Agamaku Kesaksianku

Mengasihi Musuhmu

Posted on: Juli 14, 2006

Tidak dapat dihindari ketika kita menyadari bahwa kita punya musuh. Apa pun yang menyebabkan itu, kita harus mematahkan kuasa jahat yang membuat kita memiliki perasaan benci (lawan dari kasih) yang dapat menghilangkan rasa damai. Padahal kita seharusnya menyebarkan kasih dan memberikan rasa damai, bahkan kepada musuh kita.

Apa kata Sang Guru kita Yesus Kristus mengenai hal ini? Berikut adalah ajaran-Nya yang sungguh luar biasa:

  1. Mengasihi & Mendoakan: “Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.” (Mat 5:44. Bdk: Luk 6:27, Luk 6:35).
  2. Mengampuni: “Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di Sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu.” (Markus 11:25. Bdk: Mat 6:12, Luk 11:4).
  3. Tidak menghakimi & menghukum: “Janganlah kamu menghakimi, maka kamu pun tidak akan dihakimi. Dan janganlah kamu menghukum, maka kamu pun tidak akan dihukum; ampunilah dan kamu akan diampuni.” (Luk 6:37. Bdk: Mat 7:1).
  4. Perdamaian:“Tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.” (Mat 5:24. Bdk: Mark 9:50)

Dan akhirnya nasehat dari Paulus berikut dapat membantu kita:

“Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.” (Kolose 3:13)

Lihatlah bahwa ajaran Sang Guru kita Yesus Kristus benar-benar Kasih Sejati yang dapat mematahkan kuasa kejahatan! Dan itu semua harus dimulai dari DIRI KITA SENDIRI!!! Kasih itu mendatangkan kedamaian. Itu penting karena:

“Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.” (Mat 5:9).

17 Tanggapan to "Mengasihi Musuhmu"

trima kasih mas krn udah membagi berkat lewat tulisan ini … TUHAN Memberkati mas Sekeluarga.

Terima kasih Mas Yafit, TUHAN memberkati Anda dan keluarga juga.

[…] Seringkali kita begitu sulitnya mengampuni kesalahan orang lain, padahal syarat agar dosa/kesalahan kita diampuni adalah dengan mengampuni kesalahan orang lain. Tidak hanya mengampuni orang-orang terdekat yang kita kasihi, tetapi bahkan juga bagi musuh kita. […]

[…] —-Sebagian diambil dari Mengasihi Musuhmu […]

[…] —-Sebagian diambil dari Mengasihi Musuhmu […]

Sangatlah sulit untuk mengampuni seseorang mungkin musuh terbesar jika seseorang tersebut membenci dirinya sendiri yang belum tahu bagaimana cara mengasihi dirinya sendiri dan menerima apa adanya,

terima kasih.

Karena sesungguhnya hukum yang pertama dan utama adalah hukum “cinta kasih”. Tidak ada hukum didunia ini yang lebih berharga selain hukum cinta kasih. Itulah ajaran yang sering diajarkan Yesus Tuhan kita, tidak ada ajaran dimuka bumi ini yang mengajarkan cinta kasih selain ajaran Yesus Kristus. Dialah Jalan Kebenaran dan Kehidupan.

salam damai…

[…] Hahaha… aku jadi batal tidur walau pun jam sudah menunjukkan pukul 01:30. Syukurlah, dengan memiliki musuh, berarti semakin besar tantangan bagi kita untuk lebih mengasihi sesama. Bagaimana sikap kita seharusnya? Silakan baca tulisan sebelumnya di: “Ditusuk Dari Belakang“, “Mengasihi Musuhmu.” […]

Iman, pengharapan dan kasih, dan yang terbesar di antaranya ialah kasih. Sungguh dahsyat Allah kita. Allah dalam nama Yesus Kristus.

Bravo mas Dewo!!!

Tetaplah berkarya dalam Kristus, dan biarlah nama Tuhan dipermuliakan.

Smoga mas dan keluarga selalu diberkati Kasih Kristus.
Amin

@Dear Bukan Siapa2,

Bravo untuk Yesus Kristus. Semoga Mas Bukan Siapa2 dan keluarga juga selalu diberkati Allah. Amin.

GBU.

[…] Mengasihi Musuhmu […]

Emang mengasihi Tuhan….itu berarti juga mengasihi manusia…krn ini juga yg dikehendaki Dia..dan kalau dibali…mengasihi manusia..itu juga mengasihi Allah….dibulak-balik akan tetep saling terkait. Maka orang jawa bilang..GOMBAL and NGGEDABRUS kalau ada orang bilang sangat mengasihi TUHAN..tapi dlm kesehariannya masih sering ngerasani orang lain, memilih2 teman dlm pergaulan, segera menghindar kalau ada teman/orang lain yg ditimpa masalah, merasa diri lebih baik/lebih tinggi martabatnya dr orng lain, omong kasar,suka menyinggung..tidak ramah,suka marah,suka mencela…dan yg paling sadis…merendahkan orng miskin …….hehehehe Ga tahu rupanya oarng2 yg begini..bhw di dlm orang2 miskin dan rendah….Allah ada Di dalam MEREKA……..Ayo semua yg percaya akan Kristus….dan menerimaNYA sgb Sang Juru Selamat…..mari kita Hidup..yg penuh KELEMAH LEMBUTAN…dan KERENDAHAN HATI. Sulit emang TAPI harus diupayakan..dan dilatih…..

[…] Bacaan Penunjang: “Mengasihi Musuhmu.” […]

[…] Selain iman, Yesus juga mengajarkan kasih, yaitu hendaknya kita mengasihi Allah dan sesama manusia seperti mengasihi diri kita sendiri (“Mengasihi Allah”, “Mengasihi Musuhmu”). […]

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Stat

Blog Stats

  • 395,785 hits
%d blogger menyukai ini: