Posted by: agamaku on: Oktober 27, 2007
Siapa sih nabi terakhir itu? Umat muslim tentu akan menjawabnya dengan menyebut Muhammad sebagai nabi terakhir. Benarkah demikian?
Saya tidak hendak mendebat Al-Quran. Dan oleh karenanya saya tidak akan mengutip ayat-ayatnya. Tetapi saya hendak mengutip kepercayaan umat Islam mengenai Yesus yang dipercaya oleh umat Kristiani sebagai Tuhan.
Mari kita bermain dengan logika. Islam percaya bahwa Yesus adalah seorang nabi alias utusan Allah. Dan Islam juga percaya bahwa Yesus tidak mati di kayu salib, melainkan diangkat ke surga oleh Allah. Dengan kedua kepercayaan tersebut, maka nabi terakhir adalah Yesus karena gelar nabi itu masih disandang oleh Yesus.
Yang lebih menguatkan adalah kepercayaan umat muslim bahwa Yesus akan datang kedua kalinya saat kiamat. Kiamat adalah suatu peristiwa penghabisan atas kehidupan di dunia ini. Dunia ini akan lenyap. Dan Yesus akan datang pada saat itu.
Dari sini dapat diartikan bahwa Yesus benar-benar nabi paling akhir di muka bumi ini. Yesuslah nabi penutup yang akan menutup kehidupan manusia di dunia ini. Setelah itu pun Yesus masih akan tetap ada selama-lamanya. Dengan demikian Yesus adalah nabi yang terakhir dan selama-lamanya.
Haleluya…
~~~
Catatan: Komentar ditutup karena telah terbit artikel baru bertajuk: “Ternyata Tuhan Kita Memang Berbeda.” Artikel baru ini menutup perdebatan tentang nabi terakhir yang dibahas di artikel ini. Harap para komentator memaklumi penutupan ini. Terima kasih.
2 | qudsiah
Februari 15, 2008 pada 2:53 am
Inilah yang dikatakan “Hijabullah”
Inilah yang dikatakan “Hijabul Insan”"
Inilah yang dikatakan “Hijabul Nas”
Dinding-dinding,pintu-pintu,tembok-tembok,bayang-bayang yang mengahalangi mahluk mengenal Allah yang Sirr(Rahsia).Allah sendiri yang merahsiakanya agar hamba-hamba yang berkehendaki menemui dia(Allah) melalui jalan-jalanNya.
Agar mereka dapat melihat wajah-wajahNya(Kamal) dan mensucikanNya(Qudus).
Orang yang mendekatinya akan binasa fana oleh kerana mereka bergabung dengan Ruhul Qudus dan tiada lagilah mutlaq melainkan dia Allah yang Mutlaq.Hakekat Allah.
3 | Emanuel Setio Dewo
Februari 15, 2008 pada 3:29 am
@ Dear Aryanarendra (#370),
Terima kasih atas komentar Anda yang sangat baik.
Semoga Tuhan memberkati.
Salam damai & sejahtera.
4 | penghibur
Februari 15, 2008 pada 7:35 am
@Dewo, Jelas Ngak
PEMIMPIN GEREJA BRITAN MINTA UNDANG-UNDANG SYARIAH DIBENAR
LONDON 8 Feb. _ Ketua Uskup (Archbishop) Canterbury semalam meminta dibenarkan pelaksanaan undang-undang syariah secara terhad di Britain, cadangan yang mendapat pujian dari penduduk Islam Britain .
Cadangan yang dianggap luar biasa daripada seorang pemimpin tinggi gereja itu jika diterima akan memberi ruang kepada penduduk Islam Britain menyelesaikan pertikaian perkahwinan dan harta mengikut undang-undang Islam dan tidak melalui mahkamah-mahkamah sivil Britain .
Ketua Uskup Rowan Williams dalam satu temu ramah radio dengan Perbadanan Penyiaran Britain (BBC) berkata, pelaksanaan undang-undang Islam boleh membantu membaiki masalah sosial.
Menurut beliau, langkah memperkenalkan undang-undang Islam merupakan suatu yang “tidak boleh dielak.”
“Beberapa peruntukan dalam syariah sudah diiktiraf dalam masyarakat kita dan diterima di bawah undang-undang kita, jadi kita bukan membawa suatu yang asing dan bertentangan dengan sistem,” katanya.
Bagaimanapun, jurucakap kepada Perdana Menteri Gordon Browan menolak cadangan Williams itu.
“Perdana Menteri percaya undang-undang Britain perlu dilaksana di negara ini berdasarkan nilai Britain ,” tegas Michael Ellam.
Cadangan tersebut juga ditolak oleh Sayeed Warsi, seorang menteri bayangan bagi Perpaduan Masyarakat dan Tindakan Sosial.
Beliau memberi alasan bahawa semua rakyat Britain tertakluk kepada undang-undang yang sama.
Sementara itu, Pengarah Yayasan Ramadhan, Mohammed Shafiq berkata, pelaksanaan undang-undang syariah akan mengurangkan ketegangan dalam masyarakat.
“Ia akan menjadikan orang Islam berbangga menjadi orang Britain. Ia juga akan menjadikan orang Islam yakin negara ini menghormati kepercayaan mereka,” katanya.
Menurut beliau, rakyat bukan Islam Britain juga perlu memahami bahawa cadangan Williams itu tidak bermaksud pelaksanaan dalam hal ehwal jenayah tetapi untuk pertikaian sivil.
Mohammed dan Williams menyatakan, Britain telah membenarkan penganut Yahudi Orthodok menyelesaikan pertikaian mengikut undang-undang tradisional Yahudi.
– AP
Sumber: Utusan Malaysia 09/02/08
Ulasan:
Kata-kata Ketua Paderi ini nampaknya sekali lagi membuktikan bahawa kebangkitan Islam sudah tidak dapat dielakkan. Dengan perjuangan dan sokongan untuk mengembalikan Khilafah dan Ahkam Syariah yang berlaku di seluruh dunia sekarang, tak hairanlah jika seorang Ketua Paderi seperti Rowan Williams ini meminta kerajaan Britain supaya melaksanakan hukum Islam untuk masyarakat Muslim di Britain.
Beberapa tahun sebelum ini, Rowan Williams adalah penulis yang mengkritik Islam dan mengaitkan Islam dengan keganasan. Menariknya kali ini, beliau mengakui bahawa penerapan Ahkam Syariah adalah “suatu yang tidak dapat dielakkan”. Mungkin beliau sudah mula mengkaji dan melihat keindahan hukum Allah di dalam menyelesaikan masalah masyarakat atau mungkin juga beliau sudah nampak bahawa hukum sekular yang ada tidak sudah dapat menyelesaikan masalah yang ada tetapi hanya menambahkan derita masyarakat, maka perlaksanaan hukum Islam di Britain adalah “suatu yang tak dapat dielakkan”.
Tidak dapat dinafikan bahawa perjuangan untuk menegakkan Khilafah oleh Hizbut Tahrir di Britain adalah antara yang terkuat di dunia dan dialog (tentang kebenaran agama, bukan kompromi antara agama) selalu diadakan oleh Hizbut Tahrir dengan puak Kristian di sana, maka Ketua Paderi ini sudah yakin bahawa satu hari nanti Negara Khilafah akan kembali tegak.
Jika kita melihat kepada kemasukan dan ketamadunan Islam di dunia mahupun Eropah, khususnya kepada pembukaan kawasan Parsi, Andalus (Sepanyol) dan Afrika Utara oleh Khilafah pada masa itu, sejarah telah membuktikan bahawa ramai orang yang memeluk Islam disebabkan hukum-hakam Islam telah memberikan penyelesaian kepada permasalahan kehidupan mereka.
Sehinggakan ada di kalangan orang Yahudi mengatakan zaman keemasan dalam sejarah mereka adalah apabila kaum Muslimin berkuasa di Andalus pada kurun 8-11 Masihi. Sekarang kita telah melihat hal ini mula disedari di Britain.
Tidak mustahil dengan usaha gigih yang berterusan dari para pejuang di jalan kebenaran bahawa negara kaum kafir yang ada sekarang akan bertukar menjadi Negara Islam, sebagaimana pernah dikatakan oleh seorang warga Britain, “It is not impossible that Britain may one day turn into an Islamic State”.
Salam – Penghibur
5 | dorapan
Februari 15, 2008 pada 1:50 pm
Sdr. Penghibur Yth.
Dari post anda terdahulu, saya tahu bahwa anda berminat dengan websitenya Harun Yahya yang banyak mencertitakan fenomena alam yang dihubungkan dengan Kitab Al Qur’an.
Apabila ini bukanlah suatu kelancangan, saya haturkan Sudara juga juga mengunjungi dan melihat fenomena tersebut di http//www.adrian.com/ilmu_pengetahuan.htm.
Disitu akan terlihat bagaimana Al Qur’an dan Alkitab memandang segala yang terjadi terhadap fenomena alam sekeliling dan juga atmosfir. Untuk sekali lagi membuktikan bahwa Al Qur’an bukanlah buatan dan imajinasi Muhammad.
Terima kasih.
6 | nittenichiryu
Februari 15, 2008 pada 1:52 pm
@jelasenggak
hehe, sory jel, ini maksud gw yg loe sering ngga nangkep poin org2 yg posting disini.. (gw copy paste nih..) =)
“Jadi kalo yesus ada di surga kira-kira setengah jam (0.28 Jam), buat beres-beres, cuci kaki bentar, chit-chat sama Pencipta (bahasa jawa = aruh-aruh), lalu kira2 di bumi udah berjalan 600an tahun dong
Nha.. yang tiba-tiba datang pas yesus lagi di surga itu siapa yaaa… Ehemmmm.”
—————————————————————————
kan gw jawab gini .. (gw copy paste lg nih..) =)
“terus, kenapa? emang ada yg bilang Jesus sekarang di surga udah lebih dari 2 menit? bisa aja baru sepersekian detik..masalahnya dimana? (wuah..bingung2..)”
——————————————————————————-
sekarang : gw masih bingung Jel, hehe..
Kenapa loe mempermasalahkan lama waktu, ngga masalah mau Jesus berapa lama di surga saat Muhammad datang, apakah Jesus tetap membimbing manusia dari surga? ngga kan? terus apa masalahnya kalo Tuhan mengirimkan utusanNya lagi ke umat manusia?
Itu poin gw yg gw harap loe tangkep dengan membaca postingan gw kemarin. =)
Logika (yg saya tangkap) mas dewo adalah : Karena Jesus belum meninggal (karena masih hidup di surga), jadi ngga bisa dong ada Nabi lain. Selama ini kan, Nabi datang untuk membimbing manusia setelah Nabi sebelumnya meninggal. Karena Jesus masih hidup (di surga), maka ngga mungkin Muhammad diutus sebagai Nabi.”
Logika saya adalah :
1. Tuhan mengirimkan Nabi sekehendakNya, jadi tidak berarti seorang Nabi harus meninggal dulu sebelum Nabi lain dapat diutus untuk membimbing manusia.
2. Jesus tidak dapat membimbing manusia dari surga, oleh karena itu sangat mudah dimengerti apabila Tuhan mengirimkan Nabi lainnya untuk membimbing manusia.
Masalahnya dimana? =)
Itu maksud gw Jel waktu gw bilang loe sering ngga nangkep poin orang yang loe argue. =)
Salam. =)
7 | dorapan
Februari 15, 2008 pada 1:56 pm
Sdr. Penghibur Yth.
Saya koreksi wabsitenya :
http//www.adrianw.com/ilmu_pengetahuan.htm atau pada http//www.adrianw.com/perbandingan.htm
Terima kasih.
8 | nittenichiryu
Februari 15, 2008 pada 3:06 pm
@jelasenggak
“Berikut ini perhitungan oleh manusia nih. Karena kamu minta perhitungan ya udah gw coba jelasin. buat lucu2 an aja…”
—————————————————————————–
Perhitungan yg mana ya? emang gw pernah minta perhitungan apa sih? loe nya aja kali yg mengartikan gw minta perhitungan itu..padahal sih ngga.. =)
ck, udah panjang lebar ngejabarin, taunya salah sasaran..hehe =p
*oleh karena itu sebaiknya kita menjadi efektif (menetapkan tujuan yang benar) dahulu baru kemudian menjadi efisien (menetapkan cara yang benar). =)
salam. =)
9 | jelasnggak
Februari 17, 2008 pada 2:17 am
@nitt. (383)
he he he
Gw tau loe emang ga bakalan minta perhitungan sedetail itu nitt.
makanya gw tambahin kata2 “buat lucu2an aja”
Tapi herannya kenapa loe sendiri yang nanggepin masalah gw ngitung2 tsb. Kan udah dibilang itu cuman buat lucu2an.
Style lo yang kaya gitu tuh udah gw baca nitt.
style loe tuh:
Membuat ambigious statement/question. Jadi kalo pertanyaan itu gw jawab, loe ngeles ” gw sebenernya gak minta jawaban tapi kenapa loe jawab Jel, salah point, dll dll”
tapi kalo tidak dijawab, loe akan memberi kesan ke pembaca bahwa ide pertanyaan yang loe kemukakan adalah masuk akal dan bener.
He he he udah kebaca nitt…
Makanya karena gw sadar style loe yg kaya gitu, gw sengaja cantumin “Berikut ini perhitungan oleh manusia nih. Karena kamu minta perhitungan ya udah gw coba jelasin. buat lucu2 an aja…
(soalnya kalau hitungan nya serius, dan kamu gak bisa jawab, takutnya kamu membelokkan pembicaraan lagi dengan bilang : ” niat banget sih loe jel ngejelasinnya”)
coba perahatiin kalimat gw dalam tanda kurung nitt.
gw kopi paste lagi, sambil gw RE-PHRASE nehh:
(soalnya kalau hitungan nya serius, dan kamu gak bisa jawab, takutnya kamu membelokkan pembicaraan lagi dengan bilang : ” Perhitungan yg mana ya? emang gw pernah minta perhitungan apa sih? loe nya aja kali yg mengartikan gw minta perhitungan itu..padahal sih ngga.. ”)
ini kan jawaban loe nitt di 383:
“Perhitungan yg mana ya? emang gw pernah minta perhitungan apa sih? loe nya aja kali yg mengartikan gw minta perhitungan itu..padahal sih ngga.. =)
——————————————————————-
“ck, udah panjang lebar ngejabarin, taunya salah sasaran..hehe =p.”
> kayaknya gw gak salah sasaran deh. Buat pembaca yang lain, pasti bisa dipake buat bahan referensi. buat loe mungkin salah sasaran, ga tau deh kalo loe diem2 setuju..
————————————————————
Gw nulis :
6. Muslim percaya satu hari di bumi = 50000 tahun (kalo nggak salah di quran ditulis deh)
jawaban nitt:
——> muslim percaya? hmm.. =)
respon gw:
>Ayat quran yang gw kutib (70:4) dan terjemahannya, artinya lain lagi ya nitt? Loe beda pendapat sama penterjemah ?
——————————————————————
Jadi kalo yesus ada di surga 2 menit aja, buat beres-beres, cuci kaki bentar, chit-chat sama Pencipta (bahasa jawa = aruh-aruh), lalu kira2 di bumi udah berjalan ribuan tahun dong.
——-> terus, kenapa? emang ada yg bilang Jesus sekarang di surga udah lebih dari 2 menit? bisa aja baru sepersekian detik..masalahnya dimana? (wuah..bingung2..)
>Masalahnya, kalo yesus masih disurga, berarti belum kiamat nitt.
Kalo ada orang ngaku2 sebagai nabi penutup, berartiiiiiiii
he he he…
jangan keluarin jurus ambi-ambi lagi ke yang satu ini nitt.
Nanti loe bilang : ” Jel, maksud gw berkata seperti itu tuh bukannya nanya minta dijawab, tapi cuman mau jelain bahwa penjelasan loe tuh gak ada point nya”
————————————————————-
Nitt,
Artikel mas Dewo di atas itu, menjelaskan bahwa muslim bilang A dan B tapi kemudian menolak sudah bilang A dan B
mas Dewo nggak membahas masalah Tuh@n yang tak bisa mengirim nabinya sekehendaknya, seperti logika yang loe tulis di 382.
Point penting artikel mas dewo adalah “muslimnya” bukan tentang “kemauan Tuh@n dalam mengirim nabi.
Coba perhatiin lagi artikel mas Dewo dan Posting loe.
“Itu maksud gw Jel waktu gw bilang loe sering ngga nangkep poin orang yang loe argue”
>> O iya, gue lupa naro kata “menurut pendapat gue” seperti loe naro kata ” logika saya..”
Salam.
10 | jelasnggak
Februari 17, 2008 pada 2:26 am
@ Penghibur.
Maaf yaa. tulisan anda tentang paderi2, ulasan2 dari doktor, insinyur, profesor, Ahli, deedat dll,…
tidak saya baca… karena kamu tak pernah baca respon saya.
Kalo respon saya kamu baca pasti kamu tidak bakalan posting “menurut dr. A, profesor B dll dl” lagi.
Kan udah saya bilang… kalau kamu punya YANG SEPERTI ITU, saya juga punya banyakkk.
Di internet jutaan artikel, pendapat dari profesor, ahli tafsir yang pindah agama, dr. dll. dll, yang mempersalahkan muslim .
Kayanya saya udah tulis yang ini deh, tapi entah kenapa sdr. penghibur masih saja mengutib perkataan2 dari si A, si B, si C.
Kesimpulan saya, sdr. Penghibur tak pernah membaca respon/jawaban yang saya tulis.
Atau tak mengerti karena masalah perbedaan bahasa.
salam
11 | jelasnggak
Februari 17, 2008 pada 2:41 am
@penghibur
masalah 290 dan 292
Terus terang. jawaban anda di 372
tak jelas, mohon di perjelas pakai bahasa yang bisa saya mengerti yaitu bahasa indonesia.
Mungkin ada yang bisa bantu..
12 | jelasnggak
Februari 17, 2008 pada 3:06 am
@dorapan 368
Iyaaaaaa (tangan saya mengelus dada nih..)
Kamu kan udah setuju kalo yang nulis quran itu manusia.
Kamu juga bilang kalo alkitab itu diragukan karena yang menulis manusia.
Kamu bilang juga bahwa kalo yang nulis manusia, maka alkitab bukanlah wahyu.
kalau bukan wahyu, berarti agama yang menggunakan alkitab sebagai kitab suci, adalah agama yang salah.
Nah, saya bilang :
Kalo alquran ditulis manusia kamu mau percaya, kenapa alkitab kamu tak mau?
Biarpun anda bilang, muhamad mengawasi, mengkontrol yang ketat dll, tetap saja yang menulis adalah manusia.
Tapi agaknya saudara tidak membaca(atau pura2 tak membaca) posting saya mengenai sejarah quran.
itu yang saya maksud dengan Double standar.
————————————————
tentang lukas 1;80 DAN 2:40
waduh……
harus bagaimana lagi saya harus menjelaskan ini sdr Dorapan.
hhhhhhhhhh (saya lagi geleng2 kepala sambil menulis)
KAN SAYA SUDAH BILANG….
Alkitab itu sebagian adalah tulisan sejarah, dan ditulis oleh manusia! (maaf tanda ! bukan berarti marah lho).
nhaaaa apakah si penulis mau menuliskan secara detail atau tidak, ya itu terserah si penulisssss.
Dari mana saudara tau lukas 1:80 dan 2:40 MEMANG BERKAITAN dengan cerita sejarah di kitab kejadian……
maaf saudara Dorapan….
Harus sampai dimana saya menjelaskan tentang “kemungkinan”?
Silahkan saudara baca posting saya di atas kembali.
——————————————————
Maaf, saudara Dorapan belum menjawab apakah sumber2 yang disebutkan di dalam posting saya nomor 267 adalah benar atau salah.
Silahkan di jawab .
——————————————————————
“Stop sampai disini saja” maksudnya stop saat anda menjelaskan bahwa quran juga ditulis oleh manusia.
jadi bukan stop tentang kitab kejadian…
salam
13 | jelasnggak
Februari 17, 2008 pada 3:09 am
@nitt.
Tolong dong jelasin arti quran 70:4.
Bener ngga artinya adalah seperti tertulis di mushaf terjemahan….(yang diterjemahkan oleh manusia, jadi masih ada kemungkinan salah, sebab itu adalah wahyu dari langit)
Salam
14 | dorapan
Februari 17, 2008 pada 10:28 am
enggakjelas Yth.,
Apa yang anda kutip pada pos 267 yang merujuk media.isnet.org/islam…………. adalah bantahan terhadap anggapan Kaum Syiah mengenai Al Qur’an yang diberikan oleh penulisnya. Ada baiknya anda kembali membaca kandungan yang ada disana. Dan bukan mengamini apa yang ditulis oleh Al Kallany yang dianggap oleh kaum Syiah sejajar dengan Al Bukhari. Tidak ada komentar dari saya.
islamic-awareness……… setelah saya buka ternyata ber bahasa Inggris. Saya tidak mahir dalam bahasa tersebut. Barangkali Sdr. dapat menterjemahkannya kedalam bahasa
Indonesia. Untuk membandingkan dengan apa yang telah anda kutip.
Terima kasih.
Anda masih ingin melanjutkan Kitab Kejadian. Sebelum itu dilanjutkan saya ingin konfirmasi anda apakah anda menyetujui/menolak ayat ayat yang semuanya saya ambil dari PL mengindikasikan bahwa :
1. Umur Ismail pada waktu Ishak dilahirkan adalah 14 tahun dan berumur 16 tahun waktu dia diusir.
2. Ismail adalah putra pertama Ibrahim yang syah, berdasarkan ayat ayat yang terdapat pada Kitab Kejadian yang telah saya sebutkan di atas.
3. Nah ini yang sulit, karena anda memakai kata *kemungkinan* untuk membantah bahwa Ismail masih bayi waktu diusir oleh Sara. Kiranya anda kembali membacanya
dengan baik.
3. Apakah Ayat yang dalam Matius dan Lukas mengenai Johanes dan Yesus (BERTAMBAH BESAR) dapat disamakan dengan ayat terdapat pada Kejadian mengenai Ismail.
Sekali lagi terima kasih.
15 | dorapan
Februari 17, 2008 pada 10:59 am
enggakjelas Yth.
Saya tidak mengatakan bahwa ayat Lukas dan Matius *berkaitan* dengan ayat mengenai Ismail yang ada pada Kejadian. Yang saya katakan *bandingkan*. Apakah kata *bandingkan* adalah sama dengan *berkaitan* ?
Saya tahu bahwa ayat ayat ayat tersebut dapat dibandingkan (anda katakan dapat dikaitkan), karena menceritakan tumbuhnya seorang bayi menjadi besar dan dewasa.
Untuk menjelaskan *kemungkinan* anda sendiri kesulitan. Apalagi bagi saya yang melihat jelas apa yang dimaksud dengan ayat yang anda kemukakan adanya *kemungkinan* itu.
Mengenai bahwa Al Qur’an ditulis manusia, hendaknya anda juga membaca dengan seksama apa yang saya katakan mengenai penulisan itu.
Terima kasih.
16 | agamaku
Februari 17, 2008 pada 3:12 pm
@ Dear ALL,
Rupanya Tuhan umat Kristiani berbeda dengan tuhan dari agama lain. Oleh karenanya nabi terakhir kita pun jelas berbeda. Kalian boleh mengakui Yesus sebagai nabi kalian. Tetapi kalian sama sekali menghina Yesus dengan mengubah namanya menjadi Isa yang konon berasal dari nama Esau. Yang saya curigai justru Yesus benar-benar berbeda dengan nabi Isa di kitab kalian. Karena Yesus wafat di salib dan telah bangkit kembali. Sedangkan nabi Isa ditulis di kitab kalian ditulis sebagai nabi yang diselamatkan oleh allah kalian dengan menggantinya dengan seseorang yang diserupakan dengannya.
Oleh karena perbedaan yang nyata antara Tuhan Kristiani dengan tuhan kalian, untuk apa kita harus berdebat menyatukan pendapat? Bukankah kita memang benar-benar memiliki tuhan yang berbeda?
Mengenai perbedaan tuhan kita ini telah saya tuliskan di “Ternyata Tuhan Kita Memang Berbeda.” Dengan ditulisnya artikel tersebut, maka saya menutup komentar di artikel ini. Saya rasa kita tidak perlu berdebat mengenai hal yang benar-benar berbeda.
Terima kasih atas partisipasi Anda semua di blog ini. Semoga Tuhan beserta kita.
17 | nittenichiryu
Februari 17, 2008 pada 3:21 pm
@jelasenggak
“he he he
Gw tau loe emang ga bakalan minta perhitungan sedetail itu nitt.
makanya gw tambahin kata2 “buat lucu2an aja””
———————————————————————————
———> hmm, gitu ya..hm.. ya ya..eh, mau nanya dong, trus maksud loe ini apa ya? (gw copy paste nih, pls notice the capital letters) :
“Berikut ini perhitungan oleh manusia nih. KARENA KAMU MINTA PERHITUNGAN ya udah gw coba jelasin. buat lucu2 an aja…”
Gw ga pernah bahas yg memang ga perlu dibahas jel, ini maksud gw dgn loe sebaiknya yakinin dulu kenapa orang posting apa yg mereka posting disini, akan lebih hemat waktu..inget gaa? =)
——————————————————————————-
“Tapi herannya kenapa loe sendiri yang nanggepin masalah gw ngitung2 tsb. Kan udah dibilang itu cuman buat lucu2an.”
“Style lo yang kaya gitu tuh udah gw baca nitt.”
—————————————————————————
———> hehe..gw nanggepin karena..(pls read the sentence in capital letters)..saalaah deeh.. =p, langsung marah2 ajaa.. =)
—————————————————————————–
“>Masalahnya, kalo yesus masih disurga, berarti belum kiamat nitt.
Kalo ada orang ngaku2 sebagai nabi penutup, berartiiiiiiii
he he he…”
——————————————————————————-
————-> waduh2.. =). Gini :
Mas Dewo nulis nih..
1. “Mari kita bermain dengan logika. Islam percaya bahwa Yesus adalah seorang nabi alias utusan Allah. Dan Islam juga percaya bahwa Yesus tidak mati di kayu salib, melainkan diangkat ke surga oleh Allah. Dengan kedua kepercayaan tersebut, maka nabi terakhir adalah Yesus karena gelar nabi itu masih disandang oleh Yesus.”
dan..
2. “Yang lebih menguatkan adalah kepercayaan umat muslim bahwa Yesus akan datang kedua kalinya saat kiamat. Kiamat adalah suatu peristiwa penghabisan atas kehidupan di dunia ini. Dunia ini akan lenyap. Dan Yesus akan datang pada saat itu.”
OK? ok.
Sekarang gw bahas ya :
1. Ini sepertinya udah gw jawab di argumentasi gw sebelumnya (yg loe ngga terima itu). =)
2. (Sekarang bahas argumen loe nih)
Emang saat itu Yesus dateng buat membimbing umat manusia kedalam kebaikan? ngasih tau apa yg benar dan apa yg salah? memberikan dasar2 keimanan? mencontohkan kebaikan2? menetapkan hukum2? mewariskan kitab suci?
Ngga tau kalo elo ngartiinnya gimana ya, tp sepengetahuan gw sebagai muslim seumur hidup gw, seperti itulah maksud kami ketika mengatakan Muhammad adl nabi penutup. =)
———————————————————————————-
Gimana Jel? masih ngga terima juga? atau gimana? =)
Salam. =)
PS.: Karena penasaran gw mungkin kebanyakan kerja, gw coba nanya ke temen kerja gw (dia anak kristen dgn IQ 156) setelah gw suruh dia baca semua, dia mengatakan..”iya sih, kayanya dia ngga nangkep maksud loe dan maksud si dewo itu”. Terus dia mulai cerita ttg ajaran kristen yg ga perlu gw bahas disini.
Lega deh pikiran gw masih jernih. =)
Komentar telah ditutup
Albeo theme by Design Disease
1 | qudsiah
Februari 15, 2008 pada 2:31 am
Logika & Agama
“Kasrah fil Wahadah Wahadah fil Kasrah”
Pengertian Makna
1.Kasrah fil Wahadah
“Pecahan Satu Kepada Banyak”
2.Wahadah fil Kasrah
“Pecahan Banyak Balik ke Satu”
Sifat Allah SWT dan Sifat Mahluk
Firman Allah yang Maha Berkata-kata(“Kalamullaha”) lagi benar(“Al-Haq) didalam Furqan:
“Tidaklah aku jadikan kewujudan kamu(Manusia) & Jin hanyalah semata-semata menyembah Aku”.
Persoalannya siapakah yang dikatakan Allah itu?
Persoalan apakah tujuan ad-Din(Agama Alllah) yakni berupa suatu peraturan atau hukum-hakam yang diperintahkan kepada manusia melakukannya.
Allah itu tidak dapat dilihat dengan menggunakan mata kasar tapi wajib dipercayai bukan harus.
Sifatnya sebagai pencipta yang menciptakan dan berlawanan dengan sifat mahluk yang diciptakannya.
Firman Allah yang Maha Berkata-kata(“Kalamullaha”) lagi benar(“Al-Haq) ” Aku tidak beranak dan tidak pula diperanakkan”
Menagapa Allah yang Wahid(“Tunggal”) perlu seorang anak untuk mengerjakan perintahNya.
Sejak kewujudan Adam diciptakan hingga baginda diturunkan ke bumi maka wujudlah salasilah(stream) keturunan yang silih berganti begitulah juga yang digelar “Messager of God” yakni “Pemyampai Agama Allah Ad-Din”
Adam diciptakan dengan jasad fizikal yang tidak berfungsi lalu Allah meniupkan Roh-Nya ke dalam Adam maka sempurnalah sifat Adam.
Allah berkata-kata dan Adam juga berkata-kata,Allah melihat maka Adam juga melihat,Allah mendegar dan Adam juga mendengar.
Tapi seajuh manakah Adam mampu berkata-kata,melihat dan mendengar?
Disinilah terbatasnya mahluk ciptaan Allah SWT sebab sifat manusia terbatas dan tidak kekal yang kekal hanyalah roh yang mengantikan jasad kelak pada hari kiamat.
ROH KENABIAN
Hakekat roh ini adalah suci dari nafsu yang memerintah akal,kalbi(“Hati”) dan perbuatan manusia.Tugas inilah yang diserapkan Allah keatas mahluk diKeheandakiNya.
Apakah Allah itu pilih kasih atau pilih bulu?
Sama sekali tidak!Dari roh kenabian itu maka bersihlah roh yang telah hitam dikalangan pengikut Nabi dan sahabatnya.
Apakah hakekat roh peringkat kita ini?
Roh Allah ?
Roh Nabi ?
Roh Manusia Biasa?
Roh Hewan ?
Roh Tumbuhan dan sebagainya.
Apakah nabi yang mengikuti setiap perintah Alllah itu Allah?
Apakah orang orang yang mengikuti nabi itu nabi?
Sama sekali tidak!
Allah tetap Allah!
Nabi tetap Nabi!
Pengikut tetap Pengikut!
Ini adalah hakekat penciptaan.
Kita adalah khalifah selepas nabi wafat dan dilarang tegah untuk menyatakan kita nabi.Kita adlalah sahabat nabi yang membawa Rahmat Ad-Din(Agama Allah) kepada hamba-hambanya yang kikir fakir jahil tentang mentakrif erti untuk hidup mati dan sebagainya dari babi-babi?
Siapakah babi-babi ini?
Orang yang nafsunya hitam berdamping dengan setan untuk mengelapkan rahmat Allah yang tak terkira.Siapakah babi ini sudah diterangkan dalam kitab pembuka dan penutup yakni dari anak Adam Nabi Syith hingga Nabi ke Nabi Muhamad atau Ahmet.
“Pemerintah kerajaan”
“Pemuka pemuka agama”
Mereka inilah yang membunuh nabi Allah,sahabat nabi dan masyarakat seperti kaum bani Israel sehingga Nabi Isa itu disalib oleh mereka yang berpakat membuat kerosakan seperti umat terdahulu.
Ada kerajaan yang menindas rakyat ini fakta.
Ada Paderi merogol ini fakta.
Ada Ustaz merogol ini fakta.
Babi ini mendapat murka dilaknat Allah dan malaikat.
Lebih baik dimarahi Allah dari murkaNya.
Balik kepada kupasan entiti kewujudan tadi mengapakah wujud pertikaian tentang “Who Allah” “Who Us” “Who Jesus Who Muhamad” “Comparison of Holy Books” “Strong Facts”.
Sedangkan huraian tentang roh Allah dan Manusia itu sudah di bincangkan dalam setiap jenis agama dan terdapat kesamaan yang sma nilainya.
Hakekat pergolakan ini “Who Right” adalah objektif masing-masing.
Yahudi,Kristian,Islam mempunyai kaitan.
Logika idea & teori ketuhanan itu bedasarkan pesanan dari hadis nabi,sanad sahabat dan dari hakekat kata-kata Allah itu sendiri.
Mengapa?tidak dikumpulkan orang arif dari ketiga-tiga agama ini dan diletakkan dipadang pasir kemudian berdoa kepada Allah SWT supaya dibukakkan rahsia sejarah lampau dan dihadapan agar yang paling benar itulah akan ditujukan sinarnya oleh Allah yang Adil lagi Haq.Lihatlah spiritual manakah benar roh manakah yang benar diredhainya yang mula atau yang penyudah.
Logika bagi orang orang yang Saint yakni orang yang paling hampir suara hatinya dengan Alllah SWT yang maha Meliputi setiap sesuatu.
Ini logika baru yang patut dicuba oleh sahabat disini jika masing masing itu benar?
Bukan bersembunyi di balik keraguan iman mahupun amarah tersembunyi.