkan tatanan sosial dan keamanan masyarakat. Apa jadinya di masyarakat apabila suatu kejahatan tidak dilawan ? Tidak melawan kejahatan berarti mendukung kejahatan. Bila kejahatan tidak dilawan, berarti mendukung kejahatan.
Bila kejahatan tidak dilawan, maka kriminalitas akan meningkat dan subur berkembang.

7. Kasihilah musuhmu (Lukas 6: 27-29). Ajaran ini sangat menguntungkan penjajah.

8. Dilarang membawa perbekalan, dilarang membawa dua helai baju dan dilarang membawa kasur dalam pedalanan (Matius 10:9-10). Kenyataannya, umat Kristen sendiri tak ada yang bisa mengamalkan ayat ini.

Ayat-ayat takhayul (mistis)
Simson (Inggris: Samson) adalah utusan Tuhan yang sakti mandraguna selama rambutnya tidak dicukur. (Hakim-hakim 16:1-22).

Diceritakan dalam kitab Hakim-hakim 16:1-22 bahwa Samson adalah utusan Tuhan yang sakti mandraguna. Dia bisa mencabut kedua daun pintu gerbang kota beserta kedua tiang dan semua palangnya, Ialu semuanya diletakkan di atas kedua bahunya dan dipindahkan ke puncak gunung (ay. 3). Tapi sayangnya dia jatuh cinta kepada seorang pelacur (wanita sundal) yang bernama Delila. Mala Delila disewa oleh raja Filistin dengan bayaran 1100 uang perak untuk mencari rahasia Samson (ay. 5).

Di atas pangkuan pelacur Delila, akhimya Samson tergoda rayuan dan bujukan sehingga membuka rahasia kesaktiannya. Bahwa selama rambut kepalanya tidak dicukur, maka seluruh kekuatannya akan musnah dan dia menjadi orang lemah (ay. 17). Maka setelah nabi Samson tertidur di atas pangkuan pelacur Delila, rambutnya dicukur. Lalu musnahlah seluruh kesaktiaan dan kekuatan Samson. (ay.19). Kemudian kedua mata Samson dicungkil sehingga jadilah Samson buta mata akibat rahasia kesaktiannya dicukur (ay. 21).

Cerita ini adalah cerita takhayul (mistik) yang biasanya berkembang di masyarakat primitif.

Ayat-ayat Diskrimatif
Perbuatan riba (rente) dilarang dilakukan kepada Israel, tapi boleh dilakukan kepada non Israel (Ulangan 23: 19-20).
Ayat ini jelas buatan orang Yahudi, sebab tidak mungkin Tuhan berlaku diskiiminatif dengan melarang mengambil bunga uang kepada bangsa Yahudi, sementara mengambil bunga kepada orang selain Yahudi diperbolehkan. Dan sangat bertentangan dengan kitab Keluaran 22: 25: “Jika engkau meminjamkan uang kepada salah seorang umat-Ku, orang miskin diantaramu, maka janganlah engkau berlaku sebagai penagih hutang terhadap dia: janganlah kamu bebankan bunga kepadanya”.

Ayat-ayat Ramalan Bibel yang meleset tak terpenuhi

1. Ramalan Paulus tentang kedatangan Yesus (I Tesalonika 4: 16-17).
Dalam ayat ini Paulus meramalkan bahwa setelah kebangkitan Yesus dari kubur, dia dan seluruh pengikutnya yang masih hidup itu akan diangkat bersama-sama dengan Yesus dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Ramalan ini tidak terpenuhi bukan Yesus yang menjemput Paulus, tapi pedang kaisar Nero yang memenggal leher Paulus di Roma tahun 64 M.
Ramalan Paulus ini tidak akan terjadi, meski dia diberi waktu 2000 tahun lagi untuk menunggu kegenapan nubuatnya.

2. Ramalan kedatangan Yesus (Matius 10:23, 16:28, Markus 9:1 dan Lukas 9:27).
Yesus menubuatkan bahwa dia dan kerajaan Allah akan datang sebelum para muridnya selesai mengunjungi kotakota Israel. Ramalan ini meleset jauh, sebab sampai saat ini Yesus belum juga turun datang kembali ke dunia. Padahal para murid Yesus sudah mati semua 2000 tahun yang Ialu.

3. Hak keturunan Abraham (Kejadian 21: 12).
Dalam ayat ini Tuhan menubuatkan bahwa yang disebut keturunan Abraham adalah berasal dari Ishak. Nubuat ini meleset jauh besar, Sebab dalam I Tawarikh 1:28-30 Ismail juga disebut sebagai anak keturunan Abraham.

4. Ramalan Tuhan Meleset (Yeremia 34:4-5)
Dalam ayat Tuhan berfirman bahwa Zedekia, raja Yehuda tidak akan mati oleh pedang, melainkan akan mati dengan damai. Nubuat ini meleset jauh, dalam kitab Yeremia 52: 10-11 diceritakan bahwa pada dalam akhir hayatnya Zedekia tewas ditangan raja Babel. Sebelum meninggal, mata Zedekia dibutakan, lalu dibelenggu dengan rantai tembaga. Kemudian ditaruh dalam rumah hukuman sampai meninggal.

5. Nubuat Tuhan tidak terjadi (Yeremia 36: 30).
Dalam kitab Yeremia 36:30 Tuhan berfirman bahwa keturunan Yoyakim tidak ada yang naik tahta kerajaan Daud. Nubuat ini tenyata meleset. Diceritakan dalam kitab II Rajaraja 24: 6 bahwa sepeninggal Yoyakim, yang naik tahta menggantikannya adalah Yoyakin, anaknya.

AYAT-AYAT KONTRADIKSI :

Kontradiksi Perjanjian Lama
1. Siapakah anak Daud yang kedua ?
a. Kileab (II Samuel 3: 2-3).
b. Daniel (I Tawarikh 3: 1)

2. Di Yerusalem, Daud mengambil beberapa gundik atau tidak ?
a. Ya! Daud mengambil beberapa gundik dan istrei (11 Samuel 5: 13-16).
b. Tidak! Daud hanya mengambil beberapa isteri saja (I Tawarikh 14: 3-7).

3. Berapa anak-anak Daud dari gundik di Yerusalem ?
a. 11 orang (Samuel 5: 13-16).
b. 13 orang (I Tawarikh 14 3-7).

4. Di Kota mana Daud mengambil tembaga ?
a. Betah dan Berotai (II Samuel 8: 8).
b. Tibhat dan dari Kun (I Tawarikh 18: 8)

5. Siapa anak Tou yang diutus untuk mengucapkan selamatkepada Daud ?
a. Yoram (II Samuel 8: 10).
b. Hadoram (1 Tawarikh 18: 9- 1 0)

6. Dari orang bangsa saja Daud mengambil perak dan emas untuk Tuhan ?
a. Aram (II Samuel 8: 11-12).
b. Edom (I Tawarikh 18: 14-16).

7. Siapakah panitera (sekretaris) Daud ?
a. Seraya (II Samuel 8: 15-17).
b. Sausa (I Tawarikh 18: 14-16).

8. Berapakah tentara berkuda tawanan Daud ?
a. 1.700 orang (II Samuel 8: 4).
b. 7.000 orang (I Tawarikh 18: 4).

9. Berapa ekor kuda kereta yang dibunuh Daud ?
a. 700 ekor (II Samuel 10: 18).
b. 7.000 ekor (I Tawarikh 19:18).

10. Yang dibunuh Daud, pasukan berkuda atau pasukan jalan kaki ?
a. 40.000 pasukan berkuda (II Samuel 10:8).
b. 40.000 pasukan berjalan kaki (I Tawarikh 19: 18).

11. Siapakah panglima musuh yang tewas di tangan Daud?
a. Sobakh (II Samuel 10: 18).
b. Sofakh (I Tawarikh 19: 18).

12. Daud memerangi Israel atas hasutan Tuhan atau atas bujukan iblis ?
a. Tuhan murka Ialu menghasut Daud (II Samuel 24: 1).
b. Setan bangkit Ialu membujuk Daud (I Tawarikh 21:1)

13. Siapakah kepala Triwira pengiring Yahudi ?
a. Isyabaal, orang Hakhmoni (II Samuel 23: 8).
b. Yasobam bin Hakhmoni (I Tawarikh 11:11).

14. Kepala Triwira Daud membunuh berapa orang ?
a. 800 orang (II Samuel 23:8).
b. 300 orang (I Tawarikh 11:11).

15. Berapakah angkatan perang Daud dari orang Israel ?
a. 800 orang (II Samuel 24: 9).
b. 1.100.000 orang (I Tawarikh 21:5).

16. Berapakah angkatan perang Daud dari orang Yehuda ?
a. 500.000 orang (11 Samuel 24:9).
b. 470.000 orang (I Tawarikh 21:5).

17. Berapakah kandang kuda milik Salomo (Sulaiman ?
a. 40.000 kandang (I Raja-raja 4:26).
b. 4.000 kandang (II Tawarikh 2:2).

18. Berapa mandor pengawas kerajaan Salomo (Sulaiman)?
a. 3.300 mandor (1 Raja-raja 5:16).
b. 3.600 mandor (II Tawarikh 2:2).

19. Berapa bat air di Bait Suci buatan Salomo ?
a. 2.000 bat air (I Raja-raja 7:26).
b. 3.000 bat air (II Tawarikh 4:5).

20. Berapakah jumlah keturunan Yakub seluruhnya ?
a. 66 jiwa (Kejadian 46:26).
b. jiwa (Keluaran 1:5).

21. Yang diharamkan, kelinci ataukah kelinci hutan ?
a. Kelinci (Imamat ll: 6).
b. Kelinci hutan (Ulangan 14: 6).

22. Yang haramkan, babi ataukah babi hutan ?
a. Babi hutan (Ulangan 14: 8, Imamat ll: 7).
b. Babi (Yesaya 66: 17).

23. Berapa lama Yoyakhim menjadi raja di Yerusalem ?
a. 3 bulan (11 Raja-raja 24: 8).
b. 3 bulan 10 hari (11 Tawarikh 36: 9).

24. Berapa lama Yesua dan Yoab yang pulang kembali ke Yerusalem dan Yehuda dari pembuangan Nebukadnezar ?
a. 2.812 orang (Ezra 2:6).
b. 2.818 orang (Nehemia 7:11).

25. Berapa anak-anak Benyamin ?
a. 10 orang (Kejadian 46:21).
b. 5 orang (Bilangan 26:38-39).
c. 3 orang (I Tawarikh 7:6).
d. 5 orang (1 Tawarikh 8:1-5).
Komentar Silsilah anak Benyamin itu, semuanya tidak sama baik nama maupun jumlahnya.

26. Berapa cucu Benyamin (anak-anak Bela) ?
a. 5 orang (I Tawarikh 7:7).
b. 9 orang (I Tawarikh 8:3-5).
c. 2 orang (Bilangan 26:40).
Buka dan bacalah ayat yang dimaksud. Terlihat jelas bahwa semua nama dan jumlah cucu Benyamin tidak ada yang sama.

27. Tuhan salah dalam batasan usia ?
a. Tuhan membatasi umur manusia hanya 120 tahun saja “Berfirman Tuhan: “Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia, karena manusia itu adalah daging, tetapi umurnya akan seratus dua puluh tahun saja” (Kejadian 6:3). “Maka berkatalah TUHAN,’Aku tidak memperkenankan manusia hidup selama-lamanya; mereka mahluk fana, yang harus mati. Mulai sekarang umur mereka tidak akan melebihi 120 tahun” (Kejadian 6:3, Alkitab Bahasa Indonesia Sehari-hari).
b. Batasan usia dari Tuhan itu salah besar, karena banyak orang yang usianya melebihi 120 tahun. Adam hidup selama 930 tahun (Kej. 5:3-5), Set hidup selama 912 tahun (Kej. 5:6-8), Enos hidup selama 905 tahun (Kej.9-11), Keenam hidup selama 9 1 0 tahun (Kej. 5:12-14), Mahalaleel hidup selama 895 tahun (Kej. 5:15-17), Yared hidup selama 962 tahun (Kej. 5:18-20), Henokh hidup selama 365 tahun (Kej. 5:21-23), Metusalah hidup selama 969 tahun (Kej. 5:25-27), Lamekh hidup selama 777 tahun (Kej. 5:28-32), Nuh hidup selama 950 tahun (Kej. 9:29), Sem hidup selama 600 tahun (Kej. 11: 10-11), Arpakhsad hidup selama 438 tahun (Kej. 11:12-13), Selah hidup selama 433 tahun (Kej. ll: 14-15), Eber hidup selama 464 tahun (Kej. ll:16-17). Peleg hidup selama 239 tahun (Kej. ll:18-19), Rehu hidup selama 239 tahun (Kej.11: 22-21), Serug hidup selama 230 tahun (Kej. 11: 24-25), Sara hidup selama 127 tahun (Kej. 23: 1-2), Ismael hidup selama 137 tahun (Kej. 25:17), Nahor hidup selama 148 tahun (Kej. ll: 24-25), Yakub hidup selama 147 tahun (Kej. 47: 28), Lewi hidup selama 137 tahun (Kej. 6:15), Kehat hidup selama 133 tahun (Kej. 6:19), Harun hidup selama 123 tahun (BH 33:39), Ayub hidup selama 140 tahun (Ayub. 42: 16-17).

28. Tuhan menyesal atau tidak ?
a. Tuhan tidak punya sifat menyesal (I Samuel 15:29, Bilangan 23:19).
b. Tuhan menyesal dan pilu hati karena telah menciptakan manusia yang akhimya cenderung berbuatjahat di muka bumi (Kejadian 6:5-6). Tuhan menyesal karena telah Saul sabagai raja di Israel (I Samuel IS: 10-11, 35). Tuhan menyesal setelah mengacungkan tangan ke Yerusalem (II Samuel 24:16).Tuhan menyesal karena telah merancang malapetaka (Yeremia, 26:3, Yeremia 42:10, Keluaran 32: 14).

29. Tuhan bisa dilihat atau tidak ?
a. Tuhan tidak bisa dilihat dan didengar (Yohanes 5: 37,I Timotius 1:17, I Timotius 6:16, Keluaran 33: 20, I Yohanes 4:12).
b. Tuhan bisa dihhat dengan mata kepala (Keluaran 33:11), Kejadian 18:1, Yohanes 5:37), Keluaran 33:20; I Timotius 6:16, I Timotius 1: 17,I Yohanes 4:12, Kejadian 26:24).
c. Tuhan kelihatan kaki-Nya (Keluaran 24:9-10).
d. Tuhan kelihatan sedang duduk (Yesaya 6:1).
e. Tuhan bias dilihat dari jauh(Yeremia 31:3).

Sebenarnya masih ada ratusan lagi daftar kontradiksi dalam Perjanjian Lama. Tapi karena keterbatasan ruang muat, maka dalam indeks ini dicukupkan sampai disini daftar ayat kontradiksi dalam Perjanjian Lama. Untuk selengkapnya baca buku “Fakta Dan Data Kepalsuan Alkitab (Bibel)” yang akan segera terbit.

Kontradiksi Perjanjian Baru :

Silsilah Yesus dalam Alkitab bisa dilihat di dua kitab Injil yaitu Injil Matius 1:1-17 dan Injil Lukas 3: 23-38. sementara injil Markus dan Injil Yohanes diam seribu bahasa tak tahu menahu tentang silsilah Yesus.

1. Siapakah leluhur Yesus dari Adam sampai dengan Abraham?
a. Lukas menuliskan 21 nama dalam silsilah dari Adam sampai dengan Abraham.
b. Matius tidak menuliskan satu nama pun dalam silsilah dari Adam sampai dengan Abraham. Apakah Tuhan tidak memberikan inspirasi Yesus kepada Matius ? Apakah Tuhan pilih kasih terhadap Lukas ? Padahal Lukas termasuk dalam daftar murid Yesus di Injil Matius 10:2-4.

2. Berapa nama silsilah dari Abraham sampai dengan Daud ?
a. Lukas mencatat 15 nama dari Daud sampai dengan Yesus.
b. Matius hanya mencatat 14 nama dari Daud sampai dengan Yesus.

3. Dalam silsilah dari Abraham sampai dengan Daud, siapakah anak Hezron?
a. Anak Hezron adalah Arni (Lukas 3: 33).
b. Anak Hezron adalah Ram (Matius 1: 3).

4. Berapa nama silsilah Daud sampai dengan Yesus ?
a. Lukas mencatat 43 nama dari Daud sampai dengan Yesus.
b. Matius hanya mencatat 28 nama dari Daud sampai dengan Yesus.

5. Siapakah kakek Yesus ?
a. Yakub (Matius 1:6).
b. Eli (Lukas 3:31).

6. Siapakah anak daud yang menurunkan Yesus ?
a. Salomo (Matius 1: 6).
b. Natan (Lukas 3:31).

7. Yesus memasuki Yerusalem naik apa ?
a. Seekor keledai (Markus ll:7; Lukas 19:35).
b. Seekor keledai betina dan seekor keledai (Matius 21:7).

8. Ketika Yesus bertemu Yalrus, apakah anak perempuan Yairus sudah mati?
a. Ya! Sudah mati! (Matius 9:18).
b. Belum mati! Masih sakit dan hampir! (Markus 5: 23).

9. Bolehkah membawa tongkat dan kasut dalam pedalanan ?
a. Ya, boleh ! (Markus 6: 7-9).
b. Tidak, tidak boleh!! (Matius 10: 9- 1 0, Lukas 9: 1-3).

10. Kesaksian Yesus tentang dirinya, benar atau salah ?
a. Tidak benar (Yohanes 5: 31).
b. Benar (Yohanes 8:14).

11. Berapa jumlah orang buta yang bertemu Yesus di Yerikho?
a. Dua orang buta (Matius 20:29-30).
b. Hanya satu orang buta saja (Markus 10:46).

12. Dimana Yesus menemui orang kerasukan setan ?
a. Di Gedara (Matius 8:28).
b. Di Gerasa (Markus 5:1-2).

13. Berapa jumlah orang kerasukan setan yang ditemui Yesus ?
a. Ada 2 orang (Matius 8:28).
b. Hanya 1 orang saja (Markus 5: 1-2).

14. Apa yang diucapkan Yudas di hadapan Yesus ?
a. Salam Rabi (Matius 26: 49).
b. Rabi (Markus 14: 45),
c. Yudas tidak mengucapkan apa-apa/diam (Lukas 22:47).

15. Ketika Yesus berjalan di atas air, bagaimana respon para muridnya ?
a. Mereka menyembah Yesus (Matius 14:33).
b. Mereka tercengang dan bingung (Markus 6:51-52).

16. Jam berapa Yesus disalibkan ?
a. Jam sembilan (Markus 15:25).
b. Jam 12 Yesus belum disalibkan (Yohanes 19:14).

17. Yesus membawa damai dan keselematan atau onar ?
a. Yesus menyelamatkan dunia (Matius 5:9, Yohanes 3:17, Yohanes 10:34-36).
b. Yesus membawa onar, pedang dan kekacauan keluarga (Matius 10: 34-36).

18. Apa hukumnya bersunat ?
a. Sunat itu wajib (Kejadian 17:10-14, 17:14, Kejadian 21:4). Yesus tidak membatalkan sunat, (Matius 5: 17-20, Lirkas 2:21). Yesusjuga disunat (lukas 2: 21). Dan orang yang tidak disunat, tidak dapat diselamatkan (Kisah Para Rasul IS: 1-2).
b. Kata Paulus, sunat tidak wajib, tidak berguna dan tidak penting (Galatia 5:6, I Korintus 7:18-19).
19. Bolehkah makan babi ?
a. Babi haram dimakan (Ulangan 14:8, Imamat 11:7, Yesaya 66:17).
b. Kata Paulus, semua daging binatang halal dimakan, tidak ada yang haram (I Korintus 6: 12, I Korintus 10:25, Kolose 2:16, I Timotius 4-5, Roma 14:17).

20. Selain Yesus, adakah yang naik ke sorga ?
a. Tidak ada! Hanya Yesus saja yang pemah naik ke sorga (Yohanes 3: 13).
b. Henokh dan Elia telah naik ke sorga (Kejadian 5: 24, II Raja-raja 2. 1 1).

AYAT-AYAT TUHAN YANG RAGU-RAGU :

Tuhan ragu-ragu dalam ispirasi wahyu-Nya, sehingga memakai kata dugaan “kira-kira”.

Kira-kira jam 3 malam (Matius 14:25, Markus 6:48), kira-kira jam 3 (Matius 27:46), Kira-kira jam 3 petang (Kisah Para Rasul 10: 3) . Kira-kira jam 4 (Yohanes 1:39), Kira-kira jam 5 petang (Matius 20:6), Kira-kira jam 5 (Matius 20:9), Kirakira jam 9 (Kisah Para Rasul 23:23),

Kira-kira jam 9 pagi (Matius 20:3), Kira-kira jam 12 (Lukas 23:44, Yohanes 19:14), (irakira pukul 12 (Matius 20:5, Yohanes 4: 6, Kisah Para Rasul 10:9), Kira-kira 2 jam (Kisah Para Rasul 19:34), Kira-kira 3 jam (Kisah Para Rasul 5:7).

Kira-kira 12 orang (Kisah Para Rasul 19:7), Kira kira 20 orang (I Samuel 14:14), 1 Samuel 25:13, I Raja-raja 22:6, Kisah Para Rasul 5:36), kira-kira 600 orang (1 Samuel 14: 2,1 Samuel 23:13).

Kira-kira 1000 orang (Yudas 9:49), kira-kira dua atau tiga ribu orang (Yosua 7:3), kira-kira 3000 orang (Yosua 7: 4, Yudas 16:27), kira-kira 3000 jiwa (Kisah Para Rasul 2: 41), kira-kira 4000 orang (1 Samuel 4:2, Markus 8:9), kira-kira 5000 orang (Yosua 8:12), kira-kira 5000 laki-laki (Matius 14:21, Lukas 9:14, Yohanes 6:10, Kisah Para Rasul 4: 4).

Kira-kira 10.000 orang (Yudas 3:29), kira-kira lima belas ribu orang (Yudas 8:10), kira-kira 40.000 orang (Yosua 4:13).

Kira-kira 8 hari (Lukas 9: 28), kira-kira 10 hari (1 Samuel 25: 38), Kira-kira 3 bulan (Kejadian 38: 24. Lukas 1: 56), kirakira 12 tahun (Lukas 8: 42), kira-kira 30 tahun (Lukas 3: 23), kira-kira 100 tahun (Roma 4: 19), kira-kira 450 tahun (Kisah Para Rasul 13: 20).

Kira-kira 50 kati (Yohanes 19: 39), kira-kira 200 hasta (Yohanes 21: 8), kira-kira 2000 ekor babi (Markus 5: 13), kirakira 2 mil (Yohanes 11: 18).

KESAKSIAN PARA TEOLOG KRISTEN :

1. Dr.G.C Van Niftrik dan Dr. B.J Bolland :
“Kita tidak usah malu-malu, bahwa terdapat berbagai kekhilafan di dalam Alkitab; kekhilafan-kekhilafan tentang angka-angka perhitungan; tahun dan fakta. Dan tak perlu kita pertanggungjawabkan kekhilafan-kekhilafan itu pada caranya, isi Alkitab telah disampaikan kepada kita, sehingga kita akan dapat berkata: “Dalam naskah aslinya tentu tidak terdapat kesalahan-kesalahan, tetapi kekhilafan itu barulah kemudian terjadi di dalam turunan naskah itu. Isi Alkitab juga dalam bentuknya yang asli, telah datang kepada kita dengan perantaraan manusia” (Dogmatika Masa Kini, BPK Jakarta,1967, hal 298).

2. Dr. Mr D.C Mulder:
“Jadi benarlah Daud itu pengarang Mazmur yang 73 jumlahnya ? Hal itu belum tentu. Sudah beberapa kali kita suci menjumpai gejala bahasa orang Israel suka menggolongkan karangan-karangan di bawah nama orang yang termasyhur ……. Oleh karena itu tentu tidak mustahil pengumpulan-pengumpulan mazmur-mazmur itu (atau orang-orang yang hidup lebih kemudian) memakai nama Daud, karena raja itu termasyhur sebagai pengarang mazmur-mazmur. Dengan kata lain perkataan, pemakaian nama Daud, Musa, Salomo itu merupakan tradisi kuno, yang patut diperhatikan, tetapi tradisi itu tidak mengikat” (Pembimbing ke Dalam Perjanjian Lama, BPK Jakarta, 1963 hal. 205).

3. Dr. Welter Lempp;
“Susunan semesta alam diuraikan dalam Kitab Kejadian I tidak dapat dibenarkan lagi oleh ilmu pengetahuan modern” (Tafsiran Kejadian, hal 58). “Pandangan Kejadian I dan seluruh Alkitab tentang susunan semesta alam adalah berdasarkan ilmu kosmografi bangsa Babel. Pandangan itu sudah ketinggalan jaman” (Tafsiran Kejadian, hal, 65).

4. Dr. R. Soedarmo:
“Dengan pandangan bahwa Kitab Suci hanya catatan saja dari orang, maka diakui juga bahwa di dalam Kitab Suci mungkin sekali ada kesalahan. Oleh karena itu Kitab Suci mungkin sekali ada kesalahan. Oleh karena itu Kitab Suci denganbentuk sekarang masih dapat diperbaiki” (Ikhtisar Dogamtika, BPK Jakarta, 1965 hal. 47). “Di dalam Perjanjian Baru pun ada kitab-kitab yang diragukan antara lain Surat Wahyu dan Yakobus yang disebut surat Jeram” (Ikhtisar Dogmatika, BPK Jakarta, 1965 hal. 49).

SOLUSI AKHIR

Karena Alkitab (Bibel) sudah terbukti kepalsuannya, maka seharusnya kita berpaling dari Alkitab (Bibel). Carilah kitab suci yang sudah teruji keasliannya sepanjang zaman. Ciri-ciri kitab suci tersebut adalah:

1. Keotentikannya dijamin langsung oleh Tuhan.
2. Masih ada bahasa ashnya sesuai dengan sewaktu kitab suci tersebut diturunkan kepada nabi yang menerimanya.
3. Mudah dihafal karena Tuhan memberikan kemudahan bagi umat-Nya untuk menghafalkan wahyunya.
4. Umat yang meyakininya banyak yang hafal kitab suci tersebut diluar kepala.
5. Tidak mengandung pornografi.
6. Tidak ada kontradiksi antar ayat.
7. Relevan sepanjang zaman.

25 DESEMBER (MISTERI NATAL)

1.SEJARAH NATAL.

Kata Christmas (Natal) yang artinya Mass of Christ atau disingkat Christ-Mass, diartikan sebagai hari untuk merayakan kelahiran “Yesus”. Perayaan yang diselenggarakan oleh non-Kristen dan semua orang Kristen ini berasal dari ajaran Gereja Kristen Katolik Roma. Tetapi, dari manakah mereka mendapatkan ajaran itu? Sebab Natal itu bukan ajaran Bible (Alkitab), dan Yesus pun tidak pernah memerintah para muridnya untuk menyelenggarakannya. Perayaan yang masuk dalam ajaran Kristen Katolik Roma pada abad ke empat ini adalah berasal dari upacara adat masyarakat penyembah berhala.

Karena perayaan Natal yang diselenggarakan di seluruh dunia ini berasal dari Katolik Roma, dan tidak memiliki dasar dari kitab suci, maka marilah kita dengarkan penjelasan dari Katolik Roma dalam Catholic Encyclopedia, edisi 1911, dengan judul “Christmas”, anda akan menemukan kalimat yang berbunyi sebagai berikut:

Christmas was not among the earliest festivals of Church … the first evidence of the feast is from Egypt. Pagan customs centering around the January calends gravitated to christmas.”

Dalam Ensiklopedi itu pula, dengan judul “Natal Day,” Bapak Katolik pertama, mengakui bahwa:

“In the Scriptures, no one is recorded to have kept a feast or held a great banquet on his birthday. It is only sinners (like Paraoh and Herod) who make great rejoicings over the day in which they were born into this world.”

Encyclopedia Britannica, yang terbit tahun 1946, menjelaskan sebagai berikut:

“Christmas was not among the earliest festivals of the church… It was not instituted by Christ or the apostles, or by Bible authority. It was picked up of afterward from paganism.”

Encyclopedia Americana terbitan tahun 1944 juga menyatakan sebagai berikut:

“Christmas…It was, according to many authorities, not celebrated in the first centuries of the Christian church, as the Christian usage in general was to celebrate the death of remarkable persons rather than their birth…” (The “Communion,” which is instituted by New Testament Bible authority, is a memorial of the death of Christ.) “…A feast was established in memory of this event (Christ’s birth) in the fourth century. In the fifth century the Western Church ordered it to be celebrated forever on the day of the old Roman feast of the birth of Sol, as no certain knowledge of the day of Christ’s birth existed.”

Sekarang perhatikan! Fakta sejarah telah membeberkan kepada kita bahwa mulai lahirnya gereja Kristen pertama sampai dua ratus atau tiga ratus tahun kemudian – jarak waktu yang lebih lama dari umur negara Amerika Serikat – upacara Natal tidak pernah dilakukan oleh umat Kristen. Baru setelah abad keempat, perayaan ini mulai diselenggarakan oleh orang-orang Barat, Roma dan Gereja. Menjelang abad kelima, Gereja Roma memerintahkan untuk merayakannya sebagai hari raya umat Kristen yang resmi.

2. YESUS TIDAK LAHIR PADA TANGGAL 25 DESEMBER.

Sungguh amat mustahil jika Yesus dilahirkan pada musim dingin! (Di wilayah Yudea, setiap bulan Desember adalah musim salju dan hawanya sangat dingin) Sebab Injil Lukas 2:11 menceritakan suasana di saat kelahiran Yesus sebagai berikut:

“Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam. Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan.. Lalu kata malaikat itu kepada mereka: “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, di kota Daud.”

Tidak mungkin para penggembala ternak itu berada di padang Yudea pada bulan Desember. Biasanya mereka melepas ternak ke padang dan lereng-lereng gunung. Paling lambat tanggal 15 Oktober, ternak tersebut sudah dimasukkan ke kandangnya untuk menghindari hujan dan hawa dingin yang menggigil. Bibel sendiri dalam Perjanjian Lama, kita Kidung Agung 2: dan Ezra 10:9, 13 menjelaskan bahwa bila musim dingin tiba, tidak mungkin pada gembala dan ternaknya berada di padang terbuka di malam hari.

Adam Clarke mengatakan:
“It was an ancient custom among Jews of those days to send out their sheep to the field and desert about the Passover (early spring), and bring them home at commencement of the first rain.” (Adam Clarke Commentary, Vol.5, page 370, New York).
“Adalah kebiasaan lama bagi orang-orang Yahudi untuk menggiring domba-domba mereka ke padang menjelang Paskah (yang jatuh awal musim semi), dan membawanya pulang pada permulaan hujan pertama).”

Adam Clarke melanjutkan:
“During the time they were out, the sepherds watch them night and day. As…the first rain began early in the month of Marchesvan, which answers to part of our October and November (begins sometime in october), we find that the sheep were kept out in the open country during the whole summer. And, as these sepherds had not yet brought home their flocks, it is a presumptive argument that october had not yet commenced, and that, consequently, our Lord was not born on the 25th of December, when no flock were out in the fields; nor could He have been born later than September, as the flocks were still in the fields by night. On this very ground, the Nativity in December should be given up. The feeding of the flocks by night in the fields is a chronological fact…See the quotation from the Talmudists in Lightfoot.”

“Selama domba-domba berada di luar, para penggembala mengawasinya siang dan malam. Bila…hujan pertama mulai turun pada bulan Marchesvan, atau antara bulan Oktober dan November, ternak-ternak itu mulai dimasukkan ke kandangnya. Kita pun mengetahui bahwa domba-domba itu dilepas di padang terbuka selama musim panas. Karena para penggembala belum membawa pulang domba-dombanya, berarti bulan Oktober belum tiba. Dengan demikian dapatlah diambil kesimpulan bahwa Yesus tidak lahir pada tanggal 25 Desember, ketika tidak ada domba-domba berkeliaran di padang terbuka di malam hari. Juga tidak mungkin dia lahir setelah bulan September, karena di bulan inilah domba-domba masih berada di padang waktu malam. Dari berbagai bukti inilah, kemungkinan lahir di bulan Desember itu harus disingkirkan. Memberi makan ternak di malam hari, adalah fakta sejarah…sebagaimana yang diungkapkan oleh Talmud (kitab suci Yahudi) dalam bab “Ringan Kaki”.

Di ensiklopedi mana pun atau juga di kitab suci Kristen sendiri akan mengatakan kepada kita bahwa Yesus tidak lahir pada tanggal 25 Desember. Catholic Encyclopedia sendiri secara tegas dan terang-terangan mengakui fakta ini.

Tidak seorang pun yang mengetahui, kapan hari kelahiran Yesus yang sebenarnya. Jika kita meneliti dari bukti-bukti sejarah dan kitab suci Kristen sendiri, saya bisa mengambil kesimpulan bahwa Yesus lahir pada awal musim gugur – yang diperkirakan jatuh pada bulan September – atau sekitar 6 bulan setelah hari Paskah.

Jika Tuhan menghendaki kita untuk mengingat-ingat dan merayakan hari kelahiran Yesus, niscaya dia tidak akan menyembunyikan hari kelahirannya.

3. PROSES NATAL MASUK GEREJA.

New Schaff-Herzog Encyclopedia of Religious Knowledge dalam artikelnya yang berjudul “Christmas” menguraikan dengan jelas sebagai berikut:

“How much the date of the festival depended upon the pagan Brumalia (Dec.25) following the Saturnalia (Dec.17-24), and celebrating the shortest day of the year and the ‘new sun’… can not be accurately determined. The pagan Saturnalia and Brumalia were too deeply entrenched in popular custom to be set aside by Christian influence…The pagan festival with its riot and merrymaking was so popular that Christians were glad of an excuse to continue its celebration with little change in spirit and in manner. Christian preachers of the West and the Near East protested against the unseemly frivolity with which Christ’s birthday was celebrated, while Christians of Mesopotamia accused their Western brethren of idolatry and sun worship for adopting as Christian this pagan festival.”

Perlu diingat! Menjelang abad pertama sampai pada abad keempat Masehi, dunia dikuasai oleh imperium Romawi yang paganis politeisme. Sejak agama Kristen masih kecil sampai berkembang pesat, para pemeluknya dikejar-kejar dan disiksa oleh penguasa Romawi. Setelah Konstantin naik tahta menjadi kaisar, kemudian memeluk agama Kristen pada abad ke-4 M. dan menempatkan agama sejajar dengan agama kafir Roma, banyak rakyat yang berbondong-bondong memeluk agama Kristen.

Tetapi karena mereka sudah terbiasa merayakan hari kelahiran dewa-dewanya pada tanggal 25 Desember, mengakibatkan adat tersebut sulit dihilangkan. Perayaan ini adalah pesta-pora dengan penuh kemeriahan, dan sangat disenangi oleh rakyat. Mereka tidak ingin kehilangan hari kegembiraan seperti itu. Oleh karena itu, meskipun sudah memeluk agama Kristen, mereka tetap melestarikan upacara adat itu. Di dalam artikel yang sama, New Schaff-Herzog Encyclopedia of Religious Knowledge menjelaskan bagaimana kaisar Konstantin tetap merayakan hari “Sunday” sebagai hari kelahiran Dewa Matahari. (Sun = Matahari, Day = Hari – dalam bahasa Indonesia disebut hari Minggu — pen.) Dan bagaimana pengaruh kepercayaan kafir Manichaeisme yang menyamakan Anak Tuhan (Yesus) identik dengan Matahari, yang kemudian pada abad ke-4 Masehi kepercayaan itu masuk dalam agama Kristen. Sehingga perayaan hari kelahiran Sun-god (Dewa Matahari) yang jatuh pada tanggal 25 Desember, diresmikan menjadi hari kelahiran Son of God (Anak Tuhan – Yesus).

Marilah kita kembali membaca Encyclopaedia Britannica yang mengatakan sebagai berikut:

“Certain Latins, as early as 354, may have transferred the birthday from January 6th to December, which was then a Mithraic feas … or birthday of the unconquered SUN … The Syrians and Armenians, who clung to January 6th, accused the Romans of sun worship and idolatry, contending… that the feast of December 25th, had been invented by disciples of Cerinthus…”

4. ASAL USUL NATAL

Kita mewarisi Natal berasal dari Gereja Katolik Roma, dan gereja itu mendapatkannya dari kepercayaan pagan (kafir) Politeisme, lalu dari manakah agama kafir itu mendapatkan ajaran itu? Dimana, kapan, dan bagaimana bentuk asli ajaran itu?

Bila kita telusuri mulai dari ayat-ayat Bible (Alkitab) sampai pada sejarah kepercayaan bangsa Babilonia kuno, niscaya akan ditemukan bahwa ajaran itu berasal dari kepercayaan berhala yang dianut oleh masyarakat Babilonia di bawah raja Nimrod (Namrud – di masa inilah nabi Ibrahim lahir). Jelasnya, akar kepercayaan ini tumbuh setelah terjadi banjir besar di masa nabi Nuh.

Nimrod, cucu Ham, anak nabi Nuh, adalah pendiri sistem kehidupan masyarakat Babilonia. Sejak itulah terdapat dasar-dasar pemerintahan dan negara, dan sistem ekonomi dengan cara bersaing untuk meraih keuntungan. Nimrod inilah mendirikan menara Babel, membangun kota Babilonia, Nineweh dan kota-kota lainnya. Dia pula yang pertama membangun kerajan di dunia. Nama “Nimrod” dalam bahasa Hebrew (Ibrani) berasal dari kata “Marad” yang artinya “dia membangkang atau murtad” (Karena bahasa Ibrani serumpun dengan bahasa Arab, silahkan anda membandingkan kata “Marad” dengan kata Arab “Ridda” atau “murtad”. Pen)

Dari catatan-catatan kuno, kita mengetahui perjalanan Nimrod ini, yang mengawali pemurtadan terhadap Tuhan dan menjadi biang manusia pembangkang di dunia sampai saat ini. Jumlah kejahatannya amat banyak, diantaranya, dia mengawini ibu kandungnya sendiri yang bernama Semiramis. Setelah Nimrod meninggal dunia, ibu yang merangkap sebagai istri tersebut menyebarkan ajaran bahwa Roh Nimrod tetap hidup selamanya, walaupun jasadnya telah mati. Dia membuktikan ajarannya dengan adanya pohon Evergreen yang tumbuh dari sebatang kayu yang mati, yang ditafsirkan oleh Semiramis sebagai bukti kehidupan baru bagi Nimrod yang sudah mati. Untuk mengenang hari kelahirannya, Nimrod selalu hadir di pohon evergreen ini dan meninggalkan bingkisan yang digantungkan di ranting-ranting pohon itu. 25 Desember itulah hari kelahiran Nimrod. Dan inilah asal usul pohon Natal.

Melalui pengaruh dan pemujaannya kepada Nimrod, Semiramis dianggap sebagai “Ratu Langit” oleh rakyat Babilonia. Dengan berbagai julukan, akhirnya Nimrod dipuja sebagai “Anak Suci dari Sorga”. Melalui perjalanan sejarah dan pergantian generasi dari masa ke masa, dari satu bangsa ke bangsa lainnya, penyembahan berhala versi Babilonia ini berubah menjadi Mesiah Palsu yang berupa dewa Baal, anak dewa Matahari. Dalam sistem kepercayaan Babilonia ini, “Ibu dan anak” (Semiramis dan Nimrod yang lahir kembali) menjadi obyek penyembahan. Ajaran penyembahan kepada ibu dan anak ini menyebar luas sampai di luar Babilonia dengan bentuk dan nama yang berbeda-beda, sesuai dengan bahasa negara-negara yang ditempatinya. Di Mesir dewa-dewi itu bernama Isis dan Osiris. Di Asia bernama Cybele dan Deoius. Dalam agama Pagan Roma disebut Fortuna dan Yupiter. Bahkan di Yunani, China, Jepang, Tibet bisa ditemukan adat pemujaan terhadap dewi Madonna, jauh sebelum Yesus lahir!

Sampai pada abad ke-4 dan ke-5 Masehi, ketika dunia pagan (penyembah banyak dewa) Romawi menerima agama baru yang disebut “Kristen,” dengan membawa adat dan kepercayaan pagan mereka yang lama. Akibatnya kepercayaan kepada Dewi Madonna, Ibu dan Anak juga menjadi populer, terutama di waktu hari Natal. Di setiap musim Natal kita selalu mendengar lagu-lagu atau hymne: “Silent Night” atau “Holy Night” yang sangat akrab dengan tema pemujaan terhadap Ibu dan Anak.

Kita yang sejak lahir diwarnai oleh alam budaya Babilonia, telah diajarkan untuk mengagungkan dan memuliakan semua tradisi yang berasal dari jaman jahiliyah kuno itu. Kita tidak pernah bertanya untuk mengetahui dari manakah asal usul adat seperti itu – Apakah ia berasal dari ajaran Bible (Alkitab), ataukah ia berasal dari kepercayaan penyembah berhala yang sesat?

Kita terperangah seakan-akan tidak mau menerima kebenaran ini, karena seluruh dunia terlanjur telah melakukannya. Lebih aneh lagi, sebagian besar meremehkan dan mencemooh kebenaran ini. Namun Tuhan telah berfirman kepada para utusannya yang setia:

“Katakan dengan lantang,
dan jangan menghiraukan penghinaan mereka!
Kumandangkan suaramu seperti terompet!
Dan tunjukkan di depan umatKu tentang kesesatan mereka!”
Memang kenyataan ini sungguh sangat mengejutkan bagi mereka, meskipun ini adalah fakta sejarah dan berdasarkan kebenaran dari Bibel (Alkitab).

Natal adalah acara ritual yang berasal dari masa Babilonia kuno yang belum mengenal agama yang benar. Tradisi ini diwariskan puluhan abad yang lampau sampai kepada kita.

Di Mesir, ia dipercayai bahwa Dewi Isis (Dewi Langit) melahirkan anaknya yang tunggal pada tanggal 25 Desember. Hampir semua orang-orang penyembah berhala (paganis) di dunia waktu itu, merayakan ulang tahun (Natal) anak dewi Isis ini jauh sebelum kelahiran Yesus.

Dengan demikian, sudah jelas bagi kita bahwa 25 Desember itu bukanlah hari kelahiran Yesus Kristus. Para murid Yesus dan orang-orang Kristen abad pertama tidak pernah menyelenggarakan Natal, meskipun hanya sekali. Tidak ada ajaran atau pun perintah perayaan Natal di dalam Bibel. Sekali lagi, perayaan Natal atau Christmas itu adalah ulang tahun anak dewa yang dianut oleh para paganis, dan bukan dari ajaran Kristen. Percaya atau tidak, terserah anda!

Upacara ini berasal dari cara-cara pemujaan yang dikenal dengan “Chaldean Mysteries” (Misteri Kaldea) berasal dari ajaran Semiramis, isteri Nimrod. Kemudian adat ini dilestarikan oleh para penyembah berhala secara turun-temurun hingga sekarang dengan wajah baru yang disebut Kristen.

5. ASAL USUL POHON NATAL

Sekarang dari manakah kita mendapatkan kebiasaan memasang pohon Natal itu? Di antara para penganut agama Pagan kuno, pohon itu disebut “Mistletoe” yang dipakai pada saat perayaan musim panas, karena mereka harus memberikan persembahan suci kepada matahari, yang telah memberikan mukjizat penyembuhan. Kebiasaan berciuman di bawah pohon itu merupakan awal acara di malam hari, yang dilanjutkan dengan pesta makan dan minum sepuas-puasnya, sebagai perayaan yang diselenggarakan untuk memperingati kematian “Matahari Tua” dan kelahiran “Matahari Baru” di musim panas.

Rangkaian bunga suci yang disebut “Holly Berries” juga dipersembahkan kepada dewa Matahari. Sedangkan batang pohon Yule dianggap sebagai wujud dari dewa matahari. Begitu pula menyalakan lilin yang terdapat dalam upayara Kristen hanyalah kelanjutan dari kebiasaan kafir, sebagai tanda penghormatan terhadap dewa matahari yang bergeser menempati angkasa sebelah selatan.

Encyclopedia Americana menjelaskan sebagai berikut:

“The Holly, the Mistletoe, the Yule log …are relics of pre-Christian times.”

“Rangkaian bunga Holly, pohon Mistletoe dan batang pohon Yule…yang dipakai sebagai penghias malam Natal adalah warisan dari zaman sebelum Kristen.”

Sedangkan buku Answer to Question yang ditulis oleh Frederick J. Haskins menyebutkan bahwa:

“The use of Christmas wreath is believed by authorities to be traceable to the pagan customs of decorating buildings and places of worship at the feast which took place at the same time as Christmas. The Christmas tree is from Egypt, and its origin date from a period long anterior to the Christian Era.”

“Hiasan yang dipakai pada upacara Natal adalah warisan dari adat agama penyembah berhala (paganisme), yang menghiasi rumah dan tempat peribadatan mereka yang waktunya bertepatan dengan malam Natal sekarang. Sedangkan pohon Natal berasal dari kebiasaan Mesir Kuno, yang masanya lama sekali sebelum lahirnya agama Kristen.”

6. SIAPA SANTA CLAUS

Santa Claus bukan ajaran yang berasal dari paganisme, tetapi juga bukan ajaran Kristen. Sinterklas ini adalah ciptaan seorang pastur yang bernama “Santo Nicolas” yang hidup pada abad ke empat Masehi. Hal ini dijelaskan oleh Encyclopedia Britannica, volume 19 halaman 648-649, edisi kesebelas, yang berbunyi sebagai berikut:

“St. Nicholas, bishop of Myra, a saint honored by the Greek and Latins on the 6th of December… A Legent of his surreptitious bestowal of dowries on the three daughters of an improverrished citizen… is said to have originated the old custom of giving presents in secret on the Eve of St. Nicholas (Dec.6), subsequently transferred to Christmas day. Hence the association of Christmas with Santa Claus…”

“St. Nicholas, adalah seorang pastur di Myra yang amat diagung-agungkan oleh orang-orang Yunani dan Latin setiap tanggal 6 Desember…Legenda ini berawal dari kebiasaannya yang suka memberikan hadiah secara sembunyi-sembunyi kepada tiga anak wanita miskin… untuk melestarikan kebiasaan lama dengan memberikan hadiah secara tersembunyi itu digabungkan ke dalam malam Natal. Akhirnya tarkaitlah antara hari Natal dan Santa Claus…”

Sungguh merupakan kejanggalan! Orang tua menghukum anaknya yang berkata bohong. Tetapi di saat menjelang Natal, mereka membohongi anak-anak dengan cerita Sinterklas yang memberikan hadiah di saat mereka tidur. Bukankah ini suatu keanehan, ketika anak-anak menginjak dewasa dan mengenal kebenaran, pasti akan beranggapan bahwa Tuhan hanyalah mitos atau dongeng belaka?

Dengan cara ini tidak sedikit orang yang merasa tertipu, dan mereka pun mengatakan:

“Ya, saya akan membongkar pula tentang mitos Yesus Kristus!”
Inikah ajaran Kristen yang mengajarkan mitos dan kebohongan kepada anak-anak? Padahal Tuhan sudah mengatakan:

“Janganlah menjadi saksi palsu. Dan ada cara yang menurut manusia betul, tetapi sebenarnya itu adalah ke jalan kematian dan kesesatan.”
Oleh karena itu, upacara “Si Santa Tua” itu juga merupakan Setan.

Di dalam kitab suci telah dijelaskan sebagai berikut:

“Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblis pun menyamar sebagai malaikat terang. Jadi itu bukanlah hal yang ganjil, jika pelayan-pelayannya menyamar sebagai pelayan-pelayan kebenaran. Kesudahan mereka akan setimpal dengan perbuatan mereka.” (II Korintus 11:14)

Dari bukti-bukti nyata yang telah kita ungkap tadi dapatlah diambil kesimpulan, bahwa perayaan Natal atau Christmas itu bukanlah ajaran Kristen yang sebenarnya, melainkan kebiasaan para penyembah berhala (Paganis). Ia warisan dari kepercayaan kuno Babilonia ribuan tahun yang lampau.

7. KATA BIBLE TENTANG POHON NATAL

Bagaimana Bibel berbicara tentang Natal, atau mencatat pandangan para murid Yesus atau bapak-bapak geraja awal. Jawabannya sungguh sangat mengejutkan bagi kalangan Kristen sendiri. Sebagaimana yang dikatakan Bibel (Alkitab) pada kitab Yeremia 10:2-4 yang berbunyi sebagai berikut:

“Janganlah biasakan dirimu dengan tingkah langkah bangsa-bangsa, janganlah gentar terhadap tanda-tanda di langit, sekalipun bangsa-bangsa gentar terhadapnya. Sebab yang disegani bangsa-bangsa adalah kesia-siaan.”

“Bukankah berhala itu pohon yang ditebang orang dari hutan, yang dikerjakan dengan pahat oleh tangan tukang kayu?

Orang memperindahnya dengan emas dan perak; orang memperkuatnya dengan paku dan palu, supaya jangan goyang.”

Itulah keterangan yang jelas dari Bibel tentang pohon Natal. Kita dilarang mengikuti kebiasaan bangsa-bangsa penyembah berhala. Sebab hal itu merupakan perbuatan yang sesat menyekutukan Tuhan. Pada ayat kelima dijelaskan bahwa:

“Pohon itu tidak bisa berbicara, dan orang harus mengangkatnya, karena ia tidak bisa berjalan sendiri.”
“Janganlah takut kepadanya, sebab ia tidak dapat berbuat jahat, juga tidak dapat berbuat baik.”

Sebab mereka bukanlah dewa yang harus ditakuti. Bagi mereka yang tidak pernah membaca atau yang melupakan ayat ini, beranggapan bahwa tidak ada larangan untuk membuat pohon Natal. Tetapi jika telah membacanya, apa yang harus dikatakan?

8. HADIAH NATAL

Acara yang paling penting dari seluruh kegiatan Natal adalah “The Christmas Shopping Season – Musim Belanja Natal” yang dilakukan dengan cara membeli dan tukar menukar hadiah. Mungkin banyak orang yang mengecam kami sambil berkata:

“Bukankah Bibel (Alkitab) telah menceritakan kepada kita untuk ditiru? Lupakah kita kisah 3 orang dari timur yang datang ke Betelhem untuk memberikan hadiah ketika Yesus lahir?”

Memang, kami mengetahui cerita itu di dalam Alkitab. Tetapi, silahkan anda melihat keterangan kami yang mengejutkan ini. Marilah menengok sejarah asal usul tukar menukar hadiah itu, kemudian kita bandingkan dengan ayat Alkitab.

Pada Bibliothica Sacra, volume 12, halaman 153-155, kita dapat membaca sebagai berikut:

“The interchange of presents between friends is alike characteristic of Christmas and the Saturnalia, and must have been adopted by Christians from the Pagan, as the admonition of Tertullian plainly shows.”
“Tukar menukar hadiah antar teman di hari Natal serupa dengan adat agama Saturnalia. Kemungkinan besar, kebiasaan ini diadopsi oleh orang-orang Kristen dari agama Pagan, sebagaimana yang dilakukan oleh orang-orang Tertulianus.”

Dari bukti yang jelas ini, ternyata kebiasaan pertukaran hadian sesama teman dan famili pada hari Natal itu sama sekali tidak ada kaitannya dengan kisah dalam Alkitab tersebut. Acara Natal bukanlah merayakan ulang tahun Yesus Kristus, juga bukan untuk menghormatinya.

Sebagai contoh, seorang teman yang sangat anda cintai sedang merayakan ulang tahunnya. Bila ingin membahagiakannya di hari kelahirannya itu, apakah anda membeli hadiah untuk teman yang lain? Membeli lagi dan tukar menukar hadiah dengan teman-teman dan kekasih anda, tetapi tidak memberi hadiah apa pun kepada teman yang anda cintai, yang sedang anda rayakan hari ulang tahunnya? Tidakkah disadari keganjilan seperti itu?

Sebuah kenyataan yang tidak bisa dipungkiri yang selalu dilakukan oleh hampir semua orang di seluruh dunia. Mereka menghormati “sebuah hari” – yang sebenarnya bukan hari kelahiran Yesus Kristus – dengan berbelanja dan membeli hadiah sebanyak-banyaknya untuk ditukarkan kepada teman-teman dan kerabatnya. Dari pengalaman saya selama bertahun-tahun, begitu pula pengalaman para pastur dan pendeta; Apabila bulan Desember tiba, hampir semua orang yang mengaku Kristen lupa memberi hadiah kepada Yesus Kristus yang mereka cintai.

Desember adalah bulan yang paling sulit untuk menghidupkan ajaran Yesus. Sebab semua orang terlalu disibukkan untuk membeli dan menukar hadiah daripada mengingat Yesus dan menghidupkan ajarannya. Peristiwa melupakan Yesus ini terus berlangsung sampai bulan Januari bahkan Pebruari. Sebab mereka harus melunasi biaya pengeluaran yang dibelanjakan pada waktu Natal. Sehingga mereka sulit mengabdi kepada Yesus kembali sebelum bulan Maret.

Sekarang, perhatikan apa kata Bibel tentang tiga orang dari timur yang memberikan hadiah kepada Yesus, yang berbunyi sebagai berikut:

“Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang Majus dari Timur ke Yerusalem dan bertanya-tanya: “Di manakah dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-bintang di timur dan kami datang untuk menyembah dia.” Ketika raja Herodes mendengar tentang hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem. Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan. Mereka berkata kepadanya: “Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi: Dan engkau Betlehem, tanah Yudea, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yudea, karena daripadamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umatKu Israel. Lalu dengan diam-diam Herodes memanggil orang-orang Majus itu dan dengan teliti bertanya kepada mereka, bilamana bintang itu nampak. Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya: “Pergi dan selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai anak itu dan segera sesudah kamu menemukan dia, kabarkanlah kepadaku supaya aku pun datang menyembah dia.” Setelah mendengar kata-kata raja itu, berangkatlah mereka. Dan lihatlah, bintang yang mereka lihat di timur itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat, di mana anak itu berada. Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka. Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat anak itu bersama Maria, ibunya, lalu sujud menyembah dia. Mereka pun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepadanya, yaitu emas, kemenyan dan mur. Dan karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain.”

9. HADIAH UNTUK YESUS

Perhatikanlah dengan teliti. Ayat bibel tersebut menceritakan bahwa pada mulanya orang-orang Majus tersebut menanyakan tentang Bayi Yesus yang lahir sebagai Raja Yahudi. Lalu, mengapa mereka memberi hadiah kepadanya? Apakah karena hari kelahirannya?

Jawabannya adalah “Tidak.” Sebab mereka memberi hadiah beberapa hari bahkan beberapa minggu setelah hari kelahirannya.

Bisakah peristiwa ini dipakai pedoman bagi kita untuk melakukan kebiasaan memberi atau saling menukar hadiah di antara kita? Jelas tidak bisa. Sebab orang-orang Majus tersebut tidak saling menukar hadiahnya, tetapi mereka memberi hadiah kepada Yesus. Bukan tukar menukar hadiah sesama teman atau kerabatnya.

Mengapa? Silahkan anda membaca buku Adam Clarke Commentary, volume 5, halaman 46 yang berbunyi sebagai berikut:

“Verse 11. (They presented unto him gifts.) The people of the east never approach the presence of kings and great personages, without a present in their hands. The custom is often noticed in the Old Testament, and still prevails in the east, and in some of the newly discored South Sea Islands.”

“Ayat 11. (Mereka memberi hadiah kepadanya.) Adalah kebiasaan orang-orang timur, apabila menghadap raja atau orang-orang terkemuka, mereka selalu membawa hadiah. Kebiasaan seperti ini juga tercantum dalam kitab Perjanjian Lama, dan masih berlaku di timur, juga dapat ditemuka di South Sea Islands (Kepulauan Laut Selatan).”

Dari keterangan Adam Clarke ini, jelaslah bagi kita, bahwa peristiwa tersebut tidak bisa dipakai pedoman atau dikaitkan dengan kebiasaan Kristen baru dengan menukar hadiah kepada temannya untuk menghormati ulang tahun Yesus. Sebaliknya, mereka mengikuti adat orang-orang timur kuno yang memberi hadiah ketika mengharap raja. Mereka mendatangi Yesus, yang lahir sebagai Raja Yahudi. Sebagaimana ratu Sheba (Balqis) membawa hadiah kepada raja Salomo (Sulaiman). Bahkan seperti sekarang ini, para tamu negara pasti membawa hadiah atau cindera mata apabila datang ke White House (Gedung Putih) untuk menemui presiden.

Jadi kebiasaan menukar hadiah ini bukanlah dari ajaran Kristen, melainkan hanya merupakan pelestarian tradisi lama yang dilakukan oleh orang-orang pagan (penyembah berhala). Di saat menjelang Natal atau Christmas yang katanya untuk menghormati Kristus dan menghidupkan ajarannya, justru orang-orang Kristen bertambah set back (jauh) dari ajaran Yesus.

10. NATAL MEMULIAKAN TUHAN?

Ada dua alasan yang dipakai dasar oleh orang-orang yang menyelenggarakan Natal, sebagai cara untuk menghormati Yesus Kristus, meskipun mereka mengetahui bahwa perayaan itu warisan kepercayaan Paganisme:

1. Banyak yang mengajukan alasan: “Walaupun kita tidak mengetahui secara tepat hari kelahiran Yesus, apa salahnya kita memilih hari untuk merayakan ulang tahunnya.”

Kami akan menjawab dengan pasti “Tidak bisa”. Sebab dalam Catholic Encyclopedia (Eksiklopedi Katolik) telah dijelaskan:

“Sinners alone, not saints, celebrate their birthday = Hanya orang kafir, bukan orang-orang suci, yang merayakan hari ulang tahun mereka.”

Perayaan ulang tahun bukan berasal dari agama Kristen, melainkan dari ajaran agama kafir.

2. Ada pula yang beralasan: “Walaupun Natal itu kebiasaan orang-orang kafir (pagan) yang menyembah dewa matahari, tetapi kita tidak menyembah dewa tersebut, melainkan untuk menghormati Yesus Kristus.”

Tetapi sudahkah kita mendengarkan jawaban Tuhan melalui firmannya yang berbunyi sebagai berikut:

“Maka hati-hatilah, supaya jangan engkau kena jerat dan mengikuti mereka, setelah mereka dipunahkan dari hadapanmu, dan supaya jangan engkau menanya-nanya tentang tuhan mereka dengan berkata: “Bagaimana bangsa-bangsa ini beribadah kepada tuhan mereka? Aku pun mau berlaku begitu.” Jangan engkau berbuat seperti itu terhadap Tuhanmu. Sebab segala yang menjadi kekejian bagi Tuhan, apa yang dibenciNya, itulah yang dilakukan mereka bagi tuhan mereka; bahkan anak-anaknya lelaki dan anak-anaknya perempuan dibakar mereka dengan api bagi tuhan mereka.” (Ulangan 12:30-31)

Tuhan berfirman dengan jelas dalam kitab suciNya, bahwa Dia tidak mau menerima dalam bentuk penyembahan yang menyerupai atau meniru cara penyembahan orang-orang kafir kepada tuhannya. Cara penyembahan seperti itu sangat menjijikkan bagi Tuhan. BagiNya, pemujaan yang demikian itu tidak layak untukNya, melainkan hanya pantas untuk memuja berhala. Sebagaimana yang sering kita dengar, Tuhan melarang kita menyembahNya hanya dengan “menurut kata hati kita sendiri.” Yesus telah bersabda:

“Allah itu Roh, dan barang siapa yang menyembah Dia, harus menyembahNya dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.” (Yohanes 4:24)

Dan apa yang dimaksud dengan kebenaran itu? Firman Tuhan atau Kitab suci Bibel itulah kebenaran. Sebagainya sabda Yesus yang berbunyi sebagai berikut:

“Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; FirmanMu adalah kebenaran.” (Yohanes 17:17)

Di Dalam Bibel sendiri, secara jelas Tuhan berfirman bahwa Dia tidak mau menerima penyembahan kepadaNya, dengan meniru cara penyembahan para penyembah berhala. Begitu pula cara yang dipakai untuk mengagungkan dan memuliakan Yesus Kristus.

Ingatlah sekali lagi, peringatan Yesus yang berbunyi:

“Percuma mereka beribadah kepadaku, sedangkan ajaran yang mereja ajarkan ialah perintah manusia.”

Natal atau Christmas adalah tradisi dan ajaran manusia, sedangkan ajaran Tuhan telah melarangnya. Selanjutnya Yesus bersabda lagi:

“Sungguh kamu telah menolak ajaran Tuhan, tetapi kamu mengikuti ajaran tradisimu sendiri.”

Alangkah tepat firman-firman Tuhan yang dilontarkan kepada berjuta-juta orang yang melakukan Natal itu. Mereka mengabaikan ajaran Tuhan. Tuhan melarang pemujaan yang meniru adat kaum kafir penyembah berhala, tetapi dengan senang hati kita melanggarnya. Tuhan berfirman:

“Janganlah kamu berbuat demikian terhadap Tuhanmu.”

Ternyata hampir semua orang menganggap ringan larangan itu. Atau karena tidak memiliki dasar agama yang kuat, akhirnya mereka mengikuti tradisi kebanyakan orang-orang untuk merayakan Natal.

Jangan salah! Tuhan membiarkan anda untuk berbuat semaunya dan tidak mengikuti petunjukNya. Tuhan membiarkan kita tenggelam dalam keramaian dan mengikuti tradisi orang-orang. Bahkan Dia akan membiarkan kita berlumuran dosa. Tetapi, Tuhan juga telah memerintahkan kita tentang datangnya hari perhitungan atau pembalasan. Jika kamu menanam, niscaya kamu akan memetik hasilnya. Yesus adalah firman Tuhan yang hidup, sedangkan Bibel adalah firman Tuhan yang tertulis. Dan kita akan diadili sesuai dengan ketetapan yang telah digariskan dalam firman tersebut. Kita pun tidak bisa mengelak dan mengabaikannya.

11. TANPA DI SADARI KITA KEMBALI KE MASA BABILONIA

Christmas atau Natal telah menjadi musim panen para pedagang. Ia menjadi sponsor yang terus dilestarikan oleh perusahaan advertising setiap tahun. Anda selalu melihat Santa Claus yang dipajang di setiap toko. Iklan-iklan menyambut dan mengajak kita untuk merayakan “Beautiful Christmas Spirit”. Koran yang selalu menjual iklan, ikut menyemarakkan musim kaum kafir tersebut di tajuk rencananya. Orang yang mudah terbius oleh tradisi ini, akan marah bila ditunjukkan kebenaran dari Tuhan. Padahal “Christmas Spirit = Semangat Natal” yang diselenggarakan setiap tahun itu, bukanlah untuk mengangungkan Kristus, melainkan hanya untuk promosi barang-barang dagangan. Sebagaimana rayuan setan lainnya, ia dikemas sedemikian rupa sehingga tampak seperti “Malaikat Pembawa Terang” yang amat indah. Setiap tahun jutaan dolar dihabiskan begitu saja, sementara ajaran Yesus diterlantarkan. Itulah bagian dari sistem perekonomian Babilonia.

Sebagaimana yang telah diramalkan oleh Bibel (Alkitab), kita merasa berada di negara Kristen, padahal kita di Babilonia, tetapi kita tidak menyadarinya. Ingatlah pesan Alkitab yang berbunyi sebagai berikut:

“Pergilah kamu hai umatKu, pergilah dari padanya, supaya kamu jangan mengambil bagian dalam dosa-dosanya, dan supaya kamu jangan turut ditimpa malapetaka-malapetakanya.” (Wahyu 18:4)

Oleh karena itu, di tahun ini, daripada jutaan uang tersebut dihambur-hamburkan begitu saja, lebih baik dibelanjakan untuk menunjang pekerjaan Tuhan.

http://mcb.swaramuslim.com/index.php?section=15&page=-1

Yth. jesusjustman,

Apa yang anda berikan terlalu berat/banyak untuk dipikirkan/diolah oleh pemilik PB dan PL. Saran saya kalau boleh berikan sedikit sedikit biar lebih fokus.

Wassalam.

Damai dihati Damai dibumi,

Yth Jesusjustman dan Doropan

jawabannya simple koq dan ndak berat berat amat malah yang berat Pak Amat. semua yang Mas Jesus Just Man ceritakan tentang Natal itu kami dah tau koq dan ndak jadi masalah dalam perjalan iman kami.

yang kami maknain dari Natal adalah janji Allah kepada kita manusia telah ditepati Nya
dan ndak salah koq dengan Natal, lah wong Allah telah memberikan tanda tandanya di alkitab di quran juga ada koq hari natal …
Sakit perut menjelang persalinan, memaksa Maryam bersandar ke pohon kurma. Ingin rasanya beliau mati, bahkan tidak pernah hidup sama sekali. Tetapi Malaikat Jibril datang menghibur: “Ada anak sungai di bawahmu, goyanghan pangkal pohon kurma ke arahmu, makan, minum dan senangkan hatimu. Kalau ada yang datang katakan: ‘Aku bernazar tidak bicara.'”

“Hai Maryam, engkau melakukan yang amat buruk. Ayahmu bukan penjahat, ibumu pun bukan penzina,” demikian kecaman kaumnya, ketika melihat bayi di gendongannya. Tetapi Maryam terdiam. Beliau hanya menunjuk bayinya. Dan ketika itu bercakaplah sang bayi menjelaskan jati dirinya sebagai hamba Allah yang diberi Al-Kitab, shalat, berzakat serta mengabdi kepada ibunya. Kemudian sang bayi berdoa: “Salam sejahtera (semoga) dilimpahkan kepadaku pada hari kelahiranku, hari wafatku, dan pada hari ketika aku dibangkitkan hidup kembali.”

Itu cuplikan kisah Natal dari Al-Quran Surah Maryam ayat 34. Dengan demikian … nah loh damai dihati damai dibumi

lah klo soal alkitab katanya diplasukan atas dasar perbedaan isi tulisan dari para penulis PL atau PB ( santo … Matius, Markus, Lukas dan Yohanes) ya wajar aja koq klo Mas Just dan Mas Dor menganggapnya begitu, lah wong yang dilihat Mas Dor dan Mas Just cuma jumlah, jenis, dst dst, mbok diliat esensi atau kandungan atau inti dari tulisan itu apa ada perbedaannya, begitulah Tuhan memberikan wahyu pada banyak orang dengan inti yang sama dan orang yang menerima wahyu menceritakan berdasar pemikirannya tanpa merubah inti dan justru itu menjadikan asli karna banyak saksi dan banyak banyak sekali pertimbangan mengapa sampai sekarang alkitab itu seperti itu dengan umur lebih dari 2008 tahun.

@aryanarendra (aka avatar ang) =)

Halo, perkenalkan saya nittenichi, member baru di forum ini. =)
Sebelumnya saya cuman mau bilang kalo saya seneng banget nemu forum kaya gini (krn dikasihtau sama temen maya saya sdr. jelasenggak), saya bukan seseorang yg mendalami ajaran agama manapun, jadi maaf kalo saya sok tau nulis2 apa yg saya tulis, tapi saya usahakan untuk dapat sebisanya mengutarakan sesuatu yang semoga bisa jadi manfaat. =)

Mungkin poin yang ingin diutarakan oleh sdr jesusjustman dan dorapan adalah :

Bila umat nasrani sudah mengetahui bahwa bible memang ditulis oleh banyak orang tanpa ada semacam mekanisme kontrol atas keotentikannya, dan bahwa tanggal 25 desember belum tentu merupakan hari kelahiran/kedatangan jesus ke bumi..

kenapa tetap meyakini bahwa agama nasrani adalah sesuatu yang memang paling bagus untuk diikuti? apakah keotentikan (mis. bible) dan kepastian (mis. 25 desember) dalam agama tidak begitu penting dibandingkan isi dari agama tersebut?

Mungkin saya salah dalam mengartikan maksud sdr. jesusjustman dan dorapan, dan bila memang demikian maka saya mohon maaf.

note: saya pribadi dapat memahami pemikiran sdr. aryanarendra mengenai perayaan natal, tapi belum bisa memahami kalo ttg bible yang tidak otentik tidak masalah, yang penting inti ajarannya masih sama. =)

Sekarang pertanyaan saya:

1. Apa pengertian mendasar umat Nasrani tentang agama?
2. Manusia diciptakan (bukan turun ke bumi) untuk apa?

Mohon penjelasannya. Terimakasih. =)

Salam. =)

Damai dihati Damai dibumi

@nittenichiryu

Maaf ya Mas, saya adalah manusia yang memiliki kemampuan terbatas dan saya sadar akan keterbatasan itu sehingga saya yakin bahwa ada sesuatu yang luar biasa diluar diri saya, sesuatu yang berasal dari sumber yang luar biasa dan sumber itu adalah Tuhan

Kemudian siapa Tuhan itu sehingga saya ada di dunia, bagai mana Tuhan bisa menciptakan saya, untuk apa saya diciptakan bagai mana Tuhan bisa dijumpai, pasti ada cara ada jalan ada sarana bagi saya untuk menjumpai dan menanyakan semua itu. Dan proses itu adalah hubungan saya dengan Tuhan. kemudian saya memilih jalan Yesus yang kemudian dinamakan Agama Kristen/nasrani dan saya Katolik … Mas.

Kemukinan, Mas sendiri memilih Muhamad sehingga dibilang Agama Islam. Begitulah Mas, Allah tidak menciptakan agama kita yang menciptakannya, Allah menciptakan baik adanya tapi kita yang merusaknya karna kita terlalu sombong akan logika kita bahwa Allah dapat ditemui dengan logika, Allah tidak akan pernah bisa ditemui dengan logika, Allah hanya bisa dilihat dengan pendengaran dan didengar dengan hati.

Saya percaya Yesus pernah mati dan bangkit karna saya melihat dari Alkitab dan saya punya hati untuk mendengar Yesus dan itu adalah iman Mas. Mungkin Mas akan berkata begitu juga dengan Muhammadnya Mas, lebih lebih Muhammad tidak boleh dilihat bagaimana Mas bisa percaya kalau itu Muhammad klo ndak melihat dengan quran dan mendengar dengan hati Mas sendiri. Dan itu semua adalah pilihan dan Tuhan Allah tidak marah koq terhadap pilihan kita karna Tuhan sudah tunjukan semuanya dengan tanda tanda_Nya itu anugrah buat kita dan itu hanya bisa dilihat dengan pendengaran dan didengar dengan hati jadi ya monggo pilih sendiri, bukankah kita sudah tau konsekwensi dari pilihan kita … neraka Mas, jadi … jangan sampai salah dalam menentukan pilihan.

Kemudian Mas … mungkin semenjak manusia sadar akan keberadaannya didunia, mulailah manusia selalu berfikir dan bertanya tanya akan setiap hal untuk mencari jawaban terhadap persoalan persoalan hidup, kebenaran, kebaikan dan Tuhan Allahnya, kemudian manusia berikhtiar untuk membuka jalan pengertian yang tertutup misteri kearah kejelasan akan relita yang kadang secara radikal membongkar sampai keakar akarnya setiap gejala yang dipermasalahkan, agar sampai pada suatu kesimpulan yang bersifat universal dengan mencari kejelasan hubungan sebab akibat dan itulah alkitab supaya jelas adanya dan ndak salahkan klo saya memilih Alkitab dan Yesus sebagai pedoman hidup agar menjadi manusia yang sesungguhnya.

Bagaimana dengan Mas sendiri

@aryanarendra (aka avatar ang) =)

Terimakasih atas pencerahannya. Sebelumnya maafkan kebebalan saya, tapi menurut saya anda tidak menjawab pertanyaan saya secara jelas;

1. Apakah keotentikan sumber2 agama tidaklah begitu penting dibandingkan isi dari agama itu sendiri?

2. Apa pengertian mendasar umat Nasrani tentang agama?

3. Manusia diciptakan (bukan turun ke bumi) untuk apa?

Mohon dicatat bahwa pertanyaan saya bukanlah pertanyaan menghakimi, saya benar2 ingin mengerti pandangan umat Nasrani mengenai hal ini. =)

Terimakasih. =)

Damai dihati Damai dibumi

@ nittenichiryu

Mas tanya tentang keontetikan sumber Agama, seperti yang saya uraikan kemarin bukankah keterbatasan manusia adalah karna adanyaTuhan ! jadi sangat jelas bahwa sumber itu adalah Tuhan. Kemudian pentingkah agama bagi saya ! karna saya sudah memilih Yesus dan dinamakan “agama kristen, katolik, nasrani” (saya lebih suka bilang saya katolik) agama menjadi penting karna disanalah saya bisa menemui Tuhan saya. Trus bagaimana saya bisa meyakini itu ! saya akan cari tau siapa Tuhan itu dan itu saya temukan di agama saya yang katolik jadi “pengertian dasar tentang agama adalah jalan yang benar”
Mas, pasti trus tanya jalan yang benar menurut katolik itu apa seh koq kamu bisa seyakin itu ! di Katolik ada alkitab yang menjelaskan tentang semua pertanya siapa Tuhan, bagai mana Tuhan menciptakan manusia dan kenapa manusia bisa turun kedunia, apa yang dikerjakan manusia didunia agar bisa naik lagi kepada Tuhan sang penciptanya.
Apa bener alkitab itu berbicara seperti itu ! ada buktinya ! Tuhan ndak pernah bohong Mas, dan Tuhan menunjukan tanda tandanya kepada kita dengan berbagai cara, termasuk memberikan wahyu kepada rasul rasulnya bahkan turun sendiri kedunia dalam rupa manusia seperti keyakinan kami atas apa yang tertulis di alkitab. banyak sekali penemuan kitab ajaran yang ditemukan manusia termasuk penemuan kitab dilaut mati yang menjadi patokan agama tertentu tentang Yesus. Lalu pertanyaannya apakah kitab kitab itu otentik dengan sumbernya yaitu Tuhan !
Otentik menurut siapa Mas !
Menurut saya !
Menurut Masnya !
Para ahli Agama !
Atau menurut siapa Mas !
Saya tau koq klo “Kekristenan” itu mulai terkenal pada jaman kaisar konstantin karna kaisar itu menjadikan kristen sebagai agama negara, dan menetapkan perayaan natal pada tgl 25 desember yang pada saat itu sebagai hari pemujaan dewa matahari. Trus klo saya natalan apa di bilang pemuja matahari !
Dan kenapa gereja membiarkan dan bahkan merayakan secara khusus dengan doa khusus pada hari pada tanggal itu sedangkan alkitab tidak menyebutkan hari natal secara jelas karna disana hanya dituliskan kisah kelahiran dengan tanda tandanya yang “mungkin” jatuh antara bulan januari s/d maret, kami juga tau itu koq Mas tapi itu tidak merubah keyakinan kami orang kristen terhadap alkitab dan Yesus Tuhan kami karna semua itu merupakan ungkapan manusia kristen terhadap keyakinannya dan bersyukur kepada Tuhan bahwa Yesus telah datang untuk menyelamatkan manusia dan disanalah awal penyelamatan itu.

Begitu juga dengan Muhammad apakah di alquran ada menjelaskan secara terperinci lahirnya Muhammad ! lambang islam adalah bulan sabit seperti kaum pemuja bulan kala itu apa juga islam bisa disebut sebagai pemuja bulan ! lebih lebih dengan patokan mengintip bulan untuk ber idul fitri. Tentunya tidak seperti itu kan Mas, semua itu adalah ungkapan cinta, kasih, dan syukur manusia kepada Tuhan akan karunia keselamatan yang ditunjukan dan diberikan_Nya.

OOOOtentik ! … jelas kami yakin karna kami punya ahli agama yang meneliti dan menelusuri semua itu sehingga keotentikannya bisa dipertanggung jawabkan … mungkin mas akan menjawab begitu.

Trus apa kami orang kristen tidak punya ahli agama !
Saya bersyukur dilahirkan sebagai orang katolik karna kami punya pemimpin, punya gembala yang membimbing kami sesuai alkitab dan alkitab berjalan begitu panjang dan melelahkan dengan banyak pertimbangan sehingga menjadi alkitab seperti sekarang ini bahkan menjadi rujukan oleh beberapa agama untuk mendukung keotentikan kitabnya.

Mas, kami orang kristen membuka diri kepada siapa saja yang mau membaca, meneliti keabsyahan alkitab bahkan alkitab diterjemahkan ke berbagai bahasa diseluruh dunia agar mudah dibaca, dimengerti, diikuti karna alkitab bukan milik orang kristen saja tapi milik semua manusia didunia yang mencari jalan keselamatan, mongo Mas … monggo.

Tentang mengapa saya diciptakan didunia Mas, sementara ini saya hanya baru tau harus menjadi anak yang baik, menjadi suami dan ayah yang baik, menjadi pegawai yang baik, menjadi masyarakat yang baik, karna baru itu yang Tuhan tunjukan kepada saya dan saya yakin Tuhan akan tunjukan kepada saya kenapa saya ada didunia seiring perjalanan iman saya kepada_Nya.

Klo Mas tanya siapa manusia itu dan kenapa manusia bisa kedunia, Mas bisa baca di kitab kejadian disanalah awal semuanya dan itu otentik loh Mas.

Dan Mas sendiri gimana … ! dengan yang Mas tanyakan itu ! apakah sependapat dengan saya ! kenapa Mas !

@aryanarendra (aka avatar ang) =)

menanggapi pemikiran anda :

“Mas tanya tentang keontetikan sumber Agama, seperti yang saya uraikan kemarin bukankah keterbatasan manusia adalah karna adanyaTuhan !”

—-> keotentikan yg saya tanya disini refer kepada “isi keempat bible tidaklah sama persis, karena ke-4 orang yg menulis berbeda ingatannya/catatannya”. Otentik dlm konteks bahasan ini berarti asli, dalam hal ini asli kata2 Tuhan. Yang saya ingin tanyakan adl : Apakah bagi umat Nasrani keotentikan kata Tuhan di injil tidak begitu penting dibandingkan dengan ajaran kasih dalam injil tersebut?

Saya ingin tau ini karena setau saya, (seperti saya sudah pernah bilang) tidak ada semacam mekanisme kontrol atas keotentikan kata2 Jesus di bible (mis. Jesus meminta muridnya menuliskan, dan membacakannya kembali sehingga bisa dibenarkan, dll), anda harus akui ini (bila memang ini benar). Ok.

Kemudian saya tanya kpd anda : apakah hal ini bukan masalah besar bagi umat nasrani (saya prefer kata nasrani, karena saya ngga nanya katolik aja) dibandingkan ISI/AJARAN dr agama nasrani itu sendiri?

Saya tanya ini bukan mau main2..saya dr dulu sudah ingin tau jawabannya. Karena bagi saya, ini adl hal yg besar. Kenapa saya yakin dengan keotentikan ajaran agama saya (islam) di Qur’an? karena saya tidak tau alasan kenapa saya harus meragukannya (tolong jgn mulai memberitahukan saya alasan2 kenapa saya harus meragukan Qur’an..krn itu sudah diluar konteks). Beda dengan Bible. Anda harus fair dalam hal ini.

Tolong pertanyaan saya dijawab dengan jelas dan tidak mengambang (saya tdk mengatakan jawaban anda sebelumnya mengambang ya, saya cuman katakan nanti jawabnya jgn mengambang). =)

Terimakasih. =)

ps.: otentik menurut siapa? otentik menurut arti kata. Otentik adalah seperti 1 dan 0, hidup dan mati, tidak ada setengah hidup/mati, either you live, or you die. Tidak ada relativitas dalam hal ini. =)
————————————————————————-

“jadi sangat jelas bahwa sumber itu adalah Tuhan. Kemudian pentingkah agama bagi saya ! karna saya sudah memilih Yesus dan dinamakan “agama kristen, katolik, nasrani” (saya lebih suka bilang saya katolik) agama menjadi penting karna disanalah saya bisa menemui Tuhan saya. Trus bagaimana saya bisa meyakini itu ! saya akan cari tau siapa Tuhan itu dan itu saya temukan di agama saya yang katolik jadi “pengertian dasar tentang agama adalah jalan yang benar””

———> maaf, ini sebenarnya rada ngga nyambung. Saya tidak pernah bertanya apakah agama penting atau tidak bagi anda. =)

———————————————————————–

“Begitu juga dengan Muhammad apakah di alquran ada menjelaskan secara terperinci lahirnya Muhammad ! lambang islam adalah bulan sabit seperti kaum pemuja bulan kala itu apa juga islam bisa disebut sebagai pemuja bulan ! lebih lebih dengan patokan mengintip bulan untuk ber idul fitri. Tentunya tidak seperti itu kan Mas, semua itu adalah ungkapan cinta, kasih, dan syukur manusia kepada Tuhan akan karunia keselamatan yang ditunjukan dan diberikan_Nya.”

——–> semua yang anda paparkan diatas tidaklah berkaitan dengan keaslian sumber ajaran islam (Qur’an), jadi setau saya muslim tidak pernah mempermasalahkan hal ini. =)

ps.: “patokan mengintip bulan untuk menentukan idul fitri” itu karena sistem penanggalan Islam menggunakan/berdasarkan Bulan, berbeda dgn sistem penanggalan Masehi yang menggunakan/berdasarkan Matahari. Itu saja =)

——————————————————————————–

“Tentang mengapa saya diciptakan didunia Mas, sementara ini saya hanya baru tau harus menjadi anak yang baik, menjadi suami dan ayah yang baik, menjadi pegawai yang baik, menjadi masyarakat yang baik, karna baru itu yang Tuhan tunjukan kepada saya dan saya yakin Tuhan akan tunjukan kepada saya kenapa saya ada didunia seiring perjalanan iman saya kepada_Nya.”

———-> jadi boleh saya simpulkan bahwa anda tidak tahu? =)

————————————————————————

“Klo Mas tanya siapa manusia itu dan kenapa manusia bisa kedunia, Mas bisa baca di kitab kejadian disanalah awal semuanya dan itu otentik loh Mas.”

————> saya ngga nanya ini. Tp thx for the tip =)

Note. : Maaf, tapi saya mendapat kesan bahwa anda sedikit tidak sabaran dalam menaggapi pertanyaan saya (krn ada banyak tanda seru di postingan anda), jika ini benar, saya mohon maaf. Tp jika ini salah, baguslah kalo begitu. =)

Salam. =)

@aryanarendra (aka avatar ang) =)

“lebih lebih Muhammad tidak boleh dilihat”

———> bukan tidak boleh dilihat, tapi tidak boleh direkam berupa gambar atau apapun yg memvisualisasikan Muhammad secara fisik. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi semacam pengkultusan dari sosok seorang Muhammad. Untuk mengingatkan bahwa Muhammad hanyalah seorang utusan.

ps.: sebenarnya ini menggelitik saya untuk bertanya; apakah orang2 yang menganggap bahwa Muhammad adl sosok yg senang perang dan kekuasaan pernah berpikir bahwa apakah wajar bagi seorang yg senang akan kekuasaan akan melarang orang lain mengkultuskan dirinya? apakah hal ini lazim pada pribadi2 yang haus kekuasaan? Apakah mereka mengetahui kondisi rumah Muhammad? apakah mereka mengetahui bahwa Muhammad menjahit sendiri bajunya? apakah mereka mengetahui bahwa jika berjalan bersama sahabat2nya, Muhammad tidak pernah berada di depan mereka? Apakah mereka mengetahui bahwa saat ia pulang ke rumah dan tidak dapat masuk ke rumah karena istrinya tertidur sehingga tidak ada yg membukakan pintu, ia memilih utk menunggu di depan rumahnya daripada membangunkan istrinya? Apakah mereka mengetahui bahwa bila duduk di masjid, maka Muhammad akan duduk dimana saja tidak selalu memilih tempat yg di depan? Apakah mereka mengetahui Muhammad menganggap pengikut dekatnya sebagai Sahabat bukannya Murid?

Apakah hal ini wajar bagi seseorang yang haus kekuasaan? =)

Assalamualaikum ya rosul..

………………..

Damai dihati Damai dibumi,

Dear nittenichiryu saudaraku “sekakek lain Nenek”

—– >>> “Saya tanya ini bukan mau main2..saya dr dulu sudah ingin tau jawabannya. Karena bagi saya, ini adl hal yg besar. Kenapa saya yakin dengan keotentikan ajaran agama saya (islam) di Qur’an? karena saya tidak tau alasan kenapa saya harus meragukannya (tolong jgn mulai memberitahukan saya alasan2 kenapa saya harus meragukan Qur’an..krn itu sudah diluar konteks). Beda dengan Bible. Anda harus fair dalam hal ini.” <<> Kenapa saya yakin dengan keotentikan ajaran agama saya (islam) di Qur’an? karena saya tidak tau alasan kenapa saya harus meragukannya <>> semua yang anda paparkan diatas tidaklah berkaitan dengan keaslian sumber ajaran islam (Qur’an), jadi setau saya muslim tidak pernah mempermasalahkan hal ini. =)<< jadi boleh saya simpulkan bahwa anda tidak tahu? =)

Lah mas sendiri apa tau !!! klo tau mbok saya dikasih tau, biar saya lebih beriman kepada_Nya

Jadi Mas, soal Matius, Lukas, Markus dan Yohanes …
“alkitab berjalan begitu panjang dan melelahkan dengan banyak pertimbangan sehingga menjadi alkitab seperti sekarang ini bahkan menjadi rujukan oleh beberapa agama untuk mendukung keotentikan kitabnya.”
Sebab akibat yang Mas tanyakan itu ….
Mengapa saya harus jelaskan sama Mas !!!
lah wong Mas aja ndak bisa cari tau alasan kenapa Mas ndak meragukan Al quran, gimana mas bisa mengatakan ketidak otentikan Alkitab !!!!!
Tentunya ada pebandingnya to Mas.

Mas nittenichiryu, kami orang Katolik mempunyai pemikiran dalam teologi iman dengan menyatakan bahwa ” Semua orang yang mempunyai kehendak baik dan kasih akan sesama maka pintu surga Kerajaan Allah terbuka baginya” dan tau ndak Mas semboyan kami : “Pacem in Terris, Pacem in Dominne. Artinya: Damai di Bumi dan Damai di Surga.”

Intinya begini Mas, beragama itu kalau kita hanya mengandalkan literal teks kitab suci, tanpa disertai dengan kedewasaan berpikir dalam membangun sikap harmoni ditengah beraneka ragamnya kehidupan yah sudah pastilah hanya akan menimbulkan perbenturan klaim kebenaran yang tak akan pernah berujung..

Percaya atau tidak, dalam setiap misa, ada sesi dimana kami orang Katolik mendoakan semua orang yang sudah meninggal, baik mereka yang beragama Hindu, Budha, Islam atau yang lain2 di luar nasrani; untuk bisa sampai pada pintu Kerajaan Allah. Sungguh luar biasa!! menurut saya hanya Agama Katolik yang bisa begini..

Terus mengapa Mas memaksakan saya harus mengatasnamakan Nasrani !?!?!?!?
Saya memang nasrani tapi katolik Mas dan saya bangga dengan kekatolikan saya, sebangga Mas menjadi seorang Muslim.
Dan Yesus adalah “muslim sejati” karna muslim bila diterjemahkan adalah damai dan Yesus adalah Pembawa damai, begitulah Mas … saya ingin menjadi muslim yang baik dengan memilih Yesus

Damai dihati Damai dibumi,

Dear nittenichiryu saudaraku “sekakek lain Nenek”

—– >>> “Saya tanya ini bukan mau main2..saya dr dulu sudah ingin tau jawabannya. Karena bagi saya, ini adl hal yg besar. Kenapa saya yakin dengan keotentikan ajaran agama saya (islam) di Qur’an? karena saya tidak tau alasan kenapa saya harus meragukannya (tolong jgn mulai memberitahukan saya alasan2 kenapa saya harus meragukan Qur’an..krn itu sudah diluar konteks). Beda dengan Bible. Anda harus fair dalam hal ini.” <<> Kenapa saya yakin dengan keotentikan ajaran agama saya (islam) di Qur’an? karena saya tidak tau alasan kenapa saya harus meragukannya <>> semua yang anda paparkan diatas tidaklah berkaitan dengan keaslian sumber ajaran islam (Qur’an), jadi setau saya muslim tidak pernah mempermasalahkan hal ini. =)<< jadi boleh saya simpulkan bahwa anda tidak tahu? =)
Lah mas sendiri apa tau !!! klo tau mbok saya dikasih tau, biar saya lebih beriman kepada_Nya

Jadi Mas, soal Matius, Lukas, Markus dan Yohanes ….. “alkitab berjalan begitu panjang dan melelahkan dengan banyak pertimbangan sehingga menjadi alkitab seperti sekarang ini bahkan menjadi rujukan oleh beberapa agama untuk mendukung keotentikan kitabnya.” Sebab akibat yang Mas tanyakan itu …. Mengapa saya harus jelaskan sama Mas !!! lah wong Mas aja ndak bisa cari tau alasan kenapa Mas ndak meragukan Al quran, gimana mas bisa mengatakan ketidak otentikan Alkitab !!!!! tentunya ada pebandingnya to Mas.
Mas nittenichiryu, kami orang Katolik mempunyai pemikiran dalam teologi iman dengan menyatakan bahwa ” Semua orang yang mempunyai kehendak baik dan kasih akan sesama maka pintu surga Kerajaan Allah terbuka baginya” dan tau ndak Mas semboyan kami : “Pacem in Terris, Pacem in Dominne. Artinya: Damai di Bumi dan Damai di Surga.”
Intinya begini Mas, beragama itu kalau kita hanya mengandalkan literal teks kitab suci, tanpa disertai dengan kedewasaan berpikir dalam membangun sikap harmoni ditengah beraneka ragamnya kehidupan yah sudah pastilah hanya akan menimbulkan perbenturan klaim kebenaran yang tak akan pernah berujung..
Percaya atau tidak, dalam setiap misa, ada sesi dimana kami orang Katolik mendoakan semua orang yang sudah meninggal, baik mereka yang beragama Hindu, Budha, Islam atau yang lain2 di luar nasrani; untuk bisa sampai pada pintu Kerajaan Allah. Sungguh luar biasa!! menurut saya hanya Agama Katolik yang bisa begini..
Terus mengapa Mas memaksakan saya harus mengatasnamakan Nasrani !?!?!?!?
Saya katolik Mas dan saya bangga dengan kekatolikan saya, sebangga Mas menjadi seorang Muslim.
Dan Yesus adalah “muslim sejati” karna muslim bila diterjemahkan adalah damai dan Yesus adalah Pembawa damai

up maaf maaf terkirim dua kali

Damai dihati Damai dibumi
@nittenichiryu,

Maaf ya Mas, loh koq saya yang harus fair seh !, bukankah Mas yang meragukan alkitab dengan fikiran Mas dan keyakinan Mas akan Al Quran.

Maaf Mas, saya ndak mesti harus meyakinkan Mas untuk mengerti Alkitab Koq karna ini masalah keyakinan, gimana mo yakin alkitab klo Mas sendiri ndak tau alasan kenapa Mas tidak meragukan Al quran.

Gimana Mas bisa tau saya klo mas sendiri ndak tau diri mas sendiri ? maaf maaf tapi saya rasa ini fair koq, kenali dulu siapa diri kita baru tanya siapa kamu, coba Mas tanya dulu deh ama diri Mas kenapa Mas ndak tau alasannya kenapa Mas sampai ndak tau alasannya kenapa meragukan Al Quran

(>> Kenapa saya yakin dengan keotentikan ajaran agama saya (islam) di Qur’an? karena saya tidak tau alasan kenapa saya harus meragukannya <>> semua yang anda paparkan diatas tidaklah berkaitan dengan keaslian sumber ajaran islam (Qur’an), jadi setau saya muslim tidak pernah mempermasalahkan hal ini. =)<< jadi boleh saya simpulkan bahwa anda tidak tahu? =)

Lah mas sendiri apa tau !!! klo tau mbok saya dikasih tau, biar saya lebih beriman kepada_Nya

@ Mas Dewo/Agamaku
maaf saya tadi send ampe dua kali dan ini yang ke tiga. karna komentar diatas aturannya jadi atu. koq kenapa ya begitu di send koq ndak masuk dan terpotong makanya saya send ulang biar ndak mengaburkan komentar saya kepada saudara kita nittenichiryu.
maaaf maaaaaaaaaaaaaaaaaf ya Mas Dewo

Mas Dewo, …
loh koq terpotong lagi seh

yang ini loh Mas
@nittenichiryu,

“Begitu juga dengan Muhammad apakah di alquran ada menjelaskan secara terperinci lahirnya Muhammad ! lambang islam adalah bulan sabit seperti kaum pemuja bulan kala itu apa juga islam bisa disebut sebagai pemuja bulan ! lebih lebih dengan patokan mengintip bulan untuk ber idul fitri. Tentunya tidak seperti itu kan Mas, semua itu adalah ungkapan cinta, kasih, dan syukur manusia kepada Tuhan akan karunia keselamatan yang ditunjukan dan diberikan_Nya.”
——–>>> semua yang anda paparkan diatas tidaklah berkaitan dengan keaslian sumber ajaran islam (Qur’an), jadi setau saya muslim tidak pernah mempermasalahkan hal ini. =)<<< —–
Mas ….!!!!
Mas bilang harus fair, klo Mas ndak mempermasalahkan itu kenapa Mas mempermasalahkan kami ?????

Trus klo kami menjawab seperti Mas juga, gimana Mas !!!!!!

Mas Dewo,
maaf jadi bolak balik nih, tapi ndak apakan biar jelas semuanya

@aryanarendra (aka avatar ang) =)

Menanggapi pemikiran anda :

—————————————————————————–

“Lah mas sendiri apa tau !!! klo tau mbok saya dikasih tau, biar saya lebih beriman kepada_Nya”

——–> saya tau, yaitu untuk mengabdi kepada Tuhan. (ada di Qur’an secara harafiah). =)

Note : meskipun ini ngga ada hubungannya dengan pembahasan kita … kita disini tidak sedang membandingkan agama saya dengan agama anda. =)

——————————————————————————-

“Maaf ya Mas, loh koq saya yang harus fair seh !, bukankah Mas yang meragukan alkitab dengan fikiran Mas dan keyakinan Mas akan Al Quran. ”

“…. Mengapa saya harus jelaskan sama Mas !!! lah wong Mas aja ndak bisa cari tau alasan kenapa Mas ndak meragukan Al quran, gimana mas bisa mengatakan ketidak otentikan Alkitab !!!!! tentunya ada pebandingnya to Mas.”

——–> Begini pak;

Kenapa saya tidak tau alasan meragukan keotentikan Qur’an (dalam konteks pembicaraan ini) :

“Karena saya tau ada mekanisme kontrol atas isi Qur’an oleh Muhammad dan Muslim yang hidup sejak masa Muhammad hingga saat ini (bagaimana mekanisme itu dapat saya jelaskan di topik yg berbeda)”.

Tapi disisi lain, anda sadar kan bahwa tidak ada mekanisme semacam ini dalam penulisan isi Bible ? (ini yg saya maksudkan dengan anda harus fair)

Itulah makanya saya tanya kepada anda :

“Apakah keotentikan sumber ajaran agama (Bible) tidaklah sepenting ISI/AJARAN agama itu sendiri bagi Anda?”

Saya pikir saya tidak dapat lebih jelas dari ini.

———————————————————————————-

“Intinya begini Mas, beragama itu kalau kita hanya mengandalkan literal teks kitab suci, tanpa disertai dengan kedewasaan berpikir dalam membangun sikap harmoni ditengah beraneka ragamnya kehidupan yah sudah pastilah hanya akan menimbulkan perbenturan klaim kebenaran yang tak akan pernah berujung..”

———> maaf, tapi saya pikir ini rada ngga nyambung, karena saya tidak membahas hal tersebut, saya menanyakan bagaimana anda memandang keotentikan kitab suci anda, bukan bagaimana menyikapi isi kitab suci anda atau membuat perbandingan antara kitab suci saya dan anda. Saya harap anda jelas perbedaannya. =)

———————————————————————————

“Terus mengapa Mas memaksakan saya harus mengatasnamakan Nasrani !?!?!?!?
Saya katolik Mas dan saya bangga dengan kekatolikan saya, sebangga Mas menjadi seorang Muslim.”

—————–> maaf, saya pikir Katolik dan Protestan sama2 agama Nasrani (baik kepercayaan maupun ajarannya). Maafkan ketidaktahuan saya, saya tidak bermaksud menyinggung anda dalam hal ini.

——————————————————————————–

“Dan Yesus adalah “muslim sejati” karna muslim bila diterjemahkan adalah damai dan Yesus adalah Pembawa damai”

————————–> fyi, “Muslim” artinya “Orang yang berserah”, berserah kepada Tuhan. Bukan “Damai”, “Damai” adalah “Salam”. =)

———————————————————————————-

“Mas ….!!!!
Mas bilang harus fair, klo Mas ndak mempermasalahkan itu kenapa Mas mempermasalahkan kami ?????”

“Trus klo kami menjawab seperti Mas juga, gimana Mas !!!!!!”

—————————————————————————–

——————–> Saya tidak mempermasalahkan simbol2 agama anda (Salib, Natal, Bintang Jerusalem, dll), saya menanyakan pemikiran anda dalam menyikapi keotentikan Bible, seberapa penting dibandingkan isi/ajaran anda? apakah keotentikan Bible adalah HAL BESAR? atau BUKAN HAL BESAR? itu saja. =)

—————————————————————————————————————————————————————————————————————————-

Dengan seizin anda, saya pikir ada baiknya diskusi ini kita cukupkan sampai disini saja, karena saya pikir saya sudah cukup dapat poin dari pemikiran yang anda sampaikan di sini. =)

Terimakasih.

Salam =)

@ Dear Aryanarendra (#141),

Aryanarendra:
loh koq terpotong lagi seh

Oh iya, tulisan Anda terpotong karena Anda banyak menggunakan tanda “<“. Sebaiknya hindari penggunaan tanda “<” rangkap 3. Itu adalah sintaks khusus PHP. Lebih baik gunakan 1 kali saja atau maksimal rangkap 2.

Aryanarendra:
maaf jadi bolak balik nih, tapi ndak apakan biar jelas semuanya

Tidak apa-apa, Mas. Anda sangat welcome di sini. Terutama banyak komentar Anda yang mencerahkan.

GBU

Damai dihati Damai dibumi

@nittenichiryu

yoooo weees ndak apa apa Mas, iman kita memang berbeda koq dan saya pikir sayapun sudah cukup dapat poin dari pemikiran yang anda sampaikan di sini.
dan yooooo weeees lagi, kau yang memulai kau yang mengakiri, daaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhh Mas pe jumpa di topik lain.

@Mas Dewo/Agamaku
trims banget atas semuanya

@aryanarendra (aka avatar ang) =)

“Dengan seizin anda, saya pikir ada baiknya diskusi ini kita cukupkan sampai disini saja, karena saya pikir saya sudah cukup dapat poin dari pemikiran yang anda sampaikan di sini. =)”

———————————————————————————–

“yoooo weees ndak apa apa Mas, iman kita memang berbeda koq dan saya pikir sayapun sudah cukup dapat poin dari pemikiran yang anda sampaikan di sini.
dan yooooo weeees lagi, kau yang memulai kau yang mengakiri, daaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhh Mas pe jumpa di topik lain.”

———————————————————————————–

———–> sebenernya kalo anda ngga ngijinin/mau diskusi ttg topik ini berakhir ya ngga apa2 lho..kita lanjutin aja.

Makanya saya minta izin anda dulu, setuju atau ngga. =)

ok. Terimakasih. =)

Salam. =)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Stat

Blog Stats

  • 395,785 hits
%d blogger menyukai ini: